modul ekonomi sma kelas x semester 2 by ns42j3

VIEWS: 1,460 PAGES: 33

									                                           MODUL
Standar kompetensi      : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi

kompetensi dasar        : 4.1 Mendeskripsikan perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro

Indikator               : 1. Mendeskripsikan pengertian ekonomi mikro dan ekonomi makro

                          2. Mendeskripsikan perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro

                          3 (Tabel dan grafik) ekonomi mikro dan ekonomi makro

MATERI POKOK

Pada dasarnya ilmu ekonomi merupakan ilmu sosial. Hal tersebut disebabkan objek yang dibahas
adalah manusia dalam rangka pemenuhan kebutuhannya. Ilmu ekonomi terbagi dalam dua
kelompok besar yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro. Ilmu ekonomi mikro
mempelajari pelaku manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Ilmu ekonomi mikro
mempelajari ekonomi secara individu, misalnya pelaku konsumen dan produsen. Aspek analisisnya
antara lain sebagai berikut:

     1.   Analisis biaya dan manfaat
     2.   Teori permintaan dan penawaran
     3.   Elastisitas
     4.   Bentuk-bentuk pasar
     5.   Industri
     6.   Teori biaya niali guna
     7.   Teori produksi

Ilmu ekonomi makro mempelajari perilaku masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Ilmu
ekonomi makro mempelajari ekonomi secara agregat. Aspek analisisnya antara lain sebagai berikut:

     1.   Pendapatan nasional
     2.   Neraca pembayaran dan kurs valuta asing
     3.   Kesempatan kerja
     4.   Inflasi
     5.   Pengangguran
     6.   Investasi
     7.   Pertumbuhan ekonomi
     8.   Suku bunga dan perkembangan pasar saham.

SOAL-SOAL LATIHAN

SOAL URAIAN

1.   Jelaskan pengertian teori ekonomi mikro
2.   Sebutkan aspek analisis ekonomi mikro
3.   Jelaskan pengertian teori ekonomi makro
4.   Sebutkan aspek analisis ekonomi makro
KUNCI JAWABAN

1.  Ilmu ekonomi mikro mempelajari pelaku manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Ilmu
    ekonomi mikro mempelajari ekonomi secara individu, misalnya pelaku konsumen dan
    produsen.
2. Aspek analisis ekonomi mikro antara lain sebagai berikut:
   1. Analisis biaya dan manfaat
   2. Teori permintaan dan penawaran
   3. Elastisitas
   4. Bentuk-bentuk pasar
   5. Industri
   6. Teori biaya niali guna
   7. Teori produksi
3. Ilmu ekonomi makro mempelajari perilaku masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Ilmu
    ekonomi makro mempelajari ekonomi secara agregat
4. Aspek analisis ekonomi makro antara lain sebagai berikut:
   1. Pendapatan nasional
   2. Neraca pembayaran dan kurs valuta asing
   3. Kesempatan kerja
   4. Inflasi
   5. Pengangguran
   6. Investasi
   7. Pertumbuhan ekonomi
   8. Suku bunga dan perkembangan pasar saham.

       Arti tingkat penguasaan yang dicapai
       90% - 100%      =      Baik sekali
       80% - 89%       =      Baik
       70% - 79%       =      cukup
       < 70%           =      kurang

                                                                   Bone – Bone, juli2010
       Mengetahui
       Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone                               Guru Mata Pelajaran



       Muhajir J, S.Pd                                                  Rispah, S.Pd
       NIP. 19710223 199512 1002
                                           MODUL
Standar kompetensi      : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi

kompetensi dasar        : 4.2 Mendeskripsikan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah dibidang
                               ekonomi

Indikator            : 1. Mengidentifikasi masalah-masalah yang yang dihadapi pemerintah dibidang
                           ekonomi

                        2. mencari pemecahan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah dibidang
                           ekonomi

MATERI POKOK

Berbagai permasalahan ekonomi yang dihadapi pemerintah Indonesia

1.   Korupsi
         Korupsi sudah menjadi budaya bagi sebagian masyarakat indonesia. Indonesia sudah masuk
     sepuluh besar negara yang ringkat korupsinya tinggi negara-negara di dunia. Banyaknya
     pungutan tidak resmi yang dilakukan oleh para pejabat telah menimbulkan ekonomi biaya
     tinggi. Hal tersebut merupakan salah satu yang menjadi alasan para investor enggan
     menanamkan modalnya di indonesia. Minimnya kegiatan investasi mengakibatkan laju
     pertumbuhan ekonomi menjadi lambat. Oleh karena itu, permasalahan korupsi harus dapat
     ditangani secara serius.
         Permasalahn korupsi di indonesia tidak dapat ditangani secara mudah. Budaya korupsi
     sudah mendarah daging di segala kehidupan ekonomi. Birokrasi yang berbelit-belit serta
     peraturan yang tidak jelas telah menyuburkan korupsi. Hukuman yang terlalu ringan bagi para
     koruptor juga tidak mengurangi efek jera bagi para pelakunya.
2.   Kemiskinan
         Kemiskinan merupakan permasalahan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
     Standar hidup dan pelayanan kesehatan yang rendah adalah ciri-ciri adanya kemiskinan.
     Beberapa daerah di indonesia sering dijumpai adanya anak-anak balita yang mengalami gizi
     buruk.selain itu belum lama ini mulai merebak penyakit polio, padahal indonesia oleh WHO
     telah dinyatakan bebas dari penyakit.
         Pemerintah indonesia pada beberapa waktu lalu telah mengurangi subsidi BBM.
     Pengurangan atas subsidi tersebut dialihkan kedalam bentuk bantuan langsung tunai. Kepada
     masyarakat miskin.
3.   Ketebelakangan
         Indonesia merupakan negara berkembang pada tingkat penguasaan teknologi yang kalah
     jika dibanding negara lain. Selain itu, masyarakatnya memiliki kedisiplinan, keterampilan, serta
     pendidikan formal yang rendah. Keterbelakangan mengakibatkan kemiskinan dan rendahnya
     tingkat produktivitas penduduk. Keterbelakangan menjadi suatu permasalahan yang harus
     diatasi oleh setiap negara, termasuk indonesia agar pembangunan tetap berjalan.
         Pemerintah indonesia dalam rangka mengatasi keterbelakangan melakukan berbagai
     langkah, antara lain sebagai berikut:
         a. Pemerintah telah mencanangkan dan melaksanakan wajib belajar sembilan tahun.
         b. Pemerintah mendirikan balai latihan kerja untuk memberikan berbagai keterampilan
             kepada para pemuda yang tidak melanjutkan kuliah.
         c. Pemerintah melakukan pertukaran pelajar atau mahasiswa dan mengirimkan orang-
             orang terbaiknya untuk menuntut ilmu dinegara lain.
4.   Pengangguran
         Terbatasnya lapangan kerja mengakibatkan terjadinya pengangguran. Kedua permasalahan
     tersebut saling berhubungan antara satu dengan lainnya. Pengangguran timbul karena adanya
     ketimpangan antara jumlah angkatan kerja dan lapangan kerja.
         Indonesia memiliki pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dari pada pertumbuhan
     kesempatan kerja. Oleh karena itu pemerintah lebih mengintensifkan program keluarga
     berencana. Dalam rangka meningkatkan keterampilan penduduknya agar sesuai dengan dunia
     kerja, pemerintah membuka pelatihan-pelatihan.
5.   Pemerataan penduduk
         Hasil-hasil pembangunan yang tidak merata dirasakan oleh masyarakat indonesia. Hal itu
     merupakan salah satu masalah yang dapat menghambat kepercayaan. Timbulnya gerakan dan
     konflik horizontal antara lain disebabkan oleh kurang meratanya distribusi pendapatan. Selama
     ini pembangunan hanya terkosentrasi dikota-kota besar di jawa. Sementara itu ada kota-kota
     lain diluar jawa yang sama sekali belum tersentuh oleh pembangunan.
         Setelah reformasi pemerintah indonesia terus berusaha untuk melakukan pemerataan
     pendapatan dan pembangunan. Hal tersebut ditunjukkan dengan makin dipermudahnya proses
     perizinan pembangunan dikawasan indonesia timur.
6.   Penerimaan negara
         Pemerintah membutuhkan dan segar untuk melaksanakan pembangunan dan
     menyelenggarakan pemerintahan. Pada masa orde baru, pemerintah selalu mengalami defisit
     anggaran. Hal tersebut banyak ditutup dari pinjaman luar negeri. Utang luar negeri yang makin
     banyak sangat memberatkan neraca pembayaran indonesia. Pos pengeluaran cukup besar
     jumlahnya didalam APBN. Hal tersebut merupakan pengaruh adanya defisit yang terjadi dalam
     APBN pada masa lalu.
         Pemerintah terus berusaha untuk lebih mengoptimalkan penerimaan dalam negeri. Kegiatan
     perdagangan dan laba yang diperoleh BUMN merupakan penerimaan dalam negeri yang cukup
     dapat diandalkan .
7.   Standar hidup yang rendah
         Standar hidup sebagian besar penduduk indonesia sangat rendah. Standar hidup yang
     rendah dimanifestasikan secara kuantitatifkan secara kuantitatif dalam bentuk jumlah
     pendapatan yang rendah, perumahan yang kurang layak, kesehatan yang buruk, tingkat
     pendidikan rendah, angka kematian bayi yang tinggi, dan peluang mendapat pekerjaan juga
     rendah.
8.   Produktivitas yang rendah
         Rendahnya produktivitas bersumber dari lemahnya kekuatan dan kesehatan fisik para
     pekerja yang merupakan akibat dari rendahnya pendapatan. Produktivitas yang rendah
     berhubungan langsung dengan kelesuan fisik, serta ketidaksanggupan para pekerja. Baik fisik
     maupun emosional untuk menahan tekanan-tekanan persaingan dalam lingkungan kerja sehari-
     hari. Rendahnya produktivitas dan standar hidup merupakan suatu fenomena sosial, sekaligus
     fenomena ekonomi.
9.   Konflik sosial dan ancaman disintegrasi bangsa
         Konflik sosial dan ancaman disintegrasi bangsa pada dasarnya bukan permasalahan ekonomi
     namun permasalahan tersebut secara langsung mempengaruhi perekonomian.contoh perang
     antar suku yang terjadi di timika, papua telah mengakibatkan kaum pendatang yang sebagian
     besar para pedagang meninggalkan kota tersebut.

SOAL-SOAL LATIHAN

PILIHAN GANDA

1.   Berikut ini bukan cara-cara yang dapat dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi
     keterbelakangan yaitu.....
     a. Mencanangkan wajib belajar sembilan tahun.
     b. Mengalokasikan dana BOS
     c. Mendirikan balai latihan kerja
     d. Mengadakan proyek padat karya
     e. Melakukan pertukaran pelajar dan mahasiswa dengan negara lain
2.   Cara yang dapa dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah pemerataan pendapatan
     adalah.....
     a. Mengadakan proyek padat karya.
     b. Memberikan subsidi langsung tunai
     c. Mengankat seorang menteri yang khusus menangani percepatan pembangunan di daerah
         tertinggal
     d. Mengalokasikan dana untuk BOS
     e. Mengoptimalkan penerimaan dalam negeri
3.   Permasalahan rendahnya pendidikan berkaitan dengan.......
     a. Kemiskinan
     b. Korupsi
     c. Keterbelakangan.
     d. Pengangguran
     e. Pemerataan pendapatan
4.   Pengurangan atas subsidi BBM yang dialihkan kebantuan langsung tunai merupkan salah satu
     upaya pemerintah untuk mengurangi......
     a. Pengangguran
     b. Korupsi
     c. Keterbelakangan
     d. Kemiskinan.
     e. Penerimaan negara
5.   Pemerintah telah mencanangkan wajib belajar 9 tahun. Hal tersebut untuk mengatasi
     masalah....
     a. Kemiskinan
     b. Pengangguran
     c. Penerimaan negara
     d. Keterbelakangan
     e. Pertumbuhan ekonomi

KUNCI JAWABAN

     1.   A
     2.   A
     3.   C
     4.   D
     5.   D

          Tingkat penguasaan = jumlah jawaban yang benar X 100%
                                         5

          Arti tingkat penguasaan yang dicapai
          90% - 100%      =      Baik sekali
          80% - 89%       =      Baik
          70% - 79%       =      cukup
          < 70%           =      kurang
                                Bone – Bone,   juli 2010

       Mengetahui

Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone   Guru Mata Pelajaran




Muhajir J, S.Pd                 Rispah, S.Pd
NIP. 19710223 199512 1002
                                          MODUL
Standar kompetensi      : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi

kompetensi dasar       : 5.1 Menjelaskan konsep PDB, PDRB, PNB, PN

Indikator            : 1. Mendeskripsikan konsep PDB, PNB, PNN, PI, DI

                      2. Menghitung pendapatan perkapita

MATERI POKOK

A.   KONSEP PENDAPATAN NASIONAL
1.   Defenisi pendapatan nasional
     Ada tiga pendekatan yang digunakan untuk dapat memahami pengertian pendapatan nasional.
     Pendekatan-pendekatan tersebut ialah pendekatan produksi, pendapatan, dan pengeluaran.
     a. Pendekatan produksi
        Ditinjau dari pendekatan produksi, pendapatan nasional adalah kumlah nilai barang dan
        jasa yang dihasilkan oleh suatu negara pada periode tertentu, biasanya satu tahun dan
        dinyatakan dalam satuan mata uang.
     b. Pendekatan pendapatan
        Ditinjau dari pendekatan pendapatan, pendapatan nasional adalah jumlah seluruh
        pendapatan yang diperoleh para pelaku ekonomi suatu negara selama periode tertentu
        biasanya satu tahun.
     c. Pendekatan pengeluaran
        Ditinjau dari pendekatan pengeluaran, pendapatan nasional adalah jumlah seluruh
        pengeluaran sektor ekonomi, yakni sektor rumah tangga, sektor perusahaan, sektor
        pemerintah, dan sektor luar negeri suatu negara selama periode tertentu, biasanya satu
        tahun.
2.   Produk istilah dalam pendapatan nasional
     a. Produk domestik bruto ( PDB )
        Produk domestik bruto adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh pelaku
        kegiatan ekonomi diwilayah tertentu selama 1 tahun. Termasuk jasa dari perusahaan asing
        yang beroperasi di negara tersebut juga dijumlahkan.
        Sebenatnya perhitungan pendapatan nasional yang menghasilkan besarnya produk
        domestik bruto adalah menghitung pendapatan nasional menggunakan konsep
        kewilayahan.
     b. Produk nasional bruto ( PNB )
        Produk nasional bruto adalah perhitungan pendapatan nasional menggunakan konsep
        kewarganegaraan. Konsep kewarganegaraan. Konsep kewarganegaraan dilakukan dengan
        cara menghitung besarnya nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara sendiri,
        baik di dalam negeri maupun di liar negeri.
        Salah satu hal yang membedakan PDB dengan PNB adalah pendapatan neto terhadap luar
        negeri dari faktor produksi. Variabel ini menunjukkan besarnya pendapatan yang diperoleh
        dari faktor produksi yang ada diluar negeri dikurangi pendapatan yang diperoleh dari faktor
        produksi yang berasal dari luar negeri di dalam negeri.
     c. Produk nasinal netto ( PNN)
        Produk nasional neto adalah produk nasional bruto dikurangi dengan penyusutan
     d. Pendapatan nasional ( PN )
        Pendapatan nasional adalah jumlah nilai balas jasa yang diterima oleh pemilik faktor
        produksi selama satu tahun. Buruh menerima upah, pemilik modal menerima bunga modal,
        pemilik tanah menerima sewa tanah, dan pengusaha meneriam laba.
     e. Pendapatan perseorangan ( PS )
        Pendapatan perseorangan adalah jumlah penerimaan yang diperoleh setiap orang dalam
        masyarakat. Balas jasa yang diterima oleh pemilik faktor produksi tidak seluruhnya
        merupakan pendapatan perseorangan karena masih ada sebagian laba ditahan sebagai
        simpanan intern, pajak perseorangan, dan iuran untuk jaminan sosial. Disamping itu
        terdapat penerimaan yang bukan merupakan balas jasa dalam proses produksi, tetapi
        merupakan bantuan atau subsidi dari pemerintah bagi para pensiunan dan dana sosial yang
        disediakan oleh pemerintah yang disebut dengan transfer payment.
     f. Pendapatan disposibel ( DI )
        Pendapatan disposibel disebut juga pendapatan yang tersedia bagi rumah tangga atau
        pendapatan yang dapat dibelanjakan. Pendapatan disposibel merupakan penerimaan
        perseorangan setelah dikurangi dengan pajak langsung.
     g. Pendapatan per kapita
        Pendapatan perkapita adalah hasil bagi antara pendapatan nasional dan jumlah penduduk
        suatu negara, jika ditulis dalam notasi sebagai berikut:

        Pendapatan per kapita =     pendapatana nasional
                                Jumlah penduduk suatu negara
        Pendapatan per kapita merupakan ukuran internasional yang biasanya dipakai untuk
        menentukan tingkat kemakmuran suatu bangsa.



SOAL-SOAL LATIHAN

PILHAN GANDA

1.   Produk nasional bruto suatu negara dapat dihitung dengan cara.......
     a. GDP dikurangi pendapatan neto terhadap luar negeri dari faktor-faktor produksi
     b. GDP ditambah dengan pendapatan neto terhadap luar negeri dari faktor-faktor produksi
     c. GDP dikurangi penyusutan
     d. GDP sama dengan GDI dan sama juga dengan GNP
     e. GDP sama dengan GNP
2.   Dalam rangka mengukur pendapatan nasional suatu negara dapat juga digunakan pendekatn.....
     a. Produksi, pengeluaran, pendapatan
     b. Produksi, pengeluaran pemerintah, dan kesempatan kerja
     c. Produksi, pengeluaran dan pendapatan sektor pariwisata
     d. Barang dan jasa, pendapatan pengusaha, serta penegluaran pemerintah
     e. Produksi, pengeluaran dan pendapatan ekspor migas
3.   Pengertian dari pendapatan disposibel adalah......
     a. Pendapatan sektor rumah tangga yang bisa dibelanjakan setelah dikurangi pajak
     b. Pendapatan sektor swasta dan pemerintah
     c. Pendapatan dari pajak langsung dan pendapatan sektor pariwisata
     d. Pendapatan ekspor suatu negara
     e. Pendapatan ekspor non migas
4.   Pendapatan nasional diperoleh dengan cara menjumlahkan seluruh nilai barang dan jasa yang
     dihasilkan oleh suatu negara selam satu tahun dan dinyatakan dalam satuan mata uang. Hal ini
     merupakan pendapatan nasional jika dihitung dengan pendekatan.....
     a. Produksi
     b. Pengeluaran
     c. Pendapatan
     d. Jumlah penduduk
     e. Tenaga kerja
5.   Jika kita menjumlahkan konsumsi, investasi kotor, pengeluaran pemerintah, dan ekspor neto,
     akan diperoleh besarnya......
     a. Net national product
     b. Gross national product
     c. National income
     d. Disposible income
     e. Gross domestic product
6. Pendapatan perkapita diperoleh dengan cara.......
   a. Produk nasional bruto dibagi dengan jumlah penduduk suatu negara
   b. Pendapatan perseorangan dibagi dengan jumlah keluarga
   c. Pendapatan nasional dibagi dengan rata-rata penduduk
   d. Pendapatan nasional dibagi dengan jumlah penduduk suatu negara
   e. Produk nasional neto dibagi dengan jumlah warga negara asing yang berdomisili disuatu
        negara

KUNCI JAWABAN

     1.   A
     2.   A
     3.   A
     4.   C
     5.   C
     6.   D

          Tingkat penguasaan = jumlah jawaban yang benar X 100%
                                         6

          Arti tingkat penguasaan yang dicapai
          90% - 100%      =      Baik sekali
          80% - 89%       =      Baik
          70% - 79%       =      cukup
          < 70%           =      kurang


                                                                     Bone – Bone,   juli 2010

          Mengetahui

Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone                                       Guru Mata Pelajaran




Muhajir J, S.Pd                                                     Rispah, S.Pd
NIP. 19710223 199512 1002
                                          MODUL
Standar kompetensi      : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi

kompetensi dasar       : 5.2 Menjelaskan manfaat perhitungan pendapatan nasional

Indikator            : 1. Mengidentifikasi manfaat perhitungan pendapatan nasional

                        2. Menghitung pendapatan nasional menggunakan pendekatan produksi,
                         pendapatan dan pengeluaran

MATERI POKOK

1. Manfaat perhitungan pendapatan nasional
       Manfaat mempelajari pendapatan nasionala antara lain sebagai berikut:
   a. Mengetahui dan menelaah struktur perekonomian nasional
      Apakah suatu negara termasuk kategori negara industri atau pertanian dapat dilihat dari
      stuktur perekonomian nasionalnya? Struktur perekonomian yang dimaksud adalah susunan
      yang menunjukkan sumbangan tiap-tiap bidang atau sektor ekonomi dalam perekonomian
      nasional secara keseluruhan. Jika sumbangan sektor pertanian cukup besar, dikatakan
      negara itu negara agraris.
   b. Membandingkan kondisi perekonomian dari waktu kewaktu
      Pendapatan nasional suatu negara akan dicatat dari tahun ketahun. Kita dapat mengetahui
      sejauh mana pertumbuhan ekonomi yang telah terjadi di negara kita, disamping itu dapat
      diketahui apakah telah terjadi pergeseran porsi sumbangan dari setiap sektor terhadap
      pendapatan nasional atau perekonomian secara keseluruhan.
   c. Membandingkan tingkat perekonomian antara negara atau antara daerah
      Melalui besarnya pendapatan nasional dapat diketahui pendapatan perkapita suatu negara.
      Dengan mengetahui besarnya pendapatan perkapita dari beberapa negara, kita dapat
      membandingkan tingkat perekonomian atau tingkat kesejahteraan dinegara-negara tersebut
   d. Merumuskan kebijakan yang akan diambil pemerintah
      Dengan adanya perhitungan pendapatana nasional dapat diketahui secara jelas bagaimana
      posisi tiap-tiap sektor ekonomi dalam perekonomian nasional? Hal tersebut akan
      memudahkan rencana pengembangan dari setiap sektor.
2. Metode perhitungan pendapatan nasional
   a. Metode produksi
      Perhitungan pendapatan nasional dengan metode produksi dilakukan dengan cara
      menjumlahkan nilai barang dan jasa yang dihasilkan negara pada periode tertentu. Dalam
      perhitungan pendapatan nasional dengan metode produksi dimungkinkan terjadi
      perhitungan ganda. Untuk menghindari perhitungan ganda tersebut ada dua cara yang
      digunakan:
           Menghitung nilai akhir
           Menghitung nilai ntambah.
   b. Metode pendapatan
      Perhitungan pendapatan nasional dengan metode pendapatan dilakukan dengan cara
      menjumlahkan semua pendapatan yang diperoleh oleh semua pelaku ekonomi dalam suatu
      masyarakat atau negara selama satu tahun. Pendapatan tersebut berupa pendapatan dari
      sewa, bunga, upah keuntungan,dan berbagai pendapatan lain. Angka yang diperoleh dari
      perhitungan pendapatan nasional menggunakan metode pendapatan menunjukkan besarnya
      pendapatan nasional.
   c. Meode pengeluaran
      Perhitungan pendapatan nasional dengan metode pengeluaran dilakukan dengan cara
      menjumlahkan seluruh pengeluaran sektor ekonomi. Dalam hal ini, sektor ekonomi yang
      dimaksud adalah sektor rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan luar negeri pada
      masyarakat atau negara selama satu tahun.

SOAL-SOAL LATIHAN

Diketahui GNP suatu negara Rp. 5.400.000 pendapatan dari luar netto sebesar Rp 700.000
penyusutan Rp. 550.000. pajak tidak langsung Rp. 600.000. hitunglah NNI

KUNCI JAWABAN

NNP = GNP – Penyusutan

NNP = 5.400.000 – 550.000 = 4.850.000

NNI = NNP – Pajak tidak langsung

NNI = 4.850.000 – 600.000 = 4.250.000


       Arti tingkat penguasaan yang dicapai
       90% - 100%      =      Baik sekali
       80% - 89%       =      Baik
       70% - 79%       =      cukup
       < 70%           =      kurang


                                                                Bone – Bone,   Juli 2010

       Mengetahui

Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone                                   Guru Mata Pelajaran




Muhajir J, S.Pd                                                 Rispah, S.Pd
NIP. 19710223 199512 1002
                                           MODUL
Standar kompetensi        : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi

kompetensi dasar         : 5.3 Membandingkan PDB dan pendapatan perkapita

Indikator                : 1. Membandingkan PDB dan pendapatan perkapita indonesia dengan negara
                              lain

MATERI POKOK

1.   Produk domestik bruto indonesia
     Produk domestik bruto merupakan suatu ukuran keberhasilan pembangunan ekonomi suatu
     negara. Demikian juga dengan pendapatan perkapita dapat memberikan gambaran tentang laju
     perkembangan kesejahteraan masyarakat. Keduanya dapat digunakan untuk meramalkan
     syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh negara-negara berkembang agar dapat memperkecil
     jurang kesejahteraan dengan negara-negara maju pada masa yang akan datang.
     Pemerataan pembangunan ekonomi bagi bangsa indonesia sudah lama dinantikan serta
     diinginkan oleh rakyat indonesia. Harapan dan cita-cita yang ingin diwujudkan tersebut dapat
     diimplementasikan melalui pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, pembangunan nasional
     intinya adalah meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat
     indonesia.
2.   Pendapatan perkapita indonesia
     Pendapatan perkapita diperoleh dengan cara membagi jumlah pendapatan nasional suatu
     negara selama satu tahun dengan jumlah penduduk negara tersebut. Jadi pendapatan perkapita
     merupakan pendapatan rata-rata setiap penduduk suatu negara selam satu tahun. Dalam hal ini
     pendapatan perkapita setiap orang dianggap sama. Hal tersebut akan menjadi suatu masalah
     jika pendapatan penduduk tidak merata. Oleh karena itu, pemerataan menjadi sangat penting.

SOAL-SOAL LATIHAN

Cari informasi tentang perbandingan PDB dan pendapatan perkapita beberapa negara.

KUNCI JAWABAN

            Produk Domestik Bruto dan pendapatan perkapita beberapa negara tahun 2005

                Negara                   PDB per tahun            Pendapatan perkapita

              Indonesia                     276.004                      1.259
              Singapura                     117.882                      26.835
               Malaysia                     130.796                      5.040
               Thailand                     168.774                      2.577
             New zealand                    108.547                      26.441
                 China                     2.224.811                     1.703
                 Libya                      38.735                       6.699
                  Iran                      196.409                      2.825
                Kuwait                      74.598                       26.020
               Philipina                    97.653                       1.159
                 Qatar                      37.852                       47.519
            Uni emirat arab                 133.768                      28.582
                Maroko                      51.986                       1.725
                Inggris                    2.201.473                     36.599
         Luxemburg                          34.184       75.130
          Denmark                          259.746       48.000
           Portugal                        183.436       17.439
          Argentina                        181.662       4.802
          paraguay                          7.247        1.175
          Venezuela                        132.848       5.026
        Amerika serikat                   12.485.725     42.101


       90% - 100%    =      Baik sekali
       80% - 89%     =      Baik
       70% - 79%     =      cukup
       < 70%         =      kurang


                                                       Bone – Bone,   juli 2010

       Mengetahui

Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone                          Guru Mata Pelajaran




Muhajir J, S.Pd                                        Rispah, S.Pd
NIP. 19710223 199512 1002
                                          MODUL
Standar kompetensi     : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi

kompetensi dasar      : 5.4 Mendeskripsikan indeks harga dan inflasi

Indikator            : 1. Mendeskripsikan pengertian inflassi

                       2. Mengidentifikasi sebab-sebab timbulnya inflasi

MATERI POKOK

INDEKS HARGA DAN INFLASI

1.   Indeks harga
     Pengertian angka indeks
     Angka indeks adalah angka yang diharapkan dapat memberitahukan perubahan-perubahan
     variabel sebuah atau lebih karakteristik pada waktu dan tempat yang sama atau berlainan.
     Secara umum ada tiga macam indeks yang sering digunakan dalam perekonomian, yaitu indeks
     harga, jumlah dan nilai.
               Indeks harga adalah angka yang diharapkan dapat dipakai untuk menunjukkan
                   perubahan mengenai harga-harga baik harga untuk semacam maupun berbagai
                   macam barang dalam waktu dan tempat yang sama ataupun berlainan.
               Indeks jumlah adalah angka yang diharapkan dapat memperlihatkan perubahan
                   mengenai jumlah barang yang sejenis ataupun sekumpulan barang yang dihasilkan,
                   digunakan dan dijual untuk waktu yang sama dan berlainan.
               Indeks nilai adalah angka yang digunakan untuk mengetahui perubahan nilai barang
                   yang sejenis atau sekumpulan barang dalam jangka waktu yang diketahui.
2.   Inflasi
         Inflasi adalah suatu keadaan yang menunjukkan kecenderungan kenaikan harga-harga
     umum secara terus menerus atau suatu keadaan terjadinya nilai riil uang secara terus menerus
     turun. Kebalikan inflasi adalah deflasi yaitu keadaan makin turunnya harga barang-barang,
     namun daya beli masyarakat makin berkurang.
     Jenis inflasi
     a. Menurut tingkatnya
               Inflasi ringan
               Inflasi sedang
               Inflasi tinggi
               Hiperinflasi
     b. Menurut penyebabnya
               Demand pull inflstion adalah inflasi yang disebabkan oleh terlalu kuatnya
                   permintaan masyarakat terhadap berbagai barang hasil produksi.
               Cost push inflation adalah inflasi yang disebabkan bergesernya kurva penawaran
                   kearah kiri atas.
     c. Menurut asalnya
                Domestic inflation adalah inflasi yang sepenuhnya disebabkan oleh kesalahan
                 pengelolaan perekonomian, baik sektor riil maupun sektor moneter didalam negeri
                 oleh pelaku ekonomi
                Imported inflation adalah inflasi yang disebabkan adanya kenaikan harga barang
                 diluar negeri menyebabkan kenaikan harga didalam negeri

     Sumber-sumber inflasi

     1. Jumlah uang beredar
     2. Defisit anggaran belanja pemerintah
     3. Faktor penawaran dalam dan luar negeri
      Dampak inflasi
      1. Dampak inflasi terhadap kegiatan ekonomi masyarakat
      2. Dampak inflasi terhadap perdagangan internasional
      3. Dampak inflasi terhadap alokasi sumber produksi

     Cara mengatasi inflasi

     1. Kebijakan moneter
            Politik disconto
            Politik pasar terbuka
            Persediaan kas minimum
     2. Kebijakan fiskal
            Pengurangan pengeluaran
            Pengaturan tarif pajak
     3. Kebijakan nonmoneter
            Peningkatan hasil produksi
            Pengendalian harga

SOAL-SOAL LATIHAN

PILIHAN GANDA

1.   Suatu kejadian yang menunjukkan kenaikan harga-harga secara umum dan terus menerus
     disebut......
     a. Inflasi
     b. Deflasi
     c. Devaluasi
     d. Resesi
     e. Krisis
2.   Inflasi yang terjadi karena kesalahan pengelolaan perekonomian suatu negara, seperti
     pencetakan uang baru disebut......
     a. Cost push inflation
     b. Demand pull inflation
     c. Imported inflation
     d. Domestic inflation
     e. Hyperinflation
3.   Inflasi yang terjadi karena adanya peningkatan permintaan masyarakat terhadap berbagai
     barang produksi di pasar barang tersebut......
     a. Imported inflation
     b. Demand pull inflation
     c. Cost push inflation
     d. Domestic inflation
     e. Hyperinflation
4.   Inflasi dapat terjadi karena masyarakat hidup diluar batas kemampuan ekonominya hal ini
     dikemukakan oleh......
     a. Teori kuantitas
     b. Teori keynes
     c. Teori strukturalis
     d. Teori inflasi jangka panjang
     e. Teori transaksi
5.   Salah satu cara mengatasi inflasi adalah dengan menaikkan pajak. Kebijakan ini dinamakan.....
     a. Kebijakan fiskal
     b. Kebijakan moneter
     c. Kebijakan pasar terbuka
     d. Kebijakan nonmoneter
     e. Kebijakan disconto
6.   Salah satu cara mengatasi inflasi melalui operasi pasar terbuka. Hal ini termasuk dalam
     kebujakan......
     a. Fiskal
     b. Doskonto
     c. Riil
     d. Nonmoneter
     e. Moneter
7.   Apabila IHK bulan agustus 2007 sebesar 123,18 dan IHK pada bulan juli 2007 sebesar 122,07
     maka laju inflasi bulan agustus 2007 sebesar......
     a. 0,89
     b. 0.91
     c. 0.93
     d. 0.95
     e. 0.87
8.   Cara mengatasi inflasi di indonesia ditempuh dengan cara seperti dibawah ini, kecuali.....
     a. Memperbaiki dan meningkatkan kemampuan sisi penawaran agregat
     b. Meningkatkan suplay bahan pangan
     c. Mengurangi defisit APBN
     d. Menambah utang luar negeri
     e. Meningkatkan cadangan devisa

KUNCI JAWABAN

     1. A
     2. D
     3. B
   4.   B
   5.   A
   6.   E
   7.   A
   8.   D

        Tingkat penguasaan = jumlah jawaban yang benar X 100%
                                         8

        Arti tingkat penguasaan yang dicapai
        90% - 100%      =      Baik sekali
        80% - 89%       =      Baik
        70% - 79%       =      cukup
        < 70%           =      kurang


                                                                Bone – Bone,   Juli 2010

Mengetahui

Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone                                   Guru Mata Pelajaran




Muhajir J, S.Pd                                                 Rispah, S.Pd
NIP. 19710223 199512 1002
                                              MODUL
Standar kompetensi          : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi

kompetensi dasar           : 6.1 Mendeskripsikan fungsi konsumsi dan fungsi tabungan

Indikator                 : 1. Menggunakan fungsi konsumsi dan cara menggambarkannya

                            2. Menggunakan fungsi tabungan dan cara menggambarkannya

MATERI POKOK

FUNGSI KONSUMSI DAN TABUNGAN

Konsumsi adalah bagian pendapatan masyarakat yang digunakan untuk membeli barang dan jasa
dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Bagi masyarakat yang berpenghasilan kecil seluruh
pendapatannya akan habis dipergunakan untuk keperluan konsumsi. Hal tersebut dilambangkan
dengan notasi Y = C.

Konsumsi seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor , antara lain sebagi berikut:

    a.      Pendapatan atau tingkat kekayaanya
    b.      Tingkat sosial ekonomi
    c.      Tingkat harga yang berlaku dan harga barang lain
    d.      Selera konsumen
    e.      Tingkat suku bunga yang berlaku

Tabungan adalah bagian pendapatan masyarakat yang tidak digunakan untuk berkonsumsi.
Masyarakat yang mempunyai penghasilan lebih besar daripada kebutuhan konsumsi mempunyai
kesempatan untuk menabung.

Perubahan tabungan dalam masyarakat dapat terjadi karena dua hal antara lain:

    a. Berubahnya pendapatan masyarakat
    b. Berubahnya pola hidup masyarakat.

Tabungan dalam kaitannya dengan pendapatannasional dapat dinotasikan Y = C + S

Fungsi konsumsi adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara konsumsi dan pendapatan.
Fungsi tabungan adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara tabungan dan pendapatan.

Jika fungsi konsumsi dan fungsi tabungan ditulis dalam notasi fungsi, bentuk umumnya sebagai
berikut:

C = f (Y)     atau     S = f (Y)

Keterangan:

C = konsumsi

S = Tabungan
Y = Pendapatan

F = fungsi

Dalam bentuk persamaan linier, notasi fungsi konsumsi dan fungsi tabungan menjadi:

C = a + bY    atau S = -a + (1 – b) Y

a = konsumsi otonom adalah besar konsumsi pada saat pendapatan nol

kurva konsumsi



                                        C = a + bY




                                    Y

Kurva tabunagan

  S




                                         S = -a + (1 – b)Y



                                             Y




SOAL-SOAL LATIHAN

Konsumsi masyarakat suatu negara ditunjukkan oleh persamaan C = 25 + 0,75Y.

      1. Bagaimanakah fungsi tabungannya
      2. Berapa besarnya konsumsi tersebut jika besarnya pendapatan nasional 100

KUNCI JAWABAN

      1. S = Y – C
           = Y – 15 – 0,75Y
           = 25 + 0,25Y
      2. Jika Y = 100
       C = 25 + 0,75 (100)
         = 100

       Arti tingkat penguasaan yang dicapai
       90% - 100%      =      Baik sekali
       80% - 89%       =      Baik
       70% - 79%       =      cukup
       < 70%           =      kurang


                                              Bone – Bone,   Juli 2010

Mengetahui

Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone                 Guru Mata Pelajaran




Muhajir J, S.Pd                               Rispah, S.Pd
NIP. 19710223 199512 1002
                                               MODUL
Standar kompetensi          : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi

kompetensi dasar            : 6.2 Mendeskripsikan kurva fungsi inveatasi

Indikator                      : 1. Memberi contoh beberapa pengguna fungsi matematis dan statistik
                               dalam analisis ekonomi



MATERI POKOK

Investasi

        Investasi dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu investasi riil dan investasi finansial.
Investasi riil adalahinvestasi terhadap barang-barang yang tahan lama yang akan digunakan untuk
proses produksi. Jenis investasi dibedakan menjadi tiga komponen:

    1. Investasi tetap perusahaan
    2. Investasi untuk perumahan
    3. Investasi perubahan bersih persediaan perusahaan

Contoh investasi riil pembelian peralatan atau mesin-mesin oleh suatu perusahaan untuk melakukan
proses produksi. Pembelian bahan baku yang dilakukan oleh perusahaan dapat juga dikategorikan
sebagai investasi riil.

Investasi finansial merupakan jenis investasi terhadap surat-surat berharga, misalnya pembelian
saham, obligasi, atau sertifikat BI.

Pembelian surat-surat berharga suatu perusahaan memiliki beberapa tujuan antara lain sebagai
berikut:

    1. Melakukan spekulasi atau diperjualbelikan dengan memperoleh selisih harga sebagai
       keuntungan
    2. Mendapatkan bagian keuntungan dari perusahaan atau menerima pembayaran bunga.

Faktor utama yang menentukan tingkat investasi adalah suku bunga namun ada beberapa faktor lain
yang mempengaruhi tingkat investasi antara lain sebagai berikut:

    1.   Inovasi dan teknologi
    2.   Tingkat perekonomian
    3.   Ramalan atau harapan perekonomian dimasa datang
    4.   Tingkat keuntungan perusahaan
    5.   Situasi politik negara.

Hubungan antara investasi dan pendapatan nasional dinyatakan sebagai fungsi investasi. I
merupakan fungsi Y berarti bahwa tinggi rendahnya I ditentukan oleh tinggsii rendahnya Y. Fungsi
investasi ditulis dalam persamaan berikut

                I = f (y)
 Tingkat
investasi




             I = f (y)

                            Investasi yang otonom




                                                              Tingkat pendapatan




SOAL-SOAL LATIHAN

PILIHAN GANDA

1.    Dalam Hubungannya dengan pendapatan nasional, investasi dapat dibedakan menjadi......
      a. Investasi otonom dan ivestasi luar negeri
      b. Investasi otonom dan ivestasi pemerintah
      c. Investasi otonom dan ivestasi dorongan
      d. Investasi bruto dan investasi swasta
      e. Investasi bruto dan investasi pemerintah
2.    Investasi yang timbul sebagai akibat adanya perubahan dalam pendapatan disebut....
      a. Investasi otonom
      b. Investasi dorongan
      c. Investasi bruto
      d. Investasi swasta
      e. Investasi pemerintah
3.    Berikut ini merupakan ncontoh investasi finansial, kecuali.....
      a. Saham
      b. Obligasi
      c. Deposito berjangka
      d. Surat berharga
      e. Kendaraan mewah
4.    Dalam hubungan dengan permintaan investasi, terdapat hubungan negatif antara.....
      a. Tingkat bunga dengan penawaran investasi
      b. Sute of return dengan permintaan investasi
      c. Tingkat bunga den permintaan investasi
      d. Tingkat bunga dengan teknologi
      e. Teknoligi dengan permintaan investasi
5.    Permintaan investasi akan semkin meningkat apabila tingkat bunga yang ditawarkan.......
      a. Meningkat
      b. Menurun
    c. Tetap
    d. Stabil
    e. Dinamis

KUNCI JAWABAN

   1.   C
   2.   B
   3.   E
   4.   A
   5.   A

        Tingkat penguasaan = jumlah jawaban yang benar X 100%
                                         5

        Arti tingkat penguasaan yang dicapai
        90% - 100%      =      Baik sekali
        80% - 89%       =      Baik
        70% - 79%       =      cukup
        < 70%           =      kurang


                                                                Bone – Bone,   Juli 2010

Mengetahui

Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone                                   Guru Mata Pelajaran




Muhajir J, S.Pd                                                 Rispah, S.Pd
NIP. 19710223 199512 1002
                                         MODUL
Standar kompetensi     : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi

kompetensi dasar      : 7.1 Menjelaskan konsep permintaan dan penawaran uang

Indikator            : 1. Mendeskripsikan pengertian permintaan dan penawaran

                       2 Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan
                         penawaran uang

MATERI POKOK

PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG

Pengertian uang

Sebelum uang digunakan dalam pertukaran seperti sekarang ini, segala transaksi antara pembeli dan
penjual dilakukan dengan barter yaitu barang ditukar dengan barang. Sistem barter berkembang
ketika orang belum mengenal alat tukar uang. Sistem barter mempunayai beberapa kelemahan,
antara lain sebagai berikut:

   a. Sulit melakukan pertukaran barang yang dibutuhkan dengan barang milik orang lain karena
      orang lain belum tentu membutuhkan barang tersebut
   b. Sulit mendapatkan dan menentukan nilai tukar barang yang benar-benar seimbang karena
      nilainya tidak sama.
   c. Sulit melakukan pembayaran secara kredit

Berdasarkan kesulitan tersebut maka pemerintah mengeluarkan uang sebagai alat pembayaran.
Dimana uang dapat diartikan sebagai alat pembayaran yang sah yang diterbitkan oleh pemerintah
baik berbentuk kertas maupun logam yang memiliki nilai besaran tertentu yang tertera pada kertas
atau logam yang dimaksud. Penggunaan uang untuk transaksi diatur dan dilindungi dengan undang-
undang. Tidak semua benda dapat dijadikan sebagai uang karena ada beberapa syarat yang harus
dipenuhi agar benda tersebut dapat berfungsi sebagai uang, syarat-syarat tersebut antara lain.

   a.   Tidak mudah rusak
   b.   Nilainya relatif stabil
   c.   Mempunyai nilai yang cukup tinggi
   d.   Mudah dibagi dengan tidak mengurangi nilainya
   e.   Mudah dibawah atau dipindahkan
   f.   Diterima dan disenagi umum

Fungsi uang

   1. Fungsi asli uang
      a. Fungsi uang sebagai alat tukar
      b. Fungsi uang sebagai satuan hitung
   2. Fungsi turunan uang
      a. Fungsi uang sebagai penyimpan nilai atau kekayaan
        b.   Uang sebagi alat pembayar utang
        c.   Uang sebagai penunjuk harga
        d.   Uang sebagai alat pemindah kekayaan
        e.   Uang sebagai alat pencipta kesempatan kerja

Jenis-jenis uang

    1. Menurut keberlakuannya sebagai alat pembayaran
       a. Uang kartal
       b. Uang giral
    2. Menurut nilainya
       a. Full bodied money
       b. Token money
    3. Menurut bahan pembuatannya
       a. Uang kertas
       b. Uang logam
    4. Menurut lembaga yang mengeluarkan
       a. Bank sentral
       b. Bank umum

Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan uang

    1. Motif transaksi
    2. Motif berjaga-jaga
    3. Motif spekulasi

Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran uang

Ada beberapa asumsi yang digunakan untuk menganalisis penawaran uang, asumsi-asumsi tersebut
antara lain sebagi berikut:

    a. Pengertian penawaran uang disini adalah jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar
       dimasyarakat
    b. Berdasarkan kebijakan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang
       beredar dimasyarakat. Ada empat cara untuk mempengaruhi penawaran uang cara-cara
       tersebut antara lain:
       1. Politik disconto adalah apabila bank sentral menaikkan tingkat suku bunga, jumlah uang
           beredar akan berkurang.
       2. Operasi pasar terbuka adalah apabila pemerintah menghendaki jumlah uang beredar
           berkurang, pemerintah akan menjual surat-surat berharga.
       3. Cash ratio adalah apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar bank
           sentral akan menurunkan cash ratio bagi bank umum
       4. Kredit selektif adalah apabila pengawasan kredit selektif dilakukan menggunakan cara
           bujukan moral, khususnya dalam perkreditan.
    c. Terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia menyebabkan
       pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang.
    d. Jumlah uang yang beredar dimasyarakat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri
e. Jumlah uang yang dapat dipengaruhi oleh pemerintah adalah jumlah uang nominal bukan
   jumlah uang riil.

SOAL-SOAL LATIHAN

SOAL PILIHAN GANDA

1. Mata uang yang nilai nominalnya sama dengan nilai bahan atau intirinsiknya adalah.....
   a. Full bodied money
   b. Token money
   c. Time deposit
   d. Uang kartal
   e. Uang giral
2. Dibawah ini yang bukan merupakan syarat-syarat agar suatu benda berfungsi sebagai uang
   adalah......
   a. Tidak mudah rusak
   b. Nilainya relatif stabil
   c. Mempunyai nilai yang cukup tinggi
   d. Mudah dipalsukan nilainya
   e. Mudah dibawah atau dipindahkan
3. Salah satu kesulitan yang dirasakan dalam barter adalah.......
   a. Sulit memperoleh barang yang akan ditukarkan
   b. Nilai barang yang diperdagangkan harus relatif sama
   c. Pertukaran harus melalui perantara
   d. Sulit menentukan waktu untuk penyerahan barang karena menunggu pasaran
   e. Sulit mendapatkan dan menentukan nilai tukar barang yang benar-benar seimbang
        karena nilainya tidak sama.
4. Nilai uang tidak kadaluarsa seperti layaknya barang yang diperdagangkan, uang bermanfaat
   jika disimpan di bank dalam bentuk tabungan atau deposito. Dalam hal ini, uang berfungsi
   sebagai......
   a. Satuan hitung
   b. Penyimpan niali atau kekayaan
   c. Alat tukar
   d. Alat pembayaran
   e. Standar angsuran
5. Seorang pegawai memperoleh gaji setiap bulannya sebesar Rp. 2.000.000 dalam hal ini uang
   berfungsi sebagai.......
   a. Alat tukar
   b. Penyimpan nilai kekayaan
   c. Satuan hitung
   d. Alat pembayaran
   e. Standar angsuran
6. Mata uang yang nilai nominalnya lebih tinggi daripada nilai bahan yang digunakan untuk
   membuat uang disebut........
   a. Full bodied money
   b. Token money
       c. Time deposit
       d. Uang kartal
       e. Uang giral

       Tingkat penguasaan = jumlah jawaban yang benar X 100%
                                        5

       Arti tingkat penguasaan yang dicapai
       90% - 100%      =      Baik sekali
       80% - 89%       =      Baik
       70% - 79%       =      cukup
       < 70%           =      kurang


                                                               Bone – Bone,   Juli 2010

Mengetahui

Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone                                  Guru Mata Pelajaran




Muhajir J, S.Pd                                                Rispah, S.Pd
NIP. 19710223 199512 1002
                                          MODUL
Standar kompetensi     : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi

kompetensi dasar       : 7.2 Membedakan peran bank umum dan bank sentral

Indikator              : 1. Menggunakan fungsi bank sentral, bank umum, bank syariah, dan bak
                          perkreditan rakyat

                         2. Mengidentifikasi cara-cara memanfaatkan produk bank dalam
                            kehidupan sehari-hari
                         3. Mendeskripsikan konsep kredit
                         4. Menguraikan persyaratan yang harus dimiliki calon penerima kredit

MATERI POKOK

1.   PENGERTIAN DAN JENIS BANK
          Undang-undang nomor 7 tahun 1992 tentang perbankkan telah disempurnakan dengan
     undang-undang no. 10 tahun 1998. Bank adalah badan usaha yang dana dari masyarakat dalam
     bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan
     taraf hidup rakyat banyak.
          Bank memiliki berbagai fungsi, diantaranya menerima simpanan dan menyalurkannya
     kepada masyarakat melakukan pengendalian moneter, menyelenggarakan lalu lintas
     pembayaran, serta mencetak dan mengedarkan uang. Di indonesia dikenal beberapa jenis bank
     antara lain:
     a. Bank sentral
         Keberadaan bank sentral di indonesia diatur dalam undang-undang nomor 3 tahun 2004
         tentang bank indonesia. Bank sentral adalah lembaga keuangan yang dimiliki dan
         dioperasikan oleh pemerintah. Bank sentral memiliki fungsi utama sebagai penerbit dan
         penguasa tunggal uang yang diakui sebagai alat pembayaran yang sah. Selain itu, bank
         sentral juga bertugas untuk mengendalikan sistem perbankkan di negara bank sentral
         tersebut berada.
         Selain fungsi utama diatas bank sentral juga mempunyai peran, antara lain sebagia berikut:
               Bertindak sebagai bank pada pemerintah
               Bertindak sebagai bank pada bank umum
               Regulator pasar uang/valuta asing
               Pencetak, pengedar dan penarik uang

        Berdasarkan UU RI no. 3 tahun 2004 bank indonesia juga memiliki beberapa tugas pokok
        antara lain sebagai berikut:

           Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
           Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
           Mengatur dan mengawasi bank umum
     b. Bank umum
        Bank umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan uasaha secara konvensional dan atau
        berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa lalu lintas
        pembayaran. Bank umum memiliki berbagai fungsi sebagai berikut:
             Sebagai agen pembangunan
             Pembuat dan pengedar uang giral
             Perantara transaksi perdagangan dalam dan luar negeri
     c. Bank syariah
        Prakarsa untuk mendirikan bank islam di indinesia dilakukan sejak tahun 1990. Majelis
        ulama indonesia pada tanggal 18 – 20 agustus 1990 menyelenggarakan lokakarya bunga
        bank dan perbankkan di Cisarua, bogor, jawa barat.
        Bank syariah mandiri adalah bank milik pemerintah pertama yang melandaskan
        operasionalnya pada prinsip syariah
     d. Bank perkreditan rakyat
        Bank perkreditan rakyat adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara
        konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan
        jasa dalam lalu lintas pembayaran.



SOAL-SOAL LATIHAN

SOAL URAIAN

1.   Sebutkan fungsi bank sentral?
2.   Sebutkan fungsi bank umum?
3.   Sebutkan kegiatan usaha yang dapat dilakukan BPR?
4.   Sebutkan usaha yang dilarang dilakukan BPR?

KUNCI JAWABAN

     1. Fungsi bank sentral
              Bertindak sebagai bank pada pemerintah
              Bertindak sebagai bank pada bank umum
              Regulator pasar uang/valuta asing
              Pencetak, pengedar dan penarik uang
     2. Fungsi bank umum
              Sebagai agen pembangunan
              Pembuat dan pengedar uang giral
              Perantara transaksi perdagangan dalam dan luar negeri
     3. Kegiatan usaha yang dapat dilakukan BPR
             Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, berupa deposito
                berjangka, tabungan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu
             Memberikan kredit
             Menyediakan pembiayaan dan penempatan dan berdasarkan prinsip syariah, sesuai
                dengan ketentuan yang ditetapkan oleh bank indonesia
            Menempatkan dananya dalam bentuk sertifikat bank indonesia deposito berjangka,
             sertifikat deposito dan atau tabungan bank lain.
   4. Kegiatan usaha yang dilarang dilakukan BPR
           Menerima simpanan berupa giro dan ikut serta dalam lalu lintas pembayaran
           Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing
           Melakukan penyertaan modal
           Melakukan usaha perasuransian
           Melakukan usaha lain diluar kegiatan usaha yang dapat dilakukan oleh BPR


       Arti tingkat penguasaan yang dicapai
       90% - 100%      =      Baik sekali
       80% - 89%       =      Baik
       70% - 79%       =      cukup
       < 70%           =      kurang


                                                                  Bone – Bone,   Juli 2010

Mengetahui

Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone                                    Guru Mata Pelajaran




Muhajir J, S.Pd                                                  Rispah, S.Pd
NIP. 19710223 199512 1002
                                          MODUL
Standar kompetensi     : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi

kompetensi dasar      : 7.3 Mendeskripsikan kebijakan pemerintah dibidang moneter

Indikator             : 1. Menentukan pengaruh jumlah uang beredar terhadap tingkat harga

                        2. Mendeskripsikan kebijakan moneter

MATERI POKOK

Kebijakan pemerintah dibidang moneter

Harga- harga barang akan tampak tinggi jika jumlah uang yang beredar di masyarakat terlalu banyak.
Oleh karena itu, jumlah uang perlu dikendalikan. Kebijakan moneter yang dikeluarkan oleh
pemerintah bertujuan untuk mengendalikan peredaran uang yang ada di masyarakat.

1. Arti dan Tujuan Kebijakan Moneter

      Masyarakat modern adalah masyarakat yang ditandai dengan adanya perekonomian pasar
      atau perekonomian uang. Dalam perekonomian pasar, kegiatan korupsi terutama diarahkan
      untuk kebutuhan pasar. Barang dan Jasa yang dihasilkan tidak untuk memenuhi kebutuhan
      sendiri seperti dalam masyarakat subsisten, tetapi akan dibawa dalam pertukaran. Dalam
      pertukaran, diperlukan uang sebagai perantara dan alat pembayaran.
a. Arti Kebijakan Moneter
   Segala kegiatan ekonomi memerlukan uang dan kredit. Perputaran roda ekonomi yang makin
   maju memerlukan sarana uang dan kredit yang makin besar pula.

    Apabila roda perekonomian diibaratkan mesin, uang dan kredit dapat diibaratkan sebagai
    bahan bakarnya. Makin besar mesin yang harus digerakkan, makin banyak pula bahan bakar
    yang diperlukan. Makin maju suatu masyarakat, roda perekonomiannya semakin besar sehingga
    memerlukan jumlah uangdan kredit yang makin besar pula.

b. Tujuan Kebijakan Moneter
           Memelihara stabilitas harga
             Kebijakan moneter mempunyai sasaran untuk menyeimbangkan penawaran dan
             permintaan uang agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan uang yang dapat
             berakibat pada keguncangan harga
           Mendukung pertumbuhan ekonomi yang rill yang mantap
             Mantapnya kegiatan investasi dan usaha peningkatan produksi merupakan prasyarat
             tercapainya pertumbuhan ekonomi yang mantap. Pertumbuhan ekonomi yang ingin
             dicapai adalah pertumbuhan rill yakni pertumbuhan dalam ukuran jumlah barang
             dan jasa yang dihasilkan bukan pertumbuhan dalam hitungan uang semata- mata.
           Mendukung tercapainya tingkat pengangguran yang rendah
             Pengangguran yang tinggi merupakan musuh setiap perekonomian. Setiap negara
             berusaha melakukan kebijakan untuk menguranginya, antara lain dengan kebijakan
             moneter.
      c. Jenis kebijakan moneter
          Politik diskonto adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi jumlah uang
             yang beredar dengan cara menaikkan atau menurunkan tingkat menurunkan tingkat
             bunga pada bank. Tingkat bunga yang dapat diatur pemerintah adalah tingkat bunga
             pinjaman dari bank sentral kepada bank-bank umum.
          Politik operasi pasar terbuka
             Politik operasi pasar terbuka adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi
             jumloah uang yang beredar dengan cara menjual atau membeli surat-surat berharga
             milik negara.
           Kebijakan pemberian kredit
             Kebijakan pemberian kredit adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi
             jumlah uang yang beredar dengan cara mengadakan seleksi terhadap pemberian
             kredit.
           Kebijakan syarat cadangan kas pada bank adalah kebijakan pemerintah untuk
             mempengaruhi jumlah uang yang beredar dengan cara menetapkan jumlah
             minimum cadangan kas yang harus ada pada setiap bank.

SOAL-SOAL LATIHAN

   1. Jelaskan pengertian kebijakan moneter?
   2. Sebut dan jelaskan tujuan kebijakan moneter?
   3. Sebut dan jelaskan jenis kebijakan moneter?

KUNCI JAWABAN

   1. Kebijakan moneter merupakan kebijakan pemerintah dibidang ekonomi makro, khususnya
      dalam mengatur jumlah uang yang beredar dan tingkat suku bunga
   2. Tujuan Kebijakan Moneter
           Memelihara stabilitas harga
              Kebijakan moneter mempunyai sasaran untuk menyeimbangkan penawaran dan
              permintaan uang agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan uang yang dapat
              berakibat pada keguncangan harga
           Mendukung pertumbuhan ekonomi yang rill yang mantap
              Mantapnya kegiatan investasi dan usaha peningkatan produksi merupakan prasyarat
              tercapainya pertumbuhan ekonomi yang mantap. Pertumbuhan ekonomi yang ingin
              dicapai adalah pertumbuhan rill yakni pertumbuhan dalam ukuran jumlah barang
              dan jasa yang dihasilkan bukan pertumbuhan dalam hitungan uang semata- mata.
           Mendukung tercapainya tingkat pengangguran yang rendah
              Pengangguran yang tinggi merupakan musuh setiap perekonomian. Setiap negara
              berusaha melakukan kebijakan untuk menguranginya, antara lain dengan kebijakan
              moneter.
   3. Jenis kebijakan moneter
           Politik diskonto adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi jumlah uang
              yang beredar dengan cara menaikkan atau menurunkan tingkat menurunkan tingkat
              bunga pada bank. Tingkat bunga yang dapat diatur pemerintah adalah tingkat bunga
              pinjaman dari bank sentral kepada bank-bank umum.
     Politik operasi pasar terbuka
      Politik operasi pasar terbuka adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi
      jumloah uang yang beredar dengan cara menjual atau membeli surat-surat berharga
      milik negara.
     Kebijakan pemberian kredit
      Kebijakan pemberian kredit adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi
      jumlah uang yang beredar dengan cara mengadakan seleksi terhadap pemberian
      kredit.
     Kebijakan syarat cadangan kas pada bank adalah kebijakan pemerintah untuk
      mempengaruhi jumlah uang yang beredar dengan cara menetapkan jumlah
      minimum cadangan kas yang harus ada pada setiap bank.

Arti tingkat penguasaan yang dicapai
90% - 100%      =      Baik sekali
80% - 89%       =      Baik
70% - 79%       =      cukup
< 70%           =      kurang

                                                              Bone – Bone,   Juli 2010
Mengetahui
Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone                                     Guru Mata
Pelajaran



Muhajir J, S.Pd                                                   Rispah, S.Pd
NIP. 19710223 199512 1002

								
To top