ekonomi politik
Shared by: RizqiSiapa
-
Stats
- views:
- 61
- posted:
- 10/1/2012
- language:
- Unknown
- pages:
- 5
Document Sample


Ekonomi Politik
1. Negara Jajahan spanyol Tanggal 9 Juni tahun 1535, Paraguay secara
resmi menjadi daerah jajahan Spanyol dan tanggal ini menandai
dimulainya 276 tahun penjajahan Spanyol atas negara ini. Penduduk
pribumi Paraguay adalah bangsa Indian suku Guarani. Pada tahun 1524,
petualang Spanyol, Alejo Garcia menjadi orang Eropa pertama yang
menginjakkan kaki di Paraguay. Selanjutnya, ekspedisi Spanyol yang
dipimpin Pedro de Mendoza mendirikan pemukiman Spanyol di Paraguay
dan secara bertahap daerah kekuasaan Spanyol di Paraguay semakin luas
sampai akhirnya mencapai Buenos Aires, Argentina. Pada tahun 1811,
barulah Paraguay meraih kemerdekaan dari Spanyol. Paraguay adalah
negara Amerika Latin yang terletak di antara Brazil, Bolivia, dan
Argentina. Sahara Barat (1521)
Negara jajahan Portugal Mozambik, Kenya, Makao, Pulau Goa di India,
bagian timur Indonesia, Mesir, Maroko, dan Aljazair ,Brasil, Guinea
Bissau, Angola, Malawi, dan Mozambik (1512)
Negara Jajahan Inggris. Antigua and Barbuda, Australia, the Bahamas ,
Barbados, Belize, Canada, Grenada, Jamaica , New Zealand, Papua
New Guinea, Saint Kitts and Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent and the
Grenadines , Solomon Islands, Tuvalu, Mesir, Sudan, Uganda, Kenya,
Djibouti, Sierra Leone, Ghana, Nigeria, Zambia, Zimbabwe dan Botswana
(1596)
Negara Jajahan Prancis. Maroko, Aljazair, Mauritania, Mali, Senegal,
Guinea, Pantai Gading, Burkina Faso, Benin, Niger, Chad, Republik
Afrika Tengah, Gabon, Kongo dan Madagaskar
Negara Jajahan Belanda Pantai Gading, Tunisia, Mesir Laos,
Kampuchea/kamboja, Indonesia dan Papua Nugini.
Para negara terebut mencari negara jajahn karena tujuan utama yaitu Gold
, Glory dan Gospel dimana mereka mencari sumber sumber kekayaan baru
dan memperluas wilayah serta menyebarkan ajaran kepercayaan kemudian
mereka mulai menyukai negara tersebut dan ingin menguasainya.
2. Revolusi Prancis terjadi sekitar kurun waktu 1789- 1799 karena
kegelisahan mayoritas rakyat Prancis terhadap kondisi politik di prancis
yang dipimpin oleh Raja. Kesewenang-wenangan terjadi ketika masa
pemerintahan monarki absolut. Oleh karena itu kaum Republikinisme dan
Demokrat untuk menggulingkan kekuasaan pemerintahan monarki
absolut. Revolusi ini mengakhiri ancient regime atau rezim lama terhadap
rezim baru yang lebih demokratis. Perubahan rezim ini menyebabkan
terjadinya perubahan di masyarakat sampai kearah perubahan budaya.
Salah satu perubahan adalah lahirnya gerakan-gerakan baru di masyarakat
yaiut kaum rasionalis, aufklarung dan juga abad renesaince. Berbeda
kondisi masyarakat di zaman monarki absolut dengan sesudah terjadinya
revolusi Prancis. Pada saat di zaman feodal Prancis, masyarakat disana
terbagi menjadi tiga bagian yaitu kaum rohaniawan dari yang memopunyai
hak istimewa atas tanah-tanah pertanian. Golongan kedua adalah golongan
bangsawan dan para tuan tanah, terdiri dari kerabat kekaisaran Perancis
dan juga pemilik tanah. Kaum ketiga adalah kaum yang mempelopori
Revolusi Perancis yaitu dan memproklamirkan diri sebagai Dewan
Nasional. Tetapi setelah terjadinya Revolusi Perancis terciptalah
pemerintahan yang lebih demokratis dengan simbol lberte (kebebesan),
egalite (persamaan) dan juga fraternite (persaudaraan). Sebelum revolusi
Prancis, masyarakat hidup dalam tekanan dari kaisar sedangkan setelah
revelosi Prancis, kemerdekaan individu dijamin oleh Negara. Selain itu,
terjadi perubahan dalam struktur pemerintahan terjadi ditandai dengan
terciptanya konstitusi negara dan menjadikan Prancis sebagai negara
monarki konstitusional. Perubahan juga terjadi dalam struktur masyarakat
dari masyarakat yang feudal menjadi masyarakat yang bebas. Struktur
sosial yang telah berada ratusan tahun terhapuskan karena terjadinya
Revolusi Prancis. Kaum bangsawan dan rohaniawan yang dianggap
sebagai kasta utama di Prancis kini sudah disetarakan oleh Rakyat jelata.
Raja yang dulu berkuasa penuh sekarang diawasi oleh undang-undang
negara. Selain itu, dalam perubahan kebudayaan, lahirlah gerakan
renesaince yang ingin mempelajari kembali budaya Yunani dan Romawi
kuno serta terdapat pula gerakan Aufklarung yang mengedapankan ilmu
pengetahuan dan menjadi simbol abad pencerahan Eropa. Jadi, apa yang
dialami oleh masyarakat Prancis melalui revolusi-nya merupakan salah
satu contoh perubahan sosial dan budaya, sebuah dinamika perubahan baik
dalam struktur sosial masyarakat hingga perubahan kebudayaan itu sendiri
3. Revolusi Industri di Inggris
Revolusi adalah sebuah perubahan ketatanegaraan secara cepat dan
fundamental yang menyangkut pembagian kekuasaan politik, status sosial,
ekonomi, dan sikap budaya masyarakat. Biasanya revolusi diikuti oleh
meluasnya dan meningkatnya tingkat kekerasan, mobilitas massa dan
perjuangan ideologi. Revolusi dapat di wakili oleh kudeta dan
pemberontakan.
Revolusi Industri merupakan suatu istilah yang menandai suatu perubahan
yang radikal an cepat dalam perkembangan manusia dalam menciptakan
peralatan kerja untuk meningkatkan produktivitas dengan menggunakan
mesin – mesin, baik untuk tenaga penggerak maupun untuk tenaga
pemproses.
Revolusi industri merupakan suatu momentum yang sangat bersejarah
dalam peradaban barat karena karena dari revolusi industri ini kemudian
terjadi perubahan besar dalam sistem perekonomian barat dan berpengaruh
terhadap sistem dagang dunia.
Faktor timbulnya revolusi Industri : Faktor politik, ekonomi, psikologi
kebangsaan, struktur masyarakat, pengetahuan, dll
Berikut ini gambaran peristiwa revolusi Industri :
Masyarakat Eropa pada masa prarevolusi industri
Pada tahun 1350, di eropa mulai berkembang perserikatan kota – kota
dagang yang di sebut “hansa” yang memiliki tujuan untuk bersama –
sama melindungi usaha dan perdagangan serta memiliki armada laut atau
pasukan sendiri untuk menjaga keamanan dalam perdagangan.
Kemudian pada abad ke 15 – 16 juga berkembang perdagangan lewat laut
yang kemudian membentuk kaum borjuis yang kaya dan sangat
berpengaruh di negara – negara eropa. Seperti Inggris, nederland, Prancis,
Jerman dan Italia. Kemunculan golongan menengah ini, yang menguasai
sektor ekonomi sehingga melahirkan kapitalisme ( sistem atau paham
dengan kegiatan yang bersumber pada modal pribadi atau modal
swastayang ditandai dengan adanya permainan bebas pasar ) dan
menimbulkan ketegangan dengan tuan tanah yang mendominasi
sebelumnya. Hal ini menjadi renungan bagi kaum intelektual sehingga
melahirkan revolusi intelektual yang di tandai dengan adanya
pencerahan, keinginan untuk memperluas dan mengembangkan
kemampuannya dan memperbanyak pengetahuan serta keberhasilan para
filusuf dan karya – karya mereka.
Pada abad sebelumnya, adanya Peristiwa Renaissance yang berasal dari
bahasa prancis Re ( kembali) dan naitre ( lahir ) yang berarti kelahiran
kembali. Di abad ke 14 -16 yang pada awalnya terjadi di Italia, Khususnya
di kota kota perdagangan, Florence dan milan. Dari peristiwa inilah yang
melahirkan Leonardo Da Vinci, Michael Angelo, Nicollo Machiavelli
serta di tandai berbagai perubahan besar dalam gagasan, mentalitas, agama
dan perkembangan Ilmu pengetahuan . Inilah zaman yang membawa eropa
ke zaman modern. Kehidupan masyarakat dan majunya iptek membawa
pengaruh dan munculnya revolusi industri di Inggris.
Revolusi Industri di Inggris :
Alasan Pokok mengapa Revolusi Industri berawal di Inggris, khususnya di
awali di Inggris Utara :
Revolusi industri berawal dari negara Inggris sekitar tahun 1760, di tandai
dengan adanya penggunaan mesin untuk pabrik pemintalan kapas karena
pada saat itu, Inggris kaya akan domba yang menjadi bahan untuk
membuat wool.
Pada tahun 1767, James Hargreaves mengembangkan mesin pemintal
benang, dan tahun 1785 penemuan mesin tenun oleh Cartwright
Pada perkembangan selanjutnya di temukan mesin uap yang di gunakan
sebagai penggerak mesin berat oleh James Watt yang mendorong
munculnya pabrik baja dan produk baja karena mesin ciptaan Watt
menuntut bahan – bahan yang lebih keras dan akhirnya memunculkan
industri besar seperti penemuan dalam bidang transportasi, kereta
api,kapal uap, telegram, alat pertanian, dll.
Kemunculan revolusi Industri pada awalnya di Inggris karena Inggris
menjadi perintis cabang – cabang industri yang di kembangkan saat itu di
bidang pemintalan, penenunan dan industri besi.
Faktor keamanan dan politik di Inggris mendukung perkembangan iptek
di Inggris. Melalui penemuan – penemuan tersebut, mendorong
munculnya masyarakat modern.
Adanya politik merkantilis ( politik ekonomi nasional uang melindungi
industri sendiri dan mengusahakan peningkatan ekspor ) yang di lakukan
secara ketat untuk menambah perbendaharaan kerajaan dan di dirikanlah
company dagang monopoli dengan negara lain dimana perserikatan hansa
mulai di perlemah.
Pada abad ke 17 inggris memperkuat armada lautnya dan siap untuk
bersaing dengan armada laut laut negara lain, terutama Belanda dengan
memaklumkan Navigation Acts – nya dan sejumlah perang lautan
Dalam bidang ekonomi di Inggris, sifat agrarisnya sangat jkuat karena
Inggris merupakan bahan mentah utama bagi pusat industri besar kain
wool di luar negeri.
Inggris mengalahkan pransis dalam perdagangan luar negerinya meskipun
baru mencapai tangga keemasannya. Karena keuntungan yang di peroleh
Inggris saat itu di pergunakan untukpenanaman modal yg lebih produktif
di banding prancis yang di gunakan untukuntuk membiayai istana yang
sangat megahl, tentara yang sangat mahal.
Pada awal abad ke 18, Inggris merupakan negara yang memiliki sistem
bank yang paling baik di Eropa.
Revolusi agung di Inggris pada tahun 1688 – 1689 mengenai konsepsi
kedaulatan terbatas diterima secara luas oleh pemerintah Inggris bahwa
kekuasaan negara tidak boleh melampaui batas melindungi hak alami
manusia untuk bebas menikmati kekayaan, dan akhirnya membatalkan
hukum lama yaitu monopoli khusus dan campur tangan dengan kompetisi
yang bebas.
Faktor lain yang menguntungkan bagi Inggris adalah kondisi udARA
KEPULAUAN Inggris yang lembab sehingga memudahkan untuk
produksi pakaian dari kapas agar tidak mudah rusak dan putus ketika di
pintal.
Meskipun Inggris pada abad ke 18 adalah sebuah pulau terpencil di tepi
barat dengan sebuah kerajaan kecil dan penduduknya hanya sekitar 4 juta
dan termasuk sebagai negara yang paling miskin di eropa barat, tetapi
Inggris dapat menjadi pemimpin industri dunia.
Revolusi Sosial di Inggris
Yakni merubah susunan masyarakat yang terutama berdasarkan hubungan
– hubungan individu dan milik pribadi, dan mempunyai sistem dan ciri
yang khas, adanya majikan. Revolusi ini mengubah hidup rakyat yang di
anggap tidak baik menjadi baik.
Dampak revolusi industri :
Kota – kota penuh sesak oleh kaum buruh
Perumahan tidak memadai
Harga makanan mahal
Nasib buruh tidak di pedulikan oleh majikan, tenaga di peras dan
kehidupan sengsara
Jam kerja menjadi 12 jam
Dampak Revolusi Industri dalam hubungan Internasional :
Munculnya industri modern yang menggunakan tenaga mesin sebagai
pengganti tenaga mesin atau hewan yang biasanya di temukan dalam
industri tradisional.
Kebutuhan akan bahan mentah yang mendorong keinginan negara besar di
Eropa menguasai daerah yang kaya akan SDA
Melakukan kolonialisasi ( perpindahan penduduk ke daerah lain ) di
berbagai belahan dunia
Terjadi persaingan antar negara untuk menguasai daerah jajahan
o Munculnya paha kapitalisme ( penanaman modal ) di tanah jajahan
untuk penanaman modal dan pemasaran hasil industri dan sebagai
sumber bahan mentah
o Kebutuhan pasar yang meluas untuk memasarkan hasil
produksinya hingga membutuhkan daerah yang ingin di kuasai
untuk mengambil keuntungan yang sebesar besarnya.
o Adanya polusi udara
Revolusi Industri Kedua
Sekitar tahun 1860, revolusi industri memasuki fase baru yang di kenal
sebagai revolusi Industri kedua.
Kejadian adanya revolusi industri kedua :
Adanya perkembangan bassemer dalam membuat baja pada tahun 1856
Penyempurnaan dinamo pada tahun 1873
Penciptaan mesin pembakaran pada tahun 1876
Get documents about "