ekonomi politik by RizqiSiapa

VIEWS: 61 PAGES: 5

									Ekonomi Politik

   1.    Negara Jajahan spanyol Tanggal 9 Juni tahun 1535, Paraguay secara
        resmi menjadi daerah jajahan Spanyol dan tanggal ini menandai
        dimulainya 276 tahun penjajahan Spanyol atas negara ini. Penduduk
        pribumi Paraguay adalah bangsa Indian suku Guarani. Pada tahun 1524,
        petualang Spanyol, Alejo Garcia menjadi orang Eropa pertama yang
        menginjakkan kaki di Paraguay. Selanjutnya, ekspedisi Spanyol yang
        dipimpin Pedro de Mendoza mendirikan pemukiman Spanyol di Paraguay
        dan secara bertahap daerah kekuasaan Spanyol di Paraguay semakin luas
        sampai akhirnya mencapai Buenos Aires, Argentina. Pada tahun 1811,
        barulah Paraguay meraih kemerdekaan dari Spanyol. Paraguay adalah
        negara Amerika Latin yang terletak di antara Brazil, Bolivia, dan
        Argentina. Sahara Barat (1521)

        Negara jajahan Portugal Mozambik, Kenya, Makao, Pulau Goa di India,
        bagian timur Indonesia, Mesir, Maroko, dan Aljazair ,Brasil, Guinea
        Bissau, Angola, Malawi, dan Mozambik (1512)

        Negara Jajahan Inggris. Antigua and Barbuda, Australia, the Bahamas ,
        Barbados, Belize, Canada, Grenada, Jamaica , New Zealand, Papua
        New Guinea, Saint Kitts and Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent and the
        Grenadines , Solomon Islands, Tuvalu, Mesir, Sudan, Uganda, Kenya,
        Djibouti, Sierra Leone, Ghana, Nigeria, Zambia, Zimbabwe dan Botswana
        (1596)

        Negara Jajahan Prancis. Maroko, Aljazair, Mauritania, Mali, Senegal,
        Guinea, Pantai Gading, Burkina Faso, Benin, Niger, Chad, Republik
        Afrika Tengah, Gabon, Kongo dan Madagaskar

        Negara Jajahan Belanda Pantai Gading, Tunisia,             Mesir Laos,
        Kampuchea/kamboja, Indonesia dan Papua Nugini.

        Para negara terebut mencari negara jajahn karena tujuan utama yaitu Gold
        , Glory dan Gospel dimana mereka mencari sumber sumber kekayaan baru
        dan memperluas wilayah serta menyebarkan ajaran kepercayaan kemudian
        mereka mulai menyukai negara tersebut dan ingin menguasainya.



   2. Revolusi Prancis terjadi sekitar kurun waktu 1789- 1799 karena
      kegelisahan mayoritas rakyat Prancis terhadap kondisi politik di prancis
      yang dipimpin oleh Raja. Kesewenang-wenangan terjadi ketika masa
      pemerintahan monarki absolut. Oleh karena itu kaum Republikinisme dan
      Demokrat untuk menggulingkan kekuasaan pemerintahan monarki
      absolut. Revolusi ini mengakhiri ancient regime atau rezim lama terhadap
      rezim baru yang lebih demokratis. Perubahan rezim ini menyebabkan
      terjadinya perubahan di masyarakat sampai kearah perubahan budaya.
    Salah satu perubahan adalah lahirnya gerakan-gerakan baru di masyarakat
    yaiut kaum rasionalis, aufklarung dan juga abad renesaince. Berbeda
    kondisi masyarakat di zaman monarki absolut dengan sesudah terjadinya
    revolusi Prancis. Pada saat di zaman feodal Prancis, masyarakat disana
    terbagi menjadi tiga bagian yaitu kaum rohaniawan dari yang memopunyai
    hak istimewa atas tanah-tanah pertanian. Golongan kedua adalah golongan
    bangsawan dan para tuan tanah, terdiri dari kerabat kekaisaran Perancis
    dan juga pemilik tanah. Kaum ketiga adalah kaum yang mempelopori
    Revolusi Perancis yaitu dan memproklamirkan diri sebagai Dewan
    Nasional. Tetapi setelah terjadinya Revolusi Perancis terciptalah
    pemerintahan yang lebih demokratis dengan simbol lberte (kebebesan),
    egalite (persamaan) dan juga fraternite (persaudaraan). Sebelum revolusi
    Prancis, masyarakat hidup dalam tekanan dari kaisar sedangkan setelah
    revelosi Prancis, kemerdekaan individu dijamin oleh Negara. Selain itu,
    terjadi perubahan dalam struktur pemerintahan terjadi ditandai dengan
    terciptanya konstitusi negara dan menjadikan Prancis sebagai negara
    monarki konstitusional. Perubahan juga terjadi dalam struktur masyarakat
    dari masyarakat yang feudal menjadi masyarakat yang bebas. Struktur
    sosial yang telah berada ratusan tahun terhapuskan karena terjadinya
    Revolusi Prancis. Kaum bangsawan dan rohaniawan yang dianggap
    sebagai kasta utama di Prancis kini sudah disetarakan oleh Rakyat jelata.
    Raja yang dulu berkuasa penuh sekarang diawasi oleh undang-undang
    negara. Selain itu, dalam perubahan kebudayaan, lahirlah gerakan
    renesaince yang ingin mempelajari kembali budaya Yunani dan Romawi
    kuno serta terdapat pula gerakan Aufklarung yang mengedapankan ilmu
    pengetahuan dan menjadi simbol abad pencerahan Eropa. Jadi, apa yang
    dialami oleh masyarakat Prancis melalui revolusi-nya merupakan salah
    satu contoh perubahan sosial dan budaya, sebuah dinamika perubahan baik
    dalam struktur sosial masyarakat hingga perubahan kebudayaan itu sendiri



3. Revolusi Industri di Inggris

   Revolusi adalah sebuah perubahan ketatanegaraan secara cepat dan
    fundamental yang menyangkut pembagian kekuasaan politik, status sosial,
    ekonomi, dan sikap budaya masyarakat. Biasanya revolusi diikuti oleh
    meluasnya dan meningkatnya tingkat kekerasan, mobilitas massa dan
    perjuangan ideologi. Revolusi dapat di wakili oleh kudeta dan
    pemberontakan.
   Revolusi Industri merupakan suatu istilah yang menandai suatu perubahan
    yang radikal an cepat dalam perkembangan manusia dalam menciptakan
    peralatan kerja untuk meningkatkan produktivitas dengan menggunakan
    mesin – mesin, baik untuk tenaga penggerak maupun untuk tenaga
    pemproses.
   Revolusi industri merupakan suatu momentum yang sangat bersejarah
    dalam peradaban barat karena karena dari revolusi industri ini kemudian
       terjadi perubahan besar dalam sistem perekonomian barat dan berpengaruh
       terhadap sistem dagang dunia.
      Faktor timbulnya revolusi Industri : Faktor politik, ekonomi, psikologi
       kebangsaan, struktur masyarakat, pengetahuan, dll
      Berikut ini gambaran peristiwa revolusi Industri :

Masyarakat Eropa pada masa prarevolusi industri

      Pada tahun 1350, di eropa mulai berkembang perserikatan kota – kota
       dagang yang di sebut “hansa” yang memiliki tujuan untuk bersama –
       sama melindungi usaha dan perdagangan serta memiliki armada laut atau
       pasukan sendiri untuk menjaga keamanan dalam perdagangan.
      Kemudian pada abad ke 15 – 16 juga berkembang perdagangan lewat laut
       yang kemudian membentuk kaum borjuis yang kaya dan sangat
       berpengaruh di negara – negara eropa. Seperti Inggris, nederland, Prancis,
       Jerman dan Italia. Kemunculan golongan menengah ini, yang menguasai
       sektor ekonomi sehingga melahirkan kapitalisme ( sistem atau paham
       dengan kegiatan yang bersumber pada modal pribadi atau modal
       swastayang ditandai dengan adanya permainan bebas pasar ) dan
       menimbulkan ketegangan dengan tuan tanah yang mendominasi
       sebelumnya. Hal ini menjadi renungan bagi kaum intelektual sehingga
       melahirkan revolusi intelektual yang di tandai dengan adanya
       pencerahan, keinginan untuk memperluas dan mengembangkan
       kemampuannya dan memperbanyak pengetahuan serta keberhasilan para
       filusuf dan karya – karya mereka.
      Pada abad sebelumnya, adanya Peristiwa Renaissance yang berasal dari
       bahasa prancis Re ( kembali) dan naitre ( lahir ) yang berarti kelahiran
       kembali. Di abad ke 14 -16 yang pada awalnya terjadi di Italia, Khususnya
       di kota kota perdagangan, Florence dan milan. Dari peristiwa inilah yang
       melahirkan Leonardo Da Vinci, Michael Angelo, Nicollo Machiavelli
       serta di tandai berbagai perubahan besar dalam gagasan, mentalitas, agama
       dan perkembangan Ilmu pengetahuan . Inilah zaman yang membawa eropa
       ke zaman modern. Kehidupan masyarakat dan majunya iptek membawa
       pengaruh dan munculnya revolusi industri di Inggris.

Revolusi Industri di Inggris :

Alasan Pokok mengapa Revolusi Industri berawal di Inggris, khususnya di
awali di Inggris Utara :

      Revolusi industri berawal dari negara Inggris sekitar tahun 1760, di tandai
       dengan adanya penggunaan mesin untuk pabrik pemintalan kapas karena
       pada saat itu, Inggris kaya akan domba yang menjadi bahan untuk
       membuat wool.
      Pada tahun 1767, James Hargreaves mengembangkan mesin pemintal
       benang, dan tahun 1785 penemuan mesin tenun oleh Cartwright
      Pada perkembangan selanjutnya di temukan mesin uap yang di gunakan
       sebagai penggerak mesin berat oleh James Watt yang mendorong
       munculnya pabrik baja dan produk baja karena mesin ciptaan Watt
       menuntut bahan – bahan yang lebih keras dan akhirnya memunculkan
       industri besar seperti penemuan dalam bidang transportasi, kereta
       api,kapal uap, telegram, alat pertanian, dll.
      Kemunculan revolusi Industri pada awalnya di Inggris karena Inggris
       menjadi perintis cabang – cabang industri yang di kembangkan saat itu di
       bidang pemintalan, penenunan dan industri besi.
      Faktor keamanan dan politik di Inggris mendukung perkembangan iptek
       di Inggris. Melalui penemuan – penemuan tersebut, mendorong
       munculnya masyarakat modern.
      Adanya politik merkantilis ( politik ekonomi nasional uang melindungi
       industri sendiri dan mengusahakan peningkatan ekspor ) yang di lakukan
       secara ketat untuk menambah perbendaharaan kerajaan dan di dirikanlah
       company dagang monopoli dengan negara lain dimana perserikatan hansa
       mulai di perlemah.
      Pada abad ke 17 inggris memperkuat armada lautnya dan siap untuk
       bersaing dengan armada laut laut negara lain, terutama Belanda dengan
       memaklumkan Navigation Acts – nya dan sejumlah perang lautan
      Dalam bidang ekonomi di Inggris, sifat agrarisnya sangat jkuat karena
       Inggris merupakan bahan mentah utama bagi pusat industri besar kain
       wool di luar negeri.
      Inggris mengalahkan pransis dalam perdagangan luar negerinya meskipun
       baru mencapai tangga keemasannya. Karena keuntungan yang di peroleh
       Inggris saat itu di pergunakan untukpenanaman modal yg lebih produktif
       di banding prancis yang di gunakan untukuntuk membiayai istana yang
       sangat megahl, tentara yang sangat mahal.
      Pada awal abad ke 18, Inggris merupakan negara yang memiliki sistem
       bank yang paling baik di Eropa.
      Revolusi agung di Inggris pada tahun 1688 – 1689 mengenai konsepsi
       kedaulatan terbatas diterima secara luas oleh pemerintah Inggris bahwa
       kekuasaan negara tidak boleh melampaui batas melindungi hak alami
       manusia untuk bebas menikmati kekayaan, dan akhirnya membatalkan
       hukum lama yaitu monopoli khusus dan campur tangan dengan kompetisi
       yang bebas.
      Faktor lain yang menguntungkan bagi Inggris adalah kondisi udARA
       KEPULAUAN Inggris yang lembab sehingga memudahkan untuk
       produksi pakaian dari kapas agar tidak mudah rusak dan putus ketika di
       pintal.
      Meskipun Inggris pada abad ke 18 adalah sebuah pulau terpencil di tepi
       barat dengan sebuah kerajaan kecil dan penduduknya hanya sekitar 4 juta
       dan termasuk sebagai negara yang paling miskin di eropa barat, tetapi
       Inggris dapat menjadi pemimpin industri dunia.

Revolusi Sosial di Inggris

      Yakni merubah susunan masyarakat yang terutama berdasarkan hubungan
       – hubungan individu dan milik pribadi, dan mempunyai sistem dan ciri
       yang khas, adanya majikan. Revolusi ini mengubah hidup rakyat yang di
       anggap tidak baik menjadi baik.

Dampak revolusi industri :

      Kota – kota penuh sesak oleh kaum buruh
      Perumahan tidak memadai
      Harga makanan mahal
      Nasib buruh tidak di pedulikan oleh majikan, tenaga di peras dan
       kehidupan sengsara
      Jam kerja menjadi 12 jam

Dampak Revolusi Industri dalam hubungan Internasional :

      Munculnya industri modern yang menggunakan tenaga mesin sebagai
       pengganti tenaga mesin atau hewan yang biasanya di temukan dalam
       industri tradisional.
      Kebutuhan akan bahan mentah yang mendorong keinginan negara besar di
       Eropa menguasai daerah yang kaya akan SDA
      Melakukan kolonialisasi ( perpindahan penduduk ke daerah lain ) di
       berbagai belahan dunia
      Terjadi persaingan antar negara untuk menguasai daerah jajahan
          o Munculnya paha kapitalisme ( penanaman modal ) di tanah jajahan
               untuk penanaman modal dan pemasaran hasil industri dan sebagai
               sumber bahan mentah
          o Kebutuhan pasar yang meluas untuk memasarkan hasil
               produksinya hingga membutuhkan daerah yang ingin di kuasai
               untuk mengambil keuntungan yang sebesar besarnya.
          o Adanya polusi udara

Revolusi Industri Kedua

      Sekitar tahun 1860, revolusi industri memasuki fase baru yang di kenal
       sebagai revolusi Industri kedua.

Kejadian adanya revolusi industri kedua :

      Adanya perkembangan bassemer dalam membuat baja pada tahun 1856
      Penyempurnaan dinamo pada tahun 1873
      Penciptaan mesin pembakaran pada tahun 1876

								
To top