IMPLEMENTASI CDM DI TPA SUMUR BATU KOTA BEKASI - PowerPoint - PowerPoint by VII9jovw

VIEWS: 63 PAGES: 34

									IMPLEMENTASI CDM DI TPA
SUMUR BATU KOTA BEKASI

         CDM PROJECT
   IMPLEMENTATION IN SUMUR
        BATU LANDFILL
          BEKASI CITY

           PEMKOT BEKASI     1
       Mekanisme Pembangunan Bersih
       (Clean Development Mechanism)



                   CDM:
               •   satu-satunya mekanisme dalam Kyoto Protocol yang melibatkan
                   negara berkembang.
               •   The only one in Kyoto Protocol involving developing country

                   Tujuan CDM menurut Kyoto Protocol artikel 12 adalah:
                   a) membantu negara berkembang (Non-Annex 1) dalam mencapai
                   pembangunan bekelanjutan dan mencapai tujuan UNFCCC;
                   a) Help developing country (non Annex – I) to get sustainability
                   development and achieve UNFCCC mission
               •   b) membantu negara industri (Annex 1) untuk mencapai komitmen
                   dalam pembatasan jumlah emisi GRK.
               •   b) Help industrial country (Annex-I) to achieve their commitment in
                   reducing GHG emision.
SUMBER : KLH                       PEMKOT BEKASI                                  2
 Langkah-langkah Pelaksanaan CDM
 Steps to implement CDM Projects

                            Feasibility dan
                       1    Due Diligence


                       2    Dokumentasi         3    Konsultasi Publik
                            documentation            public consultation
                           Persetujuan               Validasi oleh
                       5   Komnas MPB           4    Operational Entity
                           DNA agreement             validation by OE
         Penyetujuan       Registrasi ke
  2      Metodologi    6   Executive Board
         Methodology       Registration to EB
         agreement                                   Verifikasi oleh OE
                                                8
                           Implementasi              verification by OE
                       7   implementation
                                                     Penerbitan CERs
                                                9    oleh EB



                                                10   Transaksi CERs
                           PEMKOT BEKASI
SUMBER : KLH                                         CERs Transaction 3
                   LATAR BELAKANG
                    BACK GROUND
• Adanya pemanasan global dan perubahan iklim yang dirasakan
  semakin meningkat, menyebabkan bencana di seluruh dunia,
  misalnya banjir, badai, semakin banyaknya penyakit, kekeringan,
  dll.
• Increasing global warming and climate change caused damage in
  the world, example: Flood, storm, diseases, etc
• Adanya Kommitment dunia yang dituangkan dalam Kyoto Protocol
  untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) yang dibebankan
  kepada negara maju (yang tercantum didalam annex-I) dan
  kewajiban negara maju tersebut dapat dilaksanakan dinegara
  berkembang yang tercantum dalam non annex-I dalam bentuk
  program CDM (Clean Development Mechanism) / Mekanisme
  Pembangunan Bersih. Negara annex-I memberi kompensasi
  /insentif kepada non annex-I dalam bentuk CER (Certified Emission
  Reduction) yang diperdagangkan (karbon credit).
                          PEMKOT BEKASI                          4
               LATAR BELAKANG
                BACK GROUND
• World commitment in Kyoto Protocol that Industrial
  Country (Annex-i) have to reduce GHG and that
  commitment can do in the development country (Non
  Annex-I) in CDM project. Industrial country give some
  compensation / incentive to non annex- I country in CER.
• Kyoto Protocol diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia
  bedasarkan UU Nomor 17 Tahun 2004
• Indonesia have ratified Kyoto Protocol based on Law
  number 17 year 2004
                     LATAR BELAKANG
                      BACK GROUND

• Pemerintah Kota Bekasi berkeinginan untuk turut partisipasi dalam
  kegiatan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) yang
  dapat menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim
  tersebut
• Government of Bekasi city want to participate in reducing GHG
  activity
• Kondisi lingkungan TPA di Kota Bekasi yang memprhatinkan,
  menyebabkan pencemaran lingkungan dan timbulnya penyakit ispa,
  kulit, dll. Sehingga perlu ditingkatkan pengelolaannya.
• The condition of Bekasi Final Land Fill very poor, it caused
  environmental pollution and diseases. So have to improve it.




                           PEMKOT BEKASI                          6
               LATAR BELAKANG
                BACK GROUND

• TPA merupakan salah satu titik pantau Adipura yang
  mempunyai bobot yang paling tinggi, sehingga apabila
  ditingkatkan pengelolaannya, akan mengangkat nilainya
  dengan cukup signifikan.
• Final Land fill is one of the Adipura point which have a
  higher weight , if operational and management improve,
  it can have a high score.
• Kompensasi / insentif dari perdagangan karbon tersebut
  dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengelolaan
  sampah dari hulu (sumber) sampai hilir (TPA)
• Compensation/incentive from CER can use to increasing
  solid waste collection.
    LOKASI DAN KONDISI TPA SUMUR BATU
LOCATION AND CONDITION OF EXISTING SUMUR BATU LANDFILL



                                    LUAS




                              LUAS : 10 Ha
                              Jml sel : 4
                              Non Aktif : 2
                              Aktif : !
                              Konstruksi: 1
         TPA   LANDFILL       Kap : 1000 t/hari




                          PEMKOT BEKASI                  8
• PERSIAPAN :
• PREPARATION

  – Pemkot Menunjuk Konsultan untuk menyusun Project
    Information Note (PIN) dan menyampaikan ke Bank Dunia untuk
    di-verifikasi mengenai potensinya.
  – Bekasi city selected the consultant to make a PIN and sent to
    WB for verification about the potential.
  – Bank Dunia mengundang Pemkot untuk klarifikasi dan
    mengadakan beberapa kali rapat dengan SKPD terkait dan
    DPRD untuk kelanjutan program ini.
  – WB and Bekasi city made a couple of meetings to continue this
    program
  – Bank Dunia menawarkan untuk memberikan advis dan
    pembiayaan awal agar program ini bisa berjalan.
  – WB offered to give an advisory and “advance payment” to
    implement the program.


                         PEMKOT BEKASI                          9
     PIN (PROJECT INFORMATION NOTE)
• Populasi 1.9 juta
• Penghasilan MSW 1,360 ton/hari
• Pengumpulan dan pembuangan
  kira-kira 30% dari penghasilan
  MSW                                                                                                    TPA Sumur Batu - Kota Bekasi
                                                                                                         Potential Methane Generation

• Meningkatkan target pelayanan                                            16.000

                                                                           14.000
                                                                                                          2002 - 2016 Waste Disposal
                                                                                                                                                                        (A) Potential Methane Generation




  pengumpulan hingga 80%                                                   12.000




                                          Methane Generated
                                                                           10.000




                                                              (m3 x 106)
                                                                                                                                                   (B) Potential Methane Flared
                                                                            8.000


  selama 5 tahun                                                            6.000

                                                                            4.000




• TPA Sumur Batu:
                                                                            2.000

                                                                            0.000




                                                                                    2003
                                                                                           2006
                                                                                                  2009
                                                                                                         2012
                                                                                                                2015
                                                                                                                       2018
                                                                                                                              2021
                                                                                                                                     2024
                                                                                                                                            2027
                                                                                                                                                   2030
                                                                                                                                                          2033
                                                                                                                                                                 2036
                                                                                                                                                                        2039
                                                                                                                                                                               2042
                                                                                                                                                                                      2044
                                                                                                                                                                                             2047
                                                                                                                                                                                                    2050
                                                                                                                                                                                                           2053
                                                                                                                                                                                                                   2056
                                                                                                                                                                                                                          2059
                                                                                                                                                                                                                                 2062
                                                                                                                                                                                                                                        2065
                                                                                                                                                                                                                                               2068
                                                                                                                                                                                                                                                      2071
                                                                                                                                                                  Years



   – Area 10 hectares (expand to
                                                                           Baseline        No Landfill Organic Recovery or Methane Gas Extraction (business as usual)
                                                                           Methane gas flared




     15hectares)
                                          Baseline                            No Landfill Organic Recovery or Methane Gas Extraction (business as usual)
                                                                              Methane Gas Generated (from 2002 to 2016 dumping)                                                                                   218.37 m3 x 106
                                                                                                                                                                                                                          3     6
                                                                              minus Landfill Methane Oxidation Factor                                                                                              21.84 m x 10
                                                                              Methane Gas Emitted                                                                                                                 196.53 m 3 x 106




   – Opened mid 2002
                                      A
                                          Total Methane by Weight Emitted(Methane m 3 to kg = 0.7168 @STP)                                                                                                 140,875,416 kg


                                          Greenhouse Gas Baseline Emissions (kg CH4 x CO2e conversion factor of
                                                                                                                                                                                                             2,958,384 tonne CO2 equivalent
                                          21)



   – Capacity approx. 2 million m3        Activity 1 Methane Gas Destruction through Flaring and/or Electricity Generation 2006 - 2016
                                                                              Methane Gas Generated 2006 - 2016
                                                                              minus Landfill Methane Oxidation Factor
                                                                                                                                                                                                                    79.45 m3 x 106
                                                                                                                                                                                                                     7.94 m3 x 106




   – Approx 200,000 tonnes in place
                                                                              Total Methane Gas Generated during 2006 - 2016                                                                                        71.50 m 3 x 106

                                          Total Methane by Weight Generated (Methane m3 to kg = 0.7168 @STP)                                                                                                51,254,249 kg

                                      B   Greenhouse Gas Emitted During Recovery Period (kg CH4 x CO2e
                                          conversion factor of 21)
                                                                                                                                                                                                           1,076,339 tonne CO2 equivalent


     to December 2005                     Methane Collection (Efficiency 90%)

                                          Methane Destruction (Flaring Efficiency 95%)
                                                                                                                                                                                                                  45,225 tonne CH4

                                                                                                                                                                                                                  42,964 tonne CH4




• Potensi penghasilan metana dari
                                          Greenhouse Gas Destroyed (kg CH4 x CO2e conversion factor of 21)                                                                                                   902,246 tonne CO2equivalent




  2002 – 2016 pembuangan
  sampah = 522,000 ton
• Persamaan CO2e selama proyek
  berjalan 2006 – 2016 = 0,9 juta
  ton
                                              Methane Generation
Methane Generated Rate %




                           100
                                                Collection and Flaring
                                                                                                                      First step, capture methane gas
                            50



                             0
                                 1   5   10            20                            30
                                                     Years
                                              Methane Generation in a Landfill Cell



                                                                                                                 Methane Generation
                                                                   Methane Generated Rate %




                                                                                              100
Second step mining land fill
                                                                                                                 Compost Mining
For compost
                                                                                               50



                                                                                                0
                                                                                                    1   5   10            20           30
                                                                                                                        Years
                                                                                                                 Methane Generation in a Landfill Cell
           Methane    Methane gas Methane gas Methane gas Methane Gas    Emission
Project   Generated            3           3           3   Flared per   Reductions
                      Flared (m x Flared (m / Flared (m /
Credit      3     6      6                                hour (tonne) (tonne CO2e /
          (m x 10 /    10 / year)     day)       hour)
 Years
            year)                                                          year)
 2006       1.73         0.13         365          15          0.010       2,003
 2007       2.79         2.15        5,879         245         0.167       32,301
 2008       3.76         2.89        7,930         330         0.225       43,568
 2009       4.97         3.83        10,484        437         0.297       57,604
 2010       6.09         4.68        12,835        535         0.364       70,517
 2011       7.12         5.48        15,002        625         0.426       82,424
 2012       8.40         6.46        17,704        738         0.502       97,269
 2013       9.58         7.37        20,199        842         0.573      110,981
 2014       10.68        8.22        22,510        938         0.639      123,677
 2015       11.69        9.00        24,656       1,027        0.700      135,465
 2016       12.64        9.73        26,653       1,111        0.756      146,439
                                                               Total      902,246
ADMINISTRASI PEMKOT BEKASI DENGAN BANK DUNIA
         Letter between WB and Bekasi City




                 PEMKOT BEKASI                 13
– 3 May 2006 signed Letter of intent between Bekasi and WB:
   • Bank Dunia        menanggulangi biaya persiapan untuk
     penyusunan FS, PDD, Validasi, Registrasi dan lainnya.
   • WB will provide funds for project preparation cost (FS,
     Validation, PDD, Registration, etc.)
   • Pemkot Bekasi akan menjual credit ( CER) ke Bank Dunia
     dengan harga pasar* [atau estimasi sekitar 4.5 – 5.5 USD /
     ton CO2eq.] Sebanyak 600.000 ton
   • Bekasi intends to sell the CER credit to WB,[ the price about
     4.5 – 5.5 US$/ton CO2eq.] Amount of 600.000 ton
   • Biaya talangan akan dipotong oleh penjualan karbon ke
     Bank Dunia.
   • WB will deduct Preparation costs from the payment of the
     CER credit


                         PEMKOT BEKASI                          14
•   Bank Dunia menunjuk Konsultan Environment Resources Management (ERM) untuk
    melaksanakan Study Kelayakan (FS).
•   WB choose ERM to do Feasibility Study
•   ERM melakukan kajian terhadap :
•   ERM do the study about :
     – Potensi sampah yang ada maupun yang akan datang.
     – Current and future SWM potential
     – Potensi gas methan yang dapat ditangkap dan dibakar.
     – Methane potential current and future
     – Disain awal dari penataan TPA maupun sistem pembakaran (Land fill Gas
        Flaring), sistem monitoring dan pelaporan dan sistem pengamanan dengan
        standard internasional.
     – Pre design of landfill preparation, LFG monitoring and reporting system and
        safety with international standard
     – Analisa keuangan (biaya investasi, Operasi dan Pemeliharaan, pendapatan dari
        CER, serta biaya lainnya.
     – Financial analysis (capex,opex, CER’s, etc.)
     – Pendapat / respon masyarakat terhadap rencana program tersebut (dalam
        beberapa kali meeting dan sosialisasi melalui radio) .
     – Due dilligent / public consultation to get public responses about the project
     – Menyiapkan dokumen pelelangan.
                                      PEMKOT BEKASI                                  15
     – Biding document preparation
PENELITIAN LAPANGAN OLEH KOSULTAN ERM
           Field research by ERM




              PEMKOT BEKASI             16
PENELITIAN LAPANGAN OLEH KOSULTAN ERM
           Field research by ERM




              PEMKOT BEKASI             17
                         TAHAP PELELANGAN
                            bidding phase
•   Mengingat keterbatasan pendanaan dan Sumber Daya Manusia yang ada,
    maka untuk implementasi proyek ini diserahkan kepada investor yang
    mempunyai kompetensi dan kemampuan pembiayaannya. Dilakukan
    pelelangan melalui sistem prakualifikasi yang dilaksanakan pada bulan Juni
    2007.
•   Because of limited fund and human resources, Bekasi has to find a qualified
    investor through bidding (according to KEPRES 67) conducted in June 2007.
•   Tahap Prakualifikasi diikuti oleh 4 investor, pada saat pengumuman ulang
    hanya diikuti oleh satu investor yaitu PT.Gikoko Kogyo Indonesia.
•   First prequalification followed by 4 companies, and after re announcement
    only followed by 1 company (PT.Gikoko)
•   Perusahaan tersebut ditetapkan sebagai investor dalam proyek CDM di TPA
    Sumur Batu yang ditetapkan oleh Keputusan Walikota dan mendapat
    persetujuan dari DPRD.
•   Bekasi Mayor choose Gikoko as a winner and agreed by DPRD



                                    PEMKOT BEKASI                                 18
          Isi Kontrak Kerja sama (secara umum)
               content of agreement (general)
•   Investor melaksanakan proyek ini dengan biaya sendiri.
•   Investor implement this project with their own fund.
•   Segala kewajiban Pemkot terhadap Bank Dunia yang timbul akibat
    pembiayaan pada saat persiapan pekerjaan dan yang lainnya dibebankan
    kepada investor
•   Reimbursement of costs incurred during preparation and others become
    responsibility of investor.
•   Kerjasama ini berlangsung selama 15 tahun.
•   Period of Cooperation is 15 years
•   Pemkot Bekasi wajib menyediakan lahan untuk LFG dan menambah
    pengumpulan sampah sebesar 5 % / tahun dari saat ini.
•   Bekasi should provide land for LFG and increase 5 % of waste collection
    annually.
•   Dari hasil penjualan karbon kredit, Pemkot mendapatkan 10 % untuk
    peningkatan pengumpulan sampah kota dan masyarakat sekitar akan
    mendapat 7 % untuk community development
•   Bekasi get 10 % share for improvement of SWM and 7% for community
                                   PEMKOT BEKASI                           19
    development
   SKEMATIK LANDFILL GAS FLARING
  schematic diagram of landfill gas flaring




TUTUP
cover


                                         LFG




                 PEMKOT BEKASI                 20
KONSEP LANDFILL GAS FLARING
   landfill gas flaring concept




           PEMKOT BEKASI          21
         PENANDATANGAN ERPA
             ERPA SIGNING

• TANGGAL     1    FEBRUARI    2008    TELAH
  DITANDATANGANI     “EMISSION     REDUCTION
  PURCHASE AGREEMENT (ERPA)” ANTARA PT
  GIKOKO KOGYO INDONESIA SELAKU PROJECT
  PROPONENT DENGAN WB SELAKU “TRUSTEE”
  DARI NCDMF, DISAKSIKAN OLEH PEMKOT BEKASI
  DAN DUTA BESAR BELANDA.
• ON THE FIRST OF FEBRUARY ERPA HAS BEEN
  SIGNED BETWEEN PT.GIKOKO KOGYO INDONESIA
  AS A PROJECT PROPONENT WITH WB AS TRUSTEE
  TO THE NETHERLANDS CDM FACILITY, WITNESSED
  BY BEKASI GOVERNMENT AND AMBASSADOR OF
  THE NETHERLANDS
                  PEMKOT BEKASI           22
PEMBAHASAN DENGAN KOMNAS MPB DI KLH
discussion with DNA at Ministry of Environmental




                 PEMKOT BEKASI                     23
PENINJAUAN PADA SAAT PABRIKASI LFG DI WORKSHOP
                    PT.GIKOKO K.I.
         fabrication visit to Gokoko’s workshop




                  PEMKOT BEKASI                   24
PENATAAN SAMPAH DAN PEMASANGAN PERPIPAAN
      cell preparation/trapping and pipe lying




                 PEMKOT BEKASI                   25
                   KONSTRUKSI LFG
           landfill gas flaring in construction




ERECTION OF LFG FLARING                   MONITORING UNIT




                          PEMKOT BEKASI   LANDFILL GAS FLARING   26
    PIPING SYSTEM
PENUTUPAN SAMPAH DENGAN HDPE
       sel cover with HDPE




          PEMKOT BEKASI        27
  Kondisi Akhir di TPA Sumur Batu
final condition in Sumur Batu Landfill




              PEMKOT BEKASI              28
BERITA DI TEMPO EDISI 21-27 JULI 2008
 news in Tempo 21-27 July 2008 edition




              PEMKOT BEKASI              29
          PERMASALAHAN YANG ADA
•   INFORMASI MENGENAI PROGRAM CDM INI BELUM BANYAK
    DIPEROLEH DAN BELUM BANYAK KEGIATAN DIBIDANG CDM DI
    INDONESIA, TERMASUK TENAGA AHLI BAIK JASA KONSULTAN
    MAUPUN KONTRAKTOR / INVESTOR, SEHINGGA MEMERLUKAN
    WAKTU UNTUK MEMPELAJARINYA.
•   TAKES TIME TO LEARN THIS PROJECT BECAUSE LIMITED
    INFORMATION ABOUT CDM PROJECT AND NOT TOO MUCH CDM
    PROJECT IN INDONESIA, ALSO CONSULTANT, CONTRACTOR /
    INVESTOR,.
•   PERATURAN MENGENAI PROSEDUR PENUNJUKAN / PEMILIHAN
    INVESTOR , PERPAJAKAN, DLL BELUM ADA.
•   NO GOVERNMENT REGULATION FOR SELECT INVESTOR , TAXES,
    ETC.
•   VALIDASI DAN REGISTRASI MEMERLUKAN WAKTU YANG CUKUP
    PANJANG.
•   TAKES A LONG TIME TO HAVE VALIDATION AND REGISTRATION.


                         PEMKOT BEKASI                       30
  TANTANGAN PROGRAM CDM DIMASA DATANG
 CHALLENGES OF CDM PROGRAM IN THE FUTURE



• SAMPAH KOTA /MUNICIPAL SOLID WASTE
• ENERGY ALTERNATIF/ ENERGY ALTERNATIVE:
   – BIO DIESEL/ BIO DIESEL
   – ENERGI ANGIN/ MATAHARI /WIND/SOLAR
     ENERGY
   – BIO GAS / BIO GAS
   – GAS ALAM / NATURAL GAS
• PENGHIJAUAN / REFORESTRASI
• DLL./ ETC.

                  PEMKOT BEKASI            31
   KOTA DI INDONESIA YANG MEMPRODUKSI SAMPAH MENDEKATI 10 JUTA
  TON SAMPAH PER TAHUN
  cities in Indonesia produce approximately 10 mill. ton / year of Solid Waste




          0.7
          Medan
                                              Samarinda
             0.3
             Pakanbaru            0.2
                                  Pontianak        0.2
             0.4 0.2
             Padang Jambi                           0.2
                                               Balikpapan
                    0.6
                  Palembang
                    0.4
                    Tanjungkarang            0.2
                                           Banjarmasin
                            3.5
                            Jakarta
                                  0.5
                                  Semarang              0.5
                                                        Ujungpandang
                                            0.8
                                            Surabaya
                          0.8
                          Bandung
                                    0.1
                                Yogyakarta     0.2
                                               Denpasar




Source:      THE WORLD BANK
           PERKIRAAN PRODUKSI GAS METHAN DI TPA DI
                       INDONESIA (JUTA M3/TH)
           estimate of methane generation in Indonesian final
                           landfill (mill m3/yr)



          27
               11                  7                    9
               16                                   6
                    7
                         23
                        15                 7
                                140 21                      19
                                           33
                              32
                                       5        9


                              404 juta m3 gas methane per tahun
                              404 mill m3 methane gas per year

Source:        THE WORLD BANK
SEKIAN DAN TERIMAKASIH
 thank you for your attention
  SEMOGA TAHAPAN BERIKUTNYA TIDAK
        MENGALAMI HAMBATAN
   DAN KOTA / KABUPATEN LAIN DAPAT
  MENGIKUTI DENGAN PROSEDUR YANG
          LEBIH SEDERHANA.


              PEMKOT BEKASI          34

								
To top