babii paper kelompok3 selasa by 367V1De

VIEWS: 0 PAGES: 7

									                                    BAB II

                              LANDASAN TEORI



2.1.   Konsep Dasar Sistem Informasi Data Karyawan

       Dalam bab ini akan dibahas tentang Analisa Sistem Informasi Data

Karyawan pada PT TELKOMSEL.



2.1.1. Pengertian Sistem

       Jika dilihat dari karakteristik sebuah sistem terdiri dari bagian-bagian

saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk beberapa sasaran atau maksud.

Berarti sebuah sistem bukanlah seperangkat unsure yang tersusun secara tidak

teratur, tetapi dari unsure yang dapat dikenal sebagai saling melengkapi karena

memiliki satu maksud, tujuan dan sasaran.

       Menurut L. James Havery

       ”Menurutnya sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk

       merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu

       dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu

       kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.”



2.1.2. Pengertian Informasi

       Informasi merupakan suatu komponen yang sangat penting bagi sistem

dalam organisasi, karena tanpa informasi organisasi atau instansi dalam hal ini

akan mendapat kesulitan dalam menjalankan kegiatan-kegiatan organisasi atau

kegiatan administrasi dan tidak dapat berjalan seperti apa yang diinginkan.




                                        6
                                                                               7



Sedangkan definisi dari informasi itu sendiri adalah:

       Menurut Gordon B. Davis

       “informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang

       penting bagi si penerima dan mempunyai nilai yang nyata yang dapat

       dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau

       keputusan-keputusan yang akan datang”



       Sumber      informasi   data   adalah   realitas   atau   kenyataan   yang

menggambarkan suatu kejadian dan kesatuan nyata tetapi data merupakan bentuk

yang masih mentah dan belum dapat memberikan arti penting bagi pemakai,

sehuingga data tersebut perlu diolah lebih lanjut untuk menghasilkan informasi

yang berharga, berguna seperti apa yang dibutuhkan.



2.1.3. Pengertian Sistem Informasi

       Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai berikut:

       menurut Robert dalam Jogiyanto (1999)

       ”Sistem Informasi adalah informasi yang diorganisasikan untuk

       mencapai tujuan dalam sebuah organisasi”

       Menurut JOG

       “Sistem Informasi adalah sistem yang dibuat oleh manusia yang

       terdiri dari komponen-komponen dari suatu organisasi untuk

       memperoleh suatu informasi yang merupakan tujuan dari organisasi

       tersebut”
                                                                                 8



2.1.4   Komponen Sistem Informasi

        Sistem Informasi tidak akan berjalan atau bekerja apabila tidak ada sesuatu

yang mengerakkannya. Oleh karena itu diperlukan beberapa komponen untuk

menggerakkan sistem informasi tersebut.

   1. Perangkat Keras (Hardware)

        Yang dimaksud dengan perangkat keras di sini adalah computer yang

        berperan sebagai alat input, alat process dan alat output.

   2. Perangkat Lunak (Software)

        Perangkat lunak merupakan alat yang dipakai untuk menjalankan

        perangkat keras tersebut. Tanpa adanya perangkat lunak maka perangkat

        keras yang telah ada tidak akan dapat digunakan. Perangkat lunak ini dapat

        berupa sistem operasi maupun program aplikasi yang berhubungan dengan

        sistem informasi.

   3. Data

        Data merupakan bagian yang penting dari suatu sistem informasi, karena

        data adalah bahan baku untuk menghasilkan informasi.

   4. Prosedur

        Prosedur adalah suatu urutan dari suatu pekerjaan agar setiap pekerjaan

        dapat diselesaikan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan

        sebelumnya.

   5. Personal

        Personal dalam hal ini adalah manusia yang merupakan bagian yang

        terpenting karena hanya manusia yang dapat menangani semua komponen

        yang telah disebutkan diatas.
                                                                                9




2.1.5   Pengertian Data Karyawan

        Kata karyawan berasal dari kata karya yang mempunyai arti perkerjaan,

hasilperbuatan (ciptaan) yang bekerja pada suatu perusahaan dengan beberapa

atribut lainnya.

Jadi data karyawan berarti suatu data atau kumpulan file yang bekerja pada

perusahaan tersebut yang dapat diolah dan digolongkan sesuai dengan kebutuhan

dan maksut dari tujuan perusahaan tersebut.



2.1.6 Desain Sistem

        Desain Sistem didefinisikan oleh John Burch dan Gary Grudnitski sebagai

berikut:

        Menurut JOG

        “Desain Sistem adalah penggambaran, perencanaan dan pembuatan

        sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam

        satu kesatuan yang utuh dan berfungsi”



2.1.7   Perancangan Database

        Merancang database merupakan suatu hal yang sangat penting. Kesulitan

utama dalam merancang database adalah bagaimana merancang sehingga database

dapat memuaskan keperluan saat ini dan masa mendatang. Perancangan basis data

merupakan langkah untuk menentukan basis data yang diharapkan dapat mewakili

seluruh kebutuhan pengguna.
                                                                               10



2.1.8   Pengertian Database

        Dalam buku konsep dan perancangan database mendefinisikan database

sebagai berikut:

        Menurut KRIS

        “Database adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara

        satu file dengan file lain sehingga membentuk satu bangunan data

        untuk menginformasikan satu perusahaan, instansi dalam batasan

        tertentu”



Basis data didefinisikan dalam sejumlah sudut pandang seperti:

   1. Himpunan kelompok data yang saling berhubungan yang diorganisasi

        sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan

        mudah.

   2. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama

        sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu,

        untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

   3. Kumpulan file/table/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam

        media penyimpanan elektronik.



2.1.9   Normalisasi

        Proses normalisasi merupakan proses pengelompokkan data elemen

menjadi tabel-tabel yang menunjukkan entity dengan relasinya.

        Normalisasi adalah proses mengubah suatu relasi yang memiliki masalah

tertentu ke dalam dua buah relasi atau lebih yang tak memiliki masalah tersebut.
                                                                             11



Adapun tujuan dari normalisasi adalah sebagai berikut:

   a. Mengurangi keanekaragaman data

   b. Mengurangi terjadinya penyimpangan dalam operasi insert, delete, dan

          update.

   c. Mengoptimalkan ruang penyimpanan data.

   d. Memungkinkan suatu model untuk digambarkan dalam perancangan

          database.



2.1.10.    Struktur File

          Berisi tabel dan nama-nama field-field yang diperlukan oleh suatu

database untuk menjalankan aplikasi program yang telah dibuat.

          Database dipakai untuk aplikasi sederhana sampai aplikasi rumit yang

melibatkan beberapa user. Oleh sebab itu database dibagi-bagi sesuai dengan

kompleksitasnya. Ada tiga model database, yaitu:

   1. Database yang berdiri sendiri (stand-alone) adalah database yang sangat

          sederhana karena disimpan di sistem file lokal dan mesin database

          mangakses pada mesin yang sama.

   2. Database terbagi (file share). Database ini hampir sama dengan database

          stand alone tetapi diakses oleh beberapa user Misalnya sebuah database

          karyawan dipakai oleh beberapa bagian. Jika satu bagian mengubah data,

          bagian lain juga dapat merasakan perubahan tersebut.

   3. Database Client/Server. Database ini merupakan database level tertinggi.

          Database ini memerlukan sebuah mesin khusus (server) yang dipakai

          untuk melayani sekelompok user.
                                                                                12



       Kita dapat memakai tabel yang sudah dibuat oleh beberapa program

aplikasi misalnya: Paradox, dBase, Interbase, Sybase, MySQL, Access, Oracle -

dan sebagainya. MySQL dan Acces lebih banyak digunakan karena banyaknya

tools yang memudahkan sudah saling terintegrasi antara satu dengan yang lain.

								
To top