PROSES MANAJEMEN STRATEGIK by abdillahmundir3

VIEWS: 81 PAGES: 13

									                    TUGAS UAS

          MANAGEMENT STRATEGIC
PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN




“PROSES MANAJEMEN STRATEGIK”




                DISUSUN OLEH:

 NAMA       : CANDRA HERMAWAN
 NIM        : 01-2008-018




  Dosen     : Prof. DR. Ir. Rudy C Tarumingkeng

  UNIVERSITAS KRISTEN KRIDA WACANA
                2009
                     PROSES MANAJEMEN STRATEGIK


I. Strategi dan Strategik
           Kata “strategi” berasal dari bahasa Yunani “strategos” (stratos =militer dan ag =
memimpin) yang berarti “generalship” atau sesuatu yang dikerjakan oleh para jenderal perang
dalam membuat rencana untuk memenangkan perang. Definisi tersebut juga dikemukakan oleh
seorang ahli bernama Clauswitz. Maka tidak mengherankan apabila istilah strategi sering
digunakan dalam kancah peperangan. Apabila istilah strategi digunakan pertama kali dalam dunia
militer.
           Secara umum, kita mendefinisikan strategi sebagai suatu cara mencapai tujuan. Menurut
Karl von Clausewitz, strategi merupakan suatu seni menggunakan pertempuran untuk
memenangkan suatu perang. Strategi merupakan rencana jangka panjang untuk mencapai tujuan.
Strategi terdiri dari aktivitas-aktivitas penting yang diperlukan untuk mencapai tujuan (George
Steiner, Strategic Planning, 1979, Free Press).
           Henry Mintzberg dalam bukunya yang berjudul The Rise and Fall of Strategic Planning
(1994) mengatakan bahwa kata strategi dapat digunakan dalam berbagai cara atau situasi.
    1. Strategy is a plan, a how, a means of getting from here to there
    2. Strategy is a pattern in actions over time
    3. Strategy is position; that is; reflects decisions to offer particular products or services in
           particular markets.
    4. Strategy is perspective, that is, vision and direction.
    Michael Porter dalam artikelnya yang berjudul Competitive Strategy dalam Harvard Business
Review, 1996, mengatakan bahwa strategi adalah sekumpulan tindakan atau aktivitas yang
berbeda untuk menghantarkan nilai yang unik. Sedangkan Thompson dan Strikcland (2001)
mengatakan strategi terdiri dari aktivitas-aktivitas yang penuh daya saing serta pendekatan-
pendekatan bisnis untuk mencapai kinerja yang memuaskan (sesuai target).
 Strategis adalah….
 suatu tindakan yang menjawab 3 pertanyaan besar, yaitu:

 1. Dimana kita saat ini?
 2. Kemana kita ingin pergi?
        Posisi bisnis
        Kinerja finansial
        Kinerja non finansial
 3. Kapan dan Bagaimana kita sampai ke sana?


    Kata strategik merupakan kata sifat yang menjelaskan implementasi strategi. Menurut kamus
Oxford edisi Learner (2003) strategik berarti menjalankan strategi dengan perencaan, target
waktu, dan tujuan yang jelas.
    Mungkin akan lebih mudah kita memahami konsep strategik dari pendapat Kenichi Ohmae
(1982, The Mind of The Strategist, Business Planning for Competitive Advantage, Penquin
Book). Menurut Ohmae, berpikir strategik akan menghasilkan penyelesaian yang lebih kreatif
dan berbeda bentuknya daripada berpikir secara mekanik dan intuisi.


II. Sejarah Manajemen Strategik
        Perkembangan manajemen strategik di negara maju melalui empat tahapan, yaitu:
    1. Anggaran dan Kontrol Keuangan (1900 an)
    2. Perencanaan Jangka Panjang (dari 1950 an)
    3. Perencanaan Strategik Perusahaan (dari 1960 an)
    4. Manajemen Strategik (dari medio 1970 an)


III. Arti Manajemen Strategik
          Suatu seni dan ilmu pembuatan (formulasi), penerapan (impelemntasi) dan evaluasi
          keputusan-keputusan strategis antar fungsi-fungsi yang memungkinkan sebuah
          organisasi mencapai tujuan-tujuan di masa yang akan datang. (Agustinus Sri W., 1987,
          Manajemen Strategik: Pengantar Proses Berpikir Strategis, Binarupa Aksara)
          Proses penetapan tujuan organisasi, mengembangkan kebijakan dan rencana-rencana
          untuk mencapai tujuan tersebut, dan mengalokasikan sumberdaya untuk implementasi
          rencana-rencana tersebut.
Karakteristik Manajemen Strategik
       Berorientasi masa depan
       Berhubungan dengan unit bisnis yang kompleks
       Kebutuhan dan kejelasan tugas sangat tinggi seiring perubahan yang terjadi
       Batas-batas tugas tidak jelas
       Proses yang dijalankan tidak terpisah dari aktivitas manajerial lainnya
       Ada target waktu yang jelas
       Memerlukan perhatian manajemen puncak


IV. Proses Manajemen Strategik


   1. Mendefinisikan kegiatan utama organisasi (core business), menetapkan visi dan misi
       organisasi
   2. Menetapkan tujuan organisasi yang terukur
   3. Menyusun strategi untuk mencapai tujuan
   4. Mengimplementasikan dan mengeksekusi strategi
   5. Melakukan evaluasi


Menetapkan Vis i Strategik

 1. Visi adalah suatu pernyataan yang menggambarkan kondisi perusahaan di masa yang
 akan datang
 2. Visi merupakan cita-cita perusahaan
 3. Visi adalah pernyataan yang menjawab pertanyaan where we are going?
                                      Analysis
                                      Lingkungan



    Menetap               Menetap             Menyusun              Implemen              Evaluasi,
    kan visi                kan                strategi              tasi dan            monitoring,
    dan misi               tujuan                                   Eksekusi             perbaikan
    organisa                                                         Strategi
       si

          Tugas 1              Tugas 2                Tugas 3            Tugas 4              Tugas 5



   Perbaikan                Perbaikan           Perbaikan             Perbaikan           Perbaikan
  apabila perlu            apabila perlu       apabila perlu         apabila perlu       apabila perlu


                              Gambar 1.1. Proses Manajemen Strategik


          Visi yang disusun harus strategik. Visi Strategik adalah visi yang mudah diartikulasikan,
mudah dipahami, diterima semua pihak dalam organisasi. Mengapa visi harus strategik? Visi
yang dipahami dan diterima oleh semua pihak (karyawan) akan menjadi magnet yang mengikat
mereka pada organisasi. Ketika karyawan memiliki komitmen tinggi dan jangka panjang pada
organisasi, maka keputusan-keputusan bisnis akan dapat dihasilkan dan dilaksanakan dengan
lebih mudah. Visi strategik mampu merefleksikan aspirasi manajemen dan memberikan
gambaran yang jelas mengenai masa depan perusahaan, menjawab pertanyaan “where we are
going?”


Visi dapat disusun dengan menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini:
   Bisnis apa yang kita jalankan saat ini?
   Bisnis apa yang ingin kita jalankan?
   Apa yang diinginkan pelanggan kita?
   Harapan apa yang dimiliki stakeholders
   Siapa yang akan menjadi pesaing kita di masa yang akan datang?
   Siapa partner kita (suplier/distributor)
   Bagaimana teknologi berpengaruh terhadap industri kita?
Me ne t ap kan M is i Pe r us ahaa n
        Misi merupakan pernyataan cara mencapai visi. Misi menjawab pertanyaan what we are
doing? Misi perusahaan merupakan pernyataan atau rumusan umum yang luas dan bersifat tahan
lama tentang keinginan atau maksud perusahaan. Misi harus fokus pada kebutuhan lingkungan
terutama pelanggan. Misi menguraikan bidang produk, pasar, serta teknologi yang ditekankan
perusahaan dan hal ini dilakukan sedemikian rupa hingga mencerminkan nilai dan prioritas para
pengambil keputusan strategik perusahaan. Ringkasnya,misi harus mencerminkan keunikan atau
keunggulan perusahaan.
        8 hal yang perlu ada dalam misi
              Pelanggan
              Produk
              Pasar
              Teknologi yang digunakan
              Komitmen terhadap pertumbuhan, keuntungan atau stabilitas
              Konsep perusahaan
              Komitmen terhadap stakeholder




CONTOH VISI DAN MISI


    PT MULTI BINTANG INDONESIA Tbk.
Visi

Menjadi produsen bir pilihan nomor satu dan tidak tertandingi di Indonesia

Misi

Memproduksi, menjual dan mendistribusikan produk-produk terkemuka dengan semangat tinggi
untuk kualitas dan pelayanan yang konsisten serta memastikan kesinambungan kinerja keuangan
yang sehat.



    PT INDOMOBIL SUKSES INTERNASIONAL
Visi:
Menjadi perusahaan otomotif terhandal dan terpercaya di dalam negeri.
Misi:
  •     Mengembangkan seluruh sumber daya yang dimiliki secara berkesinambungan
        untuk meningkatkan profesionalisme bagi kepuasan pelanggan.
  •     Memberikan konstribusi dan berupaya sepenuhnya bagi pengembangan usaha
        Perseroan
Memberikan komitmen dan nilai terbaik bagi seluruh pihak terkait yang berkepentingan
dengan memperhatikan kepentingan masyarakat.


Menetapkan T ujuan
Misi perusahaan masih perlu diterjemahkan kedalam pernyataan-pernyataan yang lebih terukur
kinerjanya, ini disebut dengan TUJUAN -- hasil atau outcome yang ingin dicapai perusahaan.
Tujuan yang ditetapkan harus meliputi dua kategori atau tipe., yaitu:


                                 Tujuan Finansial
      Outcome yang berkaitan dengan peningkatan atau pertumbuhan kinerja
                 keuangan, seperti laba, deviden, harga saham

                                  Tujuan Strategik
      Outcome yang akan menghasilkan daya saing yang lebih besar, lebih kuat,
                                dan jangka panjang.




Prinsip-prinsip penyusunan tujuan:
             Suitable/cocok/sesuai
             Feasible/Layak
             Achievable/dapat dicapai
             Flexible/lentur
             Motivating/memotivasi
             Understandable/dapat dimengerti
             Linkage/terkait dengan misi
             Measurable/dapat diukur
Me ny us un St r at eg i
        Proses penyusunan strategi merupakan isu kritis mengenai bagaimana mencapai tujuan
yang telah ditetapkan, baik tujuan finansial maupun tujuan strategik. Secara umum, kita
mendefinisikan strategi sebagai suatu cara mencapai tujuan.
        Strategi dapat bersifat hidden atau tersembunyi, tidak mudah diketahui pihak luar, bahkan
orang dalam sekalipun, dapat pula bersifat              open, terbuka, orang dapat dengan mudah
menentukan strategi yang dilakukan suatu perusahaan. Strategi itu proaktif (intended and
deliberate) tetapi sekaligus juga reaktif (adaptive).


Strategy-Making concerns HOW to
    •   Mencapai kedua macam tujuan
    •   Memenangkan persaingan
    •   Merespon perubahan industri dan persaingan
    •   Bertahan dari ancaman
    •   Menumbuhkan bisnis
    •   Mengelola fungsi-fungsi manajemen


        Penyusunan strategi merupakan entrepreneurship exercise, yaitu aktivitas yang menuntut
kemampuan kreator strategi untuk bisa menangkap peluang dan mengelola resiko. Seperti yang
kita ketahui, lingkungan yang kita hadapi tidak selamanya stabil dan dapat diprediksi. Untuk saat
ini, perubahannya bahkan cenderung fluktuatif dan sulit diprediksi. Semakin cepat perubahan
lingkungan maka semakin kritis bagi manajer untuk bisa menjadi seorang entrepreneur, yaitu
seseorang yang mampu memprediksikan kondisi dan menyesuaikan strategi untuk menghadapi
perubahan tersebut.


Strategi dan Perencanaan Strategik
        Menetapkan visi strategik, misi, tujuan dan menentukan strategi merupakan proses
merencanakan masa depan perusahaan. Perencanaan tersebut meliputi kinerja perusahaan dalam
jangka pendek maupun jangka panjang, juga mengenai rencana aksi-aksi menghadapi pesaing.


V. Implementasi dan Eksekusi Strategi
Implementasi strategi berarti menempatkan strategi pada tujuan yang tepat. Perusahaan
diharapkan jangan sampai keliru dalam mengimplementasikan strategi. Hal ini bisa saja terjadi
meskipun tujuan telah ditetapkan di awal. Sementara eksekusi strategi harus memenuhi beberapa
prinsip dibawah ini:
    1. Membangun organisasi yang mampu menyelesaikan strategi dengan sukses
    2. Alokasi sumberdaya perusahaan yang tepat dan sesuai (fit)
    3. Menetapkan kebijakan dan SOP yang mendukung strategi
    4. Memotivasi SDM, memodifikasi tugas-tugas, dan memperbaiki perilaku agar sesuai
        dengan persyaratan strategi yang dipilih
    5. Mendesain struktur reward
    6. Menciptakan budaya organisasi dan iklim kerja yang mendukung implementasi dan
        eksekusi strategi
    7. Mengembangakan system informasi dan komunikasi yang mampu menyediakan
        informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan
    8. Menentukan best practices dan program-program perbaikan kontinyu (continuous
        improvement)
    9. Mengembangkan kepemimpinan internal yang dapat mendorong kemajuan implementasi
        strategi


        Siapa yang bertanggung jawab pada penyusunan 5 (lima) tugas manajemen strategik di
atas?
    a. Chief Executive Officer (CEO) & Eksekutif Senior
    b. Manajer Unit Bisnis (Kepala Cabang/ GM Area)
    c. Manajer Fungsional


Bagaimana Strategi diciptakan atau disusun? Perusahaan dapat memilih satu dari tiga alternatif di
bawah ini:
    1. The Chief Architect Approach
    2. The Delegation Approach
    3. The Collaborative or Team Approach
    4. The Corporate Intrapreneur Approach
VI. Tingkatan Strategi
        Strategi yang disusun dapat kita bedakan menjadi beberapa tingkatan tergantung pada
jenis perusahaan yang melakukannya, apakah perusahaan tunggal (single business) atau
perusahaan terdiversifikasi (diversified company).



                                         Strategi
                                          Bisnis

                                      Strategi
                                     Fungsional
                                  (SDM, Pemasaran,
                                Keuangan, Operasional)




                                                Strategi
                                               Operasional

                                 Gambar Perusahaan Tunggal




                                           Strategi
                                           Korporat



                                            Strategi
                                             Bisnis



                                        Strategi
                                       Fungsional
                                    (SDM, Pemasaran,
                                  Keuangan, Operasional)



                                            Strategi
                                           Operasional



                                  Gambar Perusahaan Diversifikasi
Strategi Korporat
        Strategi yang dirumuskan untuk mencapai tujuan korporat atau bisnis secara keseluruhan
mencakup bagaimana mengintegrasikan dan mengelola semua bisnis. Korporat bertanggung
jawab membangun “value” dalam bisnisnya. Korporat bertanggung jawabpada portofolio bisnis,
memastikan bahwa bisnis akan beroprasi dalam jangka panjang, dan memastikan setiap bisnis
yang dimilikinya kompatibel satu sama lain.
    Strategi korporat merupakan game plan keseluruhan dari perusahaan diversifikasi. Strategi ini
menjadi payung atau pedoman strategi bagi seluruh unit bisnis yang dimiliki perusahaan
diversifikasi. Penyusunan strategi korporat perlu mempertimbangkan hal-hal di bawah ini:
    1. langkah-langkah untuk memantapkan posisi dan keunggulan masing-masing unit bisnis
    2. langkah-langkah mempercepat tercapainya kinerja bisnis
    3. menentukan cara untuk mencapai kesesuaian strategik (strategic fits) antar bisnis dengan
        korporat
    4. menentukan prioritas investasi dan mendorong sumberdaya korporat untuk berdaya guna
        di bisnis yang paling atraktif dan menguntungkan.


Strategi Bisnis
        Strategi level unit bisnis ini bisa berupa strategi di level anak perusahaan, divisi, lini
produk, atau profit centre lain yang memiliki otonomi pengelolaan bisnisnya sendiri. Isu dalam
strategi bisnis adalah bagaimana mengkoordinasikan fungsi-fungsi bisnis/manajemen untuk
mencapai keunggulan kompetitif.
        Di level bisnis strategi yang diformulasikan akan berkaitan dengan posisi bisnis terhadap
pesaing, bagaimana mengakomodasi perubahan tren pasar dan teknologi, dan upaya-upaya
mempengaruhi persaingan melalui tindakan2 strategis sepeti integrasi vertikal, atau tindakan
politis seperti lobi. Strategi generik Mc. Porter adalah contoh strategi bisnis


Strategi Fungsional
        Strategi yang diformulasikan dan diimplementasikan di level fungsi manajemen dari tiap
bisnis, seperti fungsi SDM, keuangan, operasional, dan pemasaran. Level ini menjadi pusat
informasi manajemen strategi di level lebih atas yaitu bisnis dan korporat
 Strategi Operasional
 Strategi yang diformulasikan dan diimplementasikan di unit-unit operasional seperti penjualan,
 distribusi, penyimpanan, promosi, persediaan, penggajian dll


 CONTOH LEVEL-LEVEL STRATEGI




                              PT ASTRA INTERNATIONAL
                                  Strategi Korporat




PT ASTRA GRAPHIA              PT ASTRA CREDIT COMPANY                  PT ASTRA AGROLESTARI
  Strategi Bisnis                   Strategi Bisnis                         Strategi Bisnis




            Dept. SDM



           Dept. Operasi

                                                 Strategi Fungsional
         Dept. Keuangan



         Dept. Pemasaran
                                  DAFTAR PUSTAKA



BUKU-BUKU:

- kamus Oxford edisi Learner, 2003
- Porter, Michael., artikelnya “Competitive Strategy” dalam Harvard Business Review, 1996
- Mintzberg, Henry., The Rise and Fall of Strategic Planning, 1994
- Sri W, Agustinus., 1987, Manajemen Strategik: Pengantar Proses Berpikir Strategis, Binarupa
Aksara
- Ohmae, Kenichi., The Mind of The Strategist, Business Planning for Competitive Advantage,
Penquin Book, 1982
- Steiner, George., Strategic Planning, 1979




INTERNET:

- www.encyclopedian.com
- www.investorwords.com
- www.multibintang.co.id
- www.indomobil.com

								
To top