21-radioaktif by elsyironjie2

VIEWS: 23 PAGES: 2

									                                                                        RADIOAKTIF
                                                              Adanya Fosforecensi : berpendarnya benda setelah disinari.
                                  Dasar penemuan
                                                              Adanya Fluorecensi : berpendarnya benda saat disinari.
http://www.banksoal.sebarin.com




                                  Penemu             Henry Becquerel

                                                              Menghitamkan film
                                                              Dapat mengadakan ionisasi
                                                              Dapat memendarkan bahan-bahan tetentu
                                  Sifat-sifat                 Merusak jaringan tubuh
                                                              Daya tembusnya besar

                                                         Sinar 
                                  Macam sinar            Sinar        Penemu           Pierre Curie dan Marrie Curie
                                                         Sinar 


                                  Urutan naik daya tembus             Sinar , Sinar , Sinar 
                                  Urutan naik daya ionisasi           Sinar  , Sinar , Sinar 

                                         Gambar.
                                  x x x x x x x x x x x
                                  B 
                                  xxxxxxxxxxxx
                                                              
                                  xxxxxxxxxxxx


                                  01. I = Io e-x

                                                                                                    ln 2 0,693
                                  02. HVL           nilai x        sehingga I = ½ Io       HVL =        
                                                                                                          
                                             A
                                  03.   ZX          N=A–Z

                                  04. Deffect massa = (mproton + mnetron) – minti

                                  05. Eikat inti = {(mproton + mnetron) – minti }.931 MeV m dalam sma
                                                 = {(mproton + mnetron) – minti }.c2         m dalam kg
                                                                          
                                                                 ZXA             Z-2X
                                                                                      A-4
                                                                                          atau ZXA       Z-2X
                                                                                                             A-4
                                                                                                                 +
                                  06. Hukum Pergeseran                     
                                                                                                        Z+ 1X + 
                                                                    A                  A
                                                                 ZX               Z+ 1X   atau ZXA           A



                                                                  Jika memancarkan         tetap
                                             0,693 ln 2
                                  07. T =         
                                                   

                                  08. R = . N
                                  09.
                                         N = No.2-t/T
http://www.banksoal.sebarin.com




                                              E
                                  10. D =
                                              m

                                  11. Ereaksi = (msebelum reaksi -msesudah reaksi ).931 MeV         m dalam sma.

                                                  = (msebelum reaksi -msesudah reaksi ).c2          m dalam kg

                                  12. Reaksi FISI               Pembelahan inti berat menjadi ringan
                                                                Terjadi pada reaktor atom dan bom atom
                                                                Menghasilkan Energi besar < enerfi reaksi FUSI
                                                                Dapat dikendalikan.

                                        Reaksi FUSI             Penggabungan inti ringan menjadi inti berat
                                                                Terjadi pada reaksi di Matahari dan bom hidrogen
                                                                Tidak dapat dikendalikan.


                                                                               Pencacah Geiger Muller (pulsa listrik)
                                                                               Tabung Sintilasi (pulsa listrik)
                                  13. ALAT DETEKSI :                           Kamar kabut Wilson (Jejak lintasan saja)
                                                                               Emulsi film


                                  X = nama atom / unsure
                                  z = nomor atom
                                  a = nomor massa
                                  p = proton
                                  n = netron
                                  m = massa
                                  T = waktu paruh
                                  N = jumlah inti yang belum meluruh
                                  No = jumlah inti mula2
                                  λ = konstanta peluruhan
                                  t = lamanya berdesintegrasi
                                  R = aktivitas radioaktif

								
To top