Docstoc

Presentation Unsri

Document Sample
Presentation Unsri Powered By Docstoc
					                       PEMAHAMAN KONSEP
                 DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
                                            KARYA TULIS
Judul
                 (Disusun dalam rangka Seminar Nasional yang diselenggarakan Fakultas
Abstrak             Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Sriwijaya tahun 2012)


Latar Belakang


Defenisi

Pmahamn Konsep

Indikator                                    Media Harja
                                       19830807 200801 1 1010
Pembelajaran
                    DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANYUASIN
                          SMA PLUS NEGERI 2 BANYUASIN III
Daftar Pustaka    JL. KH. Sulaiman Kel. Kedondong Raya Pangkalan Balai
                                           2012
                                    PEMAHAMAN KONSEP
                              DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

                                               Media Harja, S.Pd
Judul                             mediaharja@yahoo.co.id/mediaharja.blogspot.com


Abstrak                                             Abstrak

                 Salah satu tujuan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pelajaran
Latar Belakang
                 matematika, yaitu agar peserta didik memiliki kemampuan memahami
                 konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan
Defenisi         mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan
                 tepat, dalam pemecahan masalah. Ternyata banyak peserta didik yang
Pmahamn Konsep   setelah belajar matematika, tidak mampu memahami bahkan pada bagian
                 yang paling sederhana sekalipun, bahkan konsep yang dipahami secara
Indikator        keliru sehingga matematika dianggap sebagai ilmu yang sukar, ruwet, dan
                 sulit. Pemahaman konsep merupakan bagian yang paling penting dalam
Pembelajaran
                 pembelajaran matematika, peningkatan pemahaman konsep matematika
                 perlu diupayakan demi keberhasilan peserta didik dalam belajar.
Daftar Pustaka
                 Kata Kunci : Pemahaman, Konsep & Indikator Pemahaman Konsep
                 Matematika ilmu universal mendasari perkembangan teknologi
                 modern,
                 Peran penting dalam berbagai disiplin dan mengembangkan daya
                 pikir manusia
Judul
                 Upaya untuk meningkatkan sistem pengajaran  matematika
Abstrak          selalu menjadi perhatian ( pemerintah & ahli pendidikan
                 matematika)
Latar Belakang
                 Penyempurnaan kurikulum matematika          mengembangkan
                 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Defenisi
                 Tujuan : Peserta didik memiliki kemampuan memahami konsep
Pmahamn Konsep   matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep dan
                 mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat,
Indikator        efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah.

Pembelajaran     Pemahaman konsep merupakan bagian yang paling penting
                 dalam pembelajaran matematika seperti yang dinyatakan Zulkardi
Daftar Pustaka   (2003:7) bahwa ”mata pelajaran matematika menekankan pada
                 konsep”.
                 Menurut Purwanto (1994:44) pemahaman adalah tingkat
                 kemampuan yang mengharapkan siswa mampu memahami arti
                 atau konsep, situasi serta fakta yang diketahuinya.
Judul

                 Mulyasa (2005 : 78) menyatakan bahwa pemahaman adalah
Abstrak
                 kedalaman kognitif dan afektif yang dimiliki oleh individu
Latar Belakang
                 Ernawati (2003:8) mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan
                 pemahaman adalah kemampuan menangkap pengertian-
Defenisi
                 pengertian seperti mampu mengungkapkan suatu materi yang
                 disajikan dalam bentuk lain yang dapat dipahami, mampu
Pmahamn Konsep
                 memberikan interpretasi dan mampu mengklasifikasikannya.
Indikator
                 Ruseffendi (1998:157) Konsep adalah suatu ide abstrak yang
Pembelajaran     memungkinkan        kita    untuk mengklasifikasikan   atau
                 mengelompokkan objek atau kejadian itu merupakan contoh dan
Daftar Pustaka   bukan contoh dari ide tersebut.
                 Menurut Sanjaya (2009) Pemahaman konsep adalah kemampuan
                 siswa yang berupa penguasaan sejumlah materi pelajaran, dimana
                 siswa tidak sekedar mengetahui atau mengingat sejumlah konsep
Judul            yang dipelajari, tetapi mampu mengungkapan kembali dalam bentuk
                 lain yang mudah dimengerti, memberikan interprestasi data dan
Abstrak          mampu mengaplikasikan konsep yang sesuai dengan struktur
                 kognitif yang dimilikinya.
Latar Belakang
                 Berdasarkan uraian diatas, penulis dapat menyimpulkan definisi
Defenisi         pemahaman konsep adalah Kemampuan yang dimiliki seseorang
                 untuk mengemukakan kembali ilmu yang diperolehnya baik dalam
Pmahamn Konsep   bentuk ucapan maupun tulisan kepada orang sehingga orang lain
                 tersebut benar-benar mengerti apa yang disampaikan
Indikator
                 Mengingat pentingnya pemahaman konsep tersebut, Menurut
Pembelajaran     Hiebert dan Carpenter (dalam Dafril: 2011). Pengajaran yang
                 menekankan kepada pemahaman mempunyai sedikitnya lima
Daftar Pustaka   keuntungan
                 Sanjaya (2009)
                 Peraturan Dirjen Dikdasmen Nomor 506/C/Kep/PP/2004 tanggal 11
                 November 2001
Judul
                 Tim PPPG Matematika 2005:86
Abstrak
                 Indikator :
Latar Belakang
                 1.   Menyatakan ulang sebuah konsep
Defenisi
                 2.   Mengklasifikasi objek sesuai dengan konsepnya
                 3.   Kemampuan mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup
Pmahamn Konsep
                      dari suatu konsep maksudnya siswa mampu menganalisa
                      suatu soal mana syarat perlu dan mana syarat cukup yang
Indikator
                      terkait dalam suatu konsep materi.
                 4.   Memberikan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep,
Pembelajaran
                      maksudnya siswa dapat membedakan mana contoh yang
                      benar dari suatu materi dan contoh yang tidak benar dari suatu
Daftar Pustaka        konsep materi yang telah dipelajari.
                 5.   Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi
                      matematis
                 Memahami konsep dan bukan menghapal rumus, maksudnya
                 teori belajar matematika pertama yang harus diingat adalah bahwa
                 belajar matematika berarti memahami konsep untuk setiap soal yang
                 dihadirkan. Walau di dalam matematika ada rumus yang harus
                 dihapal, namun inti dari pelajaran matematika adalah pemahaman.
Judul
                 Seberapa hebat anda dalam menghafal berbagai rumus matematika,
                 tidak akan bermanfaat jika konsep dasarnya tidak dipahami.
Abstrak          Pemahaman konsep menjadi modal utama dalam menguasai
                 pelajaran matematika. Itulah teori belajar matematika yang paling
Latar Belakang   utama yang harus dikuasai terlebih dahulu.
                 Belajar dari contoh soal, maksudnya memahami konsep bisa
Defenisi
                 dilakukan dengan cara membaca berbagai uraian pelajaran
                 matematika. Namun teori saja tidak akan dapat membuat
Pmahamn Konsep
                 pemahaman secara lengkap. Diperlukan juga praktik yang artinya
                 Anda harus belajar dari berbagai soal. Teori belajar matematika
Indikator
                 kedua yang juga sangat mudah dilakukan adalah belajar dari contoh
                 soal. Uraian teori yang anda peroleh harus anda terapkan di dalam
Pembelajaran
                 berbagai contoh soal. Dengan melihat bagaimana teori dalam
                 menyelesaikan berbagai soal, anda akan lebih mampu lagi
Daftar Pustaka
                 memahami konsep secara menyeluruh.soal-soal inilah yang
                 merupakan refleksi dari bahan pelajaran sebenarnya.
                 Dasari, D. 2002. Pengembangan Pembelajaran Matematika Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi.
                 Proceeding Seminar Nasional 5 Agustus 2002, hal 69-75.
                 Depdiknas. 2006a. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Standar Kompetensi SMP dan MTs. Jakarta:
                 Depdiknas.
                 ________. 2006b. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional No. 22 tahun 2006 tentang Standar isi untuk Satuan
                 Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas
Judul            Ernawati. 2003. Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa SMU Melalui
                 Pembelajaran Berbasis Masalah. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA UPI (tidak dipublikasikan).
                 Dafril, A. 2011. Pengaruh Pendekatan Konstruktivisme Terhadap Peningkatan Pemahaman Matematika
                 Siswa. Palembang : Prosiding PGRI. hal 795-796
Abstrak          Herman, Tatang. 2006. Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematis
                 Tingkat Tinggi Siswa SMP. Disertasi Doktor Program Pascasarjana UPI (tidak dipublikasikan).
                 Mulyasa, E. 2003. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: Remaja Rosda Karya
Latar Belakang   Purwanto, M.N. 1994. Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran Pendidikan. Bandung: Remaja
                 Rosdakarya
                 Ruseffendi, E.T.. 2006. Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam
Defenisi         Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.
                 Rohana. 2011. Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Pemahaman Konsep Mahasiswa FKIP
                 Universitas PGRI. Palembang : Prosiding PGRI
Pmahamn Konsep   Sanjaya, Wina. 2009. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana
                 Prenada Media Group.
                 Slavin, Robert E. Educational Psychology: Theory and Practice (Development During Childhood and
Indikator        Adolescence). Allyn and Bacon Paramount Publishing, Massachusetts, 1994.
                 Suherman, Herman. 2001. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung : JICA. Universitas
                 Pendidikan Indonesia
Pembelajaran     Virlianti, Y. 2002. Analisis Pemahaman Konsep Siswa dalam Memecahkan Masalah kontekstual pada
                 Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Realistik. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UPI
                 (tidak dipublikasikan).
Daftar Pustaka   Zulkardi. 2003. Pendidikan Matematika di Indonesia : Beberapa Permasalahan dan Upaya Penyelesaiannya.
                 Palembang: Unsri.
                         Nama Media Harja, S.Pd.

                   Tempat Lahir Palembang, 7 Agustus 1983

                     Unit Kerja SMA Plus Negeri 2 Banyuasin III
Judul
                 Alamat Rumah Perum. Handayani Blok D.1 No. 16
                                Banyuasin – SUMSEL
Abstrak
                                HP      : 081368328595/(0711)4281456

Latar Belakang                  E-mail : mediaharja@yahoo.co.id
                                / mediaharja@gmail.com
Defenisi                        Blog     : mediaharja.blogspot.com

                                Jl. KH. Sulaiman Simpang Kedondong
Pmahamn Konsep                  Pangkalan Balai
                                Banyuasin - SUMSEL
Indikator
                                Telp. (0711)
                 Alamat Sekolah Fax. (0711)
Pembelajaran
                       Jabatan Guru Matematika
Daftar Pustaka

                            TERIMA KASIH
                 1. Menyatakan ulang sebuah konsep
                 Contoh soalnya adalah siswa mampu mendefinisikan ulang perkalian
Judul            dua.
                 2x1                           =2
Abstrak          2x2=2+2                       =4
                 2x3=2+2+2                     =6
Latar Belakang   …….dst
                 Mendefinisikan perkalian disini maksudnya siswa setelah belajar
Defenisi         perkalian ia mampu menyatakan ulang perkalian dua tersebut.

Pmahamn Konsep

Indikator


Pembelajaran

Daftar Pustaka
                 2. Mengklasifikasi objek sesuai dengan konsepnya.
                 Maksudnya siswa mampu mengkelompokkan sifat-sifat tertentu suatu objek
                 menurut jenisnya dan sifat-sifat.
                 Dalam menyelesaikan Sistem persamaan Linier dimana siswa dapat
                 mengelompokkan suatu objek dari soal sesuai dengan sifat-sifatnya,
Judul            sehingga siswa dapat menyelesaikan sistem persamaan linier tersebut
                 menggunakan berbagai metode. Seperti metode grafik, eleminasi, substitusi
Abstrak          dan gabungan antara eliminasi & substitusi.
                 Contoh :
Latar Belakang   Ibu membeli duah buah potong kain untuk pakaian yang berwarnah hijau
                 dan kuning. Dari kedua potongan kain tersebut masing-masing berukuran 12
                 meter yang berwarna hijau dan 24 meter berwarna kuning. Tentukan :
Defenisi
                 Banyak stel pakaian yang dibuat, jika untuk seorang laki-laki saja
                 membutuhkan 3 meter kain hijau dan 4 meter kain kuning. Banyak stel
Pmahamn Konsep   pakaian yang dapat dibuat, jika untuk seorang perempuan saja
                 membutuhkan 4 meter kain hijau dan 6 meter kain kuning.
Indikator                                  Hijau (m)            Kuning (m)
                       Laki –laki (x)      3                    4
Pembelajaran           Perempuan (y)       4                    6
                       Total kain          12                   24
Daftar Pustaka
                 Disini telah terjadi pengelompokkan dan akhirnya siswa mampu membentuk
                 model matematika : 3x + 4y = 12 dan 4x + 6y= 24.
                 3. Kemampuan mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu
                 konsep maksudnya siswa mampu menganalisa suatu soal mana syarat
                 perlu dan mana syarat cukup yang terkait dalam suatu konsep materi.
                 Contoh: siswa dapat memahami suatu materi dengan melihat syarat-syarat
                 yang harus diperlukan/mutlak dan yang tidak diperlukan harus dihilangkan
Judul
                 pada Persamaan kuadrat yang akar-akar Real, kembar dan imajenir hanya
                 menggunakan Diskriminan tanpa harus mencari nilai akar-akar Persamaan
Abstrak          kuadrat tersebut ( ax2 + bx + c = 0 )
                 Dengan Diskriminan (D), D = b2 – 4ac, Jika :
Latar Belakang   D>0        : akar-akar Persamaan Kuadratnya beda dan real.
                 D=0        : akar-akar Persamaan Kuadratnya kembar/sama
Defenisi         D<0        : akar-akarnya imajenir
                 Biasanya siswa langsung mencari akar-akar persamaan kuadratnya
                 menggunakan pemfaktoran / melengkapkan kuadrat sempurna /
Pmahamn Konsep
                 menggunakan rumus.
                 Contoh : Tentukan jenis akar Persamaan Kuadrat x2 + x - 6 = 0
Indikator        Jawab : D = b2 – 4ac
                            D = 1 – 4.1.(-6) = 1 + 25 = 26.
Pembelajaran     Karena D > 0, maka jenis akar real dan berbeda.
                 Pada saat tertentu biasanya siswa langsung menggunakan
Daftar Pustaka   pemfaktoran/melengkapi kuadrat sempurna/rumus untuk menentukan jenis
                 akar persamaan kuadrat. Kemudian siswa baru menyimpulkan bahwa jenis
                 akar persamaan kuadratnya.
                 4. Memberikan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep,
                 maksudnya siswa dapat membedakan mana contoh yang benar
                 dari suatu materi dan contoh yang tidak benar dari suatu konsep
                 materi yang telah dipelajari.
Judul
                 Pada pokok bahasan logika, siswa mampu membedakan suatu
                 kalimat yang termasuk pernyataan dan bukan pernyataan
Abstrak
                 Contoh :
Latar Belakang   Semua mahkluk hidup memerlukan oksigen untuk bernapas.
                 Ular digolongkan sebagai hewan mamalia.
Defenisi
                 Jawaban:
Pmahamn Konsep   kedua kalimat diatas sebagai pernyataan, karena suatu kalimat
                 digolongkan suatu pernyataan jika kalimat tersebut bisa kita jawab
Indikator        benar atau salah. Jika benar maka pernyataan tersebut pernyataan
                 yang benar, dan sebaliknya jika salah maka pernyataan tersebut
Pembelajaran     pernyataan yang salah.

Daftar Pustaka   Jadi kalimat a pernyataan yang bernilai benar dan kalimat b
                 pernyataan yang bernilai salah.
                 5. Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi
                 matematis

                 Maksudnya siswa mampu merepresentasikan soal dalam berbagai
Judul            bentuk representasi matematis, seperti dalam grafik, tabel, dan
                 piktogram sehingga orang lain mampu memahami maksud dari soal
Abstrak          tersebut.
                 Contoh
Latar Belakang   Dalam suatu kelurahan A diperoleh data pekerjaan warganya, antara
                 lain Pedagang sebanyak 5 orang, wiraswasta sebanyak 10 orang,
Defenisi         Pegawai Negeri Sipil sebanyak 42 orang dan Polri/TNI sebanyak 8
                 orang.
Pmahamn Konsep   Dari data tersebut dapat direpresentasikan dalam bentuk
                 diagram/grafik : Diagram batang, Diagram Garis, Diagram Lingkaran
Indikator        Tabel , Piktogram

Pembelajaran     Data diatas direpresentasikan dalam :

Daftar Pustaka       1. Bentuk Tabel :
                     Tabel Pekerjaan Penduduk di Kelurahan A
                              N              Pekerjaan                Frekuensi (orang)
                              o
                     1                 Pedagang                       5
Judul
                              2        Wiraswasta                     10
                              3        PNS                            42
Abstrak
                              4        TNI/Polri                      8
Latar Belakang                Total Penduduk                          65

                 2. Bentuk diagram batang :
Defenisi
                                      Pekerjan Penduduk Di Kelurahan A
Pmahamn Konsep
                         45
                         40
Indikator                35
                         30
                         25
                                                                                     Jumlah
                         20
Pembelajaran             15
                         10
                          5
Daftar Pustaka            0
                                  Pedagang       Wiraswasta   PNS   TNI/Polri

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:88
posted:9/23/2012
language:Malay
pages:15