Docstoc

Media Monitoring Pilkada Jakarta Edisi Juni 2012

Document Sample
Media Monitoring Pilkada Jakarta Edisi Juni 2012 Powered By Docstoc
					    PETA PEMBERITAAN
KANDIDAT DAN SEBARAN
ISU DALAM PEMILUKADA
              DKI 2012
        LAPORAN HASIL
MEDIA MONITORING PEMILUKADA DKI

       1 Mei – 31 Mei 2012

       www.immcnews.com
         @Immcnews
Jelang gelaran Pemilukada DKI Jakarta, IMMC secara khusus
memonitoring perkembangan pemberitaan media terhadap isu
tersebut. Riset dilakukan berkelanjutan sejak Februari 2012
hingga masa Pemilukada berakhir dan secara berkala hasil-
hasilnya dipublikasikan. Riset ini diharapkan dapat memberikan
sebuah perspektif tentang dinamika Pemilukada DKI 2012,
dalam berbagai perspektif. Hasil riset ini kami olah dalam bentuk
rilis.
                                          Metodologi


• Penelitian menggunakan metode purposive sampling pada 7 media
  cetak terkemuka,yakni: Kompas, Rakyat Merdeka, Media Indonesia,
  Koran Tempo, Republika, Koran Sindo, dan Indopos.
• Proses pengumpulan data dilakukan dari tanggal 1 Mei – 31 Mei
  2012.
• Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah mengumpulkan
  dan menganalisa semua berita (content analysis) mengenai
  Pemilukada DKI 2012 serta kandidat yang berkompetisi didalamnya.
• IMMC juga melakukan monitoring terhadap media dengan
  menelaah aspek cek ricek, cover both side, serta pencampuran
  fakta dan opini dalam suatu pemberitaan terhadap kandidat.
                                  Trend Pemberitaan
80

70

60                                                                                Foke-Nara
50                                                                                Hidayat-Didik
40                                                                                Jokowi-Ahok

30
                                                                                  Faisal-Biem
                                                                                  Alex-Nono
20
                                                                                  Hendardji-Riza
10

0
        Pekan 1        Pekan 2       Pekan 3        Pekan 4       Pekan 5


•    Pada pekan ke-2 bulan Mei, pemberitaan seluruh kandidat mengalami kenaikan. Hal ini
     didorong isu black campign dan penetapan terhadap ke 6 pasangan kandidat.
•    Pasca pekan ke-2, pemberitaan kandidat hampir seluruhnya mengalami penurunan kecuali
     Jokowi yang mengalami kenaikan pada pekan ke 4. Pada saat itu terjadi protes dari pimpinan
     KPK Abraham Samad yang merasa namanya dicatut oleh Tim Sukses Jokowi-Ahok.
                                       Analisa

• Secara umum, pemberitaan terkait dengan pilkada DKI
  Jakarta pada bulan Mei sudah mulai meningkat. Salah
  satu yang menjadi pertimbangannya adalah adanya
  beberapa kejadian atau peristiwa seperti penetapan
  nomor urut kandidat yang memang sedikit banyak
  meningkatkan tren pemberitaan Kandidat.
• Disamping itu, antar kandidat kini juga mulai
  melakukan aksi balas membalas tanggapan antara satu
  kandidat dengan kandidat lainnya. Ada yang sifatnya
  langsung mengkomentari, ada juga yang hanya sekedar
  melakukan sindiran-sindiran. Dan tentu saja hal ini
  tidak lepas dari pengamatan media.
                               Kandidat Di Media
                                  Cagub   Cawagub


               111
                         124
                                  111      97       69        70
               209       166      138      117      107       86




•   Pada periode 1 – 31 Mei 2012, seperti dengan periode sebelumnya pemberitaan
    mengenai pasangan kandidat paling banyak adalah pasangan Foke-Nara, kemudian
    disusul pasangan Alex-Nono dan Hidayat-Didik.
•   Apabila dibandingkan antara cagub dan cawagub, pemberitaan cagub lebih banyak
    dibanding cawagub. Hal ini menunjukkan bahwa dominasi cagub lebih besar
    dibanding cawagub.
                                                            Analisa
•   Nampaknya tidak dapat dipungkiri bahwa dalam momen pilkada, jarang peran
    cawagub mendapat sorotan dari media. Kecenderungan yang lebih mendapat
    banyak sorotan adalah cagub. Pada Pilkada DKI 2012 kali ini juga sama, dimana
    cagub lebih dominan dalam sisi pemberitaan. Hal ini dapat kita lihat pada
    pasangan Foke – Nara dan Hendardji – Riza.
•   Pasangan Foke – Nara pada periode ini tampil dengan cukup banyak dari sisi
    kuantitas pemberitaan dibandingkan dengan kandidat lain. Namun, porsi
    pemberitaan lebih banyak didominasi oleh Foke. Media cenderung lebih banyak
    mengangkat berita terkait dengan Foke dibandingkan Nara. Dengan kata lain,
    peran Nara tidak cukup banyak mempengaruhi kuantitas pemberitaan pasangan
    ini.
•   Tidak jauh berbeda dengan Foke – Nara, pasangan cagub – cawagub independen,
    Hendardji – Riza juga mengalami kondisi yang sama. Pemberitaan mengenai
    Hendardji jauh lebih banyak dibandingkan dengan cawagubnya , Riza. Dari Total
    176 berita, hanya 39 % pemberitaan berasal dari Riza. 65 % pemberitaan lebih
    banyak disumbang oleh Hendardji. Sehingga dapat dilihat bahwa penopang utama
    dari pasangan ini adalah Hendardji.
                Sebaran Media
92
                                   • Sejak periode sebelumnya,
                                     ternyata Indopos merupakan
                                     media yang paling konsen dalam
     69
          61
                                     pilkada DKI Jakarta, yaitu 92
               60
                    53               berita.
                         43        • Berbeda dengan sebelumnya,
                              27
                                     Republika lebih tinggi dibanding
                                     Koran Tempo dan Kompas.
                                   • Media yang paling sedikit
                                     memberitakan pilkada DKI
                                     Jakarta adalah Kompas, yaitu 27
                                     berita.
                                    Analisa
• Media Indo Pos dalam pekan ini masih cukup
  dominan dalam pemberitaan Pilkada DKI
  dibandingkan dengan media lainnya. Tentu saja
  hal ini cukup menarik, karena media lain yang
  memiliki identitas sebagai koran politik, tidak
  memberitakan proses pilkada DKI sebanyak Indo
  Pos.
• Namun,       perlu      diperhatikan     bahwa
  kecenderungan pemberitaan Pilkada DKI 2012 di
  Indo Pos cenderung banyak di halaman dalam
  koran. Artinya, porsi pemberitaan mengenai
  pilkada DKI masih hanya sebagai pelengkap.
           Kandidat di Rakyat Merdeka

                                       • Di media Rakyat Merdeka, Alex
                                  46
    ALEX                                 Noerdin     mampu        menarik
  NONO                       42          perhatian       lebih      besar
   FOKE                 38               dibandingkan kandidat lainnya
 JOKOWI            30                    yaitu sebesar 46 berita.
   NARA            30                  • Bahkan Kandidat cawagub dari
                  29
                                         Alex juga banyak diberitakan
 DIDIK W
                                         oleh Rakyat Merdeka sebesar 42
                  28
 HIDAYAT                                 berita.
   BIEM       27
                                       • Pasangan independen kurang
  FAISAL      27                         menjadi     perhatian     Rakyat
HENDARJI     26                          Merdeka. Hal ini terlihat dari
    RIZA     25                          pemberitaan terhadap kedua
             25
                                         pasangan independen relatif
   AHOK
                                         kecil.
                                            Analisa
• Pemberitaan kandidat di harian Rakyat Merdeka cenderung
  lebih didominasi oleh Alex Nurdin – Nono Sampono. Di sini
  dapat dilihat bahwa Nono juga mendapat porsi yang
  hampir sama besar oleh Rakyat Merdeka. Sehingga sentral
  pemberitaan Rakyat Merdeka tidak hanya tertuju pada Alex
  semata, akan tetapi Nono juga menjadi perhatian,
  walaupun tidak sebanyak Alex.
• Jika melihat dari prosentase pemberitaan tiap pasangan,
  dapat dilihat bahwa kecenderungan Rakyat Merdeka cukup
  merata dalam memberitakan antara cagub dengan
  cawagub. Kecenderungan ini tampak di beberapa kandidat
  dimana kuantitas pemberitaan antara cagub dengan
  cawagub tidak cukup besar perbedaannya.
                        Kandidat di Seputar Indonesia
                                                           • Seputar Indonesia lebih banyak
   FOKE                                               38
                                                             memberitakan pasangan Foke-
 HIDAYAT                                         25          Nara dibanding kandidat lainya,
   NARA                                     23               yaitu Foke sebesar 38 berita dan
 DIDIK W                               20                    Nara sebesar 23 berita
    ALEX                               20                  • Berikutnya adalah Hidayat yang
  NONO                            17                         menempati urutan ke-2 dengan
 JOKOWI                      14
                                                             25 berita dan Didik pada urutan
                        12
                                                             ke-4 dengan 20 berita.
HENDARJI

   AHOK                 12

  FAISAL           10

    RIZA       9

   BIEM    8
                                           Analisa
• Untuk Harian Seputar Indonesia, pasangan Foke – Nara
  cukup kuat. Terlebih jika menyangkut pemberitaan
  mengenai Foke. Dapat dilihat dari total pemberitaan
  mengenai Foke, jumlahnya sebanyak 38 berita, jauh
  dibandingkan kandidat lainnya, Hidayat Nur Wahid yang
  mendapat porsi pemberitaan di Seputar Indonesia sebesar
  23 berita. Dengan kata lain, pemberitaan Foke di Seputar
  Indonesia cukup dominan.
• Hal yang juga cukup menarik dilihat adalah pemberitaan
  calon independen, dimana Seputar Indonesia lebih
  “melirik’’ Hendardji dibandingkan Faisal Basri. Walaupun
  posisi terbawah pemberitaan justru ada pada cawagub dari
  Hendardji, yaitu Riza.
                                        Kandidat di Republika
                                                  • Republika       lebih     banyak
 HIDAYAT                                     26
                                                    memberitakan             Hidayat
   FOKE                                 24          dibandingkan kandidat lainnya
    ALEX                           20               dengan 26 berita.
 JOKOWI                        19                 • Kemudian disusul Foke dengan 24
 DIDIK W                      18                    berita, Alex dengan 20 berita dan
   NARA                  16                         Jokowi dengan 19 berita.
   AHOK              15

  NONO               15

HENDARJI            14

   BIEM        11

  FAISAL       11

    RIZA   8
                                    Analisa
• Meskipun Hidayat Nur Wahid menempati
  posisi teratas, namun pemberitaan kandidat di
  Harian Republika dapat dibilang cukup merata
  antara satu kandidat dengan kandidat lainnya.
  Hal ini dapat dilihat dari jenjang pemberitaan
  dimana tidak terjadi pemberitaan yang terlalu
  dominan antar kandidat.
           Kandidat di Media Indonesia
                                               • Di Media Indonesia, kandidat yang
   FOKE                                   28
                                                 menjadi banyak perhatian yaitu
    ALEX                             23          Foke dengan 28 berita, kemudian
 JOKOWI                         20               disusul Alex dengan 23 berita dan
 DIDIK W                   18                    Jokowi dengan 20 berita.
 HIDAYAT                   18

  FAISAL              16

   AHOK           15

   NARA          14

HENDARJI    11

    RIZA   10

  NONO     10

   BIEM    10
                                   Analisa
• Pemberitaan kandidat di Media Indonesia
  lebih banyak terfokus pada pasangan Foke –
  Nara atau lebih condong kepada Cagub Foke.
  Pemberitaannya        banyak       mengangkat
  mengenai program yang sudah dilakukan,
  dukungan dari beberapa tokoh serta beberapa
  kritik mengenai kinerja dari Foke.
                                                Kandidat di Indopos
                                                  • Di Indopos, Alex Noerdin mampu
    ALEX                                   31
                                                    mencuri perhatian media tersebut
   FOKE                                   30        yaitu dengan 31 berita, kemudian
HENDARJI                             26             disusul Foke 30 berita.
  NONO                          23                • Berbeda dengan media lain,
HIDAYAT                    20                       Indopos ternyata lebih tertarik
 JOKOWI                9                            memberitakan            Hendardji,
   NARA                9                            meskipun bukan paling dominan,
 DIDIK W           7
                                                    akan tetapi masih dalam urutan 3
                   7
                                                    besar.
   AHOK

    RIZA       4

  FAISAL       4

   BIEM    3
                                           Analisa
• Untuk media Indo Pos, Walaupun secara kuantitas
  pemberitaan Alex Nurdin lebih banyak dimuat, namun
  secara umum, Alex dan Foke hampir berimbang
  pemberitaannya. Penyebabnya adalah konfrontasi terbuka
  diantara mereka yang cukup terekam dengan baik oleh Indo
  Pos. Mulai dari pernyataan Foke yang mengatakan bahwa
  Jakarta menjadi magnet bagi siapapun untuk mengadu
  nasib di Jakarta, tidak terkecuali kepala daerah.
• Pernyataan ini menjadi sindiran bagi dua kepala daerah
  yang menjadi kandidat yaitu Alex Nurdin dan Jokowi.
  Namun diantara Jokowi dan Alex, hanya Alex yang berbalik
  membalas sindiran tersebut dengan menantang Foke untuk
  membandingkan secara kinerja sebagai kepala daerah.
                                    Kandidat di Koran Tempo
                                            • Koran       Tempo       banyak
   FOKE                                31     memberitakan Foke dibanding
 JOKOWI                        18             kandidat lainya yaitu sebanyak
   AHOK                       17              31 berita.
    ALEX                      17            • DI Koran Tempo pasangan
   NARA                  14                   Jokowi-Ahok lebih mendapatkan
HIDAYAT              13                       tempat yaitu pada posisi ke-2
HENDARJI            12
                                              dan Ke-3.
  NONO              12

  FAISAL        11

 DIDIK W       10

    RIZA       10

   BIEM    7
                                            Analisa
• Foke masih menjadi magnet pemberitaan termasuk di
  harian Koran Tempo. Tema pemberitaannya tidak jauh
  seputar perannya sebagai kepala daerah serta
  aktivitasnya sebagai cagub Pilkada DKI 2012.
• Jika dibandingkan dengan media lainnya, cagub Jokowi
  cukup mendapat perhatian di Koran Tempo. Hal ini
  terlihat secara kuantitas, posisi Jokowi berada di urutan
  kedua. Akan tetapi jika dilihat dari jarak pemberitaan,
  Foke masih jauh lebih dominan dibandingkan dengan
  Jokowi. Walaupun nada pemberitaan yang muncul
  terkait dengan Foke cenderung dengan netral.
                                   Kandidat di Kompas
                                        • Di Kompas, pemberitaan Foke
   FOKE                            20
                                          sangat      dominan      dibanding
    ALEX                       7          kandidat lainnya dengan 20 berita.
HIDAYAT                    6              Hal ini berbanding terbalik dengan
 JOKOWI                    6              kandidat       cawagub        yang
  FAISAL                   6              mendapinginya, yaitu Nara yang
 DIDIK W               5
                                          hanya terdapat di 3 berita.
HENDARJI               5                • Meskipun belum maksimal, Faisal
   AHOK            4
                                          Basri juga menjadi perhatian
                   4
                                          media Kompas, dengan 6 berita.
  NONO

   BIEM        3

   NARA        3

    RIZA   2
                                      Analisa
• Dominasi pemberitaan Foke di Kompas juga
  terjadi seperti di beberapa media lainnya. Jumlah
  cukup besar jika dibandingkan dengan kandidat
  lainnya.
• Dari sisi pemberitaan, Kompas lebih condong
  mengangkat berita terkait dengan kinerja Foke
  sebagai Kepala daerah dan juga beberapa
  persoalan di Jakarta. Selain itu, beberapa
  program yang akan dilaksanakan oleh Foke jika
  nantinya terpilih juga diberitakan.
                                                Isu Kandidat I
    250                                                                Lainnya

    200                                                                Kegiatan yang dilakukan
                                                                       Program
    150
                                                                       Komentar isu di daerah
    100                                                                Kritikan terhadap kandidat
     50                                                                Profil
                                                                       Dukungan
     0
                                                                       Kampanye
                                                                       Pencalonan


•    Secara umum isu mengenai kandidat didominasi isu dukungan terhadap Kandidat. Kandidat
     yang paling banyak pemberitaan mengenai deukungan adalah Alex Noerdin sebesar 41
     berita, kemudian Hidayat sebanyak 34 berita dan Foke sebanyak 33 berita.
•    Pada periode ini ternyata isu program mengenai program mengalami penurunan dibading
     periode sebelumnya. Kandidat yang banyak mengangkat isu program adalah Foke sebanyak
     43 berita, Alex sebanyak 23 berita dan Hendadji 21 berita.
                                                  Isu Kandidat II
    350                                                                      Lainnya
    300                                                                      Kegiatan yang dilakukan
    250                                                                      Program
    200
                                                                             Komentar isu di daerah
    150
    100                                                                      Kritikan terhadap kandidat
     50                                                                      Profil
      0                                                                      Dukungan
                                                                             Kampanye
                                                                             Pencalonan



•    Setelah kita gabung antara kandidat cagub dan cawagub ternyata isu mengenai dukungan terhadap
     kandidat pasangan paling banyak adalah pasangan Alex-Nono. Akan tetapi Pasangan Foke-Nara
     unggul dibanding Hidayat-Didik. Hal ini menunjukkan bahwa Nara lebih aktif dalam menggalang
     dukungan dibandingkan kandidat Cawagub lainnya termasuk Didik.
•    Dalam isu program ternyata juga terjadi pergeseran peringkat antara Hendardji dengan Hidayat,
     Pasangan Hidayat-Didik lebih banyak pemberitaannya yaitu 26 berita, sedangkan pasangan
     Hendadji sebesar 23 berita.
                                                        Analisa
• Terdapat pergeseran pemberitaan yang terjadi pada bulan mei 2012. Pada
  bulan ini, isu kandidat cenderung kuat dari sisi wacana dukungan. Hal ini
  mengindikasikan bahwa calon-calon cagub DKI, melalui tim suksesnya
  masing-masing, mulai memperkuat atau memperlebar jaringan
  dukungannya. Bentuk yang dilakukan bermacam-macam, mulai dari
  melakukan konsolidasi ataupun kunjungan ke kantung-kantung massa
  yang potensial untuk menambah dukungan.
• Selain itu, isu kandidat terkait program juga mulai meningkat. Seiring
  dengan perkembangan di lapangan, masing-masing kandidat mulai
  memperbanyak upaya untuk menyampaikan sesering mungkin program
  yang akan dilakukan. Diantara mereka bahkan menjadikan programnya
  sebagai tagline kampanye yang juga menyindir kandidat lainnya. Hal ini
  dapat dilihat dari tagline kampanye Hendardji – Riza berupa :”Mari
  bersihkan Jakarta dari Kumis”. Kumis merupakan singkatan dari Kumuh
  dan Miskin dimana dapat juga diarahkan untuk menyindir Foke yang
  identik dengan kumisnya.
                                            Nada Pemberitaan
                                  Positif         Netral    Negatif   Positif & Negatif



         18
         34
                                             4
                                            10
         61                                 44                                                  9
                                                                                                3
                                                        3
                                                        5        9
                  6
                  6                                             15               5
                                                                                 3                   4
                                                       48               6
                                                                        4                      62
                 36      3                                                                          62
                                 3
                                 2                              65               60        3
         94             59                  104                        61
                 62             53                     65                                 55   63
                        19                                      27     25        37                 39
                                11                                                        10




•   Kandidat cagub yang paling banyak diberitakan dengan nada positif adalah Alex Noerdin. Begitu juga
    dengan cawagub yang paling banyak diberitakan dengan naga positif adalah Nono Sampono.
•   Kandidat yang paling banyak diberitakan dengan nada negatif adalah Foke, yaitu terkait isu “Jakarta Jangan
    Berkumis Lagi” yang dimunculkan Tim Sukses Hendardji, serta terkait dana hibah yang dcuragai ICW
    sebagai kampanye terselubung.
•   Dalam Periode ini , Jokowi juga banyak mendapat sorotan negatif dari media, hal ini terkait isu pencatutan
    nama pimpinan KPK Abraham Samad di web-nya serta black campign alasan penolakan terhadapnya
    sebagai gubernur DKI.
                                                  Analisa
• Pasangan Alex – Nono merupakan pasangan yang paling banyak
  mendapat nada positif dari pemberitaannya. Hal ini dikarenakan
  pemberitaan terkait dengan Alex – Nono lebih banyak didominasi
  dengan kampanye-kampanye positif dari Alex – Nono. Di samping
  itu, media juga nampaknya lebih melihat bahwa program yang
  diusung oleh Alex – Nono cenderung lebih menarik. Bahkan tidak
  sedikit dari komentar yang kemudian menyatakan bahwa program
  dari Alex – Nono bisa tercapai.
• Sementara itu, untuk Foke, pemberitaan negatif yang muncul lebih
  banyak terkait dengan posisinya sebagai kepala daerah yang tentu
  saja menjadi sarana kritik bagi kandidat atau tim sukses lainnya.
  Salah satu isu yang cukup menyumbang porsi negatif adalah
  mengenai dugaan korupsi yang dilontarkan oleh ICW terkait dengan
  dana hibah yang digunakan sebagai dana kampanye. Selain itu,
  adanya tagline bernada sindiran dari cagub Hendardji semakin
  menambah pemberitaan negatif bagi Foke.
                                             Penempatan Berita
                                                        In Title    In News

           162


                                                  110                   105
                      93                                      98                  94                           99        98
                               80                                                           84
                                        66                                                           66
                                             55
                                                                                                          39
                                                         25                            22
                 16                                                12                                               12
       4                   5        4                                         2                  3




•   Secara umum penempatan berita kandidat di dalam sebuah berita terletak di In News. Hal ini
    menujukkn bahwa isu kandidat banyak masuk dalam isu-isu lainnya.
•   Kandidat yang paling sering menjadi judul berita atau In Title adalah Alex Noerdin yaitu sebaanyak
    55 berita dan Hidayat 39 berita.
•   Meskipun secara kuantitas pemberitaan besar, Foke ternyata banyak masuk berita lainnya terutama
    kegiatannya dalam pemerintahan.
                                   Analisa
• Penempatan berita kandidat yang condong
  pada in news cukup masuk akal. Hal ini
  dikarenakan media sering kali mencoba
  mengkaitkan antara satu kandidat dengan
  kandidat lainnya. Hal ini juga mengindikasikan
  bahwa media berupaya memberikan porsi
  pemberitaan yang berimbang antara satu
  dengan yang lain.
                           Program Kandidat
  45
  40
  35
  30                                                         Faisal-Biem
  25
  20
                                                             Hendardji-Riza
  15                                                         Jokowi-Ahok
  10
   5                                                         Hidayat-Didik
   0
                                                             Alex-Nono
                                                             Foke-Nara




• Program kesehatan pada bulan ini lebih banyak diminati oleh para cagub
  dan cawagub DKI yaitu sebanyak 41 berita. Sementara itu, untuk isu
  korupsi tidak mendapat banyak perhatian dari kandidat, dimana hanya
  terdapat 3 berita.
                                            Analisa
• Pasangan Foke-Nara merupakan pasangan yang paling
  banyak dan komprehensif berbicara mengenai program.
  Meskipun penekanan utamanya pada program Banjir, Jalan
  dan transportasi serta ekonomi.
• Pasangan Alex-Nono lebih banyak mengangkat program
  kesehatan, ekonomi dan pendidikan. Sedangkan Pasangan
  Hidayat-Hidayat lebih banyak mengangkat isu birokrasi dan
  kultur.
• Salah satu yang cukup menarik adalah program kesehatan
  cenderung lebih banyak dibicarakan oleh cagub jika
  dibandingkan program lainnya seperti banjir. Kondisi ini
  mengindikasikan bahwa cagub tidak lagi hanya berbicara
  pada ranah permasalahan banjir, akan tetapi mulai
  beranjak ke tema lainnya seperti kesehatan.
                                                                 Foto Kandidat
                                                     Ada       Tidak Ada
                           148



      79 85                                               77                            80
              68 70                   62                            68                            60
                      55                        59
                                 49        46        45        43             47
                                                                         37        36        36        35 33   31 37




• Kandidat yang paling banyak dimuat fotonya di media adalah alex Noerdin
  sebanyak 79 foto, Hidayat sebanyak 68 foto, dan Foke sebanyak 55 foto.
• Cawagub yang paling banyak dimuat fotonya di media adalah Didik
  sebanyak 49 foto dan Nono sebanya 45 foto.
                                   Analisa
• Foto atau gambar dalam media dapat
  dijadikan sebagai sarana untuk berkampanye
  secara visual. Dalam hal ini, Alex Nurdin
  mendapat porsi yang cukup banyak jika
  dibandingkan dengan kandidat lainnya.
  Hampir di setiap pemberitaan mengenai Alex
  Nurdin, selalu disertai dengan foto. Kondisi
  yang sama juga terjadi pada Hidayat dan Foke.
                                                            Tema Berita:
                                                       Kegiatan Kandidat

         RIZA                  20
        BIEM                    21
      FAISAL                          28
    HENDARJI                               30
       AHOK                                30
       NONO                                 31
       NARA                                 31
     DIDIK W                                     33
     JOKOWI                                       34
     HIDAYAT                                               50
        ALEX                                                    54
        FOKE                                                                      77



•     Kegiatan kandidat cagub yang paling banyak diliput media adalah kegiatan Foke
      sebanyak 77 berita,kemudian Alex dengan 54 berita dan Hidayat 50 berita.
•     Untuk kegiatan cawagub paling banyak diliput adalah kegiatan yang dilakukan Didik
      dengan 33 berita.
                                      Analisa
• Sebagai petahana, Foke memiliki keunggulan
  dari sisi pemberitaan. Hal ini dapat dilihat dari
  kecenderungan media yang tetap meliput
  kegiatan dari Foke, baik itu sebagai Gubernur
  DKI ataupun cagub DKI 2012.
                                             Asal Berita:
                                      Wawancara Kandidat
        RIZA
       AHOK    2

       BIEM    2

      NONO          5

     JOKOWI             6

      FAISAL            6

       NARA             6

     DIDIK W                8

     HIDAYAT                           17

        ALEX                                20

    HENDARJI                                       25

       FOKE                                                           37



•      Kandidat yang paling banyak diwawancara untuk menjadi sumber berita
       adalah Foke yaitu terdapat dalam 37 berita, kemudian Hendardji yang
       terdapat 25 berita.
•      Kandidat yang sama sekali tidak pernah diwawancara adalah Riza sebagai
       pasangan Hendardji.
                                       Analisa
• Foke dan hendardji cukup banyak menjadi narasumber
  bagi beberapa media nasional terkait dengan
  pemberitaan mengenai Pilkada DKI 2012. Foke sebagai
  petahana banyak menjadi narasumber baik untuk
  pemberitaan pilkada atau mengenai beberapa
  permasalahan di DKI Jakarta.
• Untuk Hendardji, aktivitasnya di media cukup tinggi
  dimuat. Beberapa diantaranya lebih banyak berbicara
  mengenai sosialisasi program yang akan dilakukan.
  Selain itu, beberapa kunjungannya ke pemukiman
  masyarakat juga banyak dimuat.
                                                  Asal Berita:
                                                  Tim Sukses

 Hendardji-Riza   5


    Alex-Nono         7


    Faisal-Biem               17


  Jokowi-Ahok                      19


  Hidayat-Didik                         22


     Foke-Nara                                                  46




• Tm sukses Foke – Nara cukup banyak menyumbang pemberitaan yaitu
  sebanyak 46 berita. Sementara untuk Tim sukses Hendardji – Riza hanya
  sebanyak 5 berita.
                                      Analisa
• Tim Sukses Foke-Nara merupakan Tim yang paling
  aktif dalam menjalin komunikasi dengan media.
  Hal ini terlihat dari banyaknya berita yang
  bersumber dari pihaknya, yaitu sebesar 46 berita.
• Tim Alex-Nono ternyata kurang maksimal dalam
  menjalin hubungan dalam media. Sehingga
  pemberitaan mengenai kandidatnya lebih
  didominasi dari kandidat itu sendiri.
                                                   Kualitas Berita:
                                            Cek Ricek Pemberitaan

 90

 80

 70

 60

 50                                                                            Ada
 40                                                                            Tidak
 30                                                                            Tidak Jelas
 20

 10

  0
       Rakyat    Seputar    Republika     Media     Indopos   Koran   Kompas
      Merdeka   Indonesia               Indonesia             Tempo


• Dilihat dari ada tidaknya cek ricek pemberitaan, Harian Indo Pos cukup
  tinggi kuantitasnya yaitu sebanyak 85 berita. Sementara untuk Media
  Indonesia, sebanyak 33 berita tidak ada cek ricek pemberitaan.
                                    Analisa
• Secara umum pemberitaan media-media
  sangat berkualitas. Hal ini dapat dilihat dari
  tingkat cek-ricek terhadap berita cukup tinggi.
  Hanya ada beberapa berita saja yang belum
  ada upaya cek-riceknya terutama ada di Media
  Indonesia.
                                                              Kualitas Berita:
                                                              Cover Both Side

 70

 60

 50

 40                                                                            Ada
 30                                                                            Tidak
 20                                                                            Tidak Jelas
 10

  0
       Rakyat    Seputar    Republika     Media     Indopos   Koran   Kompas
      Merdeka   Indonesia               Indonesia             Tempo


• Media Kompas dan Koran Tempo yang memberitakan kandidat dalam dua
  sisi pandangan dari pihak-pihak yang ada.
                                  Analisa
• Dalam pemberitaan kandidat di Indo Pos,
  pemberitaannya cenderung tidak cover both
  side. Sering terlihat satu berita yang hanya
  mengulas dari sisi satu kandidat tertentu,
  tanpa mencoba untuk membandingkan
  dengan kandidat lainnya.
                                        Kualitas Berita:
                            Percampuran Opini dan Fakta
 80

 70

 60

 50
                                                                               Ada
 40
                                                                               Tidak
 30
                                                                               Tidak Jelas
 20

 10

 0
       Rakyat    Seputar    Republika     Media     Indopos   Koran   Kompas
      Merdeka   Indonesia               Indonesia             Tempo


• Indo Pos lebih banyak memberitakan secara objektif mengenai
  Pilkada DKI 2012 yaitu sebanyak 74 berita. Sementara tingkat
  percampuran opini dan fakta yang cukup tinggi ada di media
  Seputar Indonesia yaitu sebanyak 38 berita.
                                   Analisa
• Sebagian besar media dalam memberitakan
  kandidat tidak ada percampuran opini dan
  fakta. Media sebagian besar berusaha objektif
  memberitakan kejadian yang terjadi.
• Akan tetapi untuk Seputar Indonesia, tingkat
  pecampuran opini dan fakta relatif banyak
  ketimbang media lainnya.
                                       Narasumber Berita

                Mahasiswa

                DPR/DPRD

                Pengusaha

          Simpatisan calon

                   Panwas

 Tokoh agama / masyarakat

Pemerintah (pusat / daerah)

                 KPU-KPUD

    Kandidat kepala daerah
                              0   50   100   150   200   250


• Narasumber utama masih dipegang oleh kandidat kepala
  daerah sebanyak 248 berita. Sementara itu, sebanyak 76
  berita mengambil narasumber dari tim sukses.
                                 Analisa
• Figur kandidat masih mendominasi sebagai
  narasumber berita. Hal ini menjadikan para
  kandidat     tersebut    sebagai    sentral
  pemberitaan.
• Dalam periode ini keterlibatan tim sukses
  dalam menjadi sumber berita mulai naik. Hal
  ini menunjukkan pertarungan antar tim
  kandidat sudah mulai memanas.
                                                Top 10 Person Quote
                                                       Non Kandidat
            Veri Junaidi
           Firdaus Syam
        Adhyaksa Dault
           Nova Riyanti
                Junaedi
              Rikwanto
             M. Qodari
            Aminullaah
            Dahlia umar
         Ramadhansyah
    Jamaluddin F Hasyim
                           0   2   4      6       8      10      12      14      16     18


•       Apabila kandidat tidak disertakan dalam penghitungan, maka tokoh yang paling banyak
        menanggapi isu Pemilukada ini adalah Jamal F. Hasyim (Ketua Kelompok Kerja (Pokja) KPU
        DKI), Kemudian Ketua Panwaslu Ramadhansyah dan Ketua KPUD DKI Jakarta Dahlia Umar.
        Mereka banyak menanggapi masalah DPT yang tidak valid dan beberapa isu pilkada DKI.
                                   Analisa
• Salah satu isu yang tidak kalah penting adalah
  mengenai isu Daftar Pemilih Tetap (DPT).
  Permasalahan ini telah mengundang banyak
  pihak untuk berkomentar termasuk dari pihak
  KPUD dan juga Panwaslu.
              Tanggapan Akademisi/Intelektual
                          terhadap Kandidat

                            Positif       Netral    Negatif     Positif-Negatif


  4


  6
                 1         1
         3       2                    1        1
                           4          2        2
         2                                             2         1       1          1        1        1
  6                                                    1         1       1          1        1        1
         5       8
                           6          9        9
                                                       8         9       9          8        9        9
  8
         6       5         5
                                      3        3       2                            2
                                                                 1       1                   1        1
FOKE   NARA   HIDAYAT   DIDIK W   ALEX       NONO   JOKOWI    FAISAL   BIEM       AHOK   HENDARJI   RIZA
                                      Analisa
• Secara umum, akademisi menanggapi
  kandidat lebih bersifat netral, karena dalam
  periode ini banyak hasil survei yang dirilis oleh
  beberapa lembaga survei.
• Pasangan Foke-Nara paling banyak mendapat
  pujian dari akademisi terutama banyak hasil
  survei yang menganggap pasangan ini paling
  kuat.
     Tanggapan Tokoh Agama/ Masyarakat
                      terhadap Kandidat


14

12

10

 8
                                  Positif-Negatif
                                  Negatif
 6
                                  Netral
 4
                                  Positif
 2

 0
                                     Analisa
• Hidayat adalah kandidat yang paling banyak
  mendapat          dukungan       dari      Tokoh
  agama/masyarakat.        Upaya Hidayat untuk
  menggalang dukungan sangat kelihatan selama
  bulan Mei ini.
• Sedangkan kandidat yang paling mendapat
  kritikan dari tokoh agama atau masyarakat adalah
  Jokowi. Salah satu pemberitaan yang negatif
  terkait dengan hal itu adalah mengenai dukungan
  dari orang Solo di Jakarta yang ternyata lebih
  diarahkan kepada Hidayat Nur Wahid.
                                         Isu Regulasi Di Media


                 Lainnya

             Penindakan

    Aturan Pemilu/Pilgub

                 Laporan

               Antisipasi

             Pelanggaran

Proses Pelaksanaan Pilgub

                            0   5   10   15   20   25   30   35   40   45   50
                                Analisa
• Isu regulasi banyak mengangkat mengenai
  proses pelaksaan pilgub yaitu terkait
  penetapan DPT yang diduga banyak pihak
  masih banyak kesalahan.
• Isu berikutnya adalah pelanggaran yaitu
  mengenai black campaign yang menimpa
  beberapa kandidat serta banyaknya atribut
  kampanye yang melanggar aturan dan
  meresahkan masyarakat.
                                                               Regulasi:
                                                       Pihak yang terkait


70

60

50

40

30

20

10

 0
     KPU/ KPUD   Bawaslu/ Pawaslu   Kandidat & Tim   Lainnya   Pemerintah   Kepolisian
                                     Analisa
• Sebagai pihak yang paling berkompenten dalam
  pelaksanaan pilkada DKI, KPUD DKI merupakan
  instansi yang paling banyak terkait dengan isu
  regulasi. Hal ini didorong isu permasalahan DPT.
• Meskipun belum banyak melakukan tindakan,
  Panwaslu sudah banyak melakukan kegatan
  antisipasi dan beberapa upaya penyelesaian
  permasalahan pilkada seperti menjadi fasilitator
  penyelesaian black campign yang terjadi antar
  kandidat.
                                                              Kesimpulan
•   Secara umum pemberitaan media terkait dengan Pilkada DKI 2012 pada bulan mei cukup
    dinamis jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal ini dapat dilihat dari aktivitas
    kandidat mulai padat dengan aktivitas politik berupa konsolidasi politik maupun kunjungan-
    kunjungan politik baik ke tokoh masyarakat maupun masyarakat biasa.
•   Foke dan Alex Noerdin masih mendominasi pemberitaan kandidat, walau masih terdapat
    Hidayat Nur Wahid yang pemberitaannya juga semakin meningkat.
•   Pemberitaan Cagub masih jauh lebih dominan dibandingkan dengan cawagub. Hal ini tampak
    jelas terlihat dari pasangan Foke – Nara dan Hendardji – Riza. Pasangan Foke – Nara pada
    periode ini tampil dengan cukup banyak dari sisi kuantitas pemberitaan dibandingkan dengan
    kandidat lain. Namun, porsi pemberitaan lebih banyak didominasi oleh Foke. Media
    cenderung lebih banyak mengangkat berita terkait dengan Foke dibandingkan Nara. Dengan
    kata lain, peran Nara tidak cukup banyak mempengaruhi kuantitas pemberitaan pasangan
    ini.
•   Tidak jauh berbeda dengan Foke – Nara, pasangan cagub – cawagub independen, Hendardji –
    Riza juga mengalami kondisi yang sama. Pemberitaan mengenai Hendardji jauh lebih banyak
    dibandingkan dengan cawagubnya , Riza. Dari Total 176 berita, hanya 39 % pemberitaan
    berasal dari Riza. 65 % pemberitaan lebih banyak disumbang oleh Hendardji. Sehingga dapat
    dilihat bahwa penopang utama dari pasangan ini adalah Hendardji.
•   Dari sisi program yang ditawarkan, terjadi pergeseran dimana program kesehatan lebih
    banyak dikemukakan oleh para kandidat. Tentu saja ini mengindikasikan adanya upaya dari
    kandidat bersama tim suksesnya untuk mencoba masuk ke tema atau isu selain banjir.
TERIMA KASIH

				
DOCUMENT INFO
Description: Jelang gelaran Pemilukada DKI Jakarta, IMMC secara khusus memonitoring perkembangan pemberitaan media terhadap isu tersebut. Riset dilakukan berkelanjutan sejak Februari 2012 hingga masa Pemilukada berakhir dan secara berkala hasil-hasilnya dipublikasikan. Riset ini diharapkan dapat memberikan sebuah perspektif tentang dinamika Pemilukada DKI 2012, dalam berbagai perspektif.