Hasil Riset Media Monitoring Hari Anak Nasional 2012 by IMMCNews

VIEWS: 68 PAGES: 72

More Info
									POTRET KEKERASAN
 TERHADAP ANAK
   DALAM MEDIA
    2011 - 2012
      LAPORAN HASIL
MEDIA MONITORING KEKERASAN
       TERHADAP ANAK
   23 Juli 2011 – 15 Juli 2012
     www.immcnews.com
       @Immcnews
Dalam rangka memperingati hari anak nasional yang
dirayakan setiap tanggal 23 Juli, IMMC secara khusus
memonitoring perkembangan pemberitaan media terhadap
isu anak khususnya terkait kekerasan dan perlindungan
terhadap anak yang masih terjadi secara nyata di
lingkungan sehari-hari. Riset ini diharapkan dapat
memberikan        sebuah   perspektif   tentang  dinamika
pemberitaan kekerasan terhadap anak serta bagaimana
perlindungan terhadap anak korban kekerasan tersebut
dilakukan oleh pemerintah dan berbagai pihak terkait. Hasil
riset ini kami olah dalam bentuk rilis.
                                     Metodologi
• Penelitian menggunakan metode purposive sampling pada
  4 media online terkemuka,yakni: Kompas.com, Rakyat
  Merdeka Online, Antaranews.com, dan Detik.com.
• Proses pengumpulan data dilakukan dari tanggal 23 Juli
  2011 – 15 Juli 2012.
• Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
  mengumpulkan dan menganalisa semua berita (content
  analysis) mengenai anak, kekerasan terhadap anak, serta
  perlindungan terhadap anak.
                                          Coverage Dynamic
40
35

30

25

20
15

10

5

0




•    Pada Januari 2012, isu kekerasan dan perlindungan anak naik karena dipengaruhi isu pro kontra pencurian sandal
     milik anggota polisi oleh anak yang berinisial AAL.
•    Pada Februari 2012, muncul isu pencabulan yang dilakukan Habib Hasan terhadap jamaahnya.
•    Pada bulan April 2012 isu kembali naik karena dipengaruhi kasus anak umur 8 tahun dari Sukabumi yang suka
     merokok.
                                     Penempatan Berita
180

160

140

120

100                                                In Title
                                                   In News
 80                                                           •   Pemberitaan anak menjadi judul
 60
                                                                  berita terbanyak dimuat di
                                                                  Detik.com & AntaraNews.
 40                                                           •   Penempatan anak didalam sebuah
                                                                  berita   banyak    dimuat    di
 20
                                                                  Kompas.com dan RMOL.
  0
      Detik.com   Kompas.com   AntaraNews   RMOL
         Lokus Kekerasan Anak
                      Pendidikan
                         11%
        Khusus                Hukum
         35%                   14%
                              Ekonomi
                                2%
                                        •   Lokus kekerasan yang paling banyak
                                            terjadi adalah pada kekerasan khusus
          Kesehatan        Sosial           sebanyak 35%.
Agama
             11%            26%         •   Kekerasan     dalam     ranah  sosial,
  1%
                                            pendidikan, dan hukum juga mendapat
                                            persentase yang tinggi.
                                  Kekerasan Khusus

           11%                     Berhadapan dg Hukum
                       21%
      1%
                                   Kelompok Minoritas &
                                   Terisolasi
16%                          1%    Tereksploitasi Ekonomi &/
                                   Seksual
                                   Napza
1%                                                             •   Anak tereksploitasi ekonomi dan
                                   Korban Trafficking              Seksual sangat dominan dalam
                                   Cacat
                                                                   kekerasan yang sifatnya khusus
                                                                   terhadap anak.
                 49%               Penelantaran
                                                               •   Berikutnya adalah kasus anak
                                                                   yang berhadapan dengan hukum.
                                 Jenis Kekerasan

  Eksploitasi

Penelantaran

     Seksual
                                           •   Kekerasan fisik adalah yang paling
  Emosional                                    sering terjadi.
                                           •   Kekerasan seksual terhadap anak juga
        Fisik                                  relatif sering terjadi
                0   50   100   150   200
                   Pelaku Kekerasan

350

300

250

200

150

100                              •   Pelaku dari luar
 50
                                     keluarga        lebih
                                     dominan dibanding
  0                                  dari dalam keluarga
      Keluarga   Luar Keluarga
Pelaku dari Dalam Keluarga
70
60
50
40
30
20
10
              •   Kekerasan lebih sering dilakukan
0                 oleh ayah dan ibu kandung.
              •   Ayah tiri, ibu tiri, ayah angkat,
                  dan ibu angkat relatif jarang.
            Pelaku di Luar Keluarga

   160
   140
   120
   100
    80
    60
    40
    20
     0




• Orang yang paling sering melakukan kekerasan terhadap
  anak adalah yang statusnya umum dan tidak jelas.
• Guru dan polisi masuk dalam tiga besar pelaku kekerasan.
      Lokasi Kekerasan
250

200

150

100
           •   Lokasi umum seperti jalan,
 50
               penjara, rumah sakit dan
  0            lainnya merupakan lokasi
               yang     rawan     terjadinya
               kekerasan anak.
           •   Rumah dan sekolah termasuk
               lokasi yang sering terjadi
               kekerasan terhadap anak.
                Jenis Kelamin Pelaku dan
                                  Korban
250


200


150
                        Laki-laki
100                     Perempuan
                                    •   Pelaku lebih didominasi dari
                                        kalangan laki-laki.
 50
                                    •   Korban lebih banyak dialami oleh
  0
                                        kalangan perempuan, meskipun
                                        sebenarnya hampir berimbang.
      Pelaku   Korban
                                         Usia Korban
16-18th

13-15th

 7-12th                                       •   Usia yang rawan terjadi
                                                  kekerasan adalah 13-15
  5-6th                                           tahun dan 16-18 tahun.
  0-4th                                       •   Paling sedikit adalah usia 5-6
                                                  tahun.
          0   20   40   60   80   100   120
                                                   Usia Pelaku
  36th<
25-35th
19-24th
16-18th
13-15th
 7-12th                                       •   Semakin tua usia seseorang semakin
  5-6th                                           dominan     melakukan     kekerasan
                                                  terhadap anak.
  0-4th
          0   20   40   60   80   100   120
                               Penyebab Kekerasan
                                    Terhadap Anak
    250

    200

    150

    100

     50

      0




•   Kekerasan terhadap anak banyak dilatarbelakangi oleh perilaku kejahatan kriminal
    murni.
•   Ekonomi dan disfungsi keluarga juga banyak menjadi penyebab terjadinya
    kekerasan terhadp anak.
              Dampak Kekerasan
                 Terhadap Anak
Kematian        Fisik
  7%            34%



  Psikologi
    59%
                        • Dampak yang paling
                          sering terjadi dari
                          tindak     kekerasan
                          terhadap anak adalah
                          dampak psikologis.
                            Tone Instansi Terkait
      80

      70

      60

      50

      40

      30
                                                                                       Positif
      20                                                                               Netral
      10                                                                               Negatif
       0




•   Tone Pemerintah lebih banyak negatif, karena dianggap kurang maksimal dalam memberikan
    perlindungan terhadap anak.
•   Instansi lain yang banyak negtif dalam pemberitaannya adalah Kepolisian dan Pengadilan. Hal
    ini dipicu penerapan hukum terhadap anak dirasa kurang tepat.
                                        Peran KPAI
               Sosialisasi   Pengump.
                  8%          Data &
                                Info
                                 5%
Perlind. &
Advokasi
  47%        Pemantau
                an &
              Evaluasi
                31%
                             Penerimaa •   KPAI lebih banyak melakukan
                                 n         perlindungan dan advokasi, serta
                             Pengaduan     pemantauan dan evaluasi
                               Masy    •   Sosilalisasi  dirasa     kurang
                                9%         maksimal.
                                  Pendidikan:
                             Jenis Kekerasan
      Penelanta           Eksploitas
         ran                  i
         5%                  2%
                  Fisik
                  35%




                                       •   Kekerasan emosional paling sering terjadi
Emosiona                     Seksual       dalam bidang pendidikan yaitu sebesar
   l                                       51%.
                               7%
  51%                                  •   Kekerasan eksploitasi relatif jarang terjadi.
                                        Pendidikan:
                                   Lokasi Kekerasan
Tempat
Hiburan
  Pusat
 Perbel…

Rumah


Lainnya
                                         •   Sekolah menjadi tempat utama
Sekolah                                      kekerasan pendidikan.
                                         •   Kekerasan pendidikan sangat jarang
           0   10   20   30   40    50
                                             terjadi di lokasi hiburan.
           Pendidikan:
     Pelaku Kekerasan
25


20


15


10


5      •   Guru dan teman merupakan pelaku
           yang sering melakukan kekerasan
           bidang pendidikan anak.
0
       •   Orang tua kandung juga relatif sering
           melakukan kekerasan di sektor ini.
              Pendidikan: Jenis Kelamin
                     Pelaku dan Korban
25


20


15
                           Laki-laki
10                         Perempuan

5                              •       Pelaku tindak kekerasan
                                       didominasi laki-laki
0
                               •       Korban tindak kekerasan
     Pelaku       Korban               banyak dari pihak laki-laki
                                      Pendidikan:
                          Umur Pelaku dan Korban
                      Korban                                        Pelaku

                                                   36th<
    16-18th                    12
                                                  25-35th

    13-15th                         16            19-24th

                                                  16-18th
     7-12th           6                           13-15th

                                                   7-12th
      5-6th   2
                                                    5-6th

                  3                                 0-4th
      0-4th
                                                            0   2       4    6   8


•     Korban paling banyak di usia 13-15 tahun.
•     Pelaku paling banyak di usia 25-35 tahun.
             Pendidikan:
     Penyebab Kekerasan
35
30
25
20
15
10
 5
 0       •   Penyebab yang sering terjadi dalam
             kekerasan    pendidikan      adalah
             kejahatan murni (Lain-lain).
         •   Ekonomi ternyata tidak terlalu
             memberi pengaruh dalam kekerasan
             pendidikan.
                                     Pendidikan:
                               Dampak Kekerasan
            Kematian
              4%
                       Fisik
                       36%



Psikologi                           •   Dampak yang paling banyak
  60%                                   ditimbulkan        kekerasan
                                        pendidikan adalah psikologis.
                                    •   Sangat jarang berdampak
                                        pada kematian.
                                                    Hukum:
           Eksploit
                                            Jenis Kekerasan
 Penelan
             asi
  taran
             8%
   4%                                   •   Jenis kekerasan yang terjadi dalam kekerasan
                      Fisik                 hukum adalah kekerasan emosional dan
                      42%                   kekerasan fisik.
                                        •   Kekerasan emosional yang sering terjadi
                                            adalah vonis hukum yang salah baik yang
                                            dilakukan oleh hakim atau jaksa atau
                              Seksual       penahanan yang dilakukan oleh kepolisian
Emosion                         0%
  al
 46%
                                                    Hukum:
                                           Lokasi Kekerasan

Sekolah


Rumah
                                                      •   Lokasi yang paling sering
Lainnya                                                   terjadi kekerasan adalah di
                                                          lingkungan       kepolisian,
          0   5   10   15   20   25   30    35   40       penjara, dan pengadilan
                                                          (lainnya)
                                                       Hukum:
                                              Pelaku Kekerasan
     16
     14
     12
     10
     8
     6
     4
     2
     0




•   Dari dalam Keluarga : Ayah kandung paling sering melakukan kekerasan hukum.
•   Dari luar keluarga : Polisi dan hakim menjadi pihak yang paling sering melakukan kekerasan hukum.
•   Pihak pemerintah dan DPR juga sering melakukan kekerasan anak dibidang hukum (lainnya).
                                  Hukum:
                            Jenis Kelamin
40

35

30

25

20                     Laki-laki   •   Pelaku      kekerasan
15                     Perempuan       hukum didominasi
10                                     dari pihak laki-laki.
5                                  •   Korban      kekerasan
0                                      hukum              juga
     Pelaku   Korban                   didominasi dari laki-
                                       laki.
                                         Hukum:
                          Usia Korban dan Pelaku
                     Korban                                     Pelaku

                                               36th<
16-18th
                                              25-35th

13-15th                                       19-24th

                                              16-18th
    7-12th
                                              13-15th

     5-6th                                     7-12th

                                                5-6th
     0-4th
                                                0-4th

             0   5   10       15   20   25              0   2    4       6   8   10


•       Usia yang rawan menjadi korban kekerasan hukum adalah rentang usia 13-15
        tahun.
•       Usia pelaku yang paling sering melakukan tindak kekerasan hukum adalah 25-35
        tahun.
                                            Hukum:
                                 Penyebab Kekerasan
     30

     25

     20

     15

     10

     5

     0
          Lainnya   Disfungsi   Ekonomi   Pandangan   KDRT   Televisi
                    Keluarga                Keliru


•   Penyebab utama kekerasan hukum terhadap anak adalah kebijakan atau
    penegakan hukum yang dianggap tidak pantas apabila diterapkan pada anak
    seperti vonis yang salah serta penahanan ditempat yang sama dengan orang
    dewasa.
                             Hukum:
                    Dampak Kekerasan
   Kemati
     an                 •   Dampak yang paling sering
     8%     Fisik           ditimbulkan dalam kekerasan
            28%             hukum adalah Psikologi anak.
                            Namun tidak sedikit yang
                            berdampak pada fisik bahkan
                            kematian seperti kematian dua
Psikolo                     tahanan    anak   di   penjara
   gi                       kepolisian  Sektor Sijunjung,
 64%                        Sumatera Barat.
                                              Sosial:
    Penelantar
                                     Jenis Kekerasan
               Eksploitasi
        an
                  3%
       10%
                             Fisik
                             33%

Emosional
  33%
                      Seksual        •   Kekerasan emosional dan kekerasan
                       21%               fisik sering terjadi di dalam kekerasan
                                         sosial. Bentuk kekerasan seksual dan
                                         penelantaran anak juga banyak terjadi
                                         di wilayah-wilayah sosial.
                                                                            Sosial:
                                                                            Lokasi
   Tempat Hiburan

Pusat Perbelanjaan                                     •   Lokasi yang rawan terjadi kekerasan
                                                           sosial adalah di tempat-tempat
          Sekolah                                          umum, seperti jalan dan terminal
           Rumah                                           (lainnya)
                                                       •   Rumah juga masih menjadi tempat
          Lainnya
                                                           yang favorit terjadinya kekerasan
                     0   10   20   30   40   50   60       anak secara sosial.
                                                             Sosial:
                                                   Pelaku Kekerasan
             Dalam Keluarga                               Luar Keluarga

20                                                  50
                                                    45
18
                                                    40
16
                                                    35
14
                                                    30
12
                                                    25
10
                                                    20
8                                                   15
6                                                   10
4                                                    5
2                                                    0
0
      Ibu   Ayah   Ayah Tiri    Ayah    Keluarga
                               Angkat    Dekat



•    Ibu kandung menjadi pelaku kekerasan yang sering terjadi di dalam keluarga
     disusul oleh ayah kandung. Kekerasan yang sering dilakukan oleh Ibu Kandung
     adalah penelantaran dan eksploitasi anak yang disebabkan oleh faktor ekonomi.
•    Di luar keluarga, pihak yang sering melakukan kekerasan sosial adalah pihak yang
     tidak jelas identitasnya.
                                              Sosial:
                                       Jenis Kelamin
70

60

50

40
                       Laki-laki
30
                       Perempuan   •   Pelaku kekerasan sosial didominasi
20                                     kaum laki-laki yang umunya datang
                                       dari luar keluarga.
10
                                   •   Korban kekerasan sosial menimpa
0
                                       kaum laki-laki dan perempuan sama
                                       besarnya.
     Pelaku   korban
                                            Sosial:
                            Usia Korban Dan Pelaku
                   Korban                                     Pelaku

                                             36th<
16-18th
                                            25-35th

13-15th                                     19-24th

                                            16-18th
 7-12th
                                            13-15th

  5-6th                                      7-12th

                                              5-6th
  0-4th
                                              0-4th

          0   5   10   15    20   25   30             0   5   10       15   20   25



• Umur 16-18 tahun merupakan masa yang rentang terjadi kekerasan.
• Umur 36< merupakan usia yang sering melakukan kekerasan sosial
  terhadap anak.
                                                Sosial:
                                    Penyebab Kekerasan
  70

  60

  50

  40

  30

  20

  10

  0
       Lainnya   Disfungsi   KDRT   Pandangan   Televisi   Internet   Ekonomi   Ponsel   Game
                 Keluarga             Keliru


• Kekerasan sosial terhadap anak paling banyak dipengaruhi oleh kriminal
  murni seperti pemerkosaan dan penganiayaan serta pembunuhan yang
  dipengaruhi oleh internet, ponsel dan game. Sehingga memicu terjadi
  kekerasan sosial pada anak.
                              Sosial:
                    Dampak Kekerasan
Kematian
  12%       Fisik
            24%
                     •   Dampak yang paling sering ditimbulkan
                         dari kekerasan sosial adalah psikologis
                         anak. Hal ini karena kekerasan sosial lebih
                         banyak disebabkan oleh faktor teknologi
Psikologi
  64%                    informasi seperti internet, game maupun
                         ponsel.
                                              Kesehatan:
                                         Jenis Kekerasan
Emosion   Penelant           Eksploita
  al        aran                 si
 31%         4%                 0%


                     Fisik
                     62%
                                     • Kekerasan yang sering terjadi dalam
Seksual                                kekerasan kesehatan adalah berupa
  3%                                   kekerasan fisik dan kekerasan
                                       emosional.
                                                                  Kesehatan:
                                                                      Pelaku
            Dalam Keluarga                                        Luar Keluarga

10                                                 18
 9
                                                   16
 8
                                                   14
 7
 6                                                 12
 5                                                 10
 4                                                 8
 3                                                 6
 2
                                                   4
 1
                                                   2
 0
     Ayah   Ibu   Keluarga    Ayah    Ibu Angkat   0
                   Dekat     Angkat                     Lainnya   Pacar   Teman   Guru



• Ayah Kandung paling sering melakukan kekerasan kesehatan terhadap
  anaknya seperti perilaku merokok yang mengganggu kesehatan anak atau
  kekerasan fisik yang berakibat pada kesehatan anak.
• Diluar keluarga, Tenaga medis dan Rumah Sakit merupakan pihak yang
  paling sering melakukan kekerasan kesehatan terhadap anak.
                                                       Kesehatan:
                                                           Lokasi
    Pusat Perbelanjaan



      Tempat Hiburan



              Sekolah



              Lainnya



               Rumah


                         0   5        10          15          20           25




•     Lokasi yang sering terjadi kekerasan kesehatan adalah rumah. Hal ini
      disebabkan pelaku utama kekerasan kesehatan terhadap anak adalah keluarga
      terdekat seperti ayah.
•     Kemudian disusul rumah sakit, jalan raya dan tempat umum lainnya (Lainnya)
                                     Kesehatan:
                                   Jenis Kelamin
18
16
14
12
10                     Laki-laki
8
                       Perempuan   • Kaum laki-laki dan perempuan
6
4
                                     sama seringnya melakukan
2                                    kekerasan sosial kepada anak.
0
                                   • Laki-laki sering menjadi korban
     Pelaku   Korban
                                     kekerasan sosial.
                                      Kesehatan:
                           Usia Korban dan Pelaku
                  Korban                                   Pelaku

                                          36th<
16-18th
                                         25-35th

13-15th                                  19-24th

                                         16-18th
 7-12th
                                         13-15th

  5-6th                                   7-12th

                                           5-6th
  0-4th
                                           0-4th

          0   2   4   6    8   10   12             0   1    2       3   4   5



• Anak berumur 7-12 tahun sangat rentang terjadi kekerasan kesehatan.
• Pelaku kekerasan kesehatan banyak dilakukan pihak yang sudah berumur
  36 tahun keatas.
                                       Kesehatan:
                               Penyebab Kekerasan
   20
   18
   16
   14
   12
   10
   8
   6
   4
   2
   0
        Lain-lain   Ekonomi   KDRT   Pandangan   Disfungsi   Internet   Game
                                       Keliru    Keluarga


• Faktor ekonomi menjadi faktor yang banyak mengakibatkan kekerasan
  kesehatan pada anak. Selain itu tindak kekerasan dalam bentuk KDRT juga
  menjadi salah satu pemicu terjadinya kekerasan kesehatan terhadap anak.
                                    Kesehatan:
                              Dampak Kekerasan
            Kematia
               n
              4%

Psikologi
                      Fisik
  41%
                      55%         • Dampak      yang      sering
                                    ditimbulkan dari kekerasan
                                    kesehatan adalah fisik anak
                                    berupa     penyakit    yang
                                    menimpa anak.
 Berhadapan Dengan Hukum:
           Jenis Kekerasan
  Penelantaran   Eksploitasi             • Kekerasan yang sering
      2%            0%
                                           terjadi          dalam
                  Fisik
                  34%
                                           berhadapan dengan
                                           hukum            adalah
                                           kekerasan emosional.
Emosional                                  Sebab dalam posisi ini
  61%
                                           anak            sedang
                                           menghadapi       proses
                               Seksual
                                 3%
                                           hukum       baik      di
                                           Kepolisian, Kejaksaan
                                           maupun Pengadilan.
     Berhadapan dengan Hukum :
              Pelaku Kekerasan
18
16                 • Polisi merupakan pihak
14                   yang sering melakukan
12
                     kekerasan terhadap anak
10
8
                     disaat berhadapan dengan
6                    hukum. Kekerasan yang
4                    sering dilakukan oleh
2
                     kepolisian        adalah
0
                     penganiayaan.
            Berhadapan dengan Hukum:
                     Lokasi Kekerasan
                                                           •   Lokasi yang sering terjadi tindak
Pusat Perbelanjaan                                             kekerasan adalah di Kantor Polisi
   Tempat Hiburan
                                                               dan pengadilan. Dikantor polisi
                                                               anak       sering    mendapatkan
           Rumah                                               perlakuan yang tidak baik dari
                                                               polisi seperti menempatkan anak
          Sekolah                                              dalam sel yang sama dengan
                                                               orang dewasa. Di Pengadilan,
          Lainnya                                              hakim sering menjatuhkan vonis
                     0   5   10   15   20   25   30   35
                                                               yang     tidak    sesuai  dengan
                                                               hukuman yang pas untuk anak.
     Berhadapan dengan Hukum : Jenis
           Kelamin Pelaku dan Korban
30

25

20
                                    • Laki-laki sering melakukan
15
                        Laki-laki     tindak kekerasan terhadap
10
                        Perempuan     anak     disaat    berhadapan
5
                                      dengan hukum
0                                   • Korban kekerasan ini juga
      Pelaku   Korban                 didominasi oleh kaum laki-laki
              Berhadapan dengan Hukum :
                  Usia Pelaku dan Korban
                   Korban                               Pelaku

                                       36th<
16-18th
                                      25-35th

13-15th                               19-24th

                                      16-18th
 7-12th
                                      13-15th

  5-6th                                7-12th

                                        5-6th
  0-4th
                                        0-4th

          0    5      10    15   20             0   2    4       6   8   10



• Umur yang rentan menjadi korban kekerasan adalah umur 13-15 tahun.
• Pelaku tindak kekerasan paling banyak berumur 36 keatas.
     Berhadapan dengan Hukum :
            Penyebab Kekerasan
25
               • Penyebab       kekerasan      banyak
20

15
                 dipengaruhi oleh tindakan oleh aparat
10
                 penegak hukum yang salah dalam
5                melakukan penyidikan, penuntutan
0                bahkan menjatuhkan vonis yang tidak
                 sesuai dengan kondisi anak.
    Berhadapan dengan Hukum:
            Dampak Kekerasan
            Kematia
               n
              0%
                      Fisik
                      40%
                              • Kekerasan terhadap anak saat
Psikologi
  60%                           berhadapan dengan hukum lebih
                                banyak berdampak pada psikologis
                                anak karena menerima hukuman
                                yang tidak sesuai dengan usianya.
      Eksploitasi Ekonomi & Seks :
                   Jenis Kekerasan
                  Eksploitasi
      Emosional
                     10%
         5%

Penelantaran                    Fisik
                                        •   Jenis kekerasan yang sering
    0%                          15%         terjadi adalah Seksual sebanyak
                                            70%. Kekerasan seksual yang
                                            banyak       terjadi     adalah
                                            hubungan          seks      dan
                                            pemerkosaan.
                      Seksual           •   Tidak jarang pula muncul
                        70%
                                            kekerasan fisik terhadap anak
                                            yaitu sebanyak 15%.
     Eksploitasi Ekonomi & Seks:
               Pelaku Kekerasan
        Pelaku
40                •   Ayah kandung ternyata banyak
35
                      melakukan kekerasan eksploitasi
30
25
                      dan seksual. Kekerasan seksual
20
                      yang dialami oleh anak, lebih
15                    banyak dilakukan oleh keluarga
10                    terdekatnya     terutama     ayah
5                     kandung.
0
                  •   Selain ayah kandung, Guru juga
                      banyak     melakukan    kekerasan
                      seksual terhadap murid.
         Eksploitasi Ekonomi & Seks:
                    Lokasi Kekerasan
                                              •   Lokasi yang rawan terjadi
Tempat Hiburan                                    kekerasan adalah di tempat-
                                                  tempat umum, seperti angkot,
                                                  terminal dan tempat umum
       Sekolah                                    lainnya
                                              •   Selain itu, Rumah dan sekolah
       Rumah
                                                  juga banyak digunakan sebagai
                                                  locus tindak kejahatan. Dalam
                                                  beberapa kasus, rumah dan
       Lainnya                                    sekolah tidak lagi menjadi
                                                  empat yang aman bagi anak.
                 0   10   20   30   40   50
        Eksploitasi Ekonomi & Seks:
                      Jenis Kelamin
80

70

60

50

40
                       Laki-laki

30
                       Perempuan
                                   • Jenis kelamin pelaku kekerasan
20
                                     didominasi oleh laki-laki.
10

0
                                   • Korban yang paling banyak adalah
     Pelaku   Korban                 berjenis kelamin perempuan.
                  Eksploitasi Ekonomi & Seks:
                      Usia Korban dan Pelaku
                   Korban                                     Pelaku

                                            36th<
16-18th
                                           25-35th

13-15th                                    19-24th

                                           16-18th
 7-12th
                                           13-15th

  5-6th                                     7-12th

                                             5-6th
  0-4th
                                             0-4th

          0   5   10   15   20   25   30             0   10      20    30   40



• Korban yang paling banyak berda pada rentang umur 16-18 tahun.
• Pelaku paling banyak sudah mencapai umur 36 tahun ke atas.
     Eksploitasi Ekonomi & Seks :
             Penyebab kekerasan
50
45               •   Kriminal murni merupakan penyebab
40
                     utama terjadinya kekerasan eksploitasi
35
30                   dan seksual seperti pemerkosaan.
25
20
                 •   Ekonomi juga merupakan faktor yang
15                   sering    melatarbelakangi   kejadian
10
 5
                     eksploitasi dan seksual di kalangan
 0                   anak-anak. Faktor ekonomi ini kerap
                     menyebabkan orang tua, terutama
                     ayah justru melakukan kekerasan
                     seksual terhadap anak dengan
                     menjualnya kepada mujikari (germo).
Eksploitasi Ekonomi & Seks :
                    Dampak
                          • Dampak dalam kekerasan ini antara
Kematia           Fisik     kematian, psikologi dan fisik hampir
   n              31%
                            berimbang
  38%
                          • Dampak yang paling sering dalam
                            kejadian kekerasan eksploitasi dan seks
          Psikologi         adalah kematian. Tindakan kriminal
            31%             seperti pemerkosaan biasanya akan
                            berujung pada tindakan pembunuhan.
                                  Institution Quote
     100
      90
      80
      70
      60
      50
      40
      30
      20
      10
       0




•   Institusi yang paling konsen dengan isu kekerasan dan perlindungan anak
    adalah Kepolisian dan KPAI. Polisi lebih banyak berada pada aspek hukum
    seperti penyelidikan dan penyidikan. Sementara KPAI berada pada aspek
    pemantauan, perlindungan dan advokasi.
•   DPR dan Pemerintah ternyata kurang maksimal dalam memberikan perhatian
    pada isu tersebut. Hal ini terlihat dari minimnya isu-isu tentang anak yang
    dibicarakan oleh pemerintah dan DPR.
                                                   Person Quote
            66




                   30


                          15
                                 11     10
                                               6
                                                      3      3      3      3      3




•   Person yang paling konsen dalam isu kekerasan dan perlindungan anak adalah Ketua Komnas
    Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait dan Wakil Ketua KPAI Asrorun Ni’am Sholeh.
•   Pada Jajaran Kementrian yaitu Menteri PPA Linda Agum Gumelar dan Mantan Menkes
    Endang Rahayu Sedyaningsih yang banyak memberi perhatian pada isu ini. Endang Rahayu
    Sedyaningsih lebih banyak berbicara dalam konteks perlindungan anak dari pengaruh zat
    adiktif seperti nikotin yang terdapat dalam rokok yang mengganggu kesehatan anak.
                                 Kesimpulan
• Pemerintah belum serius dalam melindungi anak-anak
  Indonesia dari tindakan kekerasan. Hal ini terlihat dari
  minimnya pemberitaan tentang isu-isu anak yang
  dibicarakan oleh pemerintah. Kementerian terkait seperti
  Kementerian PPPA sepertinya belum menjadikan isu
  kekerasan anak sebagai isu utama Kementeriannya. Begitu
  juga dengan DPR. Artinya secara politik isu kekerasan
  terhadap anak belum menjadi isu utama.
• Tempat-tempat yang seharusnya menjadi tempat yang
  aman bagi anak dalam berlindung terhadap tindakan
  kekerasan seperti rumah dan sekolah, ternyata menjadi
  locus delictus terjadinya kekerasan terhadap anak. Rumah
  dan sekolah tidak lagi menjadi tempat yang aman bagi
  anak.
                                    Kesimpulan
• Pelaku kekerasan terhadap anak banyak dilakukan oleh
  orang-orang terdekatnya seperti ayah dan ibu kandung
  serta guru sekolah. Orang-orang terdekat dengan anak ini
  menjadi momok yang menakutkan bagi anak. Selain itu,
  aparat penegak hukum, seperti kepolisian, jaksa daan
  hakim juga kerap melakukan kekerasan secara psikologi
  terhadap anak.
• Jenis kekerasan yang sering diterima anak adalah kekerasan
  fisik dan emosional. Fisik seperti pemerkosaan,
  penganiayaan, bahkan pembunuhan. Sementara emosional
  berbentuk vonis yang tidak tapt serta penempatan sel yang
  sama antara anak dengan orang dewasa.
                                    Kesimpulan
• Secara umum kekerasan terhadap anak berdampak pada
  psikologi perkembangan anak. Karena rata-rata anak yang
  mengalami kekerasan berada pada umur 12-18 tahun.
  Selain itu, anak sebagai pelaku kekerasan banyak
  dipengaruhi oleh faktor pengaruh teknologi informasi
  seperti internet, game dan Ponsel.
• Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kepolisian
  adalah dua institusi yang lebih banyak terlibat dalam proses
  perlindungan anak. KPAI banyak melakukan kerja-kerja
  pemantauan, perlindungan dan advokasi. Sementara
  kepolisian lebih pada aspek hukum seperti penyelidikan
  dan penyidikan terhadap kasus kekerasan terhadap anak.
                                  Rekomendasi
• Pemerintah harus membuat formulasi aturan yang bisa
  memproteksi anak dari tindakan kekerasan yang dilakukan orang
  dewasa, termasuk dari kekerasan yang dilakukan oleh orang tuanya.
  Saat ini, isu tentang perlindungan anak, belum menjadi isu utama
  yang diperhatikan oleh pemerintah. Undang-Undang Perlindungan
  Anak yang saat ini digunakan belum berlaku secara maksimal.
  Bahkan Presiden dalam Kongres Anak Indonesia tidak memberikan
  perhatian khusus kepada anak-anak Indonesia.
• Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (Kemen PPA)
  harus lebih maksimal dalam melakukan kerja-kerja perlindungan
  terhadap anak. Sebagai Kementerian Negara yang secara khusus
  memperhatikan anak, Kementerian ini perannya tidak maksimal
  dalam proses perlindungan dan pendampingan terhadap anak
  Indonesia.
                           Rekomendasi
• KPAI sebagai Komisi Independen Negara yang
  langsung bertanggungjawab kepada Presiden harus
  didorong untuk lebih kuat lagi melakukan kerja-kerja
  pendampingan, pemantauan dan perlindungan
  terhadap anak Indonesia. Selama ini, KPAI hanya bisa
  melakukan pendampingan dan advokasi terhadap
  anak korban kekerasan. Melihat kinerja yang sudah
  dilakukan oleh KPAI hingga saat ini, maka Presiden
  harus memperbesar kewenangan KPAI dalam proses
  pendampingan dan perlindungan terhadap anak
  korban kekerasan.
                             Rekomendasi
• Para penegak hukum seharusnya bisa memberikan
  perlindungan hukum bagi anak baik yang tercatat sebagai
  pelaku maupun korban. Selama ini, hukuman yang
  dijatuhkan kepada anak yang merupakan pelaku kejahatan
  sering tidak sesuai porsinya. Seharusnya penegak hukum
  tidak memvonis anak dengan UU KUHP melainkan dengan
  UU Perlindungan Anak. Anak juga tidak ditempatkan dalam
  sel yang sama dengan orang dewasa yang pasti akan
  berimbas pada psikologi anak. Disisi lain, orang dewasa
  yang menjadi pelaku kejahatan terhadap anak mesti
  mendapatkan hukuman yang maksimal meskipun
  pelakunya adalah aparat hukum itu sendiri.
                                   Rekomendasi
• Orang tua sebagai orang yang terdekat anak seharusnya diharapkan
  menjadi pameng bagi anak dari segala perilaku kekerasan yang akan
  menimpa anak. Pengawasan terhadap anak harus lebih ditingkatkan
  terutama dari orang-orang disekitar rumah. Karena kekerasan terhadap
  anak lebih banyak terjadi di ranah lingkungan terdekatnya seperti
  lingkungan rumah dan sekolah.
• Sekolah juga harus semakin meningkatkan pengawasannya terhadap
  anak didiknya. Guru sebagai orang tua murid saat berada di sekolah
  dituntut berperan lebih aktif. Selain itu, pendidikan moral dan etika
  sepertinya harus menjadi kurikulum wajib dalam dunia pendidikan kita,
  apalagi ditengah semakin canggihnya dunia teknologi. Penggunaan
  teknologi informasi tanpa melalui saringan akan menyebabkan anak
  mudah melakukan tindakan kekerasan akibat pengaruh dari teknologi
  informasi yang digunakannya. Kementerian Pendidikan dan
  Kebudayaan harus bisa mencari formula untuk memproteksi anak dari
  pengaruh teknologi informasi.
Terima Kasih

								
To top