MODUL 23 : Pertemuan 23
Document Sample


Pertemuan 21
SOURCING
DAN
PRODUKSI
Global sourcing ==>
• dimana bagian-bagian dan komponen-komponen akan
difabrikasi
• dimana produk-produk final akan dirakit
4 elemen dari strategi bersaing yang mempengaruhi strategi
fabrikasi :
1. Efisiensi / biaya
2. Ketergantungan
3. Kualitas
4. Flexibilitas
Aktivitas-aktivitas fabrikasi adalah :
• Lokasi dan skala
• Pemilihan proses
• Kontrol terhadap sistem
• Derajat integrasi vertikal, relatif terhadap outsourcing
• Koordinasi R&D
• Lisensi teknologi
3 filosofi dasar fabrikasi adalah :
1. Multidomestik
2. Regional
3. Global
Tipe-tipe utama dari konfigurasi fabrikasi internasional adalah
• Produksi home country dengan pengeksporan
• Pabrik otonomous regional
• Kombinasi dari fokus regional dan global
• Fokus global yang terkoordinasi
Strategis produk :
• Technology-driven
• Marketing-intensive
• Low-cost
Sistem fabrikasi :
1. Pabrik tunggal
2. Pabrik-pabrik ganda
3. Manufacturing interchange
4. Rasionalisasi
Fabrikasi offshore :
• fabrikasi di luar batas wilayah negara
• dilakukan pada lokasi berbiaya rendah dan diikuti oleh
pengimportan ke pasar home country.
KOORDINASI R&D
Peningkatan dalam R&D di luar negeri karena :
• perbaikan teknolopgi informasi dan komunikasi
• perbaikan sumberdaya sosial, ekonomi, dan teknologi
• peningkatan kesamaan bentuk dalam patent internasional
MNE meningkatkan R&D di luar negeri untuk dapat inovatif
akses ke sumberdaya luar negeri/asing. Negara-negara asing
sering menawarkan insentif kepada MNE agar melokasikan
fasilitas R&Dnya di negara tersebut.
Isu utama dan R&D :
R&D yang mana yang harus disentralisasikan?
Perbedaan cross-national dalam selera dan kesukaan merupakan
alasan perlunya desentralisasi desain produk.
MANAJEMEN :
1. JIT (Just -in-Time) :
pengiriman input-input ke produksi sebagaimana diperlukan dan
biaya yang lebih rendah melalui kulitas prima dan biaya
penyimpanan yang rendah.
2. TQM (Total Quality Management):
didesain untuk menghilangkan seluruh cacat produk dan menjamin
kepuasan konsumen.
3. ISO 9000:
Set standar kualitas Eropa guna mempromosikan kualitas di setiap
level organisasi.
Perusahaan bukan Eropa yang bergerak di daratan Eropa perlu
memiliki sertifikat ISO guna memelihara akses ke pasar tersebut.
GLOBAL SOURCING DAN HUBUNGAN KONSUMEN
Menggunakan sumber domestik untuk bahan baku dan komponen,
menghindarkan problem dengan perbedaan bahasa, jarak, kurs,
masalah politik dan tarif dan masalah lainnya.
Alasan utama global sourcing adalah :
menurunkan biaya dan memperbaiki kualitas.
MNE harus mendeterminasikan aktivitas produksi mana yang
harus dilakukan di dalam perusahaan; dan mana yang harus
melalui outsourcing.
MNE dapat vertikal integratif, sumber melalui suplier independen,
atau dengan membangun keterkaitan dengan supplier.
Fabrikasi Jepang cenderung melakukan outsourcing dibanding
fabrikasi USA.
Perusahaan-perusahaan Jepang cenderung menjadi lebih dekat
kepada supliernya dari pada perusahaan-perusahaan USA.
Penugasan :
Case Applied Magnetics Malaysia , hal 671 (dipresentasikan oleh
kelompok yang bertugas pada pertemuan ke – 25).
Get documents about "