Judul Mata Pelajaran by GuJc2W

VIEWS: 120 PAGES: 24

									       PERENCANAAN AGREGAT
      ( AGGREGATE PLANNING )

                  Tujuan:
 Memberikan pemahaman konsep agregasi serta
mampu menyusun rencana agregat dan mampu
menyusun jadwal produksi induk dalam informasi
                 perusahaan
         Definisi Rencana Agregat
   Tujuan Aggregate planning (AP) adalah membangkitkan (generate) top level
    production plans

   Basis AP adalah hasil ramalan dan target produksi. Target produksi ditentukan
    oleh top level business plan yang memperhatikan kapasitas & kapabilitas
    perusahaan

   Analisis dilakukan dalam kelompok produk (product family) dengan unit agregat

   Melibatkan pemilihan srategi manufaktur

   Peran AP adalah sebagai interface antara perusahaan/sistem manufaktur dan
    pasar produknya.



                                                                            2
   Rencana Agregat

           Company top level plans          Ditributor
                                            Distributor




                   Rencana
Pabrik                                         Pengecer
                  Aggregate




                                     Konsumen Akhir




                                                          3
Perencanaan Tugas dan Tanggung Jawab




                                       4
Hubungan Dalam Rencana Agregat




                                 5
 Rencana Agregat
 Strategi perencanaan dalam tahapan Perencanaan dan
 Pengendalian Produksi yang bermuara pada perencanaan
 kapasitas yang optimal.
 Proses agregasi (aggregation) ialah pengelompokan beberapa
 jenis item menjadi product family.
 Proses disagregasi (disaggregation) adalah proses derivasi
 product family menjadi item.
              Item                     Family       Family

                        Agregasi                Perancangan Disagregasi
         Data family               Peramalan
                                                  Agregat
             A                       Family
                                                   Family



                       Agregasi                               Disagregasi
         Data family               Peramalan    Perancangan
Data         B                       Family       Agregat                   MPS
                                                    Family


                        Agregasi                Perancangan Disagregasi
         Data family               Peramalan
             C                       Family       Agregat
                                                    Family
           Aggregate Planning Strategies (1)

1)   Pilihan Kapasitas (Capacity options )
2)   Pilihan Permintaan ( Demand options )
3)   Strategi Kombinasi ( Mixed strategies )

Pilihan Kapasitas ( Capacity options ) :
      Mengubah-ubah tingkat inventory (level production)
      Mengubah-ubah ukuran tenaga kerja: penambahan/pengurangan
       pegawai
      Mengubah-ubah tingkat produksi : tinggi /rendah (over time/under time)
      Menggunakan pekerja sambilan ( part time workers )




                                                                         7
           Aggregate Planning Strategies (2)

Pilihan Permintaan ( Demand options )
   Mempengaruhi demand : iklan, promosi, penjualan langsung, discount,
    diskriminasi harga
   Penangguhan Pengiriman ( Backordering )

Strategi Murni ( Pure strategy )
   Bila yang diubah-ubah hanya satu variabel

Kombinasi Strategi ( Mixed strategy )
   Melibatkan pengubahan beberapa variabel, misalnya bila pure strategy
    tidak feasible




                                                                           8
           Faktor – Faktor Yang dapat dikendalikan

   Persediaan ( Inventory )

   Laju Produksi ( Production rate )

   Tenaga Kerja ( Manpower )

   Kapasitas: lembur /penambahan tenaga kerja (recruitment )/ pengurangan
    tenaga kerja ( layoff )

   Subkontrak ( Subcontract )




                                                                      9
             Metode ( Methods )

   Metode Grafik ( graphical methods)
        Strategi Murni ( Pure strategy )
        Strategi Kombinasi ( Mixed strategy )


   Pendekatan Matematik ( Mathematical approach ):
        Model Program Linier ( Linear Programming Model )
        Transportasi Model ( Transportation Model )


   Indek Koefisien Manajemen ( Management Coefficient index )

   Simulasi ( Simulation )




                                                                 10
    Biaya – Biaya terkait

   Penambahan TK /lPengurangan TK

   Lembur ( Overtime )/Tidak lembur

   Biaya Penyimpanan persedian

   Biaya Sub Kontrak

   Biaya TK Sambilan ( Part time labor cost )

   Biaya Penangguhan pesanan ( Backorder cost )

   Biaya kekurangan barang ( Stock out cost )


                                                   11
         Metode Grafik - Contoh -1

    Diketahui demand selama 8 kuartal ke depan (hasil ramalan)

    Ongkos kenaikan tingkat produksi: 100

    Ongkos penurunan tingkat produksi: 150

    Ongkos inventory: 50

    Ongkos sub kontrak : 80

    Ongkos lembur : 20
    Tentukan :
     Data Peramalan
     Strategi Tingkat Produksi
     Bagaimana Penambahan/Pengurangan Tenaga Kerja
     Strategi Sub Kontrak
     Strategi Kombinasi/Campuran                                 12
          Data Peramalan Permintaan per kuartal


Kuartal   Demand   Kumulatif
  1         220      220                                        Demand per kuartal

  2         170      390




                               Kuantitas demand
                                                  800
  3         400      790                          600
  4         600      1390                         400
  5         380      1770                         200
  6         200      1970                           0
  7         130      2100                               1   2     3      4      5    6   7    8
  8         300      2400                                                 Kuartal




                                                                                             13
           Strategi Tingkat Produksi ( Level Strategy )

                   Production                  Adjusted Ongkos
Kuartal     Demand                Inventory
                      level                   Inventory *) inventory
  1           220      300            80          350        17,500
  2           170      300           210          480        24,000
  3           400      300           110          380        19,000
  4           600      300          -190          80          4,000
  5           380      300          -270           0            0
  6           200      300          -170          100         5,000
  7           130      300            0           270        13,500
  8           300      300            0           270        13,500
                                                 Total       96,500
      *)   Persedian awal : 270
                                                                14
 Penambahan/Pengurangan TK ( Chase Strategy )

Kuartal   Demand   Hiring     Layoff    Total
  1         220       0         0         0
  2         170       0       7,500     7,500
  3         400    23,000       0      23,000
  4         600    20,000       0      20,000
  5         380       0      33,000    33,000
  6         200       0      27,000    27,000
  7         130       0      10,500    10,500
  8         300    17,000       0      17,000
                            Total      138,000

                                            15
      Strategi Sub Kontrak ( Subcontract Strategy

                 Production             Incremental
Kuartal   Demand            Subcontract
                    level               Cost
  1         220      130             90        7,200
  2         170      130             40        3,200
  3         400      130            270       21,600
  4         600      130            470       37,600
  5         380      130            250       20,000
  6         200      130             70        5,600
  7         130      130              0            0
  8         300      130            170       13,600
                            Total            108,800
                                                16
                 Strategi Kombinasi ( Mixed Strategy )

                 Regular    Additional Overtime         Add. Units      Inventory Overtime Changing
Kuartal Demand                                                                                          Total
                 Production units needed Production    after RT+OT        cost      cost work force
  1      220         200          20         50       -30         -30       1,500 1,000               0 2,500
  2      170         200         -30         0        -30         -60       3,000         0           0 3,000
  3      400         200         200         50       150         90            0 1,000           9,000 10,000
  4      600         200         400         50       350        350            0 1,000 26,000 27,000
  5      380         200         180         50       130        130            0 1,000 33,000 34,000
  6      200         200          0          0         0           0            0         0 19,500 19,500
  7      130         200         -70         0        -70         -70       3,500         0           0 3,500
  8      300         200         100         50        50         -20       1,000 1,000               0 2,000
                                                                                            Total       101,500

                                                                                                   17
           Contoh Kasus 2
       BULAN            ESTIMASI                 HARI                 PERMINTAA
                       PERMINTAAN              PRODUKSI                   N
                                                                       PERHARI
       January                 900                   22                  41
       Februari                700                   18                  39
         Maret                 800                   21                  38
         April               1.200                   21                  57
          Mei                1.500                   22                  68
          Juni               1.100                   20                  55
                                                                  Rata-rata=
       Jumlah                6.200                  124           6.200/124=
                                                                  50/hari

Tentukan Permintaan Rata-rata perencanaan Agregat ( metode grafik )


                                                                                  18
    Perencanaan Disagregat

Tujuan :
    Disagregasi dilakukan untuk menyusun jadwal induk
    produksi (MPS – Master Production Schedule) Setelah
    diketahui jadwal produksi agregatnya.
Metode disagregasi
    Persentase.
    Bitran dan Hax.
    Hax dan Meal.




                                                          19
       Master Production Schedule (MPS)


   Jadwal Produksi Induk (Master Production Schedule, MPS)
    atau JPI merupakan output disagregasi pada rencana
    agregat.

   JPI ada pada tingkatan item.

   JPI bertujuan untuk melihat dampak demand pada
    perencanaan material dan kapasitas.

   JPI bertujuan untuk menjamin bahwa produk tersedia
    untuk memenuhi demand tetapi ongkos dan inventori yang
    tidak perlu dapat dihindarkan.
               Contoh Kasus - 3

    Data di atas adalah data untuk level item.
    Agregasi 3 jenis produk menjadi famili X ini dilakukan
    dengan pengalian jumlah unit dengan harga jual per
    unit. Unit agregat adalah rupiah (ribuan).
Perioda    1       2      3      4      5      6      TOTAL PERSENTASE


Produk A   600     660    720    690    750    780    4200      29,6 %

Produk B   1200    1300   1400   1380   1440   1540   8260      58,3 %

Produk C   250     275    300    290    300    300    1715      12,1 %

FAMILY X   2050    2235   2420   2360   2490   2620   14175     100 %




                                                                21
          Prosedur teknik persentase (1)

Hitung persentase kuantitas item masing-masing terhadap
kuantitas famili pada masa lalu (semua dalam unit agregat).
Gunakan persentase ini untuk menentukan kuantitas item masing-
masing dari rencana agregat. Output adalah MPS dalam satuan
agregat.
Lakukan pembagian MPS (yang masih dalam satuan agregat)
dengan nilai konversi sehingga dihasilkan MPS dalam satuan
individu item.
                             Contoh :
                          DATA ITEM (UNIT)

Periode        1     2          3       4     5     6     Harga per unit

Produk A      200   220        240      230   250   260        Rp. 3000
Produk B      600   650        700      690   720   770        Rp. 2000
Produk C      50     55         60       58    60    60        Rp. 5000
        Prosedur teknik persentase (2)
 Hitung persentase kuantitas item masing-masing terhadap kuantitas famili
 pada masa lalu (semua dalam unit agregat).

DATA AGREGAT(Rp1000)

Periode    1    2       3      4           5       6    Total Persentase
Produk A  600    660     720        690        7507    804      4200     29,6%
Produk B 1200   1300    1400        1380       1440    1540     8260     58,3%
Produk C  250    275     300         290       300     300      1715     12,1%
Family X 2050 2235      2420       2360        2490    2620     14.175 100,0%



Gunakan persentase ini untuk menentukan kuantitas item masing-masing dari
rencana agregat. Output adalah MPS dalam satuan agregat.
     Prosedur teknik persentase (3)
Lakukan pembagian MPS (yang masih dalam satuan agregat)
dengan nilai konversi sehingga dihasilkan MPS dalam satuan
individu item .
    DATA ITEM        HARGA               NILAI
   (UNIT)           PER UNIT              KONVERSI

   Produk A           Rp. 3000              1,5
   Produk B           Rp. 2000              1,0
   Produk C           Rp. 5000              2,5
                      MPS UNTUK SETIAP ITEM
   Periode      1     2     3       4       5       6    Total

   Produk A    400  440    480    460     500      520    2800
   Produk B   1200 1300   1400   1380    1440     1540    8260
   Produk C    100  110    120    116     120      120     686
   Family X   1700 1850   2000   1956    2060     2180   11746

								
To top