Docstoc

DRAFT-MANUAL_MUTU_PADA_SMP

Document Sample
DRAFT-MANUAL_MUTU_PADA_SMP Powered By Docstoc
					         MANUAL MUTU
PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
  (SMP)/MADRASAH TSANAWIYAH
             (MTS)




     PUSAT PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
         BADAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
    KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

                         2012
                               KATA PENGANTAR


      Pembinaan satuan pendidikan untuk mampu memenuhi Standar Nasional
Pendidikan   (SNP)    terus    dilakukan         oleh    pemerintah.       Peraturan      Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 63 Tahun 2009 tentang Sistem Penjaminan Mutu
Pendidikan Pasal 3 ayat (2) memberi rambu-rambu bahwa dalam peningkatan
mutu dilakukan atas dasar prinsip keberlanjutan, terencana, dan sistematis
dengan kerangka waktu dan target capaian yang jelas. Dalam rangka memenuhi
ketentuan tersebut, khususnya dalam memperkuat kerangka waktu dan target-
target capaiannya, dipandang perlu untuk disusun buku pedoman tentang
penjaminan mutu pendidikan pada satuan pendidikan.
      Penyusunan      pedoman         ini   dimaksudkan          sebagai    upaya      akselerasi
peningkatan mutu pendidikan melalui pemenuhan delapan Standar Nasional
Pendidikan oleh setiap satuan pendidikan. Harapannya, melalui panduan ini
satuan pendidikan mulai merintis pembudayaan mutu di lingkungannya masing-
masing. Sebenarnya, budaya peningkatan                    mutu mulai         tampak       setelah
diterapkannya instrumen utama dalam pelaksanaan SPMP yaitu Evaluasi Diri
Sekolah (EDS). Dalam implementasinya, EDS telah banyak membantu semua
pihak dalam melakukan program monitoring sekolah yang dilakukan oleh
Pemerintah Daerah atau dikenal dengan istilah Monitoring Sekolah oleh
Pemerintah daerah (MSPD) yang dilaksanakan oleh para Pengawas Pendidikan.
MSPD merupakan instrumen utama Evaluasi Diri Kota/Kabupaten (EDK) sebagai
dasar penyusunan program peningkatan mutu pendidikan di wilayah tersebut.
      Panduan ini disusun dengan memperhatikan berbagai peraturan dan
produk   hukum       yang     telah     dikeluarkan       oleh     pemerintah.      Hal     yang
membedakannya        barangkali       terletak    pada     tujuan,    ruang     lingkup,     dan
sasarannya. Tujuan pedoman ini adalah untuk memberi pedoman bagi semua
satuan pendidikan dalam mememenuhi SNP dengan rincian langkah-langkah

1|Page
pemenuhan, personil yang dapat dilibatkan, waktu atau durasi, dan hasil yang
ditargetkan. Sasaran utamanya adalah agar satuan pendidikan dapat mencapai
SNP dalam waktu yang terukur. Panduan yang bersifat rinci akan dimuat pada
panduan lainnya.
      Akhirnya dengan adanya panduan ini, kiranya semua pihak dapat
memanfaatkannya dengan baik terutama bagi stakeholder di satuan-satuan
pendidikan dan bagi semua pihak yang terlibat dalam peningkatan mutu
pendidikan di lingkungan pemerintah daerahnya masing-masing. Terima kasih.




                                                               Jakarta, 2012




2|Page
                                DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
  A. Rasional
  B. Tujuan
  C. Dasar Hukum
BAB II ACUAN MUTU PENDIDIKAN
  A. Definisi Mutu Pendidikan
  B. Siklus Mutu Pendidikan
  C. Standar Nasional Pendidikan sebagai Acuan Mutu Pendidikan


BAB III PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PADA TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
  A. Tujuan Penjaminan Mutu Pendidikan
  B. Prinsip Penjaminan Mutu Pendidikan di Satuan Pendidikan
  C. Tugas Pokok dan Fungsi Satuan Pendidikan dalam Penjaminan Mutu
     Pendidikan
  D. Tahapan Kegiatan Penjaminan Mutu Pendidikan di Satuan Pendidikan
  E. Tahapan dan waktu Pencapaian Mutu Pendidikan pada Setiap SNP


BAB IV PELEMBAGAAN PENJAMINAN MUTU PADA TINGKAT SMP/MTS
  A. Pelembagaan Penjaminan Mutu Pendidikan di tingkat Pemerintah,
     Pemerintah Provinsi, Pemerintah kabupaten/kota, Penyelenggara, dan
     Masyarakat
  B. Pelembagaan Penjaminan Mutu Pendidikan pada Tingkat Satuan
     Pendidikan


BAB V PENUTUP


3|Page
                                   BAB I
                              PENDAHULUAN



A. Rasional
      Penjaminan mutu pendidikan adalah serentetan proses dalam sistem
yang saling berkaitan untuk mengumpulkan, menganalisis dan melaporkan data
tentang program atau kegiatan pendidikan dalam mencapai mutu pendidikan.
Proses penjaminan mutu diawali dari mengidentifikasi aspek pencapaian dan
prioritas peningkatan, penyediaan data sebagai dasar perencanaan dan
pengambilan keputusan     serta membantu membangun budaya peningkatan
mutu berkelanjutan. Pencapaian mutu pendidikan untuk pendidikan dasar dan
menengah dikaji berdasarkan delapan standar nasional pendidikan dari Badan
Standar nasional Pendidikan (BSNP). Penjaminan mutu secara langsung tentu
saja memiliki kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan.
      Penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan pada pendidikan dasar
dan menengah di Indonesia      berkaitan dengan tiga aspek utama yaitu: (1)
pengkajian mutu pendidikan, (2) analisis dan pelaporan mutu pendidikan, dan
(3) peningkatan mutu dan penumbuhan budaya peningkatan mutu yang
berkelanjutan. Khususnya pada aspek pertama, secara sederhana diartikan
bahwa dalam aspek pengkajian mutu pendidikan di dalamnya perlu ada
pemetaan dan penetapan langkah yang perlu dilakukan untuk pencapaian mutu.
Kegiatan pemetaan salah satunya melalui Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dan
instrumen lain yang dapat menambah informasi tentang profil sekolah. Adapun
kegiatan penetapan langkah pencapaian mutu adalah rencana sistematis,
rasional, dan terukur serta dirumuskan oleh satuan pendidikan untuk memenuhi
pencapaian mutu pendidikan.
      Untuk mencapai mutu, ternyata tidak setiap satuan pendidikan mampu
melakukannya. Banyak faktor yang menjadi kendala dan penghambat sehingga


4|Page
mereka tidak mampu melakukannya. Berdasarkan hasil penelitian secara
mendalam, salah satu sebabnya adalah karena budaya penjaminan mutu di
satuan pendidikan relatif sangat lemah. Secara operasional, jika ingin membina
budaya penjaminan mutu di setiap satuan pendidikan maka dipandang perlu
memberi petunjuk atau panduan pencapaian mutu yang lebih rinci yaitu
berdasarkan pada pencapaian setiap komponen Standar Nasional Pendidikan
(SNP).
         Hasil riset menunjukkan bahwa sekolah dan madrasah merupakan pihak
yang memberikan kontribusi terbesar     terhadap proses dan hasil penjaminan
mutu dan peningkatan mutu pendidikan, sedangkan masyarakat, penyelenggara
pendidikan, dan pemerintah daerah memberikan fasilitasi dalam pelaksanaan
penjaminan mutu tersebut. Oleh karena itu, sekolah dan madrasah perlu
diberdayakan dan didukung dalam usahanya menciptakan budaya mutu. Pihak
masyarakat perlu didorong agar secara aktif mendukung program sekolah dan
madrasah. Adapun       pihak   pemerintah   daerah   perlu   ditingkatkan   upaya
koordinasinya agar mereka menyusun program dan penganggaran penjaminan
mutu sebagai prioritas utamanya.


B. Tujuan
         Tujuan umum penyusunan pedoman penjaminan mutu adalah untuk
memberikan acuan bagi satuan pendidikan dalam melaksanakan penjaminan
mutu pendidikan secara sinergis dan berkelanjutan.
         Secara khusus penjaminan mutu bertujuan untuk:
   1. memberi penjelasan tentang indikator esensial pada delapan Standar
         Nasional Pendidikan yang diuraikan berdasarkan argumentasi perlunya
         pemenuhan indikator esensial, langkah pemenuhannya, waktu dan durasi
         implementasi pemenuhannya, dan hasil yang dapat diukur.




5|Page
  2. mengatur peran dan tanggung jawab setiap unsur organisasi pada
    satuan pendidikan dan pihak terkait lainnya untuk mencapai mutu
    pendidikan     berdasarkan   acuan    mutu     delapan    Standar   Nasional
    Pendidikan.
  3. memberi     petunjuk   pengelolaan   dan    koordinasi   penjaminan   mutu
    pendidikan yang diawali dari pemetaan mutu pendidikan dengan
    berbagai penggunaan instrumen, pemenuhan standar yang mengacu
    pada SNP atau Standar mutu pendidikan di atas SNP, serta evaluasi mutu
    pendidikan.


C. Dasar Hukum
  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
     Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78,
     Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301),
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
     Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor
     41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496),
  3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tentang
     Standar Isi (SI),
  4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23
     Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan
     Pendidikan Dasar Dan Menengah, dan
  5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 12/2007 Tentang Standar
     Pengawas Sekolah/Madrasah,
  6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 13/2007 Tentang Standar
     Kepala Sekolah/Madrasah,
  7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16/2007 Tentang Standar
     Kualifikasi Akademik Dan Kompetensi Guru,



6|Page
  8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19/2007 Tentang Standar
     Pengelolaan Oleh Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah,
  9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 Tentang
     Standar Penilaian Pendidikan,
  10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 Tentang
     Standar   Sarana   Dan   Prasarana   Untuk   Sekolah   Dasar/Madrasah
     Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah
     (SMP/MTs), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA),
  11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 41 Tahun 2007 Tentang
     Standar Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah,
  12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2008 Tentang
     Standar Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah,
  13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 25/2008 Tentang Standar
     Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah,
  14. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 26/ 2008 Tentang Standar
     Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah,
  15. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 27/2008 Tentang Standar
     Kualifikasi Akademik Dan Kompetensi Konselor,
  16. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 63 Tahun 2009 Tentang
     Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan,
  17. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 69 Tahun 2009 Tentang
     Standar Biaya Operasi Non Personalia Tahun 2009.




7|Page
                                    BAB II
                       ACUAN MUTU PENDIDIKAN


A. Definisi Mutu Pendidikan
      Ada tiga konsep dasar yang perlu dibedakan dalam peningkatan mutu
yaitu kontrol mutu (quality control), jaminan mutu (quality assurance) dan mutu
terpadu (total quality). Kontrol mutu secara historis merupakan konsep mutu
yang paling tua. Kegiatannya melibatkan deteksi dan eliminasi terhadap produk-
produk gagal yang tidak sesuai dengan standar. Tujuannya hanya untuk
menerima produk yang berhasil dan menolak produk yang gagal. Dalam dunia
pendidikan, kontrol mutu diimplementasikan dengan melaksanaan ujian sumatif
dan ujian akhir. Hasil ujian dapat dijadikan sebagai bahan untuk kontrol mutu.
      Jaminan mutu merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mencegah
terjadinya kesalahan sejak awal proses produksi. Jaminan mutu dirancang
sedemikian rupa sehingga dapat menjamin proses produksi agar dapat
menghasilkan produk yang memenuhi spesifikasi tertentu. Jaminan mutu adalah
sebuah cara menghasilkan produk yang bebas dari cacat dan kesalahan.
Lanjutan dari konsep jaminan mutu adalah Total Quality Management (TQM)
yang berusaha menciptakan sebuah budaya mutu dengan cara mendorong
semua anggota stafnya untuk dapat memuaskan para pelanggan. Dalam konsep
TQM pelanggan adalah raja. Inilah yang merupakan pendekatan yang sangat
populer termasuk dalam dunia pendidikan. Sifat TQM adalah perbaikan yang
terus menerus untuk memenuhi harapan pelanggan.
      Dalam TQM, mutu adalah kesesuaian fungsi dengan tujuan, kesesuaian
dengan spesifikasi dan standar yang ditentukan, sesuai dengan kegunaannya,
produk yang memuaskan pelanggan, sifat dan karakteristik produk atau jasa
yang memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan. Sistem manajemen mutu
pendidikan   adalah   suatu   sistem   manajemen    untuk   mengarahkan     dan


8|Page
mengendalikan satuan pendidikan dalam penetapan kebijakan, sasaran, rencana
dan proses/prosedur mutu serta pencapaiannya secara berkelanjutan (continous
improvement).
      Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) yang berlaku saat ini
bertumpu kepada tanggung jawab tiap pemangku kepentingan pendidikan
untuk menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan. Implementasi SPMP terdiri
atas rangkaian proses/tahapan yang secara siklik dimulai dari (1) pengumpulan
data, (2) analisis data, (3) pelaporan/pemetaan, (4) penyusunan rekomendasi,
dan (5) upaya pelaksanaan rekomendasi dalam bentuk program peningkatan
mutu pendidikan. Pelaksanaan tahapan-tahapan di atas dilaksanakan secara
kolaboratif antara satuan pendidikan dengan pihak-pihak lain yang terkait sesuai
dengan ketentuan yang berlaku (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
63   Tahun   2009    tentang     Sistem    Penjaminan     Mutu   Pendidikan)   yaitu
penyelenggara satuan atau program pendidikan, pemerintah kabupaten atau
kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah.
      SPMP berbasis pada data dan pemetaan yang valid, akurat, dan empirik.
Data yang dikumpulkan oleh sekolah dapat diperoleh dari hasil akreditasi
sekolah, sertifikasi guru, ujian nasional, dan profil sekolah. Selain itu Evaluasi
Diri Sekolah (EDS) merupakan instrumen implementasi SPMP yang dilaksanakan
oleh setiap satuan pendidikan sebagai salah satu program akseleratif dalam
peningkatan kualitas pengelolaan dan layanan pendidikan (Instruksi Presiden
Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2010; Prioritas Nomor 2. Pendidikan).


B. Alur Penjaminan Mutu Pendidikan

      Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) merupakan alur siklus yang
terpadu   dan   berkelanjutan.    Siklus   tersebut     dapat    menyatukan     dan
mengarahkan pelaksanaan penjaminan mutu secara internal dan eksternal.
Adapun skema alur penjaminan mutu pendidikan adalah sebagai berikut:



9|Page
                  Gambar: Alur Siklus Penjaminan Mutu Pendidikan


    Bagan alir di atas dapat diterangkan sebagai berikut:
    1. Lingkaran besar merupakan siklus Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP)
         di sekolah. Kegiatan yang esensialnya terdiri dari lima langkah yaitu
         pengembangan     standar   mutu,   penetapan       standar,   perencanaan
         pemenuhan, pemenuhan standar, dan auidit/evaluasi.
    2. Pada langkah pemenuhan standar, pihak sekolah tidak mampu
         melakukannya sendiri karena banyak komponen yang bukan merupakan
         kewenangannya dan perlunya ketentuan standarisasi dari pihak
         eksternal. Oleh karena itu dalam pemenuhan standar dan audit/evaluasi



10 | P a g e
         dibutuhkan pedoman pemenuhan mutu yang mengacu pada Standar
         Nasional Pendidikan (SNP).
    3. Pedoman pemenuhan mutu menjadi acuan dalam melakukan Monitoring
         Sekolah oleh Pemerintah daerah (MSPD). Kerangka kegiatan MSPD juga
         didasarkan pada SNP dan hasil Audit/evaluasi internal pihak sekolah.
         Hasil MSPD dapat dijadikan peta mutu dan atau profil mutu yang dapat
         digunakan untuk rencana intervensi pemerintah dan pemerintah daerah.
    4. Intervensi pemerintah dan pemerintah daerah meliputi semua tahapan
         penjaminan mutu di sekolah sebagaimana terlihat dalam lingkaran besar
         pada gambar di atas.
    5. Ketika sinergitas kegiatan penjaminan mutu telah dilakukan oleh
         sekolah di satu sisi dan intervensi pemerintah di pihak lain, maka pada
         dasarnya sekolah layak mendapat status terakreditasi.


C. Standar Nasional Pendidikan sebagai Acuan Mutu Pendidikan
        Acuan mutu yang digunakan untuk pencapaian atau pemenuhan mutu
pendidikan pada satuan pendidikan adalah Standar Nasional Pendidikan (SNP)
dan standar-standar lain yang disepakati oleh kelompok masyarakat. Standar
nasional pendidikan adalah standar yang dibuat oleh pemerintah, sedangkan
standar lain adalah standar yang dibuat oleh satuan pendidikan dan/atau
lembaga lain yang dijadikan acuan oleh satuan pendidikan. Standar-standar lain
yang disepakati oleh kelompok masyarakat digunakan setelah SNP dipenuhi oleh
satuan pendidikan sesuai dengan kekhasan jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.
        SNP sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19
Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan peraturan perundangan
lain yang relevan yaitu kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh
wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. SNP dipenuhi oleh satuan
atau program pendidikan dan penyelenggara satuan atau program pendidikan



11 | P a g e
secara sistematis dan bertahap dalam kerangka jangka menengah yang
ditetapkan dalam rencana strategis satuan atau program pendidikan.
    Terdapat delapan SNP yaitu:
    1.     Standar Isi
    2.     Standar Proses
    3.     Standar Kompetensi Lulusan
    4.     Standar Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan
    5.     Standar Sarana dan Prasarana
    6.     Standar Pengelolaan
    7.     Standar Pembiayaan
    8.     Standar Penilaian


         Delapan SNP di atas memiliki keterkaitan satu sama lain dan sebagian
standar menjadi prasyarat bagi pemenuhan standar yang lainnya. Dalam
kerangka sistem, komponen input sistem pemenuhan SNP adalah Standar
Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Standar Pengelolaan,
Standar Sarana dan Prasarana (Sarpras), dan Standar Pembiayaan. Bagian yang
termasuk pada komponen proses adalah Standar Isi, Standar Proses, dan
Standar Evaluasi, sedangkan bagian yang termasuk pada komponen output
adalah Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Berikut ini disajikan kaitan antara
SNP.




12 | P a g e
               Gambar: Kaitan antar Standar Nasional Pendidikan (SNP)


        Setiap standar memiliki indikator ketercapaiannya dan setiap indikator
merupakan acuan mutu pendidikan di Indonesia. Berikut ini adalah daftar
indikator pemenuhan standar sebagai acuan mutu yang harus diupayakan
dipenuhi oleh setiap sekolah di berbagai jenjang dan jenis pendidikan.

                 TABEL KOMPONEN, SUB-KOMPONEN DAN INDIKATOR
        PEMENUHAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (SNP) PADA JENJANG SMP/MTs

1. STANDAR ISI

  No            Komponen            Sub Komponen                 Indikator Esensial
   1     Kerangka dasar, dan   1.1. Pengembangan   1.1.1 Sekolah melaksanakan pengembangan
         struktur kurikulum         kurikulum            kurikulum dengan melibatkan unsur
                                                         guru, konselor, kepala sekolah, komite
                                                         sekolah, dan nara sumber, dan pihak-
                                                         pihak lain yang terkait.
                                                   1.1.2 Sekolah, mengembangkan kurikulum
                                                         berdasarkan acuan dan prinsip-prinsip


13 | P a g e
                                                               pengembangan kurikulum dalam
                                                               Standar Isi.
                             1.2 Struktur kurikulum   1.2.1    Kurikulum sekolah mencakup kelima
                                                               kelompok mata pelajaran dengan
                                                               karakteristiknya masing-masing sesuai
                                                               dengan Standar Isi.
                             1.3. Beban belajar       1.3.1.   Sekolah menerapkan beban belajar
                                                               sesuai dengan Standar Isi
                             1.4. Muatan Lokal        1.4.1    Kurikulum sekolah dibuat dengan
                                                               mempertimbangkan karakter daerah,
                                                               kebutuhan sosial masyarakat, kondisi
                                                               budaya, dan usia peserta didik.
   2.    Pengembangan diri   2.1 Layanan bimbingan    2.1.1    Sekolah melakukan kegiatan pelayanan
         peserta didik           dan konseling                 konseling yang diperuntukkan bagi
                                                               semua peserta didik yang berkenaan
                                                               dengan masalah diri pribadi dan
                                                               kehidupan sosial, belajar, dan
                                                               pengembangan karier peserta.didik
                                                      2.1.2    Sekolah melaksanakan kegiatan BK
                                                               secara terprogram, yang meliputi:
                                                               perencanaan, pelaksanaan, evaluasi,
                                                               dan tindak lanjut.
                             2.2 Kegiatan ekstra      2.2.1    Sekolah melaksanakan kegiatan ekstra
                                 kurikuler                     kurikuler secara terprogram, yang
                                                               meliputi: perencanaan, pelaksanaan,
                                                               evaluasi, dan tindak lanjut.
                                                      2.2.2    Sekolah melaksanakan kegiatan ekstra
                                                               kurikuler bagi semua siswa sesuai
                                                               dengan minat dan bakat dan kondisi
                                                               sekolah


2. STANDAR PROSES

  No           Komponen          Sub Komponen                        Indikator Esensial
  1.     Perencanaan         1.1 Kualitas silabus     1.1.1 Kegiatan untuk merencanakan
                                                            pembelajaan
                                                      1.1.2 Kepemilikan silabus
                                                      1.1.3 Komponen silabus
                                                      1.1.4 Keterkaitan antar komponen dalam silabus
                             1.2 Kualitas RPP         1.2.1 Kepemilikan RPP
                                                      1.2.2 Komponen RPP
                                                      1. 2.3 Keterkaitan antar komponen RPP
                                                      1.2.4 Keterkaitan RPP dengan silabus
                                                      1.2.5 Kelayakan kegiatan pembelajaran
                             1.3 Sumber Belajar       1.3.1 Ketersedian buku teks, buku panduan,
                                                            sumber belajar lain
                                                      1.3.2 Pemanfaatan buku teks, buku panduan,



14 | P a g e
     No          Komponen                 Sub Komponen                         Indikator Esensial
                                                                       sumber belajar lain
 2.       Pelaksanaan                 2.1 Kualitas Pengelolaan   2.1.1 Pengelolaan kelas
          Pembelajaran                    kelas
                                      2.2 Pelaksanaan            2.2.1 Kesesuaian pelaksanaan pembelajaran
                                          Pembelajaran                 dengan RPP untuk pendahuluan
                                                                 2.2.2 Kesesuaian pelaksanaan pembelajaran
                                                                       dengan RPP untuk inti
                                                                 2.2.3 Kesesuaian pelaksanaan pembelajaran
                                                                       dengan RPP untuk penutup
 3        Pemantauan,                 3.1 Pelaksanaaan           3.1.1 Pelaksanaan Pemantauan, Pengawasan,
          Pengawasan, dan                 Pemantauan,                  dan Evaluasi (persiapan, proses,
          Evaluasi                        Pengawasan, dan              penilaian)
                                          Evaluasi               3.1.2Tindak Lanjut

3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

     No          Komponen                 Sub Komponen                         Indikator Esensial
      1   Cerdas, berpengetahuan,     1.1 Percaya diri dan       1.1.1 Siswa memperoleh pengalaman belajar
          berkepribadian, berakhlak        bertanggung                untuk menumbuhkan dan mengembangkan
          mulia, serta siap hidup                                     sikap percaya diri dan bertanggung jawab
          mandiri dan mengikuti
          pendidikan lebih lanjut
                                      1.2 Biasa berbagai         1.2.1 Siswa memperoleh pengalaman belajar
                                          sumber belajar               melalui program pembiasaan untuk
                                                                       mencari informasi/ pengetahuan lebih
                                                                       lanjut dari berbagai sumber belajar
                                      1.3 Berprestasi            1.3.1 Sekolah memiliki prestasi yang
                                                                        ditunjukkan dengan tingkat kelulusan
                                                                        dan rata-rata nilai US/UN yang tinggi
                                      1.4 Produktif dan          1.4.1 Siswa memperoleh pengalaman belajar
                                          bertanggung jawab            untuk mengenal pemanfaatan lingkungan
                                                                       secara produktif dan bertanggung jawab
                                      1.5 Biasa hidup bersih,    1.5.1 Siswa memperoleh pengalaman belajar
                                           sehat, bugar,               yang menunjukkan kebiasaan hidup
                                           aman, dan sportif           bersih, sehat, bugar dan aman
                                      1.6 Siap melanjutkan       1.6.1 Siswa memperoleh pengalaman belajar
                                           ke jenjang                   agar mampu menguasai pengetahuan
                                           pendidikan yang              untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan
                                           lebih                        yang lebih tinggi
                                      1.7 Berkomunikasi          1.7.1 Siswa memperoleh pengalaman dalam
                                           secara efektif dan          berkomunikasi baik lisan maupun tulisan
                                           santun                      secara efektif dan santun
      2   Beriman dan bertakwa        2.1 Melaksanakan           2.1.1 Siswa memperoleh pengalaman belajar
          kepada Tuhan Yang               ajaran agama                  untuk melaksanakan ajaran agama dan
          Maha Esa serta                                                akhlak mulia
          berakhlak mulia
                                      2.2 Berakhlak mulia        2.2.1 Siswa memiliki pengetahuan, sikap, dan


15 | P a g e
                                                                          perilaku yang baik setelah belajar akhlak
                                                                          mulia sesuai ajaran agama yang
                                                                          dianutnya
   3     Memiliki rasa kebangsaan 3.1 Menghargai                  3.1.1   Siswa memperoleh pengalaman belajar
         dan cinta tanah air          keberagaman                         untuk menghargai keberagaman agama,
                                                                          bangsa, suku, ras, dan golongan sosial
                                                                          ekonomi.
                                       3.2 Menegakkan aturan      3.2.1   Siswa memperoleh pengalaman belajar
                                                                          untuk berpartisipasi dalam penegakan
                                                                          aturan-aturan sosial.
                                       3.3 Bekerjasama dan        3.3.1   Siswa memperoleh pengalaman belajar
                                           tolong-menolong                bekerjasama dalam kelompok, tolong-
                                                                          menolong dan menjaga diri sendiri dalam
                                                                          lingkungan keluarga dan teman sebaya
                                                                          (hanya untuk SD).
                                       3.4 Berpartisipasi siswa   3.4.1   Siswa memperoleh pengalaman belajar
                                           dalam kehidupan                yang dapat melibatkan partisipasi siswa
                                           bermasyarakat                  dalam kehidupan bermasyarakat,
                                                                          berbangsa, dan bernegara secara
                                                                          demokratis dalam wadah NKRI.
                                       3.5 Cinta dan bangga       3.5.1   Siswa memperoleh pengalaman belajar
                                           terhadap bangsa,               yang dapat menunjukkan kecintaan dan
                                           negara dan tanah air           kebanggaan terhadap bangsa, negara
                                           Indonesia                      dan tanah air Indonesia.
   4     Berfikir logis dan analisis   4.1 Belajar iptek secara   4.1.1   Siswa memperoleh pengalaman belajar
                                           efektif                        iptek secara efektif.
                                       4.2 Mengenali dan          4.2.1   Siswa memperoleh pengalaman belajar
                                           menganalisis gejala            untuk mengenali dan menganalisis gejala
                                           alam dan social                alam dan sosial.

   5     Memiliki rasa seni dan        5.1 Mengekspresikan        5.1.1 Siswa memperoleh pengalaman
         memahami budaya                   seni dan budaya              mengekspresikan diri melalui kegiatan
                                                                        seni dan budaya.
   6     Sehat jasmani dan rohani      6.1 Bugaran jasmani        6.1.1 Mengembangkan dan memelihara
         serta sportif                     serta hidup sehat            kebugaran jasmani serta pola hidup
                                                                        sehat
                                       6.2 Menjaga tubuh serta    6.2.2 Siswa memahami perawatan tubuh serta
                                           lingkungan                   lingkungan, mengenal berbagai penyakit
                                                                        dan cara pencegahannya serta menjauhi
                                                                        narkoba




4. STANDAR KOMPETENSI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN (PTK)

  No            Komponen                   Sub Komponen                        Indikator Esensial
   1     Guru                          1.1 Kualifikasi guru       1.1.1 Guru mempunyai kualifikasi minimal



16 | P a g e
  No             Komponen             Sub Komponen                             Indikator Esensial
                                                               1.1.2. Jumlah guru memenuhi persyaratan
                                                                     minimal
                                  1.2 Kompetensi guru          1.2.1 Guru mempunyai kompetensi yang
                                                                     dipersyaratkan
   2     Tenaga kependidikan      2.1 Kualifikasi tenaga       2.1.1 Kepala sekolah mempunyai kualifikasi
                                      kependidikan                   pendidikan minimal
                                                               2.1.1. Konselor mempunyai kualifikasi
                                                                     pendidikan minimal
                                                               2.1.2 Tenaga administrasi mempunyai kualifikasi
                                                                     pendidikan minimal
                                                               2.1.3 Tenaga perpustakaan mempunyai
                                                                     kualifikasi pendidikan minimal
                                                               2.1.4 Tenaga laboran mempunyai kualifikasi
                                                                     pendidikan minimal
                                                               2.1.5 Sekolah mempunyai penjaga sekolah
                                  2.2 Kompetensi tenaga        2.2.1 Kepala sekolah mempunyai kompetensi
                                      kependidikan                   yang dipersyaratkan
                                                               2.2.2 Konselor mempunyai komptensi yang
                                                                     dipersyaratkan
                                                               2.2.3 Tenaga perpustakaan mempunyai
                                                                     kompetensi yang dipersyaratkan

5. STANDAR SARANA PRASARANA

  No             Komponen              Sub Komponen                          Indikator Esensial
   1     Lahan                    1.1 Luas lahan               1.1.1 Luas lahan sekolah sesuai dengan SNP
                                      m2/Siswa, Jumlah
                                      Rombongan belajar,
                                      Siswa, Guru
   2     Ruang Kelas              2.1 Perabot yang dimiliki    2.1.1 Perabot yang dimiliki ruang kelas sesuai
                                      ruang kelas                    dengan SNP
   3     Kondisi ruang kelas      3.1 Kelayakan/               3.1.1 Kelayakan/kenyaman ruang kelas untuk
                                      kenyamanan ruang               belajar
                                      kelas untuk belajar
   4     Ruang Perpustakaan       4.1 Buku perpustakaan        4.1.1 Buku perpustakaan sesuai dengan standar
                                                                     yang berlaku
   5     Perabotan perpustakaan   5.1 Ketersediaan             5.1.1 Ketersediaan peralatan multimedia di
                                      peralatan multimedia           ruang perpustakaan
   6     Kondisi ruang            6.1 Kelayakan/               6.1.1 Kelayakan/kenyamanan ruang
         perpustakaan                 kenyamanan ruang               perpustakaan untuk belajar
                                      perpustakaan untuk
                                      belajar
   7     Laboratorium/ Bengkel    7.1 Peralatan pendidikan     7.1.1 Peralatan pendidikan di laboratorium IPA
                                      di laboratorium IPA            lengkap
                                  7.2 Peralatan pendidikan     7.2.1 Peralatan pendidikan di laboratorium
                                      di laboratorium Fisika         Fisika lengkap
                                  7.3 Peralatan pendidikan     7.3.1 Peralatan pendidikan di laboratorium kimia


17 | P a g e
  No           Komponen              Sub Komponen                         Indikator Esensial
                                    di laboratorium Kimia         lengkap
                                7.4 Peralatan pendidikan    7.4.1 Peralatan pendidikan di laboratorium
                                    di laboratorium               biologi lengkap
                                    Biologi
                                7.5 Peralatan pendidikan    7.5.1 Peralatan pendidikan di laboratorium
                                    di laboratorium               bahas lengkap
                                    Bahasa
                                7.6 Peralatan pendidikan    7.6.1 Peralatan pendidikan di laboratorium IPS
                                    di laboratorium IPS           lengkap
                                7.7 Peralatan pendidikan    7.7.1 Peralatan pendidikan di laboratorium TIK
                                    di laboratorium TIK           lengkap
                                7.8 Peralatan kerja di      7.8.1 Peralatan kerja di ruang bengkel lengkap
                                    ruang bengkel
   8     Ruang Kerja Pimpinan   8.1 Kelayakan/              8.1.1 Kelayakan ruang kerja pimpinan
                                    kenyamanan ruang
                                    kerja pimpinan
                                8.2 Kelengkapan sarana      8.1.2 Kelengkapan sarana ruang kerja pimpinan
                                    ruang kerja pimpinan
   9     Ruang Kerja Guru       9.1 Kelayakan/              9.1.1 Kelayakan ruang kerja guru
                                    kenyamanan ruang
                                    kerja guru
                                9.2 Kelengkapan sarana      9.2.1 Kelengkapan saran ruang kerja guru
                                      kerja guru
  10     Tempat Ibadah          10.1 Kelayakan/             10.1.1 Kelayakan/kenyamanan ruang ibadah
                                      kenyamanan ruang
                                      ibadah
                                10.2 Kelengkapan            10.2.1 Kelengkapan sarana ruang ibadah
                                      sarana ruang
                                      ibadah
  11     Ruang Jamban           11.1 Kelayakan/             11.1.1 Kelayakan/kenyamanan ruang jamban
                                      kenyamanan
                                      jamban
                                11.2 Kelengkapan            11.2.1 Kelengkapan sarana jamban
                                      sarana jamban
  12     Ruang UKS              12.1 Kelayakan/             12.1.1 Kelayakan/kenyamanan ruang UKS
                                      kenyamanan ruang
                                      UKS
                                12.2 Kelengkapan            12.2.1 Kelengkapan sarana ruang UKS
                                      sarana ruang UKS
  13     Ruang Konseling        13.1 Kelayakan/             13.1.1 Kelayakan/kenyamanan ruang konseling
                                      kenyamanan ruang
                                      konseling
                                13.2 Kelengkapan            13.2.1 Kelengkapan sarana ruang konseling
                                      sarana konseling
  14     Tempat bermain/OR      14.1 Kelayakan/             14.1.1 Kelayakan/kenyamanan tempat
                                      kenyamanan                   bermain/OR
                                      tempat bermain/OR


18 | P a g e
  No           Komponen             Sub Komponen                          Indikator Esensial
                                14.2 Kelengkapan            14.2.1 Kelengkapan sarana tempat bermain/OR
                                     sarana tempat
                                     bermain/OR
  15     Ruang Sirkulasi        15.1 Kelayakan/             15.1.1 Kelayakan/kenyamanan ruang sirkulasi
                                     kenyamanan ruang
                                     sirkulasi
                                15.2 Kelengkapan            15.2.1 Kelengkapan sarana ruang sirkulasi
                                     sarana ruang
                                     sirkulasi/
                                     penghubung antar
                                     bangunan
  16     Pencemaran             16.1 Pencemaran             16.1.1 Pencemaran lingkungan
                                     lingkungan
                                16.2 Kelengkapan            16.2.1 Kelengkapan sarana drainase,
                                     sarana drainase,              pembuangan limbah, pepohonan
                                     pembungan limbah,             (perindang)
                                     perindang


6. STANDAR PENGELOLAAN

  No          Komponen              Sub Komponen                             Indikator Esensial
   1     Perencanaan Program   1.1 Sosialisasi visi, misi   1.1.1 Sosialisasi visi, misi dan tujuan sekolah
                                   dan tujuan sekolah             dilakukan kepada semua warga sekolah.
                                                            1.1.2 Warga sekolah memahami visi, misi dan
                                                                  tujuan sekolah
                                                            1.1.3 Sosialisasi KTSP sekolah dilakukan
                                                                  kepada semua warga sekolah
                               1.2 Kepemilikan rencana      1.2.1 Sekolah memiliki dokumen rencana kerja
                                   kerja sekolah                  sekolah dalam bentuk RKS (Rencana
                                                                  Kerja Sekolah 4-tahunan) dan RKA-S
                                                                  (Rencana Kegiatan dan Anggaran
                                                                  Sekolah) atau rencana kerja tahunan)
                                                            1.2.2 Penyusunan rencana kerja sekolah (RKS)
                                                                  memperhatikan pertimbangan Komite
                                                                  Sekolah, disetujui oleh Dewan Pendidik,
                                                                  dan disahkan berlakunya oleh Dinas
                                                                  Pendidikan kab/kota atau oleh
                                                                  penyelenggara sekolah bagi sekolah
                                                                  swasta
                                                            1.2.3 Rencana kerja sekolah mendukung
                                                                  pengembangan karir guru
                               1.3 Program peningkatan      1.3.1 Sekolah melaksanakan program
                                   mutu sekolah                   peningkatan mutu sekolah
                                                            1.3.2 Penyusunan program peningkatan mutu
                                                                  sekolah mendasarkan pada: hasil evaluasi
                                                                  diri, hasil akreditasi sekolah, dan hasil


19 | P a g e
                                                                 kelulusan siswa.
   2     Pelaksanaan Rencana   2.1 Realisasi visi dan misi 2.1.1 Sekolah merealisasikan visi dan misi ke
         Kerja                     ke dalam rencana kerja        dalam pelaksanaan kegiatan
                                   sekolah                       pembelajaran, pengelolaan PTK, dan
                                                                 Pelaksanaan kegiatan kesiswaan.
                               2.2 Sekolah menyusun        2.2.1 Sekolah menyusun pedoman-pedoman
                                   pedoman pengelolaan           pengelolaan sekolah
                                   sekolah
                               2.3 Sekolah menciptakan     2.3.1 Budaya dan lingkungan sekolah kondusif
                                   lingkungan yg kondusif        untuk pembelajaran.
                                   untuk kegiatan
                                   pembelajaran
                               2.4 Sekolah menyediakan     2.4.1 Warga sekolah dapat mengakses laporan
                                   akses laporan                 pengelolaan keuangan sekolah secara
                                   pengelolaan keuangan          transparan dan akuntabel
                                   sekolah secara
                                   transparan dan
                                   akuntabel
                               2.5 Sekolah menjalin        2.5.1 Sekolah menjalin kemitraan dengan
                                   kemitraan dengan              lembaga lain untuk mendukung
                                   lembaga lain                  implementasi rencana kerja sekolah
   3     Pengawasan dan        3.1 Sekolah melakukan       3.1.1 Sekolah melakukan evaluasi rencana kerja
         Evaluasi                  evaluasi rencana kerja        sekolah minimal 1 kali per tahun
                                   sekolah 2 kali setahun
                                                           3.1.2 Program supervisi dan evaluasi meliputi:
                                                                 pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut
                               3.2 Sekolah melakukan       3.2.1 Sekolah mensosialisasikan laporan hasil
                                   sosialisasi hasil             pelaksanaan program sekolah
                                   pelaksanaan program
                                   sekolah
                                                           3.2.2 Sekolah melakukan tindak lanjut hasil
                                                                 evaluasi pelaksanaan program/kegiatan
                                                                 sekolah.
                               3.3 Kepala sekolah          3.3.1 Sekolah melakukan evaluasi
                                   melakukan evaluasi            pendayagunaan pendidik pada setiap
                                   pendayagunaan                 akhir semester
                                   pendidik
                                                           3.3.2 Sekolah melakukan evaluasi
                                                                 pendayagunaan tenaga kependidikan
                                                                 pada setiap akhir semester
                               3.4 Sekolah sudah           3.4.1 Sekolah mengikuti akreditasi oleh BAN-SM
                                   melakukan akreditasi          untuk menentukan status akreditasi
                                   sesuai dengan                 sekolah
                                   peraturan yang berlaku
                               3.5 Pelibatan /Partisipasi  3.5.1 Guru dilibatkan dalam perumusan visi, misi
                                   Warga sekolah                 dan tujuan, serta penyusunan rencana
                                                                 kerja sekolah.
                               3.6 Kepala sekolah          3.6.1 Sesuai kompetensinya kepala sekolah


20 | P a g e
                                  menerapkan                    dapat dijadikan teladan bagi semua warga
                                  kepemimpinan yang             sekolah
                                  efektif
                                                           3.6.2 Kepemimpinan sekolah mampu
                                                                 menerapkan cirri-ciri kepemimpinan yang
                                                                 efektif.
   4     Sistem informasi      4.1 Sekolah menerapkan      4.1.1 Warga sekolah, mudah mengakses
         manajemen                 sistem informasi              informasi dan pengaduan terkait dengan
                                   manajemen yang                pengelolaan sekolah.
                                   mudah diakses oleh
                                   warga sekolah


7. STANDAR PEMBIAYAAN

  No          Komponen               Sub Komponen                          Indikator Esensial
   1     Penyusunan Program     1.2. RAPBS dan RAKS         1.2.1. Ada unsur masyarakat yang
         Pembiayaan                  disusun bersama-              berpartisipasi dalam rapat penetapan
                                     sama dengan Komite            besaran pembiayaan yang harus
                                     Sekolah dan                   ditanggung oleh orang tua murid
                                     mempertimbangkan
                                     kemampuan ekonomi
                                     orang tua siswa
   2     Penetapan besaran      2.1. Besaran Standar        2.1.1. Besaran biaya operasi nonpersonalia
         biaya operasi non           Biaya Operasi                 dihitung berdasarkan standar biaya per
         personalia, ATS dan         Nonpersonalia                 sekolah/program keahlian
         BAHP
                                                            2.1.2. Besaran biaya operasi nonpersonalia
                                                                   dihitung berdasarkan standar biaya per
                                                                   rombongan belajar
                                                            2.1.3. Besaran biaya operasi nonpersonalia
                                                                   dihitung berdasarkan standar biaya per
                                                                   peserta didik
                                                            2.1.4. Sekolah menghitung besaran persentase
                                                                   minimum biaya ATS berdasarkan standar
                                                                   pembiayaan
                                                            2.1.5. Sekolah menghitung besaran persentase
                                                                   minimum biaya BAHP berdasarkan
                                                                   standar pembiayaan
                                2.2. Realisasi Besaran      2.2.1. Sekolah menghitung besaran biaya
                                     Pembiayaan selain             operasi selain biaya operasi non
                                     Operasi Non                   personalia, ATS dan BAHP
                                     personalia, ATS dan
                                     BAHP
                                2.3. Realisasi               2.3.1. Kemudahan mengakses dokumen
                                     Pengelolaan                    pengelolaan pembiayaan sekolah
                                     Pembiayaan Operasi
                                     Nonpersonalia



21 | P a g e
                                 2.4. Realisasi Perolehan    2.4.1. Besaran peroleh dana yang berrsumber
                                      Dana Pembiayaan               dari Pemerintah Pusat, Pemerintah
                                      Sekolah                       Propinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota,
                                                                    orang tua siswa, dan masyarakat
   3     Pelaporan Pengelolaan   3.1. Dokumen Laporan        3.1.1.Sekolah menyusun laporan pengelolaan
         Program Pembiayaan           Pembiayaan Operasi           pembiayaan
                                      Nonpersonalia
                                                             3.1.2.Kemudahan akses terhadap laporan
                                                                   pengelolaan keuangan



8. STANDAR PENILAIAN

  No           Komponen               Sub Komponen                          Indikator Esensial
   1     Teknik, mekanisme dan   1.1. Teknik-teknik         1.1.1.Guru membuat rancangan penilaian yang
         prosedur penilaian           penilaian                   menggunakan berbagai teknik penilaian,
                                                                  misal tes untuk prestasi belajar,
                                                                  pengamatan untuk perilaku, lembar
                                                                  penilaian untuk proses pencapaian
                                                                  kompetensi
                                 1.2. Prosedurpenillaian    1.2.1.Guru menyusun instrumen yang
                                                                  memenuhi syarat substansi, konstruksi,
                                                                  dan bahasa
                                                            1.2.2.Satuan pendidikan melakukan validitas
                                                                  empiric terhadap instrument penilaian
                                                            1.2.3. Satuan pendidikan memiliki instrumen
                                                                  yang berkualitas
   2     Pelaksanaanpenilaian    2.1. Penilaian oleh         2.1.1. Siswa menerima informasi hasil ulangan
                                      pendidik                      harian
                                                            2.1.2.Guru menyampaikan hasil penilaian akhir
                                                                  kepada peserta didik dalam bentuk satu
                                                                  nilai disertai deskripsi
                                                            2.1.3.Guru memberikan remidi pada siswa yang
                                                                  belum mencapai KKM
                                                            2.1.4.Guru menggunakan berbagai teknik
                                                                  penilaian untuk menilai hasil belajar
                                                                  kognitif, keterampilan, dan afektif
                                                            2.1.5.Guru menggunakan berbagai teknik untuk
                                                                  menilai hasil belajar kognitif siswa
                                                            2.1.7.Guru mengolah/ menganalisis hasil
                                                                  penilaian untuk mengetahui kemajuan dan
                                                                  kesulitan belajar siswa
                                                            2.1.8. Guru memanfaatkan hasil penilaian
                                                            2.1.9.Setiap akhir semester, guru melaporkan
                                                                  hasil penilaian
                                                            2.1.10.Guru melaporkan hasil penilaian akhlak
                                                                  kepada guru agama


22 | P a g e
                                                        2.1.11.Guru melaporkan hasil penilaian
                                                              kepribadian kepada guru PKN
                                  2.2. Penilaian oleh   2.2.1. Satuan pendidikan mengadakan rapat
                                       sekolah                dewan guru untuk menentukan nilai akhir
                                                              peserta didik (termasuk kenaikan kelas
                                                              dan kelulusan)
                                                        2.2.2.Satuan pendidikan melaksanakan: kriteria
                                                              kenaikan kelas, KKM
                                                        2.2.3. Satuan pendidikan melaporkan hasil
                                                               penilaian setiap akhir semester kepada
                                                               semua orangtua/wali siswa.
                                  2.3. Penilaian oleh   2.3.1.Satuan pendidikan memanfatkan hasil UN
                                       Pemerintah             untuk seleksi masuk,
                                                        2.3.2. Satuan pendidikan memiliki rata-rata UN
                                                              setinggi UN SSN
                                                        2.3.3. Satuan pendidikan memanfaatkan hasil
                                                              analisis daya serap
   3      Pemantauan penilaian    3.1.Pemantauan        3.1.1.Pemantauan terahadap kualitas soal
          yang berkualitas dan        penilaian yang
          tindaklanjutnya             berkualitas
                                                        3.1.2.Pemantauan terhadap pelaksanaan ujian



         Satuan atau program pendidikan yang telah memenuhi SNP, dapat
mengembangkan standar yang lebih tinggi lagi yaitu berupa:
       1. Standar mutu di atas SNP yang dapat diadopsi dan/atau diadaptasi dari
          standar internasional.
       2. Standar mutu di atas SNP yang berbasis pada keunggulan dan
          spesifikasi tertentu.




23 | P a g e
                                      BAB III
        PENJAMINAN MUTU PADA TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN



        Penjaminan mutu pada tingkat satuan pendidikan yang dimaksud dalam
bab ini adalah upaya pemenuhan standar nasional pendidikan oleh satuan
pendidikan berdasarkan hasil pemetaan mutu satuan pendidikan. Kegiatan ini
dilakukan dengan cara mengidentifikasi kekurangan sekolah dalam SNP.
Identifikasi dilakukan dengan menggunakan instrument evaluasi diri sekolah
(EDS). Berdasarkan hasil EDS kemudian dilihat lebih rinci saran upaya
pemenuhan yang dapat dilakukan oleh satuan pendidikan dalam bab ini. Perlu
dipertegas, bahwa upaya pemenuhan SNP oleh SMP/MTs yang dibuat dalam
manual ini merupakan upaya pembimbingan yang memungkinkan untuk
digunakan oleh sekolah, jika situasi dan kondisinya sesuai dan memungkinkan
untuk diimplementasikan oleh sekolah. Namun demikian, sekolah dapat
membuat upaya yang berbeda dengan apa yang disarankan dalam manual ini
sepanjang upaya tersebut normatif dan tidak melanggar aturan yang berlaku.


A. Tujuan Penjaminan Mutu Pendidikan
        Penjaminan mutu pendidikan berdasarkan Permen Nomor 63 Tahun 2009
tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan adalah kegiatan sistemik dan
terpadu oleh satuan atau program pendidikan, penyelenggara satuan atau
program pendidikan, pemerintah daerah, Pemerintah, dan masyarakat untuk
menaikkan      tingkat   kecerdasan   kehidupan   bangsa   melalui   pendidikan.
Berdasarkan peraturan di atas, tujuan akhir penjaminan mutu pendidikan adalah
tingginya kecerdasan kehidupan manusia dan bangsa sebagaimana dicita-
citakan oleh Pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945 yang dicapai melalui penerapan SPMP. Adapun tujuan antara pada




24 | P a g e
penjaminan mutu pendidikan adalah terbangunnya SPMP yang di dalamnya
termasuk:
    1. terbangunnya budaya mutu pendidikan formal, nonformal, dan/atau
         informal;
    2. pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas dan proporsional
         dalam penjaminan mutu pendidikan formal dan/atau nonformal pada
         satuan atau program pendidikan, penyelenggara satuan atau program
         pendidikan, pemerintah kabupaten atau kota, pemerintah provinsi, dan
         Pemerintah;
    3. ditetapkannya secara nasional acuan mutu dalam penjaminan mutu
         pendidikan formal dan/atau nonformal;
    4. terpetakannya secara nasional mutu pendidikan formal dan nonformal
         yang dirinci menurut provinsi, kabupaten atau kota, dan satuan atau
         program pendidikan;
    5. terbangunnya sistem informasi mutu pendidikan formal dan nonformal
         berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang andal, terpadu, dan
         tersambung yang menghubungkan satuan atau program pendidikan,
         penyelenggara satuan atau program pendidikan, pemerintah kabupaten
         atau kota, pemerintah provinsi, dan Pemerintah.
Berdasarkan pada ketentuan di atas, kegiatan penjaminan mutu pendidikan
pada lingkungan pendidikan formal dan jenjang pendidikan dasar dan
menengah secara umum meliputi kegiatan:
    1. Pengisian evaluasi diri sekolah oleh satuan pendidikan. Proses ini
         menghasilkan profil mutu sekolah;
    2. Penyusunan rencana pemenuhan SNP atau rencana peningkatan mutu
         sekolah, baik dalam kurun waktu jangka menengah (4 tahunan) atau
         tahunan dalam bentuk rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS);




25 | P a g e
    3. Sekolah      melaksanakan     rencana   pemenuhan      SNP   atau   rencana
         peningkatan mutu sekolah berdasarkan situasi dan kondisi sekolah;
    4. Kepala sekolah dan pihak terkait mengevaluasi proses pememuhan SNP
         oleh satuan pendidikan atau kegiatan peningkatan mutu yang dilakukan
         oleh sekolah. Dari proses ini, sekolah mendapatkan informasi mengenai
         tingkat   ketercapaian,   faktor   pendukung   dan   penghambat    upaya
         pemenuhan SNP;
    5. Kepala sekolah dan pihak terkait melakukan perencanaan ulang kegiatan
         pemenuhan SNP untuk kemudian dilakukan perbaikan berkelanjutan.
        Tahapan kegiatan ini dilakukan secara berulang. Pada waktu sekolah
sudah memenuhi SNP, sekolah harus meningkatkan standar mutu sekolah di
atas SNP.


C. Prinsip Penjaminan Mutu Pendidikan di Satuan Pendidikan
        Sesuai dengan peraturan yang berlaku, penjaminan mutu pendidikan
dilakukan atas dasar prinsip:
    1. berbasis pada hasil pemetaan,
    2. terencana dan sistematis,
    3. dalam kerangka waktu yang rasional dan pasti,
    4. memiliki target capaian mutu yang jelas dan terukur,
    5. terbuka dan disempurnakan secara berkelanjutan, serta
    6. menghormati otonomi satuan pendidikan;


D. Tugas Pokok dan Fungsi Satuan Pendidikan dalam Penjaminan
    Mutu Pendidikan
        Satuan pendidikan merupakan pelaksana penjaminan mutu memiliki
tugas dan kewenangan sebagai berikut:




26 | P a g e
    1. Melakukan evaluasi diri sebagai dasar perencanaan program pemenuhan
         dan peningkatan mutu secara internal, dan sebagai informasi bagi unit
         lain guna mendukung pemenuhan standar mutu pendidikan.
    2. Melaksanakan proses pemenuhan Standar Nasional Pendidikan sebagai
         perwujudan dari penjaminan mutu pendidikan.
    3. Menyusun pelaporan pemetaan mutu satuan pendidikan kepada
         pemangku      kepentingan        di   tingkay     satuan    pendidikan,     pengelola
         program, dan Dinas pendidikan Kabupaten/Kota.
    4. Menyediakan data bagi pihak lain guna kepentingan akreditasi, kebijakan
         peningkatan        mutu    pendidikan,        fasilitasi,   pemenuhan        standar,
         perencanaan program, dan audit kinerja.


E. Tahapan         Kegiatan        Penjaminan          Mutu     Pendidikan      di    Satuan
    Pendidikan
    Satuan      pendidikan      sebagai    pelaksana       penjaminan    mutu      melakukan
    penjaminan mutu sesuai dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:


    1. Pemetaan Mutu
         Pemetaan mutu pendidikan di tingkat satuan pendidikan, diartikan
         sebagai informasi tentang pencapaian                  delapan standar nasional
         pendidikan, dimulai dengan:
         a. Menjaring dan mengumpulkan informasi mutu pendidikan pada
               tingkatsatuan pendidikan, dengan tahapan sebagai berikut:
               1) Membentuk tim untuk penjaringan atau pengumpulan data mutu
                  pendidikan atau data pencapaian delapan standar nasional
                  pendidikan.
               2) Mengisi    instrument        untuk     menjaring    data   tentang     mutu
                  pendidikan seperti instrument Evaluasi Diri Sekolah (EDS).



27 | P a g e
               3) Memasukan      data   dari    instrument    ke   format   data    mutu
                  pendidikan;
               4) Memelihara     data   yaitu    mengecek     kebenaran     data    mutu
                  pendidikan yang dilengkapi dengan bukti-bukti, dan menjaga
                  kemutahiran data.
               5) Mengolah      data mutu pendidikan         menjadi informasi      mutu
                  pendidikan di tingkat satuan pendidikan, untuk dijadikan dasar
                  dalam penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah (RPS);
               6) Menyiapkan data mutu pendidikan kepada unit/instansi yang
                  memerlukan       untuk       membantu      pengembangan          satuan
                  pendidikan;
               7) Menyampaikan data mutu pendidikan pada tingkat satuan
                  pendidikan kepada penyelenggara sekolah ke dinas pendidikan
                  kabupaten/kota; MTs ke kementrian agama kabupaten/kota).
         b. Menyusun profil mutu SMP/MTs dengan tahapan berikut:
               1) Satuan Pendidikan menentukan acuan mutu pendidikan sebagai
                  acuan atau patok duga (benchmark), baik Standar Pelayanan
                  Minimal dan atau Standar Nasional Pendidikan.
               2) Mengolah data mutu pendidikan menjadi profil mutu pendidikan
                  pada tingkat satuan pendidikan.
               3) Profil mutu pendidikan pada tingkat satuan pendidikan berisi
                  kesenjangan antara keadaan nyata posisi setiap Standar di
                  satuan pendidikan dengan 8 Standar Nasional Pendidikan;
               4) Menyampaikan laporan profil mutu pendidikan pada tingkat
                  satuan pendidikan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota; MAK
                  ke kementrian agama kabupaten/kota.




28 | P a g e
    2. Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan
         a. Menggunakan profil mutu pendidikan sebagai dasar penyusunan
               program peningkatan mutu pendidikan atau upaya pemenuhan
               standar mencapai standar yang dijadikan acuan, dan tertuang
               dalam Rencana Kegiatam Sekolah (4 tahunan) dan/atau RKAS.
               Minimal berisi komponen standar yang akan dipenuhi oleh satuan
               pendidikan dan komponen yang akan diusulkan pemenuhannya oleh
               penyelenggara pendidikan dan/atau pemerintah kabupaten/kota,
               provinsi, dan pemerintah.
         b. Melakukan perbaikan mutu pendidikan atau upaya pemenuhan
               standar mencapai standar yang dijadikan acuan berdasarkan
               program yang telah direncanakan (RKS atau RKAS).


    3. Pemantauan
         a. Pemantauan          dilakukan   oleh     satuan   pendidikan      dengan   cara
               pengecekan keterlaksanaan pemenuhan standar, dan mencatat
               penyebab berbagai kendala dalam pemenuhan standar.
         b. Melakukan      penilain       internal   terhadap    pelaksanaan      program
               peningkatan mutu pendidikan.


    4. Pelaporan
         a. Menuliskan      pelaksanaan        peningkatan      mutu   atau    pemenuhan
               stándar pada tahun berjalan, dan menjadi dasar untuk penyusunan
               program untuk tahun berikutnya.
         b. Menyampaikan laporan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/kota, atau
               provinsi/pusat     untuk     dijadikan    bahan     menyusun       program
               peningkatan mutu atau pemenuhan standar pada satuan pendidikan
               yang menjadi binaannya.



29 | P a g e
         c.    Melakukan pemutakhiran data mutu pendidikan setelah pelaksanaan
               program peningkatan mutu.


    5. Pengembangan Standar di atas SNP
           Satuan pendidikan yang telah mencapai atau memenuhi standar
    tertentu sebagai acuan mutu pendidikan ini dapat mengembangkan ke
    standar yang lebih tinggi. Sebagai contoh, dari SNP menjadi SNP plus atau
    standar lainnya sebagai acuan mutunya yang sesuai dengan kemampuan
    dan visi satuan pendidikan.




30 | P a g e
                         1. Menjaring dan mengumpulkan informasi mutu pendidikan pada
      Pemetaan Mutu         tingkat satuan pendidikan
                         2. Menyusun profil mutu pendidikan pada tingkat satuan pendidikan



                         1. Menggunakan profil mutu pendidikan untuk dasar penyusunan
                            program peningkatan mutu pendidikan atau upaya pemenuhan
                            standar mencapai standar yang dijadikan acuan, dan tertuang dalam
        Pemenuhan           Rencana Kerja Sekolah (4 tahunan) dan/atau Rencana Kerja dan
     Standar Nasional       Anggaran Sekolah (RKAS)
        Pendidikan       2. Melakukan perbaikan mutu pendidikan atau upaya pemenuhan
                            standar mencapai standar yang dijadikan acuan berdasarkan
                            program yang telah direncanakan (RKS atau RKAS).



                         Melakukan penilain internal terhadap pelaksanaan program peningkatan
        Pemantauan       mutu pendidikan




                         a. Menuliskan pelaksanaan peningkatan mutu atau pemenuhan standar
                            pada tahun berjalan, dan menjadi dasar untuk penyusunan program
                            untuk tahun berikutnya.
                         b. Menyampaikan laporan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/kota, atau
                            provinsi/pusat untuk dijadikan bahan menyusun program
          Pelaporan         peningkatan mutu atau pemenuhan standar pada satuan pendidikan
                            yang menjadi binaannya.
                         c. Melakukan pemutakhiran data mutu pendidikan setelah pelaksanaan
                            program peningkatan mutu.



                         Satuan pendidikan yang telah mencapai atau memenuhi standar tertentu
       Pengembangan      sebagai acuan mutu pendidikan dapat mengembangkan ke standar yang
       Standar di atas   lebih tinggi.
            SNP

 Gambar: Tahapan Kegiatan Penjaminan Mutu Pendidikan di Satuan Pendidikan




31 | P a g e
F. Tahapan dan Waktu Pencapaian Mutu Pendidikan pada setiap SNP
        Pada bagian ini dijelaskan tahapan dan waktu pencapaian mutu
pendidikan pada satuan pendidikan dengan mengacu pada setiap SNP. Berikut
adalah tabel tahapan dan waktu pemenuhan SNP.




32 | P a g e
                    TABEL LANGKAH PEMENUHAN SNP PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH
                                                 TSANAWIYAH
1. STANDAR ISI

     INDIKATOR
                                                                                                                                     WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                      PEMENUHAN
    STANDAR ISI
Sekolah                 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan        Melakukan sosialisasi tentang           Guru, konselor, kepala   Awal tahun       Tersedianya Dokumen
melaksanakan            (KTSP) merupakan kurikulum yang             kebijakan KTSP.                         sekolah, komite                            KTSP (buku I)
pengembangan            memiliki prinsip otonomi yang menuntut     Melakukan rapat koordinasi untuk        sekolah, nara sumber,
kurikulum dengan        partisipasi warga sekolah dan semua         menyusun KTSP                           dan pihak-pihak lain
melibatkan unsur        stakeholder pada tingkat satuan            Menyusun draft KTSP oleh 2 – 3          yang terkait.
guru, konselor,         pendidikan. Arah dan kebijakan KTSP         orang guru yang memiliki wawasan
kepala sekolah,         serta keberhasilannya ditentukan oleh       tentang KTSP
komite sekolah, dan     kerjasama semua pihak yang terkait         Melaksanakan musyawarah untuk
nara sumber, dan                                                    mengambil keputusan tentang isi dan
pihak-pihak lain yang                                               struktur KTSP.
terkait.                                                           Hasil keputususan ditinjau kembali di
                                                                    setiap awal tahun.
Sekolah,                Standar isi merupakan bagaian inti dari    Melakukan analisis terhadap standar     Guru, Wakasek              Setiap awal    Tersedianya Dokumen
mengembangkan           struktur kurikulum (KTSP) yang              isi                                     Kurikulum (atau Tim         semester       KTSP (buku I)
kurikulum               ditampilkan dalam bentuk mata pelajaran    Melakukan analisis kebutuhan untuk      Pengembang                                Terjaminnya relevansi
berdasarkan acuan       sesuai standar yang berlaku dan muatan      pengembangan KTSP yang relevan          Kurikulum), dan Kepala                     antara visi, misi, tujuan,
dan prinsip-prinsip     lokal. Pengembangan mata pelajaran          dengan visi dan misi sekolah,           Sekolah                                    dan struktur mata
pengembangan            diuraikan dalam bentuk silabus dan          pembiayaan, dan kondisi lingkungan                                                 pelajaran yang
kurikulum dalam         RPP.                                       Menetapkan kebijakan tentang                                                       diberikan.
Standar Isi.                                                        struktur kurikulum (susunan mata
                                                                    pelajaran, jumlah jam pelajaran,
                                                                    jadwal, dan tenaga pendidik).
                                                                   Merencanakan pencapaian tujuan
                                                                    sekolah sesuai visi dan misinya
                                                                    dipertimbangkan dari formasi atau
                                                                    struktur mata pelajaran yang akan
                                                                    disampaikan
Kurikulum sekolah       Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun        Kajian terhadap Peraturan Pemerintah    Kepala Sekolah, Guru,      Setiap awal    Tersedianya Dokumen

             33 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                      WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN              ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                     LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                                   HASIL
                                                                                                                                       PEMENUHAN
    STANDAR ISI
mencakup kelima        2005 tentang Standar Nasional                 Nomor 19 Tahun 2005 tentang             Wakasek Kurikulum          semester       KTSP (buku I)
kelompok mata          Pendidikan pasal 6 ayat (1) menyatakan        Standar Nasional Pendidikan.            (atau Tim Pengembang                     Terjaminnya relevansi
pelajaran dengan       bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan       Memasukkan lima kelompok mata           Kurikulum).                               antara visi, misi, dan
karakteristiknya       umum, kejuruan, dan khusus pada               pelajaran pada kerangka KTSP yang                                                 tujuan dengan indikator
masing-masing          jenjang pendidikan dasar dan menengah         dibuat.                                                                           pencapaian dari lima
sesuai dengan          terdiri atas kelompok mata pelajaran         Menetapkan sebaran jumlah jam                                                     kelompok mata
Standar Isi.           agama dan akhlak mulia; kelompok mata         pelajaran untuk lima kelompok mata                                                pelajaran.
                       pelajaran kewarganegaraan dan                 pelajaran sesuai dengan visi dan misi                                            Tersosialisasinya tujuan
                       kepribadian; kelompok mata pelajaran          sekolah dengan tetap sesuai dengan                                                kelompok mata
                       ilmu pengetahuan dan teknologi;               ketentuan dan rambu-rambu yang                                                    pelajaran yang relevan
                       kelompok mata pelajaran estetika;             berlaku                                                                           dengan visi dan misi
                       kelompok mata pelajaran jasmani,             Mendiskusikan indikator pencapaian                                                sekolah
                       olahraga dan kesehatan. Dengan                tujuan dari masing-masing kelompok
                       demikian menjadi persyaratan wajib            mata pelajaran
                       yang harus dipenuhi oleh setiap              Sosialisasi kepada guru untuk
                       penyelenggaraan pendidikan                    memperhatikan tujuan pokok kelima
                                                                     kelompok mata pelajaran.
Sekolah menerapkan     Kurikulum dikembangkan dengan                Kajian terhadap lampiran Peraturan      Kepala Sekolah, Guru,     Awal tahun     Tersedianya Dokumen
beban belajar sesuai   sejumlah prinsip yaitu diantaranya            menteri pendidikan nasional nomor       Wakasek Kurikulum                         KTSP (buku I)
dengan Standar Isi     memperhatikan kebutuhan kehidupan,            22 tahun 2006 tanggal 23 mei 2006       (atau Tim Pengembang                     Tersosialisasinya beban
                       menyeluruh, dan memperhatikan                 tentang Standar Isi                     Kurikulum)                                belajar kepada siswa
                       keseimbangan antara kepentingan              Memasukkan keterangan beban                                                       dan orang tua siswa.
                       nasional dan kepentingan daerah. Oleh         belajar pada KTSP Buku I
                       karrena itu perlu diatur beban belajar       Sosialisasi kepada guru, siswa, dan
                       supaya dapat memberi pelayanan                orang tua peserta didik tentang beban
                       kepada peserta didik secara proprsional       mengajar dalam berbagai bentuk
                       sesuai usia dan tingkat                       kesempatan pertemuan.
                       perkembangannya
Kurikulum sekolah      Lampiran Peraturan menteri pendidikan      Kajian terhadap lampiran Peraturan        Kepala Sekolah, Guru,       Di awal      Tersedianya Dokumen
dibuat dengan          nasional nomor 22 tahun 2006 tanggal        menteri pendidikan nasional nomor         Wakasek Kurikulum          semester       KTSP (buku I)
mempertimbangkan       23 mei 2006 tentang Standar Isi             22 tahun 2006 tanggal 23 mei 2006         (atau Tim Pengembang                     Tersosialisasinya
karakter daerah,       mengatakan bahwa pengembangan               tentang Standar Isi                       Kurikulum), dan komite                    tentang visi, misi, dan
kebutuhan sosial       KTSP harus memperhatikan prinsip           Memasukkan prinsip berpusat pada          sekolah.                                  kebijakan sekolah yang
masyarakat, kondisi    berpusat pada potensi, perkembangan,        potensi, perkembangan, kebutuhan,                                                   telah

            34 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                   WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                               HASIL
                                                                                                                                    PEMENUHAN
    STANDAR ISI
budaya, dan usia       kebutuhan, dan kepentingan peserta            dan kepentingan peserta didik dan                                              mempertimbangkan
peserta didik.         didik dan lingkungannya. Hal ini perlu        lingkungannya pada naskah KTSP                                                 karakter daerah,
                       dijadikan rambu-rambu karena esensi           (Buku I) yang tercermin dalam visi dan                                         kebutuhan sosial
                       dari KTSP bersifat otonomi dan                misi sekolah serta muatan lokal yang                                           masyarakat, kondisi
                       kontekstual dengan keadaan lingkungan         dipilih oleh satuan pendidikan                                                 budaya, dan usia
                       sekitarnya.                                  Sosialisasi kepada guru, siswa, dan                                            peserta didik. Bentuk
                                                                     orang tua peserta didik tentang visi,                                          sosialisasinya dapat
                                                                     misi, dan kebijakan sekolah yang telah                                         berupa poster, spanduk,
                                                                     mempertimbangkan karakter daerah,                                              dan dalam berbagai
                                                                     kebutuhan sosial masyarakat, kondisi                                           pertemuan.
                                                                     budaya, dan usia peserta didik.
Sekolah melakukan      Kegiatan BK memiliki kedudukan yang          Menganalisis permasalahan siswa.         Kepala Sekolah dan      Harian       Deskripsi identifikasi
kegiatan pelayanan     sangat penting dalam membina peserta         Menyusun program BK berdasarkan          guru BK                               potensi dan
konseling yang         didik untuk dapat berkembang sesuai           hasil analisis                                                                 permasalahan
diperuntukkan bagi     dengan potensi dan bakat yang                Menganalisis kebutuhan bakat dan                                               perkembangan peserta
semua peserta didik    dimilikinya. Selain itu BK memiliki           minat siswa                                                                    didik
yang berkenaan         perananan yang penting untuk                 Menetapkan jadwal rutin pelayanan                                             Dokumen program
dengan masalah diri    membantu peserta didik dalam                  BK.                                                                            layanan BK untuk satu
pribadi dan            mengatasi masalah diri pribadi dan           Penyediakan buku pemantauan                                                    tahun berjalan
kehidupan sosial,      kehidupan sosial, belajar, dan                perkembangan belajar siswa.                                                   Daftar hadir harian
belajar, dan           pengembangan karier peserta.didik.           Membuat daftar giliran layanan BK                                              layanan BK yang
pengembangan                                                         untuk semua siswa (bersifat rutin) dan                                         memuan nama siswa,
karier peserta.didik                                                 mencatat kasus pelayanan bagi siswa                                            waktu, dan isi layanan
                                                                     yang membutuhkan                                                               BK.
                                                                    Melaporkan perkembangan kemajuan
                                                                     siswa secara terbatas dalam waktu
                                                                     tertentu dihadapan kepala sekolah
                                                                     dan pengawas.
Sekolah                Program BK merupakan kegiatan yang           Menyusun program BK berdasarkan          Kepala Sekolah dan     Bulanan       Deskripsi identifikasi
melaksanakan           tidak dapat dipisahkan dari kurikulum         hasil analisis                           guru BK                               potensi dan
kegiatan BK secara     dan layanan pendidikan. Oleh karen aitu      Menganalisis kebutuhan bakat dan                                               permasalahan
terprogram, yang       menjadi indikator mutu karena                 minat siswa                                                                    perkembangan peserta
meliputi:              merupakan kelengkapan dalam                  Menyusun program kerja BK dalam                                                didik
perencanaan,           membina siswa. Bukti kegiatan BK dapat        satu tahun berjalan                                                           Dokumen program

             35 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                        WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                         PEMENUHAN
    STANDAR ISI
pelaksanaan,           direkam sesuai panduan yang tersedia.      Melakukan layanan BK                                                                  layanan BK untuk satu
evaluasi, dan tindak                                              Melakukan evaluasi terhadap                                                           tahun berjalan
lanjut.                                                            efektivitas program BK tiap bulan.                                                   Laporan bulanan hasil
                                                                  Membuat program tindak lanjut sesuai                                                  evaluasi layanan BK.
                                                                   program dan memperhatikan hasil
                                                                   evaluasi bulanan.
Sekolah                Kegiatan ekstrakurikuler merupakan         Menganalisis kebutuhan bakat dan           Guru yang dipilih untuk     Bulanan       Deskripsi identifikasi
melaksanakan           bagian dari kegiatan pengembangan           minat siswa                                membina kegiatan                           potensi peserta didik
kegiatan ekstra        dalam struktur KTSP. Keberadaannya         Menganalisis potensi dan kompetensi        ektrakurikuler                             kaitannya dengan
kurikuler secara       tidak dapat dilepaskan dari kedudukan       guru untuk pemenuhan kebutuhan                                                        kegiatan ektrakurikuler
terprogram, yang       KTSP itu sendiri.                           program ekstrakurikuler.                                                             Program kurikuler yang
meliputi:                                                         Menetapkan jadwal kegiatan                                                            sekurang-kurangnya
perencanaan,                                                       ektrakurikuler dan jenis ekstrakurikuler                                              membuat nama
pelaksanaan,                                                       yang akan dibina                                                                      kegiatan, tujuan, target,
evaluasi, dan tindak                                              Melakukan pembinaan kegiatan                                                          langkah pembinaan
lanjut.                                                            ektrakurikuler                                                                        ekstrakurikuler, dan
                                                                  Melaporkan perkembangan kemajuan                                                      dampak yang
                                                                   siswa dalam kegiatan ektrakurikuler.                                                  diharapkan (pembinaan
                                                                  Melakukan tindak lanjut untuk                                                         karakter,
                                                                   peningkatan mutu kegiatan                                                             kewirausahaan, dan
                                                                   ektrakurikuler dengan memasukkan                                                      prestasi).
                                                                   program pada tahun berikutnya atau                                                   Daftar hadir guru
                                                                   melakukan perbaikan secara spontan                                                    pembina dan peserta
                                                                   setelah ditemukan peluang untuk                                                       didik.
                                                                   pengembangan                                                                         Agenda kegiatan
                                                                                                                                                         ektrakurikuler yang
                                                                                                                                                         memuat hari/tanggal,
                                                                                                                                                         jumlah siswa, guru
                                                                                                                                                         pembina, dan isi
                                                                                                                                                         kegiatan ektrakurikuler
Sekolah                Kegiatan ektrakurikuler merupakan          Menganalisis potensi dan kompetensi        Guru yang dipilih untuk     Bulanan       Deskripsi identifikasi
melaksanakan           kegiatan pembelajaran yang tidak            guru untuk pemenuhan kebutuhan             membina kegiatan                           potensi peserta didik
kegiatan ekstra        terstruktur dalam mata pelajaran tetapi     program ekstrakurikuler.                   ektrakurikuler                             kaitannya dengan
kurikuler bagi semua   sangat berpengaruh terhadap                Menetapkan jadwal kegiatan                                                            kegiatan ektrakurikuler

             36 | P a g e
    INDIKATOR
                                                                                                                                        WAKTU/DURASI
   PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                       LANGKAH PEMENUHAN                          PERSONIL                                  HASIL
                                                                                                                                         PEMENUHAN
   STANDAR ISI
siswa sesuai dengan   pembinaan peserta didik sebagai                ektrakurikuler dan jenis ekstrakurikuler                                           Program kurikuler yang
minat dan bakat dan   manusia seutuhnya karena                       yang akan dibina                                                                    sekurang-kurangnya
kondisi sekolah       dikembangkan sesuai dengan minat dan          Melakukan pembinaan kegiatan                                                        membuat nama
                      bakat peserta didik. Oleh karena itu perlu     ektrakurikuler                                                                      kegiatan, tujuan, target,
                      dikembangkan secara sungguh-                  Melaporkan perkembangan kemajuan                                                    langkah pembinaan
                      sungguh.                                       siswa dalam kegiatan ektrakurikuler.                                                ekstrakurikuler, dan
                                                                                                                                                         dampak yang
                                                                                                                                                         diharapkan (pembinaan
                                                                                                                                                         karakter,
                                                                                                                                                         kewirausahaan, dan
                                                                                                                                                         prestasi).
                                                                                                                                                        Daftar hadir guru
                                                                                                                                                         pembina dan peserta
                                                                                                                                                         didik.
                                                                                                                                                        Agenda kegiatan
                                                                                                                                                         ektrakurikuler yang
                                                                                                                                                         memuat hari/tanggal,
                                                                                                                                                         jumlah siswa, guru
                                                                                                                                                         pembina, dan isi
                                                                                                                                                         kegiatan ektrakurikuler


2. STANDAR PROSES

     INDIKATOR
                                                                                                                                        WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN              ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                       LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                                   HASIL
                                                                                                                                         PEMENUHAN
    STANDAR ISI
 Kegiatan untuk       Silabus merupakan perencanaan                Workshop penyamaan persepsi                Guru dan wakil kepala    Awal tahun     Silabus untuk masing-
  merencanakan         pembelajaran yang harus disediakan            tentang format silabus sesuai              sekolah bidang                           masing mata pelajaran
  pembelajaan          oleh guru sesuai perundang-undangan           ketentuan yang berlaku dan relevansi       kurikulum,dan kepala                     yang telah dilelegalisasi
 Kepemilikan          yang berlaku. Secara teoritis, silabus        muatan silabus dengan visi sekolah         sekolah                                  oleh kepala sekolah yang
  silabus              dapat dijadikan dokumen mutu yang            Penyusunan draft silabus oleh                                                       sebelumnya telah di
 Komponen silabus     berfungsi sebagai bagian perencanaan,         masing-masing guru                                                                  periksa oleh tim ahli.
 Keterkaitan antar    penilaian, dan bahan acuan (base line)       Review draft silabus melalui wokshop

            37 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                      WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN              ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                       LANGKAH PEMENUHAN                      PERSONIL                                         HASIL
                                                                                                                                       PEMENUHAN
    STANDAR ISI
  komponen dalam       untuk mencapai derajat kompetensi              sehingga menghasilkan isi silabus
  silabus              yang lebih tinggi                              yang inovatif sesuai standar proses.
                       Kualitas dari silabus harus dikontrol oleh    Pendokumentasian silabus yang
                       kepala sekolah sebagai penanggung              berlaku untuk tahun berjalan
                       jawab kegiatan, atau salah seorang            Harus diusahakan ada salah seorang
                       yang dipercaya sebagai ahli untuk              ahli yang bertanggungjawab sebagai
                       mengawal kualitas silabus. Hal ini             nara sumber/fasilitator dalam
                       dilakukan karena silabus tidak hanya           pengembangan silabus
                       sekedar ada secara administratif tetapi
                       juga harus mememuhi komponen yang
                       berkualitas dan memiliki Keterkaitan
                       antar komponen dalam silabus.
 Kepemilikan RPP      RPP merupakan perencanaan                     Wokshop penyaman persepsi tentang      Guru dan wakil kepala   Awal tahun ajaran    RPP untuk setiap kali
 Komponen RPP         pembelajaran yang harus disediakan             format RPP sesuai ketentuan yang       sekolah bidang                                pertemuan yang
 Keterkaitan antar    oleh guru sesuai perundang-undangan            berlaku dan pemuatan inovasi           kurikulum, kepala                             dipisahkan masing-
  komponen RPP         yang berlaku. Secara teoritis, RPP             pembelajaran yang aktif dan            sekolah                                       masing mata pelajaran
 Keterkaitan RPP      merupakan kelengkapan guru                     kontekstual                                                                          dan guru yang telah
  dengan silabus       profesional sebelum melaksanakan              Penyusunan draft RPP oleh guru                                                       dilelegalisasi oleh kepala
 Kelayakan            proses pembelajaran di kelas.                  untuk seluruh pertemuan yang akan                                                    sekolah yang
  kegiatan             Kualitas dari RPP harus dikontrol oleh         dilakukan                                                                            sebelumnya telah di
  pembelajaran         kepala sekolah sebagai penanggung             Review dan penyelarasan draft RPP                                                    periksa oleh ahlinya
                       jawab kegiatan, atau salah seorang             oleh guru sebelum mengajar sehingga
                       yang dipercaya sebagai ahli untuk              melahirkan RPP yang kontekstual baik
                       mengawal kualitas RPP. Kualitas RPP            waktu dan tempat
                       antara lain dicirikan oleh kelengkapan        Pendokumentasian RPP yang berlaku
                       komponen RPP dengan indikator yang             untuk tahun berjalan.
                       terukur dan skenario pembelajaran yang        Harus diusahakan ada salah seorang
                       mendorong siswa aktif. Selai itu terdapat      ahli yang bertanggungjawab sebagai
                       keterkaitan antar komponen RPP dan             nara sumber/fasilitator dalam
                       keterkaitan RPP dengan silabus.                penyusunan RPP
 Ketersedian buku    Buku teks, buku panduan, dan sumber            Rapat koordinasi untuk                 Guru dan wakil kepala   Setiap Awal Tahun    Daftar inventaris judul
  teks, buku          belajar lainnya merupakan bagian                mencantumkan mata anggaran pada        sekolah bidang                                dan jumlah eksemplar
  panduan, sumber     terpenting sebagai mendukung kegiatan           RKS untuk menyediakan berbagai         kurikulum, kepala                            Bukti fisik buku dan
  belajar lain        pembelajaran. Kedudukan sumber                  sumber belajar atau mengusulkan        sekolah                                       sumber belajar lain yang

            38 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                             WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN             ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                     PERSONIL                                       HASIL
                                                                                                                              PEMENUHAN
    STANDAR ISI
 Pemanfaatan buku    belajar yang berupa buku teks dan           pengadaannya kepada pihak dinas                                                  tercatat.
  teks, buku          lainnya sama dengan kedudukan guru.         pendidikan dan dunia industri.                                                  Aturan pemanfaatan
  panduan, sumber                                                Membuat aturan tentang optimasi                                                  buku teks, buku
  belajar lain                                                    pemanfaatan buku dan sumber belajar                                              panduan, sumber belajar
                                                                  lainnya baik dalam kegiata belajar di                                            lain
                                                                  kelas maupun di luar kelas
                                                                 Mensosialisasikan budaya baca dan
                                                                  pemanfaatan sumber belajar di
                                                                  sekolah dan di luar lingkungan
                                                                  sekolah.
 Pengelolaan kelas   Pengelolaan kelas merupakan kegiatan       Menyiapkan ruang kelas dan             Guru dan kepala   Setiap akhir pekan    Daftar hadir guru di kelas
                      inti dari standar proses. Efektivitas       perlengkapannya sebaik mungkin          sekolah                                  dalam bentuk agenda
                      pendidikan salah satunya ditentukan         sesuai strandar sarana dan prasarana                                             pembelajaran
                      oleh efektivitas pengelolaan kelas.         pendidikan                                                                      Agenda pertemuan
                      Dengan demikian, pengelolaan kelas         Guru mereview skenario                                                           lesson study di akhir
                      harus diperhatikan dengan seksama           pembelajaran yang telah disusunnya                                               pekan (jam yang
                      dalam peningkatan mutu pendidikan dan       pada RPP                                                                         digunakan setelah proses
                      keterampilan pengelolaan kelas             Menyiapakan berbagai bahan ajar dan                                              pembelajaran dan atau
                      merupakan ukuran terhadap tingkat           sumber belajar                                                                   pada waktu jam
                      kompetensi dan profesionalisme guru.       Guru melaksanakan pembelajaran                                                   ekstrakurikuler)
                                                                 Secara rutin di akhir pekan, salah
                                                                  seorang guru menyampaikan
                                                                  pengalamannya di kelas di depan
                                                                  guru-guru lain dalam kerangka
                                                                  kegiatan lesson study.
 Kesesuaian          Kesesuaian pelaksanaan pembelajaran        Sebelum masuk kelas, guru membaca Guru                    Setiap akhir jam      Naskah RPP
  pelaksanaan         dengan RPP baik pada tahap                  kembali RPP yang telah disusunnya                         pembelajaran di       Catatan akhir (anekdot)
  pembelajaran        pendahuluan, inti, maupun penutup           terutama pada komponen langkah-                           setiap kelas           pembelajaran yang
  dengan RPP untuk    sangat penting karena RPP yang telah        langkah pembelajaran dan indikatir                                               dibuat oleh guru dengan
  pendahuluan         disusun tidak bermakna apapun jika guru     pencapaiannya.                                                                   memuat keterangan
 Kesesuaian          tidak melaksanakannya di kelas. Oleh       Mengapresiasi tahap inti pada                                                    nama mata pelajaran,
  pelaksanaan         karena itu kesesuaian pelaksanaan           skenario pembelajaran dengan                                                     jam pelajaran, temuan di
  pembelajaran        pembelajaran dengan RPP perlu               kerangka aspek eksplorasi, elaborasi,                                            kelas, rencana perbaikan
  dengan RPP untuk    diperhatikan dengan baik.                   dan konfirmasi.                                                                  di masa yang akan

           39 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                  WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN                  ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                     PERSONIL                                   HASIL
                                                                                                                                   PEMENUHAN
    STANDAR ISI
  inti                                                               Guru melakasanakan pembelajaran                                              datang.
 Kesesuaian                                                          sesuai dengan RPP yang disusunya
  pelaksanaan                                                        Melakukan refleksi segera setelah
  pembelajaran                                                        selesai melakukan pembelajaran
  dengan RPP untuk                                                    sehingga dapat ditentukan tingkat
  penutup                                                             kesesuaian antara RPP dengan
                                                                      pelaksanaanya di kelas.
Pelaksanaan               Kegiatan Pemantauan, Pengawasan,           Penyebaran angket penggalian           Kepala sekolah        1 semester     Angket
Pemantauan,               dan Evaluasi (persiapan, proses,            masalah pembelajaran.                                                       Laporan singkat analisis
Pengawasan, dan           penilaian), dan tindak lanjut merupakan    Analisis kebutuhan supervisi                                                 kebutuhan
Evaluasi (persiapan,      kegiatan supervisi yang bermanfaat          pembelajaran                                                                Lembaran observasi
proses, penilaian).       untuk peningkatan mutu proses              Observasi kelas setiap penampilan                                            yang teriisi
                          pembelajaran                                guru sekurang-kurangnya dilakukan 1                                         Catatan refleksi
                                                                      kali dalam satu semester                                                    Laporan hasil supervisi
                                                                     Refleksi langsung antara kepala                                              akademik
                                                                      sekolah dengan guru yang
                                                                      bersangkutan
Tindak lanjut             Tindak lanjut hasil supervisi merupakan    Rekapitulasi data hasil observasi      Kepala Sekolah dan    1 semester     Laporan analisis obervasi
                          implementasi peningkatan mutu.              kelas                                  Guru                                  kelas
                          Dengan demikian memiliki kedudukan         Laporan dan ulasan hasil observasi                                          Daftar hadir peserta
                          yang sangat penting dalam proses            kelas                                                                        Pembinaan dan
                          peningkatan mutu.                          Pembinaan dan peningkatan proses                                             peningkatan proses
                                                                      pembelajaran minimal 1 kali di akhir                                         pembelajaran.
                                                                      semester dipimpin oleh kepala                                               Notulen kegiatan
                                                                      sekolah (dapat menghadirkan nara                                             pembinaan guru
                                                                      sumber dari luar).
                                                                     Memberi tugas pelatihan bagi guru
                                                                      untuk meningkatkan kemampuannya
                                                                      dalam pembelajaran




                40 | P a g e
3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

     INDIKATOR
                                                                                                                                     WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                      PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                      PEMENUHAN
    STANDAR ISI
Siswa memperoleh         Tujuan pendidikan salah satunya           Merancang kegiatan yang membuka          Kepala Sekolah, guru,   Mingguan        Dokumen KTSP (buku I)
pengalaman belajar       menumbuhkan sikap percaya diri dan         peluang bagi peserta didik merasakan         dan guru BK                         Dokumen program
untuk menumbuhkan        bertanggung jawab. Sikap percaya diri      pengalamannya untuk                                                               layanan BK untuk satu
dan mengembangkan        adalah modal untuk menumbuhkan             mengembangkan sikap percaya diri                                                  tahun berjalan
sikap percaya diri dan   keberanian untuk melakukan sesuatu         dan bertanggung jawab. Rancangan                                                 Daftar hadir harian
bertanggung jawab        yang dianggap benar bagi dirinya,          diawali dengan mencantumkannya                                                    layanan BK yang memuat
                         namun untuk memupuk percaya diri perlu     pada KTSP yaitu dalam komponen                                                    nama siswa, waktu, dan isi
                         dibarengi dengan rasa tanggung jawab       pengembangan diri.                                                                layanan BK.
                         agar percaya diri peserta didik adalah    Membina sikap percaya diri dan
                         yang bertanggung jawab.                    bertanggung jawab di ruang kelas,
                                                                    pada kegiatan ektrakurikuler, dan
                                                                    bimbingan BK secara berkelanjutan
                                                                   Terus memantau hasil pembinaan
                                                                    sikap percaya diri dan bertanggung
                                                                    jawab peserta didik melalui catatan
                                                                    BK.
Siswa memperoleh         Keterampilan peserta didik untuk mencari  Merancang kegiatan yang membuka          Kepala Sekolah, guru,   Mingguan        Dokumen KTSP (buku I)
pengalaman belajar       informasi/ pengetahuan lebih lanjut dari   peluang bagi peserta didik                   dan guru BK                         Dokumen program
melalui program          berbagai sumber belajar merupakan          meningkatkan keterampilan mencari                                                 layanan BK untuk satu
pembiasaan untuk         kunci dari segala proses pembelajaran.     informasi/ pengetahuan lebih lanjut                                               tahun berjalan
mencari informasi/       Jika peserta didik mampu mencari           Rancangan diawali dengan                                                         Daftar hadir harian
pengetahuan lebih        informasi/ pengetahuan sendiri maka ia     mencantumkannya pada KTSP yaitu                                                   layanan BK yang memuat
lanjut dari berbagai     akan berkembang sesuai minat dan           dalam komponen pengembangan diri.                                                 nama siswa, waktu, dan isi
sumber belajar           potensi yang dimilikinya                  Membina keterampilan mencari                                                      layanan BK.
                                                                    informasi/ pengetahuan lebih lanjut
                                                                    dapat dilakukan di ruang kelas, pada
                                                                    kegiatan ektrakurikuler, dan bimbingan
                                                                    BK secara berkelanjutan
                                                                   Terus memantau hasil pembinaan
                                                                    keterampilan mencari informasi/
                                                                    pengetahuan lebih lanjut peserta didik

            41 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                     WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                     LANGKAH PEMENUHAN                      PERSONIL                                      HASIL
                                                                                                                                      PEMENUHAN
    STANDAR ISI
                                                                    melalui catatan BK.
Sekolah memiliki        Kelulusan dan nilai rata-rata US/UN        Menganalisis potensi Kriteria                    Guru            Awal semester    Surat keputusan dan
prestasi yang           merupakan indikator mutu pendidikan         Ketuntasan Minimal (KKM).                                                          lampiran tentang
ditunjukkan dengan      yang dilakukan di akhir kegiatan           menetapkan KKM mata pelajaran                                                      penetapan KKM
tingkat kelulusan dan   pembelajaran. Dengan hasil ujian yang       dengan mempertimbangkan tiga aspek
rata-rata nilai US/UN   diperoleh, kita dapat menarik kesimpulan    kriteria, yaitu kompleksitas, daya
yang tinggi             tentang keberhasilan sistem pendidikan      dukung, dan intake peserta didik.
                        yang diselenggarakan di sekolah            KKM dijadikan acuan untuk melakukan
                                                                    penilaian harian, tengah semester, dan
                                                                    akhir semester sehingga tingkat
                                                                    kelulusan dan rata-rata nilai US/UN
                                                                    dapat dipantau.
                                                                   KKM yang ditetapkan disosialisaikan
                                                                    kepada pihak-pihak yang
                                                                    berkepentingan, yaitu peserta didik,
                                                                    orang tua, dan dinas pendidikan.
Siswa memperoleh        Pengalaman belajar untuk mengenal          Merancang kegiatan yang membuka          Kepala Sekolah, guru,   Mingguan         Dokumen KTSP (buku I)
pengalaman belajar      pemanfaatan lingkungan secara produktif     peluang bagi peserta didik untuk             dan guru BK                          Dokumen program
untuk mengenal          dan bertanggung jawab merupakan salah       mengenal pemanfaatan lingkungan                                                    layanan BK untuk satu
pemanfaatan             satu pilar dalam pembelajaran siswa aktif   secara produktif dan bertanggung                                                   tahun berjalan
lingkungan secara       baik PAKEM maupun Contextual                jawab. Rancangan diawali dengan                                                   Daftar hadir harian
produktif dan           Teaching Learning (CTL). Dengan selalu      mencantumkannya pada KTSP yaitu                                                    layanan BK yang memuat
bertanggung jawab       mendorong peserta didik untuk               dalam komponen pengembangan diri.                                                  nama siswa, waktu, dan isi
                        memanfaatkan lingkungan secara             Membina pemanfaataan lingkungan                                                    layanan BK.
                        produktif dan bertanggung jawab             secara produktif dan bertanggung
                        diharapkan akan terjadi akselerasi          jawab keterampilan mencari informasi/
                        peningkatan mutu pendidikan.                pengetahuan lebih lanjut dapat
                                                                    dilakukan di ruang kelas, pada
                                                                    kegiatan ektrakurikuler, dan bimbingan
                                                                    BK secara berkelanjutan
                                                                   Terus memantau hasil pembinaan
                                                                    mengenal pemanfaatan lingkungan
                                                                    secara produktif dan bertanggung
                                                                    jawab melalui catatan BK.

            42 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                   WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN              ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                    PEMENUHAN
    STANDAR ISI
Siswa memperoleh       Kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar      Merancang kegiatan yang membuka          Kepala Sekolah, guru,   Mingguan          Dokumen KTSP (buku I)
pengalaman belajar     dan aman adalah tujuan umum dari           peluang bagi peserta didik untuk             dan guru BK                           Dokumen program
yang menunjukkan       seluruh proses pendidikan. Kebiasaan       memperoleh pengalaman belajar yang                                                  layanan BK untuk satu
kebiasaan hidup        hidup bersih, sehat, bugar dan aman        menunjukkan kebiasaan hidup bersih,                                                 tahun berjalan
bersih, sehat, bugar   adalah keterampilan hidup bagi peserta     sehat, bugar dan aman. Rancangan                                                   Daftar hadir harian
dan aman               didik sebagai bekal hidupnya.              diawali dengan mencantumkannya                                                      layanan BK yang memuat
                                                                  pada KTSP yaitu dalam komponen                                                      nama siswa, waktu, dan isi
                                                                  pengembangan diri.                                                                  layanan BK.
                                                                 Membina kebiasaan hidup bersih,
                                                                  sehat, bugar dan aman dapat
                                                                  dilakukan di ruang kelas, pada
                                                                  kegiatan ektrakurikuler, dan bimbingan
                                                                  BK secara berkelanjutan
                                                                 Terus memantau hasil pembinaan
                                                                  kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar
                                                                  dan aman melalui catatan BK.
Siswa memperoleh       Tujuan pokok dari pendidikan adalah       Merancang kegiatan agar iswa             Guru                    Akhir semester     Jadwal pengayaan dan
pengalaman belajar     menyiapkan peserta didik untuk dapat       memperoleh pengalaman belajar yang                                                   remedial
agar mampu             hidup di masyarakat (bekerja) dan          disiapkan melanjutkan ke jenjang                                                    Daftar hadir siswa dan
menguasai              melanjutkan ke jenjang pendidikan yang     pendidikan yang lebih tinggi.                                                        guru dalam kegiatan
pengetahuan untuk      lebih tinggi. Dengan demikian menguasai    Rancangannya dituangkan dalam                                                        pengayaan dan
melanjutkan ke         pengetahuan untuk melanjutkan ke           KTSP yaitu dalam kalender penddikan                                                  remedial.
jenjang pendidikan     jenjang pendidikan yang lebih tinggi      Membina pengalaman belajar yang
yang lebih tinggi      adalah komponen yang paling penting.       disiapkan melanjutkan ke jenjang
                                                                  pendidikan yang lebih tinggi dapat
                                                                  dilakukan di ruang kelas dan kegiatan
                                                                  remedial serta pengayaan
                                                                 Terus memantau hasil pembinaan di
                                                                  berbagai kesempatan.
Siswa memperoleh       Kemampuan berkomunikasi baik lisan        Merancang kegiatan agar iswa             Guru                    Akhir semester     Jadwal pengayaan dan
pengalaman dalam       maupun tulisan secara efektif dan santun   memperoleh pengalaman belajar                                                        remedial
berkomunikasi baik     akan menjadi ukuran keberhasilan           berkomunikasi baik lisan maupun                                                     Jadwal kegiatan
lisan maupun tulisan   pendidikan karakter. Selain itu,           tulisan secara efektif dan santun                                                    ekstrakurikuler yang
secara efektif dan     kemampuan berkomunikasi adalah             Rancangannya dituangkan dalam                                                        relevan

            43 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                  WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN              ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                      PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                   PEMENUHAN
    STANDAR ISI
santun                 tujuan utama dari pendidikan karena itu   KTSP yaitu dalam kalender penddikan                                               Daftar hadir siswa dan
                       perlu dijadikan indikator pemenuhan      Membina pengalaman belajar                                                         guru dalam kegiatan
                       standar nasional pendidikan               berkomunikasi dapat dilakukan di                                                   pengayaan dan
                                                                 ruang kelas, kegiatan ektrakurikuler,                                              remedial.
                                                                 dan kegiatan remedial serta
                                                                 pengayaan.
                                                                Terus memantau hasil pembinaan di
                                                                 berbagai kesempatan.
Siswa memperoleh       Melaksanakan ajaran agama dan akhlah  Merancang kegiatan yang memberi             Kepala Sekolah, guru,   Mingguan        Dokumen KTSP (buku I)
pengalaman belajar     mulia merupakan salah satu tujuan         kesempatan peserta didik                     dan guru BK                         Dokumen program
untuk melaksanakan     pendidikan di Indonesia yang              melaksanakan ajaran agama dan                                                     layanan BK untuk satu
ajaran agama dan       berketuhanan yang mahaesa. Jika           akhlah mulia. Rancangan diawali                                                   tahun berjalan
akhlak mulia           peserta didik tidak memperoleh            dengan mencantumkannya pada                                                      Daftar hadir harian
                       pengalaman belajar melaksanakan           KTSP yaitu dalam komponen                                                         layanan BK yang memuat
                       ajaran agama dan akhlak mulia dapat       pengembangan diri.                                                                nama siswa, waktu, dan isi
                       dikatakan kegiatan pembelajaran gagal    Membina peserta didik melaksanakan                                                layanan BK.
                       total. Hal ini karena tujuan pendidikan   ajaran agama dan akhlah mulia melalui
                       nasional dilandasi oleh salah satu sila   kegiatan di ruang kelas, pada kegiatan
                       Pancasila yaitu Ketuhanan yang Maha       ektrakurikuler, dan bimbingan BK
                       Esa.                                      secara berkelanjutan
                                                                Terus memantau hasil pembinaan
                                                                 secara rutin dan terencana.
Siswa memiliki         Untuk dapat menjalankan ajaran           Merancang kegiatan yang memberi          Kepala Sekolah, guru,   Mingguan        Dokumen KTSP (buku I)
pengetahuan, sikap,    agamanya, peserta didik perlu dibekali    kesempatan peserta didik                     dan guru BK                         Silabus dan RPP
dan perilaku yang      dengan pengetahuan, sikap, dan            melaksanakan ajaran agama dan                                                     pendidikan agama
baik setelah belajar   pembiasaan perilaku yang terkait dengan   akhlah mulia yang sekalus menambah                                               Dokumen program
akhlak mulia sesuai    ajaran agamanya. Sebaliknya               pengetahuan, sikap, dan perilaku                                                  layanan BK untuk satu
ajaran agama yang      pembelajaran ajaran agama yang            baiknya. Rancangan diawali dengan                                                 tahun berjalan
dianutnya              dianturnya akan membina pengetahuan,      mencantumkannya pada KTSP yaitu                                                  Daftar hadir harian
                       sikap, dan perilaku yang baik. Dengan     dalam strukur kurikulum (pendidikan                                               layanan BK yang memuat
                       demikian kedua pihak saling               agama) dan pengembangan diri.                                                     nama siswa, waktu, dan isi
                       mempengaruhi.                            Membina peserta didik melaksanakan                                                layanan BK.
                                                                 ajaran agama dan akhlah mulia melalui
                                                                 kegiatan di ruang kelas, pada kegiatan

            44 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                       WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                      LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                        PEMENUHAN
    STANDAR ISI
                                                                      ektrakurikuler, dan bimbingan BK
                                                                      secara berkelanjutan
                                                                     Terus memantau hasil pembinaan
                                                                      secara rutin dan terencana.
Siswa memperoleh        Indonesia merupakan negara yang              Merancang kegiatan yang memberi          Kepala Sekolah, guru,   Mingguan        Dokumen KTSP (buku I)
pengalaman belajar      multikultur, multi agama, bangsa, suku        kesempatan peserta didik untuk               dan guru BK                         Dokumen program
untuk menghargai        dan ras. Pendidikan di Indonesia memiliki     memperoleh pengalaman belajar untuk                                               layanan BK untuk satu
keberagaman agama,      misi untuk membina peserta didik agar         menghargai keberagaman agama,                                                     tahun berjalan
bangsa, suku, ras,      memiliki jiwa saling menghargai antar         bangsa, suku, ras, dan golongan sosial                                           Jadwal kegiatan
dan golongan sosial     warga negara yang berbeda agama,              ekonomi.Rancangan diawali dengan                                                  ektrakurikuler yang
ekonomi.                bangsa, suku, dan ras.                        mencantumkannya pada KTSP yaitu                                                   menunjukkan kegiatan
                                                                      dalam komponen pengembangan diri.                                                 saling menghargai antar
                                                                     Pemberian peluang untuk memperoleh                                                siswa dengan berbagai
                                                                      pengalaman belajar untuk menghargai                                               latar belakang.
                                                                      keberagaman agama, bangsa, suku,
                                                                      ras, dan golongan sosial ekonomi
                                                                      melalui kegiatan di ruang kelas, pada
                                                                      kegiatan ektrakurikuler, dan bimbingan
                                                                      BK secara berkelanjutan
                                                                     Terus memantau hasil pembinaan
                                                                      secara rutin dan terencana.
Siswa memperoleh        Kehidupan di masyarakat penuh dengan         Merancang kegiatan yang memberi          Kepala Sekolah, guru,   Mingguan        Dokumen KTSP (buku I)
pengalaman belajar      aturan-aturan sosial. Pendidikan memiliki     kesempatan peserta didik untuk               dan guru BK                         Dokumen program
untuk berpartisipasi    misi menyiapkan peserta didik untuk           memperoleh pengalaman belajar untuk                                               layanan BK untuk satu
dalam penegakan         dapat hidup di masyarakat yang penuh          berpartisipasi dalam penegakan                                                    tahun berjalan
aturan-aturan sosial.   aturan-aturan sosial. Oleh karena itu         aturan-aturan sosial.Rancangan                                                   Jadwal kegiatan
                        dianggap penting dijadikan indikator          diawali dengan mencantumkannya                                                    ektrakurikuler yang
                        mutu pendidikan.                              pada KTSP yaitu dalam komponen                                                    menunjukkan kegiatan
                                                                      pengembangan diri.                                                                pembiasaan berpartisipasi
                                                                     Pemberian peluang untuk memperoleh                                                dalam penegakan aturan-
                                                                      pengalaman belajar berpartisipasi                                                 aturan social.
                                                                      dalam penegakan aturan-aturan sosial
                                                                      melalui kegiatan di ruang kelas, pada
                                                                      kegiatan ektrakurikuler, dan bimbingan

             45 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                     WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                      PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                      PEMENUHAN
    STANDAR ISI
                                                                    BK secara berkelanjutan
                                                                   Terus memantau hasil pembinaan
                                                                    secara rutin dan terencana.
Siswa memperoleh         Dalam menjalani kehidupan, manusia        Merancang kegiatan yang memberi          Kepala Sekolah, guru,   Mingguan        Dokumen KTSP (buku I)
pengalaman belajar       tidak dapat sendiri tetapi harus           kesempatan peserta didik untuk               dan guru BK                         Dokumen program
bekerjasama dalam        bekerjasama dalam kelompok dan             memperoleh pengalaman belajar                                                     layanan BK untuk satu
kelompok, tolong-        tolong-menolong. Dalam rangka              bekerjasama dalam kelompok, tolong-                                               tahun berjalan
menolong dan             membina sikap saling bekerjasama dan       menolong dan menjaga diri sendiri                                                Jadwal kegiatan
menjaga diri sendiri     tolong menolong maka dianggap perlu        dalam lingkungan keluarga dan teman                                               ektrakurikuler yang
dalam lingkungan         memasukkan sebagai indikator               sebaya. Rancangan diawali dengan                                                  menunjukkan kegiatan
keluarga dan teman       peningkatan mutu lulusan                   mencantumkannya pada KTSP yaitu                                                   pembiasaan saling tolong
sebaya (hanya untuk                                                 dalam komponen pengembangan diri.                                                 menolong dan
SD).                                                               Pemberian peluang untuk memperoleh                                                bekerjasama.
                                                                    pengalaman belajar berpartisipasi
                                                                    dalam penegakan aturan-aturan sosial
                                                                    melalui kegiatan di ruang kelas, pada
                                                                    kegiatan ektrakurikuler, dan bimbingan
                                                                    BK secara berkelanjutan yang
                                                                    terintegrasi dan terjadwal
                                                                   Terus memantau hasil pembinaan
                                                                    secara rutin dan terencana.
Siswa memperoleh         Pendidikan salah satunya memiliki misi    Merancang kegiatan yang memberi          Kepala Sekolah, guru,   Mingguan        Dokumen KTSP (buku I)
pengalaman belajar       untuk tetap menjaga keutuhan sebuah        kesempatan peserta didik untuk               dan guru BK                         Jadwal kegiatan
yang dapat               negara. Dengan demikian mutu lulusan       partisipasi siswa dalam kehidupan                                                 ektrakurikuler yang
melibatkan partisipasi   perlu memberi peluang pembinaan agar       bermasyarakat, berbangsa, dan                                                     menunjukkan kegiatan
siswa dalam              siswa mampu partisipasi dalam              bernegara secara demokratis dalam                                                 latihan partisipasi siswa
kehidupan                kehidupan bermasyarakat, berbangsa,        wadah NKRI.. Rancangan diawali                                                    dalam kehidupan
bermasyarakat,           dan bernegara secara demokratis dalam      dengan mencantumkannya pada                                                       bermasyarakat,
berbangsa, dan           wadah NKRI.                                KTSP yaitu dalam komponen                                                         berbangsa, dan bernegara
bernegara secara                                                    pengembangan diri dan pendidikan                                                  secara demokratis dalam
demokratis dalam                                                    karater                                                                           wadah NKRI seperti
wadah NKRI.                                                        Melaksanakan pendidikan yang                                                      pramuka, paskibra, PMR,
                                                                    terintegrasi dengan semua mata                                                    dan lain-lain.
                                                                    pelajaran dan kegiatan ektrakurikuler

             46 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                       WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                     LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                    HASIL
                                                                                                                                        PEMENUHAN
    STANDAR ISI
                                                                    Terus memantau hasil pembinaan
                                                                     secara rutin dan terencana.
Siswa memperoleh        Pendidikan salah satunya memiliki misi      Merancang kegiatan yang memberi           Kepala Sekolah, guru,   Mingguan        Dokumen KTSP (buku I)
pengalaman belajar      untuk menumbuhkan rasa cinta dan             kesempatan peserta didik untuk belajar        dan guru BK                         Jadwal kegiatan
yang dapat              bangga terhadap bangsa, negara dan           menunjukkan kecintaan dan                                                          ektrakurikuler yang
menunjukkan             tanah air Indonesia. Dengan demikian         kebanggaan terhadap bangsa, negara                                                 menunjukkan kecintaan
kecintaan dan           perlu dijadikan indikator mutu lulusan       dan tanah air Indonesia. Rancangan                                                 dan kebanggaan terhadap
kebanggaan terhadap                                                  diawali dengan mencantumkannya                                                     bangsa, negara dan tanah
bangsa, negara dan                                                   pada KTSP yaitu dalam komponen                                                     air Indonesia seperti
tanah air Indonesia.                                                 pengembangan diri dan pendidikan                                                   pramuka, paskibra, PMR,
                                                                     karater.                                                                           dan lain-lain.
                                                                    Melaksanakan pendidikan yang
                                                                     terintegrasi dengan semua mata
                                                                     pelajaran dan kegiatan ektrakurikuler
                                                                    Terus memantau hasil pembinaan
                                                                     secara rutin dan terencana.
Siswa memperoleh        Tujuan pendidikan adalah                    Merancang kegiatan yang memberi                   Guru            Mingguan        Silabus dan RPP
pengalaman belajar      mengembangan ilmu pengetahuan dan            kesempatan peserta didik untuk belajar
iptek secara efektif.   tekologi yang disampaikan dengan             iptek secara efektif. Rancangan diawali
                        pendekatan siswa aktif. Oleh karena itu      dengan mencantumkannya pada
                        Siswa memperoleh pengalaman belajar          silabus dan RPP pada mata pelajaran
                        iptek secara efektif dijadikan indikator     yang relevan.
                        mutu lulusan.                               Melaksanakan pembelajaran aktif pada
                                                                     setiap mata plajaran yang relevan
                                                                     dengan penyampaian mata iptek.
Siswa memperoleh        Belajar untuk mengenali dan                 Merancang kegiatan yang memberi                   Guru            Mingguan        Silabus dan RPP
pengalaman belajar      menganalisis gejala alam dan social          kesempatan peserta didik untuk
untuk mengenali dan     dapat menyiapkan peserta didik hidup di      mengenali dan menganalisis gejala
menganalisis gejala     masyarakat dengan penuh wawasan.             alam dan social. Rancangan diawali
alam dan sosial.        Keterampilan menganalisis gejala alam        dengan mencantumkannya pada
                        dan social akan membantu                     silabus dan RPP pada mata pelajaran
                        mempertahankan diri dan menyesuaikan         yang relevan.
                        diri dengan lingkungan hidupnya.            Melaksanakan pembelajaran aktif pada
                                                                     setiap mata plajaran yang relevan.

             47 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                       WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                 PERSONIL                            HASIL
                                                                                                                        PEMENUHAN
    STANDAR ISI
Siswa memperoleh        Belajar untuk memperoleh pengalaman        Merancang kegiatan yang memberi           Guru     Mingguan        Dokumen KTSP (Buku I)
pengalaman              mengekspresikan diri melalui kegiatan       kesempatan peserta didik untuk                                     Silabus dan RPP
mengekspresikan diri    seni dan budaya dapat menyiapkan            mengekspresikan diri melalui kegiatan
melalui kegiatan seni   peserta didik untuk mengembangan            seni dan budaya. Rancangan diawali
dan budaya.             potensi dan bakat seni di masyarakat.       dengan mencantumkannya pada
                        Selain itu, melatih keterampilan dalam      KTSP yaitu pada pengembangan diri,
                        mengembangkan budaya luhur.                 memasukkan pada silabus dan RPP
                                                                    pada mata pelajaran yang relevan.
                                                                   Melaksanakan pembelajaran aktif pada
                                                                    setiap mata plajaran yang relevan.
Mengembangkan dan       Belajar untuk mengembangkan dan            Merancang kegiatan yang memberi           Guru     Mingguan        Dokumen KTSP (Buku I)
memelihara              memelihara kebugaran jasmani serta          kesempatan peserta didik untuk                                     Silabus dan RPP
kebugaran jasmani       pola hidup sehat dapat menyiapkan           mengembangkan dan memelihara
serta pola hidup        peserta didik untuk mengembangan            kebugaran jasmani serta pola hidup
sehat                   potensi dan bakat olah raga di              sehat. Rancangan diawali dengan
                        masyarakat.                                 mencantumkannya pada KTSP yaitu
                                                                    pada pengembangan diri,
                                                                    memasukkan pada silabus dan RPP
                                                                    pada mata pelajaran yang relevan.
                                                                   Melaksanakan pembelajaran aktif pada
                                                                    setiap mata plajaran yang relevan.
Siswa memahami          Belajar untuk memahami perawatan           Merancang kegiatan yang memberi           Guru     Mingguan        Dokumen KTSP (Buku I)
perawatan tubuh         tubuh serta lingkungan, mengenal            kesempatan peserta didik untuk                                     Silabus dan RPP
serta lingkungan,       berbagai penyakit dan cara                  memahami perawatan tubuh serta
mengenal berbagai       pencegahannya serta menjauhi narkoba        lingkungan, mengenal berbagai
penyakit dan cara       dapat menyiapkan peserta didik hidup        penyakit dan cara pencegahannya
pencegahannya serta     sehat dan terhindar dari bahaya narkoba     serta menjauhi narkoba. Rancangan
menjauhi narkoba        dan obat-obatan yang berbahaya.             diawali dengan mencantumkannya
                                                                    pada KTSP yaitu pada pengembangan
                                                                    diri, memasukkan pada silabus dan
                                                                    RPP pada mata pelajaran yang
                                                                    relevan.
                                                                   Melaksanakan pembelajaran aktif pada
                                                                    setiap mata plajaran yang relevan.

            48 | P a g e
4. STANDAR KOMPETENSI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

   INDIKATOR
                                                                                                                                  WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                  ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                 LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                      HASIL
                                                                                                                                   PEMENUHAN
    STANDAR
Guru mempunyai        Tuntutan sebagai guru profesional harus    Kepala sekolah dan pengawas            Kepala sekolah, guru,    4,5 tahun       Kualifikasi pendidikan guru
kualifikasi minimal   memenuhi persyaratan sesuai PP no. 74       mendorong guru yang belum S1/DIV       pengawas                                  S1/DIV dibuktikan dengan
                      th. 2008 tentang Guru dan Dosen dan         untuk melanjutkan studi yang sesuai.                                             ijazah
                      Permendiknas No. 16 tahun 2007 tentang     Kepala sekolah dan guru mengajukan                                              Guru melanjutkan studi
                       Standar Kualifikasi Akademik dan           beasiswa untuk studi S1/DIV.                                                     S1/DIV dengan biaya
                      Kompetensi Guru                                                                                                              beasiswa (Pemda,
                                                                                                                                                   Pemprov, Pusat, pihak
                                                                                                                                                   lainnya)
Jumlah guru           Pemenuhan jumlah guru yang sesuai        Kepala sekolah mengajukan                Kepala sekolah, komite   Menjelang awal  Semua kebutuhan guru
memenuhi              dengan rombongan belajar/mata pelajaran   penambahan jumlah guru kepada            sekolah                  tahun ajaran     untuk rombongan belajar
persyaratan           memberikan dukungan kebermutuan           pemerintahan kab./kota melalui dinas                              baru             yang ada di sekolah dapat
minimal               layanan pembelajaran                      pendidikan kab./kota;                                                              terpenuhi
                                                               Jika pengajuan ini belum direspon,
                                                                padahal sekolah membutuhkan
                                                                penambahan guru, kepala sekolah
                                                                bersama dengan komite sekolah dan
                                                                guru-guru melakukan rapat untuk
                                                                mempertimbangkan perekrutan guru
                                                                honorer yang dibiayai dari dana
                                                                sekolah
                                                               Kepala sekolah membuka komunikasi
                                                                dengan kepala sekolah lain di sekitar
                                                                sekolah, jika ada kelebihan jumlah
                                                                guru/guru yang kekurangan jam
                                                                mengajar, dapat diberi jadwal pada
                                                                sekolah tersebut.
Guru mempunyai           Bagian dari tuntutan Permendiknas    Kepala sekolah melakukan penilaian       Kepala Sekolah, Guru,    Sepajang tahun  Kompetensi guru yang
kompetensi yang           No. 16 Tahun 2007 tentang Standar     kompetensi guru (PKG)                    komite sekolah           ajaran           kurang (hasil dari PKG)
dipersyaratkan            Kualifikasu Akademik dan Kompetensi  Kepala sekolah bersama komite                                                      dapat ditingkatkan
                          Guru                                  sekolah menyusun dan mengesahkan                                                  Guru memiliki kebiasaan

              49 | P a g e
     INDIKATOR
                                                                                                                                   WAKTU/DURASI
    PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                     LANGKAH PEMENUHAN                      PERSONIL                                    HASIL
                                                                                                                                    PEMENUHAN
      STANDAR
                          Untuk mendapatkan kebermutuan             program peningkatan kompetensi guru                                            untuk
                           dalam memberikan layanan                  untuk satu tahun.                                                              mengimplementasikan
                           pembelajaran bagi peserta didik          Kepala sekolah dan guru-guru                                                   kemampuannya dalam
                                                                     melaksanakan program peningkatan                                               layanan bagi peserta didik.
                                                                     kompetensi guru.
Kepala sekolah         Merupakan syarat formal yang harus           Kepala sekolah melanjutkan studi       Kepala sekolah         Sepanjang       Kepala sekolah dapat
memiliki kualifikasi   dipenuhi dari Permendiknas No. 13 tahun       S1/D4;                                                        tahun ajaran     menyelesaikan studi,
pendidikan             2007 tentang standar kepala                  Mengajukan bea siswa S1/D4 ke                                                  minimal S1/D4.
minimal                sekolah/madrasah                              Pemerintahan kab./kota atau ke Pusat
                                                                     atau perusahaan sekitar melalui
                                                                     program CSR
    Konselor          Merupakan syarat formal yang harus           TAS, Pustakawan, tenaga laboran, dan   Kepala Sekolah, TAS,   1 – 4 tahun    TAS, Pustakawan, Laboran,
     mempunyai         dipenuhi dari Permendiknas No. 24 tahun       Konselor melanjutkan studi sesuai      Pustakawan, tenaga                    Konselor memiliki kualifikasi
     kualifikasi       2008 tentang Standar TAS/M,                   dengan tuntutan permendiknas           laboran, Konselor                     yang sesuai dengan
     pendidikan        Permendiknas No. 25 tahun 2008 tentang        (SMA/SMK, D3, S1/D4)                                                         Permendiknas, yaitu:
     minimal           Standar Tenaga Perpustakaan sekolah/         Kepala sekolah mendorong dan                                                 TASD = SMK/sederajat
    Tenaga            Madrasah, Permendiknas No. 26 tahun           memfasilitasi TAS, Pustakawan,                                               TASMP = D3
     Administrasi      2008 tentang Standar Tenaga                   tenaga laboran, Konselor untuk                                               TASMA/K = S1/D4
     mempunyai         Laboratorium Sekolah/ Madrasah,               melanjutkan studi sesuai dengan                                              Kepala perpustakaan
     kualifikasi       Permendiknas No. 27 tahun 2008 tentang        kualifikasi pada masing-masing                                               (pendidik) = S1/D4
     pendidikan        Standar Kualifikasi Akademik dan              Permendiknas.                                                                Kepala perpustakaan (Non-
     minimal           Kompetensi Konselor                          Jika sekolah merekrut tenaga honorer                                         pendidik) = D2 Ilmu
    Tenaga                                                          untuk TAS, Pustakawan, tenaga                                                perpustakaan
     perpustakaan                                                    laboran, Konselor, diusahakan untuk                                          Tenaga perpustakaan =
     mempunyai                                                       merekrut yang sudah memenuhi                                                 SMA/sederajat
     kualifikasi                                                     kualifikasi.                                                                 Kepala Laboratorium
     minimal                                                                                                                                      (pendidik) = S1/D4
    Tenaga                                                                                                                                       Kepala Laboratorium (laboran)
     laboran                                                                                                                                      = D3
     mempunyai                                                                                                                                    Teknisi Laboratorium = D2
     kualifikasi                                                                                                                                  Laboran sekolah =
     pendidikan                                                                                                                                   SMA/Sederajat
     minimal                                                                                                                                      Konselor = S1


             50 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                    WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                                      HASIL
                                                                                                                                     PEMENUHAN
    STANDAR
Sekolah           Untuk memelihara dan menjaga sekolah          Jika memungkinkan, Kepala sekolah         Kepala sekolah           Sepanjang      Sekolah memiliki penjaga
mempunyai         dari gangguan sosial, bencana, dan             merekrut satu atau beberapa penjaga                                tahun ajaran   sekolah sesuai kebutuhan
penjaga sekolah   lingkungan sekitar.                            sekolah sesuai dengan kebutuhan
                                                                 sekolah
                                                                Kepala sekolah mengajukan
                                                                 pemenuhan tenaga penjaga sekolah
                                                                 kepada Pemerintah daerah kab./kota.
Kepala Sekolah    Mengelola dan memimpin sekolah                Kepala sekolah melakukan penilaian        Kepala sekolah           Sepanjang      Kepala sekolah menguasai
mempunyai         merupakan hal yang kompleks dilihat dari       diri sendiri untuk mengetahui                                      tahun ajaran   kompetensi yang
kompetensi yang   urusan-urusan dan masalah-masalah yang         sejuahmana sudah/belum menguasai                                                  dipersyaratkan
dipersyaratkan    harus ditangani dan dipecahkan oleh            kompetensi yang disyaratkan. Hal ini
                  seorang kepala sekolah, karena itu, tanpa      dapat dilakukan dengan cara refleksi
                  penguasaan kompetensi yang disyaratkan         diri atau pengisian daftar checklist,
                  dalam Permendikan No. 13 tahun 2007,           atau bertanya kepada warga sekolah
                  kemajuan sekolah akan sangat lambat,           mengenai kekurangan kepala sekolah.
                  bahkan sekolah tidak akan berhasil            Kepala sekolah menyusun rencana
                  mencapai visi dan misinya                      pengembangan profesi secara
                                                                 berkelanjutan
                                                                Kepala sekolah mengimplementasikan
                                                                 program/kegiatan pengembangan diri
                                                                 melalui berbagai bentuk dan jenis
                                                                 kegiatan seperti: 1) mengikuti kegiatan
                                                                 pengembangan profesi di K3S atau
                                                                 MKKS. 2) meminta dibina secara
                                                                 langsung oleh pengawas pada
                                                                 kompetensi-kompetensi yang belum
                                                                 dikuasai, dll.
Konselor          Layanan tenaga konselor berkaitan             Tenaga konselor melakukan penilaian       Kepala Sekolah, Tenaga   Sepanjang      Kompetensi tenaga konselor
mempunyai         langsung dengan pengembangan atau              kompetensi sebagai konselor, baik         konselor                 tahun ajaran   sekolah terus meningkat stiap
kompetensi yang   pemecahan masalah peserta didik,               melalui pengisian instrument, penilaian                                           tahunnya sesuai dengan
dipersyaratkan    sehingga kompetensi yang harus dimiliki        dari kepala sekolah, penilaian                                                    kebutuhan/hasil pemetaan
                  harus betul-betul dikuasai. Jika tidak, maka   pengawas, atau pihak lain yang                                                    kompetensi.
                  tindakan yang dilakukan oleh konselor          dianggap kompeten.
                  akan sangat beresiko menyebabkan              Tenaga konselor menyusun rencana

           51 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                  WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                    HASIL
                                                                                                                                   PEMENUHAN
    STANDAR
                  disorientasi kepribadian peserta didik.         pengembangan keprofesian untuk satu
                                                                  tahun ajaran yang dilakukan setiap
                                                                  tahunnya.
                                                                 Tenaga konselor melaksanakan
                                                                  program/kegiatan pengembangan
                                                                  kompetensi melalui berbagai cara,
                                                                  misalnya: penelitian tindakan,
                                                                  pembinaan oleh kepala sekolah,
                                                                  pembinaan oleh pengawas, MGMP
                                                                  BK, dll.
Tenaga            Pengelolaan perpustakaan merupakan             Pustakawan sekolah/madrasah            Kepala sekolah, tenaga   Sepanjang      Kompetensi yang belum
perpustakaan      kegiatan yang secara langsung berkaitan         melakukan penilaian kompetensi         perpustakaan sekolah/    tahun ajaran   dikuasai oleh pustakawan
mempunyai         dengan penyediaan atau fasilitasi belajar       sebagai tenaga perpustakaan            madrasah                                sekolah dapat dikuasai secara
kompetensi yang   peserta didik, khususnya di ruang               sekolah/madrasah, baik melalui                                                 bertahap dalam setiap
dipersyaratkan    perpustakaan. Untuk memberikan                  pengisian instrument, penilaian dari                                           tahunnya sesuai dengan hasil
                  dukungan yang optimal, diperlukan               kepala sekolah, penilaian pengawas,                                            pemetaan kompetensi
                  layanan yang professional, karenanya            atau pihak lain yang dianggap
                  tenaga perpustakaan sekolah haruslah            kompeten.
                  orang-orang yang memiliki kompetensi           Pustakawan sekolah/madrasah
                  sebagaimana dipersyaratkan dalam                menyusun rencana pengembangan
                  Permendiknas No. 25 tahun 2008 tentang          keprofesian untuk satu tahun ajaran
                  Standar Tenaga Perpustakaan sekolah/            yang dilakukan pada setiap tahunnya.
                  Madrasah                                       Pustakawan sekolah/madrasah
                                                                  melaksanakan program/kegiatan
                                                                  pengembangan kompetensi melalui
                                                                  berbagai cara, misalnya: workshop
                                                                  pengembangan layanan perpustakaan,
                                                                  pembinaan langsung dari KS,
                                                                  pembinaan langsung dari pengawas,
                                                                  mengikuti kegiatan asosiasi
                                                                  pustakawan sekolah/madrasah,
                                                                  pelatihan ICT untuk tenaga
                                                                  perpustakaan, dll.


           52 | P a g e
5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA

   INDIKATOR
                                                                                                                                WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                 ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR              LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                 PEMENUHAN
    STANDAR
Luas lahan          Untuk kepentingan pelayanan yang           Kepala sekolah dan komite sekolah     Kepala sekolah. komite    Sepanjang         Sekolah memiliki desain
sekolah sesuai      memadai bagi peserta didik dan proses       membandingkan lahan yang dimiliki     sekolah                   tahun ajaran       pengembangan sarana
dengan SNP          kerja bagi PTK, lahan sekolah harus         sekolah dengan SNP sesuai jenjang                                                  dan prasana sekolah
                    distandarkan                                sekolah                                                                           Sekolah melakukan
                                                               Kepala sekolah menyusun                                                            pengajuan pemenuhan
                                                                kebutuhan penambahan lahan                                                         lahan sekolah kepada
                                                                sekolah disertai dengan rencana                                                    berbgai pihak terkait
                                                                desain pengembangan sarana dan                                                    Sekolah memiliki lahan
                                                                prasarana sekolah                                                                  sekolah sesuai dengan
                                                               Kepala sekolah dan komite sekolah                                                  SNP
                                                                mengajukan pemenuhan lahan
                                                                sekolah sesuai dengan SNP ke
                                                                pemerintah kab./kota atau pihak-
                                                                pihak yang berkepentingan
Perabot yang        Pemenuhan perabot yang dibutuhkan          Kepala sekolah dan komite sekolah     Kepala sekolah. komite    Sepanjang         Sekolah memiliki rincian
dimiliki ruang      sesuai SNP akan memberikan                  mengidentifikasi perabor masing-      sekolah                   tahun ajaran       kebutuhan perabot kelas
kelas sesuai        kenyamanan bagi peserta didik dalam         masing kelas yang dimiliki sekolah                                                 yang sudah dimiliki dan
dengan SNP          KBM                                         kemudian membandingkannya                                                          belum dimiliki
                                                                dengan kebutuhan bagi peserta didik                                               Sekolah melakukan
                                                                yang ada.                                                                          pengajuan pemenuhan
                                                               Kepala sekolah menyusun                                                            perabot kelas yang
                                                                kebutuhan penambahan atau                                                          belum dimiliki kepada
                                                                pemeliharaan perabot kelas sesuai                                                  berbgai pihak terkait
                                                                kebutuhan                                                                         Sekolah memiliki
                                                               Kepala sekolah dan komite sekolah                                                  kelengkapan perabot
                                                                mengajukan pemenuhan perabot                                                       kelas sesuai dengan
                                                                kelas sesuai dengan SNP ke                                                         SNP
                                                                pemerintah kab./kota atau pihak-
                                                                pihak yang berkepentingan
Kelayakan/kenya     Kelayakan kelas merupakan pra-syarat       Sekolah memprogramkan                 Kepala sekolah, penjaga   Penyusunan        Sekolah dapat

             53 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                  WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                  LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                        HASIL
                                                                                                                                   PEMENUHAN
    STANDAR
man ruang kelas    bagi keberhasilan belajar siswa                 kenyamanan sekolah dalam RKAS        sekolah, peserta didik,   RKAS dan              melakukan program
untuk belajar                                                     Sekolah menyusun aturan mengenai     guru                      sepanjang tahun       kenyamanan kelas
                                                                   kenyamanan ruang kelas                                                              Lingkungan kelas
                                                                  Warga sekolah melakukan                                                              dirasakan nyaman oleh
                                                                   pemeliharaan terhadap fasilitas                                                      peserta didik dan guru
                                                                   ruang kelas sesuai dengan perannya                                                   untuk proses
                                                                   masing-masing                                                                        pembelajaran
                                                                  Kepala sekolah mengevaluasi                                                         Diketahuinya kondisi
                                                                   keterlaksanaan program pemenuhan                                                     kenyamanan lingkungan
                                                                   kenyamanan ruang kelas                                                               kelas
Buku               untuk mencapai mutu hasil belajar peserta      Kepala sekolah mengidentifikasi      Kepala sekolah, komite    Sepanjang            Sekolah memiliki
perpustakaan       didik, sekolah harus melengkapi kebutuhan       jumlah buku yang ada dan             sekolah, pustakawan       tahun ajaran          informasi mengenai
sesuai dengan      belajar peserta didik, khususnya buku-          kebutuhan buku perpustakaan yang                                                     kondisi buku di
standar yang       buku perpustakaan sebagai salah satu            belum dimiliki                                                                       perpustakaan dan
berlaku            sumber belajar bagi peserta didik              Kepala sekolah bersama komite                                                        kebutuhannya
                                                                   sekolah menyusun proporal untuk                                                     Sekolah memiliki
                                                                   pemenuhan buku yang dibutuhkan di                                                    proposal pemenuhan
                                                                   perustakaan                                                                          buku perpustakaan
                                                                  Kepala sekolah dan komite sekolah                                                   Buku-buku yang
                                                                   mengajukan pemenuhan kebutuhan                                                       dibutuhkan di
                                                                   buku perpustakaan kepada berbagai                                                    perpustakaan sekolah
                                                                   pihak terkait.                                                                       lengkap sesuai
                                                                                                                                                        kebutuhan
Ketersediaan       Peralatan multimedia di perpustakaan           Kepala sekolah dan komite sekolah    Kepala sekolah, komite    Sepanjang            Sekolah memiliki
peralatan          diperlukan untuk mendukung layanan              menganalisis kebutuhan peralatan     sekolah, pustakawan       tahun ajaran          informasi mengenai
multimedia di      sumber belajar secara online atau sumber        multimedia di perpustakaan                                                           kondisi peralatan
ruang              belajar yang bebasis teknologi informasi,      Kepala sekolah dan komite sekolah                                                    multimedia di
perpustakaan       seperti penggunaan BSE, sumber belajar          menyusun proporal untuk                                                              perpustakaan dan
                   bahasa inggris dll.                             pemenuhan kebutuhan multimedia di                                                    kebutuhannya
                                                                   perpustakaan kepada berbagai                                                        Sekolah memiliki
                                                                   pihak terkait                                                                        proposal pemenuhan
                                                                  Kepala sekolah dan komite sekolah                                                    peralatan multimedia di
                                                                   mengajukan pemenuhan kebutuhan                                                       perpustakaan
                                                                   peralatan multi media di                                                            Peralatan multimedia

            54 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                    WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                                        HASIL
                                                                                                                                     PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                    perpustakaan kepada berbagai                                                          yang dibutuhkan di
                                                                    pihak terkait.                                                                        perpustakaan sekolah
                                                                                                                                                          lengkap sesuai
                                                                                                                                                          kebutuhan
Kelayakan/kenya    Kelayakan ruang perpustakaan untuk              Sekolah memprogramkan                 Kepala sekolah, penjaga   Penyusunan           Sekolah dapat
manan ruang        belajar merupakan pra-syarat bagi                kenyamanan ruang perpustakaan         sekolah, peserta didik,   RKAS dan              melakukan program
perpustakaan       keberhasilan belajar siswa di perpustakaan       dalam RKAS                            pustakawan                sepanjang tahun       kenyamanan
untuk belajar                                                      Pustakawan menyusun aturan                                                            perpustakaan
                                                                    mengenai kenyamanan ruang                                                            Lingkungan
                                                                    perpustakaan                                                                          perpustakaan dirasakan
                                                                   Warga sekolah melakukan                                                               nyaman oleh peserta
                                                                    pemeliharaan terhadap fasilitas                                                       didik dan guru untuk
                                                                    ruang perpustakaan sesuai dengan                                                      proses pembelajaran
                                                                    perannya masing-masing                                                               Diketahuinya kondisi
                                                                   Kepala sekolah mengevaluasi                                                           kenyamanan lingkungan
                                                                    keterlaksanaan program pemenuhan                                                      perpustakaan
                                                                    kenyamanan ruang perpustakaan
                                                                    untuk belajar peserta didik
Peralatan          Kelengkapan peralatan di laboratorium           Kepala sekolah dan komite sekolah     Kepala sekolah, penjaga   Sepanjang            Sekolah memiliki
pendidikan di      akan memudahkan peserta didik dan guru           menganalisis kebutuhan peralatan      sekolah, laboran, guru    tahun ajaran          informasi mengenai
laboratorium IPA   dalam proses praktikum                           laboratorium di laboratorium IPA      IPA                                             kondisi peralatan
lengkap                                                            Kepala sekolah dan komite sekolah                                                     peralatan laboratorium di
                                                                    menyusun proporal untuk                                                               laboratorium IPA dan
                                                                    pemenuhan kebutuhan peralatan                                                         kebutuhannya
                                                                    laboratorium di laboratorium IPA                                                     Sekolah memiliki
                                                                    kepada berbagai pihak terkait                                                         proposal pemenuhan
                                                                   Kepala sekolah dan komite sekolah                                                     peralatan peralatan
                                                                    mengajukan pemenuhan kebutuhan                                                        laboratorium di
                                                                    peralatan peralatan laboratorium di                                                   laboratorium IPA
                                                                    laboratorium IPA kepada berbagai                                                     Peralatan yang
                                                                    pihak terkait.                                                                        dibutuhkan di
                                                                                                                                                          laboratorium IPA lengkap
                                                                                                                                                          sesuai kebutuhan
Peralatan          Kelengkapan peralatan di laboratorium           Kepala sekolah dan komite sekolah     Kepala sekolah, penjaga   Sepanjang            Sekolah memiliki

            55 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                   WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                 LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                    PEMENUHAN
    STANDAR
pendidikan di        akan memudahkan peserta didik dan guru       menganalisis kebutuhan peralatan       sekolah, laboran, guru    tahun ajaran       informasi mengenai
laboratorium         dalam proses praktikum                       laboratorium di laboratorium Fisika    IPA (fisika)                                 kondisi peralatan
Fisika lengkap                                                   Kepala sekolah dan komite sekolah                                                   peralatan laboratorium di
                                                                  menyusun proporal untuk                                                             laboratorium Fisika dan
                                                                  pemenuhan kebutuhan peralatan                                                       kebutuhannya
                                                                  laboratorium di laboratorium Fisika                                                Sekolah memiliki
                                                                  kepada berbagai pihak terkait                                                       proposal pemenuhan
                                                                 Kepala sekolah dan komite sekolah                                                   peralatan peralatan
                                                                  mengajukan pemenuhan kebutuhan                                                      laboratorium di
                                                                  peralatan peralatan laboratorium di                                                 laboratorium Fisika
                                                                  laboratorium Fisika kepada berbagai                                                Peralatan yang
                                                                  pihak terkait.                                                                      dibutuhkan di
                                                                                                                                                      laboratorium Fisika
                                                                                                                                                      lengkap sesuai
                                                                                                                                                      kebutuhan
Peralatan            Kelengkapan peralatan di laboratorium       Kepala sekolah dan komite sekolah      Kepala sekolah, penjaga   Sepanjang         Sekolah memiliki
pendidikan di        akan memudahkan peserta didik dan guru       menganalisis kebutuhan peralatan       sekolah, laboran, guru    tahun ajaran       informasi mengenai
laboratorium kimia   dalam proses praktikum                       laboratorium di laboratorium Kimia     IPA (kimia)                                  kondisi peralatan
lengkap                                                          Kepala sekolah dan komite sekolah                                                   peralatan laboratorium di
                                                                  menyusun proporal untuk                                                             laboratorium kimia dan
                                                                  pemenuhan kebutuhan peralatan                                                       kebutuhannya
                                                                  laboratorium di laboratorium kimia                                                 Sekolah memiliki
                                                                  kepada berbagai pihak terkait                                                       proposal pemenuhan
                                                                 Kepala sekolah dan komite sekolah                                                   peralatan peralatan
                                                                  mengajukan pemenuhan kebutuhan                                                      laboratorium di
                                                                  peralatan peralatan laboratorium di                                                 laboratorium kimia
                                                                  laboratorium kimia kepada berbagai                                                 Peralatan yang
                                                                  pihak terkait.                                                                      dibutuhkan di
                                                                                                                                                      laboratorium kimia
                                                                                                                                                      lengkap sesuai
                                                                                                                                                      kebutuhan
Peralatan            Kelengkapan peralatan di laboratorium       Kepala sekolah dan komite sekolah      Kepala sekolah, penjaga   Sepanjang         Sekolah memiliki
pendidikan di        akan memudahkan peserta didik dan guru       menganalisis kebutuhan peralatan       sekolah, laboran, guru    tahun ajaran       informasi mengenai
laboratorium         dalam proses praktikum                       laboratorium di laboratorium biologi   IPA (biologi)                                kondisi peralatan

            56 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                 WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR               LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                  PEMENUHAN
    STANDAR
biologi lengkap                                                Kepala sekolah dan komite sekolah                                                   peralatan laboratorium di
                                                                menyusun proporal untuk                                                             laboratorium biologi dan
                                                                pemenuhan kebutuhan peralatan                                                       kebutuhannya
                                                                laboratorium di laboratorium biologi                                               Sekolah memiliki
                                                                kepada berbagai pihak terkait                                                       proposal pemenuhan
                                                               Kepala sekolah dan komite sekolah                                                   peralatan peralatan
                                                                mengajukan pemenuhan kebutuhan                                                      laboratorium di
                                                                peralatan peralatan laboratorium di                                                 laboratorium biologi
                                                                laboratorium biologi kepada                                                        Peralatan yang
                                                                berbagai pihak terkait.                                                             dibutuhkan di
                                                                                                                                                    laboratorium biologi
                                                                                                                                                    lengkap sesuai
                                                                                                                                                    kebutuhan
Peralatan          Kelengkapan peralatan di laboratorium       Kepala sekolah dan komite sekolah      Kepala sekolah, penjaga   Sepanjang         Sekolah memiliki
pendidikan di      akan memudahkan peserta didik dan guru       menganalisis kebutuhan peralatan       sekolah, laboran, guru    tahun ajaran       informasi mengenai
laboratorium       dalam proses praktikum                       laboratorium di laboratorium bahasa    Bahasa (inggris,                             kondisi peralatan
bahas lengkap                                                  Kepala sekolah dan komite sekolah      Indonesia, daerah)                           peralatan laboratorium di
                                                                menyusun proporal untuk                                                             laboratorium bahasa dan
                                                                pemenuhan kebutuhan peralatan                                                       kebutuhannya
                                                                laboratorium di laboratorium bahasa                                                Sekolah memiliki
                                                                kepada berbagai pihak terkait                                                       proposal pemenuhan
                                                               Kepala sekolah dan komite sekolah                                                   peralatan peralatan
                                                                mengajukan pemenuhan kebutuhan                                                      laboratorium di
                                                                peralatan peralatan laboratorium di                                                 laboratorium bahasa
                                                                laboratorium bahasa kepada                                                         Peralatan yang
                                                                berbagai pihak terkait.                                                             dibutuhkan di
                                                                                                                                                    laboratorium bahasa
                                                                                                                                                    lengkap sesuai
                                                                                                                                                    kebutuhan
Peralatan          Kelengkapan peralatan di laboratorium       Kepala sekolah dan komite sekolah      Kepala sekolah, penjaga   Sepanjang         Sekolah memiliki
pendidikan di      akan memudahkan peserta didik dan guru       menganalisis kebutuhan peralatan       sekolah, laboran, guru    tahun ajaran       informasi mengenai
laboratorium IPS   dalam proses praktikum                       laboratorium di laboratorium IPS       IPS                                          kondisi peralatan
lengkap                                                        Kepala sekolah dan komite sekolah                                                   peralatan laboratorium di
                                                                menyusun proporal untuk                                                             laboratorium IPS dan

            57 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                  WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                 ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                   PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                  pemenuhan kebutuhan peralatan                                                      kebutuhannya
                                                                  laboratorium di laboratorium IPS                                                  Sekolah memiliki
                                                                  kepada berbagai pihak terkait                                                      proposal pemenuhan
                                                                 Kepala sekolah dan komite sekolah                                                  peralatan peralatan
                                                                  mengajukan pemenuhan kebutuhan                                                     laboratorium di
                                                                  peralatan peralatan laboratorium di                                                laboratorium IPS
                                                                  laboratorium IPS kepada berbagai                                                  Peralatan yang
                                                                  pihak terkait.                                                                     dibutuhkan di
                                                                                                                                                     laboratorium IPS lengkap
                                                                                                                                                     sesuai kebutuhan
Peralatan            Kelengkapan peralatan di laboratorium       Kepala sekolah dan komite sekolah     Kepala sekolah, penjaga   Sepanjang         Sekolah memiliki
pendidikan di        akan memudahkan peserta didik dan guru       menganalisis kebutuhan peralatan      sekolah, laboran, guru    tahun ajaran       informasi mengenai
laboratorium TIK     dalam proses praktikum                       laboratorium di laboratorium TIK      TIK                                          kondisi peralatan
lengkap                                                          Kepala sekolah dan komite sekolah                                                  peralatan laboratorium di
                                                                  menyusun proporal untuk                                                            laboratorium TIK dan
                                                                  pemenuhan kebutuhan peralatan                                                      kebutuhannya
                                                                  laboratorium di laboratorium TIK                                                  Sekolah memiliki
                                                                  kepada berbagai pihak terkait                                                      proposal pemenuhan
                                                                 Kepala sekolah dan komite sekolah                                                  peralatan peralatan
                                                                  mengajukan pemenuhan kebutuhan                                                     laboratorium di
                                                                  peralatan peralatan laboratorium di                                                laboratorium TIK
                                                                  laboratorium TIK kepada berbagai                                                  Peralatan yang
                                                                  pihak terkait.                                                                     dibutuhkan di
                                                                                                                                                     laboratorium TIK lengkap
                                                                                                                                                     sesuai kebutuhan
Peralatan kerja di   Kelengkapan peralatan di ruang bengkel      Kepala sekolah dan komite sekolah     Kepala sekolah, penjaga   Sepanjang         Sekolah memiliki
ruang bengkel        akan memudahkan peserta didik dan guru       menganalisis kebutuhan peralatan di   sekolah, guru praktik,    tahun ajaran       informasi mengenai
lengkap              dalam proses praktikum                       ruang bengkel                         teknisi bengkel                              kondisi peralatan di
                                                                 Kepala sekolah dan komite sekolah                                                  ruang bengkel dan
                                                                  menyusun proporal untuk                                                            kebutuhannya
                                                                  pemenuhan kebutuhan peralatan di                                                  Sekolah memiliki
                                                                  ruang bengkel kepada berbagai                                                      proposal pemenuhan
                                                                  pihak terkait                                                                      peralatan di ruang
                                                                 Kepala sekolah dan komite sekolah                                                  bengkel

             58 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                  WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                 LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                                    HASIL
                                                                                                                                   PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                  mengajukan pemenuhan kebutuhan                                                    Peralatan yang
                                                                  peralatan peralatan di ruang bengkel                                               dibutuhkan di ruang
                                                                  kepada berbagai pihak terkait.                                                     bengkel lengkap sesuai
                                                                                                                                                     kebutuhan
Kelayakan ruang    Kelayakan ruang kerja KS menjadi unsur        Kepala sekolah menganalisis            Kepala sekolah, komite   Sepanjang         Sekolah dapat
kerja pimpinan     pendukung bagi keberhasilan kerja kepala       kebutuhan ruang kerja bagi kepala      sekolah                  tahun ajaran       melaksanakan program
                   sekolah, dan menjadi ruang untuk               sekolah                                                                            peningkatan kelayakan
                   penerimaan tamu sekolah                       Membuat keputusan bersama antara                                                   ruang kerja kepala
                                                                  kepala sekolah dengan komite                                                       sekolah
                                                                  sekolah untuk program peningkatan                                                 Sekolah memiliki ruang
                                                                  kualitas ruang kerja melalui                                                       kerja pimpinan sekolah
                                                                  pembangunan ruang kerja KS atau                                                    yang layak untuk bekerja
                                                                  renovasi ruang kerja KS
                                                                 Penajaga sekolah melakukan
                                                                  perawatan terhadap ruang kerja
                                                                  kepala sekolah secara rutin
                                                                 Mengevaluasi keterlaksanaan
                                                                  program pemenuhan kelayakan
                                                                  sekolah
Kelengkapan        Kelengkapan ruang kerja KS menjadi            Kepala sekolah menganalisis            Kepala sekolah, komite   Sepanjang         Sekolah dapat
sarana ruang       unsur pendukung bagi keberhasilan kerja        kebutuhan kelengkapan ruang kerja      sekolah                  tahun ajaran       melakukan pemenuhan
kerja pimpinan     kepala sekolah, dan menjadi ruang untuk        kepala sekolah                                                                     kebutuhan ruang kerja
                   penerimaan tamu sekolah                       Membuat keputusan bersama antara                                                   kepala sekolah
                                                                  kepala sekolah dengan komite                                                      Ruang kerja pimpinan
                                                                  sekolah untuk program peningkatan                                                  sekolah nyaman untuk
                                                                  kualitas ruang kerja melalui                                                       bekerja
                                                                  melengkapi perabotan ruang kerja
                                                                  KS
                                                                 Mengevaluasi keterlaksanaan
                                                                  program pemenuhan kelengkapan
                                                                  sekolah
Kelayakan ruang    Kelayakan ruang kerja guru menjadi unsur      Kepala sekolah dan guru                Kepala sekolah, komite   Sepanjang         Sekolah dapat
kerja guru         pendukung untuk keberhasilan kerja guru        menganalisis kebutuhan ruang kerja     sekolah, guru            tahun ajaran       melaksanakan program
                                                                  guru                                                                               peningkatan kelayakan

            59 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                  LANGKAH PEMENUHAN                      PERSONIL                                    HASIL
                                                                                                                                 PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                  Membuat keputusan bersama antara                                                ruang kerja guru
                                                                   kepala sekolah dengan komite                                                   Sekolah memiliki ruang
                                                                   sekolah untuk program peningkatan                                               kerja guru yang layak
                                                                   kualitas ruang kerja guru melalui                                               untuk bekerja
                                                                   pembangunan ruang kerja guru atau
                                                                   renovasi ruang kerja guru
                                                                  Penajaga sekolah melakukan
                                                                   perawatan terhadap ruang kerja
                                                                   guru secara rutin
                                                                  Mengevaluasi keterlaksanaan
                                                                   program pemenuhan kelayakan
                                                                   ruang kerja guru
Kelengkapan         Kelengkapan ruang kerja guru menjadi          Kepala sekolah dan guru             Kepala sekolah, komite   Sepanjang         Sekolah dapat
saran ruang kerja   unsur pendukung bagi keberhasilan kerja        menganalisis kebutuhan              sekolah, guru            tahun ajaran       melakukan pemenuhan
guru                guru                                           kelengkapan ruang kerja guru                                                    kebutuhan ruang kerja
                                                                  Membuat keputusan bersama antara                                                guru
                                                                   kepala sekolah dengan komite                                                   Ruang kerja guru
                                                                   sekolah untuk program peningkatan                                               nyaman untuk bekerja
                                                                   kualitas ruang kerja melalui
                                                                   melengkapi perabotan ruang kerja
                                                                   guru
                                                                  Mengevaluasi keterlaksanaan
                                                                   program pemenuhan kelengkapan
                                                                   ruang kerja guru
Kelayakan/kenya     Kelayakan/kenyaman ruang ibadah               Kepala sekolah dan warga sekolah    Warga sekolah            Sepanjang         Sekolah dapat
manan ruang         menjadi unsur penting untuk meningkatkan       menganalisis kebutuhan ruang                                 tahun ajaran       melaksanakan program
ibadah              praktik ibadah warga sekolah di ruang          ibadah                                                                          peningkatan kelayakan
                    ibadah                                        Membuat keputusan bersama antara                                                ruang ibadah
                                                                   kepala sekolah dengan komite                                                   Sekolah memiliki ruang
                                                                   sekolah untuk program peningkatan                                               ibadah yang
                                                                   kualitas ruang ibadah melalui                                                   layak/nyaman untuk
                                                                   pembangunan atau renovasi ruang                                                 ibadah warga sekolah
                                                                   ibadah
                                                                  Warga sekolah melakukan

            60 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                      WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                 LANGKAH PEMENUHAN                     PERSONIL                            HASIL
                                                                                                                       PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                 perawatan terhadap ruang ibadah
                                                                 secara rutin sesuai dengan
                                                                 perannya masing-masing
                                                                Mengevaluasi keterlaksanaan
                                                                 program pemenuhan kelayakan
                                                                 ruang ibadah
Kelengkapan       Kelengkapan sarana ruang iabadah              Kepala sekolah dan warga sekolah    Warga sekolah    Sepanjang         Sekolah dapat
sarana ruang      menjadi unsur pendukung untuk motivasi         menganalisis kebutuhan                               tahun ajaran       melakukan pemenuhan
ibadah            beribadah di ruang ibadah                      kelengkapan ruang ibadah                                                kebutuhan ruang ibadah
                                                                Membuat keputusan bersama antara                                       Ruang ibadah sekolah
                                                                 kepala sekolah dengan komite                                            nyaman untuk dijadikan
                                                                 sekolah untuk program peningkatan                                       tempat ibadah
                                                                 kualitas ruang kerja melalui
                                                                 melengkapi kelengkapan ibadah di
                                                                 ruang ibadah
                                                                Mengevaluasi keterlaksanaan
                                                                 program pemenuhan kelengkapan
                                                                 ruang sarana di ruang ibadah
Kelayakan/kenya   Kelayakan/kenyaman ruang jamban               Kepala sekolah dan warga sekolah    Warga sekolah    Sepanjang         Sekolah dapat
manan ruang       menjadi unsur penting untuk meningkatkan       menganalisis kebutuhan ruang                         tahun ajaran       melaksanakan program
jamban            praktik hidup sehat di sekolah                 jamban                                                                  peningkatan kelayakan
                                                                Membuat keputusan bersama antara                                        ruang jamban
                                                                 kepala sekolah dengan komite                                           Sekolah memiliki ruang
                                                                 sekolah untuk program peningkatan                                       jamban yang
                                                                 kualitas ruang jamban melalui                                           layak/nyaman
                                                                 pembangunan atau renovasi ruang
                                                                 jamban
                                                                Warga sekolah melakukan
                                                                 perawatan terhadap ruang jamban
                                                                 secara rutin sesuai dengan
                                                                 perannya masing-masing
                                                                Mengevaluasi keterlaksanaan
                                                                 program pemenuhan kelayakan
                                                                 ruang jamban

           61 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                     WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR               LANGKAH PEMENUHAN                      PERSONIL                            HASIL
                                                                                                                      PEMENUHAN
    STANDAR
Kelengkapan       Kelengkapan sarana jamban menjadi           Kepala sekolah dan warga sekolah     Warga sekolah    Sepanjang         Sekolah dapat
sarana jamban     unsur pendukung untuk meningkatkan           menganalisis kebutuhan                                tahun ajaran       melakukan pemenuhan
                  praktik hidup sehat di sekolah               kelengkapan sarana jamban                                                kebutuhan ruang jamban
                                                              Membuat keputusan bersama antara                                        Sarana jamban sekolah
                                                               kepala sekolah dengan komite                                             nyaman untuk digunakan
                                                               sekolah untuk program peningkatan                                        oleh warga sekolah
                                                               kualitas jamban melalui melengkapi
                                                               kelengkapan sarana jamban
                                                              Mengevaluasi keterlaksanaan
                                                               program pemenuhan kelengkapan
                                                               sarana jamban
Kelayakan/kenya Kelayakan/kenyaman ruang UKS menjadi          Kepala sekolah dan warga sekolah     Warga sekolah    Sepanjang         Sekolah dapat
manan ruang UKS unsur penting untuk meningkatkan praktik       menganalisis kebutuhan ruang UKS                      tahun ajaran       melaksanakan program
                hidup sehat di sekolah                        Membuat keputusan bersama antara                                         peningkatan kelayakan
                                                               kepala sekolah dengan komite                                             ruang UKS
                                                               sekolah untuk program peningkatan                                       Sekolah memiliki ruang
                                                               kualitas ruang UKS melalui                                               UKS yang layak/nyaman
                                                               pembangunan atau renovasi ruang
                                                               UKS
                                                              Warga sekolah melakukan
                                                               perawatan terhadap ruang UKS
                                                               secara rutin sesuai dengan
                                                               perannya masing-masing
                                                              Kepala sekolah mengevaluasi
                                                               keterlaksanaan program pemenuhan
                                                               kelayakan ruang UKS
Kelengkapan      Kelengkapan sarana ruang UKS menjadi         Kepala sekolah dan warga sekolah     Warga sekolah    Sepanjang         Sekolah dapat
sarana ruang UKS unsur pendukung untuk meningkatkan            menganalisis kebutuhan                                tahun ajaran       melakukan pemenuhan
                 praktik hidup sehat di sekolah                kelengkapan sarana UKS                                                   kebutuhan ruang UKS
                                                              Membuat keputusan bersama antara                                        Sarana UKS sekolah
                                                               kepala sekolah dengan komite                                             nyaman untuk digunakan
                                                               sekolah untuk program peningkatan                                        oleh warga sekolah
                                                               kualitas ruang UKS melalui
                                                               melengkapi kelengkapan sarana

           62 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                 WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                  LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                  PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                  UKS
                                                                 Mengevaluasi keterlaksanaan
                                                                  program pemenuhan kelengkapan
                                                                  sarana UKS
Kelayakan/kenya   Kelayakan/kenyaman ruang konseling             Kepala sekolah dan warga sekolah     Kepala sekolah, komite    Sepanjang         Sekolah dapat
manan ruang       menjadi unsur penting dalam memberikan          menganalisis kebutuhan ruang         sekolah, guru BK,         tahun ajaran       melaksanakan program
konseling         layanan bimbingan dan konseling peserta         konseling                            penjaga sekolah                              peningkatan kelayakan
                  didik dan guru BK                              Membuat keputusan bersama antara                                                  ruang konseling
                                                                  kepala sekolah dengan komite                                                     Sekolah memiliki ruang
                                                                  sekolah untuk program peningkatan                                                 konseling yang
                                                                  kualitas ruang konseling melalui                                                  layak/nyaman
                                                                  pembangunan atau renovasi ruang
                                                                  konseling
                                                                 penjaga sekolah melakukan
                                                                  perawatan terhadap ruang konseling
                                                                  secara rutin
                                                                 Kepala sekolah mengevaluasi
                                                                  keterlaksanaan program pemenuhan
                                                                  kelayakan ruang konseling
Kelengkapan       Kelengkapan sarana konseling menjadi           Kepala sekolah dan warga sekolah     Kepala sekolah, komite    Sepanjang         Sekolah dapat
sarana ruang      unsur penting dalam memberikan layanan          menganalisis kebutuhan               sekolah, guru BK          tahun ajaran       melakukan pemenuhan
konseling         bimbingan dan konseling peserta didik dan       kelengkapan sarana konseling                                                      kebutuhan ruang
                  guru BK                                        Membuat keputusan bersama antara                                                  konseling
                                                                  kepala sekolah dengan komite                                                     Sarana konseling
                                                                  sekolah untuk melengkapi                                                          sekolah nyaman untuk
                                                                  kelengkapan sarana ruang konseling                                                digunakan oleh peserta
                                                                 Mengevaluasi keterlaksanaan                                                       didik dan guru BK
                                                                  program pemenuhan kelengkapan
                                                                  sarana ruang konseling
Kelayakan/kenya   Kelayakan/kenyaman tempat bermain/OR           Kepala sekolah dan warga sekolah     Kepala sekolah, komite    Sepanjang         Sekolah dapat
manan tempat      menjadi unsur penting dalam layanan             menganalisis kebutuhan tempat        sekolah, guru olahraga,   tahun ajaran       melaksanakan program
bermain/OR        kepada peserta didik                            bermain/OR                           penjaga sekolah                              peningkatan kelayakan
                                                                 Membuat keputusan bersama antara                                                  tempat bermain/ OR
                                                                  kepala sekolah dengan komite                                                     Sekolah memiliki tempat

           63 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                               WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                    HASIL
                                                                                                                                PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                sekolah untuk pembangunan atau                                                    bermain/OR yang
                                                                renovasi tempat bermain/OR                                                        layak/nyaman
                                                               Warga sekolah melakukan
                                                                perawatan terhadap tempat
                                                                bermain/OR secara rutin sesuai
                                                                dengan perannya masing-masing
                                                               Kepala sekolah mengevaluasi
                                                                keterlaksanaan program pemenuhan
                                                                kelayakan tempat bermain/OR
Kelengkapan       Kelengkapan sarana tempat bermain/OR         Kepala sekolah dan warga sekolah     Kepala sekolah, komite    Sepanjang         Sekolah dapat
sarana tempat     menjadi unsur penting dalam layanan           menganalisis kebutuhan               sekolah, guru olahraga    tahun ajaran       melakukan pemenuhan
bermain/OR        kepada peserta didik                          kelengkapan tempat bermain/OR                                                     kebutuhan tempat
                                                               Membuat keputusan bersama antara                                                  bermain/OR
                                                                kepala sekolah dengan komite                                                     Sarana tempat
                                                                sekolah untuk melengkapi                                                          bermain/OR sekolah
                                                                kelengkapan sarana tempat                                                         nyaman untuk digunakan
                                                                bermain/OR                                                                        oleh peserta didik dan
                                                               Mengevaluasi keterlaksanaan                                                       guru OR
                                                                program pemenuhan kelengkapan
                                                                sarana tempat bermain/OR
Kelayakan/kenya   Kelayakan/kenyaman ruang sirkulasi akan      Kepala sekolah dan warga sekolah     Kepala sekolah, komite    Sepanjang         Sekolah dapat
manan ruang       mempermudah layanan bagi peserta didik        menganalisis kebutuhan ruang         sekolah, guru olahraga,   tahun ajaran       melaksanakan program
sirkulasi         dalam mencari sumber belajar                  sirkulasi                            penjaga sekolah                              peningkatan kelayakan
                                                               Membuat keputusan bersama antara                                                  ruang sirkulasi
                                                                kepala sekolah dengan komite                                                     Sekolah memiliki ruang
                                                                sekolah untuk pembangunan atau                                                    sirkulasi yang
                                                                renovasi ruang sirkulasi                                                          layak/nyaman
                                                               Warga sekolah melakukan
                                                                perawatan terhadap ruang sirkulasi
                                                                secara rutin sesuai dengan
                                                                perannya masing-masing
                                                               Kepala sekolah mengevaluasi
                                                                keterlaksanaan program pemenuhan
                                                                kelayakan ruang sirkulasi

           64 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                               WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                 ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR               LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                    HASIL
                                                                                                                                PEMENUHAN
    STANDAR
Kelengkapan         Kelengkapan ruang sirkulasi akan            Kepala sekolah dan pustakawan        Kepala sekolah, komite   Sepanjang         Sekolah dapat
sarana ruang        mempermudah layanan bagi peserta didik       sekolah menganalisis kebutuhan       sekolah, pustakawan      tahun ajaran       melakukan pemenuhan
sirkulasi           dalam mencari sumber belajar                 kelengkapan ruang sirkulasi                                                      kebutuhan ruang
                                                                Membuat keputusan bersama antara                                                 sirkulasi
                                                                 kepala sekolah dengan komite                                                    Sarana ruang sirkulasi
                                                                 sekolah untuk melengkapi                                                         sekolah nyaman untuk
                                                                 kelengkapan sarana ruang sirkulasi                                               digunakan oleh peserta
                                                                Mengevaluasi keterlaksanaan                                                      didik dan pustakawan
                                                                 program pemenuhan kelengkapan
                                                                 sarana ruang sirkulasi
Pencemaran          Sekolah yang bebas dari pencemaran          Kepala sekolah dan warga sekolah     Warga sekolah            Sepanjang         Sekolah dapat
lingkungan          lingkungan merupakan salah satu bentuk       menganalisis pencemaran                                       tahun ajaran       melaksanakan program
                    pengkondisian hidup sehat bagi peserta       lingkungan sekolah                                                               pencegahan
                    didik                                       Membuat keputusan bersama antara                                                 pencemaran lingkungan
                                                                 kepala sekolah dengan komite                                                     sekolah
                                                                 sekolah untuk penanganan                                                        Lingkungan sekolah
                                                                 pencemaran lingkungan sekolah,                                                   layak/nyaman sebagai
                                                                 semisal dengan memprogramkan                                                     tempat belajar bagi
                                                                 sekolah hijau                                                                    peserta didik
                                                                Warga sekolah melakukan
                                                                 penanganan pencemaran
                                                                 lingkungan sekolah secara rutin
                                                                 sesuai dengan perannya masing-
                                                                 masing
                                                                Kepala sekolah mengevaluasi
                                                                 keterlaksanaan program
                                                                 penanganan pencemaran
                                                                 lingkungan sekolah
Kelengkapan         Kelengkapan sarana drainase,                Kepala sekolah dan warga sekolah     Warga sekolah            Sepanjang         Sekolah dapat
sarana drainase,    pembuangan limbah, pepohonan                 menganalisis kebutuhan sarana                                 tahun ajaran       melakukan pemenuhan
pembuangan          (perindang) memberikan kenyamanan bagi       drainase, pembuangan limbah,                                                     kebutuhan sarana
limbah,             warga sekolah untuk tinggal di sekolah       pepohonan (perindang)                                                            drainase, pembuangan
pepohonan                                                       Membuat keputusan bersama antara                                                 limbah, pepohonan
(perindang)                                                      kepala sekolah dengan komite                                                     (perindang)

             65 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                     WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                          PERSONIL                                      HASIL
                                                                                                                                      PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                    sekolah untuk melengkapi                                                             Lingkungan sekolah
                                                                    kelengkapan sarana drainase,                                                          nyaman bagi warga
                                                                    pembuangan limbah, pepohonan                                                          sekolah
                                                                    (perindang)
                                                                   Mengevaluasi keterlaksanaan
                                                                    program pemenuhan kelengkapan
                                                                    sarana sarana drainase,
                                                                    pembuangan limbah, pepohonan
                                                                    (perindang)



6. STANDAR PENGELOLAAN

   INDIKATOR
                                                                                                                                     WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                          PERSONIL                                      HASIL
                                                                                                                                      PEMENUHAN
    STANDAR
Sosialisasi visi,   Visi, misi, dan tujuan sekolah merupakan    Visi, misi, dan tujuan sekolah dirumuskan   PTK di sekolah, komite   Satu bulan       Sekolah memiliki visi, misi,
misi dan tujuan     rujukan utama dalam penyusunan rencana      bersama antara sekolah dengan para          sekolah, pemangku                         dan tujuan sekolah yang
sekolah dilakukan   kerja jangka pendek, menengah maupun        pemangku kepentingan                        kepentingan sekolah,                      dimiliki bersama oleh
kepada semua        panjang                                                                                 missal: alumni, DU/DI,                    sekolahd an para pemangku
warga sekolah.                                                                                              dll.                                      kepentingan
Warga sekolah       Visi, misi, dan tujuan sekolah yang tidak   Visi, misi, dan tujuan sekolah dirumuskan   PTK di sekolah, komite   1 bln            Semua/kecenderungan
memahami visi,      dipahami tidak akan memberikan energy       bersama antara sekolah dengan para          sekolah,                                  warga sekolah dapat
misi dan tujuan     untuk pencapaian visi dan tujuan dan        pemangku kepentingan                                                                  berkontribusi untuk
sekolah             pelaksanaan misi-misi sekolah                                                                                                     pencapaian visi dan tujuan
                                                                                                                                                      sekolah, dan
                                                                                                                                                      mengimplementasikan misi
                                                                                                                                                      sekolah karena mereka
                                                                                                                                                      memahami visi, misi, dan
                                                                                                                                                      tujuan sekolah
Sosialisasi KTSP       KTSP merupakan produk bersama              KTSP dibuat dalam versi ringkas         Kepala sekolah, guru-    Menjelang atau   Stakeholders sekolah dapat
sekolah dilakukan       yang mencerminkan layanan pokok             (resume) dan versi lengkap. Versi       guru, komite sekolah     awal tahun       dengan mudah menerima


            66 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                      WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                                           HASIL
                                                                                                                                       PEMENUHAN
    STANDAR
kepada semua           sekolah bagi peserta didiknya. Karena       ringkas diperuntukan bagi                                          ajaran              dan memahami informasi
warga sekolah          itu, semua pihak yang terlibat dengan       masyarakat umum, sedangkan versi                                                       yang terkandung dalam
                       penyelenggaraan sekolah ybs harus           lengkap diperuntukan bagi pengelola                                                    KTSP
                       mengetahui dan memahami informasi           sekolah.
                       yang tertuang dalam KTSP dengan            Minimal satu tahun satu kali, pihak
                       baik                                        sekolah wajib mengundang para
                      Supaya tidak terjadi pemaknaan yang         pemangku kepentingan
                       berbeda atau salah terhadap hal-hal         (stakeholders) untuk melakukan
                       yang harus dilakukan oleh berbagai          proses sosialisasi KTSP.
                       pihak dalam memberikan layanan bagi        Jika sekolah memiliki website,
                       peserta didik, khususnya layanan            proses sosialisasi dapat dilakukan
                       pendidikan.                                 melalui pengunduhan di website
                      Supaya semua orang yang                     sekolah.
                       berkepentingan dapat ikut                  Jika sekolah memiliki Koran/majalah
                       berkontribusi terhadap                      sekolah, sosialisasi dapat dilakukan
                       penyelenggaraan sekolah secara              melalui perantara Koran/majalah
                       proporsional sesuai dengan perannya         sekolah.
                       masing-masing.
Sekolah memiliki      Penyusunan rencana program              Sekolah menyelenggarakan workshop          Kepala sekolah, komite      Antara 1 - 4 hari      Stakeholder skolah
dokumen rencana        merupakan salah satu dari fungsi        untuk menyusun rencana kerja sekolah       sekolah, unsur peserta                              terlibat dalam
kerja sekolah          manajemen sekolah                       bersama dengan stakeholders dalam          didik, unsur PTK lainnya,                           penyusunan RPS dan
dalam bentuk          RKS dan RKAS merupakan pedoman          bentuk RKS dan RKAS                        pengawas, dan pihak-                                RKAS
RKS dan RKAS           bagi semua warga sekolah dalam                                                     pihak yang dinilai                                 Sekolah memiliki
                       mengelola dan mengembangkan                                                        sekolah berkontribusi                               dokumen RKS dan
                       sekolah untuk mencapai visi dan misi                                               dalam mengelola                                     RKAS yang merupakan
                       sekolah                                                                            sekolah, seperti DU/DI,                             produk bersama
                      RKS dan RKAS menjadi salah satu                                                    tokoh masyarakat yg
                       rujukan dalam proses evaluasi                                                      tidak masuk dalam
                       keberhasilan program kerja/kegiatan                                                komite sekolah, dll.
                       sekolah dalam setiap tahunnya.
Penyusunan RKS        Komite sekolah, dewan pendidikan,          Penyusunan/workshop/lokakarya          Kepala sekolah, komite      Antara 1 - 4 hari      RKS dan RKAS dibuat
memperhatikan          dinas pendidikan kab./kota, atau            RKS dan RKAS melibatkan para           sekolah                                             secara bersama dengan
pertimbangan           yayasan merupakan bagian yang tidak         stakeholders sekolah                                                                       melibatkan stakeholder


           67 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                  WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                 LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                   PEMENUHAN
    STANDAR
komite sekolah,        dapat dipisahkan dengan pengelolaan      Pengesahan RPS dan RKAS                                                             sekolah
disetujui oleh         sekolah. Karena itu RKS dan RAKS          mencantumkan “mengetahui” pihak                                                    RKS dan RKAS
Dewan                  perlu untuk diberikan pertimbangan        komite sekolah, dewan pendidikan,                                                   ditandatangani oleh
Pendidikan, dan        oleh unsur-unsur tersebut.                dan dinas pendidikan kab./kota atau                                                 komite sekolah, dewan
disahkan              Sekolah merupakan bagian dari             pihak yayasan (khusus bagi sekolah                                                  pendidikan, dinas
berlakunya oleh        komunitas yang lebih besar, seperti       swasta).                                                                            pendidikan kab./kota
Dinas Pendidikan       masyarakat kelurahan, kecamatan,                                                                                              atau yayasan (khusus
kab./kota atau         dst.                                                                                                                          sekolah swasta)
oleh
penyelenggara
sekolah bagi
sekolah swasta
Rencana kerja      Guru yang berkualitas merupakan kunci        Kepala sekolah dan guru                Kepala sekolah, guru      Ketika            Dalam RKS dan RKAS
sekolah            utama keberhasilan sekolah dalam              mengusulkan untuk memasukan                                      penyusunan         mencantumkan program
mendukung          memberikan layanan pokok                      program kerja pengembangan karir                                 RKS dan RKAS       pengembangan karir
pengembangan       (pembelajaran/KBM). Pengembangan karir        guru ke dalam RKS dan RKAS.                                                         guru
karir guru         guru merupakan salah satu upaya untuk        Sekolah harus membuat indikator                                                    Kegiatan pengembangan
                   menjadikan guru memiliki motivasi yang        keberhasilan pengembangan karir                                                     karir guru didukung oleh
                   tinggi dalam memberikan layanan yang          guru untuk kepentingan pencapaian,                                                  kepala sekolah
                   professional kepada peserta didik dan         evaluasi pencapaian dan tindaklanjut                                               Kegiatan pengembangan
                   berbagai pihak terkait.                       dari evaluasi tersebut.                                                             karir guru didukung oleh
                                                                                                                                                     pendanaan sekolah
Sekolah            Program yang diselenggarakan oleh            Penyusunan program–program             Warga sekolah (KS,        Sepanjang         Dalam satu tahun ajaran,
melaksanakan       sekolah harus berorientasi mutu bukan         sekolah didasarkan pada masalah-       guru, TAS, pustakawan,    tahun ajaran       sekolah mampu
program            sekedar pelaksanaan program tanpa ada         masalah dan tantangan-tantangan        laboran, konselor,                           melaksanakan program
peningkatan mutu   orientasi peningkatan mutu. Hal ini           yang dihadapi sekolah.                 penjaga sekolah, komite                      peningkatan mutu yang
sekolah            dikarenakan proses manajemen sekolah         Sekolah menyusun indikator             sekolah, peserta didik)                      tertuang dalam RKAS
                   diorientasikan untuk pencapaian tujuan        kebermutuan sekolah/pemenuhan                                                       lebih dari 80%.
                   secara efektif dan efisien                    standar nasional pendidikan yang                                                   Mutu/prestasi akademik
                                                                 dijadikan sebagai acuan dalam                                                       dan non akademik
                                                                 upaya pemenuhan SNP.                                                                sekolah (guru, siswa,
                                                                Kepala sekolah mempertimbangkan                                                     KS) terus meningkat dari
                                                                 dampak mutu ketika memutuskan                                                       tahun ke tahun


           68 | P a g e
    INDIKATOR
                                                                                                                                             WAKTU/DURASI
   PEMENUHAN                 ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                       LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                                       HASIL
                                                                                                                                              PEMENUHAN
     STANDAR
                                                                          program atau kegiatan yang akan
                                                                          dilakukan
                                                                         Pengelolaan program dan kegiatan
                                                                          dilakukan secara transparan
                                                                          sehingga banyak orang/pihak yang
                                                                          akan memberikan pemikiran untuk
                                                                          kebermutuannya.
Penyusunan             Untuk kesinambungan program dan hasil             Sekolah melakukan EDS dan              Kepala sekolah, komite      1 bulan           Program peningkatan
program                yang lebih baik, penyusunan program                mengolahnya menjadi profil mutu        sekolah, unsur peserta                         mutu sekolah didasarkan
peningkatan mutu       peningkatan mutu perlu mengggunakan                sekolah                                didik, unsur orang tua,                        pada data dan informasi
sekolah                hasil evaluasi diri, akreditasi sekolah, dan      Berdasarkan profil mutu sekolah                                                       yang akurat dan up
mendasarkan            kelulusan siswa.                                   kemudian disusun program kerja                                                        todate
pada: hasil                                                               jangka menengah (RKS-4 tahunan)                                                      RKS dan RKAS
evaluasi diri, hasil                                                      dan tahunan (RKAS).
akreditasi sekolah,
dan kelulusan
siswa
Sekolah                Pencapaian visi dan misi sekolah tidak            Kepala sekolah bersama komute          Kepala sekolah, guru,       Sepanjang         KBM yang dilaksanakan
merealisasikan         dapat dilakukan secara terpisah-pisah              sekolah dan guru-guru membuat          peserta didik, komite       tahun ajaran       sesuai atau
visi dan misi ke       (parsial). Semua kegiatan yang dilakukan           indikator keberhasilan visi sekolah    sekolah, unsur orang tua,                      mencerminan upaya
dalam                  harus sesuai dengan upaya pencapaian               sebagai acuan untuk mengetahuai                                                       pencapaian visi dan misi
pelaksanaan            visi dan misi sekolah. Demikian halnya             ketercapaian visi sekolah.                                                            sekolah.
kegiatan               pengelolaan PTK dan kesiswaan                     Kepala sekolah melakukan rapat                                                       PTK memiliki
pembelajaran,          merupakan bagian dari manajemen                    sekolah untuk membahas upaya                                                          kemampuan dalam
pengelolaan PTK,       sekolah yang tujuan intinya adalah                 pencapaian visi sekolah melalui                                                       memberikan layanan
dan pelaksanaan        bagaimana mencapai visi dan misi                   peran dan tugas masing-masing                                                         bagi peserta didik dan
kegiatan               sekolah.                                           orang di sekolah.                                                                     stakeholders lainnya
kesiswaan                                                                Kepala sekolah memberikan                                                            Program kesiswaan
                                                                          penguatan kepada warga sekolah                                                        dapat memfasilitasi
                                                                          mengenai pentingnya kebermutuan                                                       pengembangan potensi
                                                                          layanan pokok sekolah, yaitu                                                          peserta didik secara
                                                                          ”pendidikan bagi peserta didik yang                                                   memadai.
                                                                          dirancang oleh guru dan difasilitasi


             69 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                   WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                  ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                                 HASIL
                                                                                                                                    PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                      oleh sekolah”
                                                                     Untuk menstimulasi motivasi warga
                                                                      sekolah dalam pencapaian visi dan
                                                                      misi sekolah, kepala sekolah dapat
                                                                      membuat program pemeliharaan
                                                                      dan peningkatan kinerja bagi warga
                                                                      sekolah, seperti dalam bentuk:
                                                                      pemilihan siswa terbaik untuk setiap
                                                                      semester, pemilihan guru terbaik,
                                                                      pemberian penghargaan kepada
                                                                      warga sekolah yang berprestasi, dll.
Sekolah              Pedoman pengelolaan memberikan                  Kepala sekolah memberikan              Kepala sekolah        Sepanjang      Sekolah memiliki dokumen-
menyusun             kemudahan bagi warga sekolah dalam               petunjuk kepada penanggungjawab                              tahun ajaran   dokumen POS, khususnya
pedoman-             melaksanakan tugas-tugasnya untuk                program/ kegiatan untuk menyusun                                            dalam implementasi layanan
pedoman              mencapai tujuan sekolah                          atau mengembangkan pedoman-                                                 pokok sekolah.
pengelolaan                                                           pedoman yang dibutuhkan dalam
sekolah                                                               pelaksanaan kerja masing-masing
                                                                      (menyusun POS)
                                                                      Jika POS ini sudah ada, kepala
                                                                      sekolah melakukan kajian mengenai
                                                                      efektifitas POS dan kemudian
                                                                      memperbaiki hal-hal yang dianggap
                                                                      lemah/kurang.
Budaya dan           Pembelajaran sebagai layanan pokok              Kepala sekolah menjadi teladan         Kepala sekolah dan    Sepanjang      Secara psikis, social, dan
lingkungan           sekolah tidak akan tercapai secara efektif       dalam perilaku ideal yang              semua warga sekolah   tahun ajaran   budaya, Lingkungan sekolah
sekolah kondusif     jika budaya dan lingkungan sekolah tidak         diharapkan                                                                  nyaman untuk belajar bagi
untuk                kondusif. Terlebih jika sekolah memiliki        Sekolah mengeluarkan aturan tata                                            peserta didik dan nyamana
pembelajaran         kondisi toxic culture (mindset, kebiasaan,       tertib yang dilaksanakan secara                                             untuk bekerja bagi PTK
                     dan artifac/simbol-simbol yang                   konsisten, baik untuk PTK maupun
                     bertentangan dengan proses pendidikan)           peserta didik.
                                                                     Penataan lingkungan sekolah dan
                                                                      kelas diakukan dengan
                                                                      memperhatikan kenyamanan psikis,

              70 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                      WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                      LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                                    HASIL
                                                                                                                                       PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                      sosial, dan budaya belajar bagi
                                                                      peserta didik
Warga sekolah          Transaparansi dan akuntabilitas              Jika memungkinkan semua PTK dan        PTK di sekolah           Sepanjang      Warga sekolah dapat terlibat
dapat mengakses         pengelolaan keuangan merupakan                komite sekolah diberikan photo copy                             tahun ajaran   dalam menentukan anggaran
laporan                 bagian dari indikator good                    RKAS                                                                           dan dengan mudah
pengelolaan             governance.                                  RKAS ditempel di mading atau pada                                              mengakses informasi
keuangan sekolah       Transparansi dan akuntabilitas akan           media yang digunakan oleh warga                                                mengenai pengelolaan
secara transparan       memicu profesionalitas yang lebih             sekolah                                                                        keuangan sekolah (baik
dan akuntabel           tinggi dalam pelaksanaan setiap              Sekolah mengeluarkan laporan                                                   dalam proses penganggaran,
                        pekerjaan yang dilakukan                      keuangan bulanan, tiga bulanan,                                                penggunaan, maupun
                                                                      semesteran, dan tahunan yang                                                   pertanggyngjawaban)
                                                                      dipublikasikan secara rutin kepada
                                                                      warga sekolah, baik melalui rapat,
                                                                      media madding atau media yang
                                                                      paling memunginkan digunakan oleh
                                                                      sekolah
                                                                     Setiap anggaran yang digunakan
                                                                      oleh sekolah disertai oleh
                                                                      pertanggungajawaban, baik secara
                                                                      adeministratif dat/atau kesepakatan
                                                                      bersama (pihak sekolah dengan
                                                                      komite sekolah).
Sekolah menjalin       Pengelolaan sekolah sangat tidak             Kepala sekolah mengidentifikasi        Kepala sekolah, komite   Sepanjang      Sekolah memiliki
kemitraan dengan        mungkin dilakukan hanya oleh kepala           pihak-pihak yang potensial untuk       sekolah                  tahun ajaran   kesepahaman dan kerja
lembaga lain            sekolah dan guru, tetapi harus                menjadi mitra sekolah dalam                                                    sama dengan berbagai pihak
untuk mendukung         melibatkan pihak lain di luar sekolah,        mencapai visi dan misi sekolah, baik                                           terkait (eksternal) dalam
implementasi            seperti orang tua, DU/DI, dan para            secara perorangan, kelompok,                                                   mencapai tujuan sekolah.
rencana kerja           pemangku kepentingan lainnya.                 maupun organisasi.
sekolah                Sumber daya sekolah amat sangat              Kepala sekolah menjalin/membuka
                        terbatas, sedangkan sumber daya               pembicaraan dengan stakeholders
                        masyarakat di sekitar sekolah itu tidak       untuk kerjasama yang mutualisme
                        terbatas.                                    Sekolah mengirimkan secara
                                                                      berkala informasi mengenai

           71 | P a g e
    INDIKATOR
                                                                                                                                   WAKTU/DURASI
   PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                                  HASIL
                                                                                                                                    PEMENUHAN
     STANDAR
                                                                      perkembangan sekolah kepada
                                                                      stakeholders.
                                                                   Sekolah mengadakan pertemuan
                                                                      secara berkala dengan pihak-pihak
                                                                      yang dianggap potensial, untuk
                                                                      memelihara dan meningkatkan
                                                                      komitmen dalam pencapaian visi
                                                                      bersama sekolah
Sekolah              Evaluasi rencana kerja dilakukan untuk        Pada setiap akhir semester              PTK, komite sekolah    Setiap akhir   Sekolah memiliki rencana
melakukan            mengetahui tingkat ketercapaian rencana,         dilakukan rapat evaluasi bersama                             semester       tindak untuk pemecahan
evaluasi rencana     sehingga dapat dilakukan tindak lanjut           mengenai capaian kinerja PTK dan                                            masalah yang dihadapi oleh
kerja sekolah        untuk perbaikan atau peningkatan                 kinerja sekolah                                                             masing-masing maupun oleh
minimal 1 kali per                                                 Berdasarkan evaluasi tersebut, jika                                           satuan pendidikan
tahun                                                                 diperlukan, rencana kerja sekolah
                                                                      direvisi/diperbaiki/disesuaikan
Program supervisi    Pelaksanaan supervisi jika tidak dibarengi   Kepala sekolah membuat program            Kepala Sekolah, guru   Sepanjang      Guru mengalami
dan evaluasi         dengan tindaklanjut, tidak akan              supervisi tahunan untuk semua guru.                              tahun ajaran   perbaikan/peningkatan dalam
meliputi:            memberikan perbaikan pada proses             Setiap guru minimal mengalami proses                                            layanan pembelajaran
pemantauan,          pembelajaran.                                supervise sebanyak 3 kali untuk melihat
evaluasi dan                                                      apakah tindak lanjut yang dilakukan
tindak lanjut                                                     berhasil atau tidak
Sekolah              Hasil evaluasi program kerja sekolah          Setiap akhir semester kepala            PTK, komite sekolah    Setiap akhir      PTK dan komite sekolah
mensosialisasikan    merupakan informasi penting yang harus           sekolah mengadakan rapat dengan                              semester           memahami tingkat
laporan hasil        diketahui oleh warga sekolah untuk               PTK dan komite sekolah untuk                                                    capaian, kendala, dan
pelaksanaan          ditindaklanjuti oleh warga sekolah melalui       membahas laporan hasil                                                          pemecahan masalah
program sekolah      proses perbaikan atau peningkatan                pelaksanaan program sekolah.                                                    yang harus diambil ke
                     (continuous improvement)                      Program kerja sekolah yang tidak                                                  depannya
                                                                      sesuai/tidak memungkinkan dicapai                                              Program kerja sekolah
                                                                      direvisi                                                                        yang telah direvisi, jika
                                                                                                                                                      ada kebutuhan untuk
                                                                                                                                                      revisi program kerja
Sekolah              Tindaklanjut merupakan upaya pemecahan          Kepala sekolah, guru, pustawakan,     PTK                    Setiap akhir      PTK termotivasi untuk
melakukan tindak     masalah atau peningkatan mutu, tanpa             laboran, TAS menganalisis hasil                              semester dan       bekerja lebih baik

             72 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                           WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN               ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                               HASIL
                                                                                                                            PEMENUHAN
    STANDAR
lanjut hasil       tindak lanjut, maka evaluasi dapat              evaluasi terhadap pelaksanaan                           Sepanjang           PTK yang kinerjanya
evaluasi           dikatakan tidak memiliki makna apa-apa.         program kerja sekolah                                   tahun ajaran         rendah dapat
pelaksanaan                                                       Melakukan perencanaan                                                        meningkatkan kinerjanya
program/kegiatan                                                   ulang/penyesuaian terhadap                                                   secara bertahap
sekolah                                                            program kerja yang belum
                                                                   direalisasikan dan dirasakan perlu
                                                                   untuk direvisi
                                                                  Merancang program kerja untuk
                                                                   tahun ajaran selanjutnya yang
                                                                   didasarkan pada hasil evaluasi hasil
                                                                   pelaksanaan program kerja yang
                                                                   telah lalu.
                                                                  Memberikan reward kepada PTK
                                                                   atas capaian keberhasilan kerja
                                                                   sesuai ketentuan sekolah
                                                                  Melakukan pembinaan kepada PTK
                                                                   yang kinerjanya rendah
Sekolah            Proses kerja guru perlu dianalisis dalam       Menjelang tengah semester dan          KS, guru         Menjelang           Kepala sekolah dan guru
melakukan          proses pencapaian tujuan. Apakah efektif        akhir semester kepala sekolah dan                       tengah dan           mengalami proses
evaluasi           atau tidak? Proses evaluasi ini dilakukan       guru melakukan analisis terhadap                        akhir semester       evaluasi bersama
pendayagunaan      untuk membandingkan antara apa yang             capaian KKM peserta didik.                                                   terhadap efektivitas KBM
pendidik pada      dilakukan dengan apa yang direncanakan         Berdasarkan capaian KKM siswa ini,                                           dan beban kerja guru
setiap akhir       atau membandingkan apa yang                     kepala sekolah berdiskusi dengan                                            Sekolah memiliki
semester           diharapkan dengan apa yang menjadi              guru-guru mengenai apa yang                                                  informasi mengenai
                   kenyataan dari guru-guru di sekolah             menjadi kendala bagi guru dalam                                              capaian KKM dan
                                                                   KBM dan apa yang harus diperbaiki.                                           efektivitas beban kerja
                                                                  Kepala sekolah dan guru                                                      guru
                                                                   membandingkan efektifitas beban
                                                                   kerja guru dengan ketercapaian
                                                                   KKM pada masing-masing
                                                                   kelas/mata pelajaran.
                                                                  Kepala sekolah dan guru membuat
                                                                   kesimpulan-kesimpulan terhadap

           73 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                       WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                           PERSONIL                                      HASIL
                                                                                                                                        PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                     proses kerja yang telah dilakukan,
                                                                     misal: beban kerja guru terlalu berat,
                                                                     sehingga banyak tugas-tugas siswa
                                                                     yang tidak terperiksa. Dll.
Sekolah             Proses kerja tenaga kependidikan perlu          Menjelang tengah semester dan            KS, pustakawan,          Menjelang           Kepala sekolah dan
melakukan           dianalisis dalam proses pencapaian tujuan.       akhir semester kepala sekolah dan        laboran, TAS, konselor   tengah dan           mengalami proses
evaluasi            Apakah efektif atau tidak? Proses evaluasi       tenaga kependidikan sekolah                                       akhir semester       evaluasi bersama
pendayagunaan       ini dilakukan untuk membandingkan antara         melakukan analisis terhadap                                                            terhadap implementasi
tenaga              apa yang dilakukan dengan apa yang               implementasi tupoksi masing-masing                                                     Tupoksi masing-masing,
kependidikan        direncanakan atau membandingkan apa             Berdasarkan implementasi tupoksi                                                       beban kerja, dan daya
pada setiap akhir   yang diharapkan dengan apa yang menjadi          masing-masing, kepala sekolah                                                          dukung kerja masing-
semester            kenyataan dari tenaga kependidikan di            berdiskusi dengan tenaga                                                               masing
                    sekolah                                          kependidikan (TK) mengenai apa                                                        Sekolah memiliki
                                                                     yang menjadi kendala bagi TK                                                           informasi mengenai
                                                                     dalam melaksanakan tupoksinya                                                          capaian kerja masing-
                                                                     dan apa yang harus diperbaiki                                                          masing TK dan
                                                                     kemudian.                                                                              efektivitas beban kerja
                                                                    Kepala sekolah dan TK sekolah                                                          TK
                                                                     membandingkan efektifitas beban
                                                                     kerja masing-masing TK dengan
                                                                     ketercapaian target kerja masing-
                                                                     masing.
                                                                    Kepala sekolah dan TK membuat
                                                                     kesimpulan-kesimpulan terhadap
                                                                     proses kerja yang telah dilakukan,
                                                                     misal: implementasi pelayanan
                                                                     pustakawan terkendala oleh
                                                                     kemampuan pustakawan dalam
                                                                     menyusun buku-buku refensi. Dll.
Sekolah mengikuti      Akreditasi diperlukan sebagai salah         Kepala sekolah mengadakan rapat          Warga sekolah            Sesuai              Sekolah memiliki SK tim
akreditasi oleh         satu bentuk pertanggungjawaban               sekolah untuk membahas proses                                     kebutuhan            akreditasi sekolah
BAN-SM untuk            sekolah terhadap para pemangku               akreditasi sekolah dan penyusunan                                                     Sekolah memiliki
melakukan status        kepentingan                                  tim akreditasi sekolah                                                                 sejumlah persyaratan

            74 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                            WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                               HASIL
                                                                                                                             PEMENUHAN
    STANDAR
akreditasi sekolah      Akreditasi diperlukan untuk               Kepala sekolah menyusun tim                                                  untuk akreditasi sekolah
                         kepentingan sekolah dalam                  akreditasi sekolah yang dikukuhkan                                          Sekolah memiliki nilai
                         mengeluarkan izajah bagi peserta           melalui surat keputusan KS                                                   akreditasi sekolah yang
                         didik                                      mengenai tim akreditasi sekolah                                              dikeluarkan oleh BAN-
                        Akreditasi diperlukan untuk berbagai      Kepala sekolah memfasilitasi tim                                             SM
                         kepentingan pengelolaan sekolah,           akreditasi untuk melakukan tugas-
                         seperti pembinaan oleh kepala              tugasnya.
                         sekolah dan pengawas, dll.                Tim akreditasi menyiapkan semua
                                                                    persyaratan untuk akreditasi, seperi
                                                                    pengisian EDS, dll sesuai petunjuk
                                                                    akreditasi BAN-SM
                                                                   Kepala sekolah memeriksa
                                                                    persiapan syarat-syarat untuk
                                                                    diakreditasi yang sudah disiapkan
                                                                    oleh tim akreditasi sekolah.
                                                                   Jika dinilai sudah memenuhi
                                                                    berbagai persyaratan akreditasi,
                                                                    Kepala sekolah mengajukan, melalui
                                                                    dinas pendidikan kab./kota untuk
                                                                    dilakukan proses akreditasi.

Guru dilibatkan         Keterlibatan guru dalam perumusan         Kepala sekolah menampung semua         KS, guru         Menjelang awal      Aspirasi guru-guru dapat
dalam perumusan          visi, misi, dan tujuan sekolah perlu       aspirasi guru untuk perumusan visi,                     tahun ajaran         diidentifikasi oleh kepala
visi, misi dan           karena guru menjadi bagian penting         misi, dan tujuan sekolah                                baru                 sekolah
tujuan serta             dalam pencapaian visi, misi, dan          Kepala sekolah menghadirkan guru-                       (penyusunan         Sekolah memiliki
penyusunan               tujuan sekolah.                            guru dalam rapat penyusunan visi,                       RPS/RKS)             rumusan visi, misi, dan
rencana kerja           Pelibatan guru akan menguatkan             misi, dan tujuan sekolah                                                     tujuan sekolah
sekolah                  komitmen guru dalam proses
                         pencaaian visi, misi, dan tujuan
                         sekolah
                        Pelibatan guru dalam merumuskan
                         visi, misi, dan tujuan sekolah akan
                         mengakibatkan iklim sekolah menjadi

            75 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                            WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                             HASIL
                                                                                                                             PEMENUHAN
    STANDAR
                        lebih terbuka dan terbangunnya tim
                        kerja sekolah yang lebih solid.
Sesuai                 Keteladanan kepala sekolah                 Kepala sekolah melakukan evaluasi      KS               Sepanjang         Perilaku kepala sekolah
kompetensinya           merupakan bagian dari proses                diri terhadap proses                                    tahun ajaran       mencerminkan nilai-nilai
kepala sekolah          pendidikan di sekolah, khususnya bagi       kepemimpinannya secara berkala,                                            yang dianut oleh sekolah
dapat dijadikan         peserta didik.                              seperti seminggu sekali                                                   Warga sekolah
teladan bagi           Perilaku teladan kepala sekolah            Kepala sekolah mendengarkan                                                menghormati
semua warga             menjadi perilaku pembanding bagi            suara-suara warga sekolah, baik                                            kepemimpinan KS
sekolah                 warga sekolah dalam menjalankan             secara langsung maupun tidak                                               karena kesesuaian
                        tupoksi masing-masing                       langsung mengenai proses                                                   antara perilaku
                       Keteladanan lebih bermakna/efektif          kepemimpinannya                                                            keseharian KS dengan
                        dalam proses kepemimpinan kepala           Perilaku kepala sekolah konsisten                                          nilai yang dianut
                        sekolah dibandingkan perintah atau          dalam menjalankan aturan-aturan
                        petunjuk lisan                              sekolah

Kepemimpinan        Kepemimpinan sekolah yang efektif              Kepala sekolah secara konsisten        KS               Sepanjang         Warga sekolah dapat
sekolah mampu       menjadi kunci untuk kinerja sekolah,            menjaga kesesuaian antara apa                           tahun ajaran       mengikuti kepemimpinan
menerapkan ciri-    kinerja guru, kinerja tenaga kependidikan       yang diucapkan dengan apa yang                                             kepala sekolah
ciri kepemimpinan   sekolah dalam mencapai visi, misi, dan          dilakukan dalam proses                                                    Perilaku kepala sekolah
yang efektif        tujuan sekolah                                  kepemimpinannya                                                            jadi teladan bagi warga
                                                                   Kepemimpinan kepala sekolah                                                sekolah
                                                                    dilakukan sesuai dengan situasi dan
                                                                    kondisi sekolah
Warga sekolah          Kemudahan mengakses informasi dan          Kepala sekolah bersama dengan          Kepala sekolah   Sepanjang         Sekolah memiliki
mudah                   pengaduan terkait dengan                    warga sekolah membuat mekanisme                         tahun ajaran       mekanisme pengaduan
mengakses               pengelolaan sekolah merupakan               pengaduan terhadap pengelolaan                                             terkait dengan
informasi dan           bagian dari indikasi good governance.       sekolah, seperti menggunakan                                               pengelolaan sekolah
pengaduan terkait      Kemudahan mengakses informasi dan           kotapengaduan, SMS, email, dll.                                           Sekolah menyediakan
dengan                  pengaduan terkait dengan                   Kepala sekolah mengumumkan                                                 media pengaduan
pengelolaan             pengelolaan sekolah akan membuka            (lisan/tulisan) mengenai keterbukaan                                      Warga sekolah dapat
sekolah                 peluang yang lebih besar dalam              informasi terkait dengan pengelolaan                                       memberikan masukan,
                        proses peningkatan mutu secara              sekolah kepada para pemangku                                               koreksi, gagasan dengan
                        berkelanjutan                               kepentingan sekolah                                                        mudah untuk perbaikan

            76 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                    WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                     PEMENUHAN
    STANDAR
                       Kemudahan mengakses informasi dan          Kepala sekolah/pihak yang                                                          dan peningkatan mutu
                        pengaduan terkait dengan                    ditugaskan merespon pengaduan-                                                     sekolah
                        pengelolaan sekolah akan                    pengaduan yang masuk ke sekolah                                                   Iklim organisasi
                        mempermudah kepala sekolah dan                                                                                                 (sekolah) terbuka
                        warga sekolah lainnya untuk
                        memperbaiki kekurangannya


7. STANDAR PEMBIAYAAN

   INDIKATOR
                                                                                                                                    WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                     HASIL
                                                                                                                                     PEMENUHAN
    STANDAR
Ada unsur           Keterlibatan masyarakat dalam penetapan     Penyusunan RKS dan RKAS dilakukan        Kepala sekolah, guru,      Lokakarya/        Masyarakat memiliki
masyarakat yang     biaya sekolah merupakan bagian penting      dengan mengundang/menghadirkan           komite sekolah,            rapat              komitmen yang lebih
berpartisipasi      dari penguatan komitmen (rasa memiliki)     unsur-unsur Kepala sekolah, guru,        perwakilan orang tua,      penyusunan         tinggi untuk kemajuan
dalam rapat         masyarakat terhadap sekolah                 komite sekolah, perwakilan orang tua,    tokoh masyarakat, aparat   RKAS/RKT           sekolah
penetapan                                                       tokoh masyarakat, aparat RT, RW,         RT, RW, Kelurahan                            Ada kesepakatan warga
besaran                                                         Kelurahan, dan stakeholders lainnya                                                    sekolah dan
pembiayaan yang                                                 yang memungkinkan                                                                      stakeholders sekolah
harus ditanggung                                                                                                                                       mengenai besaran biaya
oleh orang tua                                                                                                                                         per bulan yang harus
murid                                                                                                                                                  ditanggung orang tua
                                                                                                                                                       siswa/wali murid untuk
                                                                                                                                                       biaya operasional
                                                                                                                                                       sekolah
Besaran biaya       Setiap pengeluaran biaya oleh sekolah          Sebelum sekolah mengalokasikan       Kepala sekolah,            Pada saat         RKAS disusun dengan
operasi non-        harus didasarkan pada pertimbangan              biaya operasi non-personalia,        bendahara sekolah,         penyusunan         mengikuti standar biaya
personalia          rasional dan dapat dipertanggungjawabkan        terlebih dahulu dianalisis standar   komite sekolah             RKAS               yang berlaku
dihitung            baik secara internal maupun eksternal           biaya per sekolah/program keahlian                                                Sekolah memiliki
berdasarkan         sekolah, karenanya biaya yang dikeluarkan      Rapat penyusunan RKAS                                                              besaran biaya operasi
standar biaya per   harus mengikuti standar yang berlaku atau       menyetujui besaran biaya operasi                                                   non personalia
sekolah/ program    yang diberlakukan oleh sekolah sesuai           non personalia berdasarkan standar                                                 berdasarkan standar

            77 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                    WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                      LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                                 HASIL
                                                                                                                                     PEMENUHAN
    STANDAR
keahlian            dengan aturan yang ditetapkan pemerintah           biaya per sekolah/program studi                                                 biaya persekolah/
                                                                                                                                                       program keahlian
Besaran biaya       Besaran biaya yang dihitung berdasarkan           Sebelum sekolah mengalokasikan          Kepala sekolah,      Pada saat         RKAS disusun dengan
operasi non-        perbandingan dengan rombel akan                    biaya operasi non-personalia,           bendahara sekolah,   penyusunan         mengikuti standar biaya
personalia          mempermudah sekolah dan stakeholders               terlebih dahulu dianalisis standar      komite sekolah       RKAS               yang berlaku
dihitung            dalam menilai efektiftas dan efisiensi biaya       biaya per rombel                                                               Sekolah memiliki
berdasarkan         sekolah                                           Rapat penyusunan RKAS                                                           informasi mengenai
standar biaya per                                                      menyetujui besaran biaya operasi                                                satuan biaya operasi
rombongan                                                              non personalia berdasarkan standar                                              non-personalia per
belajar                                                                biaya per rombel                                                                rombel
Besaran biaya       Besaran biaya yang dihitung berdasarkan           Sebelum sekolah mengalokasikan          Kepala sekolah,      Pada saat         RKAS disusun dengan
operasi non-        perbandingan dengan peserta didik akan             biaya operasi non-personalia,           bendahara sekolah,   penyusunan         mengikuti standar biaya
personalia          mempermudah sekolah dan stakeholders               terlebih dahulu dianalisis standar      komite sekolah       RKAS               yang berlaku
dihitung            dalam menilai efektiftas dan efisiensi biaya       biaya per peserta didik                                                        Sekolah memiliki
berdasarkan         sekolah                                           Rapat penyusunan RKAS                                                           informasi mengenai
standar biaya per                                                      menyetujui besaran biaya operasi                                                satuan biaya operasi
peserta didik                                                          non personalia berdasarkan standar                                              non-personalia per
                                                                       biaya per peserta didik                                                         peserta didik
Sekolah             Setiap pengeluaran biaya oleh sekolah             Sebelum sekolah mengalokasikan          Kepala sekolah,      Pada saat         RKAS disusun dengan
menghitung          harus didasarkan pada pertimbangan                 biaya ATS, terlebih dahulu dianalisis   bendahara sekolah,   penyusunan         mengikuti standar biaya
besaran             rasional dan dapat dipertanggungjawabkan           standar pembiayaan yang                 komite sekolah       RKAS               yang berlaku
persentase          baik secara internal maupun eksternal              berlaku/diberlakukan                                                           Persentase biaya ATS
minimum biaya       sekolah, karenanya biaya yang dikeluarkan         Rapat penyusunan RKAS                                                           ditetapkan berdasarkan
ATS berdasarkan     harus mengikuti standar yang berlaku atau          menyetujui persentase minimum                                                   standar pembiayaan
standar             yang diberlakukan oleh sekolah sesuai              biaya ATS berdasarkan standar
pembiayaan          dengan aturan yang ditetapkan pemerintah           pembiayaan yang
                                                                       berlaku/diberlakukan
Sekolah             Setiap pengeluaran biaya oleh sekolah             Sebelum sekolah mengalokasikan          Kepala sekolah,      Pada saat         RKAS disusun dengan
menghitung          harus didasarkan pada pertimbangan                 biaya BAHP, terlebih dahulu             bendahara sekolah,   penyusunan         mengikuti standar biaya
besaran             rasional dan dapat dipertanggungjawabkan           dianalisis standar pembiayaan yang      komite sekolah       RKAS               yang berlaku
persentase          baik secara internal maupun eksternal              berlaku/diberlakukan                                                           Persentase biaya BAHP
minimum biaya       sekolah, karenanya biaya yang dikeluarkan         Rapat penyusunan RKAS                                                           ditetapkan berdasarkan
BAHP                harus mengikuti standar yang berlaku atau          menyetujui persentase minimum                                                   standar pembiayaan

            78 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                 WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                  LANGKAH PEMENUHAN                         PERSONIL                                  HASIL
                                                                                                                                  PEMENUHAN
    STANDAR
berdasarkan         yang diberlakukan oleh sekolah sesuai          biaya BAHP berdasarkan standar
standar             dengan aturan yang ditetapkan pemerintah       pembiayaan yang
pembiayaan                                                         berlaku/diberlakukan
Sekolah             Untuk kepentingan pengelolaan keuangan        Rapat RKAS menganalisis                 Kepala sekolah,       Pada saat      RKAS mengalokasi dana
menghitung          sekolah, sekolah harus menghitung semua        kebutuhan biaya selain biaya            bendahara sekolah,    penyusunan     untuk membiayai operasi
besaran biaya       pengeluaran sekolah untuk setiap               operasi non personalia, ATS, dan        komite sekolah        RKAS           sekolah selain biaya operasi
operasi selain      tahunnya.                                      BAHP                                                                         operasi non personalia, ATS,
biaya operasi non                                                 Rapat RAKS menetapkan biaya                                                  dan BAHP
personalia, ATS,                                                   sekolah selain biaya operasi non
dan BAHP                                                           personalia, ATS, dan BAHP
Kemudahan           Akses dokumen keuangan sekolah yang           Kepala sekolah dan bendahara            Kepala sekolah,       Sepanjang      Warga sekolah dapat dengan
mengakses           mudah bagi pihak-pihak berkepentingan          sekolah mempublikasikan dokumen         bendahara sekolah,    tahun ajaran   mudah mengakses dokumen
dokumen             merupakan bagian dari implementasi             RKAS kepada warga sekolah               komite sekolah                       pengelolaan keuangan
pengelolaan         transaparansi (good governance)               Kepala sekolah dan bendahara                                                 sekolah
pembiayaan                                                         sekolah mempublikasikan laporan
sekolah                                                            keuangan sekolah secara berkala.
                                                                   Misal per tiga bulan sekali, per
                                                                   semester sekali, dsb.
Besaran             Penyusunan keuangan sekolah harus             Dalam penyusunan RKAS, Kepala           Kepala sekolah,       Pada saat      Dokumen RKAS
perolehan dana      mengidentifikasi semua pemasukan               sekolah, bendahara sekolah, komite      bendahara sekolah,    penyusunan     mencantumkan rencana
yang bersumber      keuangan sekolah, sehingga sekolah             sekolah mengidentifikasi besaran        komite sekolah        RKAS           pemasukan keuangan
dari Pemerintah     dapat dengan mudah memetakan                   semua pemasukan keuangan                                                     sekolah per sumber masukan
Pusat,              pemenuhan kebutuhan biaya operasional          sekolah secara komprehensif                                                  dan secara keseluruhan
Pemerrintahan       & investasi sekolah ketika menyusun           Dalam penyusunan RKAS diketahui
Provinsi,           RKAS                                           ancangan jumlah pemasukan
Pemerintahan                                                       keuangan sekolah secara
Kab./Kota, orang                                                   keseluruhan dan per sumber
tua siswa, dan                                                     pemasukan
masyarakat
Sekolah             Laporan pembiayaan merupakan bagian           Setiap uang yang dikeluarkan            Kepala sekolah,       Sepanjang      Sekolah memiliki laporan
menyusun laporan    dari akuntabilitas pengelolaan keuangan        sekolah disertai dengan bukti otentik   bendahara sekolah,    tahun ajaran   pengelolaan keuangan
pengelolaan         sekolah, yang akan digunakan untuk            Setiap realisasi pengeluaran dan        komite sekolah,                      sekolah
pembiayaan          kepentingan internal dan eksternal             pemasukan keuangan sekolah              departemen/ program

            79 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                   WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                 ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                    HASIL
                                                                                                                                    PEMENUHAN
    STANDAR
                     sekolah.                                        direkap sesuai dengan ketentuan       studi masing-masing,
                                                                     akuntasi yang berlaku                 PTK
                                                                    sekolah menyusun laporan
                                                                     keuangan beradasarkan sistem
                                                                     akuntansi keuangan Negara
Kemudahan               Kemudahan akses informasi                  Kepala sekolah dan bendahara          Kepala sekolah,         Sepanjang      Warga sekolah dapat dengan
akses terhadap           pengelolaan keuangan merupakan              sekolah mempublikasikan dokumen       bendahara sekolah,      tahun ajaran   mudah mengakses dokumen
laporan                  bagian dari good governance.                RKAS kepada warga sekolah             komite sekolah                         pengelolaan keuangan
pengelolaan             Kemudahan akses informasi                  Kepala sekolah dan bendahara                                                 sekolah
keuangan                 pengelolaan keuangan akan                   sekolah mempublikasikan laporan
                         membangun “kepercayaan” dan                 keuangan sekolah secara berkala.
                         komitmen (rasa memiliki) para               Misal per tiga bulan sekali, per
                         pemangku kepentingan terhadap               semester sekali, dsb.
                         sekolah


8. STANDAR PENILAIAN

   INDIKATOR
                                                                                                                                   WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                 ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                    HASIL
                                                                                                                                    PEMENUHAN
    STANDAR
Guru membuat         Untuk memperoleh data pengukuran             Workshop penyamaan persepsi                 wakasek bidang        Awal tahun   Sekolah memiliki buku
rancangan            dengan hasil yang tepat dibutuhkan teknik     tentang teknik-teknik penilaian yang       kurikulum dan guru                  panduan tentang teknik
penilaian yang       penilaian yang valid dan reliabel. Dengan     sesuai dengan data hasil belajar yang                                          penilaian sesuai dengan
menggunakan          demikian setiap penilaian harus dirancang     akan diperoleh.                                                                karakter hasil belajar mata
berbagai teknik      dengan memperhatikan berbagai teknik         Penyusunan buku panduan tentang                                                pelajaran.
penilaian, misal     penilaian.                                    teknik penalaian yang berlaku di
tes untuk prestasi                                                 sekolah
belajar,                                                          Review draft panduan teknik penilaian
pengamatan                                                         melalui wokshop sehingga
untuk perilaku,                                                    menghasilkan model yang
lembar penilaian                                                   mengandung unsur inovatif sesuai
untuk proses                                                       standar penilaian.


             80 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                     WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                 ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                   LANGKAH PEMENUHAN                PERSONIL                             HASIL
                                                                                                                      PEMENUHAN
    STANDAR
pencapaian                                                       In House Traning bagi semua guru
kompetensi                                                        dalam menggunakan teknik-teknik
                                                                  penilaian
Guru menyusun       Instrumen penilaian yang dikembangkan        Workshop penyamaan persepsi               Guru      Awal tahun    Sekolah memiliki instrumen
instrumen yang      oleh guru akan lebih bermakna dan tepat       tentang pengembangan instrumen                                    atau bank soal yang dibuat
memenuhi syarat     sasaran dalam pengukuran hasil belajar.       penilaian yang memenuhi syarat                                    oleh guru.
substansi,          Dengan demikian dianggap penting dan          substansi, konstruksi, dan bahasa.
konstruksi, dan     dijadikan indikator pemenuhan standar        Masing-masing guru mengembangkan
bahasa              penilaian jika instrumen dikembangkan         instrumen pada setiap mata pelajaran
                    oleh masing-masing guru.                      yang diampu.
                                                                 Uji coba instrumen yang bekerjasama
                                                                  dengan sekolah lain untuk menjaga
                                                                  reliabilitas dan validitas alat ukur
                                                                  (khusus untuk instrumen ujian akhir
                                                                  semester)
                                                                 Pemanfataan instrumen dalam
                                                                  kegiatan evauasi
                                                                 Pendokumentasian instrumen sebagai
                                                                  bank soal sekolah.
Satuan              Instrumen yang baik adalah instrumen         Workshop penyamaan persepsi               Guru      Awal tahun    Sekolah memiliki instrumen
pendidikan          yang memiliki tingkat validitas yang baik     tentang pengujian validasi instrumen.                             atau bank soal yang dibuat
melakukan           dan teruji secara empirik.                   Uji coba instrumen yang bekerjasama                               oleh guru.
validitas empirik                                                 dengan sekolah lain untuk menjaga
terhadap                                                          validitas alat ukur (khusus untuk
instrument                                                        instrumen ujian akhir semester)
penilaian                                                        Pemanfataan instrumen dalam
                                                                  kegiatan evaluasi.
                                                                 Pendokumentasian instrumen sebagai
                                                                  bank soal sekolah.
Satuan              Persyaratan instrumen yang baik adalah       Workshop penyamaan persepsi               Guru      Awal tahun    Sekolah memiliki instrumen
pendidikan          yang mampu mengukur dari apa yang             tentang kriteria instrumen yang baik.                             atau bank soal yang dibuat
memiliki            akan diukur, memiliki daya pembeda, dan      Guru mengembangkan instrumen                                      oleh guru.
instrumen yang      reliabel.                                    Uji coba instrumen yang bekerjasama
berkualitas                                                       dengan sekolah lain untuk menjaga

             81 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                          WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                        LANGKAH PEMENUHAN                 PERSONIL                             HASIL
                                                                                                                           PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                       validitas alat ukur (khusus untuk
                                                                       instrumen ujian akhir semester)
                                                                      Pemanfataan instrumen dalam
                                                                       kegiatan evaluasi.
                                                                      Pendokumentasian instrumen sebagai
                                                                       bank soal sekolah.
Siswa menerima      Tujuan dari kegiatan evaluasi adalah              Setelah melakukan ulangan, guru           Guru        Harian      Siswa menerima informasi
informasi hasil     mengukur kemampuan atau kompetensi                 memeriksa lembar jawaban                                          hasil ulangan harian yang
ulangan harian      peserta didik. Oleh karena itu peserta didik      Mengolah data hasil ulangan menjadi                               dibuktikan dengan
                    berhak memperoleh informasi tentang                infrormasi yang bermakna bagi peserta                             pengumuman pada papan
                    hasil-hasil ulangan umum.                          didik.                                                            pengumuman.
                                                                      Membagian hasil ulangan kepada
                                                                       peserta didik setelah data hasil
                                                                       ulangan direkap oleh guru
Guru                Kompetensi peserta didik yang diukur              Setelah melakukan ulangan, guru           Guru        Harian      Siswa menerima informasi
menyampaikan        memiliki berbagai dimensi. Nilai yang              memeriksa lembar jawaban                                          hasil ulangan harian yang
hasil penilaian     dikeluarkan mengandung makna yang                 Mengolah data hasil ulangan menjadi                               dilengkapi dengan deskripsi
akhir kepada        multitafsir oleh karena itu perlu dijelaskan       infrormasi yang bermakna bagi peserta                             makna nilai ulangan.
peserta didik       dari makna nilai tersebut.                         didik.
dalam bentuk satu                                                     Membagian hasil ulangan kepada
nilai disertai                                                         peserta didik setelah data hasil
deskripsi                                                              ulangan direkap oleh guru. Pada nilai
                                                                       dijelaskan tentang makna dari nilai-
                                                                       nilai tersebut
Guru memberikan     Pembelajaran memiliki prinsip ketuntasan.         Setelah melakukan ulangan, guru           Guru        Harian      Jadwal remedial
remidi pada siswa   Setiap peserta didik berhak memperoleh             memeriksa lembar jawaban                                          Laporan kegiatan remedia
yang belum          pelayanan guru jika mereka belum                  Mengolah data hasil ulangan menjadi                               yang membuat tanggal,
mencapai KKM        mencapai KKM melalui remidi. Tujuan                infrormasi yang bermakna bagi peserta                             waktu, tempat, materi yang
                    remidi adalah memberi kesempatan bagi              didik.                                                            disampaikan, jumlah peserta
                    peserta didik untuk menuntaskan KKM               Membagian hasil ulangan kepada                                    didik, dan guru mengajar.
                                                                       peserta didik setelah data hasil
                                                                       ulangan direkap oleh guru.
                                                                      Guru memberi kegiata remidi terhadap
                                                                       pokok bahasan yang belum berhasil

            82 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                         WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                        LANGKAH PEMENUHAN                          PERSONIL                                    HASIL
                                                                                                                                          PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                       dicapoi siswa pada waktu yang telah
                                                                       ditentukan
Guru                 Untuk memperoleh data pengukuran                 Workshop penyamaan persepsi                   wakasek bidang       Awal tahun    Sekolah memiliki buku
menggunakan          dengan hasil yang tepat sesuai aspek              tentang teknik-teknik penilaian yang         kurikulum dan guru                  panduan tentang teknik
berbagai teknik      kognitif, afektif, dan keterampilan               sesuai dengan data hasil belajar yang                                            penilaian sesuai dengan
penilaian untuk      dibutuhkan teknik penilaian yang valid dan        akan diperoleh (kognitif, afektif, dan                                           karakter hasil belajar mata
menilai hasil        reliabel. Dengan demikian setiap penilaian        psikomotor)                                                                      pelajaran.
belajar kognitif,    harus dirancang dengan memperhatikan             Penyusunan buku panduan tentang
keterampilan, dan    berbagai teknik penilaian dan aspek yang          teknik penalaian yang berlaku di
afektif              akan dinilai                                      sekolah
                                                                      Review draft panduan teknik penilaian
                                                                       melalui wokshop sehingga
                                                                       menghasilkan model yang
                                                                       mengandung unsur inovatif sesuai
                                                                       standar penilaian.
                                                                      In House Traning bagi semua guru
                                                                       dalam menggunakan teknik-teknik
                                                                       penilaian
Guru mengolah/       Analisis hasil penilaian merupakan tindak        Workshop penyamaan persepsi               wakasek bidang           Akhir tahun   Setiap guru memiliki
menganalisis hasil   lanjut upaya monitoring dan laporan hasil         tentang analisis hasil penilaian untuk    kurikulum dan guru                     dokumen hasil analisis
penilaian untuk      belajar untuk kegiatan perbaikan,                 kegiatan perbaikan, mengetahui                                                   penilaian dan dokumen hasil
mengetahui           mengetahui kemajuan dan kesulitan                 kemajuan dan kesulitan belajar siswa                                             untuk kegiatan perbaikan.
kemajuan dan         belajar. Analisis hasil penilaian merupakan      Melakukan analisis hasil penilaian oleh
kesulitan belajar    pemaknaan dari pengumpulan dokumen                masing-masing guru.
siswa                hasil penilaian.                                 Kajian analisis hasil penilaian melalui
                                                                       wokshop sehingga menghasilkan
                                                                       keputusan untuk melakukan perbaikan.
                                                                      Pendokumentasian hasil penilaian
                                                                       kegiatan perbaikan.
Guru                 Hasil penilaian memiliki banyak manfaat,         Setelah melakukan ulangan, guru           Guru                     Akhir tahun   Setiap guru memiliki
memanfaatkan         yaitu tidak sekedar mengukur kompetensi           memeriksa lembar jawaban                                                         dokumen hasil analisis
hasil penilaian      siswa tetapi cerminan dari rangkaian             Mengolah data hasil ulangan menjadi                                              penilaian dan dokumen hasil
                     proses pembelajaran. Oleh karena itu hasil        infrormasi yang bermakna bagi peserta                                            untuk kegiatan perbaikan.
                     penilaian harus dimaknai dan                      didik.

            83 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                     WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                 ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                    LANGKAH PEMENUHAN                        PERSONIL                                      HASIL
                                                                                                                                      PEMENUHAN
    STANDAR
                      dimanfaatkan untuk perbaikan                Memanfaatkan data hasil penilaian
                      pembelajaran dan laporan kepada pihak-       untuk perbaikan pembelajaran di masa
                      pihak terkait.                               yang akan datang.
                                                                  Pe Pendokumentasian hasil penilaian
                                                                   untuk dibandingkan dengan hasil
                                                                   penilaian yang akan datang.
Setiap akhir          Melaporkan hasil penilaian merupakan        Setelah melakukan ulangan, guru          Guru                      Akhir tahun     Setiap guru memiliki
semester, guru        bagian dari pelaksanaan prinsip              memeriksa lembar jawaban                                                           dokumen hasil analisis
melaporkan hasil      akuntabilitas dalam pendidikan.             Mengolah data hasil ulangan menjadi                                                penilaian dan dokumen hasil
penilaian                                                          infrormasi yang bermakna bagi peserta                                              penilaian dalam bentuk
                                                                   didik.                                                                             laporan.
                                                                  Melaporkan hasil penilaian kepada
                                                                   pihak sekolah yang selanjutnya
                                                                   disampaikan kepada para stakeholder
                                                                   terkait.
Guru melaporkan       Penilaian akhlak menjadi sangat penting     Setelah melakukan penilaian aspek        Guru                      Akhir tahun     Setiap guru memiliki
hasil penilaian       untuk disaampaikan kepada guru agama         akhlak (yang terkait dengan mata                                                   dokumen hasil penilaian
akhlak kepada         agar dapat ditindaklanjuti perbaikan dan     pelajaran), melaporkan hasil penilaian                                             akhlak
guru agama            pembinaan secara terarah                     akhlak kepada guru agama)                                                          Guru agama mnerima
                                                                  Melaporkan hasil penilaian akh;lak                                                 laporan dalam bentuk
                                                                   kepada pihak sekolah.                                                              deskripsi akhlak yang perlu
                                                                                                                                                      diperbaiki.
Guru melaporkan       Penilaian kepribadian menjadi sangat        Setelah melakukan penilaian aspek        Guru                      Akhir tahun     Setiap guru memiliki
hasil penilaian       penting untuk disaampaikan kepada guru       kepribadian (yang terkait dengan mata                                              dokumen hasil penilaian
kepribadian           PKn agar dapat ditindaklanjuti perbaikan     pelajaran), melaporkan hasil penilaian                                             akhlak
kepada guru PKN       dan pembinaan secara terarah                 akhlak kepada guru PKn.                                                            Guru PKn menerima laporan
                                                                  Melaporkan hasil penilaian akh;lak                                                 dalam bentuk deskripsi
                                                                   kepada pihak sekolah.                                                              akhlak yang perlu diperbaiki.
 Satuan               Nilai akhir peserta didik merupakan         Rapat koordinasi menentukan nilai        Kepala Sekolah, Guru     Akhir semester   Notulensi rapat dewan guru
pendidikan            putusan yang akan dipublikasikan secara      akhir peserta didik                      BK dan Guru kelas/mata                    dalam menentukan nilai akhir
mengadakan            luas dan akan menjadi laporan kemajuan      Menetapkan kelulusan                     pelajaran                                 peserta didik (termasuk
rapat dewan guru      peserta didik bagi orang tuanya masing-     Mempublikasikan kepada pihk terkait                                                kenaikan kelas dan
untuk menentukan      masing karena itu perlu dirapatkan oleh      dan orang tua siswa                                                                kelulusan)
nilai akhir peserta   dewan guru.

             84 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                      WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                 ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                     LANGKAH PEMENUHAN                       PERSONIL                                        HASIL
                                                                                                                                       PEMENUHAN
    STANDAR
didik (termasuk
kenaikan kelas
dan kelulusan)
Satuan               Kriteria kenaikan kelas dan KKM menjadi       Rapat koordinasi menentukan kriteria    Kepala Sekolah, Guru      Awal semester     Notulensi rapat dewan guru
pendidikan           acuan dalam menentukan lulusan dan             kenaikan kelas dan KKM                  BK dan Guru kelas/mata                       tentang kriteria kenaikan
melaksanakan:        menjadi target bagi semua siswa dalam         Mempublikasikan kepada pihk terkait     pelajaran                                    kelas dan KKM.
kriteria kenaikan    mencapai ketuntasan belajar karena itu         dan orang tua siswa tentang kriteria                                                Ketetapan kriteria kenaikan
kelas, KKM           sekolah harus memfasilitasi dengan baik        kenaikan kelas dan KKM                                                               kelas dan KKM dalam surat
                     pencapaian setiap mata pelajaran.                                                                                                   keputusan

Satuan               Nilai akhir peserta didik merupakan           Rapat koordinasi menentukan nilai       Kepala Sekolah, Guru      Akhir semester    Notulensi rapat dewan guru
pendidikan           putusan hasil belajar yang perlu diketahui     akhir peserta didik                     BK dan Guru kelas/mata                       dalam menentukan nilai
melaporkan hasil     oleh peserta didik dan orang tuanya           Menetapkan kelulusan                    pelajaran                                    akhir peserta didik
penilaian setiap     karena orang tua/wali adalah pihak yang       Menyampaikan hasil penilaian kepada                                                 Dokumentasi serah terima
akhir semester       “menitipkan” pendidikan anak-anaknya           orang tua siswa                                                                      dokumen hasil penilaian
kepada semua         kepada pihak sekolah                                                                                                                kepada orang tua siswa
orangtua/wali
siswa.
Satuan               Hasil Ujian Nasional dari sekolah pada        Menetapkan kriteria hasil UN dari       Kepala sekolah dan guru   Awal tahun        Dikumen ketetapan kriteria
pendidikan           jenjang dibawahnya perlu menjadi acuan         sekolah pada jenjang dibawahnya                                   ajaran             hasil UN yang yang dapat
memanfatkan          seleksi masuk sebagai bentuk                   yang dapat diterima.                                                                 diterima.
hasil UN untuk       kepercayaan antar sekolah, lebih selektif,    Melaksanakan seleksi administratif
seleksi masuk,       dan efisiensi dalam penyelenggaraan            berdasarkan hasil UN
                     pendidikan.                                   Melaksanakan seleksi akademik jika
                                                                    dianggap perlu sesuai kebijakan
                                                                    sekolah masing-masing.
Satuan               Sekolah Standar Nasional merupakan            Mempelajari ketetapan batas kelulusan   Guru                      Awal semester     Kisi kisi-kisi soal estimasi
pendidikan           sekolah yang telah memenuhi persyaratan        UN                                                                                   UN
memiliki rata-rata   minimal dala penyelenggaraan pendidikan.      Mengembangkan estimasi kisi-kisi soal                                               instrumen (soal) yang
UN setinggi UN       Dengan demikian secara rasional akan           UN                                                                                   setara UN
SSN                  mebghasilkan lulusan yang berkualitas         Mengembangkan instrumen (soal)                                                      jadwal tryout untuk peserta
                     yang ditunjukkan dengan rata-rata UN           yang setara UN                                                                       didik yang akan menghadpi
                     sama denga atau lebih tinggi dari standar.    Tryout untuk peserta didik yang akan                                                 UN

             85 | P a g e
   INDIKATOR
                                                                                                                                        WAKTU/DURASI
  PEMENUHAN                 ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR                     LANGKAH PEMENUHAN                           PERSONIL                                       HASIL
                                                                                                                                         PEMENUHAN
    STANDAR
                                                                    menghadpi UN
Satuan                Daya serap peserta didik terhadap isi        Mengembangkan instrumen penilaian           Wakasek kurikulum dan   Akhir semester    Kisi kisi-kisi soal estimasi
pendidikan            materi pelajaran dapat dijadikan estimasi     yang didasarkan pada tingkat kesulitan      guru                                       UN
memanfaatkan          terhadap penguasaan kompetensi. Daya          UN.                                                                                   instrumen (soal) yang
hasil analisis daya   serap diukur melalui test. Hasil analisis    Melaksanakan test                                                                      setara UN
serap                 data tentang daya serap sangat               Pengolahan hasil tes yang diarahkan                                                   Deskripsi analisis daya
                      bermanfaat untuk meningkatkan kinerja         pada pengukuran daya serap matei                                                       serap.
                      pembelajaran supaya dapat mencapai            ajar
                      KKM dan kelulusan UN.                        Laporan dan tindak lanjut
Pemantauan            Kualitas soal memiliki kedudukan yang        Memerika dan mereview setiap kisi-kisi      Wakasek kurikulum dan   Awal semester     Kisi-kisi soal dan butir soal
terahadap kualitas    penting dalam mengukur keberhasilan           soal yang dikembangkan oleh guru            Guru                                       yang dikembangkan oleh
soal                  belajar. Kualitas soal ditentukan oleh       Memeriksa dan mereview setiap butir                                                    guru
                      tingkat validitas, reliabilitas, daya         soal yang dikembangkan oleh guru                                                      Berita acara review kisi-kisi
                      pembeda, dan kualitas distraktor (pilihan     atau pihak lain                                                                        dan butir soal
                      ganda). Setiap soal yang dikembangkan        Melakukan uji coba kualitas soal
                      harus dipantau agar mampu megukur apa        Melakukan dkumentasi soal dalam
                      yang akan diukur. Soal yang kualitas          bank soal milik sekolah
                      rendah harus dibuang dan tidak perlu
                      digunakan.
Pemantauan            Pemantauan pelaksanaan ujian                 Membentuk panitia penyelenggaraan           Guru                    Akhir semester    Panduan penyelenggaraan
terhadap              merupakan bagian yang sangat                  tes                                                                                    ujian
pelaksanaan ujian     menentukan dalam kegiatan penilaian. Jika    Menggandakan soal sesuai jumlah                                                       Surat pernyataan
                      pelaksanaan ujian tidak tertib, banyak        siswa                                                                                  pengawas di atas materai
                      kecurangan, dan dengan suasana yang          Menetapkan jadwal ujian yan berisi                                                    Sampel soal dan lembar
                      tidak kondusif maka hasil ujian dianggap      tanggal/hari, waktu, tempat, mata                                                      jawaban
                      tidak sah. Oleh karena ini perlu              ujian, dan pengawas ujian.
                      pemantauan yang ketat dalam                  Membuat pedoman atau ketentuan
                      penyelenggaraan ujian                         penyelenggaraan ujian
                                                                   Setiap pengawas membuat surat
                                                                    pernyataan untuk berlaku jujur, disiplin,
                                                                    menjaga ketertiban, serta tidak
                                                                    melakukan tindakan yang mengarah
                                                                    pada perbuatan membantu siswa
                                                                    dalam pengerjaan soal selama ujian

             86 | P a g e
 INDIKATOR
                                                                                                       WAKTU/DURASI
PEMENUHAN             ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR           LANGKAH PEMENUHAN                PERSONIL                  HASIL
                                                                                                        PEMENUHAN
  STANDAR
                                                     berlangsung.
                                                    Melaksanakan ujian dengan tertib
                                                    Memeriksa hasil ujian, mengolah, dan
                                                     melaporkan.




       87 | P a g e
                               BAB IV
                 PELEMBAGAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU
                   PADA TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN


        Pelembagaan penjaminan mutu pada tingkat satuan pendidikan adalah
penyusunan Gugus Kendali Mutu (GKM) pada tingkat sekolah dan penyusunan tugas
pokok dari masing-masing bagian di tingkat satuan pendidikan untuk pemenuhan
standar nasional pendidikan atau penjaminan mutu pendidikan. Oleh karena itu perlu
memperhatikan kebijakan usaha peningkatan mutu yang berlaku secara nasional,
provinsi, dan kabupaten/kota karena banyak kegiatan yang bukan merupakan
kewenangan bagi satuan pendidikan. Berikut adalah pelembagaan penjaminan mutu
yang     perlu   dilakukan   oleh   pemerintah,   pemerintah   provinsi,   pemerintah
kabupaten/kota, dan penyelenggara satuan atau program pendidikan, serta satuan
pendidikan.


A. Pelembagaan Penjaminan Mutu Pendidikan di tingkat Pemerintah,
    Pemerintah Provinsi, Pemerintah kabupaten/kota, Penyelenggara, dan
    Masyarakat
    Lembaga penjaminan mutu di tingkat pemerintah, pemerintah provinsi, dan
    pemerintah kabupaten/kota mengukuti prosuder yang berlaku sebagaimana tata
    organisasi yang sah berdasarkan perundang-undangan.
    Tugas dan fungsi pemerintah, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota
    dalam penjaminan mutu pendidikan adalah:
    1. Penetapan regulasi penjaminan mutu pendidikan oleh Pemerintah, pemerintah
         provinsi, dan pemerintah kabupaten atau kota berdasarkan peraturan
         perundang-undangan.
         Peraturan penjaminan mutu pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah dapat
         berupa peraturan pemerintah dan atau peraturan menteri pendidikan nasional.
         Peraturan penjaminan mutu pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah

88 | P a g e
         propinsi dapat berbentuk peraturan gubernur tentang penjaminan mutu
         pendidikan yang berlaku di provinsi dengan tidak bertentangan dengan
         peraturan yang ada di atasnya. Peraturan penjaminan mutu pendidikan yang
         ditetapkan oleh pemerintah kabupaten/kota dapat berbentuk peraturan
         bupati/walikota tentang penjaminan mutu pendidikan yang berlaku di
         kabupaten/kota dengan tidak bertentangan dengan peraturan yang ada di
         atasnya.


    2. Penetapan Standar Mutu Pendidikan
         Standar Mutu pendidikan untuk tingkat nasional mengacu pada delapan Standar
         Nasional Pendidikan (SNP) yang ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan dan
         Kebudayaan dalam bentuk Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
         Standar     mutu    pendidikan   untuk   tingkat   pemerintah   provinsi   dan
         kabupaten/kota sekurang-kurangnya mengacu pada delapan Standar Nasional
         Pendidikan (SNP) dan dapat melebihi dari SNP dengan mengacu pada
         keunggulan lokal dan standar internasional.


    3. Pemberian bantuan, fasilitasi, saran, arahan, dan/atau bimbingan.
         a. Pemenuhan standar yang dilakukan oleh pemerintah berupa bantuan,
               fasilitasi, saran/arahan dan atau bimbingan diberikan kepada satuan
               pendidikan yang bukan menjadi kewenangannya.
               Pemberian bantuan dapat berupa (1) Peningkatan standar Pendidik dan
               tenaga Kependidikan, (2) Sarana dan Prasarana, (3) Biaya pendidikan
               (operasional), dan (4) Membangun sistem informasi pendidikan.
               Pemberian Fasilitasi dapat berupa menampung semua usulan bantuan
               pemenuhan standar dari satuan pendidikan yang bukan binaanya yang
               berada di kabupaten/kota dan menyampaikan kepada instansi terkait.
               Pemberian arahan/saran dapat berupa pemberian rekomendasi kepada
               satuan pendidikan dan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam


89 | P a g e
               peningkatan mutu; mulai dari pemetaan sampai pemenuhan standar;
               Menyampaikan hasil UN dan Akreditasi.
               Pemberian bimbingan dapat berupa pendampingan (bimbingan teknis)
               bersama pemerintah provinsi kepada pemerintah kabupaten/kota dalam
               peningkatan mutu; mulai dari pemetaan sampai pemenuhan standar


         b. Pemenuhan standar yang dilakukan oleh pemerintah provinsi berupa
               bantuan, fasilitasi, saran/arahan dan atau bimbingan diberikan kepada
               satuan pendidikan yang bukan menjadi kewenangannya.
               Pemberian     bantuan    dalam    bentuk   non-fisik   dapat   berupa:   (1)
               Peningkatan standar Pendidik dan tenaga Kependidikan, (2) Penyusunan
               POS peningkatan penjaminan mutu kepada pemerintah kabupaten/ kota,
               dan (3) Biaya pendidikan (operasional)
               Pemberian Fasilitasi dapat berupa menampung semua usulan bantuan
               pemenuhan standar dari satuan pendidikan yang bukan binaanya dari
               kabupaten-kota dan menyampaikan kepada pemerintah dan/atau instansi
               terkait.
               Pemberian arahan/saran dapat berupa pemberian rekomendasi hasil
               pemetaan mutu pendidikan      kepada satuan pendidikan dan pemerintah
               kabupaten/kota dalam    peningkatan mutu; mulai dari pemetaan sampai
               pemenuhan standar (baik SPM dan kemudian SNP).
               Pemberian bimbingan dapat berupa pendampingan (bimbingan teknis)
               bersama    pemerintah    kepada    pemerintah     kabupaten/kota     dalam
               peningkatan mutu; mulai dari pemetaan sampai pemenuhan standar.


         c.    Pemenuhan standar yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten atau kota
               berupa bantuan, fasilitasi, saran/arahan dan atau bimbingan diberikan
               kepada satuan pendidikan yang bukan menjadi kewenangannya.




90 | P a g e
               Pemberian bantuan dapat berupa: (1) Peningkatan kompetensi Pendidik
               dan tenaga Kependidikan, (2) Sarana dan Prasarana, (3) Biaya pendidikan
               (operasional).
               Pemberian Fasilitasi dapat berupa menampung semua usulan bantuan
               pemenuhan standar dari satuan pendidikan yang bukan binaanya dan
               menyampaikan kepada pemerintah provinsi, pemerintah dan instansi
               terkait.
               Pemberian arahan/saran dapat berupa pemberian rekomendasi hasil
               pemetaan mutu pendidikan kepada satuan pendidikan dalam peningkatan
               mutu; mulai dari pemetaan sampai pemenuhan standar (baik SPM dan
               kemudian SNP).
               Pemberian bimbingan dapat berupa pendampingan (bimbingan teknis)
               kepada satuan pendidikan dalam peningkatan mutu; mulai dari pemetaan
               sampai pemenuhan standar, dan penyusunan Prosedur Operasional Standar
               (POS)      peningkatan       penjaminan    mutu     kepada      satuan
               pendidikan.Penyusunan Program kerja peningkatan mutu, penyusunan
               rencana strategis satuan pendidikan.


        d.     Pemenuhan standar yang dilakukan oleh penyelenggara satuan pendidikan
               yang dimiliki oleh masyarakat seperti halnya Yayasan berupa bantuan,
               fasilitasi, saran/arahan dan atau bimbingan diberikan kepada satuan
               pendidikan yang bukan menjadi kewenangannya, dapat berupa (1)
               Penyediaan Pendidik, (2) Pemberian Sarana dan Prasarana, penggunaan
               secara bersama sarana dan prasarana, (3) Pemberian bantuan biaya
               pendidikan.
        e.     Pemenuhan standar yang dilakukan oleh masyarakat kepada satuan
               pendidikan berupa bantuan dan/atau saran/arahan dapat berupa fisik dan
               non fisik yang sifatnya tidak mengikat.




91 | P a g e
    3. P
    4. Supervisi dan/atau pengawasan
        a. Supervisi dalam proses penjaminan mutu pendidikan yang dilakukan oleh
               pemerintah mulai tahap pemetaan, penyusunan program peningkatan mutu,
               pemenuhan standar. Supervisi dilakukan kepada pemerintah provinsi dan
               pemerintah kabupaten dan kota.Pengawasan dalam proses penjaminan mutu
               pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah mulai tahap pemetaan,
               penyusunan program peningkatan mutu, pemenuhan standar. Pengawasan
               dilakukan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota.
        b. Supervisi dalam proses penjaminan mutu pendidikan yang dilakukan oleh
               pemerintah   provinsi   mulai   tahap   pemetaan,   penyusunan   program
               peningkatan mutu, pemenuhan standar. Supervisi dilakukan bersama-sama
               pemerintah kepada pemerintah kabupaten dan kota dan satuan pendidikan
               yang menjadi kewenangannya.Pengawasan dalam proses penjaminan mutu
               pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah mulai tahap pemetaan,
               penyusunan program peningkatan mutu, pemenuhan standar. Pengawasan
               dilakukan kepada satuan pendidikan yang menjadi kewenangannya.
        c.     Supervisi dalam proses penjaminan mutu pendidikan yang dilakukan oleh
               pemerintah kabupaten dan kota mulai tahap pemetaan, penyusunan
               program peningkatan mutu, pemenuhan standar. Supervisi dilakukan
               pemerintah kabupaten dan kota ke satuan pendidikan yang menjadi
               kewenangannya.Pengawasan dalam proses penjaminan mutu pendidikan
               yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten dan kota mulai tahap pemetaan,
               penyusunan program peningkatan mutu, pemenuhan standar. Pengawasan
               dilakukan kepada satuan pendidikan yang menjadi kewenangannya.
        d. Supervisi dan/atau pengawasan dalam proses penjaminan mutu pendidikan
               yang dilakukan oleh penyelenggara satuan pendidikan (yayasan) mulai tahap
               pemetaan, penyusunan program peningkatan mutu, pemenuhan standar.
               Supervisi dilakukan ke satuan pendidikan yang menjadi kewenangannya.


92 | P a g e
        e. Pengawasan dalam proses penjaminan mutu pendidikan yang dilakukan oleh
               masyarakat mulai tahap pemetaan, penyusunan program peningkatan mutu,
               pemenuhan standar. Pengawasan dilakukan kepada satuan pendidikan.


    5. Penetapan Prosedur Operasional Standar (POS)
        POS penjaminan mutu yang ditetapkan oleh penyelenggara satuan pendidikan,
        pemerintah kabupaten-kota, pemerintah provinsi dan pemerintah minimal berisi;
        langkah,      apa,    siapa,       bagaimana,      dan       kapan     mengimplementasikan
        penjaminanmutu pendidikan sesuai dengan kewenangannya.


                   CONTOH POS PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP/MTs
                             Siapa             Siapa                          Kapan            Hasil
         Langkah                                             Metode
                           Pelaksana          Sasaran                        (Waktu)        Dokumen
      Sosialisasi        Pengawas,          Guru-Guru      Rapat            Awal Tahun    Daftar hadir,
      Standar     (SPM   Kepala Sekolah     dan anggota    Tahunan          Ajaran        Materi
      dan SNP)                              Komite                          Atau          sosialisasi
                                            sekolah.       Workshop         Awal Tahun
                                                                            Anggaran
      Pemetaan mutu;     Kepala sekolah,        Kepala     Pengisian        Awal Tahun    Instrument yg
      Pengisian          Perwakilan dari       sekolah,    instrument       Ajaran        sudah    diisi,
      instrument:        Guru-Guru dan           guru,     penjaminan       dan           profil  mutu
      Pemasukan          anggota                peserta    mutu;            akhir tahun   sekolah
      data;              Komite sekolah     didik, orang                    ajaran
      Pembinaan                              tua, komite   Pedoman
      pengisian                                sekolah,    pengisian
      instrument                            pustakawan,    EDS
      penjaminan                               laboran,
      mutu pendidikan                             TAS
      Analisis data
      Pengiriman data
      Pemenuhan          Kepala sekolah,    Guru mata      Analisis         Menjelang     Dokumen
      standar;           semua guru         pelajaran,     dokumen      1   awal tahun    KTSP      dan
      Menyusun                              guru BK        KTSP;            ajaran baru   kelangkapan-
      rencana                                              Analisis                       nya      yang
      peningkatan                                          silabus;                       telah
      mutu                                                 Analisis RPP;                  dikembangkan
      berdasarkan                                          Analisis
      pemetaan mutu;                                       capaian
      Pelaksanaan                                          akademik
      pemenuhan                                            siswa
      standar
      Pemantauan         Pengawas;          Kepala         Observasi;       Sepanjang     Laporan hasil
      Pelaksanaan        Kepala sekolah;    sekolah;       wawancara;       tahun         pemantauan
      pemenuhan          Komite sekolah     guru;          studi            ajaran        pemenuhan

93 | P a g e
                             Siapa            Siapa                       Kapan          Hasil
         Langkah                                             Metode
                           Pelaksana         Sasaran                     (Waktu)      Dokumen
      standar                              pustakawan;   dokumen;                    SNP/
                                           laboran;      pengisian                   peningkatan
                                           TAS; siswa    instrument                  mutu sekolah
                                                         pemantauan
      Penilaian          Pengawas;         Kepala        Observasi;     Akhir        Laporan hasil
      pelaksanaan        Kepala sekolah;   sekolah;      wawancara;     semester     penilaian
                         Komite sekolah    guru;         studi                       terhadap
                                           pustakawan;   dokumen;                    pelaksanaan
                                           laboran;      pengisian                   pemenuhan
                                           TAS; siswa    instrument                  SNP
                                                         pemantauan




B. Pelembagaan           Penjaminan         Mutu     Pendidikan        pada   Tingkat      Satuan
    Pendidikan
        Pelembagaan penjaminan mutu pendidikan pada tingkat satuan pendidikan pada
dasarnya merupakan pengaturan tata kelola satuan pendidikan dalam pemenuhan SNP
di lingkungan sekolah/madrasah bersangkutan. Satuan pendidikan merupakan lembaga
yang langsung berinteraksi dengan peserta didik dalam struktur organisasi pencapaian
mutu pendidikan. Walaupun demikian, satuan pendidikan adalah struktur yang paling
penting karena merupakan unit yang langsung bersentuhan dengan peningkatan mutu
pendidikan secara langsung.
    1. Organisasi Penjaminan Mutu pada tingkat Satuan Pendidikan
                 Peningkatan     mutu      pada      level    satuan    pendidikan     merupakan
         tanggungjawab langsung dari kepala sekolah sebagai pemimpin dan manajer
         sekolah. Karena itu, organisasi penjaminan mutu pada satuan pendidikan
         berada langsung di bawah tanggungjawab kepala sekolah. Dalam hal ini,
         tanggungjawab         kepala      sekolah       dalam    penjaminan       mutu     adalah
         bertanggungjawab atas terlaksananya:
          a. Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi kurikulum tingkat
                satuan pendidikan, dan pelaporan KTSP; (mencakup: SI, SKL, Standar
                Proses, Standar Penilaian).




94 | P a g e
          b. Pemetaan kebutuhan PTK, pengajuan kebutuhan PTK, penugasan PTK,
                penilaian PTK, pembinaan dan pengembangan PTK, pelaporan PTK sekolah.
          c. Analisis kebutuhan sarana dan prasarana sekolah, penyusunan desain
                pengembangan sarana dan prasarana sekolah (jangka panjang dan jangka
                pendek), pengajuan pemenuhan sarana dan prasarana sekolah yang
                dibutuhkan kepada berbagai pihak terkait, pengadaan dan pemeliharaan
                sarana dan prasarana sekolah, pendayagunaan sarana dan prasarana
                sekolah, pemantauan sarana dan prasarana sekolah, pelaporan sarana dan
                prasarana sekolah.
          d. Penyusunan rencana kerja dan anggaran sekolah, pedayagunaan keuangan
                sekolah secara efektif untuk layanan KBM dan pendukungnya, transparansi
                pengelolaan keuangan sekolah, pertanggungjawaban keuangan sekolah,
                pelaporan keuangan sekolah kepada pemangku kepentingan sekolah.
          e. Perencanaan program kerja sekolah, pelaksanaan program-program kerja
                sekolah, pengawasan dan evaluasi program sekolah, kepemimpinan
                sekolah, sistem informasi sekolah, dan penilaian khusus sekolah.


    2. Mekanisme peningkatan mutu pendidikan atau pemenuhan standar oleh satuan
         pendidikan


                                                                               Implementasi
                                         Menyusun
                                                                                peningkatan
                                          rencana                                  mutu
                Informasi dari
                                     peningkatan mutu          RKS
                hasil pemetaan
                                      atau pemenuhan
                 (profil mutu
                                          standar
                   sekolah)                                    RKAS
                                                                                 Evaluasi
                                                                               ketercapaian




               Gambar: mekanisme peningkatan mutu pendidikan oleh satuan pendidikan




95 | P a g e
    3. Ruang lingkup kegiatan peningkatan mutu pendidikan atau pemenuhan standar
         oleh satuan pendidikan


               Dalam kerangka pemenuhan standar, satuan pendidikan hendaknya
         melakukan sekurang-kurangnya kegiatan pokok berikut ini:
         a. menyediakan sumber daya pendidikan seperti penyediaan tenaga pendidik
               dan tenaga kependidikan, penyediaan sarana dan prasarana, penyediaan
               biaya pendidikan (operasional dan investasi) pada satuan pendidikan yang
               menjadi kewenangannya, menyusun regulasi dan atau menyusun prosedur
               operasional standar (POS), melakukan organisasi dan menyusun rencana
               strategis satuan atau program pendidikan.
         b. Penyediaan orogram penjaminan mutu pendidikan sebagaimana ketentuan
               Permen Nomor 63 tahun 2009 yaitu dituangkan dalam rencana strategis
               satuan atau program pendidikan yang menetapkan target-target terukur
               capaian mutu pendidikan secara tahunan dan sejalan dengan Rencana
               Strategis Pendidikan Penyelenggara satuan atau program pendidikan yang
               bersangkutan, Rencana Strategis Pendidikan Kabupaten atau Kota yang
               bersangkutan, Rencana Strategis Pendidikan Provinsi yang bersangkutan,
               dan Rencana Strategis Pendidikan Nasional.
         c.    memenuhi SPM dalam waktu paling lambat 2 (dua) tahun sejak
               ditetapkannya izin prinsip pendirian/pembukaan dan operasi satuan atau
               program pendidikan; secara bertahap dalam kerangka jangka menengah
               yang ditetapkan dalam rencana strategis satuan atau program pendidikan
               memenuhi SNP; dan secara bertahap satuan atau program pendidikan yang
               telah memenuhi SPM dan SNP dalam kerangka jangka menengah yang
               ditetapkan dalam rencana strategis satuan pendidikan memenuhi standar
               mutu di atas SNP yang dipilihnya.
         d. melayani audit kinerja penjaminan mutu yang dilakukan oleh Pemerintah,
               pemerintah   provinsi,   dan   pemerintah    kabupaten   atau   kota   sesuai
               kewenangannya.

96 | P a g e
         e. melakukan jejaring yaitu satuan atau program pendidikan mengembangkan
               sistem informasi mutu pendidikan berbasis teknologi informasi dan
               komunikasi yang andal, terpadu, dan dalam jejaring yang menghubungkan
               antara penyelenggara satuan pendidikan; pemerintah kabupaten atau kota
               yang bersangkutan; pemerintah provinsi yang bersangkutan; Kementerian
               Agama, bagi satuan atau program pendidikan agama dan keagamaan; dan
               kementerian/lembaga lain penyelenggara satuan atau program pendidikan.




97 | P a g e
                                        BAB V
                                     PENUTUP


        Mutu   pendidikan   di   Indonesia   sebagaimana   dimaklumi   masih   cukup
memprihatinkan. Di luar berbagai prestasi akademis yang telah diraih oleh anak
Indonesia di berbagai lomba ilmiah tingkat dunia, kita masih menghadapi masalah
persebaran mutu pendidikan yang disebabkan oleh standar nasional Pendidikan yang
belum dapat dipenuhi oleh pihak sekolah. Untuk itu, peningkatan mutu pendidikan
masih merupakan salah satu program utama yang menjadi fokus perhatian
Kementerian Pendidikan Nasional dan Kebudayaan.
        Buku manual mutu ini diharapkan dapat dijadikan acuan sekolah untuk mencapai
standar nasional pendidikan. Walaupun masih diakui bahwa taraf kemampuan
sekolah/madrasah sangat beragam dan barangkali tidak semua sekolah/madrasah
mampu mengukuti ketentuan pedoman ini. Namun besar harapan, secara bertahap
sekolah memiliki program yang lebih nyata untuk pencapai SNP sesuai dengan harapan
sekolah/madrasah, orang tua, dan pemerintah.




98 | P a g e

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:3
posted:9/12/2012
language:Unknown
pages:99
suhardi munir suhardi munir Teacher
About I'm a teacher at SMA SDI Silungkang, Silungkang Tigo, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Indonesia