Balikpapan, 15 Maret 2004

Document Sample
Balikpapan, 15 Maret 2004 Powered By Docstoc
					DASAR HUKUM

    UNDANG – UNDANG NO. I TAHUN 1970 (Tentang Keselamata Kerja)

    PERMENAKER NO.05 TAHUN 1996 (Tentang SMK-3)


PENDAHULUAN
Perusahaan yang mempunyai komitmen tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Setidak-
tidaknya mempunyai moral dan tanggung jawab terhadap karyawan sebagai salah satu aset
Perusahaan dengan demikian bagi perusahaan yang memperhatikan dan menjamin Keselamatan
dan Kesehatan Kerja. serta Sumber Daya Manusia akan dapat mengurangi bahkan mencegah
terjadinya kecelakaan.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, kami dari Lembaga Pelatihan Khusus "Mandiri" yang sudah cukup
berkembang di Kalimantan Timur dan salah satu Lembaga Nasional yang ditunjuk sebagai
Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja oleh Departement Tenaga Kerja Republik
Indonesia dengan Ijin No SKP. 41 /DJPPK / PJK3/ IX / 2008 Dan Departement Energi dan
Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No.          507.K /37 /DBT / 2008 akan selalu
berkerjasama dalam Pengembangan Sistem dan Implementasi Sistem Managemen Keselamatan
Kerja.


 LATAR BELAKANG PELATIHAN

     Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan bagian yang integral dengan kegiatan operasi
     perusahaan dan proses produksi. Pelaksanaan K.3 tidak dapat dipisahkan dengan kegiatan
     operasi atau proses produksi perusahaan. Aspek K.3 LL (HSE) menjadi prioritas utama
     yang harus diperlakukan sama pentingnya dengan biaya dan mutu produksi.

     Suatu kecelakaan apabila telah terjadi dapat mengakibatkan kerusakan pada aset
     perusahaan, pencemaran lingkungan, kerugian proses, cidera terhadap manusia atau bahkan
     kematian. Apabila hak ini terjadi, maka ini merupakan suatu tanda tidak efisiennya
     kegiatan operasi dan proses produksi pada perusahaan yang bersangkutan.
     “Kerugian/kehilangan sebagian atau seluruh fungsi tubuh MANUSIA akan hilang untuk
     selama-lamanya, tetapi kerugian MATERI dapat diperoleh kembali melalui sistim
     manajemen yang lebih baik”.

                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 1 - 46 )
 TUJUAN PELATIHAN

    Untuk mencegah kecelakaan yang dapat terjadi setiap saat diperlukan upaya peningkatan

    pengelolaan keselamatan kerja disetiap perusahaan dengan pendayagunaan secara optimal

    Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada untuk mampu mengelola., mengendalikan, merawat

    dan melindungi ke 3 (Tiga) elemen sistem lainnya, seperti : Peralatan, Material dan

    Lingkungan.



    BENTUK PELATIHAN

     Pelatihan secara Reguler tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan schedule

       terlampir.

     Pelatihan / Program dapat dilakukan dilokasi perusahaan (IN HOUSE TRAINING)

       dengan jadwal yang diatur oleh perusahaan (sesuai kesepakatan kedua belah pihak).

     Jumlah peserta Minimal 10 (Sepuluh) Orang dalam satu paket.

     Jumlah peserta Maximal 20 (Dua puluh) Orang dalam satu paket.



 INSTRUKTUR

     Instruktur LPK “MANDIRI” yang sudah berpengalaman dalam dan luar negeri serta

       ahlii dalam bidangnya.

     Instruktur dari Depnakertrans.




 P E S E R T A

    Pelatihan ini ditujukan kepada para Pimpinan Perusahaan, Manager, Safety Supervisor,

    Safety Officer, Safety Inspector, Fire Officer, Lini Supervisor, Pelaksana Tekhnis P3K,

    Para Juru Ikat (RIGGER) Rousta Boat, Operator Produksi, Foreman, Pengawas, Inspector

    Crane, Pembantu Operator, Driver dan Satpam. Serta pihak-pihak yang terkait lainnya,

    atau yang berhubungan dengan pelaksanaan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 2 - 46 )
 PERSYARATAN PESERTA
        Pendidikan minimal SLTA atau Sederajat

        Berbadan Sehat
        Untuk Sertifikasi Operator           Pas Photo 3x4 = 4 (empat) lembar                   dan 3x2 = 2 (dua)
         lembar. Diluar Sertifikasi Operator Pas Photo Ukuran 3 x 4 = 2 (dua) lembar.
        Untuk Evaluasi Ahli K3 Pas Photo Ukuran 4x6, 3x4, 2x3 masing-masing 2 Lembar
        Biaya Training / Administrasi harus sudah selesai minimal 2 (dua) hari sebelum hari
         pelaksanaan.

        Biaya dapat dibayar langsung atau ditransfer                    VIA BANK BRI            CAB. BALIKPAPAN
         LPK.MANDIRI AC. 0121.01.013783.50.2 dan Bank Agro. AC. 08000.15847.


 TEMPAT PENDAFTARAN
     LPK. MANDIRI Jl. May.jend Sutoyo Rt. 41 Rw. 12 No. 94 Bukit Sion Gunung Malang

         Balikpapan. Telepon / Fax 0542-730566/440561
     Contacs Persons Hp. 0811530163 – 08125816238 – 081346293994

     Waktu Konfirmasi Pelaksanaan Training Minimal 1 (Satu) minggu sebelum hari

         pelaksanaan.



 TEMPAT TRAINING / PELATIHAN

     DIKLAT LPK “MANDIRI” Balikpapan Jl. Mayjend Sutoyo Rt. 41 Rw. 12 No. 94 Bukit

         Sion Gunung Malang Balikpapan Telepon/fax 0542 - 730566 / 440561
     Hotel Bahana Surya (Blue Sky) Balikpapan.

     Hotel Pacifik


 UNTUK PROGRAM IN HOUSE TRAINING DILUAR TANGGUNGAN
       LPK “ MANDIRI “ (PT. LADEN SAFETY MANDIRI)

       Transportasi & Akomodasi 3 Orang Instruktur dari dan ke Site bila diluar Balikpapan.

       Tempat Training dan OHP / Slide.

       Izin masuk Lokasi Perusahaan.

       Peralatan untuk Praktek Lapangan.

       Pajak Jika ada


                         LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 3 - 46 )
            PELATIHAN SERTIFIKASI OPERATOR FORKLIFT


   LATAR BELAKANG

    Bahwa dengan meningkatnya pembangunan dan Tekhnologi dibidang industri, penggunaan
    Pesawat Angkat dan Angkut merupakan bagian Integral dalam pelaksanaan peningkatan
    proses produksi. Maka penggunaan Pesawat Angkat sangat diperlukan dan memegang
    peranan penting serta mempunyai Potensi Kecelakaan Tinggi oleh karena itu setiapTenaga
    Kerja yang dalam misi ini harus Terampil dan Terlatih. Sesuai UU No. I Tahun 1970 dan
    permenaker No. 5 Tahun 1985.
    Pelatihan ini lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan secara terpadu bagi
    Peserta, tentang penggunaan Pesawat Angkat Angkut.


   TUJUAN PELATIHAN

        Menentukan dan mengenal dengan baik komponen Forklift.
        Menentukan dengan tepat Kapasitas Kemampuan Forklift sesuai dengan standard
         internasional.
        Menentukan Kapasitas Forklift sesuai dengan berat beban yang diangkat dengan
         aman.
        Melaksanakan Maintenance.
        Setting penempatan Forklift sesuai kondisi pengangkatan.
        Menjelaskan kondisi-kondisi yang aman dalam pengangkatan dan faktor yang
         mempengaruhi pengangkatan.


   MATERI PELATIHAN

        Undang-undang Nomor. I Tahun 1970
        Permenaker Nomor. 5 Tahun 1985
        Peraturan Keselamatan Kerja Forklift
        Pengetahuan Forklift
        Prinsip Keseimbangan Forklift
        Prosedur Pengoperasian yang aman serta faktor yang mempengaruhi kapasitas yang
         benar pengoperasian
        Tugas dan tanggung jawab Operator
        Prinsip Kerja Sistem Hidraulic
        Dasar Kerja Dan Bagian-bagian Forklift
        Praktek Lapangan
        Evaluasi


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.



                   LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 4 - 46 )
              PELATIHAN SERTIFIKASI OPERATOR CRANE


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Seiring   dengan     perkembangan     Tekhnologi    penggunaan    Pesawat     Angkat
    danAngkutmerupakan bagian Integral dalam pelaksanaan dan peningkatan proses produksi.
    Dalam pembuatan, pemasangan, pemakaian, perawatan pesawat angkat dan angkut
    mengandung bahaya potensial.
    Dengan demikian perlu adanya perlindungan atas Keselamatan dan Kesehatan Kerja setiap
    Tenaga Kerja yang melakukan pekerjaan pembuatan, pemasangan, pemakaian yang
    memenuhi persyaratan Pesawat Angkat dan Angkut.



   TUJUAN PELATIHAN

       Menentukan dan Mengenal dengan baik Komponen Crane
       Menentukan dengan tepat Kapasitas Kemampuan Crane sesuai Standard Internasional
       Mengetahui Tali Kawat Baja serta Fungsinya
       Melaksanakan Maintenance
       Setting penempatan Crane sesuai kondisi Pengangkatan


   MATERI PELATIHAN

       Undang-undang Nomor I Tahun 1970
       Permenaker Nomor 5 Tahun 1985 dan Nomor I Tahun 1989
       Desing, Klasifikasi dan bagian-bagian Crane
       Prinsip-prinsip Stabilitas Crane
       Tali Kawat Baja dan Bantu Angkat
       Prosedur pengikatan dan penggunaan alat bantu angkat
       Alat Kontrol tuas pada Cabin Crane
       Pemilihan Crane untuk suatu pengangkatan
       Perangkat Keselamatan Kerja
       Pengoperasian Crane yang Aman
       Pemilihan Crane
       Praktek Pengoperasian Crane
       Evaluasi


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

       Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                   LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 5 - 46 )
                        PELATIHAN OVER HEAD CRANE


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Kenyataan menunjukkan bahwa pada industri-industri Permesinan maupun Bengkel-bengkel
    (Work Shop) banyak sekali mempergunakan Peralatan Angkat Khususnya Over Head
    Crane, dimana peralatan tersebut sangat menunjang dalam Produktifitas sehingga
    diperlukan Operator yang Handal dan memiliki keterampilan yang memadai disamping itu
    pula sesuai dengan Perundang-undangan dan Peraturan Menteri Teanga Kerja No. 5 Tahun
    1985 pada Pasal 4 dan Permenaker No. I Tahun 1989 tentang Kwalifikasi Operator Crane


   TUJUAN PELATIHAN

       Melakukan Perawatan Alat/Over Head Crane
       Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab sebagai Operator Over Head Crane
       Mengoperasikan Crane dengan Baik dan Benar serta sesuai dengan Standard
        Internasional.
       Mengetahui Komponen Over Head Crane
       Menentukan Alat Bantu Angkat.



   MATERI PELATIHAN

       Undang-undang Nomor I Tahun 1970
       Permenaker 5 Tahun 1985
       Permenaker 1 Tahun 1989
       Pengetahuan Crane dan Prinsip Dasar Over Head Crane
       Fungsi Girder, Trolli dan Motor
       Perawatan dan Penentuan Pengoperasian yang Aman
       Trouble Shouting
       Memperkirakan Berat Barang
       Pengetahuan Rigging
       Alat Bantu Angkat
       Praktek Lapangan
       Evaluasi


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

       Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan




                   LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 6 - 46 )
    PELATIHAN SERTIFIKASI OPERATOR LOADER DAN EXCAVATOR



   LATAR BELAKANG

    Dalam Era Globalisasi pembangunan sekarang, dimana penggunaan alat berat seperti
    Loader & Excavator yang termasuk pesawat angkat dan angkut dimana potensi
    kecelakaannya cukup tinggi. Maka pengoperasian alat tersebut diperlukan operator-
    operator yang berkemampuan dan mempunyai keterampilan dalam mengoperasikan alat
    tersebut. Hal ini jelas dianjurkan sesuai UU No. I Tahun 1970 dan Permenaker No. 5
    Tahun 1985 atau peraturan-peraturan Internasional tentang keselamatan dan kesehatan
    kerja, dimana operator harus mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan K-3
    pengoperasian alat-alat berat.


   TUJUAN PELATIHAN

    Agar peserta /operator setelah mengikuti pelatihan tersebut mampu :
       Melaksanakan peraturan perundang-undangan keselamatan dan kesehatan kerja
        dengan baik.
       Melaksanakan tugas lebih baik dan aman sehingga kecelakaan kerja dapat
        diminimalisasikan.
       Mengetahui tentang fungsi alat dan Safety Device.



   MATERI PELATIHAN

       Undang-undang Nomor. I Tahun 1970
       Permenaker Nomor. 5 Tahun 1985
       Kebijakan Depnaker
       Prinsip Kerja Alat Berat
       Pengetahuan Motor Diesel
       Pengetahuan Komponen Alat Berat
       Keselamatan Kerja Loader & Excavator
       Teknik Pengoperasian Loader & Excavator
       Perawatan dan Pemeriksaan Loader & Excavator
       K-3 Mekanik dan Penanggulangan Kebakaran
       Pengetahuan Dasar Hydroulik dan Pnumatik
       Perawatan Harian dan Praktek Lapangan
       Evaluasi


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

       Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.



                  LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 7 - 46 )
PELATIHAN BASIC SERTIFIKASI OPERATOR LOADER DAN EXCAVATOR


   LATAR BELAKANG

    Dalam Era Globalisasi pembangunan sekarang, dimana penggunaan alat berat seperti
    Loader & Excavator yang termasuk pesawat angkat dan angkut dimana potensi
    kecelakaannya cukup tinggi. Maka pengoperasian alat tersebut diperlukan operator-
    operator yang berkemampuan dan mempunyai keterampilan dalam mengoperasikan alat
    tersebut. Hal ini jelas dianjurkan sesuai UU No. I Tahun 1970 dan Permenaker No. 5
    Tahun 1985 atau peraturan-peraturan Internasional tentang keselamatan dan kesehatan
    kerja, dimana operator harus mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan K-3
    pengoperasian alat-alat berat.


   TUJUAN PELATIHAN

       Melaksanakan peraturan perundang-undangan keselamatan dan kesehatan kerja
        dengan baik.
       Dapat mengoperasikan Excavator dan Loader dengan baik
       Melaksanakan tugas lebih baik dan aman sehingga kecelakaan kerja dapat
        diminimalisasikan.
       Mengetahui tentang fungsi alat dan Safety Device.



   MATERI PELATIHAN

       Undang-undang Nomor. I Tahun 1970
       Permenaker Nomor. 5 Tahun 1985
       Prinsip Kerja Alat Berat
       Pengetahuan Dasar Listrik
       Pengetahuan Komponen Alat Berat
       Teknik Pengoperasian Loader & Excavator
       Perawatan dan Pemeriksaan Loader & Excavator
       Pengetahuan Dasar Hydroulik dan Pnumatik
       Pengetahuan First Aid
       Bahasa Inggris
       Pengetahuan Motor Penggerak
       K3 Pengoperasian / Safety Device
       Dasar Keseimbangan / Safety Margin Loader & Excavator
       Perawatan Harian
       Praktek Lapangan
       Evaluasi


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

       Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.


                  LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 8 - 46 )
        PELATIHAN SERTIFIKASI OPERATOR PESAWAT UAP/BOILER


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Pesawat Uap merupakan peralatan yang dalam pembuatan, perawatan dan pemakaiannya mempunyai
    Potensi Kecelakaan yang cukup tinggi.
    Kecelakaan atau Peledakan Pesawat Uap disebabkan karena Operator Pesawat Uap kurang
    memahami cara pelayanan Pesawat Uap, alat penggunaan dan perlengkapan kurang baik. Oleh karena
    Operator Pesawat Uap memegang peranan penting dalam pengoperasian pesawat uap, untuk
    mencegah terjadinya kecelakaan atau peledakan sehingga perlu diatur tentang Klasifikasi Operator
    tersebut.


   TUJUAN PELATIHAN

        Mengoperasikan Pesawat Uap sesuai dengan Prosedur
        Menentukan Air Pengisi Boiler dan Pengolahannya
        Menentukan sebab Peledakan Pesawat Uap
        Menggunakan Alat Pemeriksaan Tanpa merusak (NDT)
        Mengenal cara penyaluran Panas
        Mengenal cara Pengujian Pesawat Uap


   MATERI PELATIHAN

        UU Tahun 1930 dan Peraturan Uap Tahun 1930
        UU No. I Tahun 1970
        Permenaker 01 Tahun 1988
        Keselamatan Kerja Mekanik, Listrik dan Kebakaran
        Jenis-jenis Pesawat Uap
        Perlengkapan Pesawat Uap (Appendages)
        Bahan Bakar dan Pembakaran
        Air Pengisi Ketel dan Cara Pengolahannya
        Kelistrikan dan Kontrol pada Pesawat Uap
        Pengoperasian Pesawat Uap
        Sebab-sebab Peledakan Pesawat Uap
        Persiapan Pemeriksaan dan Pengujian Ketel Uap
        Analisa sebab-sebab Peledakan
        Cara Inspeksi dan Reparasi Pesawat Uap
        Peninjauan Konstruksi Pesawat Uap
        Pengetahuan Bahan
        Perpindahan Panas
        Pemeriksaan tidak merusak (NDT)
        Praktek Lapangan
        Diskusi dan Evaluasi


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal   untuk   Reguler     dan    In   House     Training     di   sesuai    permintaan   Perusahaan.



                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 9 - 46 )
                               PELATIHAN PIPE LAYER


   LATAR BELAKANG

    Seiring dengan perkembangan Tekhnologi dibidang industri, penggunaan Pesawat Angkat
    dan Angkut merupakan bagian Integral dalam pelaksanaan peningkatan proses produksi.
    Maka penggunaan Pesawat Angkat sangat diperlukan dan memegang peranan penting serta
    mempunyai Potensi Kecelakaan Tinggi oleh karena itu setiapTenaga Kerja yang dalam misi
    ini harus Terampil dan Terlatih. Sesuai UU No. I Tahun 1970 dan permenaker No. 5 Tahun
    1985. Pelatihan ini lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan secara terpadu bagi
    Peserta, tentang pengikatan dan penggunaan Alat-alat bantu pengikatan (Rigging).


   TUJUAN PELATIHAN

        Menambah pengetahuan dalam bidang penanganan barang termasuk cara pengikatan
         dan pengangkatan serta perpindahan barang.
        Penggunaan ABA dan Alat Angkat yang Benar.
        Dapat memperkirakan Berat Barang
        Perawatan alat-alat Rigging.


   MATERI PELATIHAN

        UU No. I Tahun 1970
        Permenaker No. 5 Tahun 1985
        Pengetahuan Alat Berat dan Pipelayer
        Pengetahuan Dasar Motor Penggerak
        Pengetahuan Dasar Hidraulik
        Safety Devices (Perangkat Keselamatan Kerja)
        Sebab – Sebab Kecelakaan Pipelayer
        Memperkirakan Berat Barang
        Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Beban Kerja Aman
        Sistem Pengendalian dan Pengoperasian yang Aman
        Aba – Aba Tangan
        Pengangkatan dan Pengikatan yang Aman
        Pengetahuan Rigging dan Tali Kawat Baja
        Pemeliharaan, Pemeriksaan dan Pengujian
        Praktek Lapangan (Pengoperasian Pipelayer)
        Evaluasi dan Diskusi


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan




                   LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 10 - 46 )
                PELATIHAN BASIC RIGGING FOR RIGGER


   LATAR BELAKANG

    Seiring dengan perkembangan Tekhnologi dibidang industri, penggunaan Pesawat Angkat
    dan Angkut merupakan bagian Integral dalam pelaksanaan peningkatan proses produksi.
    Maka penggunaan Pesawat Angkat sangat diperlukan dan memegang peranan penting serta
    mempunyai Potensi Kecelakaan Tinggi oleh karena itu setiapTenaga Kerja yang dalam misi
    ini harus Terampil dan Terlatih. Sesuai UU No. I Tahun 1970 dan permenaker No. 5 Tahun
    1985. Pelatihan ini lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan secara terpadu bagi
    Peserta, tentang pengikatan dan penggunaan Alat-alat bantu pengikatan (Rigging).



   TUJUAN PELATIHAN

        Menambah pengetahuan dalam bidang penanganan barang termasuk cara pengikatan
         dan pengangkatan serta perpindahan barang.
        Penggunaan ABA dan Alat Angkat yang Benar.
        Perawatan alat-alat Rigging.



   MATERI PELATIHAN

        UU No. I Tahun 1970
        Permenaker No. 5 Tahun 1985
        Pengetahuan dan Prinsip Dasar Rigging
        Tali Kawat Baja (TKB)
        Cara Menghitung SWL Tali
        Pemeriksaan dan perawatan Tali Kawat Baja
        Komponen bergerak hubungan antara Tali, Pully, Drum
        Tali Bantu angkat dan Cara Perawatan Sling
        Alat Bantu Angkat dan Aba-aba Tangan
        Pengikatan dan Pengangkatan yang Aman
        Test Sumatif dan Formatif



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                   LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 11 - 46 )
                    PELATIHAN BANKSMAN & SLINGER


   LATAR BELAKANG

    Bahwa dengan meningkatnya pembangunan dan Tekhnologi dibidang industri, penggunaan
    Pesawat Angkat dan Angkut merupakan bagian Integral dalam pelaksanaan peningkatan
    proses produksi. Maka penggunaan Pesawat Angkat sangat diperlukan dan memegang
    peranan penting serta mempunyai Potensi Kecelakaan Tinggi oleh karena itu setiap Tenaga
    Kerja yang dalam misi ini harus Terampil dan Terlatih. Sesuai UU No. I Tahun 1970 dan
    permenaker No. 5 Tahun 1985. Pelatihan ini lebih meningkatkan pengetahuan dan
    keterampilan secara terpadu bagi Peserta, tentang pengikatan dan penggunaan Alat-alat
    bantu pengikatan serta pemberi Aba – aba tangan (Signalman).



   TUJUAN PELATIHAN

        Menambah pengetahuan dalam bidang penanganan barang termasuk cara pengikatan
         dan pengangkatan serta perpindahan barang.
        Penggunaan ABA dan Alat Angkat yang Benar.
        Pemberian Aba – aba yang benar.



   MATERI PELATIHAN

        UU No. I Tahun 1970

        Permenaker No. 5 Tahun 1985

        Cara Menghitung SWL Tali.

        Pemeriksaan dan Perawatan Tali Kawat Baja

        Aba-aba Tangan

        Tali Bantu Angkat dan Cara Perawatan Sling

        Alat Bantu Angkat

        Pengikatan dan Pengangkatan Barang yang Aman

        Test Sumatif dan Formatif.



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                   LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 12 - 46 )
           PELATIHAN ADVANCE RIGGING FOR SUPERVISOR


   LATAR BELAKANG

    Bahwa dengan meningkatnya pembangunan dan Tekhnologi dibidang industri, penggunaan Pesawat
    Angkat dan Angkut merupakan bagian Integral dalam pelaksanaan peningkatan proses produksi.
    Maka penggunaan Pesawat Angkat sangat diperlukan dan memegang peranan penting serta
    mempunyai Potensi Kecelakaan Tinggi oleh karena itu setiapTenaga Kerja yang dalam misi ini harus
    Terampil dan Terlatih. Sesuai UU No. I Tahun 1970, Permenaker No. I Tahun 1980 dan
    Permenaker No. 5 Tahun 1985. Pelatihan ini lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
    secara terpadu bagi Peserta, tentang pengikatan dan penggunaan Alat Bantu Angkat (ABA).
    Kenyataan menunjukkan bahwa banyak terjadi kecelakaan akibat belum ditanganinya pengawasan,
    Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara benar dan menyeluruh pada Pekerjaan Konstruksi
    Bangunan dan Industri.



   TUJUAN PELATIHAN

        Menambah pengetahuan dalam bidang penanganan barang termasuk cara pengikatan dan
         pengangkatan serta perpindahan barang.
        Penggunaan ABA dan Alat Angkat yang Benar.
        Merawat, Memeriksa, Memperbaiki Alat Rigging
        Menentukan dengan tepat Kapasitas Kemampuan peralatan Rigging sesuai dengan Standard
         Internasional.



   MATERI PELATIHAN

        Pengetahuan Dasar Crane dan Prinsip Kerja Crane
        Pesawat Penggerak dan System Hydraulik
        Menghitung Berat Barang
        Pengukuran Kapasitas Angkat Crane
        Faktor-faktor yang mempengaruhi SWL
        Pengoperasian yang Aman
        Pengetahuan Rigging
        Cara Pemeriksaan
        Kwalitas Baja, Tali Kawat Baja
        Beban Pengujian Dan Pengikatan yang Aman
        Daftar Kapasitas Sling & Alat Bantu Angkat
        Menghitung SWL dengan Rule of Thumb
        Hand Signal
        Assembling dan Dissembling Boom
        Praktek Lapangan
        Test Sumatif dan Formatif


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.



                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 13 - 46 )
         PELATIHAN BASIC SCAFFOLDING FOR SCAFFOLDER


   LATAR BELAKANG

    Kenyataan menunjukkan bahwa banyak terjadi kecelakaan akibat belum ditanganinya pengawasan,
    Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara benar dan menyeluruh pada Pekerjaan Konstruksi
    Bangunan dan Industri.
    Dengan semakin meningkatnya Pembangunan dan Penggunaan Tekhnologi Modern harus diimbangi
    pula dengan upaya keselamatan dan kesehatan kerja terhadap Tenaga Kerja serta orang lain yang
    berada ditempat kerja. Sehingga perlu adanya Pembinaan Norma-norma Perlindungan Kerja atau
    sesuai yang diatur dalam UU No. I Tahun 1970 dan Permenaker No. I Tahun 1980.



   TUJUAN PELATIHAN

    Kursus yang effektif ini akan Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan secara terpadu bagi
    para peserta yaitu :
         Mempersiapkan dan merencanakan pekerjaan dalam menggunakan Scaffolding.
         Memasang dan membongkar Scaffolding
         Merawat, Memeriksa dan Memperbaiki Scaffolding


   MATERI PELATIHAN

        UU No. I Tahun 1970
        Permenaker I Tahun 1980
        Permenaker 5 Tahun 1985
        Ruang Lingkup dan Syarat-syarat Scaffolding terhadap Keselamatan Kerja.
        Pengetahuan dan Definisi Scaffolding
        Rancang Bangun Scaffolding
        Membaca Gambar Scaffolding
        Macam-macam Scaffolding
        Kapasitas Aman
        Mengangkat dan Menurunkan Material
        Safety Net dan Pagar Pelindung
        Batas Ketinggian dan Tangga (Ladder)
        Bahaya di Lapangan Kerja
        Platform dan Jalan untuk Masuk
        Pengetahuan Rigging
        Tali Kawat Baja dan Serat
        Pengikatan dan Penggangkatan yang Aman
        Praktek dan Test Sumatif


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal   untuk   Reguler     dan   In    House     Training     di   sesuai    permintaan   Perusahaan.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 14 - 46 )
        PELATIHAN ADVANCE SCAFFOLDING FOR SCAFFOLDER


   LATAR BELAKANG

    Kenyataan menunjukkan bahwa banyak terjadi kecelakaan akibat belum ditanganinya pengawasan,
    Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara benar dan menyeluruh pada Pekerjaan Konstruksi
    Bangunan dan Industri.
    Dengan semakin meningkatnya Pembangunan dan Penggunaan Tekhnologi Modern harus diimbangi
    pula dengan upaya keselamatan dan kesehatan kerja terhadap Tenaga Kerja serta orang lain yang
    berada ditempat kerja. Sehingga perlu adanya Pembinaan Norma-norma Perlindungan Kerja atau
    sesuai yang diatur dalam UU No. I Tahun 1970 dan Permenaker No. I Tahun 1980.



   TUJUAN PELATIHAN

    Kursus yang effektif ini akan Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan secara terpadu bagii
    para peserta yaitu :
         Mempersiapkan dan merencanakan pekerjaan dalam menggunakan Scaffolding.
         Memasang dan membongkar Scaffolding
         Merawat, Memeriksa dan Memperbaiki Scaffolding



   MATERI PELATIHAN

        UU No. I Tahun 1970
        Permenaker I Tahun 1980
        Permenaker 5 Tahun 1985
        Ruang Lingkup dan Syarat-syarat Scaffolding terhadap Keselamatan Kerja.
        Pengetahuan dan Definisi Scaffolding
        Rancang Bangun Scaffolding
        Membaca Gambar Scaffolding
        Macam-macam Scaffolding
        Keseimbangan dan Distribusi Beban
        Safety Net dan Pagar Pelindung
        Tangga dan Papan
        Batas Ketinggian
        Bahaya di Lapangan Kerja
        Platform dan Jalan untuk Masuk
        Pengetahuan Rigging
        Pengikatan dan Penggangkatan yang Aman
        Praktek dan Test Sumatif



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 15 - 46 )
                   PELATIHAN INSPECTOR SCAFFOLDING


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Kenyataan menunjukkan bahwa banyak terjadi kecelakaan akibat belum ditanganinya pengawasan,
    keselamatan dan kesehatan kerja secara benar dan menyeluruh pada pekerjaan konstruksi dan
    industri. Dengan semakin meningkatnya pembangunan dan pengunaan teknologi modern harus
    diimbangi pula dengan upaya keselamatan dan kesehatan kerja terhadap tenaga kerja serta orang
    lain yang berada ditempat kerja. Sehingga perlu adanya pembinaan norma – norma perlindungan
    kerja atau sesuai yang diatur dalam UU No. 1 Tahun 1970 dan Permenaker No. 1 Tahun 1980.



   TUJUAN PELATIHAN

    Kursus yang efektif ini akan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan secara terpadu bagi para
    peserta yaitu :
        Mempersiapkan dan merencanakan pekerjaan dalam menggunakan scaffolding
        Memasang dan membongkar scaffolding
        Merawat, memeriksa dan memperbaiki scaffolding



   MATERI PELATIHAN

        UU No. 1 Tahun 1970
        Permenaker 1 Tahun 1980
        Permenaker 5 Tahun 1985
        Rancang Bangun Scaffolding
        Macam – Macam Tipe Scaffolding
        Pengaman Tepi Lantai
        Tangga dan Papan
        Bahaya di Lapangan Kerja
        Mengangkat dan Menurunkan Material
        Hoist Sangkar Cantilever
        Safety Net dan Safety Faktor
        Tali dan Pengikatan
        Praktek Lapangan
        Inspeksi Scaffolding
        Test Sumatif
        Diskusi


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 16 - 46 )
                          PELATIHAN INSPECTOR CRANE


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Kemajuan Tekhnologi dibidang industri menuntut agar penggunaan Pesawat Angkat dan Angkut
    ditangani dengan sebaik mungkin yang pada gilirannya akan meningkatkan produktifitas. Dengan
    mensosialisasikan dan menerapkan Keselamatan Kerja serta pencegahan akibat kecelakaan kerja.
    Dalam pembuatan, penggunaan, pemasangan, perawatan Pesawat Angkat dan Agkut mengandung
    bahaya Potensial, oleh karena itu perlu adanya perlindungan khusus atas Keselamatan dan Kesehatan
    Kerja setiap Tenaga Kerja yang melakukan pekerjaan pembuatan, pemasangan, pemakaian yang
    memenuhi persyaratan Pesawat Angkat dan Angkut.



   TUJUAN PELATIHAN

        Mengetahui Stabilitas dan kekuatan Crane yang akan digunakan
        Dapat Memeriksa dan Menguji Crane
        Dapat menentukan Standar Kerusakan pada Crane
        Menjelaskan kondisi-kondisi yang Aman dalam pengangkatan dan faktor yang mempengaruhi
         pengangkatan.
        Melaksanakan Maintenance.


   MATERI PELATIHAN

        Peraturan dan Perundangan
        Pengetahuan Dasar Crane
        Stabilitas dan Kekuatan Crane
        Pengukuran Kapasitas
        Pengenalan Komponen Crane
        Safety Device Crane
        Tali Kawat Baja
        Alat-alat Rigging
        Pengetahuan Rigging
        Pengetahuan Hydraulik
        Pemeriksaan & Pengujian dengan NDT
        Menentukan Letak Kerusakan
        Standard untuk Pengujian
        Pesawat Penggerak
        Praktek Lapangan
        Test Sumatif dan Formatif


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 17 - 46 )
                       PELATIHAN INSPECTOR RIGGING


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Bahwa dengan semakin meningkatnya pembangunan dan tekhnologi dibidang industri, penggunaan
    Pesawat Angkat dan Angkut merupakan bagian integral dalam pelaksanaan dan peningkatan proses
    produksi. Dalam pembuatan, pemasangan, pemakaian, perawatan Pesawat Angkat dan Angkut
    mengandung bahaya Potensial.
    Dengan demikian perlu adanya perlindungan atas Keselamatan dan Kesehatan Kerja setiap Tenaga
    Kerja yang melakukan pekerjaan pembuatan, pemasangan, pemakaian yang memenuhi persyaratan
    Pesawat Angkat dan Angkut.



   TUJUAN PELATIHAN

        Menentukan dan mengenal dengan baik Komponen Rigging
        Menentukan dengan tepat Kapasitas Kemampuan peralatan Rigging sesuai dengan Standard
         Internasional.
        Mengetahui Tali Kawat Baja dan Fungsinya.
        Melaksanakan Maintenance.
        Menjelaskan kondisi-kondisi yang Aman dalam pengangkatan dan faktor yang mempengaruhi
         pengangkatan.
        Pemeriksaan, pemeliharaan dan perbaikan Alat-alat Rigging.



   MATERI PELATIHAN

        Pengetahuan Dasar Crane dan Prinsip Kerja Crane
        Pesawat Penggerak dan System Hydraulik
        Menghitung Berat Barang
        Pengukuran Kapasitas Angkat Crane
        Faktor-faktor yang mempengaruhi SWL
        Pengoperasian yang Aman
        Pengetahuan Rigging
        Cara Pemeriksaan
        Membaca Daftar Beban Dan Pemberian Label
        Kwalitas Baja, Tali Kawat Baja
        Beban Pengujian Dan Pengikatan yang Aman
        Daftar Kapasitas Sling & Alat Bantu Angkat
        Menghitung SWL dengan Rule of Thumb
        Hand Signal
        Assembling dan Dissembling Boom
        Praktek Lapangan
        Test Sumatif dan Formatif


   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.



                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 18 - 46 )
                                PELATIHAN LIFTING GEAR


   LATAR BELAKANG

    Bahwa dengan meningkatnya pembangunan dan Tekhnologi, maka perlu adanya suatu sistem
    managemen yang nantinya diharapkan dapat mengurangi terjadinya kecelakaan kerja dan kerugian
    akibat dari kecelakaan tersebut, demi pelaksanaan peningkatan proses produksi. oleh karena itu
    setiap Tenaga Kerja yang dalam misi ini harus Terampil dan Terlatih. Sesuai UU No. I Tahun 1970.
    Pelatihan ini lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan secara terpadu bagi Peserta,
    tentang management keselamatan kerja.



   TUJUAN PELATIHAN

        Peserta diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan K3
        Dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan lebih profesional dibidangnya.
        Mengetahui dengan baik cara pengoperasian pesawat Angkat dan Angkut yang Aman
        Dapat mencegah kecelakaan dalam Industri
        Melaksanakan Maintenance



   MATERI PELATIHAN

        Undang – Undang I Tahun 1970

        Permen 5 Tahun1985

        Permen I Tahun 1989

        Penanganan Barang

        Keselamatan Kerja di Gudang

        Pengetahuan Pesawat Angkat dan Angkut

        Tali Kawat Baja

        Pengangkatan dan Pengangkutan yang Aman

        Memperkirakan Berat Barang

        Macam – Macam Alat Bantu Angkat dan Penggunaannya

        Pemeliharaan dan Pemeriksaan Alat Bantu Angkat

        Praktek Lapangan

        Evaluasi dan Diskusi



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 19 - 46 )
                PELATIHAN APPRESIASI CRANE & RIGGING



   LATAR BELAKANG

    Dengan meningkatnya pembangunan dan tehnologi dibidang industri penggunaan pesawat angkat dan
    angkut merupakan bagian integral dalam pelaksanaan dan peningkatan proses produksi. Crane adalah
    salah satu peralatan pengangkat dan pengangkut yang mempunyai resiko kecelakaan cukup tinggi,
    oleh karena itu melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor. 5 Tahun 1985 dan Nomor. I Tahun
    1989 tentang Pesawat Angkat dan Angkut serta Rigging ditentukan Standar, Syarat penggunaan
    dari peralatan tersebut beserta Cara Pengoperasian yang Benar dan Aman.



   TUJUAN PELATIHAN

        Mengenal Nama – nama Komponen Crane.
        Mengetahui Kapasitas Crane
        Dapat Membaca Daftar Beban sesuai Cranenya
        Memilih dan Menghitung SWL Sling
        Mengetahui Tali Kawat Baja, Rantai dan Sling yang digunakan pada suatu Pengangkatan.
        Cara Pengikatan yang Benar
        Cara Pengoperasian Crane yang Benar/Aman pada berbagai Kondisi Lapangan.



   MATERI PELATIHAN

        Pengetahuan Crane

        Stabilitas

        Pengukuran SWL

        Tali Kawat Baja (Wire Rope) dan Rantai

        Safety Devices

        Signal (Aba – aba Tangan)

        Pengoperasian yang Aman

        Alat Bantu Angkat (ABA)

        Cara Pengikatan dan Pengangkatan yang Aman



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                      LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 20 - 46 )
                                 PELATIHAN FIRST AID


   LATAR BELAKANG

    Dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai kecelakaan yang menimpa seseorang atau sekelompok
    orang, kecelakaan dapat terjadi diman saja dan kapan saja yang dapat mengakibatkan cacat seumur
    hidup bahkan sampai korban jiwa, yang sering sekali terjadi lingkungan Perusahaan. Untuk itu perlu
    adanya penanganan yang serius agar tercipta lingkungan kerja yang diinginkan



   TUJUAN PELATIHAN

        Memberikan Pengetahuan Dasar tentang Dasar-dasar Anatomi Tubuh Manusia.
        Mengetahui Cara Melakukan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan.



   MATERI PELATIHAN

        Perundang-undangan

        Hygienis perusahaan

        Pengertian P3K

        Falsafah P3K

        Anatomi Tubuh

        Pendarahan dan Luka

        Patah Tulang dan Dislokasi

        Luka Bakar dan Pembalutan

        Nafas Buatan / CPR

        Isi Kotak P3K

        Evaluasi P3K

        Praktek



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 21 - 46 )
                       PELATIHAN SEA SURVIVAL RAFT


   LATAR BELAKANG

    Armada maritim didunia telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dengan berbagai
    jenis kapal berteknologi tinggi dalam mendistribusikan barang menyeberangi lautan. Akan
    tetapi bagaimanapun tingginya teknologi dan hebatnya desain atau konstruksi kapal, kondisi
    laut tidak akan pernah berubah. Walaupun peralatan keselamatan tersedia diatas kapal, akan
    tetapi masih sering timbul bencana seperti, tenggelam, kebakaran, ledakan dan tabrakan
    disamping cuaca buruk yang tidak dapat dihindari. Yang menjadi pertanyaan lagi adalah
    bagaimana setiap individu yang ada di atas kapal bersikap atas peristiwa yang muncul sesuai
    dengan pemahaman dan pengetahuan yang dimiliki.



   TUJUAN PELATIHAN

        Mengetahui dengan pasti langkah yang diambil pada situasi dan kondisi darurat diatas
         kapal.
        Menyelamatkan kapal, muatan serta keselamatan jiwa yang ada diatas kapal.
        Ketepatan waktu dalam mengambil tindakan
        Melaksanakan penyelamatan, mencegah keributan dan kepanikan



   MATERI PELATIHAN

        Prinsip-prinsip Keselamatan
        Pengetahuan Keadaan Darurat
        Bahaya Utama Terhadap Korban dan Prinsip-prinsip Umum Keselamatan
        Manning, Muster, Embarkasi & Penyimpanan Pesawat Penyelamat
        Launching & Receiving Survival Craft & Rescue Boat
        Jenis Keadaan Darurat
        Langkah-langkah yang harus diambil
        Handling Survival Craft
        Tipe Life Saving Appliances
        Konstruksi Survival Craft
        Metode Menghidupkan dan Mengoperasikan Survival Craft dan Menggunakan Pemadam
         Api yang Tersedia.
        Menggunakan Lifeboat/Survival Craft
        Breaking of Life Survival Craft
        Praktek Lapangan



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 22 - 46 )
                 PELATIHAN BASIC SAFETY MANAGEMENT


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Perkembangan Ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang disertai dengan pesatnya pertumbuhan
    industri telah merubah sifat dan bentuk pekerjaan. Kemajuan tekhnologi juga dapat mengakibatkan
    kerugian baik terhadap manusia maupun pada harta benda maupun lingkungan, apabila salah dalam
    penanganannya. Untuk itu perlu adanya suatu sistim yang mengatur keselamatan kerja yang nantinya
    dapat mendeteksi sedini mungkin akibat yang ditimbulkan. guna menciptakan lingkungan kerja yang
    aman serta produktifitas yang tinggi.



   TUJUAN PELATIHAN

        Mengurangi Kecelakaan Kerja.
        Meningkatkan pengetahuan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
        Mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman dengan menggunakan alat pelindung diri
         dengan benar.
        Mampu memahami tentang prosedur tentang keselamatan kerja.



   MATERI PELATIHAN

        Undang-undang No. I Tahun 1970

        Definisi Umum K3

        Klasifikasi Kecelakaan

        Rangkaian Urutan Kejadian Kecelakaan

        Rasio Kecelakaan

        Alat Pelindung Diri

        Sistim Ijin Kerja

        Komunikasi / Pertemuan Kelompok

        Program Orientasi Umum dan Keselamatan

        Mengukur Usaha Keselamatan Kerja

        Upaya Pencegahan Kecelakaan

        Diskusi & Resume



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 23 - 46 )
    PELATIHAN IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RESIKO
        (HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT)



   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan bagian yang integral dengan kegiatan operasi
    perusahaan dan proses produksi. Pelaksanaan K.3 tidak dapat dipisahkan dengan kegiatan operasi
    atau proses produksi perusahaan. Aspek K.3 L (HSE) menjadi prioritas utama yang harus
    diperlakukan sama pentingnya dengan biaya dan mutu produksi.
    Suatu kecelakaan apabila telah terjadi dapat mengakibatkan kerusakan pada aset perusahaan,
    pencemaran lingkungan, kerugian proses, cidera terhadap manusia atau bahkan kematian. Apabila hal
    ini terjadi, maka ini merupakan suatu tanda tidak efisiennya kegiatan opersi dan proses produksi
    pada perusahaan yang bersangkutan.


   TUJUAN PELATIHAN

    Untuk mencegah kecelakaan yang dapat terjadi setiap saat diperlukan upaya peningkatan
    pengelolaan keselamatan kerja disetiap perusahaan dengan pendayagunaan secara optimal Sumber
    Daya Manusia (SDM) yang ada untuk mampu mengelola., mengendalikan, merawat dan melindungi ke
    3 (Tiga) elemen sistim lainnya, seperti : Peralatan, Material, Lingkungan.



   MATERI PELATIHAN

        Undang – Undang No.1 Tahun 1970 (ACT. No. 1 Year 1970 On Industrial Safety)

        Batasan Tentang Bahaya dan Resiko (Definition of Hazard and Risk)

        Jenis dan Contoh-Contoh Bahaya (Type and Examples of Hazard)

        Metode-Metode Mengidentifikasi Bahaya (Methods of Identifying Hazard)

        Manajemen Resiko (Risk Management)

        Pengendalian Resiko (Risk Control)

        Penilaian Resiko (Risk Assessment)

        Analisa Resiko (Risk Analysis)

        Tingkat Resiko (Risk Level)

        Urutan Pengendalian Resiko (Hierarchy Of Risk Control)

        Case Study



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.



                      LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 24 - 46 )
            PELATIHAN PROFESSIONAL ACCIDENT INVESTIGATION


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan bagian yang integral dengan kegiatan operasi
    perusahaan dan proses produksi. Pelaksanaan K.3 tidak dapat dipisahkan dengan kegiatan operasi
    atau proses produksi perusahaan. Aspek K.3 L (HSE) menjadi prioritas utama yang harus
    diperlakukan sama pentingnya dengan biaya dan mutu produksi.
    Suatu kecelakaan apabila telah terjadi dapat mengakibatkan kerusakan pada aset perusahaan,
    pencemaran lingkungan, kerugian proses, cidera terhadap manusia atau bahkan kematian. Apabila hal
    ini terjadi, maka ini merupakan suatu tanda tidak efisiennya kegiatan opersi dan proses produksi
    pada perusahaan yang bersangkutan.


   TUJUAN PELATIHAN

    Untuk mencegah kecelakaan yang dapat terjadi setiap saat diperlukan upaya peningkatan
    pengelolaan keselamatan kerja disetiap perusahaan dengan pendayagunaan secara optimal Sumber
    Daya Manusia (SDM) yang ada untuk mampu mengelola., mengendalikan, merawat dan melindungi ke
    3 (Tiga) elemen sistim lainnya, seperti : Peralatan, Material, Lingkungan.



   MATERI PELATIHAN

        Undang – Undang No. 1 Tahun 1970 (ACT. No. 1 Year 1970 On Industrial Safety)
        Definisi Kecelakaan / Insiden (Definition Of Accident / Incident)
        Model sebab akibat kecelakaan (Causes & Effects of Loss)
        Studi Rasio Kecelakaan (Accident Ratio Study)
        Biaya – Biaya Kecelakaan (Accident Costs Iceberg)
        Persiapan dan Perencanaan Awal Suatu Penyelidikan (Preparation and Investigation Pre
         planning)
        Pewawancaraan dan Pernyataan Saksi – Saksi (Witness Interview And Statement)
        Bagan / Diagram, Peta dan Sket (Diagrams, Maps And Sketches)
        Pemotretan dalam Penyelidikan (Photography In Investigation)
        Analisa Kecelakaan (Accident Analysis)
        Rekonstruksi (Reconstruction)
        Hubungan Masyarakat (Public Relations)
        SCAT (Systematic Cause Analysis Technique)
        Studi kasus (Case Study)



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 25 - 46 )
               PELATIHAN SAFETY MANAGEMENT SYSTEM


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan bagian yang integral dengan kegiatan operasi
    perusahaan dan proses produksi. Pelaksanaan K.3 tidak dapat dipisahkan dengan kegiatan operasi
    atau proses produksi perusahaan. Aspek K.3 L (HSE) menjadi prioritas utama yang harus
    diperlakukan sama pentingnya dengan biaya dan mutu produksi.
     “Kerugian/kehilangan sebagian atau seluruh fungsi tubuh MANUSIA akan hilang untuk selama-
    lamanya, tetapi kerugian MATERI dapat diperoleh kembali melalui sistim manajemen yang lebih
    baik”.



   TUJUAN PELATIHAN

    Untuk mencegah kecelakaan yang dapat terjadi setiap saat diperlukan upaya peningkatan
    pengelolaan keselamatan kerja disetiap perusahaan dengan pendayagunaan secara optimal Sumber
    Daya Manusia (SDM) yang ada untuk mampu mengelola., mengendalikan, merawat dan melindungi ke
    3 (Tiga) elemen sistim lainnya, seperti : Peralatan, Material, Lingkungan.



   MATERI PELATIHAN

        Undang – Undang No. 1 Tahun 1970 (ACT. No. 1 Year 1970 On Industrial Safety)
        Pernyataan Kebijakan Tentang K3L (HSE Policy Statement)
        Pembuatan program K3l (How to create HSE Objective)
        Mengukur Usaha Keselamatan Kerja (Measuring Safety Performance)
        Pertemuan Kelompok/Komunikasi (Group Meeting/Communication)
        Keselamatan Kerja yang tampak (Visible Safety)
        ProgramInduksi / Orientasi Umum & Keselamatan Kerja (Safety & General Orientation/
         Induction Program)
        Model Penyebab Kecelakaan (Loss Causation Model)
        Prosedur Pelaporan Kecelakaan (Accident Report Procedure)
        Ijin Melaksanakan Pekerjaan (Work Permit System)
        Audit Internal & Pengamatan K3l (Internal Audit & HSE Observation)



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 26 - 46 )
                 PELATIHAN SAFETYMAN & SAFETY FIRE


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Dalam setiap kegiatan Diperusahaan mengandung resiko terjadinya kebakaran untuk itu perlu
    adanya penanganan yang serius mengenai keamanan dalam penggunaan alat-alat agar tidak timbul
    hal-hal yang tidak dinginkan.
    Dasar-dasar manajemen K-3 dan cara penerapannya dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan
    kecelakaan dan kerugian akibat dari kecelakaan tersebut.



   TUJUAN PELATIHAN

        Mampu memahami tentang Prosedur Keselamatan Kerja
        Mampu memahami dan melaksanakan pencegahan dan penanggulangan Kebakaran
        Mampu memahami dan melaksanakan pencegahan dan penanggulangan pencemaran
        Dapat mengenal dengan baik Alat Pemadam Api dan Fungsinya



   MATERI PELATIHAN

        Undang - Undang No. I Tahun 1970 (ACT. No. 1 Year 1970 on Industrial Safety)
        Kimia Api (Chemistry of Fire)
        Segi Tiga Api (Triangle of Fire)
        Klasifikasi Kebakaran (Classification of Fire)
        Teknik Pemadaman Kebakaran (Fire Fighting Technique)
        Alat Pemadam Api Ringan (Hand Fire Extinguisher)
        Peralatan Pemadam Kebakaran (Fire Fighting Appliances)
        Hidraulika Pemadaman Kebakaran (Fire Fighting Hydraulic)
        Dasar – Dasar Keselamatan Kerja (Basic Safety)
        Alat Pelindung Diri (Personal Protective Equipment)
        Prosedur Surat Ijin Kerja (Work Permit Procedure)
        Mengukur Usaha Keselamatan Kerja (Safety Measurement)
        Pertemuan Keselamatan/Komunikasi Kelompok (Safety Meeting/Group Communication)
        Orientasi Keselamatan/Induksi Umum (General Induction/Safety Orientation)
        Evaluasi (Evaluation)
        Diskusi (Case Study)



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.
        Minimal kelas 10 orang




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 27 - 46 )
      PELATIHAN OCCUPATIONAL SAFETY & HEALTH COMMITTEE
     (PANITIA PEMBINA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA )



   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Program ini dirancang untuk implementasi dan mengutamakan konsep dalam mencegah kerugian
    perusahaan akibat kecelakaan kerja, kebakaran dan kerusakan lingkungan (Ekosistem).
    Untuk menjamin kelancaran dan effektivitas produksi melalui keselamatan kerja sehingga para
    peserta betul-betul mengetahui fungsi dan tugas-tugas utama dari Panitia Pembina Keselamatan dan
    Kesehatan Kerja (P2K3) diperusahaan.



   TUJUAN PELATIHAN

    Diharapkan pada akhir pelatihan para peserta mampu :
        Mengenal dasar-dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja
        Mengetahui Struktur Organisasi,tugas dan fungsi P2K3
        Mengenal Keselamatan dan Kesehatan Kerja bidang Kebakaran, Listrik, Konstruksi Bangunan
         dan Bejana Tekan



   MATERI PELATIHAN

        Tujuan dan Manfaat

        Fungsi dan Kegiatan

        Pengorganisasian dan Susunan Anggota

        Sidang Anggota

        Cara Mempersiapkan Rekomendasi

        Pengaturan Kegiatan




   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 28 - 46 )
    PELATIHAN AUDIT KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Audit Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sistem
    pengawasan perusahaan yang merupakan fungsi manajemen untuk menilai keberhasilan Program K3.
    Audit Keselamatan dan Kesehatan Kerja, merupakan suatu pemeriksaan secara mendalam (Critical)
    dan sistimatis terhadap seluruh kegiatan perusahaan untuk mengetahui bahaya – bahaya potensial
    yang timbul seperti, tingkat resiko sebelum menimbulkan kerugian atau kejadian dan kecelakaan
    yang fatal.



   TUJUAN PELATIHAN

    Memperdalam pengetahuan dalam pencegahan kecelakaan dengan penerapan Audit Keselamatan dan
    Kesehatan Kerja dan diharapkan peserta mampu :
        Menjelaskan Aspek Hukum Audit K,K
        Melaksanakan Kebijaksanaan K.K
        Menjelaskan Struktur Organisasi K.K
        Melaksanakan Konsep Dasar Dan metode K.K
        Melaksanakan Inspeksi dalam Tim Audit



   MATERI PELATIHAN

        Definisi Audit Management Keselamatan Kerja
         1. Tujuan Audit
         2. Manfaat Audit
        Peranan Manajemen dalam Audit K3
         1. Langkah Dasar Penerapan Audit
         2. Tugas dan Tanggung Jawab
        Persiapan Audit K3
         1. Pemberitahuan kepada Manjemen Lapangan
        Pelaksanaan Audit
         1. Teknik Interview
         2. Pengembangan Checklist dan Standar Penilaian
        Penyusunan dan Penyajian Laporan Audit
        Tindak Lanjut dan Pemantauan Hasil Audit
        Diskusi dan Resume



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 29 - 46 )
                PELATIHAN OFFICE SAFETY MANAGEMENT
                  (KESELAMATAN KERJA PERKANTORAN)



   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Pelatihan ini mengetengahkan konsep dalam dunia era industrialisasi dan kemajuan tehnologi
    pembangunan dengan penerapan system manajemen yang terpadu dibidang Keselamatan dan
    Kesehatan terutama daerah operasional perkantoran.
    Disamping itu untuk meningkatkan efisiensi dan effektivitas dalam melaksanakan pekerjaan guna
    mencegah timbulnya kecelakaan/kebakaran dan gejala sindroma pada perkantoran modern.



   TUJUAN PELATIHAN

    Dengan mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan memiliki kemampuan bagi dirinya dalam
    pengelolaan dan pengawasan K.K dengan mengadakan pendekatan metode-metode terbaru/modern.
        Mengetahui Dasar management Keselamatan dan Kesehatan Kerja
        Mengetahui prinsip-prinsip Ergonomi
        Mencegah bahaya kebakaran
        Prosedur Keadaan Darurat (Emergency Prosedure)
        Penataan Tempat Kerja (House Keeping)
        Pengontrolan Kebisingan (Noise Control)



   MATERI PELATIHAN

        Undang – Undang No. 1 Tahun 1970 (ACT. No. 1 Year 1970 On Industrial Safety)
        Dasar – Dasar Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Basic Safety Management)
        Pengendalian Kerugian (Loss Control)
        Pengangkatan, Penempatan dan Kopotensi (Hiring, Placement And Compotence)
        Manajemenn Resiko (Risk Management)
        HSE Objectif (HSE Objective)
        Penanganan Bahaya Kimia Berbahaya (Hazardous Material Handling)
        Pencegahan Bahaya Kebakaran (Fire Prevention)
        Inspeksi Keselamatan Kerja (Safety Inspection)
        Prosedur Tanggap Darurat (Emergency Response Procedure)
        Studi Kasus & Diskusi (Discussion And Case Study)



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 30 - 46 )
                      PELATIHAN SAFETY EXECUTIVES
                    (EKSEKUTIF & KESELAMATAN KERJA)


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang efektif harus terintegrasi dengan fungsi usaha lainnya
    seperti kwalitas Sumber Daya Manusia, produksi dan masalah pengendalian lingkungan yang harus
    dilaksanakan secara terpadu untuk mengurangi kerugian-kerugian yang disebabkan oleh kecelakaan,
    penyakit akibat kerja, kerusakan asset-aset perusahaan, kebakaran dan pencemaran lingkungan dan
    kecelakaan lainnya, menjadi tanggung jawab para eksekutif perusahaan.



   TUJUAN PELATIHAN

    Setelah mengikuti pelatihan diharapkan mampu :
        Melaksanakan manajemen K3 dengan tepat dan benar
        Melaksanakan pengamanan dalam bidang K3 di perusahaan
        Melaksanakan Undang-undang dan Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta
         kebijaksanaan pemerintah
        Mengukur pelaksanaan K3L
        Penggunaan peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan tepat dan benar



   MATERI PELATIHAN

        Trend Perkembangan Manajemen K3L

        Bentuk dan Efektivitas Organisasi K3L

        Keterlibatan Eksekutif dalam Penerapan Program K3L

        Effective Executive Safety Practices

        Dasar – dasar Manajemen Resiko

        Prosedur & Penilaian Resiko

        Pengamatan Pekerjaan



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 31 - 46 )
            PELATIHAN SAFETY INSPECTION TECHNIQUES
                      (TEKNIK INSPEKSI K3L)


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Pelatihan ini mengetengahkan konsep dalam menghadapi era pembangunan dan industrialisasi
    mengenai tehnik dan metode dalam inspeksi, dengan tujuan meningkatkan keahlian dan keterampilan
    para Safety Inspector untuk lebih memadai dalam pelaksanaan atau membuat laporan inspeksi demi
    untuk menyempurnakan tugas-tugasnya.



   TUJUAN PELATIHAN

    Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta diharapkan mampu :
        Mengetahui dan melaksanakan undang-undang dan peraturan tentamng Keselamatan dan
         Kesehatan Kerja
        Membuat laporan inspeksi yang benar sesuai prosedur
        Mengetahui tentang manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
        Membuat dan melaksanakan wawancara dengan objek inspeksi
        Mengetahui jenis-jenis inspeksi
        Membuat chek list dan pengembangannya.



   MATERI PELATIHAN

        Pemahaman UU Nomor 1 tahun 1970

        Manajemen K3L Terpadu

        Jenis – jenis Inspeksi

        Teknik – teknik Inspeksi

        Teknik Interview

        Pengembangan Checklist Inspeksi

        Pelaporan Inspeksi

        Simulasi Inspeksi

        Resume dan Diskusi



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 32 - 46 )
        PELATIHAN SAFETY MANAGEMENT FOR SUPERVISOR
              (MANAJEMEN K3L UNTUK SUPERVISOR)



   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Pelatihan ini difokuskan pada keterkaitan dan keterlibatan para manager terhadap penerapan
    Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan lingkungan (Environment Protection) serta mengoptimalkan
    upaya pencegahan kecelakaan.



   TUJUAN PELATIHAN

    Para peserta setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan mampu :
         Melaksanakan Undang-undang dan peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang berlaku.
         Menyusun program Keselamatan dan Kesehatan Kerja
         Mengetahui fungsi manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
         Mengetahui prinsif-prinsif K3
         Membuat statistik dan mengetahui manfaat statistik kecelakaan
         Dasar-dasar lindungan lingkungan
         Pengembangan program K3



   MATERI PELATIHAN

        Peraturan Perundangan

        Konsep & Sistem Manajemen K3L

        Pengembangan Program K3L

        Pencegahan & Penanggulangan Kecelakaan Kerja

        Cara Pelaksanaan Inspeksi K3L

        Manfaat Statistik Kecelakaan

        Dasar – dasar Lindungan Lingkungan (Environment protection)

        Dasar – dasar Audit K3L

        Studi Kasus




   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                       LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 33 - 46 )
                 PELATIHAN OH & S ASSESSMENT SERIES
                           ( OHSAS 18001 )


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Kemajuan tekhnologi juga dapat mengakibatkan kerugian baik terhadap manusia maupun pada harta
    benda maupun lingkungan, apabila salah dalam penanganannya. Dengan mengadopsi system
    mengelolah program Keselamatan dan Kesehatan Kerja akan membuat perusahaan bisa melindungi
    assetnya dari kerugian yang tidak perlu akibat kecelakaan. Untuk itu perlu adanya suatu sistim yang
    mengatur keselamatan kerja yang nantinya dapat mendeteksi sedini mungkin akibat yang
    ditimbulkan. guna menciptakan lingkungan kerja yang aman serta produktifitas yang tinggi.



   TUJUAN PELATIHAN

        Menyadari akan perannya dalam system yang diadopsi
        Bertanggung jawab atas criteria yang berhubungan dengan jabatannya di perusahaan
        Dapat merencanakan, menerapkan dan menilaisystem yang diadopsi.



   MATERI PELATIHAN

        Undang-undang No. I Tahun 1970

        Permenaker No. 05 Tahun 1996

        Kejadian – Kejadian Kecelakaan

        Biaya suatu Kecelakaan

        Definisi Bahaya dan Resiko serta cara – cara Mengendalikan

        Menilai Bahaya dan Inspeksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja

        SMK3 – 12 Elemen – 40 Sub Elemen – 166 Criteria

        Definisi dan Issue terkait Perencanaan

        Penerapan , Penilaian dan Pengujian System




   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 34 - 46 )
               SAFETY TRAINING OBSERVATION PROGRAM
                             ( S T O P )


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Pelatihan ini mengetengahkan konsep dalam menghadapi era pembangunan dan industrialisasi, 96 %
    kecelakaan disebabkan oleh tindakan yang tidak aman. Para atasan harus mampu dan terbiasa dalam
    mengenali bahaya tindakan yang tidak aman dan menghentikan langsung sebelum terlambat.



   TUJUAN PELATIHAN

    Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta diharapkan mampu :
        Mengetahui dan melaksanakan undang-undang dan peraturan tentamng Keselamatan dan
         Kesehatan Kerja
        Mengenali Bahaya tindakan tidak aman
        Mengambil tindakan perbaikan
        Membuat catatan pada kartu Standar untuk dilaporkan



   MATERI PELATIHAN

        Pemahaman UU Nomor 1 tahun 1970

        Latar Belakang dan Catatan Kecelakaan

        Biaya suatu Kecelakaan

        SMK3 Permen No. 5 1996 – 12 Elemen – 40 Sub Elemen – 166 Criteria

        Tanggung Jawab K3 Atasan

        Mengenali dan Mengendalikan Bahaya/Risk Assessment

        Penilaian Bahaya dan Inspeksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja

        Cara Mengisi Kartu Standar STOP

        Membuat Rangkuman untuk Pelaporan kepada Manajemen

        Resume dan Diskusi




   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 35 - 46 )
                  THE ART OF POWERFUL PRESENTATION
                      (TRAIN THE TRAINER COURSE)


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Pelatihan ini mengetengahkan konsep dalam menghadapi era pembangunan dan industrialisasi
    mengenai tehnik dan metode dalam inspeksi, dengan tujuan meningkatkan keahlian dan keterampilan
    para Safety Inspector untuk lebih memadai dalam pelaksanaan atau membuat laporan inspeksi demi
    untuk menyempurnakan tugas-tugasnya.



   TUJUAN PELATIHAN

        Melatih para peserta tentang pengetahuan dan keahlian dasar dalam membuat presentasi
         lebih efektif dan produktif
        Sanggup memformulasikan dan menyampaikan sebuah presentasi secara efektif dengan rasa
         penuh percaya diri



   MATERI PELATIHAN

        Structuring Presentation

        Overcoming Nervousness

        Body Langguage & Gestures

        Vocal Variety

        Using Humor

        Using Visual Aids

        The Use of Questions

        Getting The Audience Invovled

        Notes for When You Chair A Session

        A Planning Tool for Effective Presentations




   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 36 - 46 )
          QUALITY MANAGEMENT SYSTEM ISO 9001 : 2000
                  (SISTEM PENGELOLAAN MUTU)



   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Sistem pengelolahan mutu sangat penting bagi suatu perusahaan, dengan pengolahan mutu secara
    baik dan konsisten akan meningkatkan mutu produksi yang pada akhirnya akan menuai hasil yang
    maksimal.



   TUJUAN PELATIHAN

    Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta diharapkan mampu :
        Menyadari atas peran mereka didalam system dan menjadi terbiasa melakukan “Pendekatan
         Proses Kerja” berhubungan dengan mutu yang dikerjakannya.
        Dapat memahami system dan menerapkan dalam proses kerja harian demi meningkatkan mutu
         hasil kerja/produk mereka.



   MATERI PELATIHAN

        Quality Management System : ISO 9001 : 2000

        Quality Management System : ISO 14001 : 1996




   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                    LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 37 - 46 )
                        PELATIHAN DEFENSIVE DRIVING


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Perusahaan yang mempunyai komitmen tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja setidak-tidaknya
    mempunyai suatu moral tanggung jawab terhadap karyawan sebagai salah satu asset perusahaan.
    Dengan demikian bagi perusahaan yang memperhatikan dan menjamin Keselamatan dan Kesehatan
    bagi Sumber Daya Manusia, akan dapat mengurangi bahkan mencegah terjadinya kecelakaan.
    Salah satu penyumbang Kecelakaan yang sering terjadi adalah karena kurang terampilnya lalulintas
    dimana sekitar 85 % penyebab kecelakaan tersebut karena kurang terampilnya para pengemudi
    dalam menjalankan kendaraannya. Oleh karna itu perlu adanya fungsi kontrol manajemen dan
    memberikan masukan bagi manajemen sehingga tercipta suatu Lingkungan Kerja yang Aman, Effisien
    dan Produktif.



   TUJUAN PELATIHAN

    Untuk memberikan pengetahuan agar peserta dapat mengerti tiga dasar utama dari teknik
    mengemudi yang aman dan benar yang harus dimiliki oleh setiap pengemudi yaitu :
        Sikap Positif baik Preventive maupun Antisipatif
        Ruang (selalu menyediakan ruang Alternatif untuk menghindari suatu ancaman)
        Mempunyai bidang pandang yang jauh keseluruhan sisi dan awas.



   MATERI PELATIHAN

        Indonesia Driving Issue & Regulation

        Defensive Driving (five Seeing Habits)

        Driving Tekhnique & Emergency Driving

        Commentary Drive Assessment

        Journey Management

        Theory 4 x 4 WD

        Free & Post Test




   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 38 - 46 )
          PELATIHAN BASIC FIRE FIGHTING & PREVENTION


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Dengan meningkatnya pembangunan dan tekhnologi dibidang industri perlu penanganan yang serius,
    dengan mensosialisasikan dan menerapkan keselamatan kerja serta pencegahan dan penanggulangan
    terhadap bahaya kebakaran bagi seluruh karyawan diperusahaan, diharapkan para karyawan akan
    dapat ikut terlibat dalam melakukan salah satu fungsi kontrol manajemen dan memberikan masukan
    bagi manajemen sehingga tercipta suatu lingkungan kerja yang aman, efisien dan produktif. Dengan
    demikian kecelakaan dan kebakaran akan dapat dicegah.



   TUJUAN PELATIHAN

        Menentukan dan mengenal dengan baik komponen Fire Fighting
        Setting penempatan komponen Fire Fighting
        Melaksanakan Maintenance
        Cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang aman
        Mengtetahui dengan baik dan benar cara pemadaman yang aman



   MATERI PELATIHAN

        Peraturan Perundangan

        Kimia Api

        Segitiga Api

        Klasifikasi Kebakaran

        Metode Pemadaman

        Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

        Peralatan Pemadam Kebakaran

        Tindakan yang harus diambil dalam suatu Kebakaran

        Praktek Pemadaman dengan APAR

        Praktek




   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 39 - 46 )
     PELATIHAN FIRE FIGHTING TECHNIQUE DAN HYDRAULIC


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Bahwa dengan meningkatnya pembangunan dan tekhnologi dibidang industri perlu penanganan yang
    serius, dengan mensosialisasikan dan menerapkan keselamatan kerja, serta pencegahan dan
    penanggulangan terhadap bahaya kebakaran bagi seluruh karyawan diperusahaan, diharapkan para
    karyawan akan dapat ikut terlibat dalam melakukan salah satu fungsi kontrol manajemen dan
    memberikan masukan bagi manajemen, sehingga tercipta suatu lingkungan kerja yang aman, efisien
    dan produktif. Dengan demikian kecelakaan dan kebakaran akan dapat dicegah. Dengan demikian
    perlu adanya perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja setiap tenaga kerja yang
    melakukan pekerjaannya.



   TUJUAN PELATIHAN

    Pada akhir Pelatihan diharapkan semua peserta mampu:
         Menentukan dan mengenal dengan baik komponen Fire Fighting
         Melaksanakan Maintenance
         Setting penempatan komponen Fire Fighting
         Pemeriksaan, pemeliharaan dan perbaikan Alat-alat Fire Fighting
         Cara penggunaan alat Fire yang aman
         Mengtetahui dengan baik dan benar cara pemadaman yang aman



   MATERI PELATIHAN

        Definisi Api
        Segitiga Api
        Klasifikasi Kebakaran
        Media Pemadam Kebakaran
        Teknik Pemadaman Kebakaran
        Cara Panas Menjalar
        Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
        Jenis-jenis Alat Pemadam Api Ringan
        Pemeriksaan Alat Pemadam Api Ringan
        Hidraulik Pemadam Kebakaran
              Fire Hose, Nozzle, Fire Pump, Water Relay
              Friction Loss, Water Hammer, Drafting water dan Water Spray.
        Praktek Lapangan



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 40 - 46 )
                  PELATIHAN FIRE FIGHTING AND RESCUE


    LATAR BELAKANG

    Dengan meningkatnya pembangunan dan Tekhnologi dibidang industri, pencegahan terjadinya
    bahaya kebakaran merupakan bagian integral dalam pelaksanaan dan proses produksi.
    Seorang pemadam kebakaran diharapkan dapat mengetahui jenis-jenis tali sehingga mudah
    untuk menentukan tali yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dilapangan. Demikian pula
    dengan kecakapan mengikat simpul dan menangani dislokasi yang sesuai merupakan hal yang
    penting sekali terhadap faktor keselamatan.
    Dengan mengsosialisasikan dan menerapkan System Management Kesehatan Kerja serta
    pencegahan dan penanggulangan terhadap bahaya Kecelakaan dan Kebakaran ditempat kerja
    bagi seluruh karyawan di perusahaan.



    TUJUAN PELATIHAN

        Mengenal dengan baik Komponen Fire Fighting
        Mengetahui dengan baik dan benar cara Pemadaman yang Aman
        Mengetahui Cara melakukan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
        Mengetahui Dengan Baik Dasar Anatomi Tubuh Manusia.
        Mengetahui Cara Simpul Tali dan Bidai
        Mengetahui Dengan Baik Cara Melakukan Evakuasi Korban



    MATERI PELATIHAN

        Teknik Pemadaman Kebakaran
        Prinsip Dasar Pertolongan Pertama
        Patah tulang Dislokasi
        Luka bakar
        Nafas buatan / CPR
        Pembalutan
        Sumber Daya Operasi Pertolongan
        Konstruksi Tali
        Penggunaan Tali / Simpul
        Peralatan Dasar Rescue
        Praktek Lapangan & Evakuasi


    JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

         Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 41 - 46 )
                     PELATIHAN CONFINED SPACE


LATAR BELAKANG

Kecelakaan dapat terjadi dimana saja dan kapan saja yang dapat mengakibatkan cacat
seumur hidup bahkan sampai korban jiwa, yang sering sekali terjadi lingkungan Perusahaan.
Bekerja di ruang yang sangat terbatas di mana ruang tersebut bisa mengandung atau
menghasilkan udara dengan kondisi yang dapat membahayakan kesehatan. Untuk itu
perlu adanya penanganan yang serius agar tercipta lingkungan kerja yang diinginkan



TUJUAN PELATIHAN
    Memberikan petunjuk tentang cara-cara kerja aman di dalam ruang terbatas
    Menetapkan persyaratan secara minimum dalam bidang keselamatan dan kesehatan
     dalam ruang terbtas
    Mengetahui prosedur isolasi terhadap kemungkinan adanya sumber daya mekanis,
     listrik atau bahaya-bahaya lainnya diruang terbatas.



MATERI PELATIHAN (CONFINED SPACE)

    Peraturan dan Perundang-undangan
    Definisi Confined Space
    Resiko pada Confined Space
    Bahan Kimia Berbahaya
    Prosedur Administrasi (Sistim Ijin Kerja)
    Prosedur Operasional
    Alat Pelindung Diri
    Gas Detectors (Check list)
    Breathing Apparatus
    Ventilations
    Situasi Khusus
    Praktek



JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

    Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan




               LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 42 - 46 )
        PELATIHAN BAHAN-BAHAN BERACUN DAN BERBAHAYA


   LATAR BELAKANG PELATIHAN

    Kemajuan tekhnologi juga dapat mengakibatkan kerugian baik terhadap manusia maupun pada harta
    benda maupun lingkungan, apabila salah dalam penanganannya, terutama dalam penangan Bahan-
    bahan Beracun dan Berbahaya (B3). Dengan mengadopsi system mengelolah program Keselamatan
    dan Kesehatan Kerja akan membuat perusahaan bisa melindungi assetnya dari kerugian yang tidak
    perlu akibat kecelakaan. Untuk itu perlu adanya suatu sistim yang mengatur keselamatan kerja yang
    nantinya dapat mendeteksi sedini mungkin akibat yang ditimbulkan. guna menciptakan lingkungan
    kerja yang aman serta produktifitas yang tinggi.



   TUJUAN PELATIHAN

        Untuk mencegah kecelakaan yang dapat terjadi setiap saat diperlukan upaya peningkatan
         pengelolaan keselamatan kerja disetiap perusahaan.
        Memahami peraturan & perundang – undangan mengenai B3
        Menerapkan Sistem K3 terhadap B3
        Dapat menangani, mengatur dan mengendalikan B3
        Mampu mengatasi Keadaan bahaya yang menyangkut B3
        Memonitor Gas Beracun secara continue


   MATERI PELATIHAN

        Peraturan dan Perundang-undangan Mengenai K3 Dan B3

        Pengertian B3

        Bahan Kimia di Tempat Kerja

        Klasifikasi B3

        Cara Pemeriksaan Bahan Kimia

        Data dan Karakteristik B3

        Prosedure Pengangkatan, Penyimpanan dan Penanganan B3

        Bahaya Kesehatan dan Bahaya Titik Bahan Kimia

        Prosedure Penanganan Medis terhadap Tenaga Kerja yang terkena Bahan Kimia

        Monitoring Gas Beracun



   JADWAL PELAKSANAAN PELATIHAN

        Jadwal untuk Reguler dan In House Training di sesuai permintaan Perusahaan.




                     LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 43 - 46 )
                    EVALUASI DAN PENUNJUKAN AHLI K3 UMUM


   LATAR BELAKANG
    Lembaga Pelatihan Khusus “ Mandiri “ yang didirikan pada tahun 2002, merupakan salah satu lembaga yang
    memberikan jasa Konsultan K3, Training dan Sertifikasi. Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus
    dibidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hal ini dilakukan untuk membantu perusahaan guna
    mendapatkan tenaga kerja yang siap pakai, kompeten dan profesional. Dalam rangka mencegah kerugian
    sedini mungkin yang diakibatkan oleh suatu kecelakaan, LPK “Mandiri” merasa terpanggil untuk
    mengembangkan Sumber Daya Manusia di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), agar supaya para
    pelaksana kerja dapat melaksanakan tugasnya dengan aman dan selamat yang pada akhirnya perusahaan akan
    mendapatkan benefit tanpa harus terjadi kerugian akibat kecelakaan.
    Berdasarkan Surat Penunjukan sebagai PJK3 dari Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi Republik Indonesia
    No. Kep. P. 313 / M / DJPPK / 2006, Lembaga Pelatihan Khusus “Mandiri” membuka Program Pelatihan
    Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Umum (AK3 Umum) yang terbuka bagi para pekerja serta masyarakat
    umum. Pelaksanaan Pelatihan Ahli K3 ini didukung oleh tenaga ahli K3 yang profesional pada bidangnya dan
    telah berpengalaman baik nasional maupun internasional.


   VISI DAN MISI
    Lembaga pelatihan professional multi disiplin yang mandiri, berperan aktif dalam menunjang pembangunan
    nasional secara luas yang berkelanjutan jujur dan ramah lingkungan, untuk lebih meningkatkan kompetensi
    SDM dalam memasuki persaingan global. Lembaga Pelatihan Khusus “Mandiri” berupaya melakukan pembinaan
    serta menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara sistematis serta konsisten dalam setiap aspek
    kegiatannya.


   MATERI PELATIHAN
         Undang – undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
         Dasar – dasar K3
         Pengawasan Norma K3 Konstruksi Bangunan
         Pengawasan Norma K3 Listrik
         Pengawasan Norma K3 Penanggulangan Kebakaran
         Pengawasan Norma K3 Pesawat Uap
         Pengawasan Norma K3 Bejana Tekan
         Pengawasan Norma K3 Mekanik ( Pesawat Tenaga dan Produksi )
         Pengawasan Norma K3 Kesehatan Kerja
         Pengawasan Norma K3 Lingkungan Kerja
         Tugas dan Fungsi Panitia Pembina (P2K3)
         Statistik dan Pelaporan Kecelakaan
         Sistem Manajemen ( SMK3) dan Audit Sistem Manajemen K3


   PERSYARATAN PESERTA
         Pengalaman minimal 2 tahun untuk pendidikan D-3
         Pengalaman minimal 1 tahun untuk pendidikan S-1
         Sehat jasmani dan rohani serta bebas NARKOBA
         Foto terbaru ukuran : 6 x 4, 3 x 4 dan 2 x 3 masing masing 2 lembar
         Menyerahkan foto copy ijazah terakhir


   PARTISIPAN
    Bagi Perusahaan yang mengikut sertakan peserta Minimal 5 ( lima ) Orang, Logo Perusahaan akan kami ikut
    sertakan sebagai Sponsorship.


 JADWAL PELATIHAN
    Pelatihan dimulai tanggal, 28 Juli s.d 03 Agustus 2008



                      LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 44 - 46 )
        PELATIHAN EVALUASI DAN PENUNJUKAN AHLI K3 UMUM PLUS


   LATAR BELAKANG
    Lembaga Pelatihan Khusus “ Mandiri “ yang didirikan pada tahun 2002, merupakan salah satu lembaga yang
    memberikan jasa Konsultan K3, Training dan Sertifikasi. Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus
    dibidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hal ini dilakukan untuk membantu perusahaan guna
    mendapatkan tenaga kerja yang siap pakai, kompeten dan profesional.
    Dalam rangka mencegah kerugian sedini mungkin yang diakibatkan oleh suatu kecelakaan, Lembaga Pelatihan
    Khusus “Mandiri” merasa terpanggil untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia di bidang Keselamatan dan
    Kesehatan Kerja (K3), agar supaya para pelaksana kerja dapat melaksanakan tugasnya dengan aman dan
    selamat yang pada akhirnya perusahaan akan mendapatkan benefit tanpa harus terjadi kerugian akibat
    kecelakaan.
    Berdasarkan Surat Penunjukan sebagai PJK3 dari Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi Republik Indonesia
    No. Kep. P. 313 / M / DJPPK / 2006, Lembaga Pelatihan Khusus “Mandiri” membuka Program Pelatihan
    Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Umum (AK3 Umum) yang terbuka bagi para pekerja serta masyarakat
    umum. Pelaksanaan Pelatihan Ahli K3 ini didukung oleh tenaga ahli K3 yang profesional pada bidangnya dan
    telah berpengalaman baik nasional maupun internasional.


   VISI DAN MISI
    Lembaga pelatihan professional multi disiplin yang mandiri, berperan aktif dalam menunjang pembangunan
    nasional secara luas yang berkelanjutan jujur dan ramah lingkungan, untuk lebih meningkatkan kompetensi
    SDM dalam memasuki persaingan global.
    Lembaga Pelatihan Khusus “Mandiri” berupaya melakukan pembinaan serta menerapkan ilmu pengetahuan dan
    teknologi secara sistematis serta konsisten dalam setiap aspek kegiatannya.


   MATERI PELATIHAN
         Undang – undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
          Dasar – dasar K3
         Pengawasan Norma K3 Konstruksi Bangunan
         Pengawasan Norma K3 Listrik
         Pengawasan Norma K3 Penanggulangan Kebakaran
         Pengawasan Norma K3 Pesawat Uap
         Pengawasan Norma K3 Bejana Tekan
         Pengawasan Norma K3 Mekanik ( Pesawat Tenaga dan Produksi )
         Pengawasan Norma K3 Kesehatan Kerja
         Pengawasan Norma K3 Lingkungan Kerja
         Tugas dan Fungsi Panitia Pembina (P2K3)
         Statistik dan Pelaporan Kecelakaan
         Sistem Manajemen ( SMK3) dan Audit Sistem Manajemen K3
         Bahasa Inggris (Ekstrakurikuler)



   PERSYARATAN PESERTA
         Pendidikan minimal D-3
         Sehat jasmani dan rohani serta bebas NARKOBA dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Dokter.
         Foto terbaru ukuran : 6 x 4, 3 x 4 dan 2 x 3 masing masing 2 lembar
         Menyerahkan foto copy ijazah terakhir



   JADWAL PELATIHAN
    Pelatihan dimulai tanggal, 17 Oktober 2008 s/d 17 Januari 2009




                      LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 45 - 46 )
                                       P E N U T U P


Karyawan sebagai Asset terpenting dalam suatu             Perusahaan oleh karena itu maka perlu lebih

ditingkatkan wawasan dan ilmu pengetahuannya melalui suatu Program Pendidikan dan Pelatihan.

Melalui Proposal ini, Lembaga Pelatihan Khusus            LPK “MANDIRI“ yang merupakan salah satu

lembaga pelatihan yang bekerja sama dengan              Departemen Tenaga Kerja Republik Indonesia,

berusaha untuk memenuhi dan menjawab tuntutan tersebut guna meningkatkan Ilmu Pengetahuan

melalui suatu Pelatihan Khusus.

Demikian penawaran ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.




                                                                         Hormat Kami
                                                                       LPK “MANDIRI”




                                                             H. A.W SYARIFUDDIN, SH.
                                                                     Direktur




                  LPK “Mandiri ” Menciptakan Tenaga - Tenaga Profesional ( hal 46 - 46 )

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:450
posted:9/11/2012
language:Unknown
pages:46