Pengarusutamaan Gender by gg2zRNML

VIEWS: 0 PAGES: 18

									 Pengarusutamaan
 Gender
Hamid Patilima
Pengertian
• Pengarusutamaan gender adalah
  strategi yang dibangun untuk
  mengintegrasikan gender menjadi suatu
  dimensi integral dari perencanaan,
  penyusunan, pelaksanaan, pemantauan,
  & evaluasi atas kebijakan & program
  pembangunan
• Gender adalah konsep yang mengacu
  pada peran-peran & tanggungjawab laki-
  laki & perempuan yang terjadi akibat
  dari dapat berubah oleh keadaan sosial &
  budaya masyarakat
• Kesetaraan gender adalah
  kesamaan kondisi bagi laki-laki &
  perempuan untuk memperoleh
  kesempatan & hak-haknya sebagai
  manusia, agar mampu berperan
  dalam kegiatan politik, ekonomi,
  sosial, budaya, & kesamaan dalam
  menikmati hasil pembangunan
  tersebut
• Keadilan gender adalah suatu
  proses untuk menjadi adil terhadap
  laki-laki & perempuan
• Stereotype adalah citra baku yang
  melekat pada peran, fungsi, & tanggung
  jawab yang membedakan antara
  perempuan & laki-laki dalam keluarga &
  masyarakat
• Bias Gender adalah suatu pandangan
  yang membedakan peran, kedudukan, &
  tanggung jawab perempuan & laki-laki
  dalam kehidupan keluarga, masyarakat &
  pembangunan
• Emansipasi adalah suatu pandangan yang
  menciptakan adanya kesamaan peran &
  tanggung jawab antara perempuan & laki-
  laki dalam segala aspek kehidupan baik
  biologis maun non biologis
Sejarah
Nasional
• Kongres Perempuan Indonesia,
  Yogyakarta, 22 Desember 1928
  (Hari Ibu) - isu kesetaraan sudah
  mulai mengemuka
• Pertama adanya kementerian
  perempuan, 1978 Kabinet
  Pembangunan II
• Deklarasi Komitmen Bersama
  Negara & Masyarakat untuk
  Penghapusan Kekerasan terhadap
  Perempuan, Jakarta, 24 Nop. 1999
Internasional
• dikembangkan konsep emansipasi - 1950-1960
• ECOSOC mengeluarkan resolusi 861 yang
  mendukung gerakan global yang didukung oleh
  kaum perempuan - 12 Juli 1963
• World Conference International Year of
  Women, Mexico City, 1975 menghasilkan
  deklarasi kesamaan antara perempuan & laki-
  laki dalam hal:
  *Pendidikan & pekerjaan;
  *Prioritas pembangunan bagi perempuan;
  *Perluas peran serta dalam pembangunan;
  *Tersedia data & informasi peran serta; &
  *Pelaksanaan analisis perbedaan peran
    berdasarkan jenis kelamin
• World Conference UN Mid Decade
  of Women, Kopenhagen, 1980
  menghasilkan UN Convention on
  the Elimination of all Forms of
  Discrimination Against Women
  (CEDAW) - konvensi peniadaan
  seluruh bentuk diskriminasi
  terhadap perempuan
• Konferensi Perempuan keempat,
  Beijing, 1995 menyepakati 12 isu
  kritis yang sesegerah ditangani
Masalah
• Masih banyak perundang-undangan
  yang diskriminatif;
• Masih terjadi tindakan kekerasaan,
  perkosaan, & penyiksaan fisik
• Sindikat penipuan & perdagangan
  perempuan;
• Eksploitasi tubuh & tindakan pelecehan
  seksual atau pornografi;
• Kawin muda;
• & lain-lain
Teori
Teori Nurture
• perbedaan perempuan dan laki-laki
  hakekatnya hasil konstruksi sosial
  budaya sehingga menghasilkan peran
  dan tugas yang berbeda
• perbedaan menyebabkan perempuan
  tertinggal
• konstruksi sosial menghasilkan
  perbedaan kelas, laki-laki = borjuis,
  perempuan = proletar
• perempuan dapat berperan melalui
  program khusus (affirmative action)
Teori Nature
• perbedaan perempuan & laki-laki adalah
  kodrat, sehingga harus diterima
• Perbedaan biologis memberikan indikasi
  & implikasi pada peran & tugas yang
  berbeda
• aliran ini melahirkan paham struktural
  fungsional yang menerima perbedaan
  peran, asal dilakukan secara demokratis
  dan dilandasi oleh komitmen
Teori Equilibrium
• konsep kemitraan & keharmonisan
  dalam hubungan antara perempuan &
  laki-laki
• mewujudkan konsep ini, setiap kebijakan
  dan strategi pembangunan agar
  diperhitungkan kepentingan & peran
  perempuan & laki-laki secara seimbang
• setiap pihak punya kelebihan sekaligus
  kekurangan, kekuatan sekaligus
  kelemahan yang perlu diisi & dilengkapi
  pihak lain dalam kerjasma yang setara
Landasan
  Hukum
• UUD 1945 pasal 4 ayat (1) dan pasal
  27 ayat (1)
• UU No. 7 tahun 1984 tentang CEDAW
• Inpres No. 9 tahun 2000 tentang
  Pengarusutamaan Gender dalam
  Pembangunan Nasional
• UU No. 23 tahun 2002 tentang
  Perlindungan Anak
• UU No. 23 tahun 2004 tentang
  Penghapusan Kekerasan Dalam
  Rumah Tangga
Terima kasih

								
To top