Appendix 1j Report of Survey in Cibinong

Document Sample
Appendix 1j Report of Survey in Cibinong Powered By Docstoc
					              Appendix 1j - Report of Survey in Cibinong



         LAPORAN HASIL SURVAI LAPANGAN


STUDI DAMPAK TIMBAL BALIK ANTAR PEMBANGUNAN
    KOTA DAN PERUMAHAN DI INDONESIA DAN
             LINGKUNGAN GLOBAL




       GEOLOGI LINGKUNGAN PERKOTAAN




                          Oleh :

                    Mohamad Ridwan




                        Cibinong

                  Tanggal 4 – 5 Mei 2000




          PUSLITBANG TEKNOLOGI PERMUKIMAN
   BALITBANG PERMUKIMAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH
   DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH
                                    DAFTAR            ISI


DAFTAR ISI       ………………………………………..……………………………………….                      i
DAFTAR LAMPIRAN ……………………………………………………………………….                                ii

BAB          I    PENDAHULUAN            …………………………………………………..…………….

1

           1.1 Latar Belakang     ………………………………………………………….                   1
           1.2 Maksud dan Tujuan     …………………………………………….……….                 1
           1.3 Cara Pengambilan Data ………………………………………….……..                  1

BAB   II   HASIL SURVAI LAPANGAN         …………………………………………………..                   2

           2.1 Deskripsi Instansi Yang Disurvai    ……………………………….……..        2
           2.2 Keberadaan dan Bentuk Data         ……………………………………. …..       2
           2.3 Alternatif Cara Mendapatkan Data     ……………………………………          3
           2.4 Kesulitan dan Kemudahan Mendapatkan Data ………………………           3
           2.5 Hasil Diskusi    …………………………………………………….………                        3

BAB III KESIMPULAN         ……………………………………………………………………                           4

LAMPIRAN




                                                                                    1
                            DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN 1 :   Indeks Peta Rupa Bumi dan Tematik

LAMPIRAN 2 :   Indeks Foto Udara dan Citra Radar

LAMPIRAN 3 :   Indeks Citra Spot dan Landsat




                                                   2
                                  BAB I PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang


Studi Dampak Timbal Balik Antar Pembangunan Kota dan Perumahan Di Indonesia dan
Lingkungan Global merupakan kerja sama yang dilakukan oleh BRI (Jepang) dan Pustekim
(Indonesia).

Kegiatan yang dilakukan oleh Puslitbang Teknologi Permukiman adalah pendataan dan pencarian
informasi mengenai data-data yang berkaitan dengan masalah emisi CO2. Kegiatan ini dibagi
menjadi 4 bagian (Tim) yang mana salah satunya adalah Geologi Lingkungan Perkotaan.


Kontribusi bagian (tim) Geologi Lingkungan Perkotaan terhadap kegiatan ini adalah memberikan
informasi bawah permukaan maupun permukaan bumi sebagai pondasi terhadap keberadaan
kota, proses-proses alam yang telah - sedang - dan akan terjadi kaitannya dengan bencana alam
kota, serta informasi kondisi udara kaitannya dengan emisi CO2 yang dihasilkan akibat proses
alam maupun aktifitas manusia.

1.2 Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan dari kegiatan tim Geologi Lingkungan Perkotaan dalam kegiatan ini adalah
terbatas pada pencarian informasi ketersediaan data-data berupa peta yang berkaitan dengan
masalah perkotaan dan emisi CO2 di udara.

1.3 Cara Pengambilan Data

Untuk memperoleh seluruh informasi akan ketersediaan data tersebut, maka cara yang dilakukan
adalah dengan mengunjungi langsung instansi-instansi yang terkait atau “contact person” yang
diketahui, serta melalui diskusi dengan beberapa peneliti dan nara sumber.




                                                                                            3
                               BAB II HASIL SURVAI LAPANGAN


1.1 Deskripsi Instansi Yang Disurvai


Kegiatan survai awal yang dilakukan di Bandung ini, ada 3 instansi yang telah dikunjungi antara
lain :

1)       Badan Meteorologi dan Geofisika
         Badan Meteorologi dan Geofisika adalah instansi yang bertanggung jawab terhadap masalah
         klimatologi di Indonesia yang meliputi pengamatan udara, curah hujan, dsb. dan pengamatan
         geofisika seperti gempa bumi. Data-data tersebut sangat bermanfaat dalam kegiatan ini
         sebagai bahan informasi mengenai masalah iklim, udara, dan kegempaan kaitannya dengan
         perkotaan dan emisi CO2.
         Instansi tersebut beralamat di Jl. Angkasa I No. 2, Kemayoran, Jakarta, Telp. 021- 6546316,
         fac. 021-6546315

2)       Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal)
         Bakosurtanal adalah instansi yang bertanggung jawab terhadap masalah pemetaan
         (peta-peta tematik, peta rupa bumi, dsb.) dan foto udara (SPOT, Landsat, Radar, dsb) untuk
         seluruh wilayah indonesia. Data-data ini sangat dibutuhkan kaitannya dengan masalah
         lingkungan perkotaan dan analisis emisi CO2 diudara.
         Instansi tersebut beralamat di Jl. Raya Jakarta – Bogor Km 46, telepon 021-8752062, telex
         48305 BAKOST IA, Cibinong 16911, Jawa Barat, PO Box 46 CBI.



1.2 Keberadaan dan Bentuk Data

a. Data Udara di BMG

Berdasarkan hasil survei instansional yang dilakukan di BMG Jakarta, didapat informasi mengenai
aktifitas rutin BMG mengenai pengamatan udara adalah sebagai berikut :
-    Debu, pengamatan dilakukan di 36 titik di seluruh pulau Jawa dengan penekanan pada total
     debu yang mencapai 100 .
         Senyawa kimia yang diamati terbatas hanya untuk SO2, dan NOx, Sedangkan CO2 tidak
         dilakukan karena alatnya yang sangat mahal tetapi saat ini masih dilakukan penjajagan
         dengan pihak luar negeri untuk pemasangan alat tersebut.
-    Aerosol
-    Kualitas Air Hujan, dilakukan pangamatan di 24 propinsi di seluruh Indonesia, kecuali Jateng
     dan Jogyakarta. Adapun unsur-unsur yang diamati adalah: anion, kation, PH, konduktifitas,
     alkalinitas, dan keasaman.



                                                                                                  4
Data-data tersebut masih terdapat dalam bentuk laporan teknis yang belum dipublish dan
jumlahnya sangat terbatas, karena dilakukan baru beberapa tahun terakhir ini.

b. Data / informasi Peta di Bakosurtanal

Hasil survei pertama di Bakosurtanal diperoleh informasi mengenai ketersediaan peta-peta yang
berkaitan dengan Geologi Lingkungan Perkotaan, seperti : peta tematik, peta rupa bumi, foto
udara, dsb. Peta-peta tersebut tersusun secara rapih sehingga memudahkan bagi kita untuk
mendapatkannya.

Beberapa informasi peta yang telah didapat antara lain peta tematik, peta rupa bumi, dan foto
udara untuk seluruh Indonesia yang diproduksi tahun 1993 (lampiran 1). Sedangkan untuk
produksi terbaru masih sedang dilakukan pencarian dan pendekatan dengan pihak terkait.



1.3 Alternatif Cara Mendapatkan Data


-   Data-data yang berada dilingkungan BMG bisa diperoleh dengan cara membeli secara
    cuma-cuma atau fotokopi. Untuk membeli atau fotokopi bisa dilakukan dengan cara
    menghubungi langsung Kepala BMG (Sri Diharto) atau bagian meteorologi dan Laboratorium
    udara.
-   Data yang berada di lingkungan Bakosurtanal bisa dibeli dengan mudah, karena memang
    sudah dipublish untuk umum.



1.4 Kesulitan dan Kemudahan Mendapatkan Data


Kesulitan yang bakal ditemui untuk mendapatkan data-data di BMG adalah karena semua data
belum tersusun secara rapih dan belum dipublish, sehingga sangat sulit untuk memilih data yang
diperlukan. Sedangkan di Bakosurtanal hal tersebut tidak akan terjadi.

Kemudahannya adalah karena hubungan baik antara BMG dan Pustekkim sudah terbina sejak
lama, begitupun hubungan antar individu sangat baik.




1.5 Hasil Diskusi

Informasi mengenai peta rupa bumi, peta tematik, foto udara, serta masalah udara, sangat
dibutuhkan kaitannya dengan perkotaan dan emisi CO 2, tetapi data mengenai udara tidak tersedia
di BMG sehingga perlu dilakukan lagi ke tempat lain seperti Dinas Pemetaan, dan Bapedal,
sedangkan untuk peta-peta yang terdapat di Bakosurtanal harus dilakukan survei selanjutnya
untuk mendapatkan data-data sesuai dengan keinginan.


                                                                                             5
                                    BAB III       KESIMPULAN


Dari hasil survai ini informasi data yang diperoleh antara lain :
1. Informasi kegiatan pengamatan udara dilingkungan BMG dan hasil-hasilnya.
2. Peta rupa bumi dan tematik untuk seluruh Indonesia edisi tahun 1993-1994
3. Indeks Foto udara dan citra radar untuk seluruh Indonesia edisi tahun 1993-1994
4. Indeks citra SPOT dan landsat untuk seluruh Indonesia edisi tahun 1993-1994




                                                                                     6
         LAMPIRAN 1 :

Indeks Peta Rupa Bumi dan Tematik




                                    7
INDEKS PETA BUMI DAN TEMATIK

1. Peta Rupabumi Jawa Barat dan DKI Jakarta Skala 1 : 25.000
2. Peta Rupabumi Jawa Tengah dan DIY Skala 1 : 25.000
3. Peta Rupabumi Jawa Timur Skala 1 : 25.000
4. Peta Rupabumi Bali Skala 1 : 25.000
5. Peta Rupabumi Nusa Tenggara dan Timor Timur Skala 1 : 25.000
6. Peta Rupabumi D.I Aceh Skala 1 : 50.000
7. Peta Rupabumi Sumatera Utara Skala 1 : 50.000
8. Peta Rupabumi Sumatera Barat Skala 1 : 50.000
9. Peta Rupabumi Riau Skala 1 : 50.000
10. Peta Rupabumi Jambi Skala 1 : 50.000
11. Peta Rupabumi Sumatera Selatan 1 : 50.000
12. Peta Rupabumi Bengkulu Skala 1 : 50.000
13. Peta Rupabumi Lampung Skala 1 : 50.000
14. Peta Rupabumi Kalimantan Barat 1 : 50.000
15. Peta Rupabumi Kalimantan Selatan Skala 1 : 50.000
16. Peta Rupabumi Kalimantan Tengah Skala 1 : 50.000
17. Peta Rupabumi Kalimantan Timur Skala 1 : 50.000
18. Peta Rupabumi Sulawesi Utara Skala 1 : 50.000
19. Peta Rupabumi Sulawesi Tengah Skala 1 : 50.000
20. Peta Rupabumi Sulawesi Selatan skala 1 : 50.000
21. Peta Rupabumi Sulawesi Tenggara Skala 1 : 50.000
22. Peta Rupabumi D.I Aceh Skala 1 : 250.000
23. Peta Rupabumi Sumatera Utara Skala 1 : 250.000
24. Peta Rupabumi Sumatera Barat Skala 1 : 250.000
25. Peta Rupabumi Riau Skala 1 : 250.000
26. Peta Rupabumi Jambi Skala 1 : 250.000
27. Peta Rupabumi Sumatera Selatan Skala 1 : 250.000
28. Peta Rupabumi Bengkulu Skala 1 : 50.000
29. Peta Rupabumi Lampung Skala 1 : 250.000
30. Peta Rupabumi Irian Jaya Skala 1 : 100.000
31. Peta Digital Rupabumi Jawa Barat dan DKI Jakarta Skala 1 : 25.000
32. Peta Digital Rupabumi Jawa Tengah Skala 1 : 25.000
33. Peta Digital Rupabumi Riau Skala 1 : 250.000
34. Peta Digital Rupabumi Jambi Skala 1 : 50.000
35. Peta Digital Rupabumi Sumatera Selatan Skala 1 : 50.000
36. Peta Digital Rupabumi Bengkulu Skala 1 : 50.000
37. Peta Digital Rupabumi Lampung Skala 1 : 50.000

                                                                        8
38. Peta Digital Rupabumi Kalimantan Barat Skala 1 : 50.000
39. Peta Digital Rupabumi Kalimantan Selatan Skala 1 : 50.000
40. Peta Digital Rupabumi Kalimantan Timur Skala 1 : 50.000
41. Peta Digital Rupabumi Irian Jaya Skala 1 : 100.000
42. Peta Liputan Lahan D.I. Aceh Skala 1 : 250.000
43. Peta Liputan Lahan Sumatera Utara Skala      1 : 250.000
44. Peta Liputan Lahan Sumatera Barat Skala 1 : 250.000
45. Peta Liputan Lahan Riau Skala 1 : 250.000
46. Peta Liputan Lahan Jambi Skala 1 : 250.000
47. Peta Liputan Lahan Sumatera Selatan Skala 1 : 250.000
48. Peta Liputan Lahan Bengkulu Skala 1 : 250.000
49. Peta Liputan Lahan Lampung Skala 1 : 250.000
50. Peta Land Use D.I. Aceh Skala 1 : 250.000
51. Peta Land Use Sumatera Utara Skala 1 : 250.000
52. Peta Land Use Sumatera Barat Skala 1 : 250.000
53. Peta Land Use Riau Skala 1 : 250.000
54. Peta Land Use Jambi Skala 1 : 250.000
55. Peta Land Use Sumatera Selatan Skala 1 : 250.000
56. Peta Land Use Bengkulu Skala 1 : 250.000
57. Peta Land Use Lampung Skala 1 : 250.000
58. Peta Land Use Jawa dan Bali Skala 1 : 250.000
59. Peta Land Use Kalimantan Barat Skala 1 : 250.000
60. Peta Land Use Kalimantan Tengah Skala 1 : 250.000
61. Peta Land Use Kalimantan Timur Skala 1 : 250.000
62. Peta Land Use Sulawesi Utara Skala 1 : 250.000
63. Peta Land Use Sulawesi Tengah Skala 1 : 250.000
64. Peta Land Use Sulawesi Selatan Skala 1 : 250.000
65. Peta Land Use Sulawesi Tenggara Skala 1 : 250.000
66. Peta Land Status D.I. Aceh Skala 1 : 250.000
67. Peta Land Status Sumatera Utara Skala 1 : 250.000
68. Peta Land Status Sumatera Barat Skala 1 : 250.000
69. Peta Land Status Riau Skala 1 : 250.000
70. Peta Land Status Jambi Skala 1 : 250.000
71. Peta Land Status Sumatera Selatan Skala 1 : 250.000
72. Peta Land Status Bengkulu Skala 1 : 250.000
73. Peta Land Status Lampung Skala 1 : 250.000
74. Peta Land Status Jawa dan Bali Skala 1 : 250.000
75. Peta Land Status Kalimantan Barat Skala 1 : 250.000
76. Peta Land Status Kalimantan Tengah Skala 1 : 250.000

                                                                9
77. Peta Land Status Kalimantan Timur Skala 1 : 250.000
78. Peta Land Status Sulawesi Utara Skala 1 : 250.000
79. Peta Land Status Sulawesi Tengah Skala 1 : 250.000
80. Peta Land Status Sulawesi Selatan Skala 1 : 250.000
81. Peta Land Status Sulawesi Tenggara Skala 1 : 250.000
82. Peta Land System D.I.Aceh Skala 1 : 250.000
83. Peta Land System Sumatera Utara Skala 1 : 250.000
84. Peta Land System Sumatera Barat Skala 1 : 250.000
85. Peta Land System Riau Skala 1 : 250.000
86. Peta Land System Jambi Skala 1 : 250.000
87. Peta Land System Sumatera Selatan Skala 1 : 250.000
88. Peta Land System Bengkulu Skala 1 : 250.000
89. Peta Land System Lampung Skala 1 : 250.000
90. Peta Land System Jawa dan Bali Skala 1 : 250.000
91. Peta Land System Kalimantan Barat Skala 1 : 250.000
92. Peta Land System Kalimantan Tengah Skala 1 : 250.000
93. Peta Land System Kalimantan Timur Skala 1 : 250.000
94. Peta Land System Sulawesi Utara Skala 1 : 250.000
95. Peta Land System Sulawesi Tengah Skala 1 : 250.000
96. Peta Land System Sulawesi Selatan Skala 1 : 250.000
97. Peta Land System Sulawesi Tenggara Skala 1 : 250.000
98. Peta Land System Nusa Tenggara Barat Skala 1 : 250.000
99. Peta Land System Nusa Tenggara Timur Skala 1 : 250.000
100.   Peta Land System Maluku Skala 1 : 250.000
101.   Peta Foto Kalimantan Barat Skala 1 : 50.000
102.   Peta Foto Kalimantan Tengah Skala 1 : 50.000
103.   Peta Lingkungan Laut Nasional Skala 1 : 500.000
104.   Peta Atlas Bali Skala 1 : 250.000
105.   Peta Atlas Jawa Barat Skala 1 : 500.000
106.   Peta Atlas Jawa Tengah Skala 1 : 500.000
107.   Peta Atlas Jawa Madura Skala 1 : 500.000
108.   Peta Atlas Kalimantan Skala 1 : 2.250.000
109.   Peta Atlas Sumatera Skala 1 : 2.500.000
110.   Peta Atlas Indonesia Skala 1 : 7.500.000




                                                             10
        LAMPIRAN 2 :

Indeks Foto Udara dan Citra Radar




                                    11
INDEKS FOTO UDARA DAN CITRA RADAR

1. Foto Udara Hitam Putih Sumatera Skala 1 : 25.000
2. Foto Udara Hitam Putih Sumatera Skala 1 : 100.000
3. Foto Udara Hitam Putih Jawa Skala 1 : 15.000
4. Foto Udara Hitam Putih Jawa Skala 1 : 25.000
5. Foto Udara Hitam Putih Jawa Skala 1 : 50.000
6. Foto Udara FCIR Jawa Skala 1 : 30.000
7. Foto Udara Hitam Putih Bali dan Nusa Tenggara Skala 1 : 50.000
8. Foto Udara FCIR Bali dan Nusa Tenggara Skala 1 : 30.000
9. Foto Udara Hitam Putih Kalimantan Skala 1; 25.000
10. Foto Udara Hitam Putih Kalimantan Skala 1; 100.000
11. Foto Udara FCIR Kalimantan Skala 1 : 60.000
12. Foto Udara Hitam Putih Sulawesi Skala 1 : 25.000
13. Foto Udara Hitam Putih Sulawesi Skala 1 : 100.000
14. Foto Udara FCIR Sulawesi Skala 1 : 60.000
15. Foto Udara Hitam Putih Irian Jaya Skala 1 : 25.000
16. Foto Udara Hitam Putih RI - PNG Skala 1 : 50.000
17. Mosaik Citra Radar Sumatera Skala 1 : 50.000
18. Mosaik Citra Radar Kalimantan Skala 1 : 50.000
19. Mosaik Citra Radar Irian Jaya Skala 1 : 50.000
20. Mosaik Citra Radar Sumatera Skala 1 : 250.000
21. Mosaik Citra Radar Kalimantan Skala 1 : 250.000
22. Mosaik Citra Radar Irian Jaya Skala 1 : 250.000
23. Strip Citra Radar Sumatera Skala 1 : 250.000
24. Strip Citra Radar Kalimantan Skala 1 : 250.000
25. Strip Citra Radar Irian Jaya Skala 1 : 250.000




                                                                    12

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:38
posted:9/11/2012
language:Unknown
pages:13