Perubahan Sosial - PowerPoint

Document Sample
Perubahan Sosial - PowerPoint Powered By Docstoc
					                    Perubahan Sosial




10 September 2012                      1
I.   Pengertian Perubahan Sosial

     Setiap masyarakat manusia selama hidup pasti
     mengalami perubahan-perubahan. Perubahan-
     perubahan (Soekanto, 2006: 259) itu dapat
     berupa perubahan dalam hal nilai-nilai sosial,
     norma-norma      sosial, pola-pola    perilaku
     organisasi, susunan lembaga kemasyarakatan,
     lapisan-lapisan dalam masyarakat, kekuasaan
     dan wewenang, interaksi sosial dan lain
     sebagainya.

     Singkatnya perubahan sosial adalah perubahan
     pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam
     suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem
     sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap-
  Proses perubahan sosial memiliki empat
  karaketeristik umum (lihat Macionis, 1989: 612-
  613).

• Perubahan Sosial bersifat universal dan
  berubah-ubah. Walaupun beberapa dimensi dari
  pengalaman manusia tetap sama pada setiap
  waktu. Namun, tidak dapat disankal setiap
  masyarakat dipengaruhi oleh perubahan sosial,
  walapun pada tingkat yang berbeda.
• Perubahan sosial ada yang direncanakan dan
  yang tidak direncanakan.
• Perubahan sosial sering bersifat kontroversial.
  Pembangunan sarana-sarana transportasi tidak
  saja memudahkan mobilitas manusia, tetapi
  juga dapat menimbulkan konflik, penemuan
2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan
  Sosial
2.1. Cultural Processes

 Invention, termasuk dalam hal ini adalah alat-
 alat mekanikal, gagasan-gagasan, dan pola-pola
 tingkah    laku.   Semua   ini   menyumbang
 pembentukan kembali masyarakat.

 Discovery, terjadi bila masyarakat atau orang
 mengakui keberadaan elemen-elemen baru dan
 mulai memahami element-elemen itu dengan
 cara yang baru.
2.2. Social Structure
  Sumber utama perubahan sosial yang lain
  adalah tekanan dan konflik dalam masyarakat
  itu sendiri. Seperti yang dikemukakan Karl Marx
  bahwa kelas sosial dalam masyarakat
      merupakan sumber dari konflik sosial.
  Konflik ini akan menghasilkan perubahan sosial.
  Seperti yang terjadi dalam masyarakat kapitalis
  konflik antara orang-orang yang memiliki   dan
  mengontrol alat-alat produksi dengan para
  pekerja akan menghasilkan perubahan sosial.
  Perubahan sosial yang ideal bagi Marx adalah
  menuju masyarakat sosialis.

2.3. Ideas
2.4. The Natural Environment
  Masyarakat manusia dan lingkungan alamnya
  saling    berhubungan, sehingga perubahan
  yang terjadi pada salah   satu bagian akan
  mempengaruhi       perubahan   pada  bagian
      yang lainnya.

2.5. Population
  Pertambahan penduduk yang sangat cepat di
  Pulau      Jawa    (Soekanto,     2006:  275)
  menyebabkan terjadinya perubahan dalam
  struktur sosial masyarakat, terutama lembaga-
      lembaga kemasyarakatannya. Misalnya,
3. Modernisasi
  Modernisasi mencakup proses yang sangat luas
  (Soekanto,    2006:303).        Kadang-kadang
  batasnya tidak dapat ditetapkan secara mutlak.
  Mungkin di suatu daerah tertentu, modernisasi
  mencakup pemberantasan buta huruf, di lain
  tempat proses tadi mencakup usaha-usaha
  penyemprotan rawa-rawa dengan DDT untuk
  mengurangi sumber-sumber penyakit malaria,
  atau mungkin diartikan sebagai usaha
  membangun pusat-pusat tenaga listrik.
  Pada     dasarnya    pengertian    modernisasi
  mencakup suatu transformasi total kehidupan
  bersama yang tradisional atau pra modern
  dalam arti teknologi serta organisasi sosial ke
Peter L. Berger mencatat beberapa karakteristik
  dari modernisasi
• Hilangnya bentuk-bentuk komunitas tradisional
  yang kecil
• Meluasnya pilihan pribadi
• Berkembangnya          diversitas     pola-pola
  kepercayaan
• Berorientasi    pada     masa     depan    dan
  bertumbuhnya kesadaran tentang waktu.
  Berikut ini kita telusuri beberapa terminologi
  yang dikemukakan oleh beberapa sosiolog
  berkaitan dengan perubahan sosial dan
  modernisasi.
3.2. Emile Durkheim
  Emile Durkheim melihat modernisasi dalam
  konteks      hilangnya   solidaritas  mekanik.
  Solidaritas mekanik didasari oleh adanya
  kesadaran kolektif yang kuat yang rata-rata ada
  masyarakat yang sama. Dalam solidaritas
  mekanik tingkat solidaritasnya sangat tinggi.
  Homogenitas ini dapat kita lihat dalam
  kepercayaan dan sentimen-sentimen moral dan
  agama lainnya. Pembagian kerja dalam
  solidaritas mekanik sangat minim.
3.3. Karl Marx
  Marx melihat bahwa masyarakat modern
  sinonim dengan masyarakat kapitalis dan sistem
  ekonomi yang dihasilkan oleh perjuangan kelas
  yang menjadi akhir dari era feodal sejarah
  masyarakat Eropa. Marx tidak menolak
  munculnya modernitas yang meliputi hilangnya
  komunitas berskala kecil (Toenies), atau
  berkembangnya pembagian kerja (Durkheim)
  atau munculnya rasionalisasi pandangan
  tentang dunia. Marx menekankan bahwa ketiga
  faktor di atas mepercepat bertumbuhnya
  kapitalisme. Kapitalisme menarik populasi dari
  desa dan kota-kota kecil ke sistem pasar yang
  berpusat di kota. Spesialisasi merupakan dasar
  dari pembagian kerja dan rasionalisasi
Modernisasi
• Definisi: mencakup suatu transformasi total dr
  kehidupan bersama yg tradisional atau pra
  modern dlm arti teknologi serta organisasi sosial
  ke arah pola-pola ekonomis & politis yg mendasai
  negara-negara yg stabil.

• Karakteristik: menyangkut aspek-aspek sosio
  demografis (social mobility) yaitu proses dimn
  unsur-unsur sosial ekonomis & psikologis dr
  masyarakat mulai menunjukkan peluang-peluang
  ke arah pola-pola baru mll sosialisasi & pola
  perilaku yg berwujud pd aspek-aspek kehidupan
  modern spt mekanisasi, urbanisasi, mass media
lanjutan
• Syarat-syarat Modernisasi:
  - Cara berfikir ilmiah (scientific thinking) yg
    institusionalized dlm the rulling class maupun
    masyarakat.
  - Sistem administrasi ngr yg baik (terwujudnya
    birokrasi)
  - Adanya sistem pengumpulan data yg baik & teratur.
  - Penciptaan iklim yg favourabel dr masyarakat
    terhadap modernisasi dgn cara penggunaan alat-
    alat komunikasi massa.
  - Tingkat organisasi yg tinggi.
  - Sentralisasi wewenang dlm pelaksanaan social
    planning
4. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial
4.1. Perubahan Lambat dan Perubahan Cepat
4.2. Perubahan Kecil dan Besar
4.3. Intended-change/planned-change     dan
  unitended-    change/Unplanned-change
                          Perubahan Sosial                                    1)




• Mempunyai arti yang luas, namun dapat
  diartikan sebagai perubahan, perkembangan ke
  arah positif maupun negatif
• Secara lebih sederhana “Perubahan Sosial”
  merupakan suatu kenyataan yang dapat
  dibuktikan dengan adanya gejala-gejala de-
  personalisasi, frustasi, pertentangan dan
  perbedaan-perbedaan pendapat mengenai
  paradigma nilai

10 September 2012                                                                        14
               1) Dr.phil. Astrid S. Susanto; Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial
           Perubahan Sosial
• Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam
  masyarakat dan telah didukung oleh sebagian besar
  anggota masyarakat. Perubahan yang terjadi tidak selalu
  sama, ada yang lambat (evolusi) dan ada yang cepat
  (revolusi). Pada evolusi, perubahan terjadi dengan
  sendirinya tanpa rencana atau kehendak tertentu.
  Perubahan tersebut terjadi karena usaha-usaha
  masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keperluan-
  keperluan, kondisi baru yang timbul sejalan dengan
  pertumbuhan masyarakat.Sebaliknya revolusi,
  perubahan yang terjadi dapat direncanakan atau tanpa
  rencana.
• Faktor-faktor yang mendasari
  terjadinya perubahan sosial bisa
  bersumber dari dalam masyarakat
  (intern) dan bisa juga dari luar
  masyarakat (ekstern).
    Faktor-faktor intern, antara lain
•   Perubahan jumlah penduduk,
•   Penemuan baru,
•   Pertentangan (konflik) sosial,
•   Pembrontakan atau revolusi.
Adapun faktor-faktor ekstern dapat
        disebabkan oleh
• lingkungan fisik yang ada di sekitar
  manusia, misalnya: bencana alam,
  perkembangan ilmu
• pengetahuan dan teknologi,
  perkembangan komunikasi,
• dan sebagainya.
   Faktor-faktor yang mendorong
   proses perubahan antara lain:
• Kontak dengan kebudayaan lain,
• Kemajuan pendidikan,
• Sikap menghargai hasil karya seseorang dan
  keinginan untuk maju,
• Sistem terbuka lapisan masyarakat,
• Penduduk yang heterogen,
• Ketidakpuasan masyarakat terhadap aspek-
  aspek kehidupan,
• Nilai bahwa manusia harus senantiasa
  berusaha untuk memperbaiki hidupnya.
    Faktor-faktor yang menghambat
                  yaitu:
•   Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain,
•   Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat,
•   Sikap masyarakat yang sangat tradisional,
•   Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam
    dengan kuat,
•   Rasa takut akan terjadinya perubahan kebudayaannya,
•   Sikap tertutup terhadap Pengembangan hal-hal baru /
    asing,
•   Adat atau kebiasaan,
•   Hambatan- hambatan yang bersifat idiologis,
•   Nilai bahwa hidup ini pada hakikatnya tidak dapat
    diperbaiki.
Pengertian Perubahan Sosial dan
Kebudayaan
• Gilin-Gilin: variasi cara hidup yang diterima karena
  perubahan kondisi geografis, kebudayaan material,
  komposisi penduduk, ideologi maupun adanya inovasi
  atau penemuan baru dalam masyarakat.
• Selo Sumarjan: perubahan pada lembaga
  kemasyarakatan yang mempengaruhi sistem sosial
  termasuk nilai, sikap, pola perilaku diantara
  kelompok dalam masyarakat.
• Ogburn: kondisi sosial primer yang menyebabkan
  perubahan, misalnya kondisi ekonomi, teknologi,
  geografi dan biologis
            TEORI PERUBAHAN SOSIAL
Peradaban                       Peradaban




                             Waktu                        Waktu


      Evoluasi Rektilinier           Evoluasi Melalui Tahap-
          Sederhana                           Tahap
         Bentuk Perubahan Sosial
• Bentuk perubahan: lambat (evolusi) dan cepat
  (revolusi)
• Evolusi: perubahan perlu waktu lama dgn
  rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti
  dengan lambat. Manusia dan masyarakat
  mengalami perkembangan sesuai dengan
  tahapan tertentu, contoh: masyarakat sederhana
  menjadi komplek.
• Revolusi: perubahan sosial yang berlangsung
  cepat dan menyangkut dasar-dasar sendi pokok
  kehidupan masyarakat.
Syarat Terjadinya Revolusi
(Soekanto, 2003)
• Keinginan umum untuk mengadakan perubahan
• Ada seorang/kelompok yang memimpin
• Pemimpin dapat menampung aspirasi dalam
  gerakan
• Pemimpin mampu menunjukan tujuan
  masyarakat
• Ada momentum yang tepat.
Cara mempengaruhi masyarakat
dengan sistem yang teratur dan
 direncanakan terlebih dahulu




   Rekayasa Sosial/Social
 engineering/Social planning
Faktor yang menyebabkan perubahan
sosial (faktor dalam masyarakat)

•   Bertambah atau berkurangnya penduduk
•   Penemuan baru (inovasi)
•   Pertentangan/konflik dalam masyarakat
•   Pemberontakan/revolusi dalam
    masyarakat
Faktor yang menyebabkan perubahan
sosial (faktor luar masyarakat)

• Faktor lingkungan fisik: gempa, banjir,
  gunung meletus, badai, dll.
• Peperangan
• Pengaruh kebudayaan lain.
Faktor yang mendorong jalannya
proses perubahan
• Kontak dengan kebudayaan lain
• Sistem pendidikan formal yang maju
• Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan
  untuk maju
• Toleransi
• Sistem terbuka lapisan masyarakat
• Penduduk yang heterogen
• Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang
  kehidupan tertentu
• Orientasi ke masa depan
• Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk
  meperbaiki hidupnya
Faktor yang menghalangi
terjadinya perubahan
• Kurangnya hubungan dengan masyarakat
  lain
• Perkembangan ilmu pengetahuan yang
  terlambat
• Sikap masyarakat yang sangat tradisional
• Adanya kepentingan yang telah tertanam
  dengan kuat
• Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada
  integrasi kebudayaan
• Prasangka terhadap hal-hal baru atau
  asing atau sikap yang tertutup.
• Hambatan-hambatan yang bersifat
  ideologis
• Adat atau kebiasaan
• Nilai bahwa hidup ini pada hakekatnya
  buruk dan tidak mungkin di perbaiki
Proses Perubahan Sosial dan kebudayaan
• Masyarakat umumnya mengidamkan keserasian
  atau harmoni (social equilibrium).
• Jika terjadi ketidakserasian dapat dipulihkan
  kembali setelah terjadi perubahan, kedaan
  tersebut dinamakan penyesuaian (adjustment).
• Penyesuaian dalam masyarakat mencakup 2 hal:
   – Penyesuaian dari lembaga kemasyarakatan
   – penyesuaian dari individu dan ada dalam
     masyarakat.
Kunci untuk melakukan upaya pemecahan masalah sosial
    adalah pemahaman terhadap perubahan sosial.

• Jika kita menggali dinamika perubahan 
  kita dapat menyelidiki kekuatan sosial
  yang bekerja dalam masyarakat.
• Dunia ini tidak statis tetapi selalu dalam
  proses..sehingga memungkinkan
  terjadinya perubahan setia saat.
• Kekuatan-kekuatan sosial kadang kala
  terlibat dalam kompetisi  konflik.
  Tiga model interpretasi tentang
        perubahan sosial:
• Model tradisional
• Model liberal
• Model radikal
                Model tradisional
• Perubahan sosial berlangsung menurut pola biologis (organis)
  siklis. Perubahan yang ada hanyalah pengulangan pola-pola yang
  sama..lahir..dewasa…matiSiklus Hidup.ppt masa lalu..masa
  kini..masa depan.
• Masyarakat merupakan sistem dimana tidak ada individu/bagian
  masyarakat yang bersifat menyendiri (atomistik). Semua terkoneksi.
• Masyarakat dipandang sebagai piramida sosial. Bagian puncak (elit
  penguasa) yg mengendalikan yg bawah..sedikit partisipasi.Piramida
  Sosial.ppt. Elit yg menentukan proses sosial:
   – Peraturan
   – Hak/kewajiban masyarakat
   – Kesejahteraan umum
• Konflik/perbedaan merupakan penyimpangan
• Metafor yang digunakan adalah tubuh manusia. Kepala yang
  memutuskan apa yg harus dilakukan organ2 tubuh yang
  lainnya.Human Body.ppt
          Model tradisional
• Pandangan terhadap perubahan? Lebih
  menginginkan status quo
• Upaya untuk menjaganya  2 cara:
  – Mengurangi tantangan dan menyerapnya ke
    dalam sistem
  – Membuangnya sama sekali


         Sejarah mencatat penggunaan model ini.
                   Misal di Eropa kuno
                     Model Liberal
• Lebih berorientasi ke masa depan
• Model ini tidak menentang perubahan (mengapa?)
• Masyarakat dipandang sebagai sesuatu yang mengalir
• Perubahan terjadi dalam keteraturan. Dalam kontrol  mekanistis
• Perubahan bersifat evolusioner..linier
• Gerakan sejarah masyarakat bersifat progresif tidak siklis.
• Masyarakat melangkah maju ke depan.
• Invisible hand mengatur kompetisi dalam sistem pasar bebas.
• Pemikiran bebas merupakan kunci perubahan ke arah yg
  maju…inovasi & individualisme didukung.
• Prinsip yg berlaku adalah manajerial…berdasar rasionalitas.
  Manajemen ini punya tugas poko:
    – Mengekang bagian2 dari gerak2 ekstrim (anarki & otoritarianisme).
    – Menjaga keseluruhan bagian bergerak bersama ke arah kemajuan.
• Metafora yang digunakan adalah mesin (mekanis)Machine.ppt
            Model Liberal
• Sikap terhadap perubahan? Perubahan
  dikelola melalui kompetisi (kepentingan2
  diadu)
• Mekanisme untuk manajemen konflik
  dibuat (Pemilu?)
• Campur tangan elit penguasa
  (pemerintah) dikurangi. Pemerintah
  bertugas menjaga supaya tidak ada
  dominasi satu bagian thd bagian lainnya.
              Model Radikal
• Model ini melihat perubahan bersifat
  transformatif. Jika tradisional suka status quo,
  liberal melihat perubahan tidak akan merubah
  struktur..maka radikal melihat perlunya
  perubahan struktural.
• Peristiwa sejarah menetukan tahap baru. Ada
  kaitan dialektis antara masa lalu, masa kini dan
  masa depan.
• Mengakui adanya interdependensi bagian2.
  Interdependensi ini bersifat kreatif tidak statis
  (spt pandangan tradisional).
              Model Radikal
• Partisipasi mendapat perhatian
  – Input langsung dr masyarakat diperlukan
• Metafora model ini adlah karya seni. Karya seni
  merupakan hasil kerja kreatif dan
  dialektis.Art.ppt
• Konflik dilihat memiliki potensi kreatif. Respon
  thd konflik adalah menyediakan alternatif2
  kreatif yg bisa jadi akan merubah
  struktur…diperlukan transformasi struktural yg
  mendasar.
                            Kasus
• Sistem hubungan internasional sering terjebak pada status quo.
• Model tradisional menekan tantangan yg datang dari masyarakat
  bawah/miskin (mengapa?)
   – Respon thd mereka:
       • Mempersalahkan korban. “Kamu miskin karena malas.
         Mengapa tidak bekerja lebih keras supaya kamu bisa hidup
         lebih baik?”
• Model liberal menerima perubahan yg bisa mengatur
  keseimbangan.
• Model radikal akan melihat kemiskinan terjadi krn struktur yg ada tdk
  memungkinkan yg bawah naik. Maka harus ada gerakan radikal yg
  mengubah struktur yg ada.


10 September 2012                                                    40
          Penyebab Perubahan Sosial

• Kemajuan ilmu pengetahuan – teknologi
• Komunikasi dan transportasi
• Perpindahan penduduk
• Perubahan pertambahan harapan dan tuntutan
  manusia
• Terganggunya keseimbangan alam


10 September 2012                              41
            Dampak Perubahan Sosial
• Manusia menemukan sistem penilaian dan
  filsafat hidup yang baru (sebagai paradigma
  baru yang pada akhirnya menjadi jalan bagi
  manusia keluar dari krisis; lahirnya sebuah
  “pencerahan” atau “keseimbangan baru”)
• Manusia tenggelam di dalam persoalan-
  persoalan yang dihadapinya dan tidak dapat
  mengambil sikap (=keputusan) terhadap
  keadaan sehingga manusia mengalami frustasi
10 September 2012                               42
  Tercapainya “pencerahan” tergantung
                 pada :
• Besarnya ketegangan/kekuatan-kekuatan; seberapa
  besar perubahan mengganggu sistem yang telah ada
• Bagaimana pengaruh suatu kekuatan atas bidang lain
• Seberapa jauh ketegangan yang baru akan
  menimbulkan ketegangan yang lebih luas lagi
• Seberapa jauh dan cepat perubahan masyarakat yang
  terjadi mempengaruhi keseluruhan masyarakat



10 September 2012                                  43
          Bentuk Perubahan Sosial

• Evolusi Sosial
• Mobilitas Sosial (= Gerakan Sosial)
• Revolusi Sosial




10 September 2012                       44
                    Evolusi Sosial

 • Merupakan perkembangan yang gradual
   (bertahap), yaitu karena adanya “kerjasama”
   antara manusia dan lingkungannya




10 September 2012                                45
                     Gerakan Sosial
• Suatu keinginan akan perubahan yang diorganisir
• Disebabkan oleh adanya penyesuaian diri dengan
  keadaan lingkungan karena didorong oleh
  keinginan manusia akan kehidupan dan keadaan
  yang lebih baik, serta penggunaan dan penemuan-
  penemuan baru


 10 September 2012                            46
                    Revolusi
• Didorong oleh adanya ketidakpuasan dari
  golongan-golongan tertentu
• Pada umumnya telah didahului oleh tersebarnya
  suatu ide barucommunication for
  socialchange.pdf



10 September 2012                            47
       PERUBAHAN SOSIAL
         (ZALMAN, 1972)
• PERUBAHAN TERJADI PADA SKALA MASYARAKAT,
  MELIPUTI:
      - SISTIM SOSIAL/kelembagaan
      - NORMA
      - NILAI
      - BUDAYA

• DIMENSI WAKTU PERUBAHAN : BISA SHORT TERM MAUPUN
                               LONG TERM

• LEVEL MASYARAKAT YANG BERUBAH:
      - MIKRO ( INDIVIDU) : SIKAP, PERILAKU, LIFE CYCLE

      - INTERMEDIATE/KLPK: NORMATIVE, ADMINISTRATIVE,
         DAN ORGANIZATIONAL                               48
      - MAKRO/SOCIETY : INVENSION-INNOVATION,
         EVOLUTION, SOCIOCULTURAL EVOLUTION
      ISTILAH PERUBAHAN
            SOSIAL
• SELALU MENUNJUK HUBUNGAN ORANG DENGAN
  ORANG ATAU KELOMPOK DENGAN KELOMPOK
• MENUNJUK PADA HUBUNGAN ANTAR VARIABEL
  INDEPENDEN DAN DEPENDEN ( ATAU LEBIH DARI
  SATU VARIABEL)
• TINGKAT PERUBAHAN SOSIAL: INDIVIDU,
  HOUSEHOLD, COMMUNITY/KELOMPOK, LOCALITY
• ISTILAH KELOMPOK/GROUP ( UMUR, GENDER,
  ETNIS, PEKERJAAN, PENGGUNA, AGAMA )
• ISTILAH LOCALITY ( DUKUH, DESA/KELURAHAN,
  KECAMATAN, KABUPATEN DST)
                                            49
• ISTILAH SOCIETY DAN COMMUNITY : DIGUNAKAN =
  MASYARAKAT
                         PROSES
         PERUBAHAN SOSIAL
             BENTUK2 PERUBAHAN:

             STRUKTURAL DAN PROSES
• SIKAP DAN BUDAYA
• TEKNOLOGI DAN ILMU PENGETAHUAN
• EKONOMI DAN GEOGRAFIS/DEMOGRAFIS

                   POLA PERUBAHAN
• AKTIF : FAKTOR EINTERNAL-EKSTERNAL = ADOPSI INOVASI
• PASIF : FAKTOR EKSTERNAL

                PROSES PERUBAHAN
                                                        50
• EVOLUTIF    ----/ ----/----/----/ 
• CICLICAL
                RAVIK KARSIDI




Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010
                               menurut WILBERT MOORE …
adalah
  TRANSFORMASI TOTAL MASYARAKAT
  TRADISIONAL ATAU PRA-MODERN KE TIPE
  MASYARAKAT TEKNOLOGI DAN
  ORGANISASI SOSIAL YANG MENYERUPAI
  KEMAJUAN DUNIA BARAT YANG
  EKONOMINYA MAKMUR DAN SITUASI
  POLITIKNYA STABIL (1963)

         Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010

                                                                                    52
                                        menurut TIRYAKIAN …
adalah

 BERKAITAN DENGAN KEUNGGULAN
 INOVASI ATAU TEROBOSAN KESADARAN,
 MORAL, ETIKA, TEKNOLOGI DAN TATANAN
 SOSIAL YANG BERGUNA BAGI
 PENINGKATAN KESEJAHTERAAN
 MANUSIA (1985)


         Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010

                                                                                      53
                                  menurut CHODAK …
adalah
  CONTOH KHUSUS DAN PENTING DARI
  KEMAJUAN MASYARAKAT, CONTOH
  USAHA SADAR YANG DILAKUKAN UNTUK
  MENCAPAI STANDAR KEHIDUPAN YANG
  LEBIH TINGGI (1973)


         Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010

                                                                                      54
(Inkeles, 1976; Inkeles & Smith, 1974)
1. BEBAS DARI KEKUASAAN TRADISIONAL,
   ANTIDOGMATIS DALAM BERPIKIR
2. MEMERHATIKAN MASALAH PUBLIK
3. TERBUKA TERHADAP PENGALAMAN BARU
4. YAKIN TERHADAP SAINS DAN NALAR
5. BERENCANA, TANGGAP, BERORIENTASI KE
   MASA DEPAN, MAMPU MENUNDA KEPUASAN
6. ASPIRASI TINGGI: BERPENDIDIKAN,
   BERBUDAYA, DAN PROFESIONAL
                                                                                               55
      Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010
                              menurut EISENSTADT …

 MELIPUTI KEMAMPUAN YANG MAKIN BESAR
  UNTUK MENYESUAIKAN DIRI DENGAN
  PERKEMBANGAN MASA MENDATANG
 LUASNYA BIDANG PERHATIAN DAN BER-
  KEMBANGNYA POTENSI EMPATI TERHADAP
  SITUASI DAN TERHADAP ORANG LAIN
 BERKEMBANGNYA APRESIASI KEMAJUAN DIRI
  DAN MOBILITAS
 MENINGKATNYA PENEKANAN PERHATIAN PADA
  MASA KINI SEBAGAI DIMENSI WAKTU YANG
  BERMAKNA DARI KEHIDUPAN MANUSIA
  (1973)
        Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010

                                                                                    56
  TEORI MODERNISASI
 SUATU CARA PANDANG DALAM
KONTEKS PEMBANGUNAN YANG
DILIHAT DARI ASPEK PSIKOLOGI DAN
NILAI BUDAYA.
 Misalnya memandang KEMISKINAN
SUATU NEGARA, adalah karena
DISEBABKAN OLEH FAKTOR-FAKTOR
INTERNAL NEGARA ITU ATAU BAHKAN
OLEH MASALAH-MASALAH INDIVIDU
YANG MENGHAMBAT.

    Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010

                                                                                57
PERAN AGAMA ( DARI STUDI TENTANG ETIKA AGAMA
PROTESTAN) > BAHWA AGAMA DIPANDANG SANGAT
PENTING SEBAGAI PENYEBAB KEMAJUAN EKONOMI
DI EROPA BARAT DAN AMERIKA.
AGAMA DAPAT SEBAGAI SUMBER MOTIVASI SUKSES:
SIAPA YANG BERHASIL DI DUNIA AKAN BERHASIL
NANTI DI AKHERAT/SURGA, KALAU GAGAL DI DUNIA
AKAN GAGAL DI AKHERAT/ NERAKA.
Pengikutnya: ROBBERT BELLAH (STUDI AGAMA
              TOKOGAWA JEPANG.
 Zamahsari Dhofir > Kehidupan Pesantren ( LP3ES)

        Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010
                                                                                     58
SUATU PERUBAHAN/PEMBANGUNAN
DIAKIBATKAN OLEH ADANYA
DORONGAN BERPRESTASI YANG TINGGI
DARI SESEORANG ATAU
KELOMPOKNYA, TERUTAMA OLEH faktor
psikologis dan pendidikan)
BERPENGARUH UNTUK MENCAPAI
KESUKSESAN/MENGATASI KEMISKINAN



    Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010
                                                                                 59
   MASYARAKAT BERKEMBANGI DARI
   TRADISIONAL KE MODERN >
(1) TRADISIONAL
(2) PRAKONDISI LEPAS LANDAS,
(3) LEPAS LANDAS,
(4) BERGERAK KE KEDEWASAAN,
(5) JAMAN KONSUMSI MASSAL.
>>>Pentingnya lembaga-lembaga sosial
    dan politik yang mendukung proses
    pembangunan.
      Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010

                                                                                  60
                 4. HOZELITS

 ADA FAKTOR-FAKTOR PERUBAHAN
 YANG MEMPENGARUHI SESEORANG,
 AL.:

1. FAKTOR NON EKONOMI/KONDISI
  LINGKUNGAN SEPERTI LINGKUNGAN
  MATERIAL
2. MODAL/EKONOMI
3. TENAGA AHLI YANG TRAMPIL/FAKTOR
  MANUSIA.

      Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010

                                                                                  61
       5. EVERETT E. HAGEN
Perubahan dipengaruhi oleh:
1. SIFAT-SIFAT INDIVIDU YANG BERKEPRIBADIAN
   DAN BERMENTAL MODERN
2. SIKAP ENTERPRENEURSHIP
3. FAKTOR PENTINGNYA DORONGAN
   PENDIDIKAN (PENDIDIKAN YANG OTORITER 
   ANAK TIDAK KREATIF).
  (KARENA ITU, MAKA ANAK PERLU DIDORONG
  KREATIF AGAR INOVATIF  BISA MENEMUKAN
  TEKNOLOGI  PERTUMBUHAN EKONOMI MENINGKAT)


         Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010

                                                                                     62
                    6. MIRON WIENER

1. FAKTOR-FAKTOR MODERNISASI DIPENGARUHI OLEH TINGKAT
   PENDIDIKAN . SEMAKIN TINGGI DAN BANYAK TERPAAN
   PENDIDIKAN, SESEORANG AKAN SEGERA MENYESUAIKAN UNTUK
   MENJADI MODERN.
2. LINGKUNGAN KOTA  KOTA MEMANG MERUPAKAN SUATU
   PENGALAMAN BARU YANG KUAT PENGARUHNYA.
  >>KOTA MENGANJURKAN /MENGHARUSKAN SESEORANG UNTUK
  MENGAMBIL PELBAGAI CARA YANG BARU. DENGAN
  MENGHADAPKAN MANUSIA DENGAN PELBAGAI CARA HIDUP
  BARU, SEJUMLAH OPINI DAN IDE, PERTAMBAHAN MOBILITAS,
  PELBAGAI SUMBER-SUMBER YANG LEBIH >>KOTA MEMPERCEPAT
  PROSES PERUBAHAN.
  >> PERBEDAAN STRUKTUR DARI DESA KE KOTA AKAN
   MEMUNGKINKAN SESEORANG BISA BERUBAH MENJADI LEBIH
   MODERN
            Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010
                                                                                        63
                          MIRON WIENER


3. KOMUNIKASI MASSA  BAHWA ORANG
   YANG BERSIKAP MODERNLAH YANG
   MENCARI MASS MEDIA ITU, MUNGKIN
   MASS MEDIA ITU YANG MEMBUATNYA
   MODERN . (P.97)
4. NEGARA NASIONAL DAN PERALATAN
   PEMERINTAH DAN BIROKRASINYA.
5. PABRIK ATAU USAHA-USAHA PRODUKTIF
   DAN ADMINISTRATIF LAINNYA.

      Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010

                                                                                   64
                                                                  (W.W. ROSTOW)
1. MASYARAKAT TRADISIONAL
2. MASA PEMBENTUKAN PRAKONDISI
   TINGGAL LANDAS
         PERLU PERUBAHAN STRUKTUR POLITIK
          DAN SOSIAL  NILAI-NILAI BUDAYA
          MODERN DIPERKENALKAN DAN
          DIAPLIKASIKAN
         DILAKSANAKAN INDUSTRIALISASI
         PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI
         PENDIDIKAN YANG MENUNJANG
         KESTABILAN POLITIK/PEMERINTAH
          PUSAT HARUS KUAT
3. MASA …
                                                                                            65
   Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010
3. MASA TINGGAL LANDAS (2 s.d. 3 DEKADE)
    PENINGKATAN INVESTASI
    TUMBUHNYA SEKTOR-SEKTOR INDUSTRI
     BESAR
    KELEMBAGAAN SOSIAL DAN POLITIK
     MENDUKUNG PENGEMBANGAN SEKTOR
     MODERN
   KONDISI INTERN:
    KETERSEDIAAN DANA (BAIK DARI DALAM
     NEGERI / PINJAMAN LUAR NEGERI)
    KETERSEDIAAN WIRAUSAHA TANGGUH
    KETERSEDIAAN SEKTOR-SEKTOR UTAMA
     EKONOMI (TERMASUK PELENGKAP DAN
     IKUTAN)
4. MASA …
                                                                                          66
 Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010
4. MASA PASCA TINGGAL LANDAS
    KECUKUPAN MODAL; PENERAPAN
     TEKNOLOGI MODERN; SEKTOR-SEKTOR
     EKONOMI BARU; PENDUDUK
     “PERTANIAN” RENDAH
5. MASA KEMATANGAN (MASS CONSUMTION)

  PERTUMBUHAN BERKELANJUTAN
     PANDANGAN INI PERNAH
    MENDOMINASI CARA
    PANDANG PEMBANGUNAN DI
    INDONESIA MASA ORDE BARU

     Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010

                                                                                  67
   TERIMA KASIH




Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010

                                                                          68
              Bisa diakses di:


http://ravik.staff.uns.ac.id


  Perubahan Sosial dan Teori Pembangunan (Cara Pandang Modernisasi), Ravik Karsidi, 2010
                                                                               69

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:736
posted:9/11/2012
language:Unknown
pages:69