Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

Penyelenggaraan Woodball

VIEWS: 325 PAGES: 3

									   PENYELENGGARAAN
PERTANDINGAN WOODBALL




     Darmawan E Habriono
           PENYELENGGARAAN PERTANDINGAN WOODBALL
           ============================================
                                Darmawan E Habriono (*)


I. Prisnsip-prinsip Umum
    1. Pertandingan Woodball dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan ketetapan Organizer
        dan peraturan Woodball.
    2. Setiap pemain harus menyelesaikan pertandingan mulai dari fairway pertama sampai
        dengan fairway ke duabelas atau kelipatan sebagaimana ditetapkan, dan hasil akhir
        ditentukan oleh jumlah hitungan pukulan dalam pertandingan.
    3. Dalam hal pemain tidak menyelesaikan pertandingan pada satu fairway manapun atau
        tidak melanjutkan pertandingan, hasilnya tidak akan dihitung.
II. Sistem Kompetisi
    1. Jenis Kompetisi
        a. Kompetisi tunggal
            Tunggal sebagai satu unit kompetisi.
        b. Kompetisi ganda
            Ganda atau ganda campuran sebagai satu unit kompetisi.
        c. Kompetisi team
            Satu team dengan empat sampai dengan enam pemain sebagai satu team kompetisi.
    2. Metode Kompetisi
        a. Kompetisi pukulan
            Pemain yang menyelesaikan duabelas fairway atau kelipatan dengan jumlah pukulan
            paling sedikit akan menjadi pemenang.
        b. Kompetisi Fairway
            Para pemain yang telah memenangkan jumlah yang lebih besar dari duabelas fairway
            atau kelipatannya dengan jumlah pukulan paling sedikit akan menjadi pemenang.
III. Prosedur Kompetisi
   1. Memulai pertandingan
        a. Ketika wasit mengumumkan tanda mulai, pemain harus memulai pertandingan sesuai
            dengan urutan bermain yang diatur oleh pengaturan atau dengan undian.
        b. Dalam hal pemain dalam pertandingan terlambat lima menit atau ditolak untuk
            bertanding setelah wasit mengumumkan start pertandingan, kwalifikasinya untuk
            bertanding dapat dibatalkan.
        c. Ketika pemain masuk kedalam area start, semua pemain lainnya harus mundur diluar
            area start demi keselamatan.
        d. Pada pukulan pertama bola harus ditempatkan didalam area start dan menuju arah
            gawang /gate.
IV. Organisasi Team Woodball
    1. Staff dan anggota team : Team terdiri dari team leader, pelatih, operator, kapten dan
        anggota-anggota team.
    2. Tiap team dapat memasuki dan mendaftarkan nama dari empat sampai dengan delapan
        anggota untuk permainan /pertandingan (termasuk kapten) tetapi empat sampai dengan
        enam anggota /member dapat bermain dalam pertandingan. Emapat anggota terbaik
        diambil untuk ditambahkan sebagai hasil dari team.
V. Para Pemain
    1. Pemain yang tidak memasuki dan mendaftarkan namanya untuk pertandingan tidak
        diperbolehkan bermain dalam /permainan /pertandingan.
     2. Para pemain dalam kompetisi team sebaiknya memakai baju olahraga seragam,
         mengingat pemain dalam kompetisi tunggal diminta berpakaian olahraga kasual. Dalam
         permainan, pemain lapangan tidak diperbolehkan memakai sepatu berhak tinggi dan
         pakaian tidak cocok untuk olahraga.
VI. Wasit Ketua
     1. Memahami praktek dan aturan pertandingan.
     2. Menunjuk wasit-wasit untuk pertandingan dan memperhatikan hal-hal khusus untuk
         diperhatikan.
     3. Mengawasi wasit dalam menjatuhkan hukuman dalam pertandingan.
     4. Membantu wasit untuk memutuskan problem yang timbul dalam menjatuhkan hukuman
         dalam pertandingan.
     5. Memeriksa skor final.
     6. Memintakan sidang Komite Pengadilan /Dewan Juri apabila ada gugatan atau protes dan
         melaporkan insiden kepada Komite /Dewan Juri.
     7. Mengumumkan peraturan permainan /pertandingan dan hal-hal khusus yang perlu
         diperhatikan oleh para pemain sebelum pertandingan dimulai.
VII. Wasit
     1. Memeriksa daftar daftar nama para pemain dan perlengkapannya.
     2. Memimpin pertandingan pada setiap fairway dan mengatur pengundian urutan pemain
         dalam pertandingan.
     3. Mengumumkan hasil pertandingan pada fairway dan jumlah pukulan pukulan oleh setiap
         pemain.
     4. Memimpin para pemain menyelesaikan pertandingan sesuai dengan jumlah seri ferway.
     5. Menghadapi peristiwa terhadap president atau pelanggaran-pelanggaran peraturan selama
         pertandingan dan mengumumkan time-out dan me-restart pertandingan.
     6. Mencatat jumlah pukulan dan pelanggaran para pemain.
     7. Memeriksa hasil pertandingan dan meminta pemain menandatangani namanya untuk
         konfiramsi.
     8. Gerakan wasit kedepan dan digaris seharusnya tidak mempengaruhi pukulan pemain.
     9. Wasit seharusnya berdiri pada posisi dimana wasit dapat melihat dengan jelas gerakan
         pukulan pemain dan arah kemana bola meluncur /menggelinding.
VIII. Hakim Garis
         Hakim garis dapat ditugasi dalam kejuaraan untuk membantu wasit dalam
         mempertimbangkan apabila bola OB dan dinamakan titik point bola keluar.
IX. Pembagian Fairway
     1. Pertandingan Tunggal
         a. Masing masing kelompok dibagi (idealnya) 4 orang pemain, tetapi jika jumlah
              peserta tidak bisa habis dibagi 4, bisa dijadikan 3 atau 5 orang/ kelompok.
         b. Dalam satu kelompok, harus terdiri dari pemain yang berasal dari asal negara/
              klub/team yang berbeda.
     2. Pertandingan Double
         a. Masing masing kelompok dibagi tiga pasang pemain
         b. Dalam satu kelompok, harus terdiri dari pasangan pemain yang berasal dari asal
              negara/ klub/team yang berbeda.
         (Lihat lampiran,)
----------------------------------------------------------
(*) Darmawan E Habriono
        Guru pada SMK Negeri 1 Selo
        Alumnus Pascasarjana UNNES
        Board of Competition pada Indonesia Open 2008

								
To top