Docstoc

anda-suka-dikritik

Document Sample
anda-suka-dikritik Powered By Docstoc
					                                           Anda suka dikritik ?

Mengapa orang suka mengkritik ? Karena tahu bahwa dikritik itu sakit ?

     Salah satu kebiasaan yang jarang disadari sebagia pengganggu jalan mencapai sukses adalah kebiasaan
mengkritik. Kebiasaan mengkritik membuat seseorang menjadi menyebalkan. Orang tidak akan suka bekerja
sama dengannya, menjauh dan bukan tidak mungkin menghalang-halngi pekerjaannya.
     Siapapun orangnya, sepanjang ia bersedia jujur, pasti akan mengatakan bahwa “Dikritik itu sakit !” Inikah
salah satu alasan mengapa banyak orang suka mengkritik? Karena tahu bahwa dikritik itu sakit?
     Kebanyakan, orang-orang suka mengkritik adalah mereka yang memiliki kemampuan tanggung, atau yang
tergolong know it all expert ( sok tahu ). Mereka mengkritik agar dianggap lebih tahu dan bukan berniat untuk
membantu. Selebihnya adalah mereka yang tak mengindahkan etika, sekedar puaskarena merendahkan orang
lain.
     Apakah kritik itu ?
     Dalam bahasa asing dikenal istilah critical, criticism dan critique . Critical berarti keadaan yang genting.
     Criticism atau critique dapat berarti kecaman dan dapat juga berarti kupasan atau bahasan. Kritik yang
berarti kupasan adalah jika seorang kritikus memaparkan pandangan, kejadian dan fakta-fakta untuk
mendapatkan referensi yang benar. Dari paparan tersebut akan tampak sesuatu yang benar dan yang salah
serta sekaligus memaparkan cara memperbaiki kesalahan tersebut (solusi). Dalam hal ini seorang kritikus harus
memiliki bekal pengetahuan atau wawasan yang luas. Keluasan wawasan itu akan membuat si kritikus amat bijak
dan tidak segera menjatuhkan vonis, “ itu salah, ini yang benar ”, tetapi berusaha terlebih dahulu memahami
mengapa sesuatu bisa terjadi. Selebihnya ia juga akan mempertimbangkan apakah solusi yang ia tawarkan
benar-benar dapat mengatasi masalah secara tuntas. Inilah yang dianggap sebagai kritik membangun.
     Perubahan makna bahasa memang sering terjadi. Salah kaprah bisa bisa saja terjadi tetapi orang tidak perlu
berperilaku buruk hanya karena perubahan makna bahasa. Apapun maknanya, kritik atau bukan, jika memang
Anda memang berniat membantu dan membangun, saran berikut baik untuk Anda ikuti.

    1. Permission (izin)
    Misalnya, “Pakah Anda bersedia mendengarkan saran saya?”

    2. Explanation (keterangan)
    Mintalah kejelasan terlebih dahulu sebelum Anda memvonis, “ Itu salah ! ”
    Misalnya, “ Apakah maksud Anda bersikap demikian ? ”
    “ Mari kita cari alternative lain yang lebih baik! ”

    3. Helpfull (menolong)
    Tunjukkan dengan berbagai upaya, baik verbal maupun non verbal bahwa Anda berniat untuk membantu
    bukan untuk mempermalukan.
    “ Saya mempunyai solusi yang kukira dapat membuat karya Anda menjadi lebih baik! Anda mau saya
    bantu?”



From us!

Bagi seseorang yang memiliki sikap mental positif seperti Anda, pasti akan memnganggap kritik atau kecaman
sebagai suatu yang positif pula, karena bisa jadi kecaman tadi menunjuka pada suatu kesalahan yang tidak
disadari sebelumnya.
Berwal dari kecaman itu seorang bersikap mental positif memperbaiki kesalahannya.

Sebaliknya dari uraian di atas kita dapat menentukan cara terbaik utnuk mewujudkan niat kita untuk membantu
orang lain memperbaiki kesalahannya.




                                                                                 rendra_mm2@yahoo.co.id

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:14
posted:8/31/2012
language:Malay
pages:1