Docstoc

Zaitun si buah azaib

Document Sample
Zaitun si buah azaib Powered By Docstoc
					                            Zaitun, Si Buah Berkat
Publikasi: 04/03/2005 10:16 WIB

eramuslim - Dalam surat At-Tin, Allah bersumpah demi buah tin dan buah zaitun.
Para ilmuwan dan dokter yang meniliti sumpah Sang Khalik itu ternyata
membuktikan bahwa zaitun merupakan sumber makanan dan obat dari berbagai
penyakit.

Manfaat dan khasiat zaitun yang mempunyai nama ilmiah olea eurofaea dari keluarga
oleaceace juga disabdakan Rasulullulah dalam sebuah hadist mengatakan, "Makanlah
buah zaitun dan gunakanlah minyaknya kerena itu adalah buah berkat." Zaitun
memang bermanfaat bagi manusia, mulai dari daun, kayu, buah hingga minyaknya.

Untuk pertama kali dalam sejarah, pada 21 April 1997, diadakan pertemuan di Roma
yang dihadiri 16 pakar medis paling terkenal di dunia. Mereka mengupas, mengkaji
dan mengeluarkan satu keputusan penting tentang minyak zaitun.

Dalam siaran persnya, mereka menegaskan bahwa minyak zaitun dapat melindungi
dari serangan penyakit arteriole (saluran darah kecil di liver dan menghambat naiknya
kolesterol darah), tekanan darah dan diabetes, sebagaimana melindungi tubuh dari
serangan sebagian penyakit kanker.

Berbagai penelitian bahwa minyak zaitun mampu menurunkan tingkat kolesterol LDL
(lemak jahat) dan meningkatkan kolesterol HDL (lemak baik), tanpa menimbulkan
dampak negatif terhadap kolesterol yang bermanfaat.

Dalam sebuah artikel yang ditulis di majalah Amj Clin Nutrl, edisi Desember 1999,
diungkapkan hasil laporan para peneliti bahwa gizi yang banyak terkandung dalam
minyak zaitun bisa menekan terjadinya pengerasan pembuluh darah koroner.

Bahkan, sebuah penelitian yang ditulis di majalah Lanost edisi Desember 1999,
negara paling miskin di Eropa, Albania, yang mayoritas penduduknya beragama
Islam, memiliki keistemewaan karena dapat menekan angka kematian rata-rata, yaitu
41 laki-laki dari setiap 100.000 jiwa. Artinya, itu sama dengan separuh tingkat
kematian di Inggris. Rahasianya, karena mereka biasa mengkonsumsi minyak zaitun
dalam setiap masakan mereka.

Hasil penelitian mengungkapkan apa yang dikatakan Rasullulah bahwa zaitun adalah
si buah berkat memang terbukti benar. Dr Aldo Ferara dari Universitas Napoli di
Italia menulis laporannya di Archives of Internal Medicine edisi Maret 2000.
Sebanyak 23 pasiennya yang semula tergantung pada obat-obat penurun tekanan
darah tinggi, akhirnya meninggalkan obat resep dokter tersebut setelah dicoba terapi
dengan menggunakan minyak zaitun. Tekanan darah mereka bisa turun hingga 7 digit.

Minyak zaitun juga memiliki elemen vitamin E dan K sebagai dua unsur alami
antioksidan serta menimbulkan antibodi untuk penyakit kanker, hati, radiovaskular
serta berbagai penyakit modern lainnya. Hal itu diungkapkan Prof Asmar, ketua
bidang pengkajian penyakit kanker di Universitas Monster, Jerman.
Prof Asmar yang juga dikenal sebagai peneliti ulung dalam bidang medis dan
penyakit kanker mengungkapkan mengkomsumsi minyak zaitun dapat melindungi
diri dari sejumlah penyakit kanker seperti kanker usus besar, kanker rahim, kanker
indung telur, kanker payudara, kanker kulit, kanker perut. Termasuk juga ampuh
untuk mengatasi radang persedian dan kutu kepala, bila dioleskan ke kepala, dapat
membunuh kutut-kutu itu hanya dalam hitungan beberapa jam saja.

Sejarahnya, pohon zaitun itu memendam sejarah cukup panjang, sejak ditemukan
sekitar 3.000 tahun lalu dan sekitar 16 abad lalu untuk pertama kalinya daunnya
dirangkai sebagai penghargaan kepada satu orang pemenang pertandingan.

Menurut mitologi kuno Yunani, Athena menang dalam satu pertandingan dan Dewa
Laut Poseidon memberikan pohon suci serta berkhasiat bagi kesehatan untuk rakyat
Athena dan sampai sekarang pohon dan minyak zaitun menjadi mengakar bagi negara
itu, baik dari segi sosial, budaya dan ekonomi.

Pohon itu sendiri sebenarnya ditemukan pertama kali oleh penduduk Minoan dan
Crete dan mereka menyebutnya sebagai pohon pemberian, yang sejak dahulu hingga
kini banyak memberi ilham pada banyak orang, mulai dari penulis, pelukis, penyanyi,
dalam menelorkan karya mereka.

Pohon itu hanya tumbuh di kawasan dekat laut Aegean dan tidak tumbuh dengan baik
di tempat lain sehingga Yunani pun menganggap pohon itu merupakan simbol
kehidupan dan kesehatan. Pada zaman perang dan kelaparan, zaitun dapat
memperpanjang hidup Yunani dan minyaknya menjadi penerang rumah rakyat
sebelum listrik muncul.

Pohon tersebut bagi orang Yunani lebih dari hanya sebagai pohon, karena pohon itu
sudah menjadi ide bahkan sudah menjadi bagian dari yang bersifat spiritual. Pohon
zaitun tidak hanya tumbuh di tanah Yunani tapi juga sudah mengakar dalam sejarah
dan hati orang Yunani.

Karena itu, bila ada orang yang ketahuan memotong atau menebang pohon olive atau
zaitun dalam bahasa Arab, maka orang itu akan dibunuh, karena zaitun tidak hanya
merupakan akar sejarah tapi sudah menjadi simbol akar kelahiran, perkawinan,
kematian dan agama.

Ancaman pembunuhan bagi penebang pohon zaitun itu terjadi pada abad kelima
Sebelum Masehi di Athena kuno, tapi hingga kini ada aturan tertentu tentang pohon
zaitun. Bahkan hingga kini, pohon apa pun yang hidup di pekarangan rumah sendiri
harus ada ijin bila mau ditebang.

Perkebunan zaitun terdapat di Olimpia kuno dan dinamai Altis, sebagai tempat
pengambilan daun yang digunakan untuk rangkaian mahkota pemenang, dinamai
kotinos dalam Olimpiade kuno.

Dari Altis-lah orang Yunani mendapatkan pohon dan minyak itu untuk kebutuhan
mereka bertahun-tahun dan kini sudah diekspor ke negara Eropa lainnya termasuk ke
Kanada dan Australia.
Pada 1950, para ahli dari tujuh negara yang bergabung dalam Anzel Keys membuat
penelitian mengapa orang yang tinggal di Pulau Crete dianggap sebagai orang paling
sehat serta tidak terkena penyakit jantung dibanding dengan orang lain di muka planet
ini.

Peneliti itu kaget karena menemukan sistem makan dan diet orang Crete ternyata
dipengaruhi minyak olive dan ternyata minyak itu memiliki komposisi acid untuk
mengontrol kolesterol. Tak heran, bila berjalan di mana pun di Athena, memang
jarang menyaksikan orang yang gemuk atau berlemak, umumnya orang Athena asli
ramping-ramping, mungkin karena sejak dalam kandungan sudah terkena khasiat
minyak zaitun itu. (to/berbagai sumber)

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:13
posted:8/24/2012
language:Indonesian
pages:3