produk funding jasa bank by 2E612M

VIEWS: 88 PAGES: 40

									PRODUK FUNDING,
  SUKU BUNGA
      DAN
    JASA-JASA
   PERBANKAN
           Produk Funding

  Salah satu produk perbankan adalah
produk funding. Produk funding bertujuan
untuk menghimpun (mengerahkan) dana
masyarakat.       Dan   atas   dana     yang
ditempatkan padanya , bank memberi balas
jasa berupa bunga. Yang termasuk produk
ini adalah giro, tabungan dan deposito.
1. GIRO
  Pengertian giro menurut Undang-undang Perbankan
Nomor 10 tahun 1998 adalah simpanan yang penarikannya
dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet
giro, sarana perintah lainnya atau dengan cara
pemindahbukuan.

  Pemilik rekening giro disebut girant dan kepada setiap
girant akan diberikan imbalan bunga berupa jasa giro yang
besarnya tergantung bank yang mengeluarkannya

  Setiap rekening simpanan di Bank akan memperoleh
nomor yang dikenal dengan istilah no A/C (account number).
Seluruh mutasi atau transaksi yang terjadi akan
ditatausahakan oleh bank dan dilaporkan kepada nasabah
setiap bulan berikutnya.
 Mutasi dalam rekening giro dan semua mutasi lainnya
dapat dibagi menjadi 2 jenis :

1)   Mutasi debet
     Mutasi yang mengakibatkan penurunan jumlah saldo rekening
     nasabah. Jenis mutasi ini adalah penarikan dana. Contoh:
     penarikan tunai dengan cek, penarikan bilyet giro,dll.

2) Mutasi kredit
   Mutasi yang mengakibatkan penambahan jumlah saldo
   rekening nasabah. Jenis saldo ini adalah penyetoran dana.
   Contoh: penyetoran tunai, setoran kliring, dll.

Jenis mutasi tersebut ditinjau dari sudut bank yang
menatausahakan aktivitas rekening, bukan dari sudut nasabah.
Alat-Alat Pembayaran Giro
                         Bilyet Giro
  Bilyet Giro (BG), atau sering disebut dengan nama giro, adalah
  perintah dari penarik (nasabah) kepada bank untuk
  memindahbukukan sejumlah dana tertentu pada tanggal
  tertentu kepada pihak yang identitasnya tercantum di warkat
  pada bank tertentu atas beban rekening penarik.

 Beberapa sifat BG :
• BG   tidak dapat dibayar tunai, tetapi harus melalui
  pemindahbukuan.
• Pembayaran hanya dilakukan pada saat BG jatuh tempo.
• Masa berlakunya warkat adalah 70 hari sejak tanggal pembukaan
  (tanggal penarikan). Bila tidak dicantumkan tanggal
  pembukaannya maka yang dijadikan dasar perhitungan adalah
  tanggal efektif dari BG.
 Syarat-syarat yang berlaku untuk BG agar
     pemindahbukuannya dapat dilakukan, antara lain :
•   Ada nama bilyet giro dan nomor serinya
•   Perintah tanpa syarat untuk memindahbukukan sejumlah uang
    atas beban rekening yang bersangkutan
•   Nama dan tempat bank tertarik
•   Jumlah dana yang dpindahkan dalam angka dan huruf
•   Nama pihak penerima
•   Tanda tangan penarikan atau cap perusahaan jika si penarik
    merupakan perusahaan.
•   Tanggal dan tempat penarikan
•   Nama bank yang menerima pemindahbukuan tersebut
 Peraturan pembatalan BG, berdasarkan Surat Edaran BI
     No.28/32/UPG tanggal 4 juli 1995 (peraturan berlaku tanggal 1
     november 1995) :
•   BG tidak dapat dibatalkan sebelum tenggang waktu penawaran
    berakhir/ 70 hari dari tanggal penarikan/pembukaan.
•   Tanggal efektif BG harus dalam tenggang waktu penawaran/tidak
    boleh lebih dari 70 hari dihitung dari tanggal penarikan/pembukaan
•   BG masih berlaku setelah tenggang waktu penawaran berakhir
    sepanjang dananya tersedia dan tidak dibatalkan oleh penarik
•   Pembatalan BG hanya dapat dilakukan setelah berakhirnya tenggang
    waktu penawaran dengan surat pembatalan yang ditandatangani di
    atas materai secukupnya dengan mencantumkan nomor BG, tanggal
    penarikan dan jumlah dana BG tersebut
•   Kewajiban penarik yang timbul dari penarikan BG hapus karena
    kadaluwarsa setelah lewat 6 bulan terhitung mulai tanggal berakhirnya
    tenggang waktu penawaran (70hari ditambah 6 bulan)
                       Cek (Cheque)

Cek adalah surat perintah tanpa syarat dari nasabah kepada bank
yang memelihara rekning giro nasabah tersebut dari nasabah
untuk membayarkan sejumlah dana tertentu kepada pembawa
atau pihak yang identitasnya tercantum pada warkat pada saat
warkat ditujukan atas beban rekening penarik.Agar cek memenuhi
syarat sebagai alat pembayaran diperlukan syarat-syarat hukum,
sehingga memenuhi syarat sebagai cek syarat hukum dan
penggunaan cek sebagaia alat pembayaran giral :
 pada surat cek harus tertulis perkataan “CEK”
 Surat cek harus berisi perintah tak bersyarat untuk membayar
sejumlah uang tertentu
 Nama bank yang harus membayar (tertarik)
 Penyebutan tanggal dan tempat cek dikeluarkan
 Tanda tangan penarik
  Syarat lainnya yang dapat ditetapkan oleh bank untuk menarik
sejumlah uang yang diinginkan adalah sebagai berikut :
 Tersedianya dana
 Ada materai yang cukup
 Jika ada coretan atau perubahan harus ditandatangani oleh si pemberi
  cek
 Jumlah uang yang tertulis diangka dengan huruf haruslah sama
 Memperlihatkan masa kadaluarsa cek yaitu 70 hari setelah
  dikeluarkannya cek tersebut
 Tanda tangan atau stempel perusahaan harus sama dengan yang ada di
  specimen (contoh tanda tangan)
 Tidak diblokir pihak berwenang
 Resi cek sudah kembali
 Endorsment cek benar, jika ada
 Kondisi cek sempurna
 Rekening belum ditutup,dll
Sifat cek yang penting untuk diperhatikan :
   Cek dapat dibayar tunai dan memang dipergunakan dengan
    maksud diambil tunai
   dapat dibayar setiap saat pada saat ditunjukkan.

   masa berlakunya cek adalah 70 hari sejak tanggal pembukaan

   cek tidak dapat dibatalkan oleh penarik kecuali disertai surat
    dari kepolisian yang menyatakan nomor cek tersebut hilang.

Jenis-jenis cek :
 Cek atas nama

 Cek atas unjuk

 Cek silang

 Cek Mundur

 Cek kosong
2. Tabungan
  Tabungan merupakan simpanan yang paling populer dikalangan
masyarakat umum.
  Pengertian tabungan menurut Undang-undang Perbankan
nomor 10 tahun 1998 adalah simpanan yang penarikannya hanya
dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang disepakati,
tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro dan atau alat
lainnya yng dipersamakan dengan itu.

Berdasarkan saldo perhitungan bunga, produk tabungan dapat
dibagi menjadi tiga jenis :
1. Tabungan dengan perhitungan bunga berdasarkan saldo harian
2. Berdasarkan saldo rata-rata
3. Berdasarkan saldo terendah
   Jenis-jenis tabungan yang dilihat dari fasilitas yang diberikan
kepada si penabung, dengan demikian si penabung mempunyai
banyak pilihan :
 Tabanas
   tabanas merupakan tabungan nasional
 Taska
   yaitu tabungan yang dikaitkan dengan asuransi jiwa
 Tabungan lainnya
   yaitu tabungan selain tabanas dan taska. Tabungan ini dikeluarkan
  oleh masing-masing bank dengan ketentuan-ketentuan yang diatur
  oleh BI.

   Untuk menarik dana yang ada di rekening tabungan dapat
digunakan berbagai sarana atau alat penarikan :
 Buku tabungan
 Slip penarikan
 Kuitansi
 Kartu yang terbuat dari plastik
3. Deposito
  Pengertian deposito menurut Undang-undang Perbankan nomor 10
tahun 1998 adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat
dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah
penyimpan dengan bank.

  Deposito termasuk ke dalam golongan dana mahal,karena bunga
yang harus dibayar bank kepada para deposan relatif paling tinggi
dibandingkan dengan produk-produk lainnya.

 Deposito dapat dibagi menjadi 3 jenis :
 Deposito berjangka (time deposit atau fixed deposit)
 Deposito harian (deposit on call)
 Sertifikat deposito (certificate of deposit)
      Deposito berjangka (time deposit atau fixed deposit)

  Adalah simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang penarikannya
hanya dapat dilakukan setelah jangka waktu tertentu menurut perjanjian
antara pihak ketiga dengan bank yang bersangkutan.

  Deposito berjangka ini dikeluarkan (diterbitkan) atas nama deposan
tertentu sehingga tidak dapat dipindahtangankan atau diperjualbelikan.

  Berdasarkan jenis mata uangnya, deposito berjangka dibagi
menjadi 2 :
* Deposito berjangka dalam mata uang rupiah
* Deposito berjangka dalam mata uang asing

  Dalam deposito berjangka dikena dengan istilah automatic rollover.
Maksudnya, bila terdapat deposito jatuh tempo dan deposan tidak
memberikan perintah lain, maka bank akan memperpanjang deposito
tersebut secara otomatis untuk jangka waktu yang sama dengan jangka
waktu sebelumnya tetapi suku bunga yang berlaku saat perpanjangan.
               Deposito harian (deposit on call)

  Adalah simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang memiliki
  jangka waktu singkat (1 sampai 30 hari). Diterbitkan atas nama
  dan biasanya dalam jumlah yang besar.

  Pencairannya dapat dilakukan setiap saat dengan pemberitahuan
  sebelumnya kepada bank akan maksud tersebut beberapa waktu
  sebelumnya.
Pemberitahuan tersebut dapat dilakukan 1 hari sebelum pencairan
  (one day call), tetapi dapat juga seminggu sebelumnya (seven
  days call) sesuai perjanjian yang disepakati.

  Bunga yang diberikan pada deposito harian umumnya lebih
  rendah daripada deposito berjangka. Karena, risiko yang melekat
  pada deposito harian lebih besar daripada deposito berjangka
  dalam hal penyediaan likuiditas harian bank.
          Sertifikat deposito (certificate of deposit)

  Adalah suatu bentuk simpanan berjangka yang diterbitkan oleh
bank, yang dapat diperjualbelikan atau dipindahtangankan kepada
pihak ketiga.

  Berbeda dengan deposito berjangka, bunga sertifikat deposito
dibayar di muka dengan cara diskonto.
Sertifikat deposito diterbitkan atas unjuk dalam bentuk sertifikat.
                   Suku Bunga
   Bunga bank dapat diartikan sebagai balas jasa yang
diberikan oleh bank yang berdasarkan konvensional kepada
nasabah yang membeli atau menjual produknya.
   Bunga bagi bank juga dapat diartikan sebagai harga yang
harus dibayar kepada nasabah (yang memiliki simpanan)dan
harga yang harus dibayar oleh nasabah kepada bank
(nasabah yang memperoleh pinjaman).
Ada 2 macam bunga yang diberikan kepada
nasabahnya:
1. Bunga Simpanan
2. Bunga Pinjaman
Faktor yang mempengaruhi besar kecilnya penetapan
                 suku bunga :

                 Kebutuhan dana
                    Persaingan
             Kebijaksanaan pemerintah
            Target laba yang diinginkan
                  Jangka waktu
                 Kualitas jaminan
                Reputasi perusahaan
              Produk yang kompetitif
                  Hubungan baik
               Jaminan pihak ketiga
Komponen dalam menentukan suku bunga kredit
                antara lain :

        Total biaya dana (cost of fund)
           Laba yang diinginkan
         Cadangan risiko kredit macet
                Biaya operasi
                    Pajak
     Jenis-jenis pembebanan suku bunga kredit :

a)   Flat rate
     Pembebanan bunga dari setiap bulan tetap dari jumlah
     pinjamannya,demikian pula pokok pinjaman setiap bulan juga
     dibayar sama, sehingga angsuran setiap bulan juga sama sampai
     kredit tersebut lunas.
b)   Sliding rate
     Pembebanan bunga setiap bulan dihitung dari sisa pinjamannya,
     sehingga jumlah bunga yang dibayar nasabah setiap bulan
     menurun seiring dengan turunnya pokok pinjaman.
c)   Floating rate
     Floating rate menetapkan besar kecilnya bunga kredit dikaitkan
     dengan bunga yang berlaku di pasar uang, sehingga bunga yang
     dibayar setiap bulan sangat tergantung dari bunga pasar uang
     pada bulan tersebut.
          Jasa-jasa perbankan
    Tugas utama bank adalah menghimpun dana
   masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam
   bentuk kredit (pinjaman). Selain itu, bank juga
 menawarkan jasa-jasa untuk membantu kelancaran
     lalu lintas pembayaran, baik lokal maupun
internasional. Jasa tersebut umumnya dikenal dengan
                 istilah jasa keuangan.
Transfer
        Pengiriman uang (transfer) adalah jasa pelayanan bank
  untuk mengirimkan sejumlah uang (dana) dalam rupiah atau
  valuta asing kepada pihak lain (perusahaan, lembaga atau
  perorangan) di suatu tempat (dalam/luar negeri) sesuai dengan
  permintaan pengirim.
        Besarnya biaya kirim tergantung sarana yang digunakan
  dan jarak tempat tujuan pengiriman.
Dalam proses transfer, terdapat 4 pihak yang terlibat :
 Remitter, yaitu pihak yang mengajukan permohonan pengiriman
  uang.
 Beneficiary, yaitu pihak yang menerima pengiriman uang dari
  remitter.
 Remitting Bank, yaitu bank yang melakukan pengiriman uang
  berdasarkan permintaan remitter.
 Paying Bank, yaitu bank yang melakukan pembayaran uang kepada
  benefeciary.
Transfer dapat dibagi ke dalam 2 golongan :
 Transfer keluar, transfer yang terjadi karena bank bertindak sebagai
  remitting bank.
 Transfer masuk, transfer yang diterima bank dan bank yang bersangkutan
  bertindak sebagai paying bank.
Keuntungan transfer bagi nasabah:
• Biaya pengiriman relatif murah, dibandingkan dengan cara lain
• Uang yang dikirim dijamin sampai tujuan
• Waktu tiba sangat cepat
• Prosedur dan proses pengiriman sangat mudah
• Dapat mengirimkan kebeberapa tempat tujuan sekaligus
• Pengiriman uang dapat dilakukan dengan cara pembebanan rekening nasabah
  yang bersangkutan.
Keuntungan transfer bagi bank :
• Memperoleh penghasilan dari biaya pengiriman dan untuk pengiriman ke
  daerah tertentu dibebankan biaya provisi dan komisi.
• Merupakan bentuk pelayanan yang diberikan kepada nasabah, sehingga
  nasabah merasa terbantu dan merasa dihargai oleh bank.
Kliring
        Merupakan jasa penyelesaian hutang piutang (penagihan cek
  atau BG) antar bank dengan cara saling menyerahkan warkat-
  warkat yang akan dikliringkan di lembaga kliring.
        Lembaga kliring adalah lembaga yang dibentuk dan
  dikoordinir oleh bank Indonesia setiap hari kerja. Bank yang ikut
  kliring disebut dengan peserta kliring dan merupakan bank yang
  sudah memperoleh izin dari BI.

Tujuan utama dilaksanakan kliring oleh BI, antara lain :
 Untuk memajukan dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral
  antar bank diseluruh indonesia
 Agar perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilaksanakan
  lebih mudah, aman dan efisien
 Salah satu pelayanan bank kepada nasabah masing-masingnya
  terutama dalam hal keamanan dan biaya yang dikeluarkan.
Inkaso
  Merupakan penagihan warkat-warkat kliring yang terdapat di luar
  wilayah kliring bank yang bersangkutan.

Proses penyelesaian Inkaso yang dilakukan oleh bank dibagi kedalam
  2 bagian :
 Inkaso berdokumen, di mana surat-surat yang diinkasokan disertai
  oleh dokumen yang mewakili surat/barang tersebut.
 Inkaso tidak berdokumen, surat yang diinkasokan tidak diwakili
  dokumen yang mewakili surat/barang tersebut.

Keuntungan Inkaso :
 Menghemat biaya
 Menghemat waktu
 Menghindari risiko kehilangan
Collection
 Collection adalah menagih warkat bank luar negeri. Collection
hanya dapat dilakukan oleh bank devisa.

  Warkat-warkat yang dapat diinkasokan adalah :
¤ Draft/wesel, yaitu suatu perintah tanpa syarat dari bank penerbit
  kepada bank lain untuk melakukan pembayaran sejumlah uang
  kepada yang namanya tercantum di draft/wesel tersebut pada
  waktu diajukan.
¤ Travellers check, yaitu sejenis kertas berharga yang dikenal dan
  dipergunakan oleh masyarakat internasional sebagai alat tukar
  yang syah. Biasanya disebut cek wisata yang biasa digunakan
  oleh mereka yang hendak berpergian atau sering dibawa oleh
  turis atau wisatawan. Travellers check diterbitkan dalam
  pecahan-pecahan tertentu.
¤ Treasury check, yaitu sejenis cek yang dikeluarkan oleh duta
  besar negara tertentu.
3 macam cara collection :
1. Full collection/individual collection
   Yaitu suatu proses collection yang setelah hasil collection dikredit
   oleh bank koresponden ke rekening bank penagih, bank
   koresponden tidak dapat mendebat kembali rekening bank
   penerbit tersebut.
2. Cash collection
   Yaitu suatu proses collection yang jumlah hasil collection-nya
   dikredit ke rekening bank penagih oleh bank koresponden pada
   waktu bank koresponden menerima warkat dari bank penagih.
3. Cash letter
   Yaitu suatu proses collection yang jumlah hasil collection-nya
   dikredit ke rekening bank penagih oleh bank koresponden pada
   waktu bank koresponden menerima warkat dari bank penagih.
RTGS
  Real Time Gross Settlement adalah suatu sistem transfer dana
elektronik antar peserta dalam mata uang rupiah yang penyelesaiannya
dilakukan secara seketika per transaksi secara individual. Ia tidak lain
adalah transfer dana antarbank dalam satu wilayah kliring secra real time
(seketika) dan on-line (terkoneksi secara terus-menerus melalui
komputer).
Safe Deposit Box (SDB)
  Adalah jasa bank yang diberikan khusus kepada para nasabah
utamanya sebagai tempat penyimpanan barang-barang dan atau surat-
surat berharga.
  Kotak tersebut memiliki ukuran tertentu yang dapat dipilih sesuai
dengan tarifnya masing-masing. Kotak tersebut memiliki 2 kunci dan
hanya dapat dibuka dengan 2 kunci tersebut. Kunci yang pertama disebut
master key yang dipegang oleh bank. Kunci kedua diberikan kepada
nasabah seluruhnya.
Keuntungan bagi bank membuka jasa SDB :
• Memperoleh biaya sewa yang disetor oleh nasabah penyewa SDB
• Memperoleh uang yang mengendap berupa setoran jaminan yang
  diberikan oleh nasabah untuk jangka waktu tertentu.
• Merupakan bentuk pelayanan kepada nasabah.


Keuntungan bagi nasabah pemegang SDB :
 Menjamin kerahasiaan barang-barang yang disimpan
 Menjamin keamanan dokumen dari pencurian dan kebakaran
Bank Notes
   Merupakan uang kartal asing yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh
bank di luar negeri.

Pengelompokkan bank notes yang kuat berdasarkan kategori sebagai berikut:
Bank notes tersebut mudah diperjualbelikan
Nilai tukar terkendali atau stabil
Frekuensi penjualan sering terjadi
Dan pertimabangan lainnya

Dalam setiap transasi jual beli bank notes ada 2 macam kurs yang digunakan :
oKurs jual pada saat menjual bank notes, artinya dalam hal ini nasabah
 membeli bank notes
oKurs beli pada saat bank membeli bank notes, artinya dalam hal ini nasabah
 menjual bank notes
Kartu Kredit
Kartu plastik atau lebih dikenal dengan kartu kredit yang
mampu menggantikan fungsi uang sebagai alat pembayaran. Kartu
kredit dikeluarkan oleh bank atau lembaga pembiayaan lainnya
yang diberikan kepada nasabah.

3 pihak yang terlibat langsung untuk setiap transaksi penggunaan
  dan pembayaran kartu kredit :
 Bank dan Lembaga Pembiayaan, pihak pembayar kartu kredit
  yang ditagihkan oleh pedagang (merchant)
 Pedagang (merchant), mitra bank dan lembaga pembiayaan,
  sebagai tempat belanja bagi pemegang kartu.
 Pemegang Kartu (cardholder), nasabah yang namanya tertera
  dalam kartu kredit sekaligus merupakan pihak yang berhak
  menggunakan kartu kredit tersebut.
                   Sistem kerja kartu kredit:

1.   Nasabah mengajukan permohonan sebagai pemegang kartu dengan
     memenuhi segala peraturan yang telah ditetapkan oleh bank atau
     perusahaan pembiayaan.


2.   Bank atau perusahaan pembiayaan akan menerbitkan kartu, apabila
     disetujui, setelah melakukan penelitian terhadap kredibilitas
     (kepercayaan dan capabilitas (kemampuan) calon nasabah,
     kemudian kartu tersebut diserahkan ke nasabah pemegang kartu.


3.   Dengan kartu yang telah disetujui pemegang kartu dapat melakukan
     pelbagai transaksi pembelanjaan atau pembayaran di berbagai
     tempat yang mengikat perjanjian dengan bank atau perusahaan
     pembiayaan atau mengambil uang tunai di berbagai ATM.
   Apabila nasabah melakukan transaksi, maka sistem
      kerja penagihannya adalah sebagai berikut :
1. Pemegang kartu melakukan transaksi dengan menunjukkan
  kartu dan menandatangani bukti belanja untuk memastikan
  kepemilikan kartu.
2. Pihak pedagang akan menagihkan ke bank atau lembaga
  pembiayaan berdasarkan bukti transaksi dengan nasabah dengan
  pihak pedagang.
3. Bank atau lembaga pembiayaan akan membayar kembali kepada
  pedagang sesuai dengan perjanjian yang telah mereka sepakati
4. Bank atau lembaga pembiayaan akan menagih ke pemegang
  kartu berdasarkan bukti transaksi sampai batas waktu yang telah
  ditentukan
5. Pemegang kartu akan membayar sejumlah nominal yang tertera
  sampai batas waktu yang telah ditentukan dan apabila terjadi
  keterlambatan, maka nasabah akan dikenakan denda yang
  disertai suku bunga yang telah ditetapkan.
                Jenis-jenis kartu kredit :

Dari segi fungsi :
* Charge card
* Credit card
* Debet card
* Cash card
* Check guarantee


Berdasarkan wilayah :
* Kartu kredit lokal
* Kartu kredit internasional
Keuntungan bagi pihak bank dan lembaga pembiayaan:
 Iuran tahunan
 Bunga
 Biaya administrasi
 Biaya denda

Keuntungan bagi pemegang kartu :
• Kemudahan berbelanja
• Kemudahan memperoleh uang tunai
• Bonafiditas

Keuntungan bagi pedagang (merchant) :
 Meningkatkan omset penjualan
 Sebagai bentuk pelayanan
                     Bank Garansi


   Garansi (guarantee) artinya jaminan, jadi bank
garansi (gurantee bank) berarti jaminan bank dalam
penyelesaian suatu proyek jika kontraktornya cedera
janji.
   Dengan bank garansi, pemilik proyek mendapat
kepastian proyeknya akan selesai sesuai dengan
perjanjian karena telah dijamin oleh bank.
   Bank garansi nilainya sama dengan nilai proyek dan
apabila kontraktor cedera janji, bank garansi inilah yang
dicairkan pemilik proyek untuk penyelesaian proyeknya.
                 Kegunaan bank garansi :

 Tender bond, bid bond, yaitu bank garansi yang diperlukan
    kontraktor untuk dapat mengikuti tender
   Bank garansi uang muka, yaitu bank garansi yang
    dikeluarkan bank untuk menjamin atas permintaan uang
    muka oleh rekanannya dalam rangka kerja sama
    pelaksanaan kontrak kerja
   Bank garansi untuk penangguhan pembayaran bea cukai
   Bank garansi untuk pembangunan dan pemilik proyek.
   Bank garansi untuk penyerahan barang-barang oleh
    leveransir kepada department
Pelaku-pelaku bank garansi :
 Bank, adalah penjamin dengan menerbitkan dan membayar
  sertifikat bank garansi atas nama kontraktor.
 Nasabah (kontraktor), adalah pemborong yang dijamin dan
  meminta sertifikat bank garansi kepada bank.
 Pemilik proyek, adalah pihak yang mnerima jaminan dan
  pemegang sertifikat bank garansi serta yang dapat mencairkannya,
  jika pemborong cedera janji.

Biaya-biaya yang dikenakan kepada nasabah yang
mengajukan permohonan garansi :
 Biaya provisi, merupakan sejumlah uang yang wajib dibayar oleh
  terjamin kepada bank sebagai balas jasa untuk pemberian bank
  garansi.
 Biaya administrasi, merupakan biaya yang lazim dipungut
  berhubungan untuk pelaksanaan administrasi.
 Bea materai, merupakan biaya materai yang dilekatkan pada surat
  perjanjian bank garansi yang ditandatangani oleh bank dan pihak
  terjamin.
Jenis-jenis Bank Garansi :

                                 Bid (tender) Bond
Suatu pengambilalihan kewajiban membayar oleh pihak penjamin (guarantor) atas
permintaan peserta tender (principal) kepada pihak penyelenggara tender
(beneficiary) dimana penjamin mengambil alih kewajiban untuk membayar kepada
penyelenggara tender sampai sejumlah tertentu, jika peserta tender tidak memenuhi
kewajibannya sebagai pemegang tender.
                                  Payment bond
Suatu pengambilalihan kewajiban oleh pihak penjamin atas permintaan distributor
kepada pihak produsen di mana si penjamin mengambil alih kewajiban untuk
membayar kepada produsen sampai sejumlah tertentu
                                Performance bond
Suatu pengambilalihan kewajiban membayar oleh pihak penjamin atas permintaan
supplier kepada pembeli produsen di mana si penjamin mengambil alih kewajiban
untuk membayar kepada pembeli sampai sejumlah uang tertentu
                              Advance payment bond
Suatu pengambilalihan kewajiban membayar oleh pihak penjamin atas permintaan
supplier kepada pembeli sampai sejumlah uang tertentu,di mana peminjam
mengambil alih kewajiban untuk membayar minimal sebesar uang muka yang telah
diberikan pembeli.
                                Maintenance bond
Suatu pengambilalihan kewajiban membayar oleh pihak penjamin atas permintaan
supplier kepada pembeli sampai sejumlah uang tertentu,di mana peminjam
mengambil alih kewajiban untuk membayar minimal sebesar uang muka yang telah
diberikan pembeli.
Keuntungan bank garansi :
                        Bagi pemilik proyek
 Penyusunan anggaran lebih mudah dan pasti karena penyediaan
  barang telah dikontrak leveransir
 Pelaksanaan proyek lebih terjamin karena penjaminnya ada 2 pihak
 Persediaan teknis barang-barang relatif sedikit, kerusakan kecil, dan
  pergudanagan juga kecil,persediaan barang-barang cukup dengan
  persediaan ekonomis saja
 Pengaruh inflasi dapat dikurangi karena pembelian telah dijamin
  oleh kontraktor dan bank garansi.
                       Bagi bank (penjamin)
Sumber pendapatan bank dari provisi/komisi
Sumber dana bagi bank, jika agunan bank garansi uang tunai
Memperluas kegiatan operasional bank
Menyalurkan kredit tanpa dananya sendiri
                   Bagi pendorong ( si terjamin)
Dapat mengikuti tender proyek
Adanya kepastian pekerjaan atau pnjualan barang-barang

								
To top