Dampak Tenaga Endogen dan EksogenEn by laapo

VIEWS: 2,064 PAGES: 2

									RINGKASAN MATERI

C. Dampak Tenaga Endogen dan Eksogen bagi Kehidupan

   1. Sumber air yang memancar setelah gempa berasal dari lapisan air tanah dalam yang bocor
       akibat getaran gempa. Air tanah dalam (artesis) memiliki tekanan hidrostatis melebihi
       atmosfer. Hal tersebut menyebabkan air dapat memancar ke permukaan Bumi tanpa perlu
       proses pemompaan.
   2. Dampak positif aktivitas vulkanisme antara lain menyuburkan tanah, menjadi sumber bahan
       baku bangunan, dan sumber energi panas Bumi. Energi panas Bumi/geotermal dapat
       dijadikan sumber pembangkit listrik tenaga panas Bumi (PLTP). Salah satu pembangkit listrik
       tenaga panas Bumi (PLTP) di Indonesia terdapat di Gunung Sibayak, Kabupaten Karo, Provinsi
       Sumatra Utara.
   3. Bentang alam yang subur akibat proses pengendapan sebagai berikut.
        1) Delta, yaitu endapan di muara sungai yang bersifat subur sehingga cocok untuk
            pengembangan lahan pertanian.
        2) Meander, yaitu endapan yang terbentuk oleh akumulasi material kikisan tebing sungai.
            Endapan ini bersifat subur sehingga cocok untuk kegiatan pertanian.
   4. Dampak negatif dari aktivitas vulkanisme sebagai berikut.
        1) Keluarnya gas beracun berupa gas belerang dan gas asam arang.
        2) Terbentuknya awan yang mengandung uap air panas.
        3) Terjadinya gempa vulkanik.
        4) Terjadinya banjir lahar dingin.
   5. Gua kapur yang berisi kenampakan stalaktit dan stalagmit dibentuk oleh proses pelapukan.
       Pelapukan pada batuan kapur dilakukan oleh air hujan dan organisme. Proses yang terjadi
       secara terus-menerus menyebabkan terbentuknya berbagai bentang alam di batuan kapur
       seperti karren dan sungai bawah tanah.
   6. Dampak negatif dari seisme antara lain terjadi deformasi kulit Bumi dan gelombang tsunami.
       Gempa/seisme yang terjadi di dasar lautan akan menyebabkan perubahan keseimbangan
       tubuh air laut. Perubahan tersebut menyebabkan gelombang besar yang menuju daratan.
       Gelombang ini disebut tsunami.
   7. Program yang mengupayakan tindakan dapat meminimalisasi dampak bencana disebut
       mitigasi. Mitigasi meliputi serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik
       pembangunan infrastruktur maupun program sosialisasi.
   8. Salah satu upaya di bidang infrastruktur yang dapat meminimalisasi dampak gempa adalah
       pembuatan rumah antigempa. Indonesia merupakan wilayah rawan gempa. Oleh karena itu,
       pembangunan permukiman harus dirancang tahan gempa. Berkurangnya kerusakan bangunan
       akan mengurangi korban jiwa akibat tertimpa bangunan.
   9. Upaya yang dapat dilakukan oleh penduduk untuk mengurangi dan mencegah dampak erosi
       salah satunya dengan pembuatan terasering.Pembuatan terasering adalah metode mekanik
       dalam pertanian untuk melestarikan tanah dan mencegah erosi. Terasering dilakukan dengan
       membuat undak-undak pada lahan miring yang dijadikan lahan pertanian.
   10. Letusan gunungapi merupakan bagian dari proses vulkanisme. Tanda-tanda adanya aktivitas
       vulkanisme sebagai berikut.
        1) Terjadi gempa vulkanik.
        2) Binatang bergerak turun menjauhi puncak gunungapi.
        3) Terdengar suara gemuruh dari dalam tanah.
        4) Banyak tumbuhan yang mengering dan mati.
        5) Sumber mata air mengering.
11. Proses pembentukan minyak bumi dan gas alam berasal dari akumulasi hewan dan tumbuhan
    laut yang telah mati. Akumulasi tersebut tersimpan pada lapisan kedap air di dasar laut
    selama jutaan tahun. Akibat pergerakan lempeng tektonik, lapisan kedap air tersebut dapat
    terbuka. Oleh karena itu, manusia dapat mengeksplorasi kandungan yang terdapat di
    dalamnya berupa minyak bumi dan gas alam.
12. Aktivitas vulkanisme seperti letusan gunungapi mengeluarkan material yang mampu
    menyuburkan tanah. Material letusan gunungapi tersebut berupa abu vulkanik dan batuan
    yang mengandung unsur hara. Abu vulkanik bercampur dengan lapisan tanah atas dan
    bertahan selama berpuluhpuluh tahun di lapisan tersebut. Batuan vulkanik yang hancur
    mengandung unsur hara yang diperlukan sebagai nutrisi penyubur tanah.
13. Bentang alam hasil sedimentasi yang dapat dimanfaatkan manusia antara lain meander dan
    delta sungai. Meander sungai adalah endapan yang terbentuk oleh material hasil kikisan
    tebing sungai. Saat surut, meander sungai di beberapa daerah digunakan untuk kebun
    sayuran. Delta sungai adalah endapan di muara sungai yang umumnya bersifat subur. Di
    beberapa tempat delta menjadi lahan pertanian tanaman pangan.
14. Dampak negatif dari tenaga eksogen yang merugikan kehidupan manusia sebagai berikut.
     a. Terjadi kerusakan areal pertanian, permukiman, dan jalan akibat proses erosi.
     b. Pelapukan mampu menghancurkan berbagai macam bangunan.
     c. Pengendapan mengakibatkan pendangkalan saluran sungai.
15. Mitigasi adalah proses yang mengupayakan berbagai tindakan pencegahan untuk
    meminimalisasi dampak negatif bencana yang akan terjadi. Kegiatan mitigasi meliputi
    serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun
    penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Pelaksanaan
    mitigasi diharapkan mampu mengurangi kerugian materi dan korban jiwa.

								
To top