PENGONTROLAN BASIS DATA
Document Sample


KEINTEGRITASAN &
PENGAMANAN
DATA/BASIS DATA
BERTALYA
PROGRAM SARMAG, UNIVERSITAS GUNADARMA
2008
1
KEINTEGRITASAN DATA
Data konsisten & valid pada kondisi atau
konstrain apapun, perlu aturan atau
batasan pada manipulasi data
Tipe keintegritasan data
Keintegritasan entitas (entity integrity)
Keintegritasan referensial (referential
integrity)
Partisipasi entitas pada relationship
Konstrain domain (domain constraint)
Konstrain organisasi (entreprise constraint)
2
KEINTEGRITASAN ENTITAS
Pada relasi, atribut kunci utama tidak
boleh bernilai null.
Contoh:
relasi PEGAWAI(NIP,Nama,ALM,GAJI,KdDiv)
NIP tidak boleh bernilai null/kosong
3
KEINTEGRITASAN REFERENSIAL
Jika suatu relasi mempunyai kunci asing,
maka nilai kunci asing tsb harus sesuai
dengan nilai atribut rujukannya (atau
kunci utama) pada relasi yg lain
Contoh:
relasi PEGAWAI(NIP,Nama,ALM,GAJI,KdDiv)
relasi DIVISI(KdDiv,Ket,Lokasi)
Nilai KdDiv pada PEGAWAI harus mempunyai
nilai yg sesuai dg KdDiv pada relasi DIVISI
4
PARTISIPASI ENTITAS PADA
RELATIONSHIP
Mengacu pada ketergantungan pada
keberadaan atau keharusan / ketidak
harusan keanggotaan dari suatu
relationship.
5
KONSTRAIN DOMAIN
Domain merupakan sekumpulan nilai yg
diizinkan utk satu atau lebih dari satu
atribut.
Selain DBMS, pengguna dapat juga
menspesifikasikan domain dari atribut.
Cth, domain jenis kelamin hanya 2
karakter L atau P
6
KONSTRAIN ORGANISASI
Konstrain ini mengacu pada konstrain
aplikasi, aturan bisnis yg dispesifikasikan
oleh pengguna atau DBA (Database
Administrator)
Contoh :
Gaji staf juru tulis tidak boleh melebihi $1000
7
ALASAN PENGAMANAN BASIS DATA
Data merupakan sumber daya yg sangat
bernilai sehingga harus dikontrol &
dikelola dg sumber daya lainnya
Sebagian atau keseluruhan data
mempunyai kepentingan yg strategis &
membutuhkan kerahasiaan.
8
ALASAN PENGAMANAN BASIS DATA
(lanj.)
Butuh mekanisme yg dapat memproteksi
basis data dari ancaman yg sengaja atau
kecelakaan
Pelanggaran terhadap keamanan dapat
mempengaruhi bagian lain dari sistem,
tetapi dapat berdampak pula pada basis
data
9
ANCAMAN
Merupakan situasi atau kejadian, yg
disebabkan oleh orang, kegiatan atau
lingkungan, yg disengaja maupun tidak
disengaja, yg mempengaruhi sistem
serta organisasi sehingga dapat
merugikan organisasi yg bersangkutan
10
SITUASI ANCAMAN
1. Pencurian & penggelapan
2. Kehilangan kepercayaan
3. Kehilangan privacy
4. Kehilangan keintegritasan
5. Kehilangan Ketersediaan
11
ANCAMAN TERHADAP SISTEM KOMPUTER
12
PENCURIAN & PENGGELAPAN
Usulan pengubahan data yg bukan
otorisasinya
Modifikasi program
Masukan data illegal oleh hacker
Penggunaan password orang lain
Blackmail
Pengembangan program yg melewati
mekanisme pengamanan
13
PENCURIAN & PENGGELAPAN (lanj.)
Pengaksesan oleh yg tidak mempunyai
otorisasi
Pencurian
Kesalahan pada perangkat lunak
mengakibatkan pengaksesan melebihi
normal
Pemogokan staff
Pelatihan staff yg tidak berkualitas
14
KEHILANGAN KEPERCAYAAN
Pemasukan illegal oleh hacker
Penggunaan password orang lain
Blackmail
Kesalahan pada perangkat lunak
Perselisihan atau pemogokan staff
Data yg bukan otoritasnya dapat dilihat
15
KEHILANGAN PRIVACY
Pengaksesan oleh yg tidak mempunyai
otorisasi
Penggunaan password orang lain
Blackmail
Kesalahan pada perangkat lunak
mengakibatkan pengaksesan melebihi
normal
Pelatihan staff yg tidak berkualitas
Data yg bukan otoritasnya dapat dilihat
16
KEHILANGAN KEINTEGRITASAN
Radiasi & interferensi elektronik
Korupsi data akibat kehilangan power
Kebakaran
Terputusnya kabel2
Terdapatnya virus2
Kerusakan peralatan secara fisik
Pelatihan staff yg tidak berkualitas
17
KEHILANGAN KETERSEDIAAN
Radiasi & interferensi elektronik
Terjadi pembakaran
Serangan bom
Terjadi air bah
Kesalahan pada perangkat keras seperti
crash pada disk
Kerusakan peralatan secara fisik
Pelatihan staff yg tidak berkualitas
18
Penanganan terhadap semua jenis
ancaman dapat secara pengontrolan
secara fisik atau prosedur administratif
atau kombinasi keduanya
Pengontrolan berbasis komputer
Pengontrolan tidak berbasis komputer
Pengamanan pada PC
19
PENGONTROLAN BERBASIS
KOMPUTER
Otorisasi
Authentication
view
Backing-up
Enkripsi
Journaling
Checkpointing
keintegritasan
20
1. OTORISASI
Pemberian otoritas operasi yg legal pada
pengguna atau suatu program secara sah
utk mengakses sistem atau objek2nya
seperti tabel, view, aplikasi & prosedur.
Jenis operasi :
Select
Insert [(nama atribut [,…])]
Update [(nama atribut [,…])]
Delete
References [(nama atribut [,…])]
Usage
21
SINTAKS GRANT
GRANT operasi/ALL PRIVILEGES
ON objek TO pengguna/PUBLIC
[WITH GRANT OPTION];
ALL PRIVEGES : semua jenis operasi
PUBLIC : semua pengguna
Objek : nama tabel, view, domain
WITH GRANT OPTION : si pengguna diperkenan
kan untuk memberikan grant yg sama pada
pengguna lain
22
CONTOH GRANT
Contoh :
grant all privileges on pegawai
to manager with grant option;
grant select,update(gaji) on pegawai
to admin;
grant select on pegawai to personal, deputi;
23
SINTAKS REVOKE
REVOKE [GRANT OPTION FOR]
operasi/ALL PRIVILEGES
ON objek FROM pengguna/PUBLIC
[RESTRICT/CASCADE];
CASCADE : untuk semua objek yg bergantung
pada objek yg di revoke
Contoh :
Revoke select on divisi from public;
24
2. VIEW
Merupakan hasil dinamis dari operasi
relasional terhadap satu atau lebih relasi
utk menghasilkan relasi lain.
Merupakan relasi virtual, tidak terdapat
pada basis data, tetapi dihasilkan krn
permintaan pemakai.
Menyajikan data yg relevan dg kebutuhan
pengguna, tapi field2 lain disembunyikan.
25
SINTAKS VIEW
CREATE VIEW nama view [kolom,…]
AS subselect [WITH[CASCADED/LOCAL]
GRANT OPTION]
Contoh : view utk manager divisi 2 yg ingin
mengakses data pegawai di divisi 2 saja
secara detail.
create view pegawai2 as select *
from pegawai where kddiv=‘2’;
26
3.AUTHENTICATION
Verifikasi pengguna dengan menggunakan
suatu identifikasi yg unik dimana sistem
operasi akan menggunakannya utk
menentukan siapa pengguna tersebut.
Contoh, dgn password, sidik jari, retina
mata, suara
27
4. BACKING-UP
Proses yg secara periodik mengkopi basis
data & journal serta program ke dalam
media penyimpanan yg offline.
28
5. ENSKRIPSI
Pengkodingan data dengan algoritma
khusus sehingga data tidak dapat dibaca
oleh program apapun tanpa adanya kunci
deskripsi.
29
6. JOURNALING
Proses pemeliharaan journal atau log
dari semua pengubahan yg terjadi pada
basis data agar supaya pemulihan dapat
berjalan efektif pada saat terjadi
kegagalan atau kesalahan.
30
7. CHECKPOINTING
Titik sinkronisasi antara basis data & file
log transaksi.
Dapat dilakukan bersama-sama
journaling.
31
8. KEINTEGRITASAN
Pengontrolan keintegritasan juga utk
menjaga keamanan sistem basis data
dg menjaga data tidak invalid atau
memberikan hasil yg salah.
32
PENGONTROLAN TDK BERBASIS
KOMPUTER
Pengontrolan yg berhubungan dg politis,
persetujuan & administratif
Pembuatan security policy & contingency plan
Pengontrolan personal
Posisi peralatan yg aman
Perangkat lunak & data yg aman
Terdapatnya perjanjian antara si pembuat
perangkat lunak dg klien
Terdapatnya perjanjian pemeliharaan perangkat
lunak & perangkat keras
Pengontrolan gedung terhadap resiko apapun
Perjanjian terhadap situasi darurat
33
SECURITY POLICY
Mendefinisikan pemeliharaan sistem yg
aman pada organisasi meliputi
Area bisnis
Tanggungjawab & kewajiban pengawai
Sansksi kedisiplinan
Prosedur yg harus diikuti
34
CONTIGENCY PLAN
Mendefinisikan bagaimana suatu
organisasi tetap dapat berfungsi
pada situasi darurat
Penentuan personal kunci & alternatif serta
bagaimana cara menghubunginya
Siapa yg menentukan contigency &
bagaimana cara penentuannya
Kebutuhan teknis utk operasi pentransferan,
perlengkapan tambahan yg dibutuhkan
Saluran komunikasi yg harus diinstal
35
CONTIGENCY PLAN (lanj.)
Kebutuhan operasional utk operasi
pentransferan,
pegawai perlu bekerja jauh dari rumah
pegawai perlu bekerja dg waktu yg tidak biasa
Kompensasi utk pegawai
Siapa personal di luar organisasi yg dapat
dihubungi
Pabrik perlengkapan
Terdapatnya jaminan terhadap situasi ini
36
PENGONTROLAN PERSONAL
Meliputi :
Adanya prosedur perekrutan pegawai baru
maupun penempatan pegawai lama pada
pos2 berbeda atau pegawai2 sementara yg
akan ditempatkan pada posisi permanen
Pelatihan pegawai tidak hanya mengenai
fungsi2 pekerjaannya, tapi juga mengenai
pengamanan, kualitas, kesehatan serta
tanggungjawab & kebutuhan yg legal
Pemisahan pekerjaan & tanggung jawab
Pengontrolan pekerjaan lain.
37
PENGAMANAN PADA PC
Resiko yg dihadapi PC adalah terinfeksi
virus utk itu pada security policy harus
terdapat prosedur yg harus diikuti pada
saat suatu perangkat lunak ditransfer ke
sistem.
38
Get documents about "