SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PEGAWAI DI DINAS PENDIDIKAN

W
Shared by: HC120730135624
Categories
Tags
-
Stats
views:
1370
posted:
7/30/2012
language:
Malay
pages:
105
Document Sample
scope of work template
							                                                                               1




                                        BAB I

                                 PENDAHULUAN



1.1.. Latar belakang

       Teknologi komputerisasi merupakan salah satu cara atau alat yang dapat

membantu penyelesaian suatu pekerjaan. Setiap perusahaan baik dalam skala kecil

maupun besar dapat dipastikan membutuhkan teknologi canggih seperti komputert

baik yang digunakan secara system manual maupun dengan menggunakan data

elektronik. Komputer dapat digunakan perusahaan untuk membantu pengolahan data

yang dimiliki perusahaan atau instansi tersebut.

       Setiap pegawai mempunyai peranan yang penting dan berhak untuk

mendapatkan gaji berdasarkan peraturan atau yang berlaku di perusahaan. Mengingat

setiap pegawai dalam organisasi mempunyai pengharapan atas sesuatu dari

organisasi, sebagai penghargaan atas jerih payah pegawai selama bekerja.

       Begitu juga pada Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat, masalah pengolahan

data pegawai merupakan sesuatu yang sangat penting sehingga dibutuhkan suatu

sistem informasi pengolahan data pegawai yang dapat meningkatkan kecepatan dan

ketepatan dalam menyampaikan informasi. Dengan menggunakan teknologi

komputer sebagai alat pengolahan data pegawai, maka sistem informasi pengolahan

data pegawai diharapkan dapat mengolah data pegawai dengan efektif dan efisien.

Sistem informasi pengolahan data pegawai merupakan salah satu bentuk perangkat

lunak yang dapat menyampaikan informasi tentang pemasukan data kepangkatan,
                                                                                   2




data pendidikan, data pensiun, data cuti Pada saat ini sistem pengolahan data pegawai

yang diterapkan di Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat memang sudah

terkomputerisasi, namun penggunaannya masih standar umum yaitu menggunakan

Microsoft word dan disimpan pada folder yang tidak beraturan sehingga sering terjadi

keterlambatan dalam penerimaan data yang berhubungan dengan data-data gaji,surat

tugas dan mengakibatkan kinerja yang ada menjadi tidak efektif. Berdasarkan hal

tersebut, maka penulis mencoba untuk membuat suatu rancangan sistem informasi

pengolahan data pegawai, sehingga dalam pencarian data pegawai dpat lebih mudah

sehingga tidak adanya keterlambatan dalam penyampain informasi.

       Oleh karena itu penulis membuat skripsi ini dengan judul “SISTEM

INFORMASI PENGOLAHAN DATA PEGAWAI DI DINAS PENDIDIKAN

PROVINSI JAWA BARAT”
                                                                                     3




1.2 Identifikasi masalah

        Dari latar belakang yang sudah diuraikan diatas maka dapat diidentifikasi

permasalhan sebagai berikut:

1. Penerbitan surat cuti, surat pensiun dan surat kenaikan pangkat tidak tepat waktu

sehingga menyebabkan keterlambatan.

2. Tidak adanya database dalam penyimpanan data, sehingga terjadinya kesulitan

dalam pencarian data.

3. Keamanan informasi tidak terjamin seperti data itu hilang.

       Berdasarkan identifikasi masalah diatas dapat disimpulkan bahwa rumusan

masalah yang ada sebagai berikut:

1. Bagaimana cara penerbitan surat cuti, pensiun dan kenaikan pangkat tepat waktu.

2. Bagaimana sistem yang akan dirancang.

3. Bagaimana agar keamanan informasi dapat terjamin.



1.3 Maksud dan Tujuan

       Maksud dilakukan penelitian ini adalah :

1. Untuk memperbaiki system yang sudah ada menjadi lebih baik dengan cara

membangun system informasi yang bisa meningkatkan kinerja Dinas Pendidikan

provinsi jawa barat.

2. Dapat memberikan sumbangan terhadap pengembangan ilmu yang didapat di masa

yang akan datang.
                                                                                 4




       Tujuan dari penelitian ini adalah :

1. Agar tidak adanya keterlambatan dalam penerbitan surat yang berupa surat cuti,

pensiun, kenaikan jabatan.

2. Membantu instansi atau perusahaan untuk meningkatkan efektifitas dalam

melakukan pengolahan data pegawai yang dihasilkan dengan memperkecil

kemungkinan-kemungkinan kesalahan yang akan terjadi.

3. Agar keamanan informasi dapat terjamin



1.4. Kegunaan Penelitian

       Kegunaan dalam penelitian ini dilakukan agar para pembaca dapat memahami

tujuan yang akan dilakukan dalam pencapaian tujuan penelitian dan para pembaca

juga dapat memahami, mengetahui ilmu tentang penelitian agar ilmu ini berguna bagi

para pembaca yang akan menyusun penelitian di masa yang akan datang.



 1.4.1 Kegunaan Praktis

    Dilakukannya penelitian ini didasarkan pada kegunaan praktis yang bisa dicapai,

yaitu : Bagi Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat diharapkan mampu untuk

mengaplikasikan program yang dibuat sehingga berguna dalam hal pengolahan data

pegawai.



1.4.2 Kegunaan Akademis

  kegunaan akademis dari penelitian ini adalah ;
                                                                                     5




1. Memberi informasi kepada penulis lain.

2. Bagi pengembangan ilmu MI sebagai masukan di masa yang akan datang.

3. Dapat dijadikan bahan acuan untuk peneliti.



1.5 Batasan Masalah

     Penulis membatasi masalah pengolahan data pegawai yang meliputi pemasukan

biodata pegawai, data kepangkatan, data pendidikan, data pensiun, data cuti, sehingga

menghasilkan laporan berupa data karyawan, data urut kepangkatan (DUK), data

pegawai yang pensiun,data pegawai yang mengalami kenaikan pangkat dan data

karyawan yang mengambil cuti.




1.6 Lokasi dan Waktu Penelitian

  Lokasi penelitian bertempat di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat tepatnya di

Jl. Dr Rajiman No.6 bandung di Bag. seksi data dan informasi.

                           Tabel 1.1 Jadwal Kegiatan Penelitian

                                            TAHUN 2009
NO          KEGIATAN            MARET    APRIL       MEI JUNI
                               1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3                     4
 1   MODELING
 2   ANALISIS
 3   DESIGN
 4   CODING
 5   TESTING
 6   MAINTENANCE
                                                                                  6




                                      BAB II

                               LANDASAN TEORI



2.1   Konsep dasar sistem

       Sistem dapat didefinisikan menjadi dua kelompok pendekatan yaitu 6ocial

yang menekankan pada elemen atau komponennya. Pendekatan 6ocial yang

menekankan pada prosedur didefinisikan sebagai berikut:

Menurut Jogiyanto (2001:15 ) “sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-

prosedur yang saling berhubungan, berkumpul, bersama-sama untuk melakukan

suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.”

Sedangkan pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau

komponennya didefinisikan sebagai berikut:

Menurut Jogiyanto (2001:1 ) ”sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang

berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu”.

       Suatu sistem terdiri dari sejumlah ko,ponen yang saling berinteraksi, artinya

saling bekerjasana membentuk satu kesatuan yang tidak dapat berdiri sendiri untuk

mencapai tujuan atau sasaran sistem, suatu sistem bagaimanapun kecilnya selalu

mengandung komponen-komponennya yang dapat berupa subsistem-subsistem atau

bagian-bagian suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses siten secara

keseluruhan.
                                                                                   7




2.2    Karakteristik sistem

       Menurut Jogiyanto (2001:1 ) bahwa sistem mempunyai karakteristik atau

sifat-sifat tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen (components), batas

sistem (boundary), lingkungan luar sistem (environments), penghubung (interface),

masukan (input), keluaran (output), pengolah (process), dan sasaran (objectives), dan

tujuan (goal).

1.Komponen sistem

       Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang

       artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen

       sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-

       bagian dari sistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk

       menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara

       keseluruhan.

2.Batas sistem

       Batas sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu

       sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas

       sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang

       menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.

3.Lingkungan luar sistem

       Lingkungan luar (environment) dari suatu sistem adalah apapun di luar batas

       dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat

       bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan. Lingkungan luar
                                                                                 8




       yang menguntungkan merupakan sistem dari sistem dan harus tetap dijaga dan

       dipelihara. Sedangkan lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan

       dikendalikan, kalau tidak maka akan mengganggu kelangsungan hidup sistem.

4.Penghubung sistem

       Penghubung sistem (interface) merupakan media penghubung antara satu

       subsistem dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini

       memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke

       subsistem yang lainnya. Dengan penghubung, satu subsistem dapat

       berintegrasi dengan subsistem yang lainnya dan membentuk satu kesatuan.

5.Masukan sistem

       Masukan (input) adalah sistem yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan

       dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal

       (signal input). Maintenance input adalah sistem yang dimasukkan supaya

       sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah sistem yang diproses

       untuk didapatkan keluaran (output).

6.Keluaran sistem

       Keluaran (output) adalah hasil dari sistem yang diolah dan diklasifikasikan

       menjadi keluaran yang berguna. Keluaran dapat merupakan masukan (input)

       untuk subsistem yang lain.

7.Pengolah sistem

       Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah

       masukan (input) menjadi keluaran (output).
                                                                                  9




8.Sasaran sistem

         Sasaran sistem, merupkan tujuan (goal) dari sistem. Suatu sistem pasti

         mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objectives). Bila suatu sistem tidak

         mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak sistem gunanya. Sasaran dari

         sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan

         keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila

         mengenai sasaran atau tujuannya.



2.3      Klasifikasi sistem

         Menurut Jogiyanto (2001:9) bahwa sistem dapat diklasifikasikan dari

beberapa sudut pandang, diantaranya adalah sebagai berikut :

Sistem abstrak (abstract system) dan sistem fisik (physical system).

         Sistem abstrak berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik

         dan sistem fisik merupakan sistem yang ada dan tampak secara fisik.

      2. Sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made

         system).

         Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat

         manusia, sedangkan sistem buatan adalah sistem yang dirancang oleh

         manusia.

   3.    Sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probabilistic

         system).
                                                                                  10




       Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi.

       Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga

       keluaran (output) dari sistem dapat diramalkan.

       Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat

       diprediksi karena mengandung sistem probabilitas.



4.Sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system).

       Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak

       terpengaruh oleh lingkungan luarnya. Secara teoritis sistem tertutup ini ada,

       tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, yang ada

       hanyalah relatively closed system (tidak benar-benar tertutup). Sistem terbuka

       adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

       Sistem ini menerima masukan (input) dan menghasilkan keluaran (output)

       untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya.



2.4    Konsep dasar informasi

       Informasi sangat penting didalam suatu organisasi, bagi manajer informasi

yang diterimanya akan sangat bermanfaat untuk membantu daklam hal pengambilan

keputusan. Informasi dapat didefinisikan sebagai berikut:

Menurut Jogiyanto (2001:8 ) ”Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk

yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya”.

Sumber informasi adalah data. Data adalah sekumpulan kejadian yang diangkat dari
                                                                                    11




suatu kenyataan yang belu dievaluasi. Data dapat terbentuk dari karakter yang berupa

sistem, angka maupun simbol-simbol khusus atau gabungan dari keduamya yang

menggambarkan suatu ide, objek, kondisi atau situasi tertentu.



      2.4.1 Kualitas informasi

        Kualitas dari informasi tersebut tergantung dari tiga hal yaitu informasi harus

akurat, tepat pada waktunya dan relevan.

1.Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa

menyesatkan.

2.Tepat pada waktumya, berarti informasi yang ada pada penerima tidak boleh

terlambat, informasi yang sudah ada tidak akan mempunyai nilai lagi karena

informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan.

3.Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya.



       2.4.2 Nilai informasi

        Nilai dari informasi ditentukan dua hal yaitu manfaat dan biaya

mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebiah efektif

dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.




2.5     Konsep dasar sistem informasi

        informasi yang dibutuhkan seseorang diperoleh dari 11ocial informasi. Sistem
                                                                               12




informasi didefinisikan.

       Menurut Jogiyanto (2001:11 ) “sistem informasi adalah suatu system di

dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi

harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategis dari suatu

organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang

diperlukan”.



2.6    Pengertian Kepegawaian

       Menurut Wursanto (2001 : 3) dalam bukunya Manajemen Kepegawaian I,

yang dimaksud dengan kepegawaian adalah: “Seluruh kegiatan yang berhubungan

dengan kepentingan pegawai. Sesuai dengan pengertian tersebut, bagian kepegawaian

adalah segala hal mengenai kedudukan, kewajiban, hak, dan pembinaan pegawai.

       Sistem informasi pengolahan data kepegawaian ini berfungsi untuk

menunjang pelaksanaan fungsi dari suatu unit dalam instansi tersebut untuk

menjalankan kegiatan yang berhubungan dengan kepentingan pegawai dengan

maksud mencapai suatu tujuan.




2.7    Pengertian DUK (Daftar Urut Kepangkatan )

       DUK ( Daftar Urut Kepangkatan ) adalah suatu daftar yang memuat nama

pegawai negeri sipil dari satuan organisasi negara yang disusun menurut tingkat

kepangkatan. Daftar ini dibuat pada akhir bulan Desember dan berlaku untuk tahun
                                                                                13




berikutnya.

        Tujuan Dibuatnya DUK yaitu untuk lebih menjamin objektifitas dalam

pembinaan pegawai negeri sipil berdasarkan sistem karier dan sistem prestasi kerja,

DUK digunakan sebagai salah satu pertimbangan objektif dalam melaksanakan

pembinaan karier pegawai.



2.8     Pengertian Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil

        Dalam rangka usaha melaksanakan pembinaan pegawai negeri sipil atas dasar

sistem karier dan sistem prestasi kerja maka perlu ditetapkan ketentuan tentang

pengangkatan dalam pangkat pegawai negeri sipil .

        Pangkat adalah kedudukan yang menunjukkan tingkat seseorang pegawai

negeri sipil dalam rangkaian susunan kepegawaian dan digunakan sebagai dasar

penggajian, oleh karena itu setiap pegawai negeri sipil diangkat dalam pangkat

tertentu.

        Kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas pengabdian

pegawai negeri    sipil yang yang bersangkutan terhadap negara, selain pada itu

kenaikan pangkat juga dimaksudkan sebagai dorongan kepada pegawai negeri sipil

untuk lebih meningkatkan pengabdiannya.
                                                                                 14




2.9      Cuti Pegawai Negeri Sipil

      Cuti Pegawai Negeri Sipil (PNS) diatur dalam PP No.24 tahun 1976 adapun jenis

      jenis cuti beserta syarat-syaratnya adalah sebagai berikut:

a)Cuti Tahunan

           1. PNS mengajukan permohonan secara tertulis

           2. PNS sekurang-kurangnya sudah satu tahun bekerja secara terus menerus.

         b)Cuti Besar

           1. PNS Mengajukan permohonan secara tertulis.

           2. PNS sekurang-kurangnya sudah enam tahun bekerja secara terus

           menerus.

      c) Cuti Sakit

           1. PNS mengajukan secara tertulis

           2. Melampirkan surat keterangan dokter (untuk cuti sakit yang lebih dari

           tiga hari).

      d) Cuti bersalin

           1. PNS menajukan permohonan secara tertulis.

           2. Melampirkan surat keterangan dokter/bidan.

           3. Untuk persalinan anak ke empat dan seterusnya diberikan cuti diluar

           tanggungan negara.

      e) Cuti karena alasan penting
                                                                                  15




         1. PNS Megajukan permohonan secara tertulis.

         2. Melampirkan keterangan-keterangan yang memperkuat alasan-alasan

         untuk mengambil cuti itu.

   f) Cuti diluar tanggungan negara.

         1. Telah bekerja sekurang-kurangnya lima tahun secara terus-menerus.

         2. Mengajukan permohonan tertulis dengan memberikan alasan-alasan

         pribadi penting.

         Melampirkan:

         1.Surat keputusan pertama sebagai pegawai negeri.

         2.Surat keputusan dalam pangkat dan gaji terakhir.

         3.Daftar riwayat hidup/pekerjaan yang sah.



2.10   Pengertian Pensiun Pegawai Negeri Sipil

       Pensiun yaitu :

   1. Jaminan hari tua dan sebagai balas jasa terhadap pegawai negeri yang telah

   bertahun-tahun mengabdikan diri kepada negara.

   2. Penghasilan yang diterima setiap bulan berdasarkan peraturan perundang-

   undangan yang berlaku.

Sifat dari pensiun adalah sebagai jaminan hari tua dan sebagai penghargaan atas jasa-

jasa pegawai selama bertahun-tahun bekerja dalam dinas pemerintahan.

       Batas Usia Pensiun (BUP ) Pegawai Negeri Sipil pada umumnya adalah 56
                                                                              16




tahun dan sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku dapat

diperpanjang sampai 60 tahun, 65 tahun dan 70 tahun. Sesuai dengan pasal 10

Undang-undang nomor 11 tahun 1969 bahwa untuk menetapkan hak atas pensiun

ditentukan atas dasar tanggal kelahiran yang disebutkan pada pengangkatan pertama

sebagai pegawai negeri.




2.11 Jaringan komputer

       Jaringan computer yaitu beberapa system yang terhubung satu sama lainnya

   dimana ada yang bertindak sebagai server dan client. Konsep jaringan komputer

   lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer

   MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin

   H.Aiken.



    2.11.1 Topologi jaringan komputer

       Topologi jaringan menurut (Oetomo[2002:5]) adalah bagaimana cara dan

bentuknya secara fisik untuk menghubungkan antar komputer. Secara garis besar ada

tiga macam jenis topologi yaitu topologi Bus, topologi Star, topologi Ring.

1.Topologi Bus

       Jaringan yang menggunakan topologi bus disebut juga linier Bus karena

dibubungkan hanya melalui satu kabel yang linier. Kabel yang umum digunakan

adalah kabel koaksial pada awal dan akhir dari kabel diberi terminator.
                                                                          17




                              Gambar 2.1 Topologi Bus

                   [Sumber : http://bebas.vlsm.org/ 15 April 2009]



2.Topologi Star

       Hubungan antar node melalui suatu peralatan yang disebut      hub atau

concentrator. Setiap node dihubungkan dengan kabel ke hub.




                                Gambar 2.2 Topologi Star

                  [Sumber :: http://bebas.vlsm.org/ 15 April 2009]




3.Topologi Ring

       Pada topologi ini setiap node saling berhubungan dengan node lainnya

sehingga berbentuk seperti lingkaran (Ring).




                                Gambar 2.3 Topologi Ring
                                                                                18




                 [Sumber : http://bebas.vlsm.org/ 15 April 2009]



        2.11.2 Fungsi dan Manfaat Jaringan

       Komputer merupakan suatu hal yang tidak terhindarkan dan cenderung

menjadi suatu keharusan untuk melakukan interkoneksi antar 18ocial18a yang

mempunyai fungsi lain. Tidak hanya sebagai tempat pengolahan dan penyimpanan

data, melainkan sebagai alat komunikasi dan resource dan information sharing.

Dalam suatu jaringan computer kita bisa saling berbagi pemakaian sumber daya

(resource), misalkan pertukaran data atau informasi, pemakian printer bersama,

CDROM, Floppy disk, dan lain-lain. Selain itu computer dalam satu jaringan dapat

menjadi alat komunikasi dan informasi sharing yang efektif, misalnya dengan

teleconference, internet, mailing dan sebagainya.

       Manfaat dari jaringan computer itu sendiri diantaranya: [2]

1.Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien.

2.Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan up to date.

3.Jaringan membantu mempercepat proses berbagi data (Data Sharing).

4.Jaringan memungkinkan kelompok kerja berkomunukasi dengan lebih efisien.

5.Jaringan membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif.



       2.11.3 Tipe Jaringan

           a.Jaringan ini biasa disebut Client-Server, memungkinkan jaringan untuk

           mensentralisasi fungsi dan aplikasi kepada satu atau dua dedicated file
                                                                                   19




          server. Sebuah file server menjadi jantung dari keseluruhan 19ocial,

          memungkinkan untuk mengakses sumber daya, dan menyediakan

          keamanan. Workstation yang berdiri sendiri dapat mengambil sumber

          daya yang ada pada file server. Model hubungan ini menyediakan

          mekanisme untuk mengintegrasikan seluruh komponen yang ada di

          jaringan dan memungkinkan banyak pengguna secara bersama-sama

          memakai sumberdaya pada file server.



       Kelebihan model hubungan Client-Server :[2]

          1.Terpusat (sumber daya dan keamanan data dikontrol melalui server).

          2.Skalabilitas

          3.Fleksibel

          4.Teknologi baru dengan mudah terintegrasi kedalam 19ocial

          5.Keseluruhan komponen (client / network / server) dapat bekerjabersama

       Kekurangan model hubungan Client-Server :

1.Mahal

2.Membutuhkan investasi untuk dedicated file server

3.Berketergantungan

4.Ketika server jatuh, mengakibatkan keseluruhan operasi pada network akan jatuh
                                                                                 20




                         Gambar 2.4 Client Server [2]

                     [Sumber : http://bebas.vlsm.org/ 15 April 2009]



b.Model hubungan Peer To Peer memungkinkan user membagi sumber dayanya yang

ada pada komputernya baik berupa file, layanan printer dan lain-lain serta mengakses

sumber daya yang ada pada sistem lain. Namun model ini tidak mempunyai sebuah

file server atau sumber daya yang terpusat didalam hubungan Peer To Peer ini,

seluruh system adalah sama, yang mana mempunyai kemampuan yang sama untuk

memakai sumber daya yang tersedia di dalam jaringan model ini di desain untuk

jaringan berskala kecil dan menengah.



       Kelebihan model hubungan Peer To Peer [2]

       1. Tidak terlalu mahal, karena tidak membutuhkan dedicated file server
                                                                                   21




       2. Mudah dalam komfigurasi programnya, hanya tinggal mengatur untuk

       operasi model hubungan peer to peer.

       Kekurangan model hubungan Peer To Peer

           1.Tidak terpusat, terutama untuk penyimpanan data dan aplikasi

           2.Tidak aman, karena tidak menyediakan fasilitas untuk keperluan itu.




                   Gambar 2.5 Jaringan Model Peer to Peer [2]

                     [Sumber : http://bebas.vlsm.org/ 15 April 2009]

2.12 Sistem Client-Server

       Sistem Client Server atau disebut juga sistem tersentralisasi diterapkan pada

sebuah sistem jaringan. Sistem Client Server ini ditujukan untuk mengatasi

kelemahan-kelemahan yang terdapat pada sistem sebelumnya. Sistem Client Server

terdiri dari dua komponen utama yaitu client dan server. Client berisi aplikasi basis

data dan server berisi DBMS dan basis data. Setiap aktivitas yang dikehendaki para

pemakai akan lebih dulu ditangani oleh client. Client selanjutnya mengupayakan

agar semua proses “sebisa mungkin” ditangani sendiri. Bila ada proses yang harus

melibatkan data yang tersimpan pada basis data barulah client mengadakan hubungan

dengan server.

       Pada sistem Client Server untuk memenuhi kebutuhan, client akan

mengirimkan message (perintah) query pengambilan data. Selanjutnya, server yang
                                                                                                                                       22




menerima message tersebut akan menjalankan query tersebut dan hasilnya akan

dikirimkan kembali ke client. Dengan begitu transfer datanya jauh lebih efisien.

Adapun bentuk dari Sistem Client Server yang sederhana adalah sebagai berikut :


                                                                                         DBMS Server

                              Database




           Client & Work Station                        Client & Work Station                                Client & Work Station




                            Gambar 2.6 Sistem Client Server Sederhana

                  [Sumber : http://fleahlit.web.id/?p=118 / 15 April 2009]

Disamping bentuk client server sederhana terdapat pula bentuk client server yang

lebih komplek yang digambarkan sebagai berikut :


                                                                                DBMS Server
                                     Database




                                                                                                                           Client
                                                                                Client
                                         Client




          Work Station             Work Station   Work Station              Work Station      Work Station              Work Station




                             Gambar 2.7 Sistem Client Server Kompleks

                  [Sumber : http://fleahlit.web.id/?p=118 / 15 April 2009]
                                                                                  23




       Dari kedua gambar diatas, dapat dilihat adanya dua macam implementasi

sistem client server. Bentuk yang sederhana dapat diterapkan pada sebuah jaringan

komputer sistem (LAN) dimana fungsi client            menangani sebagian besar proses

pengolahan data seperti perhitungan, perulangan, pembandingan, dan lain-lain dan

fungsi work station menangani interaksi dengan pemakai, menerima data masukan

dan menayangkan hasil pengolahan.

       Adanya pemisahan fungsi client dan fungsi server, disamping meningkatkan

kompleksitas tersendiri dalam pembangunan aplikasi secara keseluruhan, juga

menimbulkan kelemahan lain, yaitu aktivitas pemasangan aplikasi yang tidak praktis.

Bila terdapat perubahan / perbaikan aplikasi basis data maka harus mengulangi

pekerjaan instalasi disemua mesin client yang digunakan.

       Jadi setiap client dan sejumlah work station membentuk sebuah LAN

tersendiri. Karena client-client ini merupakan basis tempat aplikasi basis data

disimpan dan turut menangani proses-proses dalam aplikasi, maka bagi work station,

client ini dapat dipandang sebagai server aplikasi.



2.13   Arsitektur Aplikasi

       Arsitektur aplikasi merupakan suatu rancangan pengelolaan sistem informasi

yang dilakukan tidak hanya dengan satu komputer tetapi dengan sistem komputer

yang saling berhubungan dengan komputer lain. Bagaimana komputer tersebut bisa

saling berhubungan serta mengatur sumber yang ada disebut sebagai computer

network (jaringan komputer).
                                                                                  24




2.14 Sekilas tentang visual basic 6.0

       Microsoft Visual Basic 6.0 merupakan bahasa pemrograman yang cukup

kompleks dan sangat mudah untuk dipelajari. Kita dapat membuat program dengan

aplikasi GUI (Graphical User Interface) atau pemrograman yang memungkinkan

pemakai komputer berkomunikasi dengan komputer tersebut dengan menggunakan

modus grafik dan gambar. Microsoft Visual Basic 6.0 juga menjadikan fasilitas yang

memungkinkan kita untuk menyusun sebuah program dengan memasang objek-objek

grafik disebuah form.

       Microsoft Visual Basic berasal dari bahasa pemrograman BASIC (Beginners

All-purpose Symbolic Instruction Code). Karena bahasa Visual Basic cukup mudah

untuk dipelajari dan dipahami, maka sistem setiap programmer menguasai bahasa

ini.

       Tahun 1980-an sistem operasi DOS cukup sistem di kalangan pemakai PC

karena di dalamnya disertakan bahasa BASIC yang dikenal dengan QBASIC

(QUICK BASIC). Sistem tersebut sekarang sudah jarang digunakan. Diera windows,

Microsoft menciptakan Visual Basic yang terus mengalami penyempurnaan hingga

Visual Basic 6.0 ini. Keunggulan Microsoft Visual Basic 6.0 adalah sebagai berikut:

1.Mempunyai fasilitas toolbox yang dapat secara langsung mendesain program yang

akan dibuat.

2.Mempunyai jendela properties dimana dapat mengedit computer suatu objek

terpilih yang berada dalam suatu aplikasi.
                                                                                25




2.15 Microsoft SQL Server 2000

        Microsoft SQL Server 2000 adalah perangkat lunak Relation Database

Management System (RDBMS) yang handal. Di desain untuk mendukung proses

transaksi yang besar seperti order online, inventory, akuntansi atau manufaktur.

Microsoft SQL Server 2000 dapat dijalankan pada Microsoft Windows NT 4.0 Server

atau Microsoft Windows 2000 Server, selain itu dapat pula di jalankan pada personal

desktop di Microsoft Windows 2000 Professional dan Microsoft Windows Millenium.

        Sistem akan dipergunakan oleh beberapa komputer (client-server) maka

database yang dibangun adalah merupakan database yang berfungsi untuk menunjang

hal tersebut, untuk itu dalam penulisan ini dipakai database Microsoft SQL Server

2000, selain itu database ini juga compatible dengan bahasa pemrograman Visual

Basic yang digunakan. Secara teoritis, program SQL yang sudah terinstal pada sistem

dapat menampung 32.767 database dan terdapat lebih dari 2 billion object. Kelebihan

Microsoft SQL Server 2000 dalam pembuatan database adalah sebagai berikut :

1.Mempunyai transaction log tersendiri dan mengatur transaksi dalam database.

2.Data dapat berkisar antara 1 MB sampai 1.048.516 MB.

3.Dapat menambah ukuran data secara manual atau otomatis.

4.Dapat diset sesuai dengan keinginan, sistem sebuah database hanya dapat dibaca

tetapi tidak bisa diedit
                                                                                 26




                                      BAB III

                     OBJEK DAN METODE PENELITIAN



3.1. Objek penelitian

        Objek penelitian yang dilakukan yaitu di Diknas Jabar bertempat bagian seksi

data dan informasi subdin bina program.



3.1.1. Sejarah Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat

        Era Otonomi Daerah sebagai respon terhadap proses reformasi yang terjadi

pada sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang

berubah dari sistem pemerintahan yang sentralistik. Era Otonomi Daerah ditandai

dengan diundangkannya UU No. 22 Tahun 1999 wilayah NKRI dibagi dalam Daerah

Propinsi, kabupaten, dan daerah kota yang bersifat OTONOM, artinya daerah

Propinsi, kabupaten, dan daerah kota berwenang mengatur dan mengurus kepentingan

masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat, dan

masing-masing berdiri sendiri serta tidak mempunyai hubungan hierarki satu sama

lain.

        Berdasarkan UU No.22 tahun 1999 pasal 68 ayat 1 maka susunan organisasi

Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat di tetapkan berdasarkan peraturan Daerah

Propinsi Jawa Barat No. 15 tahun 2000 tentang pembentukan Dinas-dinas Propinsi

Jawa Barat, peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat No. 5 tahun 2002 tentang

pembentukan UPTD-UPTD Dinas. Selanjutnya berdasarkan UU No. 22 tahun 1999
                                                                               27




pasal 68 ayat 1 maka ditetapkan keputusan Gubernur Jawa Barat No. 39 tahun 2001

tentang tugas pokok, fungsi dan rincian tugas unit Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Struktur Organisasi Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat ditetapkan berdasarkan

Perda No. 15 tahun 2000.



3.1.2. Visi dan Misi Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat

        Visi Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat menurut rencana strategis Dinas

Pendidikan Propinsi Jawa Barat tahun 2008 adalah :

        “INSAN INDONESIA YANG CERDAS DAN KOMPETITIF TAHUN

2025”

        Misi Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat menurut Rencana Strategis Dinas

Pendidikan Propinsi Jawa Barat tahun 2008 adalah:

1.Membangun koordinasi dan sinergitas antar lini, unit dan intituasi dalam

manajeman pendidikan di jawa barat yang terintegrasi berdasarkan tugas, fungsi dan

peran masing-masing.

2.Menciptakan suasana kondusif didunia pendidikan dalam upaya meningkatkan

kualitas pendidikan

3.Meningkatkan kinerja dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada

masyarakat.

4.Mengembangkan kehidupan manusia yang beriman dan bertaqwa, mandiri dan

bermartabat serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya masyarakat Jawa Barat
                                                                                   28




(silih asah, silih asih, silih asuh, cageur, bageur, bener, pinter tur singer) dan dan

berwawasan kebangsaan.

5.Menciptakan suasana kondusif dalam upaya mengembangkan pendidikan guna

mewujudkan manusia yang cerdas, terampil, trenginas, sehat jasmani dan rohani,

kreatif, inofatif dan produktif serta memiliki keunggulan kompetitif.

6.Mempelopori perubahan sistem pendidikan sesuai dengan kebutuhan.

7.Meningkatkan kinerja yang berdayaguna dan berhasil guna dalam rangka pelayanan

prima kepada masyarakat.

8.Meningkatkan penguasaan dan peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang

berwawasan global.



       3.1.2.1 Subdin Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat

        Kantor Wilayah Departemen Pendidikan Nasional Propinsi Jawa Barat (di

sebut Kanwil Depdiknas Jabar), merupakan sistem yang di kembangkan untuk

menyediakan informasi bagi kepentingan manajemen Kanwil Depdiknas Jabar, untuk

kepentingan pengambilan keputusan penyusunan kebijaksanaan, dengan adanya

Kanwil Depdiknas Jabar, di harapkan fungsi-fungsi manajemen seperti fungsi

perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi pelaksanaan, fungsi pengarahan dan

fungsi sistem dan evaluasi di lingkungan Kanwil Depdiknas Jabar dapat di lakukan

secara lebih baik.

       Proses pengembangan kanwil diknas jabar yang telah di mulai dilakukan pada

periode april 2000 sampai dengan saat ini ( agustus 2008 ) adalah menyediakan
                                                                              29




sistem perangkat keras, sistem perangkat lunak, sistem data base, sistem jaringan

komputer, sistem computer dan sistem perangkat komputer Sumber Daya Manusia (

SDM ) dalam rangka melakukan pengolahan data dan penyediaan informasi bagi

kepentingan manjeman kanwil depdiknas jabar yang akan digunakan untuk

pengambilan keputusan atau penyusunan kebijaksanaan.

       Komponen – komponen dari kanwil depdiknas jabar yang telah di

implementasikan sampai dengan juli 2009 terdiri dari :

       1. Sistem jaringan komputer

       2. Sistem perangkat keras

       3. Sistem perangkat lunak

       4. Sistem data base

       5. Sistem perangkat komputer ( SDM )

       .

3.1.3 Struktur Organisasi Perusahaan

       Struktur Organisasi Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat akan dijelaskan

sebagai berikut :

       1. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat, dibantu oleh :

           a. Kepala Bagian tata Usaha

           b. Ka. Subdinas Bina Program

           c. Ka. Subdinas Pendidikan Dasar

           d. Ka. Subdinas Dikmentri

           e. Ka. Subdinas Sekolah Luar Biasa
                                                                                30




          f. Ka. Subdinas Pendidikan Luar Sekolah

          g. Kelompok Pejabat Fungsional

          h. UPTD

       2. Kepala Bagian Tata Usaha, dibantu oleh :

          a. Ka. Subbag Kepegawaian

          b. Ka. Subbag Keuangan

          c. Ka. Subbag Umum

       3. Ka. Subdinas Bina Program, dibantu oleh :

          a. Seksi Data dan Informasi

          b. Seksi Penyusunan Program

          c. Seksi Evaluasi dan Pelaporan

       4. Ka. Subdinas Pendidikan Dasar, Ka. Subdinas Dikmentri, Ka. Subdinas

Sekolah Luar Biasa, Ka. Subdinas Pendidikan Luar Sekolah, dubantu oleh :

          a. Seksi Kurikulum

          b. Seksi Ketenagaan

          c. Seksi Prasarana dan Sarana

          d. Seksi Kesiswaan

Gambar struktur organisasi Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat Dapat di lihat pada

gambar 3.1 :
                                                                                                                    31




                                              Kepala Dinas Pendidikan
                                                Propinsi Jawa Barat




                                                                               Kepala Bagian
                                                                               TATA USAHA



                                                               Ka.Subbag         Ka.Subbag         Ka.Subbag
                                                              Kepegawaian        Keuangan            Umum


                                                                                Ka.Subdinas        Ka.Subdinas
       Sekse Data dan        Ka.Subdinas                      Ka.Subdinas
                                                                                Sekolah Luar      Pendidikan Luar
          Informasi        Pendidikan Dasar                    Dikmenti
                                                                                   Biasa              Biasa


        Ka.Subdinas             Seksi
                                                             Seksi Kurikulum   Seksi Kurikulum    Seksi Kurikulum
        Bina Program          Keterangan


              Seksi
                                                                                                       Seksi
           Penyusunan       Seksi Kurikulum                 Seksi Ketenagaan   Seksi Ketenagaan
                                                                                                    Ketenagaan
            Program


        Seksi Evaluasi      Seksi Prasarana                  Seksi Prasarana   Seksi Prasarana    Seksi Prasarana
        dan Pelaporan         dan Sarana                       dan Sarana        dan Sarana         dan Sarana



                            Seksi Kesiswaan                 Seksi Kesiswaan    Seksi Kesiswaan    Seksi Kesiswaan



          Kelompok
                                                  UPTD
     Penjabat Fungsional




       Gambar 3.1 Struktur Organisasi Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat



  3.1.4 Deskripsi Tugas

           Tugas pokok Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat menurut Keputusan

Gubernur Jawa Barat No. 39 tahun 2001 adalah : Dinas Pendidikan Propinsi Jawa

Barat mempunyai tugas pokok merumuskan kebijaksanaan operasional di bidang

pendidikan dan melaksanakan sebagai kewenagan desentralasi Propinsi serta

kewenangan yang dilimpahkan kepada Gubernur berdasarkan azas dekonsentrasi dan

tugas pembantuan. Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat mempunyai fungsi sebagai

berikut :

      a.     Merumuskan kebijakan teknis operasional dibidang pendidikan.
                                                                                  32




     b.   Menyelenggarakan pelayanan umum dibidang pendidikan.

     c. Melakukan pembinaan manajemen dan memfasilitasi penyelenggaraan

     pendidikan dasar, dikmenjur, pendidikan menengah umum dan             pendidikan

     tinggi, pendidikan luar biasa, pendidikan luar sekolah, serta UPTD.

     d. Menyelenggarakan kegiatah ketatausahaan Dinas.



3.2 Metode Penelitian

   Metode yang digunakan adalah metode deskriftif dengan pendekatan pada kasus

pada Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat.



       3.2.1 Desain Penelitian

       Jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif. Metode

deskriftif yaitu metode dalam penelitian suatu kasus dengan cara mengumpulkan data

sebagai gambaran keaadaan objek yang diteliti berdasarkan fakta-fakta yang ada.

Metode deskriftif yaitu membuat gambaran (dari sekelompok manusia, objek, kondisi

pada masa sekarang) secara sistematis. Factual dan akurat tentang fakta, sifat dan

hubungan antar fenomena, yang mempunyai sistem sebagai berikut :

1. Data yang digunakan berdasarkan pada fakta yang terpercaya, bukan opini.

2. Ada deskripsi yang jelas tentang tempat dan waktu penelitian

3. Dijelaskan tentang teknik pengumpulan dan analisis data, maupunpustaka yang

digunakan.

4. Prinsip, fakta, dapat dinyatakan sebagai sebuah nilai dan gambaran suatu kondisi
                                                                               33




tertentu.



        3.2.2 Jenis dan Metode pengumpulan data.

        Metode pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu dengan cara data

    primer dan data sekunder.



            3.2.2.1 Sumber Data Primer

1.Studi Lapangan

    a. Wawancara (Interview). Penulis melakukan tanya jawab secara langsung

        kepada pembimbing di Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat di bagian seksi

        data dan informasi.

    b. Pengamatan Langsung (Observasi). Penulis mengamati dan mempelajari

        secara langsung cara kerja sistem pengolahan data pegawai.

    2. Studi Litelatur Pustaka (Library Research).

        Dalam mengerjakan laporan skripsi ini, penulis melakukan library research,

        untuk memperoleh informasi yang berhubungan dengan materi skripsi melalui

        buku-buku, bahan kuliah dan bacaan lainnya yang memiliki relevansi dengan

        system tersebut.



3.2.2.2Sumber Data sekunder

1.Dokumentasi

        Penulis juga melakukan dokumentasi terhadap objek yang akan diteliti. Cara
                                                                                  34




yang digunakan untuk mengumpulkan data sekunder adalah metode Dokumentasi,

yaitu dengan mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan dari sumber-sumber

kebanyakan dari materi sejenis dokumen yang berkenaan dengan masalah yang

diteliti. Metode ini digunakan untuk pengumpulan data yang berhubungan dengan

sejarah, tujuan, kegiatan dan struktur organisasi.



3.2.3 Metode pendekatan dan Pengembangan Sistem

        Metode pendekatan dan pengembangan sistem digunakan untuk memenuhi

  kebutuhan pengembangan sistem sehingga sistem yang akan dihasilka akan sesuai

  dengan yang diharapkan. Dalam hal ini penulis menggunakan metode pendekatan

  terstruktur dan metode pengembangan sistem menggunakan metode waterfall

  Untuk lebih jelasnya berikut penjelasan dari masing-masing metode :



   3.2.3.1 Metode Pendekatan Sistem

       Metode Pendekatan sistem yang digunakan pada penelitian ini menggunakan

  metode pendekatan terstruktur yaitu suatu proses untuk mengimplementasikan

  urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program.

       Pemrograman Terstruktur adalah suatu proses mengimplementasikan urutan

  langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program. Pendekatan

  terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknik-teknik (techniques) yang

  dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang
                                                                                    35




 dikembangkan akan diperoleh sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik

 dan jelas.



   3.2.3.2 Metode Pengembangan system

       Metode yang digunakan penulis yaitu dengan cara metode waterfall : Nama

model ini sebenarnya adalah “Linear Sequential Model”. Model ini sering disebut

dengan “classic life cycle” atau model waterfall. Model ini adalah model yang

muncul pertama kali yaitu sekitar tahun 1970 sehingga sering dianggap kuno, tetapi

merupakan model yang paling banyak dipakai didalam Software Engineering (SE).

Model ini melakukan pendekatan secara sistematis dan urut mulai dari level

kebutuhan sistem lalu menuju ke tahap analisis, desain, coding, testing / verification,

dan maintenance. Disebut dengan waterfall karena tahap demi tahap yang dilalui

harus menunggu selesainya tahap sebelumnya dan berjalan berurutan. Sebagai contoh

tahap desain harus menunggu selesainya tahap sebelumnya yaitu tahap requirement.

Secara umum tahapan pada model waterfall dapat dilihat pada gambar berikut :
                                                                               36




                            gambar 3.2 Model waterfall

                     [Sumber :: http://bebas.vlsm.org/ 15 April 2009]



1.System / Information Engineering and Modeling. Permodelan ini diawali dengan

mencari kebutuhan dari keseluruhan 36ocial yang akan diaplikasikan ke dalam

bentuk software.

2.Software Requirements Analysis. Proses pencarian kebutuhan diintensifkan dan

difokuskan pada software.

3.Design. Proses ini digunakan untuk mengubah kebutuhan-kebutuhan diatas menjadi

representasi ke dalam bentuk “blueprint” software sebelum coding dimulai.

4.Coding. Yaitu ke dalam bahasa pemrograman melalui proses coding. Tahap ini

merupakan implementasi dari tahap design

5.Testing / Verification. Sesuatu yang dibuat haruslah diujicobakan. Demikian juga

dengan software. Semua fungsi-fungsi software harus diujicobakan, agar software
                                                                                37




bebas dari error, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah

didefinisikan sebelumnya.

6.Maintenance. Pemeliharaan suatu software.Pengembangan diperlukan ketika

adanya perubahan dari eksternal perusahaan seperti ketika ada pergantian sistem

operasi, atau perangkat lainnya.




  3.2.3.3 Alat Bantu Analisis dan Perancangan

      Pada langkah ini perancangan digambarkan dalam bentuk bagan alir dokumen

(Flowmap),Diagram Konteks (Conteks Diagram), Diagram Arus Data (Data Flow

Diagram) dan Kamus Data (Data Dictionary).




      3.2.3.3.1. Bagan Alir Dokumen (Document Flowmap)

       Bagan alir dokumen atau disebut juga bagan alir formulir merupakan bagan

alir yang menunujukan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-

tembusannya. Bagan alir dokumen menggambarkan aliran dokumen dan informasi

arus antar area pertanggung jawaban di dalam sebuah organisasi. Secara rinci bagan

alir ini menunjukan dari mana dokumen tersebut berasal, distribusinya, tujuan

digunakannya dokumen tersebut dan lain-lain. Bagan alir ini bermanfaat untuk

menganalisis kecukupan prosedur pengawasan dalam sebuah sistem.
                                                                             38




   3.2.3.3.2. Diagram konteks

   Diagram konteks adalah model atau gambar yang menggambarkan hubungan

sistem dengan lingkungan sistem. Untuk menggambarkan diagram konteks, kita

deskripsikan data apa saja yang dibutuhkan oleh sistem dan dari mana sumbernya,

serta informasi apa saja yang akan dihasilkan oleh system tersebut dan kemana

informasi tersebut akan diberikan.

Diagram konteks adalah kasus khusus dari DFD atau bagian dari DFD yang berfungsi

memetakan modul lingkungan yang dipresentasikan dengan lingkaran tunggal yang

mewakili keseluruhan sistem Data Flow Diagram




   3.2.3.3.3. Diagram Alir Data ( Data Flow Diagram / DFD )

   Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu gambaran secara logical. DFD biasanya

digunakan untuk membuat sebuah model sistem informasi dalam bentuk jaringan

proses yang saling berhubungan satu sama lainnya oleh aliran data. Keuntungan

menggunakan DFD adalah untuk lebih memudahkan pemakai (user) yang kurang

menguasai dalam bidang program untuk lebih mengerti sistem yang akan

dikembangkan atau dikerjakan. Proses data pada Data Flow Diagram (DFD)

merupakan sekumpulan program dapat juga merupakan transformasi data secara

manual.
                                                                                     39




        3.2.3.3.4. Kamus Data

    Kamus data atau Data Dictionary adalah catalog fakta tentang data dan

kebutuhan-kebutuhan informasi dari stu system informasi. Dengan menggunakan

kamus data, analisis system dapat mendefinisikan data yang mengalir di system

lengkap. Untuk dapat mencerminkan keterangan yang jelas tentang data yang

dicatatnya maka kamus data harus memuat hal-hal seperti nama arus data, alias,

bentuk data, arus data penjelasn, periode, volume, dan struktur data.




        3.2.3.3.5. Perancangan Basis Data

        Basis Data terdiri dari dua kata, yaitu Basis dan Data. Basis kurang lebih dapat

diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang atau berkumpul. Sedangkan

Data adalah representasi fakta dunia nyata mewakili suatu objek seperti manusia,

barang, hewan, peristiwa dan sebagainya.

    Basis data merupakan kumpulan dari data-data yang saling terkait dan saling

berhubungan satu dengan lainnya. Basis data adalah kumpulan-kumpulan file yang

saling berkaitan.

    Merancang data base merupakan suatu hal yang sangat penting. Kesulitan utama

dalam merancang data base adalah bagaimana merancang sehingga database dapat

memuaskan keperluan saat ini dan masa mendatang. Pada langkah ini terdapat empat

bagian,yaitu ERD(Entity Relationship Diagram), nomalisasi, relasi tabel dan struktur

file.
                                                                                 40




1.Entity Relationship Diagram (ERD)

          Entity Relationship Diagram (ERD) adalah suatu model untuk

      menjelaskan hubungan antara data dalam basis data berdasarkan suatu

      persepsi bahwa real world terdiri dari objek-objek dasar yang mempunyai

      hubungan relasi antara objek-objek tersebut.


          ERD (Entity Relationship Diagram) berfungsi untuk menggambarkan

      relasi dari dua file atau dua tabel yang dapat digolongkan dalam tiga macam

      bentuk relasi, antara lain :

          a.One to One Relationship

      Hubungan antara file pertama dan file kedua adalah satu berbanding satu.


                             .a1                    .b1


                             .a2                    .b2


                             .a3                    .b3


                             .a4                    .b4


                                     Satu ke satu




                     Gambar 3.3 one to one relationship

               [Sumber :: http://bebas.vlsm.org/ 15 April 2009]



          b.One to Many Relationship

      Hubungan antara file pertama dan file kedua adalah satu berbanding banyak
                                                                         41




atau dapat pula dibalik menjadi banyak lawan satu.


                                                 .b1

                      .a1
                                                 .b2


                                                 .b3
                      .a2

                                                 .b4


                              Satu ke banyak




               Gambar 3.4 one to many relationship

          [Sumber :: http://bebas.vlsm.org/ 15 April 2009]



   c.Many to Many Relationship

Hubungan antara file pertama dan file kedua adalah banyak berbanding

banyak.


                      .a1                       .b1


                      .a2                       .b2


                      .a3                       .b3


                      .a4                       .b4


                             Banyak ke banyak




               Gambar 3.5 many to many relationship

          [Sumber :: http://bebas.vlsm.org/ 15 April 2009]

   d.Many to One Relationship

Hubungan antara file pertama dan file kedua adalah banyak berbanding satu.
                                                                                      42




                              .a1

                                                       .b1
                              .a2


                              .a3
                                                       .b2


                              .a4


                                     Banyak ke satu




                      Gambar 3.6 many to one relationship

                [Sumber :: http://bebas.vlsm.org/ 15 April 2009]



2.Normalisasi

      Normalisasi merupakan pengelopokan data elemen menjadi table-table yang

   menunjukan entity dan relasinya. Pada proses normalisasi selalu diuji pada

   beberapa      kondisi,   apakah    ada        kesulitan   pada   saat   tambah/insert,

   menghapus/delete, mengubah/update, membaca/retrive pada suatu database, bila

   ada kesulitan pada pengujian tersebut, maka relasi tersebut dipecahkan pada

   beberapa tabel lagi atau dengan kata lain perancangan belumlah mendapat

   database yang optimal, walaupun jumlah normalisasi ini bervariasi dasar

   normalisasi sebenarnya hanya ada tiga, yaitu bentuk normal pertama, dan bentuk

   normal kedua.

      1.Bentuk Tidak Normal (Unnormalized Form)

      Bentuk ini merupakan kumpulan data yang akan direkam, tidak ada keharusan

   mengikuti suatu format tertentu, dapat saja data tidak lengkap atau terduplikasi.

   Data dikumpulkan apa adanya sesuai dengan kedatangannya.
                                                                                  43




       2. Bentuk Normal Pertama (1NF/First Normal Form)

       Bentuk ini sangat sederhana. Aturannya sebuah table tidak boleh mengandung

   kelompok yang terulang.

       3. Bentuk Normal Kedua (2 NF/ Second Normal Form)

       Aturan kedua berbunyi bahwa bentuk data telah memenuhi 43ocial43a bentuk

   normal kesatu dan setiap file yang tidak bergantung sepenuhnya pada kunci

   primer harus dipindahkan ke table lain.

       4.Bentuk Normal Ketiga (3NF / Third Normal Form)

       Aturan normalisasi ketiga berbunyi bahwa relasi haruslah dalam bentuk

   normal kedua dan tidak boleh ada kebergantungan antara field-field non-kunci

   (kebergantungan transitif).



       3. Relasi Tabel

       Didalam sebuah database, setiap tabel memiliki sebuah fields yang memiliki

   nilai untuk setiap baris. Fields ini ditandai dengan icon bergambar kunci di depan

   namanya. Baris-baris yang berhubungan pada tabel mengulangi kunci primer

   (primary key) dari baris yang dihubungkannya pada tabel lain. Salinan dari kunci

   primer di dalam tabel-tabel yang lain disebut dengan kunci asing (foreign key).

   Dan semua field bisa menjadi kunci asing. Yang membuat sebuah field

   merupakan kunci asing adalah jika dia sesuai dengan kunci primer pada tabel lain

3.Struktur File

       Struktur file merupakan struktur dari perancangan database yang akan
                                                                             44




   digunakan, file-file disusun berdasarkan kelas datanya agar dapat memudahkan

   dalam penyimpanan data.



3.2.4 Pengujian software

       pengujian dilakukan dengan metode blackbox. Pengujian Black Box adalah

pengujian aspek fundamental sistem tanpa memperhatikan struktur logika internal

perangkat lunak. Metode ini digunakan untuk mengeahui apakah perangkat lunak

berfungsi dengan benar. Pengujian Black Box merupakan metode perancangan data

uji yang didasarkan pada spesifikasi perangkat lunak. Data uji dibangkitkan,

dieksekusi pada perangkat lunak dan kemudian keluaran dari perangkat lunak dicek

apakah telah sesuai dengan yang diharapkan.

       Pengujian Blackbox berusaha menemukan kesalahan dalam kategori :


   1. Fungsi-fungsi yang tidak benar atau hilang


   2. Kesalahan interface


   3. Kesalahan dalam struktur data atau akses database eksternal


   4. Kesalahan kinerja


   Inisiasi dan kesalahan terminal.
                                                                               45




                                    BAB IV

                  ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM



4.1 Analisis system yang sedang berjalan

       Sistem pengolahan data pegawai yang ada di Diknas Jabar penyimpanan

datanya tidak disimpan dalam database dan di simpan dalam folder yang tidak

beraturan atau di arsip-arsip kepegawaian sehingga dalam melakukan proses

pengolahan data masih kurang praktis dan efisien dalam mendukung kelancaran

dalam proses pengolahan data pegawai.



4.1.1 Analisis dokumen

       Analisis dokumen ini akan menganalisis beberapa dokumen yang digunakan

dalam proses pengolahan data pegawai. Tujuan dari analisis dokumen adalah untuk

mengetahui dokumen apa saja yang terkait dalam system serta hal-hal yang berkaitan

dengan dokumen tersebut. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan informasi

sehingga masukan pada pengembangan system yang diusulkan, dokumen ini

merupakan bukti tertulis.

       Adapun dokumen-dokumen yang ada dalam system pengolahan data pegawai

adalah :
                                                                              46




                     Tabel 4.1 Tabel Analisis Dokumen

    .No
      Nama Dokumen                              Uraian
1    Data pegawai     Deskripsi : Dokumen ini berisi tentang biodata, keluarga,
                      pendididkan dan pangkat jabatan
                      Fungsi : Sebagai info data pegawai
                      Rangkap 4
                      Atribut : nip, no_karpeg, nama, tempat tgl lahir, alamat,
                                   telepon, jenis_kelamin, agama,
                                   status_kawin, tgl_mulai_bekerja,
                                   masa_kerja
2    Data kenaikan    Deskripsi : Dokumen ini berisi tentang pangkat lama dan
                      pangkat baru
     pangkat
                      Fungsi : Pelengkap data pegawai
                      Rangkap 2
                      Atribut :
                      Nip, nama, tempat_tgl_lahir, jabatan, pangkat_lama,
                      TMT, pangkat baru, keterangan




3    Data kenaikan    Deskripsi : Dokumen ini berisi tentang jabatan lama dan
     jabatan          jabatan baru
                      Fungsi : sebagai penggabung data kenaikan pangkat dan
                      kenaikan jabatan
                      Rangkap 2
                      Atribut :
                      Nip, nama, jabatan, TMT, no_sk, tgl_sk, jabatan_baru
                                                                                 47




4.1.2 Analisis prosedur yang berjalan

       Di dalam analisa ini dijelaskan tentang urutan prosedur data pegawai di Dinas

Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Prosedur ini dimulai dari data-data yang telah

diperoleh dari pegawai yang ada di Diknas Jabar yang diperoleh secara manual.

Prosedur yang berjalan pada sistem pengolahan data pegawai pada Diknas Jabar :

       Prosedur prosedur Sistem informasi pengolahan data pegawai di Dinas

pendidikan provinsi jawa barat adalah seperti berikut :

       1. Pegawai menyerahkan data pegawai ke bag kepegawaian

       2. Kemudian bagian kepegawaian mencetak laporan data pegawai sebanyak

       dua lembar, lembar pertama di serahkan kepada kepala sub bag, lembar kedua

       disimpan bagian kepegawaian sebagai arsip.

       3. Kemudian bagian kepegawaian membuat surat cuti, surat pensiun dan surat

       kenaikan pangkat sesuai dengan laporan tersebut.

       4. Selanjutnya bag kepegawaian mencetak surat tersebut sebanyak tiga

       lembar. Lembar pertama diserahkan ke kepala dinas untuk ditandatangani,

       lembar kedua ke kepala sub bag untuk ditandatangani juga, dan lembar ketiga

       di bagian kepegawaian untuk dijadikan arsip.

       5. Sesudah ditandatangani laporan tersebut diserahkan kepada pegawai



     4.1.2.1 Flow map

Adapun flowmapnya dapat dilihat pada gambar 4.1 berikut ini :
                                                                                                                 48




 Pegawai                                   Bagian Kepegawaian                   Kepala Bagian   Kepala Dinas




 Data          Data             Surat                Surat           Surat                            Laporan
Pegawai       Pegawai           Cuti                Pensiun         Pangkat                           cuti acc




               Cetak                                 Cetak           Cetak
              laporan                               laporan          surat
              pegawai                               pensiun         pangkat
                                                                                                       Lap.
                                                                                                      Pensiun
                                                                                                        acc




                Data                                                               Data
              Data
              Pegawai                                                             Pegawai
             Pegawai


                                Cetak
                               laporan                                                                 Lap.
                                 cuti                                                                 Pangkat
                                                                                                        acc


                                                                                     Acc
                               Lap. cuti
                             Laporan                                               laporan
                           Laporan
                               cuti                                                  cuti
                             cuti
                                                                      Lap.
                                                                   Lap.
                                                                    pangkat
                                                                 Lap.
                                                                  pangkat
                                                                pangkat
  Laporan                                                                          Lap. cuti
                                                                                 Laporan
  cuti acc                                                                     Laporan
                                                                                 cuti acc
                                                                               cuti acc




                                                      Lap.                         Acc
                                                   Lap.
                                                     pensiun                     laporan
                                                 Lap.
                                                  pensiun                        pensiun
                                                pensiun



   Lap.                                                                            Lap.
                                                                                 Lap.
  Pensiun                                                                      Lap.
                                                                                 pensiun
                                                                               Pensiun
    acc                                                                       Pensiun
                                                                                  acc
                                                                                acc


                                           AD
                                            C                                      Acc
                                                                                 laporan
                                                                                 pangkat




                                                                                   Lap.
   Lap.                                                                          Lap.
                                                                                 Pangkat
                                                                               Lap.
  Pangkat                                                                      Pangkat
                                                                                    acc
                                                                              Pangkat
    acc                                                                           acc
                                                                                acc




              AD                                           AD    AD
               P                                           PN    PG




                        Gambar 4.1 Flowmap yang sedang berjalan
                                                                                                          49




Keterangan gambar :

ADP     : Arsip Data Pegawai
ADC : Arsip Data Cuti
ADPN : Arsip Data Pensiun
ADPG : Arsip Data Pangkat


        4.1.2.2 Diagram konteks

        Diagram konteks digunakan untuk menggambarkan system pengolahan data

pegawai secara garis besar atau keseluruhan. Diagram konteks ini dirancang

memperhatikan masukan yang dibutuhkan oleh system dan keluaran yang dihasilkan

oleh system. Diagram konteks system pengolahan data pegawai digambarkan sebagai

berikut :




                                                                Data pensiun
                                Data pegawai                    Data pangkat
       pegawai                                                                            Kepala Bagian
                                                                  Data cuti



                                                  Data
                       Data pensiun acc        Kepegawaian            Data pensiun acc
                       Data pangkat acc                                Data pangkat acc
                       Data cuti acc                                   Data cuti acc


                                                                                          Kepala Dinas
                                                             Data pensiun acc
                                                             Data pangkat acc
                                                             Data cuti acc




                      Gambar 4.2 Diagram konteks yang berjalan
                                                                                 50




4.1.3 Evaluasi system yang sedang berjalan



       Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Dinas Pendidikan Provinsi

jawa Barat di bagian seksi data dan informasi, penulis bisa menganalisis sistem yang

sedang berjalan menggunakan aplikasi berbasis windows tetapi penggunaanya masih

standar umum yaitu menggunakan microsoft word dan disimpan pada folder yang

tidak beraturan.


       Permasalahan yang paling sering terjadi dalam sistem pengolahan data


pegawai adalah :


   1. Penerbitan surat cuti, surat pensiun dan surat kenaikan pangkat tidak tepat

waktu sehingga menyebabkan keterlambatan.

   2. Tidak adanya database dalam penyimpanan data, sehingga terjadinya kesulitan

dalam pencarian data.

   3. Keamanan informasi tidak terjamin seperti data itu hilang.

       Berdasarkan hal tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa perlu diadakannya

perbaikan system yaitu :

   1. Pembangunan aplikasi yang dapat melakukan pengolahan dan perhitungan gaji

karyawan.

   2. Mengatasi kelemahan-kelemahan yang terjadi pada sistem yang belum

            terkomputerisasi yaitu dalam masalah pencarian data.

   3. Menyediakan informasi data pegawai yang tepat dan akurat serta membuat
                                                                                  51




            laporan data pegawai cepat akurat bagi pihak yang memerlukannya



4.2 Perancangan system

       Perancangan sistem adalah suatu gambaran sketsa sistem atau pengaturan dari

beberapa elemen yang terpisah ke dalam kesatuan yang utuh dan berfungsi.

Perancangan ini dibuat untuk ditujukan kepada user, programmer, ahli analisis atau

ahli yang berhubungan dengan perancangan ini. Perancangan perangkat lunak ini

dibuat berdasarkan masukan dari hasil analisa untuk menyelesaikan permasalahan

yang ada pada tahap analisa.

       Perancangan sistem secara umum bertujuan untuk memberikan gambaran

secara umum kepada pemakai sistem yang baru dan juga merupakan persiapan dari

rancangan terperinci dengan mengidentifikasi komponen-komponen sistem informasi.

Pada tahap perancangan ini diperlukan pendeskripsian yang meliputi perancangan.

       Pada tahap perancangan ini akan dijelaskan mengenai perancangan pada

struktur data yang digunakan, perancangan arsitektur program yang akan dibuat,

perancangan antarmuka dan perancangan prosedural



4.2.1 Tujuan perancangan system

       Perancangan system informasi bertujuan untuk memberikan gambaran

mengenai sistem yang diusulkan sebagai penyempurnaan dari sitem yang sedang

berjalan.   Sistem    yang     sedang   berjalan   secara   keseluruhan   dilakukan
                                                                              52




penyimpanannya ke dalam folder yang tidak beraturan dan ke dalam arsip-arsip

pegawai, sedang system yang diusulakn akan lebih ditentukan pada pengolahan data

secara terkomputerisasi


4.2.2 Gambaran umum system yang diusulkan

     Dalam tahap ini gambaran umum sistem yang diusulkan         bertujuan untuk

menghasilkan perancangan sistem informasi pengolahan data pegawai yang

terkomputerisasi. Usulan perancangan yang dilakukan adalah merubah sistem

informasi pengolahan data pegawai yang masih berupa folder atau arsip menjadi

terkomputerisasi.

     Adapun gambaran umum sistem ini mencakup flowmap, diagram konteks

sistem, diagram alir data sistem yang dapat menjelaskan aliran data yang diproses

hingga menghasilkan informasi yang diinginkan.



4.2.3 Perancangan prosedur yang diusulkan

       Prosedur yang berjalan Sistem Informasi iDiknas Pendidikan Provinsi Jawa

 Baratt masih menggunakan sistem yang lama. Perbedaannnya dengan prosedur

 yang diusulkan, terletak pada sistem yang lama belum terkomputerisasi sedangkan

 yang diusulkan terkomputerisasi.

 Berikut ini merupkan prosedur-prosedur dari flowmap yang di usulkan :

      1. Pegawai menyerahkan data pegawai ke bag kepegawaian.

      2. Selanjutnya bagian kepegawaian mengecek kesesuaian data pegawai dengan
                                                                                53




         database.

      3. Kemudian bagian kepegawaian mencetak laporan data pegawai sebanyak

         dua lembar, lembar pertama di serahkan kepada kepala sub bag, lembar

         kedua disimpan bagian kepegawaian sebagai arsip,

       4. lalu data tersebut diinputkan dalam database

       5. Kemudian bagian kepegawaian membuat surat cuti, surat pensiun dan surat

         kenaikan pangkat sesuai dengan laporan tersebut lalu diinputkan dalam

         database

       6. selanjutnya bag kepegawaian mencetak surat tersebut sebanyak tiga lembar.

         Lembar pertama diserahkan ke kepala dinas untuk ditandatangani, lembar

         kedua ke kepala sub bag untuk ditandatangani juga, dan lembar ketiga di

         bagian kepegawaian untuk dijadikan arsip.

       7. sesudah ditandatangani laporan tersebut diserahkan kepada pegawai.



   4.2.3.1 Flow map

       Adapun flow map dari rancangan system informasi pengolahan data pegawai

yang penulis buat adalah sebagai berikut :
                                                                                                                                     54




 Pegawai                                         Bagian Kepegawaian                                       Kepala Bagian   Kepala Dinas




 Data          Data               Input data                             Surat       Surat     Surat                            Laporan
Pegawai       Pegawai              pegawai                               Cuti       Pensiun   Pangkat                           cuti acc




                                               DB Kepegawaian
                                                                                     Input     Input
                                                                         Input
                                                                                     Surat     surat
                         Cetak                                         Surat Cuti
                                                                                    pensiun   Pangkat
                        laporan
                        pegawai
                                                                                                                                 Lap.
                                                                                                                                Pensiun
                                                                                                                                  acc




                Data                                                                                         Data
              Data
              Pegawai                                                                                       Pegawai
             Pegawai


                          Cetak             Cetak                     Cetak
                         laporan           laporan                    surat                                                      Lap.
                           cuti            pensiun                   pangkat                                                    Pangkat
                                                                                                                                  acc


                                                                                                               Acc
                                                                                                             laporan
                                                                                                               cuti


                                                                      Lap.
                        Lap. cuti
                      Laporan                                      Lap.
                    Laporan                                         pangkat
                                                                 Lap.
                        cuti                                      pangkat
                      cuti                                      pangkat
  Laporan                                                                                                    Lap. cuti
                                                                                                           Laporan
  cuti acc                                                                                               Laporan
                                                                                                           cuti acc
                                                                                                         cuti acc




                                            Lap.                                                             Acc
                                         Lap.
                                           pensiun                                                         laporan
                                       Lap.
                                        pensiun                                                            pensiun
                                      pensiun



   Lap.                                                                                                      Lap.
                                                                                                           Lap.
  Pensiun                                                                                                Lap.
                                                                                                           pensiun
                                                                                                         Pensiun
    acc                                                                                                 Pensiun
                                                                                                            acc
                                                                                                          acc



                                                                                                             Acc
                                                                                                           laporan
                                                                                                           pangkat




                                                                                                             Lap.
   Lap.                                                                                                    Lap.
                                                                                                           Pangkat
                                                                                                         Lap.
  Pangkat                                                                                                Pangkat
                                                                                                              acc
                                                                                                        Pangkat
    acc                                                                                                     acc
                                                                                                          acc




              AD                                                AD         AD       AD
               P                                                 C         PN       PG




                           Gambar 4.3 flowmap yang diusulkan
                                                                                                         55




Keterangan gambar :
ADP     : Arsip Data Pegawai
ADC : Arsip Data Cuti
ADPN : Arsip Data Pensiun
ADPG : Arsip Data Pangkat

  4.2.3.2 Diagram konteks

        Diagram konteks digunakan untuk menggambarkan system pengolahan data

pegawai secara garis besar atau keseluruhan. Diagram konteks ini dirancang

memperhatikan masukan yang dibutuhkan oleh system dan keluaran yang dihasilkan

oleh system. Diagram konteks system pengolahan data pegawai digambarkan sebagai

berikut :




                                                               Data pensiun
                               Data pegawai                    Data pangkat
       pegawai                                                                           Kepala Bagian
                                                                 Data cuti



                                                 Data
                      Data pensiun acc        Kepegawaian            Data pensiun acc
                      Data pangkat acc                                Data pangkat acc
                      Data cuti acc                                   Data cuti acc


                                                                                         Kepala Dinas
                                                            Data pensiun acc
                                                            Data pangkat acc
                                                            Data cuti acc



                    Gambar 4.4 Diagram konteks yang diajukan


Penjelasan diagram konteks :


Diagram konteks pada sistem informasi ini memiliki tiga entitas luar yaitu Pegawai,

Ketua sub bag, kepala diknas, . Data yang masuk dari pegawai berupa data pegawai,
                                                                                   56




data cuti, kelengkapan pensiun, kelengkapan kenaikan pangkat, yang akan diproses

pada sistem informasi kepegawaian dan melibatkan ketiga entitas luar lainnya yaitu

Ketua sub bag, kepala diknas, akan menghasilkan keluaran berupa laporan data

kepegawaian, SK pensiun, SK kenaikan pangkat dan surat cuti




4.2.3.3 Data flow diagram

       Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu gambaran secara logical. DFD

biasanya digunakan untuk membuat sebuah model sistem informasi dalam bentuk

jaringan proses yang saling berhubungan satu sama lainnya oleh aliran data.

Keuntungan menggunakan DFD adalah untuk lebih memudahkan pemakai (user)

yang kurang menguasai dalam bidang komputer untuk lebih mengerti sistem yang

akan dikembangkan atau dikerjakan. Proses data pada Data Flow Diagram (DFD)

merupakan sekumpulan program dapat juga merupakan transformasi data secara

manual. Adapun DFD sitem yang diusulkan sebagai berikut :

Data Flow Diagram pada level 1 menampilkan 11 buah proses utama yaitu input

data pegawai, input data cuti, input data pensiun, input data kenaikan pangkat , cetak

data pegawai, cetak data cuti, cetak data pensiun, cetak data kenaikan pangkat, acc

laporan cuti, acc laporan pensiun, dan acc laporan kenaikan pangkat. Aliran–aliran

data menghubungkan antara satu proses dengan proses lainnya, antara entity dengan

proses, antara proses dengan file penyimpanan data, dan file penyimpanan data

dengan proses.
                                                                                                                                                          57




                                                                   Data pangkat

                                                  Data pensiun


                                     Data cuti


                                  1.0                                                                         3.0                              4.0
                                                                              2.0
    pegawai    Data pegawai    Input data                                                                  input data                       Input data
                                                                        Input data cuti
                                pegawai                                                                     pensiun                          pangkat




                              Data pegawai                                 Data cuti                     Data pensiun                    Data pangkat



                              Data pegawai                                 Data cuti                     Data pensiun                    Data pangkat



                              Data pegawai                                 Data cuti                     Data pensiun                    Data pangkat




           Data pegawai           5.0                                        6.0                             7.0                               8.0
                               Cetak data                                 Cetak data                      cetak data                        Cetak data
                                pegawai                                      cuti                          pensiun                           pangkat



                              Data pegawai                                 Data cuti                     Data pensiun                    Data pangkat


                                laporan                                                                    laporan                           laporan
                                                                         Laporan cuti
                                pegawai                                                                    pensiun                           pangkat

                                                                                             Data cuti

                                                                                                         Data pensiun


                                     Data cuti acc

                                                                                                         Kepala bagian                   Data pangkat

                                                                             9.0          Data cuti
                              Laporan cuti                                                                                   Data pangkat
                                                   Data cuti acc         acc laporan                     Data pensiun
                                  acc
                                                                             cuti


                                                                                                             10.0                              11.0
                     Data cuti acc
                                                                                                          Acc laporan                       Acc laporan
                                             Data pensiun acc                                              pensiun                           pangkat


                  Data pensiun acc



                                                                     Data pangkat acc
                                                 Data pensiun acc
                                                                                                                         Data pensiun acc
                                                                                                                                                          Data pangkat acc




                                                                                                                             laporan
Kepala dinas
                                                                                                                           pensiun acc




                                                                                                                             laporan
                                                                                                                           pangkat acc




                                     Gambar 4.5 DFD Level 1 yang diajukan
                                                                                   58




4.2.3.4 Kamus data

      Kamus data atau data dictionary adalah katalog data tentang fakta dan

   kebutuhan-kebutuhan        informasi   dari   suatu   sistem   informasi.   Dengan

   menggunakan kamus data, analisis sistem dapat mengidentifikasikan data yang

   mengalir dalam sistem dengan lengkap.

      Kamus data dibuat berdasarkan arus data yang ada di data flow diagram. Arus

   data yang ada di data flow diagram sifatnya adalah global, hanya ditujukan arus

   datanya saja. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di bawah ini :


    Tabel 4.2. Kamus Data pegawai
     Nama Data         Data pegawai

     Alias                -

     Bentuk Data          Dokumen

     Penjelasan

     Struktur Data        nip, no_karpeg, nama, tempat_tgl_lahir, alamat,
                          telepon, jenis_kelamin, agama, status_kawin,
                          tgl_mulai_bekerja, masa_kerja



    Tabel 4.3 Kamus Data kenaikan pangkat
     Nama Data         kenaikan pangkat

     Alias                -

     Bentuk Data          Dokumen

     Penjelasan
                                                                      59




Struktur Data      Nip,       nama,   tempat_tgl_lahir,    jabatan,
                   pangkat_lama, TMT, pangkat_baru, keterangan




 Tabel 4.4. Kamus Data cuti
Nama Data          cuti

Alias              -

Bentuk Data        Dokumen

Penjelasan

Struktur Data      Nip, nama, no_karpeg, alamat, jenis_cuti,
                   tgl_mulai_bekerja, keterangan



 Tabel 4.5. Kamus Data pensiun
Nama Data          pensiun

Alias              -

Bentuk Data        Dokumen

Penjelasan

Struktur Data      Nip, nama, no_karpeg, alamat,
                   tgl_pensiun,keterangan



 Tabel 4.6. Kamus Data kenaikan jabatan
Nama Data          kenaikan jabatan

Alias              -

Bentuk Data        Dokumen
                                                                                      60




      Penjelasan

      Struktur Data        Nip, nama, jabatan, TMT, no_sk, tgl_sk,
                           jabatan_baru, sk




4.2.4 Perancangan basis data

         Perancangan basis data merupakan perancangan sebuah database pada

dasarnya melibatkan enam tahap yang bersifat berulang yaitu perencanaan, analisis,

perancangan, pemrograman, implementasi, dan penggunaan. Adapun unsur-unsur

yang mempengaruhi dalam merancang sebuah database yaitu sebagai Berikut :




1. Data       nip, nokarpeg, nama, tempat tgl lahir, alamat, telepon, jeniskelamin,

pegawai       agama, statuskawin, tglmulaibekerja, masakerja

2.Data        Nip, nama, tempattgllahir, jabatan, pangkatlama, TMT, pangkat baru,
              keterangan
kenaikan

pangkat

3.Data cuti   Nip, nama, nokarpeg, alamat, jeniscuti, tglmulaibekerja, keterangan

4.Data        Nip, nama, nokarpeg, alamat, jtglpensiun,keterangan

pensiun
                                                                                     61




5.Data         Nip, nama, jabatan, TMT, nosk, tglsk, jabatanbaru, sk

kenaikan

jabatan

                     Tabel 4.7 Perancangan basis data



   4.2.4.1 Normalisasi

Untuk mendapatkan kriteria-kriteria normalisasi, semua tabel di rekontruksi menjadi

satu tabel (Universal Table). Lalu diterapkan kriteria-kriteria normalisasi hingga

mendapatkan sejumlah tabel yang sudah normal. Dibawah ini merupakan tabel yang

berada pada bentuk normal pertama :



1. Bentuk Unormal

{ nip, no_karpeg, nama, tempat_tgl_lahir, alamat, telepon, jenis_kelamin, agama,

status_kawin, tgl_mulai_bekerja, masa_kerja, Nip, nama, tempat_tgl_lahir, jabatan,

pangkat_lama, TMT, pangkat_baru, keterangan, Nip, nama, no_karpeg, alamat,

jenis_cuti,   tgl_mulai_bekerja,    keterangan,   Nip,   nama,   no_karpeg,   alamat,

tgl_pensiun, keterangan, Nip, nama, jabatan, TMT, no_sk, tgl_sk, jabatanbaru, sk }



2. Bentuk Normal Pertama

         Berdasarkan bentuk unnormal di atas diperoleh beberapa tabel dalam bentuk

normal ke pertama ( 1st ) seperti berikut ini :
                                                                                62




{ nip, no_karpeg, nama, tempat_tgl_lahir, alamat, telepon, jenis_kelamin, agama,

status_kawin, tgl_mulai_bekerja, masa_kerja, Nip, nama, jabatan, TMT, no_sk,

tgl_sk, jabatanbaru, sk, Nip, nama, tempat_tgl_lahir, jabatan, pangkat_lama, TMT,

pangkat_baru, keterangan }



3. Bentuk Normal kedua

     Bentuk normal Kedua (NF) adalah table yang tidak mengandung pengulangan

data dan nilai-nilai nonatomik. Sebuah nilai atomik adalah field yang menyatakan

data tunggal, bukan gabungan nilai-nilai.


 Tabel Data pegawai

 { nip*, no_karpeg, nama, tempat_tgl_lahir, alamat, telepon, jenis_kelamin, agama,

 status_kawin, tgl_mulai_bekerja, masa_kerja }

 Tabel Data kenaikan pangkat

 { Nip*, nama, tempat_tgl_lahir, jabatan, pangkat_lama, TMT, pangkat_baru,
keterangan }
 Tabel Data cuti

 { Nip*, nama, no_karpeg, alamat, jenis_cuti, tgl_mulai_bekerja, keterangan }

 Tabel Data pensiun

 { Nip*, nama, no_karpeg, alamat, tgl_pensiun,keterangan }

 Tabel Data kenaikan jabatan

 { Nip*, nama, jabatan, TMT, no_sk, tgl_sk, jabatan_baru, sk }
                                                                               63




4. Bentuk Normal Ketiga

       Berdasarkan bentuk normal Kedua (2NF) di atas masih ditemukan informasi

tabel yang kurang akurat, oleh karena itu dibutuhkan suatu relasi antar tabel yang

masing-masing atribut utama bergantung fungsional penuh pada masing-masing

kunci dimana kunci tersebut bukan bagiannya.

 Tabel Data pegawai

 { nip*, no_karpeg, nama, tempat_tgl_lahir, alamat, telepon, jenis_kelamin, agama,

 status_kawin, tgl_mulai_bekerja, masa_kerja }

 Tabel Data kenaikan pangkat

 { Nip*, tempat_tgl_lahir, jabatan, pangkat_lama, TMT, pangkat_baru, }
 Tabel Data cuti

 { Nip*, , jenis_cuti, , keterangan_pensiun}

 Tabel Data pensiun

 { Nip*, , tgl_pensiun,keterangan }

 Tabel Data kenaikan jabatan

 { Nip*, no_sk, tgl_sk, jabatan_baru, sk }




4.2.4.2 Relasi tabel

               Didalam sebuah database, setiap tabel memiliki sebuah fields yang

   memiliki nilai untuk setiap baris. Fields ini ditandai dengan icon bergambar

   kunci di depan namanya. Baris-baris yang berhubungan pada tabel mengulangi
                                                                                  64




   kunci primer (primary key) dari baris yang dihubungkannya pada tabel lain.

   Salinan dari kunci primer di dalam tabel-tabel yang lain disebut dengan kunci

   asing (foreign key). Dan semua field bisa menjadi kunci asing. Yang membuat

   sebuah field merupakan kunci asing adalah jika dia sesuai dengan kunci primer

   pada tabel lain.

              Adapun bentuk relasi antar tabel dari sistem yang diajukan dapat

dilihat pada gambar :

       :

              Data pegawai            Data kenaikan pangkat           Data cuti
            Nip*                     Nip*                           Nip*
            No_karpeg                jabatan                        jenis_cutii
            nama                     pangkat_lama                   keterangan
            atempat_tgl_lahir        tmt
            alamat                   pangkat_baru
            telepon
            jenis_kelamin
            agama
            status_kawin
            tgl_mulai_bekerja
            mas_kerja




                Data pensiun          Data kenaikan jabatan

             Nip*                     Nip*
             tgl_pensiun              no_sk
             keterangan_pensiun       tgl_sk
                                      jabatan_baru
                                      sk



              Gambar 4.6. Relasi Tabel pada Sistem Informasi Kepegawaian
                                                                                        65




       4.2.4.3 Entity relationship diagram (ERD)

       Entity relationship diagram digunakan untuk menggambarkan relasi antar

tabel dengan tujuan untuk memperjelas hubungan antar tabel penyimpanan. ERD

terdiri dari sekumpulan objek dasar yaitu entitas dan hubungan antar entitas-entitas

yang saling berhubungan.

           Atribut yang terdapat di entity relationship diagram adalah sebagai

       berikut :

                                                                        Data kenaikan
                                                Memiliki
                                                                           jabatan




                    Data pegawai                Memiliki                  Data cuti




                                                                        Data kenaikan
                      Memiliki                  Memiliki
                                                                          pangkat




                    Data pensiun




                      Gambar 4.7 Entity Relationship Diagram



       4.2.4.4 Struktur file


        Struktur file digunakan dalam perancangan system karena data ini akan

       menentukan struktur fisik database yang menunjukkan struktur dari elemen-

       elemen data yang menyatakan panjang elemen data dan jenis-jenis datanya.

       Untuk mempermudah dalam program maka struktur database dapat dilihat
                                                                                     66




          pada tabel berikut :


                                    Tabel 4.8 Data Biodata

No        Field       Type           Size                       Keterangan
 1   NIP          Text               12          Nip Pegawai
 2   Nama         Text               30          Nama Pegawai
 3   Karpeg       Text               10          No kartu pegawai
 4   Tmp_lahir    Text               20          Tempat lahir pegawai
 5   Tgl_lahir  Date/Time             -          Tanggal lahir pegawai
 6   Jk           Text               10          Jenis kelamin
 7   Agama        Text               18          Agama
 8   Status       Text               12          Status perkawinan
 9   Alamat       Text               50          Alamat pegawai
10   Tlp          Text               15          Telepon
11   Tmt_kerja Date/Time              -          Terhitung mulai tanggal jadi PNS
12   Masa_kerja   Text                2          Menghitung Lama kerja dalam tahun
13   Ms_krj_bl    Text                2          Menghitung Lama kerja dalam Bulan




                                   Tabel 4.9 Data latihan jabatan

No        Field      Type          Size                        Keterangan
1 Nip                Text           11      Nip Pegawai
2 Nama_lat           Text           30      Nama latjab atau pelatihan
3 Tahun              Text            4      Tahun pelaksanaannya




                                          Tabel 4.10 Data Cuti

     No      Field          Type          Size                     Keterangan
     1 Nip               Text               11      NIP Pegawai
     2 Noizincuti        Text               15      No izin cuti
     3 Tgl_awal        Date/Time             -      Tanggal mulai cuti
                                                                                   67




     4   Tgl_akhir   Date/Time             -       Tanggal berakhir cuti
     5   Nama_cuti     Text               30       Nama cuti
     6   Alamat_cuti   Text               50       Alamat ketika cuti
     7   Ket           Text               50       Keterangan




                                  Tabel 4.11 Data Suami Istri

 No        Field      Type        Size                         Keterangan
  1      Nip          Text         11         NIP Pegawai
  2      Tgl_nikah    Text         15         No izin cuti
  3      Nama         Text         30         Tanggal mulai cuti
  4      tmp_lahir    Text         20         Tanggal berakhir cuti
  5      Tgl_lahir    Text         30         Nama cuti
  6      Pekerjaan    Text         50         Alamat ketika cuti




                                   Tabel 4.12 Data password

    No       Field       Type             Size                Keterangan
     1     User          Text              20       Nama Pengguna
     2     password      Text              10       Password


                                    Tabel 4.13 Data Jabatan

No        Field         Type         Size                        Keterangan
1    Nip                Text             11      NIP Pegawai
2    Jabatan            Text             30      Jabatan pegawai
3    Tmt_jabatan      Date/Time           -      Terhitung mulai tanggal jabatan
4    No_sk              Text             20      No Sk jabatan
5    Tgl_sk           Date/Time           -      Tanggal SK jabatan
6    Status             Text              1      Kode status
7    Tmp_tugas          Text             40      Tempat pegawai bertugas
                                                                             68




                                Tabel 4.14 Data Pangkat

No       Field        Type         Size                      Keterangan
 1   Nip              Text          11     NIP Pegawai
 2   Pangkat          Text          30     Pangkat pegawai
 3   Tmt_pangkat    Date/Time        -     Terhitung mulai tanggal Pangkat
 4   Gol              Text           5     Golongan ruang
 5   Ket              Text          50     Keterangan
 6   Status           Text           1     Kode status




                             Tabel 4.15 Data Pendidikan

No       Field       Type        Size                        Keterangan
 1   Nip             Text         11       NIP Pegawai
 2   Tingkat         Text         20       Tingkat Pendidikan
 3   Nama_sekolah    Text         30       Nama instansi sekolah
 4   Gelar           Text          5       Nama gelar
 5   Lulus           Text          4       Tahun lulus
 6   Kode_ijasah     Text          2       Kode ijasah




                                   Tabel 4.16 Data Anak

No      Field    Type       Size                         Keterangan
 1   Nip         Text        11         NIP Pegawai
 2   No         Integer       2         No anak
 3   Nama        Text        30         Nama anak
 4   Jk          Text        10         Jenis kelamin anak
 5   Tgl_lahir   Text        10         Tanggal lahir anak
 6   Tmp_lahir Text          15         Tempat lahir anak
 7   pekerjaan   Text        40         Pekerjaan anak
 8   keterangan Text         40         keterangan
                                                                               69




                             Tabel 4.17 Data jabatan

No       Field     Type         Size                      Keterangan
 1   Nip           Text          11        NIP Pegawai
 2   Jabatan       Text          30        Jabatan pegawai
 3   Tmt_jabatan Date/Time        -        Terhitung mulai tanggal jabatan
 4   No_sk         Text          20        No Sk jabatan
 5   Tgl_sk      Date/Time        -        Tanggal SK jabatan
 6   Tmp_tugas     Text          40        Tempat pegawai bertugas




                             Tabel 4.18 Data pangkat

No      Field      Type      Size                        Keterangan
 1   Nip           Text       11       NIP Pegawai
 2   Pangkat       Text       30       Pangkat pegawai
 3   Tmt_pangkat Date/Time     -       Terhitung mulai tanggal Pangkat
 4   Gol           Text        5       Golongan ruang
 5   Ket           Text       40       Keterangan




                             Tabel 4.19 Data Pensiun


No        Field       Type          Size                    Keterangan
 1   Nip              Text           11      NIP Pegawai
 2   Mk_thn_pensiun   Text           2       Masa kerja pensiun pertahun
 3   Tmt_pensiun    Date/Time         -      Terhitung mulai tanggal Pensiun
 4   Mk_bln_pensiun   Text           2       Masa kerja pensiun perbulan



       4.2.4.5 Kodifikasi


                Kodifikasi adalah untuk mempermudah dalam pengelompokan data

       dan pemrosesannya, selain itu system pengkodean juga membantu dalam
                                                                                70




        mengidentifikasi suatu objek sehingga kesalahan dalam identifikasi objek

        dapat dihindarkan. Pada sistem pengolahan data pegawai ini terdapat

        kodefikasi (pengkodean) pada nomer induk pegawai, lebih jelasnya mengenai

        pengkodean ini sebagai berikut :


1.NIP


        Format : XXX YYY YYY


        ket : XXX : nomer induk pegawai negeri daerah tingkat I atau pegawai negeri

        tingkat II


        YYY YYY : nomer urut pegawai


         Contoh :020 065 123 : 020 menandakan bahwa pegawai negeri daerah tingkat

        I provinsi jawa barat dan 065 123 merupakan no urut pegawai di dinas

        pendidikan provinsi jawa barat.


        2. Data Bagian

   Kode Bagian : [XX XXX ]

                     A    B


Keterangan :

 A : Singkatan Dari Kode Bagian

 B : No Urut Bagian

 Contoh : [ KB001 ]
                                                                             71




 Pada contoh diatas 2 karakter pertama menunjukan singkatan dari kode bagian

 menjadi KB dan 3 digit kedua menunjukan nomor urut bagian yang terdapat pada

 perusahaan, dalam hal ini dimulai dengan angka “001” dan seterusnya.



4.2.5 Perancangan antar muka


        Program dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari intruksi-intruksi atau

perintah-perintah terperinci yang sudah disiapkan oleh komputer sehingga dapat

melakukan fungsi sesuai dengan yang telah ditentukan. Tujuan dari pembuatan

program ini adalah untuk mempermudah dan mempercepat aktivitas yang

berhubungan dengan pengolahan data dan untuk membentuk suatu sistem yang lebih

baik.



         4.2.5.1 Struktur menu


         Dalam perancangan program ini menggunakan menu yang mengintegrasikan

 semua bagian dalam program adapun gambaran menu, seperti yang ditampilkan

 pada gambar strkutur menu berikut ini :
                                                                                 72




                                     o in
                                     Lg


                                     eu t a
                                        a
                                    Mn U m



       File            nu
                       Ipt          E itDt
                                     d aa            ao n
                                                    L p ra              no
                                                                        If



      P swrd
       as o           aa e a a
                      Dt P g wi       d io aa
                                     E itB d t       a o n aa ui
                                                    L p ra Dt Ct       e t n ro ra
                                                                      T na gP g m



      Rb h P swrd
      u a as o                       E itP n k t
                                      d a ga         ao n eaa
                                                    L p ra K n ik n
                        aa ui
                        Dt Ct                           a ga
                                                       Pn k t
                                      a a aa
                                     d nJ b t n

      a bh a au
     T ma d nHp s                                      a o n aa
                                                      L p ra d t
         as o
        P swrd        aa e s n
                      Dt P n iu        d ui
                                      E itCt
                                                        es n
                                                       P n iu

                      aa e a a
                      Dt K n ik n                    a o n at r
                                                    L p ra Dfa
                                      d es n
                                     E itP n iu
                        a ga
                       Pn k t                       ru e a g aa
                                                    U tK p n k t n

        e a
       K lu r         aa e a a
                      Dt K n ik n
                        a aa
                       Jb t n



                    Gambar 4.6 Struktur Menu program aplikasi




4.2.5.2 Perancangan input


      Input dibutuhkan oleh program aplikasi ini berupa perancangan input data

pengolahan data pegawai. Data yang telah dicatat dalam dokumen dijadiakan input

program aplikasi dengan menggunakan alat masukan keyboard sebagai pengolahnya.


        Desain Masukan Biodata:
                                                                   73




                                  Biodata

     NIP                      :   xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
     Nama                     :   xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
     No Karpeg                :   xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
     Tempat /tanggal lahir    :   xxxxxxxxxxxx xx/xx/xx
     Alamat                   :   xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
     Telepon                  :   xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
     Jenis Kelamin            :   xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
     Agama                    :   xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
     Status Perkawinan        :   xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
     Tanggal Mulai bekerja    :   xx/xx/xx
     Masa kerja               :   xxxx tahun xxxx bulan

         Simpan                      Batal                Keluar



               Gambar 4.7 Rancangan Masukan Biodata




Rancangan Masukan Suami Istri :

                         Suami Istri
   Nama Istri/Suami       :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
   Tempat lahir           :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
   Tanggal lahir          :   xx/xx/xx
   Tanggal Nikah          :   xx/xx/xx
   Pekerjaan/Jabatan      :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
   Jumlah anak            :   xxxxxxxxxxxxxxxxx


      Simpan                       Batal              Keluar

          Gambar 4.8 Rancangan Masukan Data Suami/Istri
                                                                74




Rancangan Input Data Anak :



                           Data Anak
    No                        :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
    Nama Anak                 :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
    Jenis Kelamin             :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
    Tempat/tanggal lahir      :   xxxxxxxx xx/xx/xx
    Pekerjaan                 :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
    Keterangan                :   xxxxxxxxxxxxxxxxx



         Simpan                     Batal              Keluar

            Gambar 4.9 Rancangan Masukan Data Anak




Rancangan Masukan Pendidikan :

                     Data Pendidikan
      Pendidikan              :   xxxxxxxxxxxxxxxxxx
      Nama Pendidikan         :   xxxxxxxxxxxxxxxxxx
      Gelar                   :   xxxxxxxxxxxxxxxxxx
      Lulus Tahun             :   xxxxxxxxxxxxxxxxxx
      Tingkat Ijasah          :   xxxxxxxxxxxxxxxxxx




           Gambar 4.10 Rancangan Masukan pendidikan
                                                                  75




Rancangan Masukan Pangkat dan Jabatan :


                 Data Pangkat dan Jabatan
        Pangkat/Gol           :   xxxxxxxx   xxxxxx
        TMT Pangkat           :   xx/xx/xx
        Jabatan               :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
        TMT Jabatan           :   xx/xx/xx
        No SK                 :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
        Tanggal SK            :   xxxxxxxxxxxxxxxxx


             Simpan                  Batal               Keluar


       Gambar 4.11 Rancangan Masukan Pangkat Dan Jabatan



       Rancangan Masukan Latihan Jabatan :


                  Data Latihan Jabatan
         Nama Latihan             : xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
         Tahun                    : xx/xx/xx


         Gambar 4.12 Rancangan Masukan latihan jabatan



Rancangan Masukan Riwayat Kepangkatan :
             Data Riwayat Kepangkatan
        Pangkat/Gol           : xxxxxxxxxxxxxxx
        Tmt Pangkat           : xx/xx/xx
        Keterangan            : xxxxxxxxxxxxxxx


      Gambar 4.13 Rancangan Masukan riwayat kepangkatan
                                                       76




Rancangan Masukan Riwayat Jabatan :


               Data Riwayat Jabatan
      Jabatan              :   xxxxxxxxxxxxxx
      Tmt Jabatan          :   xx/xx/xx
      No Sk                :   xxxxxxxxxxxxxx
      Tanggal SK           :   xx/xx/xx
      Tempat Tugas         :   xxxxxxxxxxxxxx


       Gambar 4.14 Rancangan Masukan Riwayat jabatan




Rancangan Masukan Cuti :


                       Data Cuti
     NIP                  : xxxxxxxxxxxxxxxxx
     Nama                 : xxxxxxxxxxxxxxxxx
     Pangkat/Gol          : xxxxxxxx xxxxxxx
     Jabatan              : xxxxxxxxxxxxxxxxx
     No Izin Cuti         : xxxxxxxxxxxxxxxxx
     Tanggal Awal Cuti    : xx/xx/xx
     Tanggal Akhir Cuti   : xx/xx/xx
     Nama Cuti            : xxxxxxxxxxxxxxxxx
     Alamat Cuti          : xxxxxxxxxxxxxxxxx
         Gambar
     Keterangan 4.15 Rancangan Masukan data cuti
                          : xxxxxxxxxxxxxxxxx
                                                  77




       Rancangan Masukan Pensiun


                Data pensiun
   NIP                  : xxxxxxxxxxxxxxxxx
   Nama                 : xxxxxxxxxxxxxxxxx
   Tempat/Tanggal Lahir : xxxxxxx   xxxxxxx
   Pendidikan           : xxxxxxxxxxxxxxxxx
   Jabatan              : xxxxxxxxxxxxxxxxx
   tgl pensiun          : xxxxxxxx    xxxxx
     Gambar 4.19 Rancangan Masukan dokumen
   Keterangan           : xxxxxxxxxxxxxxxx
     Gambar 4.16 Rancangan Masukan data cuti



Rancangan Masukan Naik Pangkat :


             Data Naik Pangkat
   NIP                     : xxxxxxxxxxxxxxxxx
   Nama                    : xxxxxxxxxxxxxxxxx
   Tempat/Tanggal Lahir    : xxxxxxx    xxxxxxx
   Pendidikan              : xxxxxxxxxxxxxxxxx
   Jabatan                 : xxxxxxxxxxxxxxxxx
   Pangkat lama/Gol lama   : xxxxxxxx     xxxxx
   TMT Pangkat Lama        : xx/xx/xx
   Pangkat Baru/Gol Baru   : xxxxxxxxxxxxxxxxx
   TMT Pangkat Baru        : xx/xx/xx
   Keterangan              : xxxxxxxxxxxxxxxx


  Gambar 4.17 Rancangan Masukan Naik Pangkat
                                                                                78




               Rancangan Masukan Naik Jabatan :



                             Data Naik Jabatan
                 NIP                      :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
                 Nama                     :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
                 Jabatan lama             :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
                 TMT Jabatan Lama         :   xx/xx/xx
                 No SK                    :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
                 Tanggal SK               :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
                 Jabatan Baru             :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
                 TMT Jabatan Baru         :   xx/xx/xx
                 No SK                    :   xxxxxxxxxxxxxxxxx
                 Tanggal SK               :   xxxxxxxxxxxxxxxxx

               Gambar 4.18 Rancangan Masukan Naik Jabatan


        4.2.5.3 Perancangan output


        Perancangan output adalah produk dari system informasi yang dihasilkan dari

proses input pengolahan data oleh system output atau informasi yang dihasilkan

system print out ke dalam bentuk kertas yang berguna dan memberikan nilai tambah

bagi pengguna informasi tersebut.


   1.Rancangan Keluaran Cuti

                                     a u
                                      t
                                      a t
                                     DC i

                                              e a
                                               m
                                              Tp t       Tg l
                                                         ag
                                                          n a Tg l
                                                               na
                                                               ag
   I
   P
   N       Na
           am     ak
                   na
                  Pg t   G n n J an
                         o g
                          l
                          oa    ba
                               at                  a C
                                                    m t
                                                   N aui            lm t
                                                                    a t i
                                                                       C
                                                                    A au
                                              us
                                               g
                                              Ta         Al u Ar u
                                                         w t
                                                          a i
                                                           C   h t
                                                               i
                                                              k C i

  xx
   xx
  xx      xx
           xx
          xx      xx
                  xx
                   xx     xx
                           xx
                          xx        xx
                                     xx
                                    xx        xx
                                              xx
                                               xx   xx
                                                     xx
                                                    xx    x /x
                                                           / x
                                                           x
                                                          xx      xx
                                                                  x /x
                                                                   / x
                                                                   x     xx
                                                                          xx
                                                                         xx

  xx
   xx
  xx      xx
           xx
          xx      xx
                  xx
                   xx     xx
                           xx
                          xx        xx
                                     xx
                                    xx        xx
                                              xx
                                               xx   xx
                                                     xx
                                                    xx    x /x
                                                           / x
                                                           x
                                                          xx      xx
                                                                  x /x
                                                                   / x
                                                                   x     xx
                                                                          xx
                                                                         xx



                       Gambar 4.19 Rancangan Keluaran Cuti
                                                                           79




2.Rancangan Keluaran Kenaikan Jabatan


                        a e i na t
                         t
                         a nk  ba
                        D KaaJ an

                                     e a
                                      m
                                     Tp t       Tg l Tg l
                                                ag
                                                 na   ag
                                                      na
I
P
N     Na
      am      ak
               na
              Pg t   G n n J an
                     o g
                      l a
                      o     ba
                           at             a C
                                           m t
                                          N aui            lm t
                                                           a t i
                                                              C
                                                           A au
                                     us
                                      g
                                     Ta         Al u Ar u
                                                w t
                                                 a i
                                                  C   h t
                                                      i
                                                     k C i

xx
 xx
xx    xx
       xx
      xx      xx
              xx
               xx    xx
                      xx
                     xx        xx
                                xx
                               xx    xx
                                     xx
                                      xx   xx
                                            xx
                                           xx     x /x
                                                   / x
                                                   x
                                                  xx      xx
                                                          x /x
                                                           / x
                                                           x       xx
                                                                    xx
                                                                   xx

xx
 xx
xx    xx
       xx
      xx      xx
              xx
               xx    xx
                      xx
                     xx        xx
                                xx
                               xx    xx
                                     xx
                                      xx   xx
                                            xx
                                           xx     x /x
                                                   / x
                                                   x
                                                  xx      xx
                                                          x /x
                                                           / x
                                                           x       xx
                                                                    xx
                                                                   xx



            Gambar 4.20 Rancangan Keluaran Kenaikan Jabatan



3.Rancangan Keluaran Kenaikan Pangkat


                        a e i na k
                         t
                         a nk  na
                        D KaaPg t

                                     e a
                                      m
                                     Tp t       Tg l Tg l
                                                ag
                                                 na   ag
                                                      na
I
P
N     Na
      am      ak
               na
              Pg t   G n n J an
                     o g
                      l a
                      o     ba
                           at             a C
                                           m t
                                          N aui            lm t
                                                           a t i
                                                              C
                                                           A au
                                     us
                                      g
                                     Ta         Al u Ar u
                                                w t
                                                 a i
                                                  C   h t
                                                      i
                                                     k C i

xx
 xx
xx    xx
       xx
      xx      xx
              xx
               xx    xx
                      xx
                     xx        xx
                                xx
                               xx    xx
                                     xx
                                      xx   xx
                                            xx
                                           xx     x /x
                                                   / x
                                                   x
                                                  xx      xx
                                                          x /x
                                                           / x
                                                           x       xx
                                                                    xx
                                                                   xx

xx
 xx
xx    xx
       xx
      xx      xx
              xx
               xx    xx
                      xx
                     xx        xx
                                xx
                               xx    xx
                                     xx
                                      xx   xx
                                            xx
                                           xx     x /x
                                                   / x
                                                   x
                                                  xx      xx
                                                          x /x
                                                           / x
                                                           x       xx
                                                                    xx
                                                                   xx



            Gambar 4.21 Rancangan Keluaran Kenaikan Pangkat



4.Rancangan keluaran Pensiun

                            a ei
                             t nu
                             a
                            D Psn

                                        e a
                                         m
                                        Tp t             Tg l
                                                          ag
                                                          na      ag
                                                                   na
                                                                  Tg l
I
NP     Na
       am      ak
                na
               Pg t    Gn n
                       o g
                        l a
                        o        a tn
                                  a
                                 Jba           a C
                                                m t
                                               N aui
                                        us
                                         g
                                        Ta               Aa u
                                                          wC
                                                           l t
                                                             i    kr u
                                                                   h t
                                                                  AiC i

xxx
xxx    xxx
       xxx      xxx
                xxx     xxx
                        xxx      xxx
                                 xxx    xxx
                                        xxx      xxx
                                                 xxx     x /
                                                          xx
                                                         x/ x x   x /
                                                                   xx
                                                                  x/ x x

xxx
xxx    xxx
       xxx      xxx
                xxx     xxx
                        xxx      xxx
                                 xxx    xxx
                                        xxx      xxx
                                                 xxx     x /
                                                          xx
                                                         x/ x x   x /
                                                                   xx
                                                                  x/ x x



                Gambar 4.22 Rancangan keluaran Pensiun
                                                                                   80




    5.Rancangan Keluaran Daftar Urut Kepangkatan


                               a r K kn
                               fr u p a
                                t t at
                                a   n
                               D U ega
              a
              ng
               k
               a
              Pt                K
                               aa
                               sj
                               ae
                               Mr     i a
                                      hb
                                     taa
                                     a Ja
                                     Lnt n            nn
                                                       d
                                                       d
                                                       i
                                                      ek
                                                      Pia               a
                                                                        ta
                                                                        Ct
                                                                         an
  N
  m
  aa      N
          I
          P       b
                  a
                 Ja
                  atn     M
                          TT                                     gi
                                                                  llh
                                                                 Ta r         K
                                                                              e
                                                                              t
              oT
              l T
              GM               TB N
                               HL a
                                N ma        h
                                            T
                                            n   a
                                                m
                                                Na    ls
                                                      L
                                                      uu     a
                                                             h
                                                            ja
                                                            Is          u
                                                                        ti
                                                                        Ma
                                                                         s

 x
 xx
  x
 xx       xx x x xx
          x
          xx x x x
           x x x xx
                  x      x
                         x
                         xx
                          x
                          x    x x
                               x x
                               x x   x
                                     x
                                     x      x
                                            x
                                            x   x/
                                                 x
                                                / x
                                                 x
                                                xx    x
                                                      xx
                                                      xx
                                                       x    x
                                                            xx
                                                             x
                                                            xx   x
                                                                 x
                                                                 xx
                                                                  x
                                                                  x     x
                                                                        xx
                                                                         x
                                                                        xx    xx
                                                                              x
                                                                              xx
                                                                               x

 x
 xx
  x
 xx       xx x x xx
          x
          xx x x x
           x x x xx
                  x      x
                         x
                         xx
                          x
                          x    x x
                               x x
                               x x   x
                                     x
                                     x      x
                                            x
                                            x   x/
                                                 x
                                                / x
                                                 x
                                                xx    x
                                                      xx
                                                      xx
                                                       x    x
                                                            xx
                                                             x
                                                            xx   x
                                                                 x
                                                                 xx
                                                                  x
                                                                  x     x
                                                                        xx
                                                                         x
                                                                        xx    xx
                                                                              x
                                                                              xx
                                                                               x



              Gambar 4.23 Rancangan Keluaran Daftar Urut Kepangkatan




4.2.6 Perancangan arsitektur jaringan


          Adapun Kebutuhan Jaringan untuk mendukung program ini adalah sebagai

berikut ;

     1.     Media transmisi menggunakan kabel twisted pair, yang tipe Unshielded

twistedpair ( UTP ) Dan dengan konektor RJ 45

     2. Tipe jaringan yang digunakan adalah LAN ( Local Area Network ), karena

area yang relatif kecil yaitu sebuah institusi, dengan model konfigurasi dimana satu

komputer bertindak sebagai server, dan yang lainnya sebagai client yang mengakses

file dalam server

     3. Topologi yang digunakan adalah topologi Bus ( Garis Lurus ), karena mudah

  dalam mengkonfigurasikan komputer ke dalam sebuah kabel utama, dan tidak

  terlalu memakai banyak kabel

    4. Unsur yang terkait lainnya yaitu :
                                                                              81




             1. File server, yang digunakan sebagai pusat dari jaringan.

             2. Workstations, komputer yang terhubung ke file server dalam sebuah

jaringan.

            3. Network Interface Cards ( Kartu Jaringan ), perangkat keras yang

berfungsi sebagai media penghubung antar komputer.

            4. Enthernet Card ( Karu Jaringan Enthernet ), perangkat keras yang

menyediakan port untuk media transmisi ( Kabel ),

        5. Repeaters, berfungsi sebagai penguat sinyal pada media transmisi yang

digunakan.

       6. Bridges, perangkat keras yang mengatur jalur arus data / informasi agar

tetap berjalan dengan baik dan teratur.




                                          BAB V

                     IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM



5.1 Implementasi

       Implementasi sistem merupakan kelanjutan dari kegiatan perancangan sistem

yang dirancang. Langkah-langkah dan tahapan implementasi adalah urutan dari

kegiatan awal sampai kegiatan akhir yang baru dilakukan dalam mewujudkan sistem
                                                                               82




yang dirancang.


       Hasil dari implementasi ini adalah suatu sistem yang dapat berjalan dengan

baik. Langkah-langkah implementasi ini adalah sebagai berikut :


   1. Tahap tes dan modifikasi


       Dari tahap ini kita menguji secara keseluruhan dari program yang kita buat,

       sehingga bila terjadi kesalahan dapat dilakukan perubahan-perubahan atau

       perbaikan dari program tersebut.


   2. Tahap pelatihan


       Dari tahap ini agar user yang akan mengoprasikan sistem dapat mengerti dan

       memahami serta mempunyai pengetahuan yang cukup untuk memelihara

       sistem tersebut.


   3. Tahap evaluasi


       Tahap ini dilakukan seiring dengan dilakukannya modifikasi, jadi apabila

       terdapat kesalahan dapat langsung diperbaiki, hal ini maksudnya untuk

       membuktikan kebenaran dari sistem tersebut.


       5.1.1 Batasan implementasi (optional)


       Dalam mengimplementasikan perangkat lunak aplikasi ini ada beberapa hal

yang menjadi batasan implementasi, yaitu :
                                                                                  83




  1. Tidak semua kebutuhan sistem informasi pengolahan data pegawai dikerjakan,

tetapi hanya subsistem-subsistem yang mendukung.

 2 Database yang digunakan dalam client-server menggunakan Microsoft SQL

Server 2000.

   3. Alamat IP dari komputer yang digunakan merupakan alamat IP statis.

   4. Tampilan untuk Aplikasi menggunakan bahasa Indonesia.



       5.1.2 Implementasi perangkat lunak


       Perangkat lunak merupakan alat pendukung sistem yang terdiri dari sitem

operasi (SO) dan aplikasi database. Adapun perangkat lunak yang digunakan adalah

sebagai berikut :


            1. Sistem operasi windows minimum windows XP


           2. Program visual basic 6.0


               3.Database SQL server


               4.Cristal report


       5.1.3 Implementasi perangkat keras


       Untuk mendukung kelancaran sistem yang dibuat diperlukan suatu perangkat

keras (hardware). Adapun perangkat keras yang digunakan adalah sebagai berkut :


       1. Komputer Pentium IV 2,4 GHz
                                                                                  84




       2. Harddisk 80 Gb


      3. RAM 256 MB.

       4. Keyboard dan mouse


5.Kabel UTP.


5.2.3 Implementasi perangkat keras


       Untuk mendukung kelancaran sistem yang dibuat diperlukan suatu perangkat

keras (hardware). Adapun perangkat keras yang digunakan adalah sebagai berkut :


                    Tabel 5.12 Spesifikasi Kebutuhan Hardware
   Hardware                  Server                         Client
 Processor         Pentium 4. 2.8 GHz            Pentium 4. 2.8 GHz
                   512 MB, direkomendasikan 512 MB
 Memory            1024 MB
                   80 GB,    direkomendasikan 80 GB
 Hardisk           160 GB
 CD/DVD            Hanya untuk        menginstal Hanya untuk         menginstal
                   Software                      Software
 Monitor           Resolusi minimal 1024 x 768   Resolusi minimal 1024 x 768
 Printer           Sharing dan Berwarna          Sharing dan Berwarna
 Mouse             Standard Optic                Standard Optic
 Keyboard          Standard PS2 / USB            Standard PS2 / USB
 Swicth Hub        10/100 Mbps                   10/100 Mbps
 Kabel dan         UTP dan RJ 45                 UTP dan RJ 45
 Konektor

       5.1.4 Implementasi basis data ( sintaks SQL)


           Pembuatan database dilakukan dengan menggunakan aplikasi Microsoft
                                                                          85




Microsoft SQL Server 2000. semua pembuatan tabel pada database dibuat dengan

cara New Table, Adapun database yang digunakan adalah sebagai berikut :




                            Gambar 5.1 Tampilan Database
                                             86




        Gambar 5.2 Tampilan login




  Gambar 5.3 Tampilan tabel data pegawai




Gambar 5.4 Tampilan tabel kenaikan pangkat
                                    87




Gambar 5.5 Tampilan tabel cuti




Gambar 5.6 Tampilan tabel pensiun
                                                                               88




                     Gambar 5.7 Tampilan tabel kenaikan jabatan


        5.1.5 Implementasi antar muka


       engimplementasian interface ini sebagian besar merupakan tujuan dibuatnya

sistem informasi data Kepegawaian di kantor Sekretariat Daerah Kab.Bandung Barat.

       Implementasi yang dilakukan pada perancangan sistem informasi ini dibuat

dengan berektensi executable (*.exe) yang terbagi dalam beberapa form yang

menginduk dalam satu form utama (MDI Form). Berikut ini dijelaskan secara rinci

hasil implementasi antar muka sistem informasi data Kepegawaian.




1.Form utama
                                                       89




                      Gambar 5.8 form utama

2.Form input data pegawai




                        Gambar 5.9 form data pegawai
                                                             90




3.Form kenaikan pangkat




                         Gambar 5.10 form kenaikan pangkat



4.Form cuti pegawai




                         Gambar 5.11 form cuti pegawai

5.Form pensiun pegawai
                                                              91




              Gambar 5.12 form pensiun pegawai


6.Form kenaikan jabatan




                          Gambar 5.13 form kenaikan jabatan
                                                                                 92




       5.1.6 Implementasi instalasi program


       Bahasa pemograman yang digunakan pada aplikasi ini adalah Visual Basic

6.0. Langkah-langkah untuk instalasi adalah double klik pada Setup, lalu klik tombol

OK




                            Gambar 5.14 Setup Program

       Klik pada tombol Change Directory untuk menentukan tempat Directory

 program, lalu klik tombol gambar komputer.
                                                                     93




                      Gambar 5.15 Change direktory




                      Gambar 5.16 Directory Program



      Kemudian tentukan tempat group box untuk program, lalu klik tombol

Continue.
                                                                                    94




                         Gambar 5.17 Directory Program



    Bila sudah berhasil instalasi, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini




                       Gambar 5.18 Setup Program Selesai




5.1.7 Penggunaan program


      Program ini berfungsi untuk melakukan penginputan data kenaikan pangkat,
                                                                                 95




pensiun, cuti dan kenaikan jabatan serta laporan-laporan yang diperlukan berdasarkan

data tersebut .


5.2 Pengujian


        Pengujian sistem adalah tahap menguji aplikasi sistem pengolahan data yang

telah dikembangkan. Dalam pengujian sistem ada beberapa metode yang pengujian

digunakan yaitu pengujian White Box dan Black Box. Pengujian dilakukan untuk

mencari kesalahan-kesalahan prosedur saat aplikasi dijalankan.

        Pengujian White Box ini dilakukan pada saat aplikasi dikembangkan.

Pengujian White Box merupakan metode design test yang menggunakan struktur

kontrol desain prosedur untuk memastikan bahwa operasi internal bekerja sesuai

dengan spesifikasi yang diharapkan.

        Pengujian ini dilakukan pada saat aplikasi telah selesai dikembangkan.

Pengujian Black Box merupakan metode pengujian yang berfokus pada persyaratan

fungsional perangkat lunak. Pengujian dilakukan dengan mencari fungsi-fungsi

perintah yang tidak benar, menguji kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi pada

tampilan perangkat lunak yang telah dikembangkan.




5.2.1 Rencana pengujian


        Metode pengujian yang digunakan pada perangkat lunak sistem pengolahan

data pegawai adalah metode Black Box. Tujuannya adalah untuk mengetahui bahwa
                                                                                    96




bagian-bagian fungsionalitas dalam sistem aplikasi telah dengan benar menampilkan

pesan-pesan kesalahan jika terjadi kesalahan dalam penginputan data.

                   Tabel 6.4. Rencana Pengujian Sistem yang Diusulkan

                                                            Tingkat         Jenis
       Kelas Uji                       Butir Uji
                                                            Pengujian    Pengujian
 Login User                 kepegawaian                      Modul       Black Box
 Pengujian data             Pengecekan                       Modul       Black Box
 pegawai
 Pencetakkan                Pencetakkan Laporan yang         Modul       Black Box
 Laporan                    dibutuhkan



5.2.2Kasus dan hasil pengujian


            1.Kasus dan Hasil Pengujian

              1.     Pengujian Login

       Pengujian Pengecekan Data User yang telah Terdaftar

Berikut ini adalah tabel Pengujian Pengecekan Data User yang telah Terdaftar :

           Tabel 5.2 Pengujian Pengecekan Data User yang telah Terdaftar
                        Kasus Dan Hasil Uji (Data Normal)
  Data Masukan            Diharapkan           Pengamatan        Kesimpulan
 Memasukan             Dapat masuk dan    Masuk ke form         [  ] Diterima
 nama user dan         mengakses menu     utama dan dapat       [ ] Ditolak
 password yang         dan sub menu       mengakses menu
 benar.                yang ada pada      dan sub menu.
                       form utama.
                         Kasus Dan Hasil Uji (Data Salah)
 Data Masukan             Diharapkan          Pengamatan         Kesimpulan
 Memasukan             Tidak dapat masuk Tidak dapat Login      [] Diterima
                                                                                 97




 nama user dan        serta mengakses   dan menampilkan          [ ] Ditolak
 password yang        submenu yang      pesan “ password
 salah                diinginkan.       /username salah”.
 Memasukan            Tidak dapat masuk Tidak dapat Login        [ ] Diterima
 nama user            serta mengakses   dan menampilkan          [ ] Ditolak
 dengan benar dan     submenu yang      pesan “
 password salah       diinginkan.       password/username
                                        salah”.
 Memasukan            Tidak dapat masuk Tidak dapat Login        [ ] Diterima
 nama user salah      serta mengakses   dan menampilkan
 dan password         submenu yang      pesan “                  [ ] Ditolak
 benar.               diinginkan.       Password/username
                                        salah”.


             2.     Pengujian Input

       Pengujian Pengisian data Pegawai/pensiunan

Berikut ini merupakan tabel pengujian pengisian data Pegawai:

                     Tabel 5.3 Pengujian Pengisian Data Pegawai
                      Kasus Dan Hasil Uji (Data Normal)
  Data Masukan          Diharapkan           Pengamatan         Kesimpulan
 Mensetting NIP      Menampilkan data Dapat mengisi          [] Diterima
 dan memasukan       Pegawai di           data Pegawai       [ ] Ditolak
 data Pegawai        database.            sesuai yang
 secara lengkap                           diinginkan
 Memasukan           Dapat                Menampilkan data [ ] Diterima
 pangkat pegawai     menampilkan data yang dicari sesuai [ ] Ditolak
 sesuai dengan       yang dicari          yang diharapkan.
 yang ada di
 database
                     Kasus Dan Hasil Uji (Data Salah)
  Data Masukan        Diharapkan        Pengamatan                 Kesimpulan
 Tidak Mensetting Tidak dapat        Akan                       [ ] Diterima
 NIP dan mengisi menampilkan data menampilkan                   [ ] Ditolak
 data Pegawai      Pegawai di        pesan “lengkapi
 dengan lengkap    database.         data Pegawai”
 Memasukan         Tidak dapat       Menampilkan                [ ] Diterima
 pangkat pegawai menampilkan data pesan “Data tidak             [ ] Ditolak
 yang tidak sesuai yang dicari.      ditemukan”.
                                                                            98




dengan yang ada
di database.

    Pengujian Pengisian data Bagian

                Tabel 5.4 Pengujian Pengisian Data Bagian
                 Kasus Dan Hasil Uji (Data Normal)
 Data Masukan      Diharapkan          Pengamatan          Kesimpulan
Memasukan data Menampilkan data Dapat mengisi           [ ] Diterima
Bagian secara   Bagian di           data Bagian sesuai [ ] Ditolak
lengkap         database.           yang diinginkan
Memasukan kode Dapat                Menampilkan data [ ] Diterima
Bagian dengan   menampilkan data yang dicari sesuai [ ] Ditolak
yang ada di     yang dicari         yang diharapkan.
database
                  Kasus Dan Hasil Uji (Data Salah)
 Data Masukan      Diharapkan          Pengamatan          Kesimpulan
Tidak mengisi   Tidak dapat         Akan                [ ] Diterima
data Bagian     menampilkan data menampilkan            [ ] Ditolak
dengan lengkap  Bagian di           pesan “lengkapi
                database.           data Bagian”
Memasukan kode Tidak dapat          Menampilkan         [ ] Diterima
Bagian yang     menampilkan data pesan “Data tidak [ ] Ditolak
tidak sesuai    yang dicari.        ditemukan”.
dengan yang ada
di database.


  Pengujian Pengisian data cuti pegawai

                 Tabel 5.5 Pengujian Pengisian Data Registrasi
                   Kasus Dan Hasil Uji (Data Normal)
 Data Masukan        Diharapkan           Pengamatan           Kesimpulan
Memasukan data Menampilkan data Dapat mengisi              [ ] Diterima
pegawai secara    pegawai di           data pegawai        [ ] Ditolak
lengkap           database.            sesuai yang
                                       diinginkan
Memasukan kode Dapat                   Menampilkan data [ ] Diterima
izin cuti dengan  menampilkan data yang dicari sesuai [ ] Ditolak
yang ada di       yang dicari          yang diharapkan.
database
                    Kasus Dan Hasil Uji (Data Salah)
                                                                           99




 Data Masukan      Diharapkan             Pengamatan          Kesimpulan
Tidak mengisi   Tidak dapat            Akan                [ ] Diterima
data pegawai    menampilkan data       menampilkan         [ ] Ditolak
dengan lengkap  pegawai di             pesan “lengkapi
                database.              data pegawai”
Memasukan kode Tidak dapat             Menampilkan         [ ] Diterima
izin cuti yang  menampilkan data       pesan “Data tidak   [ ] Ditolak
tidak sesuai    yang dicari.           ditemukan”.
dengan yang ada
di database.


  Pengujian Pengisian data kenaikan pangkat

                  Tabel 5.6 Pengujian Pengisian Data Lembur
                   Kasus Dan Hasil Uji (Data Normal)
 Data Masukan        Diharapkan           Pengamatan         Kesimpulan
Memasukan data Menampilkan data Dapat mengisi             [ ] Diterima
pangkat pegawai pangkat pegawai        data pangkat       [ ] Ditolak
secara lengkap    di database.         pegawai sesuai
                                       yang diinginkan
Memasukan kode Dapat                   Menampilkan data [ ] Diterima
pangkat pegawai menampilkan data yang dicari sesuai [ ] Ditolak
dengan yang ada yang dicari            yang diharapkan.
di database
                     Kasus Dan Hasil Uji (Data Salah)
 Data Masukan        Diharapkan           Pengamatan         Kesimpulan
Tidak mengisi     Tidak dapat          Akan               [ ] Diterima
data pangkat      menampilkan data menampilkan            [ ] Ditolak
pegawai dengan    Lembur pegawai       pesan “lengkapi
lengkap           di database.         data Lembur
                                       pegawai”
Memasukan kode Tidak dapat             Menampilkan        [ ] Diterima
pangkat pegawai menampilkan data pesan “Data tidak [ ] Ditolak
yang tidak sesuai yang dicari.         ditemukan”.
dengan yang ada
di database.


Pengujian Pengisian data kenaikan jabatan

                 Tabel 5.7 Pengujian Pengisian Data Teguran/SP
                                                                              100




                    Kasus Dan Hasil Uji (Data Normal)
 Data Masukan        Diharapkan         Pengamatan             Kesimpulan
Memasukan data    Menampilkan data Dapat mengisi            [ ] Diterima
jabatan pegawai   jabatan pegawai di data jabatan           [ ] Ditolak
secara lengkap    database.          pegawai sesuai
                                     yang diinginkan
Memasukan kode Dapat                 Menampilkan data       [ ] Diterima
jabatan pegawai   menampilkan data yang dicari sesuai       [ ] Ditolak
dengan yang ada yang dicari          yang diharapkan.
di database
                     Kasus Dan Hasil Uji (Data Salah)
 Data Masukan        Diharapkan         Pengamatan             Kesimpulan
Tidak mengisi     Tidak dapat        Akan                   [ ] Diterima
data jabatan      menampilkan data menampilkan              [ ] Ditolak
pegawai dengan    jabatan pegawai di pesan “lengkapi
lengkap           database.          data SP pegawai”
Memasukan kode Tidak dapat           Menampilkan            [ ] Diterima
jabatan pegawai   menampilkan data pesan “Data tidak        [ ] Ditolak
yang tidak sesuai yang dicari.       ditemukan”.
dengan yang ada
di database.


Pengujian Pengisian data Cuti/pensiun/pangkat/jabatan


         Tabel 5.8 Pengujian Pengisian Data Cuti/pensiun/pangkat/jabatan
                       Kasus Dan Hasil Uji (Data Normal)
    Data Masukan            Diharapkan           Pengamatan          Kesimpulan
Memasukan data         Menampilkan data      Dapat mengisi data     [ ] Diterima
Cuti/pensiun/pangka Cuti/pensiun/pangka Cuti/pensiun/pangka [ ] Ditolak
t/jabatan lengkap      t/jabatan pegawai di t/jabatan Luar
                       database.             pegawai sesuai yang
                                             diinginkan
Memasukan kode         Dapat menampilkan Menampilkan data           [ ] Diterima
Cuti/pensiun/pangka data yang dicari         yang dicari sesuai     [ ] Ditolak
t/jabatan pegawai                            yang diharapkan.
dengan yang ada di
database
                         Kasus Dan Hasil Uji (Data Salah)
    Data Masukan            Diharapkan           Pengamatan          Kesimpulan
Tidak mengisi data     Tidak dapat           Akan menampilkan       [ ] Diterima
                                                                                  101




Cuti/pensiun/pangka    menampilkan data        pesan “lengkapi data   [ ] Ditolak
t/jabatan pegawai      Cuti/pensiun/pangka     Cuti/pensiun/pangka
dengan lengkap         t/jabatan pegawai di    t/jabatan
                       database.
Memasukan kode         Tidak dapat             Menampilkan pesan      [ ] Diterima
Cuti/pensiun/pangka    menampilkan data        “Data tidak            [ ] Ditolak
t/jabatan pegawai      yang dicari.            ditemukan”.
yang tidak sesuai
dengan yang ada di
database.


5.2.2.1 Pengecekan User (petugas)


                           Tabel 6.5. Pengecekan User

                       Kasus dan Hasil Uji (Data Normal)
  Data Masukan         Yang diharapkan        Pengamatan              Kesimpulan

UserName :            Dipilih dan                                [  ] diterima

Kepegawaian           Diinputkan dalam        Dapat   mengisi

                      Combobox dan text       Login User
                                                                 [ ]ditolak

Password : master     box User name dan

                      Password




                                                                 [ ] diterima
Klik Login User       Dapat masuk ke          Tombol Login
                      form sesuai dengan      berfungsi sesuai   [ ]ditolak
                      hak aksesnya            dengan yang
                                              diharapkan
                                                                                 102




                      Tabel 6.6. Pengecekan User ( Lanjutan )

                       Kasus dan Hasil Uji (Data Normal)
   Data Masukan        Yang diharapkan        Pengamatan           Kesimpulan

Data Login User       Dapat masuk ke                             [ ] diterima
dan password          form sesuai dengan
Salah                 hak aksesnya         User tidak bisa login [ ]ditolak
UserName : xx
Password : xxx



        5.2.3 Kesimpulan hasil pengujian


        Berdasarkan hasil pengujian dengan kasus uji sample di atas dapat ditarik

kesimpulan bahwa perangkat lunak bebas dari kesalahan sintaks dan secara

fungsional mengeluarkan hasil sesuai dengan yang diharapkan.




                                       BAB VI


                           KESIMPULAN DAN SARAN


6.1 Kesimpulan
                                                                               103




       Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan hasil analisis dan pembahasan

yang sedang berjalan dan rancangan sistem adalah sebagai berikut :

1. Bahwa Komputerisasi sangat diperlukan dalam pengolahan data kepegawaian di

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang sebelumnya dilakukan dengan cara

manual karena dapat meningkatkat efektifitas dan efisiensi pengelolaan data

kepegawaian.

2. Pembuatan laporan kepegawaian dan pencarian data kepegawaian dapat dihasilkan

secara mudah cepat dan akurat

3. Dengan program aplikasi ini semua data yang bersangkutan dengan kegiatan

pengolahan data kepegawaian dapat terpelihara, keefektifan serta keefisienan waktu

dapat tercapai dengan baik, karena program aplikasi ini merupakan penyederhanaan

dari bentuk-bentuk dokumen atau media pengarsipan secara manual berupa kertas-

kertas menjadi file-file yang tersimpan dalam media penyimpanan di komputer.

4. Dengan adanya program aplikasi yang dilengkapi dengan password, kebutuhan

untuk meningkatkan kontrol dan keamanan data lebih terjamin karena tidak setiap

orang berhak melakukan pengaksesan data atau perubahan data.



6.2 Saran

       Beberapa saran yang dapat diberikan sehubungan dengan program aplikasi

ini adalah sebagai berikut :

     1. Penggunaan program aplikasi pengolahan data kepegawaian ini sebaiknya
                                                                            104




 dilakukan oleh operator yang ditunjuk secara khusus, karena dalam program

 aplikasi ini terdapat data-data kepegawaian yang cukup penting, sehingga dapat

 mengurangi kemungkinan terjadinya manipulasi data yang tidak diinginkan.

 2. Program aplikasi pengolahan data pegawai ini dapat dikembangkan lebih

 lanjut dengan menggunakan fasilitas dan sarana yang memiliki kemampuan

 lebih baik

 3. Perlu adanya peningkatan sumber daya manusia agar diharapkan dapat lebih

 banyak pegawai yang mampu mengoprasikan komputer semaksimal mungkin.




                        DAFTAR PUSTAKA



Budi Irawan, Jaringan Komputer, Graha Ilmu, Yogyakarta, 2005.
                                                                           105




Jogiyanto, Hartono, 2005. Analisis & Desain Sistem Informasi, Andi. Yogyakarta.


Ramadhan, Arief, 2005, SQL Server 2000 dan Visual Basic 6, PT. Elex
    Media Komputindo Kelompok Gramedia, Jakarta.


Al-Bahra Bin Ladjamudin, Analisis dan Disain Sistem Informasi, Graha Ilmu,
     Yogyakarta, 2005.

Santoso, Harip, 2003. Pemrograman Client-Server menggunakan SQL Server
    2000 dan Visual Basic 6.0, PT Elex Media Komputindo, Jakarta.



http://wally.cs.iupui.edu/n241-new/webMag/index.html/ 12 Juni 2009

http://fleahlit.web.id/?p=118/ 12 Juni 2009

http://bebas.vlsm.org/ 20 Juni 2009

http://apr1l-si.comuf.com/komponen.php/ 23 oktober 2009

http://id.wikipedia.org/wiki/Cuti/ 5 Februari 2010

http://id.wikipedia.org/wiki/Visual_Basic 15 Juni 2010

						
Other docs by HC120730135624