PENELITIAN TINDAKAN KELAS UNTUK BIMBINGAN DAN KONSELING by 1ygrs3W6

VIEWS: 908 PAGES: 67

									PENELITIAN TINDAKAN KELAS
  DALAM BIMBINGAN DAN
        KONSELING

             OLEH:
 Drs. A. ZAENUDDIN, M.Pd. Kons
 Widyaiswara PPPPTK Penjas dan BK
      PENGERTIAN PTK
         DALAM BK
PTK BK merupakan suatu bentuk
penelitian yang bersifat reflektif dengan
melakukan tindakan-tindakan tertentu
agar dapat memperbaiki dan atau
meningkatkan praktek pelayanan
konseling agar lebih profesional
KARAKTERISTIK PTK BK?

   Ada unsur tindakan yang sesuai
    tupoksi, berarti ada unsur
    pengembangan profesi
   Tidak mengganggu proses konseling
   Melaksanakan konseling sambil
    meneliti
   Untuk meningkatkan proses dan hasil
    pelayanan konseling
   Dalam rangka pengembangan profesi
APA CIRINYA PTK BK?

   Harus ada action/tindakan yang sesuai
    dengan bidang pelayanan konseling
   Tindakan yang dilakukan dalam
    rangka pengembangan profesi
   Tindakan harus sesuai tugas pokok
    dan fungsi sebagai guru pembimbing
   Tindakan harus dilakukan sendiri oleh
    guru pembimbing/peneliti
   Bagaimana Tindakan pada PTK

Tindakan    Direnungkan    Mendapatkan
Sendiri      (direfleksi      teori


                            Mengambil
           Implementasi
                             prinsip-
             Tindakan
                             prinsip
            selanjutnya
Darimana memulai PTK?

    Apakah dari Judul?
    Apakah dari latar belakang ?
    Apakah dari tujuan?
    Apakah dari manfaat?
    Apakah dari masalah?
Langkah awal penelitian
   ( menentukan masalah pokok)



    Rendahnya
    kedisiplinan kehadiran
    siswa masuk sekolah
    Banyaknya siswa
    cemasmenghadapi UN
    ….
       Masalah pokok

 Masalah pokok : rendahnya kedisiplinan
  kehadiran masuk sekolah
 Variabel terikat (Y): kedisiplinan
  kehadiran masuk sekolah
Langkah awal penelitian
            ( menentukan masalah pokok)


                         Sulitnya
                         transportasi
Tidak adanya
pembinaan orang
tua                                         Jarak rumah ke
                         Rendahnya          sekolah jauh
Tidak ada                kedisiplinan
lay.bimbingan            kehadiran siswa
kelompok                 masuk sekolah



                                           Tidak adanya sanksi/
   Tidak ditegakkannya
                                           hukuman berjenjang
   tata tertib sekolah
Langkah awal penelitian
( menentukan masalah pokok)

Belum dilaksanakannya bimbingan
kelompok (X)




             Rendahnya
        kedisiplinan kehadiran
        siswa masuk sekolah.
                  (Y)
           TAHAPAN PTK
 PLANNING

 ACTING

 OBSERVING

 REFLECTING
          PLANNING
Kegiatan ini mencakup
 identifikasi masalah

 analisis penyebab masalah

 pengembangan bentuk pemecahan
  masalah.
  PENGEMBANGAN BENTUK
   PEMECAHAN MASALAH
 Dalam PTK konseling perencanaan meliputi
  :
 penyusunan rencana tindakan (skenario
  pelayanan konseling),
 penyusunan media, penyusunan
  pengembangan materi dan materi dari
  topik yang akan dibahas,
 penyusunan instrumen evaluasi, dan
  simulasi rencana tindakan.
             ACTING
 Dalam PTK konseling, kegiatan tahap
 pelaksanaan tindakan adalah
 mengimplementasikan rencana
 sesuai dengan rencana pelaksanaan
 pelayanan konseling yang telah
 disusun.
            OBSERVING
 Kegiatan ini merupakan bentuk
  pengamatan terhadap dampak atas
  tindakan yang dilakukan.
 Data yang dihimpun adalah data kualitatif
  maupun kuantitatif sesuai dengan
  indikator-indikator masalah yang telah
  ditetapkan.
 Kegiatan ini dapat dilakukan dengan cara
  pengamatan, wawancara, kuesioner, atau
  cara lain yang sesuai dengan data yang
  dibutuhkan.
          REFLECTING
• Merupakan kegiatan evaluasi tentang perubahan
  yang terjadi atau hasil yang diperoleh atas data yang
  terhimpun sebagai bentuk dampak tindakan yang
  telah dirancang.
• Berdasarkan langkah ini akan dapat diketahui
  perubahan yan terjadi.
• Pada kegiatan refleksi perlu ditelaah aspek-aspek
  mengapa, bagaimana, dan sejauh mana tindakan yang
  ditetapkan mampu mencapai perubahan atau
  mengatasi masalah secara signifikan.
• Bertolak dari refleksi, suatu perbaikan tindakan
  dalam bentuk replanning dapat dilakukan.
 METODE DAN INSTRUMEN
   PENGUMPULAN DATA
Teknik Tes
• Tes tertulis, lisan, perbuatan: Instrumen
   lembar soal
 Teknik Non Tes
• Kuesioner : Insrtumen dengan angket,
• wawancara : Instrumen dengan pedoman
   wawancara.
• Observasi : instrumen lembar
   pengamatan.
    SISTEMATIKA
     PELAPORAN
• BAGIAN PEMBUKA
• BAGIAN ISI
• BAGIAN PENUNJANG
      BAGIAN PEMBUKA

•   Halaman Judul
•   Halaman Pengesahan
•   Prakata
•   Daftar Isi
•   Daftar Tabel
•   Daftar Gambar
•   Daftar Lampiran
•   Abstrak
        BAGIAN ISI
BAB I PENDAHULUAN
• Latar Belakang Masalah
• Perumusan Masalah
• Tujuan Penelitian
• Manfaat Penelitian
BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS
• Landasan Teori
• Penelitian yang Relevan
• Kerangka Berfikir
• Hipotesis Tindakan
             BAB III
         METODE PENELITIAN
1.   Setting Penelitian
2.   Subyek Penelitian
3.   Sumber Data
4.   Teknik dan Alat pengumpul Data
5.   Validasi Data
6.   Analisa Data
7.   Indikator Kinerja
8.   Prosedur Penelitian
    LANJUTAN BAGIAN ISI
BAB IV   HASIL PENELITIAN DAN
         PEMBAHASAN
         1. Deskripsi Kondisi Awal
         2. Deskripsi Siklus I
         3. Deskripsi Siklus II
         4. Dst
BAB V    PENUTUP
         1. Kesimpulan
         2. Rekomendasi
         3. Saran
       BAGIAN PENUNJANG
   Daftar Pustaka
   Lampiran
     Judul yang sesuai untuk PTK
1.   Upaya peningkatan Y melalui X bagi siswa
     kelas…SMP/SMA/…pada semester…
     tahun…
2.   Peningkatan Y melalui X bagi ….
3.   Optimalisasi Y melalui X bagi…
4.   Penggunaan X untuk meningkatkan Y bagi..
5.   Meningkatkan Y melalui X bagi ….
6.   Melalui X untuk meningkatkan Y bagi ….
    BAB I
PENDAHULUAN
  A Latar Belakang Masalah
   B. Identifikasi Masalah
   C. Pembatasan Masalah
    D Rumusan Masalah
    E Tujuan Penelitian
    F Manfaat Penelitian
     A. Latar Belakang Masalah
•    Kenyataan/kondisi awal siswa, Y rendah
•    Kenyataan/kondisi awal Guru, belum X
•    Harapan/kondisi akhir siswa, Y meningkat
•    Harapan/kondisi akhir Guru, sudah X
•    Masalah:
  1. Siswa: kenyataan Y rendah harapannya Y meningkat.
  2. Guru kenyataan belum X harapannya sudah X
•    Perlu Solusi dengan cara guru melakukan tindakan
     memanfaatkan X untuk meningkatkan Y.
         B. Identifikasi Masalah
•   Mengapa Y rendah?
•   Mengapa Y perlu ditingkatkan?
•   Faktor-faktor apa yang menyebabkan Y rendah?
•   Bagaimana caranya agar Y meningkat?
•   Apa yang harus dilakukan Guru agar Y dapat
    Meningkat? dst
      C. Pembatasan Masalah
• Variabel apa saja yang diteliti ( X dan Y)
• Apa yang dimaksud Y, jelaskan. Bentuk datanya
  seperti apa, bagaimana caranya mencari data Y
  dsb.
• Apa yang dimaksud X, jelaskan. Bagaimana cara
  melaksanakan X, siapa yang melaksanakan?
  Kapan? dst
        D. Rumusan Masalah
• Berdasarkan latar belakang, identifikasi dan
  pembatasan masalah tersebut di atas, diajukan
  rumusan masalah sbb: Apakah melalui X dapat
  meningkatkan Y bagi …. ?
         E. Tujuan Penelitian
1. Tujuan Umum: untuk meningkatkan Y(secara
   umum)
2. Tujuan khusus: untuk meningkatkan Y melalui
   X (secara khusus)
        F. Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoretis:
a. Menemukan teori/pengetahuan baru tentang Y
   melalui X
b. Sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya
       2. Manfaat secara Praktis
a. Manfaat bagi siswa:
• 1) ….
• 2)…. Dst
b. Manfaat bagi Sekolah:
• 1)….
• 2)….
c. Manfaat bagi Perpustakaan Sekolah:
                    BAB II
              KAJIAN TEORI DAN
            PENGAJUAN HIPOTESIS


A.Kajian Teori
B .Penelitian yang relevan (bila ada)
C.Kerangka berpikir
D.Hipotesis Tindakan
               A. Kajian Teori
1. Tulis Variabel Y ( Kedisiplinan Kehadiran Siswa dalam
   Layanan BK)
   a. Hakekat BK
      ………………… dst
   b. Masalah Kehadiran Siswa
      ……………….. dst
   c. Cara meningkatkan kedisiplinan siswa
      …………….             dst
           Lanjutan kajian teori
2. Tulis variabel X (misalnya Penyelenggaraan layanan
       bimbingan kelompok dengan media…)
  a.. Pengertian bimbingan kelompok
      ……………………. dst
  b. Hakekat media dalam bimbingan konseling
  C. Pelaksanaan Bimbingan Kelompok         dst
KONDISI    Guru/ peneliti :          Siswa / yang
AWAL       Belum (X)                 diteliti:
                                     (Y) rendah



                                            SIKLUS I
             Memanfaatkan
                                     Memanfaatkan (X)
TINDAKAN         (X)                 yang didemontrasikan
                                     guru, siswa melihat.


                                           SIKLUS II
                                     Memanfaatkan (X) yang
               Diduga melalui (X)    didemontrasikan guru,
KONDISI       dapat meningkatkan     siswa menganalisa
              (Y) bagi siswa kelas
AKHIR                  …
KONDISI     konselor/ peneliti :      Siswa / yang
AWAL        Belum memberikan
            layanan bimbingan
                                      diteliti:
                                      Agresivitas negatif
            kelompok                  tinggi

                                              SIKLUS I
               Menerapkan             Memberikan layanan
PERLAKUAN   layanan bimbingan         bimbingan kelompok tidak
                kelompok              terprogram



                                              SIKLUS II
                  Diduga melalui      Memberikan layanan
                pemberian layanan     bimbingan kelompok
KONDISI        bimbingan kelompok     secara terprogram
AKHIR           dapat menurunkan
                agresivitas negatif
                      bagi….
C. Hipotesis Tindakan

  Berdasarkan kajian teori dan kerangka
   berpikir tersebut di atas diajukan
   hipotesis tindakan sbb: Melalui X dapat
   meningkatkan Y bagi…..
  “Melalui bimbingan kelompok dengan
   media dapat meningkatkan kedisiplinan
   kehadiran siswa”
        BAB III
 METODOLOGI PENELITIAN
A.   Setting Penelitian
B.   Subjek Penelitian
C.   Sumber Data
D.   Teknik dan Alat Pengumpulan Data
E.   Validasi Data
F.   Analisis Data
G.   Indikator Kinerja ( bila ada )
H.   Prosedur Penelitian
 A. Setting Penelitian

1. Waktu Penelitian
   a.Kapan penelitian itu dilakukan, dapat
     diuraikan dari persiapan penyusunan
     proposal, penyusunan instrumen,
     pengumpulan data, analisis data,
     pembahasan dan laporan hasil penelitian.
   b.Beri alasan mengapa pengumpulan data/
     pelaksanaan tindakan dilakukan
     pada waktu itu
 Setting Penelitian (2)


2. Tempat Penelitian
   a. Dimana penelitian itu dilakukan,
      sekolah mana, program apa, kelas
      berapa dsb.
   b.Beri alasan mengapa penelitian
      dilakukan pada tempat itu
B. Subyek Penelitian

  Subyek penelitiannya adalah siswa
   kelas…. SD/SMP/SMA/SMK……. Kelas
   ………… jumlah siswa …… terdiri atas
   laki-laki…. Dan perempuan ……
  Dapat diberi penjelasan yang lain
   misalnya latar belakang orang tua ,
   kondisi sekolah dst
C. Sumber Data

  Data yang berasal dari subyek disebut
   data primer, berbentuk apa, banyaknya
   data ada berapa dst
  Data yang berasal dari selain subyek
   disebut data sekunder, berbentuk apa,
   banyaknya data berapa, bagaimana cara
   memperolehnya dst.
     D. Teknik Dan Alat Pengumpulan Data


1.       Teknik pengumpulan data
      Terdapat dua teknik pengumpulan data
         yaitu :
      a. Tes: baik tes tertulis, tes lisan, maupun
         tes perbuatan).
     b . Non tes: misalnya wawancara,
         pengamatan, chek list, dst ….
     Teknik mana yang akan diambil dst
2. Alat Pengumpulan Data

  Alat pengumpulan Data disesuaikan
   dengan teknik yang dipakai
  Karena teknik yang digunakan….. Maka
   alatnya adalah…..
   (misalnya teknik tes alatnya butir soal,
   teknik wawancara alatnya pedoman dan
   lembar wawancara dst)
         F. Analisis Data

 Teknik analisis data disesuaikan dengan
  datanya.
 Bila datanya berbentuk bilangan/kuantitatif
  dianalisis dengan analisis deskriptif komparatif
  yaitu membandingkan data kuantitatif dari
  kondisi awal, siklus I, dan siklus II.
 Bila datanya berbentuk kategori/kualitatif
  dianalisis dengan analisis kualitatif
  berdasarkan hasil wawancara/observasi dan
  refleksi dari kondisi awal, siklus 1 dan siklus II.
 G. Prosedur Penelitian

 Langkah awal menentukan metode
  penelitian yaitu metode penelitian
  tindakan kelas.
 Langkah selanjutnya menentukan
  tindakan yang dilakukan pada …. Siklus.
 Menentukan tahapan tiap siklus yang
  terdiri dari planning, acting, observing,
  dan reflecting.
             1. Siklus I

 Perencanaan Tindakan : menyusun RPP BK
  (sesuai dengan jenis layanan)
 Melaksanakan Tindakan: diuraikan
  tindakannya apa dst.
 Melaksanakan pengamatan: apa yang diamati,
  siapa yang mengamati, apa hasil yang diamati.
 Melaksanakan refleksi dengan
  membandingkan hasil dari kondisi awal
  dengan siklus I.
             2. Siklus II

 Perencanaan Tindakan : Perbaikan tindakan I
  (tahapan sesuai dengan jenis layanan)
 Melaksanakan Tindakan: diuraikan
  tindakannya apa dst.
 Melaksanakan pengamatan: apa yang diamati,
  siapa yang mengamati, apa hasil yang diamati.
 Melaksanakan refleksi dengan
  membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II.
              BAB IV
        HASIL PENELITIAN &
          PEMBAHASAN
A. Deskripsi Kondisi Awal
B. Deskripsi Hasil Siklus I
   1. Perencanaan Tindakan
   2. Pelaksanaan Tindakan
   3. Hasil Pengamatan
   4. Refleksi
          HASIL PENELITIAN &
           PEMBAHASAN (2)

C. Deskripsi Hasil Siklus II ( seperti siklus I)
   1. Perencanaan Tindakan
   2. Pelaksanaan Tindakan
   3. Hasil Pengamatan
   4. Refleksi
C. Pembahasan / diskusi
D. Hasil Penelitian
A. Deskripsi Kondisi Awal

  Diuraikan kondisi awalnya siswa “Y”nya
   rendah dan guru belum “X”.
  Dapat disajikan kondisi awal tersebut
   dengan menggunakan tabel maupun
   grafik
Lanjutan….
 3. Pengamatan Tindakan
    a. Proses pelayanan (hasilnya apa….)
    b. Hasil pelayananannya apa……, (dapat
       dimuat dalam bentuk uraian, tabel maupun
       grafik)
 4. Refleksi
    Menggunakan analisis deskripsi komparatif/
       kualitatif ( membandingkan dari kondisi awal
       dan siklus 1)
    a. Refleksi proses pembelajaran
    b. Refleksi hasil pembelajaran…
C. Deskripsi Siklus II
 1. Perencanaan Tindakan
    a. Apersepsi ….
    b. Kegiatan inti….
    c. penutup…..
 2. Pelaksanaan Tindakan
    Tindakannya apa (sesuai kerangka berpikir)
   dan juga sesuai perencanaan yang telah
   dibuat
    Prosesnya seperti apa, dapat dimuat foto-foto
    dst
Lanjutan….

 3. Pengamatan Tindakan
     a. Proses pelayananan (hasilnya apa….)
     b. Hasil pelayanannya apa……, (dapat dimuat
        dalam bentuk uraian, tabel maupun grafik)
 4. Refleksi
     a. Menggunakan analisis deskripsi komparatif/
        kualitatif ( membandingkan dari siklus 1 dan
        siklus II)
     b. Refleksi proses pembelajaran
     c. Refleksi hasil pembelajaran…
D. Pembahasan/ Diskusi

 1. Pembahasan Tindakan
    Dibandingkan tindakan dari kondisi awal,
    siklus I dan siklus II, dapat berbentuk matriks
    maupun narasi.
 2. Pembahasan Hasil Pengamatan
    Dibandingkan hasil pengamatan baik proses
    maupun hasil dari kondisi awal, siklus I dan
    siklus II, dapat berbentuk matriks maupun
    narasi
Lanjutan…..

 3. Pembahasan Hasil Refleksi
    Dibandingkan hasil refleksi dari kondisi
   awal, siklus I dan siklus II, dapat
   berbentuk matriks maupun narasi
     E. Hasil Penelitian

 Diambil dari hasil pembahasan,
  khususnya hasil pembahasan refleksi
 Hasil penelitian berdasarkan data empirik
  pada bab ini ada dua hal yang diungkap,
  yaitu mengenai:
  a. proses pembelajaran
  b. hasil pembelajaran
         BAB V
        PENUTUP
A. Simpulan
B. Implikasi/ Rekomendasi
C. Saran
             A. Simpulan
   Merupakan sintesis dari berbagai
    penemuan Penelitian

   Bersifat terpadu dan menyeluruh,
    mengemukakan seluruh hasil penelitian
    sebagai kesatuan yang utuh dari data
    yang bersifat terpisah (berbeda dengan
    hasil penelitian yang bersifat automistik
    dan sintetik tiap variabel)
          Simpulan (2)
Dapat dilanjutkan Pembahasan
 kesimpulan Penelitian dari berbagai teori
 keilmuan dan hasil Penelitian lain yang
 relevan.

Simpulan pada bab V ini sudah
 menyimpulkan simpulan kebenaran
 secara teoretik pada bab II dan simpulan
 kebenaran secara empirik pada bab IV.
Simpulan (3)

  Kebenaran secara teoretik dari hipotesis
   (bab II) dan kebenaran secara empirik
   dari pengolahan data (bab IV) dibuat
   simpulan , dapat berupa simpulan
   mengenai:
   1. Hasil pelayanan
   2. Proses pelayanan
          B. Implikasi

Berupa dampak teoritis terhadap perkembangan
ilmu dan penelitian

Dapat berupa dampak penerapan praktis dalam
pemecahan masalah dan penyusunan
kebijaksanaan
Lanjutan….

  Implikasi dalam penerapan kebijakan
   cenderung berbentuk rekomendasi.
  Rekomendasi bersifat kebijakan/ teknis
   yang perlu dilakukan
               C. Saran

Di dasarkan pada kesimpulan penelitian yang
diperoleh

Di jabarkan secara terinci (misalnya untuk depdiknas,
lembaga, Kepala Sekolah, guru, siswa)

Bersifat operasional, mudah dimengerti
Tugas Membuat Proposal
    a.   Judul
    b.   Latar belakang masalah
    c.   Permasalahan
    d.   Cara pemecahan masalah
    e.   Tujuan dan manfaat PTK
    f.   Kerangka teoritis dan hipotesis
    g.   Rencana penelitian
    h.   Jadwal penelitian
    i.   Rencana anggaran
Terima kasih

								
To top