contoh penelitian bidang keuangan 1 by HC120727075643

VIEWS: 70 PAGES: 27

									                                                                          1




                                 BAB I

                              PENDAHULUAN



A. Latar Belakang Penelitian

      Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi yang semakin

canggih dan cepat sekarang ini menuntut setiap perusahaan harus dapat

menyesuaikan    diri dengan    perkembangan   tersebut.   Perkembangan

lingkungan dalam sektor teknologi informasi, teknologi transportasi dan

teknologi   perkebunan   mendorong    perusahaan-perusahaan       Indonesia

menghadapi persaingan global.     Dalam menghadapi persaingan        global

perusahaan harus dapat mempertahankan keunggulan jangka panjang.

      Perkembangan teknologi dan sistem informasi yang semakin maju

tersebut menyebabkan perubahan yang besar dalam proses pencatatan atas

transaksi keuangan perusahaan dari manual menjadi terkomputerisasi.

Sebagian besar perusahaan sekarang ini telah menyadari pentingnya

teknologi informasi sebagai salah satu komponen utama untuk        kegiatan

operasional perusahaannya serta ikut berperan aktif mendukung fihak

management dalam pengambilan keputusan, hal inilah yang menyebabkan

banyak perusahaan rela untuk mengeluaran dana hingga milyaran rupiah

hanya untuk memenuhi kebutuhan atas teknologi sistem Informasi.

       Salah satu sistem informasi yang penting dalam hal pengambilan

keputusan adalah sistem informasi Akuntansi, dengan adanya sistem
                                                                              2




informasi akuntansi yang berbasiskan teknologi komputer maka seluruh

pencatatan,   penggolongan,     pengikhtisaran    dan     pelaporan   transaksi

keuangan yang terjadi sudah dapat di kerjakan dengan orang yang sedikit

tetapi dapat menghasilkan data yang akurat, benar dan tepat waktu.

      Walaupun Sistem Informasi Akuntansi yang maju telah ada dalam

suatu perusahaan, apabila tidak diimbangi dengan sumber daya manusia

yang handal juga tidak akan berjalan lancar dan menghasilkan hasil yang

sesuai dengan keinginan, karena secanggih apapun suatu teknologi tetap

saja tergantung dari user atau orang yang menjalankannya. Oleh karena itu

sumber daya manusia yang handal dalam hal teknologi tetap diperlukan.

      Penggunaan teknologi informasi dibidang akuntansi dan keuangan

memang sudah merubah keadaan serta proses pelaporan laporan keuangan,

Semua laporan yang dibutuhkan harus dapat disediakan oleh               sistem

berbasis komputer. Pada PT Kalimantan Sanggar Pusaka, penggunaan

Sistem Informasi Akuntansi keuangan utama               sudah   dirancang dan

dilaksanakan sampai menghasilkan laporan keuangan utama ( neraca dan

rugilaba ) hanya saja laporan keuangan yang dihasilkan tidak dapat

digunakan karena pengelompokan rekening yang belum sesuai dengan

pelaporan neraca dan rugilaba yang benar dimana          masih belum adanya

klasifikasi yang jelas antara rekening neraca dan rugilaba.

      Kendala utama mengapa sistem informasi akuntansi keuangan utama

belum mampu menghasilkan laporan keuangan utama yang diharapkan
                                                                           3




karena file master kode rekening belum terklasifikasi antara rekening neraca

dan rugilaba, berikut sekilas mengenai chart account dari PT Kalimantan

Sanggar Pusaka :

FROM_ACC TO_ACC DESC                                           RANGE
  00001   00099 CASH                                           A
  00100   00149 BANK                                           A
  00200   00200 ACCOUNT RECEIVABLE                             A
  00250   00250 ADVANCE                                        A
  00300   00349 PREPAYMENT                                     A
  00400   00400 WORKS IN PROGRESS                              A
  15001   15001 LAND                                           B
  15101   15199 BUILDING                                       B
  15201   15299 STAFF MESS                                     B
  15301   15399 OFFICE EQUIPMENT                               B
  16501   16501 MATURE COST - PM 90A                           B
  17251   17251 IMMATURE COST - PN 00P                         B
  18001   18001 NURSERY                                        B
  19010   19010 BTL - PERSONNEL EXPENSES                       B
  19020   19020 BTL - OFFICE EXPENSES                          B
  19030   19030 BTL - ADMINISTRATIVE EXPENSES                  B
  19040   19040 BTL - FINANCIAL EXPENSES                       B
  19500   19500 BTL - OTHERS EXPENSES/INCOME                   B
  19650   19650 BTL - TRAINING CENTER COST                     B
  33100   33100 BANK LOAN                                      D
  33200   33200 OTHERS LOAN                                    D
  34300   34300 REGIONAL OFFICE ACCOUNT                        E
  38000   38000 RETAINED EARNINGS                              F
  40001   40005 SALES                                          G
  40100   40100 PRODUCTION COST                                G
  40200   40200 OPERATING EXPENSES                             G
  40300   40300 OTHERS INCOME                                  G
  40400   40400 OTHERS EXPENSES                                G



Dari tabel diatas tampak bahwa belum ada klasifikasi rekening neraca dan

rugi laba yang menyebabkan hasil output program GL tidak dapat

menghasilkan laporan keuangan utama ( neraca dan rugilaba ).
                                                                            4




B. Permasalahan

      Berdasarkan     uraian-uraian    pada   latar   belakang   permasalahan

tersebut, maka yang menjadi permasalahan adalah:

      Bagaimanakah        seharusnya     Pelaksanaan      Sistem    Informasi

Akuntansi keuangan Utama pada PT Kalimantan Sanggar Pusaka

Pontianak    agar dapat menghasilkan laporan keuangan Utama yang

akurat, relevan, dan tepat waktu ?



C. Pembatasan masalah


      Agar penelitian dalam makalah ini tidak menyimpang dari pembahasan

masalah yang diungkap diatas, maka permasalahan yang akan diungkap dan

dianalisa hanya pada     proses data    pada sistem General Ledger      yang

seharusnya menghasilkan laporan keuangan utama (neraca, rugilaba dan

cashflow) dan analisa mengenai chart of account serta penggunaan formulir

yang berkaitan dengan jurnal.



D. Tujuan Penelitian

      Adapun tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui

Sistem Informasi Akuntasi keuangan utama yang dilaksanakan diperusahaan

dalam menghasilkan informasi atau laporan keuangan utama yang bermutu

(akurat, relevan dan tepat waktu ).
                                                                            5




E. Kegunaan Penelitian

      Adapun manfaat dari penelitian yang dilakukan ini adalah :

  Diharapkan hasil penelitian dan penulisan ini dapat memberikan gambaran

  dan input yang bermanfaat bagi perusahaan untuk menilai sampai sejauh

  mana pelaksanaan dan perancangan Sistem informasi Akuntansi yang

  telah dilakukan perusahaan agar dapat menghasilkan laporan yang

  bermutu.



F. Kerangka Pemikiran


      Sebagai dasar penulisan, penulis akan memberikan beberapa acuan

yang menjadi landasan teori.

1. Pengertian Sistem

      Pengertian Sistem dan prosedur Menurut beberapa pakar antar lain :

   Steave A. Moscove

   “Sistem adalah Suatu entity ( kesatuan ) yang terdiri dari bagian – bagian

   yang berhubungan (disebut subsistem ) yang bertujuan untuk mencapai

   tujuan-tujuan tertentu.” (Zaki Baridwan, Sistem Informasi Akuntansi:Hal 2)


   Murdick

   “Sistem adalah Suatu kumpulan element–element yang dijadikan satu

   untuk tujuan umum.” (Zaki Baridwan, Sistem Informasi Akuntansi:Hal 2)
                                                                            6




   Cole/Neuschel

   “Sistem      adalah   Suatu   Kerangka   dari   prosedur-prosedur     yang

   berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh

   ( terintergrasikan ) untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama

   dari perusahaan. “(Zaki Baridwan, Sistem Informasi Akuntansi : Hal 3)



   Ketiga definisi system diatas menunjukan dua sudut pandang yang

   berbeda. Moscove dan Murdick memberikan definisi serupa, yaitu system

   itu terdiri dari subsystem yang secara keseluruhan bertujuan untuk

   mencapai tujuan-tujuan tertentu.definisi dari Cole atau Neuschel lebih

   sempit dari definisi kedua penulis pertama, karena lebih ditekankan pada

   system dalam suatu perusahaan, dari definisi-definisi yang telah diungkap

   diatas maka secara umum sistem dapat didefinisikan sebagai berikut:

   Sistem adalah merupakan jaringan prosedur yang erat hubungannya satu

             sama yang lainnya dan disusun menjadi satu kesatuan untuk

             melaksanakan suatu kegiatan.



2. Pengertian Sistem Infomasi dan Sistem Informasi Akuntansi

      Sebelum mengetahui Pengertian Sistem informasi dan sistem

   informasi akuntansi, kita definisikan dulu pengertian informasi dan sistem

   informasi.
                                                                            7




a. Pengertian Informasi

   Informasi merupakan proses lebih lanjut dari data dan memiliki nilai

               tambah.

   Informasi sendiri dapat dikelompokan kedalam 3 macam yaitu :

   - Informasi Strategis

       Informasi ini digunakan untuk mengambil keputusan jangka

       panjang, mencakup informasi eksternal ( tindakan pesaing,

       langganan ), rencana perluasan perusahaan dan sebagainya.

   - Informasi Taktis

       Informasi ini dibutuhkan untuk mengambil keputusan jangka

       menengah seperti informasi trend penjualan yang dapat dipakai

       untuk menyusun rencana-rencana penjualan.

   - Informasi Teknis

       Informasi ini dibutuhkan untuk keperluan operasional sehari – hari,

       informasi persediaan stok, retur penjualan dan laporan kas harian.



   Selain itu, Informasi juga harus dapat memenuhi syarat agar

   berkualitas yaitu

   -       Lengkap

   -       Akurat

   -       Relevan

   -       Tepat Waktu
                                                                             8




b. Pengertian Sistem Informasi

   Dari uraian tentang sistem dan informasi diatas dapat disimpulkan

   bahwa sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia

   yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk

   mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.

   Komponen sistem informasi terdiri dari :

   -   Hardware

       Terdiri dari komputer, periferal ( printer) dan jaringan ( LAN ).

   -   Software

       Merupakan kumpulan dari perintah/fungsi yang ditulis dengan

       aturan tertentu untuk memerintahkan komputer melaksanakan

       tugas tertentu. Software dapat dikelompokan menjadi Sistem

       Operasi ( Windows 98, Windows NT, Linux, Unix dll ), Aplikasi (

       Excell, Word, Program Akuntansi ), Utilitas ( Anti virus, Norton dll ),

       Serta bahasa ( Cliper, Foxpro, visual basic, html, php, sql, dll ).

   -   Data

       Merupakan komponen dasar dari informasi yang akan diproses

       lebih lanjut untuk menghasilkan informasi.

   -   Manusia
                                                                         9




    Yang terlibat      dalam komponen manusia seperti operator,

    supervisor sistem informasi sesuai dengan perincian tugasnya

    masing-masing.

-   Prosedur

    Seperti dokumentasi prosedur/proses sistem, buku penuntun

    operasional ( aplikasi ) dan teknis.

Kegiatan di Sistem Informasi mencakup

-   Input

    Merupakan     suatu kegiatan untuk menyediakan            data untuk

    diproses.

-   Proses

    Menggambarkan        bagaimana         suatu   data   diproses   untuk

    menghasilkan suatu informasi yang bernilai tambah.

-   Output

    Merupakan suatu kegiatan untuk menghasilkan laporan dari proses

    diatas tersebut.

-   Penyimpanan

    Suatu kegiatan untuk memelihara dan menyimpan data.

-   Control

    Suatu aktivitas untuk menjamin bahwa sistem informasi tersebut

    berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
                                                                       10




c. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

          Definisi dari beberapa pakar mengenai Sistem Informasi

   Akuntansi adalah

Moscove

    “Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu komponen organisasi yang
mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa, dan
mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang
relevan pada fihak diluar perusahaan ( seperti kantor pajak, investor dan
kreditor) dan fihak intern ( terutama Managemen ).” (Zaki Baridwan,
Sistem Informasi Akuntansi:Hal 3)


Barry E. Cushing

   “Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu set sumber daya dan modal
dalam suatu organisasi, yang bertugas untuk menyiapkan informasi
keuangan dan juga informasi yang diperoleh dan kegiatan pengumpulan
dan pengolahan data transaksi.” (Zaki Baridwan, Sistem Informasi
Akuntansi : Hal 3)


   Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi

akuntansi adalah suatu komponen dalam organisasi yang memproses

data financial menjadi laporan keuangan yang dapat digunakan oleh fihak

intern dan ekstern perusahaan.

   Komponen dalam organisasi yang terlibat dalam sistem informasi

akuntansi keuangan utama dalam sebuah perusahaan adalah sumber

daya manusia, teknologi baik software maupun hardware, dan peralatan

pendukung lain yang turut membantu dalam kelancaran pelaksanaan

sistem informasi akuntansi pada sebuah perusahaan.
                                                                        11




2. Pengertian Sistem Life Cycle

        Sistem Life Cycle adalah siklus dari suatu sistem Informasi yang

   terdiri dari beberapa kegiatan antara lain :

   1. Analisis

      Merupakan suatu kegiatan menganalisa masalah yang dihadapi oleh

      perusahaan dan mengetahui kekurangan –kekurangan dalam sistem

      yang sedang berlaku. Kegiatan analisa ditujukan sebagai dasar untuk

      merencanakan sistem baru atau perbaikan dari sistem yang lama.

   2. Design

      Merupakan kegiatan menyusun sistem baru atau kegiatan merubah

      sistem lama. Rancangan ini didasarkan pada data yang diperoleh dari

      kegiatan analisis sistem lama.

   3. Implementasi

      Merupakan penerapan sistem yang baru untuk menggantikan sistem

      lama. Dalam hal ini perlu dipertimbangkan masalah – masalah yang

      mungkin timbul karena adanya perubahan sistem,seperti masalah

      tenaga kerja dan sebagainya.

   4. Follow-up

      Merupakan kegiatan mengawasi sistem baru untuk mengetahui

      adanya      kelemahan-kelemahan         dalam   sistem   baru    dan

      memperbaikinya.

3. Pengertian dan Jenis Informasi Akuntansi
                                                                            12




        Laporan keuangan merupakan salah satu informasi keuangan

perusahaan yang ditujukan untuk fihak intern dan fihak ekstern.

Informasi Akuntansi yang dihasilkan dari suatu sistem dibedakan menjadi

        Jenis laporan keuangan Utama yang lazim adalah :

     1. Neraca

     2. Laporan Rugi Laba

     3. Laporan Perubahan Modal

     4. Laporan Arus Kas ( Cash Flow )

        Laporan – laporan ini merupakan ringkasan dari keadaan perusahaan

dan hasil kegiatannya yang ditujukan kepada fihak di luar perusahaan yang

mempunyai kepentingan terhadap perusahaan seperti langganan, pemegang

saham, kreditur, bank, kantor perpajakan dan lain – lainnya. Oleh karena

laporan ini ditujukan kepada fihak luar perusahaan, cara penyajiannya dan

isinya diatur oleh prinsip akuntansi yang lazim.



4.   Elemen dan Sistem Akuntansi yang lazim diterapkan di dalam Suatu

     perusahaan.

            Menurut Zaki Baridwan (Sistem Informasi, penyusunan prosedur

      dan metode : Hal 5)

      “Adapun sistem yang lazim diterapkan di dalam suatu perusahaan yaitu
          Sistem Akuntansi Utama, yang terdiri dari:
          a. Sistem Akuntasi Utama, yang meliputi :
             a. Klasifikasi rekening Neraca (riil) dan rekening R/L (nominal).
             b. Buku besar dan buku pembantu.
                                                                     13




              c. Jurnal.
              d. Bukti transaksi.
         i.   Sistem Penjualan, Piutang dan Penerimaan Uang.
        ii.   Sistem Pembelian, Utang dan Pengeluaran Uang.
       iii.   Sistem Pencatatan Waktu dan Pembayaran Upah.
       iv.    Sistem Produksi dan Tata Usaha Biaya. “


5.   Aplikasi Komputer Utama.

     Tiga katagegori program Aplikasi komputer utama yaitu :

        a. Proses Data Bisnis ( Business Data Processing )

              Ditandai dengan besarnya volume input dan output tetapi

              dengan kebutuhan komputer yang relatif kecil

        b. Komputerisasi Ilmiah ( Scientific Computation ).

              Biasanya sangat memerlukan Komputer tetapi dengan volume

              input dan output yang relatif kecil

        c. Proses kontrol ( Process Control ).

              Memerlukan ukuran dari proses variabel seperti   campuran

              kimia.



6.   Computer Equipment.

     Perangkat keras komputer dapat dikelompokan kedalam 5 Komponen

     utama yaitu :




     1. CPU
                                                                  14




   Merupakan Pusat komputer, fungsinya melakukan kegiatan-

   kegiatan arithmetic dan logika dan mengawasi kegiatan seluruh

   sistem EDP. Yang termasuk CPU antara lain : Main memory,

   Arithmatic-logic section, dan Control Section.

2. Input Equipment

   Merupakan alat yang digunakan untuk memasukan data kedalam

   komputer. Alat input seperti : Mesin pembaca kartu plong, pembaca

   kertas plong dan direct input device. Alat yang tergolong direct

   input device antara lain :

      1. Point of Sales (POS)

          Terminal ini digunakan dalam check-out counter pada

          supermarket untuk mencatat barang yang dijual.

      2. Automatic Tag Readers

          Sama dengan POS hanya diketik dengan tangan ( manual ).

      3. Magnetic Inc Character Recognition (MICR)

          Dokumen yang dicetak dengan tinta khusus dan standar

          yang dapat dibaca komputer.

      4. Optimal Character Recognition

          Mesin yang dapat membaca simbol-simbol angka dan huruf

          dan langsung mengirimkan ke komputer.



      5. Terminal
                                                                             15




                   Merupakan alat untuk memasukan data kedalam komputer

                   seperti keyboard dan dilengkapi dengan monitor.

       3. Output Equiptment

          Alat yang menerima informasi dari computer ( CPU ) dan

          mengubahnya ke dalam bentuk yang dapat dibaca contohnya

          Printer, Plotters.

       4. Computer Comunication Equipment

          Alat yang menhubungkan seseorang langsung dengan CPU atau

          komputer lain yang on-line.

       5. Kombinasi Input/Output ( IO) atau secondary Storage

          Alat yang fungsinya sebagai Input dan Output seperti pita

          magnetis, cakram maknetis dan lain–lain.



7.     Elements dari Data processing System

     a. Hardware

       Perangkat     keras     yang   digunakan   dalam   proses data   seperti

       perlengkapan komputer diatas

     b. System Software ( Perangkat Lunak )

       Serangkaian instruksi atau program yang mengkoordinasikan dan

       mengontrol penggunaan hardware dan mendukung perintah dari

       pengguna program seperti operating system(Windows 98, NT , Linux
                                                                      16




  dan sebagainya), utilities, compiler, asembler dan data managemen

  system.

c. Application Software

  Digunakan untuk memproses data dan menghasilkan informasi seperti

  program akuntansi, excell, word dan sebagainya.

  Untuk Program Aplikasi biasanya dibuat sendiri oleh programmer

  suatu perusahaan, langkah dalam menyusun program komputer

  adalah : (1) Mendefinisikan Masalah, (2) menyusun flowchart, (3)

  menyusun kode jawaban dari langkah kedua, (4) memeriksa

  kesalahan dan membetulkannya.

d. Procedures

  Seperti   dokumentasi      prosedur/proses   sistem,   buku   penuntun

  operasional ( aplikasi ) dan teknis.

e. Personnal ( Brainware )

  Orang yang telah dilatih dan berpengalaman dalam menangani data

  prosessing seperti system analist, system programmer, application

  programmer, computer operator and librarian.

f. Bahasa pemograman, Software, dan dokumentasi

         Sementara bahasa komputer sendiri dibagi kedalam 3 macam

  yaitu : (1) Bahasa mesin, (2) Assembler Language, dan (3) High level

  Language. High level language inilah yang banyak digunakan dalam

  penulisan program komputer, contoh dari high level language adalah
                                                                             17




     FORTRAN, BASIC, COBOL, CLIPPER, VISUAL BASIC, JAVA, PHP

     dan sebagainya.


8.   Fungsi didalam dalam Data processing System

     a. Fungsi Input

        Menyangkut data capture, data preparation, and data entry yang

        tugasnya memasukan data kedalam komputer.

     b. Fungsi Processing

        Menyangkut      validasi       data,    perhitungan,      perbandingan,

        peringkasan,    update     file,   pemeliharaan   file,     pengurutan,

        pemeriksaan dan perbaikan kesalahan

     c. Fungsi Output

        Fungsi ini menyangkut update data ke penyimpanan kedua, visual

        display atau ke hardware output.


9.   Kode

            Dalam penyusunan kode dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu

     dengan   Huruf ( Alphabetic) dan Angka ( Numeric ). Pengkodean

     dengan huruf dilakukan dengan cara (a) Singkatan (mnemonic) dan (b)

     Kombinasi beberapa abjad, sedangkan penkodean dengan angka

     dapat dikelompokan kedalam :
                                                                 18




1. Urut nomor

   Pengkodean dengan nomor urut dari yang kecil ke yang besar

   seperti untuk no. bukti bank keluar, faktur dan sebagainya.

2. Kode blok

   Kode blok memberikan blok angka tertentu untuk setiap

   klasifikasi rekening seperti :

   100-199        kas

   199-200        Piutang dan seterusnya.

3. Kode kelompok

   Kode ini memberikan nomor kode untuk setiap kelompok,

   golongan, subgolongan dan jenis rekening contohnya :

   Struktur kodenya     x – xxxxx – xx – xx

  Kelompok

  Golongan

  Subgolongan

  Jenis golongan

   Sebagai contoh :

   Kode Kelompok

   1     Aktiva

   2     Utang

   3     Modal

   Kemudian aktiva dikelompokan lagi
                                                                             19




             1       Aktiva

             11      Aktiva lancar

             12      Investasi jangka panjang

             Dan seterusnya.

         4. kode kelompok desimal.

            Sama dengan kode kelompok hanya dengan digit desimal.


10.   Tinjauan Input dan Metode Proses Data

            Data yang diproses komputer memiliki beberapa cara, Istilah

      teknis yang sering digunakan dalam proses data adalah field, record

      dan file. Kumpulan record yang saling berhubungan disebut field dan

      hubungan field yang saling berhubungan misalnya record persediaan

      A dan record persediaan B dikumpulkan menjadi satu disebut file

      persediaan.

            Jenis file dibagi menjadi (1) Master file yaitu suatu file permanen

      dari catatan-catatan yang berisi data berjalan ( current ) atau hampir

      berjalan yang secara teratur dimutahirkan (updated), (2) File transaksi

      yaitu arsip dari catatan-catatan yang mencerminkan aktivitas berjalan

      dalam suatu organisasi yang dipakai untuk memutahirkan suatu

      master file,    (3) File Index yaitu suatu master file pengidentifikasi

      catatan dan lokasi penyimpanan file , (4) File Tabel adalah suatu
                                                                            20




      master file mengenai data referensi, biasanya angka/nomor yang

      dicari atau diperbaiki selama pengolahan data untuk membantu

      kalkulasi atau tugas lain.



      Design system untuk Input dan metode proses data dibagi 3

      1. Batch Input / Batch processing

         Transaksi dikumpulkan untuk dientry secara periodik kemudian

         diproses secara periodik.

      2. Online Input / Batch Processing

         System ini menyediakan validasi entry transaksi segera         tetapi

         proses update data pada file master dilakukan secara periodik.

      3. Online Input / Real-Time Processing

         Real time processing mengupdate file master pada saat transaksi

         dientry diterminal. Artinya master file akan selalu up to date setiap

         saat.



11.   System Database.

            Database adalah suatu kumpulan dari            file master yang

      berhubungan untuk mengurangi data yang berlebihan dan digunakan

      oleh beberapa program aplikasi. Jenis hubungan antara program dan

      file dikelompokan kedalam 2 macam :
                                                                                  21




         1.      Masing – masing program mempunyai file sendiri-sendiri.

         2.      Berbagai program menggunakan satu file

              Dalam perusahaan yang memiliki data besar akan mempunyai

   seorang database administrator yang tugasnya :

    1.    Mendefinisikan, menciptakan dan menghapus data

    2.    Membuat database tersedia bagi pemakai.

    3.        Berkomunikasi dan membantu pemakai.

    4.    Menjaga integritas database

    5.    Memonitor kegiatan dan performance.

              Ron Webber menyatakan ada 4 sasaran yang harus dicapai

   dalam menggunakan database yaitu (1) Dapat digunakan bersama

   (Sharability),     (2)   Tersedia   setiap   saat   (availability),   (3)   Dapat

   dikembangkan (Evolvability), (4) Integritas database



12. Pengawasan Masukan, proses, keluaran dan penggunaan komputer.

   a. Pengawasan masukan

                 Data yang dimasukan ke komputer perlu dicek agar tidak terjadi

     kesalahan, pengecekan tersebut antara lain terhadap :

     1.        Kebenaran penulisan bukti transaksi dengan membandingkan

               antara bukti yang ada dengan bukti pendukungnya

     2.        Pengecekan kebenaran pekerjaan memasukan data ke computer.
                                                                   22




       Statemen on auditing standards No. 3 disebutkan bahwa

  pengawasan masukan direncanakan untuk memberikan jaminan yang

  cukup bahwa data yang diterima untuk diproses oleh EDP sudah

  diotorisasi.

b. Pengawasan proses

         Pengawasan proses direncanakan untuk memberikan jaminan

  yang cukup bahwa EDP telah dilaksanakan sesuai dengan tujuan dari

  aplikasi tertentu. Sebab-sebab kesalahan proses antara lain :

  1. Penggunaan program yang tidak benar

  2. Penggunaan file atau record yang tidak benar selama proses.

  3. Penggunaan nilai yang keliru dari tabel intern

  4. Pemilihan alternatif yang keliru

  5. Memasukan parameter yang salah untuk program

  6. Kesalahan pembulatan

  7. Logika proses yang salah atau tidak lengkap



c. Pengawasan keluaran.

         Pengawasan keluaran direncanakan untuk memberikan jaminan

  ketelitian dalam memproses hasil dan menjamin hanya fihak yang

  berhak saja untuk menerima output itu.
                                                                          23




       Masalah    efektifitas   dan   efisiensi   laporan   (output)   perlu

dipertimbangkan agar sistem informasi yang disusun itu tidak mahal.

Ada 3 hal yang menyebabkan masalah ini perlu dipertimbangkan yaitu

1. Output adalah suatu area dimana dapat dilakukan penghematan

   yang besar dengan cara meningkatkan efisiensi. Kertas adalah

   bahan yang mahal.

2. kualitas dari pengambilan keputusan ( pemecahan masalah)

   tergantung pada kualitas output yang dihasilkan dan selanjutnya,

   profitabilitas dari suatu organisasi tergantung          pada kualitas

   keputusan yang dibuat.

3. kuantitas output yang rendah dapat menyebabkan                  adanya

   kesalahan yang masuk ke sistem aplikasi.

   Pelaporan yang efektif tergantung dari tiga hal yaitu (1) kualitas

informasi yang disajikan, (2) metode penyajian, (3) dalam sistem tanya

jawab waktu respon penyajian.

   Masalah efisiensi dapat dilakukan dengan menghemat biaya

kertas, menekan biaya bahan pembantu dan meningkatkan waktu

respon. Pengurangan waktu pencetakan output dapat dilakukan

dengan peringkasan laporan,       dan mengosongkan baris yang tidak

perlu dalam suatu laporan. Laporan tersebut juga dapat direview untuk

hal –hal sebagai berikut :
                                                                    24




  1. Apakah laporan itu digunakan ?

     Belum bisa dipastikan banyak report yang dihasilkan akan

     digunakan oleh user, sehingga hanya akan menambah cost tanpa

     ada manfaat yang benar – benar berguna bagi perusahaan.

  2. Apakah semua informasi dalam laporan itu dibutuhkan ?

     Laporan yang sudah ada juga masih harus dievaluasi lagi, apakah

     sudah mencakup kebutuhan informasi yang ada atau kurang atau

     menampilkan informasi yang tidak dibutuhkan.

  3. Dapatkah jumlah baris yang dicetak dikurangi ?

     Perlakuan ini juga akan mengurangi jumlah cost karena laporan

     yang dihasilkan menjadi lebih sedikit menggunakan tinta atau pita

     printer

  4. Dapatkah spasi diantara baris-baris yang dicetak dan diantara

     halaman dikurangi ?

     Pengurangan spasi akan menjadikan laporan lebih sedikit sehingga

     akan menghemat kertas. Sehingga dalam suatu format laporan

     hanya terisi dengan informasi yang benar – benar dibutuhkan oleh

     perusahaan atau user.



d. Pengawasan Penggunaan komputer.

  Pengawasan terhadap penggunaan komputer dapat dilakukan

  dengan cara :
                                                                        25




      1. Pemakai mengidentifikasi dirinya, proses ini biasanya dengan

         Password untuk setiap user. Dengan adanya sistem password ini

         dapat dicegah adanya pemakaian komputer oleh orang yang tidak

         berkepentingan sehingga resiko kerusakan data oleh human error

         dapat dicegah semaksimal mungkin

       2. Identifikasi dicek kebenarannya dengan data yang ada di komputer

         tersebut.

         Data yang terdapat dalam komputer harus dipastikan kebenaran

         dan keakuratannya dengan cara melakukan pengecekan secara

         rutin.

      3. Pemakai kemudian meminta program dan data yang menjadi

        haknya dan bekerja dengan komputer. Setiap user biasanya hanya

        diberikan hak akses sesuai bidang mereka masing – masing.

        Dengan adanya pengaturan seperti ini diharapkan masing –

        masing bagian hanya akan menangani data mereka masing –

        masing dan tidak ada data yang tercampur.



G. Metode Penelitian

  1. Bentuk penelitian

     Dalam penulisan ini, metode yang digunakan penulis adalah metode

     Deskriptif pada PT Kalimantan Sanggar Pusaka Pontianak.
                                                                   26




2. Tehnik Pengumpulan Data

    a. Wawancara

      Merupakan salah satu tehnik dalam mengumpulkan data yang

      dilakukan dengan mengadakan wawancara secara langsung

      dengan pimpinan dan karyawan yang berkaitan dan berhubungan

      langsung dengan penggunaan sistem informasi akuntansi seperti

      bagian EDP ( Electronic Data Processing ) dan Bagian Accounting

      ( Accounting Departement).

   b. Studi Dokumenter

      Yaitu dengan jalan meneliti dan mencatat semua data/dokumen

      yang berkaitan dengan masalah yang dibahas khususnya yang

      berkaitan dengan penggunaan komputer untuk pelaksanaan

      sistem informasi sampai dengan penerbitan laporan yang akan

      digunakan oleh user atau perusahaan.

   c. Studi Kepustakaan

      Yaitu dengan mempelajari teori-teori yang ada pada literatur-

      literatur yang berhubungan dengan masalah yang sedang dibahas.



3. Tehnik analisis Data

       Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam pembahasan

   makalah ini adalah analisa kualitatif, yaitu dengan melihat apakah
                                                                      27




   sistem Informasi Akuntansi keuangan utama yang diterapkan PT

   Kalimantan Sanggar Pusaka sudah berjalan secara efektif dan efisien.



4. Alat analisis

          Alat analisis yang digunakan oleh penulis dalam pembahasan

   makalah ini adalah

          1. Diagram arus Data asal transaksi General Ledger

          2. Chart of Account PT Kalimantan Sanggar Pusaka

          3. Jurnal & Bukti transaksi

								
To top