164-06-18Reason

					                     EDITOR’S COMMENT
  18 Reasons Why IT Reliant Work System Should Replace
 “The IT Artifact” as The Core Subject Matter of the IS Field

Oleh          : Steven Alter
                University of San Francisco
                School of Business and Management

Sumber        : Communications of the Association for Information Systems
                (Volume 12, 2003 366-395)


Kelompok 164
Budi Irawan – 120300025Y
Catur Adi Nugroho – 1203000277




Kata Kunci
Information Systems, IT Artifact, IS Field, Work System, IS Success, IS Risks,
System   Life Cycle, System        Analysis, System      Development,       IS Research,
Reference Disciplines


Masalah yang dibahas
Mempertanyakan kesimpulan yang dibuat oleh Orlikwoski dan Lacono [2001]
perihal inti dari bidang sistem         informasi yaitu IT      Artifact.   Steven Alter
berpendapat bahwa IT Artifact tidak tepat untuk dijadikan sebagai inti dari bidang
sistem informasi.


Tujuan
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan 18 alasan kenapa IT-Reliant Work
System dan work system life cycle harus menggantikan IT Artifact sebagai inti
dari bidang sistem informasi


Kesimpulan
Work System adalah sebuah sistem dimana partisipasi manusia dan atau mesin
dalam melakukan pekerjaan dengan menggunakan informasi dan teknologi dan
sumber daya lainnya untuk menghasilkan produk dan atau jasa untuk pelanggan
internal dan atau eksternal.


IT-Reliant Work Sytem adalah work system yang mana efesiensi dan efektivitas
operasinya tergantung pada penggunaan IT. Jika memandang IT Artifact sebagai
                    GNU Free Document License-Copyright (C) 2006.                     1
                      Silahkan secara bebas menggandakan dokumen ini
inti dari bidang sistem informasi maka akan membatasi kontribusi yang potensial
dan signifikan pada bidang IS tersebut. Hal ini lebih diperjelas melalui 18 alasan
yang diutarakan oleh Alter.
   1. Meletakkan IT Artifact ditempat yang sesuai dari sudut pandang bisnis.
      Dengan menganggap IT-Reliant work system sebagai inti dari bidang
      sistem informasi akan membantu dalam membangun prioritas yang sesuai
      yang melibatkan work system dan produknya dan teknologi yang
      dipergunakan. Dengan menganggap IT artifact sebagai inti dari IS berarti
      organisasi hanya fokus terhadap pembuatan atau penyelesaian IT artifact
      tersebut, padahal banyak aspek lainnya didalam organisasi yang harus
      dipikirkan atau berkaitan dengan IT artifact tersebut
   2. Menggabungkan bagian yang relevan kedalam analisa
      Dengan menganggap IT-Reliant work system sebagai inti dari bidang
      sistem informasi akan membuat work system sebagai unit analisa,
      sehingga membuat analisa menjadi lebih bernilai dengan cara
      menggabungkan bagian paling relevan dari sistem informasi di luar sistem
      yang sedang dianalisa. Menganalisa work system tanpa memisahkan IS
      menyediakan sebuah pendekatan yang seimbang untuk memahami
      bagaimana work system beroperasi dan bagaimana work system dapat di-
      improved melalui perubahan yang melibatkan atau tidak melibatkan IT.
   3. Meyakinkan bahwa inti dari bidang IS juga melibatkan orang
      Dengan menganggap IT-Reliant work system sebagai inti dari bidang
      sistem informasi akan menjamin bahwa baik orang dan teknologi akan
      hadir didalam analisa dan juga akan menghindari pemisahan socio-
      technical antara sistem sosial dan sistem tehnikal. Jika IT-reliant work
      system menjadi inti, maka setidaknya analisa mengenai IT artifak juga
      akan melibatkan orang yang berperan sebagai pastisipan didalam work
      system tersebut.
   4. Membangun model IS Success yang lebih baik
      Dengan menganggap IT-Reliant work system sebagai inti dari bidang
      sistem informasi akan membantu dalam mengembangkan dan meneraplan
      model IS Succes yang lebih bermakna atau bernilai.
   5. Memahami biaya IS dan produktivitas paradoks
      Kalau kita menganggap inti dari IS adalah IT artifak maka biaya yang
      terlibat hanya variabel yang berhubungan dengan pembuatan atau
      development dari artifak tersebut.
      Namun kalau kita menganggap IT-reliant work system sebagai inti dari IS
      maka variabel-variabel biaya yang tidak berkaitan langsung dengan
      development IS, seperti biaya trainning implementasi pada fase
      implementation akan tetap dihitung.
   6. Memahami resiko-resiko yang berhubungan dengan IS
      Dengan menganggap IT-Reliant work system sebagai inti dari bidang
      sistem informasi akan membantu dalam memahami resiko-resiko yang
      berhubungan dengan IS, Karena faktor resiko yang paling sering muncul
      adalah resiko-resiko yang berhubungan dengan work system secara
      umum dan juga karena manajemen resiko harus muncul baik di work
      system dan information system level.
   7. Meningkatkan kemampuan analisa sistem di organisasi
      Membantu bisnis dan profesional IT menempatkan konsentrasi pada apa
      yang lebih diperhatikan oleh bisnis, work system dan performanya dan
      konsentrasi pada sistem informasi yang akan mendukung perubahan dari
      work system
   8. Memahami Development, Implementation, Operation, and Maintenance
      Dengan menganggap IT-Reliant work system sebagai inti dari bidang
      sistem informasi akan membantu dalam memahami, pengembangan IS,

                  GNU Free Document License-Copyright (C) 2006.                 2
                    Silahkan secara bebas menggandakan dokumen ini
       implementasi, operasi dan maintenance nya, karena kemenangan bukan
       terletak pada memproduksi software tepat waktu dan sesuai spesifikasi
       dan budget namun pada peningkatan work system yang akan berubah
       sesuai jalannya waktu.
   9. Mengklarifikasi tanggung jawab baik IS maupun profesional bisnis
       Memandang IT Artifact sebagai inti dari IS tidak akan mengarah pada
       klarifikasi pembagian tanggung jawab yang jelas antara IT dengan
       profesional bisnis, karena akan fokus pada hardware dan software bukan
       pada bagaimana work system beroperasi dan berubah.
   10. Komunikasi dengan profesional bisnis
       Dengan menganggap IT-Reliant work system sebagai inti dari bidang
       sistem informasi akan membantu dalam berkomunikasi dengan profesional
       bisnis, profesional IT akan lebih perhatian terhadap apa yang penting
       terhadap profesional bisnis dan akan lebih mudah berkomunikasi dengan
       term bisnis dan sedikit berpusat pada teknologi.
   11. Penetrasi Techo Hype dan mengurangi Techno Centrism
       IT-Reliant work system membantu untuk mengurangi techno-centrism,
       karena mengkonseptualisai teknologi sebagai alat yang dipergunakan oleh
       work system. Jadi work system dan performanya menjadi headline bukan
       fitur dan keuntungan dari teknologi.
   12. Memahami interaksi antara IS dan budaya
   13. Memahami berbagai tipe IS
   14. Memahami difusi dan adopsi inovasi IT
   15. Mengorganisasi dan mengkodifikasi konsep dan pengetahuan yang
       berhungan dengan IS
       Dengan menganggap IT-Reliant work system sebagai inti dari bidang
       sistem informasi akan membantu dalam mengorganisasikan dan
       mengkodifikasi konsep dan pengetahuan yang berhubungan dengan IS.
       Inti dari pengetahuan dan konsep adalah work system secara umum.
   16. Membuat riset IS lebih bernilai
       Dengan menganggap IT-Reliant work system sebagai inti dari bidang
       sistem informasi akan membantu dalam menentukan topik-topik
       penelitian yang lebih menarik tidak hanya sekedar IT Artifact.
   17. Memperkuat hubungan antara IS dengan bidang lainnya
       Dengan menganggap IT-Reliant work system sebagai inti dari bidang
       sistem informasi akan membantu menemukan jalan bahwa disiplin IS
       berbeda dengan disiplin lainnya, namun juga tetap berkontribusi pada
       disiplin lainnya.
   18. Mendukung agenda riset yang dianjurkan oleh Icono dan Orlikwoski
       Bicara mengenai Work System akan berbicara juga mengenai IT artifact,
       sehingga pendapat alter tidak mengurangi fokus terhadap hasil pemikiran
       Orlikwoski dan Iacono, namun tetap mendukungnya pula.



Komentar:
Meskipun banyak kalangan yang saling berpendapat dan memperdebatkan idenya
mengenai inti dari bidang sistem informasi, semuanya telah berupaya keras
dalam mengkontribusikan idenya untuk membentuk identitas IS yang lebih baik
lagi. Saling adu argumentasi, mengungkapkan kelemahan teori atau pendapat
ahli lainnya merupakan mekanisme belajar yang baik, yaitu belajar agar bidang
IS itu akan matang dengan sendirinya, akan matang dengan kaum nya sendiri.



                 GNU Free Document License-Copyright (C) 2006.               3
                   Silahkan secara bebas menggandakan dokumen ini
Menurut kami artikel ini merupakan artikel yang cukup baik, karena memacu kita
semua untuk memahami, menggali ide untuk membentuk suatu ciri khas yang
membedakan IS dengan bidang lainnya.


Tapi disatu sisi akan menimbulkan kebingungan pula bagi mereka yang baru di
IS, akan mengikuti pendapat siapa, sebab semua pendapat pasti memiliki
kekurangan dan kelebihannya masing-masing.


Referensi:
   1. Orlikwoski, W.J and C. S Iacono (2001). “Research Commentary:
      Desperately Seeking the “IT” in IT Research- A Call to Theorizing the IT
      Artifact?” Information System Research, 12(2), June 2001, 121-134.

   2. Alter, S. (2002b) “The Work System Method         for Understanding
      Information Systems and Information System Research”, Communication
      of the AIS (9) 6, pp.90-104




                 GNU Free Document License-Copyright (C) 2006.              4
                   Silahkan secara bebas menggandakan dokumen ini

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:16
posted:7/26/2012
language:English
pages:4