Docstoc

Retinopatik Hipertensi

Document Sample
Retinopatik Hipertensi Powered By Docstoc
					Retinopatik Hipertensi
Hipertensi akan mengakibatkan terjadinya reaksi arteriola retina berupa
penyempitan dan iregularitas arteriola, teleangiektasia, perubahan refleks cahaya,
pengkaburan kolom darah, dan perubahan silang arteriovenosa. Bila lebih berat
akan terjadi nekrosis arteriola, ederma retina, infark retina (eksudat catton wool) dan
perdarahan flam-shaped. Hipertensi berat akan menyebabkanensefalopati dan
sembab papil iskemi.
Penderajatan retinopati hipertensi Keit-Wagener-Baker yang mengalami modifikasi
dengan daya hidup 10 tahun adalah sebagai berikut: derajat 1 sebesar 71%, derajat
2 sebesar 51%, derajat 3 sebesar 35%, dan derajat 4 sebesar 21%.


Retinopatik Diabetik
Retinopatik diabetik merupakan penyebab utama kebutaan di negara-negara maju.
Jarang diderita pasien dengan DM kurang dari 10 tahun, tetapi setelah menderita
DM 30 tahun angka 90% pasien akan menderita retinopatik diabetik. Gangguan
vaskular terjadi pada polus posterior terutama daerah makula diantara arkade
vaskular. Ada dua jenis retinopatik diabetik, yaitu retinopatik non proliferatif dan
retinopatik diabetik proliferatif.

Kelainan Makula
Ada berbagai macam kelainan makula, baik kongenital maupun akuisita. Yang
penting dalam neurooftalmologi adalah pentingnya membedakan gangguan visus
dan lapang pandangan sentral akibat gangguan makula atau gangguan nervus
optikus (berkas papilomakuler). Pada gangguan makula akibat lesi reseptor,
gangguan visus yang ada akan disertai skotoma sentral positif, metamorfopsia,
makropsia atau mikropsia, uji foto stress yang memanjang tetapi tidak disertai buta
warna akuisita. Buta warna akuisita bisa terjadi bila lesinya berat dengan visus yang
buruk dan skotoma sentral yang dalam. Di lain pihak pada lesi berkas papilomakular
(misalnya neuritis retrobulbar), penurunan visus akan diikuti oleh buta warna dan
skotoma sentral yang bersifat negatif. Kadang-kadang visus masih 6/6 (baik) tetapi
gejala lain sangat nyata. Keadaan ini disebut hidden vusal loss. Pemeriksaan kisi
Amsler akan menunjukkan skotoma sentral negatif dengan garis yang menipis
seperti terhapus tanpa metamor-fopsia, makropsia, maupun mikropsia. Uji photo
stress biasanya normal. Disini akan terdapat defek pupil aferen relatif apabila yang
terkena unilateral ringan atau bilateral asimetris ringan. Pada kelainan berat tentu
saja gejala dan tanda sangat nyata dan sangat mudah membedakan kedua lesi
tersebut. Lesi makula yang nyata tentu saja sangat mudah diketahui dengan
pemeriksaan funduskopi.

Dr. Hartono, Sp. M(K), 2006, Sari Neurooftalmologi, Pustaka Cendikia Press

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:48
posted:7/23/2012
language:Indonesian
pages:1