Ethernet dan Topologi Jaringan

Document Sample
Ethernet dan Topologi Jaringan Powered By Docstoc
					                PAPER

      JARINGAN KOMPUTER

                Tentang :

“Ethernet dan Topologi Jaringan”




                  Oleh :


              JANUARDI
               06 . 76307



     Program Studi Teknik Elektronika
        Jurusan Teknik Elektronika




          FAKULTAS TEKNIK
    UNIVERSITAS NEGERI PADANG
                  2008
                            JARINGAN KOMPUTER


1. Pengertian
           Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan
   peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-
   kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling
   bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama
   sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap
   komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node.
   Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan
   jutaan node.
           Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling
   berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya
   misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling
   berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut,
   dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang
   radio, satelit, atau sinar infra merah.


2. Jenis-Jenis jaringan
   Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :
   a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.
           Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif
       kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran
       di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar
       1 km persegi.
           Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan
       sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat
       lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai
       perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang
       terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke
       dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation.
       Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan
      mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk
      jaringan.   Kebanyakan       LAN     menggunakan       media    kabel    untuk
      menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.


   b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan
          Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN,
      misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan
      menghubungkan beberapa buah              jaringan-jaringan kecil ke dalam
      lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank
      dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar
      dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di
      seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.


   c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar
          Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya
      biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut
      sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia
      ataupun yang ada di Negara-negara lain.
          Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa
      menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam
      beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks,
      menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan
      WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun
      juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa
      hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya.


3. Protokol
          Protokol adalah aturan-aturan main yang mengatur komunikasi
   diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan, aturan itu termasuk di
   dalamnya petunjuk yang berlaku bagi cara-cara atau metode mengakses
   sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data.
              PERANGKAT KERAS JARINGAN KOMPUTER


       Perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan
komputer yaitu :     komputer, Card Network, Hub, dan segala sesuatu yang
berhubungan dengan koneksi jaringan seperti: Bridges, Router dan lainnya yang
dibutuhkan untuk proses transformasi data didalam jaringan.
1. Komputer
            Server adalah suatu komputer yang menjadi pengelola dan pusat bagi
   komputer lainnya. Karena berfungsi sebagai pusat, minimal sebuah server
   harus mempunyai beberapa karakter yang lebih dibandingkan dengan
   komputer yang terhubung kedalam suatu jaringan. Keseluruhan komputer
   yang terhubung ke server dalam jaringan disebut sebagai Workstation. Hampir
   semua jenis computer dapat digunakan sebagai komputer workstation.
   Network Interface Cards (NIC) dan Ethernet Card/Kartu Jaringan
            Kartu Jaringan merupakan perangkat yang menyediakan media untuk
   menghubungkan antar komputer. Kebanyakan kartu jaringan adalah kartu
   internal, yaitu kartu jaringan yang dipasang pada slot ekspansi di dalam
   komputer. Kartu Jaringan umumnya telah menyediakan port koneksi untuk
   kabel koaksial ataupun kabel twisted pair.


2. HUB dan Switch
            Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan
   kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain.
   Switch merupakan sebuah konsentrator sama dengan HUB. Perbedaannya
   adalah    pada   cara   pengiriman/penyaluran   data   pada     jaringan untuk
   mengetahuinya lebih jauh antara perbedaan HUB dengan Switch berikut
   perhatikan Tabel :

                        Tabel 1. Perbedaan HUB dan Swich

                        HUB                               Switch
Metode       Bekerja dengan metode Bekerja dengan metode mengakses
             broadcast, sehingga semua tabel MAC Address, jadi kalau sinyal
             port yang ada akan dikirim berasal dari port satu ke port lainnya,
             sinyalnya                  tidak akan di broadcast ke port yang
                                        tidak dituju.

Kecepatan
             Kurang                     Baik

Domain
             Sering terjadi             Kurang s.d. Tidak pernah
collision
                                        terjadi




                   Metode Penghantaran pada HUB dan Switch


3. Repeaters
            Alat ini berfungsi untuk menguatkan sinyal. Contoh yang paling
   mudah adalah pada sebuah LAN menggunakan topologi star dengan
   menggunakan kabel unshielded twisted pair. Oleh karena panjang maksimal
   untuk sebuah kabel unshielded twisted pair adalah 100 meter, maka untuk
   menguatkan sinyal dari kabel tersebut dipasanglah sebuah repeater pada
   jaringan tersebut. Dalam jaringan LAN, Hub dan Switch dapat berfungsi juga
   sebagai Repeater.


4. Bridges / Jembatan
            Bridges merupakan perangkat yang membagi satu buah jaringan
   kedalam dua buah jaringan. Ini digunakan untuk mendapatkan jaringan yang
   efisien, karena pertumbuhan jaringan yang sangat cepat sehingga diperlukan
   suatu jembatan. Diibaratkan bahwa Bridges ini seperti polisi lalu lintas yang
   mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-jam sibuk. Dia mengatur agar
   informasi di antara kedua sisi jaringan tetap berjalan dengan baik dan teratur.
   Bridges juga dapat digunakan untuk mengkoneksi diantara jaringan yang
   menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.


5. Routers
          Sebuah Router mengartikan informasi dari satu jaringan ke jaringan
   yang lain. Hampir sama dengan Bridges namun agak sedikit lebih pintar,
   router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan
   berdasakan alamat tujuan dan alamat asal. Sementara Bridges dapat
   mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi jaringan,
   router mengetahui alamat komputer, bridges dan router lainnya. Router dapat
   mengetahui keseluruhan jaringan, melihat sisi mana dalam jaringan komputer
   yang paling sibuk dan bisa menarik data dari sisi yang sibuk tersebut sampai
   sisi tersebut bersih. Jika LAN Gambar 1. Metode Penghantaran pada HUB dan
   Switch Memilih Topologi Jaringan dan Hardware 1042 terkoneksi ke Internet
   maka Router akan menterjemahkan informasi antara LAN dan Internet. Jadi
   dapat dirangkum bahwa Router mempunyai fungsi mengatur jalur sinyal
   secara efisien, mengatur pesan diantara dua buah protocol, mengatur pesan
   diantara topologi jaringan linear Bus dan Bintang (star), dan mengatur pesan
   yang melewati Kabel fiber optic, kabel koaksial atau kabel twisted pair.
                                  ETHERNET


       Pada awalnya, Ethernet didesin untuk dijalankan di atas kabel koaksial
pada kecepatan maksimum 10 MBps. Sekarang Ethernet beroperasi pada kabel
koaksial thin-wide (10base2) dan unshielded twisted-pair (UTP) telephone wiring
(10baseT). Devais pada network – PC, workstation, printer, server, dll – secara
fisik terhubung ke kabel tunggal yang dikenal sebagai bus.




                      Gambar : Standart Ethernet Conector

       Pada perkembangan berikutnya, muncul teknologi Switch Ethernet, untuk
menghindari problem tabrakan paket. Sebuah Switch Ethernet menggantikan
pengkabelan hub. Berikutnya adalah Fast Ethernet, yang membesarkan bandwidth
LAN dari 10 MBps menjadi 100 MBps. Ia menggunakan 2 standar: Gigabit
100Base-T (IEEE 802.3u) dan Gigabit 100VG-AnyLAN (IEEE 803.12). Bila
upgrade ke switch Ethernet dilakukan tanpa perlu NIC baru dan pengkabelan, Fast
Ethernet memerlukan NIC baru dan mungkin juga pengkabelan baru. Berikut ini
Spesifikasi Untuk Ethernet IEEE 802.3 :
       Standar 100Base-T menggabungkan dua skema signaling yang dikenal
sebagai 100Base-4T dan 100Base-TX. 100Base-T mempunyai option protokol
half-duplex yang beroperasi di atas kabel 4 pasang (kategori 3, 4 atau 5 UTP),
yang juga digunakan untuk 10Base-T, shielded Twisted-pair (STP) dan fiber. Tiga
pasang digunakan untuk transmisi data untuk masing-masing arah, sedangkan
pasangan keemat untuk perlindungan kolisi.
       Standar 100VG-AnyLAN menggunakan metode akses media berprioritas
permintaan, dibandingkan dengan skema CSMA/CD yang didefinisikan Ethernet
Standar. Trafik LAN diprioritaskan dalam 2 tipe – prioritas tinggi (trafik suara dan
video) dan prioritas normal (data) – dalam system bertipe round robin. Ia
beroperasi di atas kabel 4 pasang kategori 3 dan 5, STP atau Fiber.

Token Ring
           Token-Ring berbasis standar IEEE 802.5 dan beroperasi pada 4 atau
   16 MBps. Dengan Token-Ring, devais network secara fisik terhubung dalam
   konfigurasi ring dimana data dilewatkan dari devais ke devais secara
   berurutan. Sebuah paket kontrol, yang dikenal sebagai kontrol token, juga
   dilewatkan dalam ring. Devais yang ingin mentransmit data akan mengambil
   token, mengisinya dengan data dan dikembalikan ke ring. Devais penerima
   akan mengambil token tersebut, lalu mengosongkan isinya dan dikembalikan
   ke ring. Protokol ini mencegah terjadinya kolisi data dan menghasilkan
   performansi yang lebih baik pada penggunaan high-level bandwidth.
           Ada tiga tipe pengembangan dari Token Ring dasar: full duplex,
   switched dan 100VG-AnyLAN. Token Ring Full Duplex menggandakan
   bandwidth yang tersedia bagi devais pada network. Switched Token Ring
   menggunakan switch yang mentransmisikan data antara segmen LAN, tidak
   antara devais LAN tunggal. Standar 100VG-AnyLAN mendukung format
   Ethernet dan Token Ring pada kecepatan 100 MBps.

Fiber distributed Data Interface
           FDDI adalah pasangan teknologi LAN Ethernet IEEE 802 yang
   mendukung data transfer 100 MBps untuk jarak sampai 100 km. FDDI bukan
   standar IEEE dan beroperasi di atas kabel fiber optik dengan menggunakan
   arsitektur ring counter-ruting kembar yang dapat menghubungkan sampai 500
   devais per ring. Ring kembar memungkinkan LAN tetap beroperasi bila
   terjadi kegagalan pada salah satu ring atau node.

Asynchronous Transfer Mode
          ATM beroperasi mulai dari 25 MBps sampai 622 MBps. ATM adalah
   suatu bentuk teknologi paket switching yang menggunakan sel data dengan
   panjang tetap (53 byte) pada sirkuit virtual. Dengan ukuran sel data yang tetap
   dan kecil, memungkinkan switching pada kecepatan dengan throughput tinggi.
   Dengan delay yang sangat kecil dan waktu interval yang tetap antar sel data,
   memungkinkan aplikasi suara dan video dikirim lewat LAN dan berbagai
   jenis tipe data yang berbeda digabungkan dalam network yang sama.
   Walaupun ATM tidak mencapai kecepatan Gigabit di atas network, feature
   delay dan waktu interval menjadikannya        teknologi potensial untuk LAN
   kecepatan tinggi membawa aplikasi multimedia.

Dua Standar
          Problem terbesar yang dihadapi LAN Gigabit adalah adanya dua
   standar yang menyebabkan adanya masalah kompatibilitas. Selain itu, baik
   Gigabit Ethernet ataupun 1G-AnyLAN tidak menjamin pengoperasian suara
   atau video yang time-sensitive. Pertanyaan lain yang belum terjawab sekitar
   throughput dan jarak capai antar node dengan kabel tembaga.
          Isu kompatibilitas menjadi lebih kompleks dengan adanya kebutuhan
   pemakaian Ethernet Gigabit di atas LAN bersama. Unswitch Ethernet
   menggunakan CSMA/CD untuk menghindari tabrakan data. Di sisi lain
   Switched Ethernet tidak menghadapi masalah tabrakan, karena desainnya
   yang full duplex. Oleh karena itu, protokol CSMA/CD dihentikan. Pada
   kecepatan Gigabit di atas network dimana kedua tipe protokol Ethernet
   digunakan, tabrakan akan terjadi denga jumlah besar, sehingga akan
   memerlukan transmisi ulang yang dapat mengurangi performansi secara
   signifikan.
          Dua prosedur sedang dievaluasi untuk masalah LAN Gigabit bersama.
   Yang pertama memerlukan perluasan carrier yang digunakan ketika devais
   network memulai transmisi untuk menjaga sinyal carier aktif lebih lama.
   Perluasan ini memungkinakn frame ethernet berjalan lebih jauh tanpa
   tabrakan. Ada negatif efek bila paket Ethernetnya besar.Dan bila paket lebih
   kecil (64 Kb), efisiensi berkurang sebagai hasil dari kombinasi paket besar
   dan kecil.
           Pendekatan kedua menggunakan buffered repeater untuk menjalankan
   protokol CSMA/CD. Secara tradisional, Lan bersama berjalan half-duplex.
   Dengan meletakkan tabrakan pada buffered repeater, end station tidak perlu
   melakukan      transmisi   ulang.   Kerugiannya   adalah   buffered   repeater
   memerlukan tambahan 8 Kb memori per port untuk menangani kemampuan
   buffering.

LAN Gigabit ATM
           Satu argumen kuat yang memfavoritkan ATM adalah karena
   kemampuan multimedianya yang beih berkembang. Ethernet Gigabit didak
   mempunyai suatu skema untuk prioritas pengiriman trafik time-sensitive. 1G-
   AnyLan (100VG) menyerahkan dua level prioritas untuk trafik, tetapi pada
   LAN yang sibuk prioritas tersebut tidak menjamin suara dan video datang
   tepat waktu. Sedangkan pada ATM, ketepatan waktu diperoleh karena
   penggunaan sel berukuran tetap, dibandingkan paket berukuran tak tetap pada
   Ethernet. Sel tersebut memudahkan transportasi secara simultan berbagai jenis
   tipe trafik.
           Keuntungan besar LAN Ethernet Gigabit adalah tidak perlu penulisan
   ulang aplikasi, sedangkan ATM memerlukannya untuk mengakomodasi
   switching data.

LAN Gigabit terkini
           Sebuah produk LAN Gigabit ditawarkan oleh sebuah vendor.
   Mempunyai teknologi konsentrator multichannel yang menyediakan transport
   data symetric bebas tabrakan. Beroperasi pada kecepatan 1 GBps di atas kabel
   4 pasang kategori 5 UTP, dengan 320 MBps dialokasikan untuk komunikasi
   dari workstation ke server, 320 untuk respon server ke workstation, dan 320
   sisanya untuk fungsi remote, seperti e-Mail, video feed, video konferen, dan
internet. Data dikonversi dari format 8 bit ke format khusus 10 bit untuk
keperluan transmisi. Pengkodean ini adalah kompatibel standar industri dan
menyediakan feature untuk pemeliharaan penyelarasan waktu, deteksi
kesalahan hardware, dan pengiriman/penerimaan karakter kontrol dari
network sambil menjaga kompatibiltas semua tipe data.
                           TOPOLOGI JARINGAN


       Topologi jaringan komputer adalah suatu cara menghubungkan komputer
yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat
ini banyak digunakan adalah bus, token ring,dan star. Dalam suatu jaringan
komputer jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi.
Untuk itu maka perlu dicermati kelebihan/keuntungan dan kekurangan / kerugian
dari masing - masing topologi berdasarkan karakteristiknya.


1. Topologi BUS
       Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di
mana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulan topologi Bus
adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat
dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari
topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka
keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
       Topologi bus terlihat pada Gambar berikut ini. Media penghantar untuk
jenis topologi BUS adalah kabel Koaksial :
          Topologi BUS menggunakan metode unicast, multicast dan broadcast.
Unicast adalah      komunikasi antara satu pengirim dengan satu penerima di
jaringan. Multicast adalah    komunikasi antara satu pengirim dengan banyak
penerima di jaringan. Sedangkan pada Broadcast, setiap titik akan menerima dan
menyimpan frame yang disalurkan/dihantarkan.        Karakteristik topologi bus
disajikan berikut ini :

               Keuntungan                          Kerugian
      ·    Hemat kabel               ·   Deteksi dan isolasi kesalahan
      ·    Layout kabel sederhana        sangat kecil
      ·    Mudah dikembangkan        ·   Kepadatan lalu lintas
                                     ·   Bila salah satu client rusak, maka
                                         jaringan tidak bisa berfungsi
                                     ·   Diperlukan repeater untuk jarak
                                         jauh



2. Topologi Token RING
          Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan
sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun
server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer
lain, bila alamat- alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila
tidak informasi akan dilewatkan. Topologi Token RING terlihat pada Gambar :
          Metode token-ring (sering disebut ring saja) menghubungkan komputer
sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang
sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan
setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu
untuknya atau bukan.
          Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu
ikut serta engelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila
terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.
Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan
pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat
mengirimkan data pada suatu saat. Karakteristik topologi ring seperti disajikan
berikut ini :

                Keuntungan                           Kerugian
      ·    Hemat kabel                 ·   Peka kesalahan
                                       ·   Pengembangan jaringan lebih kaku



3. Topologi START
          Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara
langsung ke server atau hub. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa
dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka
bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga
akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila
terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam
komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara
keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah
kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
          Topologi ini merupakan kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat
yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya.
Simpul pusat dinamakan stasiun primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun
sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka
setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan
tersebut tanpa menunggu perintah dari server. Gambar dan karakteristik topologi
star disajikan seprti berikut :




    Karakteristik Topologi STAR

                    Keuntungan                             Kerugian
     ·   Paling fleksibel                         ·   Boros kabel
     ·   Pemasangan/perubahan stasiun             ·   Perlu penanganan khusus
         sangat mudah dan tidak mengganggu        ·   Kontrol terpusat
         bagian jaringan lain                         (HUB/Switch) jadi
     ·   Kontrol terpusat                             elemen kritis
     ·   Kemudahan deteksi dan isolasi
         kesalahan/kerusakan
     ·   Kemudahaan pengelolaan jaringan




         Selain ketiga topologi dasar di atas ada topologi turunan dari topologi
dasar yaitu topologi Mesh, Hybrid dan Wireless.
         Topologi Mesh dibangun dengan memasang banyak link pada setiap
komputer. Hal ini dimungkinkan karena pada setiap komputer terdapat lebih dari
satu NIC. Topologi ini secara teori memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan
biayanya cukup tinggi. Topologi Mesh memiliki tingkat redundancy yang tinggi.
Topologi Mesh dapat juga digambarkan seperti :
               Gambar : Jaringan Komputer dengan Topologi Mesh

       Topologi Hybrid adalah jaringan yang dibentuk dari berbagai topologi dan
teknologi. Sebuah topologi hybrid memiliki semua karakterisitik dari topologi
dasar yang terdapat dalam jaringan tersebut. Seperti terlihat pada gambar berikut :




               Gambar : Jaringan Komputer dengan Topologi Mesh
       Topologi Wireless, menggunakan gelombang radio untuk berkomunikasi
dengan lainnya. Topologi wireles ini merupakan topologi yang sedang trend saat
ini, karena mempunyai keunggulan lebih mobile dalam berkomunikasi. Topologi
ini dapat berdiri sendri dan secara umum banyak dipadukan dengan topologi dasar
dalam aplikasinya. Berikut gambar dari topologi Wireless :




KESIMPULAN

       Sejalan dengan perkembangan teknologi jaringan dan kebutuhan
pengguna, maka sudah selayaknya suatu organisasi/lembaga memulai penerapan
Jaringan atau local area network. Desain jaringan adalah penting karena
berhubungan dengan rancangan kinerja dan kehandalan komputasi dan
komunikasi pada suatu institusi. Untuk merancang jaringan yang efisien maka
identifikasi keragaan dan kebutuhan pengembangan merupakan tahapan yang
sangat penting. Dari hasil identifikasi tersebut dilakukan analisis kebutuhan
sehingga dapat dirancang jaringan yang ekonomis namun berdaya guna.
Pemilihan topologi jaringan hendaknya memperhatikan karakteristik topologi itu
sendiri, letak gedung, dan jumlah lantai pada gedung tersebut. Sedangkan
perangkat keras untuk jaringan dipilih berdasarkan topologi jaringan, beban kerja,
kebutuhan akses komunikasi, dan kebutuhan pengamanan sistem.
KEPUSTAKAAN


Prihanto, Harry, 2006, Membangun Jaringan Komputer : Mengenal Hardware dan
       Topologi Jaringan, didownload dari situs : http://www.ilmukomputer.com
Siyamta, Praktek Perakitan Komputer Bidang Diklat Information and
       Communication Technology, MTU 2 di SMK Negeri 1 Jeunieb, Kabupaten
       Bireuen, Nanggro Aceh Darusssalam (NAD), Juli 2006.
Sobana. Aceng, “Jaringan Komputer dan Internet” http://IlmuKomputer.com,
Supriyadi, Andi. Gartina, Dhani. 2007. “Memilih Topologi Jaringan dan
       Hardware dalam Desain Sebuah Jaringan Komputer”. didownload dari
       situs : http://www.ilmukomputer.com
Today’s Ten Most Critical Telecomunication technologi with Focus on the
       internet, Computer Technology research group. http://www.ctrcorp.com
W. Kelik, 2003. “Pengantar Pengkabelan dan Jaringan” didownload dari
       http://IlmuKomputer.com,

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:90
posted:7/22/2012
language:
pages:18