kelompok 1 - Myoglobin - samsul_ mabrur_ nura by SamsulAlCimaragasi

VIEWS: 104 PAGES: 13

									     Samsul Muarip (07630008)
     Mabrur Husain (08630030)
Nura Lailatussoimah (09630023)
Protein pembawa oksigen yang ditemukan dalam otot
Myoglobin
 Merupakan pigmen heme

 Merupakan pigmen daging

 Mioglobin merupakan protein kompleks yang terdiri
 dari heme, globin, dan ligan

 Mioglobin terdiri dari satu rantai polipeptida
Fungsi Myoglibin
 Sebagai     suatu     cadangan     oksigen     dan
 mempermudah difusi oksigen melalui sel

 Menyimpan   dan     memindahkan,   menerima,   dan
 melepas oksigen dari hemoglobin dalam sirkulasi ke
 enzim-enzim respirasi di dalam sel kontraktil
Struktur Myoglobin
 Suatu   gugusan hem
 yang        mengandung
 protoporfirin IX dan
 zat besi (Fe)
 Bidang heme Fe
Mioglobin (80% komponen pigmen
daging)
 Mioglobin terdiri dari suatu protein yang disebut
  globin dan bagian non protein yang disebut heme.
 Bagian heme berperan penting terhadap warna
  daging, terutama ditentukan oleh keadaan kimiawi Fe
  dalam cincin heme
 Gugus heme dalam mioglobin bersifat planar (bidang
  datar) dengan Fe sebagai pusatnya
 Dari 6 site tersebut, 4 site terikat dengan heme,
    site ke-5 menghubungkan Fe dengan asam amino
    dari protein globin, dan site keenam berfungsi
    sebagai site untuk koordinasi.
   Site untuk koordinasi dapat berikatan dengan
    sejumlah gugus kimia
   Gugus kimia pada site ke-6 (disebut dengan ligand)
   Tingkat oksidasi dari heme menentukan warna
    daging
   Tingkat oksidasi ini juga berperan menentukan
    jenis ligand/molekul yang dapat berikatan dengan
    site ke-6 dari heme
Sifat Fisik dan Kimia
 Mioglobin merupakan bagian dari protein sarkoplasma

 Larut dalam air dan larutan garam

 Fe adalah logam transisi dapat teroksidasi (Fe3+) dan

 tereduksi(Fe2+)
 Reaksi     antara   mioglobin   dengan   oksigen
 menghasilkan oksimioglobin (oksigenasi)

 Oksidasi    terhadap    mioglobin   menghasilkan
 metmioglobin

 Reaksi dengan nitritoksida (NO) menghasilkan
 nitrosomioglobin

 Reaksi dengan karbonmonoksida menghasilkan
 karboksimioglobin
Reaksi Kimia
 Ferro dari mioglobin atau deoksimioglobin (warna
  merah keunguan) mengikat O2 pada site ke-6 dan
  membentuk oksimioglobin (merahcherry). Ini
  merupakan         reaksi       oksigenasi    bukan
  oksidasi(kehilangan elektron).
 Oksidasi terjadi pada mioglobin jika bentuk Ferro
  diubah     menjadi     ferri   dan    mengakibatkan
  pembentukan metmioglobin (merah kecoklatan)
  dalam daging segar. Akan tetapi ligand merupakan
  molekul air.
Dampak
 Kekurangan : anemia gizi besi yang ditandai dengan
 gejala   pucat,   lemah,   letih,   lesu,   penglihatan
 berkunang.

 Kelebihan : kerusakan pada ginjal dan akhirnya
 mengakibatkan kegagalan ginjal, kerusakan jaringan
 otot jantung atau otot rangka.

								
To top