Docstoc

Pelayanan Medis DI RS SARDJITO

Document Sample
Pelayanan Medis DI RS SARDJITO Powered By Docstoc
					     /'
                      OEPARTEMEN
                DIREKTORAT JENDERAl PELAYANAN MEDIK
                                                                KESEHAT~
                RUMAH SAKIT DR. SARDJITO YOGYAKARTA




.STANDAR
 PELAYANAN MEDIS
RS DR. SARDJITO
                          -   ...    --,                  .~ ~

                               -,'
                                       ",'



                                     ' .
                                           .
                                               "~ 4.'·"
                                               4
                                                   .. #

                                                          -
                                                              .":.
                                                                       ,
                                                                     .~ ~




                    ,
                              ,.~
                        .... ~~~
                                       k:f -'
                                                                -
                                                                11-




                                                                            Edisi III cetakan I
                                                                                 Tahun200S
                                                                                        JILID 1
MEDIKA
Fakultas Kedokteran
Universitas Gadjah Mada
SAMBUTAN DIREKTUR RS DR.SARDJITO
PADA PENERBITAN BUKU STANDAR PELAYANAN MEDIS
EDISI 3/CETAKAN 1



Assalamu'alaikum Wr.Wh.

 Puji Syukur ke hadirat Allah S. W. T yang telahmemberikan karuniailmu yang bennanfaat
 kepadakita, akhimya Buku StandarPelayananMedisedisiketiga ini dapatditerbitkankembali.
 Dalambuku StandarPelayananMedisedisiketigaini diharapkan menjadisaranadalammencapai
 tujuan RS Dr Sardjito sebagaimanatercantum dalam VisiRS Dr Sardjitoyaitu menjadi salah
 satu rumah sakit unggulandalambidangpelayanan, pendidikan dan penelitian di kawasanAsia
 Tenggaratahun 20 I0 yangbertumpupadakemandirian. Dalarnrangkamencapai cita-citatersebut
 diselenggarakan upaya-upaya yangterurai dalammisirumahsakit.Pertamamemberikanpelayanan
 kesehatanyangparipuma,bennutudanterjangkau masyarakat, Kedua,melaksanakanpendidikan
 dan pelatihan dibidang kesehatan untuk menghasilkan 8DM yang berkualitas. Ketiga,
 menyelenggarakan IPTEKDOK kesehatanyang berwawasan global.Keempat, Meningkatkan
 kesejahteraankaryawansertaKeIima, meningkatkan pendapatanuntukmenunjang kemandirian
rumahsakit.
Sesuai Visi dan Misi tersebut, padahakekatnyabuku StandarPelayananMedis mi merupakan
tatananyangterpadudan mendasarbagisetiaptenagamedisdi RS Dr Sardjito dalam melakukan
pelayananmedis kepada pasien.Melaluiedisiketiga ini memperlihatkanbahwaRS Dr Sardjito
sebagai rumahsakitpendidikan senantiasa rnengikuti perkembanganilmudanteknologi kedokteran,
sehinggaprotokolpelayanan medisyangdisusunolehkomitemedisdananggotaSMF dilingkungan
RS Dr Sardjito ini tidak sajamenjadipeganganwajib bagitenagarnedis,khususnya. residen dan
ko-asisten,tetapi dapat pula menjadi referensibagitenagakesehatanlainnyadirumah sakit lain.
DenganrevisiStandarPelayanan Medikini,RS DrSardjito berkomitmen melaksanakan pelayanan
medik berdasar prinsip-prinsip EvidenceBasedMedicine.
Penyusunan buku ini sejalan denganUndang-UndangKesehatan No. 23Tahun 1992,dimana
salah sam ketentuannya disebutkan bahwa tenaga kesehatan adalah setiap orang yang
mengabdikan diri dalam bidangkesehatanserta memiliki pengetahuandan atau keterampilan
melaluipendidikandi bidangkesehatan yanguntukjenistertentumemerlukan kewenanganuntuk
melakukan upaya kesehatan sepertijuga yangtercantum dalam UU No 15taboo 2004 tentang
Undang-Undang Pokok PraktekKcdokteran.
Adanya buku Standar PelayananMedis ini dapat menjadi penilaian tentangmutu pelayanan
medis yang sangat dibutuhkanolehsetiaporangdan setiaplembagaataurumahsakit agar mutu
tugasdan fungsipelayananyangdiberikanya selaluterpelihara Penilaianmerupakan wnpan batik
yang dapat dipcrgunakan untukmemperbaikidan meningkatkan mutupelayananyang sesuai
dengan tuntutan masyarakat. Disinijelas bahwa penilaian terhadap pelayananmedis sangat
dibutuhkan, Karenapelayanan medis merupakanmasalahkesehatan yangmenyangkutkepentingan
orang banyak. Penilaian dapatdilakukandan dalam berupa mekanismepengawasan melekat
dan juga dapat dilakukan dan pihak luar atau pihak ketiga. Karena upayapelayanan medis
sebanamyarnerupakanpelayanan yangdiberikandokterkepadapasienmakapenilaiantentunya
ditujukankepada dokter.Penilaian terhadapprengetahuan keterampilan medismerupakansuatu

                                                                                        vii
 mekanisme deer review (tilik sejawat) yang dilakukan oleh majelis kode etik kedokteran.
 Disamping merupakan wewenang rnasyarakat,penilaian terhadap proses dan mekanisme
 pelayanan kesehatanjuga merupakanwewenang pemerintah yangdiwujudkan melaluiprosedur
 perijinandanakreditasi.                          ,
 Berfungsinyaseluruhmekanisme penilaian ini sangat tergantung padaparadokteritu sendiri dan
 struktursertafungsiRS Dr Sardjitosebagairumahsakitpendidikandanpusat mjukan.
 Denganmemaparkan, menguraikan StandarPelayananMedis ini,tujuanakhirdisusunnya buku
 StandarPelayananMedis.. ini bukan hanya untukmemenuhipenilaianakreditasi,namunyang
 lebih utama dengan adanya buku standar yang telah disepakati bersama dan telah disahkan
 secarahukum dapat sebagai payungpelindungbagi setiap dokter dalam melaksanakantugas
 layanan medissehari-hari.                                        .
 Kepadateman-temansejawatyang menyusunbukustandarini,tim editor dananggotakomite
 medissertaKetuaStafMedikFungsional, sayamengucapkanterimakasih yang sebesar-besamya
 sertapenghargaan yang setulus-tulusnya.
 SemcgaAllahS.W.T memberiridlokepadakitasemuadanBukuStandarPelayananMedisini
 bennanfaatbagikitasertabagi masyarakat.luas. Amin.




viii
 KATA PENGANTAR

         Oengan mengucap puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kita telah dapat
   menyelesaikan revlstdan mencetak buku Standar Pelayanan Medis RS Or. Sardjito yang telah
   disahkan pembertakuannya olehDirektur Utama RS Dr.Sardjito dengan Surat Keputusannya Nomor
   01:01.01.5.1. 5090 Tanggal2Mei 2005
         Tim Ed~tor Buku Standar Petayanan Medis telah ditunjuR oteh PengurusHarian Komite Medis
  bekerjasarna dengan seluruh anggota komite medis, i<etua staf medik fungsionat, kepala
  taboratortum, ketua panitia/tim beserta stafnya untuk merevisi buku ini, sesuai dengan
  kemampuan dan keperluan pelayananmedis yangaktual di RS Or.Sardjfto. BukuStandar Pelayanan
  Medis pada Edisi Ketiga ini terdiri- dan 3 buku yang masih merupakan satu kesatuan yang tidak
  rerpisahkan. lsi buku ~ni bersifat-elekt.ikj-disusun-darLgabungan_ berbagaistandar pelayanan
  medis spestattstik, subspesialistik dan penunjang medis, dengan fteksibititas yang cukup
  disesuaikan dengan perkembangan dan kemajuan 1PTEK Kedokteran/Keseha.tan.
         Pada Edisi KetigaBuku Standar Pelayanan Medis Jilid 1 memuat 9 Bab yaitu Bab I Syaraf,
  Bab II THT: Bab III Mata. Bab IV Penyaktt Kulit & Kelarnin, Bab V Kesehatan Jiwa, Bab VI Bedah
  Mulut, Bab Vii Gigi & Mulut, Bab VIII Kedokteran forensik dan Bab IX Geriatri,
         Buku Standar PelayananMedisini dipakai sebagai pedoman dan acuan oleh segenap anggota
  Stat Medik Fungsional, peserta PPDS I, Mahasiswa Kedokteran yang terlibat dalam pelaksanaan
. pelayanan rnedis, pendidikan dan penelitian di lingkungan RS Dr. Sardjito/Fakultas Kedokteran
  UGM. Dengan demikian akan memperjelas arah pengembangan dan peningkatan mutu pelayanan
  di rumah sakit pendidikan, terutama dalam rangka akreditasi rumah saktt di Indonesia.
        T;m editor memaklumi nahwa ini buku Estandar Pelayanan Medis ini masih banyak
  kekurangannya, dan belum tengkap, oleh karena itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya
  dan mengharapkan saran, kritik dari semua pihak untuk penyernpurnaan pada edisi berikutnya.
 Begitu banyak yang telah membantu kami dalam merevisi buku tnt, sehingga tidak mungkin
 enyebutkan satu persatu, makapada kesempatan inikami ingin menyampaikan ucapan tertma
 kasih kepada semua pihak yang telah terlibat tangsung atau tidak langsung dalam penyusunan
 dan penerbitan buku ini,

                                                                                       Sutaryo
                                                                           Ketua Komite Medis
                                                                                RS Or. Sardjito




                                                                                             ix
         Nekrolisis Epjdermal Toksil                                                   •••••••••••••.••.••••.••. .. .•.... ••.•.•..••.                          •••• 202

         =.:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::: .~=
        Ptiriasis Rosea                            'O'O ..'O.......................                                                                                  206
        Eritroderma ......................................•l.................... .      ...                                                                          207
        liken Planus ..•................•..••..•..•••••.•..•••••.. 'O....................                                                                            208
        Akne VtJI.garis        'O...................................................................                                                                 200
        Miliaria .•..•..  'O • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • 'O                      210
        Sweat GlandAbc:ess                 'O               'O............................
                                          'O • • • • • • • • • •                                                                                                     211
        Hidrader1itis Supurativa ..•••.•• .•••••..••••••...••• .•.••••••.••••••.•••..••• •••••••••••••••.•••                                                         211
        Melasma                                                                                                                              ~.'O   ~                212
        UlkusVarikosum •••..••~.•..•• !                                                                                                                 ~... ••••••••• 213
        PMSJPenyakit Menular Seksual).•••••••                                         u   ••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••                       2.14

 BAB V. KEOOIITERAN JIWA ......••....•.•••••••....••••.•.•••••••••••••..:. ••.•..•.••••••••••••••••••••                                                              219
       Skizofrenia ..........•.....•........••••••....•...........•.•.•.......•........•..•...•..• e.......                                                          221
       Gangguan Suasana Perasaan Mood (Afektif) •~..............................................                                                                     223
       Gangguan Skezoafektif .••.....•.•:                                                   ~ ......••..•••.•.•                                                      226
       GangguanWaham .•...•.....•..••.••:••.••••••••••••••••••.•.••.••.•.•...•.•• ,,' ...•.•••.••••••                                                                226
       Gangguan Psikotik Ltr-Skizofrenia Akut •••.•.••••••.••••••••••••.••....•••......• •••••••••.                                                                  227
       Gangguan Psikottk Polimorfik Akut Tanpa Gejala Skizofrenia .......•.............•••.•.                                                                        228
       Gangguan Psikotik Polimorfik AkutDengan Gejata Skizofrenia                         •••••.•.••• ••••••••                                                       229
       Oemensia ••.•.•.•••.••.••••.•••••••• ••••.••••••••••.•••.•••••••••••••••••••.•• •              •••••••••                                                      229
       DelirilJf1l                 •.••••• ••.•••••••••••••••••••••••••••••••••••.•••••••••••••••••••••••••••                                                        230
       faktor Psikologik yang Mempengaruhi Kondisi Fisik (Gangguan Psikosomatik)•.•.••                                                                               231
       Gangguan AnsietasMenyeluruh••                                                •••••••••.• •••••••                                                              232
       Psikiatri Geriatrt                                                                                                                                            233
        Penyimpangan Seksual                                                   •. .•...•...•.••.•. 234
        Penyalahgunaan Obat (Zat)     .•..•.•                                .•            ..•.    235
        VisumEt Repertum dan Surat ~eterangan .•.•....•..••...•......•..•....~...........•.••..• 236

BAB VI. BEDAH MUlUT                     •••••••••••••••                            •.•••• .•.•••••••••••••• 239
     Celah langit..Langit (Palatoschisis) •••~.                                •••••••••                    241
        Celah Bibir(labioschisis) ••.•.•.•••••••...•.••..•••••••••••.•.••. .•. .•.                  •••.•.• 243
        KistaRongga mulut                  ••.••.•••••••                           •••••• •••••..••         245
        .nfeksi Daerah Oromaksilofasial                                                                        ~........................ ••...•.•....•••...          248
        Neoplasma Jinak Rongga Mulut .••                                         •           •••••••                                                                 '252
        TumorGanas Rongga Mulut ••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••           •••••••                                                                 255
        Fraktur Mandibuta •.••....••...••.. .••••..•••••••.•.••             •..•. ..•.....                                                                           260
        Fraktur Maksila ••••...•...•.••.•..••.                                     ••.••.•.••....••.                                                                 263
        Fraktur Maksila dan Kompleks Tulang Fasiallainnya •••••••••••••••.••••••• 'O.....                                                                            265
        Ankitosis Sendi Temporomandibula ••••••••.••.•.••.••••••••••••••...••..•.••.•..•.•.•.•.••••                                                                  268

BAB VII. PENYAKIT GIGI DAN MUlUT .•.•. ••••••.••••••.••••••••••••••••.••.....•...•• ••...••••••••.•.                                                                 271
      Bedah Mioor Exodontia .....••.............••.........•••••..•.•..•. .:........• . ........• ..•....                                                            273
      Bedah Dentoat Veolar..•.•.......•••.•••..•••.••....••••••••••.••.•.      .....• .                                                                              276
      Alveolektomi pada Eksosostosis... .•................•.................. ....•.                                                                                 2n
     Kelainan Periapikal                                                                                                                                             279


xiv
 Kausa
         Penyaklt otolmun, pasten membuat anUbod1 terhadap reseptor koUnerltk ntkot1nik pada
         otot rangkanya sendfrt

 Krtteria Diagnosfs
         Anamnesis
         Pendertta mengetuh kelemahan yang memberat pada sore hart, dan membafk pada pa-Sf
         ~rl                                                                            ~

         Pemei-tksaan Penuri11f\1.
            test tensHon' (mulal : 2 rna, tv)
            test neostlgmfn (1,5 ml, t.m)
            densan EMG : sttmulast beruntun
                                            i




Pemertksaan Ftsik
     a. Oilakukan pemeriksaan ukuran fissura palpebra
     b. Gerakan otot
     c. Lamanya waktu dapatmeUrlk ke atasterus-menerus
     d. Lamanya waktu yang dipakat untukmembaca atau menghitung sampai).imbul suara
        seogau atau dtsartria ._                                                    =-
     e. La.manya waktu y~ng dtpakal ~ntuk satu l~gan bersilangan denganyang taln, sampai
        lelah.
     f. Lamanya waktu yang dipakai untukberdiri dengan jari-jari sampat tetah

Diagnosis Banding
     p,.    Tirotoksikosis
     ~..:   Sklerosis multiple
     c.     Neurastenia
     d.     Sindrom miastenik lambart-Eaton

Pengobatan
             Obat antikolinesterase
             Neostigmin (Prostigmin), dosis15 mg. 3-4 kali sehari
             Kortikosteroid
             Prednison 40 mg/hari dalam kombinasi dengan antikolinesterase
     -      Timektomi
            Dilakukan bila ada timoma
             Immunoglobulin
            Intravenous Immunoglobulin (IV IG), dosis 400 mg/Kg BB/hari setama 5 hari

Standar Tenaga
            Dokter spesialis saraf
            Untuk pemeriksaan EMG : ahli neurofisiologi ktinik



12
Standar tenaga
     a. Spesialis saraf
    b. Ahlineurofisiologi klintk,
    c. Ahli neuropatologi klinik,
    d. laboratorium terkait,
    e. Pada kasus tertentu : perawatan intensif, spesialis THT.

lama Perawatan
     Sebagian besar sempurna dalam 6 bulan.
                    r-:                   "OW
                     \

Komptikasi
  a. Paralisis otot pernafasan
   b. Retensi urine
  Co Kulit sianotik dan atau hipotensi postural




10. TRAUMA SUSUNAN SARAF PUSAT SPINAL
Definisi
    Cedera pada columna vertebralisyang dapat menyebabkan gangguan neurotogis yang bersifat
    sementara atau menetap.

Kausa
Trauma
         hiperekstensi
         hiperfleksi - fleksi rotasi
         kompresi
Klasifikasi
    Dapat dipandang dari dua aspek : neurologik dan vertebral
Neurologik
   Lesi medula spinalis :
       komplet atau total.
       inkomplet atau parsial.
       tesi anterior
       lesi unilateral (Sindrom Brown-Squard)
   Lesi pada pada radiks-kauda equina
   Vertebral
       kompresi korpus vertebra
       tinier fraktur : lamina, procesus spinosus, pedikel.
       distokasi dengan atau tanpa fraktur.

 rite ria Diagnosis
   Tergantung dari tetak dan tipe lesi meduUa spinalis dan vertebral.
    Lesi medula spinalis:
   a. lesi komplet (total) medula spinalis
             hilangnya seluruh modalitas sensorik di bawah tempat lesi
             tetraplegi I paraptegi

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:114
posted:7/21/2012
language:
pages:118
Description: Standar Pelayanan Medis RS DR Sardjito