Skripsi Pertanian Dan Produksi Teknologi

					SKRIPSI PERTANIAN DAN PRODUKSI TEKNOLOGI
SILAHKAN KAMI TAMPILKAN JUDUL JUDUL SKRIPSI YANG ADA, BILA
BERMINAT UNTUK MENDAPATKAN FILENYA ATAU
MENDOWNLOADNYA SILAHKAN HUBUNGI email :
pusatskripsi@gmail.com atau sms ke 085316254562


  1. PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SELADA (LACTUCA SATIVA L.) PADA
      PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN KASCING
  2. TANGGAP BEBERAPA VARIETAS CABAI (CAPSICUM ANNUM L.)
      TERHADAP APLIKASI PUPUK DENGAN METODE HIDROPONIK
  3. UJI KARAKTERISTIK PADA BEBERAPA VARIETAS KACANG TANAH
      (ARACIDS HYPOGAEA L.).
  4. ANALISIS KANDUNGAN KIMIA SLUDGE DARI INDUSTRI PULP PT. TOBA
      PULP LESTARI TBK
  5. ANALISIS KERUGIAN DAN PEMETAAN SEBARAN SERANGAN RAYAP
      PADA BANGUNAN SMP SWASTA DI KOTA ______
  6. ANALISIS KERUGIAN DAN PEMETAAN SEBARAN SERANGAN RAYAP
      TERHADAP BANGUNAN SMP NEGERI DI KOTA ______
  7. DESAIN BENTUK PENGELUARAN HASIL CETAKAN PADA ALAT
      PENCETAK KOMPOS
  8. DIMENSI SERAT SLUDGE PRIMER INDUSTRI PULP DAN KERTAS
  9. EVALUASI SISTEM DRAINASE PADA DAERAH IRIGASI ULAR DI
      KAWASAN BENDANG KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
  10. EVALUASI SISTEM DRAINASE PADA DAERAH IRIGASI ULAR DI
      KAWASAN SINGOSARI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
  11. INSTAN SAGA MILK (ADENANTHERA PAVONINA) WITH PROTEIN BASED
      ON ROASTING TEMPERATUR
  12. KARAKTERISASI TEPUNG KASAVA YANG DIMODIFIKASI DENGAN
      BAKTERI SELULOLITIK
  13. KARAKTERISTIK BRIKET ARANG DARI SERBUK GERGAJI DENGAN
      PENAMBAHAN ARANG CANGKANG KELAPA SAWIT
  14. KARAKTERISTIK MINYAK ATSIRI JERANGAU (ACORUS CALAMUS)
  15. KARAKTERISTIK PAPAN SEMEN DARI LIMBAH KARDUS DENGAN
      PENAMBAHAN KATALIS ALUMUNIUM SULFAT
  16. KARAKTERISTIK PAPAN SEMEN DARI LIMBAH KERTAS KARDUS
      DENGAN PENAMBAHAN KATALIS NATRIUM SILIKAT
  17. KARAKTERISTIK PRODUK KOMPOSIT DARI VASCULAR BUNDLES
      LIMBAH BATANG KELAPA SAWIT
  18. KEAWETAN ALAMI LIMA JENIS KAYU HTI YANG TUMBUH DI ______
      TERHADAP SERANGAN MARINE BORER
  19. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DALAM KEGIATAN
      PEMANENAN KAYU (STUDI KASUS DI AREAL HTI PT. TOBA PULP
      LESTARI, TBK. SEKTOR TELE, DESA HUTAGALUNG, KECAMATAN
      HARIAN BOHO, KABUPATEN SAMOSIR, PROPINSI ______)
20. KETAHANAN PAPAN KOMPOSIT DARI LIMBAH BATANG KELAPA SAWIT
    (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) DAN PLASTIK POLIPROPILEN (PP)
    TERHADAP FUNGI PELAPUK KAYU(PYCNOPHORUS SANGUINIUS FR DAN
    SCHIZOPHYLLUM COMMUNE FR)
21. KUALITAS KOMPOSIT KAYU PLASTIK DARI LIMBAH SERAT BUAH
    SAWIT DAN POLIPROPILENA DAUR ULANG
22. KUALITAS PAPAN KOMPOSIT DARI LIMBAH BATANG KELAPA SAWIT
    (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) DAN POLYETHYLENE (PE) DAUR ULANG
23. KUALITAS PAPAN SERAT BERKERAPATAN SEDANG DARI AKASIA DAN
    ISOSIANAT
24. MEMPELAJARI PENGARUH KONSENTRASI RAGI INSTAN DAN WAKTU
    FERMENTASI TERHADAP PEMBUATAN ALKOHOL DARI PATI GADUNG
    (DIOSCOREA HISPIDA DENNST)
25. MEMPELAJARI PENGARUH LETAK DAUN DAN LAMA PELAYUAN
    TERHADAP KUALITAS TEH DAUN JERUJU (ACHANTUS ILLICIFOLIUS L)
26. METODE BARU DALAM PEMISAHAN VASCULAR BUNDLES PADA
    LIMBAH BATANG KELAPA SAWIT
27. ORIENTED STRAND BOARD BERMUTU TINGGI DARI BAMBU
28. PEMANGGANGAN PRODUK PANGAN FERMENTASI ( TEMPE KEDELEI,
    TEMPE AMPAS KELAPA, TEMPE CAMPURAN KEDELEI DAN AMPAS
    KELAPA ) TERHADAP PENINGKATAN MUTU PRODUK PANGAN
    FUNGSIONAL
29. PEMBUATAN MIE BASAH DENGAN PENAMBAHAN WORTEL (DAUCUS
    CAROTA L.)
30. PENGARUH JARAK BILAH PISAU DAN RPM PISAU BAWAH TERHADAP
    HASIL PENGUPASAN BUAH PINANG MUDA
31. PENGARUH JENIS DAN JUMLAH INOKULUM MIKROBA TERHADAP MUTU
    KOPI BUBUK
32. PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI GULA SINTETIS TERHADAP MUTU
    SELAI ROSELA
33. PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI MINYAK NABATI TERHADAP
    MUTU MENTEGA KACANG (PEANUT BUTTER)
34. PENGARUH JENIS TEH DAN LAMA FERMENTASI PADA PROSES
    PEMBUATAN TEH KOMBUCHA
35. PENGARUH JENIS ZAT PENSTABIL DAN KONSENTRASI MENTEGA YANG
    DIGUNAKAN TERHADAP MUTU DAN KARAKTERISTIK ES KRIM JAGUNG
36. PENGARUH KOMPOSISI KONSENTRAT SIRSAK DAN KACANG TANAH
    DAN BANYAKNYA EMULSIFIER TERHADAP MUTU MENTEGA KACANG
    CAMPURAN (MIXED PEANUT BUTTER)
37. PENGARUH KOMPOSISI UDARA RUANG PENYIMPANAN TERHADAP
    MUTU BUAH TERUNG BELANDA SELAMA PENYIMPANAN
38. PENGARUH KONSENTRASI BUBUR BUAH MANGGA DAN KARBOKSI
    METIL SELULOSA (CMC) TERHADAP MUTU SORBET AIR KELAPA
39. PENGARUH KONSENTRASI CMC (CARBOXY METHYL CELLULOSE) DAN
    LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU TEPUNG SARI BUAH TERUNG
    BELANDA
40. PENGARUH KONSENTRASI GUM ARAB TERHADAP MUTU VELVA BUAH
    NENAS SELAMA PENYIMPANAN DINGIN
41. PENGARUH KONSENTRASI NAHCO3 DAN XANTHAN GUM TERHADAP
    MUTU SUSU KEDELAI INSTAN DARI BIJI KEDELAI TERGERMINASI
42. PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM METABISULFIT (NA2S2O5) DAN
    SUHU PENGERINGAN TERHADAP MUTU PATI BIJI ALPUKAT (PERSEA
    AMERICANA MILL.)
43. PENGARUH KONSENTRASI PATI PISANG KEPOK DAN SORBITOL
    SEBAGAI ZAT PEMLASTIS DALAM PEMBUATAN EDIBLE COATING PADA
    PENYIMPANAN BUAH MELON
44. PENGARUH KONSENTRASI PEKTIN DAN PERBANDINGAN CAMPURAN
    SARI BUAH MARKISA DENGAN NENAS TERHADAP MUTU SERBUK
    MINUMAN PENYEGAR
45. PENGARUH KONSENTRASI RAGI DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP
    MUTU MINUMAN BERALKOHOL DARI NENAS (ANANAS SATIVUS)
46. PENGARUH KONSENTRSI CAMPURAN SARI BUAH NENAS DAN MARKISA
    SERTA KONSENTRASI PEKTIN TERHADAP MUTU SORBET AIR KELAPA
47. PENGARUH KONSETRASI ZEOLIT AKTIF DAN SUHU PENCAMPURAN
    TERHADAP MUTU PEMURNIAN MINYAK JELANTAH
48. PENGARUH LAMA PEMANASAN DAN JUMLAH SEKAM YANG
    DITAMBAHKAN TERHADAP JUMLAH RENDEMEN DAN MUTLAK MINYAK
    BIJI KARET (HAVEA BRASILIENSIS)
49. PENGARUH LAMA PERENDAMAN NATRIUM METABISULFIT (NA2S2O5)
    DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU TEPUNG SUKUN
    (ARTOCARPUS COMMUNIS)
50. PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK KEDELAI DAN SODIUM POLIPOSFAT
    TERHADAP MUTU NUGGET IKAN CUCUT (SPHYRAENA BARRACUDA)
51. PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KECOMBRANG DAN KONSENTRASI
    DEKSTRIN TERHADAP MUTU MINUMAN BUBUK INSTAN SARI BUAH
    NENAS
52. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI NAOH DAN TEPUNG TAPIOKA
    TERHADAP MUTU BUBUK CINCAU HITAM INSTAN
53. PENGARUH PENCAMPURAN TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG JAGUNG
    DAN KONSENTRASI NATRIUM PROPIONAT TERHADAP MUTU ROTI
    TAWAR
54. PENGARUH PENGGUNAAN FORMULASI BIOSTARTER EKSTRAK NENAS
    DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU BIJI KOPI
55. PENGARUH PERLAKUAN AWAL BAHAN DAN KONSENTRASI RAGI PADA
    PRODUK PANGAN FUNGSIONAL PEUYEUM UBI KAYU (MANIHOT
    UTILISSIMA)
56. PENGARUH TEKANAN POMPA DAN WAKTU PENGADUKAN TERHADAP
    SIFAT FISIK EMULSI LILIN SARANG LEBAH UNTUK PRODUKSI ZAT
    PELAPIS BUAH
57. PENGAWETAN DAGING AYAM (GALLUS GALLUS DOMESTICUS)
    DENGAN LARUTAN GARAM DINGIN
58. PENGENDALIAN FERMENTASI DENGAN PENGATURAN KONSENTRASI
    RAGI DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU KOPI INSTAN SECARA
    MIKROENKAPSULASI
59. PENGENDALIAN PENYAKIT REBAH SEMAI PADA PERSEMAIAN
    TANAMAN TEMBAKAU DELI (NICOTIANA TABACUM L.) DENGAN
    MEMANFAATKAN ZAT EKSTRAKTIF KULIT MINDI (MELIA AZEDARACH
    LINN.
60. POTENSI LIMBAH PEMANENAN KAYU DI TEMPAT PENGUMPULAN KAYU
    (TPN) IUPHHK-HA PT. ANDALAS MERAPI TIMBER
61. RANCANG BANGUN ALAT PENGHASIL BIOGAS MODEL TERAPUNG
62. RENDEMEN LIMBAH BATANG KELAPA SAWIT (ELAIES GUINEENSIS
    JACQ.) SEBAGAI BAHAN BAKU PAPAN PARTIKEL BERKERAPATAN
    SEDANG
63. SIFAT ANATOMI DAN FISIS KELAPA HIBRIDA
64. SISTEM PENENTUAN KOMODITAS TANAMAN PRIORITAS PADA SUATU
    LAHAN DENGAN METODE MATCHING (PENCOCOKAN)
65. STUDI PEMBUATAN ETANOL DARI LIMBAH GULA (MOLASE)
66. STUDI PEMBUATAN KERUPUK REBUNG
67. STUDI PEMBUATAN SERAT MAKANAN DARI TONGKOL JAGUNG
68. STUDI PEMBUATAN TEPUNG LIDAH BUAYA (ALOE VERA L.)
69. STUDI PENGARUH JUMLAH AIR DAN LAMA EKSTRAKSI TERHADAP
    MUTU KOPI INSTAN SECARA MIKROENKAPSULASI
70. STUDI PENGARUH KONSENTRASI MARGARIN DAN LAMA
    PENYANGRAIAN TERHADAP MUTU KOPI INSTAN SECARA
    MIKROENKAPSULASI
71. STUDI PENGARUH TEPUNG KOMPOSIT BIJI-BIJIAN DAN KONSENTRASI
    PENSTABIL TERHADAP MUTU MAKANAN PENDAMPING ASI-BISKUIT
72. SUATU KAJIAN TENTANG PENGAWETAN IKAN MENGGUNAKAN
    LARUTAN GARAM DINGIN
73. ZAT EKSTRAKTIF KULIT KAYU MINDI (MEYLIA AZEDARACH LINN ) DAN
    PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT MORTALITAS ULAT GRAYAK
    (SPODOPTERA LITURA FAB) PADA TANAMAN TEMBAKAU DELI
    (NICOTINA TOBACCO L)
74. ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK PENDUGAAN DEBIT PUNCAK DENGAN
    METODE RASIONAL PADA DAS BAH BOLON KABUPATEN SIMALUNGUN
75. ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK PENDUGAAN DEBIT PUNCAK DENGAN
    METODE RASIONAL PADA DAS BELAWAN KABUPATEN DELI SERDANG
76. ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK PENDUGAAN DEBIT PUNCAK DENGAN
    METODE RASIONAL PADA DAS BELUMAI DAN DAS BEDAGAI
77. ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK PENDUGAAN DEBIT PUNCAK DENGAN
    METODE RASIONAL PADA DAS BESITANG DAN DAS LEPAN
78. ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK PENDUGAAN DEBIT PUNCAK DENGAN
    METODE RASIONAL PADA DAS DELI KOTA ______
79. ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK PENDUGAAN DEBIT PUNCAK DENGAN
    METODE RASIONAL PADA DAS PERCUT KABUPATEN DELI SERDANG
80. ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK PENDUGAAN DEBIT PUNCAK DENGAN
    METODE RASIONAL PADA DAS WAMPU KABUPATEN LANGKAT
81. ANALISIS EMITTER ALTERNATIF DALAM SISTEM IRIGASI TETES PADA
    BUDIDAYA TANAMAN SAWI (BRASSSICA SP)
82. ANALISIS EMITTER ALTERNATIF DALAM SISTEM IRIGASI TETES PADA
    BUDIDAYA TANAMAN SELADA (LACTUCA SATIVA)
83. ANALISIS IRIGASI TETES DENGAN INFUS SEBAGAI EMITER PADA
    TANAMAN MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L.)
84. ANALISIS IRIGASI TETES (DRIP IRRIGATION) DENGAN PEMANFAATAN
    FILTER ROKOK SEBAGAI EMITER ALTERNATIF PADA BEBERAPA JENIS
    TANAH
85. ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN BAKAR PENGGILINGAN PADI BESAR
    DAN KECIL DI KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG
    BEDAGAI
86. ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN BAKAR POMPA AIR/PENGGERAK POMPA
    AIR DI KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
87. ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN BAKAR TRAKTOR TANGAN POWER
    TILLER PADA PENGOLAHAN TANAH DI DESA SIBAGANDING
    KABUPATEN TAPANULI UTARA
88. ANALISIS KONSISTENSI MUTU CRUMB RUBBER DI PABRIK KARET
    PT.BRIDGESTONE SUMATRA RUBBER ESTATE
89. ANALISIS KONSISTENSI MUTU CRUMB RUBBER DI PABRIK KARET PT.
    PERKEBUNAN NUSANTARA III MEMBANG MUDA
90. NALISIS KONSISTENSI MUTU DAN RENDEMEN CPO (CRUDE PALM OIL)
    DI PABRIK KELAPA SAWIT TAMIANG PT. PADANG PALMA PERMAI
91. ANALISIS KONSISTENSI MUTU DAN RENDEMEN CRUDE PALM OIL (CPO)
    DI PABRIK KELAPA SAWIT RAMBUTAN PT. PERKEBUNAN NUSANTARA
    III (PERSERO)
92. ANALISIS KONSISTENSI MUTU DAN RENDEMEN CRUDE PALM OIL (CPO)
    DI PABRIK KELAPA SAWIT TANJUNG SEUMANTOH PTPN I NANGGROE
    ACEH DARUSSALAM
93. ANALISIS KONSISTENSI MUTU DAN RENDEMEN GULA DI PABRIK GULA
    KWALA MADU PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II (PERSERO)
94. ANALISIS PENGEMBANGAN KOMODITAS UNGGULAN HORTIKULTURA
    DI KABUPATEN KARO (TINJAUAN KETEKNIKAN PERTANIAN)
95. ANALISIS POLA PEMBASAHAN IRIGASI TETES DENGAN PEMANFAATAN
    FILTER ROKOK DAN SELANG INFUS SEBAGAI EMITER PADA TANAH
    INCEPTISOL
96. ANALISIS POTENSI PENGOLAHAN MINYAK NILAM DI KABUPATEN
    PAKPAK BHARAT (STUDI KASUS DI KECAMATAN SITELLU TALI URANG
    JEHE DAN KECAMATAN KERAJAAN)
97. ANALISIS PROBLEMATIKA PENINGKATAN PRODUKSI GULA DI PABRIK
    GULA (PG) PT.PERKEBUNAN NUSANTARA II SEI SEMAYANG ______
98. ANALISIS SISTEM IRIGASI HIDROPONIK NFT (NUTRIENT FILM
    TECHNIQUE) PADA BUDIDAYA TANAMAN SELADA(LAETUCA SATIVA
    VAR.CRISPA L.)
99. DESAIN PISAU PEMOTONG DAN PENAMBAHAN HOPPER PADA ALAT
    PEMOTONG KENTANG BENTUK FRENCH FRIES
100.       DETEKSI DAGING AYAM YANG DIFORMALIN SECARA VISUAL,
    ORGANOLEPTIK, KIMIA DAN FISIKA
101.       DETEKSI IKAN KEMBUNG YANG DIFORMALIN SECARA VISUAL,
    ORGANOLEPTIK, KIMIAWI, DAN FISIK
102.       EFISIENSI PENYALURAN AIR IRIGASI DI KAWASAN SUNGAI ULAR
    DAERAH PULAU GAMBAR KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
103.       EFISIENSI PENYALURAN AIR IRIGASI DI KAWASAN SUNGAI ULAR
    DAERAH RAMONIA KABUPATEN DELI SERDANG
104.       EFISIENSI PENYALURAN AIR IRIGASI DI KAWASAN SUNGAI ULAR
    DAERAH SINGOSARI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
105.       EFISIENSI PENYALURAN AIR IRIGASI DI KAWASAN SUNGAI ULAR
    DAERAH SUMBER REJO KABUPATEN DELI SERDANG
106.       EFISIENSI PENYALURAN AIR, KEHILANGAN AIR, EVAPORASI,
    PERKOLASI, REMBESAN
107.       EVALUASI SISTEM DRAINASE PADA DAERAH IRIGASI ULAR DI
    KAWASAN SUMBER REJO KABUPATEN DELI SERDANG
108.      FORMULASI KONSENTRAT INSTAN DARI CAMPURAN SARI LIDAH
   BUAYA, WORTEL DAN MARKISA
109.      IDENTIFIKASI IKLIM, TANAH DAN IRIGASI PADA LAHAN
   POTENSIAL PERTANIAN DI KABUPATEN DELI SERDANG
110.      IDENTIFIKASI IKLIM, TANAH DAN IRIGASI PADA LAHAN
   POTENSIAL PERTANIAN DI KABUPATEN KARO
111.      IDENTIFIKASI IKLIM, TANAH DAN IRIGASI PADA LAHAN
   POTENSIAL PERTANIAN DI KABUPATEN LANGKAT
112.      IDENTIFIKASI IKLIM, TANAH DAN IRIGASI PADA LAHAN
   POTENSIAL PERTANIAN DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
113.      IDENTIFIKASI KESESUAIAN LAHAN TEBU DI PT.PERKEBUNAN
   NUSANTARA II KEBUN HELVETIA.
114.      IDENTIFIKASI SISTEM BUDIDAYA TEBU DI PT. PERKEBUNAN
   NUSANTARA II (PERSERO) KEBUN HELVETIA WILAYAH HELVETIA
115.      IDENTIFIKASI SISTEM BUDIDAYA TEMBAKAU DELI DI PT.
   PERKEBUNAN NUSANTARA II (PERSERO) KEBUN HELVETIA
116.      IDENTIFIKASI SISTEM PENGOLAHAN GULA DI PABRIK GULA SEI
   SEMAYANG PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II
117.      IDENTIFIKASI SISTEM PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DAN
   ANORGANIK DENGAN PEMODELAN BLACK BOX DIAGRAM (STUDI
   KASUS LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS ______
118.      IDENTIFIKASI SISTEM PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DAN
   ANORGANIK STUDI KASUS DI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS
   ______
119.      IDENTIFIKASI SISTEM PRODUKSI TEH DI PT. PERKEBUNAN
   NUSANTARA IV KEBUN BAH BUTONG
120.      IDENTIFIKASI SISTEM TRANSPORTASI TEBU D PTP. NUSANTARA II
   KEBUN HELVETIA WILAYAH HELVETIA
121.      KAJIAN PROSES PENGERINGAN KEMOREAKSI JAHE DENGAN
   KAPUR API (CAO)
122.      KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI (TBE) PADA PENGGUNAAN
   LAHAN HORTIKULTURA DI SUB DAS LAU BIANG (KAWASAN HULU DAS
   WAMPU)
123.      KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI (TBE) PADA PENGGUNAAN
   LAHAN TANAMAN BENGKOANG DI KEBUN PERCOBAAN USU KWALA
   BEKALA KECAMATAN ______ JOHOR
124.      KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI (TBE) PADA PENGGUNAAN
   LAHAN TANAMAN INDUSTRI (KOPI) DI SUB DAS LAU BIANG (KAWASAN
   HULU DAS WAMPU)
125.      KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI (TBE) PADA PENGGUNAAN
   LAHAN TANAMAN PANGAN (JAGUNG) DI SUB DAS LAU BIANG
   (KAWASAN HULU DAS WAMPU)
126.      KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI (TBE) PADA PENGGUNAAN
   LAHAN TANAMAN PANGAN (UBI KAYU) DI KEBUN PERCOBAAN USU
   KWALA BEKALA
127.      KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI (TBE) PADA PENGUNAAN
   LAHAN TANAMAN AGROFORESTRY DI SUB DAS LAU BIANG (KAWASAN
   HULU DAS WAMPU)
128.    KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI (TBE) TANAH ANDEPTS PADA
   PENGGUNAAN LAHAN TANAMAN JAGUNG DI KEBUN PERCOBAAN
   KWALA BEKALA USU
129.    KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI (TBE) TANAH ANDEPTS PADA
   PENGUNAAN LAHAN TANAMAN KACANG TANAH DI KEBUN
   PERCOBAAN KWALA BEKALA USU
130.    KARAKTERISTIK PUPUK ORGANIK YANG BERASAL DARI SAMPAH
   ORGANIK RUMAH TANGGA PADA KOMPOSTER AEROB DAN ANAEROB
131.    MEMPELAJARI PENGARUH KONSENTRASI RAGI DALAM
   FORMULASI INOKULUM FERMENTASI DAN LAMA PENYANGRAIAN
   TERHADAP MUTU KOPI BUBUK
132.    MEMPELAJARI PENGARUH KONSENTRASI RAGI INSTAN DAN
   WAKTU FERMENTASI TERHADAP PEMBUATAN ALKOHOL DARI AMPAS
   UBI KAYU (MANIHOT UTILISIMA)
133.    MEMPELAJARI PENGARUH LAMA FERMENTASI DAN
   PENYANGRAIAN BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) TERHADAP
   MUTU BUBUK KAKAO
134.    MEMPELAJARI PENGARUH PERBANDINGAN DAUN DAN KELOPAK
   BUNGA DAN LAMA PELAYUAN TERHADAP MUTU TEH ROSELA
135.    MODIFIKASI BLADE PENCAMPUR PADA ALAT PENCAMPUR
   BAHAN SECARA MEKANIS
136.    OBSERVASI WILAYAH DAN ANALISIS PEMANFAATAN ALAT DAN
   MESIN PERTANIAN UNTUK KOMODITAS UNGGULAN HORTIKULTURA
137.    PELAPISAN MELON MENGGUNAKAN FILM EDIBEL DARI PATI UBI
   KAYU DENGAN PENAMBAHAN SORBITOL SEBAGAI ZAT PEMLASTIS
138.    PEMANFAATAN AMPAS TEBU SEBAGAI BAHAN BAKU DALAM
   PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL
139.    PEMBUATAN BAKSO DAGING SAPI DENGAN PENAMBAHAN
   KITOSAN
140.    PEMBUATAN MIE INSTAN DARI TEPUNG KOMPOSIT BIJI-BIJIAN
141.    PEMBUATAN PUPUK CAIR DARI SAMPAH ORGANIK DENGAN
   MENGGUNAKAN BOISCA SEBAGAI STARTER
142.    PENCETAKAN KOMPOS BERBAGAI BENTUK DENGAN
   MENGGUNAKAN JENIS KOMPOS YANG BERBEDA
143.    PENGARUH BESARNYA TEKANAN PEGAS DAN RPM PISAU BAWAH
   MESIN PENGUPAS PINANG MUDA TERHADAP KUALITAS HASIL
   PENGUPASAN
144.    PENGARUH JARAK PISAU ATAS PISAU BAWAH DAN DIAMETER
   PINANG MUDA TERHADAP KUALITAS HASIL PENGUPASAN
145.    PENGARUH JENIS ASAM ORGANIK DAN PERBANDINGAN SARI
   MARKISA DAN TERUNG BELANDA TERHADAP MUTU TABLET
   EFFERVESCENT
146.    PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI GULA SINTETIS TERHADAP
   MUTU KOKTAIL LIDAH BUAYA
147.    PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI ZAT PENSTABIL TERHADAP
   MUTU SELAI ROSELLA
148.    PENGARUH JENIS TEPUNG YANG DIGUNAKAN DAN
   KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP MUTU MIE BASAH
149.    PENGARUH JUMLAH BAHAN PEREKAT TERHADAP KUALITAS
   BRIKET BIOARANG DARI TONGKOL JAGUNG
150.     PENGARUH JUMLAH BUBUR LABU KUNING DAN KONSENTRASI
   KITOSAN TERHADAP MUTU MIE BASA
151.     PENGARUH KOMPOSISI KACANG METE DAN KACANG TANAH,
   SERTA LAMA PENYANGGRAIAN TERHADAP MUTU MENTEGA KACANG
   CAMPURAN (MIXED PEANUT BUTTER)
152.     PENGARUH KONSENTARASI KALSIUM KLORIDA (CACL2) DAN
   LAMA PENYIMPANAN TERHADAP MUTU TEPUNG BAWANG PUTIH
153.     PENGARUH KONSENTRASI GULA DAN CAMPURAN SARI BUAH
   (MARKISA, WORTEL DAN JERUK) TERHADAP MUTU SERBUK MINUMAN
   PENYEGAR,
154.     PENGARUH KONSENTRASI HUMEKTAN DAN LAMA
   PENYIMPANAN TERHADAP MUTU KERIPIK BIJI DURIAN (DURIO
   ZIBETHINUS MURR)
155.     PENGARUH KONSENTRASI KALIUM SORBAT TERHADAP MUTU
   BOLU UBI JALAR SELAMA PENYIMPANAN.
156.     PENGARUH KONSENTRASI KARBONDIOKSIDA DAN SUKROSA
   TERHADAP MUTU MINUMAN RINGAN ROSELA
157.     PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM BENZOAT DAN LAMA
   PENYIMPANAN TERHADAP MUTU MARMALADE SIRSAK (ANNONA
   MURICATA L)
158.     PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM BENZOAT DAN LAMA
   PENYIMPANAN TERHADAP MUTU MINUMAN SARI BUAH SIRSAK
   (ANNONA MURICATA L) BERKARBONASI
159.     PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM TRIPOLIFOSFAT DENGAN
   CAMPURAN TEPUNG TAPIOKA DAN TEPUNG SAGU TERHADAP MUTU
   BAKSO SAPI
160.     PENGARUH KONSENTRASI TAPIOKA DAN SORBITOL SEBAGAI
   ZAT PEMLASTIS DALAM PEMBUATAN EDIBLE COATING PADA
   PENYIMPANAN BUAH MELON
161.     PENGARUH KONSENTRASI XANTHAN GUM DAN KONSENTRASI
   NATRIUM BENZOAT TERHADAP MUTU SIRUP SIRSAK
162.     PENGARUH LAMA DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP MUTU
   TEPUNG PANDAN
163.     PENGARUH LAMA FERMENTASI DAN KONSENTRASI KALIUM
   KARBONAT (K2CO3) TERHADAP MUTU BUBUK KAKAO
164.     PENGARUH LAMA HIDROLISA DAN KONSENTRASI ASAM
   TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU SIRUP GLUKOSA DARI PATI PISANG
   KEPOK
165.     PENGARUH LAMA PENDINGINAN AIR NIRA DAN LAMA
   PENYIMPANAN TERHADAP MUTU GULA AREN CAIR
166.     PENGARUH LAMA PENYANGRAIAN DAN KONSENTRASI MINYAK
   KACANG TERHADAP MUTU MENTEGA KACANG (PEANUT BUTTER)
167.     PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TERHADAP BAKSO DAGING
   SAPI YANG DIFORMALIN SECARA VISUAL, ORGANOLEPTIK, KIMIAWI,
   DAN FISIK
168.     PENGARUH METANOL DAN NAOH TERHADAP RENDEMEN DAN
   MUTU MINYAK JARAK SEBAGAI SUBSTITUSI BAHAN BAKAR SOLAR
   (JATROPHA CURCAS L)
169.     PENGARUH PENAMBAHAN ASAM SITRAT DAN SODIUM
   BIKARBONAT PADA PEMBUATAN TABLET EFFERVESCENT JAHE
170.     PENGARUH PENAMBAHAN CMC TERHADAP MUTU MIE INSTAN
   YANG DISUBSTITUSI DENGAN TEPUNG UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS,
   L.)
171.     PENGARUH PERBANDINGAN DAUN PANDAN DENGAN GULA
   AREN DAN KONSENTRASI GUM ARAB TERHADAP MUTU BANDREK
   INSTAN
172.     PENGARUH PERBANDINGAN KONSENTRASI SUKROSA DENGAN
   SIRUP GLUKOSA DAN LAMA PEMASAKAN TERHADAP MUTU KEMBANG
   GULA KELAPA
173.     PENGARUH PERBANDINGAN KONSENTRAT CABAI, TOMAT SERTA
   PEPAYA DAN KONSENTRASI XANTHAN GUM TERHADAP MUTU SAOS
   CABAI
174.     PENGARUH PERBANDINGAN TEPUNG GANDUM DENGAN TEPUNG
   MAIZENA DAN KONSENTRASI KARAGENAN TERHADAP MUTU
   KENTANG KRISPI
175.     PENGARUH PERBANDINGAN TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG
   JAGUNG DAN KONSENTARI KALIUM SORBAT TERHADAP MUTU MIE
   BASAH (BOILED NOODLE)
176.     PENGARUH PERBANDINGAN TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG
   TALAS DAN KARBOKSIMETIL SELULOSA (CMC) TERHADAP MUTU ROTI
   TAWAR
177.     PENGARUH PERSENTASE RAGI TAPE DAN LAMA FERMENTASI
   TERHADAP MUTU TAPE UBI JALAR
178.     PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DAN JENIS PENSTABIL
   DALAM PEMBUATAN COOKIES LABU KUNING
179.     PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DAN JENIS PENSTABIL
   DALAM PEMBUATAN COOKIES UBI JALAR.
180.     PENGARUH SUHU DAN LAMA PENGEMBANGAN TERHADAP MUTU
   TEPUNG CABAI (CAPSICUM ANNUUM, L.)
181.     PENGARUH SUHU PENGERINGAN DAN SUHU PEMBEKUAN
   TERHADAP MUTU KEMIRI YANG DIPECAH SECARA MEKANIS
182.     PENGGUNAAN BAHAN PENJERAP ETILEN PADA PENYIMPANAN
   PISANG BARANGAN DENGAN KEMASAN ATMOSFER TERMODIFIKASI
   AKTIF
183.     PENGGUNAAN BAHAN PENJERAP OKSIGEN DAN
   KARBONDIOKSIDA PADA PENYIMPANAN PISANG BARANGAN DENGAN
   KEMASAN ATMOSFER AKTIF
184.     PENGGUNAAN CAMPURAN TEPUNG TAPOKA DENGAN TEPUNG
   SAGU DAN NATRIUM NITRAT DALAM PEMBUATAN BAKSO DAGING
   SAPI
185.     PENGUJIAN DIAMETER PULLEY DAN JUMLAH MATA PISAU
   DALAM PENGIRISAN SUKU
186.     PENGUJIAN DIAMETER PULLEY DAN JUMLAH MATA PISAU
   DALAM PENGIRISAN SUKUN
187.     PENGUJIAN DIAMETER PULLEY SILINDER PENGUPAS DAN
   DIAMETER PULLEY BLOWER TERHADAP EFESIENSI ALAT PENGUPAS
   KULIT TANDUK KOPI
188.     PENINGKATAN GIZI MIE INSTAN DARI CAMPURAN TEPUNG
   TERIGU DAN TEPUNG UBI JALAR MELALUI PENAMBAHAN TEPUNG
   TEMPE DAN TEPUNG IKAN
189.     PERANCANGAN SIMULASI KENDALI PUTARAN PENGADUK DAN
   BESARAN API PADA ALAT PENGADUK DODOL MENGGUNAKAN
   RANGKAIAN DIGITAL
190.     RANCANG BANGUN ALAT DESTILASI BIOETANOL BERBAHAN
   BAKU UBI KAYU (MANIHOT ESCULENTA CRANTZ)
191.     RANCANG BANGUN ALAT PEMARUT SINGKONG MEKANIS
192.     RANCANG BANGUN ALAT PEMBUAT PAKAN IKAN MAS DAN IKAN
   LELE BENTUK PELET
193.     RANCANG BANGUN ALAT PENCACAH SAMPAH ORGANIK RUMAH
   TANGGA
194.     RANCANG BANGUN ALAT PENCETAK BRIKET BENTUK SILINDER
195.     RANCANG BANGUN ALAT PENCETAK KOMPOS BENTUK PELET
196.     RANCANG BANGUN ALAT PENGGILING KEDELAI UNTUK
   PEMBUATAN TAHU
197.     RANCANG BANGUN ALAT PENGHASIL BIOGAS DARI PLASTIK
   POLIETILEN
198.     RANCANG BANGUN ALAT PENYULING MINYAK ATSIRI TIPE UAP
199.     RANCANG BANGUN ALAT PIROLISIS UNTUK PEMBUATAN ASAP
   CAIR DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA
200.     RANCANG BANGUN DAN PENGUJIAN ALAT PENCETAK KOMPOS
   DENGAN VARIASI BENTUK CETAKAN
201.     RANCANG BANGUN KOMPOR BIOBRIKET
202.     RANCANG BANGUN POMPA AIR SEMI MEKANIS BERTENAGA SEMI
   ALIRAN
203.     SIMULASI PENGHITUNGAN BIAYA BAHAN BAKAR ALAT MESIN
   PERTANIAN DI KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG
   BEDAGAI.
204.     SISTEM INFORMASI ALAT DAN MESIN PENGOLAHAN HASIL
   PERTANIAN DI KABUPATEN KARO
205.     SISTEM INFORMASI ANALISIS KELAYAKAN USAHA TANI
   TANAMAN PANGAN
206.     SISTEM INFORMASI IRIGASI SUNGAI ULAR DI KAWASAN
   RAMONIA KABUPATEN DELI SERDANG
207.     SISTEM INFORMASI IRIGASI SUNGAI ULAR DI KAWASAN
   RAMONIA KABUPATEN DELI SERDANG
208.     SISTEM INFORMASI KOMODITI HORTIKULTURA (STUDI
   PENGEMBANGAN DI KECAMATAN MEREK DAN KECAMATAN
   BERASTAGI, KABUPATEN KARO)
209.     SISTEM INFORMASI PELAPORAN MUTU DAN RENDEMEN GULA DI
   PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II SEI SEMAYANG
210.     STUDI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA PEMBUATAN TEMPE DARI
   KEDELAI, JAGUNG DAN DEDAK PADI
211.     STUDI PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH
212.     STUDI PEMBUATAN KITOSAN DARI KULIT UDANG (PENAEUS
   MONODON)
213.     STUDI PEMBUATAN SERAT MAKANAN DARI BEBERAPA KULIT
   SAYURAN
214.     STUDI PEMBUATAN SERAT MAKANAN DARI BEBERAPA LIMBAH
   TANAMAN SAYURAN
215.     STUDI PENGARUH JUMLAH FORMULASI RAGI INOKULUM DAN
   WAKTU FERMENTASI TERHADAP MUTU BIJI KOPI
216.     UJI BEDA KOMPOSISI CAMPURAN KOTORAN SAPI DENGAN
   BEBERAPA JENIS LIMBAH PERTANIAN TERHADAP BIOGAS YANG
   DIHASILKAN
217.     UJI JARAK CEROBONG UDARA DAN LAMA PENGERINGAN
   TERHADAP MUTU KUNYIT KERING ALAT PENGERING TIPE KABINET
218.     UJI KEHALUSAN BAHAN DAN KONSENTRASI PEREKAT BRIKET
   BIOMASSA KULIT DURIAN TERHADAP KARAKTERISTIK MUTU BRIKET
219.     UJI KEMIRINGAN PISAU PADA ALAT PENCACAH SAMPAH
   ORGANIK RUMAH TANGGA
220.     UJI KEMIRINGAN TALANG SISTEM FERTIGASI HIDROPONIK NFT
   (NUTRIENT FILM TECHNIQUE) PADA BUDIDAYA TANAMAN SAWI
   (BRASSICA JUNCEA L)
221.     UJI KEMIRINGAN TALANG SISTEM FERTIGASI HIDROPONIK NFT
   (NUTRIENT FILM TECHNIQUE) PADA BUDIDAYA TANAMAN
   SELADA(LACTUCA SATIVA)
222.     UJI KERAPATAN MATA PARUT PADA ALAT PEMARUT MEKANIS
223.     UJI KINERJA ALAT PENCETAK KOMPOS BERBAGAI BENTUK
   DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN PEREKAT YANG BERBEDA
224.     UJI KOMPOSISI BAHAN PEMBUAT BRIKET BIOARANG
   TEMPURUNG KELAPA DAN SERBUK KAYU TERHADAP MUTU YANG
   DIHASILKAN
225.     UJI LAMA PENGERINGAN DAN TEBAL TUMPUKAN PADA
   PENGERINGAN UBI JALAR DENGAN ALAT PENGERING SURYA TIPE RAK.
226.     UJI LAMA PEREBUSAN DAN LAMA PENGADUKAN TERHADAP
   KUALITAS KEDELAI (GLICINE MAX (L) MERRIL)
227.     UJI PENSORTIRAN KOMODITAS BUAH PADA ALAT SORTASI JERUK
   TIPE GRAVITASI
228.     UJI RPM ALAT PENGADUK UNTUK PEMBUATAN DODOL
229.     UJI RPM DAN LAMA PENGERINGAN KEMIRI TERHADAP
   KAPASITAS ALAT PEMECAH KEMIRI
230.     UJI RPM PADA ALAT PEMBUAT PAKAN IKAN LELE BENTUK PELET
231.     UJI RPM SILINDER MATA PARUT PADA ALAT PEMARUT MEKANIS
232.     UJI UNJUK KERJA TRAKTOR YANMAR TIPE TF 85 PADA LAHAN
   BASAH DAN LAHAN KERING DI DESA DOLOK HATARAN, KABUPATEN
   SIMALUNGUN

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1422
posted:7/21/2012
language:
pages:11
Description: SKRIPSI AGRIBISNIS Kumpulan Judul Skripsi Agronomi