PERTEMUAN KE -6 DAN KE-7
Document Sample


PERTEMUAN KE -6 DAN KE-7
ANALISIS TIME SERIES DAN FORECASTING DATA
KEUANGAN
Dalam analisis keuangan, analisi terhadap data historis diperlukan untuk melihat
trend-trend yang mungkin timbul. Kemudian kita bisa menganalisi apa yang terjadi
dibalik ternd-tred angka tersebut. Data historis perusahaan sebaiknya dibandingkan
dengan data historis industri untuk melihat pakah trend suatu perusahaan bergerak
lebih baik relatif terhadp trend industri.
Contoh : ROA perusahaan dengan ROE Industri
ROA ROA
Perushaan Industri
1981 20,2% 16,0%
1982 21,1% 18,5%
1983 23,5% 21,1%
1984 24,5% 22,0%
1985 22,4% 24,0%
1986 23,6% 21,5%
1987 24,4% 23,1%
1988 25,1% 24,7%
1989 25,0% 24,8%
Dari analisi di atas terlihat bahwa trend ROA perusahaan mengalami kenaikan dari
tahun ke tahu. Demikian pula halnya dengan ROA industri. Dari analisis tersebut
nampak bahwa kenaikan ROA industri lebih cepat jika diabandingkan dengan
kenaikan ROA perusahaan. Meskipun pada tahun 1989 ROA perusahan masih
lebih tinggi dibandingkan dengan ROA industri
Analisi time series seperti analisis diatas, perubahan-perubahan struktural yang
akan berpengaruh terhadap angka-angka keuangan harus diperhatikan. Berikut
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
beberapa contoh perubahan struktural yang akan mempengaruhi trend keuangan
suatu perusahaan :
a. Peraturan Pemerintah
b. Perubahan Kompetisi
c. Perubahan Teknologi
d. Akuisisi dan Merger
Jika ada perubahan semacam itu, seorang analis mempunyai beberapa alternatif
analisis misalnya nalis menganalisi industri perbankan dan ia tahu ada deregulasi
perbankan sekitar thun 1988. analis bisa membagi periode analiai ke dalam dua
periode yaitu sebelum dan setelah deregulasi.
Kemudian nalis menggunakan data-data sesudah tahu 1988 untuk memproyeksikan
kondisi keuangan pada masa datang. Sebaliknya, misalkan analis mengasumsikan
bahwa deregulasi semacam itu merupakan hal yang biasa dalam bisnis perbankan
seorang analis bisa menggunakan data-data untuk semua periode (periode sebelum
dan setelah deregulasi) untuk memproyeksikan kondis keuangan perushaan pada
masa yang akan datang.
Misal PT ABC melakukan akuisisi terhadap PT. XYZ dan data-data penjualan
sebelum dan setelah akuisis sebagai berikut. Perusahaan BC mengakuisisi
perusahaan XYZ pada tahun 1977 dan perusahaan XYZ tidak muncul lagi.
Data penjualan PT ABC dan PT. XYZ
TAHUN PENJUALAN
PT. ABC PT. XYZ GABUNGAN
1971 1.000 500 1.500
1972 1.500 750 2.250
1973 1.600 770 2.370
1974 1.750 750 2.500
1975 2.000 800 2.800
1976 2.100 850 2.950
1977 3.200 - 3.200
1978 3.300 - 3.300
1979 3.350 - 3.350
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
1980 3.400 - 3.400
1981 3.500 - 3.500
Dengan melihat data-data penjualan PT ABC saja tanpa mencari informasi lainnya
nampak bahwa perubahan struktural yang terjadi, karena pada tahun 1977
penjualan PT. ABC mengalami peningkatan yang tajam dari 2.100 menjadi 3.200.
ada beberapa alternatif analisa yang bisa dipakai :
1. Analis bisa menggunakan data penjualan gabungan untuk menganalisis
prospek perusahaan pada masa mendatang. Penggunaan analis semacam
ini asumsi implisit bahwa perusahaan gabungan merupakan fungsi
penambahan perusahaan induvidualnya.
2. Analis bisa membagi periode nalisi ke dalam dua periode
a. Sebelum akuisisi
b. Setelah akuisisi
Kemudian memakai data sesudah untuk dianalisis lebih lanjut.
3. Analis bisa memfokuskan hanya pada data penjulan perusahaan ABC. Cara
ini bisa dilakukan apabila besarnya perusahaan yang diakuisisi (XYZ) tidak
terlalu signifikan dibandingkan denganperusahaan ABC. Apabila perusahaan
yang diakuisis cukup signifikan, cara semacam itu tidak bisa dilakukan.
Dalam analisi time series ada tiga pendekatan yang bisa digunakan
a. Pendekatan Ekonomi
b. Pendekatan Statistik
c. Pendekatan Visual
ANALISIS DATA KEUANGAN
Dalam analisi time series, perhatian terhadap data historis (ex-post) sering
digunakan untuk melihat pol-pola yang sistematik terhadap data tersebut. Dalam
konteks analisis historis semacam itu , analis mempunyai pilihan yang banyak
terhadap faktor-faktor yang diperkirkan akan mempengaruhi variabel. Dsalam
konteks analisis masa datang (ex-ante) seperti : forcasting, pilihan seorang analis
menjadi serba terbatas. Seorang analis tidak tahu pasti berapa nilai faktor-faktor di
atas., dia harus memperkirkan nilai tersebut sebelum memperkirakan nilai variabel
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
yang diteliti tersebut. Analis terpaksa harus memfokuskan pada beberapa variabel
saja yang lebih sedikit dan bisa diperkirakan lebih pasti. Analis time series klasik
biasanya memfokuskan pada analisi musiman.
Dat-data, misal data penjualan mencerminkan empat macam faktor :
1. Trend
Trend merupakan pergerakan time series dalam jangka panjang, bisa
merupakan trend naik atau turun. Diperlakukan dalam jangka panjang (15
atau 20 tahun) untuk melihat pola trend tersebut. Trend tersebut bisa
dipengaruhi oleh perubahan jumlah penduduk, perubahan teknologi dan
semcamnya.
2. Siklus
Siklus merupakan fluktuasi bisnis dalam jangka yang lebih pendek (sekitar 2-
10 tahun) belum da penjelasan yang memuaskan terhadap penyebab
tibulnya fluktuasi siklus semacam ini. Lamanya dan besrnya fluktuasi juga
sangat beragam dari perusahaan ke perusahaan dan dari industri ke
industri.
3. Musiman.
Musiman merupakan fluktuasi yang terjadi dalam lingkup satu tahun. Ada
beberapa penyebab timbulnya fluktuasi musiman seperti disebutkan :
Karen peristiwa tertentu. Isal karena peristiwa hari raya/lebaran atau
tahun baru.
Karena cuaca. Misalnya musim hujan, musim kemarau
4. Ketidakteraturn (Irregularities)
Fluktuasi semacam ini disebabkan karena faktor-faktor yang munculnya
tidak teratur, dengan jangka waktu yang pendek. Misal suatu perusahaan
mengalami musibah karena salah satu gudang terbakar, maka data
keuntungan perusahan pada periode tersebut akan terpengaruhi.
Mengukur Pengaruh Trend
Trend suatu data bisa dilihat dengan beberapa cara :
a. menggambar dengan tangan.
b. Menggunakan model matematika.
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Model time series bisa dirumuskan sebagai berikut :
Y = a + bX
Trend Sebagai Proyeksi Masa Depan
Untuk memakai persamaan trend diatas sebagai proyeksi masa depan,
seorang analis harus hati-hati terhdap asumsi yang digunakan. Trend garis lurus di
atas mengasumsikan perkembangan yang konstn untuk masa-masa mendatang.
Padahal pada beberapa situasi, penjualan tumbuh dengan tingkat sangat cepat
pada awal-awal periode, kemudian tumbuh melambat pada periode berikutnya.
Misal produk baru diluncurkan, pertumbuhan awal periode akan sangat cepat.
Kemudioan setelah memasuji tahap kedewasaan pertumbyhan akan semakin
melambat.
Persamaan trend parabola
Y = a + bX + cX2
Dan persamaan Logaritma adalah
Log Y = a + b Log X
ANALISI SIKLUS
Pengaruh siklus bisa dilihat dengan prosentase trend yang dirumuskan sebagai
berikut :
Y
% Tre nd x 100
Yt
Dimana :
Y = data tahunan yang sesungguhnya
Yt = data trend yang dihitung berdasarkan persamaan trend
Tehnik Anlisa yang biasa digunakan dalam analisa laporan keuangan adalah
sebagai berikut :
1. Analisa Perbandingan Keuangan
2. Trend atau tendensi posisi dan kemajuan keuangan perusahaan yang
dinyatakan dalam prosentase
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
3. Laporan dengan prosentase per komponen (Common Size Statement
4. Analisa Sumber dan Penggunaan Modal Kerja.
5. Analisa Sumber dan penggunaan Kas
6. Analisa Ratio
7. Analisa perubahan Laba Kotor
8. Analisa Break-Evan
TREND ANALYSIS
(TREND DALAM PROSENTASE)
Adalah : suatu metode atau teknik analysis untuk mengetahui tendensi daripada
keadaan keuangannya, apakah menunjukan tendensi tetap, naik atau
bahkan turun
Cara yang terbaik untuk menganalisis laporan keuangan yang lebih dari tiga tahun
(misal tahun 2001, 2002 dan 2003) adalah dengan menggunakan angka index
Tujuan : dengan menganalisis laporan keuangan lebih dari tiga tahun akan diketahui
kecendrungan atau arah trend dari posisi keuangan ataupun hasil-hasil
yang telah dicapai oelh perusahaan
Caranya :
1. Tentukan BASE YEAR
2. Tiap pos yang terdapat dalam laporn keuangan pada tahun dasar diberi
INDEX 100
3. tiap pos pada tahun berikutnya, dihitung dengan pos yang sama pada tahun
dasar misal
4. Bila terdapat angka pecahan boleh dibulatkan
Kas tahun 2005
Pr esentase Kas 2005 x100%
Kas Tahun 2004
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
PT. ABC
Laporan Keuangn Perbandingan
31 desember 1996 dan tahun 1997
trend dalam
Keterangan 1996 1997 1998 prosentase
Rp.000 Rp.000 Rp. 000 1996 1997 1998
penjualan bruto 525,000 476,000 600,000 100 90.7 126.1
return penjulan 1,000 1,500 2,000 100 150.0 133.3
penjualan netto 524,000 474,500 598,000 100 90.6 126.0
persediaan awal 100,000 90,000 150,000 100 90.0 166.7
pembelian neto 396,000 378,000 400,000 100 95.5 105.8
persedioaan akhir 90,000 92,500 95,000 100 102.8 102.7
harga pokok penjualan 406,000 375,500 455,000 100 92.5 121.2
laba kotor 118,000 99,000 143,000 100 83.9 144.4
biaya penjualan 59,500 52,000 60,000 100 87.4 115.4
biaya administrasi 30,000 20,000 32,000 100 66.7 160.0
jumlah biaya 89,500 72,000 92,000 100 80.4 127.8
laba operasi 28,500 27,000 51,000 100 94.7 188.9
bunga 1,500 2,000 2,000 100 133.3 100.0
laba bersih sebelum
pajak 27,000 25,000 49,000 100 92.6 196.0
Tahun dasar adalah tahu 1997, maka semua pos dalam tahundasar adalah 100
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
TRENDS adalah menunjukan hubungan antara masing-masing pos suatu tahun
dengan tahun dasarnya
Kelemahan : bahwa penganalisa tidak dpat membandingkan atau tidak memperoleh
gambaran tentang perubahan-perubahan dalam masing-masing
pos dari tahun ke tahun dalam hubungannya dengan totl aktiva
atau penjualan.
NERACA
Adalah : laporan yang sistematis tentang aktiva, hutang srta modal dari suatu
perusahan pada sutu sat tertentu.
Tujuan neraca adalah : untuk menunjukan posisi keuangan suatu
perusahaaan pada suatu tnggl tertentu, biasanya pada
waktu dimanabuku-buku ditutup dan di tentukan
sisanya pada sutu akhir tahun fiscal atau tahun klender,
sehingga neraca sering disebut balance sheet.
Neraca terdiri dari :
1. Aktiva
2. Hutang
3. Modal
AKTIVA (ASSET)
Adalah : sumber daya yang mempunyai potensi memberikan manfaat ekonomis
pada perusahaan pada masa-masa mendatang.
Aktiva terdiri dari :
1. AKTIVA LANCAR
Yaitu : uang kas dan aktiva lainnya yang diharapkan untuk dicairkan atau
ditukarkan menjadi uang tunai, dijual atau dikonsumer dalam
periode berikutnya (paling lama satu tahun)
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Aktiva Lancar terdiri atas :
a. Kas
b. Investasi Jangka pendek (surat-surat berharga atau marketable
securities)
c. Pihutang Wesel
d. Pihutang Dagang
e. Persediaan
f. Pihutang
g. Persekot
2. AKTIVA TIDAK LANCAR
Yaitu : aktiva yang mempunyai umur kegunaan relative permanent atau
jangka panjang(mempunyai umur ekonomis lebih dari satu tahun
atau tidak akan habis dalam satu kali perputaran operasi
perusahaan.
Aktiva Tidak Lancar terdiri atas :
a. Investasi jangka panjang
b. Aktiva Tetap
c. Aktiva Tidak Berwujud (Intangible Fixed Asset)
Adalah : kekayan perusahan yang secara fisik tidak nampak, tetapi
merupakan suatu hak yang mempunyai nilai dan dimiliki oleh
perusahaan untuk digunakan dalam kegiatan perusahaan.
Contoh : hak Cipta, Merk dagang, Lisensi
d. Beban yang ditangguhkan
Adalah : menunjukan adanya pengeluaran atau biaya yang mempunyai
manfat jangka panjang (lebih dari satu tahun) aatu suatu pengeluaran
yang akan dibebankan juga pada periode-periode berikutnya. Contoh :
biaya penelitian, biaya pemasaran, biaya pembukan perusahan
e. Aktiva lain-lain
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Pengertian Hutang
Hutang adalah : semua kewajiban keuangan perusahaan kepada pihak-
pihak lain yang belum terpenuhi, dimana hutang ini
merupakan sumber dana ataumodal perusahaan
Hutang terdiri atas :
1. Hutang lancar (Hutang jangka pendek)
Adalah : kewajiban keuangan perusahaan yang pelunasannya atau
pembayarannya akan dilakukan dalam jangka pendek (satu
tahunsejak tanggal neraca) dengan menggunakan aktiva
lancar yang dimiliki oleh peruahaan.
Hutang lancar meliputi antara lain :
a. Hutang Dagang
b. Hutang Wesel
c. Hutang Pajak
d. Biaya yang harus dibayar
e. Hutang jangka Panjag yang segera jatuh tempo.
f. Penghasilan yang diterima dimuka (Deferred Revenue)
2. Hutang jangka Panjang
Hutang Jangka Panjang adalah : kewajiban keuangan yang jangka
waktu pembayarannya (jatuh temponya) masih jangka panjang(lebih dari
satu tahun sejak tanggal neraca. Meliputi :
a. Hutang Obligasi
b. Hutang Hipotik adalah : hutang yang dijamin dengan aktiva tetap
tertentu.
c. Pinjaman Jangka panjang dan lain-lain.
Modal
Adalah : merupakan hak atau bagian yang dimiliki oleh pemilik perusahaan
yang ditunjukan dalam pos modal (modal saham), surplus dan laba
yang ditahan.
Bentuk Neraca
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
a. Bentuk Skonto (Account Form)
b. Bentuk Vertikal (Report Form)
c. Bentuk neraca yang disesuaikan dengan kedudukan atau posisi
keuangan perusahaan
LAPORAN RUGI LABA
Adalah : suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan,,biaya, rugi-laba yang
diperoleh oleh suatu perusahaan selama periode tertentu.
Terdiri atas :
1. penghasilan yang diperoleh dari uasaha pokokperusahaan
2. Biaya-biaya operasional terdiri atas :
3. hasil-hasil yang diperoleh di luar operasi pokok perusahaan, yang diikuti
dengan biaya-biaya yang terjadi diluar usaha pokok perusahaan
4. laba atau rugi yang insidentil (999extra ordinary gain or loss)
NERACA
Adalah : laporan yang sistematis tentang aktiva, hutang srta modal dari suatu
perusahan pada sutu sat tertentu.
Tujuan neraca adalah : untuk menunjukan posisi keuangan suatu
perusahaaan pada suatu tnggl tertentu, biasanya pada
waktu dimanabuku-buku ditutup dan di tentukan
sisanya pada sutu akhir tahun fiscal atau tahun klender,
sehingga neraca sering disebut balance sheet.
Neraca terdiri dari :
4. Aktiva
5. Hutang
6. Modal
AKTIVA (ASSET)
Adalah : sumber daya yang mempunyai potensi memberikan manfaat ekonomis
pada perusahaan pada masa-masa mendatang.
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Aktiva terdiri dari :
3. AKTIVA LANCAR
Yaitu : uang kas dan aktiva lainnya yang diharapkan untuk dicairkan atau
ditukarkan menjadi uang tunai, dijual atau dikonsumer dalam
periode berikutnya (paling lama satu tahun)
Aktiva Lancar terdiri atas :
h. Kas
i. Investasi Jangka pendek (surat-surat berharga atau marketable
securities)
j. Pihutang Wesel
k. Pihutang Dagang
l. Persediaan
m. Pihutang
n. Persekot
4. AKTIVA TIDAK LANCAR
Yaitu : aktiva yang mempunyai umur kegunaan relative permanent atau
jangka panjang(mempunyai umur ekonomis lebih dari satu tahun
atau tidak akan habis dalam satu kali perputaran operasi
perusahaan.
Aktiva Tidak Lancar terdiri atas :
f. Investasi jangka panjang
g. Aktiva Tetap
h. Aktiva Tidak Berwujud (Intangible Fixed Asset)
Adalah : kekayan perusahan yang secara fisik tidak nampak, tetapi
merupakan suatu hak yang mempunyai nilai dan dimiliki oleh
perusahaan untuk digunakan dalam kegiatan perusahaan.
Contoh : hak Cipta, Merk dagang, Lisensi
i. Beban yang ditangguhkan
Adalah : menunjukan adanya pengeluaran atau biaya yang mempunyai
manfat jangka panjang (lebih dari satu tahun) aatu suatu pengeluaran
yang akan dibebankan juga pada periode-periode berikutnya. Contoh :
biaya penelitian, biaya pemasaran, biaya pembukan perusahan
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
j. Aktiva lain-lain
Pengertian Hutang
Hutang adalah : semua kewajiban keuangan perusahaan kepada pihak-
pihak lain yang belum terpenuhi, dimana hutang ini
merupakan sumber dana ataumodal perusahaan
Hutang terdiri atas :
3. Hutang lancar (Hutang jangka pendek)
Adalah : kewajiban keuangan perusahaan yang pelunasannya atau
pembayarannya akan dilakukan dalam jangka pendek (satu
tahunsejak tanggal neraca) dengan menggunakan aktiva
lancar yang dimiliki oleh peruahaan.
Hutang lancar meliputi antara lain :
a. Hutang Dagang
b. Hutang Wesel
c. Hutang Pajak
d. Biaya yang harus dibayar
e. Hutang jangka Panjag yang segera jatuh tempo.
f. Penghasilan yang diterima dimuka (Deferred Revenue)
4. Hutang jangka Panjang
Hutang Jangka Panjang adalah : kewajiban keuangan yang jangka
waktu pembayarannya (jatuh temponya) masih jangka panjang(lebih dari
satu tahun sejak tanggal neraca. Meliputi :
a. Hutang Obligasi
b. Hutang Hipotik adalah : hutang yang dijamin dengan aktiva tetap
tertentu.
c. Pinjaman Jangka panjang dan lain-lain.
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Modal
Adalah : merupakan hak atau bagian yang dimiliki oleh pemilik perusahaan
yang ditunjukan dalam pos modal (modal saham), surplus dan laba
yang ditahan.
Bentuk Neraca
d. Bentuk Skonto (Account Form)
e. Bentuk Vertikal (Report Form)
f. Bentuk neraca yang disesuaikan dengan kedudukan atau posisi
keuangan perusahaan
LAPORAN RUGI LABA
Adalah : suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan,,biaya, rugi-laba yang
diperoleh oleh suatu perusahaan selama periode tertentu.
Terdiri atas :
5. penghasilan yang diperoleh dari uasaha pokokperusahaan
6. Biaya-biaya operasional terdiri atas :
7. hasil-hasil yang diperoleh di luar operasi pokok perusahaan, yang diikuti
dengan biaya-biaya yang terjadi diluar usaha pokok perusahaan
8. laba atau rugi yang insidentil (999extra ordinary gain or loss)
COMMON SIZE STATEMENT
(LAPORAN DENGAN PROSENTASE PER KOMPONEN)
Adalah : suatu metode analisis untuk mengetahui prosentase investasi pada
masing-masing aktiva terhadap total aktivanya, juga untuk mengetahui
struktur permodalannya dan komposisi perongkosan yang terjadi
dihubungkan dengan jumlah penjualn.
Caranya :
1. Nyatakan total aktiva, total passive dan penjualan masing-masing dengan
100%.
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
2. Hitunglah ratio tiap-tiap pos atau komponen dalam laporan keuangan
tersebut dengan cara membagi jumlah ruipah dari masing-masing pos aktiva
dengan total aktiva.
PT. INDIRASARI
LAPORAN % PER KOMPONAN
31 Desember 1977 dan 1978
% dari sub
KETERANGAN 31 Desember total % dari total
1977 1978 1977 1978 1977 1978
AKTIVA LANCAR
Kas 545,500 919,700 16 24 10 14
Pihutang dagng 1,324,200 1,612,800 39 42 24 25
pihutang Wesel 500,000 250,000 15 6 9 4
Persediaan 951,200 1,056,500 28 27 17 16
Persekot Biaya 46,000 37,000 1 1 1 1
JUMLAH AKTIVA LANCAR 3,366,900 3,876,000 100 100 61 60
AKTIVA TETAP
Tanah 200,000 200,000 9 8 4 3
Gedung 1,600,000 2,000,000 75 77 29 31
Cad Penyusutan -225,000 -261,000 -11 -10 -4 -4
Alat-alat kantor 700,000 850,000 33 33 13 13
cad penyusutan alat kantor -153,000 -201,000 -7 -8 -3 -3
JUMLAH AKTIVA TETAP 2,122,000 2,588,000 100 100 39 40
JUMLAH AKTIVA 5,488,900 6,464,000 100 100
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
PT. ABDI
NERACA
(dalam Rp. 000,-)
Desember
TAHUN TAHUN
2003 2004 2005 2003 2004 2005
AKTIVA KEWAJIBAN
Kas 75,000 94,000 105,000 Utang dagang 50,000 42,000 50,000
Surat-surat
berharga 25,500 45,000 50,000 Hutang Gaji 9,500 5,000 9,500
Piutang 35,000 24,000 20,000 Utang Pajak 12,000 4,000 12,000
Persediaan Kewajiban lain-
barang 37,000 40,000 50,000 lain 24,000 12,000 24,000
Total A. Lancar 172,500 203,000 225,000 JML H. Lancar 95,500 63,000 95,500
Utang obligasi 127,000 130,000 154,500
Bangunan
Pabrik 150,000 140,000 140,000
Mesin 120,000 115,000 105,000 TOTAL Hutang 222,500 193,000 250,000
Kendaraan 200,000 185,000 180,000
470,000 440,000 425,000 Saham 420,000 450,000 400,000
TOTAL AKTIVA 642,500 643,000 650,000 TOTAL PASIVA 642,500 643,000 650,000
PT XYZ
LAPORAN LABA/RUGI
(DALAM Rp..000)
per 31 Desember
Tahun
2003 2004 2005
Penjualan 112,760 105,000 125,500
HPP 85,300 80,000 92,000
laba kotor 27,460 25,000 33,500
Biaya Penjualan 6,540 6,200 6,540
Biaya Administrasi 9,400 8,800 9,400
Total Biaya 15,940 15,000 15,940
EBIT 11,520 10,000 17,560
Bunga 3,160 2,700 3,160
EBT 8,360 7,300 14,400
Pajak 15% 1,254 1,095 2,160
EAT 7,106 6,205 12,240
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Latihan
TAHUN
1998 1999 2000
Kas 561 387 202
Piutang 1,963 2,870 4,051
Persedaan 2,031 2,613 3,287
Total Aktiva
Lancar 4555 5870 7540
Aktiva Tetap 2,581 4,430 4,364
Total Aktiva 7,136 10,300 11,904
Utang Dagang 1,862 2,944 3,613
Utang Gaji 301 516 587
Utang Bank 250 900 1,050
Total Utang
Lancar 2,413 4,360 5,250
Utang Jk Panjang 500 1,000 950
Modal sendiri 4,223 4,940 5,704
Total Utang &
Modal 7,136 10,300 11,904
Penjualan 11,863 14,952 16,349
HPP 8,537 11,124 12,016
Biaya
Administrasi 2,349 2,659 2,993
EBIT 977 1,169 1,340
Bunga 30 50 45
EBT 947 1,119 1,295
Pajak 237 280 324
EAT 710 839 971
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Pertanyan review
1. Apa yang dimaksud dengan time series?
2. Kenapa analisi time series perusahaan mesti dihubungkan dengan analisis
time series industri?
3. bagaimana menganalisis pengaruh siklus dan menghilangkan pengaruh
trend?
4. apa pengaruh agregasi metode peramalan induvidual terhadap akurasi
peramalan? Kenapa
5. dalam analisi time series pendekatan-pendekatan apa saja yang dipakai?
Sebutkan dan jelaskan?
Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ABDUL ROSID,SE,MM
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Get documents about "