Referensi by tahubrontack

VIEWS: 36 PAGES: 3

									Tadabbur Q.S. AL Mukminun : 1-11


Surat Al-mukminun adalah surat yang berisi tentang :



1. Perjuangan dan kemenangan ( Ayat Pertama ) itu menunjukkan bahwa orang iman itu mencapai
   kemenangan setelah menemui banyak kesulitan, Rintangan dari kebodohan, rintangan dari nafsu-
   nafsu jahat yang ada dalam diri sendiri, yang mungkin membawa derajat kemanusiaan jadi jatuh,
   sehingga kembali ke tempat kebimbangan rintangan darisetan yang selalu merayu dan
   memperdayakan, semuanya pasti bertemu dalam hidup. Hati nurani manusia ingin kejayaan.
   kemuliaan dan kedudukan yang lebih tinggi. Tetapi hawa nafsunya mengajaknya atau menariknya
   supaya jatuh ke bawah. Kalau kiranya "pegangan hidup" tidak ada, diri itu pasti kalah dan tidak
   tercapai apa yang dimaksud,yaitu kemenangan hidup.

2. Sembahyang yang khusyuk (Ayat 2) , Khusyu` artinya ialah hati yang patuh dengan sikap badan
   yang tunduk. Sholat yang khusyu`, Jiwa tegak terus naik ke atas, lepas dari ikatan alam, langsung
   menuju Tuhan. Dengan sholat barulah kita merasai nilai kepercayaan (Iman) yang tadinya telah
   tumbuh dalam hati. Orang yang beriman pasti sholat, tetapi sholat tidak ada artinya kalau hanya
   semata gerak badan berdiri, duduk, ruku` dan sujud. Sholat mesti berisi dengan khusyu`. Sholat
   dengan khusyu` adalah laksana tubuh dengan nyawa. Tuhan memberi ukuran waktu paling sedikit
   (minimum) untuk mengerjakan sholat itu 5 waktu. Tetapi sholat lima waktu yang
   khusyu`menyebabkan Mu'min ingin lagi membuat hubungan lebih baik dengan Tuhan, lalu si
   Mu'min mengerjakan shalat yang nawafil dalam waktu-waktu yang tertentu. Dengan itusemua
   jiwanya menjadi lebih kuat berjuang dalam hidup. Sebab...... "Dialah yang menjadikan untuk
   kamu apa yang ada di bumi semaunya." (al-Baqarah 29)

3. Pembentengan diri dari "AI-Laghwi" dari kata "Laghoo", artinya perbuatan atau kata-katayang
   tidak ada faedahnya, tidak ada nilainya. Baik senda-gurau atau main-main yang tak ada ujung
   pangkalnya.Kalau perbuatan atau tingkah laku atau perkataan sudah banyak yang percuma dan
   sia-siamaka pribadinya akan dianggap remeh dan tidak ada wibawa. "Barangsiapa yang banyak
   main-main, dipandang orang ringanlah nilai dirinya. "

4. Pembersihan Jiwa : Kalau akhlak telah terbangun dan diberi benteng jangan runtuh kembali,
   sudahlah masanya kita menceburkan diri ke tengah pergaulan manusia. Kekuatan pribadi
   bukanlah maksudnya untuk menyisihkan diri dari orang banyak. Akhlak yang baik bisa diketahui
   adalah setelah berada di tengah-tengah masyarakat. Barang yang telah bercampur dengan
   banyak orang ialah barang yang kemungkinan telah tercemar,dan dia selalu wajib dibersihkan,
   digosok terus dan diberi cahaya terus. Laksana lampuneon, listriknya mesti selalu dialirkan agar
   tetap menyala.

5. Kehidupan Rumahtangga : Hubungan suami-isteri dalam rumah tangga tegak atas "Mawaddah wa
   rohmah". Di waktu badan masih sama-sama kuat dan muda, mawaddah (kasih cinta)lah yang
   terlihat. Dan kalau sudah sama-sama berumur, rahmatlah (belaskasihan) yang ada.
   6. Orang-orang yang mampu menjalani ciri-ciri diatas akan mendapatkan surga firdaus. Syurga
      Firdaus, Jannatun Na'im, itulah tujuan di balik hidup sekarang ini. Hidupnya seorang Mu'min
      adalah mencari kebahagiaan "Hari Esok". Kita menyelesaikan dunia untuk menentukan nasib di
      akhirat. Bagi Mu'min, negara itu bukanlah semata Negara duniawi, atau sekuler. Bagi Mu'min
      amal usaha, derma dan bakti di dalam hidup adalah bekal untuk akhirat. Kadang-kadang tidaklah
      tercapai seluruhnya cita yang besar. Hidup kalau tidak ada pengharapan lanjut, adalah kebuntuan
      belaka. Kadang-kadang kita telah berjuang dengan ikhlas, untuk masyarakat, untuk rumah tangga
      dan untuk negara.



   Allah SWT telah memberikan gambaran yang cukup banyak mengenai karakteristik orang yang
   beriman di dalam Al Qur'an dan bagaimana beruntungnya mereka yang memiliki karakteristik tersebut
   karena Allah telah menjanjikan surga sebagai tempat kembalinya kelak. Salah satunya adalah dalam
   Q.S. Al Mu'minun ayat 1-11. Sahabat, mari kita sama - sama mentadabburi bagaimana karakteristik
   tersebut.




   Pada ayat 1-9 Allah menjelaskan karakteristik orang yang beriman, yaitu :
1. Khusyuk dalam sholat, yang dimaksud khusyuk dalam sholat : Mengerti bacaan - bacaan sholat,
   Memusatkan perhatian pada waktu sholat hanya kepada Allah serta mengikhlaskan ketaatan, Ikhsan
   dalam sholat (beribadah hanya kepada Allah seolah - olah engkau melihatNya, maka sesungguhnya
   Ia melihat engkau), tenang dan konsentrasi.




2. Menjauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak berguna. Dari Abu Hurairah R.a,
   sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari
   akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam." (H.R. Bukhari-Muslim). Telah bersabda Rasulullah SAW :
   "Sebagian kebaikan keislaman seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna
   baginya."




3. Menunaikan Zakat. Zakat memiliki banyak manfaat bagi orang mukmin, antara lain, membersihkan
   diri dari sifat kikir dan cinta yang berlebihan pada dunia dan mensucikan hati sehingga tumbuh sifat -
   sifat kebaikan dalam hati (Q.S. 9:103).




4. Menjaga kemaluan dari perbuatan keji zina (Q.S. 17:32). Imam Ahmad berkata : "saya tidak dapat
   mengetahui setelah pembunuhan ada dosa besar daripada perzinaan".
5. Menahan pandangan dan memelihara kemaluannya (Q.S. 24:30-31).




6. Memelihara amanat dan menepati janji (Q.S. 70:32-35). "tanda orang munafik ada tiga, yaitu apabila
   berbicara dusta, apabila berjanji ingkar, dan apabila dipercaya berkhianat". (H.R. Syaikhani dari Abu
   Hurairah r.a). Semoga kita tidak termasuk ke dalam golongan orang - orang munafik.




7. Memelihara sholat (Q.S 4:103, 2:43, 22:41). Sholat adalah pembeda antara muslim dan musyrik kafir,
   Rasulullah SAW bersabda : "beda antara muslim dan musyrik atau kafir adalah meninggalkan
   sholat"(H.R. Muslim).


   Sedangkan dalam ayat 10 dan 11 Allah memberikan balasan kepada orang - orang yang memiliki
   karakteristik di atas berupa surga firdaus, mereka kekal di dalamnya.



   Itulah beberapa ciri - ciri orang yang beriman dalam Q.S. Al Mu'minun. Semoga kita memiliki ketujuh
   karakteristik tersebut dan senantiasa berusaha agar karakteristik tersebut tidak hilang dalam diri kita
   karena Allah telah menjanjikan surga firdaus dengan segala kenikmatan di dalamnya bagi orang
   beriman yang memiliki karakteristik seperti di atas.

								
To top