Docstoc

ANNUAL REPORT ABM INVESTAMA, TBK 2011

Document Sample
ANNUAL REPORT ABM INVESTAMA, TBK 2011 Powered By Docstoc
					2011
laporan tahunan

Building A Solid Foundation
2011                           Building A Solid Foundation 1
laporan tahunan   daftar isi
                               Ikhtisar Kinerja 2011   2

                               Tentang Perusahaan
                               Sekilas Perusahaan 6
                               Visi, Misi dan Nilai-nilai Perusahaan 8
                               Sinergi Bisnis 10
                               Wilayah Operasional 12
                               Jejak Langkah Perusahaan 14
                               Peristiwa Penting 2011 16
                               Penghargaan dan Sertifikasi 2011 17
                               Ikhtisar Keuangan 18
                               Ikhtisar Saham 20
                               Ikhtisar Operasional 22
                               Rencana dan Strategi Perusahaan 2011 23
                               Tinjauan Industri 27

                               Dari Manajemen
                               Laporan Dewan Komisaris 40
                               Laporan Direksi 46

                               Tinjauan Bisnis 56
                               Tinjauan Kinerja Bisnis 58
                               Tinjauan Pendukung Bisnis 78
                                    Sumber Daya Manusia 94
                                    Teknologi Informasi 100

                               Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 105
                               Laporan CSR 106

                               Laporan Tata Kelola Perusahaan 113
                               Tata Kelola Perusahaan 114

                               Tinjauan Keuangan 134
                               Diskusi dan Analisa Manajemen 136

                               Data Perusahaan 159
                               Profil Dewan Komisaris 160
                               Profil Direksi 162
                               Struktur Organisasi 164
                               Alamat Entitas Anak 166
                               Lembaga dan Profesi Penunjang 166
                               Tanggung Jawab Anggota Dewan Komisaris
                                   dan Direksi Atas Laporan Tahunan 2011 167

                               Laporan Keuangan Konsolidasi 169
                                                                               1
  Tahun 2011 merupakan tahun yang dinamis bagi ABM Investama.
  Sinergi unit bisnis, kerja keras dan semangat meraih prestasi




                                                                         ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
  tertinggi menghasilkan pencapaian kinerja yang meningkat signifikan.
  Di saat yang sama, Perusahaan berfokus untuk membangun
  landasan operasional yang solid di seluruh unit usaha dengan
  menyempurnakan proses bisnis, membangun sistem yang efektif
  dan handal sesuai karakteristik bisnis masing-masing unit usaha,
  serta mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter
  dan berkompetensi. “Building a solid foundation” adalah tema yang



Building A Solid Foundation
  tepat untuk menggambarkan tekad dan semangat kami mewujudkan
  grup ABM sebagai entitas bisnis lokal yang tangguh dan tangkas
  menghadapi berbagai tantangan dan mampu bertahan sampai abad
  berikutnya.
                                                                                          Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                        Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                         Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Dengan dukungan sinergi yang terintegrasi dari unit-unit
                                       usaha yang terangkum dalam bisnis sumber daya energi,
                                       jasa energi dan infrastruktur energi, ABM Investama
                                       berupaya memberdayakan seluruh potensi yang dimiliki
                                       untuk semaksimal mungkin memberi manfaat bagi
                                       para pemangku kepentingan. Beberapa inisiatif terus
                                       kami kembangkan sejalan dengan keinginan kami untuk
                                       memberikan kontribusi yang bermakna dengan cakupan
                                       lebih luas lagi, yaitu bagi peningkatan kualitas hidup dan
                                       kesejahteraan masyarakat Indonesia.
         22
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Membangun dan
                                       memberdayakan
                                       sumber daya
                                       manusia
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan     Laporan Keuangan             Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan         Konsolidasi            Perusahaan




                                                                                                                                                     33




                                                                                                                                                ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                                                                                ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                                  Pertumbuhan Karyawan
                                                                                                                                      4752
                                                                                                                            4067
                                                                                                                 3359
                                                                                                         2759
                                                                                                  2506




                                                                                                   07    08       09        10        11
                                                                                         Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                       Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                        Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




         44
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Memberikan
                                       nilai tambah bagi
                                       kualitas hidup
                                       masyarakat
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                    Eraesto cortinim in veriure conulla
                 facinim ilit, vel utatuer cidunt ulla alit
                praeseniam, commodolor sequis num
                 zzrit ad tismodolor sit la consed tat el
               eugue conulpute ming eum dit alis num
              vulput ut volorti nciniatin ullum dipit aut
                          augue esequis nim nibh exero




                                                                                                                                            55




                                                                                                                                       ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                                                                       ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                 Setiap kegiatan usaha yang dilaksanakan


         Contributing
                 Perusahaan, akan memberikan dampak
                 ekonomi, sosial dan lingkungan bagi
                 masyarakat, serta menciptakan kemandirian


        benefits to the
                 ekonomi masyarakat lingkar tambang agar
                 dapat memberikan nilai tambah bagi kualitas
                 hidupnya.


          community.
                                                                                            Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                           Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Sekilas Perusahaan




               6
                                       PT ABM Investama Tbk (ABM Investama), adalah perusahaan energi
                                       terintegrasi yang melakukan investasi strategis di sektor terkait energi antara
                                       lain sumberdaya (resources), jasa (services) dan infrastruktur (infrastructure).
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Grup ABM menyediakan solusi energi terintegrasi dengan bisnis sinergi yang
                                       berfokus pada tiga unit bisnis utama yaitu produksi batubara, jasa kontraktor
                                       pertambangan, dan solusi tenaga listrik yang didukung oleh dua komponen
                                       bisnis penting yaitu jasa servis engineering dan logistik terintegrasi.

                                       Perusahaan didirikan pada tanggal 1 Juni 2006 dengan nama PT Adiratna Bani
                                       Makmur di bawah naungan grup Tiara Marga Trakindo (TMT). Grup TMT adalah
                                       sebuah kelompok usaha dengan 12 anak perusahaan yang berkecimpung di
                                       industri alat berat dan telah membangun reputasi bisnis selama 40 tahun.
                                       Pendirian perusahaan menandakan keinginan grup TMT untuk mengembangkan
                                       dan mengoptimalkan unit-unit usaha yang terkait dengan sektor energi untuk
                                       menciptakan sinergi dan efisiensi terbaik.

                                       Pada tahun 2009 perusahaan berganti nama menjadi PT ABM Investama dan
                                       mengakuisisi mayoritas saham beberapa perusahaan di bawah grup TMT.
                                       Reorganisasi ini menjadikan ABM Investama sebagai perusahaan holding yang
                                       kuat yang bertugas untuk memberikan arahan dan perencanaan bisnis serta
                                       melakukan ekspansi melalui investasi strategis sehingga unit-unit usaha dapat
                                       menjadi entitas bisnis yang lebih terbuka, lebih progresif dan lebih responsif
                                       menghadapi iklim persaingan usaha yang semakin ketat dan menantang serta
                                       mampu memberikan nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan           Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi          Perusahaan


                                                                                                                          Sekilas Perusahaan




                    Mengembangkan organisasi
                     yang komprehensif, saling
                    bersinergi dan terintegrasi.
                                                                                                                                                     7
                                 Pada tanggal 6 Desember 2011                              strategis di masing-masing anak
                                 perusahaan mencatatkan 550,6                              usahanya. Hingga saat ini, unit-
                                 juta lembar saham di Bursa Efek                           unit usaha ABM Investama yaitu




                                                                                                                                               ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 Indonesia dengan kode ABMM.                               PT Reswara Minergi Hartama
                                 Sejak saat itu PT ABM Investama                           (Reswara), PT Cipta Kridatama
                                 menjadi perusahaan publik dengan                          (CK), PT Sumberdaya Sewatama
                                 nama PT ABM Investama Tbk.                                (Sewatama), PT Sanggar Sarana
                                 Sebagai perusahaan holding,                               Baja (SSB) dan PT Cipta Krida Bahari
                                 peran utama ABM Investama                                 (CKB Logistics), telah berkembang
                                 tidak hanya mengintegrasikan                              menjadi sub-holding dengan 11 anak
                                 anak-anak usahanya, namun juga                            perusahaan dengan total karyawan
                                 melakukan investasi strategis                             sekitar 7.100 orang.
                                 dalam upaya memberdayakan
                                 (empower) unit usaha agar dapat                           Perusahaan terus berupaya
                                 tumbuh lebih cepat dan lebih kuat                         memperluas portofolio bisnis sektor
                                 serta mampu memberikan nilai                              energi melalui pertumbuhan unit
                                 tambah kepada seluruh pemangku                            usaha, meningkatkan profitabilitas
                                 kepentingan. Dalam dua tahun                              dan mengembangkan organisasi yang
                                 terakhir, ABM Investama telah                             komprehensif, saling bersinergi dan
                                 berhasil mendampingi anak usahanya                        terintegrasi.
                                 melakukan ekspansi melalui investasi
                                                                                           Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                         Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                          Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Visi, Misi dan Nilai-nilai Perusahaan




                                       Visi

                                       Untuk menjadi perusahaan investasi
                                       terkemuka dengan melakukan berbagai
                                       investasi strategis di bidang sumber daya
                                       energi, jasa energi dan infrastuktur energi.

                                                                                     Misi

                                                                                     1. Terus menciptakan lapangan kerja yang bermakna dan
                                                                                        menantang bagi sebanyak mungkin rakyat Indonesia.
               8


                                                                                     2. Terus memastikan pertumbuhan keuntungan yang
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                        berkelanjutan yang dapat memaksimalkan nilai pemegang
                                                                                        saham.

                                                                                     3. Dapat memberikan solusi yang bernilai tambah yang akan
                                                                                        mengoptimalkan kepuasan pelanggan.

                                                                                     4. Secara aktif terlibat dalam masyarakat sebagai perusahaan
                                                                                        yang baik.




                                          Karyawan kami memiliki semangat menghadapi
                                          tantangan, melakukan perbaikan terus menerus
                                                           untuk menuju kesempurnaan.
                                                   Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan         Data
Tentang ABM   Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                  Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi        Perusahaan


                                                                                                        Visi, Misi dan Nilai-nilai Perusahaan




                               Nilai-nilai Perusahaan
                               Perusahaan menanamkan setiap nilai dalam operasional sehari-hari untuk
                               memperkuat jiwa kepemimpinan.
                               INTEGRITAS
                               Perusahaan senantiasa menerapkan standar etika dan moral tinggi dengan selalu
                               mengedepankan asas kejujuran dan keadilan dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

                               PENGEMBANGAN BERKELANJUTAN
                               Perusahaan terus berkomitmen tinggi untuk senantiasa mengembangkan perusahaan
                               berikut sumber daya manusianya.

                               KEUNGGULAN
                               Perusahaan akan terus berupaya untuk mencapai standar kinerja tertinggi.

                               PROAKTIF
                               Anggota Perusahaan selalu mencari dan mengadopsi teknik maupun cara-cara baru untuk
                               meningkatkan mutu bisnis kami .

                               AKUNTABILITAS
                               Perusahaan bertanggung jawab kepada seluruh pemangku kepentingan Perusahaan atas
                               segala keputusan dan tindakan yang diambil.

                               KERJA SAMA KELOMPOK
                               Perusahaan selalu mengedepankan dan mendukung keanekaragaman tenaga kerja
                               Perusahaan berdasarkan asas saling percaya dan saling menghormati, bersama-sama akan                                   9
                               mencapai semua sasaran yang telah ditetapkan dengan saling berkomunikasi secara erat
                               diantara anggota perusahaan.




                                                                                                                                                ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                               Sikap-sikap Kepemimpinan
                               KOMPETEN
                               Menunjukkan kompetensi kepemimpinan dalam mengambil keputusan yang
                               tepat.

                               BERWAWASAN KE DEPAN
                               Dapat menetapkan tujuan secara menyeluruh; memiliki visi yang dapat
                               dikomunikasikan dengan baik dan kemudian dimiliki oleh seluruh anggota
                               organisasi; mempunyai gambaran bagaimana cara untuk meraih keberhasilan
                               dan menetapkan prioritas berdasarkan nilai-nilai inti perusahaan.

                               MENGINSPIRASI
                               Memperlihatkan kepercayaan diri dalam semua interaksi; memegang kendali;
                               memiliki daya tahan; senantiasa berkomunikasi, memberi inspirasi, dan
                               memberdayakan para karyawan untuk terus berprestasi.

                               MENGAKTUALISASI DIRI
                               Terus mengembangkan potensi diri dan mencari tantangan baru.

                               JUJUR DAN RENDAH HATI
                               Selalu bersikap tulus, rendah hati, dapat diandalkan, dan jujur dalam menjaga
                               kepercayaan.
                                                                                                                         Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola       Tinjauan        Laporan Keuangan          Data
                                            Tentang ABM              Dari Manajemen             Tinjauan Bisnis
                                                                                                                        Sosial Perusahaan      Perusahaan            Keuangan            Konsolidasi         Perusahaan




                                       Sinergi Bisnis

                                                                                                          Diperkirakan terdapat 221 juta ton cadangan
                                                                                                             batubara dan 561 juta ton sumber daya
                                                                                                                           batubara.


                                                                        Kapasitas produksi diharapkan meningkat secara                                     Kemampuan untuk meningkatkan layanan
                                                                         signifikan dari 1,0 juta ton menjadi 12,5 juta ton                                ABM Group.
                                                                                                     dalam jangka sedang.




                                                                      Perusahaan penyedia                                                                         Termasuk kontraktor
                                                                 listrik temporer terbesar,                                                                       pertambangan 5 besar*
                                                                dengan pangsa pasar 42%                                                                           di Indonesia.
                                                                              di Indonesia.
                                                                 Kapasitas pembangkit listrik                                                                                Menyediakan layanan penuh jasa
                                                                 mendekati 1 GW.                                                                                             pertambangan dari tambang ke pelabuhan




                                                    Memperluas portofolio dengan
                                                    meningkatkan bisnisnya disektor
                                                    Independent Power Production
                                                    (IPP).


  10
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                     SSB dan CKB menyediakan layanan jasa rekayasa dan dukungan
                                                                                             logistik terintegrasi untuk ABM dan Grup TMT.


                                                                                                Anak perusahaan menyediakan layanan intragroup, sehingga dapat mengurangi biaya dan
                                                                                                                    meningkatkan dukungan untuk bisnis grup.




                                       Bisnis kami terdiri dari tiga unit bisnis utama yakni produksi batubara, jasa kontrak pertambangan dan solusi
                                       ketenagalistrikan, yang didukung oleh dua komponen penting yakni layanan jasa rekayasa dan logistik terintegrasi.

                                       Berkomitmen untuk memberikan layanan dan produk yang lebih beragam, pola bisnis terpadu ini menciptakan sinergi
                                       dan memberikan solusi energi yang menyeluruh, sehingga kami dapat menciptakan struktur biaya yang lebih efisien;
                                       meningkatkan profitabilitas, dan menjamin keberlanjutan bisnis.

                                       * Dengan catatan Thiess dan Leighton tergabung dalam satu group yaitu Leighton Group.
                                                          Tanggung Jawab        Laporan Tata Kelola        Tinjauan         Laporan Keuangan           Data
Tentang ABM          Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                         Sosial Perusahaan         Perusahaan             Keuangan             Konsolidasi          Perusahaan


                                                                                                                                                    Sinergi Bisnis




                                   ABM Investama adalah
                              sebuah perusahaan energi terpadu

                               Valle Verde Pte.                     PT Tiara Marga
                                                                                                                                Publik
                                     Ltd.                          Trakindo (“TMT”)
                                      55%                                      23%                                                22%




          99,99%                        99,99%                       99,98%                             99,96%                           99,99%

         PT Reswara                          PT Cipta               PT Sumberdaya                        PT Sanggar                     PT Cipta Krida
       Minergi Hartama                      Kridatama                 Sewatama                           Sarana Baja                       Bahari
        COAL PRODUCTION                CONTRACT MINING               POWER SOLUTIONS                  ENGINEERING SERVICES           INTEGRATED LOGISTICS



          PT Tunas Inti                                                                                 PT Prima Wiguna                  PT Alfa Trans
                                                                       PT Meppogen                                                                                         11
             Abadi                                                                                          Parama                           Raya
          COAL PRODUCER                                                      IPP – GAS                  MATERIAL HANDLING                SHIPPING COMPANY




                                                                                                                                                                     ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
          PT Pelabuhan                                                  PT Pradipa                                                      PT Baruna Dirga
           Buana Reja                                                   Aryasatya                                                           Dharma
              PORT SERVICE/                                         IPP – THERMAL ENERGY                                                  COAL LOGISTICS
              MANAGEMENT



         PT Media Djaya                                              PT Nagata Bisma
            Bersama                                                       Shakti
                                                                      IPP – RENEWABLE
         HOLDING COMPANY                                                   ENERGY



          PT Bara Energi
              Lestari
              COAL PRODUCER




                PT Mifa
              Bersaudara
              COAL PRODUCER




   Berkomitmen untuk tumbuh dalam kegiatan bisnis
   yang fokus pada penambangan batubara, jasa kontrak
   pertambangan, solusi ketenagalistrikan, jasa rekayasa, dan
   logistik terintegrasi.
                                                                                           Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                         Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                          Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Wilayah Operasional




  12
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       KEBERADAAN DAN CAKUPAN PASAR DI SELURUH INDONESIA

                                       Sebagai perusahaan energi terpadu yang terkemuka, kami menyadari bahwa tanggung
                                       jawab kami kepada bangsa dimulai dari peran kami sebagai penyedia energi untuk
                                       kehidupan modern. Cara kami menjalankan bisnis dengan menjunjung tinggi standar
                                       etika dan hukum, menjaga lingkungan, serta melaksanaan praktik-praktik warga
                                       korporat yang baik di tengah masyarakat dimana kami beroperasi adalah bagian dari
                                       tanggung jawab kami. Begitu pula dengan interaksi kami dengan seluruh pemangku
                                       kepentingan, dalam hal ini masyarakat luas.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                      Wilayah Operasional




                                 Dengan menjalankan kegiatan bisnis terpadu sejak 2009 di seluruh
                                 Indonesia melalui anak perusahaannya, ABM Investama memastikan
                                 kehadirannya dan menyediakan layanan dari bagian barat hingga jauh ke
                                 timur Indonesia.




                                                                                                                                                  13




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




Kantor Logistik                Lokasi Proyek                           Workshop Jasa Rekayasa               Kantor Jasa Rekayasa
Terintegrasi                   Pertambangan
                                                                                                          Tanggung Jawab      Laporan Tata Kelola      Tinjauan       Laporan Keuangan           Data
                                           Tentang ABM         Dari Manajemen       Tinjauan Bisnis
                                                                                                         Sosial Perusahaan       Perusahaan           Keuangan           Konsolidasi          Perusahaan




                                       Jejak Langkah Perusahaan




                                                                                                                                                                                   PT Alfa Trans Raya
                                                                                                                                                                                   dibentuk sebagai anak
                                                                                                                                                                                   perusahaan dari
                                       AHK Hamami mendirikan                               PT Sumberdaya
                                                                                                                                                                                   CKB Logistics pada tanggal
                                       PT Trakindo Utama                                   Sewatama, anak
                                                                                                                                                                                   28 November 2006 sebagai
                                       (Trakindo), yang                                    Perusahaan di bawah                                        Trakindo Utama menjadi
                                                                                                                                                                                   perusahaan perkapalan
                                       kemudian menjadi satu-satunya                       Trakindo didirikan pada                                    sebuah induk perusahaan
                                                                                                                                                                                   yang memberikan
                                       distributor resmi                                   tanggal 27 Maret 1992                                      yang terintegrasi, hal
                                                                                                                             PT Cipta Krida Bahari,                                pelayanan terutama di
                                       dari peralatan berat dan                            untuk penyediaan tenaga                                    ini ditandai dengan
                                                                                                                             sebuah perusahaan                                     sektor yang terkait dengan
                                       mesin-mesin Caterpillar                             listrik melalui penyewaan                                  berubahnya PT Trakindo
                                                                                                                             freight forwarding                                    industri energi, serta
                                       di Indonesia.                                       genset untuk berbagai                                      Utama menjadi PT Tiara
                                                                                                                             didirikan pada tanggal                                membeli kapal pertama
                                                                                           proyek.                                                    Marga Trakindo (TMT)
                                                                                                                             9 Mei 1997.                                           yang diberi nama Alfa Trans
                                                                                                                                                      pada tanggal
                                                                                                                                                                                   Satu pada Desember 2006.
                                                                                                                                                      16 Agustus 2000.
  14

                                                  1970                 1977                   1992                                                                                       2006
                                                                                                                             1997                         2000
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                                                                                                                   PT Cipta Krida Bahari
                                                                                                                                                                                   memperkenalkan nama
                                                               Trakindo mendirikan                                      PT Cipta Kridatama                                         dan logo baru sebagai
                                                               anak perusahaan,                                         didirikan pada tanggal                                     CKB Logistik, serta
                                                               PT Sanggar Sarana Baja                                   8 April 1997 untuk                                         meluncurkan online
                                                               pada tanggal 19 Maret                                    memenuhi kebutuhan                                         sistem manajemen untuk
                                                               1977 untuk menyediakan                                   pasar terhadap jasa                                        pengangkutan muatan
                                                               rancangan (desain) dan                                   pelayanan sewa alat berat                                  dan logistik terintegrasi.
                                                               pelayanan fabrikasi                                      dan kemudian menjadi
                                                               untuk kebutuhan pasar                                    kontraktor pada industri
                                                               yang berkaitan dengan                                    pertambangan.
                                                               peralatan berat.
                                                                   Tanggung Jawab        Laporan Tata Kelola         Tinjauan         Laporan Keuangan              Data
         Tentang ABM      Dari Manajemen       Tinjauan Bisnis
                                                                  Sosial Perusahaan         Perusahaan              Keuangan             Konsolidasi             Perusahaan


                                                                                                                                                Jejak Langkah Perusahaan




                                                                                                          Pada bulan Maret, PT ABM Investama meningkatkan investasi saham
                                                                                                          dengan melakukan konversi Obligasi Wajib Konversi, yang setara dengan
                                                                                                          64,7111% saham PT ABM Investama. Konversi in dilakukan oleh Valle
                                                                                                          Verde Ltd, perusahaan berbasis Singapura milik Keluarga Hamami.




                                                                 PT ABM Investama menjadi
                                                                 pemilik saham mayoritas
                                                                 atas PT Cipta Kridatama pada
                                                                                                          Pada tanggal 23 Mei, PT Sumberdaya Sewatama (SS) membentuk 2
                                                                 tanggal 10 Desember 2010.
                                                                                                          anak perusahaan baru dengan nama PT Nagata Bisma Shakti (Nagata),
                                                                                                          yang berfokus pada energi terbarukan, dan PT Pradipa Aryasatya (Pradita)
                                                                                                          dengan fokus pada energi thermal, sejalan dengan rencana ekspansinya
                                                                                                          ke Pembangkit Tenaga Listrik Independen/Captive (I/CCP).




Pada bulan Desember                                              PT Reswara Minergi Hartama
2007, PT Sumberdaya                                              didirikan pada tanggal                   Pada tanggal 26 Mei, PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) memperluas
Sewatama dan                                                     16 November 2010,                        portofolio melalui pendirian PT Baruna Dirga Dharma (BDD), sebuah
PT Sanggar Sarana Baja                                           diposisikan sebagai sebuah               perusahaan untuk transportasi batubara & layanan tongkang dan kapal
mengambil alih                                                   sub-holding di bidang                    tunda.
PT Tunas Inti Abadi,                                             pertambangan terintegrasi
sebuah konsesi batubara                                          menangani sektor industri                Pada tanggal 26 Juni PT Sanggar Sarana Baja (SSB) mendirikan PT Prima
di Kalimantan.                                                   yang berkaitan dengan                    Wiguna Parama (PWP) untuk mengelola penanganan peralatan yang
                                                                 pertambangan batubara.                   terkait dengan industri energi.

                             2009
   2007                                                            2010                                                                2011                                                15




                                                                                                                                                                                     ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                           PT Tiara Marga Trakindo
                           mengambil alih
                           PT Adiratna Bani Makmur                                                        Pada tanggal 28 Juni Reswara mengakuisisi PT Media Djaya Bersama
                           pada bulan Agustus 2009               Pada tanggal 20 Desember
                                                                                                          (MDB), yang mengoperasikan dua konsesi batubara di Aceh yaitu
                           dan mengubah nama menjadi             2010, untuk mendukung
                                                                                                          PT MIFA Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari (BEL).
                           PT ABM Investama,                     perdagangan Compliant Coal
                           yang kemudian menjadi                 yang diproduksi oleh PT TIA
                           pemilik saham mayoritas               dan batubara lainnya.
                           dari PT Sanggar Sarana Baja,          Reswara mendirikan
                           PT Sumberdaya Sewatama,               PT Pelabuhan Buana Reja
                           PT CKB Logistics,                     yang akan menjadi pemilik
                           PT Tunas Inti Abadi, dan              dan pengelola pelabuhan
                                                                                                          Pada tanggal 21 September PT Sanggar Sarana Baja (SSB)
                           juga pemilik minoritas                untuk batubara.
                                                                                                          memperkenalkan logo baru perusahaan.
                           PT Cipta Kridatama.




                                                                 Pada bulan November 2010, PT
                                                                 Sumberdaya Sewatama membeli
                                                                 saham minoritas di PT Metaepsi
                                                                                                          Pada tanggal 6 Desember, ABM Investama berhasil melaksanakan
                                                                 Pejebe Power Generation
                                                                                                          pencatatan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia dan resmi
                                                                 (Meppogen), sebuah perusahaan
                                                                                                          menjadi Perusahaan Publik.
                                                                 pembangkit listrik yang beroperasi
                                                                 di Sumatera Selatan.
                                                                                                   Tanggung Jawab      Laporan Tata Kelola    Tinjauan        Laporan Keuangan         Data
                                            Tentang ABM      Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                                  Sosial Perusahaan       Perusahaan         Keuangan            Konsolidasi        Perusahaan




                                       Peristiwa Penting 2011

                                                                                                 03
                                        01
                                                                                                                                                                                   Desember
                                                                                                        26 Mei
                                                                                                        CKB Logistics melebarkan portofolio
                                                                                                        nya dengan mendirikan PT Baruna Dirga                      November
                                                                                                        Dharma (BDD), jasa transportasi untuk
                                                Maret                                                   batubara (Tug & Barges).
                                                ABM Investama meningkatkan                                                                                Oktober
                                                ekuitasnya dengan mengkonversi
                                                Obligasi Wajib Konversi ABM yang
                                                dimiliki oleh Valle Verde Ltd.                                                           September

                                       02
                                                                                                                             Agustus


                                                                                                                      Juli
                                                                                                                                                         08
                                                23 Mei
                                                Sumberdaya Sewatama mendirikan
                                                2 anak usaha yaitu PT Nagata Bisma                             Juni
                                                Shakti & PT Pradipa Aryasatya.

                                                                                                 Mei
  16                                                                                                                                                          6 Desember
                                                                                                                                                              Listing Day di IDX
                                                                                 April
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                     Maret                                                                               09 26 Desember
                                                                                                                                                              ABM Investama melakukan pelunasan
                                                                                                                                                              pinjaman terhadap Bank Permata
                                                          Februari                              06 22 September                                               sebesar 225 miliar.
                                                                                                       ABM Investama melakukan
                                                                                                       penandatangan prospektus untuk
                                       Januari                                                         submission ke Bappepam sebagai
                                                                                                       bagian dari proses menuju IPO.


                                       04
                                                                                                                                                  07



                                              28 Juni
                                              Anak usaha ABM Investama, Reswara
                                              melakukan akuisisi PT Media Djaja
                                              Bersama (MDB), yang mengoperasikan
                                              2 konsesi batubara di Nanggroe Aceh
                                              Darussalam.
                                                                                                8 November
                                                                                                Public Expose di Ritz Carlton.

                                       05




                                              21 September
                                              Sanggar Sarana Baja memperkenalkan
                                              logo baru untuk lebih memperkuat
                                              positioningnya.
                                                      Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola         Tinjauan     Laporan Keuangan        Data
 Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                     Sosial Perusahaan      Perusahaan              Keuangan         Konsolidasi       Perusahaan




Penghargaan dan Sertifikasi 2011




                  KADARIGAT AWARD                          KADARIGAT AWARD                                KADARIGAT AWARD
           (Medium W/S – Best EMS ISO 14001)         (Medium W/S – Best Hydrocarbon                  (Medium W/S – Best Total Score)
               PT Sumberdaya Sewatama                        Management)                               PT Sumberdaya Sewatama
                                                        PT Sumberdaya Sewatama




                                                                                                                                                          17




                                                                                                                                                    ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                  Sertifikat OHSAS                                             Penghargaan Upakarti
                                    18001:2007                                                 Pratama Keselamatan
                                  PT Sumberdaya                                                   Pertambangan
                                     Sewatama                                                   PT Tunas Inti Abadi
                                                          Penghargaan Kecelakaan
         Sertifikat Audit                                   Nihil (Zero Accident)                                      Sertifikat Pencatatan
       Sistem Manajemen                                     PT Tunas Inti Abadi                                        Bursa Efek Indonesia
        Keselamatan dan                                                                                                 PT ABM Investama
        Kesehatan Kerja
         PT Sumberdaya
           Sewatama




                                           Sertifikat                                   Sertifikat
                                         ISO 9001:2008                               ISO 14001:2004
                                     PT Sanggar Sarana Baja                      PT Sanggar Sarana Baja
                                                                                                 Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM        Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                                Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Ikhtisar Keuangan

                                       (dalam juta Rupiah)
                                       URAIAN                                                       2011                 2010              2009            2008            2007

                                       LAPORAN POSISI KEUANGAN

                                       Aset Lancar                                                4.268.611            2.106.194          2.001.334     1.384.649        1.174.987
                                       Aset Tetap - Bersih                                        4.007.349            2.107.655          1.532.725     1.469.802        1.266.307
                                       Total Aset                                                 9.883.180            4.890.266          4.199.977     3.549.129        3.062.585
                                       Liabilitas Jangka Pendek                                   3.134.821            2.359.085          1.797.869     2.338.481        1.743.025
                                       Liabilitas Jangka Panjang                                  3.725.353            1.404.745          1.301.583     2.022.469        1.559.872
                                       Total Liabilitas                                           6.860.174            3.763.830          3.099.452     4.360.950        3.302.897
                                       Total Ekuitas (Defisiensi Modal)                           3.023.006            1.126.436          1.100.525      (811.821)       (240.312)
                                       Total Liabilitas dan Ekuitas                               9.883.180            4.890.266          4.199.977     3.549.129        3.062.585
                                       KINERJA OPERASI

                                       Penjualan dan Pendapatan Jasa                              6.626.275            4.486.419          3.926.320     3.235.172        2.379.876
                                       Laba Bruto                                                 1.381.717              713.025           469.094        120.790          168.762
                                       Laba (Rugi) Usaha                                            656.022              315.772           491.429       (469.841)       (341.516)
                                       Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan                        464.406              237.417           379.814       (578.617)       (413.843)
                                       Laba (Rugi) Bersih Komprehensif                              415.740              127.324           (11.346)         (3.913)         (3.817)
                                       RASIO USAHA
  18
                                       Laba (Rugi) Usaha/Penjualan dan Pendapatan Jasa                  9,9%                 7,0%            12,5%         -14,5%           -14,4%
                                       Laba (Rugi) Bersih Komprehensif/Penjualan dan                    6,3%                 2,8%            -0,3%           -0,1%           -0,2%
                                       Pendapatan Jasa
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Laba (Rugi) Usaha/Total Ekuitas                                21,7%                28,0%             44,7%         -57,9%         -142,1%
                                       Laba (Rugi) Bersih Komprehensif/Total Ekuitas                  13,8%                11,3%             -1,0%           -0,5%           -1,6%
                                       Laba (Rugi) Usaha/Total Aset                                     6,6%                 6,5%            11,7%         -13,2%           -11,2%
                                       Laba (Rugi) Bersih Komprehensif/Total Aset                       4,2%                 2,6%            -0,3%           -0,1%           -0,1%
                                       RASIO PERTUMBUHAN

                                       Penjualan dan Pendapatan Jasa                                  47,7%                14,3%             21,4%          35,9%                     -
                                       Laba Bruto                                                     93,8%                52,0%           288,4%          -28,4%                     -
                                       Laba (Rugi) Usaha                                             107,8%               -35,7%           204,6%          -37,6%                     -
                                       Laba (Rugi) Bersih Komprehensif                               226,5%               1222%            -190,0%           -2,5%                    -
                                       Total Aset                                                    102,1%                 16,4%            18,3%          15,9%                     -

                                       Total Liabilitas                                               82,3%                 21,4%           -28,9%          32,0%                     -

                                       Total Ekuitas                                                 168,4%                  2,4%           235,6%        -237,8%                     -
                                                                              Tanggung Jawab                          Laporan Tata Kelola                   Tinjauan     Laporan Keuangan         Data
Tentang ABM   Dari Manajemen                    Tinjauan Bisnis
                                                                             Sosial Perusahaan                           Perusahaan                        Keuangan         Konsolidasi        Perusahaan


                                                                                                                                                                                            Ikhtisar Keuangan




                                                                            Total Aset dan Total Liabilitas
                                                                                                     (dalam juta Rupiah)




                        9.883.180

                                    6.860.174


                                                    4.890.266




                                                                                                                       4.360.950
                                                                             4.199.977
                                                                3.763.830




                                                                                                          3.549.129




                                                                                                                                               3.302.897
                                                                                         3.099.452




                                                                                                                                   3.062.585
                                                                                                                                                                       Total Aset

                                                                                                                                                                       Total Kewajiban

                                11                          10                       09                           08                       07



                                                                             Total Hutang dan Total Ekuitas
                                                                                                      (dalam juta Rupiah)
                        4.928.352




                                                    1.924.066




                                                                                                                                   1.882.069




                                                                                                                                                                                                                      19
                                                                                                          1.726.372
                                                                             1.678.949
                                                                1.126.436




                                                                                         1.100.525
                                    3.023.006




                                                                                                                       (811.821)




                                                                                                                                               (240.312)




                                                                                                                                                                       Total Hutang




                                                                                                                                                                                                                ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                                                                                                       Total Ekuitas



                                11                          10                       09                           08                       07




                                                      Penjualan & Pendapatan Jasa dan Laba (Rugi) Usaha
                                                                                                         (dalam juta Rupiah)
                        6.626.275




                                                    4.486.419




                                                                             3.926.320




                                                                                                          3.235.172
                                    656.022




                                                                                                                                   2.379.876
                                                                                         491.429
                                                                315.772




                                                                                                                                               (341.516)
                                                                                                                       (469.841)




                                                                                                                                                                       Penjualan & Pendapatan Jasa

                                                                                                                                                                       Laba (Rugi) Usaha

                                11                          10                       09                           08                       07
                                                                                                    Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola      Tinjauan         Laporan Keuangan          Data
                                            Tentang ABM       Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                                                                   Sosial Perusahaan      Perusahaan           Keuangan             Konsolidasi         Perusahaan




                                       Ikhtisar Saham


                                                                                                                                                              550,6                          juta
                                       PENAWARAN UMUM PERDANA                                        Penjual dengan nilai nominal Rp500
                                       SAHAM                                                         setiap saham (Saham Divestasi), yang
                                       Pada tanggal 28 November 2011,                                terdiri dari 137.463.000 saham biasa
                                       PT ABM Investama Tbk melakukan aksi                           atas nama milik TMT dan 5.000 saham                      Lembar Saham dilepas pada
                                       Penawaran Umum Perdana Saham (Initial                         biasa atas nama milik Achmad Hadiat                      IPO ABM Investama (20%)
                                       Public Offering – IPO) kepada masyarakat                      Hamami.
                                       dengan menawarkan 550.633.000 saham
                                                                                                  Sebanyak-banyaknya 10% dari jumlah


                                                                                                                                                                        3.750
                                       biasa atas nama dengan nilai nominal
                                       Rp500 setiap saham. Saham-saham
                                       yang ditawarkan dalam Penawaran
                                                                                                  saham yang ditawarkan dalam Penawaran
                                                                                                  Umum atau sejumlah 55.063.000
                                                                                                                                                              Rp
                                       Umum ini dicatatkan pada PT Bursa Efek                     saham akan dialokasikan pada program
                                       Indonesia (BEI) sesuai dengan Perjanjian                   Management and Employee Stock                               Harga Penawaran Perdana
                                       Pendahuluan Pencatatan Efek yang telah                     Allocation (MESA) sesuai Pernyataan
                                       dibuat antara Perseroan dengan BEI                         Keputusan Rapat Para Pemegang Saham
                                       No.S-05664/BEI/PPJ/08-2011 tanggal                         Secara Edaran Sebagai Pengganti Rapat
                                       16 Agustus 2011.                                           Umum Pemegang Saham Perseroan
                                                                                                  tanggal 27 Juli 2011.
                                       Jumlah saham ditawarkan merupakan
                                       20% (dua puluh persen) dari modal                          Keseluruhan saham tersebut ditawarkan
                                       ditempatkan dan disetor penuh dalam                        dengan harga penawaran sebesar
                                       Perseroan setelah Penawaran Umum                           Rp3.750 setiap saham sehingga jumlah
  20                                   Perdana, yang terdiri dari:                                seluruh nilai Penawaran Umum adalah
                                       •	 	 ejumlah	413.165.000	saham	biasa	
                                           S                                                      sebesar Rp2.064.873.750.000 yang
                                           atas nama yang merupakan saham                         terdiri dari sebesar Rp1.549.368.750.000
                                           baru Perseroan dengan nilai nominal                    saham biasa atas nama dan sebesar
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                           Rp500 setiap saham;                                    Rp515.505.000.000 dari Saham Divestasi.
                                           S
                                       •	 	 ejumlah	137.468.000	saham	biasa	
                                           atas nama milik Pemegang Saham


                                       STRUKTUR PEMILIKAN SAHAM
                                                                                                                                             Pemilik MInimal 500 No Saham
                                        No                               Status Pemilik
                                                                                                                           Jumlah PS                Jumlah Saham                    % Pemilikan

                                       PEMODAL NASIONAL
                                       1.      Perorangan INDONESIA                                                             595                        74.632.500                   2,71079
                                       2.      Karyawan                                                                         423                         7.270.500                   0,26408
                                       3.      Yayasan                                                                             3                        5.047.500                   0,16333
                                       4.      Dana Pensiun                                                                        7                        5.863.000                   2,21295
                                       5.      Asuransi                                                                            2                        1.300.000                   0,04722
                                       6.      Perseroan Terbatas                                                                 30                   667.822.000                     24,25652
                                       7.      Reksadana                                                                          20                       50,049.500                   1,81789
                                       Sub Total                                                                              1.080                    811.985.000                     29,49278
                                       PEMODAL ASING
                                       8.      Perorangan Asing                                                                   10                        1.160.000                   0,04213
                                       9.      Badan Usaha Asing                                                                  50                 1.940.020.000                     70,46508
                                       Sub Total                                                                                  60                 1.941.180.000                     70,50721
                                       TOTAL                                                                                  1.140                  2.753.165.000                          100
                                                            Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola      Tinjauan       Laporan Keuangan       Data
   Tentang ABM         Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                           Sosial Perusahaan      Perusahaan           Keuangan           Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                                          Ikhtisar Saham




KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PER 31 DESEMBER 2011


              11,54%                          10,46%




                                                              23,00%


                                                                                 CitiBank Singapore A/CBJBS AS Asia

                                                                                 PT Tiara Marga Trakindo
                                                                                                                   Pemegang Saham Pengendali
                                                                                 Valle Verde PTE LTD

                                                                                 Publik dibawah 5%
        55,00%




KINERJA SAHAM DI BULAN DESEMBER 2011 SETELAH IPO
                                                                                                                                 80
    Harga                                                                                                    Volume (juta)
                                                                                                                                 70

                                                                                                                                 60
                                                                                                                                                                 21
4.500                                                                                                                            50

                                                                                                                                 40
4.000




                                                                                                                                                           ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                                                                 30

                                                                                                                                 20

                                                                                                                                 10

3.000                                                                                                                            0
         06/12 07/12 08/12 09/12 12/12 13/12 14/12 15/12 16/12 19/12 20/12 21/12 22/12 23/12 27/12 28/12 29/12 30/12

              Volume                     Tertinggi                       Terendah                      Penutupan




KEBIJAKAN DIvIDEN
Berdasarkan Undang-undang No. 40                     ditetapkan oleh Direksi setelah mendapat              dapat mengurangi jumlah dividen yang
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,               persetujuan dari Dewan Komisaris.                     akan dibayarkan atau tidak melakukan
pembagian dividen dilakukan berdasarkan                                                                    pembayaran dividen sama sekali.
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                  Setelah dilaksanakannya Penawaran                     Pembayaran dividen di masa yang akan
Tahunan (RUPST) atau Rapat Umum                      Umum Perdana Saham, mulai tahun 2013                  datang akan bergantung pada berbagai
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).                  berdasarkan laba bersih tahun 2012,                   faktor, antara lain pada:
                                                     Perseroan berniat untuk mempertahankan                   L
                                                                                                           •	 	 aba	ditahan,	kinerja	operasional	dan	
Sebelum berakhirnya tahun keuangan,                  rasio pembayaran dividen sebanyak-                       keuangan, kondisi keuangan, kondisi
dividen interim dapat dibagikan sepanjang            banyaknya 35% dari laba bersih untuk masa                likuiditas, prospek bisnis di masa yang
hal itu diperbolehkan oleh anggaran dasar            yang akan datang.                                        akan datang, kebutuhan kas, peluang
Perseroan dan pembagian dividen interim                                                                       bisnis; serta
tidak menyebabkan aset bersih Perseroan              Dengan tetap memperhatikan persetujuan                   K
                                                                                                           •	 	 epatuhan	terhadap	hukum	dan	
menjadi kurang dari modal ditempatkan                RUPS, Direksi dapat, dari waktu ke waktu,                peraturan yang berlaku serta faktor lain
dan disetor penuh serta cadangan wajib               mengubah kebijakan pembagian dividen                     yang dianggap relevan oleh Direksi.
Perseroan. Pembagian dividen interim                 Perseroan. Dalam kebijakannya, Direksi
                                                                                                             Tanggung Jawab             Laporan Tata Kelola                Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                            Tentang ABM               Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                                            Sosial Perusahaan              Perusahaan                     Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Ikhtisar Operasional


                                       Pertambangan Batubara

                                       Produksi dan Penjualan                                            Strip Ratio Rata-rata*
                                       (ribuan ton)                                                      (%)




                                                                                                                                                  5,8
                                                      2.163




                                                                                                                        4,5



                                                                                                                                     4,1
                                                              1.179



                                                                           113




                                                      11      10           09                                          11           10           09
                                                                                                         * Strip ratio rata-rata adalah strip ratio yang digunakan sebagai dasar
                                                                                                            perhitungan biaya penambangan berdasarkan Laporan JORC



                                       Kontraktor Pertambangan

                                       Pengupasan Lahan                                                  Pengambilan Batubara
                                       (juta BCM)                                                        (juta ton)
  22
                                                      118




                                                                                                                        10,6
                                                                           104
                                                              100
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                                                                     8,3



                                                                                                                                                  7,1




                                                      11      10           09                                          11           10           09




                                       Solusi Ketenagalistrikan

                                       Total Kapasitas Terpasang                                         Tingkat Utilisasi Rata-rata
                                       (MW)                                                              (%)
                                                      934



                                                              792



                                                                           758




                                                                                                                        74



                                                                                                                                     74



                                                                                                                                                  70




                                                      11      10           09                                          11           10           09
                                                   Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan      Data
 Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                  Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi     Perusahaan




Rencana dan Strategi Perusahaan 2011




     Di tahun 2011 Perusahaan fokus untuk
     memastikan bahwa seluruh unit usaha
     telah terintegrasi secara lengkap, sinergis
     dan saling terkait serta mengukuhkan
     komitmen untuk melakukan perbaikan                                                                                                         23
     dan penyempurnaan proses bisnis di
     semua lini agar menjadi sistem yang




                                                                                                                                          ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
     berkelanjutan.

                                  Sampai akhir tahun 2010, kondisi                          Strategi Pertumbuhan
                                  ekonomi Indonesia sangat baik. Tingkat                    Visi ABM Investama adalah menjadi
                                  pertumbuhan GDP (Gross Domestic                           perusahaan investasi terkemuka di
                                  Product) mencapai 6,1%, yang merupakan                    bidang sumber daya energi, jasa energi
                                  pencapaian tertinggi dibandingkan dengan                  dan infrastruktur energi. Dengan visi
                                  tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini juga                  tersebut, perusahaan harus memastikan
                                  didukung oleh situasi sosial dan politik                  bahwa portofolio bisnis yang dimiliki telah
                                  yang relatif stabil dan terkendali sepanjang              didukung oleh sumber daya yang cukup
                                  tahun sehingga mampu meningkatkan                         dan strategi pertumbuhan yang tepat
                                  kembali iklim investasi yang sebelumnya                   untuk menjadi pemimpin di industrinya
                                  sempat tertahan. Berdasarkan fakta                        masing-masing. Strategi yang baik
                                  tersebut ABM Investama melangkah                          harus didukung dengan langkah-langkah
                                  optimis memasuki tahun 2011 dengan                        implementasi yang terukur dan perbaikan
                                  merencanakan percepatan pertumbuhan                       proses-proses bisnis yang ada secara
                                  dengan memacu peningkatan                                 berkelanjutan.
                                  produksi, merger dan akuisisi serta
                                  merencanakan alternatif pendanaan untuk
                                  ekspansi perusahaan.
                                                                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen      Tinjauan Bisnis
                                                                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Rencana dan Strategi Perusahaan 2011




                                       Perusahaan terus mencari dan                             energi terbarukan dan lainnya sepanjang
                                       mengembangkan peluang-peluang yang                       masih relevan dengan visi perusahaan.
                                       terkait dengan bisnis energi, baik melalui
                                       strategi pertumbuhan organik maupun                      Strategi Efisiensi Biaya
                                       non-organik. Pertumbuhan organik dipacu                  Strategi lainnya adalah melakukan upaya-
                                       melalui penambahan kapasitas unit bisnis                 upaya efisiensi untuk menekan biaya.
                                       yang sudah ada, sedangkan pertumbuhan                    Perusahaan melakukan langkah-langkah
                                       non-organik dilakukan melalui merger dan                 efisiensi biaya dengan melakukan integrasi
                                       akuisisi. Dalam menilai peluang akuisisi,                bisnis dan membangun sinergi yang
                                       perusahaan juga mempertimbangkan                         optimal di antara anak-anak perusahaan
  24                                   potensi sinergi antara target akuisisi                   termasuk upaya memperbaiki dan
                                       dengan portofolio bisnis yang sudah ada.                 menyempurnakan proses bisnis. Selain itu
                                       Hal ini penting untuk memastikan bahwa                   perusahaan mengembangkan Center of
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       langkah akuisisi tersebut memberikan                     Excellence (COE).
                                       peningkatan nilai dan dapat diintegrasikan
                                       dengan baik ke dalam kegiatan
                                       operasional perusahaan.                                  COE merupakan inisiatif untuk
                                                                                                mensinergikan beberapa kegiatan
                                       Sebagai holding, perusahaan fokus pada                   operasional yang dapat menjadi lebih
                                       pertumbuhan non-organik. Sedangkan                       efektif bila dikelola di tingkat holding
                                       pertumbuhan organik diserahkan pada                      dimana skala ekonomisnya akan
                                       unit-unit bisnis untuk memformulasikan                   menjadi lebih baik dan diharapkan akan
                                       langkah-langkah strategis pencapaiannya.                 memberikan mutual benefit untuk holding
                                       Meskipun demikian, sebagai holding,                      dan unit bisnis. Mutual benefit dapat
                                       perusahaan harus senantiasa mengkaji                     berupa efisiensi biaya, efisiensi sumber
                                       dengan baik pertumbuhan setiap unit                      daya manusia dan kehandalan sistem.
                                       bisnis agar komposisinya tetap seimbang.                 Aspek-aspek yang dapat dikelola secara
                                                                                                terpusat diantaranya adalah sentralisasi
                                       Saat ini perusahaan fokus                                pelaporan keuangan dari seluruh unit
                                       mengembangkan bisnis di industri                         bisnis, teknologi informasi dan komunikasi
                                       pertambangan batubara dan penyedia                       (ICT), cash management atau cash pooling
                                       solusi kelistrikan. Namun demikian,                      yang mengelola dana idle dari seluruh
                                       perusahaan tidak membatasi kemungkinan                   unit bisnis sebagai salah satu alternatif
                                       berinvestasi ke segmen energi lainnya                    pendanaan.
                                       seperti minyak dan gas (migas), sumber
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan      Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan          Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                       Rencana dan Strategi Perusahaan 2011




                                 Implementasi Strategi 2011                                merupakan anak perusahaan PT Cipta
                                 Bisnis ABM Investama terus                                Krida Bahari (CKB Logistics) yang baru
                                 dikembangkan lebih jauh melalui                           didirikan pada bulan Mei 2011 dan telah
                                 bisnis pendorong pertumbuhan utama,                       mempunyai kontrak pengangkutan
                                 yaitu bisnis produksi batubara yang                       batubara dengan TIA, anak perusahaan
                                 dijalankan oleh PT Reswara Minergi                        Reswara yang memiliki konsesi batubara
                                 Hartama (Reswara), bisnis kontraktor                      di Kalimantan Selatan.
                                 pertambangan yang dijalankan
                                 oleh PT Cipta Kridatama (CK) dan                          Menyempurnakan Proses Bisnis
                                 bisnis infrastruktur energi melalui                       Salah satu aksi korporasi yang penting
                                 PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama).                        dan cukup sukses di tahun 2011 adalah
                                 Tiga bisnis ini didukung oleh dua                         penawaran umum perdana saham
                                 komponen penting yaitu bisnis logistik                    (Initial Public Offering - IPO) di Bursa
                                 terintegrasi dan jasa engineering yang                    Efek Indonesia. Persiapan menuju IPO
                                 dikelola oleh PT Cipta Krida Bahari                       menjadi momentum yang tepat untuk
                                 (CKB Logistics) dan PT Sanggar Sarana                     mengukuhkan komitmen seluruh jajaran
                                 Baja (SSB).                                               perusahaan untuk merapikan barisan
                                                                                           melakukan perbaikan dan penyempurnaan
                                 Pada tahun 2011, salah satu fokus                         proses bisnis di semua anak perusahaan
                                 perusahaan adalah memastikan bahwa                        agar menjadi sistem yang berkelanjutan.                  25
                                 bisnis pertambangan batubara sudah
                                 terintegrasi dengan unit-unit bisnis                      Strategi penyempurnaan proses bisnis




                                                                                                                                              ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 lainnya secara lengkap dan sinergis.                      menggunakan perangkat yang disebut
                                 Unit-unit bisnis yang telah dimiliki, yaitu               APEX (ABM Business Practice and
                                 tambang batubara, kontraktor tambang,                     Process Excellence) yang terbagi
                                 coal logistics, pengelola pelabuhan dan                   dalam empat fase. APEX1 adalah fase
                                 pembangkit listrik yang menggunakan                       membangun strategi, dimulai dari visi,
                                 batubara diintegrasikan secara sinergis                   misi, nilai-nilai perusahaan, sasaran,
                                 dan saling terkait.                                       analisa SWOT, matriks SWOT, menyusun
                                                                                           strategi secara kuantitatif (budgeting).
                                 Perusahaan memperkuat portofolio bisnis
                                 Reswara untuk menjadi sub-holding bisnis                  Fase kedua atau APEX2 menerjemahkan
                                 tambang batubara. Reswara yang didirikan                  strategi yang telah ditetapkan menjadi
                                 pada tahun 2010 telah menyelesaikan                       tugas individu dengan menggunakan
                                 proses akuisisi PT Media Djaya Bersama                    balance scorecard. Sasaran yang telah
                                 (MDB) yang memiliki konsesi tambang                       diformulasikan dibagikan ke Direksi,
                                 batubara di Aceh dan membentuk anak                       semua unit bisnis sampai ke tingkat
                                 perusahaan PT Pelabuhan Buana Redja                       supervisor.
                                 (PBR) yang menangani pelabuhan. MDB
                                 dan PT Tunas Inti Abadi (TIA) akan menjadi                Fase ketiga atau APEX3 adalah
                                 motor produksi batubara Reswara dengan                    menyelaraskan seluruh acuan operasional
                                 dukungan kontraktor tambang PT Cipta                      mulai dari strategi, job description, work
                                 Kridatama (CK) dan perusahaan jasa                        instruction dan sebagainya. Mekanisme
                                 pengangkutan batubara (coal logistics)                    sistem pelaporan, pemantauan dan
                                 PT Baruna Dirga Dharma (BDD). BDD                         koordinasi dibakukan dalam bentuk
                                                                                                 Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen      Tinjauan Bisnis
                                                                                                Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Rencana dan Strategi Perusahaan 2011




                                       rapat-rapat berkala, mulai dari rapat tahunan,             Isu lingkungan hidup yang dikaitkan dengan
                                       tiga bulanan, bulanan, mingguan sampai                     produk batubara dapat mempengaruhi kinerja
                                       harian. Rapat harian memungkinkan Direksi                  perusahaan. Salah satu keunggulan batubara
                                       memantau kinerja dan memperoleh laporan                    produksi TIA adalah mempunyai kandungan
                                       data operasi terkini dengan segera termasuk                sulfur dan abu yang rendah yang dipasarkan
                                       EBITDA dan profit harian.                                  dengan nama TIA Compliant Coal, yang
                                                                                                  dapat dikategorikan sebagai batubara ramah
                                       Fase keempat atau APEX4 adalah                             lingkungan karena menghasilkan pembakaran
                                       penyempurnaan proses dan pengendalian                      yang lebih bersih.
                                       kualitas dengan menggunakan alat
                                       manajemen yang sudah teruji di dunia bisnis                Selain itu perilaku perusahaan dalam
                                       seperti Six Sigma dan Toyota Ways. Di fase ini             menjalankan bisnis pertambangan juga
                                       diharapkan sudah terjadi peningkatan kualitas,             menunjukan kepedulian dan komitmen
                                       efektivitas dan efisiensi dalam pencapaian                 perusahaan terhadap lingkungan. Dalam
                                       kinerja bisnis.                                            melakukan operasi penambangan, perusahaan
                                                                                                  secara konsisten melakukan reklamasi dan
                                       Fase-fase ini akan terus berulang untuk                    rehabilitasi lahan dengan revegetasi sebagai
                                       mencapai sistem yang lebih sempurna lagi                   upaya memperbaiki, memulihkan kembali dan
                                       dan pada saatnya, sistem yang sudah berjalan               meningkatkan kondisi lahan yang kritis dan
  26                                   dengan sendirinya akan menjadi budaya                      kemudian ditanami kembali.
                                       perusahaan.
                                                                                                  Komitmen untuk keberlanjutan usaha
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Tantangan ke Depan                                         semacam ini diterapkan secara konsisten
                                       Perusahaan berada di dalam Industri yang                   pada setiap aktivitas bisnis ABM Investama.
                                       sangat kompetitif karena prospek industri                  Orientasi bisnis perusahaan adalah
                                       energi di Indonesia sangat menjanjikan.                    untuk jangka panjang. Setiap investasi
                                       Dengan naiknya peringkat utang Indonesia                   yang dilakukan harus bertumbuh secara
                                       masuk ke status “Layak Investasi” oleh                     berkelanjutan dan menguntungkan. Hal ini
                                       lembaga pemeringkat Fitch Ratings dan                      yang membedakan bahwa ABM Investama
                                       Moody’s Investors Services, banyak pemain                  bukan sekedar perusahaan investasi yang
                                       dari luar Indonesia yang ingin berkompetisi di             mempunyai orientasi jangka pendek. Unit-unit
                                       bisnis energi, sementara pemain lama juga                  usaha di bawah naungan ABM Investama
                                       semakin berkembang dan tangguh. Bagi ABM                   dibangun dari nol sejak belasan bahkan
                                       Investama kompetisi adalah suatu tantangan,                puluhan tahun lalu dan telah mempunyai
                                       baik dengan kompetitor lokal maupun                        positioning tersendiri di industrinya masing-
                                       dari luar.                                                 masing. Oleh karena itu peran ABM
                                                                                                  Investama lebih sebagai strategic investment
                                                                                                  company yang melengkapi portofolio usaha
                                                                                                  yang sudah ada dengan investasi-investasi
                                                                                                  jangka panjang yang meningkatkan sinergi.
                                                    Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola       Tinjauan    Laporan Keuangan      Data
 Tentang ABM   Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                   Sosial Perusahaan      Perusahaan            Keuangan        Konsolidasi     Perusahaan




Tinjauan Industri




                                                                                                                                                   27




                                                                                                                                             ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                            INDUSTRI TAMBANG BATUBARA                                        b) Batubara thermal, yang digunakan untuk
                            INDONESIA                                                           proses pembakaran yang menghasilkan
                                                                                                uap bagi pembangkit listrik, sistem
                            Batubara adalah sumber daya alam yang                               pemanas dan aplikasi industri seperti
                            dihasilkan berbagai negara di dunia. Batubara                       pembuatan semen.
                            merupakan produk yang bersifat heterogen,
                            dengan diferensiasi kualitas dan harga yang                      Klasifikasi batubara thermal berdasarkan
                            signifikan berdasarkan jenis, nilai kalorifik,                   kandungan energinya dapat mengacu pada
                            kandungan kelembaban, kandungan mineral                          berbagai sumber referensi seperti US system
                            serta mutu yang merupakan kriteria standar di                    (ASTM), International system (UN-ECE),
                            perdagangan batubara.                                            Amandemen I-SNI 13-50414-1998 dan
                                                                                             Keppres no. 13 tahun 2000 diperbaharui
                            Berdasarkan penggunaan akhir, pasar                              dengan PP No. 45 tahun 2003 tentang
                            batubara dibagi kedalam dua sub pasar                            Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan
                            utama, yaitu:                                                    Pajak Yang Berlaku Pada Departemen
                            a) Batubara metalurgis, yang digunakan                           Pertambangan dan Energi Bidang
                               dalam produksi baja. Batubara ini                             Pertambangan Umum.
                               digunakan untuk memproduksi kokas
                               (coke), yang kemudian dimasukkan ke                           Mengacu pada Keppres 13/2000 dan
                               dalam bagian atas tungku tinggi (blast                        PP 45/2003, pembagian kualitas batubara
                               furnace) bersama dengan bijih besi.                           Indonesia adalah sebagaimana tabel berikut:
                                                                                                   Tanggung Jawab             Laporan Tata Kelola             Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM         Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                                  Sosial Perusahaan              Perusahaan                  Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Industri




                                       Klasifikasi batubara thermal berdasarkan Keppres 13/2000 dan PP 45/2003
                                                           Jenis Batubara                                          Nilai Kalori (kal/g adb)

                                       Kalori rendah                                                                          <5.100
                                       Kalori sedang                                                                     5.100 – 6.100
                                       Kalori tinggi                                                                     6.100 – 7.100
                                       Kalori sangat tinggi                                                                   >7.100




                                       Kualitas batubara akan ditentukan oleh                    Pasar Batubara Thermal
                                       faktor suhu, tekanan, serta lama waktu                    Pasar batubara thermal dan metalurgis
                                       pembentukannya yang dikenal dengan                        tidak saling mempengaruhi satu sama
                                       istilah maturitas organik. Semakin tinggi                 lain. Batubara thermal berkontribusi lebih
                                       maturitas organiknya, semakin tinggi                      dari 98% terhadap total produksi dan
                                       kualitas batubara yang dihasilkan, begitu                 ekspor batubara Indonesia. Data historis
                                       juga sebaliknya. Berdasarkan hal tersebut,                permintaan global terhadap pasokan
                                       batubara diidentifikasikan menjadi 5 jenis,               batubara thermal dalam rentang waktu 10
                                       yaitu:                                                    tahun (2000-2010) menunjukkan tren yang
                                       a) Antrasit, yang merupakan batubara                      terus bertumbuh sehingga diproyeksikan
  28                                        kelas tertinggi dengan warna hitam                   pada tahun 2014 peningkatan permintaan
                                            berkilauan (luster) metalik. Kandungan               mencapai 830 mtpa (juta ton per tahun).
                                            karbonnya (C) sangat tinggi, berkisar
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                            antara 86%-98% dan kadar air sangat
                                            rendah, hanya 8%.                                    Historis Permintaan Impor Global
                                       b) Bituminous, mengandung kadar                           Batubara Thermal (2000-2010)
                                            karbon lebih rendah yaitu 68%-86%                      MTPA

                                            dengan kadar air antara 8%-10% dari                      700

                                            beratnya. Jenis batubara ini paling
                                                                                                     600
                                            banyak ditambang di Australia.
                                       c) Sub-Bituminous, mengandung lebih                           500

                                            banyak air daripada karbon, sehingga
                                                                                                     400
                                            menghasilkan panas yang kurang
                                            efisien.                                                 300

                                       d) Lignit, mempunyai kadar karbon yang
                                                                                                     200
                                            sangat rendah. Batubara ini bahkan
                                            bukan lagi berwarna hitam melainkan                      100
                                            coklat. Kadar airnya sangat tinggi,
                                                                                                          0
                                            35%-75% dari berat keseluruhan.                                   00    01   02    03   04   05   06   07   08   09   10

                                       e) Gambut, memiliki tekstur berpori
                                            dengan kadar air paling tinggi, lebih
                                            dari 75%.
                                                   Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola        Tinjauan    Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                  Sosial Perusahaan      Perusahaan             Keuangan        Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                                Tinjauan Industri




                           Proyeksi pertumbuhan permintaan di pasar                         total menguasai 55% dari pasokan batubara
                           Asia Pasifik lebih kuat dibandingkan dengan                      dunia akan meningkat sampai lebih dari 60%
                           pasar Atlantik, dimana terjadi perlambatan                       pada tahun 2014.
                           pertumbuhan ekonomi dan menguatnya isu
                           lingkungan yang membatasi penggunaan                             Pertumbuhan produksi Indonesia mampu
                           batubara untuk pembangkit listrik. Permintaan                    mendukung kenaikan ekspor dan memenuhi
                           pasar Asia Pasifik saat memberi kontribusi                       permintaan domestik yang tengah
                           sebesar 70% dari permintaan global.                              bertumbuh. Pertumbuhan ekspor Indonesia
                                                                                            akan didominasi oleh batubara jenis sub-
                           Di pasar Asia Pasifik, Asia Timur merupakan                      bituminous berkalori rendah, walaupun
                           pusat permintaan utama. Pembeli tradisional                      ekspor batubara jenis bituminous masih
                           Asia Timur adalah Jepang, Korea Selatan                          tetap tinggi. Rendahnya biaya produksi dan
                           dan Taiwan. Importir terbesar dari Asia Timur                    transportasi, dipadukan dengan penetapan
                           adalah China. Pada tahun 2011 impor China                        harga yang kompetitif, akan terus mendorong
                           mencapai 114 juta ton termasuk sejumlah                          pertumbuhan yang kuat dalam ekspor
                           batubara sub-bituminous berkalori rendah                         batubara kalori rendah Indonesia.
                           dalam kuantitas yang signifikan dari Indonesia.
                                                                                            Peningkatan permintaan domestik maupun
                           Di Asia barat, India diperkirakan akan                           ekspor mendorong peningkatan produksi
                           mengalami pertumbuhan terbesar dalam                             batubara di Indonesia secara signifikan.                      29
                           kebutuhan batubara thermal. Di masa                              Mayoritas pertumbuhan produksi bersumber
                           mendatang India akan mengungguli China                           dari operasi pertambangan yang sudah ada




                                                                                                                                                    ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                           dan Jepang sebagai importir batubara thermal                     atau proyek baru yang langsung memacu
                           terbesar di dunia. Sejumlah pembangkit listrik                   kapasitas produksinya.
                           besar tengah dibangun saat ini yang dirancang
                           untuk dapat menggunakan batubara sub-                            Sumberdaya dan Cadangan Batubara
                           bituminous dan kalori rendah. Permintaan                         Indonesia
                           India yang terus bertumbuh akan dipenuhi                         Mengacu data dari Pusat Sumberdaya
                           pasokan dari Indonesia dan Afrika Selatan                        Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM
                           yang memiliki kedekatan geografis.                               tahun 2011, total sumber daya (resources)
                                                                                            batubara di Indonesia mencapai 161,34
                           Permintaaan dari negara-negara ASEAN                             miliar ton. Sumatera memiliki sumber daya
                           khususnya Malaysia, Thailand, Vietnam dan                        terbesar yaitu 85,25 miliar ton dan Kalimantan
                           Filipina, juga akan meningkat seiring dengan                     75,03 miliar ton. Sisanya tersebar di Jawa,
                           pembangunan pusat pembangkit listrik                             Sulawesi, Maluku dan Papua. Dari sumber
                           batubara di negara-negara tersebut.                              daya tersebut, terdapat cadangan batubara
                                                                                            (reserves) sebesar 28,17 miliar ton dengan
                           Pasokan Batubara Thermal                                         cadangan terkira (probable) sebesar 17,7
                           Pasokan batubara thermal diprediksi akan                         miliar ton dan cadangan terbukti (proven)
                           meningkat dari sekitar 700 juta ton pada                         sebesar 10,3 miliar ton. Berdasarkan
                           tahun 2011 menjadi 830 juta ton pada tahun                       kalorinya, Indonesia memiliki cadangan
                           2014 sejalan dengan peningkatan permintaan.                      batubara kalori rendah sebesar 10 miliar ton,
                           Australia dan Indonesia akan meningkatkan                        kalori sedang 16,1 miliar ton dan kalori tinggi
                           ekspor batubara thermal sehingga ekspor dari                     1,6 miliar ton.
                           Indonesia dan Australia yang saat ini secara
                                                                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM      Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Industri




                                       Sumberdaya dan cadangan batubara di Indonesia




  30

                                       (Sumber: Badan Geologi Kementerian ESDM)
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Sumatera memiliki cadangan terbukti                     Produksi dan Ekspor
                                       sebesar 3,4 milar ton sedangkan                         Produksi batubara Indonesia sebagian
                                       Kalimantan 6,8 miliar ton. Cadangan terkira             besar berasal dari Kalimantan. Pada
                                       di Sumatera mencapai 11,3 miliar ton                    tahun 2011, Kalimantan menyumbang
                                       dan Kalimantan 6,4 miliar ton. “Cadangan                92% dari produksi batubara nasional atau
                                       terbukti” dan “cadangan terkira” adalah                 sebesar 293 juta ton. Tambang-tambang
                                       kategorisasi geologis berdasarkan data                  di Kalimantan masih akan memberikan
                                       pengambilan sampel batubara dengan                      kontribusi terbesar dari produksi Indonesia
                                       melakukan pengeboran dengan kerapatan                   selama beberapa tahun mendatang. Hal
                                       (jumlah) lubang bor per jarak tertentu.                 ini disebabkan karena secara geografis
                                                                                               wilayah Kalimantan lebih diuntungkan
                                       Sekitar 98% cadangan batubara Indonesia                 dan sarana-prasarana angkutan maupun
                                       merupakan batubara thermal. Sisanya                     pelabuhan di Kalimantan sudah lebih
                                       sejumlah kecil deposit batubara metalurgis              memadai dibandingkan dengan wilayah
                                       yang ditemukan terutama di Kalimantan.                  pertambangan lainnya di Indonesia.
                                       Seiring dengan menurunnya cadangan
                                       batubara kalori sangat tinggi dan kalori
                                       tinggi, eksploitasi cadangan batubara kalori
                                       sedang dan rendah akan meningkat.
                                                          Tanggung Jawab        Laporan Tata Kelola    Tinjauan              Laporan Keuangan              Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                         Sosial Perusahaan         Perusahaan         Keuangan                  Konsolidasi             Perusahaan


                                                                                                                                                   Tinjauan Industri




                                 Perkiraan produksi batubara menurut jenis batubara (2011-2014)

                                 Produksi Total                                                       Hanya Ekspor
                                           mta                                                                   mt

                                        550                                                   60%          400                                                     60%
                                        500
                                                                                                           350
                                        450                                                   50%                                                                  50%
                                        400                                                                300

                                        350                                                                250
                                                                                              40%                                                                  40%
                                        300
                                                                                                           200
                                        250
                                                                                              30%                                                                  30%
                                        200                                                                150
                                        150
                                                                                                           100
                                        100                                                   20%                                                                  20%

                                         50                                                                 50

                                          0                                                   10%            0                                                     10%
                                                 2011         2012       2013          2014                           2011       2012      2013           2014




                                              Bituminous                     Sub-bituminous                       Bituminous                      Sub-bituminous

                                              Low rank                       Metallurgical                        Low rank                        Metallurgical

                                              Low rank (%)                                                        Low rank (%)


                                                                                                                                                                               31




                                                                                                                                                                         ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 Produksi batubara Sumatera akan                                      Pasokan domestik terutama untuk
                                 berkembang pesat. Dari produksi nasional                             memenuhi kebutuhan pembangkit
                                 sebesar 317 juta ton pada tahun 2011,                                listrik dan sebagian kecil dialokasikan
                                 produksi Sumatera masih relatif kecil                                untuk industri semen dan industri
                                 yaitu sebesar 24 juta ton (8%). Namun                                lainnya. Konsumsi pembangkit listrik
                                 demikian, diprediksi dalam 3 tahun ke                                akan terus meningkat di tahun-tahun
                                 depan produksi batubara Sumatera akan                                mendatang sejalan dengan crash
                                 meningkat sampai lebih dari 38 juta                                  program pembangunan pembangkit
                                 ton. Sejumlah faktor yang berkontribusi                              listrik. Pemerintah akan meningkatkan
                                 terhadap pertumbuhan di Sumatera                                     kapasitas pembangkit tambahan sebesar
                                 diantaranya adalah peningkatan kebutuhan                             7 GW (Giga Watt) sebelum tahun 2014,
                                 batubara domestik dan meningkatnya                                   yang mengakibatkan kebutuhan batubara
                                 penerimaan pasar terhadap batubara                                   thermal domestik di Indonesia diprediksi
                                 kalori rendah dimana Sumatera memiliki                               meningkat sampai 90 juta ton pada tahun
                                 cadangan yang berlimpah. Pengembangan                                2014. Pembangkit baru dirancang untuk
                                 produksi Sumatera bergantung pada                                    dapat menggunakan batubara sub-
                                 sejumlah pembangunan prasarana dan                                   bituminous berkalori rendah.
                                 pengembangan armada tongkang.
                                                                                                                         Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                                               Tentang ABM    Dari Manajemen     Tinjauan Bisnis
                                                                                                                        Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Industri




                                       Perkiraan permintaan domestik batubara thermal menurut sektor
                                                                 (mtpa)

                                                                 90



                                                                 70
                                        domestic demand (mt)




                                                                 50



                                                                 30                                                General Industry

                                                                                                                   Cement Production

                                                                 10                                                Power Generation


                                                                      2011   2012     2013     2014




                                       Keunggulan Produk                                                                   Tekanan konsumen kepada produsen
                                       Produk batubara kalori rendah Indonesia                                             untuk mengurangi kandungan abu akan
                                       memiliki nilai kalorifik lebih rendah dan                                           terus berlanjut dan menjadi kekuatan tawar
  32                                   kandungan kelembaban yang lebih tinggi                                              bagi pembeli dan pemasok batubara sub-
                                       daripada batubara yang sebelumnya diterima                                          bituminous dan kalori rendah yang mencoba
                                       di pasar. Akan tetapi, biaya produksi yang                                          berkompetisi di pasar. Persyaratan tingkat abu
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       rendah dan penetapan harga yang kompetitif                                          dan kandungan sulfur rendah dari konsumen
                                       telah mendorong pertumbuhan yang kuat                                               akan semakin diantisipasi. Kandungan
                                       dalam ekspor batubara jenis ini. Pasar utama                                        sulfur rendah lebih disukai oleh kebanyakan
                                       untuk batubara kalori rendah Indonesia adalah                                       perusahaan dengan berbagai alasan, seperti
                                       India, yang mengoperasikan pembangkit-                                              untuk menunda bahkan menghindari
                                       pembangkit listrik baru yang dirancang untuk                                        pemasangan peralatan cerobong desulfurisasi
                                       dapat menggunakan batubara kalori rendah.                                           gas (flue gas desulphurization-FGD), atau
                                                                                                                           agar dapat mencampurkan batubara ini
                                       Parameter mutu lainnya seperti sulfur, juga                                         dengan batubara bersulfur tinggi dari sumber-
                                       mempengaruhi kinerja batubara. Batubara                                             sumber lain.
                                       thermal Indonesia pada dasarnya rendah
                                       dalam abu dan sulfur, dibandingkan dengan                                           Preferensi yang meningkat terhadap
                                       mayoritas batubara yang diperdagangkan di                                           kandungan abu dan sulfur yang rendah
                                       pasar. Batubara dari Afrika Selatan, Australia                                      memberikan suatu peluang bagi batubara
                                       dan China mempunyai kandungan abu yang                                              dari kawasan konsesi TIA dan MDB, anak
                                       relatif tinggi, 10% hingga 15%, sehingga                                            perusahaan Reswara. Tipe batubara TIA
                                       mengakibatkan biaya penanganan sisa                                                 Compliant Coal merupakan batubara kalori
                                       pembakaran yang substansial bagi pengguna                                           rendah ekspor berdasarkan parameter-
                                       batubara, terutama di negara-negara yang                                            parameter mutu utama seperti tingkat
                                       berpenduduk padat dengan kesadaran                                                  energi, kelembaban total, serta kandungan
                                       lingkungan yang tinggi seperti Hong Kong,                                           abu dan sulfur. Sementara batubara MDB
                                       Taiwan, Jepang dan Eropa Barat.                                                     Coal mempunyai tingkat energi lebih rendah
                                                                                                                           dan kandungan air lebih tinggi daripada
                                                   Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola       Tinjauan    Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                  Sosial Perusahaan      Perusahaan            Keuangan        Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                               Tinjauan Industri




                           rata-rata pasokan kalori rendah Indonesia,                       “Risk sharing” antara pemilik konsesi dan
                           tetapi memiliki kandungan sulfur yang sangat                     kontraktor umumnya terjadi dalam hal
                           rendah sehingga diminati konsumen terutama                       investasi modal. Investasi pemilik konsesi
                           sebagai batubara campuran. Sama halnya                           sebagian besar telah dikeluarkan pada
                           dengan batubara kalori rendah Indonesia                          tahap “pemenuhan keyakinan atas jumlah
                           lainnya, batubara ini juga menunjukkan tingkat                   cadangan” melalui proses pengeboran yang
                           abu rendah.                                                      lebih akurat, serta pembangunan sarana-
                                                                                            prasarana tambang seperti jalan angkut,
                                                                                            sarana pelabuhan, mesin pemecah batu
                           INDUSTRI JASA KONTRAKTOR                                         (crusher), conveyor load-out dan sebagainya.
                           PERTAMBANGAN INDONESIA                                           Sementara kontraktor diharapkan berbagi
                                                                                            investasi dan risiko dalam hal pengadaan
                           Kontraktor mempunyai peran penting di                            peralatan tambang dan proses produksi. Oleh
                           sektor pertambangan Indonesia. Para                              karena itu, faktor efisiensi dan efektivitas
                           produsen komoditas pertambangan                                  penggunaan peralatan bagi kontraktor
                           menyerahkan operasi konsesi mereka                               dalam memenuhi target produksi sangat
                           kepada kontraktor tambang di bawah                               menentukan tingkat profitabilitas kontraktor
                           perjanjian kontrak jangka panjang, dalam                         tambang.
                           beberapa kasus perjanjian jangka sepanjang
                           usia tambang. Hal ini akan memungkinkan                          Tingkat Persaingan                                           33
                           mereka mengenal dengan baik kegiatan                             Saat ini terdapat 116 perusahaan kontraktor
                           operasionalnya, sehingga meningkatkan                            jasa pertambangan di Indonesia. Perusahaan-




                                                                                                                                                   ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                           efisiensi.                                                       perusahaan ini melayani sekitar 60 produsen
                                                                                            batubara. Beberapa pemain utama kontraktor
                           Kontraktor berperan atas aktivitas ekstraksi                     jasa pertambangan di Indonesia adalah PT
                           batubara dan pemindahan pengupasan tanah,                        Pamapersada Nusantara (PAMA), PT Thiess
                           serta pelayanan jasa lainnya mencakup                            Contractors Indonesia dan PT Bukit Makmur
                           eksplorasi, perencanaan tambang, pengolahan                      Utama Mandiri (BUMA). Pemain besar lainnya
                           batubara, transportasi (pengangkutan,                            adalah PT Leighton Contractors Indonesia,
                           pengapalan dengan tongkang dan pengapalan                        yang bersama Thiess merupakan bagian dari
                           transhipment) serta rehabilitasi dan reklamasi                   konglomerat multi-nasional besar, Leighton
                           lahan tambang.                                                   Group serta PT Saptaindra Sejati (SIS), anak
                                                                                            perusahaan dari Adaro Energy.
                           Kontrak pemindahan pengupasan tanah
                           merupakan sumber pendapatan utama                                Kontraktor terbesar adalah PAMA, anak
                           kontraktor tambang. Kontraktor dibutuhkan                        usaha PT United Tractors Tbk, dengan pangsa
                           oleh pemilik konsesi sebagai mitra untuk                         pasar 33 persen. Kontraktor pertambangan
                           “risk sharing” dalam usaha pertambangan                          batubara terbesar kedua nasional memiliki
                           yang mempunyai banyak aspek risiko.                              pangsa pasar sebesar 19 persen yakni BUMA.
                           Konsesi pertambangan besar cenderung                             Thiess ada di peringkat ketiga dengan pangsa
                           menggunakan beberapa kontraktor guna                             pasar sebesar 12 persen. Kontraktor PT
                           mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh                          Cipta Kridatama (CK), unit usaha dari ABM
                           kontraktor tunggal jika terjadi kondisi atas                     Investama pada tahun 2010 masuk dalam 6
                           kinerjanya yang kurang baik.                                     besar kontraktor utama dalam hal pemindahan
                                                                                            pengupasan tanah.
                                                                                                                Tanggung Jawab         Laporan Tata Kelola             Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM               Dari Manajemen          Tinjauan Bisnis
                                                                                                               Sosial Perusahaan          Perusahaan                  Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Industri




                                       Kontraktor tambang utama di Indonesia berdasarkan ekstraksi batubara dan
                                       pemindahan pengupasan tanah tahun 2010

                                       Ekstraksi Batubara                                                     Pemindahan Pengupasan Tanah

                                               Petrosea                                                               Madhani

                                          Darma Henwa                                                            Darma Henwa

                                         Cipta Kridatama                                                              Petrosea

                                               Madhani                                                          Cipta Kridatama

                                               Leighton                                                                    SIS

                                                    SIS                                                               Leighton

                                                 Thiess                                                                 Thiess

                                                 BUMA                                                                   BUMA

                                                  Other                                                                  Other

                                                 PAMA                                                                   PAMA
                                                           0   10    20 30   40   50   60   70   80   90                          0   100   200   300   400   500   600   700
                                                                    Tambang Batubara Mentah (MT)                                            Pengupasan Tanah (Mbcm)




  34
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Para pemain yang telah mapan umumnya                                   Rencana Umum Ketenagalistrikan
                                       memiliki aliansi yang kuat dengan                                      Nasional (RUKN) yang menetapkan
                                       produsen dan pemasok alat berat.                                       kebijakan pengembangan luas untuk
                                       Kontraktor yang memiliki hubungan                                      sektor tenaga termasuk penyediaan
                                       kuat dengan pemasok alat berat akan                                    tenaga listrik, pengelolaan pasokan dan
                                       diuntungkan dalam memenangkan                                          permintaan untuk mengoptimalisasikan
                                       kontrak karena jaminan ketersediaan                                    penggunaan listrik. RUKN memperkirakan
                                       serta kehandalan peralatan berkaitan                                   permintaan dan pasokan listrik serta
                                       erat dengan kelancaran kegiatan operasi.                               menetapkan investasi dan kebijakan
                                       Selain ketersediaan, pasokan alat berat                                pendanaan.
                                       tertentu membutuhkan masa tunggu (lead
                                       time) 18-24 bulan di muka. Armada yang                                 Berdasarkan RUKN, disusun program
                                       besar dan canggih juga meningkatkan                                    Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik
                                       efisiensi dan produktivitas.                                           2010–2019 (RUPTL) yang merupakan
                                                                                                              rencana pengembangan tenaga listrik
                                                                                                              sepuluh tahun. RUPTL disiapkan oleh
                                       SEKTOR PEMBANGKIT LISTRIK                                              badan usaha listrik milik negara, PT PLN
                                       INDONESIA                                                              (Persero), disetujui oleh Kementerian
                                                                                                              ESDM, dan memperoleh wewenang
                                       Sektor pembangkit listrik di Indonesia                                 sesuai ketentuan hukum perundang-
                                       diawasi oleh Kementerian Energi                                        undangan yang berlaku. RUPTL berisi
                                       dan Sumber Daya Mineral (ESDM).                                        proyeksi permintaan dan pembangkitan,
                                       Kementerian ESDM mengembangkan                                         rencana ekspansi kapasitas pembangkitan,
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                          Tinjauan Industri




                                 estimasi kebutuhan bahan bakar dan                        Undang-undang Ketenagalistrikan tahun
                                 proyek yang akan dikembangkan oleh PLN                    2009 membagi kegiatan dalam sektor
                                 dan penyandang dana swasta.                               tenaga listrik dalam dua kategori besar,
                                                                                           yaitu:
                                 PT PLN (Persero)                                          1. Usaha Penyediaan Energi Listrik,
                                 PT PLN (Persero) adalah badan usaha milik                     termasuk pembangkit listrik untuk
                                 negara otoritas pengelola kelistrikan di                      penggunaan sendiri maupun penjualan                  35
                                 Indonesia. PLN beroperasi di 33 provinsi                      kepada masyarakat, transmisi,
                                 di seluruh Indonesia yang terbagi dalam                       distribusi dan penjualan.




                                                                                                                                              ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 23 wilayah operasi. Sebagai perusahaan                    2. Usaha Penunjang Tenaga Listrik,
                                 negara, PLN diatur dan disupervisi                            termasuk kegiatan konsultasi,
                                 oleh Kementerian ESDM, Kementerian                            pembangunan, pemasangan, operasi
                                 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan                           dan pemeliharaan peralatan tenaga
                                 Kementerian Keuangan. PLN saat ini                            listrik serta pengembangan teknologi
                                 bertanggung jawab atas lebih dari 85%                         peralatan pendukung listrik.
                                 kapasitas total terpasang Indonesia.
                                                                                           Undang-undang Ketenagalistrikan tahun
                                 Pada tahun 2009, Pemerintah Indonesia                     2009 telah mencabut peran PLN sebagai
                                 telah mengeluarkan Undang-undang                          Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan
                                 Ketenagalistrikan yang baru untuk                         (PKUK). Peran PLN saat ini hanya sebagai
                                 memperkuat kerangka kerja regulasi                        pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga
                                 sektor tenaga listrik. Ketentuan hukum                    Listrik (IUPTL). Akan tetapi, PLN masih
                                 ini memberi peran yang lebih besar bagi                   memiliki wewenang eksklusif sehubungan
                                 Pemerintah Daerah dalam hal perizinan                     dengan transmisi, distribusi dan pasokan
                                 dan dalam menentukan tarif listrik.                       listrik bagi umum, yang memberikan hak
                                 Peraturan ini mendorong investasi pihak                   kepada PLN untuk menolak pelaksanaan
                                 swasta dengan memperbolehkan peran                        listrik di suatu daerah, sebelum
                                 serta swasta dalam kegiatan sektor                        Pemerintah Pusat atau Daerah dapat
                                 tenaga listrik dalam kerangka kerja                       menawarkan kesempatan tersebut kepada
                                 kemitraan pemerintah-swasta.                              perusahaan milik daerah, swasta atau
                                                                                           koperasi di daerahnya.
                                                                                                 Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM      Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                                Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Industri




                                       Program Percepatan 10.000 MW                           Tidak seperti program Percepatan 10.000
                                       Tahap I                                                MW I, di mana beban untuk memperoleh
                                       Permintaan yang bertumbuh cepat                        pembiayaan semata-mata pada pada PLN
                                       menyebabkan Indonesia terus mengalami                  saja, dalam program Percepatan 10.000
                                       kekurangan daya. Kekurangan daya                       MW II baik PLN maupun sektor swasta
                                       kini menjadi masalah umum di seluruh                   bertanggung jawab atas penjaminan
                                       Indonesia dan sekitar seperempat                       kredit.
                                       populasi penduduk Indonesia belum
                                       menikmati listrik. Untuk menangani                     Produsen Listrik Independen
                                       kekurangan ini, pada tahun 2006,                       (Independent Power Producers-IPP)
                                       Pemerintah Indonesia telah meluncurkan                 Di masa lalu, harga listrik rendah dan imbal
                                       program Percepatan 10.000 MW yang                      hasil investasi (ROI) yang kurang menarik
                                       dimulai dengan diterbitkannya keputusan                menyurutkan minat swasta untuk terlibat
                                       Presiden 71/2006 pada Agustus 2006.                    dalam proyek-proyek pembangkit listrik di
                                       Di bawah program ini, direncanakan                     Indonesia. Disamping faktor pembiayaan
                                       pembangunan pembangkit listrik batubara                yang menjadi tantangan utama, krisis
                                       dangan kapasitas total 10 GW di 35 lokasi              keuangan global telah memaksa banyak
                                       di Indonesia. Semua instalasi pembangkit               perusahaan energi untuk menahan
                                       listrik program Percepatan 10.000                      investasinya, menangguhkan atau bahkan
  36                                   MW I akan dibangun oleh PLN dengan                     membatalkan proyeknya.
                                       pendanaan melalui kredit ekspor dari
                                       pemerintah China, dan dikucurkan melalui               Permintaan yang meningkat cepat dan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       perusahaan pembangunan instalasi tenaga                kebutuhan yang mendesak mendorong
                                       China.                                                 pemerintah untuk terus berupaya
                                                                                              menarik investasi swasta di sektor ini.
                                       Program Percepatan 10.000 MW                           Perbaikan regulasi terkait, dipadukan
                                       Tahap II                                               dengan dukungan fiskal untuk menjamin
                                       Program Percepatan 10.000 MW II                        risiko khusus tertentu, diharapkan dapat
                                       menggariskan penambahan kapasitas                      mengatasi permasalahan yang ada dan
                                       daya total 10 GW antara 2014 dan 2018                  menarik investasi sektor swasta di masa
                                       di 94 lokasi di seluruh Indonesia. Lebih               mendatang.
                                       dari 55% dari kapasitas ini direncanakan
                                       untuk grid daya Jawa-Bali. Sekitar 47%                 Permintaan Pasokan Listrik
                                       dari kapasitas total yang direncanakan                 Permintaan pasokan listrik di Indonesia
                                       akan memanfaatkan sumber energi                        pada 2011 secara total diperkirakan
                                       geothermal.                                            mencapai 155 terawatt jam (TWh) dan
                                                                                              akan terus meningkat sejalan dengan
                                       Sekitar separuh dari kapasitas Program                 pertumbuhan PDB. Permintaan listrik
                                       Percepatan 10.000 MW II akan dibangun                  datang dari sektor residensial/hunian dan
                                       oleh PLN dan separuh lainnya oleh IPP.                 komersial, serta sektor industri.
                                                                       Tanggung Jawab        Laporan Tata Kelola    Tinjauan                          Laporan Keuangan            Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                      Sosial Perusahaan         Perusahaan         Keuangan                              Konsolidasi           Perusahaan


                                                                                                                                                                             Tinjauan Industri




                                 Prediksi permintaan pasokan listrik menurut sektor pelanggan dan daerah

                                 Permintaan menurut Sektor                                                         Permintaan menurut Daerah

                                                        250                                                                              250



                                                        200                                                                              200



                                                        150                                                                              150
                                   Power demand (TWh)




                                                                                                                    Power demand (TWh)
                                                        100                                                                              100



                                                         50                                                                               50



                                                          0                                                                                0
                                                               2011        2012       2013         2014                                        2011       2012        2013       2014


                                                              Bisnis dan Pemukiman               Industri                                         Jawa-Bali                     Sumatera

                                                                                                                                                  Indonesia Lainnya




                                                                                                                                                                                                       37


                                 Sesuai dengan RUPTL 2009,                                                         Permintaan Listrik Captive




                                                                                                                                                                                                 ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 pemerintah menargetkan peningkatan                                                Permintaan listrik captive di Indonesia
                                 rasio elektrifikasi dari 65% di tahun                                             berasal dari industri minyak, gas dan
                                 2009 menjadi 96% pada tahun 2018.                                                 tambang, sampai ke ribuan unit generator
                                 Kenaikan besar ini tidak mungkin                                                  set yang digunakan baik sebagai pasokan
                                 dapat diimplementasikan dalam waktu                                               listrik utama maupun sumber listrik
                                 cepat mengingat keterbatasan jaringan                                             siaga untuk industri. Listrik merupakan
                                 prasarana saat ini.                                                               satu-satunya sumber daya untuk banyak
                                                                                                                   masyarakat di daerah atau pulau terpencil.
                                 Sebagai wilayah kepulauan, kondisi                                                Permintaan listrik captive tersebar luas
                                 geografis beberapa daerah pulau                                                   karena PLN belum dapat memenuhi
                                 dan daerah terpencil mengharuskan                                                 permintaan dan juga karena banyak
                                 pembangunan pembangkit listrik sendiri                                            perusahaan telah beralih ke generator
                                 yang tidak akan terhubung dengan                                                  sendiri karena rendahnya variabel mutu
                                 jaringan listrik regional manapun. Investasi                                      dan keandalan pasokan PLN.
                                 kelistrikan bagi daerah terpencil semacam
                                 ini bukanlah hal yang mudah, sementara                                            Sumatera memiliki proporsi permintaan
                                 menghubungkan ke grid regional                                                    listrik yang sangat tinggi karena konsumsi
                                 dengan kabel transmisi mungkin tidak                                              industri pertambangan, manufaktur kertas,
                                 feasible. Pihak swasta tidak akan tertarik                                        pupuk, dan migas. Sebelum tahun 2010,
                                 untuk berinvestasi di instalasi terpencil                                         permintaan listrik captive di Sumatera
                                 semacam ini, dan PLN menghadapi                                                   telah melebihi permintaan listrik grid.
                                 kesulitan dalam mendanai proyek-proyek                                            Diperkirakan bahwa permintaan listrik
                                 yang telah direncanakan.                                                          captive akan melambat dan kemudian
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM      Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Industri




                                       stabil setelah penyelesaian sejumlah besar             sementara diperkirakan tetap stabil pada
                                       pusat pembangkit listrik berbahan bakar                angka sekitar 1,5 GW dalam lima tahun ke
                                       batubara dibawah program Percepatan                    depan.
                                       10.000 MW. Pembangkit baru ini akan
                                       meningkatkan pasokan listrik dan menarik               Pasar pembangkit listrik sementara
  38
                                       para pengguna daya listrik.                            di Indonesia sebagian besar untuk
                                                                                              memenuhi permintaan di daerah terpencil
                                       Pasar Pembangkit Listrik Sementara                     dan kebutuhan listrik pada saat beban
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Indonesia                                              puncak PLN. Hampir semua kebutuhan
                                       Indonesia merupakan suatu kepulauan                    listrik sementara saat ini dipasok oleh
                                       dengan lebih dari 17.000 pulau, 6.000                  pembangkit dengan pembakaran diesel,
                                       pulau di antaranya telah dihuni. Karena                karena fleksibilitas operasional diesel
                                       populasi yang sangat tersebar, maka                    yang tinggi dan kemudahan mobilisasi.
                                       sektor daya Indonesia secara perlahan                  Kapasitas pembangkit bermesin diesel
                                       berkembang sebagai suatu paduan                        saat ini disediakan oleh PLN, IPP, dan
                                       antara grid yang saling terhubung untuk                penyedia generator set sewa. Meskipun
                                       pemerataan distribusi listrik, dan sistem              demikian, peluang sumber daya biomassa
                                       daya terpencil untuk melayani kelompok                 dan sumber energi terbarukan lainnya
                                       desa berpenduduk yang terpencil dari                   dapat mengambil peran dalam pasar listrik
                                       pulau-pulau utama, atau grid terpisah                  sementara.
                                       untuk pulau-pulau lebih kecil.
                                                                                              Pemain Kunci
                                       Untuk melayani permintaan daya di                      Pasar listrik sementara Indonesia dipenuhi
                                       daerah terpencil yang tidak bisa dijangkau             oleh pemain dari perusahaan kecil,
                                       jaringan transmisi, instalasi pembangkit               menengah sampai besar. Sewa jangka
                                       listrik berukuran kecil yang dekat dengan              pendek dan sewa guna jangka panjang
                                       konsumen merupakan satu-satunya                        generator set merupakan sumber bisnis
                                       solusi. Pembangkit listrik sementara                   utama pelaku pasar. Sebagian besar
                                       akan memainkan peran penting dalam                     fokus untuk melayani industri tambang,
                                       memenuhi kebutuhan listrik bagi                        migas, perusahaan dan industri lainnya.
                                       masyarakat daerah terpencil. Pasar listrik             Tidak ada hambatan masuk bagi pemain
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                          Tinjauan Industri




                                 baru dan peralatan generator set berbagai                 PT Coates Hire dan PT Atlas Copco,
                                 ukuran kapasitas tersedia dari berbagai                   merupakan anak perusahaan yang
                                 manufaktur peralatan internasional seperti                sepenuhnya dimiliki perusahaan induk
                                 Caterpillar, Cummins, Perkin, Mercedes,                   internasional mereka. Kedua perusahaan
                                 Deutz dan Honda. Sesuai ketentuan                         fokus pada usaha rental dan sewa guna
                                 hukum di Indonesia, perusahaan                            generator diesel kepada sektor industri
                                 internasional tidak dapat beroperasi                      dan tambang, dengan penetrasi kecil ke
                                 langsung di dalam negeri. Mereka                          pasar PLN.
                                 beroperasi melalui anak perusahaan atau
                                 melalui agen-agen yang ditunjuk.                          PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama)
                                                                                           adalah salah satu dari pemain pasar yang
                                 Aggreko adalah salah satu dari pemain                     terbesar dalam pasar listrik sementara
                                 global terbesar, dan kehadirannya di                      dengan fokus utama pada sektor PLN.
                                 Indonesia telah semakin menonjol. Namun                   Mayoritas dari peralatan yang tersedia
                                 Aggreko beroperasi hanya melalui kantor                   untuk disewakan oleh perusahaan
                                 regionalnya di Singapura dan usaha rental                 berasal dari Caterpillar, dimana agen
                                 generator di Indonesia dilaksanakan oleh                  tunggalnya di Indonesia, yaitu Trakindo
                                 agen-agen yang ditunjuknya.                               Utama merupakan sister company dari
                                                                                           Sewatama.
                                                                                                                                                    39




                                                                                                                                              ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                             Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                         Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                            Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Laporan Dewan Komisaris




  40
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                                                                                         RACHMAT MULYANA HAMAMI
                                                                                                                                                         Komisaris Utama


                                       Pemegang saham yang terhormat,
                                       Dengan memanjatkan syukur kehadirat                Secara umum, kondisi dunia usaha pada
                                       Tuhan Yang Maha Esa, bersama ini                   tahun 2011 cukup menggembirakan
                                       kami sampaikan kepada pemegang                     karena didukung oleh fundamental
                                       saham PT ABM Investama Tbk, laporan                ekonomi yang kondusif. Pertumbuhan
                                       tentang pengawasan Dewan Komisaris                 ekonomi mencapai 6,5%, tingkat inflasi
                                       atas perkembangan dan pengelolaan                  cukup rendah dan nilai tukar Rupiah relatif
                                       perusahaan sepanjang tahun 2011.                   stabil. Stabilitas ekonomi Indonesia juga
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                                Laporan Dewan Komisaris




                                 Kondisi eksternal yang baik membuat kami
                                 lebih percaya diri untuk memacu pertumbuhan,
                                 melakukan aksi korporasi penting serta mendorong
                                 anak-anak usaha untuk terus meningkatkan
                                 kapasitas dan kinerja, membangun sinergi dan
                                 meningkatkan efisiensi.




                                                                                                                                                41
                                 diakui oleh komunitas internasional.                      portofolio usaha, mencapai efektivitas
                                 Pada pertengahan Desember 2011                            investasi, optimalisasi alokasi sumber
                                 lembaga pemeringkat utang Fitch Ratings                   daya, serta pertumbuhan yang




                                                                                                                                          ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 menaikkan peringkat utang Indonesia                       menguntungkan dan berkelanjutan.
                                 untuk jangka panjang valuta asing dari                    Disamping itu kami mendorong anak-
                                 BB+ menjadi BBB- dengan prediksi stabil.                  anak usaha dan afiliasi untuk terus
                                 Dengan peringkat tersebut, Indonesia                      meningkatkan kapasitas dan kinerja,
                                 sudah termasuk pada negara layak                          membangun sinergi antar anak usaha dan
                                 Investasi. Hal ini selain berdampak positif               meningkatkan efisiensi.
                                 terhadap investor dan pembeli asing, juga
                                 meningkatkan kepercayaan masyarakat                       Pencapaian 2011
                                 sehingga indeks kepercayaan konsumen                      Dewan Komisaris menyampaikan
                                 semakin menguat dan pasar domestik                        apresiasi kepada jajaran Direksi beserta
                                 terus meningkat.                                          seluruh karyawan grup ABM yang
                                                                                           mampu mencapai kinerja sangat baik
                                 Kondisi eksternal yang baik membuat                       dengan meraih Pendapatan sebesar
                                 kami lebih percaya diri untuk memacu                      Rp 6,626triliun, meningkat 47,7%
                                 pertumbuhan perusahaan dengan target-                     dibandingkan Pendapatan tahun 2010
                                 target pencapaian yang optimistis.                        sebesar Rp 4,486 triliun. Perusahaan
                                 Sepanjang tahun 2011 ABM Investama                        mencatat Laba Bersih Rp 415,7miliar, naik
                                 telah melakukan berbagai aksi korporasi                   226% dari Laba Bersih pada tahun 2010.
                                 penting seperti akuisisi dan pendirian
                                 anak-anak usaha baru di bawah naungan                     Kami meyakini bahwa pencapaian
                                 unit-unit usaha yang sudah ada. Kami                      ini merupakan hasil dari kemampuan
                                 mengevaluasi dan memilih peluang-                         Direksi yang secara cermat mengelola
                                 peluang terbaik untuk memperkuat                          perusahaan dengan prinsip-prinsip
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM    Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Laporan Dewan Komisaris




                                       manajemen yang profesional termasuk                  (TIA), yang juga merupakan anak
                                       membangun komunikasi ke segala arah,                 perusahaan Reswara. PBR telah memiliki
                                       serta melaksanakan praktik-praktik tata              izin sebagai Badan Usaha Pelabuhan dan
                                       kelola perusahaan yang baik. Keberhasilan            oleh karena itu dapat memberikan jasa
                                       perusahaan tidak dapat dilepaskan dari               operasi pelabuhan dimana saja di seluruh
                                       kerja keras yang ditunjukkan oleh unit-unit          Indonesia. Dukungan logistik terhadap
                                       bisnis usaha, yaitu PT Reswara Minergi               operasi pertambangan TIA diberikan
                                       Hartama (Reswara), PT Cipta Kridatama                oleh CKB Logistics dengan membentuk
                                       (CK), PT Sumberdaya Sewatama                         anak usaha PT Baruna Dirga Dharma
                                       (Sewatama), PT Cipta Krida Bahari (CKB               (BDD) yang mengoperasikan tugs and
                                       Logistics) dan PT Sanggar Sarana Baja                barges untuk mengangkut produk TIA
                                       (SSB). Dewan Komisaris menyampaikan                  dari pelabuhan ke titik buang sauh kapal
                                       penghargaan dan ucapan terimakasih                   pengangkut di tengah laut.
                                       kepada Direksi dan karyawan anak-anak
                                       usaha atas kinerja yang baik dan sinergi             Infrastruktur energi masih menawarkan
                                       yang solid sepanjang tahun 2011.                     peluang yang besar. Rasio elektrifikasi
                                                                                            di Indonesia relatif masih rendah
                                       Dewan Komisaris mendukung dan                        sehingga bisnis temporary power yang
                                       memberi arahan terhadap berbagai                     dijalankan Sewatama masih menjanjikan
  42                                   langkah strategis untuk menangkap                    pertumbuhan yang sangat baik. Di sisi lain,
                                       peluang peningkatan pendapatan dan                   pemerintah telah membuka kesempatan
                                       profitabilitas termasuk pengembangan                 bagi pihak swasta untuk memasuki bisnis
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       usaha terintegrasi yang difokuskan untuk             penyedia listrik independen (Independent
                                       memperkuat portofolio perusahaan                     Power Producer – IPP) untuk mendukung
                                       di bidang sumber daya energi dan                     program percepatan 10.000 MW. Setelah
                                       infrastruktur energi.                                memasuki bisnis IPP pada tahun 2010
                                                                                            melalui akuisisi PT Meppogen, perusahaan
                                       Pada tahun 2011, Reswara mengakuisisi                IPP di Sumatera Selatan, pada tahun 2011
                                       PT Media Djaya Bersama (MDB) di Aceh.                Sewatama telah melebarkan sayapnya
                                       MDB memiliki 169 juta ton cadangan                   di bisnis IPP dengan menandatangani
                                       batubara dari 455 juta ton sumberdaya                perjanjian jual beli saham bersyarat
                                       batubara jenis sub-bituminous berkalori              (Conditional Sale and Purchase of Share
                                       rendah. Didukung berbagai keunggulan                 Agreement – CSPA) untuk mengakuisisi
                                       kompetitif seperti kondisi geografis                 pembangkit listrik tenaga batubara 15 MW
                                       yang sangat strategis dan dekat dengan               di Aceh dan pembangkit listrik tenaga gas
                                       pelabuhan serta jarak transportasi yang              100 MW di Jambi.
                                       pendek ke pasar Asia Barat, MDB akan
                                       menjadi mesin pertumbuhan perusahaan                 Sewatama juga membentuk dua anak
                                       di masa depan.                                       usaha yaitu PT Pradipa Aryasatya
                                                                                            (PAS), yang akan fokus pada bisnis
                                       Untuk melengkapi infrastruktur dan                   pembangkitan listrik berbahan bakar
                                       sarana pendukung usaha pertambangan,                 thermal seperti batubara dan gas, dan
                                       Reswara mendirikan PT Pelabuhan Buana                PT Nagata Bisma Shakti (NBS) yang
                                       Reja (PBR) yang akan mengoperasikan                  akan melakukan mengembangkan usaha
                                       pelabuhan di lokasi PT Tunas Inti Abadi              pembangkitan listrik energi terbarukan
                                                                                            seperti mikro hydro.
                                                         Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan      Data
    Tentang ABM      Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                        Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                                        Laporan Dewan Komisaris




Dari kiri ke kanan

MIVIDA HAMAMI
Komisaris

RACHMAT MULYANA HAMAMI
Komisaris Utama
                                        Penawaran Umum Perdana Saham                              di lantai bursa terkemuka dunia seperti               43
ERRY RIYANA HARDJAPAMEKAS               ABM Investama telah melakukan langkah                     di Inggris, Jerman, Perancis, Jepang dan
Komisaris Independen
                                        bersejarah dengan melakukan penawaran                     Hong Kong. Namun dengan dukungan




                                                                                                                                                  ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                        umum perdana saham (Initial Public                        penuh dari TMT sebagai induk perusahaan
                                        Offering - IPO) di Bursa Efek Indonesia                   yang memiliki reputasi dan tingkat
                                        pada tanggal 6 Desember 2011. Dengan                      kredibilitas tinggi di mata investor, IPO
                                        menjadi perusahaan publik, perusahaan                     tetap dilaksanakan dan berjalan sukses.
                                        bukan hanya bertujuan menghimpun dana
                                        masyarakat, tetapi juga agar pengelolaan                  Perusahaan melepas 550,6 juta lembar
                                        perusahaan menjadi lebih transparan,                      saham (20%) kepada publik dengan harga
                                        akuntabel dan terbuka dengan melibatkan                   perdana Rp 3.750 per lembar dan berhasil
                                        partisipasi masyarakat. Dengan mengelola                  memperoleh dana sebesar Rp 2,1 triliun.
                                        dana masyarakat, perusahaan harus                         IPO ABM Investama merupakan IPO
                                        senantiasa meningkatkan kinerja, menjaga                  terbesar ketiga di Bursa Efek Indonesia
                                        reputasi dan mematuhi aturan-aturan                       pada tahun 2011.
                                        otoritas pasar modal termasuk pelaporan
                                        keuangan secara berkala dan tepat waktu.                  Tata Kelola Perusahaan
                                                                                                  Dewan Komisaris mendukung penuh
                                        Rencana IPO yang telah disiapkan                          implementasi tata kelola perusahaan yang
                                        dengan kerja keras oleh seluruh jajaran                   baik berdasarkan pada prinsip-prinsip GCG
                                        perusahaan dan unit-unit usaha sejak                      yang meliputi transparansi, akuntabilitas,
                                        awal tahun 2011 sempat terganggu oleh                     tanggungJawab, independensi, dan
                                        situasi perekonomian global yang tidak                    kewajaran di seluruh aspek kegiatan
                                        menguntungkan pada kuartal ketiga. Krisis                 perusahaan.Dewan Komisaris bersama
                                        keuangan di Amerika Serikat dan Eropa                     Direksi telah sepakat untuk menerapkan
                                        berpengaruh negatif kepada kinerja saham                  prinsip-prinsip tata kelola secara konsisten
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM    Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Laporan Dewan Komisaris




                                       dan menjadikan praktik tata kelola                   sistematis untuk mengidentifikasi,
                                       perusahaan yang baik sebagai landasan                mengukur, mengevaluasi dan mengelola
                                       operasionalnya.                                      berbagai faktor risiko yang ada, baik
                                                                                            risiko strategis maupun risiko operasional
                                       Dewan Komisaris telah dilengkapi                     perusahaan. Proses manajemen risiko
                                       dengan Komite Audit yang dibentuk                    telah dilaksanakan di tingkat holding
                                       pada bulan November 2011. Komite                     maupun anak-anak usaha melalui berbagai
                                       Audit sedang mempersiapkan program                   perangkat, kebijakan dan prosedur serta
                                       kerja dan telah menyusun perangkat                   metodologi.
                                       kerja termasuk Piagam Komite Audit.
                                       Terkait dengan kegiatan audit laporan                Perubahan Susunan Dewan
                                       keuangan tahun buku 2011, Komite                     Komisaris
                                       Audit telah mengadakan kick-off meeting              Perubahan Susunan Dewan Komisaris
                                       dengan auditor eksternal, Internal Audit             Kami sangat berbesar hati dengan
                                       dan manajemen. Komite Audit akan                     bergabungnya bapak Erry Riyana
                                       menjalankan tugasnya secara efektif di               Hardjapamekas sebagai Komisaris
                                       tahun 2012.                                          Independen. Kami yakin, dengan
                                                                                            reputasi beliau yang telah dikenal luas
                                       Pada tahun 2012, Dewan Komisaris                     integritas dan komitmennya terhadap
  44                                   akan melengkapi komite-komite                        pemberantasan korupsi, implementasi
                                       lainnya untuk membantu Dewan                         GCG di ABM Investama semakin berjalan
                                       Komisaris melaksanakan fungsi dan                    di jalur yang benar sesuai kaidah-kaidah
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       tanggungjawabnya yaitu Komite Nominasi               hukum dan sebagai warga korporasi yang
                                       dan Remunerasi serta Komite Investasi.               baik.
                                       Komite Investasi akan membantu Dewan
                                       Komisaris dalam melakukan evaluasi dari              Prospek 2012
                                       berbagai sudut pandang atas peluang                  Harga komoditas batubara Indonesia
                                       usaha baru, termasuk mengidentifikasi                pada tahun 2012 diproyeksikan
                                       potensi-potensi risikonya. Hasil evaluasi            mengalami kenaikan 5-10 persen, dipicu
                                       dari komite akan menjadi dasar                       meningkatnya permintaan domestik dan
                                       pertimbangan bagi keputusan-keputusan                ekspor. Permintaan domestik akan terus
                                       penting investasi perusahaan di masa                 meningkat sejalan dengan crash program
                                       datang.                                              pemerintah membangun pusat-pusat
                                                                                            pembangkit listrik batubara. Sementara
                                       Kondisi lingkungan bisnis yang terus                 permintaan ekspor terutama untuk
                                       berubah secara dinamis mempertegas                   tujuan China dan India menunjukkan tren
                                       pentingnya manajemen risiko yang dapat               yang meningkat. India mengoperasikan
                                       diandalkan. Dewan Komisaris mendorong                pembangkit-pembangkit listrik baru yang
                                       Direksi untuk melakukan proses                       dirancang untuk dapat menggunakan
                                       manajemen risiko yang menyeluruh                     batubara jenis kalori rendah yang dapat
                                       dengan melakukan langkah-langkah                     dipenuhi oleh produk perusahaan, MDB
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                                Laporan Dewan Komisaris




                                 Coal yang merupakan batubara jenis                        Penutup
                                 sub-bituminous berkalori rendah dengan                    Akhirnya, atas nama Dewan Komisaris,
                                 keunggulan rendah abu dan rendah                          saya menyampaikan terima kasih
                                 sulfur. MDB Coal dihasilkan dari konsesi                  atas dukungan dan kepercayaan yang
                                 penambangan di Aceh yang memiliki                         diberikan oleh para pemegang saham dan
                                 keuntungan jarak transportasi relatif dekat               pemangku kepentingan ABM Investama.
                                 dengan pasar India.                                       Penghargaan yang tulus kami sampaikan
                                                                                           kepada Direksi, manajemen dan seluruh
                                 Kami percaya perusahaan mampu                             karyawan dari PT ABM Investama Tbk
                                 menangkap peluang tersebut dengan                         beserta anak-anak usaha yang telah
                                 baik dan terus memantapkan posisi                         bekerja dengan penuh kesungguhan
                                 sebagai perusahaan produsen batubara                      dan dedikasi dalam mewujudkan visi
                                 terkemuka di tengah pasar yang terus                      dan misi perusahaan. Kami berharap,
                                 tumbuh. Dengan sinergi yang solid, unit-                  perusahaan senantiasa dapat memberikan
                                 unit usaha lainnya akan ikut bertumbuh di                 kontribusinya bagi kepentingan seluruh
                                 sektor energi secara terintegrasi dan lebih               masyarakat Indonesia.
                                 menguntungkan.



                                                                                                                                                45




                                                                                                                                          ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                       Atas nama Dewan Komisaris




                                                                       Rachmat Mulyana Hamami
                                                                           Komisaris Utama
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Laporan Direksi




  46
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                                                                                      ACHMAD ANANDA DJAJANEGARA
                                                                                                                                                      Direktur Utama

                                       Pemegang saham yang terhormat,
                                       Dengan mengucapkan syukur ke hadirat                yang terjadi di Eropa dan Amerika Serikat.
                                       Tuhan Yang Maha Kuasa, perkenankanlah               Namun demikian kondisi fundamental
                                       kami melaporkan ringkasan kinerja                   ekonomi dan politik Indonesia yang stabil
                                       PT ABM Investama Tbk (ABM Investama)                mampu meminimalisasi dampak negatif
                                       untuk tahun yang berakhir pada                      krisis global tersebut. Indikator ekonomi
                                       31 Desember 2011.                                   makro berada pada kondisi yang cukup
                                                                                           baik. Laju inflasi sebesar 3,79%, jauh
                                       Pada tahun 2011 situasi ekonomi global              lebih rendah dibandingkan tahun lalu
                                       masih tertekan akibat krisis ekonomi                yang mencapai 6,96%. Produk Domestik
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                           Laporan Direksi




                                 Pendapatan yang tumbuh 47,7% dan laba
                                 bersih yang meningkat lebih dari tiga kali lipat
                                 merupakan pencapaian yang sangat bermakna
                                 dan mencerminkan konsistensi peningkatan
                                 kinerja berkelanjutan dari seluruh unit usaha yang
                                 membangun sinergi bisnis grup ABM.




                                                                                           Di sisi lain, pesatnya pertumbuhan                      47
                                 Bruto (PDB) tumbuh mencapai 6,5%
                                 dibandingkan 6,1% pada tahun 2010. Para                   ekonomi di China dan India yang
                                 pengamat memprediksi bahwa Indonesia                      membutuhkan suplai energi yang besar,




                                                                                                                                             ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 akan menjadi negara tujuan investasi yang                 meningkatkan permintaan dan harga
                                 besar, karena pertumbuhan ekonomi yang                    komoditas batubara yang digunakan untuk
                                 terus meningkat, rasa aman dan nyaman                     pembangkit tenaga listrik.
                                 dalam menjalankan usaha, serta stabilitas
                                 yang terjaga.                                             Kinerja dan Pencapaian 2011
                                                                                           ABM Investama sebagai perusahaan
                                 Di awal tahun, Badan Koordinasi                           penyedia jasa energi terintegrasi mampu
                                 Penanaman Modal (BKPM) menargetkan                        menangkap peluang pasar dengan baik.
                                 pencapaian Foreign Direct Investment                      Semua anak usaha menunjukkan kinerja
                                 (FDI) dan Domestic Direct Investment                      usaha dan keuangan yang jauh lebih baik
                                 (DDI) naik 15% dari tahun 2010 menjadi                    dari tahun 2010. Secara keseluruhan,
                                 Rp240 triliun. Faktanya, realisasi investasi              Perusahaan berhasil meraih pendapatan
                                 modal asing dan dalam negeri pada tahun                   sebesar Rp6,626 triliun, atau tumbuh
                                 2011 mencapai Rp251,3 triliun atau 4,7%                   47,7% dibandingkan tahun 2010.
                                 di atas target. Mendekati akhir tahun,                    Perusahaan juga membukukan laba bersih
                                 lembaga pemeringkat internasional Fitch                   sebesar Rp415,7 miliar, meningkat lebih
                                 Ratings menaikkan peringkat utang                         dari tiga kali lipat dibandingkan pencapaian
                                 Indonesia dari BB+ menjadi BBB- yang                      tahun sebelumnya. Pencapaian yang
                                 menjadikan Indonesia masuk kategori                       sangat bermakna dan mencerminkan
                                 sebagai negara layak investasi. Kondisi                   konsistensi peningkatan kinerja
                                 ini diprediksi akan segera mendorong                      berkelanjutan dari seluruh unit usaha yang
                                 pengalihan tujuan investasi ke Indonesia.                 membangun sinergi bisnis grup ABM.
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM    Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Laporan Direksi




                                       Bisnis Batubara Terintegrasi                         Selatan dan MDB di Aceh. Pelabuhan
                                       Bisnis batubara yang dijalankan oleh                 ini akan menunjang operasional
                                       sub-holding PT Reswara Minergi Hartama               pertambangan dan meningkatkan efisiensi
                                       (Reswara) mencatat pencapaian-                       biaya transportasi serta pengapalan.
                                       pencapaian penting. Pada tahun 2011                  Pengoperasian pelabuhan yang lebih
                                       Reswara membukukan produksi dan                      baik dan jadwal pengapalan yang
                                       penjualan batubara mencapai 2,163                    terencana akan mengurangi potensi
                                       juta metrik ton, dengan sumbangan                    penalty dari pembeli, menghindari biaya
                                       Pendapatan sebesar Rp918,6 miliar                    demurrage, sehingga dapat menekan
                                       terhadap Pendapatan konsolidasi                      biaya operasional. Strategi bisnis Reswara
                                       ABM Investama. Pencapaian produksi                   adalah memproduksi batubara sub-
                                       meningkat hingga 2 kali lipat dibandingkan           bituminous dengan biaya sekompetitif
                                       tahun sebelumnya, dimana hampir                      mungkin.
                                       seluruhnya merupakan kontribusi dari
                                       anak usaha Reswara yaitu PT Tunas Inti               Sampai akhir tahun 2011 pembangunan
                                       Abadi (TIA) yang memiliki Ijin Usaha                 pelabuhan milik TIA di Kalimantan Selatan
                                       Penambangan (IUP) di daerah Kalimantan               telah diselesaikan dan dimanfaatkan untuk
                                       Selatan. TIA menghasilkan batubara sub-              aktivitas pengiriman batubara TIA.
                                       bituminous rendah kalori yang dipasarkan
  48                                   dengan merek dagang “TIA Compliant                   Bisnis Kontraktor Tambang
                                       Coal”. Produk TIA memiliki karakteristik             Bisnis penyedia jasa kontraktor tambang
                                       rendah sulfur dan rendah kadar abu yang              yang dijalankan oleh PT Cipta Kridatama
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       semakin diminati pasar karena relatif                (CK) terus bertumbuh seiring dengan
                                       lebih ramah lingkungan dan mengurangi                pertumbuhan industri pertambangan.
                                       biaya pengelolaan sisa pembakaran                    Selain melakukan operasi penambangan
                                       yang substansial bagi perusahaan                     di lokasi tambang TIA di Kalimantan
                                       pembangkit listrik.                                  Selatan, saat ini CK juga mendapat kontrak
                                                                                            penambangan dari enam produsen
                                       Pada tahun 2011 Reswara mengakuisisi                 batubara lainnya.
                                       PT Media Djaya Bersama (MDB) yang
                                       memiliki konsesi pertambangan di                     CK merupakan satu dari sekitar 160
                                       Aceh. Saat ini MDB belum beroperasi                  kontraktor tambang batubara yang
                                       secara penuh dan hanya memasok                       beroperasi di Indonesia. Salah satu
                                       batubara untuk pembangkit listrik di                 keunggulan kompetitif CK adalah “close
                                       lokasi pertambangan. Perusahaan                      relationship” dengan produsen-produsen
                                       tengah mempersiapkan infrastruktur                   alat berat terkemuka disamping dukungan
                                       tambang dan pelabuhan di Aceh dan akan               penuh dari Trakindo Utama sebagai dealer
                                       segera meningkatkan produksinya mulai                alat berat merk “Caterpillar”. Dengan
                                       pertengahan tahun 2012 untuk memasok                 keunggulan tersebut, skala kegiatan
                                       pasar yang sangat prospektif di Asia Barat.          operasi CK berada dalam posisi 6 besar
                                                                                            diantara kontraktor tambang utama
                                       Reswara melalui anak usahanya, PT                    dalam hal pemindahan pengupasan tanah
                                       Pelabuhan Buana Reja (PBR), mengelola                (overburden removal).
                                       operasi pelabuhan untuk mendukung
                                       aktivitas pertambangan TIA di Kalimantan
                                                          Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan       Data
    Tentang ABM       Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                         Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                                  Laporan Direksi




Dari kiri ke kanan

WILLY AGUNG ADIPRADHANA
Direktur Keuangan
                                         Pada tahun 2011 CK menyumbangkan                          Di tahun 2011, Sewatama mengelola lebih
ACHMAD ANANDA DJAJANEGARA
Direktur Utama                           Pendapatan Rp2,961 triliun terhadap                       dari 70 proyek sewa pengadaan tenaga
                                                                                                                                                          49
                                         Pendapatan konsolidasi ABM Investama,                     listrik diesel dan gas di seluruh wilayah
SYAHNAN POERBA
Direktur Layanan Pendukung Korporat      naik 45,6% dari tahun 2010 sebesar                        Indonesia, baik di segmen pelanggan
                                         Rp2,034 triliun. Volume pengupasan                        PLN maupun non-PLN. Sewatama telah




                                                                                                                                                    ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
YOVIE PRIADI
Direktur Strategi Korporat               lahan meningkat 18% menjadi 118 juta                      memiliki kapasitas daya listrik sebesar
                                         BCM dan ekstraksi batubara meningkat                      934 Mega Watt dengan tingkat utilisasi
                                         28% menjadi 10,6 juta ton. Pencapaian                     74% dan menyumbangkan Pendapatan
                                         tersebut menggambarkan tingkat                            Rp989,9 miliar terhadap Pendapatan
                                         pertumbuhan yang agresif untuk segera                     konsolidasi ABM Investama, atau naik
                                         mencapai puncak produksi beberapa                         26% dari Rp788,4 miliar pada tahun
                                         tahun mendatang.                                          2010. Sewatama saat ini menguasai
                                                                                                   pangsa pasar terbesar di pasar bisnis
                                         Bisnis Penyedia Tenaga Listrik                            temporary power di Indonesia, baik dari
                                         PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama)                         sisi pendapatan maupun kapasitas daya
                                         yang selama ini telah memantapkan                         yang dimiliki.
                                         eksistensinya di bidang penyedia daya
                                         listrik sementara (temporary power)                       Pelanggan utama Sewatama untuk
                                         mulai dikembangkan sebagai power                          temporary power adalah PT PLN (Persero).
                                         solution provider. Setelah mengakuisisi                   Pelanggan lainnya adalah sektor swasta
                                         Meppogen, sebuah pembangkit listrik                       dari industri pertambangan dan migas.
                                         independen berkapasitas 80 MW di                          Pangsa pasar non-PLN masih terbuka
                                         Sumatera Selatan pada tahun 2010, pada                    luas untuk meningkatkan pendapatan.
                                         tahun 2011 Sewatama mendirikan dua                        Demikian juga tenaga listrik cadangan
                                         anak usaha yang akan berfokus sebagai                     bagi industri-industri yang membutuhkan
                                         penyedia tenaga listrik independen                        kontinuitas pasokan daya dalam proses
                                         (Independent Power Producer - IPP)                        produksinya.
                                         dengan sumber energi thermal dan energi
                                         terbarukan.
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM    Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Laporan Direksi




                                       Bisnis Logistik Terintegrasi                         site services, re-pabrikasi dan transport
                                       Bisnis logistik terintegrasi yang dijalankan         equipment kepada pelanggan yang
                                       oleh PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics)           bergerak dalam industri pertambangan,
                                       mencakup jasa freight forwarding,                    minyak dan gas, petrokimia dan tenaga
                                       warehouse management, project logistic,              listrik.
                                       shorebase management, perkapalan dan
                                       logistik batubara. CKB Logistics terus               Pada tahun 2011 SSB membangun
                                       berupaya meningkatkan kemampuannya                   fasilitas workshop tambahan untuk jasa
                                       dalam melayani pelanggan baik dari                   re-pabrikasi di Kariangau dan Samarinda,
                                       lingkungan grup maupun eksternal. CKB                Kalimantan Timur serta fasilitas site
                                       Logistics telah membangun rantai bisnis              services di Kuala Kencana, Papua.
                                       logistik batubara untuk mendukung                    Fasilitas ini dekat dengan lokasi pelanggan
                                       operasional tambang. Sejak tahun 2011,               sehingga dapat menawarkan jasa yang
                                       anak usahanya yaitu PT Baruna Dirga                  efisien dari segi waktu, transportasi dan
                                       Dharma (BDD) telah menyediakan jasa                  biaya bagi pelanggan.
                                       kepada TIA untuk transportasi batubara
                                       dari pelabuhan ke titik buang sauh di                SSB mencatat sumbangan Pendapatan
                                       tengah laut. BDD telah membeli satu                  sebesar Rp1,006 triliun terhadap
                                       set tongkang dan kapal tunda (tug &                  Pendapatan konsolidasi ABM Investama
  50                                   barge) Kaili VIII dan Moana VIII, dan                pada tahun 2011, meningkat 24% dari
                                       memesan enam set tugs and barges yang                pendapatan tahun sebelumnya sebesar
                                       rencananya akan diterima sepanjang tahun             Rp808,5 miliar. Pendapatan yang
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       2012 untuk mendukung kegiatan TIA.                   menembus angka Rp1 triliun merupakan
                                                                                            kebanggaan tersendiri di tengah semakin
                                       Anak usaha lainnya, PT Alfa Trans Raya               ketatnya persaingan terutama di sektor
                                       (ATR) menyediakan jasa penyewaan kapal               pabrikasi serta meningkatnya harga bahan
                                       untuk industri lepas pantai. Sekitar 60%             baku terutama baja.
                                       armada ATR disewa oleh perusahaan
                                       industri pertambangan serta minyak dan               Penawaran Umum Perdana Saham
                                       gas, sedangkan sekitar 40% armada ATR                Satu langkah korporasi yang penting
                                       melayani bisnis pengiriman kargo dan                 bagi ABM Investama adalah melakukan
                                       project logistic CKB Logistics.                      penawaran umum perdana saham (Initial
                                                                                            Public Offering - IPO) di Bursa Efek
                                       Pada tahun 2011 CKB menyumbangkan                    Indonesia pada tanggal 6 Desember
                                       Pendapatan sebesar Rp750,2 miliar                    2011. Lebih dari sekedar untuk
                                       terhadap Pendapatan konsolidasi ABM                  menghimpun dana masyarakat, tujuan
                                       Investama, naik 62% dari pendapatan                  menjadi perusahaan publik adalah untuk
                                       pada tahun 2010 sebesar Rp461,6 miliar.              mengukuhkan komitmen kami agar
                                                                                            senantiasa meningkatkan aspek-aspek
                                       Bisnis Engineering Services                          kualitas kerja operasional, pelayanan
                                       PT Sanggar Sarana Baja (SSB) telah                   kepada pelanggan dan pemangku
                                       mempunyai pengalaman panjang dalam                   kepentingan lainnya serta sistem
                                       membangun reputasi di bisnis solusi                  pelaporan dan pengawasan keuangan,
                                       engineering. SSB menyediakan jasa                    karena kinerja Perusahaan akan selalu
                                       engineering yang mencakup pabrikasi,                 diawasi langsung oleh masyarakat.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                           Laporan Direksi




                                 Kondisi pasar global yang melemah                         yang sempurna serta manajemen SDM
                                 memasuki kuartal ketiga tahun 2011                        yang tepat. Dengan demikian, semua
                                 nyaris menyurutkan langkah untuk tetap                    unit usaha akan siap menyongsong
                                 melakukan IPO pada tahun ini. Namun                       pertumbuhan yang pesat dan menjadi
                                 mengingat kerja keras dan semangat yang                   leader di industrinya masing-masing.
                                 tinggi dari seluruh komponen Perusahaan
                                 termasuk anak-anak usaha selama satu                      Di tahun 2010 Perusahaan telah
                                 tahun penuh untuk mempersiapkan IPO                       membentuk sub-holding untuk menangani
                                 dan dukungan dari pemangku kepentingan                    bisnis tambang batubara. Selanjutnya,
                                 serta investor, IPO tetap dilaksanakan                    sumber-sumber daya yang terkait bisnis
                                 sesuai rencana dan terbukti sukses.                       tambang terintegrasi dipersiapkan
                                 Sebanyak 550,6 juta lembar saham (20%)                    secara simultan. Mulai dari perusahaan
                                 dengan harga perdana Rp3.750 per lembar                   konsesi tambang batubara, kontraktor
                                 terjual dan mengumpulkan dana sebesar                     tambang, coal logistics, pelabuhan sampai
                                 Rp2,1 triliun. Yang lebih membesarkan                     pembangkit listrik yang menggunakan
                                 hati, IPO ABM Investama tercatat sebagai                  batubara.
                                 IPO terbesar ketiga dari 25 perusahaan
                                 yang melakukan IPO di tahun 2011.                         Strategi yang berikutnya adalah
                                                                                           memperkuat dan mengembangkan
                                 Fokus Strategi 2011                                       tiga bisnis utama kami, yaitu produsen                  51
                                 Perusahaan tetap melakukan berbagai                       batubara, jasa kontraktor tambang, dan
                                 penyempurnaan di setiap aspek secara                      penyedia tenaga listrik. Ketiganya akan




                                                                                                                                             ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 berkesinambungan dengan fokus di tiga                     didukung oleh bisnis logistik terintegrasi
                                 area. Area pertama adalah perbaikan                       dan jasa engineering.
                                 dalam proses, baik proses produksi,
                                 proses engineering maupun proses                          Strategi-strategi yang telah ditetapkan
                                 manufaktur. Area yang kedua adalah                        sebelum memasuki tahun 2011 saat
                                 penyempurnaan sistem sehingga benar-                      ini masih terus berjalan. Pencapaian
                                 benar handal dan sesuai kebutuhan                         yang baik di tahun 2011 barulah langkah
                                 masing-masing unit usaha. Kemudian                        awal. Di tahun 2012 tantangannya
                                 yang ketiga adalah sumber daya manusia                    akan lebih besar lagi, karena pada saat
                                 (SDM), yang kompetensinya harus selalu                    IPO, Perusahaan telah menjanjikan
                                 ditingkatkan agar dapat menjalankan                       pertumbuhan yang lebih baik lagi kepada
                                 sistem dengan baik.                                       investor sesuai tekad ABM Investama
                                                                                           untuk menjadi fast growing, profitable,
                                 Berbagai parameter kinerja menunjukkan                    integrated energy company.
                                 pertumbuhan usaha ABM Investama
                                 yang terus meningkat cepat. Secara size                   Pengembangan Sumber Daya
                                 of business, pertumbuhan dari tahun                       Manusia
                                 2010 ke 2011 meningkat sekitar 40%.                       Di antara nilai-nilai inti perusahaan adalah
                                 Kebutuhan SDM terlatih terutama di                        komitmen yang tinggi untuk senantiasa
                                 industri pertambangan (Reswara dan CK)                    mengembangkan sumber daya manusia
                                 sangat tinggi dalam 2 tahun ke depan.                     secara berkelanjutan serta berupaya
                                 Oleh karena itu, pertumbuhan Perusahaan                   mencapai standar kinerja tertinggi. Sejalan
                                 harus ditopang dengan proses dan sistem                   dengan nilai tersebut, adalah tanggung
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM    Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Laporan Direksi




                                       jawab manajemen untuk mengembangkan                  menjalankan usahanya. Nilai-nilai inti
                                       sumber daya manusia (SDM) yang                       perusahaan yang telah ditanamkan oleh
                                       dimiliki agar mempunyai kompetensi                   pendiri grup TMT dan telah dijalankan
                                       kelas dunia dan siap menjawab setiap                 dengan konsisten dan konsekuen selama
                                       tantangan. Di tingkat holding, fokus                 lebih dari 40 tahun di lingkungan grup TMT
                                       pengembangan SDM diarahkan pada soft                 diadopsi untuk diterapkan dalam seluruh
                                       skill development sementara yang bersifat            aktivitas operasional Perusahaan.
                                       functional skill bisa dilakukan oleh masing-
                                       masing anak perusahaan.                              Nilai-nilai inti seperti integritas,
                                                                                            pengembangan berkelanjutan,
                                       Mempertahankan SDM berkualitas                       keunggulan, proaktif, akuntabilitas dan
                                       yang dimiliki merupakan tantangan                    kerja sama kelompok diterjemahkan
                                       tersendiri. Mayoritas anak usaha kami                dengan bahasa yang sederhana dan lugas
                                       berada di industri yang sekarang sedang              agar dapat dipahami dan menjadi karakter
                                       booming, yaitu sektor tambang batubara               serta perilaku dasar bagi setiap karyawan
                                       dan kontraktor tambang. SDM spesialis                dalam menjalankan aktivitasnya. Seorang
                                       di sektor tersebut masih terbatas dan                pemimpin di grup ABM Investama
                                       menjadi incaran perusahaan kompetitor.               setidaknya harus memiliki 5 sifat dasar
                                       Perusahaan merancang program-program                 yaitu berwawasan ke depan, jujur dan
  52                                   yang berpihak kepada karyawan yang                   rendah hati, kompeten, sumber inspirasi
                                       mampu meminimalkan angka turn-                       dan aktualisasi diri sehingga Perusahaan
                                       over karyawan. Selain program yang                   dapat menjalankan usahanya secara
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       bersifat reaktif, ke depan kami akan                 berkelanjutan, berkompetisi dengan
                                       membuat program Talent Pool, untuk                   santun, menjadi warga korporasi yang baik
                                       mengidentifikasi SDM yang mempunyai                  dan mampu mencapai visinya menjadi
                                       kinerja yang baik dari sisi pekerjaan                perusahaan investasi terkemuka.
                                       maupun kepemimpinan (talent employee).
                                       Perusahaan senantiasa mencari strategi               Pada tahun 2011, Perusahaan melakukan
                                       yang tepat baik dari sisi pengembangan               kodifikasi nilai-nilai telah yang terkandung
                                       pribadi, karir serta kompensasi dan                  dalam budaya perusahaan untuk
                                       benefitnya agar mereka mau bertahan dan              dituangkan dalam pedoman-pedoman
                                       terus maju bersama kami.                             seperti misalnya Board Manual, Code
                                                                                            of Conduct, Piagam Komite Audit dan
                                       Tata Kelola Perusahaan                               Peraturan Perusahaan. Sosialisasi dan
                                       Di ABM Investama, penerapan prinsip-                 penandatanganan Code of Conduct telah
                                       prinsip tata kelola perusahaan yang baik             selesai dilaksanakan di holding dan pada
                                       (Good Corporate Governance - GCG) telah              tahun 2012 dilanjutkan ke seluruh anak
                                       melekat dalam budaya kerja dan kegiatan              perusahaan.
                                       operasional Perusahaan. Walaupun
                                       Perusahaan sendiri sebagai holding                   Sejak bulan November 2011, Perusahaan
                                       relatif baru, beberapa anak usaha telah              telah memiliki Komite Audit yang akan
                                       beroperasi 20 tahun bahkan lebih dengan              membantu fungsi Dewan Komisaris
                                       menjunjung tinggi nilai-nilai integritas             dalam memastikan kesesuaian prinsip-
                                       sesuai etika bisnis yang pantas dalam                prinsip transparansi, tanggung jawab,
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                          Laporan Direksi




                                 akuntabilitas, kemandirian dan kesetaraan                 sosial perusahaan (Corporate Social
                                 dalam perencanaan dan pelaksanaan                         Responsibility – CSR) dari interaksi
                                 operasional Perusahaan termasuk                           kami dengan masyarakat sekitar lokasi
                                 pelaporan keuangan.                                       tambang Perusahaan. Pada prinsipnya,
                                                                                           kami mendukung anak-anak usaha untuk
                                 Unit Internal Audit juga telah dibentuk                   melakukan sesuatu yang bermanfaat
                                 melalui keputusan Direksi pada bulan                      untuk meningkatkan kesehatan,
                                 September 2011 yang memberlakukan                         pendidikan dan kesejahteraaan sosial
                                 Piagam Internal Audit dan menunjuk                        ekonomi masyarakat.
                                 Manager Departemen Manajemen
                                 Risiko untuk menjalankan fungsi Ketua                     Program-program pengembangan
                                 Internal Audit. Ketua Internal Audit                      masyarakat telah dilaksanakan TIA di
                                 bertugas mempersiapkan perangkat kerja,                   desa-desa sekitar wilayah konsesi TIA,
                                 organisasi dan program audit untuk dapat                  memberi manfaat bagi lebih dari 8.000
                                 dilaksanakan pada tahun 2012.                             warga. Sementara CK sebagai kontraktor
                                                                                           tambang memberi kesempatan kerja
                                 Kami juga melakukan proses manajemen                      bagi masyarakat lokal, sub-kontraktor dan
                                 risiko untuk mengantisipasi kemungkinan                   badan usaha lokal sebagai mitra kerja.
                                 Perusahaan mengalami tekanan keuangan                     CK juga mendukung program perbaikan
                                 dan perlindungan terhadap kerugian                        infrastruktur dan fasilitas dekat tambang.             53
                                 serius. Departemen Manajemen Risiko                       Sedangkan Sewatama menjalin kemitraan
                                 mengelola proses manajemen risiko,                        dengan pihak lain untuk membangunan




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 termasuk memfasilitasi anak-anak                          pembangkit listrik mini hydro berbasis
                                 perusahan untuk membentuk manajemen                       pemberdayaan masyarakat pedesaan di 26
                                 risiko di masing-masing organisasinya.                    lokasi di wilayah Indonesia Timur.

                                 Dalam rangka sosialisasi, pada tahun                      Ke depan, kegiatan-kegiatan CSR yang
                                 2011 Departemen Manajemen Risiko                          dilaksanakan oleh masing-masing unit
                                 (ERM Department) mengadakan suatu                         usaha dan tersebar di berbagai lokasi
                                 workshop besar untuk Risk Management                      akan dikoordinasikan oleh Departemen
                                 Committee dan Risk Management                             khusus yang menangani hal ini. Kegiatan
                                 Coordinator dilanjutkan dengan roadshow                   CSR yang dinilai baik secara kualitas dan
                                 ke unit-unit usaha untuk mengadakan                       mempunyai dampak jangka panjang, akan
                                 workshop dan presentasi risk awareness.                   dijadikan program CSR korporat yang
                                 Tujuannya adalah menyamakan visi                          diimplementasikan secara terintegrasi.
                                 mengenai pentingnya manajemen risiko
                                 dalam setiap kegiatan bisnis sebelum                      Perubahan Susunan Direksi
                                 mengambil keputusan.                                      Untuk memperkuat kinerja Direksi, pada
                                                                                           tanggal 17 Januari 2011 para pemegang
                                 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan                          saham telah menyetujui perubahan
                                 Bagi ABM Investama, keberadaan                            susunan Direksi perseroan dengan
                                 Perusahaan harus dirasakan dampak                         mengangkat Yovie Priadi sebagai Direktur
                                 positifnya bagi masyarakat. Kami memulai                  Strategi Korporat.
                                 pemahaman terhadap tanggung jawab
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM    Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Laporan Direksi




                                       Prospek ke Depan
                                       Melihat ke depan, tantangan di tahun 2012            Dengan rasio elektrifikasi di Indonesia
                                       akan lebih berat lagi. Sebagai perusahaan            yang masih di kisaran 70%, peluang usaha
                                       energi terintegrasi, secara makro                    temporary power juga masih terbuka,
                                       Perusahaan sangat sensitif pada resesi               terutama di daerah-daerah yang secara
                                       ekonomi global yang selalu berdampak                 geografis tidak mempunyai akses ke
                                       terhadap harga komoditas khususnya                   sumber energi seperti batubara dan gas.
                                       batubara. Kebijakan pemerintah di bidang             Disamping itu, Perusahaan juga secara
                                       infrastruktur juga dapat mempengaruhi                serius mendalami peluang pengembangan
                                       bisnis di sektor tenaga listrik. Namun               usaha membangun IPP dengan sumber
                                       demikian, sebagai perusahaan terbuka,                energi alternatif termasuk panas bumi,
                                       kami harus memegang komitmen                         tenaga matahari, dan energi terbarukan
                                       pertumbuhan yang telah disampaikan                   lainnya.
                                       kepada masyarakat. Pencapaian-
                                       pencapaian Perusahaan secara kuantitatif             Bisnis logistik juga diyakini akan terus
                                       maupun kualitatif harus lebih baik lagi.             membesar karena selain melayani
                                                                                            kebutuhan pasar eksternal, kebutuhan
                                       Kami optimis prospek bisnis anak-anak                internal juga akan meningkat baik untuk
                                       usaha tetap menjanjikan. Diharapkan                  tranportasi batubara maupun mobilisasi
  54                                   perusahaan batubara kita sudah dapat                 alat berat dan peralatan tambang lainnya
                                       beroperasi dengan kecepatan penuh                    serta peralatan pembangkit listrik.
                                       ditunjang oleh fasilitas pelabuhan                   Sedangkan bisnis jasa engineering akan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       dan infrastruktur lainnya yang terus                 tetap menunjang pertumbuhan bisnis
                                       dipersiapkan. Usaha kontraktor tambang               Perusahaan.
                                       juga tetap menjanjikan, karena tidak
                                       banyak kompetitor yang memiliki                      Dengan fundamental yang bagus,
                                       akses ke alat berat, seperti yang kami               pencapaian operasional Perusahaan akan
                                       miliki. Sementara bisnis tenaga listrik              terus melakukan quantum leap sampai
                                       mempunyai prospek yang cerah sejalan                 beberapa tahun mendatang dimana
                                       dengan program pemerintah untuk                      perusahaan tambang PT Media Djaya
                                       memacu pertumbuhan infrastruktur                     Bersama (MDB) di Aceh akan beroperasi
                                       termasuk tenaga listrik.                             penuh dan menyokong pertumbuhan
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                          Laporan Direksi




                                 Reswara. Pada saat itu, unit-unit usaha                   seluruh karyawan ABM Investama dan
                                 lainnya akan ikut bertumbuh dan                           Direksi serta karyawan anak-anak usaha
                                 saling bersinergi secara optimal dan                      yang telah menunjukkan dedikasi dan
                                 menguntungkan.                                            profesionalisme dalam bekerja serta
                                                                                           konsistensi dalam menjaga nilai-nilai
                                 Apresiasi                                                 perusahaan. Kami yakin dengan dukungan
                                 Mewakili Direksi, saya ingin                              semua pihak, di masa mendatang
                                 menyampaikan terima kasih kepada                          ABM Investama bukan hanya semakin
                                 seluruh pemegang saham, Dewan                             terdepan sebagai perusahaan energi,
                                 Komisaris, pelanggan dan mitra usaha                      tetapi juga semakin dirasakan manfaat
                                 atas dukungan dan kerja samanya. Saya                     keberadaannya di masyarakat.
                                 sampaikan juga penghargaan kepada




                                                                                 Atas nama Direksi




                                                                                                                                                  55




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                      Achmad Ananda Djajanegara
                                                                                   Direktur Utama
                                                                                         Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                       Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                        Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Tinjauan Bisnis
  56
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Membangun
                                       sinergi
                                       bisnis grup ABM
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan       Laporan Keuangan              Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan           Konsolidasi             Perusahaan




                                                                                                  Pertumbuhan Karyawan




                                                                                                                                        1,234
                                                                                                                              1,234
                                                                                                           1,234

                                                                                                                   1,234
                                                                                                   1,234
                                                                                                   07      08       09        10         11




                                                                                                 Pertumbuhan Karyawan




                                                                                                                                                         57




                                                                                                                                                   ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Tinjauan Kinerja Bisnis




                                       COAL PRODUCTION
                                                                                           Sampai akhir tahun 2011, Reswara telah
                                                                                           menghasilkan produksi dan penjualan
                                                                                           hingga sekitar 2,163 juta metrik ton dan
                                                                                           akan terus meningkat sejalan dengan
                                                                                           meningkatnya kemampuan logistik
                                                                                           dan perluasan rantai logistik batubara
                                                                                           terintegrasi.


  58
                                       PT Reswara Minergi Hartama (Reswara)                pada pembangkit listrik thermal berbahan
                                       didirikan pada tahun 2010 untuk menjadi             bakar batubara.
                                       sub-holding di bisnis pertambangan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       terintegrasi. Setelah pendiriannya,                 Produk batubara TIA dipasarkan dengan
                                       Reswara segera melakukan berbagai                   nama TIA Compliant Coal untuk pelanggan
                                       langkah penting untuk memperkuat                    industri pembangkit listrik di India, Cina,
                                       portofolio bisnis di bidang pertambangan            Thailand dan Filipina, selain juga memasok
                                       batubara. Pada bulan Desember 2010                  ke pasar domestik. TIA juga menjalankan
                                       Reswara mengakuisisi PT Tunas Inti Abadi            bisnis trading batubara dengan membeli
                                       (TIA) yang memiliki konsesi tambang                 sejumlah batubara tertentu dari produsen
                                       batubara di Kalimantan Selatan dan pada             lain yang kemudian dipasarkan sebagai
                                       bulan Juni 2011 Reswara mengakuisisi                TIA Traded Coal.
                                       PT Media Djaya Bersama (MDB).
                                                                                           Untuk mendukung kegiatan pengapalan
                                       Konsesi tambang milik TIA berada di                 batubara, pada bulan Desember 2010
                                       wilayah Sungai Loban dan Kusan Hulu,                Perusahaan juga mendirikan PT Pelabuhan
                                       Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan                   Buana Reja (PBR) untuk mengelola
                                       Selatan dengan luas 3.074 hektar. Wilayah           jasa pelabuhan. PBR telah mendapat
                                       konsesi TIA telah dipastikan mengandung             izin Badan Usaha Pelabuhan dari
                                       52 juta metrik ton cadangan (reserves)              Kementerian Perhubungan sehingga PBR
                                       batubara dari 106 juta metrik ton sumber            dapat melakukan usaha jasa pelabuhan
                                       daya (resources) dengan perkiraan umur              kepada TIA. Pada akhir tahun 2011
                                       tambang 13 tahun. Cadangan batubara                 pelabuhan yang dikelola PBR di TIA telah
                                       TIA umumnya terdiri dari batubara sub-              mencapai kapasitas penuh dan dapat
                                       bituminous berkalori rendah berkandungan            menyediakan pengelolaan stockpile,
                                       abu dan sulfur rendah yang digunakan                crushing, pengelolaan conveyor pemuatan
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan          Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi         Perusahaan


                                                                                                                    Tinjauan Kinerja Bisnis

                                                                                                                           COAL PRODUCTION




                                                                                                                                                    59
                                 tongkang, dan dermaga di wilayah                          adalah cadangan terukur. Dalam 4 tahun
                                 konsesi TIA.                                              ke depan (2012-2016), TIA dan MDB
                                                                                           akan menjadi motor produksi batubara




                                                                                                                                              ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 Pada bulan Juni 2011 Perusahaan                           Reswara dengan target pertumbuhan
                                 mengakuisisi PT Media Djaya Bersama                       sampai 66% menjadi 17 juta metrik
                                 (MDB), yang melalui dua anak                              ton. Sebanyak 5 juta metrik ton akan
                                 perusahaannya, PT Bara Energi Lestari                     dihasilkan dari TIA dan sebesar 12 juta
                                 (BEL) dan PT Mifa Bersaudara (Mifa)                       metrik ton akan diproduksi oleh MDB.
                                 memiliki konsesi tambang batubara yang                    Dari sisi infrastruktur, saat itu Perusahaan
                                 berdampingan di provinsi Nanggroe Aceh                    sudah memiliki kapasitas sebesar 15 juta
                                 Darussalam. Konsesi penambangan                           metrik ton sehingga memungkinkan untuk
                                 tersebut secara total memiliki luas 4.629                 empat tahun ke depan memenuhi target
                                 hektar di Seunagan, Suka Makmue,                          produksinya.
                                 Kabupaten Nagan Raya (BEL) dan
                                 Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat (Mifa).                    PT TUNAS INTI ABADI (TIA)
                                 Di kedua konsesi ini, MDB diperkirakan                    Sebelum diakuisisi Reswara, TIA
                                 memiliki 169 juta metrik ton cadangan                     merupakan anak usaha ABM Investama.
                                 batubara dari 455 juta metrik ton sumber                  Saat itu TIA yang masih tahap konstruksi
                                 daya batubara jenis batubara sub-                         telah berproduksi dan menjual produknya
                                 bituminous.                                               ke pasar ekspor sejak bulan Oktober
                                                                                           2009 sebesar 0,1 juta metrik ton.
                                 Dengan demikian, secara total wilayah                     Berikutnya, TIA telah menghasilkan
                                 konsesi Reswara mencakup luas 7.703                       produksi 1 juta metrik ton pada tahun
                                 hektar dengan estimasi sumber daya                        2010. Suatu pencapaian kinerja yang
                                 batubara sebesar 561 juta metrik ton,                     cukup agresif walaupun pada saat itu
                                 dimana 221 juta metrik ton diantaranya                    masih menggunakan fasilitas pelabuhan
                                                                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM       Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Kinerja Bisnis

                                       COAL PRODUCTION




  60
                                       milik orang lain. Pada tahun 2011 TIA telah             underpass di titik persimpangan sebidang
                                       menyelesaikan pembangunan infrastruktur                 dengan jalan raya provinsi. Pembangunan
                                       tambang dan sarana pendukung termasuk                   jalan sendiri dan underpass merupakan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       jalan angkut utama, pelabuhan stockpile,                investasi infrastruktur yang cukup besar
                                       crushing plant dan barge loading facility               namun memberikan dampak yang
                                       sehingga memungkinkan untuk beroperasi                  signifikan bagi kelancaran hauling batubara
                                       penuh sesuai kapasitas disain. Di tahun                 ke pelabuhan, meminimalisasi biaya serta
                                       2011 TIA berhasil membukukan volume                     mengurangi risiko ketergantungan dengan
                                       penjualan hingga 2,163 juta metrik ton.                 pihak eksternal.

                                       Lokasi tambang TIA secara geografis                     Dengan faktor-faktor yang menguntungkan
                                       sangat menguntungkan karena jarak                       tersebut, tambang-tambang di sekitar
                                       transportasi batubara mulai dari tambang                lokasi TIA sangat potential untuk
                                       sampai ke pelabuhan hanya sekitar 24                    bekerja sama dalam perluasan kapasitas
                                       kilometer dengan sebagian besar akses                   trading TIA. Pada bulan Mei 2011, TIA
                                       jalan berada di lahan milik Perusahaan                  memperoleh izin pengangkutan dan
                                       yang dibangun sendiri.                                  penjualan batubara dari Kementerian
                                                                                               ESDM dan membeli batubara dari konsesi
                                       Transportasi batubara tidak melalui daerah              lain dekat wilayah konsesi Perusahaan.
                                       permukiman penduduk, jalan masyarakat                   Perusahaan menjual TIA Compliant
                                       maupun jalan provinsi. Perusahaan                       Coal dan TIA Traded Coal melalui trader
                                       menyediakan jalur pengangkutan batubara                 batubara yang pada umumnya memasok
                                       tahan cuaca selebar 20 meter dengan                     batubara kepada perusahaan pembangkit
                                       kapasitas stock sampai dengan 50 ton.                   tenaga listrik di China, India, Thailand dan
                                       Perusahaan juga telah membangun                         Filipina. Selain penjualan dengan perjanjian
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan          Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi         Perusahaan


                                                                                                                   Tinjauan Kinerja Bisnis

                                                                                                                          COAL PRODUCTION




                                                                                                                                                   61
                                 pasokan berjangka waktu tertentu,                         geoteknik, hidrologi, dan oseanografi
                                 Perusahaan juga melakukan penjualan                       yang dibuat oleh konsultan-konsultan
                                 batubara melalui spot market.                             international untuk membangun




                                                                                                                                             ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                           infrastruktur dan pengembangan tambang
                                 PT MEDIA DJAyA BERSAMA (MDB)                              yang direncanakan akan dimulai pada
                                 Konsesi MDB berlokasi sekitar 14 km                       tahun 2012.
                                 arah timur kota Meulaboh, Aceh Barat.
                                 Wilayah konsesi MDB diperkirakan                          Dari sisi pasar, lokasi tambang MDB
                                 memiliki 169 juta metrik ton cadangan                     di pantai Barat Sumatera sangat dekat
                                 yang diidentifikasikan sebagai batubara                   dengan pasar Asia Barat. Pasar Asia Barat
                                 sub-bituminous berkalori rendah. Selain                   seperti India sendiri merupakan pengguna
                                 cadangan yang relatif besar, MDB                          batubara jenis sub-bituminous rendah
                                 mempunyai banyak keunggulan kompetitif                    sulfur dan rendah abu yang merupakan
                                 baik dari sisi kemudahan akses ke lokasi                  produk dari tambang MDB.
                                 tambang maupun dari sisi pasar.
                                                                                           Perusahaan telah mencanangkan target
                                 Dari sisi kemudahan akses, lokasi                         pertumbuhan MDB yang agresif. Dalam
                                 konsesi MDB hanya berjarak 30 menit                       siklus waktu 2 tahunan, kapasitas MDB
                                 dari bandar udara Cut Nyak Dhien di                       akan ditingkatkan dua kali lipat untuk
                                 Nagan Raya, sekitar 45 kilometer dari                     mendukung target pertumbuhan produksi
                                 kota Meulaboh dan telah tersedia                          Reswara sebesar 10 juta metrik ton dalam
                                 jalan-jalan perintis. Selain itu, lokasi                  dua tahun ke depan. Dengan selesainya
                                 tambang hanya berjarak 12,3 kilometer                     infrastruktur yang terdiri dari stockpile,
                                 dari pesisir pantai. Perusahaan telah                     jalan angkut utama, crusher, overland
                                 membuat disain konseptual dan studi                       conveyor, barge loading conveyor, FBOS
                                 kelayakan berdasarkan data-data                           atau Floating Crane, MDB diproyeksikan
                                                                                                 Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM       Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                                Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Kinerja Bisnis

                                       COAL PRODUCTION




                                       untuk memproduksi batubara skala besar                  Pada tanggal 25 Juli 2011, PBR
                                       (>10 juta metrik ton per tahun). Dukungan               mendapatkan Izin Badan Usaha
                                       infrastruktur dan jarak transportasi yang               Pelabuhan yang dikeluarkan oleh Menteri
                                       pendek ke pasar Asia Barat menyebabkan                  Perhubungan. Infrastruktur pelabuhan
                                       tercapainya Delivered Energy Unit (DEU)                 telah siap dan beroperasi pada akhir
                                       yang lebih kompetitif dibandingkan                      tahun 2011 dengan kapasitas 5 juta
                                       dengan tambang batubara lain sekelasnya.                metric ton per tahun. Saat ini pelabuhan
                                       Nilai DEU yang merefleksikan kecepatan                  yang dioperasikan PBR masih difokuskan
                                       waktu penyerahan sangat menentukan                      untuk mendukung kegiatan usaha TIA.
                                       nilai jual produk disamping karakteristik               PBR diproyeksikan untuk berkembang
                                       dan jenis batubara.                                     menyediakan jasa pelabuhan batubara
                                                                                               terintegrasi yang mencakup:
                                       Perusahaan telah menjajaki pasar                        1. Pengelolaan stockpiling, termasuk
                                       India dengan menandatangani nota                            stockpile atau persediaan dengan
                                       kesepahaman dengan satu pembangkit                          kapasitas 120.000 metrik ton;
                                       tenaga listrik India, Sarash, untuk                     2. Crushing batubara melalui crushing
                                       menyediakan 5 juta metrik ton batubara                      plant dengan kapasitas output dapat
                                       produksi MDB dalam jangka waktu                             mencapai 750 metrik ton pecahan
                                       yang akan ditentukan dalam perjanjian.                      batubara per jam;
  62                                   Perusahaan juga telah membicarakan                      3. Pemuatan melalui conveyor sepanjang
                                       kontrak jangka panjang dengan                               900 meter dengan kapasitas sebesar 5
                                       perusahaan lain di India.                                   juta metrik ton pertahun dan dermaga
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                                   pemuat (jetty loading).
                                       PT PELABUHAN BUANA REJA
                                       (PBR)                                                   Pasar dan Profil Pelanggan
                                       PBR mengoperasikan pelabuhan yang                       Perusahaan memasok batubara ke
                                       berlokasi di Sebamban Baru, Kalimantan                  China, India, Thailand, Filipina dan pasar
                                       Selatan yang meliputi wilayah seluas                    domestik. Perusahaan juga melakukan
                                       27 hektar. Pelabuhan dilengkapi fasilitas               trading batubara, membeli batubara
                                       conveyor sepanjang 900 meter untuk                      dari produsen lain untuk memasok
                                       memudahkan pemuatan batubara dan dua                    tambahan batubara kepada pelanggan
                                       fasilitas pemuatan (sea berth) yang dapat               di saat permintaan relatif lebih tinggi
                                       mengakomodasi tongkang berukuran                        dari suplai yang tersedia. Penjualan ke
                                       300 kaki (8.000 metrik ton). Pelabuhan                  pasar internasional dilakukan melalui
                                       berlokasi sekitar 25 kilometer dari                     perusahaan trading yang melayani
                                       wilayah konsesi TIA. Hal ini memberikan                 perusahaan pembangkit listrik batubara
                                       jarak pemuatan yang pendek dan biaya                    seperti Agarwal, MSPL, Sarash dan Oorja,
                                       transportasi yang lebih rendah. Kedekatan               yang umumnya mensuplai batubara
                                       dan kemudahan akses tambang pada                        kepada pengguna akhir pembangkit listrik
                                       fasilitas pemuatan tongkang serta kepada                di India. Pelanggan pedagang batubara
                                       para pelanggan di Asia dan India, akan                  lainnya adalah LG, IMR dan Sinar Energi
                                       mengurangi biaya pengiriman batubara                    Alam yang umumnya mensuplai batubara
                                       dan dengan demikian memberikan                          kepada pembangkit listrik pengguna akhir
                                       keunggulan kompetitif tersendiri.                       di China. Konsumen lainnya pada tahun
                                                                                               2011 adalah Siam Cement Group.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan          Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi         Perusahaan


                                                                                                                   Tinjauan Kinerja Bisnis

                                                                                                                          COAL PRODUCTION




                                 Uraian mengenai pasar batubara dunia                      Upaya peningkatan produktivitas juga
                                 secara lengkap ada pada pembahasan                        dilakukan dengan pengoperasian
                                 Tinjauan Industri.                                        pelabuhan dan pengaturan jadwal
                                                                                           pengapalan yang lebih baik dan terencana
                                 Rencana dan Strategi                                      untuk mengurangi penalty dari buyer yang
                                 Perusahaan menyadari bahwa umur                           berakibat langsung kepada meningkatnya
                                 tambang mempunyai jangka waktu                            biaya operasional.
                                 tertentu sampai suatu saat nilai
                                 keekonomiannya menurun. Untuk                             Kinerja Operasional
                                 menjaga dan meningkatkan tingkat                          Kinerja Reswara mengalami peningkatan
                                 pertumbuhan Perusahaan dan menunjang                      pesat pada tahun 2011. Dengan
                                 portofolio grup ABM, dalam periode 2-3                    pertumbuhan yang sangat baik,
                                 tahun Perusahaan harus menambah                           Perusahaan memproyeksikan produksi
                                 jumlah properti tambang, baik melalui                     batubara TIA akan mencapai 5 juta metrik
                                 akuisisi atau joint operation. Selain itu,                ton pada tahun 2013 dengan dukungan
                                 Perusahaan juga akan membentuk divisi                     sinergis dari anak perusahaan grup
                                 trading batubara untuk memfasilitasi                      ABM lainnya. Pada akhir tahun 2011
                                 perusahaan-perusahaan batubara dalam                      Reswara telah menghasilkan produksi dan
                                 mendapatkan pasarnya. Divisi Trading ini                  penjualan hingga sekitar 2,163 juta metrik
                                 juga akan mendukung rencana strategi                      ton. Produksi ini akan terus meningkat                  63
                                 joint operation.                                          sejalan dengan meningkatnya kemampuan
                                                                                           logistik dan perluasan rantai logistik




                                                                                                                                             ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 Untuk mewujudkan operation excellence,                    batubara terintegrasi.
                                 Perusahaan harus melakukan berbagai
                                 inovasi untuk mengoptimalkan                              Pada tahun 2011 MDB belum beroperasi
                                 produktivitas untuk menekan biaya                         penuh dan hanya memasok batubara
                                 produksi. Perusahaan menerapkan                           batubara ke pembangkit listrik di
                                 program K3L (Keselamatan, Kesehatan                       lokasi pertambangan. MDB sedang
                                 Kerja dan Lingkungan) secara ketat                        mempersiapkan pembangunan
                                 untuk mencegah kecelakaan fatal dan                       infrastruktur untuk logistik batubara
                                 terwujudnya operasi pertambangan yang                     termasuk pelabuhan dan jalan mulai tahun
                                 aman. Perusahaan mengembangkan                            2012. Untuk sementara, Perusahaan
                                 sistem manajemen keselamatan dan                          masih menggunakan infrastruktur yang
                                 kesehatan kerja (SMK3) sendiri mengacu                    ada, termasuk pelabuhan dan jalan milik
                                 pada SMK3 berbasis resiko dengan                          pemerintah.
                                 elemen-elemen pencegahan fatal yang
                                 dikembangkan sendiri berdasarkan                          Kinerja operasional Reswara tercermin dari
                                 kebutuhan aktual di lapangan sesuai                       produsi batubara dibandingkan dengan
                                 risk assessment yang telah dilakukan                      rasio pengupasan lahan (strip ratio) yaitu
                                 menyeluruh di semua bidang operasi.                       perbandingan antara volume pengupasan
                                 Disamping itu, Perusahaan juga                            tanah untuk dibuang yang dihitung
                                 mengadopsi sistem manajemen                               dalam meter kubik untuk mendapatkan
                                 K3 OHSAS 18001:2007 dan sistem                            (ekstraksi) satu ton batubara. Kinerja
                                 manejemen lingkungan ISO 14001:2004.                      Perusahaan pada tahun 2011 dirangkum
                                                                                           dalam tabel berikut:
                                                                                                            Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola           Tinjauan     Laporan Keuangan      Data
                                             Tentang ABM        Dari Manajemen        Tinjauan Bisnis
                                                                                                           Sosial Perusahaan      Perusahaan                Keuangan         Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Kinerja Bisnis

                                       COAL PRODUCTION




                                       Parameter Kinerja Operasional

                                       Strip Ratio Rata-rata*                    volume Produksi dan                       Harga Penjualan Rata-rata
                                       (%)                                       Penjualan                                 (US$/ton)
                                                                                 (ribu ton)
                                                                 5,8




                                                                                                                                 47,1
                                                                                        2.163
                                              4,5




                                                                                                                                           37,1
                                                       4,1




                                                                                                                                                     28,4
                                                                                                                                                                        83,5%
                                                                                                  1.179



                                                                                                            113




                                                                                                                                                                        Pertumbuhan Volume
                                                                                                                                                                        Penjualan 2010-2011
                                              11       10        09                     11       10         09                   11        10        09
                                       * Strip ratio rata-rata adalah strip
                                         ratio yang digunakan sebagai dasar
                                         perhitungan biaya penambangan
                                         berdasarkan Laporan JORC




  64
                                       Kontrak Baru yang Diperoleh pada                                   2. Contract to Sale & Purchase of
                                       Tahun 2011                                                            Coal No. 023/S&P.VSL/TCT-MS/
                                       Penjualan batubara Perusahaan umumnya                                 XII/2010 tanggal 9 Desember
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       melalui kontrak satu tahun, sembilan bulan                            2010 sebagaimana diubah dengan
                                       dan pasar spot. Kontrak jual beli batubara                            Addendum-A Contract to Purchase
                                       yang diperoleh pada tahun 2011 dengan                                 & Sale of Coal tanggal 20 Januari
                                       TIA sebagai penjual adalah sebagai                                    2011 dengan MSPL, dimana MSPL
                                       berikut:                                                              sepakat untuk membeli batubara
                                                                                                             sebanyak 600.000 metrik ton dari
                                       1. Contract to Sale & Purchase of                                     TIA untuk periode pengapalan yang
                                          Coal No. 022/S&P.VSL/TCC-ACC/                                      dimulai sejak Januari 2011 sampai
                                          XII/2010 tanggal 9 Desember                                        dengan Desember 2011 dengan harga
                                          2010 sebagaimana diubah dengan                                     yang disepakati sebesar USD42,50
                                          Addendum-A Contract to Purchase &                                  per metrik ton FOB Muara Satui
                                          Sale of Coal tanggal 20 Januari 2011                               Anchorage.
                                          dengan Agarwal, dimana Agarwal                                  3. Contract to Sale & Purchase of
                                          sepakat untuk membeli batubara                                     Coal No. 024/S&P.VSL/TCC-MS/
                                          sebanyak 1.200.000 metrik ton dari                                 XII/2010 tanggal 9 Desember
                                          TIA untuk periode pengapalan yang                                  2010 sebagaimana diubah dengan
                                          dimulai sejak Februari 2011 sampai                                 Addendum-A Contract to Purchase
                                          dengan Januari 2012 dengan harga                                   & Sale of Coal tanggal 20 Januari
                                          yang disepakati sebesar USD46,50 per                               2011 dengan MSPL, dimana MSPL
                                          metrik ton.                                                        sepakat untuk membeli batubara
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan          Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi         Perusahaan


                                                                                                                   Tinjauan Kinerja Bisnis

                                                                                                                          COAL PRODUCTION




                                    sebanyak 600.000 metrik ton dari                       Membangun Sinergi
                                    TIA untuk periode pengapalan yang                      Kontraktor tambang grup ABM Investama,
                                    dimulai sejak Januari 2011 sampai                      PT Cipta Kridatama (CK), melakukan jasa
                                    dengan Desember 2011 dengan harga                      penambangan bagi TIA. CK menambang
                                    yang disepakati sebesar USD45,50                       dan melakukan pemindahan dengan truk
                                    per metrik ton FOB Muara Satui                         ke lokasi yang lebih dekat ke pelabuhan
                                    Anchorage.                                             dimana terdapat fasilitas pemuatan
                                 4. Kontrak jual beli batubara No.TCC-029/                 batubara ke tongkang untuk dipindahkan
                                    BYR/FOB-VSL/TIA-MS/XII-11 tanggal 6                    ke dalam kapal.
                                    Desember 2012 dengan Mega Strada
                                    Pte Ltd, dimana Mega Strada Pte                        Sejak bulan Juli 2011, PT Cipta Krida
                                    Ltd sepakat untuk membeli batubara                     Bahari (CKB Logistics) mulai menyediakan
                                    sebanyak 1.200.000 metrik ton dari                     jasa tongkang bagi TIA dengan
                                    TIA untuk periode pengapalan yang                      mengakomodasi pemuatan batubara ke
                                    dimulai sejak Januari sampai dengan                    tongkang sampai dengan 100.000 ton
                                    Desember 2012.                                         batubara per bulan.




                                                                                                                                                   65




                                                                                                                                             ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                                 Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM       Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                                Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Kinerja Bisnis




                                       CONTRACT MINING
                                                                                               Pada tahun 2011, CK telah melakukan
                                                                                               pengupasan tanah sebesar 118 juta BCM
                                                                                               (Bank Cubic Metre), dan mengekstraksi
                                                                                               10,6 juta ton batubara, masing-masing
                                                                                               meningkat 18,2% dan 27% dibandingkan
                                                                                               tahun sebelumnya.



  66
                                       PT Cipta Kridatama (CK) yang dibentuk                   sistem pengelolaan armada (jigSaw)
                                       pada tahun 1997, adalah pengembangan                    untuk memantau tingkat kinerja armada
                                       dari divisi penyewaan dan penjualan                     dan peralatan melalui data komunikasi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       alat berat rekondisi merek Caterpillar                  dan teknologi GPS (global positioning
                                       PT Trakindo Utama. Saat ini CK telah                    system). Hubungan historis yang kuat
                                       bertransformasi menjadi salah satu                      dengan Trakindo Utama merupakan
                                       pemain utama jasa pertambangan di                       keunggulan kompetitif tersendiri bagi CK
                                       Indonesia yang didukung oleh lebih                      karena tidak semua kontraktor tambang
                                       dari 2.800 karyawan dan empat kantor                    memiliki kemudahan akses ke alat berat.
                                       perwakilan di Kalimantan. Perusahaan                    CK juga menjalin aliansi yang erat dengan
                                       menyediakan jasa kontraktor tambang                     produsen dan pemasok alat berat lainnya.
                                       “dari tambang ke pelabuhan” (pit to
                                       port) yang meliputi jasa eksplorasi,                    Untuk mendukung proses bisnisnya,
                                       perencanaan penambangan, pengupasan                     perusahaan memiliki sistem pengawasan
                                       tanah, ekstraksi dan pemuatan batubara,                 produksi dan perencanaan untuk
                                       transportasi dan pengolahan, reklamasi                  memantau dan meninjau pengoperasian
                                       dan rehabilitasi.                                       pada setiap lokasi proyek setiap hari
                                                                                               melalui program Project Calculator pada
                                       Sampai 31 Desember 2011 CK                              sistem manajemen operasi internal
                                       memiliki 428 alat berat dan peralatan                   yang dinamakan CMOS (Ciptakridatama
                                       pertambangan yang digunakan dalam                       Management Operating System). Dengan
                                       penambangan dan produksi batubara                       sistem yang terintegrasi ini, CK dapat
                                       seperti excavator, truk, dozer, grader,                 memantau proses bisnis Perusahaan di
                                       wheel loader, compactor dan mesin                       berbagai lokasi proyek secara real time.
                                       pengeboran. Perusahaan menerapkan
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan          Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi         Perusahaan


                                                                                                                   Tinjauan Kinerja Bisnis

                                                                                                                          CONTRACT MINING




                                                                                                                                                   67
                                 Pasar dan Profil Pelanggan                                Timur. ITM memiliki sejumlah tambang
                                 Di Indonesia terdapat sepuluh produsen                    di Kalimantan Timur, Tengah dan Selatan.
                                 batubara terbesar yang menyumbangkan                      Tata merupakan perusahaan konglomerasi




                                                                                                                                             ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 hampir 60% dari total produksi batubara                   India yang bermitra dengan Bumi
                                 domestik. Adaro Energy dan Bumi                           Resources.
                                 Resources memberikan kontribusi lebih
                                 dari seperempat total produksi. Kedua                     Selain pemain-pemain di atas, produsen
                                 perusahaan tersebut memiliki cadangan                     batubara dengan skala lebih kecil juga
                                 dan rencana-rencana ekspansi yang                         merupakan pasar potensial bagi CK. Pada
                                 substansial. Pemain lainnya termasuk                      tahun 2011, Perusahaan mempunyai
                                 Tata, Indo Tambangraya Megah (ITM), dan                   kontrak jasa pertambangan untuk tujuh
                                 Berau Coal Energy.                                        produsen batubara yaitu PT Mahakam
                                                                                           Sumber Jaya, PT Gema Rahmi Persada,
                                 Adaro Energy adalah pemilik tunggal                       PT Kaltim Bumi Manunggal, PT Multi
                                 tambang besar Tutupan dan Wara di                         Harapan Utama, PT Arutmin Indonesia,
                                 Kalimantan Selatan. Bumi Resources                        PT Titan Wijaya, dan perusahaan grup
                                 adalah pemilik saham mayoritas di                         ABM yaitu PT Tunas Inti Abadi (TIA).
                                 Arutmin Indonesia dan di Kaltim Prima                     Kontrak dengan produsen batubara
                                 Coal (KPC) disamping juga memiliki proyek                 umumnya dengan jangka waktu yang
                                 batubara di Pendopo Energi Batubara di                    berkisar dari tiga tahun sampai dengan
                                 Sumatera. Arutmin memiliki tambang                        masa manfaat seumur tambang.
                                 Satui, Mulia, Batulicin dan Senakin yang                  Sampai dengan 31 Desember 2011, dari
                                 berlokasi di Kalimantan Selatan dan                       ketujuh kontrak tersebut CK telah dan
                                 KPC memiliki tambang di Sangatta dan                      akan mengerjakan sekitar 34,4 juta ton
                                 Bengalon yang berlokasi di Kalimantan                     ekstraksi batubara dan 465,3 juta BCM
                                                                                           pengupasan tanah (overburden removal).
                                                                                                                          Tanggung Jawab          Laporan Tata Kelola            Tinjauan           Laporan Keuangan            Data
                                           Tentang ABM               Dari Manajemen             Tinjauan Bisnis
                                                                                                                         Sosial Perusahaan           Perusahaan                 Keuangan               Konsolidasi           Perusahaan


                                       Tinjauan Kinerja Bisnis

                                       CONTRACT MINING




                                       Profil Proyek Jasa Pertambangan CK
                                                                                                                                                    Estimated Outstanding
                                                                                                                                                  Contracted volume of Coal/
                                         Pemegang             Site Proyek
                                                                                                      Target Lama Kontrak                          Overburden (Million Tons/
                                          Konsensi           Pertambangan
                                                                                                                                                    Million BCM) as of Dec
                                                                                                                                                            31, 2011

                                                           Samarinda–
                                                1          Kalimantan Timur
                                                                                  14 Juni 2004–31 Agustus 2015                                              125.0


                                                           Kotabangun, Kutai                                                                                                                                     2       1
                                                                                  Dari Desember 2007–Penyelesaian semua pekerjaan < 42
                                                2          Kertanegara–                                                                                      12.5                                                    4
                                                                                  months from the commencement of overburden removal                                                                                     3
                                                           Kalimantan Timur

                                                           Desa Batuah (Air
                                                           Panas), Kecamatan                                                                                                                                     6
                                                                                  From Mar 18, 2005–Target of 54.2 million BCM of overburden                                                                 5
                                                3          Los Janan, Kabupaten                                                                            2.8/12.3
                                                                                  and/or 7.7 MT coal ROM is reached
                                                           Kutai Kertanegara
                                                           –Kalimantan Timur

                                                           Jonggong, Busang
                                                4          dan Loa Kulu           From Nov 29, 2007–October 19, 2015                                       1.1/14.4
                                                           –Kalimantan Timur

                                                           Satui dan Kusan
                                                5          Hulu, Tanah Bumbu      From Jun 25, 2009–Later of Life of Mine, or Jun 30, 2020                27.0/155.3
                                                           –Kalimantan Timur

                                                                                  From Jul 1, 2006–Life of mine
                                                           Batulicin–Kalimantan   Sungkai site: From start or operations or by AUg 2008–Earlier
                                                6                                                                                                          3.5/16.2
                                                           Selatan                of Jul 2011 or when the pit coal reserve is considered to be
                                                                                                                                                                                                         7
                                                                                  un-economical to mine

                                                           Desa Tanjung           From March 18, 2011–72 months from start of operations, or
                                                7                                                                                                           -/129.6
                                                           Dalam–Bengkulu         completion of obligations, whicever is earlier

                                        Total                                                                                                             34.4/465.3
  68



                                       Lokasi Operasi CK Pada Tahun 2011 Dengan Tujuh Perjanjian Operasional
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                    PT GEMA RAHMI PERSADA                      PT MULTI HARAPAN UTAMA             PT MAHAKAM SUMBER JAyA                 PT KALTIM BATU MANUNGGAL
                                                    Kota Banggun, Kalimantan Selatan           Jonggon, Kalimantan Timur          Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur    Sanga-sanga, Kalimantan Timur




                                                                                                 KALIMANTAN
                                                         SUMATERA

                                                                                                                            SULAWESI

                                                                                                                                                                                            IRIAN
                                                                                                                                                                                            JAYA



                                                                                        JAWA


                                            PT TITAN WIJAyA
                                            Air Muning Muko-muko, Bengkulu
                                                                 PT ARUTMIN INDONESIA                              PT ARUTMIN INDONESIA             PT ARUTMIN INDONESIA
                                                                 Mangkal Api, Kalimantan Selatan                   Sangkai, Kalimantan Selatan      Batulicin ATA, Kalimantan Selatan
                                                                                         PT TUNAS INTI ABADI
                                                                                         Sungai Danau, Kalimantan Selatan
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan          Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi         Perusahaan


                                                                                                                    Tinjauan Kinerja Bisnis

                                                                                                                           CONTRACT MINING




                                 Rencana dan Strategi                                      1. Meningkatkan kemampuan untuk
                                 Untuk menghadapi tantangan ke depan,                         menganalisis arah kebijakan
                                 secara internal Perusahaan terus                             pemerintah pusat dan daerah dengan
                                 membangun dan memperkuat sumber                              cara membangun komunikasi dan
                                 daya manusia (SDM), kelengkapan                              kerja sama yang baik dengan lembaga-
                                 peralatan, kondisi keuangan yang sehat                       lembaga pemerintah dan organisasi
                                 serta proses bisnis yang sejalan dengan                      non pemerintah.
                                 nilai-nilai perusahaan melalui komitmen                   2. Melakukan optimalisasi penggunaan
                                 dan prosedur kerja yang baik.                                teknologi terapan untuk meningkatkan
                                                                                              efisiensi dan efektivitas seluruh
                                 Upaya memaksimalkan potensi                                  sumberdaya.
                                 Perusahaan dilakukan dengan cara sebagai                  3. Mengembangkan SDM yang
                                 berikut:                                                     mempunyai kompetensi tinggi
                                 1. Mempertahankan dan meningkatkan                           dan meningkatkan kinerja secara
                                     kinerja serta menjaga citra Perusahaan.                  berkelanjutan melalui Penilaian Kinerja
                                 2. Merancang organisasi yang terstruktur,                    Individual dan Training Development
                                     mendorong pengembangan inovasi                           bagi karyawan sesuai dengan
                                     melalui pembinaan keahlian pada                          perencanaan karir setiap individu.
                                     bidang Engineering, Operation
                                     Excellence, K3L serta efisiensi                       Kinerja Operasional                                      69
                                     keterjaminan pasokan (supply chain                    Pada tahun 2011, Perusahaan telah
                                     efficiency).                                          melakukan pengupasan tanah sebesar 118




                                                                                                                                              ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 3. Melakukan inisiatif backward                           juta BCM (Bank Cubic Metre), meningkat
                                     integration di dalam portofolio inisiatif             dari 100 juta BCM pada tahun 2010 dan
                                     Perusahaan.                                           mengekstraksi 10,6 juta ton batubara,
                                                                                           meningkat signifikan dibandingkan 8,3 juta
                                 Disamping itu, Perusahaan juga                            ton batubara pada tahun 2010.
                                 melakukan strategi meminimalisasi
                                 kendala eksternal dengan cara sebagai                     Peningkatan produksi terjadi pada proyek
                                 berikut:                                                  yang memiliki stripping ratio rendah. TIA
                                                                                           dan proyek di PT Arutmin Indonesia telah
                                                                                           memasuki area stripping ratio rendah
                                                                                           sehingga ekstraksi batubara meningkat
                                                                                           27,7% dibanding tahun 2010.
                                                                                                           Tanggung Jawab       Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                           Tentang ABM              Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                                          Sosial Perusahaan        Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Kinerja Bisnis

                                       CONTRACT MINING




                                       Kinerja Operasional 2009-2010

                                       Pengupasan Lahan                                                Pengambilan Batubara
                                       (juta BCM)                                                      (juta ton)
                                                    118,0




                                                                                                                    10,6
                                                                         104,2
                                                            100,0




                                                                                                                              8,3



                                                                                                                                       7,1
                                                    11      10           09                                         11        10       09




                                       Kontrak Baru yang Diperoleh pada                                terkait. Perusahaan telah mengikat kontrak
  70                                   Tahun 2011                                                      berjangka dengan TIA, anak perusahaan
                                       Pada tahun 2011 Perusahaan mendapat                             Reswara dimana syarat pembayaran diatur
                                       beberapa kontrak baru sebagai berikut:                          oleh jadwal biaya tetap per BCM atas
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       1. Perpanjangan kerja sama kontrak                              tanah yang dikupas dan jumlah per ton
                                          jasa penambangan antara PT Cipta                             batubara yang diserahkan dalam jangka
                                          Kridatama dengan PT Titan Wijaya                             waktu yang disepakati.
                                          untuk jangka waktu 6 (enam)
                                          tahun hingga tahun 2017 dengan                               Di lokasi pertambangan milik TIA, CK
                                          target produksi sebesar 1,8 juta                             melakukan penambangan, pengangkutan
                                          BCM overburden per bulan, yang                               dan pemindahan dengan truk ke lokasi
                                          ditandatangani pada tanggal                                  yang lebih dekat ke pelabuhan yang
                                          18 Maret 2011.                                               terletak di Bunati, Kalimantan Selatan,
                                       2. Ekspansi kerja sama kontrak jasa                             dimana terdapat fasilitas pemuatan
                                          penambangan dengan perubahan                                 tongkang untuk kemudian dipindahkan ke
                                          harga antara PT Cipta Kridatama                              dalam kapal di lepas pantai.
                                          dan PT Mahakam Sumber Jaya
                                          untuk jangka waktu 5 (lima) tahun                            Dalam hal TIA meningkatkan produksi
                                          hingga 2016.                                                 batubara dari wilayah konsesinya, CK
                                                                                                       berkomitmen untuk menyediakan
                                       Membangun Sinergi                                               jasa kontraktor tambang bagi produksi
                                       Sebagai bagian dari grup ABM, CK                                tambahan tersebut. Demikian juga untuk
                                       menjalin kerja sama yang erat dengan                            wilayah konsesi lainnya, seperti wilayah
                                       Reswara untuk mengoperasikan                                    konsesi PT Bara Energi Lestari (BEL) dan
                                       penambangan berdasarkan rencana                                 PT Mifa Bersaudara (Mifa), anak usaha
                                       penambangan dan ketentuan pemerintah                            Reswara di Aceh.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan          Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi         Perusahaan


                                                                                                                    Tinjauan Kinerja Bisnis

                                                                                                                           CONTRACT MINING




                                 Prospek ke Depan                                          Perusahaan mengantisipasi masalah yang
                                 Permintaan batubara di pasar domestik                     mungkin terjadi terkait alat berat dengan
                                 maupun ekspor menunjukkan                                 membangun close relationship dengan
                                 peningkatan yang cukup besar dengan                       dealer alat berat seberti Hitachi, Liebherr,
                                 estimasi pertumbuhan rata-rata 5-10%.                     Terex dan lain-lain, selain juga mendapat
                                 Pertumbuhan permintaan mendorong                          dukungan penuh dari PT Trakindo Utama
                                 produsen meningkatkan produksinya                         sebagai dealer Caterpillar. Sedangkan
                                 dengan melakukan ekspansi dan                             untuk memenuhi kebutuhan tenaga
                                 meningkatkan pembangunan infrastuktur                     kerja terampil, Perusahaan melakukan
                                 yang kuat pada semua proyek tambang                       kerja sama dengan perguruan tinggi dan
                                 yang di tangani. Hal ini berdampak positif                sekolah kejuruan untuk mengadakan
                                 terhadap pertumbuhan industri kontraktor                  knowledge sharing mengenai industri
                                 tambang. Namun booming industri                           pertambangan sekaligus mencari dan
                                 tambang tidak diikuti pertumbuhan                         menyeleksi calon karyawan dari lulusan-
                                 alat berat yang seimbang. Demikian                        lulusan terbaik sekolah-sekolah tersebut.
                                 pula tenaga kerja terlatih di sektor
                                 pertambangan.



                                                                                                                                                    71




                                                                                                                                              ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM       Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Kinerja Bisnis

                                       POWER SOLUTIONS




                                       POWER SOLUTIONS
                                                                                               Kapasitas daya terpasang mencapai 934
                                                                                               MW pada tahun 2011 atau meningkat
                                                                                               sebesar 17,9% dengan tingkat utilisasi
                                                                                               74% mencerminkan pertumbuhan
                                                                                               permintaan yang nyata dari pelanggan dan
                                                                                               menghasilkan peningkatan pendapatan
                                                                                               secara bermakna.


  72
                                       PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama)                       solutions provider. Sampai akhir 2011,
                                       dibentuk pada tahun 1992 sebagai                        Sewatama telah memiliki kapasitas
                                       divisi penyedia jasa sewa generator                     daya listrik total mendekati 1 Giga Watt
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       set PT Trakindo Utama. Sejalan dengan                   (934 MW) dengan cakupan layanan di
                                       restrukturisasi PT Trakindo Utama menjadi               seluruh wilayah Indonesia.
                                       sebuah induk perusahaan terintegrasi
                                       PT Tiara Marga Trakindo (TMT), pada tahun               Untuk mendukung pengembangan bisnis
                                       2000 Sewatama menjadi perusahaan yang                   sebagai penyedia solusi kelistrikan, saat ini
                                       berdiri sendiri di bawah naungan holding                Sewatama memiliki tiga divisi yaitu:
                                       TMT. Selanjutnya, sejak tahun 2009                      •	 Divisi	Temporary	Power,	yang	
                                       Sewatama menjadi bagian dari grup ABM.                     merupakan penyumbang pendapatan
                                                                                                  terbesar bagi Perusahaan dari jasa
                                       Mengawali bisnis penyewaan generator                       sewa pembangkit listrik temporary,
                                       set sejak 20 tahun lalu, bisnis inti                       pembangkit listrik emergency, tenaga
                                       penyediaan daya listrik sementara                          listrik segera, tenaga listrik standby/
                                       (temporary power) sudah berkembang                         back-up, tenaga listrik jangka panjang,
                                       mencakup penyewaan peralatan dan jasa                      tenaga listrik sementara dan tenaga
                                       pemeliharaan, konsultasi, perencanaan                      listrik tidak terinterupsi.
                                       dan pelaksanaan. Pada tahun 2006, visi                  •	 Divisi	Operational & Maintenance
                                       Sewatama untuk menjadi a leading power                     (O&M), yang berfokus menyediakan
                                       rental provider di Indonesia telah tercapai                jasa pengoperasian dan pemeliharaan
                                       dengan kapasitas daya listrik total yang                   end-to-end pembangkit listrik. Target
                                       dimiliki mencapai 400 Mega Watt (MW).                      pelanggan adalah penyedia kelistrikan
                                       Sejak saat itu Sewatama meningkatkan                       pemerintah dan swasta/independen,
                                       visinya untuk menjadi a leading power                      industri minyak dan gas serta
                                                                                                  pertambangan.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan          Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi         Perusahaan


                                                                                                                   Tinjauan Kinerja Bisnis

                                                                                                                          POWER SOLUTIONS




                                                                                           Ke depan, bila penguasaan teknologi                     73
                                 •	 Divisi	Pillar, yang menyewakan pompa
                                    sentrifugal untuk kegiatan dewatering                  dan sumber daya telah mencukupi,
                                    terutama kepada pelanggan yang                         Perusahaan juga akan menjajaki




                                                                                                                                             ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                    melakukan operasi pertambangan dan                     pemanfaatan potensi geothermal, sel
                                    disiapkan untuk mewadahi kegiatan                      surya dan tenaga angin sebagai sumber
                                    Sewatama dalam bidang efisiensi                        energi baru dan terbarukan.
                                    energi, consulting dan optimasi.
                                    Pelanggan Divisi Pillar sebagian                       Pasar dan Profil Pelanggan
                                    besar adalah perusahaan kontraktor                     Pasar sewa mesin pembangkit listrik di
                                    pertambangan, termasuk PT Cipta                        Indonesia sangat kompetitif dan para
                                    Kridatama (CK), salah satu anak                        pesaing Perusahaan memiliki kegiatan
                                    perusahaan grup ABM Investama.                         operasional dan pangsa pasar yang
                                                                                           besar. Pesaing utama Sewatama adalah
                                 Disamping itu, menyikapi dinamika                         Aggreko, penyedia daya listrik sementara
                                 pertumbuhan usaha yang cepat,                             internasional, dengan jaringan kerja di
                                 Sewatama memutuskan untuk mendirikan                      sekitar 34 negara dan 148 lokasi. Aggreko
                                 dua anak perusahaan yaitu PT Pradipa                      menyediakan jasa kepada serangkaian luas
                                 Aryasatya, yang akan menjadi wadah                        industri, termasuk pertambangan, minyak
                                 invetasi Sewatama di pembangkitan                         dan gas, pembangunan, petrokimia,
                                 listrik berbahan bakar thermal seperti                    perkapalan dan telekomunikasi. Sebagai
                                 batubara dan gas, dan PT Nagata Bisma                     perusahaan internasional, Aggreko harus
                                 Shakti yang direncanakan akan melakukan                   bekerja sama dengan mitra lokal seperti
                                 beberapa investasi dan akuisisi untuk                     Bima Goltens Powerindo dan PT Cogindo
                                 pengembangan usaha pembangkitan listrik                   Daya Bersama, yang merupakan anak
                                 energi terbarukan seperti mikro hydro.                    perusahaan PLN.
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM       Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Kinerja Bisnis

                                       POWER SOLUTIONS




                                       Di bisnis penyedia tenaga listrik independen              bersifat corrosive resistant. Untuk pelanggan
                                       (IPP), Perusahaan akan menghadapi pesaing                 di industri minyak dan gas, Sewatama
                                       baik dalam sektor pembangkit listrik tenaga               menyediakan pompa cooling tower dan
                                       thermal maupun energi terbarukan. Pemain                  pompa fire untuk sistem pendingin cairan
                                       besar di sektor IPP diantaranya adalah                    yang mudah terbakar dan gas yang mudah
                                       PT Indika Energy Tbk, Bakrie Power dan                    meledak. Perusahaan juga menyediakan
                                       Medco Power, serta perusahaan independen,                 sistem air bervolume dan bertekanan tinggi
                                       seperti Navigat Energy dan Keramasan                      untuk melakukan tes pada tangki, pipa, kapal
                                       Power.                                                    dan konstruksi baja lainnya di industri kelautan
                                                                                                 serta sistem pompa air bagi pelanggan di
                                       Pelanggan utama Sewatama adalah PT PLN                    industri properti.
                                       (Persero), otoritas pengelola kelistrikan
                                       negara. Selain PLN yang disebut sebagai                   Perusahaan meyakini bahwa bisnis sewa
                                       segmen utility, Perusahaan juga mempunyai                 generator set masih terus berkembang
                                       basis pelanggan yang kuat di segmen                       pesat dengan tingkat pertumbuhan
                                       non-utility yang berasal dari perusahaan                  mencapai sekitar 20% setiap tahunnya.
                                       pertambangan, minyak dan gas, konstruksi,                 Walaupun pertumbuhan PLN masih cukup
                                       pengelola gedung serta penyelenggara event.               tinggi, Perusahaan berharap segmen non-
                                       Sewatama mengelola lebih dari 70 proyek                   utility juga bertumbuh secara signifikan.
  74                                   sewa pengadaan tenaga listrik diesel dan gas              Tren pertumbuhan di luar Jawa sudah
                                       di seluruh Indonesia.                                     menunjukkan ke arah non-utility seperti
                                                                                                 misalnya sektor pertambangan, perminyakan,
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Sampai saat ini segmen utility masih memberi              perkebunan dan industri kelautan. Pada
                                       kontribusi sekitar 85% dari total pendapatan              segmen non-utility, Perusahaan dapat
                                       Sewatama. Perusahaan mempunyai kontrak                    menawarkan solusi premium bernilai tinggi
                                       sewa pembangkit listrik dengan PLN di                     untuk kebutuhan-kebutuhan yang kritikal.
                                       berbagai wilayah Indonesia. Umumnya                       Walaupun demikian, dari segi volume,
                                       dengan jangka waktu 6 sampai 12 bulan,                    segmen PLN masih memberikan pendapatan
                                       namun bisa juga jangka waktu yang lebih                   yang cukup besar bagi Perusahaan.
                                       panjang. Dengan kontrak ini, Perusahaan                   Diharapkan dalam 5 tahun ke depan dapat
                                       menyediakan generator set dengan                          tercapai komposisi ideal 60%:40% antara
                                       total kapasitas terpasang 934 MW yang                     segmen utility dengan non-utility, sehingga
                                       didistribusikan ke Indonesia Timur (Sulawesi-             kedua segmen membentuk profil yang
                                       Maluku-Papua), Kalimantan, Bali dan Nusa                  sinergis dan memberikan profitabilitas
                                       Tenggara serta Jawa. Kontrak dengan                       optimal.
                                       pelanggan non-utility umumnya lebih pendek,
                                       berkisar 3 sampai 6 bulan.                                Rencana dan Strategi
                                                                                                 Strategi yang dijalankan pada tahun 2011
                                       Pelanggan non-utility masih sangat potensial              adalah bagian dari strategi besar yang sudah
                                       untuk meningkatkan pendapatan. Di                         dicanangkan sejak 4 tahun yang lalu, yaitu:
                                       industri pertambangan, pompa dewatering                   •	 Mempertahankan	dan	menumbuhkan	
                                       merupakan bagian penting dari kegiatan                        bisnis inti penyediaan temporary power
                                       operasional. Perusahaan menyediakan sistem                    dan jasa terkait, seperti O&M dan Pillar.
                                       dewatering dengan volume tinggi dan sistem                •	 Mengimbangi	pertumbuhan	di	temporary
                                       pompa tekanan multistage serta pompa                          power dengan memasuki bisnis penyedia
                                       yang dilengkapi dengan set pompa yang
                                                   Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola        Tinjauan   Laporan Keuangan          Data
Tentang ABM   Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                  Sosial Perusahaan      Perusahaan             Keuangan       Konsolidasi         Perusahaan


                                                                                                                        Tinjauan Kinerja Bisnis

                                                                                                                               POWER SOLUTIONS




                               kelistrikan independen (Independent                          Pada tahun 2011 Sewatama melangkah
                               Power Producer – IPP) baik menggunakan                       lebih maju lagi di bisnis IPP dengan
                               tenaga thermal (batubara dan gas)                            menandatangani perjanjian jual beli saham
                               maupun tenaga energi terbarukan.                             bersyarat (Conditional Sale and Purchase of
                                                                                            Share Agreement – CSPA) untuk mengakuisisi
                           Perusahaan telah melangkah maju untuk                            dua proyek pembangkit listrik. Proyek
                           membangun fundamental pengembangan                               tersebut adalah pembangkit listrik tenaga
                           usaha mempeluas cakupan bisnis                                   batubara 15 MW di Aceh dan pembangkit
                           pembangkitan listrik. Beberapa keputusan                         listrik tenaga gas 100 MW di Jambi. Perjanjian
                           akuisisi telah diambil agar Sewatama dapat                       ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan
                           dengan segera memasuki bisnis IPP dan                            proses pembelian saham (SPA) pada tahun
                           memahami segala permasalahannya. Pada                            2012. Dengan memiliki kedua pembangkit
                           saatnya, Sewatama akan membangun                                 tersebut Sewatama semakin mengukuhkan
                           pembangkit listrik sendiri dengan kompetensi                     diri di bisnis IPP.
                           dan pengetahuan yang lebih lengkap.
                                                                                            Sebelumnya, pada tahun 2009 Sewatama
                           Pada tahun 2010 Sewatama mulai memasuki                          menjalin kemitraan dengan Jaya Dinamika
                           bisnis penyedia kelistrikan independen                           Geohidroteknika (JDG) yang didukung oleh
                           (IPP) dengan mengakuisisi 20% saham                              dana hibah dari IFC (International Finance
                           PT Metaepsi Pejebe Power Generation                              Corporation), untuk mengembangkan proyek                    75
                           (Meppogen), sebuah perusahaan IPP yang                           pembangkit listrik mini hydro di 26 lokasi
                           memiliki dan mengoperasikan pembangkit                           di wilayah Indonesia Timur. Diharapkan




                                                                                                                                                  ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                           listrik tenaga gas SCPP (Simple Cycle Power                      secara agregat, dari 26 lokasi pembangkit
                           Plant) dengan kapasitas total 80 MW di                           listrik energi terbarukan mini hydro tersebut
                           Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten                               dapat dihasilkan daya sebesar 50 MW. Kerja
                           Muara Enim, Sumatera Selatan. Saat ini                           sama ini memperkaya portofolio Sewatama
                           Meppogen sedang meningkatkan kapasitas                           untuk pemanfaatan energi terbarukan bagi
                           pembangkitnya dengan mengkonversi ke                             masyarakat luas.
                           skema combined cycle sehingga dapat
                           menghasilkan 110 MW. Meppogen telah                              Kinerja Operasional
                           mengikat suatu perjanjian jual beli daya listrik                 Kinerja Sewatama tumbuh secara
                           (Power Purchase Agreement – PPA) dengan                          berkelanjutan dan menunjukkan tingkat
                           PLN pada tahun 2005 untuk jangka waktu                           pertumbuhan yang setara dengan kompetitor-
                           20 tahun.                                                        kompetitor yang beroperasi di tataran global
                                                                                            pada parameter-parameter pembanding yang
                           Langkah ini merupakan pintu masuk bagi                           relevan. Pertumbuhan bisnis penyediaan
                           Sewatama untuk memasuki dunia IPP                                daya listrik sementara terlihat dari kapasitas
                           dan terlibat langsung dalam perusahaan                           daya yang dimiliki yang mencapai 934 MW
                           pembangkitan listrik swasta yang sudah                           pada tahun 2011 atau meningkat sebesar
                           beroperasi. Selain memperoleh peluang                            17,9% dibandingkan tahun 2010. Peningkatan
                           untuk meningkatkan kompetensi karyawan                           kapasitas daya terpasang dan tingkat
                           dengan melakukan OJT (on the job training)                       utilisasi yang tetap pada angka 74% secara
                           di tempat tersebut, sebagai pemegang                             umum mencerminkan adanya pertumbuhan
                           saham Perusahaan juga berharap suatu saat                        permintaan yang nyata dari pelanggan.
                           akan mendapatkan manfaat pengembalian
                           investasi yang baik.
                                                                                                         Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola          Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM        Dari Manajemen         Tinjauan Bisnis
                                                                                                        Sosial Perusahaan      Perusahaan               Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Kinerja Bisnis

                                       POWER SOLUTIONS




                                       Kinerja Operasional Penyedia Daya Listrik Sementara

                                       Total Kapasitas Terpasang              Tingkat Rata-rata Utilisasi                Tingkat Rata-rata Sewa
                                       (MW)                                   (%)                                        (Rp/kWh)
                                              934




                                                                                                                               255
                                                     792




                                                                                                                                        235
                                                              758




                                                                                     74



                                                                                                74



                                                                                                         70




                                                                                                                                                  199
                                              11    10        09                     11        10        09                   11        10        09




                                       Dari total pendapatan Sewatama pada                            Kontrak Baru yang Diperoleh pada
                                       tahun 2011 sebesar Rp1.007 miliar, divisi                      Tahun 2011
                                       Temporary Power memberi kontribusi                             Sepanjang tahun 2011, Sewatama
  76
                                       pendapatan sebesar Rp952,0 miliar                              mendapatkan kontrak-kontrak baru,
                                       (94,5%), divisi Pillar Rp49,5 miliar (4,9%)                    baik berasal dari jasa sewa mesin
                                       dan divisi O&M Rp5,5 miliar (0,5%).                            pembangkit listrik tenaga diesel dan gas
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                                      baik untuk sektor utility (PLN) maupun
                                                                                                      non-utility. Beberapa kontrak dengan
                                                                                                      nilai di atas Rp250 juta per bulan adalah
                                                                                                      sebagai berikut:

                                                                                                                                     Nilai Sewa/Bulan
                                                        Pelanggan/Lokasi Proyek                            Produk/Jasa
                                                                                                                                        (miliar Rp)
                                       UTILITY – PLN
                                       PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara                Diesel Genset                             8,91
                                       (PLTG/D Teluk Lembu)
                                       PT PLN (Persero) Wilayah Lampung (PLTD Tarahan)                    Diesel Genset                             2,22
                                       PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan                    Diesel Genset                             4,53
                                       Kalimantan Tengah (PLTD Maburai)
                                       PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan                    Diesel Genset                             4,53
                                       Kalimantan Tengah (GI Rantau)
                                       NON UTILITY
                                       PT Pertamina EP UBEP Tanjung (Kalimantan)                          Diesel Genset                             0,69
                                       PT Pertamina EP, Tanjung (Kalimantan)                              Diesel Genset                             0,50
                                       PT Bhumi Pala Perkasa (Kalimantan)                                 Diesel Genset                             0,43
                                       PT TanjungEnim Lestari Pulp and Paper, Muara Enim –                Diesel Genset                             0,39
                                       Palembang (Sumatera Selatan)
                                       PT Bhumi Pala Perkasa, Badak NGL Bontang                           Diesel Genset                             0,33
                                       (Kalimantan Timur)
                                       PT Asahimas Chemical – Anyer, Cilegon                              Diesel Genset                             0,29
                                       PT Pertamina EP UBEP Sangasanga & Tarakan                            Gas Genset                              0,29
                                       (Kalimantan Timur)
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan          Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi         Perusahaan


                                                                                                                    Tinjauan Kinerja Bisnis

                                                                                                                           POWER SOLUTIONS




                                 Membangun Sinergi                                         ekonomi domestik. Angka permintaan
                                 Sewatama terus membangun dan                              masih tetap tinggi karena PLN tidak dapat
                                 meningkatkan sinergi yang kuat dengan                     dengan segera memenuhi permintaan.
                                 semua unit bisnis yang tergabung di                       Rasio elektrifikasi Indonesia masih
                                 bawah naungan holding ABM Investama.                      disekitar angka 70%. Masih dibutuhkan
                                 Pasokan batubara dan transportasi                         waktu beberapa tahun untuk mencapai
                                 ke lokasi pembangkit listrik IPP serta                    rasio yang ideal karena untuk membangun
                                 pabrikasi komponen-komponen                               sebuah pusat pembangkitan listrik
                                 pembangkit listrik merupakan contoh                       membutuhkan waktu yang lama dengan
                                 sinergi end-to-end yang dilakukan                         biaya infrastruktur yang tinggi.
                                 Sewatama dengan unit bisnis lainnya.
                                 PT Sanggar Sarana Baja telah membantu                     Di sisi lain, bisnis IPP memberikan
                                 mewujudkan modul pembangkit listrik                       peluang yang besar. Namun Perusahaan
                                 yang dikemas di dalam kontainer                           menyikapi peluang investasi di bisnis
                                 yang memungkinkan peningkatan                             IPP secara sangat hati-hati dengan
                                 fleksibilitas, kecepatan dan efisiensi dalam              mempertimbangkan faktor-faktor
                                 pemasangan instalasi listrik sementara                    fundamental dari pertumbuhan usaha
                                 sesuai keinginan pelanggan. Armada                        yang berkelanjutan termasuk faktor
                                 CKB Logistics memungkinkan mobilisasi-                    komersial, sosial dan lingkungan hidup.
                                 demobilisasi mesin-mesin tersebut ke                      Tidak semua peluang harus ditangkap                      77
                                 lokasi proyek yang tersebar di seluruh                    walaupun kompetensi dan dukungan
                                 wilayah Indonesia.                                        finansial memungkinkan.




                                                                                                                                              ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 Prospek Usaha                                             Permintaan listrik captive di Indonesia
                                 Sewatama telah memperhitungkan                            meliputi segmen yang sangat luas. Dari
                                 bahwa iklim kompetisi akan lebih ketat.                   industri minyak dan gas, sumber daya
                                 Dinamika persaingan telah diprediksi                      siaga untuk industri, sampai ke desa-desa
                                 sebelumnya dengan masuknya para                           terpencil dan pulau-pulau terluar yang
                                 pemain global ke indonesia yang melihat                   tidak tercapai oleh sumber-sumber energi.
                                 Indonesia sebagai sebuah tujuan investasi,                Sumatera secara khusus memiliki proporsi
                                 termasuk di bidang ketenagalistrikan. Di                  permintaan listrik yang luar biasa tinggi.
                                 sisi lain, kompetisi yang semakin berat                   Hal ini karena permintaan dari industri
                                 memberikan banyak pembelajaran dan                        tambang, industri manufaktur kertas dan
                                 memacu perbaikan yang berkelanjutan                       pupuk dan proyek-proyek minyak dan
                                 agar kinerja Sewatama menjadi                             gas. Selain itu, banyak industri yang lebih
                                 semakin baik.                                             mengandalkan pasokan dari generator
                                                                                           set karena masih rendahnya variabel
                                 Permintaan listrik di Indonesia masih                     mutu dan keandalan pasokan PLN di
                                 akan terus meningkat. Permintaan listrik                  beberapa daerah. Semua kondisi tersebut
                                 datang dari sektor residensial/hunian dan                 menunjukkan bahwa potensi pasar untuk
                                 komersial serta sektor industri sejalan                   penyediaan listrik melalui sewa generator
                                 dengan peningkatan pertumbuhan                            set masih terbuka luas sebagai peluang
                                                                                           Perusahaan.
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Tinjauan Pendukung Bisnis




                                       ENGINEERING SERVICES
                                                                                           Kinerja empat divisi SSB memberikan
                                                                                           kontribusi penting bagi pencapaian
                                                                                           pendapatan yang berhasil menembus
                                                                                           angka Rp1 triliun, meningkat 19,2% dari
                                                                                           tahun sebelumnya.




  78
                                       PT Sanggar Sarana Baja yang lebih dikenal           Perusahaan. SSB memiliki welder yang
                                       dengan SSB didirikan pada tahun 1977                mempunyai sertifikat keahlian tertinggi
                                       sebagai pendukung bisnis PT Trakindo                G6 dan diantaranya mampu melakukan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Utama. SSB memfokuskan diri untuk                   pengelasan Titanium. Sampai dengan 31
                                       memproduksi komponen dan asesoris                   Desember 2011, SSB memperkerjakan
                                       untuk alat berat produk Caterpillar.                2.883 karyawan (permanen dan kontrak)
                                       Sejalan dengan meningkatnya kapabilitas             tersebar di kantor pusat, pabrik, dan
                                       engineering dan fasilitas produksi yang             workshop yang berada di 10 lokasi di
                                       dimiliki, pada tahun 1985 SSB mulai                 Indonesia.
                                       melakukan diversifikasi usaha dan
                                       melebarkan sayap bisnis. SSB mulai                  Divisi Fabrikasi (SSBF)
                                       memasuki pasar industri minyak dan                  Pada tahun 1983, SSB membentuk Divisi
                                       gas, petrokimia dan pembangkit listrik              Pabrikasi untuk melayani pelanggan yang
                                       selain juga tetap memperkuat bisnis                 semakin meningkat baik dari perusahaan
                                       inti di industri pertambangan. Saat ini             domestik maupun internasional. Divisi ini
                                       SSB mempunyai empat divisi yang siap                menawarkan jasa pabrikasi menyeluruh,
                                       memberikan solusi engineering untuk                 mulai dari rancangan, pembuatan
                                       berbagai kebutuhan industri.                        peralatan, pemasangan di lokasi dan
                                                                                           penyediaan solusi bagi kontrol proses dan
                                       Perusahaan memiliki sumber daya                     instalasi. SSBF didukung tenaga ahli teknik
                                       yang sangat lengkap baik dari sisi                  yang berpengalaman dan mempunyai
                                       SDM, fasilitas, permesinan serta                    sertifikasi keahlian yang dibutuhkan
                                       workshop yang dekat dengan lokasi                   dalam jasa perancangan dan pabrikasi.
                                       operasi pelanggan. Pengalaman dan                   Proses pabrikasi dilakukan di fasilitas
                                       keahlian SDM Perusahaan sudah diakui                Perusahaan di Pulogadung, Jakarta.
                                       oleh pasar sebagai kompetensi inti                  Instalasi dan pekerjaan commissioning
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                Tinjauan Pendukung Bisnis

                                                                                                                  ENGINEERING SERVICES




                                                                                           Perusahaan mendapatkan sertifikasi                     79
                                 dapat dilaksanakan di fasilitas pelanggan
                                 bila diperlukan.                                          OHSAS 18001 untuk Sistem Manajemen
                                                                                           Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 Kemampuan engineering Perusahaan                          ISO 14001 untuk Sistem Manajemen
                                 telah mendapat pengakuan berbagai pihak                   Lingkungan.
                                 dengan berbagai sertifikasi yang telah
                                 diraih dari lembaga-lembaga sertifikasi                   Peralatan yang dibuat SSBF diantaranya
                                 terkemuka. Sejak tahun 2008 SSBF                          adalah pressure vessel bertekanan tinggi,
                                 memperoleh sertifikasi dari National                      gas separator, heat exchanger, carbon
                                 Board Inspection Code (NBIC) untuk                        dioxide removal. SSBF mengerjakan
                                 sertifikasi kelas R Stamp dan tahun 2009                  pabrikasi baja untuk membuat incinerator,
                                 dari American Society of Mechanical                       silo, bin dan chute, metering skid, clamp
                                 Engineers (ASME) untuk sertifikasi kelas                  shell, transformer dan peralatan mud
                                 U, U2 dan S Stamp. Divisi Pabrikasi                       tank. Sampai hari ini Divisi Pabrikasi
                                 SSB juga telah menjalani asesmen dan                      telah menjalin hubungan bisnis yang
                                 di sertifikasi oleh PT Chevron Pacific                    cukup lama, berkisar dari 26 sampai 31
                                 Indonesia (PT CPI) sehingga diakui sebagai                tahun dengan perusahaan-perusahaan
                                 kontraktor yang berhasil menerapkan                       terkemuka seperti PT Chevron Pacific
                                 Sistem Manajemen Keselamatan dan                          Indonesia (PT CPI), PT Total Indonesie dan
                                 Kesehatan Kerja (SMK3). Perusahaan                        PT Pertamina (Persero).
                                 juga telah memperoleh Surat Ketetapan
                                 dari Direktorat Jendral Minyak dan Gas                    Divisi Site Service (SSBS)
                                 Kementerian ESDM sebagai perusahaan                       Divisi Site Service (SSBS) memberikan
                                 jasa pendukung bagi pekerjaan minyak                      jasa dan perbaikan teknis bagi perusahaan-
                                 dan gas seperti yang dipersyaratkan oleh                  perusahaan pertambangan di lokasi
                                 Undang-undang. Dalam bidang K3L,                          pelanggan (on site) maupun di workshop
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Pendukung Bisnis

                                       ENGINEERING SERVICES




                                       terdekat milik Perusahaan. Dengan                     dan perusahaan internasional yang
                                       memberikan jasa perbaikan di site,                    bergerak dalam industri pertambangan
                                       pelanggan tidak perlu mengirim barang                 di Indonesia. Jasa re-pabrikasi yang
                                       yang akan diperbaiki ke Jakarta atau                  diberikan SSBR memungkinkan pelanggan
                                       kemanapun sehingga dapat meminimalkan                 untuk memperpanjang masa pakai mesin
                                       downtime dan memaksimalkan tingkat                    dan peralatan dengan mengganti atau
                                       ketersediaan peralatan.                               memperbaiki komponen inti tertentu.
                                                                                             SSBR mengerjakan re-pabrikasi dan
                                       Divisi Site Service menyediakan jasa                  perawatan kembali komponen inti drive
                                       perbaikan mulai dari perawatan dasar                  train, trackpad shoe, silinder hidrolis,
                                       sampai dengan perbaikan struktur untuk                bagian-bagian dari mesin dan rotating
                                       peralatan-peralatan yang digunakan                    equipment yang dibuat oleh Caterpillar,
                                       pada aktivitas penambangan seperti                    Hitachi dan pabrik alat berat lainnya
                                       wheel loader, Dozer, grader dan OHT                   yang digunakan dalam operasional
                                       truck. SSBS melakukan perbaikan sasis,                pertambangan. Perusahaan menyediakan
                                       modifikasi sesuai kebutuhan, rekondisi                komponen inti peralatan berat tertentu
                                       (refurbishment) dan upgrade peralatan                 bagi pelanggan atau melakukan rekondisi
                                       penambangan.                                          komponen inti yang ada pada peralatan
                                                                                             pelanggan sehingga life time peralatan
  80                                   Secara umum, jasa yang diberikan oleh                 tersebut menjadi lebih panjang.
                                       SSBS meliputi:
                                       •	 Pengelasan	dan	pekerjaan	permesinan	               Perusahaan menangani sebagian besar
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                          (lineboring, bubut, milling dan lain-lain).        jasa re-pabrikasi di fasilitas Perusahaan
                                       •	 Perakitan	bak	truk	tambang,	perbaikan	             di Pulogadung, Jakarta dan Kariangau,
                                          keretakan pada struktur, pengelasan                Balikpapan - Kalimantan Timur. Fasilitas
                                          struktural, jasa fabrikasi dan jasa crack          pertama di Kariangau beroperasi bulan
                                          failure analysis, serta solusi untuk               Oktober 2009 dan diperluas pada
                                          masalah alignment.                                 tahun 2011. Fasilitas tambahan telah
                                       •	 Perbaikan	sasis	dan	bak	truk	tambang.              dibangun di Kuala Kencana - Papua dan
                                       •	 Rekondisi	komponen	dan	modifikasi	                 telah beroperasi pada akhir tahun 2011.
                                          alat penunjang.                                    Fasilitas-fasilitas ini terletak dekat dengan
                                       •	 Pelapisan	dengan	liner wear plate                  lokasi pelanggan dan calon pelanggan
                                          untuk melindungi interior bak truk.                yang bergerak dalam operasional
                                       •	 Rancangan	dan	pabrikasi	khusus	                    pertambangan, sehingga menguntungkan
                                          untuk memenuhi kebutuhan spesifik                  pelanggan dari sisi efisiensi, transportasi
                                          pelanggan.                                         dan waktu pengiriman barang.



                                       Divisi Re-pabrikasi (SSBR)                            Komponen inti yang dire-pabrikasi atau
                                       Divisi Re-pabrikasi (SSBR) berfokus dalam             direkondisi oleh Divisi Re-pabrikasi
                                       perbaikan dan re-pabrikasi komponen                   ditandai dengan stempel “SSB Reman”.
                                       utama alat berat yang digunakan di industri           Perusahaan telah mengembangkan
                                       pertambangan. Pelanggan Divisi Re-                    kemampuan untuk melakukan re-
                                       pabrikasi terdiri dari perusahaan domestik            pabrikasi komponen inti dengan kualitas
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                               Tinjauan Pendukung Bisnis

                                                                                                                 ENGINEERING SERVICES




                                 tinggi dengan melakukan investasi                         bobot tambahan bagi kendaraan. Dengan
                                 dalam pembelian peralatan permesinan                      demikian daya angkut dan kapasitas
                                 terbaru serta menerapkan sistem                           truk dapat dimaksimalkan dan biaya
                                 manufaktur modern.                                        pengangkutan dapat lebih efisien.

                                 Divisi Transport Equipment (SSBT)                         Untuk melayani pelanggan dari sektor
                                 SSBT menyediakan jasa spesialisasi                        industri minyak dan gas serta aviasi,
                                 pada peralatan transportasi untuk industri                SSBT juga memproduksi kendaraan
                                 pertambangan, seperti merancang,                          tangki bahan bakar termasuk untuk bahan
                                 memproduksi dan mendistribusikan                          bakar pesawat yang dilengkapi dengan
                                 produk untuk transportasi personil                        dispenser, yang dirancang dengan standar
                                 (manhaul bus) dan pemindahan material.                    keamanan maksimum.
                                 Divisi Transport Equipment saat ini
                                 mempunyai fasilitas di Kawasan Industri                   Pasar dan Profil Pelanggan
                                 Millennium (Tigaraksa), Tangerang.                        Perjalanan panjang SSB selama 35
                                                                                           tahun telah membentuk basis pelanggan
                                 SSBT memproduksi dan mendistribusikan                     tersendiri di segmen yang berorientasi
                                 produk yang sangat beragam untuk                          pada kualitas produk. Perusahaan terus
                                 peralatan transportasi, termasuk peralatan                melakukan upaya untuk meningkatkan
                                 yang dirancang khusus, seperti:                           keunggulan kompetitif dengan cara                     81
                                 •	 Bak	truk	tambang	(dump body), side                     meningkatkan kompetensi SDM dan
                                    tipper, trailer, bulk haulage, truk servis             menciptakan nilai dari produk yang




                                                                                                                                           ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                    (termasuk tangki bahan bakar dan air,                  dihasilkan agar dapat diapresiasi pasar
                                    truk untuk servis pelumas, crane tray                  pada level harga premium.
                                    dan low loader) serta bis modifikasi
                                    untuk lokasi pertambangan, baik untuk                  Divisi Pabrikasi memiliki beberapa
                                    penggunaan khusus di jalan tambang                     pelanggan utama dari industri minyak, gas
                                    maupun di jalan raya.                                  dan pertambangan serta industri lainnya
                                 •	 Crane, hook loader, aerial lift platform,              yang telah menjalin hubungan kerja
                                    tangki bahan bakar aluminium dan                       sama yang panjang, diantaranya adalah
                                    container side loader. Untuk produk                    PT Chevron Pacific Indonesia, PT Semen
                                    ini SSBT memegang keagenan merek                       Tonasa dan PT Salamander Energy. Divisi
                                    Palfinger (Eropa) untuk crane, Heil                    Pabrikasi telah melakukan terobosan
                                    (Amerika) untuk alumunium tanker                       penting dengan memasuki pasar kontrak
                                    dan Hammar (Swedia) untuk handling                     servis untuk peralatan yang dibuat. Tahun
                                    equipment.                                             2011, Perusahaan mengikat kontrak servis
                                 •	 Jasa	perawatan,	layanan	suku	cadang,	                  dengan Chevron dan ConocoPhillips.
                                    dan perbaikan pada produk-produk
                                    tersebut di atas.                                      Divisi Site Services memberikan jasa
                                                                                           untuk proyek-proyek pertambangan
                                 Salah satu produk unggulan SSBT adalah                    besar di Indonesia, seperti Newmont
                                 light weight body, body truk pengangkut                   di Batu Hijau – Nusa Tenggara Barat,
                                 barang atau orang dengan material yang                    Freeport di tambang Grassberg – Papua,
                                 kuat namun ringan sehingga menghemat                      PT International Nickel Indonesia (INCO)
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Pendukung Bisnis

                                       ENGINEERING SERVICES




                                       di Soroako - Sulawesi Selatan, tambang                Perusahaan memperkenalkan logo
                                       PT Kaltim Prima Coal di Sangatta -                    Perusahaan yang baru dengan
                                       Kalimantan Timur dan beberapa wilayah                 berpartisipasi pada Mining, Oil &Gas
                                       operasi sister company PT Cipta                       Exhibition. Pembenahan website
                                       Kridatama (CK) di Kalimantan Selatan                  dilakukan untuk menciptakan citra
                                       dan Kalimantan Timur. Perusahaan juga                 Perusahaan agar lebih profesional dan
                                       memberikan jasa kepada sub-kontraktor                 informatif.
                                       beberapa lokasi tambang, seperti Trakindo
                                       Utama, PT Thiess Contractors Indonesia                Melihat peluang yang baik dari
                                       dan PT Liebherr Indonesia Perkasa.                    rencana perluasan pertambangan
                                                                                             Newmont di Batu Hijau, Perusahaan
                                       Pada akhir tahun 2011, SSB memberikan                 akan meningkatkan kemampuan dan
                                       kontribusi yang bernilai bagi PT Freeport             kapasitas workshop di Batu Hijau agar
                                       Indonesia (PTFI) yang saat itu sedang                 dapat segera melayani meningkatnya
                                       mengalami kerusakan pipa jalur                        permintaan perbaikan dan perawatan
                                       konsentrat. SSB Papua ditugaskan untuk                peralatan tambang di Batu Hijau. Sebagai
                                       memperbaiki jaringan pipa tersebut                    perusahaan yang telah mempunyai
                                       dengan total sambungan keseluruhan                    fasilitas di sana, SSB tidak ingin peluang
                                       mencapai 80 kilometer. SSB Papua                      melayani ekspansi pelanggan didahului
  82                                   mampu menyelesaikan pekerjaan pipeline                oleh kompetitor. Disamping itu, fasilitas
                                       tersebut pada 21 Desember 2011, lebih                 baru juga akan dibuka di Kalimantan dan
                                       cepat dari target yang diberikan oleh                 Papua yang masih merupakan wilayah
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       PTFI. Pencapaian tersebut memperoleh                  pertumbuhan utama bagi bisnis yang
                                       apresiasi yang baik dari pemberi                      dijalankan Perusahaan.
                                       pekerjaan. Dengan pencapaian tersebut,
                                       Divisi Site Service mampu membuktikan                 Di tahun 2012 Perusahaan akan
                                       bahwa SSB tetap yang terbaik dalam                    melakukan akuisisi produk baru sebagai
                                       kualitas, kecepatan dan ketepatan untuk               langkah investasi berikutnya. Perusahaan
                                       mendukung pekerjaan pengelasan di                     akan memasuki segmen-segmen baru
                                       wilayah dan kondisi apapun.                           dengan menawarkan produk yang spesifik.

                                       Divisi Re-pabrikasi menjalin hubungan                 Kinerja Operasional
                                       kerja sama selama lebih dari 5 tahun                  Keempat Divisi SSB mempunyai
                                       dengan para pelanggan utamanya seperti                pencapaian dan tingkat persaingan pasar
                                       PT Trakindo Utama, PT Kaltim Prima Coal,              yang berbeda-beda. Di tahun 2011, Divisi
                                       Leighton Contractors dan Newmont.                     Site Service mencatat pendapatan terbaik
                                       Perseroan juga menyediakan jasa re-                   sementara permintaan tertinggi diperoleh
                                       pabrikasi kepada CK.                                  Divisi Transport Equipment. Permintaan
                                                                                             untuk Divisi Pabrikasi juga tinggi, namun
                                       Rencana dan Strategi                                  kenaikan harga bahan baku baja dan
                                       Pada tahun 2011, Perusahaan melakukan                 ketatnya persaingan mengoreksi tingkat
                                       investasi penting untuk meningkatkan                  pendapatan.
                                       citra Perusahaan di persepsi pelanggan.
                                                         Tanggung Jawab      Laporan Tata Kelola               Tinjauan    Laporan Keuangan               Data
Tentang ABM        Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                        Sosial Perusahaan       Perusahaan                    Keuangan        Konsolidasi              Perusahaan


                                                                                                                                     Tinjauan Pendukung Bisnis

                                                                                                                                           ENGINEERING SERVICES




                                      Secara keseluruhan, pendapatan                                          Kinerja operasional Divisi Pabrikasi (SSBF)
                                      Perusahaan tumbuh 20% dibandingkan                                      dan Divisi Transport Equipment (SSBT)
                                      dengan pendapatan tahun sebelumnya.                                     dapat diukur dengan indikator Tonnage
                                      Kontrak baru untuk divisi Transport                                     dari peralatan yang diproduksi. Sedangkan
                                      Equipment yang didapat dari PT Pertamina                                kinerja Divisi yang memberikan jasa
                                      (Persero) dan PT Chevron Pacific                                        seperti Divisi Site Service (SSBS)
                                      Indonesia berkontribusi terhadap                                        dan Divisi Re-pabrikasi (SSBR) diukur
                                      peningkatan pendapatan Perusahaan.                                      dengan indikator Service Hours dimana
                                      Pencapaian lain dari pendapatan                                         pencapaiannya pada tahun 2011 dan
                                      Perusahaan adalah keberhasilan                                          perbandingannya pada tahun 2010 dan
                                      menembus angka psikologis Rp1 triliun.                                  2009 adalah sebagai berikut:




                                                                            Pendapatan SSB dalam 3 Tahun Terakhir
                                                                            (juta Rupiah)
                                                                                        1.006.083




                                                                                                                                                                          83
                                                                                                    844.208



                                                                                                                 716.539




                                                                                                                                                                    ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                        11          10           09



  Kinerja Operasional Masing-masing Divisi dalam 3 Tahun Terakhir

  Divisi Fabrikasi – SSBF             Divisi Trasnport Equipment                 Divisi Site Service – SSBS                 Divisi Re-pabrikasi – SSBR
  (ton)                               – SSBT                                     (ribu - service hour)                      (ribu - service hour)
                                      (ton)
                                                                                        1.700,0
          7.351




                                              6.836




                                                                                                    1.411,9
                                                      5.261
                  4.576




                                                                4.486
                           4.483




                                                                                                                 679,5




                                                                                                                                                         220,2
                                                                                                                                   549,0



                                                                                                                                               525,3




          11      10      09                  11      10        09                      11          10           09                11          10        09
                                                                                                       Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola        Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                             Tentang ABM     Dari Manajemen        Tinjauan Bisnis
                                                                                                      Sosial Perusahaan      Perusahaan             Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Pendukung Bisnis

                                       ENGINEERING SERVICES




                                       Pada tahun 2011 Perusahaan berhasil                           kelas U3 yang merupakan pengakuan
                                       memperoleh sertifikasi ISO 14001 dan                          kompetensi tertinggi di bidang mekanikal
                                       OHSAS 18001. Kedua sertifikasi tersebut                       engineering. Sertifikasi U3 menunjukkan
                                       merupakan salah satu persyaratan                              pengakuan atas kompetensi SSB dalam
                                       penting untuk berkompetisi di pasar                           membuat peralatan pressure vessel
                                       industri minyak dan gas. Merupakan                            dengan kekuatan tekanan sampai 100
                                       suatu prestasi dan kebanggaan tersendiri                      bar. Tidak banyak perusahaan engineering
                                       bagi seluruh jajaran Perusahaan bahwa                         yang mempunyai sertifikasi tersebut.
                                       sertifikasi tersebut mampu diraih tanpa                       Bahkan baru SSB yang memilikinya di
                                       bantuan konsultan dan dapat diperoleh                         Indonesia maupun kawasan regional Asia
                                       dalam waktu persiapan hanya 6 bulan saja.                     Tenggara.
                                       Hal ini membuktikan bahwa kapabilitas
                                       sumber daya manusia Perusahaan sangat                         Kontrak Baru yang Diperoleh pada
                                       kompeten.                                                     Tahun 2011
                                                                                                     Beberapa kontrak baru dan perpanjangan
                                       Prestasi lainnya adalah pencapaian                            yang nilainya signifikan yang diperoleh
                                       sertifikasi American Society of Mechanical                    pada 2011 adalah sebagai berikut:
                                       Engineers (ASME) untuk sertifikasi

  84
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                              Project Name/             Delivery date (by
                                        No            Customer                                                                              Value
                                                                               Description                  Contract)
                                         1      PT Chakra Jawara        Manhaul Bus Body              30/11/2011 - 31/3/2012               USD5,403,600
                                                PT Tri Swardana         Supporting
                                         2                                                            30/4/2012 - 31/10/2012               USD3,660,000
                                                Utama                   Equipment
                                                                        Fuel Lube Service
                                         3      PT Thiess Contractors                                 31/10/2011 - 30/9/2011               USD2,891,580
                                                                        Body on CAT740
                                         4      PT Freeport Indonesia   Double Trailer                      17/12/2011                     USD1,937,061
                                                PT Bukit Makmur
                                         5                              Coal Body                      25/1/2012 - 23/3/2012               USD1,650,000
                                                Mandiri Utama
                                         6      PT Freeport Indonesia   Trailers                      20/11/2011 - 24/1/2012               USD1,380,933
                                                         Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola       Tinjauan       Laporan Keuangan          Data
Tentang ABM   Dari Manajemen       Tinjauan Bisnis
                                                        Sosial Perusahaan      Perusahaan            Keuangan           Konsolidasi         Perusahaan


                                                                                                                             Tinjauan Pendukung Bisnis

                                                                                                                               ENGINEERING SERVICES




                               No                    Project Name/Description                           Customer                         Value
                                                                                                      ConocoPhillips
                               1      Heat Exchanger Service, Repair and Modification                                                   USD4,960,155.40
                                                                                                    Indonesia Inc, Ltd.
                               2      Tracks                                                             FL Smith                       USD4,128.336.00
                                      Pembangunan Unit Heavy Poly Nuclear
                                      Adsorption (HPNA) Removal Hydrocracking
                               3                                                                  PT Pertamina (Persero)                USD3,250,000.00
                                      Complex Unit (HCU-A) Refinery Unit V
                                      Balikpapan
                                      Pekerjaan Desain, Fabrikasi, dan Penggantian
                               4      Column CDU 1.C.01 Refinery Unit VII Kasim-                  PT Pertamina (Persero)         IDR28.050.000.000,00
                                      Sorong
                                      Supply of Glycol Dehydration Package                                                              USD2,348,780.00
                                      Amendment I                                                 ConocoPhillips (Grissik)               USD162,500.00
                               5
                                                                                                          Ltd.
                                      Service order - HAZOP Meeting of Glycol
                                                                                                                                          USD22,500.00
                                      Package




                                     Membangun Sinergi                                               Prospek Usaha
                                     Sebagai bagian dari grup ABM,                                   Sepanjang tahun 2011 Perusahaan telah                      85
                                     Perusahaan mendukung upaya ABM                                  meletakkan strategi fundamental untuk
                                     Investama untuk memberdayakan energi                            memperbesar pasar, tidak hanya pasar
                                     sebagai visi besarnya. Perusahaan siap                          domestik tetapi juga pasar internasional.




                                                                                                                                                          ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                     memberikan kontribusi yang terkait                              Langkah-langkah strategis telah diambil
                                     dengan sinergi engineering dengan                               termasuk memperluas infrastruktur,
                                     tetap menjalankan prinsip kewajaran dan                         mengambil sertifikasi yang diperlukan dan
                                     dalam kaidah bisnis profesional. Saat ini                       meningkatkan kompetensi sebagai modal
                                     Perusahaan mendukung operasi PT Cipta                           untuk memasuki pasar LNG. Beberapa
                                     Kridatama (CK) di Kalimantan Selatan                            pasar ekspor telah terbuka lebar namun
                                     dan Kalimantan Timur, dan membangun                             Perusahaan masih menyikapi dengan
                                     “packager” bagi PT Sumberdaya                                   hati-hati dan pertimbangan matang
                                     Sewatama.                                                       terutama dalam hal alokasi modal kerja
                                                                                                     dan kesiapan SDM untuk bertugas di
                                                                                                     luar negeri.
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Pendukung Bisnis

                                       INTEGRATED LOGISTICS




                                       INTEGRATED LOGISTICS
                                                                                             Pendapatan dan profitabilitas yang
                                                                                             dinamis dari enam portofolio bisnis
                                                                                             CKB Logistics, memberikan kontribusi
                                                                                             pendapatan konsolidasi yang saling
                                                                                             melengkapi dan menunjang dengan
                                                                                             tingkat pertumbuhan yang selalu positif.



  86
                                       PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics)                 seluruh Indonesia, termasuk 60 kota dan
                                       didirikan pada tahun 1997 sebagai                     area yang sulit dijangkau oleh transportasi
                                       perusahaan yang melayani jasa                         komersial. Layanan CKB Logistics
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       kepabeanan termasuk pengiriman melalui                meliputi Integrated Logistics, Warehouse
                                       darat, laut dan udara. Pada awalnya CKB               Management, Project Logistics, Shore-
                                       Logistics hanya berkantor di Jakarta dan              base Management, Industrial Shipping
                                       Surabaya untuk melayani jasa kepabeanan               dan Coal Logistics. Secara umum
                                       melalui pelabuhan Tanjung Priok dan                   Perusahaan melayani sektor energi
                                       Tanjung Perak. Seiring dengan perjalanan              (minyak dan gas, pertambangan), industri
                                       waktu, pelayanan Perusahaan terus                     (alat berat, pabrik pupuk) dan infrastruktur
                                       ditingkatkan mencakup jasa pengangkutan               (PLN, Kontraktor EPC).
                                       darat, laut dan udara hingga mampu
                                       melayani pengangkutan peralatan dan alat              Armada pendukung operasional
                                       berat ke lokasi proyek yang dikategorikan             Perusahaan terdiri dari armada truk,
                                       sebagai jasa project logistics.                       peralatan, kapal dan tongkang yang
                                                                                             jumlahnya pada akhir tahun 2011 adalah
                                       Selama kurun waktu 14 tahun, CKB                      sebagai berikut:
                                       Logistics terus berkembang pesat menjadi              1. Armada Truk:
                                       sub-holding yang menyediakan bisnis                      – 130 truk kapasitas antara 0.5T-12T
                                       jasa logistik terintegrasi dengan fokus                  – Flat Bed Trailer 20’ dan 40’
                                       pada pelanggan di sektor energi. Saat                    – Low Loader kapasitas 20T-80T
                                       ini CKB Logistics mempunyai dua anak                  2. Peralatan berat:
                                       perusahaan dengan jumlah karyawan                        – Forklift kapasitas 2.5T, 5T, 30T
                                       877 orang per 31 Desember 2011                           – Heavy Duty Loader: Multi Axle
                                       (permanen, kontrak dan outsource).                           Commetto (10 Axles)
                                       Perusahaan mempunyai 35 cabang di                        – Hydraullic Roller danJacking Tools
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                Tinjauan Pendukung Bisnis

                                                                                                                   INTEGRATED LOGISTICS




                                                                                                                                                  87
                                 3. Kapal:                                                 3. Project logistics, yang menyediakan
                                    – MV Alfa Trans Satu: 60 TEU Semi                         jasa yaitu jasa transportasi khusus
                                       Container Vessel                                       untuk pengiriman kargo ekstra berat




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                    – MV Alfa Trans Dua: 1.500 DWT                            dan besar (Over Weight Over Size
                                       LCT                                                    – OWOS) seperti alat berat, mesin,
                                    – MV JNW: 2,000 DWT LCT                                   peralatan pabrik dan pembangkit listrik
                                    – MV Adinda Azula: 1.200 LCT                              hingga ke lokasi terpencil.
                                                                                           4. Supply base atau shorebase
                                 Saat ini, CKB Logistics telah mempunyai 6                    management, yang melayani
                                 portofolio usaha, yaitu:                                     perusahaan minyak dan gas yang
                                 1. Integrated logistics services, yang                       melakukan aktivitas pengeboran,
                                    menyediakan jasa freight-forwarding                       eksplorasi dan produksi yang
                                    yang mencakup jasa kepabeanan dan                         membutuhkan base atau lokasi untuk
                                    pengiriman kargo biasa melalui darat,                     menyimpan sementara barang-barang
                                    laut dan udara.                                           yang akan disuplai ke anjungan. Jasa
                                 2. Warehouse management dengan                               ini meliputi penanganan penyimpanan,
                                    lokasi gudang di jakarta, Surabaya,                       pelabuhan, pengiriman dan
                                    Banjarmasin, Balikpapan dan                               bongkar muat.
                                    Samarinda. Melalui layanan                             5. Anak usaha PT Alfa Trans Raya (ATR)
                                    ini, CKB Logistics memberikan                             yang melayani industrial shipping,
                                    solusi penyimpanan barang dan                             menyewakan kapal sesuai kebutuhan
                                    mempersiapkannya untuk distribusi                         pelanggan di sektor pertambangan
                                    lebih lanjut ke lokasi yang diinginkan                    dan energi.
                                    pelanggan.
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Pendukung Bisnis

                                       INTEGRATED LOGISTICS




                                       6. Anak usaha PT Baruna Dirga Dharma                  Pasar dan Profil Pelanggan
                                          (BDD) yang menjalani bisnis coal                   Berawal dari melayani satu pelanggan,
                                          logistics, melakukan transhipment                  kompetensi CKB Logistics semakin
                                          batubara dari stockpile ke mother                  teruji dan terasah dengan melayani
                                          vessel di tengah laut dengan                       pelanggan-pelanggan sektor energi yang
                                          menggunakan tongkang.                              membutuhkan jasa pengiriman alat berat,
                                                                                             material dan mesin ke daerah-daerah
                                       PT ALFA TRANS RAyA (ATR)                              terpencil. Basis pelanggan tidak hanya
                                       ATR didirikan pada tahun 2006 sebagai                 berasal dari dari perusahaan-perusahaan
                                       Perusahaan pelayaran untuk memperkuat                 satu grup tetapi juga perusahaan
                                       kegiatan operasional logistik dan sewa                pertambangan, minyak dan gas
                                       kapal. Sampai tahun 2011, ATR memiliki                multinasional serta dealer alat-alat berat
                                       tiga kapal, yaitu kapal multi-guna Alfa               Patria, Komatsu dan Hitachi.
                                       Trans Satu, landing-craft-tank (LCT) Alfa
                                       Trans Dua dan Adinda Azula. ATR telah                 Saat ini, sekitar 60% armada ATR terikat
                                       membeli dua kapal lagi yaitu LCT Adinda               kontrak satu sampai empat tahun untuk
                                       Bella dan Adinda Celinna yang saat ini                digunakan oleh pelanggan di sektor
                                       sedang dalam proses pembangunan                       eksplorasi dan produksi minyak dan
                                       di galangan dan akan diserahkan pada                  gas bumi. Sekitar 40% kapasitas kapal
  88                                   pertengahan tahun 2012. Selain itu, untuk             armada ATR digunakan untuk mendukung
                                       melayani kebutuhan pelanggan, ATR juga                bisnis pengiriman kargo dan project
                                       menyewa dan mengoperasikan enam                       logistics CKB. Sementara jasa shorebase
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       LCT tambahan dengan kontrak sewa                      management telah dimanfaatkan oleh
                                       berjangka.                                            BP dan Conoco Phillips sepanjang tahun
                                                                                             2010-2011.
                                       PT BARUNA DIRGA DHARMA
                                       (BDD)                                                 Dalam pasar bisnis logistik, keenam
                                       BDD dibentuk pada bulan Mei 2011                      portofolio Perusahaan memperoleh laba
                                       untuk menjalankan usaha di bidang                     kotor yang berbeda. Bisnis integrated
                                       jasa pengangkutan batubara (coal                      logistics atau jasa freight-forwarding
                                       logistics). BDD telah membeli tug and                 berada pada kompetisi yang ketat dan
                                       barge (tongkang) Kaili VIII dan Moana                 margin yang rendah. Sementara segmen
                                       VIII sekaligus memesan 6 set tongkang                 usaha shipping mampu mendapatkan
                                       kepada galangan yang akan diserahkan                  laba kotor yang bagus namun di sisi lain
                                       pada tahun 2012. BDD sudah mempunyai                  menuntut belanja modal yang tinggi.
                                       kontrak dengan PT Tunas Inti Abadi,                   Demikian juga warehouse, belanja
                                       anak perusahaan Reswara yang memiliki                 modalnya juga tinggi, tetapi dapat
                                       konsesi batubara di Kalimantan Selatan                menghasilkan laba kotor yang baik untuk
                                       untuk pengangkutan batubara dari                      layanan gudang terintegrasi sampai
                                       pelabuhan ke titik buang sauh mother                  dengan jasa pengiriman ke lokasi proyek.
                                       vessel di tengah laut.                                Project logistics yang menawarkan solusi
                                                                                             bagi pelanggan yang ingin mengirim Over
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                               Tinjauan Pendukung Bisnis

                                                                                                                  INTEGRATED LOGISTICS




                                 Weight and Over Size cargo (OWOS)                         pemuatan batubara ke mother vessel
                                 ke lokasi yang jauh, sulit dan berisiko                   bisa ditingkatkan dan pelanggan bisa
                                 tinggi, dapat menghasilkan pendapatan                     menggunakan kapal yang lebih besar.
                                 premium karena yang ditawarkan adalah
                                 akurasi, konsistensi dan kehandalan dalam                 Pola bisnis, kebutuhan pelanggan dan
                                 pengiriman. Hal ini kemudian membuat                      arah pasar selalu mendasari keputusan
                                 portofolio Perusahaan berimbang.                          strategis pembelian aset kritikal.
                                                                                           Menggunakan aset milik sendiri akan
                                 Rencana dan Strategi                                      memberi dampak positif pada biaya
                                 CKB Logistics telah menetapkan, sasaran                   operasional dan laba Perusahaan. Oleh
                                 jangka panjang untuk 5 tahun ke depan                     karena itu Perusahaan secara bertahap
                                 adalah untuk menjadi yang terdepan dalam                  menambah aset seperti gudang, truk
                                 memberikan solusi logistik terintegrasi di                dan kapal.
                                 sektor energi. Langkah-langkah strategis
                                 dan target finansial tahunan telah                        Memperluas basis pelanggan adalah visi
                                 diformulasikan. Di tahun 2011 Perusahaan                  Perusahaan yang berkeinginan untuk
                                 menginventarisasi aset-aset kritikal yang                 tumbuh berkembang bersama pelanggan.
                                 dapat memberikan dampak bagi kinerja                      Perusahaan mencanangkan bahwa
                                 operasional dan menciptakan pelayanan                     proporsi pendapatan dari luar grup harus
                                 yang prima bagi pelanggan. CKB                            jauh lebih besar daripada pendapatan dari             89
                                 Logistics membeli gudang di Samarinda,                    internal.
                                 membangun gudang di Banjarmasin serta




                                                                                                                                           ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 membangun gudang baru di Jakarta di                       Kinerja Operasional
                                 atas lahan seluas 7,5 hektar di daerah                    Secara konsolidasi CKB Logistics
                                 Cakung. Gudang di Cakung direncanakan                     mencatat pertumbuhan pendapatan
                                 akan diresmikan pada bulan Mei 2012.                      yang merupakan kontribusi dari keenam
                                                                                           portofolio termasuk anak usaha ATR dan
                                 Dalam upaya memberikan solusi                             BDD. Secara individual, segmen usaha
                                 logistik yang terintegrasi, CKB Logistics                 integrated logistics mencatat pendapatan
                                 telah mendirikan anak usaha BDD dan                       terbesar, yaitu Rp819,92 miliar, tumbuh
                                 menambah armada kapal ATR. Pembelian                      60,3% dari Rp511,40 miliar pada tahun
                                 kapal baru untuk memperkuat armada                        2010. Sementara jasa sewa kapal yang
                                 dan menambah reabilitas dalam melayani                    dikelola ATR membukukan pendapatan
                                 pelanggan.                                                sebesar Rp99,63 miliar, tumbuh 156,6%
                                                                                           dari Rp38,83 miliar pada tahun 2010.
                                 Berikutnya, di tahun 2012-2013 CKB                        Pada tahun 2011 BDD yang baru berdiri
                                 Logistics akan menyediakan floating                       dan mengelola jasa logistik batubara
                                 crane untuk meningkatkan pelayanan                        telah membukukan pendapatan sebesar
                                 pada segmen coal logistics. Dengan                        Rp5,27 miliar.
                                 menggunakan floating crane, kapasitas
                                                                                                                    Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola            Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                            Tentang ABM            Dari Manajemen        Tinjauan Bisnis
                                                                                                                   Sosial Perusahaan      Perusahaan                 Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Pendukung Bisnis

                                       INTEGRATED LOGISTICS




                                       Pendapatan CKB per segmen usaha tahun 2011

                                       CKB                                          ATR                                            BDD
                                       Integrated Logistic                          Sewa Kapal                                     Logistik Batubara
                                       (miliar Rupiah)                              (miliar Rupiah)                                (miliar Rupiah)
                                              819,917



                                                         511,404



                                                                    457,088




                                                                                           99,631



                                                                                                       38,822



                                                                                                                    31,055




                                                                                                                                           5,269


                                              11         10         09                     11          10           09                    11         10      09


                                       Pencapaian kinerja operasional grup                                       manifes, serta volume dan jumlah berat
                                       CKB dapat ditunjukkan melalui angka-                                      yang ditangani oleh grup CKB yang
                                       angka pencapaian volume, baik jumlah                                      kesemuanya menunjukkan peningkatan
                                       DA (Delivery Advice), jumlah koli, jumlah                                 pada tiga tahun terakhir seperti disajikan
  90                                                                                                             pada grafik berikut:

                                       Total DA                                     Total Koli                                     Total Berat
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                                                                   (juta kg)
                                                                                           1.029.225




                                                                                                                                           431,1
                                              339.104




                                                                                                       877.883



                                                                                                                    871.676
                                                         314.925



                                                                    290.936




                                                                                                                                                     269,3



                                                                                                                                                             227,5




                                              11         10         09                     11          10           09                    11         10      09

                                       Total volume                                 Total Manifest
                                       (juta m3)
                                                                                           190.793
                                                         12,4
                                              10,6




                                                                                                       134.907



                                                                                                                    120.006
                                                                    1,5




                                              11         10         09                     11          10           09
                                                    Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola      Tinjauan       Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                   Sosial Perusahaan      Perusahaan           Keuangan           Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                        Tinjauan Pendukung Bisnis

                                                                                                                           INTEGRATED LOGISTICS




                                 Kontrak-kontrak Baru yang Diperoleh                           menyumbangkan kenaikan pendapatan
                                 pada tahun 2011                                               CKB Logistics secara signifikan adalah
                                 Beberapa kontrak baru atau perpanjangan                       sebagai berikut:
                                 yang diperoleh pada tahun 2011 yang


                                                                                                                                       Mulai
                                        Pelanggan                      Subjek                     Nilai Kontrak      Kategori
                                                                                                                                    Pelaksanaan

                                  Indo Muro Kencana,      Manage and coordinate                Rp1.920.000.000/       Service          26-Feb-11
                                  PT                      Land Transportation in                           year
                                                          MuaraTeweh
                                  ConocoPhillips          Provide Landing Craft Tank              USD 759,500         Vessel             1-Apr-11
                                  Indonesia, Inc. Ltd     (LCT) on rental basis
                                  ConocoPhillips          Amandement 2 Agreement               Rp1.576.230.000        Vessel            17-Jun-11
                                  (Grissik) Ltd.          to extend Contract term and
                                                          to add the total contract value
                                                          until April 13, 2012
                                  ConocoPhillips          Truck charter from                   Rp7.924.052.000                         16-Sep-11
                                  (Grissik) Ltd.          Jabodetabek/Cilegon to
                                                          dayung/rawa staging area
                                                          Mangsang/Grissik and
                                                          airfreight services from
                                                          Jakarta to Palembang/Jambi
                                  Medco E&P               Perjanjian jasa sewa dan               Rp266.040.000      Warehouse            1-Oct-11
                                  Indonesia, PT           pengelolaan pergudangan                                                                         91
                                  Medco E&P               Ekspedisi door-to-door                 Rp587.983.750       Airfreight         1-Nov-11
                                  Indonesia, PT           angkutan udara gudang
                                                          Medco ke lokasi




                                                                                                                                                    ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                  Medco E&P               Jasa Pengiriman Barang              Rp13.308.409.000     Transportation       1-Nov-11
                                  Indonesia, PT           Kondisi FOT dari Medco
                                                          Jakarta ke Wilayah
                                                          Operasional Medco
                                  ConocoPhillips          Rental Light Vehicles and            Rp9.104.097.500       Trucking          29-Dec-11
                                                          Equipment forMatak Base
                                  ConocoPhillips          Addendum additional                      USD759,500      Transportation        1-Apr-11
                                  Indonesia, Inc. Ltd     route for loading offloading
                                                          equipments & mobilization
                                                          tools from jetty to Dayung-
                                                          Rawa
                                  Trakindo Utama, PT      Layanan transportasi untuk          Rp1.250.000.000/        Vessel             1-Mar-11
                                                          pengiriman impor alat-alat         round trip atas LCT
                                                          berat merk Caterpillar dari
                                                          Pelabuhan Singapura ke
                                                          lokasi pelanggan PTTU area
                                                          Kalimantan (Banjarmasin,
                                                          Balikpapan, Samarinda)
                                  Suberdaya               Sewa Forklift Kapasitas 25         Rp72.000.000/bulan       Forklift          30-Jul-11
                                  Sewatama, PT            ton
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Membangun Sinergi                                   berbasis pada proses (process based
                                       Sinergi CKB Logistics dengan anak                   company). CKB Logistics juga berupaya
                                       perusahaan lainnya di bawah naungan                 untuk senantiasa menjadi yang terdepan
                                       grup ABM telah terbentuk sejak lama                 di sektor dimana Perusahaan melakukan
                                       terutama dalam mendukung kegiatan-                  aktivitasnya dengan bertumbuh bersama
                                       kegiatan yang membutuhkan jasa                      pelanggan yang juga menjadi pemimpin di
                                       freight-forwarding, custom clearence dan            industrinya masing-masing.
                                       project logistics. Perusahaan melayani
                                       pengangkutan alat berat untuk kegiatan              Kendala terbesar dari bisnis logistik adalah
                                       operasional kontraktor tambang PT Cipta             masih rendahnya kualitas infrastruktur.
                                       Kridatama. Kebutuhan pengangkutan                   Hal ini adalah di luar kendali Perusahaan.
                                       batubara Reswara mendorong CKB                      Namun demikian, Perusahaan dapat
                                       Logistics menambah portofolio dengan                meminimalisasi risiko dengan memilih
                                       membentuk anak perusahaan BDD                       aset yang tepat disesuaikan dengan
                                       dan akan terus berkembang bersama                   kondisi infrastruktur yang ada.
                                       pertumbuhan bisnis batubara Reswara.
                                       Perusahaan juga mendukung aktivitas                 Keuntungan kompetitif Perusahaan adalah
                                       mobilisasi dan demobilisasi generator set           portofolio bisnis yang relatif lengkap
                                       Sewatama ke seluruh lokasi di Indonesia.            dan saling menunjang. Masing-masing
  92                                                                                       mempunyai kompetisi yang berbeda.
                                       Prospek Usaha                                       Dengan bermain di enam portofolio,
                                       Ke depan, Perusahaan terus berupaya                 pendapatan dan profitabilitas yang
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       mewujudkan visi 2016 yaitu membangun                berbeda dari tiap bisnis saling menunjang
                                       CKB Logistics menjadi organisasi yang               dan secara konsolidasi memberikan
                                                                                           pertumbuhan yang selalu positif.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                                                                                                                             93




                                                                                                                                       ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Pendukung Bisnis

                                       SUMBER DAYA MANUSIA




                                       SUMBER DAYA MANUSIA
                                                                                             Pengembangan SDM difokuskan pada
                                                                                             penanaman core values dan leadership
                                                                                             traits untuk mewujudkan perilaku
                                                                                             yang positif dan kepemimpinan yang
                                                                                             berkarakter di dalam organisasi ABM
                                                                                             Investama.



                                       Membangun dan Memberdayakan                           planning) sesuai dengan rencana kerja
                                       SDM Berkarakter dan Berkompetensi                     operasional, maupun untuk diketahui
                                       Bagi ABM Investama, sumber daya                       oleh para SDM kami dalam menata
  94
                                       manusia (SDM) adalah faktor penting                   pengembangan karirnya (career plan).
                                       dalam mewujudkan visi untuk menjadi
                                       perusahaan investasi terkemuka di                     Strategi Pengembangan SDM
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       bidang sumber daya energi, jasa energi                Untuk merespon tantangan dan
                                       dan infrastruktur energi. ABM Investama               menyesuaikan diri terhadap tuntutan
                                       harus berada pada posisi terdepan dalam               pasar yang dinamis, ABM Investama
                                       menangkap peluang pasar dengan                        mengerahkan seluruh sumber daya dan
                                       keunggulan-keunggulan komparatif yang                 kemampuan yang dimiliki agar Perusahaan
                                       dimiliki. Kami secara serius merancang                menjadi kuat dan kompetitif. Setiap
                                       program-program rekrutmen dan                         karyawan baik secara individu maupun
                                       pengembangan kompetensi sekitar 7.100                 tim, diberi kesempatan (empowered)
                                       karyawan yang tersebar di 16 (enam                    untuk mengambil peran yang lebih besar
                                       belas) perusahaan yang tergabung dalam                dari tugas dan tanggung jawabnya,
                                       grup ABM sebagai mitra strategis dalam                sehingga memberikan kontribusi optimal
                                       menjalankan usaha.                                    bagi pencapaian kinerja Perusahaan
                                                                                             disamping sebagai ajang untuk
                                       Sebelum kami mengulas mengenai                        peningkatan kompetensinya.
                                       pengembangan SDM, tentunya kami
                                       mempersiapkan struktur organisasi                     Secara umum, sesuai dengan konsep
                                       yang telah disesuaikan dengan proses                  Balance Scorecard, Perusahaan telah
                                       bisnis baik di level holding maupun                   menetapkan company objective yang
                                       anak perusahaan sehingga siap untuk                   terbagi dalam empat perspektif sinergi,
                                       merealisasikan visi, misi dan tujuan                  yaitu financial synergy, customer synergy,
                                       jangka pendek perusahaan. Hal ini sangat              process synergy dan learning and growth
                                       penting untuk direncanakan baik untuk                 synergy. Dari sisi manajemen pengelolaan
                                       pemenuhan organisasi/SDM (manpower                    SDM, kami fokus pada perspektif learning
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                                                                                                 SUMBER DAYA MANUSIA




                                 and growth synergy, dimana ABM                            Penanaman Core Values dan
                                 Investama sebagai holding mengambil                       Leadership Traits untuk Mewujudkan
                                 peran strategis dalam pengembangan                        Kepemimpinan yang Berkarakter
                                                                                                                                             95
                                 SDM dengan cara:                                          Pentingnya aspek leadership dan core
                                                                                           values ditunjukkan pada komposisi
                                 1. Melakukan upaya-upaya untuk                            evaluasi kinerja. Untuk level manajer




                                                                                                                                       ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                    memastikan tercapainya kinerja                         sampai eksekutif, komposisi evaluasi
                                    organisasi terbaik dengan membantu                     dapat mencapai 60%:40%, dimana 60%
                                    unit-unit bisnis melakukan proses                      adalah aspek kompetensi teknis dalam
                                    rekrutmen dan promosi atau                             menangani penugasan dan 40% adalah
                                    pengembangan eksekutif dan                             aspek leadership dan core values.
                                    karyawan khususnya untuk mengisi
                                    posisi-posisi strategis di masing-                     Perusahaan melibatkan konsultan untuk
                                    masing unit usaha yang diyakini                        memberikan modul-modul pelatihan untuk
                                    akan mampu merealisasikan tujuan                       memperbaiki dan meningkatkan core
                                    organisasi. Perusahaan sedapat                         values dan leadership. Pada bulan
                                    mungkin membantu mencari solusi                        Oktober - November 2011 dilakukan
                                    termasuk merekrut SDM yang                             360o Core Values and Leadership Survey
                                    berkualitas dan memiliki pengalaman                    sehingga setiap karyawan dapat menilai
                                    di bidang yang dibutuhkan atau                         karyawan lainnya dari aspek value,
                                    mentransfer kandidat dari unit bisnis                  integritas dan leadership. Perusahaan
                                    lain yang mempunyai kapabilitas                        juga akan mengadakan management
                                    yang sesuai.                                           workshop mengenai core values dan
                                 2. Merancang program-program                              leadership agar terbentuk pemahaman
                                    pengembangan kompetensi SDM dari                       mengenai pentingnya aspek perilaku yang
                                    aspek leadership dan mengupayakan                      positif dan kepemimpinan yang baik di
                                    terciptanya aspek-aspek yang                           dalam organisasi ABM Investama. Peserta
                                    menunjang kepuasan kerja (job                          workshop yang terpilih akan dijadikan
                                    satisfaction).                                         kader pelatih untuk melakukan sosialisasi
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Pendukung Bisnis

                                       SUMBER DAYA MANUSIA




                                       core values dan leadership ke tingkat                 perbaikan-perbaikan berkelanjutan, baik
                                       di bawahnya. Diharapkan tahun 2013                    dari aspek kompensasi dan benefit,
                                       program ini telah dapat mencakup seluruh              jenjang karir, penempatan kerja dan
                                       karyawan sampai ke tingkat operator.                  sebagainya.

                                       Ke depan, program-program SDM di                      Aspek peningkatan kepuasan kerja ini
                                       tingkat holding akan lebih mengarah pada              lebih lanjut kami uraikan dalam 3 (tiga)
                                       pengembangan soft skill, sementara                    bagian, yaitu:
                                       pengembangan kompetensi teknis atau                   1. Program Pengembangan Karir
                                       fungsional dilakukan secara mandiri oleh              2. Pelatihan
                                       masing-masing unit bisnis. Pelatihan                  3. Kompensasi dan Benefit
  96                                   yang diselenggarakan di holding selain
                                       meningkatkan efektivitas dan efisiensi                Program Pengembangan Karir
                                       biaya, juga membangun hubungan antar                  Perusahaan telah mencanangkan target
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       karyawan lintas unit bisnis yang diyakini             pertumbuhan yang ambisius untuk
                                       sangat bermanfaat dalam membangun                     meningkatkan skala usahanya dalam
                                       sinergi.                                              kurun waktu empat tahun ke depan.
                                                                                             Setiap unit bisnis memiliki peran penting
                                       Aspek Kepuasan Kerja                                  dalam proses pencapaiannya. Untuk
                                       Aspek kepuasan kerja merupakan faktor                 mendukung tekad tersebut, pada tahun
                                       penting dalam peningkatan SDM karena                  2011 telah dilakukan pemetaan untuk
                                       perusahaan dan karyawan merupakan                     mengidentifikasi potensi dan kompetensi
                                       mitra yang saling mendukung untuk                     karyawan.
                                       mencapai tujuan perusahaan. Pada
                                       dasarnya karyawan akan merasa terikat                 Selama setahun Perusahaan melakukan
                                       (engaged) ketika perkerjaan yang                      identifikasi untuk menyeleksi karyawan
                                       ditekuninya sesuai minatnya. Hal ini dapat            yang dapat dikategorikan sebagai talent
                                       memotivasi karyawan untuk melakukan                   atau star employee yang mempunyai
                                       tugasnya secara efektif dan lebih dari                kinerja dan core values yang baik
                                       sekedar tuntutan pekerjaan. Perusahaan                termasuk aspek leadership. Perusahaan
                                       melakukan Employee Engagement Survey                  menyiapkan rencana pengembangan
                                       yang dilakukan pada bulan Juli – Agustus              karir melalui serangkaian pelatihan
                                       2011 untuk mengetahui lebih mendalam                  dan penugasan khusus. Sistem ini
                                       mengenai opini dan tingkat kepuasan                   secara efektif menciptakan talent pool
                                       karyawan bekerja di grup ABM. Masukan                 yang berguna untuk mengantisipasi
                                       hasil survei yang berupa data dan statistik           pengembangan Perusahaan ke depan.
                                       ditindak-lanjuti dengan melakukan
                                                   Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola       Tinjauan    Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                  Sosial Perusahaan      Perusahaan            Keuangan        Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                    Tinjauan Pendukung Bisnis

                                                                                                                      SUMBER DAYA MANUSIA




                                 Pelatihan                                                     bentuk pelatihan untuk meningkatkan
                                 Sudah menjadi komitmen Perusahaan                             pengetahuan dan kompetensi karyawan
                                 untuk mengembangkan dan melatih                               yang dilaksanakan secara in-house
                                 karyawan secara berkesinambungan                              (di korporat atau masing-masing anak
                                 sebagai salah satu kunci menjaga kualitas                     perusahaan), maupun di lembaga                         97

                                 kinerja. Melalui program pengembangan                         pendidikan/pelatihan luar. Jenis
                                 manajerial, seluruh manajer dari semua                        pelatihan bervariasi, mulai dari pelatihan




                                                                                                                                                ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 tingkatan terus diberdayakan untuk                            keterampilan, kompetensi teknis/
                                 mempercepat proses pengembangan                               fungsional, pendidikan keahlian yang
                                 kompetensi dan menghasilkan SDM                               dibutuhkan sesuai tuntutan tugasnya,
                                 terbaik untuk mengisi posisi-posisi                           pendidikan manajerial serta berbagai
                                 strategis Perusahaan.                                         knowledge sharing session untuk
                                                                                               mempertajam kualitas SDM.
                                 Setiap karyawan mempunyai
                                 kesempatan yang setara dalam                                  Sepanjang tahun 2011, ABM Investama
                                 meningkatkan kompetensi sesuai                                telah mengeluarkan biaya pelatihan
                                 dengan potensi, kemampuan dan                                 dan pengembangan SDM sebesar total
                                 ketrampilan yang dipersyaratkan.                              Rp599.817.047 atau meningkat 304%
                                 Perusahaan menyelenggarakan berbagai                          dibanding tahun sebelumnya.

                                 Kursus/seminar/pelatihan SDM yang dilaksanakan di level holding pada tahun 2011
                                 adalah sebagai berikut:

                                   No.                                                      Pelatihan
                                   1       Inhouse English Training
                                   2       Valuation and Technical Economic Assessment of Mining Project (Singapore)
                                   3       Sosialisasi Performance Management Process
                                   4       Sosialisasi 360 Degree Survey (TMT Core Values & Leadership Traits)
                                   5       Workshop Pengisian IDP (Individual Development Plan)
                                   6       Sosialisasi Peraturan Perusahaan
                                                                                                    Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                            Tentang ABM      Dari Manajemen     Tinjauan Bisnis
                                                                                                   Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                        No.                                                  Pelatihan
                                       7        Sosialisasi Employee Opinion Survey
                                       8        Sosialisasi Tata Cara Pengisian SPT
                                       9        Konferensi Tahun Ke-3 Batubara Indonesia
                                       10       IPO-Pembelajaran dari BUMN & BUMS, Panel Discussion
                                       11       Workshop PSAK
                                       12       The Future Policy Direction on Mining Tax
                                       13       Accounting for Mining (Singapore)
                                       14       Pendidikan Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal Dasar 1
                                       15       Legal & Corporate Communication Workshop
                                       16       Aspek Pajak IFRS
                                       17       GCG Workshop “How to do GCG Assessment Effectively”
                                       18       Cloud Fundamentals, Cloud Deployment Option & Cloud Strategies for the Future
                                       19       SAP BPC 420 Consolidation Administration
                                       20       SAP BPC 430 Planning & Reporting
                                       21       Targeted Selection Interview
                                       22       SAP HR Master Data
                                       23       How to Develop your KRI to Strengthen your Organization ERM
                                       24       Guide in Implementing Project Risk Management
                                       25       SAP BPC 430 Planning & Budgeting
                                       26       Certified Talent Management Professional
  98                                   27       Professional Director Program



                                       Kompensasi dan Benefit                                     memastikan bahwa kompensasi yang
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Kompensasi adalah seluruh imbalan                          diterima karyawan yang meliputi gaji,
                                       yang diterima karyawan atas hasil                          tunjangan-tunjangan, THR dan bonus
                                       kerja karyawan tersebut. Perusahaan                        secara keseluruhan cukup kompetitif
                                       memberikan kompensasi kepada                               dibandingkan perusahaan sejenis.
                                       karyawan berdasarkan penilaian kinerja
                                       dengan membuat sistem penilaian yang                       Profil SDM
                                       berjenjang dan adil.                                       Sampai dengan 31 Desember 2011,
                                                                                                  jumlah karyawan ABM Investama
                                       Perusahaan berupaya menyetarakan                           mencapai 7.582 orang, meningkat 20%
                                       kompensasi dan benefit yang diterima                       dibandingkan tahun 2010 yang jumlahnya
                                       karyawan di semua unit bisnis melalui                      6.335 orang. Peningkatan karyawan
                                       kebijakan dalam menentukan job grading                     sejalan dengan pertumbuhan dan
                                       dan arahan agar kebijakan SDM di unit                      perluasan usaha Perusahaan sepanjang
                                       bisnis senantiasa mematuhi peraturan                       tahun 2011. Profil SDM ABM Investama
                                       ketenagakerjaan yang berlaku. Dengan                       pada tahun 2011 dan perbandingannya
                                       melakukan survei kompensasi dan benefit                    dengan tahun 2010 ditunjukkan pada
                                       ke pasar secara berkala, Perusahaan                        tabel-tabel berikut:
                                                    Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan          Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                   Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan              Konsolidasi      Perusahaan




                                 Komposisi karyawan berdasarkan fungsi bisnis
                                                         Fungsi Bisnis                                   2011                      2010
                                   Management                                                                        101                         12
                                   Support                                                                         1,173                     371
                                   Sales Marketing                                                                   214                         94
                                   Oprerational                                                                    6,094                   5,858
                                   TOTAL                                                                           7,582                   6,335

                                 Komposisi karyawan berdasarkan jenjang manajemen
                                                    Jenjang Manajemen                                    2011                      2010
                                   Director                                                                           16                         10
                                   General Manager & Senior Manager                                                   44                         28
                                   Manager                                                                           212                     151
                                   Staff & Non Staff                                                               7,310                   6,146
                                   TOTAL                                                                           7,582                   6,335


                                 Komposisi karyawan berdasarkan usia per 31 Desember
                                                       Kelompok Usia                                     2011                      2010
                                   < 25 tahun                                                                      1,533                   1,244
                                                                                                                                                            99
                                   25 – 45 tahun                                                                   5,554                   4,649
                                   46 – > 55 tahun                                                                   495                     442




                                                                                                                                                      ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                   TOTAL                                                                           7,582                   6,335


                                 Komposisi karyawan berdasarkan jenjang pendidikan per 31 Desember
                                                     Tingkat Pendidikan                                  2011                      2010
                                   SD                                                                                                        127
                                   SMP                                                                                                       675
                                   SMA                                                                                                     3,831
                                   D1, D2, D3                                                                      6,487                     798
                                   S1                                                                              1,013                     867
                                   S2                                                                                 82                         37
                                   TOTAL                                                                           7,582                   6,335


                                 Komposisi karyawan berdasarkan status karyawan
                                                       Staus Kayawan                                     2011                      2010
                                   Permanen                                                                        4,768                   4,076
                                   Kontrak                                                                         2,814                   2,259
                                   TOTAL                                                                           7,582                   6,335
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Pendukung Bisnis

                                       TEKNOLOGI INFORMASI




                                       TEKNOLOGI INFORMASI
                                                                   Pengembangan teknologi informasi dan komunikasi
                                                                   mencakup peningkatan kompetensi SDM yang
                                                                   mampu mendukung pengembangan aplikasi bisnis,
                                                                   membangun infrastruktur termasuk Disaster Recovery
                                                                   Unit serta jaringan intranet yang terintegrasi ke
                                                                   seluruh unit bisnis.




100
                                       Departemen Teknologi Informasi dan                    Pada awalnya, pengembangan ICT di
                                       Komunikasi (ICT) di ABM Investama                     ABM Investama mendapat dukungan dari
                                       berperan sebagai unit yang mendukung                  perusahaan grup yang bergerak di bidang
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       kegiatan operasional Perusahaan dengan                teknologi informasi, PT Mitra Solusi
                                       menyediakan layanan teknologi informasi               Telematika (MST). MST memberikan
                                       dan komunikasi yang mumpuni, handal                   dukungan teknis dan fungsional pada
                                       dan selaras dengan kebutuhan bisnis                   modul-modul aplikasi yang dikembangkan
                                       Perusahaan dan seluruh anak perusahaan.               sejak tahun 2010. Sejalan dengan
                                                                                             meningkatnya kebutuhan teknologi
                                       Strategi Pengembangan ICT                             informasi, Perusahaan mulai menetapkan
                                       Perusahaan telah menyusun corporate                   dan mengembangkan aplikasi SAP
                                       plan pengembangan ICT jangka panjang                  (System Application and Product in data
                                       untuk 5 tahun ke depan dari 2010 sampai               processing) sebagai aplikasi standar
                                       2014. Dimulai dari mempersiapkan                      di ABM Investama untuk mendukung
                                       kompetensi SDM, pengembangan                          kegiatan operasional secara efektif dan
                                       infrastruktur perangkat keras dan                     efisien. SAP sebagai software Enterprise
                                       perangkat lunak, jaringan intranet yang               Resources Planning (ERP), membantu
                                       terintegrasi ke seluruh unit bisnis, dan              Perusahaan merencanakan dan melakukan
                                       pada akhirnya, setelah memperkuat                     berbagai aktivitas sehari-hari. Perusahaan
                                       jaringan internal, maka Perusahaan akan               menggunakan SAP karena memiliki
                                       membuka jaringan untuk para customer                  sejumlah modul aplikasi yang mampu
                                       dan vendor mengakses informasi                        mendukung semua transaksi yang perlu
                                       Perusahaan (CRM dan SRM) serta internet               dilakukan. Semua modul aplikasi di SAP
                                       untuk memberikan informasi bagi publik.               dapat bekerja secara terintegrasi satu
                                                                                             dengan lainnya.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                Tinjauan Pendukung Bisnis

                                                                                                                   TEKNOLOGI INFORMASI




                                                                                                                                                  101
                                 Sebagai perusahaan holding, prioritas                     Implementasi BPC untuk sistem pelaporan
                                 pengembangan aplikasi pada tahun 2011                     keuangan konsolidasi merupakan yang
                                 adalah pada sistem yang mendukung                         pertama di Indonesia sehingga pada




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 pelaporan keuangan konsolidasi.                           tahun 2011 ABM Investama mendapat
                                 Perusahaan menggunakan aplikasi                           penghargaan dari CPM Consulting Pte.
                                 Business Planning & Consolidation                         Ltd. sebagai Best EPM Project.
                                 (BPC), yaitu perangkat produk SAP untuk
                                 planning dan budgeting.                                   Secara bersamaan, modul sistem
                                                                                           informasi sumber daya manusia (HRIS)
                                 Pada tahun 2011 ABM Investama fokus                       yang berhubungan dengan administrasi
                                 pada penerapan modul Financial and                        personalia dan pengembangan
                                 Controlling (FICO) agar Perusahaan                        kompetensi karyawan secara bertahap
                                 dapat menyajikan pelaporan keuangan                       terus dikembangkan. Fungsi-fungsi seperti
                                 konsolidasi. Di tahun berikutnya, ABM                     wawancara, perencanaan dan jenjang
                                 Investama mulai mengimplementasikan                       karir serta pelatihan telah dimasukkan ke
                                 new General Ledger yang sesuai                            dalam sistem dan telah digunakan oleh
                                 dengan ketentuan PSAK (Pernyataan                         sebagian anak perusahaan. Ke depan,
                                 Standar Akuntansi Keuangan) dan                           rencana pengembangan modul aplikasi
                                 IFRS (International Financial Reporting                   akan mencakup fungsi Employee Self
                                 Standard) yang baru mengenai                              Service sehingga setiap karyawan dapat
                                 functional currency. Berikutnya adalah                    mengakses sistem untuk melihat sisa
                                 pengembangan sistem anggaran                              cuti, pelatihan-pelatihan yang telah diikuti,
                                 (Budgeting System) dan aplikasi BI                        dan sebagainya. Untuk para manager juga
                                 (Business Intelligence) yang dapat                        akan dikembangkan Manager Self Service
                                 membantu manajemen memantau kinerja                       yang memungkinkan proses approval
                                 dan produktivitas operasional seluruh                     melalui sistem.
                                 unit bisnis.
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tinjauan Pendukung Bisnis

                                       TEKNOLOGI INFORMASI




                                       Membangun Infrastruktur ICT                           Perusahaan menjalin kerja sama dengan
                                       Infrastruktur ICT yang handal dan                     McAfee untuk mendapatkan perangkat
                                       aman menjadi landasan utama dalam                     lunak anti virus yang terbaru. Perangkat
                                       mengoperasikan system aplikasi bisnis,                lunak anti virus untuk kantor anak
                                       kebutuhan akses data serta komunikasi                 perusahaan dapat di-install dan di-update
                                       Perusahaan. Pada tahun 2011 Perusahaan                dari kantor pusat.
                                       melakukan investasi membangun
                                       Disaster Recovery System (DRC) sebagai                Pelatihan dan Pengembangan
                                       sistem back-up bagi Pusat Data. DRC                   SDM ICT
                                       bekerja secara simultan memutakhirkan                 SDM ICT di ABM Investama terus
                                       data sehingga bila ada masalah                        ditambah dan ditingkatkan kompetensinya.
                                       terjadi pada Pusat Data, dalam waktu                  Perusahaan memanfaatkan jasa konsultan
                                       singkat sistem akan beralih ke lokasi                 eksternal untuk merekrut SDM dengan
                                       server DRC. Investasi DRC termasuk                    kualifikasi minimal berpengalaman dengan
                                       membangun infrastruktur jaringan                      SAP 2 cycle implementation yang mampu
                                       untuk menghubungkan kedua server                      memberikan dukungan sampai ke fase
                                       tersebut telah diselesaikan pada akhir                melakukan modifikasi alur proses bisnis
                                       Agustus 2011.                                         (customizing system). SDM dengan
                                                                                             kualifikasi tersebut dibutuhkan untuk
102                                    Pembangunan DRC merupakan salah satu                  mendukung pengembangan sistem
                                       mitigasi risiko yang telah dilakukan untuk            aplikasi bisnis yang dilakukan secara
                                       mengantisipasi bila terjadi gangguan pada             in-house. Saat ini Departemen ICT di
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       data center. Nilai investasi pengembangan             Perusahaan terdiri dari empat karyawan
                                       infrastruktur ICT tahun 2011 yang                     tetap yaitu ICT Department Head dibantu
                                       mencakup pengadaan perangkat keras                    masing-masing satu orang File Application
                                       DRC, infrastruktur sistem server dan                  Support, Logistics Application dan ABAP
                                       aplikasi adalah sekitar USD500.000                    Programmer. Departemen ICT juga
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                               Tinjauan Pendukung Bisnis

                                                                                                                  TEKNOLOGI INFORMASI




                                 dibantu oleh jasa konsultan eksternal                     •	 SAP	TBW	10,	TBW20	and	TBW	42	
                                 yang berpengalaman minimal 2-cycle                           Enterprise Data Warehousing and
                                 implementation.                                              Reporting

                                 Untuk meningkatkan kemampuan                              Rencana ke Depan
                                 SDM yang ada, staf Departemen ICT                         Pada tahun 2012, rencana pengembangan
                                 diberikan pelatihan intensif selaras                      akan lebih diarahkan pada implementasi
                                 dengan arah pengembangan ICT di ABM                       aplikasi ke seluruh anak perusahaan
                                 Investama. Pelatihan-pelatihan sepanjang                  yang baru diakuisisi. Investasi perangkat
                                 2011 meliputi pengelolaan Business                        keras mungkin diperlukan ketika akan
                                 Warehouse, yang merupakan pusat data                      melakukan pembenahan jalur akses
                                 base Perusahaan, dan modul-modul                          jaringan untuk cabang dan lokasi proyek
                                 aplikasi SAP seperti:                                     yang berada di remote area.
                                 •	 SAP	BPC	420	Consolidation
                                     Administration
                                 •	 SAP	BPC	430	Planning & Reporting
                                 •	 SAP	HR	Master Data



                                                                                                                                                 103




                                                                                                                                           ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                         Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                       Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                        Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Tanggung Jawab
104
                                       Sosial Perusahaan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Memberikan
                                       nilai tambah bagi
                                       kualitas hidup
                                       masyarakat
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                                                                                                                             105




                                                                                                                                       ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                      Tanggung Jawab
                     Sosial Perusahaan
                                                                                             Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                            Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Laporan CSR




                                                                                           Berupaya berbuat sesuatu yang bernilai
                                                                                           bagi lingkup pemangku kepentingan
                                                                                           yang lebih luas melalui perspektif sosial,
                                                                                           ekonomi dan lingkungan hidup adalah
                                                                                           konsep CSR grup ABM.




106
                                       ABM Investama meyakini bahwa                        Corporate Social Responsibility (CSR)
                                       kesinambungan pertumbuhan usaha                     ditujukan untuk menciptakan hubungan
                                       (business sustainability) tidak diperoleh           yang harmonis dengan lingkungan, nilai,
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       melalui pencapaian target-target                    norma dan budaya masyarakat setempat.
                                       operasional belaka, bukan pula hanya                Sedangkan menurut World Business
                                       dipengaruhi oleh kinerja finansial, tetapi          Council on Sustainable Development,
                                       juga berkorelasi positif dengan kinerja             CSR adalah komitmen perusahaan
                                       sosial yang memberikan nilai tambah bagi            untuk berperilaku etis dan berkontribusi
                                       semua pemangku kepentingan termasuk                 terhadap pembangunan ekonomi yang
                                       para karyawan dan keluarga mereka,                  berkelanjutan, seraya meningkatkan
                                       pemegang saham, pelanggan, pemasok,                 kualitas hidup karyawan dan keluarganya,
                                       mitra usaha, masyarakat luas maupun                 komunitas lokal serta masyarakat luas.
                                       pemerintah. Perusahaan mempunyai
                                       kewajiban moral untuk memberi manfaat,              Pada dasarnya, aktivitas CSR yang
                                       termasuk memperbesar kesempatan bagi                dilakukan oleh anak-anak perusahaan grup
                                       masyarakat Indonesia untuk mencapai                 ABM telah dilaksanakan seiring perjalanan
                                       kualitas kehidupan yang lebih baik dan              usaha anak-anak usaha itu sendiri.
                                       berkelanjutan. Tekad tersebut tidak hanya           Setiap anak usaha dapat merancang
                                       tercermin dalam misi utama grup ABM,                program CSR baik secara mandiri
                                       tetapi juga sesuai dengan definisi CSR              maupun bersinergi dengan perusahaan
                                       yang dikenal umum.                                  induk maupun anak perusahaan lainnya
                                                                                           dalam upaya mewujudkan masa depan
                                       Pasal 74 Undang-undang No. 40 tahun                 yang lebih baik bagi masyarakat luas,
                                       2007 tentang Perseroan Terbatas                     komunitas lokal termasuk juga karyawan
                                       menyatakan bahwa pelaksanaan                        dan keluarganya. Disamping itu, tentu saja
                                       tanggung jawab perusahaan atau                      Perusahaan harus tanggap terhadap hal-
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                                           Laporan CSR




                                                                                                                                               107
                                 hal yang bersifat musibah seperti bencana                 •	 Pemberian bantuan obat ke pusat-
                                 alam dan musibah besar lainnya yang                          pusat kesehatan masyarakat di
                                 terjadi di tengah masyarakat.                                sekitar lokasi penambangan dan




                                                                                                                                         ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                              penyelenggaraan program donor darah
                                 Kegiatan CSR tahun 2011                                      secara periodik yang dilaksanakan oleh
                                 Kegiatan CSR anak-anak usaha di tahun                        PT Cipta Kridatama (CK).
                                 2011 secara umum dapat dikelompokkan
                                 dalam bidang-bidang (1) Kesehatan, (2)                    Bidang Sarana Prasarana Umum,
                                 Sarana Prasarana Umum, Pemberdayaan                       Pemberdayaan Masyarakat dan
                                 Masyarakat dan Lingkungan Hidup, (3)                      Lingkungan Hidup
                                 Sosial Keagamaan dan (4) Pendidikan.                      •	 Program pengembangan
                                                                                              masyarakat proaktif dengan
                                 Bidang Kesehatan                                             menyediakan peralatan dan sarana
                                 Program CSR untuk bidang kesehatan                           untuk melakukan penghijauan serta
                                 difokuskan pada perbaikan dan                                pemberian bibit untuk perkebunan dan
                                 peningkatan kualitas fasilitas kesehatan                     peternakan dilakukan oleh PT Tunas
                                 masyarakat di sekitar perusahaan yang                        Inti Abadi (TIA) pada enam desa sekitar
                                 diwujudkan dalam bentuk kegiatan                             daerah operasi TIA di Kalimantan
                                 diantaranya:                                                 Selatan dengan jumlah penduduk
                                 •	 Rehabilitasi delapan Puskesmas                            kurang lebih 8.000 jiwa.
                                     Pembantu (Puskestu) dilaksanakan                      •	 Reklamasi dan rehabilitasi lahan
                                     oleh PT Media Djaya Bersama (MDB)                        dengan revegetasi sebagai upaya
                                     di sekitar wilayah konsesinya di Aceh,                   memperbaiki, memulihkan kembali
                                     yang telah diselesaikan pada bulan                       dan meningkatkan kondisi lahan bekas
                                     Juli 2011.                                               tambang yang kritis dan kemudian
                                                                                              ditanami kembali dilakukan oleh
                                                                                              Reswara bersama CK.
                                                                                             Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                            Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Laporan CSR




                                       •	 Pengeboran sumur air bersih                             desa Mentewe dan desa Teluk
                                          untuk tiga desa di Pucok Reudeup                        Kepayang.
                                          dan Reudeup, Aceh Barat dan                         – Bantuan pengurukan untuk
                                          menghibahkannya untuk masyarakat                        perbaikan halaman dan drainase
                                          setempat, dilakukan oleh MDB pada                       saluran air di SD Negeri 4, Desa
                                          bulan Agustus 2011.                                     Mentewe dan Halaman Puskesmas
                                       •	 Rehabilitasi Pembangkit Listrik                         dan Pasar Baru di Desa Mentewe.
                                          Tenaga Air Mikro Hidro (PLTMH)                      – Perbaikan jalan poros yang
                                          di lokasi Taman Nasional Gunung                         menghubungkan desa Muara Wis
                                          Halimun Salak (TNGHS) di desa Sirna                     dengan jalan poros SP II.
108                                       Rasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten                  – Bantuan pengadaan tandon air
                                          Sukabumi Jawa Barat dilakukan oleh                      bersih kapasitas 2.000 liter untuk
                                          Sewatama bekerja sama dengan                            warga Blok Adi Dusun SP II.
                                          yayasan IBEKA (Institut Bisnis dan                  – Bantuan fasilitas olahraga dengan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                          Ekonomi Kerakyatan). Di proyek                          membuat lapangan sepakbola
                                          “Rehabilitasi PLTMH Ciganas I” ini,                     untuk Karang Taruna desa Joggon
                                          karyawan Sewatama berkesempatan                         site MHU.
                                          menjadi sukarelawan mendampingi                  •	 Kegiatan-kegiatan pemberdayaan
                                          IBEKA melakukan rehabilitasi turbin                 masyarakat lokal dalam bentuk
                                          dan genset dan mengedukasi                          program ekonomi yang dilakukan oleh
                                          masyarakat penerima bantuan dalam                   CK seperti memberikan kesempatan
                                          melakukan perawatan PLTMH secara                    kerja dan peluang untuk menciptakan
                                          mandiri. Dalam kegiatan tersebut,                   lapangan kerja bagi masyarakat lokal
                                          Sewatama juga mendapat dukungan                     sesuai dengan tingkat kebutuhan
                                          dari sister company, CKB Logistics.                 perusahaan, penunjukan subkontraktor
                                       •	 Pemberian bantuan untuk                             lokal atau perusahaan setempat
                                          sarana dan prasarana umum                           sebagai mitra usaha sepanjang mampu
                                          bagi masyarakat di lokasi tambang                   mengikuti standar kualitas yang
                                          PT Arutmin Batulicin seperti:                       dipersyaratkan.
                                          – Bantuan rehabilitasi rumah warga
                                               dan bantuan penerangan lampu                Bidang Sosial Keagamaan
                                               untuk 12 rumah penduduk di desa             •	 Program mengunjungi Panti
                                               Mentewe km 42.                                 Asuhan Remaja Masa Depan
                                          – Bantuan solar untuk penerangan                    yang berlokasi di Jakarta untuk
                                               rumah penduduk di sekitar                      memberikan santunan, berinteraksi
                                               desa Batuharang, km 48- 50,                    dan memberikan motivasi bagi anak-
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                                           Laporan CSR




                                                                                                                                               109
                                    anak dilaksanakan oleh CKB Logistics                      kegiatan keagamaan bersama
                                    pada hari Sabtu dan Minggu, 10-11                         masyarakat setempat dilakukan
                                    September 2011. Acara motivation                          oleh CK.




                                                                                                                                         ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                    days yang bertema “Aku Punya                           •	 Pembangunan Mesjid Baiturahman
                                    Mimpi!” melibatkan karyawan CKB                           dan Musholla Darul Falah di Site
                                    Logistics dan diikuti oleh 50 anak-anak                   Arutmin Batulicin dilaksanakan oleh
                                    Panti Asuhan Remaja Masa Depan                            CK bersama PT Arutmin Tambang
                                    yang berusia 5 tahun hingga 18 tahun.                     Batulicin.
                                 •	 Perbaikan/renovasi rumah ibadah,                       •	 Safari Ramadhan dan buka puasa
                                    melengkapi sarana rumah ibadah serta                      bersama dengan jamaah beberapa
                                    kegiatan santunan anak yatim di 15                        pengurus mesjid di beberapa desa
                                    desa di Aceh Barat dilakukan oleh                         di sekitar lokasi tambang PT Gemida
                                    MDB. Kegiatan renovasi rumah ibadah                       antara lain di desa Kedung Murung,
                                    juga dilakukan oleh CKB Logistics.                        Muarawis, Kecamatan Kotabangun.
                                 •	 Pemberian bantuan sosial berupa                           Sumbangan hewan kurban pada hari
                                    pengadaan peralatan makan piring dan                      raya Idul Adha dan bantuan kain sarung
                                    gelas sejumlah 36 lusin kepada Balai                      dan sajadah bagi pengurus masjid di
                                    Adat Dayak pada acara upacara panen                       desa SP II, site Gemida, dilakukan
                                    di daerah Desa Gunung Raya Site ATA                       oleh CK.
                                    yang diberikan oleh CK.
                                 •	 Pengadaan kasur busa sebanyak                          Bidang Pendidikan
                                    20 buah untuk pesantren di desa                        •	 Kuliah Umum Program Studi D3
                                    Kotabangun, memberikan santunan                           Higiene Perusahaan, Kesehatan
                                    kepada kaum duafa dan yatim piatu,                        (Hiperkes) dan Keselamatan Kerja
                                    merehabilitasi mesjid dan mushola                         Fakultas Kedokteran Universitas
                                    serta menyelenggarakan berbagai                           Sebelas Maret Surakarta (FK UNS) di
                                                                                             Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                            Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Laporan CSR




                                          kampus Tirtomoyo Jebres dilaksanakan                –   TK Melati dan TK Budi Luhur,
                                          oleh CK pada tanggal 7 Juni 2011                        Km 42, SD Mentewe 2, Km 2,
                                          bertujuan untuk menambah wawasan                        SD Batuharang dan Madrasah
                                          mahasiswa tentang penerapan ilmu                        Tsanawiyah Miftahul Ulum
                                          Hiperkes dan Keselamatan Kerja                          Batuharang, Desa Mentewe.
                                          di tempat kerja khususnya pada                      –   TK Tunas Harapan, Km 50, Desa
                                          perusahaan pertambangan dengan                          Rejosari.
                                          materi mencakup sistem operasional                  –   TK Mantawakan Mulya, Desa
                                          pertambangan, Sistem K3L                                Mantawakan Mulya.
                                          (Keselamatan, Kesehatan Kerja dan                   –   TK Tunas Rimba dan SD Teluk
                                          Lingkungan) serta motivasi.                             Kapayang2, Desa Teluk Kapayang.
                                       •	 Kerja sama dengan berbagai                          –   TK/TPA Dinniyah Darussalam, Desa
                                          kampus seperti UNS Surakarta                            Dukuhrejo.
                                          dan Unisba Bandung dilakukan                        –   TK/TPA Al Istiqomah dan SD Negeri
                                          oleh CK untuk saling membantu,                          1, Desa Manunggal.
                                          memanfaatkan sarana penunjang                       –   SD Sukadami 1 dan Madrasah
                                          kegiatan dan penyediaan tenaga                          Tsanawiyah Bahrul Ulum, Desa
                                          ahli dengan bidang tugas dan                            Sukadamai.
                                          kemampuan masing-masing. CK                         –   SD Mekarsari, Desa Mekarsari.
110                                       memberi kesempatan bagi mahasiswa                   –   SD Sarigadung, Desa Sari Gadung.
                                          untuk kerja praktik, magang hingga
                                          penelitian tugas akhir di lokasi proyek          Kegiatan CSR Lainnya
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                          dan memberikan bantuan beasiswa                  •	 Dalam	rangka	memperigati	hari	
                                          bagi mahasiswa berprestasi. Hal                     Kemerdekaan Indonesia ke-66,
                                          serupa juga dilakukan oleh CKB                      dilakukan serangkaian kegiatan
                                          Logistics pada tanggal 13 Mei 2011                  yang diselenggarakan oleh Kantor
                                          dengan dengan Sekolah Tinggi                        CKB Logistics Balikpapan. Diawali
                                          Manajemen Transportasi Trisakti                     dengan kegiatan “go green” dengan
                                          (STMT Trisakti) untuk bekerja sama                  melakukan kegiatan pembersihan
                                          meningkatkan kualitas dan wawasan                   sampah di pantai yang diikuti oleh
                                          mahasiswa STMT Trisakti. CKB                        seluruh karyawan CKB Logistics,
                                          Logistics selanjutnya secara berkala                lomba 17 Agustus, buka bersama
                                          memberikan kuliah umum yang                         pemberian santunan di Panti Asuhan
                                          disampaikan oleh Direksi dan para                   Yasma, Tanjung Kelor – Manggar.
                                          Senior Manager.                                  •	 Kegiatan	dalam	rangka	peresmian	
                                       •	 Bantuan kegiatan belajar mengajar                   fasilitas baru CKB Logistics di
                                          di beberapa sekolah TK, SD maupun                   Samarinda yang meliputi perbaikan
                                          Madrasah di desa setempat berupa                    Posyandu, perbaikan Mesjid dan
                                          donasi dan pengadaan beberapa bus                   perbaikan Jembatan.
                                          untuk berdarmawisata, diberikan oleh
                                          CK untuk sekolah-sekolah sebagai
                                          berikut:
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                                            Laporan CSR




                                 Tekad Kami ke Depan                                       Perusahaan menyadari bahwa aktivitas
                                 Disamping kegiatan-kegiatan CSR                           CSR yang telah kami lakukan masih
                                 di atas, ABM Investama juga harus                         belum cukup optimal dan mengakar
                                 peka dan responsif terhadap kejadian                      dalam memberikan kontribusi positif
                                 atau kebutuhan tertentu yang sifatnya                     bagi reputasi perusahaan. Untuk itu,
                                 insidental, memenuhi kebutuhan sesaat                     kami terus berusaha menggali program-
                                 ataupun tanggap darurat. Dalam hal                        program yang paling dibutuhkan untuk
                                 memberikan bantuan terhadap bencana                       dikembangkan kualitas kegiatannya dan
                                 alam, perusahaan akan memberikan                          diperluas cakupan programnya sehingga
                                 bantuan infrastruktur secara terpadu                      mempunyai dampak yang bermakna
                                 dengan mengerahkan sumber daya yang                       dan berkelanjutan. Ke depan, kegiatan
                                 dimiliki anak-anak perusahaan. Sebagai                    CSR selain harus dapat membangun
                                 contoh yang sudah pernah dilaksananakan                   citra perusahaan yang positif juga harus
                                 adalah partisipasi CK dalam kegiatan                      berdampak jangka panjang, sehingga
                                 tanggap darurat (emergency response                       manfaatnya dapat terus dinikmati oleh
                                 team dan bantuan dapur umum) serta                        semua pihak, para pemangku kepentingan
                                 pemulihan pada peristiwa bencana                          yang lebih luas lagi, masyarakat Indonesia.
                                 runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara di
                                 Kalimantan Timur.
                                                                                                                                                111




                                                                                                                                          ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                         Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                       Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                        Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Laporan Tata Kelola
112
                                       Perusahaan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Menerapkan GCG
                                       sebagai budaya
                                       kerja Perusahaan
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




              Laporan Tata Kelola
                                                                                                                                             113




                                                                                                                                       ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                     Perusahaan
                                                                                             Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                            Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Tata Kelola Perusahaan




                                                                                           Penerapan prinsip tata kelola perusahaan
                                                                                           yang baik di setiap kegiatan bisnis ABM
                                                                                           Investama akan meningkatkan nilai
                                                                                           perusahaan di mata pemegang saham
                                                                                           dan pemangku kepentingan lainnya
                                                                                           serta menjamin pertumbuhan usaha
                                                                                           berkelanjutan.




114
                                       Komitmen Pelaksanaan GCG                            mengacu pada pemenuhan lima prinsip
                                       ABM Investama berkomitmen untuk                     dasar GCG yang terdiri dari:
                                       menjunjung tinggi nilai-nilai integritas            a. Transparansi, yaitu keterbukaan dalam
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       dan menerapkan prinsip-prinsip tata                    melaksanakan proses pengambilan
                                       kelola perusahaan yang baik (Good                      keputusan dan keterbukaan dalam
                                       Corporate Governance - GCG) dalam                      mengemukakan informasi materil dan
                                       setiap kegiatan usahanya. Praktik tata                 relevan mengenai perusahaan.
                                       kelola perusahaan sesuai standar etika              b. Akuntabilitas, yaitu kejelasan fungsi,
                                       tertinggi sesungguhnya telah melebur                   pelaksanaan dan pertanggungjawaban
                                       dalam setiap aktivitas usaha perusahaan                organisasi sehingga pengelolaan
                                       sesuai nilai-nilai budaya yang ditanamkan              perusahaan terlaksana secara efektif.
                                       oleh para pendiri Grup TMT yang telah               c. Tanggung jawab, yaitu kesesuaian
                                       beroperasi selama 40 tahun. Seluruh                    pengelolaan perusahaan terhadap
                                       jajaran perusahaan meyakini bahwa                      peraturan perundang-undangan yang
                                       pemenuhan aspek-aspek GCG dapat                        berlaku dan prinsip-prinsip korporasi
                                       mendukung tujuan perusahaan baik dalam                 yang sehat.
                                       hal pertumbuhan usaha, profitabilitas               d. Kemandirian, dimana perusahaan
                                       dan nilai tambah bagi seluruh pemangku                 dikelola secara profesional tanpa
                                       kepentingan, serta keberlangsungan                     benturan kepentingan dan pengaruh/
                                       usaha jangka panjang.                                  tekanan dari pihak manapun.
                                                                                           e. Kewajaran, yaitu keadilan dan
                                       Prinsip-prinsip GCG                                    kesetaraan di dalam memenuhi
                                       Prinsip-prinsip GCG yang                               hak-hak pemangku kepentingan
                                       diimplementasikan dalam setiap aspek                   yang timbul berdasarkan perjanjian
                                       bisnis dan operasional di ABM Investama                dan peraturan perundang-undangan
                                                                                              yang berlaku.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




                                                                                                                                                  115
                                 Asesmen Penerapan GCG                                     2. Kebijakan GCG,
                                 Pada tahun 2011 ABM Investama                             3. Penerapan GCG,
                                 mengundang konsultan GCG independen                       4. Pengungkapan Informasi (Disclosure),




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 untuk melakukan asesmen terhadap                          5. Manajemen Risiko (Risk
                                 pelaksanaan nilai-nilai tata kelola di                       Management),
                                 perusahaan. Asesmen GCG yang                              6. Hubungan dengan Stakeholders
                                 dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2011                        (Stakeholders Relation),
                                 sampai tanggal 17 Juni 2011 bertujuan                     7. Komitmen.
                                 untuk:
                                 a. Melakukan pemetaan dan evaluasi                        Dari ketujuh aspek pokok tersebut,
                                     terhadap kelengkapan dokumen,                         Perusahaan telah mengetahui
                                     infrastruktur dan soft structure yang                 aspek mana saja yang perlu prioritas
                                     terkait dengan GCG serta untuk                        perbaikan dan aspek mana yang harus
                                     mengetahui tingkat kepatuhan                          disempurnakan lagi. Beberapa aspek
                                     perusahaan (scoring) terhadap                         yang menyangkut praktik bisnis sesuai
                                     praktik GCG.                                          standar etika memperoleh skor yang
                                 b. Mengetahui aspek-aspek yang perlu                      menunjukkan bahwa prinsip-prinsip
                                     disempurnakan dalam implementasi                      GCG telah diterapkan dalam setiap
                                     GCG agar sesuai best practices.                       aktivitas Perusahaan walaupun masih
                                                                                           perlu diperbaiki dan ditingkatkan.
                                 Asesmen implementasi GCG dilaksanakan                     Namun demikian, Perusahaan belum
                                 dengan menggunakan kriteria dan                           memiliki aturan-aturan tertulis yang
                                 metodologi yang meliputi 7 (tujuh) aspek                  terdokumentasikan dengan baik seperti
                                 pokok yaitu:                                              Pedoman CGC, Board Manual, Code of
                                 1. Hak Dan Tanggung Jawab Pemegang                        Conduct, Piagam Komite Audit (Audit
                                    Saham/RUPS (Shareholders),                             Committee Charter), Piagam Internal
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tata Kelola Perusahaan




                                       Audit (Internal Audit Charter), Kebijakan             Sampai akhir tahun 2011 tim ad-hoc
                                       Sistem Pengendalian Internal, Kebijakan               GCG telah bekerja dan secara bertahap
                                       Pemberian dan Penerimaan Hadiah                       menyelesaikan sejumlah kodifikasi
                                       serta Gratifikasi, Kebijakan Komunikasi               seperti Standar Etika Perseroan (Code
                                       Eksternal termasuk didalamnya                         of Conduct), Peraturan Perusahaan,
                                       pengelolaan informasi, Kebijakan                      Pedoman Tata Kerja Dewan Komisaris
                                       Pengelolaan Aset (Asset Management                    dan Direksi (Board Manual) serta
                                       Policy), Piagam Sekretaris Perseroan                  Piagam Komite Audit dan Internal Audit.
                                       (Corporate Secretary Charter), Kebijakan              Manajemen menindaklanjuti dengan
                                       Pengaduan (Whistleblowing Policy),                    membentuk Unit Internal Audit pada
                                       Kebijakan Pengendalian Anak Perusahaan,               bulan September 2011 dan melakukan
                                       Kebijakan Information Technology (IT)                 sosialisasi Standar Etika Perseroan ke
                                       Governance serta Kebijakan Corporate                  seluruh karyawan ABM Investama dan
                                       Social Responsibility (CSR).                          beberapa anak perusahaan. Sosialisasi
                                                                                             ini bertujuan untuk meningkatkan dan
                                       Sebagai perusahaan publik dan warga                   memperbaiki kelemahan implementasi
                                       korporasi yang baik serta untuk menjamin              GCG yang selama ini sebenarnya telah
                                       efektivitas penerapan GCG di Perusahaan               dilaksanakan di seluruh grup. Pada tahun
                                       yang berkelanjutan, Perusahaan                        2011 seluruh karyawan ABM Investama
116                                    menyadari pentingnya mempersiapkan                    telah menandatangani pernyataan
                                       kodifikasi dan perangkat-perangkat                    komitmen pemahaman Standar Etika
                                       pendukung GCG sesuai peraturan                        Perseroan dan ditargetkan pada tahun
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       pemerintah dan perundang-undangan                     2012 sosialisasi dan penandatangan telah
                                       yang berlaku. Sebuah tim ad-hoc telah                 mencakup seluruh karyawan grup.
                                       ditugaskan untuk menyusun kodifikasi
                                       dan perangkat pendukung implementasi                  Dengan demikian, sampai akhir tahun
                                       GCG yang mengacu pada Undang-Undang                   2011 Perusahaan telah melengkapi
                                       Republik Indonesia Nomor 40 tahun                     perangkat kerja dan sarana yang
                                       2007 tentang Perseroan Terbatas (UU                   dibutuhkan dalam implementasi GCG yang
                                       PT), Undang-Undang Republik Indonesia                 akan dilanjutkan dengan menempatkan
                                       Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar                      personil-personil yang mempunyai
                                       Modal, Peraturan Bapepam-LK, Peraturan                kompetensi sesuai lingkup tugasnya.
                                       Bursa Efek Indonesia, Pedoman Umum                    Perusahaan juga telah menargetkan
                                       Good Corporate Governance Indonesia                   pencapaian kepatuhan GCG pada tahun
                                       yang dikeluarkan oleh Komite Nasional                 2012 sebesar 70%.
                                       Kebijakan Governance (KNKG), praktik-
                                       praktik terbaik di dunia bisnis serta nilai-          Struktur Tata Kelola
                                       nilai inti dan sifat-sifat kepemimpinan yang          Berdasarkan UU PT, organ Perusahaan
                                       tumbuh dan mengakar kuat di lingkungan                terdiri dari tiga unsur, yaitu pemegang
                                       induk perusahaan yaitu TMT Group, yang                saham melalui Rapat Umum Pemegang
                                       selama ini dikenal menjalankan praktik                Saham (RUPS) sebagai forum
                                       GCG secara konsisten.                                 pengambilan keputusan tertinggi bagi
                                                                                             pemegang saham, Dewan Komisaris
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




                                 sebagai pengawas jalannya pengelolaan                     mitra kerja dari komite di bawah Dewan
                                 Perusahaan, dan Direksi sebagai pengelola                 Komisaris. Unit kerja tersebut adalah
                                 Perusahaan. Dewan Komisaris dan Direksi                   Sekretaris Perusahaan dan Internal Audit.
                                 memiliki wewenang dan tanggung jawab                      Kedua organ pendukung tersebut diangkat
                                 yang jelas sesuai fungsinya masing-                       dan bertanggung jawab langsung kepada
                                 masing sesuai anggaran dasar dan                          Direktur Utama.
                                 peraturan perundang-undangan.
                                                                                           Rapat Umum Pemegang Saham
                                 Pada akhir tahun 2011 Perusahaan telah                    Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
                                 mengeluarkan Pedoman Tata Kerja Dewan                     merupakan organ perseroan tertinggi yang
                                 Komisaris dan Direksi (Board Manual)                      wewenangnya diatur oleh undang-undang
                                 melalui Keputusan Dewan Komisaris dan                     dan anggaran dasar. RUPS memiliki
                                 Direksi PT ABM Investama Tbk Nomor:                       wewenang untuk, antara lain, mengangkat
                                 004/ABM-BOC-BOD/XII/2011. Board                           dan memberhentikan anggota Dewan
                                 Manual berisi kesepakatan antara Direksi                  Komisaris dan Direksi, mengevaluasi
                                 dan Dewan Komisaris mengenai tugas,                       kinerja Dewan Komisaris dan Direksi,
                                 wewenang dan tanggung jawab masing-                       menyetujui perubahan anggaran
                                 masing organ untuk meningkatkan kualitas                  dasar perusahaan, menyetujui laporan
                                 dan efektivitas hubungan kerja antar                      keuangan, serta menetapkan remunerasi
                                 organ, menerapkan asas-asas GCG serta                     bagi anggota Dewan Komisaris dan                       117
                                 membangun kemandirian dalam membuat                       Direksi.
                                 keputusan dan dapat menjalankan tugas




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 dan tanggung jawab masing-masing                          RUPS terdiri dari RUPS Tahunan (RUPST)
                                 sesuai dengan harapan pemegang saham                      dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB). RUPST
                                 dan pemangku kepentingan lainnya.                         2011 dilaksanakan pada tanggal 25 Mei
                                                                                           2011 yang diantaranya memutuskan
                                 Dewan Komisaris telah melengkapi                          sebagai berikut:
                                 perangkat kerja dan sarana yang                           1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan
                                 dibutuhkan dalam implementasi GCG                            Tahunan dan Laporan Keuangan
                                 dengan membentuk Komite Audit. Komite                        Perseroan untuk tahun buku yang
                                 Audit pada tahun 2011 untuk membantu                         berakhir pada tanggal 31 Desember
                                 Dewan Komisaris dalam menjalankan                            2010 termasuk laporan mengenai
                                 fungsi pengawasan dan memberi saran                          kegiatan dan jalannya Perseroan
                                 sesuai ruang lingkup tugas komite                            dan pemberian pelunasan dan
                                 tersebut termasuk mengawasi kebijakan                        pembebasan tanggungjawab kepada
                                 keuangan Perusahaan. Selanjutnya,                            anggota Direksi dan Dewan Komisaris
                                 Perusahaan berencana untuk membentuk                         Perseroan untuk pengurusan dan
                                 Komite Nominasi dan Remunerasi, serta                        pengawasan Perseroan untuk
                                 Komite Investasi pada tahun 2012.                            tahun buku yang berakhir pada
                                                                                              31 Desember 2010.
                                 Selain itu, manajemen telah membentuk                     2. Menyetujui penunjukkan Akuntan
                                 organ-organ pendukung Direksi sebagai                        Publik Purwantono, Suherman dan
                                 unit kerja untuk mengendalikan,                              Surja (Ernst & Young) untuk tahun buku
                                 mengawal dan bertanggung jawab atas                          yang berakhir 31 Desember 2011.
                                 implementasi GCG sekaligus sebagai
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tata Kelola Perusahaan




                                       3. Menyetujui pemberian kewenangan                    DEWAN KOMISARIS
                                          kepada Dewan Komisaris Perseroan
                                          untuk menentukan gaji, tunjangan dan               Tugas dan Wewenang Dewan
                                          fasilitas yang diterima oleh anggota               Komisaris
                                          Direksi Perseroan.                                 Dewan Komisaris bertanggung jawab
                                                                                             kepada RUPS dan tugas Komisaris Utama
                                       Selain dari RUPST tersebut, di tahun                  adalah mengkoordinasikan kegiatan
                                       2011 para pemegang saham Perusahaan                   Dewan Komisaris.
                                       melakukan beberapa kali pengambilan
                                       keputusan di luar rapat dengan merujuk                Tugas pokok Dewan Komisaris secara
                                       kepada ketentuan perundang-undangan                   kolektif diantaranya adalah:
                                       yang berlaku terkait perseroan terbatas.              1) Melakukan pengawasan atas
                                       Para pemegang saham Perusahaan                            jalannya pengurusan Perusahaan
                                       membuat keputusan-keputusan sebagai                       yang dilakukan oleh Direksi serta
                                       berikut:                                                  memberikan nasihat dan persetujuan
                                       1. Tanggal 24 Januari 2011 dengan                         berkenaan dengan kebijakan Direksi
                                           keputusan menyetujui perubahan                        terhadap rencana pengembangan
                                           susunan Direksi Perseroan terbaru                     Perusahaan, Rencana Kerja Jangka
                                           dengan mengangkat Bapak Yovie                         Panjang (RKJP), Rencana Kerja
118                                        Priadi sebagai Direksi Perseroan.                     Tahunan (RKT) serta pelaksanaan
                                       2. Tanggal 8 Maret 2011 dengan                            tugas, wewenang dan tanggung jawab
                                           keputusan menyetujui konversi                         sesuai ketentuan anggaran dasar
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                           Mandatory Convertible Bond                            dan keputusan RUPS serta peraturan
                                           milik Valle Verde Pte Ltd menjadi                     perundang-undangan yang berlaku.
                                           kepemilikan saham Perseroan.                      2) Melakukan tindakan untuk kepentingan
                                       3. Tanggal 20 Juni 2011 dengan                            Perusahaan dan bertanggung jawab
                                           keputusan menyetujui perubahan                        kepada RUPS. Dalam kapasitas
                                           susunan Dewan Komisaris Perseroan                     ini, Dewan Komisaris mengikuti
                                           dengan mengangkat Bapak Erry Riyana                   perkembangan kegiatan Perusahaan,
                                           Hardjapamekas sebagai Komisaris                       dan segera melaporkan kepada RUPS
                                           Independen Perseroan.                                 apabila Perusahaan menunjukkan
                                       4. Tanggal 21 Juli 2011 dengan                            gejala kemunduran yang mencolok
                                           keputusan menyetujui perubahan                        disertai saran langkah perbaikan yang
                                           anggaran dasar Perseroan sebagai                      harus ditempuh. Dewan Komisaris
                                           konsekuensi dari perubahan status                     juga memberi saran yang sesuai
                                           perusahaan dari tertutup menjadi                      dengan tugas pengawasan Dewan
                                           terbuka.                                              Komisaris kepada RUPS mengenai
                                       5. Tanggal 27 Juli 2011 dengan                            setiap persoalan lainnya yang dianggap
                                           keputusan menyetujui pelaksanaan                      penting, termasuk mengusulkan
                                           program Management and Employee                       kepada RUPS mengenai akuntan
                                           Stock Allocation – MESA terkait                       publik yang akan melakukan audit di
                                           dengan pelaksanaan penawaran umum                     Perusahaan.
                                           perdana saham ABM Investama.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                    Tata Kelola Perusahaan




                                 3) Menentukan sistem nominasi, evaluasi                       kerugian Perusahaan atau melalaikan
                                    kinerja, remunerasi yang transparan                        kewajibannya atau terdapat alasan
                                    bagi Dewan Komisaris dan Direksi                           mendesak bagi Perusahaan.
                                    untuk selanjutnya diajukan untuk
                                    memperoleh persetujuan RUPS.                           Masa Jabatan Dewan Komisaris
                                    Dewan Komisaris juga menentukan                        Anggota Dewan Komisaris diangkat
                                    sistem nominasi, remunerasi, evaluasi                  dan diberhentikan oleh RUPS. Setiap
                                    kinerja para eksekutif senior (General                 anggota Dewan Komisaris menjabat
                                    Manager atau setara) yang tidak                        untuk jangka waktu terhitung sejak
                                    menjabat sebagai anggota Direksi.                      tanggal RUPS yang mengangkatnya dan
                                 4) Menetapkan Key Performance                             berakhir pada penutupan RUPS Tahunan
                                    Indicator (KPI) Direksi setiap awal                    yang ketiga setelah pengangkatannya
                                    tahun kerja serta memantau efektivitas                 dan dapat dipilih kembali untuk masa
                                    praktik GCG dan pelaksanaan tanggung                   jabatan berikutnya. RUPS mempunyai
                                    jawab sosial Perusahaan (CSR).                         wewenang untuk memberhentikan
                                                                                           anggota Dewan Komisaris sebelum masa
                                 Dalam menjalankan tugasnya melakukan                      tugasnya berakhir.
                                 pengawasan terhadap pengelolaan
                                 Perusahaan, Dewan Komisaris                               Komisaris Independen
                                 mempunyai hak dan wewewang                                Komisaris Independen adalah anggota                     119
                                 diantaranya adalah:                                       Dewan Komisaris yang berasal dari luar
                                 1) Melihat buku-buku, surat-surat                         Perusahaan, tidak memiliki hubungan




                                                                                                                                             ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                     serta dokumen lainnya, memeriksa                      keuangan, kepengurusan, kepemilikian
                                     kas, surat berharga dan kekayaan                      saham dan/atau hubungan keluarga
                                     Perusahaan termasuk meminta                           dengan anggota Dewan Komisaris lainnya,
                                     penjelasan dari Direksi dan/atau                      Direksi dan/atau pemegang saham
                                     pejabat lainnya mengenai segala                       pengendali atau hubungan lain yang dapat
                                     persoalan yang menyangkut                             mempengaruhi kemampuannya untuk
                                     pengelolaan Perusahaan untuk                          bertindak secara independen.
                                     keperluan verifikasi.
                                 2) Menghadiri rapat Direksi dan                           Perusahaan telah memiliki Komisaris
                                     memberikan pandangan-pandangan                        Independen yang dijabat oleh Bapak
                                     terhadap hal-hal yang dibicarakan,                    Erry Riyana Hardjapamekas berdasarkan
                                     dan meminta Direksi dan/atau                          Keputusan Para Pemegang Saham melalui
                                     pejabat lainnya di bawah Direksi                      RUPSLB tanggal 20 Juni 2011 yang
                                     dengan sepengetahuan Direksi untuk                    dituangkan dalam Akta Notaris Ny. Djumini
                                     menghadiri rapat Dewan Komisaris.                     Setyoadi, SH. Mkn. No.32 Tanggal 20
                                 3) Melalui rapat setiap waktu berhak                      Juni 2011. Dengan demikian komposisi
                                     memberhentikan untuk sementara                        Dewan Komisaris Perusahaan telah
                                     waktu seorang atau lebih anggota                      memenuhi ketentuan Badan Pengawasan
                                     Direksi, apabila mereka bertindak                     Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
                                     bertentangan dengan anggaran dasar                    (Bapepam-LK) mengenai jumlah Komisaris
                                     atau terdapat indikasi melakukan                      Independen yaitu sekurang-kurangnya
                                                                                           30% dari jumlah Komisaris.
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tata Kelola Perusahaan




                                       Susunan Dewan Komisaris                                Sesuai anggaran dasar Perusahaan dan
                                       Dewan Komisaris ABM Investama terdiri                  Board Manual, Dewan Komisaris dapat
                                       dari 3 orang anggota, yaitu 1 (satu) orang             mengadakan rapat bila dipandang perlu
                                       Komisaris Utama, 1 (satu) orang Komisaris              oleh seorang Komisaris atau lebih,
                                       dan 1 (satu) orang Komisaris Independen.               atas permintaan tertulis satu atau lebih
                                       Susunan Dewan Komisaris ABM                            pemegang saham yang secara bersama-
                                       Investama saat ini adalah berdasarkan                  sama memiliki 1/10 atau lebih dari
                                       Akta Nomor 32 tanggal 20 Juni 2011                     jumlah seluruh saham dengan hak suara
                                       yang dibuat oleh Ny Djumini Setyoadi,                  dengan menyebutkan hal-hal yang akan
                                       SH, Notaris di Jakarta, yang telah                     dibicarakan.
                                       diberitahukan kepada Menteri Hukum
                                       dan Hak Asasi Manusia melalui bukti                    Sepanjang tahun 2011 Dewan Komisaris
                                       Penerimaan Pemberitahuan Perubahan                     telah mengadakan pertemuan sebanyak
                                       Data Perusahaan Nomor AHU-AH.01.10-                    3 kali, yaitu pada tanggal 27 April, 10
                                       21037 tanggal 5 Juli 2011yaitu:                        Agustus 2011, dan 29 November 2011
                                                                                              dengan mengundang Direksi untuk
                                               Nama                    Jabatan                mendapatkan hasil laporan Direksi
                                        Rachmat Mulyana         Komisaris Utama               atas kinerjanya untuk waktu tertentu
                                        Hamami                                                dalam menjalankan Perusahaan. Dewan
120                                     Mivida Hamami           Komisaris                     Komisaris ABM Investama dalam
                                        Erry Riyana             Komisaris Independen          menjalankan fungsi pengawasannya
                                        Hardjapamekas                                         juga melakukan pertemuan-pertemuan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                              informal. Selain itu, Dewan Komisaris
                                       Pembagian Tugas Dewan Komisaris                        secara bersama-sama juga mengambil
                                       Pembagian tugas diantara para anggota                  keputusan melalui Sirkular Dewan
                                       Dewan Komisaris diatur secara mandiri                  Komisaris sebagai berikut:
                                       dan untuk kelancaran tugasnya Dewan                    1. Pembentukan Komite Audit
                                       Komisaris dapat dibantu oleh Sekretaris                    Perusahaan berikut pemberlakuan
                                       Dewan Komisaris yang diangkat oleh                         Piagam Komite Audit;
                                       Dewan Komisaris atas beban Perusahaan.                 2. Pemberian persetujuan pemberian
                                                                                                  pinjaman pemegang saham kepada
                                       Rapat Dewan Komisaris                                      PT Cipta Krida Bahari;
                                       Rapat Dewan Komisaris adalah rapat                     3. Pemberian persetujuan pemberian
                                       yang dilaksanakan oleh Dewan Komisaris                     pinjaman pemegang saham kepada
                                       yang berkenaan dengan masing-masing                        PT Sanggar Sarana Baja;
                                       tugas dan fungsinya. Apabila dinyatakan                4. Pemberian persetujuan pemberian
                                       perlu Rapat Dewan Komisaris dapat                          pinjaman pemegang saham kepada
                                       mengundang Direksi.                                        PT Sumberdaya Sewatama;
                                                                                              5. Pemberian persetujuan pemberian
                                                                                                  pinjaman pemegang saham kepada
                                                                                                  PT Reswara Minergi Hartama; dan
                                                                                              6. Persetujuan dan Pemberlakuan Board
                                                                                                  Manual Perseroan.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan      Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan          Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                      Tata Kelola Perusahaan




                                 KOMITE AUDIT                                              Dewan Komisaris PT ABM Investama
                                 Komite Audit adalah komite yang dibentuk                  Tbk No.005/ABM-RES-BOC/XII/2011
                                 oleh Dewan Komisaris untuk membantu                       tentang Pemberlakuan Piagam Komite
                                 Dewan Komisaris dalam mengawasi                           Audit tanggal 22 Desember 2011. Piagam
                                 pelaksanaan pengelolaan Perusahaan yang                   Komite Audit ini mengatur secara rinci
                                 baik sesuai dengan prinsip-prinsip GCG.                   mengenai visi, misi, tujuan, sasaran
                                 Dalam melaksanakan tugasnya, Komite                       kerja, dan tugas Komite Audit, termasuk
                                 Audit bersifat mandiri, serta bertanggung                 wewenang dan kode etik, tanggung jawab
                                 jawab langsung kepada Dewan Komisaris.                    pelaporan, serta program pengenalan bagi
                                                                                           anggota baru.
                                 Pembentukan Komite Audit bagi
                                 perusahaan publik dan kriteria                            Susunan anggota Komite Audit ABM
                                 keanggotaannya mengacu pada Lampiran                      Investama adalah sebagai berikut:
                                 Keputusan Ketua Bapepam nomor:
                                 Kep-29/PM/2004 tanggal 24 September                                   Nama                  Jabatan
                                 2004, Peraturan Nomor IX.I.5 tentang                      Erry Riyana               Ketua/Komisaris
                                 Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan                       Hardjapamekas             Independen
                                 Kerja Komite Audit. Dalam ketentuan                       Andradiet J.Alis          Anggota
                                 tersebut, anggota Komite Audit paling                     Lucy                      Anggota
                                 kurang terdiri dari seorang Komisaris                                                                               121
                                 Independen sebagai ketua komite dan dua                   Untuk menjaga independensi dalam
                                 orang pihak independen.                                   pelaksanaan tugasnya, dua anggota




                                                                                                                                               ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                           Komite Audit tersebut adalah pribadi
                                 Persyaratan keanggotaan Komite Audit                      yang tidak memiliki hubungan, baik
                                 terutama adalah memiliki integritas                       langsung maupun tidak langsung
                                 yang tinggi, memiliki latar belakang                      dengan Perusahaan. Dengan demikian,
                                 pendidikan akuntansi atau keuangan,                       seluruh anggota Komite Audit telah
                                 memiliki pengetahuan yang cukup                           memenuhi kriteria independensi,
                                 dalam membaca dan memahami laporan                        keahlian, pengalaman dan integritas yang
                                 keuangan, mempunyai pengetahuan dan                       dipersyaratkan dalam ketentuan yang
                                 pengalaman yang memadai sesuai dengan                     berlaku.
                                 latar belakang pendidikannya serta mampu
                                 berkomunikasi dengan baik.                                Tugas, Tanggung Jawab dan
                                                                                           Wewenang Komite Audit
                                 Susunan Keanggotaan Komite Audit                          Tugas dan tanggung jawab Komite Audit
                                 Komite Audit PT ABM Investama Tbk                         adalah membantu Dewan Komisaris
                                 dibentuk melalui Surat Keputusan Dewan                    dalam melaksanakan fungsi pengawasan
                                 Komisaris PT ABM Investama Tbk Nomor                      dan memberikan masukan kepada
                                 001/ABM-RES-BOC/XI/2011 tanggal 9                         manajemen. Dalam kaitan ini, Komite
                                 November 2011. Komite Audit dibantu                       Audit menjalankan tugas dan tanggung
                                 oleh tim ad-hoc GCG telah menyusun                        jawab secara profesional dan independen
                                 Piagam Komite Audit yang akan menjadi                     tanpa campur tangan dari pihak manapun
                                 landasan kerja Komite Audit sebagaimana                   yang tidak sesuai dengan peraturan
                                 dituangkan dalam Surat Keputusan                          perundang-undangan.
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tata Kelola Perusahaan




                                       Komite Audit mendorong terciptanya                    Andradiet J.Alis (Anggota)
                                       praktik yang sehat dalam pelaporan                    Dilahirkan di Pangkalpinang – Bangka,
                                       keuangan, manajemen risiko,                           pada tanggal 17 Agustus 1963, Andradiet
                                       pengendalian internal dan etika bisnis                J. Alis (Andre Alis) lulus sebagai
                                       yang baik. Dalam pelaksanaannya,                      sarjana Pertambangan, Fakultas Teknik
                                       Direksi bertanggung jawab sepenuhnya                  Pertambangan dan Perminyakan Institut
                                       atas penyajian laporan keuangan yang                  Teknologi Bandung (FTTM ITB) pada tahun
                                       sesuai dengan standar dan ketentuan                   1988. Mengawali karir di PT Kaltim Prima
                                       yang berlaku, kecukupan pengelolaan                   Coal (KPC) sebagai Trainee Engineer pada
                                       risiko dan sistem pengendalian internal               tahun 1988, Andre Alis mengembangkan
                                       serta kepatuhan terhadap peraturan yang               karir profesional lebih dari 20 tahun
                                       berlaku.                                              di berbagai perusahaan industri
                                                                                             pertambangan nasional dan multinasional
                                       Dalam menjalankan fungsinya, Komite                   tidak hanya di area engineering dan
                                       Audit berwenang untuk mengakses                       produksi, tetapi juga marketing, project
                                       catatan atau informasi tentang karyawan,              management, konsultansi pertambangan
                                       data keuangan, aset serta sumber daya                 dan business advisory. Pernah menjadi
                                       Perusahaan lainnya yang berkaitan                     anggota Komite Audit PT Timah (Persero)
                                       dengan pelaksanaan tugasnya. Dalam                    Tbk (2007-juni 2011) dan sejak Juli
122                                    melaksanakan wewenangnya, Komite                      2011 sampai saat ini beliau menjadi
                                       Audit bekerja sama dan berkoordinasi                  anggota Komite GCG PT Timah (Persero)
                                       dengan Unit Internal Audit dan auditor                Tbk. Aktif di kepengurusan organisasi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       eksternal.                                            profesi seperti Ikatan Komite Audit
                                                                                             Indonesia (KAI) dan Perhimpunan Ahli
                                       Kegiatan Komite Audit Tahun 2011                      Pertambangan Indonesia (PERHAPI), juga
                                       Komite Audit baru dibentuk pada bulan                 aktif sebagai pengajar (Dosen Luar Biasa)
                                       November 2011 sehingga pada tahun                     di Departemen Teknik Pertambangan
                                       2011 Komite Audit belum sepenuhnya                    Universitas Trisakti.
                                       melakukan fungsi pengawasan. Meskipun
                                       demikian, dalam periode 16 November                   Lucy Saptari (Anggota)
                                       sampai 31 Desember 2011 Komite Audit                  Dilahirkan di Jakarta ada tanggal 30
                                       telah melaksanakan kegiatan-kegiatan                  April 1969, Lucy Saptari (Lucy) lulus
                                       sebagaimana tertuang dalam “Laporan                   dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
                                       Kegiatan Komite Audit Tahun 2011” yang                pada tahun 1991 dan memperoleh gelar
                                       dilampirkan pada Laporan Tahunan ini.                 Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi
                                                                                             Universitas Indonesia pada tahun 1998.
                                       Profil Komite Audit                                   Mengawali karir sebagai Auditor BPKP
                                       Erry Riyana Hardjapamekas (Ketua)                     (1991-1997), kemudian selama 10 tahun
                                       Profil Erry Riyana Hardjapamekas                      menjadi Auditor pada Kantor Akuntan
                                       dapat dilihat pada bagian Profil Dewan                Publik (1997-2007), Manager pada
                                       Komisaris.                                            PT Advisia Sigma Dinamika (2007-2009)
                                                                                             dan sejak tahun 2009 sampai sekarang
                                                                                             menjadi anggota Komite Audit pada
                                                                                             Sucofindo-Surveyor Indonesia Joint
                                                                                             Operation.
                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan         Data
     Tentang ABM      Dari Manajemen       Tinjauan Bisnis
                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi        Perusahaan


                                                                                                                               Tata Kelola Perusahaan




                                                    Laporan Kegiatan Komite Audit Tahun 2011



Komite Audit PT. ABM Investama Tbk. (Komite Audit) dibentuk dan mulai bekerja pada tanggal 16 November 2011. Komite
Audit, yang bekerja secara profesional dan independen serta berpedoman pada Piagam Komite Audit, berperan membantu dan
mendukung Dewan Komisaris dalam menjalankan pengawasan dan pemberian nasihat terhadap pengelolaan Perseroan.

Susunan Komite Audit serta kehadiran dalam rapat yang diselenggarakan dalam perioda 16 November 2011 – 31 Desember 2011
adalah sbb.:


                                                                                                                                  Prosentase
                                Nama                                      Jabatan                 Kehadiran Dalam Rapat
                                                                                                                                  Kehadiran
1.        Erry Riyana Hardjapamekas                                         Ketua                           3                         100 %
2.        Andradiet J. Alis                                               Anggota                           3                         100 %
3.        Lucy Saptari                                                    Anggota                           3                         100 %
Catatan : Jumlah rapat Komite Audit : 3 kali


Tugas dan tanggung jawab Komite Audit meliputi :
1. Melakukan penelaahan atas kepatuhan terhadap standar dan kebijakan akuntansi yang berlaku dalam proses penyusunan
   laporan keuangan, dan informasi keuangan lainnya yang akan dipublikasikan Perseroan;
2. Mendorong terbentuknya sistem pengendalian Internal yang memadai dalam pengelolaan Perseroan, dengan melakukan                                             123
   evaluasi dan memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian internal Perseroan dan
   implementasinya; serta memastikan Manajemen melakukan tindak lanjut atas rekomendasi yang diberikan oleh Auditor Internal
   dan Auditor Eksternal;




                                                                                                                                                        ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
3. Melakukan penelaahan atas kualitas pekerjaan dan independensi Auditor Internal dan Auditor Eksternal;
4. Melakukan penelaahan atas pengelolaan risiko usaha yang dilakukan Perseroan dan penerapan prinsip- prinsip tata kelola
   perusahaan yang baik (good corporate governance) secara memadai, sesuai dengan praktik umum terbaik ;
5. Melakukan identifikasi dan evaluasi atas hal-hal yang dianggap penting oleh Dewan Komisaris, termasuk pengaduan oleh para
   pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya.
6. Melaksanakan tugas lain dari Dewan Komisaris terkait dengan peran dan tanggung jawab Dewan Komisaris;

Dalam perioda 16 November 2011 – 31 Desember 2011, Komite Audit telah melaksanakan kegiatan sbb.:
1. Finalisasi penyusunan Piagam Komite Audit (Audit Committee Charter) PT. ABM Investama Tbk.
2. Melakukan ‘kick-off meeting’ untuk audit tahun buku Perseroan 2011, yang dihadiri oleh Manajemen, Auditor Eksternal dan
   Auditor Internal
3. Menyusun program kerja Komite Audit tahun 2012



                                                               Jakarta, 04 January 2012
                                                                     Komite Audit,




  Erry Riyana Hardjapamekas                                         Andradiet J. Alis                                       Lucy Saptari
           Ketua KA                                                   Anggota KA                                             Anggota KA
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tata Kelola Perusahaan




                                       DIREKSI                                               5) Mengajukan usulan RKT dan RKJP,
                                       Tugas pokok Direksi adalah melaksanakan                   menetapkan usulan dan perubahan
                                       pengurusan Perusahaan sesuai                              RJT dan RKJP serta menetapkan
                                       kepentingan dan tujuan Perusahaan                         sasaran dan evaluasi kinerja unit kerja
                                       dan bertindak selaku pimpinan dalam                       yang berada di bawah masing-masing
                                       pengurusan tersebut. Direksi berwenang                    anggota Direksi sesuai dengan RKT
                                       melakukan segala tindakan dan perbuatan                   dan RKJP.
                                       baik mengenai pengurusan maupun                       6) Menetapkan dan berusaha sebaik
                                       mengenai pemilikan kekayaan Perusahaan                    mungkin untuk mencapai sasaran/Key
                                       termasuk mengikat Perusahaan dengan                       Performance Indicator (KPI) perseroan
                                       pihak lain dan/atau pihak lain dengan                     dan anak-anak perusahaan sesuai
                                       Perusahaan, dengan pembatasan-                            RKT dan RKJP, mengkoordinasikan
                                       pembatasan yang ditetapkan dalam                          pelaksanaan RKT dan RKJP terkait
                                       anggaran dasar Perusahaan. Secara                         dengan pengendalian akuntansi dan
                                       hukum, Direksi bertanggung jawab                          keuangan, treasury, serta pengelolaan
                                       mewakili Perusahaan baik di dalam                         dan pengembangan sumber dana
                                       maupun di luar pengadilan.                                perusahaan.
                                                                                             7) Mengusulkan kebijakan dan evaluasi
                                       Tugas dan Tanggung Jawab Direksi                          secara periodik atas Limit of Authority
124                                    Dalam melaksanakan tugas pokok                            yang mengatur ketentuan nilai
                                       tersebut, Direksi secara kolegial                         transaksi atau penggunaan/perolehan
                                       diantaranya bertugas dan bertanggung                      aset yang masuk kewenangan Direksi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       jawab untuk:                                              dengan merujuk kepada kebijakan
                                       1) Menetapkan visi, misi, strategi                        keuangan Perusahaaan.
                                           Perusahaan dengan persetujuan                     8) Mengangkat, memberhentikan,
                                           Dewan Komisaris, dan merumuskan                       promosi dan demosi pejabat
                                           pemahaman, komitmen dan                               Perusahaan.
                                           penyempurnaan terhadap visi, misi dan             9) Melaksanakan analisa risiko,
                                           strategi Perusahaan.                                  menetapkan langkah-langkah yang
                                       2) Menetapkan kebijakan dasar korporat                    dapat mengurangi dan menanggulangi
                                           mengenai strategi, keuangan,                          berbagai jenis risiko yang dihadapi oleh
                                           organisasi, SDM sistem sistem                         Perusahaan.
                                           teknologi informasi dan komunikasi.               10) Menelaah, mengkaji, termasuk
                                       3) Mengajukan usulan kebijakan/policy,                    melakukan koreksi dan memberikan
                                           Standard Operating Procedure (SOP),                   persetujuan dalam pelaksanaan setiap
                                           serta menjalankan Perusahaan sesuai                   proyek investasi sesuai kewenangan
                                           kewenangan Direksi, yang diatur                       Direksi, serta melakukan pengawasan
                                           dalam anggaran dasar, keputusan                       terhadap implementasi proyek dan
                                           RUPS dan/atau Board Manual.                           investasi yang telah disetujui.
                                       4) Direksi dan setiap anggota Direksi                 11) Merumuskan, menyempurnakan dan
                                           wajib untuk memberikan penjelasan                     melaksanakan rencana pengembangan
                                           tentang segala hal yang ditanyakan                    bisnis grup ABM.
                                           oleh Dewan Komisaris.                             12) Mengidentifikasi dan mengembangkan
                                                                                                 nilai-nilai yang dapat meningkatkan
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




                                     daya saing Perusahaan dengan                          5) Menetapkan struktur organisasi
                                     memberikan perhatian dan                                 perusahaan dan menetapkan sistem
                                     penghargaan kepada sumber daya                           manajemen personalia Perusahaan.
                                     manusia (Compensation and benefit).
                                 13) Merancang dan mengembangkan                           Pencalonan dan Pengangkatan
                                     organisasi yang dapat melaksanakan                    Direksi
                                     strategi usaha dengan efektif serta                   Tata cara pencalonan, pengangkatan,
                                     mencapai efisiensi dalam pelaksanaan                  penggantian, dan pemberhentian
                                     rutinitas operasional Perusahaan                      anggota Direksi diatur dalam anggaran
                                     (Organization planning).                              dasar Perusahaan. Pengangkatan dan
                                 14) Merekrut, mengembangkan dan                           pemberhentian anggota Direksi dilakukan
                                     mempertahankan personil kunci yang                    oleh RUPS dimana anggota Direksi
                                     dibutuhkan grup ABM (Leadership                       tersebut dipilih dari calon-calon yang
                                     development).                                         diusulkan oleh Dewan Komisaris.
                                 15) Mengelola, mengembangkan dan
                                     memastikan komunikasi kepada                          Individu yang diusulkan sebagai calon
                                     pemangku kepentingan melalui                          anggota Direksi menjalani proses penilaian
                                     komunikasi korporat dilakukan secara                  kemampuan dan kepatutan (fit and
                                     efektif dan sesuai dengan kebijakan                   proper test) oleh Dewan Komisaris. Para
                                     Perusahaan.                                           calon anggota Direksi yang telah lulus                 125
                                 16) Merencanakan, mengkoordinasikan                       penilaian kemampuan dan kepatutan
                                     dan melaksanakan kewajiban                            maupun anggota Direksi yang diangkat




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                     Perusahaan yang berkaitan dengan                      kembali wajib menandatangani kontrak
                                     tanggung jawab sosial dan lingkungan.                 manajemen sebelum ditetapkan sebagai
                                                                                           anggota Direksi.
                                 Wewenang Direksi
                                 Direksi memiliki wewenang yang                            Masa Jabatan Direksi
                                 mencakup namun tidak terbatas kepada                      Setiap anggota Direksi menjabat untuk
                                 hal-hal berikut:                                          jangka waktu terhitung sejak tanggal
                                 1) Mewakili dan/atau mengikat                             RUPS yang mengangkatnya dan berakhir
                                     Perusahaan dengan pihak lain sesuai                   pada penutupan RUPS Tahunan yang
                                     kewenangan yang ditetapkan dalam                      ketiga setelah pengangkatannya dan
                                     anggaran dasar Perusahaan.                            dapat dipilih kembali untuk masa jabatan
                                 2) Menyelenggarakan rapat Direksi tiap                    berikutnya.
                                     kali dianggap perlu oleh seorang atau
                                     lebih anggota Direksi.                                Masa jabatan anggota Direksi berakhir
                                 3) Mengesahkan laporan tahunan                            apabila yang bersangkutan meninggal
                                     Perusahaan termasuk di dalamnya                       dunia, masa jabatannya berakhir, dan
                                     laporan keuangan.                                     diberhentikan berdasarkan keputusan
                                 4) Membuat kebijakan dan prosedur                         pemegang saham karena tidak lagi
                                     di masing-masing departemen atau                      memenuhi persyaratan sebagai anggota
                                     unit kerja yang bernaung di bawah                     Direksi.
                                     masing-masing anggota Direksi guna
                                     mencapai sasaran kerja departemen                     Jabatan Direksi merupakan jabatan karir
                                     atau unit kerja tersebut.                             yang terbuka bagi seluruh karyawan ABM
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola       Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan            Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tata Kelola Perusahaan




                                       Investama yang dinilai memenuhi seluruh                            Nama                         Jabatan
                                       persyaratan yang ada, menjalani proses fit               Achmad Ananda                Direktur Utama
                                       and proper test dan mempunyai rekam jejak                Djajanegara
                                       kinerja yang memuaskan.                                  Willy Agung                  Direktur Keuangan
                                                                                                Adipradhana
                                       Independensi Direksi                                     Syahnan Poerba               Direktur Layanan
                                       Independensi Direksi merupakan salah                                                  Pendukung Korporat

                                       satu faktor penting yang harus dijaga agar               Yovie Priadi                 Direktur Strategi
                                                                                                                             Korporat
                                       Direksi dapat bertindak sebaik-baiknya demi
                                       kepentingan Perusahaan. Untuk menjaga
                                                                                               Pembagian Tugas Direksi
                                       independensi, maka Perusahaan menetapkan
                                                                                               Pembagian tugas Direksi dilakukan untuk
                                       aturan bahwa pihak manapun kecuali organ
                                                                                               memastikan efektivitas pelaksanaan tugas
                                       Perusahaan dilarang melakukan atau campur
                                                                                               semua anggota Direksi dalam mengelola
                                       tangan dalam pengurusan Perusahaan dan
                                                                                               Perseroan. Pembagian tugas dan tanggung
                                       anggota Direksi dilarang melakukan aktivitas
                                                                                               jawab Direksi secara garis besar dapat dilihat
                                       yang dapat mengganggu independensinya
                                                                                               pada bagan struktur organisasi pada bab
                                       dalam mengurus Perusahaan.
                                                                                               Data Perseroan pada laporan tahunan ini.
                                                                                               Tugas masing-masing anggota Direksi ABM
                                       Susunan Direksi
                                                                                               Investama adalah sebagai berikut:
126                                    Direksi ABM Investama beranggotakan
                                       4 (empat) orang dan bertugas secara
                                                                                               1. Achmad Ananda Djajanegara, Direktur
                                       kolegial. Agar lebih efisien dan efektif
                                                                                                  Utama
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       dalam melaksanakan tugas, dilakukan
                                                                                                  Bertanggung terhadap seluruh kegiatan di
                                       pembidangan tugas diantara anggota Direksi
                                                                                                  ABM Investama maupun anak perusahaan
                                       sesuai bidang dan kompetensinya, namun
                                                                                                  termasuk:
                                       tidak menghilangkan tanggung jawab
                                                                                                  - Memberikan arahan dan
                                       Direksi secara kolegial dalam pengurusan
                                                                                                     mengendalikan kebijakan, visi, misi
                                       Perusahaan. Setiap anggota Direksi dapat
                                                                                                     dan strategi Perusahaan.
                                       melaksanakan tugas dan mengambil
                                                                                                  - Mengkoordinasikan pemecahan
                                       keputusan namun keputusan Direksi
                                                                                                     masalah Perusahaan, kebijakan
                                       merupakan tanggung jawab bersama.
                                                                                                     perencanaan, pengendalian,
                                       Kedudukan anggota Direksi termasuk
                                                                                                     pencapaian sasaran jangka panjang
                                       Direktur Utama adalah setara. Tugas Direktur
                                                                                                     Perusahaan, kebijakan audit,
                                       Utama sebagai primus inter pares adalah
                                                                                                     peningkatan budaya, citra dan tata
                                       mengkoordinasikan kegiatan Direksi.
                                                                                                     kelola Perusahaan (GCG).
                                                                                                  - Menyelenggarakan dan memimpin
                                       Komposisi Direksi PT ABM Investama Tbk
                                                                                                     rapat Direksi secara periodik
                                       berdasarkan kepada Akta Nomor 25 tanggal
                                                                                                     atau rapat-rapat lain apabila
                                       24 Januari 2011 yang dibuat Ny Djumini
                                                                                                     dipandang perlu.
                                       Setyoadi, SH, Notaris di Jakarta, yang telah
                                                                                                  - Mengesahkan semua Keputusan
                                       diberitahukan kepada Menteri Hukum dan
                                                                                                     Direksi.
                                       Hak Asasi Manusia melalui bukti Penerimaan
                                                                                                  - Memilah dan memberikan informasi
                                       Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan
                                                                                                     tentang Perusahaan kepada pemangku
                                       Nomor AHU-AH.01.10-05228 tanggal
                                                                                                     kepentingan.
                                       21 Februari 2011 adalah sebagai berikut:
                                                      Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola        Tinjauan    Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen       Tinjauan Bisnis
                                                     Sosial Perusahaan      Perusahaan             Keuangan        Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                            Tata Kelola Perusahaan




                               -     Membawahi Unit Internal Audit dan                            -    Merencanakan, mengkoordinasikan
                                     Sekretaris Perusahaan.                                            dan melaksanakan tanggung jawab
                                                                                                       sosial dan lingkungan.
                           2. Willy Agung Adipradhana, Direktur                                   -    Membawahi departemen-departemen
                              Keuangan                                                                 Legal, Corporate Communication, Risk
                              Bertanggung jawab terhadap pengendalian                                  Management dan Human Resources.
                              seluruh kebijakan keuangan termasuk:
                              - Melaksanakan efisiensi dan efektivitas                         4. yovie Priadi, Direktur Strategi Korporat
                                  fungsi-fungsi keuangan di Perusahaan                            Bertanggung jawab terhadap aspek-aspek
                                  dan anak perusahaan.                                            pengembangan usaha dan investasi
                              - Mengkoordinasikan pelaksanaan RKT                                 termasuk:
                                  dan RKJP terkait dengan pengendalian                            - Melakukan pengawasan terhadap
                                  akuntansi dan keuangan, treasury,                                  implementasi proyek dan investasi
                                  serta pengelolaan sumber dana bagi                                 yang telah disetujui.
                                  pengembangan Perusahaan.                                        - Merumuskan, menyempurnakan dan
                              - Membina dan menjaga hubungan                                         melaksanakan rencana pengembangan
                                  dengan investor publik.                                            bisnis baru grup ABM.
                              - Membawahi departemen-departemen                                   - Mencari dan menetapkan mitra usaha
                                  Treasury, Accounting & Tax, Financial                              strategis.
                                  Planning & Budgeting, ICT dan                                   - Membawahi departemen Business                          127
                                  Investor Relation.                                                 Process Improvement dan divisi
                                                                                                     Strategic Planning and Business




                                                                                                                                                     ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                           3. Syahnan Poerba, Direktur Layanan                                       Development.
                              Pendukung Korporat
                              Bertanggung jawab terhadap aspek-                                Rapat Direksi
                              aspek penunjang operasional Perusahaan                           Direksi melakukan rapat secara periodik 2
                              termasuk:                                                        (dua) minggu sekali. Diluar waktu tersebut,
                              - Strategi pengelolaan dan                                       rapat Direksi dapat dilaksanakan setiap waktu
                                 pengembangan sumber daya manusia                              bila dipandang perlu oleh seorang atau lebih
                                 (SDM), memperoleh, mengembangkan                              anggota Direksi, atas permintaaan tertulis dari
                                 dan mempertahankan SDM yang                                   seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris
                                 berkinerja tinggi dan core values baik                        dan atas permintaan tertulis seorang atau
                                 (Leadership development) termasuk                             lebih pemegang saham yang bersama-sama
                                 dari sisi perhatian dan penghargaan                           memiliki 1/10 atau lebih dari jumlah seluruh
                                 (Compensation and benefit).                                   saham dengan hak suara.
                              - Merancang dan mengembangkan
                                 organisasi yang efektif.                                      Sepanjang tahun 2011, Direksi mengadakan
                              - Mengelola, mengembangkan dan                                   28 kali rapat baik untuk melakukan evaluasi
                                 memastikan komunikasi kepada                                  atas capaian kinerja perusahaan maupun hal-
                                 pemangku kepentingan.                                         hal lain yang dinilai penting. Data kehadiran
                                                                                               dari masing-masing anggota Direksi adalah
                                                                                               sebagai berikut:
                                                                                                     Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola         Tinjauan       Laporan Keuangan      Data
                                             Tentang ABM       Dari Manajemen     Tinjauan Bisnis
                                                                                                    Sosial Perusahaan      Perusahaan              Keuangan           Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tata Kelola Perusahaan




                                                       Nama                               Jabatan                               Kehadiran
                                        Achmad Ananda Djajanegara                     Direktur Utama                               100%
                                        Willy Agung Adipradhana                      Direktur Keuangan                             100%
                                        Syahnan Poerba                           Direktur Layanan Korporat                         100%
                                        Yovie Priadi                             Direktur Strategi Korporat                        100%


                                       Remunerasi Komisaris dan Direksi                                 sebelumnya, beban tugas dan tanggung
                                       Sesuai Anggaran Dasar Perusahaan,                                jawab, serta disesuaikan dengan tingkat
                                       remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                           remunerasi eksekutif pada industri sejenis.
                                       ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang                           Remunerasi dari pejabat kunci sesuai dengan
                                       Saham (RUPS). Dalam menentukan                                   definisi PSAK No.7 (Revisi 2010) yaitu dalam
                                       remunerasi Direksi, Dewan Komisaris                              hal ini Direksi Perusahaan untuk tahun yang
                                       mengajukan usul kepada RUPS untuk                                berakhir pada 31 Desember 2011 ditetapkan
                                       memutuskan besarnya kompensasi yang akan                         sebesar Rp20.415.000.000, sementara pada
                                       diberikan kepada Direksi. Penentuan besarnya                     tahun 2010 adalah sebesar Rp7.688.000.000.
                                       kompensasi bagi Direksi berdasarkan proses
                                       dan rumusan yang transparan dan Dewan                            Program Pendalaman Pengetahuan
                                       Komisaris melakukan pemantauan terhadap                          Program Pendalaman Pengetahuan
                                       pelaksanaan remunerasi Perusahaan.                               dimaksudkan agar Direksi dapat selalu
128
                                                                                                        mengikuti perkembangan terbaru tentang
                                       Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan                               core business perusahaan di bidang
                                       tanggal 25 Mei 2011, pemegang saham                              energi. Program Pendalaman Pengetahuan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       melimpahkan wewenang penentuan gaji,                             dilaksanakan dalam rangka meningkatkan
                                       fasilitas dan tunjangan anggota Direksi kepada                   efektivitas pelaksanaan tugas Direksi.
                                       Dewan Komisaris Perseroan.
                                                                                                        Pada tahun 2011 Direksi mengikuti beberapa
                                       Besaran remunerasi ditetapkan dengan                             pelatihan, seminar dan lokakarya sebagai
                                       memperhatikan besaran pendapatan tahun                           berikut:


                                       Pelatihan Direksi 2011
                                        No          Tanggal                      Topik                         Penyelenggara                        Peserta
                                         1         22-Feb-11       Human Resources Development           Yayasan IICD                         Syahnan Poerba
                                         2         12-Apr-11       Summit Meeting Coal                   Coaltrans Conferences Ltd            Achmad Ananda
                                                                                                                                              Djajanegara, Yovie
                                                                                                                                              Priadi, Syahnan
                                                                                                                                              Poerba
                                         3         2-Mei-11        Seminar Evaluation and Techincal      IBC Asia Pte Ltd                     Yovie Priadi
                                                                   Economic Asssesment Mining
                                                                   Project
                                         4         8-Jun-11        Seminar Mining and Financial          IBC Asia Pte Ltd                     Willy Agung
                                                                   Accounting                                                                 Adipradhana
                                         5         31-Des-11       Understand all standards relating     Euromoney Institutional              Willy Agung
                                                                   to financial instrument, including    Investor (Jersey) Ltd                Adipradhana
                                                                   NEW IFRS 9
                                                   Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola        Tinjauan    Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                  Sosial Perusahaan      Perusahaan             Keuangan        Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




                           INTERNAL AUDIT                                                   internal dan sistem manajemen risiko sesuai
                           Untuk memastikan sistem pengendalian                             kebijakan Perusahaan. Untuk melaksanakan
                           internal yang efektif dan terintegrasi antara                    tugasnya, Internal Audit menyusun rencana
                           Perusahaan dengan anak perusahaan guna                           audit tahunan yang disetujui dan disahkan
                           memastikan bahwa kegiatan operasional                            oleh Direksi. Internal Audit melakukan
                           sudah dijalankan dengan baik dan dapat                           pemeriksaaan dan penilaian atas efisiensi dan
                           meningkatkan nilai perusahaan melalui                            efektivitas di bidang keuangan, akuntansi,
                           efektivitas pengelolaan Perusahaan                               operasional, sumber daya manusia,
                           berdasarkan prinsip-prinsip GCG dan                              pemasaran, teknologi informasi dan kegiatan
                           manajemen risiko, Perusahaan membentuk                           lainnya.
                           Internal Audit pada bulan September 2011.
                           Internal Audit merupakan mitra manajemen                         Berdasarkan hasil audit, Internal Audit
                           dalam mencapai tujuan Perusahaan dengan                          membuat laporan hasil audit untuk
                           melaksanakan fungsi audit dan fungsi                             disampaikan kepada Direksi dan Dewan
                           konsultasi secara independen dan objektif.                       Komisaris. Selanjutnya, Internal Audit
                                                                                            melakukan kegiatan monitoring tindak lanjut
                           Internal Audit dipimpin oleh seorang kepala                      untuk memastikan bahwa rekomendasi
                           Internal Audit yang bertanggung jawab                            perbaikan yang telah disepakati telah
                           kepada Direksi. Dalam melaksanakan                               dilaksanakan sesuai dengan komitmen
                           tugasnya, Internal Audit mempunyai                               auditee.                                                    129
                           hubungan konsultatif dengan Komite Audit
                           dimana Komite Audit memberi masukan                              Piagam Audit Internal




                                                                                                                                                  ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                           mengenai penyusunan rencana audit tahunan,                       Untuk melaksanakan fungsinya secara
                           masukan mengenai metodologi, alat bantu                          independen dan obyektif, Internal Audit telah
                           dan sumber daya audit serta menelaah                             memiliki Piagam Audit Internal (Internal Audit
                           laporan hasil kerja Internal Audit dan                           Charter) yang ditetapkan melalui Keputusan
                           memantau tindak lanjut hasil audit.                              Direksi PT ABM Investama Tbk Nomor
                                                                                            ABM-BOD/092/BOD/09/2011 tanggal 21
                           Aktivitas yang dilakukan oleh Internal Audit                     September 2011 mengenai penunjukan ketua
                           dapat dikelompokkan menjadi kegiatan audit                       Audit Internal dan Pemberlakuan Piagam
                           reguler, kegiatan audit khusus, monitoring                       Audit Internal. Piagam Audit Internal menjadi
                           tindak lanjut dan pengembangan audit. Audit                      acuan dalam melaksanakan seluruh kegiatan
                           reguler merupakan audit yang dilakukan                           audit internal.
                           berdasarkan rencana audit tahunan yang
                           mengatur fokus dan arah kegiatan audit pada                      Piagam Audit Internal adalah pedoman kerja
                           tahun bersangkutan dengan prioritas sesuai                       unit Internal Audit yang memuat maksud,
                           dengan hasil risk assessment. Audit khusus                       visi, misi, struktur dan hubungan kerja, fungsi,
                           merupakan audit yang tidak termasuk dalam                        tugas dan tanggung jawab, wewenang, ruang
                           rencana audit tahunan namun dilakukan                            lingkup, kebijakan, kode etik, evaluasi dan
                           berdasarkan usulan Internal Audit atau                           penyempurnaan. Piagam Audit Internal juga
                           ditugaskan oleh Direksi.                                         mengatur larangan perangkapan tugas dan
                                                                                            jabatan auditor dan pelaksana yang duduk
                           Tugas dan Tanggung Jawab                                         dalam Unit Internal Audit dari pelaksanaan
                           Internal Audit bertugas menguji dan                              kegiatan operasional perusahaan baik di
                           mengevaluasi pelaksanaan pengendalian                            holding maupun anak usaha.
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tata Kelola Perusahaan




                                       Keputusan Direksi tersebut sekaligus                  MANAJEMEN RISIKO
                                       mengangkat Bernado Agustono Mochtar                   Pada awalnya, kebijakan manajemen
                                       sebagai ketua Internal Audit berlaku sejak            risiko dan prosedur manajemen risiko
                                       tanggal Keputusan Direksi tersebut.                   ABM Investama mengadopsi kebijakan
                                                                                             manajemen risiko PT Tiara Marga Trakindo
                                       Kegiatan Internal Audit 2011                          sebagai perusahaan induk. Namun dalam
                                       Pada tahun 2011 Internal Audit belum                  perkembangannya, prosedur manajemen
                                       melakukan kegiatan audit internal. Internal           risiko yang ada tidak aplikatif dengan
                                       Audit berkoordinasi dengan Komite Audit               karakteristik bisnis yang dijalankan grup
                                       mempersiapkan perangkat-perangkat                     ABM. Maka pada tahun 2011 perusahaan
                                       kerja seperti rencana audit tahunan untuk             mulai menata ulang kebijakan manajemen
                                       tahun 2012, prosedur audit, alat bantu dan            risiko dimulai dari penyusunan kerangka
                                       personil auditor internal.                            kerja, infrastruktur dan soft structure
                                                                                             sampai terbentuk struktur pengelolaan
                                       Profil Kepala Internal Audit                          manajemen risiko. Prosedur manajemen
                                       Kepala Internal Audit adalah Bernado                  risiko dirumuskan dalam bentuk Standard
                                       Agustono Mochtar yang ditunjuk melalui                Operating Procedure Enterprise Risk
                                       Surat Keputusan Direksi Nomor: ABM-                   Management (SOP ERM) dengan
                                       BOD/092/BOD/09/2011 tanggal 21                        dokumen nomor: SOP/ERM-ABM01
130                                    September 2011 dan telah dilaporkan                   sampai dengan SOP/ERM-ABM04.
                                       kepada PT Bursa Efek Indonesia melalui
                                       surat nomor: ABM-BOD/092/BOC/2011                     Pengelolaan manajemen risiko di ABM
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       tanggal 21 September 2011. Saat ini                   Investama dilaksanakan oleh Departemen
                                       Bernado Agustono Mochtar merangkap                    ERM (Enterprise Risk Management).
                                       sebagai ERM Department Head ABM                       Fungsi Departemen ERM adalah
                                       Investama. Berpengalaman lebih dari 10                mengelola proses manajemen risiko
                                       tahun di berbagai perusahaan diantaranya              yang ada di grup ABM, memfasilitasi dan
                                       sebagai underwriter dan underwriting                  memberi arahan kepada pemilik risiko
                                       audit untuk perusahaan asuransi                       untuk mengelola risiko-risiko yang ada di
                                       swasta nasional, manajemen resiko                     masing-masing anak perusahaan atau unit
                                       dan Integrated audit pada perusahaan                  bisnis. Departemen ERM juga mendorong
                                       publik yang bergerak dibidang jasa                    anak-anak perusahaan untuk membentuk
                                       kontrak pertambangan serta manajemen                  unit manajemen risiko di masing-
                                       risiko pada perusahaan minyak dan gas                 masing organisasinya yang disebut Risk
                                       international - Kontraktor Kontrak Kerja              Management Unit (RMU).
                                       sama BPMIGAS. Beliau memiliki sertifikasi
                                       Integrated management system course                   Pada tahun 2011 Departemen ERM
                                       untuk ISO 9001:2008, ISO 14001:2004                   melakukan sosialisasi kebijakan
                                       dan OHSAS 18001:2007; Certified Risk                  manajemen risiko dalam upaya
                                       Management Profession dan Enterprise                  membangun kesadaran pentingnya
                                       Risk Management Certified Profession.                 manajemen risiko. Kebijakan perusahaan
                                                                                             saat ini lebih kepada memberi
                                                                                             pemahaman mengenai manajemen risiko,
                                                                                             bagaimana mengelolanya secara konsisten
                                                                                             sehingga menjadi budaya dalam setiap
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan    Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                    Tata Kelola Perusahaan




                                 aktivitas sebelum mengeksekusi sebuah                     Identifikasi risiko dilakukan oleh masing-
                                 keputusan bisnis. Selain mengadakan                       masing anak perusahaan. Setiap anak
                                 kegiatan workshop dalam rangka                            perusahaan mengidentifikasi 10 risiko
                                 penugasan Koordinator RMU, Departemen                     besar (Top Ten Risks) operasional dan
                                 ERM juga melakukan roadshow ke anak                       finansial strategis yang tergantung
                                 perusahaan untuk mengadakan presentasi                    pada karakteristik bisnisnya masing-
                                 mengenai Risk Awareness, dilanjutkan                      masing, membuat risk register dan
                                 dengan Risk Workshop yang mengkaji                        memformulasikan mitigasinya. Kemudian
                                 kasus dan diskusi kelompok. Sedikitnya                    Koordinator RMU sebagai perwakilan
                                 telah diadakan lima kali Risk Workshop,                   anak perusahaan melaporkannya di
                                 satu kali seminar besar dan lima kali studi               forum RMC secara periodik per triwulan
                                 kasus di luar focus group.                                dan tahunan. Forum RMC membahas
                                                                                           masukan tersebut dan memastikan
                                 Berdasarkan Inter Office Memo dari                        bahwa semua aspek telah diidentifikasi
                                 Direktur Utama ABM Investama, pada                        secara lengkap. RMC melakukan analisa
                                 tanggal 2 Maret 2011 telah dibentuk                       terhadap risk register, memberikan saran-
                                 Komite Manajemen Risiko (Risk                             saran termasuk saran penyempurnaan
                                 Management Committee – RMC) ABM                           mitigasinya, tetapi tidak mengubah isi.
                                 Investama. RMC diketuai oleh Direktur                     Hasil identifikasi risiko dikompilasi dan
                                 Layanan Korporat, beranggotakan                           dilaporkan kepada Direksi dalam bentuk                  131
                                 Direktur Keuangan, Manager Departemen                     ABM Operation Risk Management Report.
                                 ERM dan Manager Departemen ABM                            Laporan tersebut juga berisi mitigasi risiko




                                                                                                                                             ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 Investama lainnya serta Koordinator RMU                   yang dirangkum dalam laporan Business
                                 masing-masing anak perusahaan. Komite                     Risk & Mitigation.
                                 Manajemen Risiko membantu fungsi kerja
                                 Direksi dalam mengelola risiko dengan
                                 cara memfasilitasi dan memastikan proses                  SEKRETARIS PERUSAHAAN
                                 manajemen risiko dilaksanakan di seluruh                  Sekretaris Perusahaan diangkat dan
                                 anak perusahaan. Komite juga bertugas                     bertanggung jawab pada Direktur
                                 memberi saran, masukan dan koreksi                        Utama. Secara umum, fungsi Sekretaris
                                 terhadap pelaksanaan manajemen risiko                     Perusahaan adalah sebagai Compliance
                                 yang sedang berjalan.                                     Officer yang membantu tugas Direksi
                                                                                           memenuhi ketentuan tata kelola
                                 Proses manajemen risiko mengacu pada                      perusahaan yang baik.
                                 Standar Penerapan Manajemen Risiko
                                 ISO31000 dimana proses dimulai dari                       Fungsi tersebut dijabarkan dalam
                                 menentukan cakupan dari risiko yang                       tugas dan tanggung jawab Sekretaris
                                 akan dikelola, risk appetite apa yang ingin               Perusahaan sebagai berikut:
                                 diambil, dilanjutkan ke proses asesmen                    1) Sebagai penghubung (contact
                                 manajemen risiko yang mencakup                               person) dan fasilitator komunikasi
                                 identifikasi, evaluasi, analisa, dan mitigasi.               antara Direksi, Dewan Komisaris,
                                 Proses mitigasi dipantau dan dievaluasi                      pemegang saham, pemerintah/instansi
                                 untuk memastikan bahwa mitigasi telah                        terkait, masyarakat dan pemangku
                                 sesuai atau perlu dirancang model mitigasi                   kepentingan.
                                 yang baru.
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Tata Kelola Perusahaan




                                       2) Mengkoordinasikan pemberian                           penugasan yang diberikan serta
                                          pendapat dari segi hukum, pengelolaan                 kebijakan yang telah ditentukan.
                                          dokumen, kehumasan protokoler                      9) Mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan
                                          dan seremonial Perusahaan untuk                       yang berkaitan dengan kepentingan
                                          menunjang aktivitas Perusahaan agar                   Perusahaan guna menjembatani
                                          berjalan dengan efektif dan efisien                   hubungan Perusahaan dengan
                                          serta meningkatkan citra Perusahaan.                  pemangku kepentingan dan pihak
                                       3) Menyelenggarakan kegiatan                             eksternal lainnya.
                                          kesekretariatan dalam
                                          lingkungan Direksi, Dewan                          Profil Sekretaris Perusahaan
                                          Komisaris dan Perusahaan serta                     Sesuai dengan laporan Perusahaan kepada
                                          pengadministrasiannya termasuk                     PT Bursa Efek Indonesia dalam surat ABM
                                          mengelola dokumen RUPS, risalah-                   Nomor: ABM-BOD/126/ADJ/2011 tanggal
                                          risalah rapat Direksi, Dewan Komisaris,            5 Desember 2011, Sekretaris Perusahaan
                                          rapat gabungan, Daftar Pemegang                    PT ABM Investama Tbk adalah Ade
                                          Saham Khusus, dokumentasi                          Renaldi Satari. Memiliki pemahaman
                                          perbedaan pendapat (dissenting                     yang mendalam mengenai prinsip-prinsip
                                          opinion), undangan, agenda dan materi              kepatuhan dalam peraturan-peraturan
                                          rapat serta dokumen lainnya.                       Pasar Modal melalui pengalamannya
132                                    4) Mengkoordinasikan penyelenggaraan                  menjalankan fungsi Sekretaris Perusahaan
                                          RUPS, rapat-rapat Direksi, Dewan                   di perusahaan publik yang bergerak di
                                          Komisaris, rapat gabungan, mengelola               sektor jasa minyak dan gas bumi selama
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                          jadwal rapat agar berlangsung efektif.             lebih dari sembilan tahun sejak November
                                       5) mengkoordinasikan penyediaan                       2002. Ade Renaldi Satari juga memiliki
                                          informasi dalam bentuk orientasi                   pengetahuan memadai dalam prinsip-
                                          formal, kliping, surat elektronik dan              prinsip dasar keuangan dan lulus dalam
                                          media lainnya kepada Direksi dan                   kualifikasi CFA level 1, serta memiliki
                                          Dewan Komisaris serta pemangku                     pemahaman hubungan investor dan media
                                          kepentingan lainnya.                               melalui pengalamannya sebagai Investor
                                       6) Memberikan informasi secara berkala                Relations dan Media Relations pada
                                          kepada Direksi dan Dewan Komisaris                 perusahaan publik yang bergerak dibidang
                                          jika diminta, untuk memastikan bahwa               perbankan sejak tahun 1999.
                                          Perusahaan mematuhi peraturan
                                          tentang persyaratan keterbukaan                    KETERBUKAAN INFORMASI
                                          sesuai peraturan Perusahaan dan                    Dalam melakukan penentuan klasifikasi
                                          peraturan yang berlaku.                            informasi, perusahaan akan senantiasa
                                       7) Mengkoordinasikan kegiatan Direksi                 mengacu pada peraturan dan ketentuan
                                          yang berkaitan dengan kegiatan                     yang berlaku. Informasi yang bersifat non
                                          korporasi untuk mendukung efektivitas              rahasia dimungkinkan untuk dipublikasikan
                                          fungsi Direksi dan kinerja Perusahaan.             dan dapat diakses oleh masyarakat melalui
                                       8) Mewakili Direksi untuk berhubungan                 sarana dan fasilitas yang cukup dan
                                          dengan pihak-pihak di luar atau di                 memadai.
                                          dalam Perusahaan sesuai dengan
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




                                 Untuk memperoleh informasi mengenai                       sedang dihadapi oleh anak perusahaan
                                 ABM Investama, Perusahaan membuka                         namun tidak menimbulkan dampak negatif
                                 akses informasi seluas-luasnya bagi                       secara material terhadap kelangsungan
                                 pemangku kepentingan, masyarakat                          usaha dan keuangan Perusahaan.
                                 umum dan investor melalui situs                           Selengkapnya penjelasan mengenai
                                 www.abm-investama.com yang memuat                         kasus kasus litigasi yang dihadapi oleh
                                 informasi terkini seperti profil Perusahaan,              anak perusahaan tercantum pada Laporan
                                 profil anak perusahaan, berita Perusahaan,                Keuangan Konsolidasian Tahun Buku
                                 struktur organisasi, investor relations,                  2011, halaman 148-150.
                                 tata kelola perusahaan (GCG), laporan
                                 keuangan, aksi korporasi, tanggung jawab                  TRANSAKSI yANG MENGANDUNG
                                 sosial perusahaan (CSR), kesempatan                       BENTURAN KEPENTINGAN
                                 kerja dan lainnya.                                        Pada tahun 2011, secara korporasi
                                                                                           ABM Investama tidak melakukan
                                 KASUS LITIGASI DAN PERKARA                                transaksi-transaksi yang mengandung
                                 PENTING                                                   benturan kepentingan, sebagaimana
                                 Selama tahun 2011 tidak ada perkara                       yang ditetapkan dalam ketentuan
                                 penting yang secara langsung sedang                       Peraturan Bapepam-LK No.IX.E.1,
                                 dihadapi oleh ABM Investama maupun                        Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
                                 Direksi dan Komisaris yang sedang                         dan LK No.Kep-614/BL/2011 tanggal                      133
                                 menjabat. Beberapa perkara hukum                          28 November 2011.




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                         Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                       Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                        Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Tinjauan Keuangan
134
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Mencapai kinerja us
                                       keuangan yang lebih
                                                    Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola   Tinjauan     Laporan Keuangan          Data
  Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                   Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi         Perusahaan




                                                                                                                                                         135




saha dan                                                                                                                                           ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                                        Vullandre Magnim
                                                                                                        Moleniam Quipis




h baik
                                                                                                                                          1,234
                                                                                                                                  1,234
                                                                                                                1,234

                                                                                                                         1,234
                                                                                                        1,234




                                                                                                        07      08       09       10          11
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM    Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                                                                            Kinerja yang optimal dari anak-anak
                                                                                            usaha membuat ABM Investama meraih
                                                                                            pendapatan sebesar Rp6,626 triliun dan
                                                                                            membukukan laba bersih sebesar Rp415,7
                                                                                            miliar, masing-masing tumbuh 47,7% dan
                                                                                            226% dibandingkan tahun sebelumnya.



136
                                       Tinjauan Ekonomi Makro                               3,79%, menurun tajam dibandingkan
                                       Pada tahun 2011 terjadi krisis keuangan              inflasi tahun 2010 yang mencapai 6,96%.
                                       di Eropa sebagai imbas dari krisis hutang            Tingkat suku bunga yang stabil juga ikut
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Yunani. Dunia juga mengkhawatirkan                   mendorong laju pertumbuhan ekonomi
                                       kemungkinan resesi ekonomi di Amerika                dimana Produk Domestik Bruto (PDB)
                                       Serikat setelah penurunan peringkat                  tumbuh mencapai 6,5% dibandingkan
                                       hutang Amerika Serikat untuk yang                    6,1% pada tahun 2010. Kondisi ekonomi
                                       pertama kalinya dalam sejarah. Gejolak               makro yang baik ini membuat lembaga
                                       tersebut menimbulkan ketidakpastian                  pemeringkat utang Fitch Ratings
                                       global yang memperlambat pertumbuhan.                pada pertengahan Desember 2011
                                                                                            menaikkan peringkat utang Indonesia
                                       Namun demikian, Indonesia mampu                      dari BB+ menjadi BBB- atau peringkat
                                       memelihara pertumbuhan ekonomi yang                  “layak investasi”. Hal ini diyakini akan
                                       stabil dan kondisi politik yang kondusif             meningkatkan arus dana investasi asing
                                       sehingga krisis global tersebut relatif tidak        dan mendorong pertumbuhan ekonomi
                                       menimbulkan dampak negatif. Indikator                yang lebih tinggi lagi.
                                       ekonomi makro pada tahun 2011 berada
                                       pada kondisi yang cukup baik. Nilai tukar            Pencapaian
                                       Rupiah selama tahun 2011 secara rata-rata            Menyikapi kondisi eksternal yang
                                       mengalami apresiasi 3,56% dibandingkan               positif, Perusahaan telah mencanangkan
                                       rata-rata pada tahun 2010, walaupun                  target pertumbuhan yang optimis dan
                                       terjadi tekanan depresiasi pada semester             mendorong anak-anak perusahaan untuk
                                       kedua yang disebabkan persepsi yang                  menunjukkan kinerja operasional dan
                                       memburuk akibat krisis Eropa. Laju inflasi           keuangan yang lebih baik dari tahun 2010.
                                       sepanjang tahun terkendali di angka                  Secara keseluruhan, anak-anak usaha
                                                                                            telah memberikan kontribusi yang optimal
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola   Tinjauan                  Laporan Keuangan             Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan                     Konsolidasi            Perusahaan


                                                                                                                        Diskusi dan Analisa Manajemen




                                                                                                                                                                       137
                                 sehingga Perusahaan berhasil meraih                       Ketiga segmen usaha memberikan
                                 pendapatan sebesar Rp6,626 triliun, atau                  kontribusi pendapatan yang bertumbuh
                                 tumbuh 47,7% dibandingkan tahun 2010.                     secara signifikan dibandingkan pencapaian




                                                                                                                                                                 ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 Perusahaan juga membukukan laba bersih                    pada tahun 2010. Dua diagram berikut
                                 sebesar Rp415,7 miliar, meningkat 226%                    menggambarkan pertumbuhan masing-
                                 dibandingkan tahun sebelumnya.                            masing segmen usaha dan komposisi
                                                                                           kontribusi tiap segmen bagi pendapatan
                                 Pertumbuhan Usaha                                         Perusahaan.
                                 Perusahaan melakukan segmentasi usaha
                                 sebagai berikut:
                                 1. Kontraktor tambang dan tambang
                                                                                           Pertumbuhan Usaha per segmen
                                    batubara.                                              berdasarkan pendapatan
                                 2. Jasa:                                                  (miliar Rupiah)

                                    a. Sewa mesin pembangkit listrik                                                                                     2011
                                                                                                 3.880,1




                                                                                                                                                         2010
                                    b. Divisi Transport Equipment, Divisi
                                       Site Service dan Divisi Re-pabrikasi
                                    c. Logistik terintegrasi dan sewa
                                                                                                                           2.525,9
                                                                                                           2.427,8




                                       kapal
                                                                                                                                     1.916,6




                                 3. Pabrikasi.
                                                                                                                                                 220,2

                                                                                                                                                         142,0




                                                                                           Kontraktor Tambang                  Jasa              Pabrikasi
                                                                                              dan Tambang
                                                                                                Batubara
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola       Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan            Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                       Kontribusi Pendapatan per Segmen Usaha


                                                            3%
                                                 12%




                                        11%


                                                                                                    Kontraktor Tambang dan Tambang Batubara
                                                                                        59%
                                                                                                    Sewa Mesin Pembangkit Tenaga Listrik

138                                                                                                 Logistik Terintegrasi dan Sewa Kapal

                                                                                                    Divisi Transport Equipment, Divisi Site
                                           15%                                                      Service, Refabrikasi

                                                                                                    Pabrikasi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Faktor-faktor yang Mempengaruhi                       PT Reswara Minergi Hartama (Reswara)
                                       Kinerja Perusahaan                                    juga meningkat seiring dengan ekspansi
                                       Kinerja dan kondisi keuangan Perusahaan               tambang batubara yang terus dilakukan.
                                       sangat dipengaruhi oleh sejumlah faktor
                                       penting baik internal maupun eksternal.               Peningkatan volume produksi batubara
                                       Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah:            tergantung pada manajemen perencanaan
                                                                                             tambang dan manajemen logistik untuk
                                       Kontraktor Tambang dan Tambang                        mengekstraksi batubara dan transportasi
                                       Batubara                                              dari daerah konsesi pertambangan ke
                                       Penjualan dan pendapatan jasa                         lokasi loading tongkang di pelabuhan,
                                       Perusahaan sebagian besar masih                       serta titik pengapalan batubara. Kegiatan
                                       bergantung pada segmen usaha                          pertambangan batubara dapat terpengaruh
                                       Kontraktor Pertambangan, yang meliputi                oleh cuaca buruk selama musim hujan
                                       aktivitas usaha pengambilan batubara                  yang mungkin terjadi pada berbagai
                                       (coal getting) dan pengupasan tanah                   waktu. Oleh karenanya, volume produksi
                                       (overburden removal) yang dijalankan oleh             perlu ditingkatkan pada bulan kering untuk
                                       PT Cipta Kridatama (CK). Pendapatan dari              menumpuk persediaan batubara sehingga
                                       bisnis tambang batubara yang dikelola                 dapat mengimbangi kekurangan volume
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola   Tinjauan     Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                           Diskusi dan Analisa Manajemen




                                                                                                                                                 139
                                 produksi selama musim hujan. Produksi                     pembangunan pembangkit tenaga
                                 dan volume penjualan juga dipengaruhi                     listrik dan fasilitas industri baru, serta
                                 oleh permintaan pasar, ketersediaan kapal                 perubahan perekonomian dunia. Di sisi




                                                                                                                                           ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 dan kapasitas serta kinerja kontraktor.                   lain, peningkatan harga batubara dunia
                                                                                           akan mendorong para produsen batubara
                                 Fluktuasi Harga Batubara Dunia                            untuk meningkatkan kapasitas yang
                                 Fluktuasi harga batubara dunia yang                       pada gilirannya akan mengakibatkan
                                 bersifat sangat siklis dan dapat                          surplus pasokan batubara sehingga harga
                                 berfluktuasi secara signifikan sangat                     terkoreksi dan menurunkan pendapatan
                                 mempengaruhi pendapatan Perusahaan                        Perusahaan.
                                 dari usaha pertambangan. Sebagai
                                 produk komoditas, harga batubara dunia                    Beban Pokok Penjualan dan
                                 dipengaruhi oleh dinamika pasokan dan                     Pendapatan Jasa
                                 permintaan pasar ekspor batubara global                   Beban pokok penjualan dan pendapatan
                                 serta permintaan domestik terutama                        jasa (BPP) merupakan faktor penting
                                 untuk sektor pembangkit listrik.                          bagi tingkat profitabilitas Perusahaan.
                                                                                           BPP terdiri dari biaya pengupasan
                                 Pasar sangat sensitif terhadap dinamika                   tanah, ekstraksi batubara, crushing,
                                 yang terjadi pada usaha pertambangan,                     pengangkutan batubara, bahan peledak,
                                 termasuk pembukaan dan penutupan                          bahan bakar, suku cadang, penyusutan
                                 pertambangan baru, penemuan deposit                       peralatan, amortisasi biaya eksplorasi
                                 baru, ekspansi kegiatan pertambangan,                     tangguhan, biaya pemeliharaan peralatan,
                                 gangguan terhadap distribusi batubara,                    biaya sewa, biaya tenaga kerja langsung,
                                 peningkatan permintaan dari konsumen                      fee subkontraktor dan biaya lain-lain.
                                 akhir batubara karena adanya
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                       BPP bisnis kontraktor tambang                         Strip ratio rata-rata Perusahaan
                                       memberikan kontribusi paling besar                    berfluktuasi sejalan dengan peningkatan
                                       terhadap BPP konsolidasi dan secara                   produksi dan diperkirakan akan meningkat
                                       substansial terdiri atas biaya bahan bakar            dalam jangka waktu dekat seiring dengan
                                       dan pelumas serta tenaga kerja. Oleh                  upaya pengembangan wilayah baru untuk
                                       karena itu, harga bahan bakar berpengaruh             memperluas wilayah produksi batubara.
                                       signifikan terhadap hasil operasional                 Jika strip ratio rata-rata meningkat di masa
                                       Perusahaan. Kenaikan harga bahan bakar                depan, Perusahaan akan menghadapi
                                       akan menyebabkan peningkatan biaya                    tingginya beban produksi batubara
                                       dalam bisnis kontraktor tambang dan                   terutama karena meningkatnya biaya
                                       tambang batubara, dan juga biaya untuk                kontraktor dan beban produksi dalam
                                       bisnis lainnya, seperti jasa logistik dan             operasi Perusahaan.
                                       sewa kapal, serta meningkatkan biaya
                                       transportasi batubara.                                Beban Kontraktor Tambang
                                                                                             Dalam bisnis jasa kontraktor tambang
                                       BPP akan terus meningkat seiring dengan               (CK), Perusahaan harus menyediakan
                                       perluasan kegiatan operasional tambang                peralatan, mesin, perlengkapan, dan
                                       di Kalimantan Selatan dan Aceh, serta                 tenaga kerja serta plant dalam sejumlah
                                       ekspansi bisnis lainnya termasuk produksi             porsi tertentu yang disepakati bersama,
140                                    tenaga listrik independen dan logistik                untuk dapat menambang di wilayah
                                       batubara.                                             pit yang ditargetkan. Oleh karenanya,
                                                                                             Perusahaan harus melakukan sejumlah
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       BPP akan terus bertumbuh seiring dengan               belanja modal yang signifikan untuk
                                       perluasan kegiatan operasional tambang                melaksanakan kegiatan operasional
                                       di Kalimantan Selatan dan Aceh, serta                 tersebut dan memprediksi kebutuhan
                                       ekspansi bisnis lainnya termasuk produksi             modal kerja untuk memperluas usaha jasa
                                       tenaga listrik independen dan logistik                kontraktor tambang.
                                       batubara.
                                                                                             Fee yang diterima untuk jasa kontraktor
                                       Strip Ratio Penambangan                               tambang berdasarkan strip ratio di wilayah
                                       Beban produksi batubara dipengaruhi oleh              pertambangan. Pendapatan dari proyek
                                       strip ratio pada saat melakukan ekstraksi             pertambangan meningkat sejalan dengan
                                       batubara dari tambang. Strip ratio adalah             meningkatnya strip ratio pada wilayah
                                       banyaknya volume kubik meter kupasan                  pertambangan tersebut. Pendapatan yang
                                       tanah (batu dan tanah) yang harus                     berasal dari bisnis kontraktor tambang
                                       dipindahkan untuk memperoleh satu ton                 akan terus berfluktuasi disebabkan oleh
                                       batubara. Semakin tinggi strip ratio berarti          strip ratio di wilayah pertambangan para
                                       semakin tinggi volume tanah yang harus                pemegang konsesi di luar grup yang
                                       dikupas untuk memperoleh batubara, yang               menjadi pelanggan CK.
                                       pada akhirnya mengakibatkan semakin
                                       meningkatnya beban produksi. Pada saat                Pembayaran Royalti kepada
                                       Perusahaan menambang di wilayah baru,                 Pemerintah Indonesia
                                       strip ratio akan berbeda-beda tergantung              Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun
                                       karakteristik geologi dari batubara yang              2003 yaitu Tarif Atas Jenis Penerimaan
                                       akan ditambang.                                       Negara Bukan Pajak yang Berlaku
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola   Tinjauan      Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan         Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                            Diskusi dan Analisa Manajemen




                                 di Departemen ESDM (PP 45/2003)                           kebijakan atau peraturan hukum baru
                                 mewajibkan pembayaran royalti sebesar                     yang mempengaruhi usaha Perusahaan di
                                 5% dari pendapatan yang berasal dari                      bidang kontraktor tambang dan tambang
                                 penjualan batubara. Selain itu, terdapat                  batubara.
                                 kewajiban kontribusi untuk pembangunan
                                 daerah setempat yang besarnya pada                        Armada dan Tingkat Utilisasi
                                 kisaran 2% dari penjualan batubara.                       Mayoritas pendapatan dari bisnis
                                                                                           kontraktor tambang (CK) dan sewa mesin
                                 Dalam laporan keuangan konsolidasi,                       pembangkit listrik yang dikelola oleh
                                 pembayaran yang dilakukan kepada                          PT Sumberdaya Sewatama (Sewatama),
                                 Kementerian ESDM dicatat dalam beban                      berasal dari utilisasi (pemanfaatan)
                                 penjualan, umum dan administrasi                          unit mesin dan peralatan yang dikelola
                                 sebagai pembayaran royalti kepada                         dan dioperasikan, jumlah hari atau jam
                                 Pemerintah. Besarnya royalti yang harus                   lamanya unit beroperasi dalam suatu
                                 dibayar Perusahaan kepada Pemerintah                      periode tertentu (tingkat utilisasi) dan tarif
                                 Indonesia akan bervariasi berdasarkan                     yang dikenakan atas jasa yang diberikan
                                 volume penjualan dan harga dari penjualan                 tersebut (tarif harian). Ketika kontrak
                                 batubaranya.                                              telah berakhir atau tidak diperbarui, maka
                                                                                           Perusahaan akan mengalami tingkat
                                                                                           utilisasi yang rendah.                                 141
                                 Kebijakan Pemerintah dan Perubahan
                                 Regulasi                                                  Perjanjian bisnis kontraktor tambang




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 Berdasarkan peraturan Menteri Energi dan                  umumnya bersifat jangka panjang,
                                 Sumber Daya Mineral Nomor 17 Tahun                        dengan jangka waktu lebih dari 3 tahun
                                 2010 tentang Tata Cara Penetapan Harga                    hingga seumur tambang. Sedangkan
                                 Patokan Penjualan Mineral dan Batubara,                   kontrak sewa mesin pembangkit listrik
                                 harga patokan batubara ditentukan setiap                  umumnya berjangka waktu enam bulan
                                 bulan oleh Direktur Jenderal Mineral                      sampai satu tahun, termasuk opsi untuk
                                 dan Batubara berdasarkan formula yang                     perpanjangan kontrak. Kontrak jasa yang
                                 mengacu pada rata-rata indeks harga                       berkaitan dengan jasa divisi Transport
                                 batubara sesuai dengan mekanisme                          Equipment, Site Service, Re-pabrikasi dan
                                 pasar dan/atau sesuai dengan harga yang                   Fabrikasi serta jasa logistik dan sewa kapal
                                 berlaku umum di pasar internasional.                      umumnya memiliki jangka waktu yang
                                 Peraturan tersebut juga menyatakan                        lebih pendek.
                                 bahwa pemegang IUP Operasional
                                 Produksi harus menjual batubara yang                      Kontrak Perusahaan dengan PLN
                                 diproduksi dengan mengacu pada harga                      memberikan porsi pendapatan yang
                                 patokan baik untuk penjualan ekspor                       signifikan. Kemampuan Perusahaan untuk
                                 maupun domestik.                                          menghasilkan pendapatan bergantung
                                                                                           pada kapasitas yang dimiliki untuk
                                 Kebijakan Pemerintah Indonesia terkait                    memasok listrik, termasuk ketersediaan
                                 industri pertambangan batubara pada                       generator diesel dan gas serta
                                 umumnya berorientasi pasar. Meskipun                      perlengkapan suku cadang dan besaran
                                 demikian, Pemerintah Indonesia dari                       nilai kontrak yang diperoleh dari PLN.
                                 waktu ke waktu dapat menetapkan
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                       Ekspansi Bisnis dan Akuisisi                            dasarnya berisi ketentuan-ketentuan yang
                                       Perusahaan dan anak usaha telah                         menjamin hasil kinerja (performance output
                                       mengakuisisi sejumlah entitas bisnis                    guarantee provisions) yang telah disepakati
                                       termasuk perusahaan pemilik konsesi                     untuk menyediakan daya listrik dengan
                                       batubara dan perusahaan pembangkit                      prosentase yang disepakati dalam periode
                                       listrik independen. Perusahaan akan terus               tertentu.
                                       mempertimbangkan dan menilai setiap
                                       kesempatan untuk melakukan kegiatan                     Berdasarkan kontrak Perusahaan dengan
                                       ekspansi dan akuisisi. Kegiatan ekspansi dan            PLN maupun pelanggan lainnya, umumnya
                                       akuisisi akan memiliki dampak pada belanja              Perusahaan akan dikenakan sanksi apabila:
                                       modal, penjualan dan jasa, beban pokok                  (1) Generator listrik Perusahaan
                                       penjualan dan pendapatan jasa dan aspek-                    mengkonsumsi bahan bakar dalam jumlah
                                       aspek lain dalam kegiatan dan hasil usaha                   yang melebihi batas konsumsi bahan
                                       Perusahaan.                                                 bakar yang telah disepakati;
                                                                                               (2) Terdapat penundaan dalam menghasilkan
                                       Hubungan Perusahaan dengan PLN                              daya dari generator listrik Perusahaan, dan
                                       Karena sebagian besar pendapatan                        (3) Perusahaan tidak mampu memenuhi
                                       Perusahaan berasal dari pembayaran PLN                      kinerja output yang telah disepakati.
                                       untuk jasa sewa mesin pembangkit listrik,
142                                    maka setiap peristiwa yang berdampak                    Pada umumnya Perusahaan menerima
                                       negatif terhadap hasil kegiatan operasional             pembayaran tagihan secara penuh dari
                                       dan kondisi keuangan PLN juga dapat                     PLN yang dicatat sebagai pendapatan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       mempengaruhi Perusahaan. Beberapa hal                   dan membayar kepada PLN sejumlah
                                       yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan                denda ekonomi yang diberlakukan, yang
                                       PLN antara lain, kebijakan pemerintah kepada            dicatat sebagai beban pokok penjualan dan
                                       PLN, dan juga pengembangan dan perubahan                pendapatan jasa dari segmen usaha Sewa
                                       peraturan yang sedang direncanakan atau                 Mesin Pembangkit Listrik.
                                       diajukan sehubungan dengan PLN dan
                                       industri listrik di Indonesia.                          Subkontraktor pihak ketiga, pemasok
                                                                                               utama dan beban-beban lainnya
                                       Pembayaran Denda Berdasarkan                            Perusahaan memanfaatkan jasa subkontraktor
                                       Kontrak Sewa Mesin Pembangkit                           untuk membantu penyelesaian berbagai
                                       Tenaga Listrik                                          kontrak, khususnya untuk kegiatan
                                       Perusahaan memiliki kontrak sewa mesin                  operasional bisnis kontraktor tambang.
                                       pembangkit listrik dengan PLN maupun                    Penggunaan mitra kerja dapat mengurangi
                                       pelanggan lainnya, dimana Perusahaan                    belanja modal dan kebutuhan modal kerja.
                                       menyediakan generator dengan total                      Estimasi biaya untuk subkontraktor pihak
                                       kapasitas terpasang sebesar 934 MW, pada                ketiga diakumulasikan ke dalam estimasi
                                       faktor kapasitas berkisar antara 70-75%                 seluruh biaya dalam proyek kontraktor
                                       tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Faktor           tambang dalam penawaran kontrak. Kenaikan
                                       kapasitas mencerminkan prosentase daya                  biaya subkontraktor karena kenaikan biaya
                                       output aktual selama periode waktu tertentu             bahan bakar, material dan biaya tenaga kerja,
                                       dibandingkan dengan kapasitas maksimum                  akan menyebabkan biaya kontrak yang lebih
                                       selama periode tersebut. Kontrak sewa mesin             besar.
                                       pembangkit tenaga listrik dengan PLN, pada
                                                   Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola       Tinjauan     Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                  Sosial Perusahaan      Perusahaan             Keuangan        Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                                Diskusi dan Analisa Manajemen




                           Ketentuan dalam Kontrak                                          rendah dibandingkan kontrak harga tetap
                           Kontrak-kontrak Perusahaan secara garis                          karena pelanggan yang menghadapi risiko
                           besar dapat dikategorikan sebagai kontrak                        fluktuasi biaya. Perjanjian kontraktor tambang
                           dengan harga tetap dan kontrak dengan                            pada umumnya adalah kontrak dengan waktu
                           waktu dan materi yang dapat ditagih.                             dan materi yang dapat ditagih. Pendapatan
                                                                                            dari kontrak dengan waktu dan materi yang
                           Kontrak dengan harga tetap menyebutkan                           dapat ditagih relatif lebih stabil dibandingkan
                           nilai kontrak tertentu yang mencakup                             pendapatan dari kontrak harga tetap
                           seluruh biaya termasuk marjin keuntungan                         karena dapat melakukan penagihan kepada
                           untuk lingkup kerja yang dilakukan oleh                          pelanggan secara rutin, serta pelanggan
                           kontraktor. Kontrak dengan harga tetap                           memperbolehkan adanya penyesuaian
                           umumnya memiliki risiko yang lebih tinggi                        perhitungan yang timbul dari fluktuasi harga
                           karena kontrak ini mengharuskan Perusahaan                       bahan bakar, material, suku cadang, dan
                           memperkirakan sejak awal banyaknya                               tenaga kerja.
                           pekerjaan yang dilakukan dan biaya yang
                           diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan                          Industri Batubara, Migas dan Utilitas di
                           tersebut. Perusahaan menghadapi beberapa                         Indonesia
                           risiko dari mulai pelaksanaan kontrak sampai                     Berdasarkan International Energy Outlook
                           dengan kontrak tersebut diselesaikan,                            yang diterbitkan oleh International Energy
                           diantaranya risiko biaya kelebihan produksi,                     Agency pada bulan April 2011, konsumsi                    143
                           inflasi biaya operasional, dan fluktuasi                         energi dunia pada tahun 2009 hingga 2035
                           harga komoditas, perubahan harga dasar,                          diperkirakan meningkat mendekati 50%.




                                                                                                                                                ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                           keberadaan tenaga kerja, produktivitas,                          Indonesia juga diharapkan mengalami
                           pemasok serta kinerja subkontraktor.                             pertumbuhan yang kuat dalam konsumsi
                           Meskipun demikian, kontrak ini berpotensi                        energi. Pertumbuhan konsumsi energi
                           memberikan keuntungan yang lebih besar,                          berdampak pada tumbuhnya industri di sektor
                           karena pelanggan membayar premi untuk                            energi di Indonesia. Anak-anak perusahaan
                           meminimalisasi risiko. Profitabilitas dari                       menghasilkan pendapatan yang substansial
                           kontrak harga tetap didorong oleh tingkat                        dari penjualan dan jasa untuk pelanggan yang
                           efisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan                          beroperasi di sektor batubara, migas dan
                           sesuai jadwal dan mengendalikan biaya                            utilitas industri.
                           kontrak. Kontrak perjanjian sewa mesin
                           pembangkit tenaga listrik menggunakan                            Dampak dari pergerakan nilai tukar
                           sistem kontrak dengan harga tetap.                               Rupiah terhadap Dollar AS
                                                                                            Laporan keuangan konsolidasi Perusahaan
                           Kontrak dengan waktu dan materi yang dapat                       berdenominasi Rupiah sedangkan pendapatan
                           ditagih adalah kontrak dimana harganya                           Perusahaan sekitar 24% berdenominasi
                           didasarkan pada biaya aktual yang timbul                         Rupiah dan 76% pendapatan berdenominasi
                           dari waktu dan material yang digunakan                           Dollar Amerika Serikat (AS). Prosentase
                           atau atas berbagai variabel pekerjaan yang                       biaya kontrak Perusahaan dan pengeluaran
                           dinilai dengan satuan tarif yang ditetapkan,                     operasional yang berdenominasi Rupiah
                           termasuk berdasarkan jam kerja. Keuntungan                       jauh lebih tinggi dibandingkan dengan yang
                           kontrak diperoleh dari prosentase tertentu                       berdenominasi Dollar AS. Penguatan Rupiah
                           dari biaya yang timbul. Kontrak dengan waktu                     dapat meningkatkan beban kontrak dan
                           dan materi yang dapat ditagih berisiko lebih                     pengeluaran operasional yang berdenominasi
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                       atau terikat dalam nilai Rupiah, termasuk               •	 Kenaikan	pendapatan	jasa	dari	sektor	
                                       pengadaan material dan peralatan lainnya                   Logistik Terintegrasi dan sewa kapal
                                       serta pembelian mesin yang berdenominasi                   sebesar 62,5% menjadi Rp750,25 miliar
                                       dalam Rupiah atau ditranslasikan ke dalam                  dari Rp461,617 miliar pada tahun 2010.
                                       Rupiah berdasarkan harga yang digunakan                    Kontribusi kenaikan pendapatan terbesar
                                       pada waktu pembelian. Sebaliknya,                          berasal dari Divisi Project Logistic yang
                                       melemahnya Dollar AS dapat berdampak                       naik sebesar Rp156,6 miliar atau naik 93%
                                       pada hasil kegiatan operasional Perusahaan                 dari tahun sebelumnya karena peningkatan
                                       dengan menurunnya nilai relatif pendapatan                 kuantitas barang yang diangkut sebesar
                                       dari kontrak yang berdenominasi atau terikat               68,8% dari tahun sebelumnya. Sedangkan
                                       dalam nilai Dollar AS terhadap beban yang                  pendapatan dari usaha penyewaan
                                       berdenominasi Rupiah.                                      kapal meningkat karena adanya kontrak
                                                                                                  penyewaan kapal oleh Talisman Energy
                                       Laporan Laba Rugi                                          mulai akhir Februari 2012.

                                       Penjualan dan Pendapatan Jasa                           •	 Kenaikan	pendapatan	jasa	dari	sektor	
                                       Penjualan dan pendapatan jasa konsolidasi                  usaha Sewa Mesin Pembangkit Listrik
                                       Perusahaan pada tahun 2011 meningkat                       sebesar 25,6% atau mencapai Rp989,935
                                       sebesar 47,7% menjadi Rp6,626 triliun dari                 miliar dari sebesar Rp788,375 miliar
144                                    penjualan dan pendapatan jasa konsolidasi                  pada tahun 2010. Kenaikan pendapatan
                                       tahun 2010 sebesar Rp4,486 triliun, yang                   tersebut terutama dikarenakan tambahan
                                       terutama disebabkan oleh:                                  proyek baru selama tahun 2011 antara lain
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       •	 Kenaikan	pendapatan	jasa	kontraktor	                    Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)
                                           pertambangan sebesar 45,6% menjadi                     Teluk Lembu 40MW, Maburai & Rantau
                                           Rp2,961 triliun dari Rp2,034 triliun                   40MW, Tarahan 50MW dan Tegineneng
                                           pada tahun 2010, karena adanya                         20MW.
                                           peningkatan aktivitas over burden dan
                                           coal getting seiring dengan perluasan area              Komposisi pendapatan dari sektor Sewa
                                           pertambangan dari pelanggan CK.                         Mesin Pembangkit Listrik terdiri dari
                                                                                                   pendapatan Divisi Temporary Power
                                       •	 Kenaikan	penjualan	dari	sektor	                          sebesar 94,5%, pendapatan dari Divisi
                                          pertambangan batubara sebesar 232%                       Pillar sebesar 4,5% dan pendapatan dari
                                          menjadi Rp918,6 miliar dari Rp393,6                      Divisi O & M sebesar 0,5%.
                                          miliar pada tahun 2010 terutama
                                          dikarenakan peningkatan kapasitas                    •	 Kenaikan	penjualan	dari	segmen	
                                          produksi dan adanya kenaikan harga jual                 Pabrikasi sebesar 55,1% atau mencapai
                                          batubara. Penjualan batubara mayoritas                  Rp220,206 miliar pada tahun 2011 dari
                                          disumbangkan oleh TIA dan sudah                         tahun sebelumnya sebesar Rp141,951
                                          termasuk hasil penjualan 27 ribu ton                    miliar. Kenaikan pendapatan juga berasal
                                          batubara dari PT Bara Energi Lestari                    dari kontribusi segmen Divisi Transport
                                          (Media Djaja Bersama Group). Pada tahun                 Equipment, Site Service dan Re-pabrikasi
                                          2011 PT Bara Energi Lestari masih dalam                 yang naik 17,9% atau Rp785,752
                                          tahap eksplorasi sehingga belum bisa                    miliar dari tahun sebelumnya sebesar
                                          memberikan kontribusi yang signifikan.                  Rp666,639 miliar.
                                                      Tanggung Jawab      Laporan Tata Kelola        Tinjauan      Laporan Keuangan        Data
Tentang ABM   Dari Manajemen       Tinjauan Bisnis
                                                     Sosial Perusahaan       Perusahaan              Keuangan         Konsolidasi       Perusahaan


                                                                                                                      Diskusi dan Analisa Manajemen




                                                                         Untuk periode dua belas bulan yang berakhir
                                 Pendapatan per                                  pada tanggal 31 Desember
                                    Segmen                   2011 (audited)                     2010 (audited)          Pertumbuhan
                                                          Rp miliar           %          Rp miliar          %       Rp miliar         %
                               Kontraktor                     3.880         58,6%               2.428      54,1%         1.452        59,8%
                               Tambang dan
                               Tambang Batubara
                               Jasa
                                 Sewa Mesin                      990        14,9%                 788      17,6%           202        25,6%
                                 Pembangkit
                                 Tenaga Listrik
                                 Integrated                      750        11,3%                 462      10,3%           289        62,5%
                                 Logistik
                                 dan sewa kapal
                                 Divisi Transport                786        11,9%                 667      14,9%           119        17,9%
                                 Equipment,Divisi
                                 Site Service dan
                                 Divisi Repabrikasi
                               Pabrikasi                         220          3,3%              142,0       3,2%             78       55,1%
                               TOTAL                          6.626           100%              4.486       100%         2.140        47,7%                 145




                                                                                                                                                      ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                           Beban Pokok Penjualan dan Pendapatan
                           Jasa                                                                  mencapai Rp694,97 miliar dari Rp413,85
                           Beban pokok penjualan dan pendapatan jasa                             miliar pada tahun 2010. Peningkatan biaya di
                           meningkat 39% atau mencapai Rp5.244,56                                sektor ini terutama berasal dari peningkatan
                           miliar dari Rp3.773,4 miliar pada tahun                               biaya Freight (angkutan) dan biaya sewa kapal
                           2010. Peningkatan biaya tersebut sebagian                             seiring dengan peningkatan aktivitas bisnis
                           besar berasal dari biaya segmen usaha                                 Perusahaan.
                           Pertambangan dan Kontraktor Pertambangan
                           yang meningkat 49,6% atau mencapai                                    Beban pokok penjualan dan pendapatan
                           Rp3.210,5 miliar dari Rp2.146,1 miliar pada                           jasa dari segmen usaha Pabrikasi juga
                           tahun 2010 yang meliputi mining cost, biaya                           meningkat 75% atau mencapai Rp208,5
                           depresiasi, biaya fuel & lubricant, biaya                             miliar dari Rp119,1 miliar pada tahun 2010.
                           subkontraktor, biaya peralatan & suku cadang                          Peningkatan biaya tersebut terutama berasal
                           dan lainnya sebagai dampak dari peningkatan                           dari peningkatan pemakaian bahan mentah
                           volume produksi batubara dan aktivitas                                (raw material) dan biaya subkontraktor seiring
                           overburden.                                                           dengan peningkatan produksi Perusahaan
                                                                                                 dan juga efek dari produk dimana banyak
                           Beban pokok penjualan dan pendapatan                                  pekerjaan di divisi Pabrikasi yang memerlukan
                           jasa dari sektor usaha Logistik Terintegrasi                          pemakaian material yang lebih banyak.
                           dan Sewa Kapal juga meningkat 67,9% atau
                                                                                                    Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola       Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM      Dari Manajemen      Tinjauan Bisnis
                                                                                                   Sosial Perusahaan      Perusahaan            Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                           Beban Pokok                         Untuk periode dua belas bulan yang berakhir
                                           Penjualan dan                               pada tanggal 31 Desember
                                            Pendapatan               2011 (audited)                2010 (audited)                 Pertumbuhan
                                         Jasa Per Segmen
                                                                                   %                                                            %
                                              Usaha               Rp miliar     Penjualan
                                                                                                 Rp miliar         %         Rp miliar       Penjualan
                                        Kontraktor                     3.211       61,2%            2.146        56,9%            1.064        49,6%
                                        Tambang dan
                                        Tambang Batubara
                                        Jasa
                                          Sewa Mesin                    565        10,8%              570        15,1%             (4,7)       -0,8%
                                          Pembangkit
                                          Tenaga Listrik
                                          Integrated                    695        13,3%              414        11,0%              281        67,9%
                                          Logistik
                                          dan sewa kapal
                                          Divisi Transport              565        10,8%              524        13,9%                41        7,8%
                                          Equipment,Divisi
                                          Site Service
                                          dan Divisi
                                          Repabrikasi
146
                                        Pabrikasi                       208          4,0%             119          3,2%               89       75,0%
                                        TOTAL                          5.245        79,1%           3.773         84,1%           1.471        39,0%
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Laba Kotor dan Margin Laba Kotor                          Peningkatan Laba Kotor juga berasal
                                       Perusahaan membukukan Laba Kotor                          dari kontribusi segmen usaha Sewa
                                       sebesar Rp1,382 triliun atau naik 93,8%                   Mesin Pembangkit Listrik yang berhasil
                                       dibandingkan Rp713 miliar pada tahun                      membukukan Laba Kotor sebesar
                                       2010. Peningkatan tersebut terutama                       Rp424,4 miliar atau meningkat 94,6%
                                       berasal dari peningkatan Laba Kotor                       dibandingkan Rp218,1 miliar pada
                                       segmen usaha Kontraktor Pertambangan                      tahun 2010. Peningkatan Laba Kotor
                                       dan Tambang Batubara yang membukukan                      tersebut sebagian besar berasal dari
                                       Laba Kotor sebesar Rp669,6 miliar atau                    keberhasilan Perusahaan mengurangi
                                       meningkat 137,6% dibandingkan dengan                      biaya pemeliharaan dan perawatan
                                       Laba Kotor tahun 2010 sebesar Rp281,8                     (repair & maintenance) dengan program
                                       miliar. Peningkatan Laba Kotor terutama                   pemeliharaan dan perawatan yang lebih
                                       berasal dari peningkatan volume penjualan                 terjadwal dengan baik, juga efisiensi dari
                                       batubara dari 1.178.776 ton pada tahun                    biaya consumables dengan pemakaian
                                       2010 menjadi 2.163.021 ton pada tahun                     material minyak pelumas lokal (Pertamina)
                                       2011. Kenaikan dalam Laba Kotor juga                      dengan harga yang lebih kompetitif.
                                       merupakan dampak dari adanya kenaikan                     Efisiensi produksi yang meningkat
                                       harga jual rata-rata batubara menjadi                     berdampak pada turunnya biaya penalty
                                       sebesar USD47,1 per ton pada tahun 2011                   yang harus dibayar ke PLN.
                                       dari rata-rata sebesar USD39,5 per ton
                                       pada tahun 2010.
                                                  Tanggung Jawab      Laporan Tata Kelola   Tinjauan      Laporan Keuangan             Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan       Perusahaan         Keuangan         Konsolidasi            Perusahaan


                                                                                                             Diskusi dan Analisa Manajemen




                                 Kenaikan dalam Laba Kotor tersebut                         Secara keseluruhan, Marjin Laba Kotor
                                 sedikit terkoreksi dengan adanya                           (GPM) tahun 2011 sebesar 20,9% atau
                                 penurunan dalam Laba Kotor segmen                          meningkat dibandingkan 15,9% pada
                                 usaha Pabrikasi dimana terjadi penurunan                   tahun 2010. Peningkatan GPM tersebut
                                 sebesar Rp11 miliar pada tahun 2011                        terutama berasal dari GPM segmen
                                 karena pemakaian material yang                             usaha Sewa Mesin Pembangkit Listrik
                                 lebih tinggi dari tahun sebelumnya                         dan segmen usaha Pertambangan dan
                                 (produk mixed).                                            Kontraktor Pertambangan. Kenaikan marjin
                                                                                            tersebut selain berasal dari kontribusi
                                                                                            kenaikan penjualan, juga hasil dari proses
                                                                                            produksi yang lebih efisien.


                                                                              Untuk periode dua belas bulan yang berakhir
                                     Laba Kotor dan                                   pada tanggal 31 Desember
                                   Margin Laba Kotor
                                                                     2011 (audited)           2010 (audited)            Pertumbuhan
                                   Per Segmen Usaha
                                                               Rp miliar       % Margin     Rp miliar   % Margin    Rp miliar             %
                                  Kontraktor                         669,6         17,3%       281,8      11,6%          387,8         137,6%
                                  Tambang dan
                                  Tambang Batubara
                                                                                                                                                       147
                                  Jasa
                                      Sewa Mesin                     424,4         42,9%       218,1      27,7%          206,3           94,6%
                                      Pembangkit




                                                                                                                                                 ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                      Tenaga Listrik
                                      Integrated                      55,3          7,4%        47,8      10,3%               7,5        15,7%
                                      Logistik
                                      dan sewa kapal
                                      Divisi Transport               220,7         28,1%       142,5      21,4%              78,2        54,8%
                                      Equipment, Divisi
                                      Site Service
                                      dan Divisi
                                      Repabrikasi
                                  Pabrikasi                           11,7          5,3%        22,8      16,1%          (11,1)         -48,6%
                                  TOTAL                          1.381,7           20,9%       713,0      15,9%          668,7           93,8%
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                       Beban Penjualan, Umum dan                                 78,4% atau Rp21 miliar terutama
                                       Administrasi                                              terkait dengan bertambahnya ruangan
                                       Total beban penjualan, umum dan                           kantor yang disewa Perusahaan dari
                                       administrasi naik 55,1% atau mencapai                     PT Triyasa Propertindo sejalan dengan
                                       Rp718,95 miliar dibandingkan Rp463,6                      bertambahnya anak Perusahaan
                                       miliar pada tahun 2010 terutama                           dan juga perluasan kantor untuk
                                       berasal dari:                                             mendukung perkembangan bisnis
                                                                                                 Perusahaan.
                                       •	 Gaji	dan	kesejahteraan	karyawan	yang	
                                          meningkat 53% menjadi Rp337,2                      •	 Biaya	perjalanan	dinas	tahun	2011	
                                          miliar atau naik Rp116,5 miliar dari                  meningkat 78% atau naik Rp14,5
                                          tahun 2010 yang sebesar Rp220,8                       miliar untuk kepentingan perjalanan
                                          miliar karena hal-hal berikut: (1)                    dinas domestik dan luar negeri terkait
                                          Peningkatan jumlah karyawan pada                      dengan bisnis Perusahaan.
                                          tahun 2011, dimana karyawan tetap
                                          bertambah menjadi 4.752 orang dari                 •	 Biaya	lain-lain	meliputi	biaya	depresiasi	
                                          tahun 2010 yang sejumlah 4.067                        dan amortisasi, biaya pemeliharaan
                                          orang, (2) Adanya tambahan bonus                      kantor, biaya kantor, biaya komunikasi,
                                          karyawan berupa saham (MESA)                          biaya asuransi, biaya bank (bank
148                                       terkait IPO, (3) Kenaikan gaji regular                charges) dan lain-lain. Kenaikan dalam
                                          tahunan karena inflasi (4) Kenaikan gaji              biaya tersebut terkait erat dengan
                                          karena faktor promosi karyawan.                       penambahan jumlah karyawan,
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                                peningkatan bisnis Perusahaan dan
                                       •	 Biaya	Penjualan	meningkat	83,7%	                      penambahan kapasitas ruang kantor.
                                          atau naik Rp41 miliar sebagian besar
                                          berasal dari kenaikan biaya pengapalan             Pendapatan Operasi Lainnya, Biaya
                                          dari segmen usaha Tambang Batubara                 Operasi Lainnya dan Laba (Rugi)
                                          sejalan dengan peningkatan omzet                   Selisih Kurs
                                          Perusahaan.                                        Pendapatan operasi lainnya merupakan
                                                                                             pendapatan yang diperoleh Perusahaan
                                       •	 Jasa	profesional	meningkat	233%		                  di luar pendapatan bisnis utamanya.
                                          atau naik Rp50,5 miliar meliputi biaya             Sebagian besar pendapatan operasi
                                          konsultan untuk berbagai proyek                    lainnya berasal dari keuntungan atas
                                          perbaikan (improvement project) di                 penjualan aktiva tetap bekas, penjualan
                                          bidang ICT, akuntansi dan manajemen,               material scrap dan pendapatan dari pihak
                                          biaya konsultan pajak dan biaya                    pengguna jalan milik Perusahaan di lokasi
                                          konsultan hukum untuk segmen                       tambang yang dialokasikan untuk biaya
                                          usaha Kontraktor Pertambangan dan                  pemeliharaan rutin jalan. Pendapatan
                                          Tambang Batubara.                                  operasi lainnya naik 193,3% menjadi
                                                                                             Rp70,9 miliar dari Rp24,2 miliar pada
                                       •	 Biaya	sewa	dalam	beban	penjualan,	                 tahun 2010.
                                          administrasi dan umum meliputi biaya
                                          sewa gedung untuk kantor dan biaya                 Biaya operasi lainnya sebagian besar
                                          sewa kendaraan dinas. Kenaikan dalam               merupakan biaya pajak yang dibayarkan
                                          biaya sewa pada tahun 2011 mencapai                oleh Perusahaan terkait dengan
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola   Tinjauan    Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                          Diskusi dan Analisa Manajemen




                                 pemberian bonus saham bagi karyawan                       Pendapatan Keuangan yang merupakan
                                 dan biaya pajak yang timbul terkait dengan                pendapatan bunga atas deposito
                                 terbitnya SKP (Surat Ketetapan Pajak) atas                Perusahaan naik 4,1% dari Rp22,5 miliar
                                 pemeriksaan yang dilakukan oleh Kantor                    pada tahun 2010 menjadi 23,4 miliar.
                                 Pajak. Biaya operasi lainnya naik 480,8%                  Kisaran bunga deposito pada tahun 2011
                                 menjadi Rp13,5 miliar dari Rp2,3 miliar                   sekitar 4%-8,5% untuk IDR dan antara
                                 pada tahun 2010.                                          0,3%-3,1% untuk USD.

                                 Perusahaan menanggung rugi selisih kurs                   Biaya Keuangan berupa biaya bunga tahun
                                 yang cukup besar terutama terkait dengan                  2011 mencapai Rp215,62 miliar atau
                                 kewajiban moneter - bersih Perusahaan                     meningkat sebesar 113,9% dibandingkan
                                 dalam USD yang meningkat drastis                          dengan biaya bunga tahun 2010 sebesar
                                 menjadi sebesar USD303.246.714 dari                       Rp100,8 miliar karena adanya peningkatan
                                 tahun 2010 sebesar USD2.749.893. Kurs                     dalam hutang bank ke Bank Mandiri,
                                 tahun 2011 ditutup dengan angka Rp9.068                   DBS dan ANZ baik untuk kepentingan
                                 per 1 USD atau melemah dibandingkan                       modal kerja maupun investasi terutama di
                                 kurs tutup buku tahun 2010 yang sebesar                   segmen usaha Kontraktor Pertambangan,
                                 Rp8.991 per USD. Laba (rugi) selisih                      Sewa Pembangkit Listrik, Kontraktor
                                 kurs naik 244,1% dari Rp44,5 miliar pada                  Engineering dan Pertambangan Batubara.
                                 tahun 2010 menjadi Rp(64,1) miliar pada                                                                        149
                                 tahun 2011.                                               Laba Sebelum Pajak Penghasilan
                                                                                           Perusahaan membukukan Laba Usaha




                                                                                                                                          ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 Laba Usaha                                                Sebelum Pajak Penghasilan sebesar
                                 Laba Usaha konsolidasi tahun 2011                         Rp464,4 miliar atau meningkat 95,6%
                                 tercatat Rp656,02 miliar atau meningkat                   dari Rp237,4 miliar pada tahun 2010.
                                 107,8% dari Rp315,8 miliar pada tahun                     Laba Usaha sebelum pajak penghasilan
                                 2010. Kenaikan Laba Usaha terutama                        meningkat cukup signifikan terutama
                                 berasal dari kontribusi kenaikan penjualan                karena pencapaian Laba Kotor Perusahaan
                                 dan pendapatan jasa Perusahaan sehingga                   yang juga meningkat sebesar Rp668,7
                                 margin Laba Kotor Perusahaan juga                         miliar atau naik 93,8% dibandingkan
                                 meningkat.                                                tahun 2010.

                                 Laba Bersih Asosiasi, Pendapatan                          Beban Pajak Penghasilan
                                 Keuangan dan Beban Keuangan                               Beban Pajak Penghasilan yang terdiri
                                 Bagian atas laba netto asosiasi yang                      dari pajak kini dan pajak tangguhan turun
                                 besarnya Rp0,3 miliar merupakan                           22,1% dari Rp66,2 miliar pada tahun 2010
                                 bagian Laba Bersih anak perusahaan                        menjadi Rp51,5 miliar pada tahun 2011.
                                 (PT Meppogen) dikalikan dengan
                                 kepemilikan Perusahaan sebesar 20%.                       Pajak Penghasilan Kini (current income
                                 Sejak bulan Desember 2011 kepemilikan                     tax) tahun 2011 sebesar Rp39,4 miliar
                                 saham Perusahaan di PT Meppogen                           atau turun 36% dibandingkan Rp61,5
                                 terdilusi menjadi sebesar 12% karena                      miliar pada tahun 2010. Penurunan Pajak
                                 adanya reklasifikasi hutang pemegang                      Penghasilan Kini terutama dikarenakan
                                 saham (PT Widjaja Tunggal Sejahtera)                      adanya kenaikan dalam koreksi fiskal
                                 menjadi modal sebesar USD10 juta.                         negatif di segmen usaha Sewa Mesin
                                                                                                Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                               Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                       Pembangkit Listrik karena besarnya                    NERACA
                                       nilai perbedaan sementara (temporary
                                       differences) yang dikoreksi pada tahun                TOTAL ASET
                                       2011 dimana secara pembukuan akuntansi                Total Aset Konsolidasi Perusahaan
                                       diakui sebagai laba karena menurunkan                 meningkat sebesar 102% atau menjadi
                                       biaya tetapi secara pajak dikoreksi negatif.          Rp9.883 miliar pada tahun 2011
                                       Penurunan pajak penghasilan kini juga                 dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp4.890
                                       dikarenakan pada tahun 2010 secara fiskal             miliar. Peningkatan total aset terutama
                                       Perusahaan mengakui adanya keuntungan                 berasal dari kenaikan Kas dan Setara
                                       dari penjualan saham anak perusahaan                  Kas yang meningkat sebesar Rp1.235,6
                                       sebesar Rp40,7 miliar.                                miliar, kenaikan Piutang Usaha sebesar
                                                                                             Rp420,4 miliar, peningkatan Aset Tetap
                                       Pajak tangguhan tahun 2011 sebesar                    sebesar Rp1.889,7 miliar, peningkatan nilai
                                       Rp12,14 miliar atau meningkat 162%                    Persediaan sebesar Rp114,3 miliar, dan
                                       dari pajak tangguhan tahun 2010                       adanya goodwill sebesar Rp593,9 miliar.
                                       karena meningkatnya jumlah perbedaan                  Aset Lancar
                                       sementara (temporary differences) yang
                                       menyebabkan kenaikan dalam koreksi                    1. Kas dan Setara Kas
                                       fiskal negatif.                                           Total Kas dan Setara Kas konsolidasi
150                                                                                              sebesar Rp1.668,67 miliar atau
                                       Total Laba Komprehensif Tahun                             meningkat 385% dibandingkan
                                       Berjalan                                                  dengan kas dan setara kas tahun 2010.
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Total Laba komprehensif konsolidasi                       Peningkatan dalam kas dan setara
                                       Perusahaan tahun 2011 sebesar                             kas terutama berasal dari kontribusi
                                       Rp415,7 miliar atau meningkat 226%                        kas dari aktivitas pendanaan sebesar
                                       dari total laba komprehensif tahun 2010                   Rp3.510,5 miliar atau meningkat
                                       sebesar Rp127,3 miliar. Kenaikan laba                     signifikan dibandingkan dengan
                                       komprehensif tersebut dikarenakan                         saldo tahun 2010 sebesar Rp197,25
                                       Perusahaan berhasil meningkatkan                          miliar. Kenaikan kas dari aktivitas
                                       penjualan sebesar 47,7% dari tahun                        pendanaan tersebut terutama berasal
                                       sebelumnya, dan juga berhasil                             dari pinjaman bank sebesar Rp3.339,8
                                       meningkatkan efisiensi proses produksi.                   miliar pada tahun 2011 untuk
                                                                                                 kepentingan modal kerja, investasi
                                                                                                 maupun pembiayaan kembali.
                                                                                                 Sedangkan total hutang bank pada
                                                                                                 tahun 2010 sebesar Rp1.636 miliar.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola   Tinjauan    Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                          Diskusi dan Analisa Manajemen




                                      Kas dari Aktivitas Operasi turun                        usaha merupakan akibat langsung dari
                                      menjadi Rp148,1 miliar dari Rp612,5                     kenaikan penjualan dan pendapatan
                                      miliar pada tahun 2010 karena                           jasa Perusahaan sebesar 47,7%
                                      kenaikan dalam pembayaran kepada                        pada tahun 2011. Kolektibilitas
                                      pemasok, pembayaran bunga dan                           piutang usaha tahun 2011 rata-rata
                                      pembayaran pajak penghasilan.                           selama 76 hari atau lebih cepat 3 hari
                                                                                              dibandingkan dengan kolektibilitas
                                      Saldo Kas dari Aktivitas Investasi                      piutang rata-rata tahun 2010 sebesar
                                      juga mengalami penurunan menjadi                        79 hari.
                                      minus Rp2.425,4 miliar dari semula
                                      minus Rp983,4 miliar pada tahun                      4. Piutang Lain-lain
                                      2010 dikarenakan kenaikan yang                          Piutang Lain-lain sebesar Rp162
                                      sangat signifikan untuk pembayaran                      miliar merupakan piutang pihak ketiga
                                      pembelian aset tetap dan akusisi anak                   terutama berasal dari segmen usaha
                                      Perusahaan                                              Sewa Mesin Pembangkit Listrik
                                                                                              yang merupakan piutang kepada
                                 2. Kas dan Setara Kas yang dibatasi                          PT Energi Alam Raya untuk proyek
                                    Penggunaannya                                             Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG)
                                      Kas dan Setara Kas yang dibatasi                        Payo Selincah 100 MW dan piutang
                                      Penggunaannya sebagian besar                            kepada PT Sinergi Pancawahana atas                151
                                      merupakan deposito yang dibatasi                        uang muka pembelian saham dimana
                                      penggunaannya oleh Bank DBS terkait                     Perusahaan membatalkan rencana




                                                                                                                                          ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                      dengan perjanjian pinjaman gabungan                     pembelian saham tersebut.
                                      Perusahaan untuk segmen usaha
                                      Sewa Mesin Pembangkit Listrik dan                    5. Jasa Penambangan Dalam Proses
                                      PT Eramas Persada dengan PT Bank                        Jasa Penambangan Dalam Proses
                                      DBS. Pada tahun 2011 nilainya naik                      merupakan akun yang terdiri
                                      2347% menjadi Rp187 miliar dari                         dari biaya pengupasan tambang,
                                      Rp8 miliar pada tahun 2010.                             biaya penambangan batubara dan
                                                                                              pengangkutan batubara dalam
                                 3. Piutang Usaha                                             penyediaan jasa pertambangan
                                      Piutang Usaha konsolidasi Perusahaan                    kepada PT Arutmin Indonesia yang
                                      tahun 2011 meningkat sebesar 43%                        masih dalam pelaksanaan dan akan
                                      menjadi Rp1.406 miliar dibandingkan                     ditagihkan seluruhnya pada saat
                                      Rp985 miliar pada tahun sebelumnya.                     batubara tiba di pelabuhan. Pada
                                      Piutang usaha terdiri dari piutang                      tahun 2011 nilainya adalah Rp174
                                      pihak ketiga sebesar Rp1.219 miliar,                    miliar, turun 22% dari tahun 2010
                                      naik 33% dibandingkan Rp918 miliar                      sebesar Rp224 miliar. Penurunan
                                      pada tahun 2010, dan piutang pihak                      dalam akun Jasa Penambangan Dalam
                                      yang berelasi sebesar Rp186 miliar,                     Proses tersebut karena sebagian
                                      naik 178% dari Rp67 miliar pada                         biaya tersebut sudah dibayarkan oleh
                                      tahun 2010. Peningkatan piutang                         PT Arutmin Indonesia.
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                       6. Persediaan                                         10. Aset Lancar Lainnya
                                          Persediaan Perusahaan naik sebesar                    Aset Lancar Lainnya turun 64% dari
                                          38% menjadi Rp416 miliar dari                         Rp67 miliar pada tahun 2010 menjadi
                                          tahun sebelumnya sebesar Rp301                        Rp24 miliar. Penurunan aset lancar
                                          miliar. Kenaikan Persediaan terutama                  lainnya terutama karena adanya
                                          disebabkan kenaikan persediaan                        reklasifikasi akun untuk tagihan atas
                                          batubara karena peningkatan usaha                     pembatalan uang muka pembelian
                                          Perusahaan dan juga kenaikan dalam                    saham PT Kwartadaya Dirganusa
                                          bahan baku untuk segmen Pabrikasi.                    menjadi piutang lain-lain.
                                          Kenaikan nilai Persediaan tersebut
                                          tidak berpengaruh terhadap level                   ASET TIDAK LANCAR
                                          Persediaan dimana tahun 2011 dan
                                          2010 masih berkisar di 30 hari.                    1. Aset Pajak Tangguhan
                                                                                                Aset Pajak Tangguhan adalah jumlah
                                       7. Uang Muka                                             pajak penghasilan terpulihkan
                                          Kenaikan Uang Muka pada tahun                         pada periode mendatang sebagai
                                          2011 sebesar Rp73 miliar terutama                     akibat adanya perbedaan temporer
                                          terkait dengan pembayaran uang                        yang dapat dikurangkan dan sisa
                                          muka pembelian untuk segmen                           kompensasi kerugian. Nilainya pada
152                                       usaha Pabrikasi dan Kontraktor                        tahun 2011 adalah Rp156 miliar, naik
                                          Pertambangan karena peningkatan                       16% dari Rp134 miliar pada tahun
                                          usaha Perusahaan.                                     2011. Kenaikan Aset Pajak Tangguhan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                                                pada tahun 2011 terutama berasal dari
                                       8. Beban Dibayar di Muka                                 kenaikan dalam perbedaan sementara
                                          Beban Dibayar di Muka naik 127% dari                  (temporer) yang dapat dikurangkan
                                          Rp12 miliar pada tahun 2010 menjadi                   dimasa depan.
                                          Rp26 miliar. Kenaikan Beban Dibayar
                                          di Muka terutama untuk pembayaran                  2. Aset Tetap
                                          di muka atas biaya asuransi dan biaya                 Aset Tetap Bersih Perusahaan tahun
                                          sewa kantor.                                          2011 sebesar Rp4.007,3 miliar atau
                                                                                                naik 90% dari aset tetap bersih
                                       9. Pajak Dibayar di Muka                                 tahun 2010 sebesar Rp2.107,6
                                          Pajak Dibayar di Muka tahun 2011                      miliar. Peningkatan Aset Tetap
                                          meningkat 108% dari Rp62 miliar pada                  Bersih tersebut terjadi di hampir
                                          tahun 2010 menjadi Rp129 miliar,                      semua segmen usaha Perusahaan
                                          terutama karena kenaikan dalam pajak                  terkait dengan pertumbuhan bisnis
                                          masukan untuk Pajak Pertambahan                       Perusahaan.
                                          Nilai di segmen usaha Kontraktor
                                          Pertambangan dan Sewa Mesin
                                          Pembangkit Listrik seiring dengan
                                          pertumbuhan usaha Perusahaan.
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola   Tinjauan    Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                          Diskusi dan Analisa Manajemen




                                      Total pengeluaran modal selama tahun                 4. Biaya Eksplorasi dan
                                      2011 sebesar Rp2.489,9 miliar yang                      Pengembangan Tambang yang
                                      dipergunakan untuk:                                     Ditangguhkan
                                      a. Pembelian mesin dan peralatan                        Biaya Eksplorasi dan Pengembangan
                                         sebesar Rp1.509 miliar                               Tambang yang Ditangguhkan
                                      b. Pembelian bangunan dan prasarana                     naik 107% menjadi Rp145 miliar
                                         Rp63,9 miliar                                        dari Rp70 miliar pada tahun 2010
                                      c. Pembelian tanah sebesar                              dikarenakan adanya kenaikan dalam
                                         Rp62,8 miliar                                        biaya eksplorasi dan pengembangan
                                      d. Pembelian kendaraan sebesar                          yang ditangguhkan sebesar Rp75
                                         Rp45,7 miliar                                        miliar pada tahun 2011. Kenaikan
                                      e. Pengeluaran untuk jalan dan                          tersebut terutama berkaitan dengan
                                         infrastuktur Rp23,8 miliar.                          perluasan area penambangan baik di
                                         Pengeluaran untuk aset yang                          Kalimantan maupun di Aceh.
                                         masih dalam penyelesaian
                                         (kapal, pelabuhan, mesin dan                      5. Aset Tidak Lancar Lainnya
                                         peralatan) sebesar Rp729,6 miliar.                   Perusahaan mengakui adanya
                                         Pengeluaran untuk perlengkapan,                      kenaikan Aset Tidak Lancar Lainnya
                                         perabotan dan lain-lain                              sebesar 1.351% pada tahun 2011 atau
                                         Rp55,1 miliar.                                       mencapai Rp345 miliar dibandingkan                153
                                                                                              dengan Rp24 miliar pada tahun 2010.
                                      Sumber dana pembelian barang                            Kenaikan aset tidak lancar lainnya




                                                                                                                                          ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                      modal diperoleh dari hasil kegiatan                     tersebut terutama dari kontribusi
                                      operasional, fasilitas kredit perbankan                 kenaikan dalam biaya pengupasan
                                      dan dana yang diperoleh dari                            tanah tangguhan terkait dengan
                                      pemegang saham.                                         perluasan area tambang dan secara
                                                                                              aktual Stripping ratio yang dihasilkan
                                 3. Goodwill                                                  lebih tinggi dari Stripping ratio yang
                                      Pada tahun 2011 Perusahaan                              direncanakan. Kenaikan Aset Tidak
                                      mengakui adanya goodwill sebesar                        Lancar Lainnya juga berasal dari
                                      Rp593,8 miliar atas selisih harga                       adanya uang muka untuk pembelian
                                      perolehan yang dibayarkan oleh                          saham di PT Energi Alamraya
                                      perusahaaan dengan nilai aset dan                       Semesta (PT EAS).
                                      liabilitas yang teridentifikasi pada
                                      saat melakukan akuisisi perusahaan
                                      konsesi batubara MDB di bulan
                                      Juni 2011.
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                       LIABILITAS                                               10% dari hutang usaha tahun 2010
                                                                                                sebesar Rp1.270,5 miliar. Peningkatan
                                       Total liabilitas Perusahaan pada tahun                   hutang usaha terutama berasal dari
                                       2011 adalah sebesar Rp6.860,2 miliar                     transaksi dengan pihak ketiga atas
                                       atau meningkat 82% dari Rp3.763,8 miliar                 jasa subkontraktor, pemasok material,
                                       pada tahun 2010. Peningkatan liabilitas                  pemasok bahan bakar, peralatan dan
                                       terutama berasal dari peningkatan liabilitas             lain-lain.
                                       jangka panjang sebesar Rp2.301,5 miliar
                                       atau meningkat 164% dari Rp1.404,7                    3. Hutang Lain-lain
                                       miliar pada tahun 2010. Peningkatan                      Perseroan membukukan hutang lain-
                                       liabilitas jangka panjang terutama karena                lain sebesar Rp59,6 miliar atau naik
                                       adanya tambahan pinjaman bank dari                       55% dari Rp21 miliar pada tahun 2010.
                                       Bank Mandiri, Bank DBS, ANZ dan OCBS                     Kenaikan hutang lain-lain tersebut
                                       NISP yang signifikan pada tahun 2011                     dikarenakan banyak porsi hutang lain-
                                       yang sebagian besar dimanfaatkan untuk                   lain yang belum jatuh tempo seperti
                                       kepentingan investasi di hampir semua                    hutang pembelian perangkat lunak ICT,
                                       segmen usaha.                                            hutang ke konsultan dan sebagainya.

                                       Perusahaan juga mencatat peningkatan                  4. Hutang Pajak
154                                    liabilitas jangka pendek sebesar Rp794,8                 Perusahaan membukukan hutang
                                       miliar atau menjadi Rp3.159,1 miliar                     pajak tahun 2011 sebesar Rp55,1
                                       pada tahun 2011 dari tahun sebelumnya                    miliar atau naik 63% dibandingkan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       sebesar Rp2.359,1 miliar. Peningkatan                    dengan hutang pajak tahun 2010
                                       tersebut terutama berasal dari:                          sebesar Rp33,8 miliar. Kenaikan
                                                                                                hutang pajak tersebut terutama
                                       1. Hutang Bank Jangka Pendek                             merupakan kontribusi hutang pajak
                                          Peningkatan hutang bank jangka                        Pph 23, Pph 21 dan CIT yang akan
                                          pendek sebesar Rp202 miliar atau                      dilunasi pada saat jatuh temponya di
                                          menjadi Rp494 miliar pada tahun                       bulan Januari 2012.
                                          2011, meningkat 69% dari total hutang
                                          jangka pendek tahun 2010 sebesar                   5. Beban yang Masih Harus Dibayar
                                          Rp292 miliar. Peningkatan hutang                      Beban yang masih harus dibayar
                                          bank jangka pendek terutama ke bank                   oleh Perusahaan pada tahun 2011
                                          Mandiri, Bank DBS, ANZ dan Standard                   sebesar Rp231,9 miliar, turun 18%
                                          Chartered Bank yang digunakan untuk                   dibandingkan dengan beban yang
                                          pembiayaan modal kerja.                               masih harus dibayar tahun 2010
                                                                                                sebesar Rp282,1 miliar. Penurunan
                                       2. Hutang Usaha                                          tersebut terutama dikarenakan
                                          Perusahaan membukukan adanya                          penurunan dalam provisi atau
                                          peningkatan hutang usaha sebesar                      pencadangan biaya perbaikan dan
                                          Rp124,9 miliar atau menjadi Rp1.395,4                 pemeliharaan.
                                          miliar pada tahun 2011, meningkat
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola   Tinjauan     Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan        Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                           Diskusi dan Analisa Manajemen




                                 6. Hutang Sewa Pembiayaan                                    merupakan efek langsung adanya
                                      Perusahaan mengakui adanya hutang                       penambahan karyawan, kenaikan gaji
                                      sewa pembiayaan sebesar Rp399                           dan total masa kerja.
                                      miliar pada tahun 2011, meningkat
                                      38% dari Rp289,2 miliar pada tahun                   Ekuitas
                                      2010. Peningkatan hutang sewa                        Ekuitas Perusahaan tahun 2011 sebesar
                                      pembiayaan terutama berasal dari                     Rp3.023 miliar atau meningkat 168% dari
                                      hutang sewa pembiayaan kepada                        ekuitas tahun 2010 sebesar Rp1.126,4
                                      pihak ketiga yaitu PT Caterpillar                    miliar. Peningkatan ekuitas berasal dari
                                      Finance Indonesia dan PT Austindo                    kontribusi modal ditempatkan dan disetor
                                      Nusantara Jaya Finance untuk                         penuh dimana pada tahun 2011 berjumlah
                                      mendukung pembiayaan pembelian                       Rp1.376,6 miliar sedangkan pada tahun
                                      barang modal Perusahaan.                             2010 sebesar Rp1.170 miliar, tambahan
                                                                                           modal disetor netto (agio saham) sebesar
                                 7. Kewajiban Jangka Panjang                               Rp1.273,7 miliar dan kontribusi dari
                                      Kewajiban Jangka Panjang sebesar                     kenaikan Laba Bersih tahun berjalan
                                      Rp2.831,2 miliar merupakan hutang                    sebesar Rp415,74 miliar.
                                      bank jangka panjang ke Bank Mandiri,
                                      DBS, ANZ, dan OCBC NISP yang                         Solvabilitas dan Kolektibilitas
                                      digunakan oleh Perusahaan untuk                      Dibandingkan tahun 2010, kemampuan                    155
                                      pembiayaan investasi dan refinancing.                solvabilitas Perusahaan mengalami
                                                                                           penurunan dari tahun sebelumnya yaitu




                                                                                                                                           ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 8. Liabilitas Pajak Tanggguhan                            dari 0,8 kali menjadi 0,7 kali karena adanya
                                      Liabilitas Pajak Tangguhan sebesar                   peningkatan total kewajiban sebesar
                                      Rp33,8 miliar pada tahun 2011                        82%. Namun demikian total aset juga
                                      merupakan liabilitas pajak tangguhan                 mengalami peningkatan sebesar 102%
                                      Perusahaan dari segmen usaha Sewa                    dibandingkan tahun sebelumnya
                                      Mesin Pembangkit Listrik karena                      Kolektibilitas piutang usaha tahun
                                      adanya koreksi atas biaya provisi                    2011 rata-rata meningkat menjadi 76
                                      perbaikan dan pemeliharaan pada                      hari dibandingkan dengan 79 hari pada
                                      tahun 2011 dimana secara akuntansi                   tahun 2010.
                                      diakui sebagai keuntungan sementara
                                      secara pajak dilakukan koreksi fiskal                Tingkat Likuiditas Perseroan
                                      negatif sehingga menimbulkan                         Rasio Aktiva Lancar perseroan naik
                                      perbedaan temporer yang akan                         menjadi 1,4 dibandingkan 0,9 pada tahun
                                      terpulihkan di masa yang akan datang                 2010 yang menunjukkan meningkatnya
                                      berupa koreksi fiskal positif.                       kemampuan Perusahaan dalam
                                                                                           memenuhi kewajiban jangka pendeknya.
                                 9. Liabilitas Imbalan Kerja
                                      Pada tahun 2011, Liabilitas Imbalan                  Struktur Modal Perseroan
                                      Kerja naik 36% menjadi Rp92,2 miliar                 Struktur Modal Perseroan adalah sebagai
                                      dari Rp67,9 miliar pada tahun 2010.                  berikut:
                                      Kenaikan dalam Liabilitas Imbalan Kerja
                                                                                                    Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM        Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                                                                   Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                                                      Besaran Modal
                                                                                                 pajak terkait terbitnya SKP (Surat
                                                                        Ditempatkan              Ketetapan Pajak) atas pemeriksaan yang
                                                                    (dalam juta Rupiah)
                                                                                                 dilakukan oleh Kantor Pajak.
                                       Valle Verde Pte,Ltd                757.120
                                       TMT                                316.614
                                                                                                 Peningkatan atau Penurunan
                                       Momentum Fund SP.B                 144.000
                                                                                                 yang Material dari Penjualan atau
                                       Masyarakat Umum                    157.769
                                       (dengan kepemilikan                                       Pendapatan Bersih
                                       masing-masing dibawah                                     Pada tahun 2011 tidak ada peningkatan
                                       5%)
                                                                                                 atau penurunan yang material dari
                                       Total Modal ditempatkan          1.376.583
                                       dan disetor penuh                                         penjualan atau Pendapatan Bersih.

                                       Kebijakan Manajemen atas Struktur                         Dampak Perubahan Harga terhadap
                                       Modal                                                     Penjualan dan Pendapatan Bersih
                                       Tujuan utama dari pengelolaan modal                       Kenaikan dalam penjualan dan pendapatan
                                       Perusahaan adalah untuk memastikan                        bersih terutama merupakan kontribusi
                                       agar Perusahaan mempertahankan rasio                      dari kenaikan volume penjualan dan
                                       modal yang sehat dalam rangka untuk                       pendapatan jasa yang berhasil dicapai
                                       mendukung usaha dan memaksimalkan                         oleh Perusahaan. Disamping itu
                                       nilai Perusahaan.                                         Perusahaan juga berhasil mencapai tingkat
156                                                                                              produktivitas yang lebih tinggi dari tahun
                                       Informasi Keuangan yang                                   sebelumnya. Pengaruh dari perubahan
                                       Mengandung Kejadian Luar Biasa                            harga terhadap penjualan dan pendapatan
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Tidak ada informasi keuangan yang                         bersih dapat dianggap tidak signifikan.
                                       mengandung kejadian luar biasa.
                                                                                                 Informasi dan Fakta Material Setelah
                                       Komponen-komponen Substansial                             Tanggal Neraca
                                       dari Pendapatan atau Beban Lainnya
                                       Pendapatan operasi lainnya yang                           Sewatama
                                       merupakan pendapatan Perusahaan di                        Pada bulan Maret 2012, Sewatama
                                       luar bisnis inti berasal dari keuntungan                  memperoleh fasilitas pinjaman transaksi
                                       penjualan aktiva tetap bekas, penjualan                   khusus III dengan total maksimal kredit
                                       material scrap dan pendapatan dari pihak                  sebesar Rp600 miliar dari Bank Mandiri,
                                       pengguna jalan milik Perusahaan di                        yang tersedia selama satu tahun sejak
                                       lokasi tambang yang secara keseluruhan                    tanggal penandatanganan perjanjian.
                                       mencatat peningkatan signifikan yaitu                     Pinjaman dari fasilitas ini dikenakan tingkat
                                       193,3% dari Rp24,2 miliar pada tahun                      suku bunga 9,5% per tahun. Selain itu,
                                       2010 menjadi Rp70,9 miliar.                               Sewatama melakukan perubahan batas
                                                                                                 maksimum fasilitas bank garansi yang
                                       Sedangkan biaya operasi lainnya yang                      diperoleh dari Bank Mandiri dari Rp70
                                       mencatat peningkatan 480% dari Rp2,3                      miliar menjadi Rp143 miliar, dengan
                                       miliar pada tahun 2010 menjadi Rp13,5                     periode penarikan diperpanjang sampai
                                       miliar timbul dari biaya pajak yang                       tanggal 26 September 2013.
                                       dibayarkan Perusahaan terkait pemberian
                                       bonus saham bagi karyawan dan biaya
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola   Tinjauan    Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                          Diskusi dan Analisa Manajemen




                                 ATR                                                       Kebijakan Dividen yang Dibayarkan
                                 Pada tanggal 16 Januari 2012, PT Talisman                 dan Dividend Payout Ratio
                                 Energy Nuigini Limited (Talisman),                        Setelah dilaksanakannya Penawaran
                                 pelanggan pihak ketiga di Papua Nuigini                   Umum Perdana Saham pada bulan
                                 memutuskan kontrak sewa menyewa                           Desember 2011, mulai tahun 2013
                                 kapal No. TENL00146 yang dimulai                          berdasarkan laba bersih tahun 2012,
                                 pada tanggal 11 Oktober 2010. Talisman                    Perusahaan telah menetapkan kebijakan
                                 setuju untuk membayar ATR sebesar                         rasio pembayaran dividen sebanyak-
                                 USD460.165 sebagai penyelesaian                           banyaknya 35% dari laba bersih. Saat ini
                                 akhir kontrak seperti tercatat dalam                      Perusahaan belum membagikan dividen.
                                 Surat Penyelesaian Kontrak tanggal
                                 8 Februari 2012.                                          Realisasi Penggunaan Dana Hasil
                                                                                           Penawaran Umum
                                 Reswara                                                   Perolehan dana hasil dari penawaran
                                 Pada tanggal 20 Januari 2012, Reswara                     umum sebesar Rp2,06 triliun yang
                                 melalui perjanjian antara TIA, anak                       diterima oleh Perusahaan terdiri dari
                                 perusahaan Reswara, dan Subham                            Rp1,55 triliun saham biasa atas nama dan
                                 Corporation Pvt. Ltd., menandatangani                     Rp515,5 miliar saham divestasi. Setelah
                                 kontrak jual beli batubara sebanyak                       dikurangi seluruh biaya-biaya emisi dan
                                 800.000 metrik ton dengan periode                         pengeluaran tertentu yang berhubungan                157
                                 pengapalan antara Januari 2012 sampai                     dengan penawaran umum, hasil penjualan
                                 dengan Desember 2012. Nilai kontrak                       saham divestasi Tiara Marga Trakindo




                                                                                                                                          ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 sekitar USD40.200.000 yang akan                           (TMT) telah dikembalikan kepada TMT dan
                                 dikaji setiap tiga bulan sesuai dengan                    sebanyak Rp1,55 triliun sesuai rencana di
                                 harga pasar.                                              prospektus akan digunakan Perusahaan
                                                                                           dengan komposisi sebagai berikut:
                                 CK                                                        a. Sekitar 70% digunakan untuk
                                 Pada tanggal 29 Februari 2012,                                meningkatkan penyertaan modal
                                 CK menandatangani kontrak jasa                                dalam dan/atau pemberian pinjaman
                                 pertambangan batubara dengan                                  kepada anak perusahaan yang akan
                                 PT Riau Baraharum dengan nilai kontrak                        digunakan oleh anak perusahaan untuk
                                 sekitar USD300.000.000 selama lima                            membiayai investasinya dalam bentuk
                                 tahun. Jasa yang disediakan meliputi                          belanja modal pada tahun 2012 sampai
                                 pembersihan lahan, pengupasan lahan dan                       dengan tahun 2013;
                                 penyewaan alat.
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                       Diskusi dan Analisa Manajemen




                                       b. Sekitar 24% digunakan untuk                        Perubahan Peraturan perundang-
                                          pengembalian pinjaman perusahaan                   undangan
                                          kepada perbankan dimana pinjaman                   Di tahun 2011 tidak terdapat perubahan
                                          tersebut telah digunakan untuk                     peraturan perundang-undangan yang
                                          membiayai akuisisi melalui anak                    berpengaruh signifikan terhadap aktivitas
                                          perusahaan terhadap perusahaan                     operasi dan laporan keuangan konsolidasi
                                          dan/atau proyek yang sesuai dengan                 ABM Investama.
                                          strategi pertumbuhan grup ABM;
                                       c. Sekitar 6% digunakan untuk                         Kebijakan Akuntansi yang Signifikan
                                          membiayai kebutuhan modal kerja                    Kebijakan akuntansi dijabarkan dalam
                                          yang meliputi biaya operasional                    laporan keuangan akuntan publik mulai
                                          seperti biaya-biaya umum dan                       dari halaman 20 sampai halaman 79.
                                          peralatan kantor, yang terkait dengan
                                          implementasi rencana strategi dan
                                          pengembangan bisnis perusahaan.




158
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                               Data Perusahaan
                                                                                                                                             159




                                                                                                                                       ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Profil Dewan Komisaris




160

                                       RACHMAT MULYANA HAMAMI
                                       Komisaris Utama
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Warga Negara Indonesia, 47 tahun. Mendapat gelar Bachelor of Arts dari jurusan
                                       Business Studies University of Brighton, Sussex, Inggris pada tahun 1989.


                                       Menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan sejak tahun 2010.


                                       Saat ini juga menjabat sebagai Direktur Valle Verde Pte. Ltd. (2010-sekarang), Direktur Utama
                                       PT Tiara Marga Trakindo (2005-sekarang), Komisaris Utama PT Mahadana Dasha Utama (2010-
                                       sekarang) dan Komisaris PT Chandra Sakti Utama Leasing (2005-sekarang). Sebelumnya
                                       menjabat antara lain sebagai Direktur Utama PT ABM Investama (2009-2010), Komisaris Utama
                                       PT Tri Swardana Utama (2008-2010), Direktur Utama PT Chakra Jawara (2006-2010), Komisaris
                                       PT Sanggar Sarana Baja (2002-2010), Direktur Utama PT Trakindo Utama (2005-2008), Sekretaris
                                       Jenderal KADIN KIKT (Indonesian Chamber Chinese Committee) (2005-2009), Direktur PT Cipta
                                       Kridatama (1997-2004), Marketing Manager PT Trakindo Utama (1997-2005), Group Credit Controller
                                       PT Trakindo Utama (1991-1997), Credit Manager Finning Ltd. Vancouver, Canada (1990-1991), Credit
                                       Supervisor Leverton Plc, Windsor–UK (1989-1990), Risk Management Standard Chartered Bank Plc,
                                       London–UK (1987-1988).
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan       Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi      Perusahaan


                                                                                                                   Profil Dewan Komisaris




                                 MIVIDA HAMAMI
                                 Komisaris

                                 Warga Negara Indonesia, 50 tahun. Mendapat gelar Sarjana dalam bidang Administrasi Niaga dari
                                 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia pada tahun 1988, tahun 1989 mendapatkan
                                 First English Certificate The Bell School of Languages Bath - England. Gelar Diploma in Marketing
                                 dari The Hotel Career Centre, Bournemouth, Inggris pada tahun 1990 dan gelar Master of Business
                                 Administration dari New Hampsire College, Manchester, Amerika Serikat pada tahun 1992.


                                 Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 2009.


                                 Saat ini juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Mahadana Dasha Utama (2010-sekarang),
                                 Direktur PT Tiara Marga Trakindo (2005-sekarang), Komisaris Utama PT Chakra Jawara (2010-
                                 sekarang), Komisaris Utama PT Tri Swardana Utama (2010-sekarang), Komisaris Utama PT Mitra
                                 Solusi Telematika (2010-sekarang), Komisaris Utama PT Triyasa Propertindo (2010-sekarang), dan
                                 Komisaris PT Chitra Paratama (2010-sekarang). Sebelumnya pernah menjabat antara lain sebagai
                                 Direktur Utama PT Sumberdaya Sewatama (2008-2010), Direktur PT Sumberdaya Sewatama
                                 (2004-2008), Direktur Utama PT Cipta Krida Bahari (2007-2010), Direktur PT Cipta Krida Bahari
                                 (2002-2007), General Manager PT Cipta Krida Bahari (1998-2002), General Administration Manager
                                 PT Krida Cipta Bahari (1997-1998), Trainee Caterpillar Asia Pte Ltd – CDL 200 Program, Singapura
                                 (1997), Sales & Marketing Manager Aryaduta Hotel Management (1996), Business Development
                                 Manager PT Wynncor Bali Grand Hyatt Bali Hotel (1993-1996), Sales Executive PT Wynncor Bali
                                 Grand Hyatt Bali Hotel (1992-1993).
                                                                                                                                                  161



                                 ERRY RIYANA HARDJAPAMEKAS




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 Komisaris Independen

                                 Warga Negara Indonesia, 62 tahun. Mendapat gelar Sarjana Ekonomi dari
                                 Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, Bandung pada tahun 1978.


                                 Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2011.


                                 Saat ini juga menjabat sebagai sebagai Komisaris PT Weda Bay Nickel (2010-sekarang). Komisaris
                                 Independen PT Hero Supermarket Tbk. (2009-sekarang), Komisaris Independen PT Tirta Investama/
                                 Danone (2011-sekarang). Sebelumnya sempat menjabat sebagai Komisaris Utama Bank BNI
                                 (2008-2009), Ketua Tim Pelaksana Tim Nasional Pengalihan Aktivitas Bisnis TNI (2008-2009), Wakil
                                 Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (2003-2007), Komisaris Independen PT Kaltim Prima Coal
                                 (2003), Komite Audit dan Komisaris Independen PT Kabelindo Murni Tbk. (2002-2003), Komisaris
                                 Independen dan Ketua Komite Audit PT Hero Supermarket Tbk. (2002-2003), Komisaris dan Ketua
                                 Komite Audit PT Pembangunan Jaya Ancol (2001-2003), Penasehat dan Anggota Komite Audit
                                 PT Unilever Indonesia (2001-2003), Penasehat dan Komisaris Independen PT Semen Cibinong Tbk.
                                 (2001-2003), Penasehat Komisaris PT Semen Cibinong Tbk. (2001), Komisaris Utama PT Agrakom
                                 (2000-2003), Komisaris Utama Bursa Efek Jakarta (1998-2001), Komisaris Bursa Efek Jakarta (1996-
                                 1998), Direktur Utama PT Timah Tbk. (1994-2002), Direktur Keuangan PT Timah Tbk. (1991-1994),
                                 Kepala Divisi Akuntansi PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) (1987-1991), Kepala Urusan
                                 Akuntansi dan Verifikasi PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (Persero) (1982-1987), Kepala Bagian
                                 Akuntansi Perum Perumnas (1980-1982), Kepala Bagian Audit Keuangan Perum Perumnas
                                 (1979-1980).
                                                                                               Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM     Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                                                              Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan




                                       Profil Direksi




162

                                       ACHMAD ANANDA DJAJANEGARA
                                       Direktur Utama
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Warga Negara Indonesia, 45 tahun. Mendapatkan gelar Sarjana Bisnis Administrasi dari Fakultas
                                       Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, pada tahun 1990 dan gelar Master of Business
                                       Administration dari Rotterdam School of Management, Erasmus University, Rotterdam, Belanda
                                       pada tahun 1992.


                                       Menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak tahun 2010.


                                       Sebelumnya pernah menjabat sebagai Managing Director Perseroan (2009-2010), Chief Strategy
                                       Officer PT Tiara Marga Trakindo (2008-2009), Managing Director Standard Chartered Bank (2007-
                                       2008), Senior Director Standard Chartered Bank (2006-2007), Partner Corporate Finance and
                                       Advisory Fund Asia (2006-2006), Managing Director Abacus Capital (2001-2003), dan berkarir di
                                       Bank of America sejak tahun 1992. Jabatan yang pernah diemban di Bank of America antara lain
                                       Assistant Vice President/Account & Credit Manager (1995-1996), Vice President/Relationship
                                       Manager (1996-2000), Senior Vice President (2000-2001).
                                                  Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan   Laporan Keuangan      Data
Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                 Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan       Konsolidasi     Perusahaan


                                                                                                                           Profil Direksi




                                 SYAHNAN POERBA
                                 Direktur Layanan Pendukung Korporat

                                 Warga Negara Indonesia, 51 tahun. Mendapatkan gelar Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi
                                 Universitas Indonesia, pada tahun 1986 dan gelar Master of Economics in Accounting and Finance
                                 dari Macquarie University, Sydney, Australia pada tahun 1992.


                                 Menjabat sebagai Corporate Support Service Director Perseroan sejak tahun 2009, dan merangkap
                                 sebagai Corporate Secretary sejak tahun 2011.


                                 Sebelumnya menjabat antara lain sebagai Country Manager PT D&B (Dun & Bradstreet) Indonesia
                                 (2007-2009), Direktur Operasional PT AXA Mandiri Financial Services (2004-2007), Director &
                                 Chief Financial Officer John Hancock Indonesia (2000-2004), Senior Facilitator and Team Leader
                                 for Jakarta & Bandung area The Jakarta Initiative Task Force/JITF (Prakarsa Jakarta) (1999-2000),
                                 Corporate Secretary PT Bangun Tjipta Pratama Group (1997-1999), Managing Director PT Surya
                                 Pelita Pratama (a subsidiary of PT Bangun Tjipta Pratama Group) (1994-1997), Accounting and
                                 Tax Manager PT Bangun Tjipta Pratama Group (1992-1994), Management Consultant The Flagler
                                 Management Group Inc. (Jakarta Office) (1987-1990), Auditor Arthur Young International – Public
                                 Accounting Firm (1986-1987).

                                 WILLY A. ADIPRADHANA
                                 Direktur Keuangan

                                 Warga Negara Indonesia, 43 tahun. Mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi
                                 Universitas Katolik Parahyangan, Bandung pada tahun 1989.


                                 Menjabat sebagai Finance Director Perseroan sejak tahun 2009.


                                 Sebelumnya pernah menjabat antara lain sebagai Chief Financial Officer Sime Darby (Minamas
                                 Plantation) (2007-2009), Chief Financial Officer San Miguel Indonesia (2003-2007), Senior Financial              163
                                 Controller PT John Crane Indonesia (1999-2003), General Manager pada Corporate Finance dan
                                 Administrasi Keris Group (1997-1999), Deputy General Manager Sinar Mas Group (1996-1997),
                                 Corporate Controller Sinar Mas Group (1995-1997), Financial Controller Sinar Mas Group (1994-1995)




                                                                                                                                            ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                 dan Supervisor pada Prasetio Utomo & Co (1989-1994).



                                 YOVIE PRIADI
                                 Direktur Strategi Korporat

                                 Warga Negara Indonesia, 42 tahun. Mendapatkan gelar Sarjana Teknik dari Fakultas Teknik Industri
                                 Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1991 dan meraih gelar Master of Business Administration dari
                                 San Francisco State University, San Fransisco, Amerika Serikat pada tahun 1996.


                                 Menjabat sebagai Corporate Strategy Director sejak tahun 2011.

                                 Sebelumnya menjabat antara lain sebagai President Director PT Mitra Energi Batam dan PT Dalle
                                 Energy Batam (bagian dari Grup Medco Energi) (2009-2010), Senior Vice President bagian corporate
                                 growth and planning PT Medco Power Indonesia (2008-2009), Vice President Commercial &
                                 Planning PT Medco Power Indonesia (2006-2008), Commercial Manager Corporate Business
                                 Development Division PT Medco Energi Internasional Tbk. (2003-2006), Manager/Department Head
                                 Finance & Planning Department PT Medco Energi Internasional Tbk. (2001-2003), Section Head,
                                 Budget, Planning & Treasury, Finance & Planning Department PT Medco Energi Internasional Tbk.
                                 (2000-2001), Business Development PT Pasaman & Soeparman Ch. Eng. (1999-2000), dan berkarir
                                 di Bimantara Group dari tahun 1991-1999. Jabatan yang pernah diemban Beliau di Bimantara Group
                                 antara lain pada divisi Infrastruktur, termasuk sebagai Project Controller/Scheduler, Project Engineer,
                                 Business Analyst dan Manager.
                                                                                              Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola     Tinjauan        Laporan Keuangan         Data
                                        Tentang ABM     Dari Manajemen     Tinjauan Bisnis
                                                                                             Sosial Perusahaan      Perusahaan          Keuangan            Konsolidasi        Perusahaan




                                       Struktur Organisasi




                                                                                                                                                             Presiden Direktur
                                                                                                                                                              Achmad Ananda
                                                                                                                                                                Djajanegara




                                                                                                                   Corporate Internal
                                                                                                                         Audit




164

                                                                                                                                                            Corporate Support
                                                                              Finance Director
                                                                                                                                                             Services Director
                                                                             Willy A. Adipradhana
                                                                                                                                                             Syahnan Poerba
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                            Head of Corporate
                                                                                               Head of              Head of Corporate
                                              Information &            Corporate                                                                    Head of Corporate       Head of Corporate
                                                                                              Corporate                Finance &
                                                  Comm             Investor Relations                                                                     Legal             Human Resources
                                                                                              Treasury                 Accounting
                                             Technology (ICT)
                                                           Tanggung Jawab       Laporan Tata Kelola    Tinjauan     Laporan Keuangan           Data
   Tentang ABM    Dari Manajemen    Tinjauan Bisnis
                                                          Sosial Perusahaan        Perusahaan         Keuangan         Konsolidasi          Perusahaan


                                                                                                                                       Struktur Organisasi




                                                                                                                           Executive
                                                                                                                           Secretary

       Corporate Secretary

                                                                                                                           Executive
                                                                                                                           Secretary



                                                                                                                           Secretary



                                                                                                                                                                   165

                                                                              Corporate Strategic
                                                                                   Director
                                                                                 Yovie Priadi




                                                                                                                                                             ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
                                                      Head of Corporate         Head of Corporate
     Head of                                                                                           Head of Business
                    Head of Corporate                     Financial             Strategy Planning
   Enterprise                                                                                              Process
                     Communication                       Planning &                & Business
Risk Management                                                                                         Improvement
                                                         Budgeting                Development
                                                                                             Tanggung Jawab     Laporan Tata Kelola    Tinjauan     Laporan Keuangan      Data
                                          Tentang ABM   Dari Manajemen   Tinjauan Bisnis
                                                                                            Sosial Perusahaan      Perusahaan         Keuangan         Konsolidasi     Perusahaan




                                       Alamat Entitas Anak




                                       PT Reswara Minergi Hartama                          PT Sumberdaya Sewatama                                 PT Cipta Kridatama
                                       Gedung TMT 1, 9th Fl Suite 902                      Gedung TMT 2 , Floor 1 & 2                             Gedung TMT 2, 2nd & 3rd Floor
                                       Jl, Cilandak KKO No. 1                              Jl. Cilandak KKO No. 1 Jakarta 12560                   Jl. Cilandak KKO No.1 Jakarta 12560
                                       Jakarta 12560                                       Tel. : .+62 21 2997 6712 (Hunting)                     Indonesia
                                       Phone +62 21 2997 6733                              Fax : .+62 21 2997 6725                                Phone : (62 – 21) 2997 6866
                                       Fax +62 21 2997 6731 / 6732                                                                                Fax : (62 – 21) 2997 6867




                                       PT Cipta Krida Bahari                               PT Sanggar Sarana Baja
                                       Gedung TMT 1, 7th Floor Suite 701                   Gedung TMT 1, 5th Floor Suite 501
                                       Jl. Cilandak KKO No. 1, Jakarta 12560               Jl. Cilandak KKO No. 1, Jakarta 12560
                                       Phone : +6221 2997 67 77/88                         Phone : +6221 2997 6830
166                                    Fax : +6221 2997 6797                               Fax : +6221 2997 6835
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                       Lembaga dan Profesi Penunjang
                                       Kantor Akuntan Publik:                              Biro Administrasi Efek:

                                       KAP Purwantono, Suherman & Surja                    PT Datindo Entrycom
                                       Gedung Bursa Efek Indonesia                         Puri Datindo – Wisma Sudirman
                                       Menara 2, Lantai 7                                  Jalan Jenderal Sudirman Kavling 34-35
                                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53                       Jakarta 10220
                                       Jakarta 12190                                       Telp. : +62-21 5709009
                                       Indonesia                                           Faks. : +62-21 5709026
                                       Telp. : +62-21 5289 5000
                                       Faks. : +62-21 5289 4100
  Tanggung Jawab Anggota Dewan Komisaris dan
       Direksi Atas Laporan Tahunan 2011



Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT ABM Investama Tbk (Perseroan) bertanggung jawab atas
penyusunan dan penyajian Laporan Tahunan 2011 yang termasuk didalamnya Laporan Keuangan Konsolidasi
Auditan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2011 (Laporan Keuangan Tahun 2011).

Laporan Tahunan 2011 Perseroan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Badan Pengawas Pasar
Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) Nomor X.K.6 tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Tahunan
Bagi Emiten atau Perusahaan Publik. Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia, serta Peraturan BAPEPAM-LK No. VIII.G.7 mengenai Pedoman Penyajian dan Pengungkapan
Laporan Keuangan.

Laporan Keuangan Konsolidasi 2011 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja,
anggota dari Ernst & Young Global (EY), sebuah kantor akuntan independen yang ditunjuk oleh Pemegang Saham
sebagaimana diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 25 Mei 2011.

Kami, yang bertanda tangan dibawah ini, sebagai anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, dengan ini            167

menyatakan bertanggungjawab penuh atas penyusunan dan penyajian Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan
Tahun 2011. Seluruh informasi dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun 2011 telah disajikan dengan




                                                                                                               ABM Investama • Laporan Tahunan 2011
lengkap dan benar, dan tidak ada informasi atau fakta material yang tidak benar atau dihilangkan.

Pernyataan ini dibuat oleh Dewan Komisaris dan Direksi dengan sebenar-benarnya dengan membubuhkan tanda
tangannya masing-masing dibawah ini.
                                       Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan 2011

                                                                     Dewan Komisaris




                                                                   RACHMAT MULYANA HAMAMI
                                                                         Komisaris Utama




                                                 MIVIDA HAMAMI                              ERRY RIYANA HARDJAPAMEKAS
                                                      Komisaris                                  Komisaris Independen



168

                                                                          Direksi
ABM Investama • Laporan Tahunan 2011




                                                                  ACHMAD ANANDA DJAJANEGARA
                                                                         Direktur Utama




                                       SYAHNAN POERBA                 WILLY AGUNG ADIPRADHANA                YOVIE PRIADI
                                           Direktur                              Direktur                        Direktur
Laporan Keuangan
      Konsolidasi
PT ABM Investama Tbk
dan Entitas Anak/and its Subsidiaries

Laporan Keuangan Konsolidasi
beserta Laporan Auditor Independen
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2011 dan 2010

Consolidated Financial Statements
with Independent Auditors’ Report
for the years ended
December 31, 2011 and 2010
                                                                            The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                               the Indonesian language.


     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
       LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                         CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
     BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                                       WITH INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
           TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                   FOR THE YEARS ENDED
                TANGGAL-TANGGAL                                                    DECEMBER 31, 2011 AND 2010
            31 DESEMBER 2011 DAN 2010




                         Daftar Isi                              Halaman/                       Table of Contents
                                                                  Page


Laporan Auditor Independen                                                                            Independent Auditors’ Report

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian ……………                        1-3       ……. Consolidated Statements of Financial Position

Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian …..                   4-5       ……… Consolidated Statements of Comprehensive
                                                                                                                  Income

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian …………                        6        …… Consolidated Statements of Changes in Equity

Laporan Arus Kas Konsolidasian ...............................     7-8       ………..…. Consolidated Statements of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian ........              9 - 160    ….. Notes to the Consolidated Financial Statements




                                                       ***************************
                                                                          The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                             the Indonesian language.

   PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
  LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                     CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL
           31 Desember 2011 dan 2010                                                        POSITION
         (Disajikan dalam jutaan rupiah,                                           December 31, 2011 and 2010
             kecuali dinyatakan lain)                                            (Expressed in millions of rupiah,
                                                                                     unless otherwise stated)


                                                             Catatan/
                                          2011                Notes               2010

ASET                                                                                                                           ASSETS

ASET LANCAR                                                                                                      CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas                           1.668.670      2e,2x,4,34,35            433.039                Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas yang                                                                                      Restricted cash and cash
  dibatasi penggunaannya                       186.577      2f,2x,5,34,35                7.626                           equivalents
Piutang usaha                                               2h,2x,6,34,35                                            Trade receivables
  Pihak ketiga -
     setelah dikurangi                                                                                                  Third parties -
     penyisihan kerugian atas                                                                                  net of allowance for
     penurunan nilai sebesar                                                                                          impairment of
     Rp20.707 pada tanggal                                                                                          Rp20,707 as of
     31 Desember 2011 dan                                                                                 December 31, 2011 and
     Rp36.378 pada tanggal                                                                                          Rp36,378 as of
     31 Desember 2010                        1.219.389                               918.142                   December 31, 2010
  Pihak-pihak berelasi                         186.207     2g,30                      67.096                           Related parties
Piutang lainnya                                161.938 2h,2x,33,34,35                  9.950                           Other receivables
Jasa pertambangan dalam proses                 173.613        7                      223.634                 Mining services in process
Persediaan - setelah dikurangi                                                                         Inventories - net of allowance for
  penyisihan keusangan dan                                                                                   inventory obsolescence
  penurunan nilai persediaan                                                                                   and decline in value of
  usang Rp798 pada tanggal                                                                                                Rp798 as of
  31 Desember 2011 dan                                                                                       December 31, 2011 and
  Rp2.277 pada tanggal                                                                                                  Rp2,277 as of
  31 Desember 2010                             415.693        2i,2p,8                301.356                     December 31, 2010
Uang muka                                       77.188                                 4.399                                    Advances
Beban dibayar dimuka                            26.239          2j                    11.526                           Prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka                           129.049                                62.091                               Prepaid taxes
Aset lancar lainnya                             24.048        2x,9,35                 67.335                        Other current assets

TOTAL ASET LANCAR                            4.268.611                             2.106.194              TOTAL CURRENT ASSETS


ASET TIDAK LANCAR                                                                                           NON-CURRENT ASSETS
Penyertaan saham                                59.780      2k,2x,10,35               59.919             Investment in shares of stock
Aset pajak tangguhan                           156.082        2t,21e                 134.465                       Deferred tax assets
Aset tetap - setelah dikurangi                                                                                    Fixed assets - net of
  akumulasi penyusutan                                                                                    accumulated depreciation
  sebesar Rp2.283.129 pada                                                                                    of Rp2,283,129 as of
  tanggal 31 Desember 2011                                                                                      December 31, 2011
  dan Rp1.890.848 pada                                       2g,2l,2n,                                       and Rp1,890,848 as of
  tanggal 31 Desember 2010                   4.007.349      2p,2q,11,30            2.107.655                    December 31, 2010
Taksiran tagihan pajak                         307.172          21a                  388.039            Estimated claims for tax refund
Goodwill                                       593.883      1c,2c,2o,2p                    -                                   Goodwill
Biaya ekplorasi dan pengembangan                                                                           Deferred mining exploration
  tambang ditangguhkan                         145.489     2m,12                       70.222                and development costs
                                                            2j,2o
Aset tidak lancar lainnya                      344.814 2u,2x,13,33,35                  23.772                  Other non-current assets

TOTAL ASET TIDAK LANCAR                      5.614.569                             2.784.072         TOTAL NON-CURRENT ASSETS

TOTAL ASET                                   9.883.180                             4.890.266                           TOTAL ASSETS




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir                     The accompanying notes to the consolidated financial
          merupakan bagian yang tidak terpisahkan                       statements form an integral part of these consolidated financial
  dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.                               statements taken as a whole.

                                                                1
                                                                           The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                              the Indonesian language.

  PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                     CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL
                   (lanjutan)                                                        POSITION (continued)
          31 Desember 2011 dan 2010                                               December 31, 2011 and 2010
        (Disajikan dalam jutaan rupiah,                                         (Expressed in millions of rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)


                                                             Catatan/
                                          2011                Notes               2010

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                       LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                                        CURRENT LIABILITIES
Utang bank jangka pendek                       493.852      2x,14,34,35               292.208                     Short-term bank loans
Utang usaha                                                 2x,15,34,35                                                  Trade payables
  Pihak ketiga                                 615.875                                478.751                            Third parties
  Pihak-pihak berelasi                         779.531        2g,30                   791.792                          Related parties
Utang lainnya                                                2x,34,35                                                    Other payables
  Pihak ketiga                                  46.670                                 37.421                            Third parties
  Pihak-pihak berelasi                          12.889         2g,30                    1.102                          Related parties
Utang pajak                                     55.086          21b                    33.836                             Taxes payable
Beban yang masih harus dibayar                 231.911      2v,2x,17,34,35            282.130                         Accrued expenses
Uang muka pelanggan                             29.442       2g,18,30                  20.831                 Advances from customers
Kewajiban jangka panjang yang                                                                                      Current maturities of
  jatuh tempo dalam satu tahun:                                  2x                                                  long-term debts:
  Utang bank jangka panjang                    470.526       16,34,35                 131.813                   Long-term bank loans
  Utang sewa pembiayaan                                     2l,19,34,35                               Obligations under finance lease
     Pihak ketiga                              197.280                                 95.028                          Third parties
     Pihak berelasi                            201.759         2g,30                  194.173                         Related party

TOTAL LIABILITAS JANGKA
PENDEK                                       3.134.821                              2.359.085          TOTAL CURRENT LIABILITIES


LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                                NON-CURRENT LIABILITIES
Kewajiban jangka panjang - setelah                                                                      Long-term debts - net of current
   dikurangi bagian yang jatuh                                                                                               maturities:
   tempo dalam satu tahun:                                       2x
   Utang bank jangka panjang                 2.831.156       16,34,35                 715.785                   Long-term bank loans
   Utang sewa pembiayaan                                    2l,19,34,35                               Obligations under finance lease
      Pihak ketiga                             561.350                                 74.981                         Third parties
      Pihak berelasi                           172.429         2g,30                  294.204                        Related party
   Utang jangka panjang lainnya -                              2g,20,                                          Other long-term loan -
      Pihak berelasi                                  -       30,34,35                125.874                        Related party
Liabilitas pajak tangguhan                       33.766        2t,21e                       -                      Deferred tax liabilities
Liabilitas imbalan kerja                         92.194        2w,29                   67.939                 Employee benefits liability
Utang usaha jangka panjang                            -   2g,2x,15,30,35               56.435                   Long-term trade payable
Beban yang masih harus dibayar
   - setelah dikurangi bagian yang                                                                            Accrued expenses - net of
   jatuh tempo dalam satu tahun                       -      2x,17,35                  35.361                      current maturities
Uang muka pelanggan                              34.458      2g,18,30                  34.166                 Advances from customers

TOTAL LIABILITAS JANGKA                                                                                        TOTAL NON-CURRENT
PANJANG                                      3.725.353                              1.404.745                          LIABILITIES

TOTAL LIABILITAS                             6.860.174                              3.763.830                       TOTAL LIABILITIES




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir                     The accompanying notes to the consolidated financial
          merupakan bagian yang tidak terpisahkan                       statements form an integral part of these consolidated financial
  dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.                               statements taken as a whole.

                                                                2
                                                                          The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                             the Indonesian language.

   PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                   PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
  LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                    CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL
                    (lanjutan)                                                       POSITION (continued)
           31 Desember 2011 dan 2010                                              December 31, 2011 and 2010
         (Disajikan dalam jutaan rupiah,                                        (Expressed in millions of rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                                                             Catatan/
                                           2011               Notes               2010

EKUITAS                                                                                                                        EQUITY

EKUITAS YANG DAPAT                                                                                       EQUITY ATTRIBUTABLE TO
DIATRIBUSIKAN KEPADA                                                                                                OWNERS OF THE
PEMILIK ENTITAS INDUK                                                                                             PARENT COMPANY
Modal saham - nilai nominal                                                                                  Share capital - Rp500 (full
  Rp500 (dalam angka penuh)                                                                                       amount) par value
  per saham pada tanggal                                                                                             per share as of
  tanggal 31 Desember 2011 dan                                                                                   December 31, 2011
  Rp1.000 (dalam angka penuh)                                                                             and Rp1,000 (full amount)
  pada tanggal 31 Desember 2010                                                                            as of December 31, 2010
Modal dasar -                                                                                                      Authorized capital -
  9.360.000.000 saham pada                                                                               9,360,000,000 shares as of
  tanggal 31 Desember 2011                                                                                  December 31, 2011 and
  dan 1.651.520.000 saham pada                                                                                1,651,520,000 shares
  tanggal 31 Desember 2010                                                                                 as of December 31, 2010
Modal ditempatkan dan
  disetor penuh -                                                                                         Issued and fully paid capital -
  2.753.165.000 saham pada                                                                               2,753,165,000 shares as of
  tanggal 31 Desember 2011                                                                                   December 31, 2011 and
  dan 412.880.000 saham pada                                                                                  412,880,000 shares as
  tanggal 31 Desember 2010                    1.376.583         23                   412.880                  of December 31, 2010
Tambahan modal disetor - neto                 1.273.719       2z,24                        -             Additional paid-in capital - net
Obligasi wajib konversi                               -      2g,2x,22                757.120              Mandatory convertible bonds

                                                                                                   Difference arising from restructuring
Selisih nilai transaksi restrukturisasi                                                                   transactions of entities under
  entitas sepengendali                         (152.914)     2c,2d,25                (152.914)                       common control
Saldo laba                                      525.038                               109.298                        Retained earnings

Sub-total                                     3.022.426                            1.126.384                                   Sub-total

Kepentingan nonpengendali                           580       1c,2b                        52                Non-controlling interests

TOTAL EKUITAS                                 3.023.006                            1.126.436                           TOTAL EQUITY

TOTAL LIABILITAS DAN                                                                                         TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS                                       9.883.180                            4.890.266                                EQUITY




    Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir                    The accompanying notes to the consolidated financial
           merupakan bagian yang tidak terpisahkan                      statements form an integral part of these consolidated financial
   dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.                              statements taken as a whole.

                                                                3
                                                                           The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                              the Indonesian language.

   PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                    PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
      LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF                                             CONSOLIDATED STATEMENTS OF
                 KONSOLIDASIAN                                                        COMPREHENSIVE INCOME
     Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                 Years ended December 31, 2011 and 2010
           31 Desember 2011 dan 2010                                              (Expressed in millions of rupiah,
          (Disajikan dalam jutaan rupiah,                                             unless otherwise stated)
              kecuali dinyatakan lain)

                                                             Catatan/
                                          2011                Notes                2010

PENJUALAN DAN PENDAPATAN
JASA                                         6.626.275        2g,2r,26              4.486.419                  SALES AND SERVICES

BEBAN POKOK PENJUALAN                                                                                         COST OF GOODS SOLD
DAN PENDAPATAN JASA                          5.244.558        2g,2r,27              3.773.394                       AND SERVICES

LABA BRUTO                                   1.381.717                                713.025                           GROSS PROFIT

Beban penjualan, umum dan                                                                                            Selling, general and
  administrasi                                (718.953)     2g,2r,2aa,28              (463.599)              administrative expenses
Pendapatan operasi lainnya                      70.864         2r,11                    24.161                   Other operating income
Laba (rugi) selisih kurs - bersih              (64.126)          2s                     44.506     Gain (loss) on foreign exchange - net
Beban operasi lainnya                          (13.480)        2r,11                    (2.321)               Other operating expenses


LABA USAHA                                     656.022                                315.772           INCOME FROM OPERATIONS

Bagian atas laba neto entitas                                                                                    Equity in net income of
  asosiasi                                         261         2k,10                         -                   associated company
Pendapatan keuangan                             23.743                                  22.456                          Finance income
Biaya keuangan                                (215.620)        2g,30                  (100.811)                        Finance charges

LABA SEBELUM                                                                                                         INCOME BEFORE
PAJAK PENGHASILAN                              464.406                                237.417                            INCOME TAX

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                        2t,21c                                          INCOME TAX EXPENSE
Kini                                             39.375                                 61.528                              Current
Tangguhan                                        12.148         21e                      4.635                             Deferred

Total beban pajak penghasilan                    51.523                                 66.163                 Total income tax expense

LABA SEBELUM                                                                                                     INCOME BEFORE
RUGI PROFORMA                                                                                             PROFORMA LOSS ARISING
DARI TRANSAKSI                                                                                              FROM RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI                                                                                         TRANSACTIONS OF ENTITIES
ENTITAS SEPENGENDALI                           412.883                                171.254            UNDER COMMON CONTROL

RUGI PROFORMA                                                                                                  PROFORMA LOSS
DARI TRANSAKSI                                                                                     ARISING FROM RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI                                                                                       TRANSACTIONS OF ENTITIES
ENTITAS SEPENGENDALI                                  -         1c                     (43.878)         UNDER COMMON CONTROL

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                     412.883                                127.376            NET INCOME FOR THE YEAR

PENDAPATAN
KOMPREHENSIF LAIN                                     -                                       -   OTHER COMPREHENSIVE INCOME

TOTAL LABA BERSIH
KOMPREHENSIF                                                                                                TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN                                 412.883                                127.376                INCOME FOR THE YEAR

Laba bersih/total laba
  komprehensif tahun berjalan yang                                                                     Net income/total comprehensive
  dapat diatribusikan kepada:                                                                      income for the year attributable to:
  Pemilik entitas induk                        415.740                                127.324         Owners of the parent company
  Kepentingan nonpengendali                     (2.857)         2b                         52                Non-controlling interests

TOTAL                                          412.883                                127.376                                    TOTAL




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir                      The accompanying notes to the consolidated financial
          merupakan bagian yang tidak terpisahkan                        statements form an integral part of these consolidated financial
  dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.                                statements taken as a whole.

                                                                 4
                                                                        The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                           the Indonesian language.

  PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
     LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF                                           CONSOLIDATED STATEMENTS OF
          KONSOLIDASIAN (lanjutan)                                            COMPREHENSIVE INCOME (continued)
    Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                               Years ended December 31, 2011 and 2010
          31 Desember 2011 dan 2010                                            (Expressed in millions of rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan rupiah,                                           unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


                                                           Catatan/
                                         2011               Notes               2010

LABA BERSIH PER SAHAM                                                                                     EARNINGS PER SHARE
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN                                                                                 ATTRIBUTABLE TO THE
KEPADA PEMILIK ENTITAS                                                                                  OWNERS OF THE PARENT
INDUK (DALAM ANGKA PENUH)                                   2y,31                                      COMPANY (FULL AMOUNT)
  Dasar                                           192                                   154                           Basic
  Dilusian                                        176                                    54                         Diluted




  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir                    The accompanying notes to the consolidated financial
         merupakan bagian yang tidak terpisahkan                      statements form an integral part of these consolidated financial
 dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.                              statements taken as a whole.

                                                              5
                                                                                                                                                                                The consolidated financial statements are originally issued in the Indonesian language.



                                       PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                                                                     PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
                                    LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                                                                                                 CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
                                         Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                                                                                                 Years ended
                                                 31 Desember 2011 dan 2010                                                                                                                December 31, 2011 and 2010
                                   (Disajikan dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                 (Expressed in millions of rupiah, unless otherwise stated)


                                                                Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Equity attributable to owners of the parent company

                                                                                                                 Selisih              Modal proforma
                                                                                                            nilai transaksi             dari transaksi
                                                                                                            restukturisasi             restrukturisasi
                                                                                                                 entitas                    entitas
                                                                                                            sepengendali/              sepengendali/
                                                                                                               Difference             Proforma capital
                                                                 Modal saham                                 arising from                arising from
                                                                ditempatkan dan         Tambahan            restructuring               restructuring
                                                                 disetor penuh/           modal              transactions               transactions        Obligasi        Saldo laba
                                                                     Issued           disetor - neto/          of entities                of entities    wajib konversi/     (defisit)/                         Kepentingan
                                                                    and fully           Additional                under                      under         Mandatory         Retained                          nonpengendali/              Total
                                                     Catatan/          paid           paid-in-capital           common                     common         convertible        earnings           Total/         Non-controlling            ekuitas /
                                                      Notes          capital               - net                 control                    control          bonds           (deficit)          Total             Interests              Net equity

Saldo, 31 Desember 2009                                                 412.880                         -          (143.454)                   92.005            757.120          (18.026)       1.100.525                       -            1.100.525           Balance, December 31, 2009
                                                                                                                                                                                                                                                                   Proforma capital arising from
Modal proforma dari transaksi                                                                                                                                                                                                                                    restructuring transactions of
  restrukturisasi entitas sepengendali                 1c                         -                     -                         -           (92.005)                 -                  -         (92.005)                         -          (92.005)      entities under common control
                                                                                                                                                                                                                                                           Difference arising from restructuring
Selisih nilai transaksi restrukturisasi                                                                                                                                                                                                                                transactions of entities
  entitas sepengendali                                2d,25                    -                        -            (9.460)                         -                 -                  -          (9.460)                         -           (9.460)               under common control
Total laba komprehensif                                                                                                                                                                                                                                            Total comprehensive income
  tahun berjalan                                                               -                        -                     -                      -                 -          127.324          127.324                   52                127.376                             for the year

Saldo, 31 Desember 2010                                                 412.880                         -          (152.914)                         -           757.120          109.298        1.126.384                   52               1.126.436         Balance, December 31, 2010
                                                                                                                                                                                                                                                                     Conversion of mandatory
Konversi obligasi wajib konversi                       22               757.120                         -                     -                      -          (757.120)                 -               -                      -                    -                   convertible bonds
Penerbitan saham melalui                                                                                                                                                                                                                                           Issuance of shares through
  penawaran umum                                      1b, 23            206.583             1.273.719                         -                      -                 -                  -      1.480.302                       -            1.480.302                       public offering
Total laba komprehensif                                                                                                                                                                                                                                          Total comprehensive income
  tahun berjalan                                                               -                        -                     -                      -                 -          415.740          415.740               (2.857)               412.883                           for the year
Kepentingan nonpengendali pada                                                                                                                                                                                                                                 Non-controlling interest in newly
  entitas anak yang baru diakuisisi                    1c                      -                        -                     -                      -                 -                  -               -               3.385                   3.385                 acquired subsidiary

Saldo, 31 Desember 2011                                               1.376.583             1.273.719              (152.914)                         -                 -          525.038        3.022.426                  580               3.023.006         Balance, December 31, 2011




                Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan                                             The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated
                                   dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.                                                                                                financial statements taken as a whole.

                                                                                                                                              6
                                                                         The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                            the Indonesian language.



   PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                 PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
      LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                                    CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
     Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                          Years ended
           31 Desember 2011 dan 2010                                            December 31, 2011 and 2010
          (Disajikan dalam jutaan rupiah,                                     (Expressed in millions of rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                                                            Catatan/
                                          2011               Notes               2010

ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                            CASH FLOWS FROM
OPERASI                                                                                                         OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan dari pelanggan                    6.214.820                            4.586.444                   Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok,                                                                                     Payments to suppliers,
  karyawan dan lainnya                      (5.877.532)                           (3.867.027)                employees and others

Kas diperoleh dari operasi                     337.288                              719.417           Cash generated from operations

Penerimaan dari taksiran                                                                                     Receipts from estimated
  tagihan pajak                                 80.867        21a                    128.286                   claims for tax refund
Penerimaan lainnya                              45.032                                 2.134                     Receipts from others
Penerimaan dari pendapatan bunga                23.743                                22.456             Receipts from interest income
Pembayaran bunga                              (195.152)                             (112.342)                    Payments for interest
Pembayaran pajak penghasilan                  (130.223)                             (104.006)              Payments for income taxes
Pembayaran lainnya                             (13.480)                              (43.469)                         Other payments

Kas neto yang diperoleh                                                                                         Net cash provided by
  dari aktivitas operasi                       148.075                              612.476                     operating activities

ARUS KAS DARI                                                                                                    CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI                                                                                          INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap                       54.773       11                      25.757        Proceeds from sale of fixed assets
Hasil dari penjualan                                                                                 Proceeds from sale of investment
  penyertaan saham                               1.000        10                           -                       in shares of stock
Penambahan aset tetap                       (1.532.977)      11,38                  (786.936)               Acquisitions of fixed assets
Akuisisi Entitas Anak                         (601.310)      1c,38                         -                  Acquisition of Subsidiary
Deposito berjangka yang digunakan                                                                                   Time deposits used
  sebagai jaminan pinjaman                    (175.627)        5                             -                      as loan collateral
Penambahan uang muka pembelian                                                                    Payments of advances for purchases
  aset tetap                                   (72.852)       13                             -                       of fixed assets
Penambahan biaya eksplorasi dan                                                                    Expenditures for mining exploration
  pengembangan tambang                         (56.708)      12,38                      (9.897)                 and development costs
Penambahan uang muka                                                                                 Addition of advance for purchase
  penyertaan saham                             (41.711)       13                             -             of investment in shares
                                                                                                   Acquisition of additional investment
Penambahan penyertaan saham                           -                             (204.862)                      in shares of stock
Penambahan aset takberwujud                           -                               (7.426)         Acquisitions of intangible assets

Kas neto yang digunakan untuk                                                                                       Net cash used in
  aktivitas investasi                       (2.425.412)                             (983.364)                   investing activities

ARUS KAS DARI                                                                                                    CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN                                                                                           FINANCING ACTIVITIES
Perolehan utang bank                         3.339.779                            1.636.017                  Proceeds from bank loans
Penerimaan dari penawaran umum                                                                                     Proceeds from initial
  perdana saham - bersih setelah                                                                   public offering of shares - net of
  dikurangi biaya penerbitan                 1.480.302       1b,24                         -                         issuance costs
Pembayaran utang bank                         (855.112)                             (583.346)                   Payments of bank loans
Pembayaran utang sewa                                                                                   Payments of obligations under
  pembiayaan                                  (328.584)                             (593.461)                           finance lease
Pembayaran utang jangka panjang               (125.874)       20                           -              Payments of long-term loans
Penambahan dari pihak-pihak berelasi                 -                               166.220      Proceeds of loan from related parties
Pembayaran kepada
  pihak-pihak berelasi                                -                             (428.179)              Payments to related parties

Kas neto yang diperoleh dari                                                                                    Net cash provided by
  aktivitas pendanaan                        3.510.511                              197.251                     financing activities




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir                    The accompanying notes to the consolidated financial
          merupakan bagian yang tidak terpisahkan                      statements form an integral part of these consolidated financial
  dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.                              statements taken as a whole.

                                                               7
                                                                         The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                            the Indonesian language.

  PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
 LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (lanjutan)                              CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
    Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                            (continued)
          31 Desember 2011 dan 2010                                                    Years ended
         (Disajikan dalam jutaan rupiah,                                        December 31, 2011 and 2010
             kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in millions of rupiah,
                                                                                  unless otherwise stated)

                                                            Catatan/
                                           2011              Notes               2010

KENAIKAN (PENURUNAN)                                                                                NET INCREASE (DECREASE) IN
NETO KAS DAN SETARA KAS                      1.233.174                              (173.637)      CASH AND CASH EQUIVALENTS

DAMPAK NETO PERUBAHAN                                                                                  NET EFFECT OF CHANGES
NILAI TUKAR ATAS KAS DAN                                                                                IN EXCHANGE RATES ON
SETARA KAS                                        2.457                                 (7.899)    CASH AND CASH EQUIVALENTS

KAS DAN SETARA KAS                                                                                 CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN                                     433.039         4                    614.575              AT BEGINNING OF YEAR

KAS DAN SETARA KAS                                                                                 CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN                                  1.668.670         4                    433.039                   AT END OF YEAR




Tambahan informasi arus kas disajikan pada Catatan 38.                            Supporting cash flow information is presented in
                                                                                  Note 38.




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir                    The accompanying notes to the consolidated financial
          merupakan bagian yang tidak terpisahkan                      statements form an integral part of these consolidated financial
  dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.                              statements taken as a whole.

                                                               8
                                                                     The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                        the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                            PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                               FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                         Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                     (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM                                                       1.     GENERAL

     a.   Pendirian Perusahaan                                         a.    The Company’s establishment

          PT ABM Investama Tbk (Perusahaan) didirikan                        PT ABM Investama Tbk (the Company) was
          berdasarkan Akta Notaris Asih Wahyuni                              established based on Notarial Deed No. 01
          Martaningrum,     S.H.,    No. 01    tanggal                       dated June 1, 2006 of Notary Asih Wahyuni
          1 Juni 2006 di Depok, Indonesia dengan nama                        Martaningrum, S.H., in Depok, Indonesia
          PT Adiratna Bani Makmur. Akta pendirian ini                        under the name PT Adiratna Bani Makmur.
          telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak                          The deed of establishment was approved by
          Asasi Manusia Republik Indonesia dengan                            the Ministry of Laws and Human Rights of the
          Surat    Keputusan     No. C-22790.HT.01.01.                       Republic of Indonesia through Decision Letter
          Tahun 2006 tanggal 3 Agustus 2006.                                 No. C-22790.HT.01.01 Year 2006 dated
                                                                             August 3, 2006.

          Berdasarkan Akta Notaris Dwi Yulianti, S.H.,                       Based on Notarial Deed No. 5 dated August
          No. 5 tanggal 31 Agustus 2009, nama                                31, 2009 of Dwi Yulianti, S.H., the Company’s
          Perusahaan diubah dari PT Adiratna Bani                            name was changed from PT Adiratna Bani
          Makmur     menjadi   PT ABM     Investama.                         Makmur to PT ABM Investama. The change
          Perubahan tersebut telah disetujui oleh                            was approved by the Minister of Laws and
          Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia                                Human Rights of the Republic of Indonesia
          Republik Indonesia dengan Surat Keputusan                          through     Decision      Letter     No. AHU-
          No. AHU-50239.AH.01.02 Tahun 2009 tanggal                          50239.AH.01.02 Year 2009 dated October 16,
          16 Oktober 2009.                                                   2009.

          Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami                          The Company’s Articles of Association have
          beberapa kali perubahan, perubahan terakhir                        been amended several times, the latest of
          berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani, S.H.                       which was based on Notarial Deed No. 163
          No. 163 tanggal 21 Juli 2011, sehubungan                           dated July 21, 2011 of Aulia Taufani, S.H., in
          dengan Penawaran Umum Saham Perdana                                connection with the Initial Public Offering (IPO)
          Perusahaan kepada masyarakat. Perubahan                            of the Company. The latest amendment of the
          anggaran dasar terakhir telah disahkan oleh                        Articles of Association was accepted by the
          Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia                                Minister of Law and Human Rights of the
          Republik Indonesia dengan Surat Keputusan                          Republic of Indonesia in Decree No. AHU-
          No. AHU-38025.AH.01.02. Tahun 2011                                 38025.AH.01.02. Year 2011 dated July 28,
          tanggal 28 Juli 2011.                                              2011.

          Perusahaan berkedudukan di gedung Tiara                            The Company is domiciled in Tiara Marga
                                                                                                  th
          Marga Trakindo lantai 18, Jl. Cilandak KKO                         Trakindo Building, 18 floor, Jl. Cilandak KKO
          No.1, Jakarta Selatan, Indonesia. Perusahaan                       No. 1, South Jakarta, Indonesia. The
          mulai beroperasi secara komersial tahun 2006.                      Company started its commercial operations in
                                                                             2006.

          Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar                               In accordance with Article 3 of the Company’s
          Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha                           Articles of Association, the Company’s scope
          Perusahaan     adalah   menjalankan  jasa                          of activities are conducting business
          konsultasi manajemen bisnis.                                       management consultancy services.

          Valle Verde Pte. Ltd., yang didirikan di                           Valle Verde Pte. Ltd., incorporated in
          Singapura, adalah entitas induk akhir (ultimate                    Singapore, is the ultimate parent of the
          parent) dari Perusahaan dan Entitas Anak                           Company and Subsidiaries (collectively
          (secara bersama-sama disebut “Grup”).                              referred to as “the Group”).




                                                            9
                                                                                    The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                                       the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                             PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                                FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                          Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                                      (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                      unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)                                                           1.      GENERAL (continued)

     b.   Penawaran umum Perusahaan                                                    b.    The Company’s public offerings
          Pada tanggal 24 November 2011, Perusahaan                                          On November 24, 2011, the Company
          memperoleh pernyataan efektif dari Badan                                           obtained the effective statement from the
          Pengawas Pasar Modal dan Lembaga                                                   Capital Market and Financial Institution
          Keuangan (BAPEPAM-LK) untuk melakukan                                              Supervisory    Agency       (BAPEPAM      and
          penawaran umum saham kepada masyarakat                                             Lembaga Keuangan or BAPEPAM-LK) to
          sebanyak 550.633.000 saham dengan nilai                                            conduct public offering of its 550,633,000
          nominal Rp500 (dalam angka penuh) per                                              shares with nominal value of Rp500 (full
          saham dengan harga Rp3.750 (dalam angka                                            amount) per share at a price of Rp3,750 (full
          penuh) per saham. Pada tanggal 6 Desember                                          amount) per share. On December 6, 2011, the
          2011, Perusahaan mencatatkan seluruh                                               Company listed all of its issued shares in the
          saham yang telah diterbitkan di Bursa Efek                                         Indonesia Stock Exchange.
          Indonesia.
     c.   Entitas Anak dan Entitas Asosiasi                                       c.    The Subsidiaries and Associated Company
          Persentase kepemilikan Perusahaan, baik                                           The percentages of ownership, either directly
          secara langsung maupun tidak langsung, dan                                        or indirectly, of the Company in, and total
          total aset entitas anak dan entitas asosiasi                                      assets of, the subsidiaries and associated
          adalah sebagai berikut:                                                           company are as follows:
                                                                                       Tahun usaha
                                                                                        komersial         Persentase             Total aset sebelum
                                                                Kedudukan,               dimulai/        kepemilikan/                 eliminasi/
                                           Ruang lingkup     tanggal pendirian/            Year          Percentage of           Total assets before
                                             aktivitas/          Domicile,             commercial         ownership                  elimination
                 Nama entitas/               Scope of             date of               operations
                 Name of entity              activities        establishment             started        2011        2010         2011       2010

          Entitas Anak/Subsidiaries

          Kepemilikan langsung:/
          Direct ownership:

          PT Cipta Kridatama (CK)     Kontraktor            Jakarta,                            1999     100%            100%   3.384.825   2.190.288
                                      Pertambangan/         8 April 1997/
                                      Mining                April 8, 1997
                                      contractor
          PT Sumberdaya Sewatama      Penyewaan             Jakarta,                            1992     100%            100%   2.283.863   1.297.272
          (SS)                        mesin pembangkit      31 Januari 1992/
                                      tenaga listrik/       January 31,1992
                                      Power engines
                                      rental
          PT Reswara Minergi          Perdagangan/          Jakarta,                            2011     100%            100%   1.145.727    250.576
          Hartama (Reswara)           Trading               19 Oktober 2010/
                                                            October 19, 2010
          PT Sanggar Sarana Baja      Perencanaan           Jakarta,                            1977    99,96%      99,96%      1.127.498    819.986
          (SSB)                       rekayasa mesin,       19 Maret 1977/
                                      pengembangan,         March 19, 1977
                                      dan pembuatan
                                      perlengkapan
                                      penunjang alat-
                                      alat berat dan alat
                                      angkut bahan/
                                      Engineering,
                                      development
                                      and manufacture
                                      of heavy
                                      equipment
                                      attachment
                                      and materials
                                      handling
                                      products




                                                                        10
                                                                                            The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                                               the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                                   PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                                      FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                                Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                                            (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                            unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)                                                                   1.     GENERAL (continued)

     c.   Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan)                                         c.   The Subsidiaries and Associated Company
                                                                                                    (continued)
                                                                                              Tahun usaha
                                                                                               komersial          Persentase            Total aset sebelum
                                                                       Kedudukan,               dimulai/         kepemilikan/                eliminasi/
                                              Ruang lingkup         tanggal pendirian/            Year           Percentage of          Total assets before
                                                aktivitas/              Domicile,             commercial          ownership                 elimination
                  Nama entitas/                 Scope of                 date of               operations
                  Name of entity                activities            establishment             started         2011        2010        2011       2010

          Entitas Anak/Subsidiaries

          Kepemilikan langsung:/
          Direct ownership:


          Cipta Krida Bahari             Jasa                      Jakarta,                           1997       100%            100%   478.356           231
          (CKB)                          logistik/                 9 Mei 1997/
                                         Logistic                  May 9, 1997
                                         services

          Kepemilikan tidak langsung:/
          Indirect ownership:

          Melalui SS:/
          Through SS:

          PT Pradipa Aryasatya           Industri pembangkit       Jakarta,                                 -    100%               -    43.523               -
          (PAS)                          listrik energi thermal/   13 Mei 2011/
                                         Thermal energy IPP        May 13, 2011


          PT Nagata Bisma Shakti         Industri pembangkit       Jakarta,                                 -    100%               -     1.026               -
          (NBS)                          listrik energi yang       13 Mei 2011/
                                         terbarukan/               May 13, 2011
                                         Renewable energy IPP

          Melalui Reswara:/
          Through Reswara:

          PT Tunas Inti Abadi            Pengembangan              Jakarta,                           2009       100%            100%   820.826     311.253
          (TIA)                          dan pertambangan          11 November 2003/
                                         sumberdaya,               November 11, 2003
                                         terutama
                                         batubara/
                                         Development
                                         and mining
                                         resources,
                                         principally coal

          PT Media Djaya Bersama         Perdagangan,              Jakarta,                                 -     70%               -   121.772               -
          (MDB)                          pengembangan              6 Mei 2005/
                                         dan industri/             May 6, 2005
                                         Trading,
                                         development
                                         and industry

          PT Pelabuhan Buana             Jasa                      Jakarta,                                 -    100%            100%    52.264       50.003
          Reja (PBR)                     pengelolaan               2 Desember 2010/
                                         Pelabuhan/                December 2, 2010
                                         Port
                                         management
                                         services

          PT Mifa Bersaudara             Pertambangan              Aceh Darusalam,                          -     70%               -    47.043               -
          (Mifa)                         batubara/                 14 Januari 2002/
                                         Coal mining               January 14, 2002

          PT Bara Energi Lestari         Pertambangan              Aceh Darusalam,                    2011        70%               -    12.691               -
          (BEL)                          batubara/                 24 Juni 2005/
                                         Coal mining               June 24, 2005

          Melalui SSB:/
          Through SSB:

          PT Prima Wiguna Parama         Perdagangan               Jakarta,                                 -    100%               -     5.000               -
          (PWP)                          dan konstruksi/           20 Juni 2011/
                                         General trading           June 20, 2011
                                         and construction




                                                                              11
                                                                                       The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                                          the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                              PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                                 FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                           Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                                       (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                       unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)                                                              1.     GENERAL (continued)

     c.   Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan)                                    c.   The Subsidiaries and Associated Company
                                                                                               (continued)
                                                                                         Tahun usaha
                                                                                          komersial          Persentase            Total aset sebelum
                                                                  Kedudukan,               dimulai/         kepemilikan/                eliminasi/
                                              Ruang lingkup    tanggal pendirian/            Year           Percentage of          Total assets before
                                                Aktivitas/         Domicile,             commercial          ownership                 elimination
                  Nama entitas/                 Scope of            date of               operations
                  Name of entity                activities       establishment             started        2011         2010        2011       2010

          Entitas Anak/Subsidiaries

          Kepemilikan tidak langsung:/
          Indirect ownership:

          Melalui CKB:/
          Through CKB:

          PT Alfa Trans Raya             Transportasi laut/   Jakarta,                           2007       100%            100%   127.265       71.401
          (ATR)                          Sea transportation   28 November 2006/
                                                              November 28, 2006

          PT Baruna Dirga Dharma         Transportasi laut    Jakarta,                           2011       100%               -    74.655               -
          (BDD)                          domestik/            24 Mei 2011/
                                         Domestic sea         May 24, 2011
                                         transportation

          Entitas Asosiasi/
          Associated Company

          PT Metaepsi Pejebe             Pembangkit           Jakarta,                           2007        12%            20%           -              -
          Power Generation               tenaga listrik/      31 Januari 2005/
          (Meppogen)*)                   Power                January 31, 2005
                                         generation

          *) Pada tanggal 31 Oktober 2011, investasi di Meppogen terdilusi menjadi 12% (Catatan 10)/As of October 31, 2011, the investment in
          Meppogen was diluted to become 12% (Note 10).

          CK                                                                                   CK

          Berdasarkan Akta Notaris Djumini Setyoadi,                                           Based on Notarial Deed No. 18 dated
          SH. M.Kn., No. 18 tanggal 14 Desember                                                December 14, 2010 of Djumini Setyoadi, SH.
          2010, Perusahaan meningkatkan kepemilikan                                            M.Kn., the Company increased its investment
          saham di CK sebesar Rp484.475 sehingga                                               in CK by Rp484,475 making its equity interest
          pemilikan saham di CK menjadi sebesar                                                in CK to become 99.99%. As of December 31,
          99,99%. Pada tanggal 31 Desember 2011 dan                                            2011 and 2010, the Company’s investment,
          2010, pemilikan saham Perusahaan bersama                                             together with that of SSB, in CK shares
          dengan pemilikan saham SSB di CK                                                     represented 100% equity interest in CK. The
          mencerminkan 100% kepemilikan saham di                                               said increase in the investment constituted a
          CK. Peningkatan investasi tersebut merupakan                                         restructuring transaction among entities under
          transaksi restrukturisasi entitas sepengendali,                                      common control and, therefore, was
          dan oleh karena itu, dicatat dengan metode                                           accounted for in a manner similar to the
          penyatuan kepemilikan (pooling-of-interests)                                         pooling-of-interests method in accordance with
          sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi                                           Statement of Financial Accounting Standards
          Keuangan (PSAK) No. 38 (Revisi 2004),                                                (PSAK) No. 38 (Revised 2004), “Accounting
          "Akuntansi        Restrukturisasi       Entitas                                      for Restructuring Transaction of Entities under
          Sepengendali".                                                                       Common Control”.

          Reswara                                                                              Reswara

          Berdasarkan Akta Notaris Justriany Koni, S.H.                                        Based on Notarial Deed No. 38 dated October
          No. 38 tanggal 19 Oktober 2010, Perusahaan                                           19, 2010 of Justriany Koni, S.H., the Company
          mendirikan Reswara dengan total modal awal                                           established Reswara with total paid-in capital
          yang disetor Rp250.000. Jumlah penyertaan                                            amounting to Rp250,000. The Company’s
          modal     Perusahaan     bersama     dengan                                          investment, together with that of SSB in
          kepemilikan saham SSB di Reswara sebesar                                             Reswara,      amounted       to     Rp250,000,
          Rp250.000, mewakili 100% kepemilikan                                                 representing 100% equity interest.
          saham.



                                                                         12
                                                                                       The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                                          the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                              PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                                 FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                           Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                                       (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                       unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)                                                              1.     GENERAL (continued)

     c.   Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan)                                    c.   The Subsidiaries and Associated Company
                                                                                               (continued)

          Reswara (lanjutan)                                                                   Reswara (continued)

          Reswara memiliki 99,99% kepemilikan saham                                            Reswara has 99.99% equity interest in TIA
          atas TIA dan PBR dan 70% atas MDB.                                                   and PBR and 70% in MDB.

          PAS                                                                                  PAS

          Berdasarkan Akta Notaris Djumini Setyoadi,                                           Based on Notarial Deed No. 25 dated May 13,
          S.H., M.Kn., No. 25 tanggal 13 Mei 2011, SS                                          2011 of Djumini Setyoadi, S.H., M.Kn., SS and
          dan SSB mendirikan entitas anak dengan                                               SSB established a subsidiary under the name
          nama PT Pradipa Aryasatya, dengan total                                              PT Pradipa Aryasatya, with total initial paid-in
          modal awal disetor Rp1.000.                                                          capital of Rp1,000.

          NBS                                                                                  NBS

          Berdasarkan Akta Notaris Djumini Setyoadi,                                           Based on Notarial Deed No. 26 dated May 13,
          S.H., M.Kn., No. 26 tanggal 13 Mei 2011, SS                                          2011 of Djumini Setyoadi, S.H., M.Kn., SS and
          dan SSB mendirikan entitas anak dengan                                               SSB established a subsidiary under the name
          nama PT Nagata Bisma Shakti, dengan total                                            PT Nagata Bisma Shakti, with total initial paid-
          modal awal yang disetor Rp1.000.                                                     in capital of Rp1,000.

          TIA                                                                                  TIA

          Pada tanggal 31 Desember 2011, TIA memiliki                                           As of December 31, 2011, TIA has mining
          Ijin Usaha Pertambangan (IUP), sebagai                                                business rights (Ijin Usaha Pertambangan/
          berikut:                                                                              IUP), as follows:

                                                                                                    (Dalam jutaan ton)- tidak diaudit/
                                                                                                      (In million tonnes)- unaudited
                                                                                                     Produksi
                                                                                                untuk Tahun yang
                                                                                                  Berakhir pada
                                                                                                      tanggal              Akumulasi Total
                                                                                                  31 Desember               Produksi pada
                                                                                                        2011/                  tanggal
                                                           IUP Operasi                             Production            31 Desember 2011/
                                                             Produksi/                             for the Year          Accumulated Total    Sisa Cadangan/
                 Lokasi/       Kode Area/   Luas (ha)/   IUP Production   Total Cadangan/       Ended December             Production as of     Remaining
                Location       Area Code    Area (ha)       Operations     Total Reserves             31, 2011            December 31, 2011      Reserves

                                                         No. 51.A Tahun
                                                              2011
          Kusan Hulu
                                TB.07           718,7    Berlaku sampai
          dan/and Sungai
                               OKTPR 45                   5 Maret 2021/
          Loban Sub-district
                                                            Valid until
                                                         March 5, 2021         52,0                   1,91                    3,08                48,92
                                                         No. 217 Tahun
          Kusan Hulu                           2.355,2        2011
                                 TB.04
          dan/and Sungai                                 Berlaku sampai
                               FEBPR 03
          Loban Sub-district                             16 Maret 2021/
                                                           Valid until
                                                         March 16, 2021


          Cadangan didasarkan pada hasil survei yang                                           The reserves are based on the results of the
          dilakukan oleh PT Runge Indonesia untuk                                              survey conducted by PT Runge Indonesia to
          menilai cadangan dari daerah di atas                                                 appraise the reserves of the above areas as
          berdasarkan     laporan   No.     ADV-JA-                                            described    in   its  report   No. ADV-JA-
          03768_TIA_2011 yang dikeluarkan pada bulan                                           03768_TIA_2011 issued in September 2011.
          September 2011.




                                                                          13
                                                                     The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                        the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                            PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                               FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                         Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                     (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)                                            1.     GENERAL (continued)

     c.   Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan)                  c.   The Subsidiaries and Associated Company
                                                                             (continued)

          TIA (lanjutan)                                                     TIA (continued)

          TIA telah mendapatkan izin lokasi untuk                            TIA has obtained location permit for special
          pembangunan pelabuhan khusus dengan                                port construction based on Decision Letter No.
          Surat Keputusan No. 95 Tahun 2005 tanggal                          95 Year 2005 dated June 3, 2005 and special
          3 Juni 2005 dan izin pembangunan pelabuhan                         port construction permit based on Decision
          khusus dengan Surat Keputusan No. 125                              Letter No. 125 Year 2007 dated May 10, 2007.
          Tahun 2007 tanggal 10 Mei 2007. Kedua izin                         Both permits issued by the District Head of
          tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah                        Tanah Bumbu, located at Sebamban Baru
          Tanah Bumbu, yang berlokasi di Desa                                Village, Sungai Loban Sub-district, Tanah
          Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban,                             Bumbu Regency, South Kalimantan covered
          Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan                          221 hectares.
          mencakup 221 hektar.

          Pada    tanggal    10   Maret   2008,    TIA                       On March 10, 2008, TIA obtained operational
          mendapatkan izin operasional dari Pemerintah                       permit from the District Head of Tanah Bumbu
          Daerah Tanah Bumbu dengan Surat                                    with Decision Letter No. 220 Year 2008 to
          Keputusan No. 220 Tahun 2008 untuk                                 operate a special port in Bunati Village,
          menjalankan pelabuhan khusus di Desa                               Angsana Sub-district, Tanah Bumbu Regency,
          Bunati, Kecamatan Angsana, Kabupaten                               South Kalimantan. This Decision Letter is valid
          Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Surat                             until March 10, 2013. TIA has also obtained
          Keputusan ini berlaku sampai dengan tanggal                        permit No. 483 Year 2010 to Operate Special
          10 Maret 2013. TIA juga telah memperoleh                           Port from the Minister of Transportation, which
          Persetujuan Pengelolaan Terminal untuk                             shall be valid as long as the port is used to
          kepentingan sendiri berdasarkan keputusan                          support TIA’s main business activities.
          Menteri Perhubungan No. 483 Tahun 2010
          yang berlaku selama terminal dikelola untuk
          menunjang kegiatan usaha pokok TIA.

          TIA mengadakan perjanjian “Pinjam Pakai                            TIA entered into a “Pinjam Pakai Lahan”
          Lahan” dengan PT Hutan Rindang Benua                               agreement dated January 19, 2010 with
          (HRB) pada tanggal 19 Januari 2010, dimana                         PT Hutan Rindang Benua (HRB), wherein
          HRB menyetujui untuk meminjamkan area                              HRB agreed to lend the Industrial Timber
          Hutan Tanaman Industri kepada TIA sebesar                          Plantation area to TIA with an area of 1,753.8
          1.753,8 hektar yang berlokasi di Kabupaten                         hectares located in Tanah Bumbu Regency,
          Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Perjanjian                        South Kalimantan. The agreement is valid
          tersebut berlaku selama umur tambang TIA.                          during the life of TIA’s mine. The rights of
          Izin mengenai Pinjam Pakai Kawasan Hutan                           “Pinjam Pakai Kawasan Hutan” have been
          telah mendapat persetujuan dari Menteri                            approved by the Minister of Forestry based on
          Kehutanan berdasarkan Surat Keputusan                              Decision Letters No. SK.370/Menhut-II/2009
          No. SK.370/Menhut-II/2009 tanggal 23 Juni                          dated June 23, 2009 and No. SK.479/Menhut-
          2009 dan No.SK.479/Menhut-II/2010 tanggal                          II/2010 dated August 24, 2010.
          24 Agustus 2010.

          MDB                                                                MDB
          Pada tanggal 10 Juni 2011, PT Agrotama                             On June 10, 2011, PT Agrotama Raya
          Raya (Agrotama) dan Equity First International                     (Agrotama) and Equity First International
          Limited (EFIL), keduanya adalah pihak ketiga,                      Limited (EFIL), both third parties, signed an
          menandatangani option agreement, dimana                            option agreement, whereby Agrotama granted
          Agrotama memberikan opsi tanpa syarat dan                          EFIL the unconditional and absolute option to
          mutlak kepada EFIL untuk membeli 54.250                            purchase Agrotama’s 54,250 MDB shares,
          saham milik Agrotama di MDB yang mewakili                          representing 70% equity interest in MDB.
          70% dari kepemilikan saham MDB.



                                                           14
                                                                      The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                         the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                             PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                          Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                      (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)                                             1.     GENERAL (continued)

     c.   Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan)                   c.   The Subsidiaries and Associated Company
                                                                              (continued)

          MDB (lanjutan)                                                      MDB (continued)
          Pada tanggal 17 Juni 2011, Reswara,                                 On June 17, 2011, Reswara, Agrotama and
          Agrotama      dan     EFIL menandatangani                           EFIL signed an assignment agreement
          perjanjian     pengalihan  dimana    EFIL                           whereby EFIL assigned the above option to
          mengalihkan opsi untuk membeli saham MDB                            purchase MDB shares to Reswara for an
          diatas kepada Reswara dengan harga                                  assignment option price subsequently set at
          pengalihan opsi sebesar USD60.000.000                               USD60,000,000 (equivalent to Rp512,820),
          (setara dengan Rp512.820), yang telah                               which Reswara paid to EFIL on June 30, 2011.
          dibayar Reswara kepada EFIL pada tanggal
          30 Juni 2011.

          Selain itu, pada tanggal 17 Juni 2011,                              Also, on June 17, 2011, Reswara, Agrotama
          Reswara,      Agrotama       dan      EFIL                          and EFIL signed a conditional shares sale and
          menandatangani perjanjian jual beli saham                           purchase agreement, whereby Agrotama
          bersyarat, dimana Agrotama setuju untuk                             agreed to transfer the above-mentioned MDB
          mengalihkan saham MDB yang disebutkan                               shares to Reswara for a total purchase price of
          di atas kepada Reswara dengan harga                                 USD10,000,000 (equivalent to Rp86,095),
          USD10.000.000 (setara dengan Rp86.095),                             which Reswara fully paid to Agrotama on June
          yang telah dibayar Reswara sepenuhnya                               27, 2011. Based on Notarial Deed No. 167
          kepada Agrotama pada tanggal 27 Juni 2011.                          dated June 28, 2011 of Humberg Lie, S.H.,
          Berdasarkan Akta Notaris Humberg Lie, S.H.,                         S.E., M.kn., Reswara owns a total of 54,250
          S.E., M.Kn., No. 167 tanggal 28 Juni 2011,                          shares of MDB.
          Reswara memiliki 54.250 saham MDB.

          Total biaya perolehan saham MDB adalah                              Total cost of the investment in MDB shares
          sebesar USD70.000.000 (setara dengan                                amounted to USD70,000,000 (equivalent to
          Rp601.915). Sehubungan dengan akuisisi                              Rp601,915). In connection with the acquisition
          saham MDB, Reswara mengakui goodwill                                of MDB shares, Reswara recognized goodwill
          sebesar Rp593.883 dalam laporan posisi                              amounting to Rp593,883 in the 2011
          keuangan konsolidasian tahun 2011.                                  consolidated statement of financial position.
          Nilai wajar aset teridentifikasi yang diperoleh                     The fair values of the identifiable assets
          dan liabilitas yang diambil alih dari akuisisi                      acquired and liabilities assumed from the
          di atas beserta nilai tercatat goodwil yang                         above transaction, and the resulting goodwill
          timbul     merupakan       jumlah     sementara                     are provisional pending receipt of the final
          menunggu penyelesaian penilaian nilai wajar                         valuations of the fair values of those assets
          aset dan liabilitas tersebut (Catatan 2c).                          and liabilities (Note 2c).

          PBR                                                                 PBR

          Berdasarkan Akta Notaris Justriany Koni, S.H.,                      Based on Notarial Deed No. 3 dated
          No. 3 tanggal 2 Desember 2010, Reswara                              December 2, 2010 of Justriany Koni, S.H.,
          bersama dengan SSB mendirikan PBR                                   Reswara, together with SSB, established PBR
          dengan total penyertaan modal sebesar                               with total paid-in capital amounting to
          Rp50.000. Jumlah penyertaan Reswara,                                Rp50,000. Reswara’s investment, together
          bersama dengan penyertaan SSB pada PBR,                             with that of SSB in PBR, amounted to
          adalah sebesar Rp50.000, mewakili 100%                              Rp50,000, representing equity interest of
          kepemilikan saham.                                                  100%.




                                                            15
                                                                                  The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                                     the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                         PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                            FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                      Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                                  (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)                                                         1.     GENERAL (continued)

     c.   Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan)                               c.   The Subsidiaries and Associated Company
                                                                                          (continued)

          Mifa                                                                            Mifa

          Mifa adalah entitas anak dari MDB, yang                                         Mifa is a subsidiary of MDB, which owns
          memiliki 99,997% dari total saham yang                                          99.997% of Mifa’s total issued shares.
          dikeluarkan Mifa.

          Pada tanggal 31 Desember         2011,     Mifa                                 As of December 31, 2011, Mifa has IUP, as
          memiliki IUP, sebagai berikut:                                                  follows:
                                                                                                    (Dalam jutaan ton)- tidak diaudit/
                                                                                                      (In million tonnes)- unaudited
                                                                                                         Produksi
                                                                                                      untuk Tahun
                                                                                                     yang Berakhir
                                                                                                      pada tanggal         Akumulasi Total
                                                                                                     31 Desember            Produksi pada
                                                                                                           2011/               tanggal
                                                                                                       Production        31 Desember 2011/
                                        Luas                                                           for the Year      Accumulated Total      Sisa
                                        (ha)/   IUP Operasi Produksi/                                     Ended            Production as of   Cadangan/
             Lokasi/      Kode Area/    Area       IUP Production                 Total Cadangan/    December 31,           December 31,      Remaining
            Location      Area Code     (ha)         Operations                    Total Reserves           2011                 2011         Reserves

                                                 No. 117.b Tahun 2011
            Meureubo,                                                                 150,00               -                    -              150,00
                         KW 020505/MB   3.134       Berlaku sampai
            Aceh Barat
                                                     13 April 2025/
                                                Valid until April 13, 2025


          Cadangan didasarkan pada hasil survei yang                                      The reserves are based on the results of the
          dilakukan oleh PT Runge Indonesia untuk                                         survey conducted by PT Runge Indonesia to
          menilai cadangan dari daerah di atas                                            appraise the reserves of the above area as
          berdasarkan         laporan   No. ADV-JA-                                       described in its report No. ADV-JA-
          03770_MDB_2011 yang dikeluarkan pada                                            03770_MDB_2011 issued on July 22, 2011.
          tanggal 22 Juli 2011.

          Mifa memegang Izin Eksplorasi No. 157                                           Mifa holds Exploration Permit No. 157 dated
          tanggal 30 Agustus 2003 untuk wilayah                                           August 30, 2003 for a mining area of 3,000
          pertambangan 3.000 hektar di Meureubo dan                                       hectares at Meureubo and Kaway XVI Sub-
          Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh                                             districts, West Aceh Regency, Nanggroe Aceh
          Barat, Nanggroe Aceh Darussalam; Izin                                           Darussalam;       Mining Exploitation Permit
          Pertambangan Eksploitasi No. 96 tanggal                                         No. 96 dated August 1, 2005; and Permit for
          1 Agustus 2005; dan Izin untuk Mengangkut                                       Transfer and Selling for Mining No. 95 dated
          dan Menjual Barang Tambang No. 95 tanggal                                       August 1, 2005 from the Regent of West Aceh.
          1 Agustus 2005 dari Bupati Aceh Barat.

          Mifa juga memiliki izin lokasi untuk wilayah                                    Mifa also has a location permit for a coal
          penambangan batubara seluas 3.134 hektar di                                     mining area of 3,134 hectares in Meureubo
          Meureubo dan Kecamatan          Kaway XVI,                                      and Kaway XVI Sub-districts, West Aceh
          Kabupaten Aceh Barat, Nanggroe Aceh                                             Regency, Nanggroe Aceh Darussalam which
          Darussalam yang terakhir diubah berdasarkan                                     was last amended based on Decision Letter
          Surat Keputusan Bupati Aceh Barat No. 179                                       No. 179 Year 2008 dated May 31, 2008 of the
          Tahun 2008, tanggal 31 Mei 2008.                                                Regent of West Aceh.




                                                                 16
                                                                                      The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                                         the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                             PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                                FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                          Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                                      (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                      unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)                                                             1.     GENERAL (continued)

     c.   Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan)                                   c.   The Subsidiaries and Associated Company
                                                                                              (continued)

          Mifa (lanjutan)                                                                     Mifa (continued)

          Pada tanggal 13 April 2010, Mifa memperoleh                                         On April 13, 2010, Mifa obtained IUP from the
          IUP dari Bupati Aceh Barat berdasarkan Surat                                        Regent of West Aceh based on Decision Letter
          Keputusan No. 124 Tahun 2010 untuk                                                  No. 124 Year 2010 to conduct construction,
          melakukan konstruksi, produksi, memuat dan                                          production,   loading     and    selling,   and
          menjual, dan pengolahan dan pemurnian di                                            processing and purifying in the area of the IUP
          lahan IUP untuk periode lima tahun yang                                             for a period of five years ending on April 13,
          berakhir pada tanggal 13 April 2015.                                                2015. Based on Decision Letter No. 117.b
          Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh                                             Year 2011 dated March 30, 2011 from the
          Barat No. 117.b Tahun 2011 tanggal 30 Maret                                         Regent of West Aceh, this permit has been
          2011, izin ini telah disesuaikan untuk periode                                      adjusted to become effective for a period of 20
          20 tahun yang berakhir pada tanggal 13 April                                        years ending on April 13, 2025.
          2025.

          BEL                                                                                 BEL

          BEL adalah entitas anak dari MDB, dengan                                            BEL is a subsidiary of MDB, which owns
          kepemilikan 99,995% dari jumlah saham yang                                          99.995% of BEL’s total issued shares.
          dikeluarkan BEL.

          Pada tanggal 31 Desember               2011,      BEL                               As of December 31, 2011, BEL has IUP, as
          memiliki IUP, sebagai berikut:                                                      follows:

                                                                                                        (Dalam jutaan ton)- tidak diaudit/
                                                                                                          (In million tonnes)- unaudited
                                                                                                             Produksi
                                                                                                          untuk Tahun
                                                                                                         yang Berakhir
                                                                                                          pada tanggal         Akumulasi Total
                                                                                                         31 Desember            Produksi pada
                                                                                                               2011/               tanggal
                                                                                                           Production        31 Desember 2011/
                                              Luas                                                         for the Year      Accumulated Total      Sisa
                                              (ha)/   IUP Operasi Produksi/                                   Ended            Production as of   Cadangan/
             Lokasi/         Kode Area/       Area       IUP Production               Total Cadangan/    December 31,           December 31,      Remaining
            Location         Area Code        (ha)         Operations                  Total Reserves           2011                 2011         Reserves

                                                          No. 545/41/SK/IUP-
             Seunagan                                    OP/2010 Tahun 2011
           dan/and Suka                                    Berlaku sampai                  19,00             0,03                  0,03             18,97
                          KW Sng 01 Ep 2007   1.495
             Makmue,                                     26 September 2017/
            Nagan Raya                                   Valid until September
                                                                26, 2017


          Cadangan didasarkan pada hasil survei yang                                          The reserves are based on the results of the
          dilakukan oleh PT Runge Indonesia untuk                                             survey conducted by PT Runge Indonesia to
          menilai cadangan dari daerah di atas                                                appraise the reserves of the above area as
          berdasarkan       laporan No.     ADV-JA-                                           described   in   its  report   No. ADV-JA-
          03770_MDB_2011 yang dikeluarkan pada                                                03770_MDB_2011 issued on July 22, 2011.
          tanggal 22 Juli 2011.

          Berdasarkan Keputusan Kabupaten Nagan                                               Based on Nagan Raya Regency Decree
          Raya No. 545/41/SK/IUP-OP/2010 tanggal                                              No. 545/41/SK/IUP-OP/2010 dated March 18,
          18 Maret 2010, BEL telah memperoleh                                                 2010, BEL has obtained an approval for a
          persetujuan      untuk     perubahan     izin                                       change of its mining exploitation right to
          pertambangan eksploitasi menjadi IUP yang                                           become IUP which is valid until September 26,
          berlaku hingga tanggal 26 September 2017.                                           2017.




                                                                       17
                                                                     The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                        the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                            PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                               FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                         Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                     (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)                                            1.     GENERAL (continued)

     c.   Entitas Anak dan Entitas Asosiasi (lanjutan)                  c.   The Subsidiaries and Associated Company
                                                                             (continued)

          PWP                                                                PWP

          Berdasarkan Akta Notaris Djumini Setyoadi,                         Based on Notarial Deed No. 31 dated June 20,
          S.H., M.Kn. No. 31 tanggal 20 Juni 2011, SSB                       2011 of Djumini Setyoadi, S.H., M.Kn., SSB
          dan CKB mendirikan entitas anak dengan                             and CKB established a subsidiary under the
          nama PT Prima Wiguna Parama, dengan total                          name PT Prima Wiguna Parama, with total
          modal awal yang disetor Rp5.000.                                   initial paid-in capital of Rp5,000.

          ATR                                                                ATR

          Berdasarkan Akta Notaris Justriany Koni, S.H.,                     Based on Notarial Deed No. 20 dated
          No. 20 tanggal 28 September 2010, ATR                              September 28, 2010 of Justriany Koni, S.H.,
          menerima tambahan setoran modal dari CKB                           ATR received additional capital contribution
          sebesar Rp10.000 pada bulan September                              from CKB amounting to Rp10,000 in
          2010.                                                              September 2010.

          Berdasarkan Akta Notaris Djumini Setyoadi,                         Based on Notarial Deed No. 7 dated June 1,
          S.H., M.Kn., No. 7 tanggal 1 Juni 2011, ATR                        2011 of Djumini Setyoadi, S.H., M.Kn., ATR
          meningkatkan     modal     dasar     menjadi                       increased its authorized capital to Rp180,000
          Rp180.000 dan menerima tambahan setoran                            and received additional capital contribution
          modal dari CKB sebesar Rp25.000 pada bulan                         from CKB amounting to Rp25,000 in June
          Juni 2011.                                                         2011.

          BDD                                                                BDD

          Berdasarkan Akta Notaris Djumini Setyoadi,                         Based on Notarial Deed No. 44 dated May 24,
          S.H., M.Kn., No. 44 tanggal 24 Mei 2011, CKB                       2011 of Djumini Setyoadi, S.H., M.Kn., CKB
          dan SS mendirikan entitas anak dengan nama                         and SS established a subsidiary under the
          PT Baruna Dirga Dharma, dengan total modal                         name PT Baruna Dirga Dharma, with total
          awal disetor Rp1.000.                                              initial paid-in capital of Rp1,000.

          Berdasarkan Akta Notaris Djumini Setyoadi,                         Based on Notarial Deed No.7 dated August
          S.H., M.Kn., No. 7 tanggal 25 Agustus 2011,                        25, 2011 of Djumini Setyoadi, S.H., M.Kn.,
          BDD meningkatkan modal dasar menjadi                               BDD increased its authorized capital to
          Rp252.000 dan menerima tambahan setoran                            Rp252,000 and received additional capital
          modal dari CKB sebesar Rp62.000 pada bulan                         contribution from CKB amounting to Rp62,000
          Agustus 2011.                                                      in August 2011.

          Meppogen                                                           Meppogen

          Berdasarkan Akta Notaris Andreas, S.H.,                            Based on Notarial Deed No. 36 dated
          LL.M., No. 36 pada tanggal 24 November                             November 24, 2010 of Andreas, S.H., LL. M.,
          2010, SS mengakuisisi 27.900 saham (dengan                         SS acquired 27,900 shares (at par value of
          nilai nominal   Rp1.000.000 [dalam angka                           Rp1,000,000 [full amount] per share) of
          penuh] per saham) Meppogen dari PT Widjaja                         Meppogen from PT Widjaja Tunggal
          Tunggal Sejahtera, pihak ketiga, sebesar                           Sejahtera, a third party, amounting to
          USD6.500.000 (setara dengan Rp59.519),                             USD6,500,000 (equivalent to Rp59,519),
          yang mewakili 20% kepemilikan di Meppogen.                         representing 20% equity interest in Meppogen.

          Pada tanggal 31      Oktober 2011, pemegang                        On October 31, 2011, the other shareholders
          saham Meppogen      lainnya melakukan konversi                     of Meppogen converted their convertible loans
          pinjamannya,         yang       mengakibatkan                      which diluted the equity interest of SS in
          kepemilikan SS di   Meppogen terdilusi menjadi                     Meppogen to 12%.
          12%.


                                                           18
                                                                    The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                       the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                           PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                              FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                        Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                    (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)                                           1.     GENERAL (continued)

     d.   Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit                   d.    Boards of Commissioners and Directors,
          dan karyawan                                                      Audit Committee and employees

          Susunan Dewan Komisaris dan Direksi                               The composition    of    the    Boards  of
          Perusahaan      pada      tanggal-tanggal                         Commissioners and Directors of the Company
          31 Desember 2011 dan 2010 adalah sebagai                          as of December 31, 2011 and 2010 is as
          berikut:                                                          follows:

                                             2011                             2010

          Dewan Komisaris                                                                              Board of Commissioners

                                           Rachmat                         Rachmat
          Komisaris Utama              Mulyana Hamami                  Mulyana Hamami                    President Commissioner

          Komisaris                     Mivida Hamami                   Mivida Hamami                              Commissioner
                                         Erry Riyana
          Komisaris Independen          Hardjapamekas                           -                     Independent Commissioner


                                             2011                             2010

          Direksi                                                                                             Board of Directors

          Direktur Utama          Achmad Ananda Djajanegara    Achmad Ananda Djajanegara                       President Director

          Direktur                  Willy Agung Adipradhana     Willy Agung Adipradhana                                   Director

          Direktur                      Syahnan Poerba                 Syahnan Poerba                                     Director

          Direktur                        Yovie Priadi                          -                                         Director

          Berdasarkan Pernyataan Keputusan Para                             Based on the Circular Resolution of
          Pemegang Saham, yang telah diaktakan                              Shareholders, as notarized under Deed No. 25
          dengan Akta Notaris No. 25 tanggal 24 Januari                     dated January 24, 2011 of Djumini Setyoadi,
          2011 dari Notaris Djumini Setyoadi, S.H.,                         S.H., M.kn., the shareholders approved the
          M.Kn., para pemegang saham menyetujui                             appointment of Yovie Priadi as Director.
          pengangkatan Yovie Priadi sebagai Direktur.

          Berdasarkan Pernyataan Keputusan Para                             Based on the Circular Resolution of
          Pemegang Saham, yang telah diaktakan                              Shareholders, as notarized under Deed No. 4
          dengan Akta Notaris No. 4 tanggal                                 dated December 14, 2010 of Djumini Setyoadi,
          14 Desember 2010 dari Notaris Djumini                             S.H., M.kn., the shareholders approved the
          Setyoadi, S.H., M.Kn., para pemegang saham                        appointment of Rachmat Mulyana Hamami as
          menyetujui pengangkatan Rachmat Mulyana                           President Commissioner.
          Hamami sebagai Komisaris Utama.

          Berdasarkan    Surat   Keputusan    Dewan                         Based on the Board of Commissioners’
          Komisaris tanggal 9 November 2011, Dewan                          Decision Letter dated November 9, 2011, the
          Komisaris      Perusahaan        menyetujui                       commissioners approved the establishment of
          pembentukan Komite Audit Perusahaan                               the Audit Committee relating to the change in
          sehubungan    dengan    perubahan    status                       the Company’s status from a private company
          Perusahaan dari perusahaan tertutup menjadi                       to a public company in accordance with the
          perusahaan publik sesuai dengan peraturan                         regulation of BAPEPAM-LK.
          BAPEPAM-LK.




                                                          19
                                                                       The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                          the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                 FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                           Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                       (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM (lanjutan)                                              1.     GENERAL (continued)

     d.   Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit                      d.    Boards of Commissioners and Directors,
          dan karyawan (lanjutan)                                              Audit    Committee  and    employees
                                                                               (continued)

          Susunan Komite Audit Perusahaan pada                                 The composition of the Company’s Audit
          tanggal 31 Desember 2011 adalah sebagai                              Committee as of December 31, 2011 is as
          berikut:                                                             follows:

          Ketua                                   Erry Riyana Hardjapamekas                                                Chairman

          Anggota                                      Andradiet I.J Alis                                                   Member

          Anggota                                            Lucy                                                           Member

          Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Direksi                            Based on the Board of Directors’ Decision
          No.   ABM-BOD/092/BOD/09/2011     tanggal                            Letter No. ABM-BOD/092/BOD/09/2011 dated
          21 September 2011, Direksi menyetujui                                September 21, 2011, the directors approved
          pengangkatan Bernando Agustono Mochtar                               the appointment of Bernando Agustono
          sebagai Ketua Internal Audit.                                        Mochtar as Internal Audit Chairman.

          Grup mempunyai jumlah karyawan tetap                                 The Group had a total of 4,752 and 4,067
          masing-masing adalah 4.752 dan 4.067 (tidak                          (unaudited) permanent employees as of
          diaudit) pada tanggal 31 Desember 2011 dan                           December 31, 2011 and 2010, respectively.
          2010.


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                         2.     SUMMARY         OF     SIGNIFICANT        ACCOUNTING
                                                                         POLICIES

     a.   Dasar penyusunan        laporan    keuangan                    a.    Basis of preparation of the consolidated
          konsolidasian                                                        financial statements

          Laporan keuangan konsolidasian telah disusun                         The consolidated financial statements have
          sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                          been prepared in accordance with Indonesian
          Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan                            Financial Accounting Standards (SAK), which
          Standar Akuntansi Keuangan (PSAKs) dan                               comprise the Statements of Financial
          Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan                              Accounting        Standards    (PSAKs)      and
          (ISAKs) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar                          Interpretations to Financial Acccounting
          Akuntansi     Keuangan       Ikatan   Akuntan                        Standards (ISAKs) issued by the Financial
          Indonesia, serta Peraturan No. VIII.G.7 yang                         Accounting Standards Board of the Indonesian
          terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman                              Institute of Accountants, and Rule No. VIII.G.7
          Penyajian dan Pengungkapan Laporan                                   on the Regulations and the Guidelines on
          Keuangan yang diterbitkan oleh BAPEPAM-                              Financial      Statement    Presentation    and
          LK. Seperti diungkapkan dalam catatan-                               Disclosures issued by the BAPEPAM-LK. As
          catatan terkait di bawah ini. beberapa standar                       disclosed further in the relevant succeeding
          akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan,                       notes, several amended and published
          diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2011                            accounting standards were adopted effective
          secara prospektif atau retrospektif.                                 January       1,    2011,    prospectively   or
                                                                               retrospectively.

          Laporan keuangan konsolidasian disusun                               The consolidated financial statements are
          sesuai dengan PSAK No. 1 (Revisi 2009),                              prepared in accordance with PSAK No. 1
          “Penyajian    Laporan     Keuangan”     yang                         (Revised 2009), “Presentation of Financial
          diterapkan pada tanggal 1 Januari 2011.                              Statements”, adopted on January 1, 2011.




                                                           20
                                                                       The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                          the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                 FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                           Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                       (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                         2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                          POLICIES (continued)

     a.   Dasar penyusunan laporan             keuangan                  a.    Basis of preparation of the consolidated
          konsolidasian (lanjutan)                                             financial statements (continued)

          PSAK No. 1 (Revisi 2009) mengatur penyajian                          PSAK No. 1 (Revised 2009) regulates the
          laporan keuangan, yaitu antara lain, tujuan                          presentation of financial statements as to,
          pelaporan, komponen laporan keuangan,                                among others, the objective, components of
          penyajian secara wajar, materialitas dan                             financial   statements,     fair    presentation,
          agregasi, saling hapus, perbedaan antara aset                        materiality   and      aggregation,    offsetting,
          lancar dan tidak lancar dan kewajiban jangka                         distinction between current and non-current
          pendek dan jangka panjang, informasi                                 assets and liabilities, comparative information
          komparatif,    konsistensi   penyajian   dan                         and consistency, and introduces new
          memperkenalkan pengungkapan baru, antara                             disclosures, such as key estimations and
          lain, sumber estimasi ketidakpastian dan                             judgments,     capital    management,       other
          pertimbangan,     pengelolaan    permodalan,                         comprehensive income, departures from
          pendapatan komprehensif lain, penyimpangan                           accounting standards and statement of
          dari standar akuntansi keuangan, dan                                 compliance.
          pernyataan kepatuhan.

          Penerapan PSAK No. 1 (Revisi 2009) tersebut                          The adoption of PSAK No. 1 (Revised 2009)
          memberikan pengaruh yang signifikan bagi                             has significant impact on the related
          penyajian dan pengungkapan terkait dalam                             presentation    and     disclosures in the
          laporan keuangan konsolidasian.                                      consolidated financial statements.

          Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam                            The accounting policies adopted in the
          penyusunan laporan keuangan konsolidasian                            preparation of the consolidated financial
          adalah selaras dengan kebijakan akuntansi                            statements are consistent with those made in
          yang diterapkan dalam penyusunan laporan                             the preparation of the Group’s consolidated
          keuangan konsolidasian untuk tahun yang                              financial statements for the year ended
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2010,                              December 31, 2010, except for the adoption of
          kecuali bagi penerapan beberapa SAK yang                             several amended PSAKs effective January 1,
          telah direvisi efektif sejak tanggal 1 Januari                       2011 as disclosed in this note.
          2011 seperti yang diungkapkan pada catatan
          ini.

          Laporan keuangan konsolidasian disusun                               The consolidated financial statements have
          berdasarkan konsep akrual, dan dasar                                 been prepared using the accrual basis, and
          pengukuran dengan menggunakan konsep                                 the measurement basis used is historical cost,
          biaya historis, kecuali untuk akun tertentu yang                     except for certain accounts which are
          diukur dengan menggunakan dasar seperti                              measured on the bases as described in the
          yang disebutkan dalam catatan yang relevan.                          relevant notes herein.

          Laporan arus kas konsolidasian, menyajikan                           The consolidated statements of cash flows
          penerimaan dan pengeluaran kas dan setara                            present cash receipts and payments classified
          kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas                         into operating, investing and financing
          operasi, investasi dan pendanaan dengan                              activities using the direct method.
          menggunakan metode langsung.

          Efektif tanggal 1 Januari 2011, Perusahaan                           Effective January 1, 2011, the Company has
          telah menerapkan PSAK No. 2 (Revisi 2009),                           adopted PSAK No. 2 (Revised 2009),
          "Laporan Arus Kas", yang menggantikan                                “Statement of Cash Flows”, which superseded
          PSAK No. 2 dengan judul yang sama.                                   PSAK No. 2 with the same title. The
          Penerapan PSAK No. 2 (Revisi 2009) tidak                             implementation of PSAK No. 2 (Revised 2009)
          memiliki dampak yang signifikan terhadap                             does not have significant impact on the
          laporan keuangan konsolidasian.                                      consolidated financial statements.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam                             The reporting currency used in                    the
          laporan keuangan konsolidasian adalah                                consolidated financial statements is              the
          Rupiah.                                                              Indonesian rupiah.


                                                             21
                                                                     The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                        the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                            PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                               FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                         Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                     (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                       2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                        POLICIES (continued)

     b.   Prinsip-prinsip konsolidasi                                  b.    Principles of consolidation

          Sejak 1 Januari 2011                                               From January 1, 2011

          Efektif 1 Januari 2011, Grup menerapkan                            Effective January 1, 2011, the Group adopted
          PSAK No. 4 (Revisi 2009), “Laporan                                 PSAK No. 4 (Revised 2009), “Consolidated
          Keuangan        Konsolidasian  dan   Laporan                       and Separate Financial Statements”, except
          Keuangan Tersendiri”, kecuali beberapa hal                         for the following items that were applied
          berikut yang diterapkan secara prospektif: (i)                     prospectively: (i) losses of a subsidiary that
          rugi entitas anak yang menyebabkan saldo                           result in a deficit balance to non-controlling
          defisit bagi kepentingan nonpengendali (KNP);                      interests (NCI); (ii) loss of control over a
          (ii) kehilangan pengendalian pada entitas                          subsidiary; (iii) change in the ownership
          anak; (iii) perubahan kepemilikan pada entitas                     interest in a subsidiary that does not result in a
          anak yang tidak mengakibatkan hilangnya                            loss of control; (iv) potential voting rights in
          pengendalian; (iv) hak suara potensial dalam                       determining the existence of control; and (v)
          menilai keberadaan pengendalian; dan (v)                           consolidation of a subsidiary that is subject to
          konsolidasian atas entitas anak yang dibatasi                      long-term restriction.
          oleh restriksi jangka panjang.

          PSAK No. 4 (Revisi 2009) mengatur                                  PSAK No. 4 (Revised 2009) provides for the
          penyusunan dan penyajian laporan keuangan                          preparation and presentation of consolidated
          konsolidasian untuk sekelompok entitas yang                        financial statements for a group of entities
          berada dalam pengendalian suatu entitas                            under the control of a parent, and the
          induk, dan akuntansi untuk investasi pada                          accounting for investments in subsidiaries,
          entitas anak, pengendalian bersama entitas,                        jointly controlled entities and associated
          dan entitas asosiasi ketika laporan keuangan                       entities when separate financial statements
          tersendiri   disajikan    sebagai    informasi                     are presented as additional information.
          tambahan.

          Seperti diuraikan pada bagian ini, penerapan                       As described herein, the adoption of PSAK
          PSAK No. 4 (Revisi 2009) tersebut                                  No. 4 (Revised 2009) has a significant impact
          memberikan      pengaruh   yang     signifikan                     on the financial reporting, including the related
          terhadap pelaporan keuangan, termasuk                              disclosures, in the consolidated financial
          pengungkapan      terkait,  dalam     laporan                      statements.
          keuangan konsolidasian.

          Laporan keuangan konsolidasian meliputi                            The consolidated financial statements include
          laporan keuangan entitas anak (CK, SS,                             the accounts of the subsidiaries (CK, SS,
          Reswara, SSB, CKB, PAS, NBS, TIA, MDB,                             Reswara, SSB, CKB, PAS, NBS, TIA, MDB,
          PBR, Mifa, BEL, PWP, ATR dan BDD) dimana                           PBR, Mifa, BEL, PWP, ATR and BDD) in
          Perusahaan, baik secara langsung atau tidak                        which the Company owns more than 50%
          langsung, memiliki lebih dari 50% kepemilikan                      share ownership, either directly or indirectly.
          saham.

          Semua akun dan transaksi antar Perusahaan                          All material intercompany accounts and
          yang material, termasuk keuntungan atau                            transactions, including unrealized gains or
          kerugian yang belum direalisasi, jika ada,                         losses, if any, are eliminated to reflect the
          dieliminasi untuk    mencerminkan     posisi                       financial position and the results of operations
          keuangan dan hasil operasi Grup sebagai satu                       of the Group as one business entity.
          kesatuan usaha.




                                                           22
                                                                         The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                            the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                   FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                             Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                         (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                           2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                            POLICIES (continued)

     b.   Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)                           b.    Principles of consolidation (continued)

          Sejak 1 Januari 2011 (lanjutan)                                        From January 1, 2011 (conitnued)

          Entitas Anak dikonsolidasi secara penuh sejak                          Subsidiaries are fully consolidated from the
          tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan                             dates of acquisition, being the date on which
          memperoleh pengendalian, sampai dengan                                 the Company obtains control, and continue to
          tanggal entitas induk kehilangan pengendalian.                         be consolidated until the date such control
          Pengendalian       dianggap      ada     ketika                        ceases. Control is presumed to exist if the
          Perusahaan memiliki secara langsung atau                               Company owns, directly or indirectly through
          tidak langsung melalui Entitas Anak, lebih dari                        Subsidiaries, more than half of the voting
          setengah kekuasaan suara suatu entitas.                                power of an entity.
          Pengendalian juga ada ketika Perusahaan                               Control also exists when the Company owns
          memiliki setengah atau kurang kekuasaan                               half or less of the voting power of an entity
          suara suatu entitas jika terdapat:                                    when there is:

          a) kekuasaan yang melebihi setengah hak                               a)    power over more than half of the voting
             suara sesuai perjanjian dengan investor                                  rights by virtue of an agreement with other
             lain;                                                                    investors;
          b) kekuasaan untuk mengatur kebijakan                                 b)    power to govern the financial and
             keuangan       dan     operasional     entitas                           operating policies of the entity under a
             berdasarkan      anggaran      dasar     atau                            statute or an agreement;
             perjanjian;
          c) kekuasaan untuk menunjuk atau mengganti                            c)    power to appoint or remove the majority of
             sebagian besar direksi atau organ pengatur                               the members of the board of directors or
             setara dan mengendalikan entitas melalui                                 equivalent governing body and control of
             direksi atau organ tersebut; atau                                        the entity is by that board or body; or
          d) kekuasaan untuk memberikan suara                                   d)    power to cast the majority of votes at
             mayoritas pada rapat dewan direksi atau                                  meetings of the board of directors or
             organ pengatur setara dan mengendalikan                                  equivalent governing body and control of
             entitas melalui direksi atau organ tersebut.                             the entity is by that board or body.

          Rugi entitas anak yang tidak dimiliki secara                           Losses of a non-wholly owned subsidiary are
          penuh diatribusikan pada KNP bahkan jika hal                           attributed to the NCI even if such losses result
          ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo                                  in a deficit balance for the NCI.
          defisit.

          Jika kehilangan pengendalian atas suatu                                In case of loss of control over a subsidiary, the
          entitas anak, maka Perusahaan:                                         Company:
          -    menghentikan pengakuan aset (termasuk                             -    derecognizes the assets (including
               setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;                          goodwill) and liabilities of the subsidiary;
          -    menghentikan pengakuan jumlah tercatat                            -    derecognizes the carrying amount of any
               setiap KNP;                                                            NCI;
          -    menghentikan       pengakuan       akumulasi                      -    derecognizes the cumulative translation
               selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas,                           differences, recorded in equity, if any;
               bila ada;
          -    mengakui nilai wajar pembayaran yang                              -    recognizes the fair value of the
               diterima;                                                              consideration received;
          -    mengakui setiap sisa investasi pada nilai                         -    recognizes the fair value of any
               wajarnya;                                                              investment retained;
          -    mengakui      setiap    perbedaan        yang                     -    recognizes any surplus or deficit in profit
               dihasilkan sebagai keuntungan atau                                     or loss; and,
               kerugian dalam laporan laba rugi; dan
          -    mereklasifikasi bagian entitas induk atas                         -    reclassifies its share of components
               komponen yang sebelumnya diakui                                        previously     recognized      in   other
               sebagai pendapatan komprehensif ke                                     comprehensive income to profit or loss or
               laporan laba rugi atau ke saldo laba.                                  retained earnings, as appropriate.


                                                               23
                                                                     The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                        the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                            PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                               FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                         Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                     (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                       2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                        POLICIES (continued)

     b.   Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)                       b.    Principles of consolidation (continued)

          Sejak 1 Januari 2011 (lanjutan)                                    From January 1, 2011 (conitnued)

          KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi                        NCI represent the portion of the profit or loss
          dan aset neto dari entitas-entitas anak yang                       and net assets of the Subsidiaries attributable
          tidak dapat diatribusikan secara langsung                          to equity interests that are not owned directly
          maupun tidak langsung oleh Perusahaan,                             or indirectly by the Company, which are
          yang masing-masing disajikan dalam laporan                         presented in the consolidated statements of
          laba rugi komprehensif konsolidasian dan                           comprehensive income and under the equity
          dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan                         section of the consolidated statements of
          konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat                     financial position, respectively, separately from
          diatribusikan kepada pemilik entitas induk.                        the corresponding portion attributable to the
                                                                             owners of the parent company.
          Sebelum 1 Januari 2011                                             Prior to January 1, 2011

          Proporsi bagian pemilikan pemegang saham                           The proportionate shares of minority
          minoritas atas aset bersih dan laba atau rugi                      shareholders in net assets and net income or
          bersih entitas anak konsolidasian sebelumnya                       loss of the consolidated subsidiaries were
          disajikan sebagai "Hak Minoritas atas Aset                         previously presented as “Minority Interest in
          Neto Entitas Anak" pada laporan posisi                             Net Assets of Subsidiaries” in the consolidated
          keuangan konsolidasian dan sebagai "Hak                            statements of financial position and as
          Minoritas di Laba (Rugi) Neto Entitas Anak"                        “Minority Interest in Net Income (Loss) of
          pada laporan laba rugi komprehensif                                Subsidiaries” in the consolidated statements of
          konsolidasian.                                                     comprehensive income.

          Kerugian yang menjadi bagian pemegang                              The losses applicable to the minority interests
          saham minoritas pada suatu Entitas Anak                            in a Subsidiary may have exceeded the
          dapat melebihi bagiannya dalam modal                               minority interests in the equity of the
          disetor. Kelebihan tersebut dan kerugian lebih                     Subsidiary. The excess and any further losses
          lanjut yang menjadi bagian pemegang saham                          applicable to the minority interests were
          minoritas, dibebankan pada Perusahaan                              absorbed by the Company as the majority
          sebagai pemegang saham mayoritas, kecuali                          shareholder, except to the extent that the
          apabila pemegang saham minoritas memiliki                          minority interests had other long-term interest
          kepentingan jangka panjang lainnya pada                            in the related Subsidiary or had binding
          Entitas Anak tersebut atau terdapat kewajiban                      obligations for, and were able to make good of,
          yang mengikat untuk menutupi kerugian                              the losses. If the Subsidiary subsequently
          tersebut dan pemegang saham minoritas                              reported profits, all such profits were allocated
          mampu memenuhi kewajibannya. Apabila                               to the majority interest holder, in this case, the
          pada tahun selanjutnya Entitas Anak                                Company, until the minority interests’ share of
          melaporkan laba, maka laba tersebut terlebih                       losses previously absorbed by the Company
          dahulu dialokasikan kepada Perusahaan                              were recovered.
          sebagai pemegang saham mayoritas sampai
          seluruh bagian kerugian pemegang saham
          minoritas yang di bebankan pada Perusahaan
          terpulihkan.




                                                           24
                                                                      The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                         the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                             PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                          Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                      (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                        2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                         POLICIES (continued)

     c.   Kombinasi bisnis                                              c.    Business combinations

          Sejak 1 Januari 2011                                                From January 1, 2011

          Efektif 1 Januari 2011, Grup menerapkan                             Effective January 1, 2011, the Group
          secara prospektif PSAK No. 22 (Revisi 2010),                        prospectively adopted PSAK No. 22 (Revised
          “Kombinasi Bisnis”, yang diterapkan bagi                            2010), “Business Combinations”, applicable for
          kombinasi bisnis yang terjadi pada atau                             business combinations that occur on or after
          setelah awal tahun buku yang dimulai pada                           the beginning of a financial year commencing
          atau setelah tanggal 1 Januari 2011.                                on or after January 1, 2011.

          PSAK No. 22 (Revisi 2010) menjelaskan                               PSAK No. 22 (Revised 2010) stipulates the
          transaksi atau peristiwa lain yang memenuhi                         nature of a transaction or other event that
          definisi kombinasi bisnis guna meningkatkan                         meets the definition of a business combination
          relevansi, keandalan, dan daya banding                              to improve the relevance, reliability and
          informasi yang disampaikan entitas pelapor                          comparability of the information that a
          dalam      laporan    keuangannya    tentang                        reporting entity provides in its financial
          kombinasi bisnis dan dampaknya.                                     statements about a business combination and
                                                                              its effects.

          Seperti diuraikan pada bagian ini, penerapan                        As described herein, the adoption of PSAK No.
          PSAK No. 22 (Revisi 2010) tersebut tidak                            22 (Revised 2010) did not have a significant
          memberikan      pengaruh   yang     signifikan                      impact on the financial reporting, including the
          terhadap pelaporan keuangan, termasuk                               related disclosures, in the consolidated
          pengungkapan      terkait,  dalam     laporan                       financial statements.
          keuangan konsolidasian.

          Kombinasi        bisnis     dicatat     dengan                      Business combinations are accounted for
          menggunakan        metode     akuisisi.   Biaya                     using the acquisition method. The cost of an
          perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada                          acquisition is measured as the aggregate of
          nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur                        the consideration transferred, measured at
          pada nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan                         acquisition-date fair value, and the amount of
          jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi.                       any NCI in the acquiree. For each business
          Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak                                combination, the acquirer measures the NCI in
          pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang                         the acquiree either at fair value or at the
          diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada                       proportionate share of the acquiree’s
          proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang                        identifiable net assets. Transaction costs
          teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi.                       incurred are directly expensed and included in
          Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan                         “Selling,    General      and    Administrative
          langsung dan disajikan dalam “Beban                                 Expenses”.
          Penjualan, Umum dan Administrasi”.

          Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis,                       When the Group acquires a business, it
          Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset                         assesses the financial assets acquired and
          keuangan yang diperoleh dan liabilitas                              liabilities    assumed     for    appropriate
          keuangan yang diambil alih berdasarkan pada                         classification and designation in accordance
          persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan                        with the contractual terms, economic
          kondisi terkait lain yang ada pada tanggal                          circumstances and pertinent conditions as at
          akuisisi. Hal ini termasuk pengelompokan                            the acquisition date. This includes the
          derivatif melekat dalam kontrak utama oleh                          separation of embedded derivatives in host
          pihak yang diakuisisi.                                              contracts by the acquiree.




                                                            25
                                                                         The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                            the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                   FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                             Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                         (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                           2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                            POLICIES (continued)

     c.   Kombinasi bisnis (lanjutan)                                      c.    Business combinations (continued)

          Sejak 1 Januari 2011 (lanjutan)                                        From January 1, 2011 (continued)

          Jika proses akuntansi awal untuk kombinasi                             When the initial accounting for a business
          bisnis belum selesai pada akhir periode                                combination is incomplete by the end of the
          pelaporan saat kombinasi terjadi, maka Grup                            reporting period in which the combination
          melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos                              occurs, the Group reports in its consolidated
          yang proses akuntansinya belum selesai                                 financial statements provisional amounts for
          dalam laporan keuangan konsolidasiannya.                               the items for which the accounting is
          Selama       periode     pengukuran,       Grup                        incomplete. During the measurement period,
          menyesuaikan secara retrospektif jumlah                                the Group shall retrospectively adjust the
          sementara yang diakui pada tanggal akuisisi                            provisional amounts recognised at the
          untuk mencerminkan informasi baru yang                                 acquisition date to reflect new information
          diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada                           obtained about facts and circumstances that
          pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, telah                       existed as of the acquisition date and, if
          berdampak pada pengukuran jumlah yang                                  known, would have affected the measurement
          diakui pada tanggal tersebut. Periode                                  of the amounts recognised as of that date. The
          pengukuran berakhir segera setelah Grup                                measurement period ends as soon as the
          menerima informasi yang dicari tentang fakta                           Group receives the information it was seeking
          dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi                             about facts and circumstances that existed as
          atau mempelajari bahwa informasi lebih tidak                           of the acquisition date or learns that more
          dapat diperoleh. Namun demikian, periode                               information is not obtainable. However, the
          pengukuran tidak boleh melebihi satu tahun                             measurement period shall not exceed one
          dari tanggal akuisisi.                                                 year from the acquisition date.

          Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan                            If the business combination is achieved in
          secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur                           stages, the acquisition-date fair value of the
          kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki                              acquirer’s previously held equity interest in the
          sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada                             acquiree is remeasured to fair value at the
          nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui                              acquisition date through profit or loss.
          keuntungan atau kerugian yang dihasilkan
          melalui laba atau rugi.

          Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak                          Any contingent consideration to be transferred
          pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal                           by the acquirer will be recognized at fair value
          akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan                           at the acquisition date. Subsequent changes to
          kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang                              the fair value of the contingent consideration
          diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas,                         which is deemed to be an asset or liability will
          akan diakui dalam laporan laba rugi atau                               be recognized in accordance with PSAK No.
          pendapatan komprehensif lain sesuai dengan                             55 (Revised 2006) either in profit or loss or as
          PSAK       No.    55   (Revisi  2006).    Jika                         other comprehensive income. If the contingent
          diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan                              consideration is classified as equity, it should
          kontinjensi    tidak   diukur  kembali    dan                          not be remeasured until it is finally settled
          penyelesaian      selanjutnya  diperhitungkan                          within equity.
          dalam ekuitas.

          Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur                         At acquisition date, goodwill is initially
          pada harga perolehan yang merupakan selisih                            measured at cost being the excess of the
          lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan                        aggregate of the consideration transferred and
          dan jumlah setiap KNP atas jumlah neto dari                            the amount recognized for NCI over the net
          aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas                     identifiable assets acquired and liabilities
          yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang                        assumed. If this consideration is lower than the
          dari nilai wajar aset neto entitas anak yang                           fair value of the net assets of the Subsidiary
          diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laporan                      acquired, the difference is recognized in
          laba rugi kompehensif konsolidasian.                                   consolidated statement of comprehensive
                                                                                 income.


                                                               26
                                                                           The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                              the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                  PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                     FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                               Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                           (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                             2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                              POLICIES (continued)

     c.   Kombinasi bisnis (lanjutan)                                        c.    Business combinations (continued)

          Sejak 1 Januari 2011 (lanjutan)                                          From January 1, 2011 (continued)

          Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada                             After initial recognition, goodwill is measured
          jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian                             at cost less any accumulated impairment
          penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan                              losses. For the purpose of impairment testing,
          nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu                                goodwill acquired in a business combination is
          kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi,                                allocated from the acquisition date, to each of
          dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas                            the Group’s cash-generating units (CGU) that
          (UPK) dari Grup yang diharapkan akan                                     are expected to benefit from the combination,
          bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut,                              irrespective of whether other assets or
          terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain                           liabilities of the acquirer are assigned to those
          dari pihak yang diakuisisi dialokasikan atas                             CGUs.
          UPK tersebut.
          Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu                              Where goodwill forms part of a CGU and part
          UPK dan operasi tertentu dalam UPK tersebut                              of the operations within that CGU is disposed
          dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan                             of, the goodwill associated with the operations
          dengan operasi yang dihentikan tersebut                                  disposed of is included in the carrying amount
          termasuk dalam jumlah tercatat operasi                                   of the operations when determining the gain or
          tersebut ketika menentukan keuntungan atau                               loss on disposal of the operations. Goodwill
          kerugian dari penghentian operasi. Goodwill                              disposed of in this circumstance is measured
          yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan                              based on the relative values of the operations
          nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi                          disposed of and the portion of the CGU
          UPK yang ditahan.                                                        retained.

          Sebelum 1 Januari 2011                                                   Prior to January 1, 2011

          Sebagai perbandingan dengan persyaratan-                                 In comparison to the above, the following were
          persyaratan    tersebut   diatas,  kebijakan                             the accounting policies applied for business
          akuntansi atas kombinasi bisnis sebelum                                  combinations prior to January 1, 2011:
          tanggal 1 Januari 2011 adalah sebagai berikut:

          i.    Kombinasi        bisnis   dicatat     dengan                       i.    Business combinations were accounted
                menggunakan metode pembelian. Biaya-                                     for   using   the    purchase     method.
                biaya transaksi yang secara langsung                                     Transaction costs directly attributable to
                dapat      diatribusikan     pada     akuisisi                           the acquisition formed part of the
                merupakan bagian dari harga perolehan                                    acquisition costs. The NCI (formerly
                akuisisi. KNP (sebelumnya disebut hak                                    known as minority interest) was measured
                minoritas) diukur berdasarkan proporsi                                   at the book value of the proportionate
                atas nilai tercatat aset neto teridentifikasi;                           share of the acquiree’s identifiable net
                                                                                         assets;

          ii.   Kombinasi bisnis yang diperoleh secara                             ii.   Business combinations achieved in stages
                bertahap diakui sebagai tahap-tahap yang                                 were accounted for as separate steps.
                terpisah. Tambahan kepemilikan saham                                     Any additional acquired equity interest did
                tidak mempengaruhi goodwill yang telah                                   not affect previously recognized goodwill;
                diakui sebelumnya;




                                                                 27
                                                                         The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                            the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                   FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                             Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                         (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                           2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                            POLICIES (continued)
     c.   Kombinasi bisnis (lanjutan)                                      c.    Business combinations (continued)
          Sebelum 1 Januari 2011 (lanjutan)                                      Prior to January 1, 2011 (continued)

          iii.   Ketika Grup mengakuisisi sebuah bisnis,                         iii.   When the Group acquired a business,
                 derivatif melekat yang dipisahkan dari                                 embedded derivatives separated from the
                 kontrak utama oleh pihak yang diakuisisi                               host contract by the acquiree were not
                 tidak diukur kembali pada saat akusisi,                                reassessed on acquisition unless the
                 kecuali kombinasi bisnis menyebabkan                                   business combination resulted in a
                 perubahan syarat-syarat kontrak yang                                   change in the terms of the contract that
                 secara signifikan merubah arus kas yang                                significantly modified the cash flows that
                 semula disyaratkan dalam kontrak;                                      otherwise would have been required
                                                                                        under the contract;
          iv.    Imbalan kontinjensi diakui jika, dan hanya                      iv. Contingent consideration was recognized
                 jika, Grup mempunyai kewajiban saat ini,                            if, and only if, the Group had a present
                 kemungkinan besar terjadi arus ekonomis                             obligation, the economic outflow was
                 keluar, dan dapat diestimasi secara                                 more likely than not and a reliable
                 memadai diestimasi. Penyesuaian setelah                             estimate was determinable. Subsequent
                 tanggal    akuisisi   terhadap     imbalan                          adjustments       to    the    contingent
                 kontinjensi diakui sebagai bagian dari                              consideration were recognized as part of
                 goodwill.                                                           goodwill.
     d.   Restrukturisasi entitas sepengendali                             d.    Restructuring transactions             of   entities
                                                                                 under common control

          Akuisisi atau pengalihan saham antara entitas                          Acquisition or transfer of shares among
          sepengendali, dicatat sesuai dengan PSAK                               entities under common control is accounted in
          No.     38     (Revisi   2004),   "Akuntansi                           accordance with PSAK No. 38 (Revised 2004),
          Restrukturisasi Entitas Sepengendali". Dalam                           “Accounting for Restructuring of Entities under
          PSAK No. 38 (Revisi 2004), pengalihan aset,                            Common Control”. Under PSAK No. 38
          kewajiban, saham, dan instrumen kepemilikan                            (Revised 2004), transfer of assets, liabilities,
          lainnya dari entitas sepengendali tidak akan                           shares, and other instruments of ownership of
          menghasilkan laba atau rugi bagi Perusahaan                            entities under common control would not result
          atau entitas individual dalam kelompok yang                            in a gain or loss to the Company or to the
          sama.                                                                  individual entity within the same group.
          Karena transaksi restrukturisasi entitas                               Since the restructuring transaction of entities
          sepengendali tidak mengakibatkan perubahan                             under common control does not result in a
          substansi ekonomi pemilikan atas aset,                                 change of the economic substance of the
          kewajiban, saham atau instrumen kepemilikan                            ownership of assets, liabilities, shares or other
          lainnya yang dipertukarkan, aset atau                                  instruments    of   ownership       which     are
          kewajiban yang dialihkan dicatat pada nilai                            exchanged, assets or liabilities transferred are
          buku sebagai kombinasi bisnis dengan                                   recorded at book values as a business
          menggunakan metode penyatuan kepemilikan                               combination using the pooling-of-interests
          (pooling-of-interests).                                                method.
          Dalam menerapkan metode penyatuan                                      In applying the pooling-of-interests method,
          kepemilikan, komponen laporan keuangan                                 the components of the financial statements for
          untuk periode dimana terjadi restrukturisasi                           the period during which the restructuring
          dan untuk periode lain yang disajikan untuk                            occurred and for other periods presented for
          tujuan perbandingan, disajikan sedemikian                              comparison purposes, are presented in such a
          rupa seolah-olah restrukturisasi telah terjadi                         manner as if the restructuring has already
          sejak awal periode laporan keuangan yang                               happened since the beginning of the earliest
          disajikan. Selisih antara nilai tercatat investasi                     period presented. The difference between the
          pada tanggal efektif dan harga pengalihan                              carrying values of the investments at the
          diakui dalam akun "Selisih Nilai Transaksi                             effective date and the transfer price is
          Restrukturisasi Entitas Sepengendali".                                 recognized under the account “Difference
                                                                                 Arising from Restructuring Transactions of
                                                                                 Entities under Common Control”.


                                                               28
                                                                         The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                            the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                   FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                             Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                         (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                           2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                            POLICIES (continued)

     e.   Kas dan setara kas                                               e.    Cash and cash equivalents

          Kas dan setara kas terdiri atas kas dan bank                           Cash and cash equivalents include cash on
          dan deposito berjangka dengan jangka waktu                             hand and in banks and time deposits with
          tiga bulan atau kurang sejak saat penempatan                           original maturity periods of three months or
          dan tidak dibatasi penggunaannya.                                      less and not restricted in use.

     f.   Kas dan setara              kas   yang    dibatasi               f.    Restricted cash and cash equivalents
          penggunaannya

          Kas di bank yang terkait dengan uang muka                              Cash in banks relating to customer deposits
          dari pelanggan yang penggunaannya dibatasi                             which are restricted for the payments of tax
          untuk pembayaran surat keterangan fiskal (tax                          clearance in accordance with goods handling
          clearance) sehubungan dengan proses                                    activities in ports and time deposits which are
          pengeluaran barang di pelabuhan dan                                    pledged for loan facility are presented as
          deposito berjangka yang dijaminkan untuk                               “Restricted Cash and Cash Equivalents”.
          fasilitas pinjaman disajikan sebagai “Kas dan
          Setara Kas yang Dibatasi Penggunaannya”.

     g.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi                            g.    Transactions with related parties

          Efektif 1 Januari 2011, Grup menerapkan                                Effective January 1, 2011, the Group applied
          PSAK No. 7 (Revisi 2010), “Pengungkapan                                PSAK No. 7 (Revised 2010), “Related Party
          Pihak-pihak Berelasi”, yang menggantikan                               Disclosures”, which superseded PSAK No. 7
          PSAK No. 7 (Revisi 1994), "Pengungkapan                                (Revised 1994), “Related Party Disclosures”.
          Pihak-Pihak yang mempunyai Hubungan                                    PSAK No. 7 (Revised 2010) requires
          Istimewa". PSAK No. 7 (Revisi 2010)                                    disclosure of related party relationships,
          mensyaratkan     pengungkapan     hubungan,                            transactions and outstanding balances,
          transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi,                              including commitments, in the consolidated
          termasuk komitmen, dalam laporan keuangan                              and separate financial statements of a parent,
          konsolidasian dan laporan keuangan tersendiri                          and also applies to individual financial
          entitas induk, dan juga diterapkan terhadap                            statements. The adoption of PSAK No. 7
          laporan     keuangan     secara    individual.                         (Revised 2010) did not have a significant
          Penerapan PSAK No. 7 (Revisi 2010) tidak                               impact on the related disclosures in the
          memberikan     pengaruh     yang    signifikan                         consolidated financial statements.
          terhadap pengungkapan terkait dalam laporan
          keuangan konsolidasian.

          Suatu pihak dianggap berelasi dengan Grup                        A party is considered to be related to the Group if:
          jika:

          a        langsung, atau tidak langsung yang                      a.    directly, or indirectly through one or more
                   melalui satu atau lebih perantara, suatu                      intermediaries, the party (i) controls, is
                   pihak     (i)    mengendalikan,     atau                      controlled by, or is under common control with,
                   dikendalikan oleh, atau berada di bawah                       the Group; (ii) has an interest in the Group that
                   pengendalian bersama dengan, Grup; (ii)                       gives it significant influence over the Group; or,
                   memiliki kepentingan dalam Grup yang                          (iii) has joint control over the Group;
                   memberikan pengaruh signifikan atas
                   Grup; atau (iii) memiliki pengendalian
                   bersama atas Grup;

              b.   suatu pihak adalah entitas asosiasi Grup;               b.    the party is an associate of the Group;




                                                               29
                                                                        The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                           the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                  FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                            Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                        (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                          2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                           POLICIES (continued)

     g.   Transaksi    dengan     pihak-pihak     berelasi                g.    Transactions         with      related       parties
          (lanjutan)                                                            (continued)

          c.   suatu pihak adalah ventura bersama di                            c.   the party is a joint venture in which the
               mana Grup sebagai venturer;                                           Group is a venturer;

          d.   suatu pihak adalah anggota dari personil                         d.   the party is a member of the key
               manajemen kunci Grup atau entitas induk                               management personnel of the Group or its
               Grup;                                                                 parent;

          e.   suatu pihak adalah anggota keluarga                              e.   the party is a close member of the family
               dekat dari individu yang diuraikan dalam                              of any individual referred to in (a) or (d);
               butir (a) atau (d);

          f.   suatu pihak adalah entitas yang                                  f.   the party is an entity that is controlled,
               dikendalikan, dikendalikan bersama atau                               jointly controlled or significantly influenced
               dipengaruhi signifikan oleh atau di mana                              by or for which significant voting power in
               hak suara signifikan dimiliki oleh, langsung                          such entity resides with, directly or
               maupun tidak langsung, individu seperti                               indirectly, any individual referred to in (d)
               diuraikan dalam butir (d) atau (e); atau                              or (e); or,

          g.   suatu pihak adalah suatu program                                 g.   the party is a post-employment benefit
               imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja                               plan for the benefit of employees of the
               dari Grup atau entitas yang terkait dengan                            Group, or of any entity that is a related
               Grup.                                                                 party of the Group.

          Transaksi    ini   dilakukan     berdasarkan                          The transactions are made based on terms
          persyaratan yang disetujui oleh kedua belah                           agreed by the parties. Such terms may not be
          pihak. Beberapa persyaratan tersebut mungkin                          the same as those of the transactions between
          tidak sama dengan persyaratan yang                                    unrelated parties.
          dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak
          berelasi.

          Seluruh transaksi dan saldo dengan pihak-                             All transactions and balances with related
          pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas                         parties are disclosed in the notes to the
          laporan keuangan konsolidasian.                                       consolidated financial statements.

     h.   Penyisihan     kerugian     penurunan       nilai               h.    Allowance for         impairment        losses     of
          piutang                                                               receivables

          Grup     melakukan     penyisihan   kerugian                          The Group provides allowance for impairment
          penurunan nilai piutang sesuai dengan PSAK                            losses of receivables in accordance with the
          No. 55 (Revisi 2006) (Catatan 2x).                                    provisions of PSAK No. 55 (Revised 2006)
                                                                                (Note 2x).




                                                              30
                                                                        The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                           the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                               PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                  FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                            Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                        (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                          2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                           POLICIES (continued)

     i.   Persediaan                                                      i.    Inventories

          Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah                          Inventories are stated at the lower of cost or
          antara biaya perolehan dengan nilai realisasi                         net realizable value.
          bersih.

          Biaya perolehan ditentukan dengan metode                              Cost is determined using the weighted-
          rata-rata tertimbang yang terdiri dari semua                          average method which comprises all costs of
          biaya pembelian, biaya konversi dan biaya                             purchase, costs of conversion and other costs
          lainnya yang terjadi pada saat membawa                                incurred in bringing the inventories to their
          persediaan ke lokasi dan kondisi yang                                 present location and condition. Allowance for
          sekarang. Penyisihan untuk persediaan usang                           inventory obsolescence and/or decline in the
          dan/atau      penurunan      nilai    persediaan                      value of inventories is provided to reduce the
          ditetapkan untuk menurunkan nilai tercatat                            carrying value of inventories to their net
          persediaan ke nilai realisasi bersih.                                 realizable value.

          Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual                     Net realizable value is the estimated selling
          dalam kegiatan usaha normal, dikurangi                                price in the ordinary course of business, less
          dengan estimasi biaya penyelesaian dan                                estimated costs of completion and the
          perkiraan biaya yang diperlukan untuk                                 estimated costs necessary to make the sale.
          membuat penjualan.

     j.   Beban dibayar dimuka                                            j.    Prepaid expenses

          Beban dibayar dimuka diamortisasi dan                                 Prepaid expenses are amortized and charged
          dibebankan pada operasi selama masa                                   to operations over the periods benefited. The
          manfaatnya. Bagian jangka panjang dari                                long-term portion of prepaid expenses is
          beban dibayar di muka disajikan sebagai                               presented as part of “Other Non-current
          bagian dari "Aset Tidak Lancar lainnya" dalam                         Assets”    account     in    the  consolidated
          laporan posisi keuangan konsolidasian.                                statements of financial position.

     k.   Penyertaan saham                                                k.    Investments in shares of stock

          Penyertaan saham pada entitas dimana Grup                             Investments in shares of stock of entities
          tidak memiliki pengaruh yang signifikan dicatat                       wherein the Group does not have significant
          sesuai dengan PSAK No. 55 (Revisi 2006).                              influence are accounted for in accordance with
                                                                                PSAK No. 55 (Revised 2006).

          Efektif 1 Januari, 2011, Grup menerapkan                              Effective January 1, 2011, the Group applied
          PSAK No. 15 (Revisi 2009), “Investasi pada                            PSAK No. 15 (Revised 2009), “Investments in
          Entitas Asosiasi”. PSAK revisi ini diterapkan                         Associated      Companies”.     PSAK     No. 15
          secara retrospektif dan mengatur akuntansi                            (Revised 2009) is applied retrospectively and
          investasi dalam entitas asosiasi dalam hal                            prescribes the accounting for investments in
          penentuan pengaruh signifikan, metode                                 associated companies in relation to the
          akuntansi yang harus diterapkan, penurunan                            determination     of   significant   influence,
          nilai investasi dan laporan keuangan tersendiri.                      accounting method to be applied, impairment
          Penerapan PSAK No. 15 (Revisi 2009) yang                              in values of investments and separate financial
          direvisi tersebut tidak memberikan pengaruh                           statements. The adoption of PSAK No. 15
          yang berarti terhadap laporan keuangan                                (Revised 2009) has no significant impact on
          konsolidasian.                                                        the consolidated financial statements.




                                                              31
                                                                      The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                         the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                             PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                          Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                      (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                        2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                         POLICIES (continued)

     k.   Penyertaan saham (lanjutan)                                   k.    Investments in shares of stock (continued)

          Investasi Grup pada entitas asosiasi diukur                         The Group’s investment in its associated
          dengan menggunakan metode ekuitas. Entitas                          company is accounted for using the equity
          asosiasi adalah suatu entitas di mana Grup                          method. An associated company is an entity in
          mempunyai pengaruh signifikan. Sesuai                               which the Group has significant influence.
          dengan metode ekuitas, nilai perolehan                              Under the equity method, the cost of
          investasi ditambah atau dikurang dengan                             investment is increased or decreased by the
          bagian Grup atas laba atau rugi bersih, dan                         Group’s share in net earnings or losses of, and
          penerimaan dividen dari investee sejak tanggal                      dividends received from, the investee since the
          perolehan.                                                          date of acquisition.

          Laporan laba rugi komprehensif konsolidasian                        The       consolidated       statements      of
          mencerminkan bagian atas hasil operasi dari                         comprehensive income reflect the Group’s
          entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang                      share of the results of operations of the
          diakui langsung pada ekuitas dari entitas                           associated company. Where there has been a
          asosiasi, Grup mengakui bagiannya atas                              change recognized directly in the equity of the
          perubahan tersebut dan mengungkapkan hal                            associated company, the Group recognizes its
          ini, jika ada, dalam laporan perubahan ekuitas                      share of any such changes and discloses this,
          konsolidasian. Laba atau rugi yang belum                            when applicable, in the consolidated
          direalisasi sebagai hasil dari transaksi-                           statements of changes in equity. Unrealized
          transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi                       gains or losses resulting from transactions
          dieliminasi sesuai dengan kepemilikan Grup                          between the Group and the associated
          dalam entitas asosiasi.                                             company are eliminated to the extent of the
                                                                              Group’s interest in the associated company.

          Grup menentukan apakah diperlukan untuk                             The Group determines whether it is necessary
          mengakui rugi penurunan nilai atas investasi                        to recognize an impairment loss on the
          Grup dalam entitas asosiasi. Grup menentukan                        Group’s investment in its associated company.
          pada setiap tanggal pelaporan apakah                                The Group determines at each reporting date
          terdapat    bukti    yang     obyektif   yang                       whether there is any objective evidence that
          mengindikasikan bahwa investasi dalam                               the investment in the associated company is
          entitas asosiasi mengalami penurunan nilai.                         impaired. If this is the case, the Group
          Dalam hal ini, Grup menghitung jumlah                               calculates the amount of impairment as the
          penurunan nilai berdasarkan selisih antara                          difference between the recoverable amount of
          jumlah terpulihkan atas investasi dalam entitas                     the investment in shares of stock and its
          asosiasi    dan     nilai   tercatatnya    dan                      carrying value, and recognizes the amount in
          mengakuinya dalam laporan laba rugi                                 the consolidated statements of comprehensive
          komprehensif konsolidasian.                                         income.




                                                            32
                                                                      The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                         the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                             PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                          Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                      (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                        2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                         POLICIES (continued)

     l.   Sewa                                                          l.    Leases

          Berdasarkan PSAK No. 30 (Revisi 2007),                              Based on PSAK No. 30 (Revised 2007),
          “Sewa”, penentuan apakah suatu perjanjian                           “Leases”, the determination of whether an
          merupakan perjanjian sewa atau perjanjian                           arrangement is, or contains, a lease is based
          yang mengandung sewa didasarkan atas                                on the substance of the arrangement at
          substansi perjanjian pada tanggal awal sewa                         inception date and whether the fulfillment of
          dan apakah pemenuhan perjanjian tergantung                          the arrangement is dependent on the use of a
          pada penggunaan suatu aset tertentu dan                             specific asset and the arrangement conveys a
          perjanjian tersebut memberikan suatu hak                            right to use the asset. Under PSAK No. 30
          untuk menggunakan aset tersebut. Menurut                            (Revised     2007),    leases      that   transfer
          PSAK No. 30 (Revisi 2007) ini, sewa yang                            substantially to the lessee all the risks and
          mengalihkan secara substansial seluruh risiko                       rewards incidental to ownership of the leased
          dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan                         asset are classified as financial leases.
          aset,     diklasifikasikan  sebagai    sewa
          pembiayaan.

          Selanjutnya, suatu sewa diklasifikasikan                            Moreover, leases which do not transfer
          sebagai sewa operasi, jika sewa tidak                               substantially all the risks and rewards
          mengalihkan secara substantial seluruh risiko                       incidental to ownership of the leased asset are
          dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan                         classified as operating leases.
          aset.

          Grup sebagai lessee                                                 The Group as lessee

          i.   Berdasarkan PSAK 30 (Revisi 2007),                             i.   Based on PSAK No. 30 (Revised 2007),
               dalam sewa pembiayaan, Grup sebagai                                 under a finance lease, the Group, as
               lessee mengakui aset dan liabilitas dalam                           lessee, recognizes assets and liabilities in
               laporan posisi keuangan konsolidasian                               the consolidated statements of financial
               pada awal masa sewa, sebesar nilai wajar                            position at amounts equal to the fair value
               aset sewaan atau sebesar nilai kini dari                            of the leased fixed asset or, if lower, the
               pembayaran sewa minimum, jika nilai kini                            present value of the minimum lease
               lebih rendah dari nilai wajar. Pembayaran                           payments, each determined at the
               sewa dipisahkan antara bagian yang                                  inception of the lease. The finance charge
               merupakan biaya keuangan dan bagian                                 is allocated to each period during the
               yang merupakan pelunasan liabilitas                                 lease term so as to produce a constant
               sewa. Biaya keuangan dialokasikan pada                              periodic rate of interest on the remaining
               setiap periode selama masa sewa,                                    balance of the liability. Contingent rents
               sehingga menghasilkan tingkat suku                                  are charged as expenses in the periods in
               bunga periodik yang konstan atas saldo                              which they are incurred. Finance charges
               liabilitas. Rental kontinjen dibebankan                             are reflected in the consolidated
               pada periode terjadinya. Biaya keuangan                             statements of comprehensive income.
               dicatat     dalam   laporan     laba  rugi
               komprehensif konsolidasian.




                                                            33
                                                                       The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                          the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                 FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                           Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                       (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                         2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                          POLICIES (continued)

     l.   Sewa (lanjutan)                                                l.    Leases (continued)

          Grup sebagai lessee (lanjutan)                                       The Group as lessee (continued)

          ii     Aset sewaan (disajikan sebagai bagian                         ii.    Capitalized leased asset (presented as a
                 “Aset Tetap”) disusutkan selama jangka                               part of the “Fixed Assets” account) is
                 waktu yang lebih pendek antara umur                                  depreciated over the shorter of the
                 manfaat aset sewaan dan periode                                      estimated useful life of the asset and the
                 masa sewa, jika tidak ada kepastian                                  lease term, if there is no reasonable
                 yang memadai bahwa Grup akan                                         certainty that the Group will obtain
                 mendapatkan hak kepemilikan pada akhir                               ownership by the end of the lease term.
                 masa sewa.

          iii.   Dalam sewa operasi, Grup mengakui                             iii.   Under an operating lease, the Group
                 pembayaran sewa sebagai beban dengan                                 recognizes lease payments as an
                 metode garis lurus (straight-line method)                            expense on a straight-line basis over the
                 selama masa sewa.                                                    lease term.

          Grup sebagai lessor                                                  The Group as lessor

          i.     Berdasarkan PSAK No. 30 (Revisi 2007),                        i.     Based on PSAK No. 30 (Revised 2007),
                 dalam sewa pembiayaan, Grup mengakui                                 under a finance lease, the Group
                 aset berupa piutang sewa pembiayaan di                               recognizes assets held under a finance
                 laporan posisi keuangan konsolidasian                                lease in its consolidated statements of
                 sebesar jumlah yang sama dengan                                      financial position and present them as a
                 investasi sewa neto. Penerimaan piutang                              receivable at an amount equal to the net
                 sewa diperlakukan sebagai pembayaran                                 investment in the lease. Lease receivable
                 pokok dan pendapatan pembiayaan.                                     is treated as repayment of principal and
                 Pengakuan     pendapatan    pembiayaan                               finance income. The recognition of finance
                 didasarkan pada suatu pola yang                                      income is based on a pattern reflecting a
                 mencerminkan         suatu       tingkat                             constant periodic rate of return on the
                 pengembalian periodik yang konstan atas                              Group’s net investment in the finance
                 investasi bersih sebagai lessor dalam                                lease.
                 sewa pembiayaan.

          ii.    Dalam sewa operasi, Grup mengakui aset                        ii.    Under an operating lease, the Group
                 untuk sewa operasi di laporan posisi                                 presents the asset subject to operating
                 keuangan konsolidasian sesuai sifat aset                             leases in its consolidated statements of
                 tersebut.     Biaya    langsung     awal                             financial position according to the nature
                 sehubungan proses negosiasi sewa                                     of the asset. Initial direct costs incurred in
                 operasi ditambahkan ke jumlah tercatat                               negotiating an operating lease are added
                 dari aset sewaan dan diakui sebagai                                  to the carrying amount of the leased asset
                 beban selama masa sewa dengan dasar                                  and recognized over the lease term on the
                 yang sama dengan pendapatan sewa.                                    same basis as rental income. Contingent
                 Rental kontinjen, apabila ada, diakui                                rents, if any, are recognized as revenue in
                 sebagai     pendapatan    pada  periode                              the periods in which they are earned.
                 terjadinya. Pendapatan sewa operasi                                  Lease income from operating leases is
                 diakui sebagai pendapatan atas dasar                                 recognized as income on a straight-line
                 garis lurus selama masa sewa.                                        method over the lease term.




                                                             34
                                                                    The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                       the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                           PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                              FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                        Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                    (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                      2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                       POLICIES (continued)

     m. Biaya eksplorasi dan          pengembangan                    m. Deferred   mining                exploration        and
        tambang ditangguhkan                                             development costs

         Biaya eksplorasi diakumulasi untuk setiap area                     Exploration expenditures are accumulated for
         of interest dan ditangguhkan sebagai aset                          each area of interest and deferred as an asset
         apabila biaya-biaya tersebut diharapkan akan                       when the costs are expected to be recouped
         dapat diperoleh kembali melalui eksploitasi                        through exploitation or sale, or where activities
         atau penjualan, atau ketika kegiatan tersebut                      in the area of interest have not yet reached a
         belum mencapai tahap yang memungkinkan                             stage which permits a reasonable assessment
         untuk memastikan apakah kegiatan tersebut                          of the existence or otherwise of economically
         akan dapat menghasilkan cadangan yang                              recoverable reserves, and active and
         secara ekonomis dapat diperoleh, kegiatan                          significant operations in, or in relation to, the
         yang signifikan dalam, atau terkait dengan,                        area of interest are continuing.
         area of interest masih berlangsung.

         Biaya pengembangan termasuk biaya-biaya                            Development expenditures which incorporate
         untuk mengembangkan area of interest                               costs for developing an area of interest prior to
         sebelum dimulainya kegiatan operasi dalam                          the commencement of operations in the
         area     of    interest yang    bersangkutan                       respective area are capitalized and are
         dikapitalisasi dan diamortisasi selama masa                        amortized based on anticipated coal
         produksi yang diharapkan atau berdasarkan                          production during the mine life or estimated
         estimasi umur tambang atau periode IUP, yang                       IUP period, whichever is shorter. Unamortized
         mana yang lebih pendek. Biaya yang tidak                           costs are written off in the period in which the
         diamortisasi dihapuskan pada saat Grup                             Group determines that no future value is
         menentukan bahwa tidak ada lagi nilai yang                         expected from the area of interest.
         dapat diharapkan dari area of interest yang
         bersangkutan di masa mendatang.

         Setiap area of interest ditelaah pada setiap                       Each area of interest is reviewed at the end of
         akhir   periode   akuntansi     dan   apabila                      each     accounting     period   and,    where
         diperlukan,   penyesuaian      dibuat  untuk                       appropriate, an adjustment is made to write off
         menghapuskan biaya eksplorasi tangguhan                            deferred exploration expenditures to the extent
         sepanjang nilainya tidak dapat dipulihkan                          that they are not recoverable.
         kembali di masa yang akan datang.

         Biaya eksplorasi dan pengembangan tambang                          Deferred mining exploration and development
         tangguhan diamortisasi dengan menggunakan                          expenditures are amortized on the unit-of-
         metode unit produksi yang dihitung sejak                           production method from the date of
         tanggal dimulainya produksi komersial dari                         commencement of commercial production of
         setiap area of interest yang bersangkutan.                         each respective area of interest.




                                                          35
                                                                         The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                            the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                                PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                   FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                             Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                         (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                           2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                            POLICIES (continued)

     n.   Aset tetap                                                       n.    Fixed assets

          Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar                          Fixed assets, except for land, are stated at
          biaya    perolehan      dikurangi     akumulasi                        cost less accumulated depreciation and
          penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya                             impairment losses. Such cost includes the cost
          perolehan termasuk biaya penggantian bagian                            of replacing part of the fixed assets when that
          aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika                           cost is incurred, if the recognition criteria are
          memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya,                              met. Likewise, when a major inspection is
          pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan,                          performed, its cost is recognized in the
          biaya inspeksi itu diakui ke dalam nilai tercatat                      carrying amount of the fixed assets as a
          aset tetap sebagai suatu penggantian jika                              replacement if the recognition criteria are
          memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya                               satisfied. All other repairs and maintenance
          pemeliharaan dan perbaikan yang tidak                                  costs that do not meet the recognition criteria
          memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam                               are recognized in the consolidated statements
          laporan laba rugi komprehensif konsolidasian                           of comprehensive income as incurred.
          pada saat terjadinya. Penyusutan dihitung                              Depreciation is computed using the straight-
          dengan menggunakan metode garis lurus,                                 line method over the estimated useful lives of
          dengan estimasi masa manfaat atas aset                                 the assets, as follows:
          adalah sebagai berikut:

                                                          Tahun/Years

          Kepemilikan langsung                                                                                    Direct ownership
          Jalan dan infrastruktur                               10                                       Roads and infrastructure
          Bangunan dan prasarana                              5 - 25                                   Building and improvement
          Perlengkapan, perabot, dan peralatan kantor          3-5                       Office furniture, fixtures and equipment
          Kendaraan                                            3-8                                                        Vehicles
          Kapal                                               3 - 16                                                       Vessels
          Mesin dan peralatan                                  3-8                                   Machineries and equipment

          Aset sewa                                                                                               Leased assets
          Kendaraan                                           3-5                                                       Vehicles
          Mesin dan peralatan                                 3-5                                     Machineries and equipment

          Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan                               Land is stated at cost and not amortized.
          dan tidak diamortisasi. Biaya tertentu                                 Specific costs associated with the acquisition
          sehubungan     dengan      perolehan   atau                            or renewal of land titles may be deferred and
          perpanjangan    hak    atas    tanah  dapat                            amortized over the legal term of the landrights
          ditangguhkan dan diamortisasi selama jangka                            or economic life of the land, whichever is
          hukum hak atas tanah atau umur ekonomis                                shorter.
          tanah, mana yang lebih pendek.

          Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar                             Construction in progress is stated at cost and
          biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian                           presented as part of “Fixed Assets” in the
          dari “Aset Tetap” dalam laporan posisi                                 consolidated statements of financial position.
          keuangan konsolidasian. Akumulasi biaya                                The accumulated costs will be reclassified to
          perolehan untuk aset dalam penyelesaian                                the appropriate fixed asset account when the
          akan dipindahkan ke masing-masing aset                                 construction is substantially completed and the
          tetap yang bersangkutan pada saat aset                                 constructed asset is ready for its intended use.
          tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan
          sesuai dengan tujuannya.




                                                              36
                                                                    The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                       the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                           PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                              FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                        Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                    (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                      2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                       POLICIES (continued)

     n.   Aset tetap (lanjutan)                                       n.    Fixed assets (continued)

          Uang muka pembelian kapal dinyatakan                              Advances for purchase of vessels are stated at
          sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai                     cost and presented as part of “Fixed Assets” in
          bagian dari “Aset Tetap” dalam laporan posisi                     the consolidated statements of financial
          keuangan konsolidasian. Uang muka akan                            position. The advances will be reclassified to
          dipindahkan ke akun aset tetap yang sesuai                        the appropriate fixed asset account when the
          pada saat kapal tersebut diterima dan siap                        vessels are received and ready for their
          digunakan sesuai dengan tujuannya.                                intended use.

          Biaya     perbaikan     dan     pemeliharaan                      The cost of repairs and maintenance is
          dibebankan pada operasi pada saat terjadinya;                     charged to operations as incurred; significant
          pembaruan dan perbaikan yang signifikan                           renewals and betterments are capitalized.
          akan dikapitalisasi ke dalam nilai aset. Aset                     When assets are retired or otherwise
          tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau                        disposed, their costs and the related
          yang dijual, biaya perolehan serta akumulasi                      accumulated depreciation are removed from
          penyusutannya dikeluarkan dari akun aset                          the accounts and any resulting gain or loss is
          tetap dan laba atau rugi yang terjadi                             credited or charged to current operations.
          dibebankan pada tahun berjalan.

          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan                             An item of fixed assets is derecognized upon
          pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat                       disposal or when no future economic benefits
          tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang                        are expected from its use or disposal. Any gain
          diharapkan     dari    penggunaan       atau                      or loss arising on derecognition of the asset
          pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari                     (calculated as the difference between the net
          penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai                      disposal proceeds and the carrying amount of
          perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan                      the asset) is included in the consolidated
          dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan                         statement of comprehensive income in the
          dalam laporan laba rugi komprehensif                              year the asset is derecognized.
          konsolidasian pada tahun aset tersebut
          dihentikan pengakuannya.

          Pada setiap akhir tahun buku, manajemen                           The residual values, useful lives and methods
          mereviu nilai residu, masa manfaat dan                            of depreciation of fixed assets are reviewed at
          metode penyusutan aset tetap.                                     each financial year end.




                                                          37
                                                                       The consolidated financial statements are originally issued in
                                                                                                          the Indonesian language.

     PT ABM INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK                              PT ABM INVESTAMA Tbk AND SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                                 FINANCIAL STATEMENTS
       Tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                           Years ended December 31, 2011 and 2010
              31 Desember 2011 dan 2010                                       (Expressed in millions of rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING                         2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     (lanjutan)                                                          POLICIES (continued)

     o.   Aset takberwujud                                               o.    Intangible assets

          Efektif 1 Januari 2011, Grup menerapkan                              Effective January 1, 2011, the Group adopted
          PSAK No. 19 (Revisi 2010), "Aset                                     PSAK No. 19 (Revised 2010), “Intangible
          Takberwujud". PSAK No. 19 (Revisi 2010),                             Assets”. PSAK No. 19 (Revised 2010), which
          yang menggantikan PSAK No. 19 (Revisi                                superseded PSAK No. 19 (Revised 2000),
          2000), "Aktiva Tidak Berwujud". PSAK No. 19                          “Intangible Assets”, prescribes the accounting
          (Revisi 2010) mengatur perlakuan akuntansi                           treatment for intangible assets that are not
          untuk aset takberwujud yang tidak dibahas                            dealt with specifically in other PSAKs, and
          secara khusus dalam PSAK lainnya, dan                                requires the recognition of an intangible asset
          mengharuskan      pengakuan      suatu     aset                      if, and only if: (1) the asset is separable, (2)
          takberwujud jika, dan hanya jika: (1) aset                           the asset arises from contractual or other
          tersebut dapat dipisahkan, (2) aset tersebut                         rights, and (3) the Group has the power to
          timbul dari hak kontraktual atau hak legal lain,                     obtain the future economic benefits flowing
          dan (3) Grup memiliki kemampuan untuk                                from the asset and to restrict the access of