; Manfaat mempelajari sejarah adalah
Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

Manfaat mempelajari sejarah adalah

VIEWS: 83 PAGES: 8

  • pg 1
									                                   BAB I

                            PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang


        Sejarah adalah akumulasi rekaman pengalaman manusia. Mempelajari

sejarah mempelajari segala bentuk puncak pengalaman dan perubahan yang telah

dicapai manusia sepanjang abad. Dari sejarah masa lampau manusia memperoleh

bekal dan titik pijak untuk membangun sejarah baru. Kehidup manusia selalu

harus berdialog dengan sejarah masa lalu untuk dapat membangun sejarah di masa

sekarang, serta memproyeksikan pandangan ke dalam sejarahnya di masa

mendatang. Dimensi kesejarahan menuntut manusia untuk selalu melakukan

pembaharuan dan berupaya mencapai kemajuan.




                                                                            1
                                      BAB II

                                PEMBAHASAN


2.1 Manfaat mempelajari sejarah

        Pertanyaan ini merupakan pertanyaan klasik, tetapi selalu mengusik dan

menggugah     hati    manusia    dari   dahulu   hingga   saat   sekarang   ini.

Sejak jaman Sokrates, Herodotos (484 – 425 s.M), dan Thucydides (456 – 396)

orang memandang sejarah sebagai teladan kehidupan. Teori ini disebut sebagai

the examplar theory of history. Sejarah dapat memberikan nilai atau norma yang

dapat dijadikan pedoman bagi kehidupan sehari-hari. Bagi orang Cina sejarah

merupakan cermin kehidupan. Tradisi penulisan sejarah bagi bangsa Cina sudah

sangat tua. Raja atau dinasti yang sedang berkuasa berkewajiban untuk

menuliskan sejarah raja atau dinasti yang digantikannya. Frasa semacam itu dalam

bangsa Romawi kuno diungkapkannya dalam adagium : historia vitae magistra,

yang berarti sejarah adalah guru kehidupan. Agar dapat hidup dengan lebih baik

orang harus berguru kepada sejarah.

        Diantara kegunaan mempelajari sejarah adalah:

1.Kegunaan edukatif

        kegunaan sejarah yang pertama adalah sebagai edukatif atau pelajaran.

banyak manusia yang belajar dari sejarah. Belajar dari pengalaman yang pernah

dilakukan.pengalaman tidak hanya terbatas pada pengalaman yangdialaminya

sendiri, melainkan juga dari generasi sebelumnya.manusia melalui belajar dari

sejarah dapat mengembangkan potensinya. kesalahan pada masa lampau, baik



                                                                              2
kesalahan    sendiri    maupun    kesalahan    orang    lain   coba    dihindari.

smentara itu, pengalaman yangbaik justru harus ditiru dan dikembangkan. dengan

demikian, manusia dalam menjalani kehidupannya tidak berdasarkan coba-coba

saja (trial and error), seperti yang dilakukan oleh binatang. manusia harus

berusaha menghindari kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

2.Kegunaan inspiratif

         Kegunaan sejarah yang kedua adalah sebagai inspiratif. berbagai kisah

sejarah dapat memberikan inspirasi pada pembaca dan pendengarnya. belajar dari

kebangkitan nasional yang dipeloporii oleh bedirinya organisasi perjuangan

yangmodern di awal abad ke-20, masyarakat Indonesia sekarang berusaha

mengembangkan kebangkitan nasional ang ke2. Pada kebangkitan nasional yang

pertama, bangsa indonesia berusaha merebut kemerdekaan yang sekarang ini

sudah dirasakan hasilnya.

         Untuk mengembangkan dan mempertahankan kemerdekaan , bangsa

indonesia ingin melakukan kebangkitan nasional yang ke-2 , dengan bercita-cita

mengeajar ketertionggalan dari bangsa asing. bangsa indonesia tidak hanya ingin

merdeka, tetapi juga ingin menjadi bangsa yang maju, bangsa yang mampu

menyejahterakan rakyatnya. untuk itu, bangsa indonesia harus giat menguasai

IPTEK karena melalui IPTEK yang dikuasai, bangsa indonesia berpeluang

menjadi bangsa yang maju dan disegani, serta daapat ikut serta menjaga ketertiban

dunia.

3.Kegunaan rekreatif




                                                                               3
           Kegunaan sejaraha yang ketiga adalah sebagai kegunaan rekreatif.

kegunaan sejarah sebagai kisah dapat memberi suatu hiburan yang segar. melalui

penulisan kisah sejarah yang menarik pembaca dapat terhibur. gaya penulisan

yanghidup      dan   komunikatif   dari   beberapa   sejarawan   terasa    mampu

“menghipnotis” pembaca. pembaca akan merasa nyaman membaca tulisan dari

seajarawan. konsekuensi rasa senang dan daya taraik penulisan kisah sejarah

tersebut membuat pembaca menjadi senang. membaaca menjadi media hiburan

dan rekreatif. membaca telah menjadi ibagian dari kesenangan. membaca tealah

dirasakan sebagai suatu kebutuhan, yaitu kebutuhan yang untuk rekreatif.

           Pembaca dalam mempelajari hasil penulisan sejarah tidak hanya merasa

senang layaknya membaca novel, tetapi juga dapat berimajiasi ke masa lampau.

disini peran sejarawan dapat menjadi pemandu (guide). orang yang ingin melihat

situasi suatu daerah di masa lampau dapat membacanya dari hasil tulisan para

sejarawan.

           Menurut Robert Jones Shafer (1974) manfaat sejarah adalah sebagai

berikut:

a. Memperluas pengalaman-pengalaman manusiawi

           Belajar sejarah sama artinya berdialog dengan masyarakat dan bangsa

manapun dan di saat kapan pun. Dari pengalaman sejarah itu orang dapat

menimba pengalaman-pengalaman dalam menghadapi dan memecahkan problem-

problem kehidupan dalam segala aspeknya seperti politik, ekonomi, sosial dan

budaya. Pada dasarnya problem-problem kehidupan manusia hampir sama, yang

berbeda adalah detail dan intensitasnya. Cara mengatasi dan memberikan



                                                                               4
tanggapan terhadap masalah, baik secara intelektual maupun secara emosional,

juga tidak terlalu berbeda. Dengan belajar sejarah, karenanya, sikap dan

kepribadian seseorang akan menjadi lebih matang.


b. Dengan belajar sejarah akan memungkinkan seseorang untuk dapat memandang

    sesuatu secara keseluruhan (to see things whole).


        Sejarah menawarkan begitu banyak dan bervariasi (the multiplicity or

variety) kondisi dan pengalaman manusia. Tidak ada disiplin ilmu yang mampu

menyajikan rekaman pengalaman manusia yang begitu menyeluruh, selain

sejarah. Agama, filsafat, dan ilmu-ilmu sosial lainnya memberikan sumbangan

yang sama, namun hanya sebatas dan menurut cara ilmu itu sendiri. Dimensi

keseluruhan dalam sejarah diharapkan akan mampu membangun keutuhan

kepribadian manusia.

c. Sejarah memiliki peranan penting dalam pembentukan identitas dan

    kepribadian bangsa.

        Suatu masyarakat atau bangsa tak mungkin akan mengenal siapa diri

mereka dan bagaimana mereka menjadi seperti sekarang ini tanpa mengenal

sejarah. Sejarah dengan identitas bangsa memiliki hubungan timbal-balik. Akar

sejarah yang dalam dan panjang akan memperkokoh eksistensi dan identitas serta

kepribadi suatu bangsa. Bangsa itu, karenanya, akan bangga dan mencintai sejarah

dan kebudayaannya.

        Nugent dalam bukunya Creative Huistory (1967) menjawab pertanyaan

mengapa kita perlu mempelajari sejarah dari dua segi,




                                                                              5
1. How can history help us make a living ? (Bagaimana sejarah itu dapat

menolong kita untuk hidup).


2. How can history help us become better person ? (Bagaimana sejarah itu dapat

menolong kita menjadi pribadi yang lebih baik) Sejarah sebagai pengalaman

manusia memberikan berbagai alternatif untuk memilih begitu banyak cara hidup

(a multitude of ways).


         Untuk menjawab pertanyaan tersebut Nugent (1967) mengatakan dengan

tegas bahwa ’’Know other peoples, know yourself.’’ Setiap orang adalah produk

masyarakat dan masyarakat adalah produk masa lampau, ialah produk sejarah.

Dengan mempelajari sejarah kita akan mampu menghindari berbagai kesalahan

dan kekurangan masyarakat masa lampau untuk kemudian memperbaiki masa

depan.




                                                                            6
                                      BAB III

                               KESIMPULAN


         Pertanyaan ini merupakan pertanyaan klasik, tetapi selalu mengusik dan

menggugah     hati   manusia    dari    dahulu   hingga   saat   sekarang   ini.

Sejak jaman Sokrates, Herodotos (484 – 425 s.M), dan Thucydides (456 – 396)

orang memandang sejarah sebagai teladan kehidupan. Teori ini disebut sebagai

the examplar theory of history. Sejarah dapat memberikan nilai atau norma yang

dapat dijadikan pedoman bagi kehidupan sehari-hari. Bagi orang Cina sejarah

merupakan cermin kehidupan. Tradisi penulisan sejarah bagi bangsa Cina sudah

sangat tua. Raja atau dinasti yang sedang berkuasa berkewajiban untuk

menuliskan sejarah raja atau dinasti yang digantikannya. Frasa semacam itu dalam

bangsa Romawi kuno diungkapkannya dalam adagium : historia vitae magistra,

yang berarti sejarah adalah guru kehidupan. Agar dapat hidup dengan lebih baik

orang harus berguru kepada sejarah.


         Untuk menjawab pertanyaan tersebut Nugent (1967) mengatakan dengan

tegas bahwa ’’Know other peoples, know yourself.’’ Setiap orang adalah produk

masyarakat dan masyarakat adalah produk masa lampau, ialah produk sejarah.

Dengan mempelajari sejarah kita akan mampu menghindari berbagai kesalahan

dan kekurangan masyarakat masa lampau untuk kemudian memperbaiki masa

depan.




                                                                              7
                          DAFTAR PUSTAKA


http//:www. Manfaat mempelajari sejarah




                                           8

								
To top