Docstoc

04 KTSP SMPLB

Document Sample
04 KTSP SMPLB Powered By Docstoc
					                 KURIKULUM
              SMPLB TUNARUNGU

   SLB B/C DHARMA WANITA PERSATUAN
          TAHUN AJARAN 2007/2008




--------------------------------------------------------------------------------------------------
       YAYASAN DHARMA BHAKTI
 DHARMA WANITA PERSATUAN PROV KALSEL
              Alamat: Jl. Dharma Praja No. 56 Telp. 3250955 Banjarmasin
                                   Kepala Sekolah
                       Telah Mengesahkan dan Memberlakukan
                   Kurikulum SMPLB/B Dharma Wanita Persatuan
                             Provinsi Kalimantan Selatan
                              Tahun Ajaran 2007/2008

                                          Disahkan di     : Banjarmasin
                                          Pada Tanggal    :

                                                Kepala Sekolah


                                                  Sardjijo
                                               NIP.131414166

                                                 Mengetahui

          Komite Sekolah                                 Ketua Yayasan
                                                         Dharma Bhakti Dharma Wanita
                                                         Persatuan




       (...................................)             Ny. H. Kamrani Busry



                                  Kasubdin Pra-Sekolah dan Diknas
                                    Provinsi Kalimantan Selatan



                                         H. Metroyadi, SH, M.Pd.
                                             NIP 131698801




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                      i
                                       KATA PENGANTAR




Puji syukur Alhamdulillah serta shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW atas
terselesaikannya penyusunan KTSP SMPLB B Dharma Wanita Persatuan Prov. Kalsel
ini.

Dalam menghadapi tantangan pendidikan khususnya pendidikan bagi anak berkelainan
yang lebih bermutu, maka KTSP ini disusun dengan maksud untuk membekali peserta
didik berupa pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang sesuai kebutuhan, bakat,
minat, dan kondisi daerah setempat. Berdasarkan pembekalan tersebut, maka apa yang
diperoleh peserta didik di sekolah dapat bermanfaat bagi kehidupan diri maupun
masyarakat.

Namun demikian, disadari dalam penyusunan kali tidak menutup kemungkinan masih
terdapat kekurangan maupun kejanggalan. Hal ini dikarenakan KTSP merupakan hal yang
baru bagi kami sehingga pengetahuan dan pengalaman yang dimilikipun masih sangat
terbatas. Untuk itu kritik dan saran dari berbagai pihak sangat kami harapkan.

Mudah-mudahan penyusunan yang perdana ini merupakan langkah maju dan memberi
manfaat bagi pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan khususnya di SMPLB Dharma
Wanita Persatuan Prov. Kalsel.

                                                 Banjarmasin, Oktober 2007
                                                 Kepala Sekolah,

                                                 Sardjijo
                                                 NIP 131414166




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                 ii
                                                        DAFTAR ISI



LEMBAR PENGESAHAN .................................................................................                            i
KATA PENGANTAR .........................................................................................                      ii
DAFTAR ISI .......................................................................................................           iii
BAB I. PENDAHULUAN
           A. Latar Belakang ....................................................................................             1
           B. Landasan ........... ......... .......................................................................          3
           C. Tujuan Penyususnan ...........................................................................                  4
           D. Prinsip Pengembangan KTSP .............................................................                         5
BAB II. VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH
            A. Visi ......................................................................................................    6
           B. Misi .....................................................................................................      6
           C. Tujuan Sekolah ...................................................................................              6
BAB III. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
           A. Struktur Kurikulum ...............................................................................              8
           B. Muatan Kurikulum ................................................................................               9
BAB IV. KALENDER PENDIDIKAN
           A. Alokasi Waktu dalam Kalender Pendidikan ........................................                               13
           B. Rincian Kalender Pendidikan ..............................................................                     14
BAB V. PENUTUP ............................................................................................                  16


Lampiran :
1. Contoh Silabus ..................................................................................................         17
2. Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) ........................................                                  18
3. Daftar Istilah ....................................................................................................       24
4. Profil Sekolah ..................................................................................................         25




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                                                                  iii
                                           BAB I
                                       PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
          .
   Berkembangnya demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan diikuti dengan
   perubahan pengelolaan pendidikan dari pengelolaan sentralistik menjadi
   desentralistik. Hal ini tidak terlepas dari Undang-undang Nomor 32 Tahun 2003
   tentang Pemerintah Daerah dan dilanjutkan dengan pelaksanaan otonomi daerah
   memberikan peluang yang cukup luas pada daerah untuk menentukan kebijakan-
   kebijakan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah masing-masing termasuk
   penyelenggaraan pendidikan.

    Implikasi dari kebijakan tersebut berdampak pada desentralisasi kurikulum,
    sebagaimana diketahui bahwa kurikulum merupakan       substansi pendidikan yang
    sangat penting. Dengan desentralisasi kurikulum terutama pada pengembangan
    silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang didukung oleh manajemen
    berbasis sekolah memungkinkan tiap-tiap sekolah untuk merancang dan
    mengembangkan pembelajaran yang disesuaikan dengan tuntutan kebutuhan siswa,
    keadaan sekolah, dan kondisi daerah masing-masing. Hasil pengembangan tersebut
    akan menjadi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang akan
    diselenggarakan pada sekolah-sekolah masing-masing. Hal ini mengacu pada standar
    kompetensi dan kompetensi dasar yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional
    Pendidikan (BSNP).

    Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) Dharma Wanita Persatuan Provinsi
    Kalimantan Selatan berupaya mengembangkan KTSP dengan mempertimbangkan
    kemampuan dan kebutuhan siswa, kondisi sekolah dan daerah. Dengan
    pengembangan tersebut diharapkan sekolah dapat membekali peserta didik berupa
    pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang sesuai kebutuhan, bakat, minat, dan
    kondisi daerah setempat.

    Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan
    bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan
    kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Tujuan tertentu
    ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi
    dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum
    disusun    oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program
    pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.

    Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam
    mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) untuk menjamin pencapaian tujuan
    pendidikan nasional. Standar Nasional Pendidikan terdiri atas Standar isi, proses,
    kompetensi lulusan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian
    pendidikan. Dua dari delapan Standar Nasional Pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi
    (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan
    pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.

    Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan
    proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                     1
    untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
    kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang berguna bagi individu, masyarakat,
    bangsa, dan negara. Sementara itu, penyelenggaraan pendidikan merupakan suatu
    proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang
    hayat.

    Dalam proses pendidikan, setiap peserta didik mengembangkan potensinya melalui
    proses interaksi dengan pendidik, kawan sebaya, lingkungan, dan sumber belajar
    lainnya. Proses pendidikan ini akan memungkinkan peserta didik menghayati
    pengalaman belajar untuk mewujudkan empat pilar pendidikan, yaitu belajar untuk
    mengetahui (learning to know), belajar untuk mampu melakukan (learning to do),
    belajar menjadi diri sendiri (learning to be), dan belajar untuk hidup bersama
    (learning to live together).

    Untuk mewujudkan tujuan tersebut setiap peserta didik harus menguasai seperangkat
    kompetensi lulusan satuan pendidikan maupun kompetensi lulusan mata pelajaran
    melalui KTSP. Penyusunan KTSP Pendidikan Khusus pada umumnya dan KTSP
    SMPLB/B Dharma Wanita Banjarmasin dikembangkan dengan memperhatikan
    landasan konseptual sebagai berikut.
       1. Filsafat pendidikan yang menekankan tentang hakekat manusia.
       2. Teori Pendidikan sebagai turunan dari filsafat pendidikan, antara lain
          menjabarkan adanya empat teori, yaitu teori pendidikan klasik (Perenialisme
          dan Esensialisme), teori pendidikan instruksional, teori pendidikan pribadi yang
          meliputi: pendidikan progresif dan romantik, serta teori pendidikan
          interaksional.
       3. Model Kurikulum sebagai turunan dari Teori Pendidikan, menghasilkan model
          kurikulum subyek akademik, kurikulum kompetensi dan kurikulum humanistik
          serta kurikulum rekonstruksi sosial.
       4. Arah dan sasaran pendidikan meliputi (1) pemerataan pendidikan, (2) mutu
          pendidikan, yang mencakup (a) mutu pribadi sosial, dan (b) keunggulan ilmu-
          teknologi-vokasi dan profesi.
            Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di SMPLB/B Dharma Wanita
    Banjarmasin antara lain apabila kegiatan belajar mengajar mampu membentuk pola
    tingkah laku peserta didik sesuai tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui
    pengukuran dengan menggunakan tes dan non tes. Proses pembelajaran akan berjalan
    efektif apabila dilakukan melalui persiapan dan perencanaan yang matang dengan
    harapan agar peserta didik mampu mandiri dan meningkatkan potensinya secara
    optimal sehingga dapat berguna bagi dirinya, keluarga, masyarakat, bangsa dan
    negara sesuai dengan batas kemampuan masing-masing peserta didik. Berdasarkan
    pembekalan tersebut, maka apa yang diperoleh peserta didik di sekolah dapat
    bermanfaat bagi kehidupan diri maupun masyarakat.

    Kurikulum yang dibuat ini diperuntukkan bagi siswa yang memiliki kelainan dan
    berkebutuhan khusus dalam hal ini Tunarungu. Mereka merupakan bagian dari
    masyarakat dan bangsa Indonesia yang seharusnya mendapatkan hak yang sama untuk
    memperoleh kesempatan pendidikan yang bermutu.

    Dalam proses pembelajaran memang terdapat perlakuan yang berbeda dengan anak
    normal. Namun demikian proses pembelajarannya tetap memperhatikan sikap dan
    nilai-nilai umum yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang.
Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                       2
B. Landasan
   Landasan hukum penyususnan Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan (KTSP) di
   dasarkan pada;
    1. Undang-undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 31 tentang
       Pendidikan Nasional mengamanatkan:
       1) Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan; Setiap warga negara wajib
          mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya;
       2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan
          nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia
          dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-
          undang;
       3) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari
          angggaran pendapatan dan belanja negara serta APBD untuk memenuhi
          kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional;
       4) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung
          tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta
          kesejahteraan umat manusia.

    2. UU No. 20 Tahun 2003 Tentang: Sistim Pendidikan Nasional :
       1) Pasal 1 ayat (19) ’Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan
          mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai
          pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan
          pendidikan tertentu.’
       2) Pasal 5 (1) ’Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk
          memperoleh pendidikan yang bermutu’. (2) Warga negara yang memiliki
          kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial berhak
          memperoleh pendidikan khusus. (3) warga negara di daerah terpencil atau
          terbelakang, serta masyarakat adat yang terpenciul berhak memperoleh
          pendidikan layanan khusus. (4) warga negara yang memiliki potensi
          kecerdasan dan Bakau istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus.
       3) Pasal 17 ayat (1) ’Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang
          melandasi jenjang pendidikan menengah’
       4) Pasal 32 ayat (1) ’Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik
          yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena
          kelainan fisik, emosional, mental, sosial dan/atau memiliki potensi kecerdasan
          dan bakat istimewa’. Ayat (2) ’Pendidikan Layanan Khusus merupakan
          pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang, masyarakat
          adat yang terpencil dan/atau mengalami bencana alam, bencana sosial, dan
          tidak mampu dari segi ekonomi. Ayat (3) ’Ketentuan mengenai pelaksanaan
          pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus sebagaimana dimaksud
          pada ayat (1) dan (2) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.
       5) Pasal 36 ayat (2), yang berbunyi, ”Kurikulum pada semua jenjang dan jenis
          pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan
          pendidikan, potensi daerah dan peserta didik”.
       6) Pasal 38 ayat (2), yang berbunyi, “Kurikulum pendidikan dasar dan menengah
          dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan
          pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi
          Dinas Pendidikan atau kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota untuk
          pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah.
Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                     3
    3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
       Nasional Pendidikan, antara lain :
        1) Pasal 1 ayat (5) ’Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat
            kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan,
            kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran dan silabus pembelajaran
            yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan
            tertentu.’ Ayat (14) ’Kerangka dasar kurikulum adalah rambu-rambu yang
            ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah ini untuk dijadikan pedoman dan
            penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap
            satuan pendidikan’. Ayat (15) ’Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah
            kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan masing-masing
            satuan pendidikan.
        2) Pasal 5 ayat (1) ’Standar isi mencakup materi dan tingkat kompetensi untuk
            mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.’ (2)
            Standar isi sebagaimana dimaksud ayat (1) memuat kerangka dasar dan
            struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan dan
            kalender pendidikan/akademik.’
        3) Pasal 6 ayat (6) ’Kurikulum dan silabus SD/MI/SDLB/Paket A atau berbentuk
            lain yang sederajat menekankan pentingnya kemampuan dan kegemaran
            membaca dan menulis, kecakapan berhitung, serta kemampuan
            bertkomunikasi.’
        4) Pasal 8 ayat (1) ’Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan
            dituangkan dalam kompetensi pada tingkat dan/atau semester sesuai dengan
            standar nasional pendidikan.’ Ayat (2) ’Kompetensi sebagaimana dimaksud
            pada ayat (1) terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar’.
        5) Pasal 17 ayat (1) ’Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB,
            SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, SMK/MAK, atau bentuk lain yang
            sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi
            daerah/karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan peserta
            didik’.
    4. Peraturan Mendiknas No. 22 tahun 2006 ‘Standar Isi mencakup lingkup materi
        dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan
        jenis pendidikan tertentu. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur
        kurikulum, Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata
        pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan
        menengah. Standar Isi ditetapkan dengan Kepmendiknas No. 22 Tahun 2006.

    5. Peraturan Menteri No.6 Tahun 2007. Perubahan Peraturan Menteri No. 24/2006,
        berbunyi, “Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau mengadaptasi model
        kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh
        Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama
        unit terkait”.

C. Tujuan Penyusunan KTSP
    1. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Sekolah (Pendidik dan Tenaga
       Kependidikan) dalam rangka penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang
       bermutu, terukur, berkesinambungan dan dapat dipertanggung jawabkan.
    2. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi stakeholders (pemangku kepentingan)
       dalam rangka ikut serta memberikan partisipasi maupun pengendalian/kontrol
Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                      4
         untuk terwujudnya satuan pendidikan yang sehat, bermutu, dan memenuhi
         harapan masyarakat.

D. Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
   Kurikulum dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau
   satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan atau kantor
   Departemen Agama Kabupaten/Kota (untuk pendidikan dasar) dan Provinsi (untuk
   pendidikan menengah). Pengembangan Kurikulum mengacu pada SI dan SKL dan
   berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP, serta
   memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah. Penyusunan KTSP untuk SMPLB
   Tunarungu Dharma Wanita Persatuan Prov Kalsel ini juga dikoordinasi dan
   disupervisi oleh Dinas Pendidikan Provinsi, dan berpedoman pada SI dan SKL serta
   panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP .

   Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:
    1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta
       didikdan lingkungannya.
    2. Beragam dan terpadu
    3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
    4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
    5. Menyeluruh dan berkesinambungan
    6. Belajar sepanjang hayat
    7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                5
                                        BAB II
                          VISI, MISI, DAN TUJUAN SEKOLAH

A. Visi
   Sekolah yang memiliki lingkungan pendidikan yang bersih, aman, nyaman, interaktif,
   komunikatif, serta familier yang berorientasi pada karakteristik dan corak khas daerah
   seribu sungai sehingga siswa berkebutuhan khusus dapat mengembangkan potensinya
   menjadi manusia yang berdaya saing tinggi dalam meningkatkan derajat dan
   martabatnya di masyarakat.

B. Misi
   1. Melaksanakan Program 7 K (Kebersihan, Keamanan, Keindahan, Kenyamanan,
      Kekeluargaan, Kerindangan, dan Kegotongroyongan) dengan melibatkan seluruh
      warga sekolah.
   2. Menciptakan suasana penuh kekeluargaan dalam segala situasi di sekolah.
   3. Saling memberi dan menerima informasi yang up to date tentang pendidikan
      kepada pendidik/tenaga pendidikan.
   4. Melaksanakan proses pembelajaran menyenangkan, saling menghargai, penuh
      percaya diri.
   5. Melaksanakan progarm akademik, program khusus, dan program vokasional yang
      berorientasi pada kekhasan daerah masyarakat banjar/ kehidupan masyarakat
      sungai.
   6. Meningkatkan program pengembangan diri pada program ekstra kurikuler.
   7. Meningkatkan peran dan partisipasi stakeholders serta berbagai lapisan masyarakat
      dalam menunjang dan pengadaan sarana prasana pendidikan.

C. Tujuan Sekolah

   Berlandaskan pada visi dan misi yang telah ditetapkan, maka tujuan pendidikan
   SMPLB Dharma Wanita Persatuan Prov. Kalimantan Selatan adalah :
   Mewujudkan lembaga pendidikan yang bermutu sehingga mampu mengembangkan
   sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagai pribadi maupun anggota masyarakat
   dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan, sosial, budaya, dan
   alam sekitar serta dapat mengembangkan kemampuan dalam dunia kerja atau
   mengikuti pendidikan lanjutan.
   Untuk mewujudkan tujuan pendidikan tersebut dirumuskan seperangkat indikator
   pencapaian tujuan pendidikan di SMPLB Tunarungu Dharma Wanita Persatuan Prov.
   Kalsel dalam satu dasawarsa mendatang adalah:
   1. Semua warga sekolah sudah melaksanakan budaya hidup bersih.
   2. Semua siswa sudah dapat melaksanakan tugas pengawasan keamanan dan
       ketertiban sekolah secara bergantian.
   3. Semua pembelajaran berorientasi pada keaktifan siswa.
   4. Semua siswa tunarungu sudah dapat menerapkan bentuk komunikasi total.
   5. Tersedianya papan catatan kegiatan dan sikap peduli yang telah dilakukan siswa
       kepada sesama.
   6. Telah tersedianyan sarana dan prasarana pendidikan dan vokasional yang lebih
       memadai.




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                      6
   7. Semua siswa minimal telah menguasai satu bidang vokasional khas lokal maupun
      global.
   8. Sekolah telah mampu mengadakan pentas dan seni di masyarakat luas setidaknya
      di lingkungan masyarakat sekitar sekolah secara mandiri.




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel               7
                                   BAB III
                       STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Stuktur Kurikulum
   Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
   pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan,
   dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:
   a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
   b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;
   c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
   d. kelompok mata pelajaran estetika;
   e. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.

   Kelompok mata pelajaran tersebut dapat dikelompokkan sebagaimana diuraikan
   dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
   Pendidikan pasal 6 ayat (1) dan pasal 7

      Kelompok                               Cakupan                                 Melalui
     Mata Pelajaran
   Agama dan             Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak          Kegiatan             agama,
   Akhlak Mulia          mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta         kewarganegaraan,
                         didik menjadi manusia yang beriman dan            kepribadian,           ilmu
                         bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta         pengetahuan dan teknologi,
                         berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup            estetika, jasmani, olahraga,
                         etika, budi pekerti, atau moral sebagai           dan kesehatan.
                         perwujudan dari pendidikan agama.
                         Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan
   Kewarganegaraan                                                         Kegiatan agama, akhlak
                         dan kepribadian dimaksudkan untuk
   dan Kepribadian                                                         mulia,      kewarganegaraan,
                         peningkatan kesadaran dan wawasan peserta
                                                                           bahasa, seni dan budaya, dan
                         didik akan status, hak, dan kewajibannya
                                                                           pendidikan jasmani.
                         dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
                         dan bernegara, serta peningkatan kualitas
                         dirinya sebagai manusia.
                         Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan
                         kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara,
                         penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia,
                         kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan
                         hidup,    kesetaraan     gender,     demokrasi,
                         tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum,
                         ketaatan membayar pajak, dan sikap serta
                         perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.
                         Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan
   Ilmu Pengetahuan                                                        SMP/MTs/SMPLB/Paket B
                         dan teknologi pada SMP/MTs/SMPLB
   dan Teknologi
                         dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi           Kegiatan bahasa, matematika,
                         dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta        ilmu pengetahuan alam, ilmu
                         membudayakan berpikir ilmiah secara kritis,       pengetahuan sosial,
                         kreatif dan mandiri.                              keterampilan/kejuruan,
                                                                           dan/atau teknologi informasi
                                                                           dan komunikasi, serta muatan
                                                                           lokal yang relevan.


Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                               8
   Estetika              Kelompok       mata    pelajaran     estetika Kegiatan bahasa, seni dan
                         dimaksudkan        untuk       meningkatkan budaya, keterampilan, dan
                         sensitivitas, kemampuan mengekspresikan muatan lokal yang relevan.
                         dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan
                         harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan
                         mengekspresikan keindahan serta harmoni
                         mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam
                         kehidupan individual sehingga mampu
                         menikmati dan mensyukuri hidup, maupun
                         dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga
                         mampu menciptakan kebersamaan yang
                         harmonis.
                         Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga
   Jasmani, Olah                                                       Kegiatan pendidikan jasmani,
                         dan kesehatan pada SMP/MTs/SMPLB
   Raga, dan                                                           olahraga,        pendidikan
                         dimaksudkan untuk meningkatkan potensi
   Kesehatan.                                                          kesehatan, ilmu pengetahuan
                         fisik serta membudayakan sportivitas dan
                                                                       alam, dan muatan lokal yang
                         kesadaran hidup sehat.
                                                                       relevan.



 Struktur kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran termasuk pengembangan diri.

                         Komponen                                   Kelas dan Alokasi Waktu
                                                                    VII       VIII       IX
    A. Mata Pelajaran
       1. Pendidikan Agama                                          2          2         2
       2. Pendidikan Kewarganegaraan                                2          2         2
       3. Bahasa Indonesia                                          2          2         2
       4. Bahasa Inggris                                            2          2         2
       5. Matematika                                                3          3         3
       6. Ilmu Pengetahuan Sosial                                   2          2         2
       7. Ilmu Pengetahuan Alam                                     3          3         3
       8. Seni Budaya                                               2          2         2
        9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan                        2          2         2
            Kesehatan
       10. Keterampilan Vokasional/ Teknologi                       10        10        10
           Informasi dan Komunikasi
    B. Muatan Lokal                                                 2          2         2
    C. Program Khusus Bina Komunikasi, Persepsi                     2          2         2
       Bunyi dan Irama
    D. Pengembangan Diri                                            2*)       2*        2*)
    Jumlah                                                          34        34        34
*) equivalen dengan 2 jam pembelajaran

B. Muatan Kurikulum
   1. Mata Pelajaran
      a. Pendidikan Agama
      b. Pendidikan Kewarganegaraan
      c. Bahasa Indonesia
      d. Bahasa Inggris
Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                             9
        e.   Matematika
        f.   Ilmu Pengetahuan Sosial
        g.   Ilmu Pengetahuan Alam
        h.   Seni Budaya
        i.   Penjas, Olahraga dan Kesehatan
        j.   Keterampilan Vokasional/ Teknologi Informasi dan Komunikasi
             * pengenalan, pembuatan serta penggunaan alat transportasi sungai (jukung
                dan klotok)
             * pengenalan, pembuatan dan penggunaan alat penangkap ikan
             * masakan khas daerah Banjar
             * kerajinan sasirangan
             * ICT


   2. Muatan Lokal
      a. Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (bagi siswa tunarungu)
      b. Kerajian dan budaya daerah banjar (membuat dan menggunakan alat
         penangkap ikan, menggunakan alat transportasi sungai untuk kegiatan ekonomi
         dan olahraga).

   3. Program Khusus Bina Komunikasi, Persepsi Bunyi dan Irama (BKPBI)
      Program BKPBI bertujuan agar kepekaan sisa pendengaran siswa dan perasaan
      vibrasi siswa semakin terlatih untuk memahami makna berbagai macam bunyi,
      terutama bunyi bahasa yang sangat menentukan keberhasilan dalam berkomunikasi
      dengan lingkungannnya dengan menggunakan Alat Bantu Mendengar (ABM) atau
      tanpa ABM.

   4. Kegiatan Pengembangan Diri
      a. Kegiatan terprogram
         - Pramuka
         - Menggambar/melukis
      b. Kegiatan tidak terprogram
          - Bakti kebersihan.

    5. Pengaturan Beban Belajar
       Pengaturan beban belajar berdasarkan sistem paket yang telah ditetapkan dalam
       Permen 22 tahun 2006 tentang Standar Isi, dalam Kerangka Dasar dan Struktur
       Kurikulum, yaitu:
         a. Satu jam pembelajaran tatap muka adalah 35 menit
         b. jumlah jam pembelajaran per minggu adalah 34 jam
         c. minggu efektif pertahun pelajaran adalah 34 – 38

    6. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
       Untuk tahun ajaran 2007/2008 KTSP diberlakukan pada kelas VII. Dalam rangka
       menentukan ketuntasan minimal dalam belajar, maka ditetapkan Kriteria
       Ketuntasan Minimal Kelas VII tahun 2007/2008 sebagai berikut.




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                  10
       No.     Mata Pelajaran             Aspek Penilaian      Kriteria      Rata2
                                                        Kompleks Daya intake KKM
                                                                  Duk.
       1      Pendidikan        Peng. konsep dan nilai-    2        2    2    6,6
              Agama             nilai
                                Penerapan                  1        2    2    5,5
       2      Pendidikan        Penguasaan konsep dan      2        2    2    6,6
              Kewarganegaraan nilai-nilai
                                Penerapan                  1        2    2    5,5
       3      Bahasa Indonesia Mendengarkan/menyimak       1        2    1    5,5
                                Berbicara/berisyarat       2        2    1    5,5
                                Membaca                    2        2    2    6,6
                                Menulis                    1        2    1    5,5
       4      Bahasa Inggris    Mendengarkan/menyimak      1        2    2    5,5
                                Berbicara/berisyarat       1        2    1    5,5
                                Membaca                    2        2    1    5,5
                                Menulis                    2        2    2    6,6
       5      Matematika        Pemahaman konsep           2        2    1    5,5
                                Penalaran dan              2        2    1    5,5
                                komunikasi
                                Pemecahan masalah          1        2    1    5,5
       6      Ilmu Penget. Sos. Penguasaan konsep          2        2    2    6,6
                                Kinerja ilmiah             2        2    1    5,5
       7      Ilmu      Penget. Penguasaan konsep          2        2    2    6,6
              Alam              Kinerja ilmiah             2        2    1    5,5
       8      Seni Budaya       Apresiasi                  2        2    2    6,5
                                Kreasi                     2        2    2    6,5
       9      Penjas, OR, Kes. Kemamp. Gerak dasar         2        2    2    6,5
                                Keteram. Cabang            2        2    2    6,5
                                olahraga
                                Kebugaran dan kesehatan    2        2    2    6,5
       10     Keteramp.         Kreasi produk kerajinan    2        2    2    6,5
              Vokasional        Kreasi produk teknologi    2        2    2    6,5
       11     Teknologi         Etika pemanfaatan          2        2    2    6,5
              Informasi dan     Pengolahan dan             2        2    2    6,5
              Komunikasi        pemanfaatan informasi
       12     Muatan Lokal      Penguasaan konsep          2        2    2    6,5
                                Penerapan                  2        2    2    6,5
       13     Prog. Khusus      Penguasaan konsep
              Bina Komunikasi Penerapan
              Persepsi Bunyi
              dan Irama

        BKPBI deprogramkan untuk membimbing peserta didik memanfaatkan sisa
        pendengarannya melalui latihan yang terprogram dan berkesinambungan.
        Program ini sangat individual sehingga target pencapaian nilai tidak bisa
        disamaratakan melainkan sesuai dengan sisa pendengaran yang masih dimiliki

Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel              11
        masing-masing peserta didik. Penilaian BKPBI dilakukan secara kwalitatif berupa
        nilai deskriptif.

    7. Kenaikan dan Kelulusan
       a. Kenaikan Kelas
            - Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran
            - Siswa dinyatakan naik kelas apabila yang bersangkutan telah mencapai
               kriteria ketuntasan minimal pada semua indikator, hasil belajar (HB),
               kompetensi dasar (KD), dan standar kompetensi (SK) pada semua mata
               pelajaran.

          b. Kelulusan
         - Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
         - Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk mata pelajaran
             kelompok mata pelajaran Agama, Kewarganegaraan, estetika, pelajaran
             jasmani dan olahraga kesehatan.
         - Lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan
             teknologi.
         - Lulus ujian nasional.

    8. Pendidikan Kecakapan Hidup
       Pendidikan kecakapan hidup (life skills) di SMPLB/B Dharma Wanita Persatuan
       Banjarmasin adalah pembelajaran kontekstual yaitu adanya keteerkaitan antara
       kehidupan nyata dengan lingkungan dan pengalaman peserta didik. Pendidikan
       kecakapan hidup bukan merupakan mata pelajaran yang berdiri sendiri namun
       merupakan bagian dari materi pendidikan yang terintegrasi dalam semua mata
       pelajaran


    9. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global
       Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang berusaha
       semaksimal mungkin memanfaatkan potensi keunggulan lokal dan kebutuhan daya
       saing global dalam aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan
       komunikasi yang semuanya itu bermanfaat bagi pengembangan peserta didik.
       Sebagai daerah yang lebih dekat dengan wilayah pantai, SMPLB Dharma Wanita
       Banjarmasin perlu memanfaatkan sumberdaya lokal yang potensial untuk
       menunjang penyelenggaraan pendidikan. Bentuk program keunggulannya
       diintegrasikan ke dalam kurikulum muatan lokal.




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                   12
                                         BAB IV
                                   KALENDER PENDIDIKAN


Kalender Pendidikan adalah Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik
selama satu tahun ajaran. Kalender Ppendidikan mencakup permulaan tahun ajaran,
minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif, efektif fakultatif, dan hari libur.
Berikut adalah kalender tersebut sacara rinci.

   A. Rincian Alokasi Waktu Kalender Pendidikan
    No          Kegiatan          Alokasi Waktu         Keterangan
    1   Minggu efektif            38 minggu     Digunakan untuk kegiatan
                                                pembelajaran efektif

    2      Jeda antar semester              2 minggu                Antara semester I – II


    3      Libur akhir tahun pelajaran      2 minggu                Digunakan untuk menyiapkan
                                                                    kegiatan dan administrasi akhir
                                                                    dan awal tahun pelajaran

    4      Hari libur keagamaan             3 minggu                Untuk memberikan
                                                                    keleluasaan beribadah

    5      Hari libur umum nasional         2 minggu                Disesuaikan dengan ketentuan
                                                                    dari Pemerintah

    6      Hari libur khusus                1 minggu                Disesuaikan dengan ketentuan
                                                                    Pemerintah Daerah terkait
                                                                    dengan libur khusus Provinsi
                                                                    Bali

    7      Kegiatan khusus sekolah          -                       Disesuaikan dengan kebutuhan
                                                                    untuk memenuhi program-
                                                                    program khusus sekolah.




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                               13
   B. Kalender Pendidikan SMPLB Dharma Wanita Persatuan Prov. Kalsel.

                                   KALENDER PENDIDIKAN
                                  TAHUN PELAJARAN 2007/2008

                                            SEMESTER I
            JULI 2007                     AGUSTUS 2007                SEPTEMBER 2007
  M    S     S R K      J    S       M    S S R K J            S    M S S R K J S
   1    2     3 4 5      6    7                  1 2 3          4                      1
   8    9    10 11 12   13   14       5    6 7 8 9 10          11    2 3 4 5 6 7 8
  15   16    17 18 19   20   21      12   13 14 15 16 17       18    9 10 11 12 13 14 15
  22   23    24 25 26   27   28      19   20 21 22 23 24       25   16 17 18 19 20 21 22
  29   30    31                      26   27 28 29 30 31            23 24 25 26 27 28 29
                                                                    30

     OKTOBER 2007                      NOPEMBER 2007                   DESEMBER 2007
  M S S R K J                S       M S S R K J S                  M S S R K J S
      1 2 3 4 5               6                   1 2 3                                1
   7 8 9 10 11 12            13       4 5 6 7 8 9 10                 2 3 4 5 6 7 8
  14 15 16 17 18 19          20      11 12 13 14 15 16 17            9 10 11 12 13 14 15
  21 22 23 24 25 26          27      18 19 20 21 22 23 24           16 17 18 19 20 21 22
  28 29 30 31                        25 26 27 28 29 30              23 24 25 26 27 28 29
                                                                    30 31
                                             SEMESTER II
       JANUARI 2008                       FEBRUARI 2008                MARET 2008
  M    S S R K J             S       M     S S R K J S              M S S R K J                   S
           1 2 3 4            5                        1 2                                        1
   6    7 8 9 10 11          12       3    4 5 6 7 8 9               2    3    4    5    6    7    8
  13   14 15 16 17 18        19      10   11 12 13 14 15 16          9   10   11   12   13   14   15
  20   21 22 23 24 25        26      17   18 19 20 21 22 23         16   17   18   19   20   21   22
  27   28 29 30 31                   24   25 26 27 28 29            23   24   25   26   27   28   29
                                                                    30   31

         APRIL 2008                            MEI 2008                     JUNI 2008
  M    S S R K J             S       M S       S R K      J    S    M    S S R K             J    S
           1 2 3 4            5                       1    2    3    1    2 3 4 5             6    7
   6    7 8 9 10 11          12       4    5    6 7 8      9   10    8    9 10 11 12         13   14
  13   14 15 16 17 18        19      11   12   13 14 15   16   17   15   16 17 18 19         20   21
  20   21 22 23 24 25        26      18   19   20 21 22   23   24   22   23 24 25 26         27   28
  27   28 29 30                      25   26   27 28 29   30   31   29   30




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                                      14
                        KALENDER PENDIDIKAN
          SMPLB B DHARMA WANITA PERSATUAN PROV KALSEL
                      TAHUN PELAJARAN 2007-2008
       Bulan        Tanggal                    Keterangan
  Juli 2007     16 – 21       Masa orientasi siswa(MOS)
                16 – 31       Hari efektif

  Agustus 2007        1 – 31                 Hari efektif
                      11                     Hari Isra Mi,raj
                      17                     Upacara HUT RI
  September           1 – 12                 Hari belajar efektif
  2007                13 – 29                Bulan Ramadhan 1428 H
                      13                     Awal Puasa
  Oktober 2007        1 – 12                 Bulan Ramadhan 1428 H
                      13 – 14                Idul Fitri
                      12 – 19                Cuti Bersama
                      22 – 31                Hari Belajar efektif
  Nov. 2007           1 – 30                 Hari belajar efektif
  Desember            1–8                    Hari belajar efektif
  2007                10 – 28                Ulum semester ganjil
                      20 – 22                Idul Adha
                      25                     Hari Natal
                      24 – 28                Remedial, koreksi soal, penulisan raport
                      29                     Pembagian rapor
                      31                     Libur semester ganjil

      Bulan                Tanggal                            Keterangan
  Januari 2008        1                      Libur tahun baru
                      2–5                    Libur semester ganjil
                      7 – 31                 Hari belajar efektif

  Februari 2008       1 – 29                 Hari belajar efektif
  Maret 2008          1 – 31                 Hari belajar efekttif
                      24 – 26                Uji coba 1 UN

  April 2008          1 – 30                 Hari belajar efektif
                      7–9                    Uji coba 2 UN

  Mei 2008            1                      Hari buruh internasional
                      2 – 10                 Hari belajar efektif
                      12 – 23                Un dan US

  Juni 2008           2–6                    Hari belajar efektif
                      9 – 17                 Ulum semester genap
                      18 – 27                Remedial, koreksi soal, penulisan rapor
                      30                     Pembagian rapor



Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                       15
                                           BAB V
                                         PENUTUP



Kurikulum tingkat satuan pendidikan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-
baiknya sehingga kegiatan belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa
(SMPLB) Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Selatan
menjadi lebih menyenangkan, menantang, mencerdaskan, dan sesuai dengan keadaan
daerah dan kebutuhan peserta didik setempat.

Di samping itu, sementara para guru menerapkan KTSP ini, mereka diharapkan dapat
melakukan evaluasi secara informal terhadap dokumen KTSP maupun pelaksanaannya.
Evaluasi tersebut diharapkan paling sedikit dapat menjawab pertanyaan berikut:

1. Apakah tujuan pendidikan yang tertulis dalam KTSP ini cukup lengkap dan dapat
   dicapai?
2. Apakah kemampuan (pemahaman, keterampilan, dan sikap serta perilaku) yang tertulis
   cukup lengkap untuk merespon keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik?
3. Sejauhmana kemampuan siswa (pemahaman, keterampilan, dan sikap serta perilaku)
   yang diharapkan dapat dicapai?
4. Apakah metode yang digunakan cukup efektif dalam mencapai tujuan yang
   diharapkan?
5. Sejauhmana penilaian pembelajaran yang dirancang dapat mengungkap secara jelas
   perkembangan kemampuan yang diharapkan dari siswa?
Jawaban terhadap pertanyaan tersebut, yang mungkin terkumpulkan secara bertahap dari
waktu ke waktu oleh para guru sebagai pengembang sekaligus pelaksana KTSP,
didokumentasikan dengan baik sehingga menjadi masukan berharga bagi penyempurnaan
KTSP di kemudian hari.
Selain itu berbagai hasil belajar yang diperoleh siswa (pemahaman, keterampilan, sikap
dan perilaku) dapat menjadi bahan evaluasi guna mengetahui sejauhmana visi yang telah
dirumuskan dapat dicapai atau didekati guna menyusun dan melaksanakan kegiatan tindak
lanjut.
Akhirnya, kesungguhan, komitmen, kerja keras, dan kerjasama dari para guru, kepala
sekolah, dan warga sekolah secara keseluruhan merupakan kunci utama bagi perwujudan
dari apa yang telah direncanakan.
       ”Kegagalan itu biasa dan kekurangan itu wajar; Yang salah adalah
       ketidakmaksimalan dalam berusaha menuju sukses dan keengganan
       belajar dari kegagalan masa lalu”




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                  16
Lampiran 1: CONTOH SILABUS
Satuan Pendidikan  : SMPLB Tunarungu Dharma Wanita
Mata Pelajaran     : Ilmu Pengetahuan Sosial
Kelas/Semester     : VII/1
Standar Kompetensi : Kemampuan memahami proses pembentukan kepribadian manusia

No.    Kompetensi Dasar            Materi Pokok        Kegiatan Pembelajaran        Indikator            Penilaian      Alokasi      Sumber/Bahan/
                                                                                                                        waktu        Alat
1.     Mendeskripsikan ciri-       Proses social       •   Mendeskripsikan          • Menyebutkan        Tes Lisan      4x35 menit   -Buku IPS kelas
       ciri kepribadian manusia    budaya (uraian          kepribadian manusia        berbagai           Tes Tertulis   (2x           VII
                                   materi esensial)        yang berkaitan dengan      tingkah laku                      pertemuan)   -Gambar
                                                           keadaan lingkungan         manusia yang
                                                           setempat                   berkaitan
                                                       •   Medeskripsikan             dengan lingku-
                                                           fungsi/manfaat dari        ngan setempat
                                                           ciri-ciri kepribadian    • Menyebutkan
                                                           manusia setempat           fungsi
                                                       •   Mencontohkan ciri ciri     kepribadi-an
                                                           pembentukan                manusia
                                                           kepribadian manusia      • Menyebut-kan
                                                           setempat                   Contoh ciri-ciri
                                                       •   Mencontohkan ciri-         pembentukan
                                                           ciri pembentukan           kepribadian
                                                           kepribadian manusia        manusia pada
                                                           pada daerah setempat       daerah
                                                                                      setempat




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                                                                                 17
Lampiran 2: RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan            SMPLB Tunarungu
                                :
Mata Pelajaran               Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
                                :
Kelas/Semester               VII/1
                                :
Pertemuan ke                 I - II
                                :
Alokasi Waktu                2 x 2 Jam @ 35 menit (2x pertemuan)
                                :
StandarKompetensi            Memahami proses pembentukan kepribadian manusia
                                :
Kompetensi Dasar             Mendiskripsikan ciri – ciri kepribadian
                                :
Indikator                      • Menyebutkan berbagai tingkah laku manusia yang
                                :
                                    berkaitan dengan tingkah laku
                               • Menyebutkan fungsi kepribadian manusia
                               • Menyebutkan contoh ciri-ciri pembentukan
                                    kepribadian manusia pada daerah setempat
  I. Tujuan Pembelajaran :   Melalui pengamatan dan mempercakapkan hasil
                             pengamatan, siswa dapat menyebutkan kepribadian
                             manusia, menebutkan fungsi kepribadian manusia dan
                             menyebutkan contoh ciri-ciri pembentukan
                             kepribadian manusia pada daerah setempat.
 II. Materi Ajar           : Deskripsi kepribadian manusia antara lain mencakup:
                              a. Pengertian kepribadian manusia, di lingkungan
                                  setempat
                              b. Fungsi/manfaat deskripsi kepribadian manusia
                                  berkaitan dengan lingkungan setempat
                              c. Contoh kepribadian manusia setempat.
 III. Metode Pengajaran    : Percakapan; observasi/pengamatan; Tanya jawab; dan
                             pemberian tugas
IV.Langkah-langkah Pembelajaran:

   Pertemuan I
    B. Kegiatan Awal
        1. Pengkondisian kelas agar`dapat melaksanaan percakapan menuju materi
        2. Memperlihatkan berbagai foto/gambar kepribadian manusia setempat
    C. Kegiatan Inti
        1. Mempercakapkan hasil pengamatan foto/gambar berbagai jenis kepribadian
           manusia setempat
        2. Mempercakapkan fungsi kepribadian

    C. Kegiatan Akhir
        1. bersama anak menyimpulkan secara sederhana hasil percakapan tentang
           fungsi kepribadian
         2. mencatat di buku catatan


      Pertemuan II
        A. Kegiatan Awal
            1. Memperlihatkan berbagai foto/gambar kepribadian manusia setempat
           2. Mempercakapkan hasil pengamatan foto/gambar berbagai jenis

 Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                18
                kepribadian manusia setempat
         B. Kegiatan Inti
            3. Mempercakapkan fungsi kepribadian
            4. Mencari contoh-contoh dan mempercakapkan kepribadian manusia

    C. Kegiatan Akhir
    1. bersama anak menyimpulkan secara sederhana hasil percakapan dari contoh-
       contoh kepribadian manusia yang mereka dapatkan
    2. mencatat di buku catatan
V. Alat dan sumber
    Alat: gambar/foto berbagai kepribadian manusia
    Sumber: KTSP, Buku Kelas VII SMP dan lingkungan setempat
VI. Penilaian
    A. Bentuk Tes: Tes terulis dan tes perbuatan,
    B. Alat Tes: Soal Evaluasi

Soal Tes Tertulis:
   1. PG : 10 Soal
   2. Mengisi titik-titk : 5 soal
   3. Jawaban Singkat: 5 soal
 Catatan: Soal disesuaikan dengan materi dan kemampuan anak


Pedoman Penilaian:

No.       Ragam Soal             Jumlah       Skor   Kreteria
                                 Soal         maks
1.        Pilihan Ganda          10           10     Jawaban benar diberi angka 1
                                                     Jawaban salah diberi angka 0
2.        Isian                  5            5      Jawaban benar diberi angka 1
                                                     Jawaban salah diberi angka 0
3.        Essay terbatas         5            10     Jawaban benar diberi angka 2
                                                     Jawaban salah diberi angka 0
4.        Nilai perbuatan:                           Skala interval, baik, sedang dan
                                                     kurang

Nilai Akhir: nilai perolehan
------------------------------------- = x10
Nilai maksimal
                                                                    Banjarmasin, ------
                                                                    Guru Bidang Studi
Mengetahui
Kepala Sekolah


( -------------------------- )                                      ( -------------------------- )




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                                    19
Nama Sekolah                    : SMPLB Tunarungu Dharma Wanita
Mata Pelajaran                  : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas Semester                  : VII/1
Standar Kompetensi            : Melakukan pengukuran terhadap berbagai besaran secara benar

No.    Kompetensi Dasar            Materi       Kegiatan Pembelajaran         Indikator             Penilaian      Alokasi      Sumber/Bahan/
                                   Pokok                                                                           waktu        Alat
1.     Menggunakan besaran         Besaran       •  Mengamati berbagai alat   • Mengidentifikasi    Tes Tertulis   3 x 2 jam    -SK-KD
       pokok dan besaran           dan satuan       ukur                        besaran besaran     Tes Lisan      @ 35 menit   -berbagai alat
       turunan beserta                              - panjang: meteran          fisika dalam        Tes                         ukur meteran
       satuannya dengan benar                       -massa: neraca              kehidupan sehari-   Perbuatan                   neraca, jam,
                                                    -waktu: sekon               hari                                            termometer
                                                    -suhu: thermometer
                                                • Mempercakapkan berbagai     • Mengelompkkan
                                                  alat ukur                     ke dalam besaran
                                                • Mengidentifikasi besaran      pokok dan turunan
                                                  besaran alat ukur           • Menggunakan
                                                  -besaran pokok                satuan
                                                   Panjang:meter massa:Kg       internasional
                                                  waktu:sekon                   dalam pengukuran
                                                  suhu:Kelvin                 • Mengkonversikan
                                                  besaran turunan               satuan panjang,
                                                  m², m³,km/jam                 massa, dan waktu
                                                  -menggunakan satuan-          secara sederhana
                                                  satuan
                                                  1m=100cm
                                                  1kg= 1000 gr
                                                  1jam = 60 menit
                                                • Mencatat hasil pecapakan




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                                                                            20
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan               :   SMPLB Tunarungu
Mata Pelajaran                  :   Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas/Semester                  :   VII/1
Pertemuan ke                    :   I-III
Alokasi Waktu                   :   3 x 2 Jam @35 menit
StandarKompetensi               :   Melakukan pengukuran terhadap berbagai besaran
                                    secara benar
Kompetensi Dasar                :   Menggunakan besaran pokok dan besaran turunan
                                    beserta satuannya dengan benar
Indikator                       :     1. Mengidentifikasi besaran besaran fisika dalam
                                          kehidupan sehari-hari
                                      2. Mengelompkkan ke dalam besaran pokok dan
                                          turunan
                                      3. Menggunakan satuan internasional dalam
                                          pengukuran
                                      4. Mengkonversikan satuan panjang, massa, dan
                                          waktu secara sederhana
I. Tujuan Pembelajaran          :   Siswa dapat menyebutkan penggunaan dan memahami
                                    fungsi besaraan fisika dalam kehidupan sehari-hari.
II. Materi Ajar                 :   Besaran dan satuan
                                     1. Besaran panjang
                                     2. Besaran massa
                                     3. Besaran waktu
III. Metode Pengajaran          :   Percakapan; Demonstrasi; dan Pemberian tugas

IV.Langkah-langkah Pembelajaran:


    A. Kegiatan Awal
       Pengkondisian kelas agar`dapat melaksanaan percakapan menuju materi
       - Menciptakan suassana akrab dan rileks
       - Membangun sikap keterarahwajahan dan keterarahsuaraan
    B. Kegiatan Inti
       1. mengamati berbagai alat ukur (mistar, neraca, jam. Thermometer)
       2. mempercakapkan berbagai alat ukur
           a. alat ukur panjang
               - alat: neraca
               - besaran: kilogram
               - cara menggunakan
               - mempraktekkan menggunakan alat
           b. alat ukur massa
               - alat: penggaris
               - besaran: meter
               - cara menggunakan
               - mempraktekkan menggunakan alat



 Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                  21
             c. alat ukur waktu
                 - alat: stopwatch
                 - besaran:sekon
                 - cara menggunakan
                 - mempraktekkan menggunakan alat

             d. alat ukur suhu
                 - alat: termometer
                 - besaran: kelvin
                 - cara menggunakan
                 - mempraktekkan menggunakan alat

       3. mengkonversikan satuan-satuan
          besaran panjang 1m = 100 cm
          besaran massa : 1 Kg= 1000gr
          besaran waktu: 1 jam= 60 menit= 3600 detik (sekon)

   C. Kegiatan Akhir
       1. memberikan evaluasi kecil sebagai bentuk penguatan
       2. mencatat hasil percakapan
       3. pemberian tugas

V. Alat/bahan dan sumber
   A. Alat/bahan
      1. Bahan yang akan diukur
      2. mistar, neraca, stopwatch dan thermometer
    B. Sumber
      1. SK-KD
      2. Buku Biologi
      3. buku penguasaan bahasa
      4. pengalaman diri
VI. Penilaian
    A. Teknik dan Prosedur
       Tes tertulis, lisan dan perbuatan
    B. Bentuk Tes
       Tes Obyektif
       Soal
       I. Isilah titik titik di bawah ini dengan jawaban yang benar
            1. Alat untuk mengukur besaran panjang adalah ………
            2. Satuan besaran massa adalah …………….
            3. Stopwatch digunakan untuk mengukur besaran ……..
            4. Suhu badan diukur dengan mengunakan alat ………
            5. Panjang meja 1,5 m = …… cm




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel     22
         II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar

              6. Sebutkan alat-alat jenis thermometer untuk mengukur suhu!
              7. Sebutkan dua jenis satuan massa!
              8. Anton belajar selama ½ jam, sama dengan berapa menit, detik
              9. Ukurlah panjang dan lebar gambar dibawah ini dengan mengunakan
                  mistar




              10. Sebutkan 2 besaran yang kamu ketahui!

Kreteria Penilaian Penilaian

No.       Bentuk Soal            Skor       Kreteria
                                 maks
1.        Isian no 1 -5          5          Soal Jawaban benar diberi nilai 1
                                            Jawaban salah diberi angka 0
3.        Essay terbatas         10         Jawaban benar diberi nilai 2
                                            Jawaban salah diberi angka 0


Nilai Akhir: nilai perolehan
------------------------------------- x10
Nilai maksimal



                                                               Banjarmasin, ------
                                                                  Guru Bidang Studi
Mengetahui
Kepala Sekolah


( -------------------------- )                                      ( -------------------------- )




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                                    23
Lampiran 3: Daftar Istilah

   1. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan
       pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
       pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
   2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional
       yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. KTSP
       terdiri dari tujuan pendidikan, tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan,
       dan silabus.
   3. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang
       mencakup sikap pengetahuan dan ketrampilan. SKL digunakan sebagai
       pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan
       pendidikan.
   4. Standar isi (SI) adalah merupakan ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi
       yang dituangkan dalam kreteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan
       kajian, kompetensi mata pelajaran dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi
       oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
   5. Standar Kompetensi (SK) adalah merupakan pola susunan mata pelajaran yang
       harus ditempuh oleh peserta didik yang menggambarkan penguasaan, sikap,
       pengetahuan, ketrampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat atau
       semester.
   6. Kompetensi Dasar (KD) adalah merupakan sejumlah kemampuan yang harus
       dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk
       menyusun indikator.
   7. Indikator adalah karakteristik ciri-ciuri, tanda tanda perbuatan, atau respon yang
       harus dapat dilakukan atau ditampilkan oleh peserta untuk menunjukkan bahwa
       dia telah memiliki /mencapai kompetensi dasar tertentu.
   8. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke
       dalam materi pokok pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator
       pencapaian kompetensi untuk penilaian. Silabus adalah rencana pembelajaran
       pada suatu dan atau kelompok mata pelajaran atau tema tertentu yang mencakup
       standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan
       pembelajaran, indikator, pencapaian kompetensi untuk penilaian, alokasi waktu,
       dan sumber belajar.
   9. Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada
       awal tahun pelajaran.
   10. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk
       setiap tahun pelajaran.
   11. Waktu pelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi
       jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal,
       ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.
   12. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan
       pembelajaran terjadwal.




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                    24
Lampiran 4: Profil Sekolah

   1. Identitas Sekolah
          11. Nama Sekolah               :SMPLB Tunarungu Dharma Wanita Persatuan
                                                  Prov. Kalsel.
            12. N I S / N S S            :28.00.40 / 202156003109
            13. Status Sekolah           :Swasta
            14. Nama Yayasan             :Yayasan Dharma Bhakti
            15. Waktu Keg.               :08.00 s.d. 12.35
            16. Kepala Sekolah           :Sardjijo
            17. Alamat Sekolah           :Jl. Dharma Praja No. 56 Banjarmasin

   2. Keadaan Siswa
       Jenis                                  Tunarungu
       Kelamin                       VII            VIII              IX
       Laki-laki                      2              3                 2
       Perempuan                      6              4                 1
       Jmlh                           8              7                 3
Secara akademik semua siswa kemampuannya rata-rata normal, tidak      ada penyerta
grahita (ganda)




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel              25
                                       Tenaga Pendidik
 Nama         : Sardjijo                           Nama        : Hj. Latifah Hani
 NIP          : 131414166                          NIP         : 132078813
 Kelahiran    : Yogyakarta, 13 Agust 1955          Kelahiran   : B.Masin, 24-10-1964
 Pangkat      : IV a                               Pangkat     : III b
 Jabatan      : Kepsek.                            Jabatan     : Guru Mata Pelajaran
 Masa Kerja   : 23 Tahun                           Masa Kerja  : 14 Tahun
 Pendidikan   : SGPLB C Tahun 1981                 Pendidikan  : SGPLB C Tahun 1988
 Alamat       : Jl. Nakula 8 No. 4                 Alamat      : Bumi Handayani VI No.
                Pemurus Dalam BJM                  28 RT 36 Pemurus Baru BJM
                                                   Mengajar     : Tunagrahita
 Nama         : Muliyadi, S.Pd
 NIP          : 132105873                          Nama         : Lena Kusmawati, S.Pd
 Kelahiran    : Gambut, 11 Okt. 1971               NIP          : 540022179
 Pangkat      : III c                              Kelahiran    : B.Masin, 27 Mei 1971
 Jabatan      : Guru / Wakil Kepsek.               Pangkat      : III a
 Masa Kerja   : 14 Tahun                           Jabatan      : Guru Mata Pelajaran
 Pendidikan   : SGPLB B ‘93, S1 PLB ‘02            Masa Kerja   : 6 Tahun
 Alamat       : Jl. Nakula 13 No. 6                Pendidikan   : S1 PLB Tahun 1998
                Pemurus Dalam BJM                  Alamat       : Dharma Praja VI No 62
 Mengajar     : Tunarungu                          Mengajar     : Tunarungu
                                                   Nama         : Maimunah, S.HI
                                                   Kelahiran    : Sei. Tabuk, 3-8-1979
                                                   Jabatan      : Guru Mata Pelajaran
                                                   Pendidikan   : S1 Tahun 2005
                                                   Alamat       : Jl. Swadaya RT 2
                                                   No. 236 Sungai Tabuk Keramat, Banjar
                                                   Mengajar      : Tunarungu dan Grahita




Tenaga Pendidik
   • Kepala sekolah memimpin 2 unit satuan Pendidikan; Yaitu Untuk Tunarungu
      dan Tunagrahita
   • 2 guru mengajar di Tunarungu
   • 1 guru mengajar di Tunagrahita
   • 1 guru yang lain mengajar di Tunarungu dan Tunagrahita

Keadaan Sarana Prasarana
      Keadaan sarana dan prasarana di SMPLB Dharma Wanita Persatuan
   Banjarmasin dapat digambarkan secara ringkas sebagai berikut.
   Berada di Komp. Pendidikan SLB Dharma Wanita, dengan 5 ruang belajar, 1 ruang
   praktik Komp./TIK, 2 ruang keteramp.,1 ruang serba guna/ruang persiapan
   mengajar, dan 1 ruang Kep.Sek. Serta beberapa sarana lain.
      Dilengkapi media dan alat pendidikan: 7 unit Komputer PC, Buku2 Pelajaran,
   Alat praktik, keterampilan, olahraga, dan sejumlah alat peraga/ media lainnyaSarana
   penunjang, berupa: lapangan upacara/ bermain/ olahraga, Tempat ibadah, lahan
   parkir, dan gasebu.




Model KTSP SMPLB Tunarungu SLB B/C Dharma Wanita Persatuan Kalsel                          26

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:83
posted:7/19/2012
language:
pages:30