OPTIMALISASI PENGELOLAAN DANA MUHAMMADIYAH by q5MwXF

VIEWS: 269 PAGES: 37

									INTEGRASI DAN OPTIMALISASI PENGELOLAAN
          DANA MUHAMMADIYAH



          TIM ASISTENSI BENDAHARA
        IR. TRISILADI SUPRIYANTO, MSi
           Membangun Gerakan Ekonomi
           Muhammadiyah Incorporated
 Sesuai Keputusan Muktamar 45 di Malang, Program Muhammadiyah dalam
  bidang ekonomi untuk 20 tahun ke depan, dalam membangun gerakan ekonomi
  Muhammadiyah pada sasaran institusional, dapat dilakukan melalui beberapa
  tahapan :
 Menanamkan kesadaran dan pemahaman yang sama tentang betapa penting dan
  bermaanfaatnya membangun kekuatan bersama (corporation) dari potensi
  ekonomi yang dimiliki Muhammadiyah, dibandingkan dengan bergerak sendiri-
  sendiri.
 Menyusun pedoman, membangun sistem dan instrumen yang dapat
  mengkonsolidasikan sumber-sumber daya ekonomi yang dimiliki
  Muhammaadiyah yang tersebar dan berserakan dalam suatu sistem yang
  terintegrasi (Incorpoarted),termasuk sistem keuangan yang terintegrasi dengan
  memaksimalkan hubungannya dengan perbankan
 Menyosialisasikan dan mengimplementasikan sistem dan pedoman
  Muhammadiyah Incorporated..
 Pengelolaan Dana Muhammadiyah di Bank Saat ini
 Sementara ini jika dianalisis struktur organisasi pengelolaan dana di Muhammadiyah
  bersifat otonomi, individual dan egaliter: Pengelolaan dana diserahkan kepada
  masing masing lembaga di bawah Muhamadiyah. Akibatnya tidak ada aturan yang
  baku tentang tata cara pengelolaan dana sehingga alokasi aset sangat bervariatif antar
  lembaga dan menciptakan ketidakefisienan dalam memaksimalkan pendapatan untuk
  Muhammadiyah. Lembaga yg kekurangan dana meminjam secara otonom sementara
  lembaga lain yang kelebihan dana menempatkannya di giro yang berbagi hasil rendah.
 Selain itu, banyaknya bank yang digunakan Muhammadiyah (76 Bank) membuat
  posisi tawar Muhammadiyah pada level masing-masing lembaga dalam
  mengoptimalkan pendapatan menjadi rendah . Pendapatan penempatan deposito
  yang tidak seragam pada beberapa bank menyebabkan tidak maksimalnya return
  investasi pada deposito.
 Penempatan yang terlalu tinggi pada produk Giro jika dibandingkan dengan Tabungan
  dan Deposito, yang terjadi di beberapa universitas bahkan di atas Rp 10 miliar,
  menunjukkan tidak adanya tata kelola keuangan di lembaga-lembaga di bawah
  Muhamadiyah, yang mengatur secara otomatis jika terdapat aloksasi dana yang terlalu
  banyak di satu produk sehingga pendapatannya bisa dimaksimalkan. Transfer
  otomatis dari giro ke tabungan bisnis misalnya dapat menaikkan produktivitas dana
  menjadi 3 pct.
 Membangun Gerakan Ekonomi Muhammadiyah
 Incorporated Melalui Pengelolaan Dana Terpadu

 Muhammadiyah Incorporated dalam pengelolaan dana terpadu ini
  bukan untuk menghilangkan hak-hak otoritas pengelolaan dan
  kepemilikan lokal terhadap sumber-sumber daya ekonomi,
  melainkan berperan sebagai mediator, fasilitator dan
  mengkonsolidasikan potensi dan sumber-sumber daya ekonomi
  yang dimiliki Muhammadiyah secara terintegrasi dan tersistem
  seperti layaknya mengelola sebuah perusahaan dalam rangka
  memenuhi kebutuhan dan mengoptimalkan cash flow pada setiap
  potensi ekonomi yang dimiliki Muhammadiyah
     Konsep Pengelolaan Dana Terpadu di
              Muhammadiyah
 Prinsip Utama : Pengelolaan dana terpadu (incorporated) harus dapat
  ditujukan untuk :

 Mendukung tercapainya visi dan misi perserikatan yaitu perluasan
  dakwah Muhammadiyah dalam bidang Pemurnian tauhid, Pendidikan
  dan Kesehatan, sesuai tujuan pokok Muhammdiyah
 Mengintegrasikan sistem pengelolaan dana organisasi, sehingga mampu
  mengkonsolidasikan dan memberikan informasi mengenai potensi
  sumber daya keuangan organisasi
 Meningkatkan daya saing , produktivitas dana dan posisi tawar organisasi
  terutama dengan perbankan dalam pengelolaan dana sehingga
  menghasilkan return dan sumber dana internal untuk memaksimalkan
  kegiatan amaliyah Muhammadiyah
       3 Program Tim Bendahara untuk
      mendukung sistem pengelolaan dana
                   terpadu

 1. Program Revitalisasi Iuran Anggota dan Non Anggota
 2. Program Optimalisasi Dana di Perbankan
 3. Program Investasi
 4. Fundraising
                     ORGANISASI MUHAMMADIYAH

                               MUKTAMAR

                              PIMPINAN PUSAT

PEMBANTU PIMPINAN                              AMAL USAHA
PERSYARIKATAN
- Majlis2                                      -Rumah Sakit
- Lembaga2                                     -Sekolah
                                               -Perguruan Tinggi
ORGANISASI OTONOM                              -Panti Asuhan
-Aisyiah   -Pemuda                             -BPRS
-NA         Muhammadiyah                       -Mini market
-IPM       -Hizbul Wathan                      -Dll.
-IMM       -Tapak Suci




                    A       N G    G O T A
7
                      POLA ALIRAN DANA

                                         PEMBANTU PIMPINAN
    MASYARAKAT                           PERSYARIKATAN
                                         - Majlis2
                                         - Lembaga2
        AMAL USAHA

        -Rumah Sakit                     ORGANISASI OTONOM
        -Sekolah                         -Aisyiah -Pemuda
        -Perguruan Tinggi                -NA      Muhammadiyah
        -Panti Asuhan                    -IPM     -Hizbul Wathan
        -BPRS                            -IMM     -Tapak Suci
        -Mini market




    A N G G OT A

8
    Masalah pengelolaan dana yang dihadapi Muhammadiyah

                           Permasalahan                              Akibat

Informasi          Terbatasnya informasi keuangan        Tidak tersedianya informasi
                    dari tiap-tiap unit usaha (Unit        keuangan terkini yang lengkap di
                    Amal Usaha) yang dikelola di           Pengurus Pusat
                    masing-masing PP/ PW/PD/ PR
                                                          Eksposure dana tidak dapat
                                                           dihitung secara akurat

Efektivitas        Penggunaan banyak Bank untuk          Pengurus Pusat tidak dapat
dan efisiensi       aktifitas Organisasi & Unit Amal       mengelola dana secara efektif
                    Usaha dengan produk/layanan            dan bargaining position yang
                    yang sejenis                           rendah dengan pihak ketiga

Koordinasi &       Setiap Unit Amal Usaha di PP/         Lemahnya koordinasi Pengurus
Kontrol             PW/ PD/ PR mengatur arus               Pusat dan pengurus daerah
                    dananya masing-masing                  untuk mengontrol arus dana Unit
                                                           Amal Usaha
Resiko             Kebijakan Pengelolaan                 Jika terjadi Resiko Finansial di
                    keuangan diatur masing-masing          Unit Amal Usaha juga akan
                    Unit Amal Usaha                        berdampak kepada organisasi
                                                           dan umat
           KEBUTUHAN MUHAMMADIYAH
 Mempermudah MOBILISASI dana iuran anggota
 Menekan idle fund & mengoptimalkan return dalam
  pengelolaan dana pada setiap amal usaha, melalui
  pemindahbukuan dana secara otomatis ke produk bank yang
  memberikan return yang maksimal.
 Meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam transaksi
  perbankan, melalui mutasi keuangan antar jaringan
  kelembagaan sehingga dapat dilakukan dengan mudah,
  terkendali dan optimal.
 Memudahkan monitoring keuangan dan mendapat dukungan
  sistem pelaporan pada setiap jaringan Muhammadiyah untuk
  pengambilan keputusan di tingkat pimpinan pusat
             KEBUTUHAN LAYANAN PERBANKAN



     Muhammadiyah memerlukan layanan perbankan, sehingga:

      Mempermudah MOBILISASI dana iuran Anggota
       dan non anggota

      Mutasi keuangan antar jaringan kelembagaan
       dapat dilakukan dengan MUDAH, TERKENDALI,
       dan OTIMAL.

      Mendukung sistem PELAPORAN dan
       pengambilan keputusan di tingkat Pimpinan
       Pusat.

11
 Tantangan Pengelolaan Keuangan
    Organisasi Muhammadiyah

 Menetapkan produk/layanan perbankan yang dapat
  mengatur tata kelola keuangan dari tingkat pusat,
  wilayah, daerah, ranting dan unit-unit usaha.

 Adanya solusi Perbankan yang masih partial untuk
  pengaturan   likuiditas dan  optimalisasi   dana
  organisasi.

 Mendapatkan layanan keuangan Perbankan yang
  komprehensif dan terintegrasi.
                          Solusi Pengelolaan Dana Terpadu
                              Solusi Bank                        Keuntungan untuk Organisasi

 Informasi               Cash Management                  Akses real time, 24x7 kepada semua
                                                            informasi saldo melalui jaringan elektronik
                                                           Memaksimalkan perhitungan untuk
                                                            pengambilan keputusan penggunaan Dana

 Efisien dan          Pindah Buku Otomatis dari giro      Otomasi atas berbagai transaksi sehingga
 Efektif               ke tabungan                          terjadi efisiensi sebesar 3 %
                      Funds Transfer ke Deposito          Efektifitas biaya dan waktu, efisiensi 6%
                      Auto Debet Payroll                  Menyederhanakan berbagai tugas
                      Payment Iuran Auto Debet             adminstratif

Koordinasi &            Cash Management                   Kontrol likuiditas dana dapat dilakukan
Kontrol                                                     secara terpusat
                        Cash Pick Up


 Resiko                 Security Device & System          Otoritas Transaksi keuangan hanya berlaku
                                                            untuk PIC yang ditunjuk
  Keterangan:
  - Semua jenis iuran
1
    wajib disetorkan
    secara langsung ke
    rekening PP (hanya                                                               PPM
    1 rkng)
                                     1   Rekening PPM                            2
2
    - Dari iuran yang
      terkumpul tersebut
      PPM
      mengalokasikan
                                                                                     PWM
      kepada setiap
      jenjang organisasi
      sesuai porsi yang
      sudah ditetapkan.
                                                                                     PDM



                                                                                     PCM


                                                                                     PRM


              IURAN ANGGOTA   IURAN NON ANGGOTA     IURAN PIMPINAN   IURAN AUM
LLG/ RTGS Payroll Clearing Incoming Funds LLG/ RTGS Payroll Clearing Incoming Funds LLG/ RTGS Payroll Clearing Incoming Funds




          Univ           Univ                       BTM              BTM                   Rumah Sakit       Rumah Sakit
                                                                               .                                        .
    Rek.Tabungan .      Rek Giro .             Rek.Tabungan        Rek.Girot                         .
                                                                                          Rek.Tabungan       Rek.Giro

                                          2


                                1

                                                           Cash Mgt




  Definisi:
  • Proses otomasi perpindahan dari                              Keuntungan bagi AUM:
    rekening giro ke rekening tabungan                           - Imbal hasil yang lebih baik
    yang memberikan imbal bagi hasil                             - Mengurangi biaya operasional melalui
    lebih tinggi akan bisa dilakukan                               proses otomasi terhadap proses
                                                                   pembayaran dan pengumpulan uang.
    dengan baik.
                                                                 - Sentralisasi penerimaan dan pembayaran.
  • Perpindahan dana secara otomatis di                          - Meminimalkan biaya dan memaksimalkan
    akhir hari dari seluruh rekening di                            modal kerja.
    AUM ke rekening operasional.
Mekanisme Solusi Optimalisasi Pendapatan
Pengelolaan Dana Muhammadiyah

            Giro Auto Debet              Pindah Buku dgn Cash Management




     Giro                     Tabungan                     Deposito




                                                                  Agunan
               3–4%                           3–4%                Deposito

             Fasilitas Transweep
                                                        Kredit/Pembiayaan
         Solusi Cash Management untuk program
            pengelolaan dana Muhammadiyah


 IDR & FCY                  Cash Pooling/Transweep     IDR & FCY
  SKN, RTGS, TT             Cash Distribution           SKN, RTGS, TT
  Cek                       Range Balance Acct          Cek
  Overbooking               ZBA (Zero Balance Acct)     Overbooking
  Auto Debet                                             Auto Credit
                                                         Layanan Cash Delivery
 Layanan Cash Pick Up
                                                         Pembayaran Massal
 Post Dated Cheque                                       PWM, PDM. PCM
 Virtual Account untuk    Giro
                                                         Investasi di Sukuk, Deposito
  mahasiswa                Tabungan Bisnis
                           Deposito




                              Cash management
                  SOLUSI PERBANKAN




                 KEBUTUHAN                         SOLUSI
     1   Mobilisasi dana iuran Anggota   Cash Management

     2   Mutasi keuangan dapat dilakukan Liquidity Product Management +
         dengan mudah, terkendali, dan   Cash Management
         optimal.

     3   Mendukung sistem pelaporan dan Management Information System
         pengambilan keputusan          (MIS)



18
       POLA ALIRAN DANA IURAN DENGAN CASH MANAGEMENT

                                Iuran Non Anggota   PEMBANTU PIMPINAN
     MASYARAKAT                                     PERSYARIKATAN
                                                    - Majlis2
                                                    - Lembaga2
            AMAL USAHA

      SPP   -Rumah Sakit                            ORGANISASI OTONOM
      dll   -Sekolah                                -Aisyiah -Pemuda
            -Perguruan Tinggi                       -NA      Muhammadiyah
            -Panti Asuhan                           -IPM     -Hizbul Wathan
                                Iuran               -IMM     -Tapak Suci
            -BPRS
                                AUM
            -Mini market




     A N G G OT A
                                 Iuran Anggota


19
                    Sistem Pelaporan dan Koordinasi
Membangun standar
                    Keuangan untuk sistem informasi
   koordinasi
                                  PPM


                                                         3
                     1

                                  PWM

                                                     4                    3
                     1

                                  PDM

                              2            5                 4

 UNIVERSITAS        DIKDASMEN                  BTM               STIKES   RUMAH SAKIT




            GARIS KOORDINASI      GARIS ORGANISASI
            UNIT AMAL USAHA
PENGENDALIAN MUTASI KEUANGAN: CASH MANAGEMENT




     - SEMUA FASILITAS WILAYAH
     - PENGECEKAN SALDO WILAYAH & DAERAH
                                                   PP

     − SEMUA FASILITAS DAERAH
     − PENGECEKAN SALDO DAERAH
                                           PWM            PWM

     −CEK SALDO
     −CETAK MUTASI
     −PINDAH BUKU
     −TRANSFER VIA SKN & RTGS     PDM        PDM        PDM   PDM
     −PESAN CEK/BG
     −PAYROLL/ MULTI TRANSAKSI




21
                 PDM
              Rek Daerah


   PDM
Rek Daerah
                                                      Definisi:
                                       PWM 3
                                     Rek wilayah
                                                   Secara otomatis dilakukan link antara rekening
                                                   operasional di daerah (sebagai sub account) dengan
                           1        2              rekening utama di kantor pusat sehingga bisa dilakukan
                1                                  kontrol terhadap nilai maksimal atau minimal dari setiap
                                                   sub account (pre determined range balance). Jika sub
                                                   account melebihi maksimal balance yang ditetapkan
                2                                  maka secara otomatis akan dilakukan perpindahan
  PWM 1                    Rekening PPM
Rek Wilayah
                                                   dana ke account utama di kantor pusat. Begitu juga
                                    2              sebaliknya jika sub account ternyata memiliki balance
                           1
                                                   di bawah angka yang sudah di tetapkan, maka secara
                                                   otomatis account utama akan melakukan perpindahan
                                                   dana.

   PDM                       PWM 2
Rek Daerah                 Rek wilayah

          Keuntungan bagi Muhammadiyah:
          - Mengurangi biaya operasional melalui proses otomasi
          - Mengurangi proses administrasi yang manual dan paperwork
          - Kontrol dan management resiko yang lebih baik melalui pemberian batas
            maksimal dan minimal dalam setiap sub account di daerah.
          - Maksimalisasi modal kerja dengan mendapatkan bagi hasil yang lebih baik.
                        FITUR LAYANAN CASH MANAGEMENT
Informasi Umum                                Transaksi
− Informasi Nilai Tukar Mata Uang             − Transfer dana dalam mata uang asing
− Informasi Suku Bunga                        − Pemindahbukuan:
− Berita Terkini                                   Antar rekening
− Daftar Cut Off Time                              Rekening lain
                                              − Transfer Domestik
                                                     LLG
Informasi Rekening                                   RTGS
− Informasi Saldo                                    ATM bersama
− Informasi Mutasi Rekening                          ATM Prima
− Informasi Status Rekening                   − Transfer International
− Pencetakan bukti transaksi                  − Multi Transfer Dana
− Pengiriman data transaksi secara otomatis        Domestic Online Transfer
                                              − Pembayaran Gaji Karyawan

                                              − Jenis Transaksi
                                                   Langsung
                                                   Terjadwal
                                                   Tunda



23
Manfaat Sistem Pengelolaan Dana Terpadu


   • Terciptanya pengelolaan amal usaha yang lebih efisien dan
     efektif serta produktif
   • Mampu memberikan informasi dan kemudahan akses
     terhadap potensi keuangan organisasi secara real time
   • Mempercepat proses pengambilan keputusan dalam
     pengelolaan dana Muhammadiyah
       Kriteria Bank yang dapat menjadi partner
                    Muhammadiyah
 Bank Syariah sesuai keputusan muktamar Muhammadiyah
 Mampu menyediakan layanan CASH MANAGEMENT mencakup solusi
    pengelolaan likuiditas (liquidity solution), solusi pengumpulan iuran (collection
    solution), solusi tagihan (receivable solution) dan solusi pembayaran/pindah buku
    (payable solution) untuk mengintegraikan keuangan Muhammadiyah
   Memiliki layanan pemindahbukuan otomatis produk-produk dana seperti giro
    maupun tabungan agar dana di giro memberikan hasil yang optimal dengan
    fasilitas transweep/Zero Balance Account (ZBA) dan dengan imbal hasil khusus
    (special pricing) sehingga meningkatkan produktivitas dana Muhammadiyah
   Pemanfaatan produk-produk kredit seperti kredit agunan deposito dengan
    margin khusus (special rate) agar efisisensi pengelolaan dana Muhammadiyah
    optimal.
   Memiliki cabang-cabang yang tersebar di 33 provinsi hingga kecamatan sehingga
    dapat melayani kebutuhan transaksi Muhammadiyah hingga tingkat ranting
   Memiliki RATING minimal masuk ke dalam investment grade agar dana umat
    yang tertanam di Bank tersebut aman.
Pengelolaan Dana Muhammadiyah di Bank
    saat ini berdasarkan data empiris

 Data Dana PTM yang masuk baru 31 % (Baru 51 PTM dari
  165 PTM)
 Data dana AUM (Amal Usaha Muhamadiyah) bidang
  kesehatan , yang masuk baru 7.8 % (Baru 39 AUM Kesehatan
  dibandingkan 500 AUM Kesehatan )
 Dari data yang ada, masih bisa digunakan untuk menganalisis
  pengelolaan dana di Muhammadiyah
               Rekap Dana Amal Usaha Muhammadiyah
                    se Indonesia (+/- 10 % data)
Jenis Produk    Giro        Tabungan     Deposito    Saham      Jumlah



Dana PTM        46,686 M    34,988 M     12,919 M    0,338 M    94,932 M
Baru 51 PTM
Dari 165 PTM



Dana AUM Kes    147,005 M   53,489 M     134,659 M   1,618 M    336,772 M
Baru 39 AUM
Dari 500 AUM




Total Jumlah    193,692 M   88,478 M     147,578 M   1,956 M    431,706 M
Dana
                (44,87 %)   ((20,50 %)   (34,18%)    (0.45 %)
            Penempatan Dana - Total
                                           Nilai Ribuan
                                Bank            Rp          %
                         Mandiri Syariah     90,131,185   20.88%
Mandiri Syariah

BNI
                         BNI                 67,916,232   15.73%
Ja-Teng                  Ja-Teng             60,609,411   14.04%
Mandiri                  Mandiri             44,776,910   10.37%
Muamalat
                         Muamalat            34,110,155   7.90%
BRI

BTN                      BRI                 29,758,467   6.89%
Bukopin                  BTN                 20,831,680   4.83%
BTN Syariah
                         Bukopin             17,262,113   4.00%
BPR Sy MM
                         BTN Syariah          6,354,324   1.47%
Lain-Lain
                         BPR Sy MM            5,498,375   1.27%
                         Lain-Lain           54,488,344   12.62%


                                           431,737,196
                  Penempatan Dana - UM
                                               Nilai Ribuan
                                    Bank            Rp          %

Mandiri Syariah
                             Mandiri Syariah     74,647,499   22.16%
Ja-Teng                      Ja-Teng             59,221,460   17.58%
Mandiri
                             Mandiri             41,095,579   12.20%
BNI
                             BNI                 34,075,536   10.12%
Muamalat

BTN
                             Muamalat            25,976,434   7.71%
Bukopin                      BTN                 20,741,257   6.16%
BRI
                             Bukopin             16,865,773   5.01%
BTN Syariah
                             BRI                 11,198,131   3.32%
BPR Sy MM

Lain-Lain                    BTN Syariah          6,354,324   1.89%
                             BPR Sy MM            5,498,375   1.63%
                             Lain-Lain           41,130,143   12.21%


                                               336,804,510
                  Penempatan Dana - RS

                                                      Nilai Ribuan
                                        Bank               Rp          %
                            BNI                         33,840,696   35.65%
BNI

BRI
                            BRI                         18,560,336   19.55%
Mandiri Syariah             Mandiri Syariah             15,483,686   16.31%
Muamalat

Mandiri
                            Muamalat                     8,133,720   8.57%
BMT Ben Iman - Lamongan
                            Mandiri                      3,681,331   3.88%
Sul-Sel

BPR Ja-Tim                  BMT Ben Iman - Lamongan      3,319,012   3.50%
Ja-Teng
                            Sul-Sel                      3,163,032   3.33%
BRI Syariah

Lain-Lain                   BPR Ja-Tim                   1,862,310   1.96%
                            Ja-Teng                      1,387,951   1.46%
                            BRI Syariah                  1,041,618   1.10%
                            Lain-Lain                    4,458,993   4.70%


                                                        94,932,686
Penempatan Per Produk - Total
                      Produk   Nilai Ribuan Rp    %


Giro
              Giro                 193,692,309   44.86%


Tabungan
              Tabungan              88,509,993   20.50%


Deposito
              Deposito             147,578,893   34.18%


Saham
              Saham                  1,956,000   0.45%




              Total                431,737,196
    Kesimpulan : Optimalisasi Pengelolaan Dana di
    Muhammadiyah
 Untuk mendapatkan informasi integrasi keuangan dengan : Sistem
  pelaporan aset-aset dan kewajiban yang jatuh tempo dan profil
  repricing penempatan dana agar optimalisasi pengelolaan dana dapat
  dilakukan. Dalam hal ini bisa bekerjasama dengan bank melalui produk
  Cash Management, sehingga data tersedia secara otomatis dan real time
  on line agar mobilitas vertikal untuk penampungan program iuran dan
  mobilitas horizontal untuk transfer dana lintas PWM dan AUM dapat
  dilakukan.
 Menggunakan produk Tabungan Bisnis dengan sistem pemindahbukuan
  otomatis dari giro ke tabungan dan sebaliknya dari tabungan ke giro
  jika saldo tidak mencukupi karena ada penarikan cek utk keperluan
  transaksi. Sehingga terjadi efisiensi sebesar 3 %.
 Meminta fasilitas Deposito dengan fasilitas back to back dengan
  pembiayaan sehingga dapat dipakai sebagai agunan apabila ada
  kebutuhan dana sehingga terjadi efisiensi lagi sebesar 6 %
Langkah-langkah Meningkatkan Produktivitas
Dana Tanpa Mengorbankan Likuiditas Operasional
 Membuka Tabungan Bisnis dengan fasilitas pindah buku otomatis jika saldo giro
  tidak cukup karena adanya penarikan dana lewat penarikan cek utk kebutuhan
  transaksi. Sehingga terjadi efisiensi otomatis sebesar 3 %, jika hanya
  menggunakan produk giro yang selama ini dilakukan. Atas pengelolaan dana
  terpadu ini PP mengambil management fee sebesar 1/3 bagian untuk
  mengetahui efisiensi pengelolaan dana nya dari pendapatan tabungan bisnis,
  sedangkan masing-masing AUM mendapatkan 2/3 bagian dari total efisiensinya.
 Meminta fasilitas pembiayaan dengan agunan deposito (back to back deposit)
  dengan bunga/margin pinjaman hanya sebesar 1.5 % dari penempatan deposito,
  sehingga terjadi efisiensi sebesar 6-7 %, karena proses proposal pinjaman tidak
  dilakukan secara terpisah
 Menggunakan produk cash management untuk optimalisasi penerimaan
  program iuran melalui sistem auto debet dan sistem informasi real on time
  untuk melihat posisi keuangan Muhammadiyah.
 Produktivitas Pendapatan Dengan Sistem Baru
 dari 10 % data yang tersedia
Jenis           Jumlah        Pendapatan     Giro ke        Tabungan       Tabungan
AUM                           Giro           Tabungan                      ke Deposito
Rumah Sakit     94,932        92.8           126.22         85.58          159.89




PTM             336,804       294.44         397.61         130.39         245.13




                                           + 189.05 jt               + 136.53 jt

        Sehingga Total Produktivitas = Rp 325.57 juta per bulan (dari 10 % data)
        Atau perkiraan Rp 3.2 milyard per bulan atau Rp 38.4 milyard per tahun (100%)
         Produk Investasi Alternatif
 Sukuk Ritel (Obligasi Syariah untuk Non Lembaga Keuangan)
  atau disingkat SR dengan pertimbangan :
   Return 2-3 % lebih tinggi dibandingkan deposito (saat ini SR 1
    memberikan return 12 %, SR 2 = 8.7 %, SR 3 = 8.3 %),
    sehingga menciptakan produktivitas dana yang lebih baik.
    Karakter investasi yang berjangka panjang cocok dengan
    karakter dana abadi yang dimiliki lembaga-lembaga
    Muhammadiyah.
   Likuiditas yang tinggi di pasar sekunder jika sewaktu-waktu
    dibutuhkan Muhammadiyah.
   Ikut membantu menstrukturisasi APBN, dari hutang yang
    bersifat ribawi menjadi investasi syariah.
 Alternatif Investasi Untuk Pemberdayaan Ummat
                  Muhammadiyah

 Selain untuk meningkatkan return dari hasil investasi,
  Muhammadiyah dapat mengembangkan BTM-BTM (Baitul
  Tamwil Muhammadiyah) melalui dana pinjaman dari PP
  Muhammadiyah dengan limit Rp 500 juta s/d Rp 1 M
  (Seperti produk KUR) untuk pemberdayaan ummat dengan
  bekerjasama dengan Koperasi-koperasi barang dan jasa yang
  tersebar di daerah Muhammadiyah, sesuai dengan keputusan
  Muktamar 45 di Malang untuk program ekonomi
  Muhammadiyah 20 tahun ke depan, pada sasaran personal
  (umat).
 Sekian Terima Kasih



Wassalamualaikum wr wb

								
To top