SATUAN ACARA PENYULUHAN ASI EKSKLUSIF

Document Sample
SATUAN ACARA PENYULUHAN ASI EKSKLUSIF Powered By Docstoc
					      SATUAN ACARA PENYULUHAN
   KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA




               Disusun Oleh :


            Ika Lucyana Safitri
             NPM. 2008 154014 6018




      PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BAHRUL ULUM
          TAMBAK BERAS JOMBANG
                     2011
                   SATUAN ACARA PENYULUHAN



A. Topik        : ASI Eksklusif
B. Tujuan
      Tujuan umum :
      Setelah mendapat penyuluhan diharapkan peserta dapat memahami
      bagaimana pentingnya ASI eksklusif dan dapat menerapkannya dirumah.
      Tujuan khusus :
      1. keluarga bayi mengetahui pengertian ASI eksklusif
      2. keluarga bayi mengetahui pentingnya ASI eksklusif
      3. keluarga bayi mengetahui kegunaan dan fungsi ASI eksklusif
      4. keluarga bayi mengetahui kandungan ASI
      5. keluarga bayi mengetahui upaya memperbanyak ASI
C. Sub Pokok Bahasan
      1. Pengertian ASI eksklusif
      2. Manfaat ASI eksklusif
      3. Kandungan ASI
      4. Penyimpanan ASI
      5. Upaya memperbanyak ASI
      6. Cara Menyusui yang benar
      7. Tanda bayi cukup ASI
      8. Cara memerah ASI
D. Sasaran
      Peserta         : Ibu Dan Balita
      Jumlah          : Ibu : 28 orang, bayi dan balita : 28
E. Tempat dan waktu
      Tempat          : Aula Dusun Mlaten
      Tanggal         : 23 April 2011
      Waktu           : 09.00 WIB - selesai
F. Metode
      Ceramah
      Tanya jawab
      Menggunakan leflet
G. Langkah – Langkah
    Langkah-langkah      Waktu                         Kegiatan
    Pembukaan          5 menit     Mengucapkan salam dan memperkenalkan
                                        diri
                                   Menyebut topik dan tujuan serta kegiatan
                                        yang akan dicapai
    Pengembangan       20 menit Menjelaskan
                                   Pengertian ASI eksklusif
                                   Pengertian ASI eksklusif
                                   Manfaat ASI eksklusif
                                   Kandungan ASI
                                   Cara memeras ASI
                                   Penyimpanan ASI
                                   Upaya memperbanyak ASI
                                   Tanda bayi cukup ASI
    Penutup            5 menit     Menanyakan kembali kejelasan materi pada
                                        audience
                                   Evaluasi lisan atau tanya jawab
                                   Mengucapkan terima kasih dan minta maaf
                                        jika ada kesalahan
                                   Mengucapkan salam penutup




H. Media
      Media : penyuluhan / ceramah langsung
      Sarana : -   Tempat penyuluhan
               -   Menggunakan leflet
               -   Menggunakan lembar balik
I. Evaluasi
 Evaluasi hasil    : Peserta bersedia menjelaskan kembali materi yang
                    diberikan.
 Evaluasi proses   : Saat penyuluhan kooperatif dengan bersedia dilakukan
                    demonstrasi dan antusias bertanya.
                              ASI EKSKLUSIF


A. PENGERTIAN
  ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan
  apapun pada bayi berumur 0-6 bulan, Bahkan air putih sekalipun.

B. MANFAAT ASI EKSKLUSIF
     Bagi Bayi
     o ASI mengandung semua bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan
         dan perkembangan bayi
     o Bebas bakteri dan tersedia dalam suhu yang ideal tanpa alat pembantu
     o Memberikan        perlindungan     dari   infeksi,   termasuk     penyakit
         gastrointestinal, penyakit pernafasan, dan apendisitis
     o Menurunkan resiko sindrom kematian bayi tiba-tiba
     o Memberikan perlindungan dari alergi
     o Mencegah terjadinya keadaan gizi salah (kelebihan makan dan
         obesitas)
     o Mengandung asam lemak yang diperlukan untuk pertumbuhan otak
         sehingga bayi menjadi lebih pandai
     o Meningkatkan daya penglihatan dan kepandaian bicara
     o Menunjang       perkembangan      kepribadian,   kecerdasan     emosional,
         kematangan spiritual dan hubungan sosial yang baik
     Bagi Ibu
     o Menurunkan kehilangan darah setelah melahirkan dan mengurangi
         terjadinya anemia
     o Menurunkan tingkat stres, depresi, keletihan dan rasa bersalah
     o Menunda terjadinya ovulasisehingga meningkatkanjarak kelahiran
         anak yang disebabkan oleh amenore laktasi
     o Mensegah terjadinya resiko osteoporosis dan kanker payudara pada
         wanita terutama bila menyusui lebih dari 3 bulan
     o Menurunkan resiko kanker ovarium
     o Memberi kepuasaan, kebanggaan, dan kebahagiaan pada ibu
     o Hubungan batin antara ibu dan bayinya menjadi lebih terasa karena
        dekatnya hubungan mereka melalui proses menyusui
     Bagi Keluarga
     o Dapat mengurangi biaya pengeluaran keluarga
     o Menunda penggunaan alat kontrasepsi, menghemat waktu, ASI siap
        setiap saat jika diperlukan
     o Praktis, ASI dapat diberikan dimana saja dan kapan saja dalam
        keadaan segar
     o Tidak merepotkan dan hemat waktu
     Bagi Negara atau bangsa
     o Penghematan devisa untuk pembelian susu formula, perlengkapan
        menyusui serta biaya menyiapkan susu
     o Penghematan untuk biaya sakit terutama sakit muntah / mencret dan
        sakit saluran napas
     o Penghematan obat-obatan, tenaga, dan sarana kesehatan
     o Menciptakan generasi penerus bangsa yang tanggunh dan berkualisatas
        untuk membangun Negara
     o Langkah awal untuk mengurangi bahkan menghindari kemungkinan
        terjadinya generasi yang hilang khususnya bagi Indonesia


C. KOMPOSISI GIZI DALAM ASI
     Kolostrum
     ASI yang keluar pada hari pertama sampai hari ketiga setelah melahirkan.
     Berwarna kuning jernih dengan protein berkadar tinggi.
     Protein
     Whey dan Kasein dalam ASI adalah 80:20 menghasilkan “kepala susu” yang
     lebih lembut dlm lambung sehingga mengurangi waktu pengosongan
     lambung dan membantu pecernaan. Sedangkan dalam susu sapi hanya 20:80
     Lemak
     Lemak dalamASI berubah kadarnya setiap kali diisap oleh bayi dan mudah
     dicerna karena mengandung enzim lipase.Lemak dalam bentuk Omega 3,
     Omega 6, dan DHA
       Karbohidrat (laktosa)
       Rasio jumlah laktosa dalam ASI dan PASI adalah 7:4 sehingga ASI terasa
       lebih manis. Laktosa memberi sekitar 40% kebutuhan energi bayi.
       Vitamin
       ASI mengandung vitamin yang lengkap yang dapat mencukupi kebutuhan
       bayi sampai 6 bulan kecuali vitamin K, karena bayi baru lahir ususnya
       belum mampu membentuk vitamin K.
       Mineral
       Kadar natrium lebih banyak sehingga melindungi neonatus dari dehidrasi
       dan kelebihan natrium dalam darah.± 50-70% besi diserap dari ASI bila
       dibandingkan susu sapi yang hanya diserap 10-30%.


D. UPAYA MEMPERBANYAK ASI
  a. sususilah bayi sesering mungkin setiap 2 jam, siang dan malam hari
       dengan lama menyusui 10-15 menit.
  b.   Setelah melahirkan bayi sebaiknya diperkenalkan dengan payudara
       walaupun ASI belum keluar. Biarkan bayi mencari sendri putting susu
       ibunya (reflek rooting) karena isapan bayi sedini mungkin sangat penting
       bagi peningkatan ASI
  c. Pastikan bayi menyusu dengan posisi menempel yang baik dan dengarkan
       suara menelan yang aktif
  d. Susuilah bayi sampai payudara terasa kosong bila ASI masih berisi,
       menyusui berikutnya dimulai dari payudara yang belum kosong
  e. Susui bayi di tempat yang tenang dan nyaman. Dan perbanyak minum
       setelah selesai menyusui
  f. Ibu harus mempersiapkan mental untuk menyusui bayi. Motivasi yang
       kuat untuk menyusui bayi merupakan salah satu upaya dalam
       memperbanyak asi
  g. Gunakan bra yang longgar
  h. Pentingnya mengikuti penyuluhan tentang manfaat dan keuntungan ASI
       serta aspek-aspek lain tentang menyusui dan laktasi
  i. Melakukan perawatan payudara dan senam untuk kesehatan
  j. Tingkatkan gizi pada makanan yang dikonsumsi, dan istirahat yang cukup
  k. Yakinkan diri ibu bahwa ia dapat memproduksi ASI lebih banyak.


E. CARA MENYUSUI YANG BENAR
   Sebelum menyusui, ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan pada
     puting susu dan aerola sekitarnya.
   Bayi diletakkan menghadap perut ibu/payudara.
   Payudara dipegang dengan ibu jari diatas dan jari lain menopang dibawah.
   Bayi diberi rangsangan untuk membuka mulut dengan cara menyentuh
     pipi dengan puting susu atau, menyentuh sisi mulut bayi.
   Setelah bayi membuka mulut,dengan cepat kepala bayi didekatkan ke
     payudara ibu dengan puting serta aerola dimasukkan ke mulut bayi.
   Setelah selesai menyusui,ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan
     pada putting susu dan aerola sekitarnya,biarkan kering dengan sendirinya.
   Menyendawakan bayi,dengan tujuan mengeluarkan udara dari lambung
     supaya bayi tidak muntah (gumoh) setelah menyusui.dengan cara: Bayi
     digendong tegak dengan bersandar pada bahu ibu kemudian punggungnya
     ditepuk perlahan-lahan atau, Bayi           tidur tengkurap dipangkuan
     ibu,kemudian punggungnya ditepuk perlahan-lahan.


F. PENYIMPANAN ASI
   ASI yang dikeluarkan dapat disimpan untuk beberapa saat.
   Di udara bebas/terbuka : 6-8 jam
   Di lemari Es : 24 jam
   Di lemari pendingin (-18° C) : 6 bulan


G. TANDA BAHWA BAYI CUKUP MINUM ASI
   Bayi terlihat kenyang setelah minum ASI.
   Payudara dan puting Ibu tidak terasa terlalu nyeri.
   Payudara Ibu kosong dan terasa lebih lembek setelah menyusui.
   Kulit bayi merona sehat dan pipinya kencang saat Ibu mencubitnya
   Bayi akan buang air besar (BAB) setidaknya dua kali sehari dengan tinja
     yang berwarna kuning atau gelap dan mulai berwarna lebih cerah setelah
     hari kelima belas.


H. TEHNIK MEMERAH ASI
  1. Sebelumnya (sebaiknya) payudara di [pijat dulu
        Memutar dengan 3 jari tengah
        Menyisir dengan jari-jari / sisir (stroking)
        Cuci tangan
        Duduk/ berdiri dengan nyaman, penampung dekat dengan payudara
  2. Jemari dan jempol disisi areola, tekan ke arah dalam mengarah ke dinding
     dada
  3. Pencet dibelakang puting susu dan areola dengan jempol dan jemari
  4. Lakukan juga dari arah samping.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1031
posted:7/17/2012
language:
pages:9