sejarah brigif 13

Document Sample
sejarah brigif 13 Powered By Docstoc
					DIVISI INFANTERI 1/PRAKASA VIRA GUPTI
     BRIGADE INFANTERI 13/GALUH




           SEJARAH SINGKAT
           BRIGIF 13/GALUH
                            DAN
           LAMBANG DHUAJA
           SERTA MAKNANYA




                  Tasikmalaya,    Juni 2011
                  i



    LAMBANG DHUAJA BRIGIF 13/GALUH
           DIVIF 1 KOSTRAD




TAMPAK BELAKANG        TAMPAK DEPAN
                                           ii

DIVISI INFANTERI 1/PRAKASA VIRA GUPTI
    BRIGADE INFANTERI 13/GALUH




                              SAMBUTAN
                     KOMANDAN BRIGADE INFANTERI 13
                     PADA PENERBITAN BUKU SEJARAH
                        SATUAN BRIGIF 13/GALUH

       Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, saya
menyambut gembira atas terbitnya Buku Sejarah singkat Satuan Brigif 13/Galuh sebagai
dasar tonggak sejak berdirinya satuan ini dan perjalanan pengabdiannya kepada NKRI
sejak berdiri sampai dengan sekarang.

       Penerbitan buku sejarah singkat Brigif 13/Galuh merupakan wujud kepedulian
Prajurit Brigif 13/Galuh terhadap perjuangan dan pengorbanan yang telah
dipersembahkan oleh para pendahulu Brigif 13/Galuh sejak berdirinya pada tanggal 11
September 1949 sampai dengan sekarang sehingga patut dijadikan contoh bagi
generasi penerus.

       Seperti kita ketahui bersama buku sejarah singkat ini sarat dengan nilai-nilai
edukatif dan inspiratif. Edukatif karena kita dapat belajar dari sejarah perjuangan para
pendahulu dalam melaksanakan pengabdiannya yang tidak mengenal waktu, tempat
dan sarana prasarana yang sangat terbatas tetapi dapat melaksanakan tugasnya
dengan baik, inspiratif karena terpanggil untuk tetap melanjutkan nilai-nilai perjuangan
luhur warisan para pendahulu Brigif 13/Galuh.

      Kami telah berupaya dalam penyusunan buku sejarah Brigif 13/Galuh dengan
segala daya upaya dan kemapuan secara maksimal namun tentunya masih banyak
kekurangan dalam menyusun buku sejarah yang lengkap dan valid yang disajikan
secara sistematis, karenanya segala kekurangan yang tersurat maupun tersirat dapat
menjadi masukan guna penyempurnaan lebih lanjut untuk itu kami mengharapkan
masukan dari semua pihak demi kesempurnaan penulisan sejarah Brigif 13/Galuh.
                                      iii


      Akhirnya mudah-mudahan buku ini dapat bermanfaat bagi generasi penerus
khususnya prajurit Brigif 13/Galuh dalam meningkatkan semangat juang guna
menghadapi tantangan tugas dimasa depan, dan semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu
melindungi kita semua, Amin.


                                                Tasikmalaya,      Juni 2011

                                                Komandan Brigade Infanteri 13



                                                      Farid Makruf, M.A.
                                            Letnan Kolonel Inf NRP 1910038880769
                                          iv

DIVISI INFANTERI 1/PRAKASA VIRA GUPTI
    BRIGADE INFANTERI 13/GALUH




                             KATA PENGANTAR
                      PADA PENERBITAN BUKU SEJARAH
                         SATUAN BRIGIF 13/GALUH

      Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas perkenan-Nya
kami dapat menyelesaikan dan menerbitkan buku sejarah singkat Brigif 13/Galuh.

       Sejarah singkat Brigif 13/Galuh disusun dengan maksud untuk memetik makna
dan nilai yang dianut oleh para pendahulu Brigif 13/Galuh sejak awal berdirinya sampai
dengan sekarang yang masih relevan dan bermanfaat bagi proses pengembangan
organisasi dan para prajurit Brigif 13/Galuh.

       Penyajian buku ini bukanlah bentuk penulisan ilmiah tetapi lebih kepada
penyampaian persefsi dan nilai-nilai yang luhur dan merupakan referensi bagi generasi
penerus dalam melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan negara seperti yang
telah dilakukan oleh para pendahulu Brigif 13/Galuh.

      Kami telah berupaya agar buku ini berkualitas dan valid serta mantik sehingga
dapat melengkapi sejarah singkat Brigif 13/Galuh yang telah disusun sebelumnya,
karenanya segala kekurangan yang tersurat maupun yang tersirat dapat menjadi bahan
masukan guna penyempurnaan lebih lanjut.

       Mudah-mudahan buku ini bermanfaat bagi kita semua terutama bagi generasi
muda prajurit Brigif 13/Galuh dan semoga Tuhan Yanag Maha Esa selalu melindungi
kita semua. Amin.

                                                   Tasikmalaya,       Juni 2011

                                                A.n. Komandan Brigade Infanteri 13
                                                        W.s. Kasi-3/Pers



                                                        Ahmad Rofik Alfian
                                                  Kapten Inf NRP 2920113920672
                                                                v

                                                       DAFTAR ISI
                                                                                                                    Halaman

DHUAJA BRIGIF 13/GALUH DIVIF 1 KOSTRAD.................................................. i
SAMBUTAN DANBRIGIF 13/GALUH.....................................................................ii
KATA PENGANTAR...............................................................................................iv
DAFTAR ISI............................................................................................................v

BAB I              PENDAHULUAN................................................................................ 1
                   1.  Umum…………………………………………………………..... 1
                   2.  Maksud dan tujuan …………………………………………….. 1
                   3.  Ruang Lingkup dan Tata Urut ……………………………....... 1
                   4.  Dasar……………………………………………………………….1

BAB II             SEJARAH SINGKAT KESATUAN BRIGIF 13/GALUH……………….2

                   5.        Sejarah Singkat Brigif 13/Galuh………………………………. 2
                   6.        Hari jadi Brigif 13/Galuh………………………………………… 2
                   7.        Peralihan Organisasi/Administrasi……………………………. 6
                   8.        Riwayat Penugasan……………………………………………. 6
                             a.     Mabrigif 13/Galuh………………………………………. 6
                             b.     Yonif 303/SSM…………………………………………… 7
                             c.     Yonif 321/GT……………………………………………… 7
                             d.     Yonif 323/Raider ………………………………………… 7

BAB III            ARTI / MAKNA DHUAJA BRIGIF 13/GALUH…………………………..8

                   9.        Lambang Satuan………………………………………………... 8
                             a.    Dhuaja……………………………………………………. 8
                             b.    Mahkota/Tiang……………………………………………. 8
                   10.       Ukuran……………………………………………………………. .8
                             a.    Dhuaja…………………………………………………….. 8
                             b.    Mahkota/Tiang………………………………………..…. 9
                   11.       Tata Warna……………………………………………………….. 9
                             a.    Dhuaja…………………………………………………….. 9
                             b.    Mahkota/Tiang……………………………………………. 9

                   12.       Arti dan Makna…………………………………………………… 9
                             a.     Dhuaja……………………………………………………. 9
                             b.     Tata Warna……………………………………………...... 11
                             c.     Mahkota/Tiang…………………………………………… 11
                                                 vi

BAB IV   NAMA PEJABAT................................................................................11

         13.      Daftar Nama Pejabat Brigif 13/Galuh .………………………… 11

                  a.    Daftar nama Pejabat Danbrigif 13/Galuh dari tahun 1949
                  s/d sekarang …………………………………………………..... 11
                  b.    Pejabat Mabrigif dan Denma 13/Galuh………………... 12
                  c.    Pejabat Danyonif Jajaran Brigif 13/Galuh……………... 12

         14.      Tanda Penghargaan/Cincin Peristiwa………………………..... 12

BAB V    PENUTUP

         15.      Penutup……………………………………………………..…......13
DIVISI INFANTERI 1/ RAKASA VIRA GUPTI
    BRIGADE INFANTERI 13/GALUH


                 SEJARAH SINGKAT KESATUAN BRIGIF 13/GALUH
                   DAN LAMBANG DHUAJA SERTA MAKNANYA


                                      BAB I
                                   PENDAHULUAN

1.    Umum.         Sejarah satuan adalah merupakan catatan perkembangan satuan,
agar setiap prajurit Brigif 13/Galuh dapat mengetahui dengan jelas sejarah satuan,
sehingga timbul suatu kebanggaan terhadap satuan dalam diri setiap prajurit Brigif
13/Galuh.    Sebagaimana kita ketahui bahwa buku sejarah ini merupakan salah satu
sarana yang penting untuk mewariskan nilai nilai perjuangan dalam bentuk hasil karya
masa lalu guna dijadikan bahan pertimbangan dimasa kini dalam rangka mawas diri dan
peningkatan mutu hasil karya kita pada masa-masa mendatang, baik perkembangan
personel, materiil maupun kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai titik tolak
dalam melaksanakan setiap tugas yang akan dilanjutkan.

2.    Maksud dan Tujuan.

      a.     Maksud.       Untuk memberikan gambaran tentang cikal bakal
      terbentuknya satuan Brigif 13/Galuh dan perkembangannya.
      b.     Tujuan.       Membentuk jiwa korsa dan rasa kekeluargaan antar prajurit
      dalam jajaran Brigif 13/Galuh dihadapkan kepada tugas-tugas satuan.

3.     Ruang lingkup.     Buku ini berisi tentang sejarah singkat satuan Brigif 13/Galuh,
peralihan organisasi/administrasi, riwayat penugasan nama-nama pejabat Danbrigif
13/Galuh, tanda penghargaan dan arti dan makna Dhuaja Brigif 13/Galuh disusun
dengan tata urut sebagai berikut :

      a.     Pendahuluan.
      b.     Sejarah Singkat Satuan.
      c.     Arti dan Makna Dhuaja Brigif 13/Galuh.
      d.     Penutup.

4.    Dasar :

      a.    Program Kerja Brigif 13/1 Kostrad TA. 2010 bidang personel khususnya
      pembinaan Sejarah dan tradisi satuan.

      b.    Surat telegram rahasia Pangdivif 1 Kostrad Nomor ST / 346 / 2010 tanggal
      19 Maret 2010 tentang perintah untuk menyusun dan menulis buku Sejarah
      Satuan.
                                         2

             II.   SEJARAH SINGKAT KESATUAN BRIGIF 13/GALUH


5.     Sejarah Singkat Brigif 13/Galuh. Brigade Infanteri 13/Galuh Kostrad cikal
bakalnya merupakan Kesatuan yang bernaung dibawah Panji Siliwangi, yang dilahirkan
dari berbagai laskar perjuangan rakyat bersenjata untuk melawan penjajah.

6.     Hari jadi Brigif 13/Galuh pada tanggal 11 September 1949. Sesuai dengan
pertumbuhan organisasi dan perkembangan situasi pada waktu itu, maka pada tanggal
5 Oktober 1945 berdasarkan maklumat Pemerintah RI No. 6 dari berbagai laskar
perjuangan rakyat bersenjata dibentuklah Tentara Keamanan Rakyat. Kemudian pada
tanggal 7 Januari 1946 Tentara Keamanan Rakyat dirubah menjadi Tentara
Keselamatan Rakyat. Istilah ini masih kurang tepat sehingga pada tanggal 25 Januari
1946 dirubah menjadi Tentara Republik Indonesia dan pada tanggal 3 Juli 1947 Tentara
Nasional Indonesia sampai sekarang.      Pada saat keadaan yang tidak menentu ini
terbentuklah beberapa Batalyon Badan Keamanan Rakyat salah satu diantaranya
adalah Batalyon Badan Keamanan Rakyat yang dipimpin oleh Mayor Suroto yang
berkedudukan di Kuningan yang kemudian diganti oleh Mayor U. Rukman. Pada
tanggal 15 Nopember 1946 diadakan Reorganisasi sehingga Divisi Siliwangi tidak lagi
membawahi 4 Resimen tetapi dirubah menjadi membawahi 5 Brigade yaitu Brigade I
sampai dengan Brigade V. Brigade V/Sunan Gunung Jati membawahi 6 Batalyon :

      a.    Batalyon I Pimpinan Mayor Suwandi berada di daerah Kosambi.
      b.    Batalyon II Pimpinan Mayor Sujana berada di daerah Kedung Bundar.
      c.    Batalyon III Pimpinan Mayor Ribut berada di Sindang Laut.
      d.    Batalyon IV Pimpinan Mayor U. Rukman di daerah Kuningan.
      e.    Batalyon V Pimpinan Kapten Efendi berada di Majalengka.
      f.    Batalyon VI Pimpinan Mayor Dasuki berada di Indramayu.

       Berbagai tantangan telah dihadapi baik dengan penjajah Belanda maupun
dengan pemberontak dalam negeri sendiri. Bahkan Mayor U. Rukman telah di culik oleh
Pasukan Divisi Bambu Runcing yang menduduki daerah Ciwaru di bawah pimpinan
Suwiryo dan Sutan Akbar, tetapi dapat meloloskan diri dari tempat tahanan pasukan
Bambu Runcing.      Setelah pasukan Bambu Runcing dapat dihancurkan oleh Batalyon
Rukman dan dari Batalyon V dipimpin oleh Overste Abimanyu maka Batalyon
U. Rukman mendapatkan perintah untuk Hijrah berjalan kaki dari Ciwaru menuju Ciawai
Gebang dan dari sini dipindahkan ke Cirebon. Dari Cirebon dipindahkan ke Rembang
dan dari Rembang dipindahkan lagi ke Madiun dan Ponorogo yang akhirnya
dipindahkan lagi ke Solo menempati pabrik Gula Tasikmadu. Disini Batalyon U. Rukman
mengadakan konsolidasi dan inventarisasi yang menjelma menjadi Batalyon I Brigade
13/Kruz. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1948 terjadi Class antara Batalyon U. Rukman
dengan Batalyon Singowarang Divisi IV/Solo sehingga pada tanggal 30 Agustus 1948
Batalyon U. Rukman harus diperintahkan kembali ke Jawa Barat. Pelepasan Batalyon
U. Rukman dilaksanakan dengan Upacara Militer, dari Solo menuju Wonosobo dengan
kereta api, dari Wonosobo langsung menuju tempat asalnya masing-masing. Markas
Batalyon dari Kompi Markasnya menuju Kuningan dipimpin oleh Mayor U. Rukman :
                                         3

      a.    Kompi I pimpinan Kapten Sentot Ahmad ke daerah Indramayu.
      b.    Kompi II pimpinan Kapten Mahmud Pasha ke Cirebon.
      c.    Kompi III pimpinan Kapten Mustofa Sudirja ke Sindanglaut.
      d.    Kompi IV pimpinan Letnan Emen Slamet ke Majalengka.

       Kemudian pada tanggal 19 Desember 1948 Kesatuan Divisi Siliwangi sebanyak
11 Batalyon telah mendapatkan perintah untuk mengadakan Long Mars ke Jawa Barat
di bawah pimpinan Letkol Daan Yahya. Tetapi di daerah Kaliboto Kebumen Daan Yahya
ditangkap oleh Belanda dan pimpinan diganti oleh Letkol Sadikin. Dari 11 Batalyon ini
masing-masing telah kembali tujuannya semula :

      a.    Batalyon Sitorus menduduki lagi di daerah Garut.
      b.    Batalyon Achmad menduduki daerah Bandung.
      c.    Batalyon Kamal Idris menduduki daerah Kab. Cianjur.
      d.    Batalyon A. Kosasih menduduki daerah Sukabumi dan Bogor.
      e.    Batalyon Lukas menduduki daerah Cikampek.
      f.    Batalyon Darsono menduduki daerah Karawang.
      g.    Batalyon Sentot menduduki daerah purwakarta.
      h.    Batalyon Sudarman menduduki daerah Tasikmalaya Selatan.
      i.    Batalyon Husen Syah menduduki daerah Tasikmalaya Utara.
      j.    Batalyon Nasuhi menduduki daerah Ciamis.
      k.    Batalyon Rivai menduduki daerah Majalaya.

        Mereka yang berasal dari Karesidenan Cirebon setelah kembali kepada
keluarganya, yang semula bukan termasuk Yon U. Rukman akhirnya bergabung menjadi
satu dengan Yon U. Rukman sehingga Yon U. Rukman bukan lagi 4 Kompi tetapi
menjadi 4 Batalyon atau 1 Brigade/Resimen.      Pada tanggal 11 september 1949 di
daerah Jawa Barat telah diadakan perubahan menjadi beberapa daerah Komando
Militer Daerah ( KMD ). Sehingga di daerah Cirebon dijadikan Komando Militer Daerah I
( KMD I ) di bawah pimpinan Mayor U. Rukman dengan mendapatkan tugas tempur dan
tugas Teritorial. Pada saat inilah sebagai awal sejarah dijadikannya dasar untuk
menetapkan terbentuknya Komando Resort Militer Priangan Timur atau Korem Priangan
Timur yang selanjutnya menjadi Brigif 13/Galuh.     Sehingga sampai saat ini tanggal
11 SEPTEMBER 1949 digunakan sebagai dasar “ HARI JADI BRIGIF 13/GALUH ”.
Pada saat penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada RIS, maka KMD I dilikwidir
menjadi Brigade XII dengan pimpinan Letkol U. Rukman dan PST ( Pasukan Stoot
Teritorial ) I dengan tugas Teritorial dipimpin oleh Mayor Mashudi. Untuk Staf
Operasinya dipimpin Mayor A. Gani yang kemudian diganti oleh Kapten Wachyu Hagono
sedangkan untuk Staf Teritorialnya dipimpin oleh Mayor Adimartapraja.         Kompi-
kompinya dijadikan 2 Batalyon dan 1 Stoot Detasemen yang menjelma menjadi
Batalyon-Batalyon :

      a.    Batalyon "A" dipimpin oleh Kapten A. Sentot.
      b.    Batalyon "B" dipimpin oleh Kapten D. Mustofa.
      c.    Stoot Detasemen dipimpin oleh Kapten Machpud Pasya.
                                         4

      KMD-II menjadi Brigif XIII dipimpin oleh Mayor A. Nasuhi, Chef Staf oleh Mayor
Suwarto, Kepala Staf oleh Kapten A.J. Witono.S. dengan Batalyon-Batalyon :

      a.     Batalyon 303 dipimpin oleh Kapten Kaharudin Nasution.
      b.     Batalyon 305 dipimpin oleh Kapten M. Parhadimulya.
      c.     Batalyon "P" dipimpin oleh Kapten Syachra.
      d.     Batalyon "Q" dipimpin oleh Kapten Jaelani.

      Unsur Teritorial :

      a.     Daerah Ciamis dipimpin oleh Letda Sutarso.
      b.     Daerah Tasikmalaya dipimpin oleh Letda Sujono.

     Pada tanggal 12 Juli 1950 terjadi penukaran daerah antara Brigade XII kemudian
menjadi Brigade "A" dipindahkan dari daerah Cirebon ke daerah Priangan Timur.
Brigade XIII kemudian menjadi Brigade "C" dipindahkan ke daerah Cirebon. Brigade
"A" dengan dikurangi 1 Batalyon yaitu Batalyon "X" (penjelmaan Stoot Detasemen
KMD-I) yang kemudian menjadi Batalyon 315 dan mendapatkan 2 Batalyon yaitu
Batalyon 123 pimpinan Mayor Kaharudin Nasution dan Batalyon 124 dipimpin oleh
Kapten Abdul Kadir, sehingga susunan Brigade "A" menjadi :

      a.     Batalyon 121 pimpinan Mayor Sentot.
      b.     Batalyon 122 pimpinan Mayor D. Mustofa.
      c.     Batalyon 123 pimpinan Mayor Kaharudin Nasution.
      d.     Batalyon 124 pimpinan Kapten Abdul Kadir.

      Berdasarkan Divisi Order Nomor 073 / 12 / 1950 tanggal 19-12-1950 terjadi
perubahan nama Batalyon antara lain sbb :

      a.     Batalyon 121 menjadi Batalyon 301.
      b.     Batalyon 122 menjadi Batalyon 302.
      c.     Batalyon 123 menjadi Batalyon 303.
      d.     Batalyon 124 menjadi Batalyon 304.

       Dengan Divisi Oder Nomor 33 / PDS / 52 tanggal 30-5-1952 sebutan Brigade
"A" diganti dengan Resimen 11, dan Staf PST II dibubarkan.    Berdasarkan Surat
Keputusan Panglima Nomor : KPTS-012/2/IV/SLW/52 tanggal 15-11-1952 Batalyon
319/9 pimpinan Kapten Maryono dimasukan ke Resimen Infanteri 11. Berdasarkan
Keputusan Panglima Nomor : KPTS/119/PLM/53            Batalyon 319 dibubarkan.
Berdasarkan Kerputusan Panglima Nomor: KPTS/54/PLM/KPTS/54         Resimen 11
disusun menjadi 5 Batalyon Organik antara lain :

      a.     Batalyon 302 dipimpin Kapten S. Hadiprawira.
      b.     Batalyon 303 dipimpin Kapten A.J.Kusno.
      c.     Batalyon 316 dipimpin Mayor Malao.
      d.     Batalyon 321 dipimpin Kapten Afandi.
      e.     Batalyon 323 dipimpin Mayor Makmun.
                                        5

       Berdasarkan Surat Keputusan Panglima Nomor : 70-3/5/58 tanggal 17-5-1958
Resimen Infanteri 11 menerima Panji Resimen dengan Nama "GALUH" dan
berdasarkan Surat Keputusan Nomor : Kpts-11-3/8/1958 tanggal 28-8-1958 diresmikan
Panji-Panji Batalyon antara lain :

      a.    Batalyon 302 dengan Panji Brawijaya.
      b.    Batalyon 303 dengan Panji Setya Perlaya.
      c.    Batalyon 316 dengan Panji Singamaharaja.
      d.    Batalyon 321 dengan Panji Galuh Taruna
      e.    Batalyon 323 dengan Panji Buaya Putih

      Pada tanggal 4-7-1960 dengan surat Perintah Nomor : SP/812/7/1960 tanggal
4-7-1960 sebutan Resimen Infanteri 11 Galuh dirubah menjadi Komando Resort Militer
Priangan Timur atau disingkat Korem Priangan Timur. Berdasarkan Surat Keputusan
Pangdam VI/Siliwangi Nomor: Skep/120-2/9/1962 tanggal 29-9-1962 Korem Priangan
Timur dihapus dan dibentuk Korem 062/Tarumanegara di Garut dan Brigif 13/Galuh di
Tasikmalaya.      Pada tanggal 5 Oktober 1962 di Alun-Alun Kabupaten Tasikmalaya
Pangdam VI/Siliwangi meresmikan berdirinya Brigif 13/Galuh dengan DHUAJA tetap
“GALUH“ karena BRIGADE tersebut merupakan kelanjutan dari Korem Priangan Timur.
Brigade Infanteri 13/Galuh terdiri dari Batalyon-Batalyon sbb :

      a.    Batalyon 303 dipimpin oleh Mayor P.Y. Sucipto
      b.    Batalyon 321 dipimpin oleh Mayor R.E. Junaedi
      c.    Batalyon 323 dipimpin oleh Mayor Suhadi.

7.     Peralihan Organisasi/Administrasi.     Berdasarkan Surat Keputusan Kepala
Staf Angkatan Darat Nomor: Skep/1100/XI/1977 tanggal 16 Nopember 1977 terhitung
mulai tanggal 1 Januari 1978 kesatuan Brigade Infanteri 13/Galuh dipindahkan dari
Organik/Administrasi Kodam VI/Siliwangi ke Organik/Administrasi Komando Cadangan
Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) dan pada tanggal 8 Mei 1978 Komando Brigade
Infanteri 13/Galuh disertai pasukan telah melaksanakan pelaporan peralihan Komando
dari Kodam VI/Siliwangi kepada Pangkostrad.

8.    Riwayat Penugasan.

      a.    Mabrigif 13/Galuh.

            1)     Tahun 1950 s/d 1959 Penumpasan DI/TII Jawa Barat di Priangan
            Timur.

            2)    Tahun 1959 s/d 1960 Penumpasan Pemberontakan PRRI Permesta
            di Sumatera.

            3)    Tahun 1963 s/d 1965 Penumpasan Gerombolan Kahar Muzakar di
            Sulawesi Selatan Tenggara.

            4)    1 Oktober 1965 s/d Desember 1965 Penumpasan G.30.S PKI di
            Jawa Barat.
                                  6

      5)    Tahun 1986 s/d 1987 sebagai Ko Sektor di Timor Timur dipimpin
      Kolonel Inf Mokoginta.

      6)    Tahun 1989 s/d 1990 sebagai Ko Sektor di Timor Timur dipimpin
      Kolonel Inf Irtom. Tabrani.

      7)    Tahun 1995 s/d 1995 sebagai Ko Sektor di Timor Timur dipimpin
      Kolonel Inf Cornel Simbolon.

      8)    Tahun 1997 s/d 1998       sebagai Ko Sektor di Irian Jaya dipimpin
      Kolonel Inf Hendra Rizal.

      9)     Tahun 1999 sebagai Ko Sektor di Timor Timur ( Jejak pendapat )
      dipimpin Kolonel Inf Sutrisno S.Sos.

      10)   Tahun 2000 s/d 2001 sebagai Ko Sektor di Maluku Utara dipimpin
      Kolonel Inf Sutrisno S.Sos.

      11)   Tahun 2001 s/d 2002 sebagai Ko Sektor di Aceh dipimpin Kolonel
      Inf Waris.

      12)    Tahun 2003 s/d 2004 sebagai Ko Sektor di Aceh dipimpin Kolonel
      Inf B. Zuirman.

b.     Yonif 303/SSM.     Penugasan Yonif 303/Setia Sampai Mati, Penumpasan
PKI Muso di Madiun, Penumpasan DI/TII Amir Fatah di Jawa Barat, Penumpasan
DI/TII di daerah Priangan Timur, penumpasan pemberontakan PRRI Permesta,
penumpasan DI/TII Karto Suwiryo dan penumpasan DI/TII Kahar Muzakar
di Sulawesi Selatan Tenggara, penumpasan G.30.S PKI di daerah Bogor,
penumpasan G.30 S. PKI di sepanjang perbatasan Jawa Barat Jawa Tengah
selanjutnya penumpasan PRRS Paraku kemudian operasi Seroja, Operasi Misi
Perdamaian PBB tergabung dalam Garuda XII-D tahun 1993 dan Operasi di Aceh
dan Irian Jaya.

c.      Penugasan Yonif 321/Galuh Taruna. Penumpasan pemberontakan Andi
Azis di Makasar, penumpasan gerombolan RMS di Ambon, penumpasan DI/TII
Kahar Muzakar di Sulawesi Selatan Tenggara, penumpasan gerombolan DI/TII
Karto Suwiryo di daerah Tasikmalaya Selatan, penumpasan pemberontakan
PRRI di daerah Tapanuli Utara, penumpasan DI/TII Amir Fatah Jawa Barat,
selanjutnya penumpasan sisa-sisa gerombolan Karto Suwiryo sepanjang sungai
Cimedang Barat, penumpasan DI/TII daerah Priangan Timur dan penumpasan
G.30.S PKI di daerah Priangan Timur, penumpasan PKI Muso Madiun,
penumpasan gerombolan Paraku di Kalimantan Barat kemudian operasi Seroja,
Irja, Pamtas NTT-Timor Leste, Ambon dan Aceh.
                                          7

     d.     Penugasan Yonif 323/Buaya Putih.      Penumpasan DI/TII di Kabupaten
     Ciamis, penumpasan DI/TII di Kabupaten Tasikmalaya, penumpasan DI/TII di
     Kabupaten Garut, penumpasan PKI Muso, penumpasan PRRI di Tapanuli Utara,
     penumpasan DI/TII Kahar Muzakar di Sulawesi Selatan Tenggara, Penumpasan
     DI/TII Karto Suwiryo, penumpasan G.30.S.PKI di Jakarta, penumpasan PGRS
     Paraku di Kalimantan Barat dan operasi Seroja , Irja, Ambon dan Aceh.



                                       BAB III

          ARTI / MAKNA DHUAJA BRIGADE INFANTERI 13/GALUH KOSTRAD

9.   Lambang Satuan.

     a.      Dhuaja.

             1)    Dhuaja Brigif 13/Galuh Kostrad berbentuk empat persegi panjang di
             buat dari bahan beludru hijau tua/hijau rumput berjumbai kuning emas dari
             benang sutra.

             2)    Pada bagian muka sebelah Kanan digambarkan Pataka Kostrad.

             3)    Pada bagian muka sebelah Kiri digambarkan Dhuaja Brigif 13/Galuh
             Kostrad dengan susunan sebagai berikut :

                   a)      Pohon lame dahan dan daun lima.
                   b)      Perisai.
                   c)      Bagian atas perisai tertulis "GALUH".
                   d)      Dibawah perisai tertulis " SETYA DAN BERANI "
                   e)      Dibelakang perisai tertulis bambu kuning runcing bersilang.
                   f)      Dibelakang perisai GAMBAR Harimau hitam pada Warna
                   dasar Kuning.
                   g)      Pada sudut bawah tertulis angka 13.
                   h)      Lukisan paling luar merupakan juring lingkaran yang terbagi
                   3 (tiga) Warna = Merah darah, Hijau, Kuning pada gambar Harimau
                   dengan garis pinggir warna Putih.
     b.      Mahkota/Tiang.
          Dhuaja Brigif 13/Galuh Kostrad menggunakan Mahkota/Tiang sama
     dengan Mahkota Tiang Pataka Kostrad yang terdiri dari :
             1)    Bintang bersudut lima.
             2)    Burung Raksasa dengan sayap melebar menggambarkan Garuda
             Yaksa dan menggenggam senjata "CAKRA AGNI".
             3)    Bunga Teratai mekar berdaun 17.
             4)    5 (lima) lingkaran (gelang).
             5)    Tiang.
                                         8

10.   Ukuran.

      a.    Dhuaja.

            1)      Panjang                        :   90 Cm.
            2)      Lebar                          :   60 Cm.
            3)      Jumbai                         :    7 Cm.
            4)      Inti Lambang                   :   60 x 50 Cm.
      b.     Mahkota / Tiang.
            1)      Mahkota (Kepala Tiang)         : 25 x 15 Cm.
            2)      Panjang Tiang sampai batas
                    Kedudukan Kepala Tiang         : 225 Cm.
            3)      Garis Tengah Tiang (0)         : 4 Cm.
11.   Tata Warna.
      a.    Dhuaja.

            1)      Dasar kain beludru                     : Hijau tua/Hijau rumput
            2)      Jumbai dari benang sutera              : Kuning emas
            3)      Pohon lame/daun                        : Hijau
            4)      Perisai                                : Putih
            5)      Bambu runcing                          : Kuning
            6)      Dibelakang Perisai HARIMAU             : Kuning/hitam
            7)      Juring lingkaran : - Sebelah kanan     : Merah
                                        - Sebelah kiri     : Hijau muda
                                        - Di tengah        : Kuning bergambar
                                                             Harimau
            8)      Dasar/tulisan GALUH                    : Putih/hitam
            9)      Pita/tulisan "SETIA DAN BERANI"        : Putih/hitam

      b.    Mahkota / Tiang.

            1)    Mahkota (Kepala tiang) dibuat dari logam kuning emas.
            2)    Tiang dibuat dari kayu jati dipelitur coklat/sawo matang.
            3)    Tiang dibuat secara bersambung dengan penyambung dari logam
            kuning emas bentuk Pipa.
            4)    Tali berjumbai kuning emas dari benang sutera.

12.   Arti dan Makna.

      a.    Dhuaja.

            1)      Lukisan.
                      9

a)    Pohon lame berbatang kokoh dan berdaun lebat, diartikan
bahwa Satuan Brigif 13/Galuh Kostrad berjiwa Sapta Marga,
Sumpah Prajurit dan dengan kokoh mempertahankan Pancasila dan
UUD 45 serta mampu memberikan pengayoman kepada
masyarakat sekitarnya dengan menunjukkan sifat budi luhur
sehingga merasa aman, tentram damai dan sejahtera.

b)    Berdahan lima dan berdaun lima.

      (1)  Brigif 13 adalah Satuan yang berpikir, bertindak dan
      bermoral Pancasila.

      (2)    Arti kedua daun berjumlah lima :

             (a)    Aing berarti aku.
             (b)    Pucuk umum berarti kasih sayang.
             (c)    Kembang tanjung berarti keluhuran budi.
             (d)    Pangeran berarti adil.
             (e)    Panatagama berarti Rahayu Selamat Lahir
             Bathin. Arti yang dimaksud : Brigif 13/Galuh Kostrad
             tidak menyombongkan diri dengan sifat keangkuhan,
             bertindak     berdasarkan     kebijaksanaan    tanpa
             menghilangkan kasih sayang terhadap sesama,
             berbudi luhur dengan memberikan keputusan
             berdasarkan kebenaran dan keadilan sehingga selalu
             mendapatkan Rakhmat, Keselamatan dan Ridho
             Tuhan Yang Maha Esa.

c)    Perisai diartikan sebagai alat perlindungan, selalu siap dan
waspada dalam menghadapi bahaya yang mengancam baik dari
segi mental, moral maupun fisik.

d)    Bambu runcing diartikan sebagai lambang senjata yang
digunakan pada waktu revolusi fisik, juga sebagai suatu tekad dan
gelora revolusi menyala-nyala sehingga Brigif 13/Galuh Kostrad
bertekad baja, selalu optimis terhadap segala tantangan, pantang
menyerah dan siap berkorban demi Bangsa, Negara, Kemerdekaan
dan Tanah Air Indonesia.

e)    Tulisan "GALUH" diartikan bahwa Satuan Brigif 13/Galuh
Kostrad cikal bakalnya dari kerajaan Galuh Pakuan, sehingga
Satuan Brigif 13/Galuh Kostrad tidak melupakan leluhurnya.

f)    Seloka PAKENA GAWE RAHAYU diartikan SETIA DAN
BERANI. Berasal dari batu bersurat peninggalan Prabu Raja Wastu
tahun 1330 yang artinya segala tindakan ditujukan kepada
keselamatan.
                                    10

             g)    Perisai latar belakang gambar kepala Harimau yang sedang
             menganga siap menerkam, mengandung arti Satuan Brigif
             13/Galuh Kostrad cikal bakalnya berasal dari Kodam VI Siliwangi
             yang sekarang Kodam III Siliwangi, lambang tersebut merupakan
             kebanggaan daerah Jawa Barat.

                    Dengan demikian Brigif 13/1 Kostrad dalam bertindak agar
             tidak ceroboh sehingga selalu mendapatkan Ridho Tuhan Yang
             Maha Esa.

b.    Tata Warna.

      1)     Hijau melambangkan kemakmuran, kesuburan.
      2)     Kuning melambangkan kejayaan.
      3)     Merah melambangkan keberanian.
      4)     Putih melambangkan kesucian.
      5)     Hitam melambangkan kekokohan keabadian.

c.    Mahkota / Tiang.

      1)    Bintang bersudut lima diartikan Pancasila sebagai Dasar falsafah
      Negara    Republik     Indonesia,   setiap  Prajurit   membela     dan
      mempertahankannya dan juga sebagai lambang/simbol TNI AD yang
      terkandung lima kebulatan tekad dalam Sumpah Prajurit.

      2)    Burung Raksasa dengan sayap melebar menggambarkan Garuda
      Yaksa diartikan :

             a)     Kesaktian.
             b)     Sayap terbuka lebar melambangkan menuju kesempurnaan
             sesuai tujuan Proklamasi 17 Agustus 1945.
             c)     Menggambarkan senjata "CAKRA AGNI" sebagai kebulatan
             tekad yang menentukan selaku Bhayangkari Negara.

      3)     Bunga teratai mekar berdaun 17 diartikan kemegahan dan kejayaan
      hari keramat 17 Agustus 1945.

      4)      5 (lima) lingkaran diartikan tiap sila dari Pancasila sebagai landasan
      idiil dan spirituil dari pada Idiologi Negara dan Bangsa.

d.    Demikian Dhuaja Brigif 13/Galuh Kostrad merupakan lambang
kebanggaan setiap prajurit Brigif 13/Galuh Kostrad yang berjiwa Sapta Marga dan
Sumpah Prajurit dengan berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar
1945 selalu berbudi luhur dan bertindak kesatria serta bertanggung jawab
terhadap tugasnya.
                                        11

                                      BAB IV

                                 NAMA PEJABAT

13.   Daftar Nama-nama Pejabat Brigif 13/Galuh

      a.    Daftar nama pejabat Danbrigif 13/Galuh dari tahun 1949 s/d sekarang

            1)    LETKOL INF U. RUKMAN                 : 11-9-1949 S/D 12-3-1951.
            2)    LETKOL INF B. SARAGIH                : 12-3-1951 S/D 21-3-1952.
            3)    MAYOR INF UMAR WIRAHADI K            : 21-3-1952 S/D 5-3-1953.
            4)    LETKOL INF SAMBAS ATMADINATA : 5-3-1953 S/D 9-10-1953.
            5)    MAYOR INF D. SUWARTONO               : 9-10-1953 S/D15-11-1955
            6)    MAYOR INF SUWARTO                    :15-11-1955 S/D 10-12-1956
            7)    LETKOL INF S. CAKRA DIPURA           : 10-12-1956 S/D 31-3-1959.
            8)    LETKOL INF R. DJOHARI                : 31-3-1959 S/D 5-9-1962.
            9)    LETKOL INF SUWARSID WIRIA           : 5-9-1962 S/D 10-10-1963.
            10)   LETKOL INF HERDIS PAGIH             : 10-10-1963 S/D 26-3-1964.
            11)   LETKOL INF SOMALI WIRYA              : 26-3-1964 S/D 10-5-1965.
            12)   KOLONEL INF RM. SAFI'I               :10-5-1965 S/D 21-8-1966.
            13)   KOLONEL INF R. SUPRAPTO. Y           : 21-8-1966 S/D 8-1-1968.
            14)   KOLONEL INF R. SAMBAS A.S            : 8-1-1968 S/D 13-4-1970.
            15)   KOLONEL INF R. OCE JUNJUNAN          : 13-4-1970 S/D 19-1-1971.
            16)   KOLONEL INF YUKI ALIBASYAH           : 19-1-1971 S/D 25-10-1975
            17)   KOLONEL INF H. SIMANJUNTAK           : 25-10-1975 S/D 13-10-1978
            18)   KOLONEL INF NENDI EFENDI              : 13-10-1978 S/D 1-1-1980.
            19)   KOLONEL INF ABDUL NURHAMAN            : 1-1-1980 S/D 1-10-1981.
            20)   KOLONEL INF SINUNGKARYO. S            : 1-10-1981 S/D 31-8-1983.
            21)   KOLONEL INF AGUS GUSMANA             : 31-8-1983 S/D 6-8-1985.
            22)   KOLONEL INF SUBARDI SUAR. S          : 6-8-1985 S/D 21-5-1986.
            23)   KOLONEL INF YACOB DASTO              : 21-5-1986 S/D 22-8-1987.
            24)   KOLONEL INF RHS. MOKOGINTA           : 22-8-1987 S/D 15-3-1989.
            25)   KOLONEL INF IRTOM TABRANI            : 15-3-1989 S/D 15-1-1990.
            26)   KOLONEL INF MAKMUN BASRI             : 15-1-1990 S/D 10-10-1992.
                                           12

      27)     KOLONEL INF AMIR SEMBIRING                      : 10-10-1992 S/D 3-11-1993.
      28)     KOLONEL INF DJADJA SUPARMAN : 3-11-1993 S/D 27-8-1994.
      29)     KOLONEL INF CORNEL SIMBOLON : 27-8-1994 S/D 8-1-1996.
      30)     KOLONEL INF ASRIL H T. S.IP                     : 8-1-1996 S/D 7-10-1996.
      31)     KOLONEL INF MA. MUNADJAT                        : 7-10-1996 S/D 30-9-1997.
      32)     KOLONEL INF HENDRA RIZAL                        : 30-9-1997 S/D 19-5-1999.
      33)     KOLONEL INF SUTRISNO, S. Sos                    : 5-7-1999 S/D 19-4-2001
      34)     KOLONEL INF WARIS                               : 19-4-2001 S/D 5-5-2003
      35)     KOLONEL INF B. ZUIRMAN                          : 5-5-2003 S/D 29-7-2006
      36)     KOLONEL INF EKO BUDI S.                         : 29-7-2006 S/D 24-3-2009
      37)     KOLONEL INF Y.P. SEMBIRING                     : 24-3-2009 S/D 10-4-2010
      38)   LETKOL INF BESAR HARTO KARYAWAN, S.H. : 10-4-2010
      S/D 06-07-2010
      39)   KOLONEL INF TRI YUNIARTO, S. AP. : 6-7-2010 S/D 29-04-2011
      40)   LETKOL INF FARID MAKRUF, M.A.       :    29-04-2011    S/D
      Sekarang

b.     Pejabat Jajaran Brigif 13/1 Kostrad yang terdiri dari Markas dan
Detasemen Markas Brigif 13/1 Kostrad yang membawahi tiga Batalyon Infanteri
saat ini adalah sebagai berikut :

      1)    DANBRIGIF 13/1 KOSTRAD LETKOL INF FARID MAKRUF, M.A.
      AKABRI TH 1991.
      2)    KASBRIGIF 13/1 KOSTRAD LETKOL INF KUNTO ARIEF
      WIBOWO,S.IP. AKABRI TH 1992.
      3)    KASI 1/INTEL . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
      4)    KASI 2/OPS. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
      5)    KASI 3/PERS . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
      6)    KASI 4/LOG KAPTEN INF DARUL AMIN, S. Ag. SEPA PK 1998
      7)    KASI 5/TER MAYOR INF IIM ABDUL MUKSIT, S. A.g, SEPA PK
      1996.
      8)    DANDENMA KAPTEN INF CANDRA SUHENDRA, SECAPA REG
      1998.

c.     Pejabat Komandan Batalyon Infanteri Jajaran Brigif 13/1 Kostrad terdiri
dari :

      1)   DANYONIF 303/SETIA SAMPAI MATI LETKOL INF                                        AGUS
      SUPRIYANTO, AKMIL TH 1993.

      2)   DANYONIF 321/GALUH TARUNA LETKOL INF HERI SUSANTO,
      AKMIL TH 1993.
                                      13

            3)    DANYONIF 323/RAIDER MAYOR INF AGUNG GUNAWAN, AKMIL
            TH 1995.

14.   TANDA PENGHARGAAN/CINCIN PERISTIWA.

      1.    D.I. Jabar              : Tanggal 5-4-1950 s/d 5-4-1953.

      2.    D.I. Jabar              : Tanggal 5-4-1953 s/d 4-4-1956.

      3.    D.I. Jabar              : Tanggal 4-4-1956 s/d 4-4-1959.

      4.    PRRI Sumatra            : Tanggal 13-5-1959 s/d 28-12-1959.

      5.    D.I. Kahar Muzakar      : Tanggal 12-10-1963 s/d 23-1-1965.

      6.    G.30.S. PKI             : Tanggal 1-10-1965 s/d 1-12-1965.

      7.    Seroja                  : Tanggal 29-6-1976 s/d 1-4-1977.

      8.    Seroja                  : Tanggal 5-2-1985 s/d 7-8-1985.

      9.    Seroja                  : Tanggal 10-7-1986 s/d Mei 1989.



                                    BAB V

                                   PENUTUP


15.   Penutup.  Demikian sejarah singkat satuan Brigif 13/Galuh beserta arti dan
makna Dhuaja Brigif 13/Galuh dibuat untuk dipahami oleh seluruh prajurit Brigif
13/Galuh.



                                           Dibuat di Tasikmalaya
                                           Pada tanggal          Juni 2011

                                           A.n. Komandan Brigade Infanteri 13
                                                   W.s. Kasi 3/Pers




                                                  Ahmad Rofik Alfian
                                           Kapten Inf NRP 2920113920672

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:615
posted:7/10/2012
language:
pages:20