Contoh skripsi BK Bab 3 by RamadhanOttonk

VIEWS: 1,381 PAGES: 28

									                                                                           62




                                  BAB III

                         METODE PENELITIAN

A. Jenis dan Rancangan Penelitian

       Jenis penelitian ini termasuk penelitian yang menggunakan pendekatan

   eksperimen. Penelitian ini menggunakan pendekatan pre eksperimental

   design dengan menggunakan one group pretest-posttest design, yaitu

   penelitian yang dilaksanakan pada satu kelompok saja tanpa kelompok

   pembanding. Didalam desain ini observasi dilakukan sebanyak dua kali yaitu

   sebelum eksperimen dan sesudah eksperimen. Observasi yang dilakukan

   sebelum eksperimen (O1) disebut pre-test dan observasi sesudah eksperimen

   (O2) disebut post-test (Arikunto, 2006:85).        Pertama-tama dilakukan

   pengukuran (pre-test) kemudian diberikan perlakuan (treatment) diskusi

   kelompok dalam jangka waktu tertentu, kemudian dilakukan pengukuran

   kembali (post-test) untuk melihat ada tidaknya pengaruh diskusi kelompok

   yang diterapkan.

       Pola ini dapat digambarkan sebagai berikut :

              Pre-test                   Treatment             Post-test

                O1                          X                     O2

                                     Bagan 3.1

                         Desain Penelitian (Sugiyono, 2007)




                                       62
                                                                      63




   Keterangan :

   O1     : nilai pre-test (sebelum diberi perlakuan)

   X      : perlakuan yang diberikan kepada anggota sampel

   O2     : nilai post-test (setelah diberi perlakuan)

    Prosedur pelaksanaan penelitian dengan rancangan one group pretest-

posttest design ini adalah sebagai berikut:

1. Memilih satu kelompok yang akan digunakan sebagai subyek penelitian

   yaitu siswa kelas X-1 SMA Unggulan BPPT Al-Fattah Lamongan.

2. Memberikan O1, yaitu pretest kepada siswa kelas X-1 SMA Unggulan

   BPPT Al-Fattah Lamongan untuk mengetahui skor siswa sebelum

   dilaksanakan diskusi kelompok.

3. Memberikan perlakuan pada subyek kelas X-1, yaitu dalam bentuk

   kelompok dengan metode diskusi kelompok dalam jangka waktu tertentu

   bagi siswa yang teridentifikasi mempunyai minat rendah dalam

   memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini dilakukan

   kepada 5 siswa kelas X-1 SMA Unggulan BPPT Al-Fattah Lamongan

   yang mempunyai minat memanfaatkan layanan BK dalam kategori rendah,

   yaitu mempunyai skor dibawah 84.

4. Memberikan O2, yaitu posttest untuk mengukur minat siswa dalam

   memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah setelah

   pelaksanaan diskusi kelompok.
                                                                       64




5. Analisis hasil penelitian dengan membandingkan hasil pretest dengan

  posttest.

6. Menerapkan tes statistik Uji Tanda (sign test) untuk mengevaluasi efek

  dari treatment (pelaksanaan diskusi kelompok) terhadap minat siswa

  dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

    Dalam meneliti permasalahan ini, tahapan-tahapan yang dilakukan

adalah sebagai berikut:

1. Tahap Persiapan Penelitian

  a.   Penyusunan proposal skripsi

       Penyusunan proposal skripsi ini merupakan awal kegiatan sebelum

       penulis terjun ke lapangan. Dalam menyuun proposal penelitian,

       penulis menentukan topik dan permasalahan terlebih dahulu yang

       kemudian dirumuskan dalam bentuk judul penelitian.

  b.   Seminar Proposal

       Setelah proposal penelitian selesai disusun, maka proposal tersebut

       diseminarkan. Tujuan dari seminar ini antara lain untuk mendapatkan

       masukan-masukan dari dosen pembimbing dan dosen penguji tentang

       permasalahan yang akan diteliti.

  c.   Penentuan Lokasi penelitian

       Dalam penelitian ini penulis menetapkan lokasi penelitian yaitu di

       SMA Unggulan BPPT Al-Fattah Lamongan.
                                                                       65




  d.   Permohonan izin

       Sehubungan dengan lokasi penelitian yang dilakukan di luar kampus

       Universitas Negeri Surabaya, maka penulis memerlukan izin

       penelitian. Penulis mengajukan permohonan izin penelitian dari

       Fakultas Ilmu Pendidikan, kemudian diserahkan kepada kepala

       sekolah SMA Unggulan BPPT Al-Fattah Lamongan.

  e.   Uji coba instrumen

       Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini

       menggunakan metode angket. Maka dari itu perlu diujicobakan untuk

       mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas angket. Sehingga data

       yang diperoleh dapat menggambarkan keadaan yang sebenarnya.

2. Tahap Pelaksanaan Penelitian

  a.   Membuat jadwal penelitian

       Penyusunan jadwal penelitian ini disesuaikan dengan jadwal siswa

       kelas X-1 SMA Unggulan BPPT Al-Fattah Lamongan agar tidak

       mengganggu proses belajar mengajar dan UAS (Ujian Akhir Sekolah).

  b.   Prosedur penelitian

       1. Pretest

         Pemberian pretest ini dimaksudkan untuk mengetahui skor minat

         siswa dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling di

         sekolah sebelum diberikan perlakuan dengan teknik diskusi

         kelompok. Pretest dilakukan pada tanggal 29 Mei 2011 di kelas X-
                                                                  66




  1 SMA Unggulan BPPT Al-Fattah Lamongan. Berdasarkan hasil

  pretest diketahui sebanyak 5 orang siswa teridentifikasi mempunyai

  minat yang rendah dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan

  konseling di sekolah.

2. Perlakuan

  Setelah teridentifikasi siswa yang mempunyai minat rendah dalam

  memanfaatkan     layanan   bimbingan    dan   konseling,   peneliti

  menggunakan teknik diskusi kelompok untuk meningkatkan minat

  siswa yang rendah dalam memanfaatkan layanan BK kepada siswa

  kelas X-1. Penelitian ini dilakukan di ruang kelas XII-2 dengan

  alokasi waktu 2x45 menit selama lima kali pertemuan . Adapun

  prosedur setiap perlakuan sebagai berikut
                                                                                67




                                               Tabel 3.1

                             Pelaksanaan Kegiatan Diskusi Kelompok

Pertemuan            Topik                   Tujuan                  Keterangan
Pertemuan I   Perkenalan,              Pembinaan              Menciptakan       suasana
              rasionalisasi diskusi    hubungan        agar   akrab     antar   anggota
              kelompok,        dan     lebih         akrab,   kelompok dan pemimpin
              membahas                 mengetahui tujuan      diskusi dengan permainan
              pengetahuan siswa        dari         diskusi
              tentang bimbingan        kelompok,        dan
              dan konseling            mengetahui
                                       seberapa       besar
                                       pengetahuan siswa
                                       tentang bimbingan
                                       dan konseling
Pertemuan     Permasalahan yang        Siswa lebih terbuka    Pembahasannya meliputi
II            dihadapi siswa di        dan mau berbagi        permasalahan          yang
              sekolah                  dengan      anggota    dihadapi serta solusi yang
                                       kelompok               didapatkan selama ini
Pertemuan     Mengungkapkan            Siswa         saling   Siswa                saling
III           hambatan          dan    berbagi          dan   mengungkapkan perasaan
              permasalahan yang        menemukan solusi       dan pandangannya tentang
              dihadapi       terkait   yang       berkaitan   bimbingan dan konseling
              dengan bimbingan         dengan bimbingan       di sekolah
              dan konseling            dan konseling
Pertemuan     Ruang        lingkup     Siswa          lebih   Pembahasannya meliputi
IV            bimbingan         dan    memahami tentang       arti, fungsi, tujuan, serta
              konseling                bimbingan        dan   berbagai layanan dalam
                                       konseling              bimbingan dan konseling
Pertemuan     Pengakhiran              Untuk mengetahui       Menyimpulkan           dari
V             kegiatan     diskusi     kesan siswa selama     keseluruhan        kegiatan
              kelompok         dan     mengikuti kegiatan     diskusi,    menyampaikan
              pemberian posttest       diskusi kelompok       kesan selama mengikuti
                                                              diskusi kelompok
                                                                          68




          3. Posttest

             Melakukan posttest atau pengukuran angket minat dalam

             memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling pada siswa

             subyek penelitian. Tujuan dari pemberian posttest adalah untuk

             mengukur dan mengetahui minat siswa dalam memanfaatkan

             layanan bimbingan dan konseling di sekolah, apakah ada perbedaan

             minat siswa dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan

             konseling setelah diberikan perlakuan.

          4. Membandingkan pretest dan posttest

             Melakukan perbandingan dan menganalisis perbedaan hasil pretest

             dan posttest dengan menggunakan Uji Tanda (sign test).



B. Subyek Penelitian

       Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-1 SMA Unggulan

   BPPT Al-Fattah Lamongan yang mempunyai minat rendah dalam

   memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah yang diketahui

   melalui metode angket.

       Adapun cara pelaksanaan untuk menentukan subyek penelitian adalah

   sebagai berikut:

   1. Peneliti menyebarkan angket pre-test kepada siswa kelas X-1

   2. Setelah angket diisi oleh siswa, kemudian angket ditarik kembali oleh

      peneliti
                                                                             69




   3. Hasil angket dianalisis berdasarkan ketentuan skoring yang telah

      ditetapkan. Dari hasil angket ini dapat diidentifikasi siswa yang

      mempunyai minat rendah dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan

      konseling.

   4. Siswa yang teridentifikasi mempunyai minat rendah dalam memanfaatkan

      layanan BK dijadikan subyek penelitian. Subyek penelitian ini diketahui

      sebanyak 4 siswa kelas X-1 SMA Unggulan BPPT Al-Fattah Lamongan.

                                       Tabel 3.2

                   Daftar Siswa yang menjadi subyek Penelitian

      No. Responden          Nama Siswa                 Kelas

             1                    IDS                    X-1

             2                    ZE                     X-1

             3                    AL                     X-1

             4                   ANH                     X-1

             5                   YAK                     X-1



C. Variabel dan Definisi Operasional

       Sugiyono (2008:38) mendefinisikan variabel penelitian sebagai suatu

   atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek, atau kegiatan yang mempunyai

   variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik

   kesimpulannya. Pada penelitian ini terdapat dua variabel yaitu diskusi
                                                                           70




kelompok sebagai variabel bebas (X) dan minat memanfaatkan layanan

bimbingan dan konseling sebagai variabel terikat (Y).

    Sedangkan definisi operasional adalah suatu definisi mengenai variabel

yang dirumuskan berdasarkan karakteristik-karakteristik variabel tersebut

yang dapat diamati (Azwar, 2007:74). Adapun definisi operasional dari dua

variabel penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Variabel bebas atau dependen (X) yaitu diskusi kelompok

   Diskusi kelompok merupakan salah satu tehnik dari bimbingan kelompok

   untuk membicarakan pemecahan masalah yang sedang dihadapi secara

   bersama-sama dengan mengutarakan ide-ide, saran, saling menanggapi

   satu dengan yang lain dalam rangka pemecahan masalah yang sedang

   dihadapi yang dilakukan melalui empat tahap, yaitu tahap persiapan,

   peralihan, kegiatan, dan tahap pengakhiran.

2. Variabel terikat atau independen (Y) yaitu minat siswa dalam

   memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling

   Minat siswa dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling

   adalah suatu keadaan dimana siswa memiliki rasa senang atau suka

   terhadap aktivitas dalam layanan bimbingan dan konseling yang dianggap

   berarti bagi dirinya, sehingga memberikan perhatian yang besar dan turut

   berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang berhubungan dengan layanan

   tersebut meliputi layanan orientasi, informasi, penempatan dan penyaluran,

   pembelajaran/penguasaan       konten,    konseling   individu,   bimbingan
                                                                         71




     kelompok dan konseling kelompok tanpa ada paksaan dan diharapkan

     mendapatkan dampak positif dari aktivitas/kegiatan yang diikuti.

       Adapun indikator yang digunakan untuk mengetahui minat siswa dalam

   memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling adalah :

   a. Perasaan senang atau suka terhadap aktivitas dalam bimbingan dan

     konseling

   b. Aktivitas dalam bimbingan dan konseling yang berarti

   c. Perhatian terhadap aktivitas dalam bimbingan dan konseling

   d. Partisipasi dalam aktivitas bimbingan dan konseling



D. Tehnik dan Instrumen Pengumpulan Data

   1. Tehnik Pengumpulan Data

          Komponen pengumpulan data mencakup penggunaan aneka tehnik,

     metode, dan alat untuk menemukan, memperoleh, serta menyimpan

     informasi tentang berbagai aspek pada orang yang dibimbing (Winkel dan

     Hastuti, 2005:253). Komponen ini mencakup semua usaha untuk

     memperoleh semua data-data siswa, menganalisis, menafsirkan, dan

     menyimpan data.

          Menurut Sugiyono (2008:224) tehnik pengumpulan data merupakan

     langkah yang paling strategis dalam penelitian karena tujuan utama dari

     penelitian adalah mendapatkan data. Adapun tehnik atau metode yang

     digunakan dalam penelitian ini adalah angket.
                                                                      72




     Menurut Winkel dan Hastuti (2005:270) angket adalah sejumlah

pertanyaan atau item yang harus dijawab oleh siswa secara tertulis.

Sedangkan menurut Arikunto (2006:151) angket/kuesioner adalah

sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi

dari responden tentang pribadinya atau hal-hal yang ia ketahui. Sugiyono

(2008:142) mendefinisikan angket sebagai tehnik pengumpulan data yang

dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan

tertulis kepada responden untuk dijawabnya.

     Jadi, dapat disimpulkan bahwa angket adalah tehnik pengumpulan

data yang berisi sejumlah pertanyaan tertulis yang harus dijawab oleh

responden.

     Menurut Arikunto (2006:152) keuntungan penggunaan angket sebagai

tehnik pengumpulan data yaitu:

a.   Tidak memerlukan hadirnya peneliti

b.   Dapat dibagikan secara serentak kepada banyak responden

c.   Dapat dijawab oleh responden menurut kecepatannya masing-masing

     dan menurut waktu senggang responden

d.   Dapat dibuat anonim sehingga responden bebas, jujur, dan tidak malu-

     malu menjawab

e.   Dapat dibuat terstandar sehingga bagi semua responden dapat diberi

     pertanyaan yang benar-benar sama

     Adapun kelemahan angket sebagai tehnik pengumpulan data yaitu:
                                                                       73




  a.   Responden sering tidak teliti dalam menjawab sehingga ada

       pertanyaan yang terlewati tidak terjawab

  b.   Sering sukar dicari validitasnya

  c.   Walaupun dibuat anonim, kadang-kadang responden dengan sengaja

       memberikan jawaban yang tidak betul atau tidak jujur

  d.   Sering tidak kembali

  e.   Waktu pengembaliannya tidak bersama-sama, bahkan kadang-kadang

       ada yang terlalu lama sehingga terlambat

2. Instrumen Pengumpulan Data

       Instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh

  peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan

  hasilnya lebih baik, dalam arti lebih cermat, lengkap, dan sistematis

  sehingga lebih mudah diolah. Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini

  adalah angket.    Jenis angket yang digunakan untuk mengungkap data

  siswa yang memiliki minat rendah dalam memanfaatkan layanan

  bimbingan dan konseling adalah angket tertutup, yaitu angket yang telah

  menyediakan kemungkinan jawaban terlebih dahulu sehingga responden

  hanya memberikan jawaban sebatas pilihan yang telah tersedia.

       Kisi-kisi angket minat siswa dalam memanfaatkan layanan bimbingan

  dan konseling adalah sebagai berikut:
                                                                                                          74




                                          Tabel 3.2
                Kisi-kisi Angket Minat Siswa dalam Memanfaatkan Layanan
                  Bimbingan dan Konseling Sebelum Perlakuan (Uji Coba)
             Minat Siswa    Perasaan        Aktivitas    Perhatian      Partisipasi
                                senang atau            dalam                  terhadap              dalam aktivitas
                                suka terhadap          bimbingan dan          aktivitas dalam bimbingan dan
                                aktivitas dalam        konseling yang         bimbingan dan konseling
                                bimbingan dan          berarti                konseling
Layanan BK                      konseling


                                   +            -        +             -        +            -        +          -
Lay. Orientasi                     1           14                     29        2                    41
Lay. Informasi                    20                     3           17, 40    30           43       15          51
Lay.    Penempatan        dan
                                   8                     32                    18           54       45          10
penyaluran
Lay. Pembelajaran                 31                   13, 53                  33                    22          5
Lay. Konseling individu         42, 52         19      25, 50         38       49          9, 36     48          16
Lay. Konseling kelompok                       24, 47     11           26                   12, 44    21          34
Lay. Bimbingan kelompok            7          28, 37   23, 46         35      6, 27                 4, 39
JUMLAH                             7            6        9             6        7            6        8          5
TOTAL                                    13                     15                    13                    13



                      Pengembangan instrumen pengumpul data dalam penelitian ini

                 dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut:

                 1.   Prosedur pengembangan angket

                          Prosedur yang digunakan untuk penyusunan angket dalam

                      penelitian ini adalah :

                      a. Mendefinisikan variabel penelitian
                                                                     75




     b. Menentukan indikator variabel

     c. Membuat kisi-kisi

     d. Menyusun item angket/ butir-butir pernyataan

     e. Uji coba angket pada siswa diluar sampel

     f. Menguji validitas dan reliabilitas instrumen

2.   Penskoran

         Dalam penelitian ini digunakan angket tertutup dengan model 4

     pilihan jawaban. Dalam angket ini siswa hanya diminta untuk

     memberikan tanda cheklist (√) pada lembar jawaban yang sudah

     tersedia dengan alternatif jawaban yang sesuai dengan keadaan

     dirinya.

         Penskoran dimaksudkan untuk memberikan skor atau nilai pada

     setiap jawaban yang dipilih. Ketentuan skor pada angket minat dalam

     memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling dapat dilihat pada

     tabel sebagai berikut:



                                      Tabel 3.3
                 Ketentuan Skor Angket Minat dalam Memanfaatkan
                       Layanan Bimbingan dan Konseling
                             Skor Item Positif  Skor Item Negatif
         Pilihan Jawaban
                                    (+)                 (-)
           Sangat sesuai             4                   1
               Sesuai                3                   2
          Kurang sesuai              2                   3
            Tidak sesuai             1                   4
                                                                     76




         Keterangan: Angka 4, 3, 2, 1 menunjukkan skor yang akan

     diperoleh responden. Jika pada pernyataan positif responden

     menjawab SS (sangat sesuai), maka akan memperoleh skor 4. Tetapi

     jika responden menjawab SS (sangat sesuai) pada pernyataan negatif,

     maka memperoleh skor 1.

3.   Perhitungan skor

         Setiap responden memperoleh skor dengan cara menjumlahkan

     skor tiap item pernyataan. Skor yang didapat secara keseluruhan

     dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, dan

     rendah. Untuk penentuan kategori minat memanfaatkan layanan

     bimbingan dan konseling dilakukan dengan cara mencari mean dan

     simpangan bakunya (SD), dengan ketentuan sebagai berikut:

        Kategori tinggi       = (Mean + 1SD) ke atas

        Kategori sedang       = (Mean – 1SD) sampai (Mean +1SD)

        Kategori rendah       = (Mean – 1SD) ke bawah

               (Hadi, 2004:246)

4.   Uji coba instrumen

         Uji coba instrumen dimaksudkan untuk mengetahui validitas dan

     reliabilitas instrumen yang digunakan.

     a. Uji Validitas

            Menurut Sugiyono (2008:121) validitas berarti instrumen

       tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya di
                                                                             77




              ukur. Sedangkan menurut Arikunto (2006:168) validitas adalah

              suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau

              kesahihan suatu instrumen. Sebuah instrumen dikatakan valid

              apabila mampu mengukur apa yang diinginkan dan dapat

              mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat.

                     Adapun langkah-langkah dalam menghitung validitas adalah:

              1.     Menyebarkan angket pada sejumlah responden

              2.     Menjumlah skor tiap item dan skor total

              3.     Menghitung korelasi antara skor masing-masing item dengan

                     skor total dengan menggunakan rumus tehnik korelasi Product

                     Moment

                     Rumus Product Moment




Keterangan:

              r xy             = Koefisien korelasi Product moment

              ∑XY              = Jumlah hasil kali dari X dan Y

              ∑X²              = Kuadrat dari variabel X

              ∑Y²              = Kuadrat dari variabel Y

              ∑X               = Jumlah variabel X

              ∑Y               = Jumlah variabel Y
                                                                       78




     N                = Jumlah responden

     4.    Hasil korelasi dibandingkan dengan rtabel pada taraf signifikan

           5%

     5.    Pengelompokan item-item yang valid kemudian mengurutkan

           nomor-nomornya sehingga tersusun angket yang valid.

                                       Tabel 3.4
                Hasil Perhitungan Validitas Angket Minat Siswa dalam
                 Memanfaatkan Layanan Bimbingan dan Konseling
No. Item             rhitung               rtabel          Keterangan
    1               -0.1136                0,235             Gugur
    2              0.202136                0,235             Gugur
    3               0,26255                0,235              Valid
    4              0.260267                0,235              Valid
    5               0.32878                0,235              Valid
    6              0.336877                0,235              Valid
    7              -0.00912                0,235             Gugur
    8              0.477375                0,235              Valid
    9              0.194549                0,235             Gugur
   10              0.528865                0,235              Valid
No. Item             rhitung               rtabel          Keterangan
   11              0.127052                0,235             Gugur
   12              0.128937                0,235             Gugur
   13              0.439679                0,235              Valid
   14              0.212959                0,235             Gugur
   15              0.468308                0,235              Valid
   16              0.430373                0,235              Valid
   17              0.307958                0,235              Valid
   18              0.596645                0,235              Valid
   19              0.398632                0,235              Valid
   20              0.314485                0,235              Valid
   21              0.259717                0,235              Valid
   22              0.503214                0,235              Valid
   23              0.365838                0,235              Valid
                                                                        79




   24             0.350792                0,235               Valid
   25             0.510117                0,235               Valid
   26             0.262633                0,235               Valid
   27             0.336627                0,235               Valid
   28             0.265608                0,235               Valid
   29             0.177222                0,235              Gugur
   30             0.218584                0,235              Gugur
   31             0.508062                0,235               Valid
   32             0.349343                0,235               Valid
   33             0.497487                0,235               Valid
   34             0.464799                0,235               Valid
   35             0.322009                0,235               Valid
   36             0.416283                0,235               Valid
   37             0.455928                0,235               Valid
   38             0.179197                0,235              Gugur
   39             0.107363                0,235              Gugur
   40             0.184317                0,235              Gugur
   41             0.224961                0,235              Gugur
   42             0.547183                0,235               Valid
   43             0.362496                0,235               Valid
   44             0.508947                0,235               Valid
   45             0.449269                0,235               Valid
   46             0.172355                0,235              Gugur
No. Item            rhitung               rtabel           Keterangan
   47             0.498991                0,235               Valid
   48              0.35382                0,235               Valid
   49             0.495005                0,235               Valid
   50              0.26341                0,235               Valid
   51             0.091259                0,235              Gugur
   52             0.547749                0,235               Valid
   53             0.534393                0,235               Valid
   54              0.18625                0,235              Gugur



           Dari 54 item pernyataan diketahui sebanyak 38 item pernyataan

     yang valid dan 16 item pernyataan yang gugur, yaitu item nomor 1,2, 7,
                                                                           80




   9, 11, 12, 14, 29, 30, 38, 39, 40, 41, 46, 51, 54 . 38 item pernyataan yang

   dinyatakan valid digunakan untuk pemberian pre-test dan post-test,

   karena hasil perhitungan masing-masing item pernyataan tersebut adalah

   rhitung > rtabel, sedangkan 16 item pernyataan yang dinyatakan gugur tidak

   diikutsertakan dalam perhitungan karena hasil rhitung < rtabel .

b. Uji Reliabilitas

        Menurut Arikunto (2006:178) reliabilitas menunjukkan pada

   pengertian bahwa instrumen tersebut cukup dapat dipercaya untuk

   digunakan sebagai alat pengumpulan data karena sudah baik.

   Reliabilitas merupakan konsistensi alat ukur dalam mengukur

   gejala yang sama. Untuk menguji reliabilitas menggunakan teknik

   belah dua/ Spearman-Brown. Adapun pengukurannya dengan cara:

   1. Menyajikan alat ukur kepada sejumlah responden, kemudian

      dihitung validitas itemnya, item-item yang valid dikumpulkan

      dan yang tidak valid dihilangkan atau tidak diikutkan dalam

      perhitungan.

   2. Membagi item-item yang valid menjadi dua bagian, yang

      dilakukan dengan cara membagi item berdasarkan nomor ganjil-

      genap.

      a. Menjumlahkan masing-masing item pada tiap-tiap bagian

         (ganjil-genap).

      b. Mengkorelasikan skor total masing-masing bagian dengan

         teknik korelasi product moment.
                                                                     81




         c. Menghitung indeks reliabilitas keseluruhan item dengan

           korelasi Spearman Brown

                             2 xr1    1
                    r11             2 2

                            1  r
                                       
                                   1 1 
                                   2 2 



             Keterangan :

             r 11   : reliabilitas instrumen

             r½½    : rxy yang disebut sebagai indeks korelasi antar dua

                    belahan instrumen (belahan I dan belahan II)




                              Tabel 3.5
                  Reliabilitas Angket Minat Siswa
      Dalam Memanfaatkan Layanan Bimbingan dan Konseling
      Skor Ganjil   Skor Genap
No.                                      X2        Y2   X.Y
         (X)              (y)
 1        50              49            2500      2401  2450
 2        69              60            4761      3600  4140
 3        72              63            5184      3969  4536
 4        58              53            3364      2809  3074
 5        53              54            2809      2916  2862
 6        60              86            3600      7396  5160
 7        61              58            3721      3364  3538
 8        62              53            3844      2809  3286
 9        70              64            4900      4096  4480
10        53              54            2809      2916  2862
11        60              54            3600      2916  3240
                                                  82




12        70            68       4900   4624   4760
13        47            45       2209   2025   2115
14        65            63       4225   3969   4095
15        64            56       4096   3136   3584
16        39            36       1521   1296   1404
17        43            35       1849   1225   1505
18        57            50       3249   2500   2850
19        68            66       4624   4356   4488
20        64            59       4096   3481   3776
21        69            59       4761   3481   4071
22        60            49       3600   2401   2940
23        69            59       4761   3481   4071
24        65            56       4225   3136   3640
25        58            61       3364   3721   3538
26        59            55       3481   3025   3245
27        58            51       3364   2601   2958
28        59            53       3481   2809   3127
29        57            59       3249   3481   3363
30        65            59       4225   3481   3835
31        53            46       2809   2116   2438
32        64            56       4096   3136   3584
33        71            70       5041   4900   4970
34        52            49       2704   2401   2548
35        61            59       3721   3481   3599
36        60            61       3600   3721   3660
37        62            62       3844   3844   3844
      Skor Ganjil   Skor Genap
No.                              X2     Y2     X.Y
         (X)            (y)
38        69            64       4761   4096   4416
39        68            66       4624   4356   4488
40        60            54       3600   2916   3240
41        62            63       3844   3969   3906
42        55            54       3025   2916   2970
43        57            54       3249   2916   3078
44        64            60       4096   3600   3840
45        62            58       3844   3364   3596
46        67            65       4489   4225   4355
47        67            61       4489   3721   4087
48        52            51       2704   2601   2652
49        69            70       4761   4900   4830
50        51            55       2601   3025   2805
51        59            59       3481   3481   3481
52        56            45       3136   2025   2520
                                                                        83




  53          62               63             3844          3969     3906
  54          48               51             2304          2601     2448
  55          62               63             3844          3969     3906
  56          59               60             3481          3600     3540
  57          58               62             3364          3844     3596
  58          68               58             4624          3364     3944
  59          58               58             3364          3364     3364
  60          64               59             4096          3481     3776
  61          57               60             3249          3600     3420
  62          65               63             4225          3969     4095
  63          64               60             4096          3600     3840
  64          53               48             2809          2304     2544
  65          70               64             4900          4096     4480
  66          55               48             3025          2304     2640
  67          65               63             4225          3969     4095
  68          65               58             4225          3364     3770
  69          62               60             3844          3600     3720
  70          56               58             3136          3364     3248
TOTAL        4236             4025           259546        235493   246232



               Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa:

        ∑X = 4236                       ∑Y = 4025


        ∑X² = 259546                    ∑Y² = 235493


        ∑XY = 246232                    N = 70


               Kemudian dimasukkan ke dalam rumus product moment:
                                                                                         84




    =


   =


    =


   =


   = 0,7380796


        Selanjutnya mencari reliabilitas angket dengan mengkorelasikan angka

korelasi dengan memasukkan ke dalam rumus Spearman Brown sebagai

berikut:
             2 xr1    1
    r11             2 2

            1  r
                       
                   1 1 
                   2 2 




        = 0,8493047


        Dari perhitungan di atas diperoleh r      hitung   sebesar 0.849 kemudian

dikonsultasikan dengan r    tabel   dengan jumlah subyek 26 dan taraf signifikan

5% sebesar 0.235 (tabel nilai product moment). Hasil r          hitung   > r   tabel   yaitu

0.849 > 0.235, maka instrumen angket minat siswa dalam memanfaatkan
                                                                                                   85




             layanan bimbingan dan konseling dinyatakan memiliki reliabilitas yang

             tinggi.


                       Berikut ini disajikan kisi-kisi angket minat siswa dalam memanfaatkan

             layanan bimbingan dan konseling sesudah uji validitas dan reliabilitas:


                                          Tabel 3.2
                Kisi-kisi Angket Minat Siswa dalam Memanfaatkan Layanan
                  Bimbingan dan Konseling Sebelum Perlakuan (Uji Coba)
             Minat Siswa    Perasaan        Aktivitas    Perhatian      Partisipasi
                                 senang atau            dalam              terhadap          dalam aktivitas
                                 suka terhadap          bimbingan dan      aktivitas dalam bimbingan dan
                                 aktivitas dalam        konseling yang     bimbingan dan konseling
                                 bimbingan dan          berarti            konseling
Layanan BK                       konseling


                                   +             -        +           -      +          -      +        -
Lay. Orientasi
Lay. Informasi                     13                     1           10                30     8
Lay.    Penempatan         dan
                                   5                      23                11                32        6
penyaluran
Lay. Pembelajaran                  22                   7, 38               24                15        3
Lay. Konseling individu           2, 37         12      18, 36              35          27    34        9
Lay. Konseling kelompok                        17, 33                 19                31    14        25
Lay. Bimbingan kelompok                        21, 28     16          26   29, 20              2
JUMLAH                             5             5        7           3      5          3      6        4
TOTAL                                     10                     10                 8              10
                                                                             86




E. Tehnik Analisis Data

       Menurut Sugiyono (2008:244) analisis data adalah pencarian dan

   penyusunan data secara sistematis yang diperoleh dari hasil wawancara,

   catatan lapangan, dan bahan-bahan lain dengan cara mengorganisasikan data

   ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa,

   menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan

   dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri

   sendiri maupun orang lain.

             Pada penelitian ini digunakan metode analisa data statistik karena

      data yang dikumpulkan merupakan data kuantitatif. Metode analisis data

      yang sesuai dengan rancangan penelitian ini adalah statistik non

      parametrik. Hal ini karena data yang dianalisis berasal dari sejumlah

      subjek penelitian yang relatif kecil.

             Tehnik analisis non parametrik yang digunakan untuk menguji

      hipotesis dalam penelitian ini adalah uji tanda (sign test). Analisis ini

      dinyatakan dalam bentuk tanda positif dan negatif pada perbedaan antara

      pasangan observasi dan tidak didasarkan atas besarnya perbedaan tersebut.

             Prosedur uji Tanda yang dikemukakan oleh Supranto (2009:298)

      adalah sebagai berikut:

      1. Menyatakan hipotesis nol dan hipotesis alternatif

      2. Memilih taraf nyata

      3. Menghitung frekuensi tanda
                                                           87




4. Menentukan tanda beda antara pasangan observasi

5. Menentukan probabilitas hasil sampel yang diobservasi

6. Penarikan kesimpulan statistik tentang hipotesis nol
                                                                           88




                              DAFTAR PUSTAKA

Ambarsari, Ratri E. 2009. Meningkatkan Minat Memanfaatkan Layanan
    Bimbingan dan Konseling di Sekolah Siswa Kelas X SMA Negeri 20
    Surabaya Melalui Layanan Informasi. Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya:
    PPB FIP UNESA

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu pendekatan Praktik.
     Jakarta: PT Rineka Cipta

Azwar, Saifuddin. 2007. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Hadi, Sutrisno. 2004. Statistik Jilid II. Yogyakarta: Andi Offset

Handayani, Nuri. 2009. Penerapan Bimbingan Kelompok dengan Tehnik Diskusi
    Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X-UJP SMK
    Negeri 4 Surabaya. Skripsi Tidak diterbitkan. Surabaya: PPB FIP UNESA


Melati, Dewi Sekar. 2007. Hubungan Tingkat Kesegaran Jasmani dan Minat
     Terhadap Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Pada Siswa Kelas Unggulan
     dan Kelas Biasa SD Negeri Tempelan 2 Kecamatan Blora Kabupaten Blora
     Tahun    2006-2007.    Online.   (http://www.scribd.com/doc/25055970/
     Hubungan-Tingkat-Kesegaran-jasmani-Dan-Minat, diakses 01 September
     2010)

Nurihsan, Ahmad Juntika. 2006. Bimbingan dan Konseling dalam Berbagai Latar
     Belakang Kehidupan. Bandung: Refika Aditama

Nursalim dan Suradi. 2002. Layanan Bimbingan dan Konseling. Surabaya: Unesa
     University Press

Permata,     Vivi.    2008.      Yang      Tersisa   dari    Skripsi.  Online.
     (http://vivipermata.blog.friendster.com/2008/08/28, diakses 01 September
     2010)

Pintrich, Paul R. dan Schunk, Dale H. 2002. Motivation in Education: Theory,
      Research, and applications. New Jersey: Person Education, Inc

Prasetyono, Dwi Sunar. 2008. Rahasia Mengajarkan Gemar Membaca Pada Anak
      Sejak Dini. Jogjakarta: Think

Prayitno dan Amti, Erman. 2004. Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta:
      Rineka Cipta
                                                                              89




Qym. 2009. Cara Menumbuhkan Minat dan faktor-faktor yang mempengaruhi
    Minat. Online. (http://www.blogcatalog.com/blog/letssmile, diakses 01
    September 2010)

Reksoatmodjo, Tedjo. 2007. Statistik untuk Psikologi dan Pendidikan. Bandung:
     PT Refika Aditama

Salahuddin, Anas. 2010. Bimbingan dan Konseling. Bandung: CV Pustaka Setia

Santrock, John. W. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media
     Group

Sari, Silvi K. 2008. Pemberian Layanan Informasi tentang Bimbingan dan
      Konseling untuk Meningkatkan Minat Siswa dalam Memanfaatkan
      Pelayanan Bimbingan dan Konseling (Studi di SMA Negeri 2 Sumenep).
      Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya: PPB FIP UNESA

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT
     Bina Aksara

Siegel, Sidney. 1998. Statistik NonParametrik untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: PT
      Gramedia Pustaka Utama

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:
     Alfabeta

Sukardi, Dewa Ketut. 1987. Bimbingan Karir di Sekolah-sekolah. Jakarta: Ghalia
     Indonesia

Sukardi, Dewa Ketut dan Kusmawati, Nila. 2008. Proses Bimbingan dan
     Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta

Tim MKDK. 1991. Bimbingan dan Penyuluhan. Surabaya: IKIP University Press

Tim Penyusun. 2006. Panduan Penulisan Skripsi. Surabaya: Unesa University
    Press

Winkel, W.S. dan Hastuti, Sri. 2006. Bimbingan dan Konseling di Institusi
    Pendidikan. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia

Yusuf dan Nurihsan. 2008. Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: PT
     Remaja Rosdakarya

								
To top