Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

CIRI - CIRI PERKEMBANGAN KEJIWAANANAK SEKOLAH MENENGAH

VIEWS: 115 PAGES: 3

CIRI - CIRI PERKEMBANGAN KEJIWAANANAK SEKOLAH MENENGAH

More Info
									                 CIRI-CIRI PERKEMBANGAN KEJIWAAN
                         ANAK SEKOLAH MENENGAH

       Karena tiap tahap perkembangan itu memiliki ciri-ciri, hal ini dapat
membantu pendidik untuk mengatur strategi pendidik dengan kesiapan anak untuk
menerima, memahami dan menguasai bahan pendidikan sesuai dengan kemampuan.

       Dibawah ini akan dibahas mengenai Perkembangan Kejiwaan Anak Sekolah
Menengah. Masa anak sekolah menengah merupakan waktu anak mencari dan
menemukan jatidiri dan kepekaan sosial. Pada masa ini kejiwaan anak mulai tumbuh
rasa keharusan melakukan kewajiban atau tugas dan tanggung jawabnya. Dengan kata
lain, anak sekolah kejiwaannya telah berkembang dengan maksimal dan sadar akan
keharusan-keharusan kenyataan sosial.
Berikut adalah ciri-ciri perkembangan kejiwaan anak sekolah menengah :

 1) Bertambahnya Kemampuan Membuat Atraksi, Memahami Hal-hal yang
     Bersifat Abstrak.
        Anak sekolah menengah pada umumnya memiliki tingkat kreatifitas yang
     tinggi. Biasanya mereka pandai memikirkan dan membayangkan hal-hal yang
     tidak umum. Hal ini dikarenakan mereka menganggap dirinya bebas, dan dapat
     melakukan apapun yang mereka kehendaki.

 2) Bertambahnya Kemampuan Berkomunikasi Pikir Dengan Orang Lain.

        Semakin bertambahnya usia pada anak, semakin bertambah pula
     kemampuan berkomunikasi dan cara pikir anak tersebut. Hal ini, juga terjadi
     pada anak sekolah menengah yang dapat dikategorikan usia remaja, yang sudah
     mampu berkomunikasi pikir dengan orang lain. Kemampuan tersebut tumbuh
     dengan sendirinya seiring dengan bertambah luasnya pergaulan anak dengan
     setiap orang yang berasal dari berbagai kalangan, sehingga mereka dapat
     mempelajari pola pikir dan sifat masing-masing orang.

3) Mampu Mengadakan Identifikasi Dengan Kondisi Dalam Lingkungan
   Hidup Yang Lebih Luas.

        Dalam lingkungan pergaulan yang luas, setiap individu harus mampu
     menempatkan diri dengan baik sesuai dengan lingkungan yang ada. Hal itu
     berarti, setiap individu harus mampu mengadakan Identifikasi atau penentuan
     identitas diri mereka masing-masing dalam lingkungan hidup.

        Pada anak sekolah menengah merupakan usia yang sudah mampu
     mengadakan identifikasi dengan kondisi dalam lingkungan hidup yang lebih
     luas. Ini berarti anak sekolah menengah telah mampu menjelaskan diri atau
     menempatkan diri diberbagai kondisi lingkungan hidup yang luas.




                                        1
4) Bertumbuhnya Minat Untuk Memahami Diri Sendiri dan Orang Lain.
       Masa anak sekolah menengah merupakan waktu anak mencari dan
    menemukan jatidiri. Selain itu, anak juga mencari dan menemukan kepekaan
    rasa sosial dengan tumbuhnya minat untuk memahami orang lain yang berada
    disekitar mereka.
       Karena setiap hari mereka bergaul dan berhubungan dengan keluarga dan
    orang lain. Tumbuhnya minat memahami diri sendiri dan orang lain pada anak
    sekolah menengah dapat menimbulkan rasa suka dan menaruh perhatian lebih
    pada orang lain khususnya pada lawan jenis.
5) Bertumbuhnya Kemampuan Untuk Membuat Keputusan Sendiri.
       Anak sekolah menengah merupakan usia remaja yang cukup mengerti apa
    yang baik dan buruk untuk diri mereka. Pada usia ini, kebanyakan anak
    mempunyai sifat keras kepala yang sangat tinggi, mereka sangat sulit
    dipengaruhi dan jarang mendengarkan saran dari orang lain. Sehingga anak
    sekolah menengah sudah mampu untuk membuat keputusan sendiri. Keputusan
    mereka yang diambil biasanya berdasarkan keinginan sendiri yang menurut
    mereka baik untuk diri mereka sendiri. Tetapi disisi lain, anak sekolah
    menengah biasanya mempunyai tekad dan semangat yang kuat dalam
    melaksanakan keputusan mereka tersebut. Jadi, dengan tumbuhnya kemampuan
    untuk membuat keputusan sendiri, anak sekolah menengah sudah dapat
    dikatakan mandiri.
6) Bertumbuhnya Kemampuan Sosial.
       Anak sekolah menengah yang berada di usia remaja dikenal memiliki
    pergaulan yang luas, karena diusia ini memiliki sifat mudah bersosialisasi
    terhadap lingkungan dan berbagai kalangan.
         Jadi anak sekolah menengah telah memiliki kemampuan sosial yang
      meliputi :
      a. Kemampuan saling memberi dan menerima.
         Selama melakukan pergaulan dilingkungan luas dan berhubungan dengan
      orang banyak, selama itu pula akan tumbuh kesadaran pada anak bahwa
      mereka hidup berdampingan dengan orang lain. Kesadaran itu mampu
      menumbuhkan sifat saling memberi dan menerima orang lain.
      b. Partisipasi dalam masyarakat kelompok sebaya menonjol.
         Anak sekolah menengah telah mampu bergaul dan berkomunikasi dengan
      lingkungan luas. Tetapi, kebanyakan mereka bergaul dengan teman sebaya,
      karena mereka menemukan kecocokan dalam banyak hal dibanding dengan
      orang yang usianya diatas atau dibawah mereka.
      c. Bersifat konformis
      d. Tindakan kompetitif untuk menguji kemampuan diri.




                                       2
                                    PENUTUP


 Kesimpulan :

     Anak sekolah menengah merupakan usia remaja yang mencari dan
  menemukan jati diri dan kepekaan rasa sosial. Mereka juga telah memiliki
  pergaulan   yang   luas,   sehingga   mereka   telah     mempunyai   kemampuan
  berkomunikasi dengan orang lain.
     Anak sekolah menengah juga dapat dikatakan sebagai usia yang mandiri,
  karena mereka telah mampu memilih dan membedakan mana yang baik dan
  buruk bagi diri mereka sendiri.


 Saran :

     Anak sekolah menengah merupakan usia yang masih labil, sehingga para
  orang tua harus memberi bimbingan dan perhatian besar kepada anak-anak
  mereka agar tidak terjebak dalam pergaulan yang salah.




                                        3

								
To top