Konfrensi Asia Afrika yang pertama by benbenje

VIEWS: 390 PAGES: 5

									                           KAA DAN PERAN INDONESIA
Konfrensi Asia Afrika yang pertama (KAA I) diadakan di kota Bandung pada tanggal 19
april 1955 dan dihadiri oleh 29 negara kawasan Asia dan Afrika. Konferensi ini
menghasilkan 10 butir hasil kesepakatan bersama yang bernama Dasasila Bandung atau
Bandung Declaration.
Dengan adanya Dasa Sila Bandung mampu menghasilkan resolusi dalam persidangan PBB
ke 15 tahun 1960 yaitu resolusi Deklarasi Pembenaran Kemerdekaan kepada negara-negara
dan bangsa yang terjajah yang lebih dikenal sebagai Deklarasi Dekolonisasi.
Simaklah pada Pembukaan UUD 1945 alenia IV yang menyebutkan, bahwa bangsa
Indonesia ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkankemerdekaan,
perdamaian abadi, dan keadilan social
Kalimat tersebut menjadilandasan politik luar negeri Bebas Aktif.
Bebas artinya bangsa Indonesia tidak memihakpada salah satu blok (kekuatan). Sedangkan
Aktif artinya bahwa bangsa Indonesia berusaha sekuat-kuatnya untuk memelihara
perdamaian dunia sesuai dengan cita-cita PBB.Salah satu bukti peran Indonesia dalam
menciptakan perdamaian dunia adalahmemprakarsai dan menyelenggarakan Konferensi
Asia- Afrika (KAA).

1.KRONOLOGIS KAA

a.Bangsa-bangsa Asia – Afrika memiliki persamaan nasib dan sejarah yakni sama-sama
menjadi sasaran penjajahan bangsa-bangsa Eropa. b.Semakin meningkatnya kesadaran
bangsa-bangsa Asia-Afrika yang masihterjajah untuk memperoleh kemerdekaan misalnya,
Yaman sedang berjuangmembebaskan Aden dari kekuasaan Inggris, Rakyat Aljazair,
Tumisia, Maroko,Sudan, dan Kongo sedang membebaskan tanah airnya dari kekuasaan
bangsaEropa, dan lain-lain.c.Perubahan politik yang terjadi setelah Perang Dunia II
berakhir yakni situasiinternasional diliputi kecemasan akibat adanya perlombaan senjata
antara BlokBarat dan Blok Timur.d.Diantara bangsa-bangsa Asia yang telah merdeka
masih belum terdapatkesadaran untuk bersatu, yang kemudian Rusia dan Amerika Serikat
ikutmelibatkan diri dalam masalah tersebut

Misalnya:1)Persengketan RRC-Taiwan untuk memperebutkan Pulau
Quemoi.2)Persengketan India-Pakistan untuk memperebutkan wilayah
Kasmir3)Persengketan Korea Utara-Korea Selatan masalah perbatasan.e.PBB seringkali
tidak mampu mengatasi persengketaan antarnegara. SeruanDewan Keamanan PBB sering
dilanggar negara-negara yang sedang berselisihf.Kepentingan politik luar negeri Indonesia
untuk menggalang kekuatan negara-negara Asia-Afrika agar mendukung merebut Irian
Barat (Papua) melalui PBB.g.Bangsa-bangsa Asia-Afrika tidak ingin terlibat dalam Perang
Dingin, tetapi inginmemusatkan perhatian pada pembangunan sehingga memerlukan kerja
sama.
2.Sejarah Terwujudnya Konferensi Asia-Afrika

Terwujudnya konferensi Asia-Afrika didahului oleh Konferensi Colombo danKonferensi
Bogor.

a.Konferensi Colombo (Konferensi Pancanegara I)

Pada tanggal 28 April-2 Mei 1954 diadakan konferensi di Colombo, ibu kotaSrilangka.
Adapun wakil dari 5 negara yang hadir tersebut sekaligus akan menjadisponsor KAA
sebagai berikut.1)Indonesia, diwakili oleh

Perdana Menteri AliSastroamidjoyo

2)India, diwakili oleh

Perdana Menteri Shri Pandit Jawarhalal Nehru

3)Pakistan diwakili oleh

Perdana Menteri Mohammad Ali Jinnah

.4)Birma (sekarang Myanmar), diwakili oleh

Perdana Menteri Unu

.5)Srilangka, diwakili oleh

Perdana Menteri Sir JohnKotelawala

.Dalam konferensi ini Indonesia mengusulkan agardiadakan konferensi yang lebih luas
jangkauannya, tidakhanya negara-negara Asia, tetapi juga beberapa negara Afrika.Gagasan
ini disambut positip dan Perdana Menteri Ali Sastroamidjoyo mendapatmandat untuk
menjajagi kemungkinan dilaksanakan konferensi Asia-Afrika.Dalam konferensi Colombo
ini diputuskan antara lain sebagai berikut.a.Indocina harus dimerdekakan dari penjajahan
Perancis. b.Menuntut kemerdekaan bagi Tunisia dan Maroko.c.Menyetujui dan
mengusahakan adanya konferensi Asia-Afrika dan memilihIndonesia sebagai
penyelenggara

b.Konferensi Bogor (Konferensi Pancanegara II)

Pada tanggal 28-31 Desember 1954 diadakan Konferensi di Bogor. Konferensiini
merupakan kelanjutan dari Konferensi Colombo, di mana negara-negara sponsorakan
mengevaluasi hasil penjajagan Indonesia dalam mempersiapkan KAA.Hal-hal yang
menjadi pokok pembicaraan dalam Konferensi Bogor adalah tujuankonferensi, tempat
konferensi, agenda pembicaraan negara-negara yang akandiundang dan
kesekretariatan.Rekomendasi yang diajukan dalam sidang ini adalah sebagai
berikut.a)Mengadakan Konferensi Asia-Afrika di Bandung dalam bulan April
1955. b)Menetapkan kelima negara peserta konferensi Colombo sebagai negara-
negarasponsor.c)Menetapkan 25 negara-negara Asia-Afrika yang akan
diundang.d)Menentukan tujuan konferensi Asia-Afrika.

3.Tujuan Konferensi Asia-Afrika

a.Mengembangkan saling pengertian dan kerja sama antar bangsa-bangsa Asia-Afrika,
serta untuk menjajagi dan melanjutkan kepentingan timbal balikmaupun kepentingan
bersama. b.Meninjau masalah-masalah hubungan sosial, ekonomi dan kebudayaan
dalamhubungannya dengan negara-negara peserta.c.Mempertimbangkan masalah-masalah
mengenai kepentingan khusus dari bangsa-bangsa Asia-Afrika seperti yang menyangkut
kedaulatan nasional,rasionalisme, dan kolonialisme.d.Meninjau kedudukan Asia-Afrika
serta rakyatnya, serta memberikan sumbanganuntuk meningkatkan perdamaian dan kerja
sama internasional.

4.Pokok-Pokok Agenda Pembicaraan KAA

a.kerja sama ekonomi; bkerja sama budaya;c.hak-hak asasi manusia dan hak menentukan
nasib sendiri;d.masalah kolonialisme, imperialisme seperti Belanda di Irian Barat
(sekarangPapua), Perancis di Maroko, Aljazair dan Tunisia;e.masalah perdamaian dunia
dan kerja sama internasional (termasuk di dalamnya beberapa aspek tentang PBB, soal
hidup berdampingan, masalah Indocina, Adendan masalah perlucutan senjata).

5.Negara-Negara yang Hadir dalam KAA

Konferensi Asia-Afrika berlangsung pada tanggal 18-25 April 1955 bertempatdi Gedung
Merdeka, Bandung. Konferensi ini dihadiri oleh 29 negara (termasuklima negara sponsor)
dari 30 negara yang diundang. Satu negara yang tidak hadiryakni Federasi Afrika Tengah
(Rhodesia dan Nyasa) karena sedang terjadi pergolakanpolitik orang-orang Negro
menentang ras diskriminasi.

Dalam KAA ini negara-negarapeserta terdiri dari 3 kelompokpandangan politiknya yang
berbeda,yaitu: kelompok yang pro Barat, sepertiFilipina, Muang Thai, Pakistan, Iran,
danTurki; kelompok yang beraliran Komunisyaitu RRC dan Vietnam Utara; dankelompok
yang netral seperti India,Birma, Srilangka dan Indonesia, serta ada juga yang belum
menampakkanpandangan politiknya.

6.Hasil-Hasil Konferensi

Konferensi Asia-Afrika menghasilkan beberapa keputusan yang disepakati parapeserta
sebagai berikut:a.Kerja sama ekonomi, antara lain mengusahakan kemajuan ekonomi,
memajukanperdagangan, saling memberikan bantuan teknik, dan mendirikan bank-
bank. b.Kerja sama kebudayaan, antara lain memajukan kerja sama kebudayaan
sebagai jalan terpenting untuk mendapatkan pengertian antara bangsa-bangsa Asia -Afrika,
memajukan pendidikan dan pengajaran dengan pertukaran pelajar,pelatih, dan
guru.c.Masalah hak asasi manusia, yakni menjunjung tinggi hak-hak asasi manusiaseperti
yang tercantum dalam Piagam PBB serta menentang ras diskriminasi.d.Masalah bangsa-
bangsa yang belum merdeka, yakni menentang adanyaimperialisme dan menuntut
kemerdekaan bagi rakyat Aljazair, Maroko, danTunisia.e.Masalah-masalah lain, yakni
mengakui hak-hak bangsa Arab di Palestina danmenuntut soal Palestina diselesaikan
secara damai, menuntut kembalinya wilayahIrian Barat (sekarang Papua) kepada Indonesia
serta menuntut hak wilaya Aden bagi Yaman.f.Mengusahakan perdamaian dan kerja sama
di dunia dengan cara berikut.1)Mendesak PBB untuk menerima negara-negara yang telah
memenuhipersyaratan yakni Kamboja, Srilangka, Jepang, Yordania, Laos, Libya,
Nepaldan Vietnam.2)Mengusulkan supaya diadakan pelarangan atas pembuatan,
percobaan danpenggunaan senjata nuklir.3)Mengusulkan diadakan kerja sama semua
negara di seluruh dunia atasdasar menghormati hak-hak manusia.
                      ASEAN DAN PERAN INDONESIA
A. PERKEMBANGAN ASEAN
Peranan Indonesia dalam ASEAN sangat besar di antaranya sebagai berikut.a.Indonesia
merupakan salah satu negara pemrakarsa berdirinya ASEAN padatanggal 8 Agustus
1967. b.Indonesia berusaha membantu pihak- pihak yang bersengketa untuk
mencaripenyelesaian dalam masalah Indocina. Indonesia berpendapat bahwapenyelesaian
Indochina secara keseluruhan dan Vietnam Khususnya sangatpenting dalam menciptakan
stabilisasi di kawasan Asia Tenggara. Pada tanggal15 – 17 Mei 1970 di Jakarta
diselenggarakan konferensi untuk membahaspenyelesaian pertikaian Kamboja. Dengan
demikian Indonesia telah berusahamenyumbangkan jasa-jasa baiknya untuk mengurangi
ketegangan- ketegangandan konflik-konflik bersenjata di Asia Tenggara.c.Indonesia
sebagai penyelenggara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) PertamaASEAN yang
berlangsung di Denpasar, Bali pada tanggal 23 – 24 Februari1976.d.Pada tanggal 7 Juni
1976 Indonesia pernah ditunjuk sebagai tempat kedudukanSekretariat Tetap ASEAN dan
sekaligus ditunjuk sebagai Sekretaris JenderalPertama adalah Letjen. H.R. Dharsono yang
kemudian digantikan oleh UmarjadiNjotowijono.

								
To top