Docstoc

Teknik Menghindari Salesman di Mall

Document Sample
Teknik Menghindari Salesman di Mall Powered By Docstoc
					Suka males nggak sih kalau kamu lagi buru-buru atau lagi galau pengen sendirian, tiba-tiba di tengah
jalan dateng seorang salesman yang memberikan kamu sesuatu dengan cuma-cuma, tapi setelah itu dia
akan meminta data-data kamu dan menawarkan dagangannya.

Berikut ini teknik buat menghindari salesman di mall.

1. Jalan Cepet

Salesman terkenal dengan sifat gigihnya. Ketika dia sudah beranggapan bahwa kamu adalah orang yang
tepat, dia akan mendekati kamu dengan cara apapun. Yang perlu kamu lakukan hanya menghindar. Jika
ternyata dia mengejar, berjalanlah lebih cepat. Jika dia juga ikut-ikutan jalan cepat, berjalanlah lebih
cepat lagi!

Ingat, jalan cepat! bukan lari. Jangan sampai kamu disangka copet.


2. Sibuk Sama Handphone

Teknik yang kedua ini banyak dipakai orang. Saat kamu tau salesman itu mulai mengarah ke kamu,
langsung aja kamu ambil handphone kamu dan berlagak sedang mengangkat telepon. Begitu salesman
itu datang, dia pasti akan mengatakan,

“mas boleh minta waktunya sebentar?”

Karena kamu sudah siap memegang handphone, langsung tempel di telinga dan berbicara agak lantang.

Kalau dia masih kekeuh nungguin, atur skenario pembicaraan kamu di telpon,

“OH IYA PAK MAAF. ITU, KEMARIN ADA TEMEN DIGANGGU SALES, PULANGNYA DIA TABRAK PAKAI
MOBIL MATIC”


3. Tolak dengan Alasan Keren

Teknik ketiga ini memainkan kreatifitas kamu dalam berpikir cepat.

Misalnya saat ada salesman yang menawarkan mobil, bilang kalau kamu baru aja ganti mobil. Kalau dia
nawarin les bahasa inggris, jawab bahwa kamu sudah lama di Eropa dan kebetulan lagi liburan di
Indonesia. Kalau dia nawarin jadi pacar.. terima aja. Nggak boleh mubazir.


4. Korbankan Orang Lain

Teknik ini mungkin agak egois, tapi biasanya yang paling manjur. Ketika kamu ditawari sales, dan sedang
malas meladeni, korbankanlah orang lain. Bisa orang yang nggak kamu kenal, bisa juga temen yang lagi
jalan sama kamu.

Apapun yang ditawarkan sales, langsung aja jawab,
“Nah, kebetulan temen saya ini emang lagi butuh, mbak!”

#kemudiankabur

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:7
posted:7/1/2012
language:Indonesian
pages:2