Docstoc

Tips merawat lukisan

Document Sample
Tips merawat lukisan Powered By Docstoc
					Tips merawat lukisan
1. Gantunglah lukisan atau painting di tempat yang kering. Jangan letakkan di tempat yang lembap
karena akan membuat lukisan menjadi rusak secara perlahan.

2. Jangan meletakkan lukisan di atas lantai. Hawa dingin lantai membuat lukisan menjadi rusak
secara perlahan seperti di galeri lukisan.

3. Rutin mengelap lukisan atau painting dengan lap kering, atau dengan kemoceng.

4. Dua minggu sekali semprot dengan Baygon atau sejenisnya ke lukisan dan belakang kanvas
lukisan, dari jarak cukup jauh yaitu kurang lebih 1 meter. Kemudian lap dengan lap kering agar tidak
ada bekas noda kimia. Ini berguna agar binatang2 seperti rayap tidak menggerogoti lukisan anda.

5. Sebulan sekali lukisan abstrak dilap dengan menggunakan lap basah/lembap, kemudian segera lap
dengan lap kering. Guna membuat lukisan anda warnanya tetap cemerlang.(juallukisan.com)



Sering ketika kita merawat rumah, justru lupa merawat hal-hal lain yang justru sebenarnya membuat
interior rumah kita menjadi lebih terkesan indah, hangat bahkan lux, dan yang penting jika itu
lukisan, maka lukisan itu mampu membuat semangat hidup kita selalu berkobar-kobar.

 Selain bunga, pada umumnya kita memiliki lukisan yang dipajang di rumah karena dapat
memberikan kesan hangat pada ruangan. Terpikirkah di benak Anda cara merawat lukisan itu
sendiri? Seringkali kita hanya tahu bagaimana membeli dan menikmati tanpa tahu bagaimana
merawatnya.

Gantung lukisan di tempat yang kering. Jangan menggantungnya di tempat yang lembab karena
dapat mengakibatkan lukisan tersebut rusak secara perlahan. Selain itu, jangan pula meletakkan
lukisan Anda di lantai. Selain hawa dingin yang dapat berakibat buruk bagi lukisan Anda, secara
estetika pun tak masuk logika.

Bersihkan. Lap dengan menggunakan lap kering. Anda juga dapat menggunakan kemoceng. Tapi
waspadai debu-debu yang berterbangan karenanya.
Secara berkala, semprotkan obat pembasmi serangga (obat nyamuk semprot) pada bagian depan
dan belakang lukisan. Beri jarak kurang lebih satu meter, kemudian lap dengan lap kering. Lakukan
paling tidak dua minggu sekali. Hal ini diperlukan untuk mencegah binatang seperti rayap yang
berpotensi merusak lukisan kesayangan Anda.

Sebulan sekali lap lukisan Anda dengan lap basah kemudian segera lap dengan lap kering. Hal ini
berguna agar warna lukisan Anda tetap terlihat cemerlang. (tipsrumah.com)

 Museum Basoeki Abdullah memiliki cara tersendiri untuk merawat sejumlah lukisan karya pelukis
kenamaan itu, yaitu dengan menggunakan roti tawar.

 Kepala bagian perawatan Museum 'Basoeki Abdullah', Arif Rahman, di Jakarta, mengatakan, semua
lukisan yang menggunakan cat minyak, yang ada di museum itu dirawat dengan menggunakan roti
tawar.

 "Roti tawar ini digunakan untuk menyerap debu yang menempel," kata dia, sambil mengusap
sebuah lukisan terakhir Basoeki Abdullah yang berjudul 'dari goresan Ibu Tien Soeharto'.

 Menurut dia, cara penggunaan roti tawar untuk membersihkan debu di lukisan itu berbeda dengan
lap kain halus atau kuas lembut.

"Roti tawar dipegang, kemudian dijalankan di permukaan lukisan. Tidak boleh ditekan, jadi cuma
antara menempel dan tidak, nanti debu yang ada akan terserap," katanya menjelaskan.

Setelah seluruh permukaan lukisan diusap dengan roti tawar sampai bersih, proses berikutnya
adalah mengoleskan cairan kimia khusus untuk melindungi warna lukisan agar tidak pudar.

Arif mengaku tidak tahu apakah perawatan lukisan seperti itu lazim dilakukan para kolektor lukisan
maupun pelukis.

 "Saya tidak berani mengatakan apakah ini cara yang terbaik atau tidak, karena ini hanya mengikuti
kebiasaan almarhum dalam memelihara lukisan-lukisannya," kata dia.

Menurut Arif, semua lukisan cat minyak yang dirawat seperti itu, hingga kini masih dalam kondisi
baik, bahkan tidak mengalami perubahan warna yang signifikan.

"Warna lukisan kelihatan aslinya, tidak ada yang rusak," kata dia sambil menyentuh lukisan
pemandangan karya pelukis kelahiran Solo 27 Januari 1915 itu.

Sementara itu, menurut Edi Tompel, seorang pelukis di kawasan Gedung Kesenian Jakarta,
perawatan dengan roti tawar memang unik karena tidak biasa dilakukan oleh pelukis.

"Meskipun setiap pelukis memiliki cara sendiri, tapi biasanya tidak aneh-aneh. Paling pakai vernis
untuk melindungi lukisan," katanya.

Pelukis yang juga melayani perawatan dan perbaikan lukisan tua itu mengatakan, perawatan lukisan
biasanya melihat kualitas kanvas dan menggunakan zat kimia.

 "Kanvas dari belakang kita lapisi larutan kimia tertentu, biar tidak rapuh, karena semakin tua
lukisan, kanvasnya makin rapuh," katanya.
Selain melindungi kanvas, menurut dia, langkah berikutnya adalah melindungi lukisannya agar tidak
pecah atau pudar warnanya. "Ada beberapa pilihan larutan kimia untuk melindungi lukisan, masing-
masing pelukis memiliki pilihan sendiri," katanya.

Sebenarnya perawatan lukisan juga tergantung bahan lukisan yang akan dirawat dan tempat
penyimpanannya, kata laki-laki ayah dua anak ini. "Kalau lukisan pak Bas kan sudah tua dan disimpan
di ruangan ber-AC jadi perlu perawatan khusus," katanya. (*/bun)

Kapanlagi.com



MEMANFAATKAN KENTANG UNTUK MEMBERSIHKAN LUKISAN CAT MINYAK

Bagi Anda penggemar berat lukisan, khususnya lukisan dengan bahan cat minyak sering dipusingkan
oleh lukisan kusam dan kotor. Untuk membersihkannya anda bisa mencoba cara ini : ambil satu
buah kentang, kupas, iris-iris, lalu gosoklah irisan kentang secara hati-hati.

 Setelah itu, angkat remah-remah kentang pada kanvas lukisan sampai rata oleh remah kentang
tersebut. Setelah semua permukaan lukisan digosok dengan irisan kentang, bersihkan dengan lap
kering bertekstur halus kemudian keringkan dengan kipas angin misalnya. Selamat mencoba!



http://kampoeng-gallery.blogspot.com

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:20
posted:6/29/2012
language:Malay
pages:3