Docstoc

RPP Fenomena Fisika SMP 3

Document Sample
RPP Fenomena Fisika SMP 3 Powered By Docstoc
					Budi Purwanto




MODEL
Silabus dan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP)




untuk Kelas IX SMP dan MTs




Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan
Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan




PT TIGA SERANGKAI PUSTAKA MANDIRI
SOLO
                        MODEL
                         Silabus dan Rencana Pelaksanaan
                         Pembelajaran (RPP)




                         untuk Kelas IX SMP dan MTs




                         Penulis                : Budi Purwanto
                         Editor                 : Agus Sriyanto W.
                         Penata letak isi       : Joko Surojo
                         Tahun terbit           : 2009
                         Diset dengan Power Mac G4, font : Times 10 pt

                         Preliminary              : iv
                         Halaman isi              : 113 hlm.
                         Ukuran buku              : 14,8 x 21 cm




Ketentuan Pidana Sanksi Pelanggaran                                      © Hak cipta dilindungi
                                                                           oleh undang-undang.
Pasal 72
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002                                          All rights reserved.
Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1987
tentang Hak Cipta
1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan              Penerbit
   atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu,       PT Tiga Serangkai Pustaka
   dipidana dengan pidana penjara paling sedikit 1 (satu) bulan       Mandiri
   dan/atau denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah),   Jalan Dr. Supomo 23 Solo
   atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda     Anggota IKAPI No. 19
   paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).             Tel. 0271-714344,
                                                                      Faks. 0271-713607
2. Barang siapa dengan sengaja menyerahkan, menyiarkan,
                                                                      http://www.tigaserangkai.com
   memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum sesuatu
                                                                      e-mail: tspm@tigaserangkai.co.id
   ciptaan barang atau hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait
   sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipidana dengan pidana
   penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak    Dicetak oleh percetakan
   Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).                         PT Tiga Serangkai Pustaka
                                                                      Mandiri
Kata Pengantar



     Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena hanya
atas bimbingan dan petunjuk-Nya penulis dapat menyelesaikan buku pendamping
Semesta Fenomena Fisika, yaitu Model Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pem­
belajaran (RPP). Semoga dengan adanya buku ini dapat membantu para guru dalam
melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan karakteristik, potensi, dan
kebutuhan peserta didik.
     Dengan diberlakukannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang
menekankan pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), kita
menginjak babakan baru dengan wajah dan perlakuan kurikulum yang berbeda
dengan kurikulum sebelumnya, yaitu memberi keleluasaan pada guru.
     Selain menyajikan Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), buku
ini dilengkapi dengan petunjuk guru. Dengan adanya petunjuk guru ini, diharapkan
para guru dapat mengetahui bagaimana proses pembelajaran di sekolah dengan
adanya KTSP. Namun, dengan adanya buku ini bukan berarti membatasi ruang gerak
guru untuk berkreasi dan mengembangkan diri. Di samping itu, penyusunan buku
ini dibuat secara ringkas dan padat sehingga masih terbuka luas bagi guru untuk
mengembangkan sesuai dengan situasi, kondisi, dan lingkungan tempat Bapak
dan Ibu Guru mengajar. Kami menyadari akan adanya perbedaan persepsi dengan
Bapak dan Ibu Guru yang terjun langsung di lapangan. Namun, perbedaan tersebut
diharapkan akan saling timbal balik dan saling mengisi jika ada kekurangan.
     Semoga buku ini bermanfaat bagi Bapak dan Ibu Guru. Segala saran dan masuk-
an dari rekan guru sangat kami harapkan demi kemajuan kualitas buku ini di masa
yang akan datang.


                                                             Solo, Januari 2009

                                                                   Penulis




                                                                             iii
     Daftar Isi



     Kata Pengantar ________________________________________________     iii
     Daftar Isi _____________________________________________________    iv
     Petunjuk Guru _________________________________________________      1
     Silabus ______________________________________________________      60
     Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) __________________________   76
     Daftar Pustaka _________________________________________________ 113




iv
Petunjuk Guru



                                Pendahuluan

A.	 Kurikulum	Tingkat	Satuan	Pendidikan	(KTSP)
.	 Pengertian	Kurikulum	Tingkat	Satuan	Pendidikan	(KTSP)
          	Pada	era	globalisasi	dan	dalam	suasana	otonomi	daerah,	segalanya	telah	
    berubah	dan	tidak	terkecuali	pada	bidang	pendidikan	nasional	kita.	Telah	kita	
    ketahui	bersama	bahwa	setiap	ada	pergantian	kepemimpinan	nasional,	terkesan	
    adanya	pergantian	kebijakan	dalam	pendidikan,	khususnya	kurikulum	tingkat	
    dasar	dan	menengah.	Meskipun	demikian,	kita	percaya	bahwa	hal	tersebut	di­
    lakukan	dengan	tujuan	baik,	yaitu	untuk	memperbaiki	mutu	pendidikan	di	negara	
    kita.	Mulai	tahun	2006,	dunia	pendidikan	kita	telah	diberlakukan	Kurikulum	
    Tingkat	Satuan	Pendidikan	(KTSP)	mulai	dari	tingkat	TK	sampai	SLTA.	Lalu,	
    apakah	kurikulum	satuan	pendidikan	itu?		Siapkah	Bapak	dan	Ibu	Guru	untuk	
    menerapkan		kurikulum	satuan	pendidikan	tersebut?
          	Kurikulum	 yang	 berlaku	 pada	 saat	 ini	 adalah	 kurikulum	 tingkat	 satuan	
    pendidikan.	Dasar	Kurikulum	Tingkat	Satuan	Pendidikan		mengacu	pada	Stan­
    dar	Nasional	Pendidikan.	Standar	Nasional	Pendidikan	terdiri	atas	:	standar isi,
    proses, kompetensi lulusan, tenaga	pendidikan, sarana dan prasarana, penge-
    lolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan.	Dari	kedelapan	standar	nasional	
    pendidikan	tersebut,	yang	paling	penting	dalam	pengembangan	kurikulum	adalah	
    Standar	Isi	(SI)	dan	Standar	Kompetensi	Lulusan	(SKL).
          	Kurikulum	adalah	seperangkat	rencana	dan	pengaturan	mengenai	tujuan,	
    isi,	dan	bahan	pelajaran	serta	cara	yang	digunakan	sebagai	pedoman	penyeleng­
    garaan	kegiatan	pembelajaran	untuk	mencapai	tujuan	pendidikan	tertentu.	Tujuan	
    tertentu	meliputi	tujuan	pendidikan	nasional	serta	kesesuaian	dengan	ciri	khas,	
    kondisi	daerah,	satuan	pendidikan,	dan	peserta	didik.	Kurikulum	disusun	oleh	
    satuan	pendidikan	untuk	memungkinkan	penyesuaian	program	pendidikan	de­
    ngan	kebutuhan	dan	potensi	yang	ada	di	daerah.	Pada	kurikulum	baru	ini	dikenal	
    pengembangan	Kurikulum	Tingkat	Satuan	Pendidikan	(KTSP).	Kurikulum	
    dikembangkan	berdasarkan	prinsip	bahwa	peserta	didik	memiliki	posisi	sentral	
    untuk	mengembangkan	kompetensinya	agar	menjadi	manusia	yang	beriman	dan	
    bertakwa	kepada	Tuhan	Yang	Maha	Esa,	berakhlak	mulia,	sehat,	berilmu,	cakap,	



                                                     RPP Fenomena Fisika SMP 3        
    kreatif,	mandiri,	dan	menjadi	warga	negara	yang	demokratis	serta	bertanggung	
    jawab.	Memiliki	posisi	sentral,	berarti	kegiatan	pembelajaran	berpusat pada
    peserta didik.	Untuk	mendukung	pencapaian	tujuan	tersebut,	pengembangan	
    kompetensi	peserta	didik	disesuaikan	dengan	potensi,	perkembangan,	kebutuhan,	
    dan	kepentingan	peserta	didik	serta	tuntutan	lingkungan.
         	KTSP	adalah	kurikulum	operasional	yang	disusun	oleh	dan	dilaksanakan	di	
    masing­masing	satuan	pendidikan.	KTSP	terdiri	atas	tujuan	pendidikan	tingkat	
    satuan	pendidikan,	struktur	dan	muatan	kurikulum	tingkat	satuan	pendidikan,	
    kalender	pendidikan,	dan	silabus.	Silabus	adalah	rencana	pembelajaran	pada	
    suatu	dan/atau	kelompok	mata	pelajaran/tema	tertentu	yang	mencakup	standar	
    kompetensi,	kompetensi	dasar,	materi	pokok/pembelajaran,	kegiatan	pembel­
    ajaran,	indikator,	penilaian,	alokasi	waktu,	dan	sumber/bahan/alat	belajar.
         	Kurikulum	sekarang	ini	telah	terjadi	pergeseran	penekanan	dari	isi	(apa	yang	
    tertuang)	ke	kompetensi	(bagaimana	harus	berpikir,	belajar,	dan	melakukan).	
    Dalam	hal	ini,	guru	dan	siswa	diharapkan	dapat	mengetahui	apa	yang	harus	
    dicapai	 dan	 sejauh	 mana	 efektivitas	 belajar	 yang	 telah	 dicapai.	 Dibanding	
    dengan	 kurikulum	 lama,	 pada	 kurikulum	 ini	 terjadi	 perubahan	 yang	 sangat	
    mendasar,	yaitu	pola pikir	pada	kurikulum.	Pada	kurikulum	lama,	proses	bel­
    ajar	mengajar	untuk	pelajaran	matematika	dan	sains	pada	umumnya	dan	mata	
    pelajaran	fisika	pada	khususnya	terfokus	pada	guru,	dan	kurang	berpihak	pada	
    siswa.	Pada	kenyataan	di	lapangan	memang	belum	seperti	yang	diharapkan.	
    Akibatnya,	kegiatan	belajar	mengajar	lebih	menekankan	pada	pengajaran	dari	
    pada	pembelajaran.	Untuk	mengubah	pola	pikir	lama	yang	telah	berlangsung	
    puluhan	tahun	memang	tidak	mudah,	perlu	adanya	kesadaran	dan	pengorbanan	
    untuk	menyesuaikan	diri	pada	pola	pikir	yang	baru.	Tidak	dapat	dipungkiri	lagi	
    bahwa	dengan	adanya	kurikulum	ini,	pekerjaan	dan	tanggung	jawab	guru	makin	
    berat	dan	juga	diperlukan	adanya	peningkatan	sarana	dan	prasarana	penunjang	
    pendidikan,	untuk	mensukseskan	tujuan	pembelajaran	yang	ditetapkan.
         	Pembelajaran	dapat	diartikan	sebagai	perubahan	dalam	kemampuan	sikap	
    atau	perilaku	siswa	yang	relatif	permanen	sebagai	akhir	dari	pengalaman	belajar.	
    Tugas	guru	adalah	membuat	agar	proses	pembelajaran	pada	siswa	berlangsung	
    secara	 efektif	 dan	 efisien.	 Pembelajaran	 yang	 diharapkan	 agar	 terfokus	 atau	
    berpihak	pada	siswa,	juga	pola	fikir	pembelajaran	perlu	disesuaikan	dari	seka­
    dar	memahami	konsep	dan	prinsip	keilmuan,	tetapi	siswa	juga	harus	memiliki	
    kemampuan	untuk	berbuat	sesuatu	dengan	menggunakan		konsep	dan	prinsip	
    keilmuan	yang	telah	dikuasai.	Karena	kurikulum	ini	terfokus	pada	siswa	maka	
    otomatis	memberi	peluang	bagi	siswa	untuk	mencari,	mengolah,	dan	menemu­
    kan	sendiri	pengetahuannya	di	bawah	bimbingan	guru.	Menurut	pilar­pilar	pem­
    belajaran	dari	UNESCO,	selain	terjadi	‘learning to know’	(pembelajaran	untuk	
    tahu),	 juga	 harus	 terjadi	 ‘learning to do’	 (pembelajaran	 untuk	 berbuat),	 dan	



     RPP Fenomena Fisika SMP 3
    bahkan	dituntut	sampai	pada	‘leaning to be’	(pembelajaran	untuk	membangun	
    jati	diri)	yang	kokoh	dan	‘leaning to live together’	(pembelajaran	untuk	hidup	
    bersama	secara	harmonis).
.	 Silabus
         Berbeda	 dengan	 kurikulum	 sebelumnya,	 pada	 kurikulum	 tingkat	 satuan	
    pendidikan	sekarang,	perumusan	dan	pengembangan	silabus	diserahkan	sepe­
    nuhnya	kepada	sekolah	atau	guru	mata	pelajaran	yang	berdasarkan	pada	standar	
    isi	(SI)	dan	standar	kompetensi	lulusan	(SKL)	dengan	mengingat	karakteristik	
    siswa,	kondisi	sekolah,	dan	lingkungannya.
         Silabus	 adalah	 rencana	 pembelajaran	 pada	 suatu	 dan/atau	 kelompok	
    mata	pelajaran/tema	tertentu	yang	mencakup	standar	kompetensi,	kompetensi	
    dasar,	materi	pokok/pembelajaran,	kegiatan	pembelajaran,	indikator,	penilaian,	
    alokasi	waktu,	dan	sumber/bahan/alat	belajar.	Silabus	merupakan	penjabaran	
    standar	kompetensi	dan	kompetensi	dasar	ke	dalam	materi	pokok/pembelajaran,	
    kegiatan	pembelajaran,	dan	indikator	pencapaian	kompetensi	untuk	penilaian.	
    Prinsip	 pengembangan	 silabus	 adalah	 ilmiah,	 relevan,	 sistematis,	 konsisten,	
    memadai,	aktual	dan	kontekstual,	fleksibel,	dan	menyeluruh.	Komponen	silabus	
    mencakup	 keseluruhan	 ranah	 kompetensi,	 yaitu	 ranah	 kognitif, afektif, dan
    psikomotorik.
         	Pengembangan	 silabus	 dapat	 dilakukan	 oleh	 para	 guru	 secara	 mandiri	
    atau	 berkelompok	 dalam	 sebuah	 sekolah	 atau	 beberapa	 sekolah,	 kelompok	
    Musyawarah	Guru	Mata	Pelajaran	(MGMP)	atau	Pusat	Kegiatan	Guru	(PKG)	
    dan	Dinas	Pendidikan.	Namun	demikian,	dimungkinkan	pengembangan	silabus	
    dilakukan	bersama	dalam	suatu	kelompok	guru	mata	pelajaran	atau	kelompok	
    sekolah	atau	bahkan	dalam	suatu	daerah	tertentu.	Dinas	pendidikan	setempat	
    dapat	 memfasilitasi	 penyusunan	 silabus	 dengan	 membantu	 sebuah	 tim	 yang	
    terdiri	atas	para	guru	yang	berpengalaman	di	bidangnya	masing­masing.
         	Pengembangan	kegiatan	pembelajaran	dalam	silabus	sangatlah	dominan.	
    Kegiatan	pembelajaran	dirancang	untuk	memberikan	pengalaman	belajar	yang	
    melibatkan	proses	mental	dan	fisik	melalui	interaksi	antarpeserta	didik,	peserta	
    didik	dengan	guru,	lingkungan,	dan	sumber	belajar	lainnya	dalam	rangka	pen­
    capaian	kompetensi	dasar.	Pengalaman	belajar	yang	dimaksud	dapat	terwujud	
    melalui	 penggunaan	 pendekatan	 pembelajaran	 yang	 bervariasi	 dan	 berpusat	
    pada	peserta	didik.	Pengalaman	belajar	memuat	kecakapan	hidup	yang	perlu	
    dikuasai	peserta	didik.
         	Mata	 pelajaran	 Fisika	 mempunyai	 visi	 dan	 misi,	 antara	 lain	 berupaya	
    mendidik	siswa	yang		berilmu	dan	berketerampilan,	memiliki	etos	kerja,	mela­
    tih	 melakukan	 penelitian	 sesuai	 proses/metode	 ilmiah,	 dan	 belajar	 dengan	
    mengaplikasikan	pengetahuan	terbaiknya,	mempunyai	sikap	disiplin,	jujur,	dan	



                                                    RPP Fenomena Fisika SMP 3       
        bertanggung	jawab.	Di	samping	itu,	juga	bersikap	peka,	tanggap,	dan	berperan	
        aktif	dalam	menggunakan	fisika	untuk	memecahkan	masalah	di	lingkungan­
        nya.
    B.	 Strategi	Belajar	Fisika
    .	 Strategi	Belajar/Metode	Belajar
             Pembelajaran	pada	umumnya	mengenal	beberapa	macam	strategi	belajar	
        atau	metode	belajar,	antara	lain	informasi/ceramah,	diskusi,	demonstrasi,	eksperi­
        men,	studi	lapangan,	dan	tugas.	Antara	strategi	satu	dengan	lainnya	ada	kelebihan	
        dan	kekurangannya	masing­masing.	Kita	tidak	dapat	mengatakan	bahwa	strategi	
        atau	metode	eksperimen	lebih	unggul	dari	ceramah/informasi	atau	sebaliknya.	
        Seorang	 guru	 harus	 pandai­pandai	 memilih	 strategi	 atau	 yang	 sesuai	 dalam	
        pembelajaran	fisika	untuk	pokok	dan	subpokok	bahasan	yang	akan	diajarkan.	
        Namun,	khusus	pelajaran	fisika	akan	lebih	tepat	dengan	menggunakan	strategi	
        yang	 dapat	 mengaktifkan	 siswa,	 yaitu	 metode	 eksperimen	 atau	 demonstrasi.	
        Karena	dengan	strategi	tersebut	siswa	akan	mudah	untuk	menemukan	konsep	
        sendiri	secara	langsung	dari	pengalaman	melakukan	eksperimen.
             Apakah	 pembelajaran	 fisika	 hanya	 dapat	 dicapai	 dengan	 menggunakan	
        metode	eksperimen	dan	demonstrasi	saja?	Tentu	saja	tidak.	Pembelajaran	fisika	
        akan	lebih	mengena	pada	sasaran,	apabila	menggabungkan	beberapa	strategi	
        pembelajaran.	 Dengan	 strategi	 eksperimen	 tidak	 berarti	 siswa	 harus	 belajar	
        dan	bekerja	sendiri	tanpa	bimbingan	dan	pengawasan.	Peran	guru	tetap	penting	
        dalam	mengarahkan	untuk	mencapai	kompetensi	yang	telah	ditetapkan.	Dengan	
        melakukan	 eksperimen,	 siswa	 dilatih	 untuk	 melakukan	 kerja	 kelompok	 dan	
        berdiskusi,	mengeluarkan	pendapat	dan	adu	argumentasi	sehingga	siswa	akan	
        dapat	menyimpulkan	hasil	kerja	eksperimen	atau	menemukan	konsep	sendiri.	
        Di	samping	itu,	dalam	proses	pembelajaran	perlu	banyak	melibatkan	dan	meng­
        aktifkan	dengan	melakukan	tanya	jawab	dan	diskusi.	Sekiranya,	pembelajaran	
        fisika	akan	klop	apabila	disertai	dengan	pendekatan	inquiry,	yaitu	suatu	proses	
        untuk	memperoleh	hasil	dengan	menyelidiki	pengetahuan	dan	memahaminya.
    .	 Pendekatan	Kontekstual	(Contextual Teaching and Learning/CTL)
             	Sudah	 tidak	 asing	 lagi	 bagi	 Bapak	 dan	 Ibu	 Guru,	 dalam	 pembelajaran	
        fisika,	pendekatan	yang	sesuai	dalam	penyajian	materi	Fisika	adalah	dengan	
        pendekatan	keterampilan proses,	apalagi	pada	kurikulum	(2006)	yang	berlaku	
        sekarang	sangatlah	diharapkan	untuk	diterapkan.	Namun,	sekarang	telah	muncul	
        dan	dikembangkan	dengan	Pendekatan	Kontekstual	(Contextual Teaching
        and Learning/CTL).	Lantas	apa	itu	pendekatan	kontekstual	(CTL)?	Pendekatan	
        kontekstual	adalah	konsep	belajar	yang	membantu	guru	mengaitkan	antara	materi	
        yang	diajarkan	dengan	situasi	dunia	nyata	siswa	dan	mendorong	siswa	membuat	
        hubungan	antara	pengetahuan	yang	dimilikinya	dengan	penerapannya	dalam	



          RPP Fenomena Fisika SMP 3
kehidupan	mereka	sebagai	anggota	keluarga	dan	masyarakat.	Dengan	demikian,	
proses	pembelajaran	berlangsung	secara	alamiah	dalam	bentuk	kegiatan	siswa	
bekerja	dan	mengalami,	bukan	transfer	pengetahuan	dari	guru	ke	siswa.	Dalam	
hal	ini,	proses	lebih	dipentingkan	daripada	hasil.	Melalui	pendekatan	CTL,	siswa	
diharapkan	belajar	melalui	”mengalami”	bukan	”menghafal.”	Keterampilan	dan	
pengetahuan	diperluas	dari	yang	sempit	atau	sedikit	meluas	dari	sedikit	demi	
sedikit.	 Untuk	 itu,	 perlu	 adanya	 lingkungan	 belajar	 yang	 mendukung,	 yaitu	
lingkungan	belajar	yang	berpusat	pada	siswa	sedangkan	guru	berperan	untuk	
mengarahkan	atau	sebagai	organisator	pembelajaran.
     	Pembelajaran	 kontekstual	 mengandung	 tujuh	 komponen	 utama,	 yaitu	
konstruktivisme	(constructivism),	bertanya	(quetioning),	menemukan	(inquiry),	
masyarakat	belajar	(learning community),	pemodelan	(modeling),	dan	penilaian	
sebenarnya	(authentic assessment).	Hal­hal	penting	dalam	pendekatan	(CTL)	
yang	berbeda	dengan	pendekatan	tradisionil	adalah
­	 siswa	secara	aktif	terlibat	dalam	proses	pembelajaran,	bukan	pasif;
­	 pembelajaran	dikaitkan	dengan	kehidupan	nyata	atau	masalah	yang	ditim­
     bulkan,	bukan	bersifat	abstrak	dan	teoritis;
­	 perilaku	dibangun	atas	kesadaran	diri,	bukan	kebiasaan;
­	 hadiah	untuk	perilaku	baik	adalah	kepuasan	diri,	bukan	pujian	atau	nilai	
     raport;
­	 penghargaan	terhadap	pengalaman	siswa	sangat	diutamakan,	biasanya	tidak	
     memperhatikan	pengalaman	siswa;
­	 siswa	belajar	dari	teman	melalui	kerja	kelompok,	diskusi,	saling	mengoreksi,	
     bukan	belajar	secara	individu.
     	KTSP	memberi	penekanan	atau	memfokuskan	pada	siswa	sehingga	akan	
membawa	konsekuensi	yang	luas.	Selain	siswa	menguasai	materi	fisika,	siswa	
diharapkan	juga	dapat	mengembangkan	jati	dirinya,	mengenal	lingkungannya,	
dapat	 bersosialisasi	 dengan	 lingkungan	 dan	 juga	 peka	 terhadap	 lingkungan	
serta	tahu	akan	hak	dan	kewajibannya.	Dengan	demikian,	belajar	tidak	hanya	
berlangsung	di	dalam	lingkungan	sekolah,	tetapi	juga	dapat	berlangsung	di	luar	
sekolah,	di	masyarakat,	alam	sekitar,	untuk	dapat	mengembangkan	kreativitas	
siswa	sendiri.	Tidak	dapat	dipungkiri	lagi	bahwa	siswa	yang	kreatif	akan	lebih	
mudah	beradaptasi	dengan	lingkungan,	tidak	bergantung	pada	orang	lain,	tidak	
mudah	menyerah	yang	nantinya	akan	dapat	menciptakan	sesuatu	yang	berman­
faat	bagi	dirinya	dan	orang	lain.	Apalagi	pada	masa	sekarang,	di	negara	kita	baru	
saja	dilanda	krisis	pada	berbagai	sektor,	terutama	krisis	ekonomi	dan	bencana	
alam	yang	beruntun	sehingga	diperlukan	tenaga­tenaga	potensial	yang	kreatif,	
berjiwa	sosial	tinggi,	dan	dapat	menciptakan	lapangan	kerja	baru.




                                                RPP Fenomena Fisika SMP 3       
             Keterampilan	siswa	tidak	dapat	timbul	secara	tiba­tiba,	melainkan	perlu	
        dilatih	 sejak	 dini.	 Keterampilan	 hidup	 (life skill)	 melalui	 pendekatan	 active
        learning	perlu	dikembangkan	dari	berbagai	sektor,	termasuk	dalam	pembel­
        ajaran	fisika.	Salah	satu	di	antaranya	adalah	kegiatan	outbond	atau	kegiatan	di	
        luar	kelas.	Kegiatan	ini	sangat	baik	untuk	diterapkan	pada	siswa.	Selain	dapat	
        mengenali	lingkungan	secara	langsung,	siswa	dapat	menerapkan	untuk	lintas	
        pelajaran	yang	lain.	Dengan	kegiatan	ini,	siswa	dapat	menanamkan	sikap	sosial	
        dalam	masyarakat	dan	juga	menanamkan	sadar	lingkungan.	Khususnya	pada	
        pembelajaran	 fisika	 tidak	 mutlak	 hanya	 mempelajari	 sesuatu	 yang	 berkaitan	
        dengan	fisika	melainkan	dapat	dikaitkan	dengan	ilmu	pengetahuan	yang	lain.	
        Contoh	yang	sangat	mendesak	untuk	ditangani	adalah	masalah	lingkungan,	yaitu	
        pencemaran	lingkungan,	kerusakan	alam,	kerusakan	hutan,	pembakaran	hutan	
        di	musim	kemarau,	penjarahan,	dan	lain­lain	perlu	ditanamkan	kesadaran	diri	
        pada	siswa.	Dengan	demikian,	siswa	sekolah	menengah	ini	nantinya	menjadi	
        pelopor	untuk	melestarikan	lingkungan,	termasuk	di	dalamnya	pelestarian	hu­
        tan,	air,	laut,	dan	tidak	kalah	pentingnya	adalah	memperbaiki	lingkungan	yang	
        sekarang	ini	tambah	kacau	saja.
             	Sangatlah	penting	dalam	pembelajaran	fisika	untuk	membangkitkan	mo­
        tivasi	siswa	agar	senang	belajar,	merasa	membutuhkan,	dan	tidak	ada	tekanan	
        dari	pihak	mana	pun.	Sesuatu	yang	dilakukan	dengan	motivasi	tinggi	dan	rasa	
        senang	hasilnya	pasti	akan	lebih	memuaskan.
    	   Bagaimana	cara	memotivasi	siswa	agar	tertarik	pada	fisika?
             	Seorang	guru	sebagai	pengajar	sekaligus	sebagai	pendidik	yang	baik	dan	
        disegani	oleh	siswa	tidak	terlepas	dari	profil	seorang	guru.	Seorang	guru	yang	
        berwibawa,	dekat	dengan	siswa,	humoris,	tidak	menakutkan,	menarik,	pandai,	
        disiplin,	mengerti	pada	siswanya	dan	dapat	sebagai	panutan,	siswa	akan	lebih	
        mudah	dan	cepat		menerima	pelajaran.	Buatlah	kesan	bahwa	pelajaran	fisika	
        itu	mudah	dan	menyenangkan	serta	perlu	untuk	dipelajari.	Meskipun	seorang	
        guru	telah	menguasai	segala	macam	teori	belajar	dan	materi	dengan	baik,	tetapi	
        dalam	menyampaikan	pelajaran	siswa	tidak	tertarik,	tidak	ada	semangat/tidak	
        ada	motivasi,	dapat	dipastikan	hasilnya	tidak	akan	memuaskan.	Akan	berbeda,	
        apabila	 dalam	 menyampaikan	 pelajaran	 sangat	 antusias,	 menarik	 dan	 dapat	
        membangkitkan	motivasi	siswa,	dapat	dijamin	hasilnya	akan	lebih	memuaskan.	
        Setelah	siswa	tertarik	dan	termotivasi,	segala	sesuatu	yang	diberikan,	disam­
        paikan,	dianjurkan,	akan	dapat	dilaksanakan	dengan	senang	dan	cepat,	tanpa	ada	
        rasa	terbebani.	Dengan	demikian,	pengertian	belajar	bagi	siswa	bukan	merupakan	
        kewajiban	 yang	 harus	 dilaksanakan	 tetapi	 merupakan	 suatu	 kebutuhan	 yang	
        menyenangkan.




         RPP Fenomena Fisika SMP 3
	   Beberapa	tips	pembelajaran	agar	siswa	senang	dan	tertarik	kepada	pela-
    jaran	fisika,	antara	lain
    ­	 bersikap	santai,	menarik,	tetapi	cepat	dan	efektif;
    ­	 mengaitkan	 materi	 pelajaran	 fisika	 dengan	 peristiwa	 dalam	 kehidupan	
        sehari­hari	atau	kehidupan	nyata;
    ­	 tunjukkan	 di	 hadapan	 siswa	 bahwa	 Guru	 itu	 pandai	 dan	 tahu	 segalanya	
        (terutama	materi	fisika	dan	yang	terkait);
    ­	 usahakan	 siswa	 terlibat	 dalam	 pembelajaran	 secara	 aktif	 dengan	 tanya	
        jawab/diskusi;
    ­	 melakukan	demonstrasi/pengamatan	yang	disertai	tanya	jawab,	selain	untuk	
        memahami	materi	juga	memotivasi	siswa;
    ­	 melakukan	eksperimen	atau	demonstrasi	dengan	menggunakan	peralatan	
        yang	sederhana	kemudian	dilengkapi	dengan	peralatan	yang	modern	(kalau	
        ada);
    ­	 gunakan	 media	 yang	 bervariasi,	 (gambar,	 chart,	 peralatan	 laboratorium,	
        OHP,	slide,	VCD,	komputer,	terjun	langsung	di	lapangan,	kalau	perlu	studi	
        lapangan);
    ­	 mengungkap	kejadian	atau	peristiwa	sehari­hari	yang	terkait,	yang	dilihat,	
        dirasakan,	dan	dialami	siswa	untuk	didiskusikan	sehingga	tahu	sebab	dan	
        akibatnya;
    ­	 rancang	dan	buatlah	peralatan	demonstrasi	atau	eksperimen	lainnya	yang	
        berasal	dari	hasil	kreasi	guru	untuk	diperagakan	di	depan	siswa,	tidak	ter­
        tutup	kemungkinan	melibatkan	siswa	untuk	membuat	peralatan,	misalnya	
        memanfaatkan	barang­barang	bekas	sebagai	alat	demonstrasi;
    ­	 usahakan	 demonstrasi	 atau	 pengamatan	 dilakukan	 oleh	 salah	 satu	 siswa	
        dalam	kelompoknya;
    ­	 berilah	selingan	dengan	memberi	informasi	tentang	sejarah	orang­orang	
        terkenal	khususnya	penemu	fisika	dan	hasil	karyanya	sehingga	siswa	akan	
        tertarik	dan	berusaha	untuk	mencontoh;
    ­	 berilah	 selingan	 untuk	 memasukkan	 muatan	 moral,	 etika	 sopan	 santun,	
        dengan	 memberi	 contoh­contoh	 akibat	 dari	 perlakukan	 kurang	 terpuji,	
        termasuk	 contoh	 akibat	 dari	 penyalahgunaan	 narkoba,	 juga	 menyangkut	
        tentang	pelestarian	lingkungan	alam	dan	dampak	perusakan	lingkungan;
    ­	 lakukan	diskusi	untuk	mengetahui	bahwa	fisika	diperlukan	dalam	segala	
        bidang	 ilmu	 (teknik,	 kedokteran,	 pertanian,	 peternakan,	 telekomunikasi,	
        kimia,	biofisika,	biokimia,	dan	lain­lain)	termasuk	bidang	ilmu	ekonomi	
        yang	 tidak	 luput	 dari	 penggunaan	 fisika	 dengan	 munculnya	 ilmu	 fisika	
        ekonomi;
    ­	 berilah	 arahan	 atau	 gambaran	 tentang	 jurusan	 yang	 diperkirakan	 sesuai	
        dengan	minat	siswa	yang	nantinya	akan	dimasuki	setelah	lulus.



                                                   RPP Fenomena Fisika SMP 3       
    	   Tanya	jawab	dapat	berfungsi	untuk
        ­	 mengungkap/mengingat	kembali	rumus­rumus	yang	terkait	sebelumnya;
        ­	 melatih	siswa	dalam	menghitung	secara	cepat	tanpa	alat	bantu	(misalnya	
             kalkulator);
        ­	 mengetahui	kelebihan	dan	kekurangan	siswa;
        ­	 mengaitkan	pembahasan	yang	baru	berlangsung	dengan	kejadian	sehari­hari	
             di	sekitarnya;
        ­	 menghidupkan	suasana	kelas	agar	menjadi	segar	dan	bergairah;
        ­	 mengingatkan	siswa	yang	kurang	memperhatikan	pelajaran/mengantuk;
        ­	 membuat	siswa	lebih	aktif	dalam	proses	pembelajaran;
        ­	 siswa	dapat	menyimpulkan	hasil	demonstrasi	yang	baru	berlangsung.
             Secara	garis	besar,	strategi	pembelajaran	fisika	dalam	kurikulum	(KTSP)	
        adalah	 mengutamakan	 penggunaan	 metode	 eksperimen,	 demonstrasi/peng­
        amatan,	dan	diskusi.	Usahakan	siswa	dapat	terjun	langsung	di	lapangan	untuk	
        memperoleh	 pengalaman	 langsung,	 mengadakan	 pengamatan,	 pengukuran,	
        analisis	data,	diskusi,	dan	menyimpulkannya.	Dengan	demikian,	siswa	tahu	apa	
        yang	harus	dilakukan	dan	berbuat	yang	terbaik	di	lingkungannya.
    .	 Kegiatan	Pembelajaran
             	Telah	kita	ketahui	bersama	bahwa	pembelajaran	pada	kurikulum	sekarang	
        adalah	 menitikberatkan	 pada	 siswa.	 Untuk	 memaksimalkan	 keberhasilan	
        pembelajaran,	 peran	 guru	 sangatlah	 menentukan.	 Guru	 sebagai	 organisator,	
        fasilisator,	motivator	di	kelas	akan	menentukan	berhasil	tidaknya	hasil	belajar	
        siswa.	Hal	ini	dikarenakan	gurulah	yang	merancang	dan	menerapkan	pada	anak	
        didiknya.	Meskipun	dalam	kurikulum	telah	menekankan	pembelajaran	berpihak	
        pada	siswa,	tetapi	kalau	pelaksanaan	di	lapangan	tidak	sesuai	dengan	yang	di­
        rencanakan	dapat	dipastikan	hasil	belajar	siswa	akan	jauh	dari	yang	diharapkan.	
        Lalu,	bagaimana	kegiatan	pembelajaran	yang	diharapkan	sesuai	dengan	tujuan	
        yang	telah	dirumuskan?	Pembelajaran	fisika	tidak	akan	berhasil	apabila	tidak	
        ditunjang	dengan	sarana	dan	prasarana	yang	memadai.	Bagaimana	apabila	di	
        sekolah	 sarana	 dan	 prasarana	 pembelajaran	 tidak	 tersedia	 secara	 memadai?	
        Bagaimana	usaha	guru	agar	proses	pebelajaran	di	sekolah	dapat	berlangsung	
        dengan	sarana	dan	prasarana	yang	memadai?	Banyak	cara	agar	pembelajaran	
        dapat	berlangsung	sesuai	dengan	harapan	kita.	Meskipun	dana	operasional	se­
        kolah	atau	dari	pemerintah	daerah	besarnya	terbatas	apalagi	harus	menyediakan	
        sarana	pembelajaran	atau	media	pembelajaran	yang	jauh	dari	memadai.	Apakah	
        kita	harus	menyerah	tanpa	ada	usaha	untuk	perkembangan	anak	didik	kita?
             	Kegiatan	pembelajaran	di	kelas	atau	sekolah,	sekarang	sepenuhnya	diserah­
        kan	pada	guru	pengampu.	Guru	merancang	silabus	sendiri	dan	menerapkan	pada	
        anak	sendiri	di	daerah	lingkungan	sendiri.	Dengan	demikian,	berhasil	tidaknya	
        anak	didik	dalam	belajar	mengarah	menjadi	tanggung	jawab	guru.	Tidak	dapat	


          RPP Fenomena Fisika SMP 3
    dipungkiri	 lagi	 bahwa	 tanggung	 jawab	 guru	 bertambah	 berat	 dan	 memang	
    demikian	adanya	sebagai	pahlawan	tanpa	tanda	jasa	yang	merupakan	ikon	dari	
    seorang	guru.
         Banyak	 kegiatan	 yang	 dapat	 dilakukan	 agar	 pembelajaran	 dapat	 meng­
    aktifkan	siswa,	antara	lain	melalui	peragaan	atau	demonstrasi,	tugas	lapangan,	
    penelitian,	tugas	kelompok,	tugas	mandiri,	praktikum	di	laboratorium,	tugas	
    portofolio,	dan	mengakses	internet.
         Usahakan	pembelajaran	dimulai	dari	permasalahan	dan	diteruskan	dengan	
    diskusi	pemecahan	masalah.	Siswa	diharapkan	untuk	menemukan	sendiri	ja­
    waban	dari	permasalahan.	Misalnya	dimulai	dari	eksperimen,	dengan	kegiatan	
    eksperimen	ini	siswa	akan	dapat	memperoleh	permasalahan	yang	akan	dapat	
    dipecahkan	 bersama	 dalam	 suatu	 kelompok	 kemudian	 menyimpulkannya.	
    Siswa	dapat	melatih	bersikap	ilmiah,	berpikir	secara	kritis,	dan	analitis	untuk	
    menemukan.	 Dengan	 demikian,	 siswa	 akan	 menemukan	 konsep	 dan	 prinsip	
    sendiri.	Kita	menyadari	bahwa	di	lapangan	pembelajaran	yang	mengaktifkan	
    siswa	untuk	menemukan	pengetahuannya	sendiri	tidaklah	mudah.	Apalagi	siswa	
    sudah	terbiasa	belajar	dari	hasil	ceramah	guru	di	kelas.	Untuk	itu	perlu	dimulai	
    dari,	misalnya	pengenalan	alat,	lingkungan,	menggunakan	alat,	dan	peragaan.	
    Setelah	siswa	terbiasa	atau	setidaknya	mengenal	permasalahan,	baru	dilakukan	
    pembelajaran	siswa	aktif	untuk	menemukan	sendiri.	Dalam	hal	ini	siswa	dapat	
    melakukan	eksperimen	atau	penelitian	yang	diawali	dengan	adanya	permasa­
    lahan	untuk	dapat	dipecahkan.
C.	 Media	Pembelajaran
     Pembelajaran	fisika	dan	kimia	tidak	dapat	terlepas	dari	media,	di	samping	untuk	
memahami	materi	fisika	juga	diperlukan	untuk	memupuk	kreativitas,	meningkatkan	
motivasi,	dan	untuk	menarik	perhatian	siswa.	Usahakan	semua	siswa	dapat	terlibat,	
memegang,	melihat,	mengamati,	dan	mengukur	secara	langsung.	Apabila	peralatan	
yang	tersedia	sedikit	(kurang	memadai)	dan	kemungkinan	berbahaya	atau	berisiko	
pada	keselamatan	siswa,	dapat	dilakukan	dengan	demonstrasi	yang	dilakukan	oleh	
guru.	Sebenarnya	demonstrasi	tidak	selamanya	harus	melakukan	eksperimen	dalam	
pembelajaran,	 tetapi	 juga	 banyak	 keunggulannya	 dibanding	 dengan	 eksperimen.	
Demonstrasi	yang	bagus	dan	dilengkapi	dengan	tanya	jawab,	guru	dapat	mengamati	
situasi	kelas,		dapat	memotivasi	siswa,	dapat	menanamkan	sikap,	moral,	etika,	dan	
nilai	yang	pada	masa	sekarang	terasa	menurun.	Dengan	demonstrasi	pembelajaran	
dapat	berlangsung	secara	cepat,	dapat	dilengkapi	dengan	media	lain	(gambar,	chart,	
peralatan	laboratorium,	OHP,	slide,	dan	lain­lain).	Untuk	mengefektifkan	penggu­
naan	media	pembelajaran,	sebelumnya	perlu	dipersiapkan	terlebih	dahulu,	termasuk	
mencobanya	untuk	mengetahui	layak	tidaknya	alat	yang	akan	digunakan.	Media	
pembelajaran	 tidak	 harus	 menggunakan	 peralatan	 yang	 modern	 keluaran	 pabrik,	



                                                   RPP Fenomena Fisika SMP 3      
 melainkan	guru	yang	kreatif	dapat	mengusahakan	peralatan	sederhana	yang	ada	di	
 sekitarnya	atau	membuat	peralatan	sederhana	sendiri.	Kalau memungkinkan, siswa
 dapat dilibatkan dalam pengadaan atau pembuatan alat peraga atau eksperimen.	
 Apabila	di	sekolah	tersedia	sarana	komputer	lengkap	dengan	proyektornya,	tidak	ada	
 salahnya	menggunakan	perlengkapan	tersebut	untuk	variasi	metode	pembelajaran.	
 Dengan	kata	lain,	sarana	apa	saja	yang	tersedia	di	sekolah	dapat	dimanfaatkan	secara	
 maksimal.	Dengan	demikian,	guru	harus	lebih	aktif	dan	kreatif	agar	pembelajaran	
 memenuhi	kompetensi	yang	telah	ditetapkan.
 D.	 Evaluasi
      Untuk	 mengetahui	 seberapa	 jauh	 siswa	 dapat	 mencapai	 kompetensi	 sesuai	
 dengan	yang	diharapkan	maka	perlu	dikembangkan	sistem	evaluasi	atau	pengujian.	
 Evaluasi	yang	diterapkan	harus	mencakup	semua	kompetensi	dasar	dengan	mengacu	
 pada	indikator­indikator	yang	telah	ditetapkan.	Sistem	evaluasi	berbasis	kemampuan	
 dasar	yang	direncanakan	adalah	sistem	evaluasi	yang	berkelanjutan	dan	berbasis	ke­
 las.	Berkelanjutan	dalam	arti	semua	indikator	dibuatkan	soalnya,	kemudian	hasilnya	
 dianalisis	untuk	menentukan	kemampuan	dasar	yang	telah	dan	yang	belum	dimiliki,	
 serta	untuk	mengetahui	kesulitan	atau	kendala	yang	dialami	siswa.
      Sudah	bukan	rahasia	lagi,	kebiasaan	guru	dalam	mengevaluasi	hanya	mengukur	
 aspek	kognitifnya	saja,	yaitu	dari	ulangan	harian	dan	ulangan	umum	atau	semesteran.	
 Menurut	Bloom	yang	terkenal	dengan	taksonomi	Bloom,	jenjang	kognitif	disusun	
 menjadi	pengetahuan	(C1),	pemahaman	(C2),	aplikasi	(C3),	analisis	(C4),	sintesis	(C5),	
 dan	evaluasi	(C6).		Pada	kurikulum	berbasis	kompetensi,	selain	aspek	kognitif,	aspek	
 lainnya	seperti	aspek	afektif	dan	aspek	psikomotornya	juga	perlu	dievaluasi.
 Bagaimana	cara	mengevaluasi	dan	apa	alat	yang	digunakan	untuk	mengukur	
 tingkat	kemampuan	siswa?
     Seperti	halnya	pada	evaluasi	sistem	lama,	yaitu	tes	tertulis,	baik	berupa	ulangan	
 harian,	ujian	tengah	semester,	dan	ujian	akhir	semester	masih	diteruskan.	Evaluasi	
 model	di	atas	sebagian	besar	hanya	mengetahui	tingkat	kemampuan	ditinjau	dari	
 aspek	 kognitif	 saja.	 Untuk	 aspek	 afektif	 dan	 aspek	 psikomotorik	 belum	 dapat	
 terdeteksi.	Oleh	karena	itu,	perlu	ditambah	evaluasi	untuk	kemampuan	aspek	afektif	
 dan	aspek	psikomotorik. Untuk	kemampuan	aspek	afektif	dapat	dilakukan	dengan	
 mengamati	 secara	 langsung	 sikap	 tingkah	 laku	 siswa	 keseharian	 di	 dalam	 kelas	
 maupun	di	luar	kelas,	dengan	membuat	catatan	harian.
 	 Aspek	afektif	meliputi
 ­	 sikap	siswa	terhadap	mata	pelajaran;
 ­	 sikap	kritis	siswa	terhadap	proses	belajar	mengajar;
 ­	 kemampuan	mengemukakan	pendapat;
 ­	 keberanian	untuk	bertanya;



0      RPP Fenomena Fisika SMP 3
­	   kemampuan	mengkoordinasi	teman	di	dalam	kelompoknya;
­	   kemampuan	mempresentasikan	kesimpulan	hasil	eksperimen	dari	kelompoknya	
     di	depan	kelas;
­	 keberanian	untuk	memimpin	suatu	diskusi	kelompok	atau	diskusi	kelas.
     Terukurnya	 kemampuan	 aspek	 afektif	 siswa	 dapat	 juga	 dimanfaatkan	 untuk	
memperbaiki	sikap	dan	tingkah	laku	siswa.	Selain	itu,	dapat	juga	dimanfaatkan	untuk	
memperbaiki	proses	belajar	mengajar.	Tidak	tertutup	kemungkinan	guru	fisika	dapat	
berfungsi	sebagai	pembimbing	konseling,	karena	tatap	muka	guru	dengan	siswa	lebih	
banyak	dan	secara	langsung	dapat	mengetahui	perubahan	perilaku	siswanya.
     Untuk	mengetahui	kemampuan	keterampilan	siswa	(aspek	psikomotorik),	dapat	
dilakukan	tes	keterampilan	menggunakan	peralatan	laboratorium	atau	alat	demons­
trasi.	Penguji	(dalam	hal	ini	guru)	melakukan	pengamatan	dengan	menggunakan	
lembar	pengamatan	(check list)	untuk	butir­butir	soal	keterampilan	atau	dilihat	dari	
hasil	laporan	eksperimen.	Di	samping	itu,	penilaian	dapat	dilakukan	pada	saat	siswa	
melakukan	 kegiatan	 eksperimen	 atau	 demonstrasi	 dengan	 menggunakan	 catatan	
kecil	secara	berkesinambungan.	Di	samping	evaluasi	model	tersebut,	ada	evaluasi	
dengan	menggunakan	portofolio.	Pengujian	dengan	portofolio,	cocok	untuk	menge­
tahui	perkembangan	keterampilan	atau	unjuk	kerja	siswa	dengan	menilai	kumpulan	
karya­karya	atau	tugas­tugas	yang	dikerjakan	siswa.	Penilaian	portofolio	pada	da­
sarnya	adalah	menilai	karya­karya	individu	siswa	untuk	suatu	mata	pelajaran	dalam	
kurun	waktu	tertentu.	Dengan	demikian,	pengujian	portofolio	merupakan	metode	
pengujian	dengan	melibatkan	siswa	untuk	menilai	kemajuannya.	Portofolio	dapat	
berisi	pekerjaan	tugas	siswa,	pembuatan	alat	peraga	atau	alat­alat	hasil	karya	siswa,	
laporan	penelitian,	laporan	praktikum	siswa,	tugas	pengumpulan	kliping,	karangan	
atau	tugas	lain	yang	perlu	didokumentasikan.	Dengan	demikian,	dapat	disimpulkan	
bahwa	evaluasi	atau	sistem	penilaian	harus	memenuhi	aspek	berikut	ini.
1.	 Aspek	 kognitif	 berupa	 kuis,	 ulangan	 harian,	 ulangan	 tengah	 semester,		
     ulangan	semesteran,	pekerjaan	rumah,	dan	tugas	internet.
2.	 Aspek	afektif	berupa	tes	sikap	minat	siswa	terhadap	pelajaran,	keaktifan	siswa	
     di	dalam	kelas,	mengemukakan	pendapat,	memimpin	diskusi,	dan	keberanian	
     untuk	bertanya.
3.	 Aspek	psikomotorik	berupa	tes	keterampilan	untuk	melakukan	suatu	percobaan	
     atau	keterampilan	melakukan	peragaan,	mengoperasikan	alat­alat	laboratorium	
     atau	melakukan	pengukuran	dalam	percobaan	atau	hasil	penelitian.
4.	 Gabungan	aspek	kognitif,	afektif,	dan	psikomotorik	berupa	tugas	portofolio.
Contoh	Tes	Kemampuan	Keterampilan
.	 Percobaan/Eksperimen
         Di	atas	meja	disediakan	alat­alat:	voltmeter,	amperemeter,	multimeter,	kabel	
     penghubung,	baterai,	hambatan,	jangka	sorong,	dan	meteran.



                                                   RPP Fenomena Fisika SMP 3      
 	   Tugas/Pertanyaan
         Ambil	 alat­alat	 yang	 diperlukan	 untuk	 percobaan	 yang	 akan	 dilakukan.	
     Kemudian,	ukur	besar	kuat	arus	dan	beda	tegangan	pada	suatu	rangkaian	ter­
     tutup.
         Pada	tes	ini,	kegiatan	siswa	yang	harus	dilakukan	adalah
     1)	 Alat­alat	yang	disiapkan	atau	diambil	adalah	kabel	penghubung,	hambatan,	
         amperemeter,	voltmeter,	dan	baterai.
     2)	 Merangkai	peralatan	seperti	gambar	di	bawah	ini.
                      R

                  V
           I                A

                 E

     3)	 Mengukur	besar	kuat	arus	I	pada	amperemeter	A	dan	beda	tegangan	kedua	
         ujung	R	pada	voltmeter	V.
     4)	 Mengulangi	pecobaan	dengan	mengubah	besar	R	atau	E.
         Guru	 mengamati	 kegiatan	 siswa	 dalam	 melakukan	 percobaan	 dalam	 hal	
     ketelitian,	kecepatan,	sikap,	dan	keterampilan.
 .	 Demonstrasi/Peragaan
         Di	samping	keterampilan	siswa	dalam	melakukan	percobaan/eksperimen,	
     siswa	dapat	dites	melakukan	demonstrasi/peragaan.
     Contoh	kegiatan	demonstrasi	yang	dapat	dilakukan	adalah	sebagai	berikut.
 	 Siswa	diminta	menunjukkan	dan	memperagakan
     1)	 menunjukkan	bahwa	di	sekitar	kawat	berarus	listrik	terdapat	medan	mag­
         netik;
     2)	 menunjukkan	cara	membuat	benda	netral	menjadi	bermuatan	listrik	positif;
     3)	 menunjukkan	adanya	GGL	pada	elemen	Volta;
     4)	 menunjukkan	timbulnya	GGL	induksi	pada	suatu	kumparan;
     5)	 menunjukkan	hubungan	tegangan	dan	jumlah	lilitan	pada	suatu	transforma­
         tor;
     6)	 menunjukkan	perubahan	energi	kimia	menjadi	energi	listrik;
     7)	 menunjukkan	perubahan	energi	mekanik	menjadi	energi	listrik.




     RPP Fenomena Fisika SMP 3
                           Petunjuk Khusus

A.	 Pemakaian	Buku	Siswa
    Bapak	dan	Ibu	Guru	Fisika	SMP	atau	MTs	tentu	sudah	paham	betul	materi	fisika	
lengkap	dengan	aplikasinya,	yang	akan	disampaikan	kepada	siswa.	Namun,	gaya	dan	
profil	guru	serta	kondisi	dan	situasi	daerah	satu	dengan	daerah	lain	berbeda,	serta	
tingkat	kemampuan	siswanya	juga	berbeda.	Hal	ini	menyebabkan	perbedaan	tingkat	
ketercapaian	kompetensi	yang	telah	ditetapkan.	Dengan	tersedianya	buku	siswa	dan	
buku	guru	ini,	diharapkan	dapat	membantu	pembelajaran	fisika	dan	kimia	secara	
efektif	dan	efisien,	terutama	dapat	tercapainya	kompetensi	yang	telah	ditetapkan.
    Seorang	guru	yang	ideal	tidak	hanya	berpedoman	pada	satu	buku,	tetapi	perlu	
ditambah	referensi	yang	lebih	lengkap	dan	luas	termasuk	akses	internet.	Namun	bagi	
siswa,	satu	buku	dan	sarana	mengakses	internet	sudah	cukup.	Untuk	memperluas	
wawasan,	diskusi	kelompok,	dan	diskusi	dengan	guru	sangat	diperlukan.	Mengingat	
siswa	sudah	mempunyai	buku,	guru	diharapkan	mengefektifkan	penggunaan	buku	
siswa	tersebut.
Cara	Menggunakan	Buku	Siswa
    Agar	pemakaian	buku	siswa	lebih	efektif	dan	efisien,	guru	dapat	menggunakan	
langkah­langkah	sebagai	berikut.
­	 Pada	 akhir	 pelajaran	 dan	 menuju	 materi	 yang	 baru,	 siswa	 diharapkan	 untuk	
    membaca	buku	terlebih	dahulu	dan	pada	saat	masuk	pelajaran,	baru	diadakan	
    kuis	atau	tes	singkat	selama	±	10	menit.
­	 Kuis	berisi	rumus­rumus,	hitungan	secara	cepat,	fungsi	peragaan,	fungsi	alat­alat,	
    dan	lain­lain	(koreksi	dilakukan	oleh	siswa	dengan	menggeser	2	atau	3	siswa	
    dan	hasilnya	dapat	diketahui	oleh	seluruh	siswa	dengan	cara	memasukkan	nilai	
    secara	langsung).
­	 Guru	dapat	mengembangkan	metode	demonstrasi	dan	eksperimen	sesuai	dengan	
    situasi	dan	kondisi	sekolah.
­	 Siswa	tidak	perlu	mencatat	kembali	materi	yang	sama	dengan	buku,	tetapi	cukup	
    menambah	 contoh­contoh	 soal	 yang	 lain	 atau	 mengembangkan	 aplikasinya,	
    terutama	yang	berkaitan	dengan	kehidupan	sehari­hari,	penerapan	rumus­rumus	
    pada	suatu	peristiwa.
­	 Memperbanyak	tanya	jawab	atau	diskusi	kelas.	Sebagai	contoh	dalam	menu­
    runkan	rumus,	siswalah	yang	aktif	berpikir,	sedangkan	guru	yang	menulis	dan	
    mengarahkan.




                                                   RPP Fenomena Fisika SMP 3      
 ­	   Hasil	perumusan	akhir	perlu	adanya	penekanan	dan	diberi	contoh	penggunaan	
      dan	aplikasinya	yang	berkaitan	dengan	peristiwa	sehari­hari.
 ­	 Latihan	soal	dapat	diberikan	sebagai	tugas	rumah	atau	tugas	di	kelas.
 ­	 Melakukan	demonstrasi	atau	eksperimen	tambahan	yang	lebih	luas.
 ­	 Menyusun	LKS	sebagai	sarana	kegiatan	eksperimen	atau	kegiatan	percobaan	
      dan	penelitian	lapangan.
      Semoga	dengan	penggunaan	Buku	Siswa	dan	Buku	Guru,	proses	pembelajaran	
 fisika	dapat	lebih	mudah,	cepat,	efisien,	menyenangkan,	dan	akhirnya	buah	keber­
 hasilan	anak	didik	yang	akan	dipetik.
 B.	 Uraian	Materi
      Buku	ini	telah	dilengkapi	dengan	silabus	(berisi	standar	kompetensi,	kompetensi	
 dasar,	materi	pokok,	submateri	pokok,	kegiatan	pembelajaran,	indikator,	evaluasi,	
 alokasi	waktu,	dan	sumber	belajar.	Dalam	uraian	materi	di	sini	tidak	disajikan	lagi	
 karena	telah	ada	dalam	silabus	(yang	tertera	pada	halaman	akhir	buku	guru).	Di	
 samping	itu,	buku	guru	juga	dilengkapi	dengan	RPP.
      Dalam	 uraian	 materi	 akan	 disajikan	 judul	 bab,	 subbab,	 metode	 atau	 strategi	
 pembelajaran,	tugas	kelompok	atau	tugas	mandiri,	jawaban	atau	uraian	keterangan	
 dari	tugas	atau	peristiwa,	peragaan,	percobaan,	kunci	latihan	soal,	dan	tes	kemam­
 puan	 keterampilan.	 Tips­tips	 alat	 peragaan	 dan	 percobaan	 serta	 pembuatan	 alat	
 sederhana.
      Pada	uraian	materi	di	sini	akan	disajikan	hal­hal	seperti	berikut	ini.
 A.	 Materi	berisi	subpokok	bahasan/subbab.
 B.	 Metode	adalah	metode	yang	dapat	digunakan	pada	pokok	bahasan.
 C.	 Demonstrasi/Peragaan,	 kemungkinan	 demonstrasi	 atau	 peragaan	 yang	 dapat	
      dilakukan	oleh	guru	atau	siswa.	Disajikan	pula	macam­macam	alat	yang	mung­
      kin	digunakan.	Demonstrasi/peragaan	dapat	dilakukan	oleh	guru	atau	siswa.	
      Apabila	dilakukan	oleh	guru	dapat	disertai	dengan	tanya	jawab	dan	dipandu	
      dengan	alat	bantu	pembelajaran	lain	(misalnya	OHP,	gambar,	model,	slide,	dan	
      LCD).	Apabila	dilakukan	siswa,	dilakukan	dalam	kelompok­kelompok	kecil	
      yang	disertai	dengan	diskusi	saat	dilakukan	demonstrasi	atau	setelah	melakukan	
      demonstrasi.
 D.	 Ekspreimen/Percobaan	adalah	jenis	percobaan	yang	dapat	dilakukan	oleh	siswa	         	
      dilengkapi	 dengan	 LKS.	 Disajikan	 pula	 macam­macam	 alat	 yang	 mungkin	
      digunakan.
 E.	 Tes	Kemampuan	Keterampilan	adalah	tes	keterampilan	yang	dapat	diberikan	
      pada	 siswa.	Tes	 ini	 berkaitan	 dengan	 kemampuan	 siswa	 untuk	 memilih	 dan	
      menggunakan	alat­alat	ukur	atau	alat	percobaan	atau	peragaan.	Pada	tes	ini,	
      dipersiapkan	macam­macam	alat	yang	mungkin	digunakan	dan	alat­alat	lainya.	
      Siswa	disuruh	memilih	dan	menggunakan	alat­alat	percobaan	atau	demonstrasi	



      RPP Fenomena Fisika SMP 3
    sesuai	dengan	perintah	yang	ditugaskan	kepada	siswa	secara	perorangan	atau	
    kelompok	kecil.
F.	 Tugas	Portofolio,	jenis	tugas	yang	dapat	diberikan	kepada	siswa	untuk	dikerjakan	
    baik	di	rumah	atau	di	sekolah	yang	berbentuk	laporan	tertulis	sehingga	dapat	
    didokumentasikan.	Tugas	portofolio	antara	lain	kliping,	laporan	penelitian,	tugas	
    mandiri,	tugas	dari	akses	internet).
G.	 Kunci	Soal	merupakan	kunci	jawaban	dari	soal	latihan	subbab,	soal	akhir	bab	
    atau	soal	latihan	akhir	semester.
Catatan:	 Bapak	dan	Ibu	Guru	tidak	harus	melaksanakan	semua	yang	disajikan	
           pada	uraian	materi	ini.	Perlu	dipilih	dan	disesuaikan	waktu	dan	keadaan	
           serta	ketersediaan	alat­alat	yang	ada.	Jadi,	sifatnya	fleksibel	dan	tidak	
           mengikat	 atau	 dengan	 cara	 menambah	 atau	 mengganti	 sesuai	 dengan	
           kreativitas	bapak	dan	ibu	guru	di	lapangan.

                              Bab		Listrik	Statis
A.	 Materi
    1.	 Benda	Bermuatan	Listrik
    2.	 Hukum	Coulomb
B.	 Metode
    ­	 Informasi/ceramah
    ­	 Tanya	jawab/diskusi
    ­	 Demonstrasi
    ­	 Eksperimen
C.	 Demonstrasi/Peragaan
    Macam­macam	demonstrasi	yang	dapat	dilakukan	antara	lain
    ­	 menunjukkan	terjadinya	benda	bermuatan	listrik	positif	maupun	negatif;
    ­	 menunjukkan	cara	menentukan	jenis	muatan	listrik	dengan	elektroskop;
    ­	 menunjukkan	adanya	gaya	tolak	maupun	gaya	tarik	antara	dua	benda	ber­
        muatan	listrik.
	 Alat-Alat
    Elektroskop,	sisir	plastik/mika,	kaca,	kain	sutera,	tali,	dan	kain	wol.
D.	 Eksperimen/Percobaan
	 Macam­macam	eksperimen	atau	percobaan	yang	dapat	dilakukan	siswa	antara	
    lain
    ­	 membuat	benda	netral	menjadi	bermuatan	listrik	negatif;
    ­	 membuat	benda	netral	menjadi	bermuatan	listrik	positif;
    ­	 menentukan	benda	bermuatan	listrik	negatif	atau	muatan	listrik	positif.



                                                   RPP Fenomena Fisika SMP 3      
          Alat-Alat
          Plastik,	kain	sutera,	batang	kaca,	elektroskop,	tali,	dan	kain	wol.
          Sarana	Penunjang
          LKS	 (disusun	 dan	 dipersiapkan	 guru),	 komputer,	 LCD,	 dan	 jaringan	
          internet	atau	rekaman	dari	jaringan	internet.
 E.	 Tes	Kemampuan	Keterampilan
 	 Disediakan	macam­macam	alat:	plastik,	batang	kaca,	kain	sutera,	kain	wol,	kain	
     kapas,	tali,	sisir	plastik,	sisir	tanduk,	batang	kayu,	dan	elektroskop.
 	 Tugas
     1.	 Ambil	alat­alat	yang	diperlukan	dan	peragakan	cara	membuat	benda	netral	
         menjadi	bermuatan	listrik	positif	dan	benda	bermuatan	negatif.
     2.	 Ambil	 alat­alat	 yang	 diperlukan	 dan	 tunjukkan	 cara	 menentukan	 benda	
         bermuatan	listrik	positif	atau	negatif.
 F.	 Tugas	Portofolio
 	 Mencari	materi	yang	mendukung	konsep	listrik	statis	di	buku­buku	referensi,	
     majalah,	koran,	atau	internet.
 G.	 Kunci	Soal
 	 Latihan	.
     Recalling
     1.	 Akan	tolak­menolak	atau	tarik	menarik.
                                                                	12
     2.	 Besar	 gaya	 tarik	 atau	 tolaknya	 berbanding	 lurus	 __		 atau	 berbanding	 ter­	
                                                                r
         balik	r .
                2

     3.	 Cara	memperbesar	gaya	interaksi	kedua	muatan	adalah	memperbesar	ma­
         sing­masing	muatan	dan	memperkecil	jarak	kedua	muatan.
     4.	 Energi	listrik	yang	dimiliki	suatu	muatan	terhadap	muatan	sumber.
     5.	 Karena	muatan	listrik	terkumpul	di	tempat	ujung	runcing.
 	   Uji	Pemahaman	Konsep
     1.	 Penyusun	atom:	proton,	neutron,	dan	elektron.
     2.	 Dengan	menggosok,	induksi,	dan	mengontakkan.
     3.	 Benda	bermuatan	positif.
     4.	 Elektroskop             qq
                                 ___	
                                 	 .
     5.	 Hukum	Coulomb:	F	=	k	 1 2	2	
                                  r
     6.	 Karena	 sumber	 petir	 mempunyai	 tegangan	 yang	 sangat	 tinggi	 sehingga	
         muatan	pada	sumber	dapat	meloncat.
     7.	 Beda	potensial	adalah	besarnya	perbedaan	potensial	listrik.




      RPP Fenomena Fisika SMP 3
	   Ulangan	Bab	
    A.	 Pilihan
        1.		 a	           6.		 a	         11.		c	           16.		c	       21.		c
        2.		 a	           7.		 b	         12.		a	           17.		c	       22.		d
        3.		 b	           8.		 b	         13.		d	           18.		c	       23.		b
        4.		 b	           9.		 a	         14.		b	           19.		d	       24.		­
        5.		 a	           10.		b	         15.		b	           20.		c	       25.		b
    B.	 Uraian
    	 Pemahaman	Konsep
        2.	 Benda	 bermuatan	 yang	 kekurangan	 atau	 kelebihan	 elektron.	 Benda	
            netral,	benda	yang	tidak	kekurangan	atau	kelebihan	elektron.
        3.	 Benda	bermuatan	akibat	dari	keluar	atau	kemasukan	elektron.
        4.	 Benda	terimbas	atau	terinduksi.
        5.	 Awan	mempunyai	tegangan	yang	sangat	tinggi	karena	adanya	benda	
            di	 bawah	 yang	 cenderung	 runcing,	 muatan	 dari	 awan	 tersebut	 akan	
            meloncat	sehingga	terjadilah	petir.
        6.	 Agar	muatan	dari	sumber	tersalurkan	melalui	penangkal	ke	bumi.
    	   Hitungan
        8.	 q1	=	+4	×	10–9	C;	q2	=	+2	×	10–9	C;	r	=	8	cm	=	8	×	10–2	m;	F	=	…?
                 ___	qq                 (4	×	10–9)(2	×	10–9)
                                                    9
                                   ______________	__	 ×	10–5	C
        	        	                 	
            F	=	k	 1 2	2	=	9	×	109		      	 2	      	
                                                 	=		
                                                 	
                                                    8
                      r                     (8	×	10 )
                                            –2


        9.	 q1	=	–2	μC	=	–2	×	10–6	C;	q2	=	4	μC	=	4	×10–6	C;	r	=	1	m;	F2	=	…?
                        ___	   qq                (–2	×	10–6)(4		×	10–6)
                                          _______________	
        	               	                 	
             F2	=	F1	=	k	 1 2	2	=	9	×	109		       	 	    	=	7,2	×	10–2 C
                                                         	
                          r                      12
        10.	 r	=	8	cm	=	8	×	10–2	m;	q 	=	q =	8	×	10–9	C;	F	=	…?       	
                                             1        2	
                  qq
                  ___	              (8	×	10–9)(8	×	10–9)
                                    ______________	
        	         	                 	
            F	=	k		 1 2	2	=	9	×	109		         	 	        	=	9	×	10–5	C
                                                         	
                    r                   (8	×	10–2)2
                                                                                 	
        11.	 q1	=	4	μC	=	4	×	10–6	C;	q2	=	10	μC	=	10	×	10–6	C;	r	=	50	cm	=	0,5	m;	
            x =	…?
                                    r

             q1                F1 q     F2       q2
                           x
        	   F1	       =	F2
              qq
             ___	             qq
                         _____	 __ _____	q          q
        	    	 	
            k	 21	    =	k	 2	 	 →		 2	 =		 2	 2	
                         	        	1 	
               x            (r	–	x)
                             2
                                         x       (r	–	x)



                                                               RPP Fenomena Fisika SMP 3   
           4	×	10   –6
                      10	×	10
           ______	 _______	                   –6
      	    	 2	 	 	
                  	 =		      2	 	→	4(r	–	x) 	=	10x
                                           2      2
               x                 (r	–	x)
      	    10x2	         =	4(0,5	–	x)2	→	10x2	=	4(0,25	–	x	+	x2)
      	    10x2	         =	1	–	4x	+	4x2	→	6x2	+	4x	–	1	=	0
                                           _______
                           –4	±		 16	–	24		
                                          √
                           __________	 _______	         –4	±	6,23
      	    x12	            	
                         =		     12
                                    	     	=		 12	 	
                                          		
                                          	        	
      	    x1	=	0,193	m	dan	x2	=	–0,86	m
      	 Yang	memenuhi	syarat	adalah	x1	=	0,193	m	dari	muatan	q1.
      12.	 E		 =	4,5	×	10–4	N/C;	r	=	20	cm	=	0,2	m;	q	=	…?
                  __     q
      	           	
           	 	 =	k	 2	
           E
                         r
                                                    ____	 q
      	    4,5	×	10–4	                              	
                                          =	9	×	109		 2	
                                                        (0,2)
                 18	×	10
                 _______	            –6
      	          	
           	 	 =		
           q            9	 	=	2	×	10
                                    –15
                                        	C
                         9	×	10
      13.	 q		 =	6	μC	=	6	×	10–6	C;	W	=	24	×	10–6	J;	V	=	…?
      	 W	 =	qV
                W 24	×	10
                __ _______	                    –6
      	         	     	
           V	 =		q 	=		  –6		=	4	volt
                                 6	×	10
      14.	 q1	=	5	μC	=	5	×	10–6	C;	q2	=	–10	μC	=	–10	×	10–6	C;	r	=	50	cm	=	0,5	m;	
           F	=	…?;	E	=	...?
                     ___	        qq                         (5	×	10–6)(–10	×	10–6)
                                       _______________	_______		                     4,5	×	10–1
                     	                 	
           a.	 F	 =	k	 1 2	2	=	9	×	109		      	 2	    	=		
                                                      	  	   –1 	=	–1,25	N
                                  r                                 (0,5)            2,5	×10
                                  –1,25
           b.	 E1	 =		F 	 =		
                     __ ______	 =	2,25	×	106	N/C
                     	
                     q      	 	
                              –6 	
                                5	×	10
                                 1

                                   –1,25
           	       E2	 =		F 	 =		
                         __ ________	 =	1,125	×	106	N/C
                         q2 	
                         	               		
                                –10	×	10–6
      15.	 q1	=	4	μC	=	4	×	10–6	C;	q2	=	–6	μC	=	–6	×	10–6	C;	r	=	20	cm	=	0,2	m
           E	di	tengah­tengah	=	…?;	E	pada	masing­masing	muatan	=	…?
                                                        E2

                    q1                                  E1        q2

                  __     q       4	×	10
                                 ______	 	   _______	       –6   3,6	×	104
                  	1             	
           E1	 =	k	 2		=	9	×	109		        	=		
                                       2	 	          	=	3,6	×	106	N/C
                                                 –2	 	
                         	 1	
                         r	                         (0,1)           10
                  q
                  __             –6	×	10–6 –5,4	×	104
                                 _______	 ________	
                  	2             	
           E2	 =	k	 2	 =	9	×	109		          	=		
                                          	 		          	=	–5,4	×	106	N/C
                                                      	 	
                  	 		
                  r          2
                                   (0,1)2        10–2
           E	 =	E1	–	E2	=	3,6	×	106	–	(–5,4	×	106)	=	9	×	106	N/C	arah	ke	q2



   RPP Fenomena Fisika SMP 3
        Potensial	di	tengah­tengah	=	...?
        Potensial	di	tengah	oleh	muatan	q1
                q
               __             4	×	10
                              ______	 –6
               	              	      	=	3,6	×	104	volt
        V1	 =	k	r1	 =	9	×	109		 0,1	 	
        Potensial	di	tengah	oleh	muatan	q2
                q
               __             –6	×	10
                              _______	 –6
               	              	
        V2	 =	k	r2	 =	9	×	109		 0,1	 		=	–5,4	×	104	volt
         Potensial	di	tengah­tengah
         V	 =	V1	+	V2
         	 =	(3,6	–	5,4)	×	104	=	–1,8	×	104	volt
    16.	 	 		 =	2	×	10–4	C;	ΔV	=	100	volt;	W	=	…?
         q
    	 W		 =	qDV	=	(2	×	10–4)(100)	=	2	×	10–2	J
    17.	 q =	6	C;	W	=	24	J;	ΔV	=	…?
    	 W	 =	qDV
              W 24
              __ __
    	   DV	 =		q 	=		6		=	4	volt
              	     	

	   Pengayaan
    18.	 q		 =	–3,2	C;	e	=	–1,6	×	10–19	C;	n	=	…?
    	 q		 =	en
                    q          –3,2
               ________	 ________	
    	          	
         n		 =		               	
                           	 =		    	 	 =	2	×	1019 buah	elektron
               ­1,6	×	10–19 ­1,6	×	10–19
                                                  	
    19.	 q =	Q;	ΔV	=	6	volt;	W	=	60	J;	q'	=	3Q;	ΔV '	=	36	volt;	W '	=	…?
    	 ΔV	 =	VA	–	VB	=	6	volt
    	 W	 =	qDV
             W
             __	    60
                    __
    	        	      	
        q	 =		DV 	=		6		=	10	C
    	   W	 =	3qDV '	=	3(10)(36)	=	1.080	J
	   A
    	 nalisis
    20.	 d	=	10	cm	=	0,1	m;	x	=	…?
    	 Jika	muatan	sejenis	maka	gaya	=	nol	terletak	di	tengah­tengah	kedua	
         muatan.
    	 x	=	0,5	(0,1)	=	0,05	m
	   Remedial
    I.	 Isian
        1.	 Muatan	 elektron:	 negatif,	 proton:	 positif;	 neutron:	 netral	 (tidak	
            bermuatan).
        2.	 Menggosok;	induksi.
        3.	 Dari	kain	ke	penggaris	ke	kain	wol.



                                                 RPP Fenomena Fisika SMP 3       
             4.	 Tolak­menolak;	tarik­menarik.
             5.	 Gaya	Coulomb.
        II.	 Uraian
             1.	 Karena	benda	tersebut	bermuatan	listrik	positif	maupun	negatif.
             2.	 Benda	bermuatan	positif	jika	kehilangan	elektron	dan	bermuatan	
                 negatif	jika	kemasukan	elektron	dari	luar.
             3.	 Dua	buah	muatan	pada	jarak	tertentu	akan	terjadi	interaksi,	ber­
                 bentuk	gaya	tarik	atau	gaya	tolak.	Besar	gaya	tarik	atau	tolak	yang	
                                               ___	  qq
                                               	 .
                 dirumuskan	oleh	Coulomb	F	=	k		 1 2	2	
                                                      r
             5.	 q1=	5	μC	=	5	×	10–6	C;	q2	=	–5	μC	=	5	×	10–6	C;	r	=	2	m;	F	=	…?
                        qq           (5	×	10–6)(–5	×	10–6)
             	                       ______________	
                 F	=	k ___	=	9	×	109		
                       	 1 2	2 	     	      	
                                            2	     	=	65,25	×	10–3	N
                                                   	
                         r                     2



                             Bab		Listrik	Dinamis
 A.	 Materi
     1.	 Hukum	Ohm
     2.	 Hambatan	Kawat	Penghantar
     3.	 Hukum	I	Kirchhoff
     4.	 Rangkaian	Hambatan
     5.	 Rangkaian	Sumber	Tegangan
 B.	 Metode
     ­	 Informasi/ceramah
     ­	 Tanya	jawab/diskusi
     ­	 Demonstrasi
     ­	 Eksperimen
 C.	 Demonstrasi/Peragaan
     Macam­macam	demonstrasi	yang	dapat	dilakukan	antara	lain
     ­	 menunjukkan	cara	pembacaan	skala	pada	multimeter,	voltmeter,	atau	am­
        peremeter;
     ­	 menunjukkan	cara	mengukur	hambatan	suatu	kawat;
     ­	 menunjukkan	cara	pemasangan	voltmeter	dan	amperemeter	pada	pengukur­
        an	beda	tegangan	dan	kuat	arus	listrik;
     ­	 menunjukkan	rangkaian	hambatan	seri	dan	paralel;
     ­	 menunjukkan	rangkaian	listrik	tertutup.




0     RPP Fenomena Fisika SMP 3
	   Alat-Alat
	   Kawat	nikelin	berbagai	diameter,	baterai,	kabel,	sumber	tegangan,	hambatan	
    listrik,	voltmeter,	amperemeter,	dan	multimeter.
D.	 Eksperimen/Percobaan
	 Macam­macam	eksperimen	atau	percobaan	yang	dapat	dilakukan	siswa	antara	
    lain
    ­	 mencari	hubungan	panjang	dan	luas	penampang	kawat	penghantar	dengan	
         besarnya	hambatan;
    ­	 mengukur	hambatan	pengganti	rangkaian	hambatan	seri	dan	paralel;
    ­	 mengukur	kuat	arus	listrik	dan	beda	tegangan	listrik	pada	rangkaian	listrik.
    Alat-Alat
	   Kawat	 nikelin,	 baterai,	 kabel,	 sumber	 tegangan,	 hambatan	 lsitrik,	 voltmeter,	
    amperemeter,	dan	multimeter.
    Sarana	Penunjang
	   LKS	(disusun	dan	dipersiapkan	oleh	guru),	komputer,	LCD,	dan	jaringan	internet	
    atau	rekaman	dari	jaringan	internet.
E.	 Tes	Kemampuan	Keterampilan
	 Disediakan	 macam­macam	 alat:	 baterai,	 kabel	 penghubung,	 amperemeter,	
    voltmeter,	kawat	nikelin,	dan	multimeter.
    ­	 Ambil	alat­alat	yang	diperlukan,	kemudian	tunjukkan	cara	merangkai	dan	
        mengukur	kuat	arus	listrik	dan	beda	tegangan	listrik	pada	suatu	rangkain	
        tertutup.
    ­	 Ambil	alat­alat	yang	diperlukan	dan	tunjukkan	cara	mengukur	hambatan	
        listrik.
    ­	 Ambil	alat­alat	yang	diperlukan	dan	tunjukkan	hukum	1	Kirchhoff.
F.	 Tugas	Portofolio
	 Mencari	beberapa	artikel	di	internet	atau	media	lain	yang	ada	hubungannya	de­
    ngan	konsep	listrik	dinamis	dan	keterkaitannya	dalam	kehidupan	sehari­hari.
G.	 Kunci	Soal
	 Latihan	.
    Recalling
    1.	 Listrik	yang	berkaitan	dengan	muatan	listrik	yang	bergerak.
    2.	 V = I R
    5.	 Jika	sebuah	hambatan	diberi	beda	potensial	maka	pada	hambatan	mengalir	
        arus	listrik.




                                                     RPP Fenomena Fisika SMP 3       
     6.	 V		 =	1,5	V;	I	=	100	mA	=	0,1	A;	V '	=	3	V;	I '	=	…?
     	    V	 =	IR
               V     1,5
               __ ___	
     	         	 	
          I	 =		 	=		 	=	15	W
               R 0,1
                      3(1,5)
     	    I '	 =		R'	=		 15	 	
                 V
                 __ _____	
                 	     	     	=	0,3	A	=	300	mA

     Latihan	.
     Recalling
     1.	 Panjang,	luas	penampang,	dan	jenis	penghantar.
     2.	 5	potongan;	hambatan	semula	R.
                                 R
                                 __
                                 	
     	 Hambatan	satu	potong	=		5		=	0,2 R.
     3.	 Konduktor	dan	isolator.
     4.	 l	=	5	m;	ρ	=	1,68	×	10–8	Wm;	A	=	2	mm2	=	2	×	10–6	m;	R	=	…?
     	    R	=	ρ	l 	=	1,68	×	10–8		 5	 –6	 =	4,2	×	10–2	W
               __
               	
               A
                                 ______	
                                 	
                                 2	×	10
     5.	 ρ	=	100	×	10–8	Wm;	l	=	10	m;	R	=	5	W;	d	=	…?
                                            ____     _____________
     	 R	=	ρ	 	
              A
               l    ___      ____	
                    	 __ 2 	 2 2
                       d
                    (p	 	
                       	)
                       2
                             pd           √  4ρl
              __	=	ρ	 l 		 =		4ρl 	 →	d	=		 ____	 		 	
                                                  √  4(100	×	10–8)(10)
                                            	 2 	 		 _____________	=	0,045	×	10–3	m	
                                            pR
                                                   =         		
                                                           p2(5)
                                                                       	
                                                                       	
                                                                       	

         =	0,0045	cm

     Latihan	.
     Recalling
     1.	 Karena	besar	arus	yang	mengalir	sesuai	dengan	cabang	rangkaian.
     2.	 I1	=	3	I3;	I1	=	…?;	I2	=	…?;	I4	=	…?;	I5	=	…?
     	 I1	+	I2	 =	8
     	 I3	       =	10	–	8	=	2	A
     	 I1	       =	3	I3	=	3	(2)	=	6	A
     	 I2	       =	8	–	I1	=	8	–	6	=	2	A
     	 I4	       =	I1	+	I2	=	6	+	2	=	8	A
     	 I5	       =	10	A
     Latihan	.
     Recalling
     1.	 R	=	10	W;	R	terkecil	=	…?;	R	terbesar	=	…?
                                                               10
     	 R	terkecil	jika	dihubungkan	secara	paralel:	Rp	=		R 	 =		 	=	1	W.
                                                        __	 	
                                                        	
                                                        10 10
                                                               __

     	 R terbesar	jika	dihubungkan	secara	seri:	Rs	=	R(10)	=	(10)(10)	=	100	W.
     2.	 a.	 R		 =	100	+	250	+	300	+	450	=	1.100	W




       RPP Fenomena Fisika SMP 3
    	   b.	     __     __	 __	 __	 _______	 	6		
                                            3	+	2	+	1
                	1		 =		1		 +		1		 +		1		 =		 30	 	 __	
                       	      	      	      	         	=		
                R1
                       10 15 30                          30
    	   	       R1	 =	5	W
    	   	       R	 =	5	+	20	=	25	W
                      150	×	100 150	×	100
                      ________	________	
        c.	     R	 =			        	 +		
                                   	     	 =	60	+	60	=	120 W
                      150	+	100 150	+	100
                                                          	
    	   d.	     50	W	diseri	dengan	50	W	menghasilkan	100	W.
    	   	       100	W	diparalel	dengan	150	W	menghasilkan	60	W.
    	   	       60	W	diseri	dengan	140	W	menghasilkan	200	W.
    	   	                                                                     	
                200	W	diparalel	dengan	120	W	menghasilkan	75	W.	Jadi,	hambatan	
        	       totalnya	75	W.
    Latihan	.
    Recalling
    1.	 Keuntungan	disusun	seri:	GGL­nya	lipat	jumlah	sumber	sedangkan	disusun	
        paralel	akan	tahan	lama.
    2.	 Kerugian	disusun	seri,	hambatan	lebih	besar,	yaitu	kelipatan	jumlah	sumber.	
        Disusun	paralel,	GGL­nya	kecil	hanya	sama	dengan	satu	sumber.
    3.	 Kebanyakan	disusun	secara	seri,	karena	GGL­nya	besar.	Susunan	paralel	
        jarang	dipakai.
    4.	 I	=		 	=		 6	 	 =		 6	 	 =	0,012	A
            V
            __ ________	___	
            	 	           	
            R 200	+	300 500
    	   V	pada	R	=	200	W	adalah	V	=	I R	=	(0,012)(200)	=	2,4	V
    	   V	pada	R	=	300	W	adalah	V = I R	=	(0,012)(300)	=	3,6	V
                       200	×	300
                       ________	
    5.	 RP	            	
                     =		
                       200	+	300
                                 	 =	120	W

    	   I	           =		V 	 =		 6	 	 =	0,05	A
                       __ ___	
                       	
                       R
                              	
                              120
                           P

    	   I	pada	R		=	200;	I	=		 	=		 6	 	 =	0,03	A
                             V
                             __ ___	
                             	 	
                             R 200
    	   I	pada	R		=	300;	I	=		 	=		 6	 	 =	0,02	A
                             V
                             __ ___	
                             	 	
                             R 300
	   Uji	Pemahaman	Konsep
    1.	 Aliran	muatan	yang	melalui	suatu	penghantar.
    2.	 Hukum	Ohm;	V = I R
    3.           V

                       R
            A

                      E




                                                              RPP Fenomena Fisika SMP 3   
     4.	 R	=	ρ	l 		l	dan	A	dilipatduakan	maka	hambatannya	tetap.
              __;
              	
              A
     5.	 Jumlah	arus	yang	menuju	titik	cabang	=	jumlah	arus	yang	meninggalkan	
         titik	cabang.
     6.	 Empat	buah	hambatan	R	maka	keempat	hambatan	dapat	disusun	seperti	di	
         bawah	ini.


                  	            (a)	                    (c)




                  	            (b)	                    (d)
                                 1
                                 __R                              4
                                                                  __R
     	 (a)		 R1	=	4R;	(b)			R2	=		 	 ;		(c)			R3	=	R;		(d)			R4	=		 	
                                 	                                	
                                 4                                3
     7.	 4	GGL:	masing­masing	E,	hambatan	dalam	r;	hambatan	luar	R.
     	 a.
                           R



                        (4E, 4r)

                  V
     	    b.	 I	=		 	=		 4E 	
                  __ _____	
                  	 	
                  R R	+	4r
     	    	           Tegangan	jepit	V = I R
     	    	           V		=		 E 	
                           _____	R
                           	
                           R	+	4r
                                      1
                                      __r
                                      	
     8.	 Secara	paralel	E '	=	E,	r'	=		 	
                                      4
               V
     	    I		=		 	=		 E
               __ ________	
               	 	
               R R	+	(0,25)r
                             	

     	    T
          	 egangan	jepit	V = I R
     	    V		 =		 E 	
                _______	R
                	
                R	+	0,25r
     9.	 Tiga	buah	elemen	dengan	GGL:	E,	dan	hambatan	dalam	3	buah	R.	Agar	
         menghasilkan	arus	yang	paling	besar,	3	buah	GGL	disusun	secara	seri	dan	
         3	buah	hambatan	disusun	paralel.


              I




       RPP Fenomena Fisika SMP 3
         1
         __
         	
    Rp	=		 	 R
         3
                      9E
	   I	=		V 	 =		3E 	=		R 	
        __ ___ 	
        	
        R
               	1
                __
                      ___
          p      		
                 3
                   R
                             4	×	6
                             ____	
                             	
10.	 Rab	=	5	+	5	+	Rp	→	Rp	=		
                             4	+	6
                                  	 =	2,4	W

	   Rab	=	12,4	W
                            4	×	6
                            ____	
	   Rad	=	5	+	5	+	Rp	→	Rp	=		
                            	     	 =	2,4 W
                            4	+	6
    R 	=	12,4	W                          	
     ad
                            2	×	8
                            ____	
                            	
    Rac	=	5	+	5	+	Rp	→	Rp	=		
                            2	+	8
                                  	 =	1,6	W

Ulangan	Bab	
A.	 Pilihan
    1.		 b	            6.		 d	   11.		c	      16.		d	      21.		b	       26.		­
    2.		 c	            7.		 a	   12.		b	      17.		c	      22.		c	       27.		a
    3.		 d	            8.		 ­	   13.		d	      18.		a	      23.		d	       28.		d
    4.		 a	            9.		 b	   14.		b	      19.		b	      24.		b	       29.		a
    5.		 d	            10.	 b	   15.	 b	      20.		b	      25.		a	       30.		c
	   Ralat	nomor	8.	Jawaban	5,4	W
	   	 	 nomor	26.	Jawaban	20	W
    Uraian	nomor	22
    Vab	 =	I1	R1	=	(0,2)(60)	=	12
    Vab	 =	I2	R2
    12	 =	I2	(30)	→	I2	=	0,4	A
B.	 Uraian
	 Pemahaman	Konsep
    2.	 Karena	beda	tegangan	terpasang	sama.
    3.	 Karena	beda	tegangannya	sangat	besar	sehingga	muatan	dapat	meloncat	
        sebagai	kilat.
    4.	 Karena	kawat	mempunyai	hambatan	sehingga	tegangannya	akan	turun.	
        Ingat	V = I R.
    5.	 Karena	dengan	banyaknya	lampu	secara	seri	berarti	hambatannya	akan	
        bertambah	sehingga	besar	arus	yang	mengalir	akan	berkurang.
    6.	 Tegangan	paling	tinggi	adalah	no.	3,	karena	hambatannya	paling	besar	
        dan	arus	yang	mengalir	paling	besar.
    7.	 Paling	terang	lampu	1,	karena	arusnya	paling	besar.	Paling	redup	adalah	
        3	dan	4,	karena	arus	yang	mengalir	paling	kecil.




                                                 RPP Fenomena Fisika SMP 3        
     	    Analisis
          8.	 Dari	persamaan	hambatan	kawat	R	=	ρ	l 		yang	lebih	besar	kawat	yang	
                                                       __,
                                                       	
                                                       A
              tipis	dan	panjang.
          9.	 Hambatan	kawat	penghantar	tidak	bergantung	pada	kuat	arus	dan	beda	te­
              gangan,	tetapi	bergantung	pada	panjang,	luas	penampang,	dan	jenis	kawat.
          10.

                    a                  b
                                                   a            b




              	            (a)	                      (b)
          	                                E
                                         ___	→	R 	=	2R
                                         	
                  Pada	rangkaian	(a)	I	=		
                                         2R     s

          	                              E
                                         __        2R
                                                   ___
                  Pada	rangkaian	(b)	I	=		 	→	Rp	=		 2	 	=	R
                                         	         	
                                         R
          	       I1	=		V 	=		E 	→	I2	=		E 	
                       ___ ___
                       	
                       2R 2R
                             	          ___
                                        	
                                        2R
          	    Oleh	karena	daya	P	=	V I	maka	daya	lampu	yang	dipasang	pertama	
               (dua	lampu)	dan	dipasang	kedua	(empat	lampu)	intensitasnya	sama.
          11.	 Lampu	yang	putus	adalah	3	atau	5	atau	6	atau	4.
          12.	 a.	 Paling	besar	adalah	1					b.				Paling	kecil	adalah	3
                                                            1
                                                            __
                                                            	
          13.	 Panjang	L,	luas	A,	R	=	20	W;	L'	=	2L;	A'=		 	 A;	R'	=	…?
                                                            4
          	       R	 =	ρ	l 	
                        __
                        	
                        A
                                         8L
          	       R'	 =	ρ	L'	 =	ρ	2L 	=	ρ	A 	
                         __
                         	A'
                                 ___
                                 	1
                                  __
                                         __
                                         	
                                 		
                                 4
                                   A
          	       R'	 =	8R
     	    Hitungan
                     1 1 3 __ 	
               	1 	 	 __ 	 __
                     __ __ 	           2 5             6
                                                       __
          14.	 __		=		 	 +		 	 =		 	 +		 	 =		 	 →	R	=		 	 W
                                                       	
               R 2 3 6 6 6                             5
          15.	 I =	300	mA	=	0,3	A;	V	=	1,5	V;	R	=	…?
          	 V	=	IR	→	1,5	=	0,3R	→	R	=	5	W
          16.	 E	=	6	V;	r	=	1	W;	R	=	9	W;	I	=	…?
          	       V	=	IR
                      V                2(6)
          	                                 12         12
                  I	=		 	=		 2E 	 ______	 =		 	A	→	I =		 	A
                      __ _____	=		
                      	 	         	   		 __
                      R 2r	+	R 2(1)	+	9 11
                                            	          __
                                                       	
                                                       11
          17.	 E	=	3	V;	r	=	1	W;	R	=	5	W;	I	=	…?
          	           __ _____	 _____	=		 3	 	 __
                      V 2E	–	E                        3
                  I	=		 	=		3r	+	R 	=		 E 	 ______	 =		 	 =	0,375 A
                      	 	             	      	        	
                      R               3r	+	R 3(1)	+	5 8
          	       I =	0,375	A                                    	



       RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                                                         1
                                                                         __
                                                                         	
    18.	 a.			 Jika	kawat	tidak	berlapis	isolator,	panjang	kawat	menjadi		 	 L	dan	
                                                                         4
               luas	penampang	menjadi	4A,	R	=	100	W;	L	=	100	cm;	R'	=	…?
                         1
                         __	
                         	L
        	    R	 =	ρ	l 	=	ρ	4 	=	ρ	 L 	
                   __
                   	
                   A
                          ___
                          	
                          4A
                                 ___	
                                 	
                                 16A
                        100
        	 R'	=		1		 	=		16		=	6,25
                 	 R ___	
                 __	
                 16
                        	
        b.	 Jika	kawat	berlapis	isolator	maka	ke	empat	kawat	terhubung	secara	
                                                       1
                                                       __
                                                       	     1
                                                             __
            paralel.	Tiap	potong	kawat	berhambatan		 	R	=		 	(100)	=	25	W	maka	
                                                             	
                               1                       4     4
                               __	(25)	=	6,25	W.	Jadi,	besar	hambatannya	adalah	
            hambatannya	R'	=		 	
                               4
            sama	R'=	6,25	W.
	   Pengayaan
    19.	 a.		 R	=	100	+	250	+	300	+	450	=	1.100	W
                           30
        b.	 Rp	=		 30	 	 =		6		=	5	W
                 _______	__
                 	
                 3	+	2	+	1
                           	
        	    R	=	5	+	20	=	25	W
                100	×	150
                ________	
                	
        c.	 R	=		
                100	+	150
                         	 ×	2	=	120	W

        d.	 R	seri	50	+	50	=	100	W;	R	=	100	W	diparalel	150	W	menghasilkan	
            60	W.	Kemudian	60	W	diseri	140	W	diperoleh	200	W.	Hambatan	
            200	diparalel	dengan	120	W.
                 200	×	120
                 ________	
        	        	
             R	=		
                 200	+	120
                          	 =	75	W

    20.	 Hambatan	4	W	diparalel	4	W	diperoleh	2	W;	kemudian	diseri	6	W	diper­
         oleh	8	W.	Kemudian,	diparalel	dengan	8	W	diperoleh	4	W.	Selanjutnya,	
         diseri	dengan	10	W	diperoleh	14	W.
	   Remedial
    I.	 Isian
        1.	 Hambatan	R.
        2.	 Panjang	dan	hambatan	jenis	serta	luas	penampang.
        3.	 Konduktor	dan	isolator.
        4.	 Hambatan	dalam.
        5.	 Menjadi	besar	karena	hambatan	dalamnya	menjadi	kecil.
    II.	 Uraian
         1.	 Hambatan	pada	kawat	hanya	bergantung	pada	jenis,	panjang,	dan	
             luas	penampang.	Dengan	perbedaan	tegangan	yang	berbeda	hanya	
             besar	arusnya	dan	hambatannya	tetap.
         2.	 Karena	untuk	jenis	bahan	yang	berbeda,	hambatan	jenisnya	berbeda	
             sehingga	besar	hambatannya	berbeda.




                                               RPP Fenomena Fisika SMP 3       
             3.	 Korsleting	 adalah	 hubungan	 pendek,	 yaitu	 terjadinya	 hubungan	
                 antara	 kedua	 kutub	 secara	 langsung	 tanpa	 melalui	 hambatan	
                 sehingga	 besar	 arus	 yang	 mengalir	 sangat	 besar.	 Hal	 ini	 meng­
                 akibatkan	energinya	sangat	besar	dan	dapat	mengakibatkan	keru­
                 sakan	atau	bahkan	kebakaran.	Untuk	menghindari	adanya	korsleting	
                 diberi	pembatas	arus	yang	dinamakan	sekring.
             4.	 ­	 Makin	besar	beda	tegangan,	akan	makin	besar	pula	arusnya.
             	 ­	 Besar	hambatannya	tetap.
             	 ­	 Hubungan	ketiga	besaran	tersebut	adalah	V = I R.
             5.	 R	=	3	W;	Rs	=	…?;	Rp	=	…?
             	 Rs	=	3(3)	=	9	W
                               3
             	   	1		 =	3	1		=		 	 =	1
                 __
                 R
                         	 __
                         __ 	
                         R 3
                   p

             	   Rp	=	1	W


                            Bab		Sumber	Arus	Listrik
 A.	 Materi
     1.	 Arus	Listrik
     2.	 Elemen	Listrik
     3.	 Gaya	Gerak	Listrik
     4.	 Mengukur	Arus	Listrik	dan	Beda	Tegangan
 B.	 Metode
     ­	 Informasi/ceramah
     ­	 Tanya	jawab/diskusi
     ­	 Demonstrasi
     ­	 Eksperimen
 C.	 Demonstrasi/Peragaan
     Macam­macam	demonstrasi/peragaan	yang	dapat	dilakukan	antara	lain
     ­	 menunjukkan	rangkaian	listrik	tertutup;
     ­	 menunjukkan	 bagian­bagian	 dan	 proses	 terjadinya	 GGL	 pada	 elemen	
        Volta;
     ­	 menunjukkan	macam­macam	elemen;
     ­	 menunjukkan	komponen	aki;
     ­	 menunjukkan	cara	pengosongan	dan	pengisian	aki;
     ­	 menunjukkan	cara	mengukur	GGL	suatu	elemen	dan	tegangan	jepit;
     ­	 menunjukkan	komponen	dan	cara	kerja	sekring.




     RPP Fenomena Fisika SMP 3
	   Alat-Alat
	   Baterai,	macam­macam	elemen,	kabel,	sekring,	voltmeter,	amperemeter,	mul­
    timeter,	gelas	beker,	larutan	asam	sulfat,	elektroda	(tembaga	dan	seng),	elemen	
    kering	rusak,	dan	aki	rusak	yang	dibedah.
D.	 Eksperimen/Percobaan
	 Macam­macam	eksperimen	atau	percobaan	yang	dapat	dilakukan	siswa	antara	
    lain
    ­	 mengukur	GGL	elemen	Volta	untuk	bermacam­macam	konsentrasi	asam	
         sulfat;
    ­	 mengukur	GGL	pada	susunan	baterai;
    ­	 mengukur	 GGL	 dan	 tegangan	 jepit	 pada	 baterai	 dalam	 suatu	 rangkaian	
         listrik.
    Alat-Alat
	   Gelas	 beker,	 elektroda	 tembaga	 dan	 seng,	 kabel,	 asam	 sulfat,	 aquades	 (air),	
    baterai/elemen	kering,	amperemeter,	voltmeter,	dan	multimeter.
    Sarana	Penunjang
	   LKS	(disusun	dan	dipersiapkan	guru),	komputer,	LCD,	dan	jaringan	internet	
    atau	rekaman	materi	dari	jaringan	internet.
E.	 Tes	Kemampuan	Keterampilan
	 Disediakan	macam­macam	alat:	amperemeter,	voltmeter,	multimeter,	hambatan,	
    baterai,	dan	kabel.	Ambil	alat	yang	diperlukan,	kemudian	tunjukkan	cara	meng­
    ukur	tegangan	jepit	dan	GGL	suatu	elemen	pada	suatu	rangkaian	listrik.
F.	 Tugas	Portofolio
    1.	 Buat	elemen	Volta	dengan	membuat	rangkaian	pasangan	elektroda	yang	
        berdekatan	sebanyak	4	atau	5	pasang	elektroda	seng	–	tembaga	secara	seri	
        dan	masukkan	dalam	gelas	beker	yang	berisi	larutan	asam	sulfat,	kemudian	
        ukur	GGL	elemen	tersebut.
    2.	 Lakukan	seperti	di	atas	dengan	memvariasi	besar	konsentrasi	larutan	asam	
        sulfat.
    3.	 Buat	elemen	volta	dengan	satu	pasang	elektroda	(seng	dan	tembaga).	Ke­
        mudian,	ukur	besar	GGL	dan	waktu	pengukuran.
G.	 Kunci	Soal
	 Latihan	.
	 Recalling
    1.	 Sumber	 arus	 listrik	 sama	 dengan	 sumber	 tegangan,	 yaitu	 sumber	 yang	
        menghasilkan	arus	listrik.




                                                     RPP Fenomena Fisika SMP 3        
     2.	 Elemen	primer	adalah	sumber	arus	listrik	atau	sumber	tegangan	yang	tidak	
         dapat	diperbarui	atau	hanya	sekali	pakai.	Elemen	sekunder	adalah	elemen	
         yang	dapat	diperbaharui.
     4.	 Perubahan	energi	kimia	menjadi	energi	listrik.
     5.	 Pengisian	aki	dengan	menghubungkan	aki	dan	sumber	tegangan	pengisi.	
         Kutub	positif	aki	dihubungkan	dengan	kutub	positif	sumber.
     Latihan	.
     Recalling
     1.	 Pengukur	 arus	 listrik	 dinamakan	 amperemeter	 dan	 alat	 pengukur	 beda	
         tegangan	dinamakan	voltmeter.	
     2.	 Amperemeter	dipasang	secara	seri	dengan	R	dan	E.
                        R

            I
           A

                    E

     3.	 Voltmerer	dipasang	secara	paralel	terhadap	R.
     4.	 Batas	ukur	5	A;	skala	maksimum	10;	penunjuk	jarum	pada	angka	3.	Arus	
         yang	mengalir	=		3		 (5)	=	1,5	A
                          __	
                          	
                          10
     5.	 Batas	ukur	5	V;	skala	maksimum	50	V;	penunjuk	jarum	pada	angka	30.	
                                     30
                                    __
                                    	 (
         Beda	tegangan	aki	adalah		 	 5)	=	3 volt.
                                     50
                                            	
 	   Ulangan	Bab	
     A.	 Pilihan
         1.		 b	     6.		 c	        11.		c	    16.		d	   21.		b
         2.		 c	     7.		 c	        12.		d	    17.		b	   22.		b
         3.		 d	     8.		 c	        13.		c	    18.		d	   23.		c
         4.		 a	     9.		 c	        14.		b	    19.		d	   24.		­
         5.		 d	     10.		b	        15.		c	    20.		a	   25.		b
     	 Ralat	nomor	24:	digunakan	untuk	→	diganti:	karena	adanya.	Jawaban	c.	
         hambatan	dalam	baterai
     B.	 Uraian
     	 Pemahaman	Konsep
         2.	 Hambatan	dan	beda	potensial.
         3.	 Di	luar	elemen	arah	arus	listrik	berlawanan	dengan	arah	pergerakan	
             elektron.	 Di	 dalam	 elemen	 elektron	 mengalir	 ke	 kutub	 negatif	 hasil	
             reaksi	kimia	yang	menghasilkan	elektron	dari	ion.


0     RPP Fenomena Fisika SMP 3
    4.	 Pada	 elemen	Volta	terjadi	gas	 yang	akan	menutupi	 elektroda	 positif	
        atau	tembaga.
    5.	 Untuk	melindungi	jika	terjadi	korsleting/hubungan	pendek.
    6.	 Tidak	bisa,	karena	akan	terbalik	pengisiannya	dari	aki	ke	sumber	pengisi	
        muatan.
	   Analisis
    7.	 a.	 semua	lampu	menyala
    	 b.	 sakelar	dibuka,	yang	menyala:	A,	B,	dan	L
    8.	 Amperemeter	dipasang	secara	seri	di	antara	baterai	dan	lampu.	Volmeter	
         dipasang	secara	paralel	pada	lampu.	Sebelum	digunakan,	saklar	multi­
         meter	diarahkan	pada	DC	dan	untuk	amperemeter	saklar	diarahkan	pada	
         A	 (amperemeter)	 dan	 batasukur	 sedangkan	 pada	 voltmeter	 diarahkan	
         pada	V	(voltmeter).	Untuk	arus	AC,	saklar	AC/DC	diarahkan	pada	AC.
    9.	 Batas	2	A;	skala	maksimum	50;	jarum	pada	angka	45.	Arus	=	…?
         I
    	 	 	=	45/50(2)	=	0,18	A
    10.	 Batas	ukur	110	V;	skala	maksimum	=	50;	skala	jarum	=	30;	V	=	…?
              30
         V __ 	
    	 	 	=		 	110	=	66	V
              50

	   Hitungan
    11.	 t		 =	7	jam	=	25.200	s;	I	=	6	A;	Q	=	…?
    	 Q		=	It	=	(6)(25.200)	=	151.200	C
    12.	 I		 =	1	A;	e	=	1,6	×	10–19	C;	n	=	…?
              Q     It   (1)(1)
              __ __ ________	 =	6,25	×	1018	buah	elektron
    	         	     	 	
        n		 =		e 	=		e 	=		 		
                       1,6	×	10
                            –19


    13.	 E		 =	4,5	volt;	I	=	0,2	A;	R	=	…?
                       V
                       __
    	                  	
        V		 =	IR	→	R	=		I 	=	4,5/0,2	=	22,5	W
	   Pengayaan
    14.	 Ah	=	ampere	jam;	1	Ah	=	1	ampere	×	1	jam
    	 	 	=	1	×	3.600	=	3.600	C
         Q
    15.	 E	=	10	volt;	Q	=	50	Ah;
         a.	 R	=	20	W;	t	=	…?
                           V E 10
                           __ __ __
        	                  	 	 	
            	 V	=	IR	→	I	=		 	=		 	=		 	=	0,5	A
                           R R 20
                          Q
        	 Q	=	It	→	t	=		I 	=		50		=	100	jam
                       __ ___	
                       	     	
                             0,5
        b.	 Q	=	…?
        	 Q	=	50	Ah	=	50	(3.600)	=	180.000	C




                                                RPP Fenomena Fisika SMP 3    
     	    Remedial
          I.	 Isian
              1.	 Potensial	tinggi	ke	potensial	rendah.
              2.	 Berlawanan	dengan	gerakan	elektron.
              3.	 Elemen	Volta.
              4.	 Seri.
              5.	 Paralel.
          II.	 Uraian
               1.	 Kuat	arus	adalah	banyaknya	muatan	yang	mengalir	setiap	detik.
               2.	 Arus	searah	aliran	arus	satu	arah	sedangkan	arus	bolak­balik,	arah	
                   arusnya	bolak­balik.
               3.	 Amperemeter	dipasang	secara	seri.
               4.	 Alat	 voltmeter	 dipasang	 secara	 paralel	 terhadap	 hambatan	 yang	
                   diukur	beda	tegangannya.
               5.	 Batas	 ukur	 =	 5	A;	 skala	 maksimal	 25;	 jarum	 penunjuk	 pada	
                   angka15.
                        15
                        __	
          	 	           	 (
                    I	=		 	 5)	=	3 A
                        25
                                  	

                          Bab		Energi	dan	Daya	Listrik
 A.	 Materi
     1.	 Energi	Listrik
     2.	 Daya	Listrik
     3.	 Perubahan	Energi	Listrik
     4.	 Penghematan	Energi	Listrik	(Pengayaan)
 B.	 Metode
     ­	 Informasi/ceramah
     ­	 Tanya	jawab/diskusi
     ­	 Demonstrasi
     ­	 Eksperimen
 C.	 Demonstrasi/Peragaan
     Macam­macam	demonstrasi	yang	dapat	dilakukan	antara	lain
     ­	 menunjukkan	 perubahan	 energi	 listrik	 menjadi	 kalor,	 mekanik,	 cahaya,	
        bunyi,	kimia,	dan	lain­lain;
     ­	 menunjukkan	hubungan	daya	lampu	dengan	tegangan	terpasang;
     ­	 menunjukkan	pengubahan	energi	listrik	menjadi	energi	yang	lain;
     ­	 menunjukkan	pemanfatan	energi	listrik;




       RPP Fenomena Fisika SMP 3
    ­	   menunjukkan	bahwa	energi	listrik	merupakan	bentuk	energi	yang	paling	
         fleksibel.
    Alat-Alat
	   Baterai,	jaringan	listrik	220	V,	heater,	gelas	kimia,	air,	kipas	angin,	bel	listrik,	
    dan	macam­macam	peralatan	listrik.
D.	 Eksperimen/Percobaan
	 Macam­macam	eksperimen	atau	percobaan	yang	dapat	dilakukan	siswa	antara	
    lain
    ­	 mengukur	kesetaraan	energi	listrik	dengan	energi	kalor;
    ­	 mengukur	energi	listrik	yang	berkaitan	dengan	daya	dan	waktu.
    Alat-Alat
    Kalorimeter,	air,	heater,	stop watch,	dan	termometer.
    Sarana	Penunjang
	   LKS	(disusun	dan	dipersiapkan	oleh	guru),	komputer,	LCD,	dan	jaringan	internet	
    atau	rekaman	materi	dari	jaringan	internet.
E.	 Tes	Kemampuan	Keterampilan
	 Disediakan	berbagai	macam	alat	listrik.	Bacalah	daya	listrik	yang	terdapat	dalam	
    sebuah	alat	listrik	kemudian	tentukan	banyaknya	energi	yang	digunakan	dalam	
    1	jam.
F.	 Tugas	Portofolio	
	 Cari	informasi	dari	berbagai	sumber	termasuk	dari	internet,	apakah	usaha	yang	
    dapat	dilakukan	untuk	menghemat	energi?
G.	 Kunci	Soal
    Latihan	.
    Recalling
    1.	 Energi	listrik	adalah	energi	atau	tenaga	yang	berkaitan	dengan	listrik	(te­
        gangan,	arus	listrik,	dan	muatan	listrik).
    2.	 a.	 Setrika	listrik:	dari	energi	listrik	menjadi	panas	atau	kalor.
        b.	 Kipas	angin:	energi	listrik	menjadi	energi	mekanik.
        c.	 Lampu	neon/lampu	TL:	energi	istrik	menjadi	energi	cahaya	dan	ka­
            lor.
        d.	 Televisi:	energi	listrik	menjadi	energi	cahaya,	kalor,	dan	suara.
        e.	 Lemari	es:	energi	listrik	menjadi	energi	gerak	dan	kalor.
    3.	 Tegangan,	arus	listrik,	dan	waktu.
    4.	 Lebih	baik	lampu	neon	karena	hemat	energi	dan	lebih	terang.
    5.	 R	=	10	W;	I	=	200	mA	=	0,2	A;	t	=	2	menit	=	120	s;	W	=	…?
    	 	 	=	VIt	=	I2Rt	=	(0,2)2(10)(120)	=	48	joule
        W


                                                     RPP Fenomena Fisika SMP 3       
     Pengayaan
     6.	 R	=	10	W;	m	=	100	g;	V	=	12	volt;	c	=	1.000	kal/kgCo;	t	=	…?
     	 	 	=	mcΔT	=	100	(1)(1)	=	100	kal	=	100	(4,2)	joule	=	420	J
         Q
                   V          2   (12)2
                   	R t ____		=	14,4t
          W =VIt = __	 =		 10	 	
                         	     	
                               t
          W=Q
          14,4t = 420	→	t	=	29,17	s
              V
              __t     2
              	
     7.	 W	 =		R 	
                     1
                     __V
                     	
                    (	 	 )2
                            	 V
                            1
                 	 __ 	1 t __ 	R       1
                                      2
     	           ____	__
          	 '	 =		 2 	 	 	=		 	 __	t	=		 	
          W        1
                       	
                       2    4
                                       __W
                                       	
                                       4
                     		
                     2
                       R

     Latihan	.
     Recalling
     1.	 Daya	listrik	adalah	besar	energi	listrik	yang	dikeluarkan	tiap	sekon.
     2.	 Faktor	yang	memengaruhi	daya	listrik	adalah	hambatan,	beda	tegangan,	
         dan	arus	listrik.
     3.	 Lampu	(100	W/220	V).	Artinya,	pada	tegangan	220	V	daya	keluaran	sebesar	
         100	watt.
     4.	 Setrika	(300	W/220	V),	dipasang	pada	V'	=	110	V,	I'	=	…?
     	    	 	=	300	watt
          P
               V2
                         V        2   (220)2
     	    P __           __ _____	
          	 	=		R 	→	R	=		P 	=		 300	 	
               	         	     	      	=	161,3	W	(hambatan	tetap)
     	    	 	=	IR	→	I'	=		R 	=		 110		
          V              V' _____
                         __ 	
                         	     161,3
                                     	 =	0,682	ampere

     5.	 t	=	12	jam	tiap	hari;	P	=	100	W;	harga	per	kWh	=	Rp500,00;	sewa	per	bulan	
         =	Rp	...?
     	 	'	selama	1	bulan	=	12	jam	×	30	=	360	jam
         t
         E
     	 	 nergi	W	=	Pt	=	100	watt	(360	jam)	=	36.000	watt	jam	=	36	kWh
         J
     	 	 adi,	sewa	listrik	=	36	×	Rp500,00	=	Rp18.000,00
     Latihan	.
     1.	 Energi	listrik	menjadi	cahaya,	kalor,	dan	bunyi.
     2.	 Elemen	pemanas,	isolator,	dan	logam	sebagai	konduktor.
     3.	 Untuk	hemat	energi	dan	terang	digunakan	lampu	neon/TL.	Untuk	suasana	
         redup	digunakan	lampu	pijar.
     4.	 Energi	lampu	neon	banyak	diubah	menjadi	energi	cahaya,	sedangkan	pada	
         lampu	pijar	selain	cahaya	juga	diubah	menjadi	kalor.
     5.	 Energi	listrik	bersifat	fleksibel	dan	mudah	diubah	menjadi	bentuk	energi	
         yang	lain.



       RPP Fenomena Fisika SMP 3
Uji	Pemahaman	Konsep
1.	 Menjadi	kalor,	contoh	solder,	setrika,	heater,	dan	kompor	listrik.
    M
	 	 enjadi	gerak,	contoh	kipas,	gerak	mobil­mobilan,	dan	mobil	listrik.
    M
	 	 enjadi	cahaya,	lampu	TL/neon,	penerangan	jalan,	dan	lampu	mobil.
    M
	 	 enjadi	kimia,	contoh	aki.
2.	 Energi	 mekanik	 menjadi	 energi	 listrik:	 generator	 listrik.	 Kimia	 menjadi	
    listrik:	aki.	Angin	menjadi	listrik:	generator	dari	baling­baling	angin.
3.	 Energi	listrik	mudah	dikonversi/diubah	menjadi	bentuk	energi	yang	lain.	
    Di	samping	itu,	efisiensinya	juga	tinggi.
4.	 Besar	beda	tegangan,	hambatan,	arus	listrik,	waktu,	dan	massa	air.
5.	 Beda	tegangan,	hambatan,	arus	listrik,	dan	waktu.
6.	 Daya	listrik	adalah	besarnya	energi	listrik	tiap	sekon.
7.	 (60	W/220	V);	besar	daya	lampu	60	W	pada	tegangan	220	V.
8.	 –	 lampu	pijar,	60	W	selama	2	jam	tiap	hari:	W1	=	(60	W)(2	jam)(30)	=	
          3.600	Wh/bl
    –	 2	lampu	neon	20	W	selama	8	jam	tiap	hari:	W2	=	2(20	W)(8	jam)(30)	
          =	9.600	Wh/bl
    –	 setrika	300	W,	3	jam/minggu	W3	=	(300	W)(3	jam)(4)	=	3.600	Wh/bl
    –	 televisi	80	W,	10	jam/hari	W4	=	(80	W)(10	jam)(30)	=	24.000	Wh/bl
    T
	 	 otal	energi	yang	digunakan	selama	1	bl	=	W1	+	W2	+	W3	+	W4	=	40.800	
    Wh	=	40,8	kWh
    S
	 	 ewa	per	bulan	=	40,8	×	Rp500,00	=	Rp20.400,00
Ulangan	Bab	
A.	 Pilihan
    1.	 b	       6.		 b	   11.		a	     16.		b	    21.		b
    2.		 c	      7.		 d	   12.		d	     17.		d	    22.		c
    3.		 b	      8.		 d	   13.		b	     18.		d	    23.		d
    4.		 c	      9.		 b	   14.		a	     19.		a	    24.		a
    5.		 c	      10.		c	   15.		b	     20.		a	    25.		a
    Uraian	no.	25
                                                                       	
    P	=	VI	=	I2R.		Arus	sama,	makin	besar	R	akan	makin	besar	P	sehingga	
    P1	>	P2	>	P3	>	P4.
B.	 Uraian
	 Pemahaman	Konsep
    2.	 Energi	listrik:	W	=	VIt;	V = IR; P = VI
                         V2
                         __t
                         	
    	 	 	=	VIt	=	I2R	=		R 	
        W
        M
    	 	 akin	panjang	penghantar,	akan	berkurang	tegangannya.	Pada	jaringan	
        jarak	jauh,	sebelumnya	tegangan	dinaikkan	untuk	mengurangi	besarnya	



                                                RPP Fenomena Fisika SMP 3       
              arus	yang	mengalir	atau	mengurangi	terjadinya	perubahan	kalor	dalam	
              perjalanan.
          3.	 Daya	keluaran	setrika	sebesar	300	W	pada	tegangan	terpasang	sebesar	
                                                                             1
                                                                             __
                                                                             	
              220	V.	Jika	dipasang	pada	tegangan	110	V,	daya	keluaran	hanya		 	­nya	
                                                                             4
              atau	75	watt	sehingga	panas	setrika	hanya	kecil.
          4.	 Agar	hemat	energi	dan	lebih	terang.
          6.	 Gunakan	lampu	hemat	energi	bukan	bohlam.	Menghidupkan	alat­alat	
              listrik	dan	lampu	seperlunya	saja.	Mengurangi	penggunaan	energi	listrik	
              pada	beban	puncak	antara	jam	17.00	sampai	jam	21.00.
     	    Hitungan
          7.	 Baterai	2	buah	seri,	E	=	1,5	volt;	t	=	5	menit	=	300	s;	I =	0,2	A;	W	=	
              …?
          	 	 	=	VIt	=	2(1,5)(0,2)(300)	=	180	J
              W
          8.	 t	=	2	jam;	W	=	3	kWh;	P	=	…?
                    W    3.000	watt	jam
          	    P __ ___________	
                    	      	        	=	1.500	watt
               	 	=		 t 	=		 2	jam	 	
          9.	 Bohlam	(40	W/180	V),	dipasang	pada	tegangan
              a
          	 	 .	180	V	→	P	=	40	W
          	                   1
                              __
               	 .	90	V	→	P	=		 	 (40	W)	=	10	W
               b              	
                              4
          	    c              1
                              __
               	 .	60	V	→	P	=		 	 (40	W)	=	4,44	W
                              	
                              9
          	    d
               	 .	360	V	→	P	=	0	(karena	filamen	lampu	putus),	kalau	dapat	menyala	
               P	=	4	(40	W)	=	160	W.
     	    Aplikasi
          10.	 Heater	(300	W/220	V);	V	=	220	V;	m	=	1	kg	air	dari	suhu	10oC	menjadi	
               100oC;	t	=	…?;	c	=	4.200	J/kgCo
          	 	                    Q = mcΔT
          	 	                    Q	 =	 W = Pt
          	 	                mcΔT	 =		Pt
               (
          	 	 1)(4.200)(100	–	10)	 =		300t
          	 	                     t	 =		1.260	s	=	0,35	jam
          11.	 Heater	(250	W/200	V);	m	=	300	g;	c	=	1	kal/gCo;	T	dari	20oC	sampai	
               100oC;	t	=	…
          	 	  W        = Pt	=	250t
          	 	 	Q        =	mcΔt	=	(300)(1)(100	–	20)	=	24.000	kal	=	100.000	J
          	 	  W        =Q
               1
          	 	 00.000	=	250t	→	t	=	400	s	=	0,11	jam




       RPP Fenomena Fisika SMP 3
    12.	 a.		 8	lampu	15	W,	12	jam/hari	→	W1	=	8(15	W)(12	jam)(30)	=	43,2	kWh
         b.		 1	TV	100	W,	10	jam/hari	→	W2	=	1(100	W)(10	jam)(30)	=	30,0	kWh
         c.		 1	lemari	es	80	W,	18	jam/hari	→	W3	=	1(80	W)(18	jam)(30)	=	43,2	
              kWh
         d.		 1	radio	tape	50	W,	5	jam/hari	→	W4	=	1(50	W)(5	jam)(30)	=	7,5	kWh
         e.		 1	setrika	300	W,	1	jam/hari	→	W5	=	1(300	W)(1	jam)(30)	=	9,0	kWh
         E
    	 	 nergi	total	yang	digunakan	selama	1	bulan	(30	hari)
    	 	 	 =	W1	+	W2	+	W3	+	W4	+	W5
         W
    	 	        =	132,9	kWh
    	 Bayar	sewa:	W	×	Rp500,00	=	132,9	(Rp500,00)	=	Rp66.450,00
	   Analisis
    13.	 Bohlam	1:	(40	W/40	V),	bohlam	2:	(40	W/20	V)
         a.	 seri	kemudian	diberi	tegangan	20	V
                       V
                       __  2
                                 V
                                 __   2
        	     P	=	VI	=		R 	→	R	=		P 	
                       	         	
                   V	
                   	 2	
                   __ ____	(40)2             	 2	
                                             V	     (20)2
                                             __ ____	
        	          	     	     	=	40	W;	R2	=		 2	=		 40	 	
              R1	=		 1	=		 40	 	
                   P
                                             	
                                             P
                                                   	     	=	10	W
                       1                       2


        	   Seri:	Rs	=	40	W	+	10	W	=	50	W
                                                        20
        	   Diberi	tegangan	20	V,	→	V	=	IR	→	I	=		V 	 =		 	=	0,4	A
                                                    __ __
                                                    	   	
                                                    Rs 50
        	   P1'	=	I2	R1	=	(0,4)2(40)	=	6,4	watt
        	   P2'	=	I2	R2	=	(0,4)2(10)	=	1,6	watt
        	   Kedua	lampu	menjadi	redup.
        b.	 Paralel,	kemudian	diberi	tegangan	20	V	maka	kedua	bohlam	ter­
                                       1
                                      __
                                      	
            pasang	pada	20	V;	P1'	=		 	 (40	watt)	=10	watt;	P2'	=	40	watt.	Jadi,	
                                       4
            lampu	1	menjadi	redup	dan	lampu	2	tetap	seperti	yang	tertulis	pada	
            lampu.
        c.	 Paralel,	kemudian	dipasang	tegangan	40	V
        	 P1'	=	40	watt	;	P2'	=	0	(karena	filamen	putus)
        	 Jadi,	lampu	1	tetap	nyala	dan	lampu	2	padam.
        d.	 Seri,	kemudian	dipasang	tegangan	40	V
        	     R1	=	40	W;	R2	=	10	W;	→	Rs	=	50	W	(seperti	di	atas	pada	a)
                         40
        	     I	=		V 	 =		 	=	0,8	A
                  __ __
                  	
                  R
                         	
                         50
                   s

        	     P1'	=	I2	R1	=	(0,8)2(40)	=	25,6	watt




                                                    RPP Fenomena Fisika SMP 3   
           	 P2'	=	I2	R2	=	(0,8)2(10)	=	6,4	watt
           	 Jadi,	kedua	lampu	menjadi	redup.
      14.	 3	buah	bohlam	(30	W/200	V);	V	=	200	V
           a.	 Dipasang	secara	paralel,	berarti	daya	masing­masing	lampu	tetap	
               30	W
           b.	 Dipasang	seri
                   V  2
                   __ 	   (200)2
                         _____	
           	       	           	=	1.333,3	W
               R	=		P 	=		 30	 	
           	   Rs	=	3R	=	3(1.333,3)	=	4.000	W
           	   V	=	R	→	I	=		 	=		 200		
                           V
                           __ _____	 =	0,05	A
                           	 	
                           R 4.000
           	 Daya	masing­masing	lampu:	P	=	I2R	=	(0,05)2(1.333,3)	=	3,33	W
           c.	 Dua	bohlam	paralel	satu	seri
           	 Dua	paralel:	Rp	=	(0,5)(1.333,3)	=	666,6	W
           	   Rps=	1.333,3	+	666,6	=	2.000	W
           	  I	=		 	=		 200		
                  V
                  __ _____	 =	0,1	A
                  	 	
                  R 2.000
           	  Arus	yang	melalui	salah	satu	lampu	paralel	adalah	0,5	(0,1	A)	=	
              0,05	A.
           	 Dayanya:	Pp	=	I2	R	=	(0,05)2	(1.333,3)	=	3,33	W
           	 Daya	lampu	seri	Ps	=	I2	Rs	=	(0,1)2	(1.333,3)	=	13,33	W
      15.	 Bohlam	1:	(60	W/220	V)	dipasang	seri	dengan	V	=	220	V.	
      	 Bohlam	2:	(30	W/220	V)	dipasang	pada	tegangan	V	=	220	V.
           a.	 2	bohlam	dipasang	seri
                   V  2   (220)2
                   __ _____	=	806,7	W;	seri	R 	=	2	(806,7)	=	1.613,3	W
           	       	     	
               R	=		P 	=		 60	 	
                               	             s


           	   I	=		 	=		 220		 =	0,1364	A
                   V
                   __ ______	
                   	 	
                   R 1.613,3
           	 P	satu	bohlam:	P	=	VI	=	(220)(0,1364)	=	30	watt
           	 P	dua	bohlam:	P	=	2	(30)	=	60	watt
           b.	 Bohlam	2:	P	=	30	watt.	Jadi,	lebih	besar	dua	bohlam	(60	W/220	V).
      16.	 Sama	karena	daya	keluaran	sesuai	dengan	tegangan	terpasang.
      17.	 	 	=	220	V;	R	=	0,1	W;	I	=	…?;	P	=	…?
           V
      	    	 	=	IR
           V
               V 220
               __ ___	
               	 	
           I	=		 	=		0,1		=	2.200	A
               R
      	    P	=	VI	=	(220)(2.200)	=	484.000	watt	atau	joule/s	(dayanya	besar	sekali,	
           hal	ini	dapat	menimbulkan	kebakaran).




   RPP Fenomena Fisika SMP 3
	   Pengayaan
    18.	 P	=	200	watt;	R	=	8	W/m;	V	=	100	V;	L	=	…?
                   V
                   __  2
                             V     100
                                   2     2
                             __ ____	=	50	W
    	   	 	=	I2R	=		R 	→	R	=		P 	=		200		
        P          	         	     	
    	    P                     R 50
                               __ __
         	 anjang	kawat	L	=		8		=		8		=	6,25 m
                               	 	
                                                 	
    19.	 R	 =	 20	 W;	 m	 =	 100	 g	 air;	 V	 =	 50	V;	 ΔT	 =	 40oC;	 c	 =	 1.000	 J/kgCo;	
                                                                                          	
        t	=	…?
                 V 2       (50)2
                 __t ____		=	125t
    	   	 	
        W        	       	     	
               =		R 	 	=		 20	 	
                               t
    	 	 	 =	mcDT	=	(0,1)(1.000)(40)	=	4.000	J
         Q
    	 	 	 =	Q
         W
         1
    	 	 25t	=	4.000	→	t	=	32	sekon
    20.	 Kapasitas	aki	Q	=	100	Ah;	V	=	12	volt;	I	=	2	A;	t	=	…?
    	 	 	 =	100	Ah	=	100	ampere	jam
         Q
                Q 100	Ah
               __ ______	
    	 		 t     	     	      	=	50	jam
             =		I 	=		 2	A	 	
	   Remedial
    I.	 Isian
        1.	 Beda	tegangan,	arus,	dan	waktu
        2.	 joule	atau	disingkat	dengan	J
        3.	 Tegangan	dan	arus
        4.	 Kalor
        5.	 Motor,	kipas	angin,	dan	mobil­mobilan
    II.	 Uraian
                                      V2
                                      __t
         1.	 Energi	listrik	W	=	VIt	=		R 	 	=	I2R.
                                      	
                              W
                              __         V
                                         __    2
                              	          	
        	 	 Daya	listrik	P	=		 t 	=	VI	=		R 	=	I2R.
        4.	 Bohlam:	(25	W/220	V);	V	=	220	V;	t =	5	menit	=	300	s;	W	=	…?;	
            P	=	…?
        	 Karena	tegangan	sama	dengan	yang	ditulis	pada	bohlam	maka	daya	
            keluaran	P	=	25	W.
        	 W	=	Pt	=	25(300)	=	7.500	J
        5.	 P =	40	W;	V	=	220	V;	t =	10	jam/hari;	per	kWh	=	Rp500,00;	biaya	
            per	bulan	(30	hari)	=	…?
        	 W	=	Pt	=	(40)(10)(30)	=	12.000	watt	jam	=	12	kWh
        	 Biaya	per	bulan	=	(12)(Rp500,00)	=	Rp6.000,00.




                                                    RPP Fenomena Fisika SMP 3          
     Ulangan	Umum	
     A.	 Pilihan
         1.		 c	  6.		 c	    11.	a	     16.	a	    21.	c	      26.	b	        31.	c
         2.		 b	  7.		 d	    12.	b	     17.	a	    22.	a	      27.	d	        32.	d
         3.		 ­	  8.		 c	    13.	d	     18.	c	    23.	d	      28.	b	        33.	b
         4.		 a	  9.		 d	    14.	b	     19.	b	    24.	b	      29.	c	        34.	a
         5.		 d	  10.	b	     15.	a	     20.	c	    25.	d	      30.	c	        35.	d
         Ralat	nomor	26	satuan	kkal	diganti	kal
         Nomor	34.	jawaban	a.		hemat	energi	diganti	lebih	terang
     B.	 Uraian
         1.	 Jika	terjadi	arus	pendek/korsleting,	sekring	akan	putus	atau	jaringan	
             listrik	terputus.
         2.	 Panjang,	jenis	kawat,	dan	luas	penampang.	Nilai	hambatannya	tetap.
         3.	 W = qV	=	(2	×	10–6)(50)	=	10–4	J
         4.	 q1	=	2	μC	=	2	×	10–6	C;	q2	=	4	μC	=	4	×	10–6	C;	r	=	40	cm	=	0,4	m;	x	=	
             …?	untuk	E	=	0.
                               r

               q1      E2             E1   q2

             E1	 	     =	E2
              q
              __               q
                          _____	
              	1
             k	 2	 	      	
                       =	k	 2	 2	
              x             (r	–	x)
             2	×	10–6
             ______	 =		4	×	10–6	
             	 2	 	 _______	
                      	 	          	
                x       (0,4	–	x)2
             4x2	 	 =	2	(0,4	–	x)2
             4x2	 	 =	2(0,16	–	0,8x	+	x2)
             4x2	–	2	x2	+	1,6	x	–	0,32	=	0
             2x2	+	1,6x	–	0,32	=	0
                            _______             _______________
                                              √                     	
                     –b	±		 b2	–	4ac 	 –1,6	±		 (1,6)2	+	4(2)(0,32)		
                          √
                     ___________	 ___________________	    	
                     	
             x12		 =		     2a
                                     	=		
                                     		
                                     	               	 	
                                                   2(2)
                                                        	           	
                                                                    	
                     –1,6	±	2,26
                     ________	
             	 	 =		 	    4
                            	    	
                                 	

             x1	 	 =	0,165	m
         5.	 V		=	200	V;	W	=	400	J;	t	=	5	menit	=	300	s;	I	=	…?;	P	=	…?
         	   	 	=	VIt	→	I	=		W 	=		 400	 	 =	0,67	A
             W              __ ________	
                            	     	
                             Vt (200)(300)
         	   	 = V I	=	(200)(0,67)	=	134	watt
             P



0     RPP Fenomena Fisika SMP 3
6.	 Solder	(30	W/220	V);	t	=	3	menit	=	180	s;	V	=	220	V;	W	=	…?;	W'	=	
    …?	pada	V =	110	V.
    E
	 	 nergi	pada	tegangan	V	=	220	V.
	 	 	=	Pt	=	30(180)	=	5.400	J
    W
    P                                     1
                                          __
	 	 ada	tegangan	V '	=	110	V,	daya:	P'	=		 	 (30)	=	7,5	watt
                                          	
                                          4
	 	 '	=	P't	=	(7,5	watt)(180	s)	=	1.350	J
    W
                                                                  	
7.	 L	=	20	km	=	20.000	m;	A	=	55	mm2	=	5,5	×	10–5	m2;	R	=	200	ohm;	
    ρ	=	…?
                          (200)(5,5	×	10–5)
	   	 	=	ρ	L 	→	ρ	=		 L 	=		
    R     __
          	A
                    AR 	
                    ___ ____________	
                    	         	 4	  	=	5,5	×	10–7	Wm
                                    	
                              2	×	10
	   K
    	 awat	dibagi	dua	hambatan	jenisnya	tetap	karena	bergantung	pada	jenis	
    bahan.
8.	 W	=	105	J;	q	=	3	×	104	C;	V	=	…?
    	 	=	qV	→	V	=		q 	=		 10 	4	 =	3,3	volt
                  W             5
	   W             __ ______	
                  	     	
                         3	×	10
9.	 a.	 Hambatan	pengganti
                           5(20)
                          ______	 =	4	ohm
                          	
    	 R2	paralel	R3:	Rp	=		     		
                          5	+	20
    	 R1	diseri	Rp:	Rs	=	8	+	4	=	12	ohm
            V 60
            __ __
            	 	
    b.	 I	=		 	=		 	=	5	A
            R 12
    c.	 VBC	=	IRp	=	(5)(4)	=	20	V
             V
             ___	 __20
    	        	 BC 	
        I1	=		R 		=		5		=	4	A
                 2
             V
             ___	 __20
    	        	 BC 	
        I2	=		R 		=		 	=	1	A
                    20
                3

10.	 Energi	yang	dipakai	per	hari
     ­	 Bohlam	W1	=	(4)(25	W)(12	jam)	         =	1.200	Wh
     ­	 Neon	W2	=	(6)(10	W)(8	jam)	            =	480	Wh
     ­	 Televisi	W3	=	(1)(80	W)(10	jam)	       =	800	Wh
     ­	 Lemari	es	W4	=	(1)(80	W)(24	jam)	 =	1.920	Wh
                                  4
                                  __
                                  	
     ­	 Setrika	W5	=	(1)(300	W)(	 	 jam)	      =	171	Wh
                                  7
     ­	 Mesin	cuci	W6	=	(1)(300	W)(1	jam)	 =	300	Wh
     Jumlah	pemakaian	energi	listrik	per	hari	 =	4.871	Wh	=	4,87	kWh
	 Jumlah	pemakaian	energi	listrik	per	bulan	=	(4,87	kWh)(30)	=	
	 146,1	kWh
	 Pembayaran	tiap	bulan	=	(146,1)(Rp500,00)	=	Rp73.050,00.




                                              RPP Fenomena Fisika SMP 3   
                               Bab		Kemagnetan
 A.	 Materi
     1.	 Magnet
     2.	 Kemagnetan	Bumi
     3.	 Medan	Magnet	di	Sekitar	Arus	Listrik
 B.	 Metode
     ­	 Informasi/ceramah
     ­	 Tanya	jawab/diskusi
     ­	 Demonstrasi
     ­	 Eksperimen
 C.	 Demonstrasi/Peragaan
     Macam­macam	demonstrasi	yang	dapat	dilakukan	antara	lain
     ­	 menunjukkan	macam­macam	magnet;
     ­	 menunjukkan	pola	garis	medan	magnet	yang	terjadi	pada	magnet	tunggal	
        dan	dua	magnet;
     ­	 menunjukkan	cara	membuat	benda	menjadi	magnet;
     ­	 menunjukkan	cara	menentukan	kutub	magnet;
     ­	 menunjukkan	adanya	gaya	antar	magnet;
     ­	 menunjukkan	bahwa	bumi	dapat		dianggap	sebagai	magnet	batang	raksasa;
     ­	 menunjukkan	inklinasi	dan	deklinasi;
     ­	 menunjukkan	bahwa	di	sekitar	kawat	berarus	listrik	timbul	medan	mag­
        net;
     ­	 menunjukkan	adanya	gaya	Lorentz;
     ­	 menunjukkan	 bahwa	 elekromagnetik	 dapat	 mengangkat	 barang­barang	
        logam.
     Alat-Alat
 	   Macam­macam	magnet,	serbuk	besi,	OHP,	kaca	bening,	kawat	berisolasi,	batang	
     besi,	globe,	alat	gaya	Lorentz,	dan	baterai/catu	daya/power supply.
 D.	 Eksperimen/Percobaan
 	 Macam­macam	eksperimen	atau	percobaan	yang	dapat	dilakukan	siswa	antara	
     lain
     ­	 mengetahui	adanya	gaya	Lorentz	pada	kawat	berarus	listrik	dalam	medan	
          magnet;
     ­	 menunjukkan	timbulnya	medan	magnetik	di	sekitar	kawat	berarus	listrik.
     Alat-Alat
     Baterai,	kawat,	kabel,	dan	alat	gaya	Lorentz.




     RPP Fenomena Fisika SMP 3
    Sarana	Penunjang
	   LKS	(disusun	dan	dipersiapkan	guru),	komputer,	LCD,	jaringan	internet	atau	
    rekaman	materi	dari	jaringan	internet.
E.	 Tes	Kemampuan	Keterampilan
	 Disediakan	macam­macam	alat:	magnet	jarum,	baterai,	kabel/kawat,	dan	magnet	
    batang.	Ambil	alat	yang	diperlukan,	kemudian	tunjukkan	bahwa	di	sekitar	kawat	
    berarus	timbul	medan	magnet.
F.	 Tugas	Portofolio
	 Carilah	 beberapa	 materi	 yang	 menunjang	 konsep	 kemagnetan	 dan	 manfaat	
    magnet	dalam	bidang	industri	dan	teknologi.
G.	 Kunci	Soal
    Latihan	.
    Recalling
    1.	 Buktinya	magnet	jarum	kompas	selalu	menunjuk	arah	kutub	uatara	–	selatan	
        bumi.
    2.	 Deklinasi	 adalah	 sudut	 yang	 dibentuk	 sumbu	 bumi	 dan	 sumbu	 magnet	
        (magnet	jarum).	Inklinasi	adalah	sudut	yang	dibentuk	horizontal	dan	sumbu	
        magnet	(magnet	jarum).
    3.	 Karena	letak	kutub	magnet	bumi	tidak	berada	pada	kutub	bumi.	Hal	ini	
        terjadi	karena	sumbu	putaran/rotasi	bumi	tidak	sama	dengan	sumbu	kutub	
        utara	selatan	bumi.
    4.	 Mengakibatkan	inklinasi,	deklinasi,	dan	menunjukkan	arah	utara	selatan	
        pada	magnet	kompas.
    Latihan	.
    Recalling
    1.	 Induksi	magnetik	adalah	sifat	kemagnetan	yang	timbul	karena	adanya	aliran	
        arus	listrik.	Contoh	di	sekitar	kawat	lurus	yang	dialiri	arus	listrik	searah	
        (DC)	maka	di	sekitar	kawat	akan	timbul	induksi	magnetik.	Jika	di	dekat	
        kawat	tersebut	diletakkan	magnet	jarum	maka	jarum	akan	menyimpang.
    2.	 Dengan	posisi	tangan	menggenggam,	arah	magnet	ditunjukkan	pada	putaran	
        dari	pangkal	jari	ke	ujung	jari	dan	arah	arus	dari	pangkal	ibu	jari	ke	ujung	
        ibu	jari.
    3.	 Makin	besar	arus	yang	mengalir	akan	makin	besar	induksi	magnet.	Makin	
        jauh	dari	kawat	akan	makin	kecil	besar	induksi	magnetik.
    4.	 Elektromagnet	dapat	diatur	besar	kecil	induksi	magnetnya	dan	dapat	diko­
        songkan/dinetralkan.	 Namun,	 magnet	 biasa	 tidak	 bisa	 diatur	 besar	 kecil	
        kekuatan	magnetnya.	Besar	kecilnya	kekuatan	magnet	hanya	mendekatkan	
        atau	menjauhkan.



                                                    RPP Fenomena Fisika SMP 3      
     5.	 a.	 Jika	arus	tegak	lurus	medan	magnet	akan	menimbulkan	gaya	Lorentz.
         b.	 Jika	sejajar	tidak	terjadi	gaya	Lorentz.
     Pengayaan
     6.	 L =	2	m,	dari	barat	ke	timur;	B	=	0,5	T	dari	bawah	ke	atas;
         a.	 arah	gaya	Lorentz	ke	selatan;
         b.	 F = ILB	=	I	(2)(0,5)	=	I;
         c.	 arah	gaya	Loretnz	ke	atas
     7.	 L =	1,5	m;	R	=	0,1	W,	dari	selatan	ke	utara;	B	=	0,1	T	dari	bawah	keatas;	V	
         =	6	volt
     	 V = IR	→	I =		 	=		 6	 	 =	60	A
                        V
                        __ ___	
                        	 	
                        R 0,1
     	    F = ILB	=	(60)(1,5)(0,1)	=	9	N	ke	arah	utara	atau	selatan.	Jika	arah	arus	
          dari	timur	ke	barat	maka	gaya	Lorentz	ke	arah	utara.
     Ulangan	Bab	
     A.	 Pilihan
         1.	 a	         9.	 d	       17.	 b	    25.	 b	      33.	 d	      41.	 c
         2.		 c	        10.	 a	      18.	 d	    26.	 a	      34.	 c	      42.	 b
         3.		 b	        11.	 b	      19.	 a	    27.	 b	      35.	 c	      43.	 a
         4.		 d	        12.	 b	      20.	 c	    28.	 d	      36.	 d	      44.	 a
         5.		 b	        13.	 b	      21.	 c	    29.	 b	      37.	 b
         6.		 c	        14.	 c	      22.	 a	    30.	 b	      38.	 b
         7.	 b	         15.	 c	      23.	 c	    31.	 d	      39.	 c
         8.	 b	         16.	 a	      24.	 b	    32.	 d	      40.	 a
     B.	 Uraian
     	 Pemahaman	Konsep
         2.	 Dengan	cara	mendekatkan	kutub	permanen	di	dekat	ujung	elektromag­
              net.	Jika	ujung	magnet	berkutub	utara	didekatkan	pada	ujung	kutub	
              elektromagnet	 ditolak	 maka	 ujung	 elektromagnet	 tersebut	 berkutub	
              utara	juga.
         3.	 Karena	di	dekat	kutub	utara	bumi	terdapat	kutub	selatan	magnet	bumi.
         6.	 Karena	setiap	lilitan	menimbulkan	medan	magnet	maka	makin	banyak	
              lilitan	akan	makin	besar	medan	magnetnya.
         7.	 Karena	μ	besi	lebih	besar	μ	udara.
         8.	 Penunjuk	arah	utara	selatan,	pembutan	generator,	motor,	dan	dinamo.
         9.	 Dengan	cara	dipukul­pukul	sifat	kemagnetan	akan	hilang	karena	arah	
              magnet	elementer	akan	kacau	dan	tidak	searah	lagi.
         10.	 Besar	arus,	jarak	titik	dengan	kawat.




       RPP Fenomena Fisika SMP 3
	   Analisis
    13.	 Karena	kekuatan	magnet	dapat	diatur	besarnya.
    14.	 Karena	pada	kedua	kutub	merupakan	tempat	keluar	dan	masuknya	garis	
         medan	magnet.
	   Hitungan
    15.	 I =	10	A;	B	=	2	tesla
         a.	 F =	0,	karena	sejajar;
         b.	 F	=	ILB	=	(10)(1)(2)	=	20	N/m.
	   Studi	Kasus
    16.	 Untuk	mengetahui	mana	yang	merupakan	magnet	dan	bukan	magnet.	
         Dengan	mendekatkan	salah	satu	magnet	kemudian	gantian	dengan	ku­
         tub	magnet	yang	lain.	Jika	batang	tersebut	bukan	magnet,	kedua	kutub	
         batang	akan	tertarik.Jika	benda	merupakan	magnet	dengan	kedua	kutub	
         magnet	secara	bergantian	akan	ditarik	atau	ditolak.
    17.	 Ke	bawah.
              x




              F
    18.	 Karena	gambar	televisi	merupakan	interaksi	elektron	dengan	layar	maka	
         jika	didekati	magnet,	elektron	(bermuatan	listrik)	akan	bergeser	oleh	
         medan	magnet	sehingga	gambar	akan	kacau.
	   Pengayaan
    19.	 I	=	10	A;	B	=	1	T
         a.	 B	dan	I	tegak	lurus:	F	=	ILB	=	(10)(1)(1)	=	10	N/m
                                                                          __
                                                                      1
                                                                      __√ 	
                                                                      	
         b.	 B	dan	I	membentuk	sudut	45o:	F	=	ILB	cos	45o	=	(10)(1)(1)	 	 3		=	
                 __                                                   2
              5	 3		N/m.
               √
    20.	 L	=	5	m;	F	=	1	N;	B	=	1	T;	I	=	…?
    	 F	=	ILB
    	 I	=		 	=		 1	 	 =	0,2	A
             F
             __ _____	
             	 	
             B (5)(1)
	   Remedial
    I.	 Isian
        1.	 Magnet	permanen	dan	magnet	sementara	(elektromagnet).
        2.	 Feromagnet.
        3.	 Menggosok	 dan	 dimasukkan	 dalam	 kumparan	 beraliran	 listrik	
            searah.



                                              RPP Fenomena Fisika SMP 3    
             4.	 Banyaknya	lilitan	dan	besar	arus	listrik.
             5.	 Jarak	dan	kuat	arus.
        II.	 Uraian
             1.	 Magnet	permanen	adalah	magnet	yang	sifatnya	tetap	tidak	berubah	
                 sejak	pembuatan.	Magnet	sementara	adalah	magnet	yang	sifatnya	
                 sementara,	benda	menjadi	magnet	karena	adanya	kumparan	yang	
                 meliliti	dialiri	arus	DC.
             2.	 Cara	menghilangkan	sifat	magnet.
             	 Magnet	sementara	dengan	cara	memutus	arus	pada	kumparan	yang	
                 meliliti.	Magnet	tetap	dengan	cara:	dibakar,	dipukul­pukul,	dan	di­
                 masukkan	pada	kumparan	berarus	listrik	yang	sifatnya	berlawanan	
                 dengan	arah	kutub	magnet	tetap.
             3.	 Kutub	 magnet	 mempunyai	 sifat:	 kekuatan	 magnet	 paling	 besar,	
                 kutub	utara	merupakan	asal	arah	garis	medan	magnet,	dan	kutub	
                 selatan	merupakan	arah	garis	medan	magnet	masuk.
             4.	 Kompas,	generator,	motor	listrik,	dan	alat	angkut	barang	dari	besi.


                         Bab		Induksi	Elektromagnet

 A.	 Materi
     1.	 GGL	Induksi
     2.	 Generator
     3.	 Transformator
 B.	 Metode
     ­	 Informasi/ceramah
     ­	 Tanya	jawab/diskusi
     ­	 Demonstrasi
     ­	 Eksperimen
 C.	 Demonstrasi/Peragaan
     Macam­macam	demonstrasi/peragaan	yang	dapat	dilakukan	antara	lain
     ­	 menunjukkan	terjadinya	GGL	induksi	pada	kumparan	dengan	memasukkan	
        atau	mengeluarkan	magnet	batang	dari	kumparan;
     ­	 menunjukkan	bahwa	besar	GGL	induksi	berbanding	lurus	dengan	jumlah	
        lilitan	kumparan	dan	kecepatan	perubahan	fluks	garis	medan	magnet;
     ­	 menunjukkan	prinsip	kerja	generator	DC	dan	AC;
     ­	 menunjukkan	prinsip	kerja	transformator.




     RPP Fenomena Fisika SMP 3
    Alat-Alat
	   Kumparan,	magnet	batang,	galvanometer,	model	generator	DC,	model	generator	
    AC,	model	transformator	(terdiri	atas	dua	kumparan,	inti	besi	berbentuk	U	dan	
    berbentuk	I),	multimeter	atau	voltmeter,	dan	amperemeter.
D.	 Eksperimen/Percobaan
	 Macam­macam	eksperimen	atau	percobaan	yang	dapat	dilakukan	siswa	antara	
    lain
    ­	 menunjukkan	terjadinya	GGL	induksi	pada	kumparan	(besar	dan	arah);
    ­	 menunjukkan	hubungan	jumlah	lilitan	dan	beda	tegangan	pada	transforma­
         tor;
    ­	 menunjukkan	bahwa	transformator	tidak	berkerja	pada	arus	atau	tegangan	
         DC.
    Alat-Alat
	   Catu	daya/power supply,	kabel,	kumparan	dengan	jumlah	lilitan	berbeda,	magnet	
    batang,	inti	besi	berbentuk	U	dan	I,	multimeter,	dan	amperemeter.
    Sarana	Penunjang
	   LKS	(disusun	dan	dipersiapkan	oleh	guru),	komputer,	LCD,	dan	jaringan	internet	
    atau	rekaman	dari	jaringan	internet.
E.	 Tes	Kemampuan	Keterampilan
	 Disediakan	 macam­macam	 alat:	 catu	 daya/power supply,	 kabel,	 kumparan	
    dengan	jumlah	lilitan	berbeda,	magnet	batang,	inti	besi	berbentuk	U	dan	I,	mul­
    timeter,	dan	amperemeter.	Ambil	alat­alat	yang	diperlukan	untuk	membuktikan	
    adanya	induksi	elektromagnet.
F.	 Tugas	Portofolio
	 Carilah	beberapa	penerapan	induksi	elektromagnet	yang	sering	digunakan	dalam	
    kehidupan	sehari­hari	dan	jelaskan	cara	kerjanya.
G.	 Kunci	Soal
    Latihan	.
    Recalling
    1.	 Timbulnya	arus	listrik	atau	beda	tegangan	karena	perubahan	fluks	magnet	
        yang	memasuki	suatu	kumparan	kawat.
    2.	 GGL	induksi	merupakan	beda	tegangan	yang	timbul	karena	adanya	per­
        ubahan	fluks	garis	medan	magnet	yang	memasuki	suatu	kumparan.
    3.	 Jika	kumparan	merupakan	kumparan	tertutup	maka	akan	timbul	arus	induksi	
        yang	arahnya	berlawanan	dengan	arah	jarum	jam.
    4.	 Jumlah	lilitan	dan	kecepatan	perubahan	fluks	magnetik.
    5.	 Negatif	menunjukkan	bahwa	medan	yang	berlawannan	dengan	medan	yang	
        menimbulkannya.

                                                 RPP Fenomena Fisika SMP 3     
     Pengayaan
                                                                                         	
     6.	 Ralat:	 kuat	 medan	 diganti	 kerapatan	 medan.	 B	 =	 0,5	T;	 A	 =	 500	 cm2	 =	
         5	×	10–2	m2;	Φ	=	…?
     	 Φ	=	BA	=	(0,5)(5	×	10–2)	=	25	×	10–3	weber
     7.	 N	=	500	lilitan;	ΔΦ	=	0,03	Wb	selama	t	=	0,5	s;	E	=	…?
                  ΔΦ
                  ___	        0,03
                             ____
     	 E	=	–N		 	=	–500		0,5		
                  	 	        	 	=	30	volt
                   Δt
     Latihan	.
     Recalling
     1.	 Pada	kumparan	sekunder	tidak	terjadi	beda	tegangan,	karena	arus	DC	tidak	
         terjadi	perubahan	fluks	garis	medan	magnet.
     2.	 Transformator	step-up:
         ­	 jumlah	lilitan	primer	lebih	sedikit	dibanding	jumlah	lilitan	sekunder;	
         ­	 arus	primer	lebih	besar	dibanding	arus	sekunder.
         	 Transformator	step-down:
         ­	 jumlah	lilitan	primer	lebih	banyak	dibanding	jumlah	lilitan	sekunder;	
         ­	 arus	primer	lebih	kecil	dibanding	arus	sekunder.
     3.	 Karena	pada	transformator	timbul	kalor	sehingga	ada	energi	yang	hilang.
     4.	 Dengan	tegangan	tinggi	maka	arus	yang	mengalir	lebih	kecil.	Hal	inilah	
         tujuan	agar	kehilangan	energi	yang	hilang	dalam	perjalanan	lebih	kecil.
     Hitungan
                                                                                          	
     5.	 Ns	 =	 200	 lilitan;	 Np	 =	 300	 lilitan	 (Ralat:	 tambahan);	 a.	 Vp	 =	 200	V;	
         Vs	=	…?;	b.				bohlam	(20	W/350	V);	Ip	dan	Is	=	…?
             N
             __ __ V     200 200
                         ___	 ___	
         a.	 	 P	=		 P	→		 	=		 V 		→	Vs	=	250	volt
             N
                   	
                   V
                         	
                         250
                              	
               S      S             S

         b.	 Sekunder	dipasang	bohlam	(20	W/350	V);	Vs	keluaran	(250	V);	Vb	=	V	
             bolam	(350	V)
                    V	 	
                    	 2	
                    __	
                    	 S 	 2 	 (250)2
              __	 =		R 	 =		 	 	 =		
               P           V
              	PS __	 __	 _____	
                    		V	2 	 S 	      2	 =	0,51
                 b   __	 	 	 	 (350)
                     	Rb
                           V2b


              Ps	 =	0,51Pb	=	0,51(20)	=	10,2	watt
              Ps	 =	VsIs	→	10,2	=	250Is	→	Is	=	0,04	A	 :	(Is)	(sekunder)
              Pp	 =	Vp	Ip	→	10,2	=	200	Ip	→	 Ip	=	0,051	A	:	(Ip)	(primer)
     6.	 Ns	=	200	lilitan;	(Ralat:	tambahan: Np	=	250	lilitan);	efisiensi	=	90%	=	0,9
         a.   Vp	=	200	V;	Vs	=	…?;	b.	bohlam	(20	W/350	V);	Ip	dan	Is	=	…?
             N
             __ __ V     200 200
                         ___	 ___	
         a.	 	 P	=		 P	→		 	=		 V 		→	Vs	=	250	volt
             N
                   	
                   V
                         	
                         250
                              	
               S      S             S




     RPP Fenomena Fisika SMP 3
    b.	 Sekunder	dipasang	bohlam	(20	W/350	V);	Vs	keluaran	(250	V);	Vb	=	V	
        bolam	(350	V)
             η	 2	
                V	 	
             ____	
             	 S 	 η	 2	
        PS ____	 ____	   V	       (250)2
    	 	P 	 =		 R2 	 	 	 2S	
        __ 	                      _____	=	(0,9)0,51	=	0,459
                    	=		 		=	(0,9)	 2	 	
                             	    	
         b     __	
               		
               V        	 		
                        Vb          350
               	Rb	
            Ps	=	0,51Pb	=	0,459(20)	=	9,18	watt
            Ps	=	Vs	Is	→	9,18	=	250	Is	→	Is	=	0,037	A:	(Is)	(sekunder)
            Pp	=	Vp	Ip	→	9,18	=	200	Ip	→	Ip	=	0,046	A:	(Ip)	(primer)

Uji	Pemahaman	Konsep
1.	 Fluks	magnetik	adalah	jumlah	garis	medan	magnet	yang	menembus	suatu	
    luasan.
        DQ
        ___
        	
2.	 E	=		 	
          Dt
3.	 ­	 mendekatkan	magnet	batang	tetap	pada	kumparan
    ­	 menjauhkan	magnet	batang	tetap	dari	kumparan
    ­	 menggerakkan	magnet	batang	tetap	ke	samping	kumparan
4.	 ­	 memperbesar	jumlah	lilitan	kumparan
	 ­	 mempercepat	gerakan	magnet	batang
5.	 N	=	100	lilitan;	r	=	2	cm;	t	=	0,01	s;	ΔΦ	=	0,3	Wb;	E	=	…?	(Ralat	satuan	ΔΦ)
        –DΦ	 ____
        ____	=		0,3 	 =	30	volt
	 E	=		 	 	 	 		
        	
          Dt     0,01
7.	 Ns	=	200	lilitan;	Vp	=	220	V;	Np	=	…?	Untuk	Vs	=	10	V
    N
    __ __   V       N   220
                ___	 ___	
	   	 P	=		 P	→		 P		 =		10		→	Np	=	4.400	lilitan
    N
          	
          V
                	
                200
                        	
        S       S

8.	 Bohlam	(10	W/24	V);	η	=	80%	=	0,8;	Vp	=	220	V;	Ip	=	…?
         __  P
	   η	 =		 S	 →	PS	=	ηPP	→	PS	=	ηVPIP
         	
         P      P

	   10	=	(0,8)(220)IP
	   IP	 =	0,057	A
Ulangan	Bab
A.	 Pilihan
    1.		 b	             6.		 c	   11.		b	     16.		b	         21.		b	       26.		c
    2.		 d	             7.		 c	   12.		c	     17.		a	         22.		d	       27.		d
    3.		 b	             8.		 c	   13.		d	     18.		a	         23.		b	       28.		b
    4.		 b	             9.		 d	   14.		b	     19.		­	         24.		d	       29.		a
    5.		 c	             10.		a	   15.		d	     20.		c	         25.		c	       30.		­



                                                    RPP Fenomena Fisika SMP 3        
     	    Ralat	nomor	19:	jawaban:	0,01	A;	nomor	30	.	Jawaban	b	diganti	energi	
          yang	terbuang	menjadi	panas	lebih	kecil.
     B.	 Uraian
     	 Pemahaman	Konsep
         2.	 Karena	 terjadi	 perubahan	 fluks	 magnetik	 yang	 masuk	 pada	 kum­
             paran.
         3.	 Jumlah	lilitan;	kecepatan	perubahan	fluks	magnetik;	dan	waktu	per­
             ubahan	fluks	magnetik.
         4.	 Karena	gerakan	magnetnya	bolak­balik/berulang­ulang.	Kalau	hanya	
             satu	gerakan	akan	menimbulkan	GGL	searah.
         5.	 Menurut	 Oersted:	 arus	 listrik	 akan	 menimbulkan	 medan	 magnetik.	
             Menurut	Faraday:	perubahan	medan	magnet	akan	menimbulkan	arus	
             listrik.	Jadi,	timbal	balik.
         6.	
                          Persamaan                      Perbedaan
                ­		 Timbul	 karena	 perubahan	 ­		 GGL	dan	arusnya
                    fluks                      ­		 cincin	 AC	 dua,	 berbentuk	 ling­
                ­			Gerakan	kumparan	sama	         karan	penuh	dan	cincin	DC	satu,	
                                                   dan	bercelah
          7.	 Karena	tidak	menyearahkan	tegangan	atau	arusnya.
          8.	 Energi	kalor	yang	hilang	menjadi	lebih	kecil.	Karena	kawat	penghantar	
              mempunyai	hambatan	maka	makin	jauh	hambatannya	menjadi	besar	
              sehingga	energi	berbentuk	panas	akan	makin	besar.
     	    Hitungan
          9.	 Ralat:	kuat	medan	diganti	induksi	atau	kerapatan	medan	magnet.
          	 B	=	5	T;	A	=	500	cm2	=	5	×	10–2	m2;	Φ	=	…?
          	 Φ	=	BA	=	(5)(5	×	10–2)	=	0,25	weber
          10.	 N	=	1.500	lilitan;	ΔΦ	=	0,05	Wb;	Δt	=	0,5	s;	E	=	…?
                      DΦ
                      ___	
          	 E	=	–N	 	=	–(1.500)	0,5		
                      	 	
                                     0,05
                                     ____
                                     	 	=	–150	volt
                       Dt
          11.	 η	=	80%	=	0,8;	Pp	=	100	watt;	Vp	=	200	V;	Pterbuang	=	…?
                           __  P
          	    η	        =		 S	→	PS	=	ηPP	=	(0,8)(100)	=	80	watt
                           	
                           P   P

          	    Pterbuang	 =	100	watt	–	80	watt	=	20	watt

          12.	 Np	:	Ns	=	2	:	5;	Vp	=	110	V;	Ip	=	2	A;	a.	Vs	=	…?;	b.	Is	=	…?;	c.	P	=	…?
                   N     V      2          5       5
                         __ 	   __
               a.	 __	 =		 P	 =		 	 →	VS	=		 	 P	=		 	 110)	=	275	V
                   	 P	 	
                   N     V      5
                                           __V
                                           	
                                           2
                                                   __(
                                                   	
                                                   2
                     S     S




0       RPP Fenomena Fisika SMP 3
            V     I      2          2       2
            	 P 	 __
                  __ 	              __I
        b.	 __	 =		 S	 =		 	 →	IS	=		 	 P	=		 	 2)	=	0,8	A
            V     I      5
                                    	
                                    5
                                            __(
                                            	
                                            5
                  S       P


        c.	 P	=	VPIP	=	(110)(2)	=	220	watt
    	   	 	=	VSIS	=	(275)(0,8)	=	220	watt
        P
    13.	 Vp	=	10.000	volt;	Vs	=	15.000	volt;	P	=	7.000.000	watt;	R	=	0,2	ohm
    	   Ralat:		R	=	0,2	ohm	diganti	=	2.000	ohm
                                      __      ________      _____
    	   P	                     P
                 =	I2R	→	I	=		 __	 =		 _______	 √ 3.500		
                               	
                               R      √       √
                                       7.000.000
                                       	 2.000	 	 =		
                                                 		     	=	59,16 A
                                                                	
    	   NP	:	NS	 =	VP	:	VS	=	10.000	:	15.000	=	2	:	3
    14.	 Np	=	200	lilitan;	Ns	=	2.000	lilitan;	Vp	=	24	V;	Vs	=	…?
        N
        __ __  V         __       N
                                  2.000
                                  _____	 24)	=	240	volt
    	   	 P	=		 P	→	VS	=		 S	VP	=		 200	 	
        N
              	
              V
                         	
                         N
                                  	      (
          S           S           P



	   Aplikasi

    15.	 Vp	=	120	volt;	Vs	=	9	volt;	Ns	=	300;	Is	=	400	mA	=	0,4	A;	a.	Np	=	…?;	

        b.	Ip	=	…?;	c.	P	=	…?
               N
               __ __      V     __N   V  120
                                         ___	
    	   a.	    	 P	=		 P	→	NP	=		 P	 S	=		 9	 	300)	=	4.000	lilitan
               N
                     	
                     V
                                	
                                V
                                         	 (
                      S       S           S
               N     I           N
    	   b.	    	 P	=		 S	 →	IP	=		 S	 S	=		 300		
               __ __
               NS IP
                     	           __I
                                 	
                                 NP
                                          _____	 0,4)	=	0,03	A	=	30	mA
                                          	
                                          4.000
                                                (

    16.	 Vs	=	12	kV;	Vp	=	220	V;	Ns	:	Np	=	…?
    	   Ns	:	Np	=	Vs	:	Vp	=	12.000	:	220	=	600	:	11
    	   Dibalik
        V     N           N
        __	 =		 s	 →	V 	=		 s	 	=		11		 220)	=	4	volt
    	   	 s 	 __	
        Vp Np
              	       s
                          __V
                          	 	
                          Np p 600
                                  ___	
                                  	 (

	   Pengayaan
    17.	 Vp	=	220	V;	Ip	=	0,5	A;	P	=	…?
    	 P	=	I V	=	(220)(0,5)	=	110	watt
    18.	 Pi =	100	watt;	Po	=	80	watt;	η	=	…?
              P
    	   η	=		Po		×	100%	=		80		 ×	100%	=	80%
            __
            	             ___	
                          	
                          100
                  i




                                                         RPP Fenomena Fisika SMP 3   
          19.	 Vp	=	220	V;	Vs	=	55	V;	Ns	:	Np	=	…?
          	    Ns	:	Np	=	Vs	:	Vp	=	55	:	220	=	1	:	4
          20.	 N1	:	N2	=	21	:	3;	V2	=	20	V;	V1	=	…?
               N
               __ __ V     21 	
                           __ __V
          	    	 1	=		 1	→		3		=		 1		→	V1	=	140	V
               N
                     	
                     V
                           	     20
                 2    2


     	    Remedial
          I.	 Isian
              1.	 Ralat:	jarum	kumparan	diganti	jarum	galvanometer.
              	 Jawab:	ke	kiri.
              2.	 Fluks	magnetik	dan	GGL.
              3.	 Perubahan	fluks	magnetik.
              4.	 Transformator	step down.
              5.	 Daya	keluaran	dan	daya	masukan.
          II.	 Uraian
               1.	 Magnet	batang	pada	saat	masuk	terjadi	perubahan	fluks	magnetik,	
                   yaitu	makin	besar.	Sebaliknya,	pada	saat	dijauhkan	dari	kumparan,	
                   fluks	magnetik	yang	masuk	kumparan	makin	kecil	sehingga	pada	
                   kedua	ujung	kumparan	terjadi	GGL	induksi.
               2.	 Mempercepat	putaran	kumparan,	memperbesar	jumlah	lilitan,	dan	
                   memperbesar	medan	magnet.
               3.	 Dari	jaringan	tegangan	tinggi	diturunkan	teganganya	sampai	220	V	
                   dengan	menggunakan	trafo.
                    N
                   __	 	  V
                          __     200 30
                                 ___	 __
               4.	 	NP	 =		 P	 →		 	=		V 		→	Vs	=	450	volt.
                          V
                                 	
                                 300
                                      	
                     S    S             S

               5.	 Efisiensi	trafo	=	100%.


                                     Bab		Tata	Surya

 A.	 Materi
     1.	 Anggota	Tata	Surya
     2.	 Matahari	sebagai	Bintang
     3.	 Bumi	sebagai	Planet
     4.	 Bulan
     5.	 Penerbangan	Angkasa	Luar




       RPP Fenomena Fisika SMP 3
B.	 Metode
    ­	 Informasi/ceramah
    ­	 Tanya	jawab/diskusi
    ­	 Demonstrasi
C.	 Demonstrasi/Peragaan
    Macam­macam	demonstrasi	yang	dapat	dilakukan	antara	lain
    ­	 menunjukkan	posisi	dan	nama	anggota	tata	surya;
    ­	 menunjukkan	terjadinya	gerhana	bulan	dan	gerhana	matahari	dengan	meng­
       gunakan	model;
    ­	 menunjukkan	fese­fase	bulan	dengan	menggunakan	model;
    ­	 menunjukkan	terjadinya	siang	dan	malam	dengan	mengguakan	model;
    ­	 menunjukkan	terjadinya	pasang	surut	air	laut	dengan	menggunakan	model;
    ­	 menunjukkan	peluncuran	roket	air.
    Alat-Alat
	   Model	tata	surya,	baterai/senter,	globe,	bola	besar	dan	kecil	serta	roket	mainan.
D.	 Eksperimen/Percobaan
	 -
    Sarana	Penunjang
	   LKS	(disusun	dan	dipersiapkan	oleh	guru),	komputer,	LCD,	dan	jaringan	internet	
    atau	rekaman	dari	jaringan	internet.
E.	 Tes	Kemampuan	Keterampilan
    Disediakan	macam­macam	alat:	globe,	senter,	bola	besar,	dan	bola	kecil.
    ­	 Ambil	alat	yang	diperlukan,	kemudian	tunjukkan	proses	terjadinya	gerhana	
        bulan	dan	gerhana	matahari.
    ­	 Ambil	alat	yang	diperlukan,	kemudian	peragakan	proses	terjadinya	fase­fase	
        bulan.
F.	 Tugas	Portofolio
	 Carilah	informasi	mengenai	benda­benda	langit	yang	termasuk	ke	dalam	sistem	
    tata	surya	kita	di	internet.	Masih	adakah	benda	langit	yang	belum	ditemukan	
    dalam	tata	surya?
G.	 Kunci	Soal
    Latihan	.
    Recalling
    1.	 Kapal	di	tengah	laut	yang	mendekat,	pertama	yang	kelihatan	hanya	ujung	
        atasnya,	kemudian	makin	lama	akan	kelihatan	seluruh	bagian	kapal.	Pemo­
        tretan	bumi	dari	angkasa	luar	membuktikan	bahwa	bumi	berbentuk	bulat.



                                                   RPP Fenomena Fisika SMP 3       
     2.	 Terjadinya	siang	dan	malam;	Bumi	berbentuk	bulat	pepat	pada	kedua	kutub.
     3.	 Pergantian	musim;	gerak	semu	tahunan	matahari;	dan	perubahan	lamanya	
         siang	dan	malam.
     4.	 Pada	saat	pembentukan	bumi,	yaitu	pada	waktu	masih	lunak,	bumi	berotasi	
         maka	kedua	ujung	kutub	pepat.
                                                               105
                                                               ____	
                                                               	 	
     5.	 Di	Greenwich	pukul	16.00	maka	waktu	WIB:	16.00	+		 		=	21.00.
                                                                15
                          120
                          ____	
                          	 	
     	 WITA:	16.00	+		 		=	22.00
                           15
                        135 	=	23.00
                        ____	
     	 WIT	:	16.00	+		 		
                        	
                          15
     Ulangan	Bab	
     A.	 Pilihan
         1.		 c	        6.		 a	      11.		b	     16.		c	      21.		b
         2.		 a	        7.		 a	      12.		c	     17.		b	      22.		b
         3.		 c	        8.		 d	      13.		c	     18.		b	      23.		d
         4.		 a	        9.		 b	      14.		b	     19.		d	      24.		a
         5.		 c	        10.		d	      15.		b	     20.		c	      25.		d
     B.	 Uraian
     	 Pemahaman	Istilah
         1.	 Maksud	dari
             a.	 Heliosentris:	 paham	 tentang	 tata	 surya	 bahwa	 matahari	 sebagai	
                 pusat	tata	surya.
             b.	 Geosentris:	paham	tentang	tata	surya	bahwa	bumi	sebagai	pusat	
                 tata	surya.
             c.	 Rotasi:	putaran	mengelilingi	sumbunya	sendiri.
             d.	 Revolusi:	putaran	mengelilingi	benda	langit	(contoh	bumi	menge­
                 lilingi	matahari	atau	bulan	mengelilingi	bumi).
             e.	 Gerhana:	peristiwa	terhalanginya	sinar	matahari	atau	bulan	oleh	
                 bulan	atau	bumi.	Macam	gerhana:	gerhana	matahari	dan	gerhana	
                 bulan.	Ada	juga	gerhana	merkurius	atau	gerhana	venus.
     	    Pemahaman	Konsep
          2.	 Anggota	tata	surya:	Merkurius,	Venus,	Bumi,	Asteroid,	Satelit,	Mars,	
              Yupiter,	Saturnus,	Uranus,	Neptunus,	Pluto,	komet,	meteor,	satelit,	dan	
              benda	langit	lain	yang	masih	mengelilingi	pusat	tata	surya.
          3.	 Planet	dalam:	Merkurius	dan	Venus;	planet	luar:	Mars,	Yupiter,	Satur­
              nus,	Uranus,	dan	Neptunus.	(Pluto	sekarang	tidak	digolongkan	sebagai	
              planet).




       RPP Fenomena Fisika SMP 3
4.	  Karena	beda	jarak	dan	juga	ukuran	diameternya.
5.	  Karena	ukurannya	sangat	kecil	dibanding	planet	lain.
6.	  Karena	rotasi	bumi	berputar	ke	arah	timur.
7.	  Karena	posisi	matahari	terhadap	bumi,	sekali	berada	di	atas	dan	bergerak	
     ke	bawah	garis	khatulistiwa.
8.	 Meteoroid	adalah	benda­benda	langit	berukuran	kecil	yang	orbitnya	
     tidak	teratur.
	 Meteor	adalah	lintasan	cahaya	dari	meteproidyang	bergerak	mendekati	
     bumi.
	 Meteorit	 adalah	 meteoroid	 yang	 tidak	 habis	 terbakar	 di	 udara	 yang	
     sampai	di	bumi.
9.	 Karena	 matahari	 merupakan	 sumber	 energi	 bagi	 makhluk	 hidup	 di	
     bumi.	Di	samping	itu	juga	sebagai	sumber	energi	terbentuknya	energi	
     yang	terkandung	di	bumi.
10.	 Pergantian	musim.
11.	 Pasang	purnama	adalah	pasang	air	laut	maksimum	naik	karena	posisi	
     matahari	dan	bulan	segaris	(saat	bulan	purnama).	Pasang	perbani	adalah	
     pasang	air	laut	minimum	(surut)	karena	posisi	matahari	dan	bulan	tegak	
     lurus.
12.	 Planet	 merupakan	 anggota	 tata	 surya	 berukuran	 relatif	 besar	 yang	
     mengelilingi	matahari	dengan	lintasan	berbentuk	elips	dan	tidak	ber­
     potongan	dengan	planet	lain.	Komet	termasuk	anggota	tata	surya	yang	
     ukurannya	relatif	kecil	dan	lintasannya	sangat	elips	(lonjong).	Komet	
     saat	mendekati	matahari	akan	mengeluarkan	gas	dengan	arah	menjauhi	
     matahari.
13.	 Kenyataan,	periode	rotasi	bulan	sama	dengan	periode	revolusi	bulan	
     mengelilingi	bumi.	Akibatnya,	permukaan	bulan	yang	menghadap	bumi	
     selalu	 tetap.	 Sejak	 dulu	 kala	 memang	 demikian.	 Dengan	 demikian,	
     periode	 rotasi	 bulan	 selalu	 tetap	 sama	 dengan	 revolusi	 mengelilingi	
     bumi,	tidak	berubah	sedikitpun	(Inilah	kebesaran	Tuhan).
14.	 Pengaruh	bumi	terhadap	benda.	Benda	selalu	tertarik	oleh	bumi.	Benda	
     kecil	seperti	satelit	buatan	atau	bulan	selalu	mengelilingi	bumi,	bukan	
     bumi	mengelilingi	benda.
15.	 Karena	bulan	tidak	ada	udara	(oksigen	untuk	pernapasan),	tidak	ada	
     air,	dan	gersang.
16.	 Karena	 massa	 bumi	 jauh	 lebih	 kecil	 dibanding	 matahari.	 Jika	 bumi	
     tidak	bergerak	maka	bumi	akan	jatuh	ke	matahari.	Untuk	menghindari	
     jatuhnya	bumi	ke	matahari	maka	bumi	berputar	mengelilingi	matahari	
     sehingga	timbul	gaya	sentripetal	untuk	mengimbang	gaya	tarik	gravitasi	
     matahari.



                                             RPP Fenomena Fisika SMP 3       
         17.	 Satelit	alam	untuk	bumi	adalah	bulan	sedangkan	satelit	buatan	adalah	
              satelit	 yang	 dibuat	 oleh	 manusia	 yang	 ditempatkan	 pada	 ketinggian	
              tertentu	dan	mengelilingi	bumi	dengan	kecepatan	edar	tertentu.


               Bab		Proses-Proses	di	Litosfer	dan	Atmosfer

 A.	 Materi
     1.	 Proses	di	Litosfer
     2.	 Proses	di	Atmosfer
     3.	 Lingkungan	dan	Kesehatan
 B.	 Metode
     ­	 Informasi/ceramah
     ­	 Tanya	jawab/diskusi
     ­	 Demonstrasi
 C.	 Demonstrasi/Peragaan
     Macam­macam	demonstrasi	yang	dapat	dilakukan	antara	lain
     ­	 menunjukkan	macam­macam	batuan;
     ­	 menunjukkan	lapisan	udara	dengan	menggunakan	model;
     ­	 menunjukkan	lapisan	tanah	dengan	menggunakan	model.
     Alat-Alat
 	   Model	lapisan	tanah,	model	lapiasan	udara,	dan	batu­batuan.
 D.		Eksperimen/Percobaan
     -
     Sarana	Penunjang
 	   LKS	(disusun	dan	dipersiapkan	oleh	guru),	komputer,	LCD,	dan	jaringan	internet	
     atau	rekaman	dari	jaringan	internet.
 E.	 Tes	Kemampuan	Keterampilan
 	 Disediakan	macam­macam	alat:	globe,	senter,	bola	besar,	dan	bola	kecil.
     ­	 Ambil	alat	yang	sesuai,	kemudian	tunjukkan	proses	terjadinya	gerhana	bula	
         dan	gerhana	matahari.
     ­	 Ambil	alat	yang	diperlukan,	kemudian	tunjukkan	proses	fase­fase	bulan.
 F.	 Tugas	Portofolio
 	 Buatlah	kliping	mengenai	lapisan­lapisan	litosfer	dan	atmosfer	dari	majalah,	
     surat	kabar	atau	internet.




     RPP Fenomena Fisika SMP 3
G.	 Kunci	Soal
    Ulangan	Bab	
    A.	 Pilihan
        1.		 b	        6.		 a	            11.		a
        2.		 a	        7.		 a	            12.		d
        3.		 c	        8.		 a	            13.		b
        4.		 b	        9.		 d	            14.		­
        5.		 d	        10.		a	            15.		­
   Ulangan	Umum	
   A.	 Pilihan
       1.		 b	     11.		­	      21.		­	              31.		a	      41.		d
       2.		 b	     12.		d	      22.		b	              32.		d	      42.		c
       3.		 d	     13.		a	      23.		c	              33.		d	      43.		d
       4.		 b	     14.		b	      24.		b	              34.		c	      44.		d
       5.		 c	     15.		b	      25.		c	              35.		b	      45.		d
       6.		 d	     16.		d	      26.		c	              36.		a	      46.		b
       7.		 c	     17.		b	      27.		a	              37.		c	      47.		a
       8.		 c	     18.		b	      28.		d	              38.		c	      48.		a
       9.		 a	     19.		d	      29.		b	              39.		c	      49.		a
       10.		d	     20.		d	      30.		a	              40.		a	      50.		c
       Nomor	11.	tidak	bisa	dikerjakan
       Uraian	nomor	21
       A : B	 =		 1	 	 :		 1	 	 =	5	:	4
                ____ ____
                	 		 	
                0,20 0,25
       B : Q	 =		 1	 	 :		 1	 	 =	4	:	2	=	2	:	1
                ____ ____
                	 		 	
                0,25 0,50
       A : P	 =		 1	 	 :		 1	 	 =	5	:	2,5	=	10	:	5
                ____ ____
                	 		 	
                0,20 0,40
       B : P	 =		 1	 	 :		 1	 	 =	4	:	2,5	=	8	:	5
                ____ ____
                	 		 	
                0,25 0,40
       Nomor	21.	tidak	ada	jawaban	yang	benar
   B.	 Uraian
       1.	 Energi	gelombang	elektromagnetik	→	energi	listrik	→	energi	getaran	
           →	energi	bunyi.
       2.	 a.	 W 1	 =	 Pt	 (30)	 =	 (200	 watt)(12	 jam)(30)	 =	 72.000	 watt	 jam		
               =72	kWh
           b.	 W 2	 =	 Pt	 (30)	 =	 (250	 watt)(4	 jam)(30)	 =	 30.000	 watt	 jam		
               =	30	kWh




                                                        RPP Fenomena Fisika SMP 3   
           c.	 W 3	 =	 Pt	 (30)	 =	 (150	 watt)(3	 jam)(30)	 =	 13.500	 watt	 jam		
               =	13,5	kWh
           	 Jumlah	energi	yang	digunakan	per	bulan	=	115,5	kWh.
           	 Jumlah	 biaya	 rekening	 per	 bulan	 =	 115,5	 ×	 Rp200,00	 =	
               Rp23.100,00
      3.	 Sisi	kubus	d	=	5	cm;	m	=	500	gram;	V	=	…?;	ρ	=	…?
          a.	 V	=	d 3 	=	(5)3	=	125	cm3
                   m 500
                   __ ___	
           b.	 ρ	=		V 	=		 	=	4	g/cm3
                   	     	
                         125
      4.	 v	=	1.400	m/s;	t	=	4	s;	h	=	…?
      	                       4
           h	=	v	t 	 =	(1.400)	 	 =	2.800	m
                __
                	             __
                              	
                2             2
      5.	 W1	=	Pt	(30)	=	(15	watt)(10	jam)(30)	=	4.500	watt	jam		=	4,5	kWh
          W2 =	Pt	(30)	=	(250	watt)(9	jam)(30)		=	67.500	watt	jam	=	67,5	kWh
      	 Jumlah	energi	per	bulan	=	Wt	=	72	kWh
      	 Biaya	rekening	per	bulan	=	72	×	Rp200,00	=	Rp14.400,00
      6.	 t	=	5	menit	=	300	s;	s	=	60	m;	v	=	…?
      	    v	=		t 	=		60		 =	0,2	m/s
               s
               _ ___	
               	 	   300
      7.	 h	=	1	cm;	s =	10	cm;	f	=	15	cm;	s'	=	…?;	h'	=	…?;	sifat	bayangan	=	…?
           a.	 	f 	 =		s 	 +		1	 →		1		 =		1		 +		1	 →		1	 =		1		 –		1		 =		2		 –		3		 =	–		1		
               1 	    1 	
               __ __ __
                              s'
                                   __	 __	 __
                                   	      	
                                   15 10 s'
                                                 	     __ __	 __	 __	 __	
                                                       	 	          	
                                                        s' 15 10 30 30
                                                                           	      	        __	
                                                                                           	
                                                                                           30
           	 s'	=	–30	cm
                   h' s' 30
                   __ __ __                   h' h'
                                              __ 	
                   	 	 	                      	 __
           b.	 M	=		h 	 =		s 	 =		 	=	3	→	M	=		h 	 =		1		=	3	→	h'	=	3	cm
                                 10
           c.	 Sifat:	maya,	diperbesar,	tegak
      8.	 a.	     Hambatan	total:	Rt	=	2	+	4	=	6	ohm
      	    b.	               12
                  I	=		E 	 =		6		=	2	A
                      __ __
                      	      	
                      R t

      	    c.	    VBF	=	I.RBF	=	(2)(2)	=	4	volt
                        V
                       ___	 __4
      	    	           	      	
                  I1	=		 BF	=		 	 =	0,667	A
                       R      6
                            CF

                       V
                       ___	 __4
      	    d.	         	 	 	
                  I2	=		 BF	=		 	 =	1,333	A
                       RDG 3




   RPP Fenomena Fisika SMP 3
Ujian	Nasional
1.		 c	      11.		 d	     21.		 a	        31.		 b	      41.		 c
2.		 b	      12.		 c	     22.		 a	        32.		 d	      42.		 a
3.		 a	      13.		 b	     23.		 c	        33.		 c	      43.		 a
4.		 a	      14.		 a	     24.		 d	        34.		 d	      44.		 c
5.		 b	      15.		 c	     25.		 d	        35.		 c	      45.		 a
6.		 a	      16.		 ­	     26.		 c	        36.		 a	      46.		 a
7.		 d	      17.		 b	     27.		 a	        37.		 b	      47.		 a
8.		 a	      18.		 c	     28.		 b	        38.		 a	      48.		 d
9.		 c	      19.		 b	     29.		 a	        39.		 b	      49.		 b
10.		c	      20.		 b	     30.		 b	        40.		 c	      50.		 c
Ralat	nomor	5	gambar	gaya	ke	belakang	5	N	diganti	15	N.		Jawaban:	b
Ralat	nomor	16.	Jawaban:	a	–	e;	atau	c	–	g;	atau	b	–	f;
Ralat	nomor	31.	pada	gambar	I2	=	…	A	diganti	→	I4	=	…	A




                                           RPP Fenomena Fisika SMP 3   
60
                                                                                               Silabus
                            Nama Sekolah             :     SMP/MTs ...
                            Mata Pelajaran           :     IPA (FISIKA)
                            Kelas/Semester           :     IX/1
                            Standar Kompetensi       :     3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
                            Alokasi Waktu            :     22 jam pelajaran
                               Kompetensi        Materi Pokok                                                                                   Alokasi     Alat/Bahan/
                                                                   Kegiatan Pembelajaran                Indikator               Penilaian
                                 Dasar           Pembelajaran                                                                                   Waktu         Sumber

                                    (1)                  (2)                  (3)                          (4)                      (5)           (6)            (7)




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                            3.1 Mendeskrip-      • Listrik Statis • Menayangkan dengan         • Menjelaskan dan mem-        - Kuis             4 jam     Buku:
                                sikan muatan                        LCD mengenai listrik         berikan contoh beberapa     - Pengamatan       pelajaran Semesta Fenome­
                                listrik untuk                       statis beserta implikasi-    benda yang dapat ber-         keaktifan dis-             na Fisika 3
                                memahami                            nya dari jaringan internet   muatan listrik.               kusi dan tanya             karangan
                                gejala-gejala                       (rekaman dari internet).   • Melakukan peragaan            jawab                      Budi Purwanto
                                listrik statis                    • Melakukan tanya jawab        untuk menunjukkan sifat     - Pengamatan
                                serta kaitan-                       untuk mengungkap             muatan listrik.               sikap, minat,              Alat/Bahan:
                                nya dalam                           pengetahuan awal siswa • Menjelaskan secara                dan kelakuan               Model atom
                                kehidupan                           tentang listrik statis.      kualitatif hubungan           siswa                      molekul, kaca,
                                sehari-hari.                      • Melakukan diskusi            antara besar gaya listrik   - Pengamatan                 plastik, kain
                                                                    kelas/tanya jawab untuk      dan besar muatan listrik      kinerja kete-              sutera, kain wol,
                                                                    menunjukkan cara pem-        serta jarak antara benda      rampilan dalam             elektroskop
                                                                    berian muatan dari benda     bermuatan listrik.            peragaan dan
                                                                    netral menjadi benda                                       percobaan                  Sarana/Media:
                                                                    bermuatan listrik.                                       - Laporan per-               Komputer, LCD,
                                                                  • Melakukan percobaan                                        cobaan                     dan jaringan
                                                                    untuk membuat benda                                      - Presentasi di              internet
                                                                    menjadi bermuatan lis-                                     depan kelas
                                                                    trik, baik positif maupun
                                                                    negatif.
                                   (1)            (2)                 (3)                           (4)                       (5)             (6)           (7)

                                                          • Melakukan demonstrasi
                                                            untuk menunjukkan sifat
                                                            muatan listrik.
                                                          • Melakukan diskusi
                                                            kelas/tanya jawab untuk
                                                            menemukan gaya yang
                                                            terjadi di antara dua
                                                            benda yang bermuatan
                                                            listrik.
                                                          • Melakukan diskusi ke-
                                                            lompok untuk membahas
                                                            permasalahan yang
                                                            berkaitan dengan listrik
                                                            statis.
                                                          • Melakukan tanya jawab
                                                            untuk menyimpulkan
                                                            hasil pembahasan tentang
                                                            listrik statis
                                                          • Mengerjakan kuis tertulis
                                                            yang disampaikan secara
                                                            lisan dan/atau tertulis.

                            3.2 Menganalisis • Listrik    • Menayangkan dengan          • Menjelaskan konsep arus      - Kuis               6 jam     Buku:
                                percobaan       Dinamis     LCD tentang listrik dina-     listrik dan beda potensial   - Ulangan harian     pelajaran Semesta Fenome­
                                listrik dinamis             mis beserta implikasinya      listrik.                     - Pengamatan                   na Fisika 3
                                dalam suatu                 dari jaringan internet      • Menyelidiki hubungan           keaktifan disku-             karangan Budi
                                rangkaian                   (rekaman dari internet).      antara arus dan beda           si dan tanya                 Purwanto
                                serta penerap-            • Melakukan tanya jawab         potensial dalam suatu          jawab




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                annya dalam                 untuk mengungkap              rangkaian listrik (hukum     - Pengamatan                  Alat/Bahan:
                                kehidupan                   pengetahuan awal siswa        Ohm).                          sikap, minat,               Baterai, kawat
                                sehari-hari.                tentang listrik dinamis.                                     dan kelakuan                nikelin, hambat-
                                                                                                                         siswa                       an, multimeter,




61
62
                            (1)   (2)               (3)                          (4)                      (5)          (6)          (7)

                                        • Melakukan diskusi           • Menemukan perbedaan         - Pengamatan             voltmeter,
                                          kelas untuk menjelaskan       hambatan beberapa jenis       kinerja kete-          amperemeter,
                                          pengertian arus listrik.      bahan konduktor dan           rampilan dalam         isolator, plastik,
                                        • Melakukan diskusi kelas       isolator.                     peragaan dan           dan kabel
                                          untuk mendeskripsikan       • Menentukan besar ham-         percobaan
                                          hubungan antara arus          batan listrik suatu kawat   - Laporan per-           Sarana/Media:
                                          dan tegangan listrik.         penghantar.                   cobaan                 Komputer,
                                        • Melakukan tanya jawab       • Mendeskripsikan hukum       - Presentasi di          LCD, dan ja-
                                          untuk menggambarkan           I Kirchhoff.                  depan kelas            ringan internet
                                          rangkaian tertutup.         • Menghitung hambatan
                                        • Melakukan percobaan           pengganti rangkaian




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                          untuk menemukan               listrik seri dan paralel.
                                          hukum Ohm.
                                        • Melakukan percobaan
                                          untuk merumuskan besar
                                          hambatan suatu kawat
                                          penghantar.
                                        • Melakukan percobaan
                                          untuk mendeskripsikan
                                          hukum I Kirchhoff.
                                        • Melakukan tanya jawab
                                          untuk mengaplikasikan
                                          hukum I Kirchhoff
                                          dalam suatu rangkaian
                                          listrik.
                                        • Melakukan demonstrasi
                                          untuk menunjukkan
                                          rangkaian hambatan
                                          listrik seri dan paralel.
                                        • Melakukan diskusi
                                          kelompok untuk menen-
                                          tukan besar hambatan
                                          pengganti rangkaian seri
                                          dan paralel.
                                   (1)               (2)                   (3)                        (4)                      (5)           (6)            (7)

                                                               • Melakukan diskusi
                                                                 kelas menentukan beda
                                                                 tegangan antara dua titik
                                                                 dalam rangkaian listrik
                                                                 (pengayaan).
                                                               • Melakukan diskusi
                                                                 kelas untuk menjelaskan
                                                                 hukum II Kirchhoff
                                                                 (pengayaan).
                                                               • Melakukan diskusi kelas
                                                                 untuk mengaplikasikan
                                                                 hukum II dalam suatu
                                                                 permasalahan (pengaya-
                                                                 an).
                                                               • Melakukan diskusi ke-
                                                                 lompok untuk membahas
                                                                 persoalan yang berkaitan
                                                                 dengan listrik dinamis.
                                                               • Mengerjakan kuis tertulis
                                                                 yang disampaikan secara
                                                                 lisan atau tertulis.

                            3.3 Mendeskripsi- • Sumber       • Menayangkan dengan        • Menjelaskan komponen         - Kuis             6 jam     Buku:
                                kan prinsip     Arus Listrik   LCD mengenai sumber         dan cara kerja elemen lis-   - Ulangan harian   pelajaran Semesta Fenome­
                                kerja elemen                   arus listrik atau sumber    trik primer dan sekunder.    - Pengamatan                 na Fisika 3
                                dan arus                       tegangan listrik beserta  • Menjelaskan konsep             keaktifan dis-             karangan Budi
                                listrik yang                   implikasinya dari jaring-   gaya gerak listrik (GGL)       kusi dan tanya             Purwanto
                                ditimbulkan-                   an internet (rekaman dari   sumber tegangan listrik.       jawab




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                nya serta                      internet).                • Mengukur tegangan            - Pengamatan                 Alat/Bahan:
                                penerapannya                 • Melakukan demonstrasi       antara kutub-kutub             sikap, minat,              Baterai, gelas
                                dalam kehi-                    untuk menunjukkan           sumber tegangan dan            dan kelakuan               beker, asam sul-
                                dupan sehari-                  beberapa macam sumber       tegangan jepit.                siswa                      fat, aki, multime-




63
                                hari.                                                                                                                ter, voltmeter,
64
                            (1)   (2)                (3)                (4)          (5)           (6)         (7)

                                            arus atau sumber tegang-          - Pengamatan               amperemeter,
                                            an listrik.                         kinerja keteram-         hambatan, dan
                                        •   Melakukan demonstrasi               pilan dalam              kabel
                                            untuk menunjukkan                   peragaan dan
                                            komponen dan cara kerja             percobaan                Sarana/Media:
                                            elemen listrik primer.            - Laporan perco-           Komputer,
                                        •   Melakukan demonstrasi               baan                     LCD, dan jaring-
                                            untuk menunjukkan                 - Presentasi di            an internet
                                            komponen-komponen                   depan kelas
                                            dan cara kerja elemen




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                            listrik sekunder.
                                        •   Melakukan diskusi
                                            kelas untuk menjelaskan
                                            konsep gaya gerak listrik
                                            (GGL).
                                        •   Melakukan demonstrasi
                                            untuk menunjukkan cara
                                            mengukur GGL dan beda
                                            tegangan listrik.
                                        •   Melakukan demonstrasi
                                            untuk mengaplikasikan
                                            sumber tegangan pada
                                            rangkaian listrik.
                                        •   Melakukan diskusi ke-
                                            lompok untuk membahas
                                            persoalan yang berkaitan
                                            dengan sumber arus
                                            listrik.
                                        •   Mengerjakan kuis tertulis
                                            yang disampaikan secara
                                            lisan dan tertulis
                                  (1)             (2)                   (3)                            (4)                     (5)            (6)            (7)

                            3.4 Mendeskripsi- • Energi     • Menayangkan dengan            • Menjelaskan pengertian      - Kuis             6 jam     Buku:
                                kan hubungan    dan Daya     LCD tentang energi dan          energi listrik.             - Ulangan harian pelajaran   Semesta Feno­
                                energi          Listrik      daya listrik beserta impli-   • Menjelaskan hubungan        - Pengamatan                 mena Fisika 3
                                dan daya                     kasinya dari jaringan           besaran yang terkait          keaktifan disku-           karangan Budi
                                listrik serta                internet (rekaman dari          dalam energi listrik dan      si dan tanya               Purwanto
                                pemanfaatan-                 internet).                      daya listrik.                 jawab
                                nya dalam                  • Melakukan demonstrasi         • Menerapkan konsep           - Pengamatan                 Alat/Bahan:
                                kehidupan                    untuk menunjukkan               energi dan daya listrik       sikap, minat,              Baterai, heater,
                                sehari-hari.                 listrik sebagai sumber          dalam perhitungan peng-       dan kelakuan               kawat nikelin,
                                                             energi.                         gunaan listrik di rumah       siswa                      multimeter,
                                                           • Melakukan diskusi kelas         tangga.                     - Pengamatan                 voltmeter, am-
                                                             untuk menentukan besar        • Menunjukkan perubahan         kinerja keteram-           peremeter, dan
                                                             energi listrik dan daya         energi listrik menjadi        pilan dalam                macam-macam
                                                             listrik yang ditimbulkan        bentuk energi lain.           peragaan dan               alat listrik
                                                             dari besaran terkait.         • Menunjukkan beberapa          percobaan
                                                           • Melakukan diskusi               alat dalam kehidupan        - Laporan perco-             Sarana/Media:
                                                             kelas untuk menjelaskan         sehari-hari yang meman-       baan                       Komputer, LCD,
                                                             hubungan antara energi          faatkan energi listrik.     - Presentasi di              dan jaringan
                                                             listrik dan daya listrik.     • Menjelaskan cara penghe-      depan kelas                internet
                                                           • Melakukan demonstrasi           matan dan pemerataan
                                                             untuk menunjukkan               penggunaan energi listrik
                                                             penggunaan energi listrik       di rumah.
                                                             dan cara perhitungan
                                                             besar energi yang dipakai
                                                             dalam suatu rumah
                                                             tangga.
                                                           • Melakukan demonstrasi
                                                             untuk menunjukkan




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                                             perubahan energi listrik
                                                             menjadi energi bentuk
                                                             lain atau konversi energi
                                                             listrik ke bentuk energi




65
                                                             lain.
66
                            (1)                       (2)                 (3)                 (4)   (5)                    (6)               (7)

                                                              • Melakukan demonstrasi
                                                                untuk menunjukkan be-
                                                                berapa peralatan listrik.
                                                              • Melakukan diskusi
                                                                kelas untuk menganalisis
                                                                usaha menghemat dan
                                                                pemerataan penggunaan
                                                                energi listrik.
                                                              • Melakukan diskusi
                                                                kelompok untuk mem-




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                                                bahas persoalan yang
                                                                berkaitan dengan energi
                                                                dan daya listrik.
                                                              • Mengerjakan kuis tertu-
                                                                lis yang disampaikan
                                                                secara lisan atau tertulis.



                                                                                                      ............, ......................
                                     Mengetahui,
                                    Kepala Sekolah                                                        Guru IPA (Fisika)

                                  (_____________)                                                         (_____________)
                                  NIP. ....................                                               NIP. ....................
                                                                                        Silabus
                            Nama Sekolah          :     SMP/MTs ...
                            Mata Pelajaran        :     IPA (FISIKA)
                            Kelas/Semester        :     IX/1
                            Standar Kompetensi    :     4. Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
                            Alokasi Waktu         :     12 jam pelajaran (6 × pertemuan)
                               Kompetensi     Materi Pokok                                                                                  Alokasi     Alat/Bahan/
                                                                Kegiatan Pembelajaran            Indikator                 Penilaian
                                 Dasar        Pembelajaran                                                                                  Waktu         Sumber

                                   (1)                (2)                (3)                        (4)                       (5)             (6)            (7)

                            4.1 Menyelidiki   • Kemagnetan • Menayangkan dengan         • Menunjukkan macam-           - Kuis               6 jam     Buku:
                                gejala kemag-                LCD, tentang kemagnet-       macam bentuk magnet.         - Pengamatan         pelajaran Semesta Fenome­
                                netan dan                    an beserta implikasinya    • Menunjukkan sifat kutub        keaktifan disku-             na Fisika 3
                                cara membuat                 dari jaringan internet       magnet.                        si dan tanya                 karangan Budi
                                magnet                       (rekaman dari internet).   • Menunjukkan cara               jawab                        Purwanto
                            4.2 Mendeskripsi-              • Melakukan tanya              membuat magnet dan           - Pengamatan
                                kan                          jawab untuk mengung-         cara menghilangkan sifat       sikap, minat,                Alat/Bahan:
                                pemanfaatan                  kap tingkat pemahaman        kemagnetan.                    dan kelakuan                 Macam-macam
                                kemagnetan                   tentang listrik dinamis    • Memaparkan teori               siswa                        bentuk magnet,
                                dalam produk                 dan pengetahuan awal         kemagnetan bumi.             - Pengamatan                   baterai, catu
                                teknologi                    tentang kemagnetan.        • Menunjukkan terjadinya         kinerja kete-                daya, ka-
                                                           • Melakukan demonstrasi        medan magnetik di seki-        rampilan dalam               bel, model
                                                             untuk menunjukkan ben-       tar kawat berarus listrik.     peragaan dan                 bumi/globe,
                                                             tuk garis medan magnet.    • Menjelaskan cara               percobaan                    kumparan, dan
                                                           • Melakukan demonstrasi        kerja medan magnet dan       - Laporan perco-               batang besi
                                                             untuk menunjukkan            penerapannya dalam be-         baan                         lunak
                                                             cara membuat magnet          berapa produk teknologi.     - Presentasi di
                                                             dan cara menghilangkan     • Menemukan pengguna-            depan kelas                  Sarana/Media:




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                                             sifat kemagnetan suatu       an gaya Lorentz pada         - Ulangan harian               Komputer, LCD,
                                                             magnet.                      beberapa alat listrik                                       jaringan internet
                                                                                          sehari-hari.




67
68
                            (1)   (2)              (3)               (4)   (5)   (6)   (7)

                                        • Melakukan diskusi kelas
                                          untuk memaparkan teori
                                          kemagnetan bumi dan
                                          menunjukkan adanya
                                          magnet bumi.
                                        • Melakukan demonstrasi
                                          untuk menunjukkan ter-
                                          jadinya medan magnetik
                                          di sekitar kawat berarus
                                          listrik.




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                        • Melakukan demonstrasi
                                          untuk menunjukkan
                                          bahwa kumparan berarus
                                          listrik membentuk
                                          sebuah magnet dan per-
                                          bedaannya apabila diberi
                                          inti besi.
                                        • Melakukan demonstrasi
                                          untuk menunjukkan ada-
                                          nya gaya Lorentz pada
                                          kawat berarus listrik.
                                        • Melakukan diskusi
                                          kelas untuk menjelaskan
                                          penerapan gaya Lorentz
                                          pada alat-alat listrik
                                          sehari-hari.
                                        • Melakukan diskusi ke-
                                          lompok untuk membahas
                                          persoalan yang berkaitan
                                          dengan pemanfaatan
                                          kemagnetan.
                                   (1)               (2)                     (3)                            (4)                     (5)            (6)           (7)

                                                                • Mengerjakan kuis tertulis
                                                                  yang disampaikan secara
                                                                  lisan atau tertulis.

                            4.3 Menerapkan      • Induksi       • Menayangkan dengan            • Menunjukkan terjadinya      - Kuis             6 jam     Buku:
                                konsep            Elektromag-     LCD tentang induksi             gaya gerak listrik induk-   - Ulangan harian pelajaran   Semesta Feno­
                                induksi           netik           elektromagnetik beserta         si.                         - Pengamatan                 mena Fisika 3
                                elektromag-                       implikasinya dari jaring-     • Menjelaskan prinsip           keaktifan disku-           karangan Budi
                                netik untuk                       an internet (rekaman dari       kerja generator listrik       si dan tanya               Purwanto
                                menjelaskan                       internet).                      sederhana.                    jawab
                                prinsip kerja                   • Melakukan tanya jawab         • Menjelaskan prinsip         - Pengamatan                 Alat/Bahan:
                                beberapa                          untuk mengungkap                kerja transformator.          sikap, minat,              Baterai, catu
                                alat yang                         kembali pengetahuan           • Mendeskripsikan karak-        dan kelakuan               daya/power
                                memanfaat-                        tentang kemagnetan dan          teristik transformator        siswa                      supply, multi-
                                kan prinsip                       manfaatnya.                     dan penerapannya.           - Pengamatan                 meter, model
                                induksi elek-                   • Melakukan demonstrasi                                         kinerja keteram-           generator,
                                tromagnetik.                      untuk menunjukkan tim-                                        pilan dalam                model dinamo,
                                                                  bulnya gaya gerak listrik                                     peragaan dan               dan transfor-
                                                                  induksi pada kumparan.                                        percobaan                  mator
                                                                • Melakukan demonstrasi                                       - Laporan perco-
                                                                  untuk menunjukkan                                             baan                       Sarana/Media:
                                                                  besar GGL terkait                                           - Presentasi di              Komputer,
                                                                  dengan banyaknya lilitan                                      depan kelas                LCD, dan jaring-
                                                                  kumparan dan kecepatan                                                                   an internet
                                                                  perubahan fluks garis
                                                                  medan magnet.
                                                                • Melakukan demonstrasi
                                                                  untuk menunjukkan prin-




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                                                  sip kerja generator listrik
                                                                  dengan menggunakan
                                                                  model.




69
70
                            (1)   (2)               (3)                (4)   (5)   (6)   (7)

                                        • Melakukan demonstrasi
                                          untuk menunjukkan prin-
                                          sip kerja dinamo dengan
                                          menggunakan model.
                                        • Melakukan diskusi kelas
                                          untuk merumuskan besar
                                          GGL induksi yang ditim-
                                          bulkan.
                                        • Melakukan demonstrasi
                                          dan/atau tanya jawab




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                          untuk menunjukkan cara
                                          kerja transformator.
                                        • Melakukan diskusi kelas
                                          untuk menjelaskan karak-
                                          teristik transformator dan
                                          penerapannya.
                                        • Melakukan diskusi
                                          kelas untuk merumuskan
                                          hubungan jumlah lilitan
                                          dan besar tegangan pada
                                          transformator.
                                        • Melakukan diskusi
                                          kelas untuk menjelaskan
                                          efisiensi transformator.
                                        • Melakukan diskusi ke-
                                          lompok untuk membahas
                                          persoalan yang berkaitan
                                          dengan induksi elektro-
                                          magnetik.
                                        • Mengerjakan kuis tertulis
                                          yang disampaikan secara
                                          lisan atau tertulis.
                            Standar Kompetensi    :     5. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.
                            Alokasi Waktu         :     8 jam pelajaran (4 × pertemuan)
                               Kompetensi     Materi Pokok                                                                                       Alokasi     Alat/Bahan/
                                                                Kegiatan Pembelajaran                 Indikator                Penilaian
                                 Dasar        Pembelajaran                                                                                       Waktu         Sumber

                                   (1)                (2)                  (3)                           (4)                       (5)             (6)            (7)

                            5.1 Mendeskripsi- • Tata Surya     • Menayangkan dengan          • Mendeskripsikan per-          - Pengamatan        4 jam     Buku:
                                kan karakteris-                  LCD tentang tata surya        edaran bulan dan bumi.          sikap, minat,     pelajaran Semesta Fenome­
                                tik sistem tata                  beserta implikasinya dari   • Menjelaskan adanya              dan kelakuan                na Fisika 3
                                surya.                           jaringan internet (rekam-     gaya tarik gravitasi anta-      siswa                       karangan Budi
                            5.2 Mendeskripsi-                    an dari internet).            ra matahari, bumi, dan        - Pengamatan                  Purwanto
                                kan matahari                   • Melakukan tanya jawab         bulan.                          keaktifan dalam
                                sebagai bin-                     untuk mengungkap kem-       • Mendeskripsikan orbit           diskusi dan                 Alat/Bahan:
                                tang dan bumi                    bali kemampuan awal           planet mengitari mata-          tanya jawab                 Model bumi,
                                sebagai salah                    siswa tentang tata surya.     hari.                         - Kuis                        model susunan
                                satu planet.                   • Melakukan diskusi           • Mendeskripsikan perban-                                     planet, model la-
                            5.3 Mendeskripsi-                    kelas/demonstrasi untuk       dingan antara planet                                        pisan bumi dan
                                kan gerak                        mendeskripsikan peredar-      ditinjau dari massa,                                        matahari, bola
                                edar bumi,                       an bulan dan bumi.            jari-jari, jarak rata-rata ke                               tenis, baterai,
                                bulan,                         • Melakukan diskusi             matahari dengan menggu-                                     bola besar dan
                                dan satelit                      kelas untuk menjelaskan       nakan tabel.                                                kecil
                                buatan serta                     adanya gaya gravitasi       • Mendeskripsikan
                                pengaruh                         antara matahari, bumi,        perilaku benda langit                                       Sarana/Media:
                                interaksinya.                    dan bulan.                    komet dan asteroid.                                         Komputer, LCD,
                                                               • Melakukan tanya jawab       • Mendeskripsikan mataha-                                     dan jaringan
                                                                 untuk mendeskripsikan         ri sebagai salah satu                                       internet
                                                                 orbit planet mengitari        bintang.
                                                                 matahari.                   • Mengenali sumber
                                                               • Melakukan tanya jawab         pembentukan energi
                                                                 untuk mendeskripsikan         matahari.




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                                                 perbandingan antara         • Menunjukkan susunan
                                                                 planet ditinjau dari mas-     lapisan-lapisan matahari.
                                                                 sa, jari-jari, dan jarak    • Mendeskripsikan karakte-
                                                                 rata-rata ke matahari de-     ristik dan perilaku bumi.




71
                                                                 ngan menggunakan tabel.
72
                            (1)   (2)               (3)                          (4)                (5)   (6)   (7)

                                        • Melakukan diskusi kelas • Menjelaskan periode ro-
                                          untuk mendeskripsikan        tasi bulan dan posisinya
                                          perilaku benda langit        terhadap bumi.
                                          komet dan asteroid.        • Memaparkan terjadinya
                                        • Melakukan tanya jawab        gerhana bulan, gerhana
                                          untuk mendeskripsikan        matahari, dan meng-
                                          matahari sebagai salah       hubungkannya dengan
                                          satu bintang.                peristiwa pasang surut air
                                        • Melakukan diskusi kelas      laut.
                                          untuk mengenali sumber • Menjelaskan bahwa




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                          pembentukan energi           satelit yang di orbit bumi
                                          matahari.                    berguna untuk mengirim
                                        • Melakukan tanya jawab        informasi, memantau
                                          untuk menjelaskan ma-        keadaan bumi, termasuk
                                          tahari sebagai sumber        cuaca, dan mengamati
                                          energi bagi kehidupan di     keadaan dan dinamika
                                          bumi.                        jagat raya.
                                        • Melakukan tanya jawab
                                          untuk menunjukkan su-
                                          sunan lapisan matahari.
                                        • Melakukan tanya jawab
                                          untuk menunjukkan
                                          peristiwa-peristiwa yang
                                          terjadi di matahari.
                                        • Melakukan diskusi kelas
                                          untuk mendeskripsikan
                                          karakteristik dan perilaku
                                          bumi.
                            (1)   (2)               (3)               (4)   (5)   (6)   (7)

                                        • Melakukan demonstrasi
                                          dengan menggunakan
                                          model yang disertai
                                          tanya jawab untuk
                                          menjelaskan periode ro-
                                          tasi bulan dan posisinya
                                          terhadap bumi.
                                        • Melakukan diskusi kelas
                                          yang disertai peragaan
                                          dengan alat model untuk
                                          memaparkan terjadinya
                                          gerhana bulan, gerhana
                                          matahari, dan menghu-
                                          bungkannya dengan
                                          peristiwa pasang surut
                                          air laut.
                                        • Melakukan diskusi
                                          kelas untuk menjelaskan
                                          bahwa satelit yang di
                                          orbit bumi berguna untuk
                                          mengirim informasi,
                                          memantau keadaan bumi,
                                          termasuk cuaca, dan
                                          mengamati keadaan dan
                                          dinamika jagat raya.
                                        • Melakukan diskusi ke-
                                          lompok untuk membahas
                                          persoalan yang berkaitan




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                                          dengan gerak edar bumi
                                          dan planet serta satelit.
                                        • Mengerjakan kuis tertulis
                                          yang disampaikan secara




73
                                          lisan atau tertulis.
74
                                   (1)               (2)                   (3)                          (4)                      (5)            (6)            (7)

                            5.4 Mendeskripsi- • Proses-         • Menayangkan dengan        • Menjelaskan proses           - Pengamatan      4 jam       Buku:
                                kan proses-      Proses di        LCD tentang lapisan         pelapukan di lapisan           sikap, minat,   pelajaran   Semesta Feno­
                                proses khusus    Litosfer dan     litosfer beserta implika-   bumi yang berkaitan de-        dan kelakuan                mena Fisika 3
                                yang terjadi     Atmosfer         sinya dari jaringan         ngan masalah lingkungan.       siswa                       karangan Budi
                                di lapisan                        internet (rekaman dari    • Menjelaskan proses           - Pengamatan                  Purwanto
                                litosfer dan                      internet).                  pemanasan global dan           keaktifan dalam
                                atmosfer yang                   • Melakukan tanya             pengaruhnya pada ling-         diskusi dan                 Alat/Bahan:
                                terkait dengan                    jawab untuk menjelaskan     kungan di bumi.                tanya jawab                 Macam-macam
                                perubahan zat                     lapisan litosfer.         • Menjelaskan pengaruh         - Kuis                        batuan
                                dan kalor.                      • Melakukan diskusi kelas     proses-proses di lingkung-   - Ulangan harian




RPP Fenomena Fisika SMP 3
                            5.5 Menjelaskan                       untuk menjelaskan kom-      an terhadap kesehatan                                      Sarana/Media:
                                hubungan                          ponen-komponen pada         manusia.                                                   Komputer,
                                antara proses                     lapisan litosfer.                                                                      LCD, dan jaring-
                                yang terjadi di                 • Melakukan peragaan                                                                     an internet
                                lapisan litosfer                  yang disertai tanya jawab
                                dan atmos-                        untuk menunjukkan
                                fer dengan                        macam-macam batuan.
                                kesehatan dan                   • Melakukan diskusi
                                permasalahan                      kelas untuk menjelaskan
                                lingkungan.                       proses pelapukan yang
                                                                  terjadi pada lapisan
                                                                  litosfer.
                                                                • Melakukan diskusi
                                                                  kelas untuk menjelaskan
                                                                  tentang proses pelapukan
                                                                  yang dikaitkan dengan
                                                                  lingkungan hidup.
                                                                • Melakukan diskusi
                                                                  kelas untuk menjelaskan
                                                                  pengertian pemanasan
                                                                  global dan penyebabnya.
                            (1)                       (2)                  (3)                (4)   (5)                    (6)               (7)

                                                              • Melakukan diskusi
                                                                kelas untuk menjelasan
                                                                kejadian atau peristiwa
                                                                yang terjadi pada
                                                                atmosfer dan di lapisan
                                                                litosfer.
                                                              • Melakukan diskusi
                                                                kelas untuk menjelaskan
                                                                pengaruh proses-proses
                                                                di lingkungan terhadap
                                                                kesehatan manusia.
                                                              • Mengerjakan kuis tertu-
                                                                lis yang disampaikan
                                                                secara lisan atau tertulis.




                                                                                                      ............, ......................
                                     Mengetahui,
                                    Kepala Sekolah                                                        Guru IPA (Fisika)

                                  (_____________)                                                         (_____________)
                                  NIP. ....................                                               NIP. ....................




RPP Fenomena Fisika SMP 3
75
       Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

 Mata Pelajaran     :      IPA (Fisika)
 Kelas/Semester     :      IX/1
 Pertemuan Ke-      :      1– 2
 Alokasi Waktu      :      4 jam pelajaran (4 × 40 menit)
 Standar Kompetensi :      3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam
                               kehidupan sehari-hari
 Kompetensi Dasar        : 3.1 Mendeskripsikan muatan listrik untuk memahami ge-
                               jala-gejala listrik statis serta kaitannya dalam kehidupan
                               sehari-hari
 Indikator               : • Menjelaskan dan memberikan contoh beberapa benda
                               yang dapat bermuatan listrik.
                           • Melakukan peragaan untuk menunjukkan sifat muatan
                               listrik.
                           • Menjelaskan secara kualitatif hubungan antara besar
                               gaya listrik dan besar muatan listrik serta jarak antara
                               benda bermuatan listrik.
 I.   Tujuan Pembelajaran
      Setelah mempelajari materi dalam bab ini, diharapkan siswa dapat
      1. menjelaskan benda dapat bermuatan listrik dengan cara digosok;
      2. memberi contoh peristiwa yang menghasilkan benda yang bermuatan listrik
          dan secara sederhana proses terjadinya;
      3. melakukan percobaan sederhana untuk menunjukkan sifat muatan listrik;
      4. menjelaskan secara kualitatif hubungannya antara besar gaya listrik dan
          besar muatan listrik serta jarak antara benda bermuatan listrik.
 II. Materi Pembelajaran
     Listrik Statis
 III. Metode Pembelajaran
      - Informasi/ceramah
      - Tanya jawab/diskusi
      - Demonstrasi
      - Eksperimen




76      RPP Fenomena Fisika SMP 3
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
    Pertemuan Ke-1
                         Kegiatan Pembelajaran                      Waktu
                             Kegiatan Awal                         10 menit
    Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
    untuk mengungkap kembali pengetahuan awal siswa tentang
    muatan listrik.
                              Kegiatan Inti                        65 menit
    • Menayangkan dengan LCD tentang listrik statis beserta im-
      plikasinya dari jaringan internet (rekaman dari internet).
    • Melakukan diskusi kelas untuk menunjukkan proses terjadinya
      benda dapat bermuatan listrik.
    • Melakukan percobaan untuk membuat benda netral menjadi
      bermuatan listrik.
    • Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan cara mengetahui
      sifat muatan listrik.
    • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas permasalahan
      yang berkaitan dengan muatan listrik.
    • Melakukan tanya jawab untuk menyimpulkan dan memberi
      penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
    • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
      tertulis.
                             Kegiatan Akhir                         5 menit
    Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
    memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup
    proses pembelajaran.

   Pertemuan Ke-2
                      Kegiatan Pembelajaran                     Waktu
                           Kegiatan Awal                       10 menit
    Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
    untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
    kaitannya dengan materi yang akan dipelajari.




                                             RPP Fenomena Fisika SMP 3   77
                                 Kegiatan Inti                       65 menit
      • Melakukan diskusi kelas untuk menunjukkan benda bermuatan
        listrik.
      • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan terjadinya gaya
        interaksi oleh dua muatan listrik.
      • Melakukan diskusi kelas untuk mengetahui sifat-sifat muatan
        listrik suatu benda.
      • Melakukan peragaan atau demonstrasi untuk menunjukkan
        sifat-sifat muatan listrik yang dimiliki oleh suatu benda.
      • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas permasalahan
        yang berkaitan dengan gaya interaksi dua muatan listrik.
      • Melakukan diskusi kelas untuk merumuskan hukum Coulomb.
      • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas permasalahan
        yang berkaitan dengan muatan listrik dan hukum Coulomb.
      • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
        tertulis.
      • Melakukan tanya jawab untuk menyimpulkan dan memberi
        penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
                            Kegiatan Akhir                           5 menit
      Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
      memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup
      proses pembelajaran.

 V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
    Alat-Alat/Bahan:
    Kain sutera, penggaris dari plastik, ebonit, elektroskop, kain wol, kaca, dan bola
    tenis atau bola pingpong.
     Sumber Belajar:
     Buku: Semesta Fenomena Fisika 3 karangan Budi Purwanto.
     Sarana/Media:
     LCD, komputer, dan jaringan internet.
 VI. Penilaian
     - Kuis
     - Pengamatan keaktifan siswa saat diskusi dan tanya jawab
     - Pengamatan sikap, minat, dan kelakuan siswa
     - Pengamatan kinerja keterampilan dalam peragaan dan percobaan
     - Laporan percobaan



78      RPP Fenomena Fisika SMP 3
Contoh Soal Kuis 1
1. Muatan listrik ada dua, yaitu muatan … dan ….
2. Elektron bermuatan listrik ….
3. Penggaris plastik yang digosokkan pada rambut akan bermuatan listrik
   ….
4. Alat yang digunakan untuk menunjukkan adanya muatan listrik dinamakan
   ….
Jawaban Kuis 1
1. positif dan negatif
2. negatif
3. negatif
4. elektroskop
Contoh Soal Kuis 2
1. Makin besar jarak dua muatan listrik, akan makin … gaya interaksinya.
2. Besar gaya interaksi dua muatan listrik berbanding terbalik dengan ….
3. Satuan gaya interaksi muatan listrik adalah ….
4. Dua muatan listrik yang jenis muatannya sama akan tarik-menarik ataukah
   tolak-menolak?
5. Satuan dari konstanta k adalah ….
Jawaban Kuis 2
1. kecil                                     4.   tolak-menolak
2. kuadrat jaraknya                          5.   N m2/C2
3. newton atau N
Catatan:
Jawaban dapat langsung dikoreksi oleh teman bangku sebelahnya, kemudian
nilai dapat langsung dimasukkan dalam daftar nilai dengan cara menyebutkan
nilai secara lisan. Di samping mengurangi pekerjaan guru, hal ini dimaksudkan
agar semua siswa tahu.

                                                     ................, .....................
           Mengetahui,
          Kepala Sekolah                                  Guru IPA (Fisika)


     (___________________)                           (___________________)
     NIP. ................................           NIP. ................................




                                                    RPP Fenomena Fisika SMP 3                  79
       Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

 Mata Pelajaran     :      IPA (Fisika)
 Kelas/Semester     :      IX/1
 Pertemuan Ke-      :      3–5
 Alokasi Waktu      :      6 jam pelajaran (6 × 40 menit)
 Standar Kompetensi :      3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam
                               kehidupan sehari-hari
 Kompetensi Dasar        : 3.2 Menganalisis percobaan listrik dinamis dalam suatu
                               rangkaian serta penerapannya dalam kehidupan sehari-
                               hari
 Indikator               : • Menjelaskan konsep arus listrik dan beda potensial
                               listrik.
                           • Menyelidiki hubungan antara arus dan beda potensial
                               dalam suatu rangkaian listrik (hukum Ohm).
                           • Menemukan perbedaan hambatan beberapa jenis bahan
                               konduktor dan isolator.
                           • Menentukan besar hambatan listrik suatu kawat peng-
                               hantar.
                           • Mendeskripsikan hukum I Kirchhoff.
                           • Menghitung hambatan pengganti rangkaian listrik seri
                               dan paralel.
 I.   Tujuan Pembelajaran
      Setelah mempelajari materi dalam bab ini, diharapkan siswa dapat
      1. menjelaskan konsep arus listrik dan beda potensial listrik;
      2. membuat rangkaian komponen listrik dengan berbagai variasi baik seri
          maupun paralel;
      3. mengukur dan menggambarkan arus listrik dan beda potensial dalam bentuk
          tabel dan grafik;
      4. menyelidiki hubungan antara arus listrik dan beda potensial dalam suatu
          rangkaian (hukum Ohm);
      5. menemukan perbedaan hambatan beberapa jenis bahan (konduktor, semi-
          konduktor, dan isolator);
      6. mendeskripsikan tentang hukum I Kirchhoff;
      7. menggunakan hukum Kirchhoff untuk menghitung V dan I dalam rangkai-
          an;
      8. menghitung hambatan pengganti rangkaian listrik seri dan paralel.




80      RPP Fenomena Fisika SMP 3
II. Materi Pembelajaran
    Listrik Dinamis
III. Metode Pembelajaran
     - Informasi/ceramah
     - Tanya jawab/diskusi
     - Demonstrasi
     - Eksperimen
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
    Pertemuan Ke-3
                        Kegiatan Pembelajaran                       Waktu
                              Kegiatan Awal                        10 menit
    Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
    untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
    kaitannya dengan materi pelajaran yang akan dipelajari.
                              Kegiatan Inti                        65 menit
    • Menayangkan dengan LCD tentang listrik dinamis beserta
      implikasinya dari jaringan internet (rekaman dari internet).
    • Melakukan tanya jawab untuk mengungkap pengetahuan awal
      siswa tentang listrik dinamis.
    • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan pengertian arus
      listrik.
    • Melakukan percobaan untuk menemukan hubungan antara
      kuat arus dan tegangan listrik.
    • Melakukan tanya jawab untuk menggambarkan rangkaian
      tertutup.
    • Melakukan percobaan untuk merumuskan hukum Ohm.
    • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan pengertian kon-
      duktor dan isolator.
    • Melakukan percobaan untuk merumuskan besar hambatan
      suatu kawat.
    • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
      berkaitan dengan hukum Ohm dan hambatan kawat peng-
      hantar.
    • Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi pe-
      nekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
    • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
      tertulis.



                                             RPP Fenomena Fisika SMP 3   81
                           Kegiatan Akhir                           5 menit
     Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
     memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup
     proses pembelajaran.

     Pertemuan Ke-4
                           Kegiatan Pembelajaran                     Waktu
                               Kegiatan Awal                        10 menit
     Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
     untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
     kaitannya dengan materi yang akan dipelajari.
                                Kegiatan Inti                       65 menit
     • Melakukan eksperimen untuk menunjukkan hukum I Kir-
       chhoff.
     • Melakukan diskusi kelas/tanya jawab untuk mengaplikasikan
       hukum I Kirchhoff pada rangkaian listrik.
     • Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan rangkaian ham-
       batan listrik seri dan paralel.
     • Melakukan percobaan untuk menentukan hambatan pengganti
       dari rangkaian hambatan seri dan paralel.
     • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
       berkaitan dengan hukum I Kirchhoff dan rangkaian hambatan.
     • Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi
       penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
     • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
       tertulis.
                               Kegiatan Akhir                        5 menit
     Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
     memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup
     proses pembelajaran.

     Pertemuan Ke-5
                       Kegiatan Pembelajaran                     Waktu
                            Kegiatan Awal                       10 menit
     Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
     untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
     kaitannya dengan materi yang akan dipelajari.



82     RPP Fenomena Fisika SMP 3
                              Kegiatan Inti                        65 menit
    • Melakukan diskusi kelas untuk merumuskan beda tegangan
      antara dua titik dalam rangkaian listrik.
    • Melakukan diskusi kelas untuk merumuskan hukum II
      Kirchhoff.
    • Melakukan diskusi kelas/tanya jawab untuk mengaplikasikan
      hukum II Kirchhoff pada rangkaian listrik.
    • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
      berkaitan dengan beda tegangan dan hukum II Kirchhoff.
    • Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi
      penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
    • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
      tertulis.
                            Kegiatan Akhir                          5 menit
    Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
    memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup
    proses pembelajaran.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
   Alat-Alat/Bahan:
   Sumber tegangan/baterai/power supply, kabel, hambatan, multimeter atau
   (voltmeter dan amperemeter), kawat nikelin berbagai diameter.
   Sumber Belajar:
   Buku: Semesta Fenomena Fisika 3 karangan Budi Purwanto
   Sarana/Media:
   LCD, komputer, dan jaringan internet
VI. Penilaian
    - Kuis
    - Pengamatan keaktifan siswa dalam diskusi dan tanya jawab
    - Pengamatan sikap, minat, dan kelakuan siswa
    - Pengamatan kinerja keterampilan dalam peragaan dan percobaan
    - Laporan percobaan
    - Presentasi di depan kelas
   Contoh Soal Kuis 1
   1. Satuan kuat arus listrik adalah ….
   2. Satuan tegangan listrik adalah ….



                                             RPP Fenomena Fisika SMP 3   83
     3. Sebuah hambatan listrik sebesar 10 ohm diberi beda tegangan 20 volt. Kuat
         arus yang mengalir pada hambatan tersebut sebesar ….
     4. Banyaknya muatan yang melewati penghantar setiap detik dinamakan ….
     5. Satuan GGL listrik adalah ….
     6. Satuan muatan yang mengalir adalah ….
     7. Larutan yang digunakan pada elemen Volta adalah ….
     8. Elektroda yang bermuatan positif pada elemen Volta adalah ….
     9. Hambatan pengganti 8 ohm diseri dengan hambatan 2 ohm adalah ….
     10. Hambatan pengganti 6 ohm diparalel dengan hambatan 3 ohm adalah ….
     Jawaban Kuis 1
     1. ampere                                    6.    coulomb
     2. volt                                      7.    asam sulfat
     3. 2 ampere                                  8.    tembaga
     4. kuat arus                                 9.    10 ohm
     5. volt                                      10.   2 ohm
     Contoh Soal Kuis 2
     1. Apa satuan beda tegangan?
     2. Jumlah arus yang menunju titik cabang harus sama dengan jumlah arus
        yang meninggalkan titik cabang. Benar atau salahkah pernyataan itu?
     3. Dalam suatu rangakaian tertutup terdiri atas satu elemen dengan hambatan
        dalam nol dan satu hambatan luar. Besar GGL berbeda dengan besar tegang-
        an jepit. Benar atau salahkah pernyataan itu?
     4. Beda tegangan antara dua titik yang melalui rangkaian berbeda adalah selalu
        tetap. Benar atau salahkah pernyataan itu?
     Jawaban Kuis 2
     1. volt
     2. benar
     3. salah
     4. benar


                                                            ................, .....................
                Mengetahui,
               Kepala Sekolah                                    Guru IPA (Fisika)


          (___________________)                            (___________________)
          NIP. ................................            NIP. ................................



84     RPP Fenomena Fisika SMP 3
      Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Mata Pelajaran     :    IPA (Fisika)
Kelas/Semester     :    IX/1
Pertemuan Ke-      :    6–8
Alokasi Waktu      :    6 jam pelajaran (6 × 40 menit)
Standar Kompetensi :    3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam
                            kehidupan sehari-hari
Kompetensi Dasar      : 3.3 Mendeskripsikan prinsip kerja elemen dan arus listrik
                            yang ditimbulkannya serta penerapannya dalam ke-
                            hidupan sehari-hari
Indikator             : • Menjelaskan komponen dan cara kerja elemen listrik
                            primer dan sekunder.
                        • Menjelaskan konsep gaya gerak listrik (GGL) sumber
                            tegangan listrik.
                        • Mengukur tegangan antara kutub-kutub sumber tegangan
                            dan tegangan jepit.
I.   Tujuan Pembelajaran
     Setelah mempelajari materi dalam bab ini, diharapkan siswa dapat
     1. menjelaskan konsep arus listrik;
     2. menjelaskan konsep gaya gerak listrik (GGL) sumber arus listrik atau ele-
         men listrik;
     3. menjelaskan susunan dan cara kerja elemen listrik primer dan sekunder;
     4. mengukur tegangan antara kutub-kutub sumber tegangan dan tegangan jepit
         (tegangan terpakai).
II. Materi Pembelajaran
    Sumber Arus Listrik
III. Metode Pembelajaran
     - Informasi/ceramah
     - Tanya jawab/diskusi
     - Demonstrasi




                                                 RPP Fenomena Fisika SMP 3    85
 IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
     Pertemuan Ke-6
                        Kegiatan Pembelajaran                          Waktu
                             Kegiatan Awal                            10 menit
     Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
     untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
     kaitannya dengan materi pelajaran yang akan dipelajarai.
                              Kegiatan Inti                           65 menit
     • Menayangkan dengan LCD tentang sumber arus listrik atau
       sumber tegangan listrik beserta implikasinya dari jaringan
       internet (rekaman dari internet).
     • Melakukan tanya jawab untuk menjelaskan pengertian arus
       listrik.
     • Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan komponen-kom-
       ponen elemen Volta sebagai sumber tegangan listrik.
     • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan proses kerja
       elemen Volta.
     • Melakukan pengamatan langsung mengenai komponen-kom-
       ponen pada baterai kering (baterai kering rusak yang dibedah).
     • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
       berkaitan dengan arus listrik dan elemen primer.
     • Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi pe-
       nekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
     • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
       tetulis.
                             Kegiatan Akhir                            5 menit
     Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
     memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup
     proses pembelajaran.

     Pertemuan Ke-7
                        Kegiatan Pembelajaran                 Waktu
                            Kegiatan Awal                    10 menit
     Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya
     jawab untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan
     keterkaitannya dengan materi yang akan dipelajari.




86     RPP Fenomena Fisika SMP 3
                         Kegiatan Inti                         65 menit
• Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan perbedaan elemen
  primer dan elemen sekunder.
• Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan komponen-kom-
  ponen pada aki atau elemen sekunder (aki yang sudah dibuka).
• Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan proses kerja aki
  pada saat pemakaian atau pengosongan aki.
• Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan konsep gaya gerak
  listrik (GGL).
• Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan susunan elemen
  seri dan paralel.
• Mengukur GGL dari susunan elemen seri dan paralel.
• Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi
  penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
• Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
  tertulis.
                        Kegiatan Akhir                          5 menit
Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup
proses pembelajaran.

Pertemuan Ke-8
                     Kegiatan Pembelajaran                       Waktu
                         Kegiatan Awal                          10 menit
Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
kaitannya dengan materi yang akan dipelajari.
                         Kegiatan Inti                          65 menit
• Melakukan diskusi kelas untuk menyusun atau merangkai
  rangkaian listrik.
• Melakukan diskusi kelas untuk menggambarkan rangkaian
  listrik.
• Melakukan diskusi kelas untuk merangkai alat ukur yang akan
  digunakan untuk mengukur kuat arus dan beda tegangan listrik.
• Melakukan diskusi kelas untuk mengukur kuat arus dan beda
  tegangan dalam suatu rangkaian listrik.




                                          RPP Fenomena Fisika SMP 3   87
      • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
        berkaitan dengan sumber arus listrik.
      • Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi pe-
        nekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
      • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
        tertulis.
                              Kegiatan Akhir                             5 menit
      Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
      memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup
      proses pembelajaran.

 V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
    Alat-Alat/Bahan:
    Gelas beker, elektroda seng dan tembaga, baterai yang telah dibongkar, aki yang
    telah dibuka, baterai, voltmeter, multimeter, sumber tegangan/power supply,
    hambatan listrik, dan bohlam.
    Sumber Belajar:
    Buku: Semesta Fenomena Fisika 3 karangan Budi Purwanto
    Sarana/Media:
    LCD, komputer, dan jaringan internet
 VI. Penilaian
     - Kuis
     - Ulangan harian
     - Pengamatan keaktifan siswa saat diskusi dan tanya jawab
     - Pengamatan sikap, minat, dan kelakuan siswa
     - Pengamatan kinerja keterampilan dalam peragaan dan percobaan
     - Laporan percobaan
     Contoh Soal Kuis 1
     1. Elektroda seng pada elemen Volta bermuatan ….
     2. Elemen Volta merupakan elemen … (primer ataukah sekunder)?
     3. Larutan pada elemen Volta adalah ….
     4. Baterai kering termasuk elemen … (primer ataukah sekunder)?
     5. Elemen mengubah energi … menjadi energi listrik.
     6. Aki mengubah energi kimia menjadi energi ….
     7. Pada saat pengisian aki arus berasal dari kutub … menuju ….
     8. Larutan pengisi aki adalah ….
     9. Muatan yang bergerak di dalam larutan aki adalah ….
     10. Jumlah muatan dalam aki dinamakan ….



88     RPP Fenomena Fisika SMP 3
Jawaban Kuis 1
1. negatif                                   6.    listrik
2. primer                                    7.    negatif ke positif
3. asam sulfat                               8.    asam sulfat
4. primer                                    9.    ion
5. kimia                                     10.   Ah
Contoh Soal Kuis 2
1. Pada saat mengukur beda tegangan, voltmeter dipasang secara … terhadap
   hambatan.
2. Satuan GGL adalah ….
3. Tiga buah elemen dengan GGL masing-masing 1,5 volt. Jika ketiga ele-
   men dipasang secara seri dan salah satu elemen dibalik, besar GGL elemen
   susunan tersebut adalah ….
4. Sebuah aki diisi dengan arus sebesar 5 ampere selama 2 jam. Jika aki terse-
   but digunakan dengan arus sebesar 1 ampere, lama waktu penggunaan aki
   adalah ….
Jawaban Kuis 2
1. paralel                                   3.    1,5 volt
2. volt                                      4.    10 jam


                                                       ................, .....................
           Mengetahui,
          Kepala Sekolah                                    Guru IPA (Fisika)


     (___________________)                             (___________________)
     NIP. ................................             NIP. ................................




                                                     RPP Fenomena Fisika SMP 3                   89
       Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

 Mata Pelajaran     :      IPA (Fisika)
 Kelas/Semester     :      IX/1
 Pertemuan Ke-      :      9 – 11
 Alokasi Waktu      :      6 jam pelajaran (6 × 40 menit)
 Standar Kompetensi :      3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam
                               kehidupan sehari-hari
 Kompetensi Dasar        : 3.4 Mendeskripsikan hubungan energi dan daya listrik serta
                               pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari
 Indikator               : • Menjelaskan pengertian energi listrik.
                           • Menjelaskan hubungan besaran yang terkait dalam
                               energi listrik dan daya listrik.
                           • Menerapkan konsep energi dan daya listrik dalam per-
                               hitungan penggunaan listrik di rumah tangga.
                           • Menunjukkan perubahan energi listrik menjadi bentuk
                               energi lain.
                           • Menunjukkan beberapa alat dalam kehidupan sehari-hari
                               yang memanfaatkan energi listrik.
                           • Menjelaskan cara penghematan dan pemerataan peng-
                               gunaan energi listrik di rumah.
 I.   Tujuan Pembelajaran
      Setelah mempelajari materi dalam bab ini, diharapkan siswa dapat
      1. menjelaskan hubungan antara V dan I dengan energi listrik yang diguna-
          kan;
      2. menjelaskan hubungan antara daya listrik, energi listrik, dan satuannya
          (kWh dan joule);
      3. menerapkan konsep energi dan daya listrik dalam perhitungan penggunaan
          listrik di rumah tangga berdasarkan angka yang tertera pada kWh meter;
      4. menunjukkan perubahan energi listrik menjadi energi bentuk lain;
      5. menunjukkan beberapa alat sehari-hari yang memanfaatkan energi listrik;
      6. mempraktikkan penghematan energi dalam kehidupan sehari-hari dan
          mengemukakan alasannya.
 II. Materi Pembelajaran
     Energi dan Daya Listrik
 III. Metode Pembelajaran
      - Informasi/ceramah



90      RPP Fenomena Fisika SMP 3
   -      Tanya jawab/diskusi
   -      Demonstrasi
   -      Eksperimen
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
    Pertemuan Ke-9
                             Kegiatan Pembelajaran                        Waktu
                                 Kegiatan Awal                           10 menit
       Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
       untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
       kaitannya dengan materi pelajaran yang akan dipelajarai.
                                  Kegiatan Inti                          65 menit
       • Menayangkan dengan LCD tentang energi dan daya listrik be-
         serta implikasinya dari jaringan internet (rekaman dari inter-
         net).
       • Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan listrik sebagai
         sumber energi.
       • Melakukan diskusi kelas untuk menentukan besar energi listrik.
       • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan hubungan antara
         energi listrik dan daya listrik.
       • Melakukan diskusi kelas untuk menunjukkan penggunaan ener-
         gi listrik dan cara perhitungan besar energi yang dipakai dalam
         suatu rumah tangga.
       • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
         berkaitan dengan energi dan daya listrik.
       • Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi
         penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
       • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
         tertulis.
                                 Kegiatan Akhir                           5 menit
       Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
       memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup
       proses pembelajaran.




                                                  RPP Fenomena Fisika SMP 3    91
     Pertemuan Ke-10
                          Kegiatan Pembelajaran                      Waktu
                               Kegiatan Awal                        10 menit
     Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
     untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keterkait-
     annya dengan materi yang akan dipelajari.
                               Kegiatan Inti                        65 menit
     • Melakukan tanya jawab untuk menunjukkan perubahan energi
       listrik menjadi energi bentuk lain.
     • Melakukan demonstrasi yang disertai dengan tanya jawab
       untuk menunjukkan peralatan listrik.
     • Melakukan diskusi kelas untuk menganalisis cara menghemat
       energi listrik dan energi lainnya.
     • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
       berkaitan dengan energi listrik.
     • Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi
       penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
     • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
       tertulis.
                              Kegiatan Akhir                        5 menit
     Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
     memahami materi sebelumnya untuk menghadapi ulangan harian
     pada pertemuan berikutnya serta diteruskan dengan menutup
     proses pembelajaran.

     Pertemuan Ke-11
                       Kegiatan Pembelajaran                        Waktu
                           Kegiatan Awal                           10 menit
     Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya ja-
     wab untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan
     keterkaitannya dengan pemberian ulangan harian yang akan
     disampaikan.
                            Kegiatan Inti                          65 menit
     • Memberikan soal-soal ulangan harian.
     • Mengerjakan soal-soal ulangan harian.
     • Mengumpulkan jawaban ulangan harian.



92     RPP Fenomena Fisika SMP 3
                            Kegiatan Akhir                              5 menit
     Memberikan jawaban soal-soal ulangan harian dan memberikan
     tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan mema-
     hami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup proses
     pembelajaran.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
   Alat-Alat/Bahan:
   Radio, baterai, kipas angin, dan heater
    Sumber Belajar:
    Buku: Semesta Fenomena Fisika 3 karangan Budi Purwanto
    Sarana/Media:
    LCD, komputer, dan jaringan internet
VI. Penilaian
    - Kuis
    - Ulangan harian
    - Pengamatan keaktifan siswa saat diskusi dan tanya jawab
    - Pengamatan sikap, minat, dan kelakuan siswa
    - Pengamatan kinerja keterampilan dalam peragaan dan percobaan
    - Laporan percobaan
    - Presentasi di depan kelas
    Contoh Soal Kuis
    1. Satuan daya listrik adalah ….
    2. Besar daya listrik dirumuskan sebagai ….
    3. Sebuah bohlam listrik tertulis (20 W/12 V). Apabila bohlam tersebut di-
        pasang pada tegangan 6 volt maka daya keluarannya sebesar ….
    4. Sebuah hambatan sebesar 10 ohm diberi tegangan 5 volt. Energi keluaran
        pada hambatan selama 10 s tersebut sebesar ….
    5. Listrik merupakan sumber energi yang paling fleksibel, benar ataukah
        salah?
    6. Radio merupakan contoh perubahan energi listrik menjadi energi ….
    7. Motor merupakan alat yang mengubah energi … menjadi energi ….
    8. Antara lampu neon dan bohlam, mana yang lebih hemat?
    9. Di dalam rumah tangga, pengunaan listrik sebaiknya seperlunya. Benar atau
        salahkah pernyataan itu?
    10. Lampu bohlam lebih irit energinya dibanding lampu TL atau lampu neon.
        Benar atau salahkah pernyataan itu?




                                                RPP Fenomena Fisika SMP 3     93
     11. Imbauan pemerintah agar mengurangi penggunaan listrik pada jam 17.00
         sampai 20.00 dimaksudkan untuk penghematan energi ataukah pemerataan
         penggunaan energi listrik?
     12. Lebih efisien mana penggunaan energi gas dibandingkan dengan energi
         listrik?
     Jawaban Kuis
     1. watt                                      7.    listrik menjadi energi mekanik
                     V2
     2. P = V I atau __ atau I2R
                     R
                                                  8.    lampu neon/TL
     3. 5 watt                                    9.    benar
     4. 25 watt                                   10.   salah
     5. benar                                     11.   pemerataan energi listrik
     6. bunyi                                     12.   energi gas


                                                            ................, .....................
                Mengetahui,
               Kepala Sekolah                                    Guru IPA (Fisika)


          (___________________)                            (___________________)
          NIP. ................................            NIP. ................................




94     RPP Fenomena Fisika SMP 3
      Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Mata Pelajaran     :     IPA (Fisika)
Kelas/Semester     :     IX/2
Pertemuan Ke-      :     1–3
Alokasi Waktu      :     6 jam pelajaran (6 × 40 menit)
Standar Kompetensi :     4. Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam
                             kehidupan sehari-hari
Kompetensi Dasar       : 4.1 Menyelidiki gejala kemagnetan dan cara membuat
                             magnet.
                         4.2 Mendeskripsikan pemanfaatan kemagnetan dalam
                             produk teknologi.
Indikator              : • Menunjukkan macam-macam bentuk magnet.
                         • Menunjukkan sifat kutub magnet.
                         • Menunjukkan cara membuat magnet dan cara menghi-
                             langkan sifat kemagnetan.
                         • Memaparkan teori kemagnetan bumi.
                         • Menunjukkan terjadinya medan magnetik di sekitar
                             kawat berarus listrik.
                         • Menjelaskan cara kerja medan magnet dan penerapan-
                             nya dalam beberapa produk teknologi.
                         • Menemukan penggunaan gaya Lorentz pada beberapa
                             alat listrik sehari-hari.
I.   Tujuan Pembelajaran
     Setelah mempelajari materi dalam bab ini, diharapkan siswa dapat
     1. menunjukkan sifat kutub magnet;
     2. mendemonstrasikan cara membuat magnet dan cara menghilangkan sifat
         kemagnetan;
     3. memaparkan teori kemagnetan bumi;
     4. menjelaskan sifat medan magnet secara kualitatif di sekitar kawat bermuatan
         arus listrik;
     5. menjelaskan cara kerja elektromagnetik dan penerapannya dalam beberapa
         produk teknologi;
     6. menemukan penggunaan gaya Lorentz pada beberapa alat listrik sehari-
         hari.
II. Materi Pembelajaran
    Kemagnetan




                                                  RPP Fenomena Fisika SMP 3     95
 III. Metode Pembelajaran
      - Informasi/ceramah
      - Tanya jawab/diskusi
      - Demonstrasi
      - Eksperimen
 IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
     Pertemuan Ke-1
                         Kegiatan Pembelajaran                       Waktu
                              Kegiatan Awal                         10 menit
     Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
     untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
     kaitannya dengan materi pelajaran yang akan dipelajari.
                               Kegiatan Inti                        65 menit
     • Menayangkan dengan LCD tentang kemagnetan beserta impli-
       kasinya dari jaringan internet (rekaman dari internet).
     • Melakukan tanya jawab untuk mengungkap pengetahuan awal
       siswa tentang macam-macam magnet.
     • Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan bentuk garis medan
       magnet.
     • Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan cara membuat
       magnet dan cara menghilangkan sifat kemagnetan.
     • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan teori kemagnetan
       bumi.
     • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
       berkaitan dengan kemagnetan.
     • Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi pene-
       kanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
     • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
       tertulis.
                              Kegiatan Akhir                        5 menit
     Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
     memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup
     proses pembelajaran.




96     RPP Fenomena Fisika SMP 3
Pertemuan Ke-2
                     Kegiatan Pembelajaran                      Waktu
                         Kegiatan Awal                         10 menit
Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
kaitannya dengan materi yang akan dipelajari.
                          Kegiatan Inti                        65 menit
• Menayangkan dengan LCD tentang manfaat kemagnetan beserta
  implikasinya dari jaringan internet (rekaman dari internet).
• Melakukan pengamatan demonstrasi yang disertai tanya jawab
  untuk menunjukkan terjadinya medan magnetik di sekitar ka-
  wat berarus listrik.
• Melakukan pengamatan demonstrasi yang disertai tanya jawab
  untuk menunjukkan kumparan berarus listrik membentuk se-
  buah magnet dan perbedaannya apabila diberi inti logam.
• Melakukan pengamatan demonstrasi yang disertai tanya jawab
  untuk menunjukkan adanya gaya Lorentz pada kawat berarus
  listrik.
• Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan penerapan gaya
  Lorentz pada alat-alat listrik sehari-hari.
• Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
  berkaitan dengan pemanfaatan kemagnetan.
• Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi
  penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
• Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
  tertulis.
                         Kegiatan Akhir                         5 menit
Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
memahami materi pada pertemuan berikutnya serta diteruskan
dengan menutup proses pembelajaran.

Pertemuan Ke-3
                  Kegiatan Pembelajaran                     Waktu
                        Kegiatan Awal                      10 menit
Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
kaitannya dengan pelajaran yang akan disampaikan.



                                         RPP Fenomena Fisika SMP 3   97
                              Kegiatan Inti                        65 menit
     • Melakukan tanya jawab untuk mengungkap kembali tentang
       kemagnetan.
     • Melakukan pengamatan demonstrasi yang disertai tanya jawab
       untuk menunjukkan cara kerja elektromagnetik.
     • Melakukan diskusi kelas untuk mengaplikasikan elektromag-
       netik dalam produk teknologi.
     • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
       berkaitan dengan pemanfaatan kemagnetan.
                            Kegiatan Akhir                          5 menit
     Memberikan tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca,
     dan memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menu-
     tup proses pembelajaran.

 V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
    Alat-Alat/Bahan:
    Magnet batang, kumparan, besi lunak, macam-macam batang logam, galvano-
    meter, kawat, baterai, dan kumparan
     Sumber Belajar:
     Buku: Semesta Fenomena Fisika 3 karangan Budi Purwanto
     Sarana/Media:
     LCD, komputer, jaringan internet, dan OHP
 VI. Penilaian
     - Kuis
     - Pengamatan keaktifan siswa saat diskusi dan tanya jawab
     - Pengamatan sikap, minat, dan kelakuan siswa
     - Pengamatan kinerja keterampilan dalam peragaan dan percobaan
     - Laporan percobaan
     - Presentasi di depan kelas
     Contoh Soal Kuis
     1. Garis medan magnet berasal dari kutub ….
     2. Orang pertama kali yang menemukan gejala medan magnet di sekitar kawat
        berarus listrik adalah ….
     3. Magnet yang ditimbulkan oleh kumpatan listrik bersifat ….
     4. Membuat magnet dari bahan baja dibandingkan dengan besi lunak lebih
        mudah ….




98     RPP Fenomena Fisika SMP 3
5. Kekuatan magnet dari kumparan yang diberi inti besi dibandingkan dengan
    tanpa inti lebih besar ….
6. Sebuah kumparan yang dimasuki magnet batang, kedua ujung kawat akan
    terjadi beda tegangan. Benar atau salahkah pernyataan itu?
7. Cara kerja bel listrik berdasarkan pada elektromagnetik. Benar atau salahkah
    pernyataan itu?
8. Kompor listrik berdasarkan prinsip kerja elektromagnetik. Benar atau
    salahkah pernyataan itu?
9. Orang pertama kali yang menemukan sifat elektromagnet adalah ….
10. Kawat lurus berarus listrik searah dengan arah medan listrik akan menim-
    bulkan gaya Lorentz. Benar atau salahkah pernyataan itu?
Jawaban Kuis
1. utara                                     6.    benar
2. Oersted                                   7.    benar
3. sementara                                 8.    salah
4. besi lunak                                9.    Faraday
5. dengan inti besi                          10.   salah


                                                      ................, .....................
           Mengetahui,
          Kepala Sekolah                                   Guru IPA (Fisika)


     (___________________)                            (___________________)
     NIP. ................................            NIP. ................................




                                                     RPP Fenomena Fisika SMP 3                  99
       Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

 Mata Pelajaran     :      IPA (Fisika)
 Kelas/Semester     :      IX/2
 Pertemuan Ke-      :      4–6
 Alokasi Waktu      :      6 jam pelajaran (6 × 40 menit)
 Standar Kompetensi :      4. Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam
                               kehidupan sehari-hari
 Kompetensi Dasar        : 4.3 Menerapkan konsep indukasi elektromagnetik untuk
                               menjelaskan prinsip kerja beberapa alat yang meman-
                               faatkan prinsip indukasi elektromagnetik
 Indikator               : • Menunjukkan terjadinya gaya gerak listrik induksi.
                           • Menjelaskan prinsip kerja generator listrik sederhana.
                           • Menjelaskan prinsip kerja transformator.
                           • Mendeskripsikan karakteristik transformator dan pene-
                               rapannya.
 I.   Tujuan Pembelajaran
      Setelah mempelajari materi dalam bab ini, diharapkan siswa dapat
      1. menjelaskan hubungan antara pergerakan garis medan magnetik dengan
          terjadinya gaya gerak listrik induksi melalui percobaan;
      2. menjelaskan prinsip kerja dinamo/generator secara sederhana;
      3. menjelaskan secara kualitatif prinsip sederhana cara kerja transformator;
      4. mendeskripsikan karakteristik transformator dan penerapannya.
 II. Materi Pembelajaran
     Induksi Elektromagnetik
 III. Metode Pembelajaran
      - Informasi/ceramah                   -   Demonstrasi
      - Tanya jawab/diskusi                 -   Eksperimen
 IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
     Pertemuan Ke-4
                         Kegiatan Pembelajaran                     Waktu
                              Kegiatan Awal                       10 menit
       Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
       untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
       kaitannya dengan materi pelajaran yang akan dipelajarai.




100     RPP Fenomena Fisika SMP 3
                          Kegiatan Inti                            65 menit
• Menayangkan dengan LCD tentang induksi elektromagnetik
  beserta implikasinya dari jaringan internet (rekaman dari inter-
  net).
• Melakukan tanya jawab untuk mengungkap kembali tingkat
  pemahaman siswa tentang kemagnetan dan manfaatnya.
• Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan timbulnya gaya
  gerak listrik induksi pada kumparan.
• Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan besar GGL terkait
  dengan banyaknya lilitan kumparan dan kecepatan perubahan
  fluks garis medan magnet.
• Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi
  penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
• Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
  tertulis.
                         Kegiatan Akhir                             5 menit
Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menutup
proses pembelajaran.

Pertemuan Ke-5
                     Kegiatan Pembelajaran                      Waktu
                         Kegiatan Awal                         10 menit
Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
kaitannya dengan materi yang akan dipelajari.
                          Kegiatan Inti                        65 menit
• Melakukan tanya jawab untuk mengungkap kembali tentang
  induksi elektromagnetik.
• Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan prinsip kerja ge-
  nerator listrik dengan menggunakan model.
• Melakukan demonstrasi untuk menunjukkan prinsip kerja dina-
  mo dengan menggunakan model.
• Melakukan tanya jawab dan menyimpulkan serta memberi
  penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
• Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
  tertulis.



                                            RPP Fenomena Fisika SMP 3   101
                            Kegiatan Akhir                             5 menit
      Memberi tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca, dan
      memahami materi pada pertemuan berikutnya serta diteruskan
      dengan menutup proses pembelajaran.

      Pertemuan Ke-6
                          Kegiatan Pembelajaran                         Waktu
                              Kegiatan Awal                            10 menit
      Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
      untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
      kaitannya dengan pelajaran yang akan disampaikan.
                               Kegiatan Inti                           65 menit
      • Melakukan pengamatan demonstrasi yang disertai tanya jawab
        untuk menunjukkan cara kerja transformator.
      • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan karakteristik trans-
        formator dan penerapannya.
      • Melakukan percobaan yang terkait dengan penaik dan penurun
        tegangan listrik AC.
      • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan efisiensi trans-
        formator.
      • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
        berkaitan dengan induksi elektromagnetik.
      • Melakukan tanya jawab untuk menyimpulkan dan memberi
        penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
      • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
        tertulis.
                             Kegiatan Akhir                             5 menit
      Memberikan tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca,
      dan memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menu-
      tup proses pembelajaran.

 V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
    Alat-Alat/Bahan:
    Kumparan, magnet batang, galvanometer, voltmeter, model generator, model
    dinamo, dinamo sepeda, bohlam, transformator, sumber listrik bolak-balik, dan
    multimeter




102     RPP Fenomena Fisika SMP 3
   Sumber Belajar:
   Buku: Semesta Fenomena Fisika 3 karangan Budi Purwanto
   Sarana/Media:
   LCD, komputer, dan jaringan internet
VI. Penilaian
    - Kuis
    - Pengamatan keaktifan siswa saat diskusi dan tanya jawab
    - Pengamatan sikap, minat, dan kelakuan siswa
    - Pengamatan kinerja keterampilan dalam peragaan dan percobaan
   Contoh Soal Kuis
   1. Transformator akan berfungsi apabila menggunakan sumber listrik ….
   2. Energi keluaran dari transformator akan lebih besar dibanding energi masuk-
      an transformator. Benar atau salahkah pernyataan itu?
   3. Sebuah transformator dengan jumlah lilitan primer sebanyak 1.000 lilitan
      dan sekunder 500 lilitan. Apabila tegangan primer 200 volt, tegangan
      sekundernya adalah ….
   4. Daya masukan dan daya keluaran pada transformator adalah sama. Benar
      atau salahkah pernyataan itu?
   Jawaban Kuis
   1. bolak-balik
   2. salah
   3. 100 volt
   4. benar


                                                  ................, .....................
              Mengetahui,
             Kepala Sekolah                            Guru IPA (Fisika)


        (___________________)                    (___________________)
        NIP. ................................     NIP. ................................




                                                RPP Fenomena Fisika SMP 3                   103
       Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

 Mata Pelajaran     :      IPA (Fisika)
 Kelas/Semester     :      IX/2
 Pertemuan Ke-      :      7 dan 8
 Alokasi Waktu      :      4 jam pelajaran (4 × 40 menit)
 Standar Kompetensi :      5. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di
                               dalamnya
 Kompetensi Dasar        : 5.1 Mendeskripsikan karakteristik sistem tata surya.
                           5.2 Mendeskripsikan matahari sebagai bintang dan bumi
                               sebagai salah satu planet.
                           5.3 Mendeskripsikan gerak edar bumi, bulan, dan satelit
                               buatan serta pengaruh interaksinya.
 Indikator               : • Mendeskripsikan peredaran bulan dan bumi.
                           • Menjelaskan adanya gaya tarik gravitasi antara matahari,
                               bumi, dan bulan.
                           • Mendeskripsikan orbit planet mengitari matahari.
                           • Mendeskripsikan perbandingan antara planet ditinjau
                               dari massa, jari-jari, jarak rata-rata ke matahari dengan
                               menggunakan tabel.
                           • Mendeskripsikan perilaku benda langit komet dan
                               asteroid.
                           • Mendeskripsikan matahari sebagai salah satu bintang.
                           • Mengenali sumber pembentukan energi matahari.
                           • Menunjukkan susunan lapisan-lapisan matahari.
                           • Mendeskripsikan karakteristik dan perilaku bumi.
                           • Menjelaskan periode rotasi bulan dan posisinya terhadap
                               bumi.
                           • Memaparkan terjadinya gerhana bulan, gerhana mata-
                               hari, dan menghubungkannya dengan peristiwa pasang
                               surut air laut.
                           • Menjelaskan bahwa satelit yang di orbit bumi berguna
                               untuk mengirim informasi, memantau keadaan bumi,
                               termasuk cuaca, dan mengamati keadaan dan dinamika
                               jagat raya.
 I.   Tujuan Pembelajaran
      Setelah mempelajari materi dalam bab ini, diharapkan siswa dapat
      1. mendeskripsikan peredaran bulan mengelilingi bumi dan bumi mengelilingi
          matahari;


104     RPP Fenomena Fisika SMP 3
   2. menjelaskan bahwa ada gaya tarik di antara matahari dan bulan yang disebut
       gravitasi, jarak makin jauh, makin kecil gravitasinya;
   3. mendeskripsikan orbit planet mengitari matahari berdasarkan model tata surya;
   4. mendeskripsikan perbandingan antara planet ditinjau massa, jari-jari, jarak
       rata-rata ke matahari, dan sebagainya, menggunakan tabel;
   5. menunjukkan persamaan dan perbedaan perilaku benda langit komet dan
       asteroid;
   6. mendeskripsikan matahari sebagai salah satu bintang;
   7. mengenali sumber pembentukan energi matahari;
   8. menunjukkan susunan lapisan-lapisan matahari *);
   9. mendeskripsikan karakteristik dan perilaku bumi;
   10. menjelaskan periode rotasi bulan dan posisinya terhadap bumi;
   11. memaparkan terjadinya gerhana bulan, gerhana matahari dan menghubung-
       kannya dengan peristiwa pasang surut air laut;
   12. menjelaskan bahwa satelit yang di orbit bumi berguna untuk mengirim in-
       formasi, memantau keadaan bumi, termasuk cuaca, dan mengamati keadaan
       dan dinamika jagat raya *);
   13. menjelaskan proses pelapukan di lapisan bumi yang berkaitan dengan
       masalah lingkungan;
   14. menjelaskan proses pemanasan global dan pengaruhnya pada lingkungan
       di bumi;
   15. menjelaskan pengaruh proses-proses di lingkungan terhadap kesehatan
       manusia.
   *) Indikator yang dilaksanakan sebagai materi pengayaan untuk siswa yang
       berkemampuan lebih.
II. Materi Pembelajaran
    Tata Surya
III. Metode Pembelajaran
     - Informasi/ceramah                  -    Demonstrasi
     - Tanya jawab/diskusi
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
    Pertemuan Ke-7
                       Kegiatan Pembelajaran                 Waktu
                           Kegiatan Awal                    10 menit
    Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya
    jawab untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan
    keterkaitannya dengan pelajaran yang akan disampaikan.



                                                 RPP Fenomena Fisika SMP 3    105
                                Kegiatan Inti                                65 menit
      • Menayangkan dengan LCD tentang anggota tata surya beserta
        implikasinya dari jaringan internet (rekaman dari internet).
      • Melakukan tanya jawab untuk mengungkap kemampuan awal
        siswa tentang tata surya.
      • Melakukan tanya jawab untuk menyebutkan anggota tata surya
        kita.
      • Melakukan diskusi kelas untuk mendeskripsikan peredaran
        planet bumi dan bulan sebagai satelit bumi.
      • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan interaksi bulan dan
        bumi dengan matahari.
      • Melakukan tanya jawab untuk mendeskripsikan orbit planet
        mengitari matahari.
      • Melakukan tanya jawab untuk mendeskripsikan perbandingan
        antara planet ditinjau dari massa, jari-jari, dan jarak rata-rata ke
        matahari dengan menggunakan tabel.
      • Melakukan diskusi kelas untuk mendeskripsikan perilaku benda
        langit komet dan asteroid.
      • Melakukan tanya jawab untuk menyimpulkan dan memberi
        penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
      • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
        tetulis.
                               Kegiatan Akhir                                5 menit
      Memberikan tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca,
      dan memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menu-
      tup proses pembelajaran.

      Pertemuan Ke-8
                           Kegiatan Pembelajaran                            Waktu
                                 Kegiatan Awal                             10 menit
      Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
      untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
      kaitannya dengan pelajaran yang akan disampaikan.
                                  Kegiatan Inti                            65 menit
      • Menayangkan dengan LCD tentang matahari sebagai bintang be-
        serta implikasinya dari jaringan internet (rekaman dari internet).




106     RPP Fenomena Fisika SMP 3
    • Melakukan tanya jawab untuk mendeskripsikan matahari seba-
      gai salah satu bintang.
    • Melakukan diskusi kelas untuk menyebutkan lapisan-lapisan
      pada matahari.
    • Melakukan diskusi kelas untuk mengenali sumber pembentukan
      energi matahari.
    • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan peristiwa yang
      terjadi pada permukaan matahari
    • Melakukan diskusi kelas untuk mendeskripsikan karakteristik
      dan perilaku bumi.
    • Melakukan pengamatan demonstrasi yang disertai tanya jawab
      untuk menjelaskan periode rotasi bulan dan posisinya terhadap
      bumi.
    • Melakukan diskusi kelas yang disertai dengan peragaan untuk
      memaparkan terjadinya gerhana bulan dan gerhana matahari
    • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan dampak terjadinya
      gerhana bulan dan matahari.
    • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan dampak terjadinya
      gerhana terhadap permukaan air laut dan kehidupan binatang.
    • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan orbit satelit buatan.
    • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan manfaat dari satelit
      buatan.
    • Melakukan diskusi kelompok untuk membahas persoalan yang
      berkaitan dengan bumi dan bulan.
    • Melakukan tanya jawab untuk menyimpulkan dan memberi
      penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
    • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
      tetulis.
                             Kegiatan Akhir                             5 menit
    Memberikan tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca,
    dan memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menu-
    tup proses pembelajaran.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
   Alat-Alat/Bahan:
   Model benda-benda langit dan model lapisan matahari
   Sumber Belajar:
   Buku: Semesta Fenomena Fisika 3 karangan Budi Purwanto



                                                RPP Fenomena Fisika SMP 3    107
      Sarana/Media:
      LCD, komputer, dan jaringan internet
 VI. Penilaian
     - Kuis
     - Pengamatan keaktifan siswa saat diskusi dan tanya jawab
     - Pengamatan sikap, minat, dan kelakuan siswa
      Contoh Soal Kuis 1
      1. Pusat tata surya kita adalah ….
      2. Benda langit yang mengelilingi bumi dinamakan ….
      3. Benda langit yang mengelilingi matahari dinamakan ….
      4. Makin jauh dari matahari, periode planet akan makin ….
      5. Pada waktu pagi hari atau sore hari terlihat bintang di langit agak besar tak
         berkedip adalah … atau ….
      Jawaban Kuis 1
      1. matahari
      2. satelit/bulan
      3. planet
      4. besar
      5. merkurius atau venus
      Contoh Soal Kuis 2
      1. Bumi merupakan pusat peredaran tata surya kita. Benar atau salahkah
         pernyataan itu?
      2. Matahari merupakan sebuah bintang karena matahari … energi cahaya
         sendiri.
      3. Bumi berputar dari timur ke barat. Benar atau salahkah pernyataan itu?
      4. Di antara planet-panet anggota tata surya kita yang merupakan tempat
         mahkluk hidup adalah ….
      5. Matahari posisinya tetap diam di jagat raya ini. Benar atau salahkah pernya-
         taan itu?
      6. Suhu lapisan matahari yang paling panas adalah ….
      7. Energi matahari berasal dari reaksi ….
      8. Energi matahari sampai di bumi dan planet lain secara ….
      Jawaban Kuis 2
      1. salah
      2. memancarkan
      3. salah
      4. bumi




108     RPP Fenomena Fisika SMP 3
5.   salah
6.   korona
7.   nuklir
8.   radiasi


                                               ................, .....................
            Mengetahui,
           Kepala Sekolah                           Guru IPA (Fisika)


      (___________________)                    (___________________)
      NIP. ................................    NIP. ................................




                                              RPP Fenomena Fisika SMP 3                  109
       Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

 Mata Pelajaran     :      IPA (Fisika)
 Kelas/Semester     :      IX/2
 Pertemuan Ke-      :      9 dan 10
 Alokasi Waktu      :      4 jam pelajaran (4 × 40 menit)
 Standar Kompetensi :      5. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di
                               dalamnya
 Kompetensi Dasar        : 5.4 Mendeskripsikan proses-proses khusus yang terjadi
                               di lapisan litosfer dan atmosfer yang terkait dengan
                               perubahan zat dan kalor.
                           5.5 Menjelaskan hubungan antara proses yang terjadi di
                               lapisan litosfer dan atmosfer dengan kesehatan dan
                               permasalahan lingkungan.
 Indikator               : • Menjelaskan proses pelapukan di lapisan bumi yang
                               berkaitan dengan masalah lingkungan.
                           • Menjelaskan proses pemanasan global dan pengaruhnya
                               pada lingkungan di bumi.
                           • Menjelaskan pengaruh proses-proses di lingkungan
                               terhadap kesehatan manusia.
 I.   Tujuan Pembelajaran
      Setelah mempelajari materi dalam bab ini, diharapkan siswa dapat
      1. menjelaskan proses pelapukan di lapisan bumi yang berkaitan dengan
          masalah lingkungan;
      2. menjelaskan proses pemanasan global dan pengaruhnya pada lingkungan
          di bumi;
      3. menjelaskan pengaruh proses-proses di lingkungan terhadap kesehatan
          manusia.
 II. Materi Pembelajaran
     Proses di Litosfer dan Atmosfer
 III. Metode Pembelajaran
      - Informasi/ceramah
      - Tanya jawab/diskusi
      - Demonstrasi




110     RPP Fenomena Fisika SMP 3
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
    Pertemuan Ke-9
                         Kegiatan Pembelajaran                      Waktu
                             Kegiatan Awal                         10 menit
    Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
    untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
    kaitannya dengan pelajaran yang akan disampaikan.
                              Kegiatan Inti                        65 menit
    • Menayangkan dengan LCD tentang lapisan litosfer beserta im-
      plikasinya dari jaringan internet (rekaman dari internet).
    • Melakukan tanya jawab untuk menjelaskan lapisan litosfer.
    • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan komponen-kom-
      ponen pada lapisan litosfer.
    • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan proses pelapukan
      yang terjadi pada lapisan litosfer.
    • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan proses pelapukan
      yang dikaitkan dengan lingkungan hidup.
    • Melakukan tanya jawab untuk menyimpulkan dan memberi
      penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
    • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
      tetulis.
                             Kegiatan Akhir                         5 menit
    Memberikan tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca,
    dan memahami materi berikutnya serta diteruskan dengan menu-
    tup proses pembelajaran.

   Pertemuan Ke-10
                        Kegiatan Pembelajaran                   Waktu
                              Kegiatan Awal                    10 menit
    Guru membuka pelajaran yang dilanjutkan dengan tanya jawab
    untuk mengungkap kembali pelajaran sebelumnya dan keter-
    kaitannya dengan pelajaran yang akan disampaikan.
                              Kegiatan Inti                    65 menit
    • Menayangkan dengan LCD tentang atmosfer beserta implika-
      sinya dari jaringan internet (rekaman dari internet).




                                             RPP Fenomena Fisika SMP 3   111
       • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan lapisan atmosfer.
       • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan pengertian pema-
         nasan global dan penyebabnya.
       • Melakukan diskusi kelas untuk menjelasan kejadian atau peris-
         tiwa yang terjadi pada atmosfer dan di lapisan litosfer.
       • Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan pengaruh proses-
         proses di lingkungan terhadap kesehatan manusia.
       • Melakukan tanya jawab untuk menyimpulkan dan memberi
         penekanan hasil proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
       • Mengerjakan kuis tertulis yang disampaikan secara lisan atau
         tertulis.
                                Kegiatan Akhir                                            5 menit
       Memberikan tugas mandiri, tugas dari internet, tugas membaca,
       tugas soal-soal semester, dan ujian akhir sekolah serta memahami
       materi yang telah didapatkan untuk menghadapi ulangan semester
       dan ujian akhir sekolah dan diteruskan dengan menutup proses
       pembelajaran.
 V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
    Alat-Alat/Bahan:
    Model gambar lapisan atmosfer dan litosfer
      Sumber Belajar:
      Buku: Semesta Fenomena Fisika 3 karangan Budi Purwanto
      Sarana/Media:
      LCD, komputer, dan jaringan internet
 VI. Penilaian
     - Kuis
     - Tugas
     - Ulangan
     - Pengamatan keaktifan siswa saat diskusi dan tanya jawab
     - Pengamatan sikap, minat, dan kelakuan siswa
                                                 ................, .....................
               Mengetahui,
             Kepala Sekolah                           Guru IPA (Fisika)

            (___________________)                          (___________________)
            NIP. ................................          NIP. ................................




112     RPP Fenomena Fisika SMP 3
Daftar Pustaka



Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. ”Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat
       Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.” Jakarta.
Depdiknas. 2006 ”Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk
       Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”. Jakarta.
       . 2006. ”Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi
       Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”. Jakarta.
       . 2006. ”Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Permen-
       diknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan
       Dasar dan Menengah dan Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang
       Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”.
       Jakarta.
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pen-
       didikan Nasional.




                                               RPP Fenomena Fisika SMP 3   113

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:286
posted:6/29/2012
language:Malay
pages:117