Docstoc

Kartu Kredit

Document Sample
Kartu Kredit Powered By Docstoc
					                                    KARTU KREDIT



    1. Pengertian Kartu kredit
        Kartu kredit (credit card) yaitu kartu yang dapat digunakan sebagai alat
pembayaran transaksi jual-beli barang dan jasa, kemudian            pelunasan atas
penggunaannya dapat dilakukan sekaligus atau secara angsuran sejumlah minimum
tertentu.
        Kartu kredit merupakan alat pembayaran yang memiliki prinsip “buy now
pay later”, dimana pada saat transaksi kewajiban pemegang kartu ditalangi terlebih
dahulu oleh penerbit kartu kredit. Pemegang kartu dapat melunasi pembayaran
berdasarkan waktu yang disepakati antara pemegang kartu dan penerbit.
        Pemegang kartu kredit (card holder) akan diberikan kredit limit, sehingga
penggunaan kartu kredit tidak boleh melebihi limit yang telah ditetapkan oleh bank
penerbit. Pahamilah tentang kartu kredit :
    1. Kartu kredit adalah produk perbankan
    2. Karena kartu kredit adalah produk perbankan, bank ingin mengambil untung
        dari penggunaan kartu kredit
    3. Kartu kredit bukan alat pembayaran yang bisa dipakai seperti kartu uang ajaib
        dan anda tidak mempunyai kewajiban setelah menggunakannya.
    4. Kartu kredit adalah kartu hutang
    5. Bunga kartu kredit bisa membuat anda kaget.
    6. Kartu kredit bukan untuk meningkatkan prestise dan sebagai alat
        kesombongan diri
    7. Kartu kredit tidak disarankan digunakan terlalu banyak untuk biaya
        konsumtif
    8. Kartu kredit memberi anda fasilitas kelas atas di beberapa tempat, seperti
        bandara, restoran, toko-toko tertentu , bolehlah dinikmati tetapi tetap
        waspada.




                                               Kartu Kredit                       1
2. Pihak-pihak yang Terlibat
Dalam system kartu kredit ada tiga pihak yang terlibat langsung dalam setiap
transaksi penggunaan dan pembayaran kartu kredit.
1. Bank dan lembaga pembiayaan
   Fungsi bank dan lembaga pembiayaan adalah sebagai pihak penerbit dan
   atau pihak pembayar kartu kredit yang ditagihkan oleh pedagng (marchant).
2. Pedagang (marchant)
   Pedagang adalah mitra bank sebagai tempat pembelanjaan bagi pemegang
   kartu .
3. Pemegang kartu (Cardholder)
   Merupakan nasabah yang namanya tertera dalam kartu kredit sekaligus
   merupakan pihak yang berhk menggunakan kartu kredit tersebut

3. Keuntungan Kartu kredit
3.1 Keuntungan memakai kartu kredit bagi nasabah:
1. Transaksi lebih praktis dan tidak perlu membawa uang tunai
2. Tidak khawatir menerima uang palsu
3. Anda tidak perlu mengeluarkan uang pada saat itu juga
4. Bergunaa disaat – saat darurat , disaat uang tunai tidak tersedia
5. Barang yang anda inginkan bisa dicicil


3.2 Keuntungan bagi bank atau lembaga pembiayaan
       a) Iuran tahunan.
       b) Bunga yang dikenakan saat berbelanja.
       c) Biaya administrasi.
       d) Biaya denda terhadap keterlambatan pembayaran.



4. Kerugian Kartu Kredit
Adapun keruian yang akan dialami oleh pihak-pihak yang terlibat dalam
transaksi kartu kredit dalah sebagai berikut:
1. Kerugian bagi bank




                                                Kartu Kredit                   2
        Jika terjadi kemacetan pembayaran oleh nasabah yang berbelanja atau
        mengambil uang tunai, maka akan sulit untuk ditagih, mengingat surat
        perjanjian pengajuan Kartu Kredit biasanya tanpa jaminan benda berharga.
    2. Kerugian bagi nasabah
        Biasanya nasabah agak boros dalam berbelanja, hal ini karena nasabah
        merasa tidak mengeluarkan uang tunai, sehingga kadang-kadang hal yang
        tidak perlu dibeli juga.

    5. Tips mendapatkan kartu kredit
        Bagi para mahasiswa yang belum bekerja, mendapatkan kartu kredit itu sulit.
Padahal manfaatnya cukup banyak, untuk booking tiket pesawat, hotel, atraksi, untuk
pembelian aplikasi mobile, untuk mendapatkan diskon , dan lain sebaginya. Masalah
utamanya adalah ada mahasiswa atau kita yang belum (mungkin) bekerja dikantor
ataupun belum memiliki SIUP untuk arsanesia.
Kerjanya analisis untuk penyetujuan kartu kredit,
   1. Menunjukan kalau anda memang sudah berpenghasilan dengan memasukan
        uang 15 juta di rekening bank atau minimal 10 juta
   2. Menunjukan saya sudah benar – benar memiliki pekerjaan dengan
        mencantumkan slip gaji berkop surat yang ada alamat kantornya,
   3. Memilih kartu yang paling kecil (kalau ada silver, jangan pilih yang gold atau
        platinum)
    .

    6. Mekanisme Transaksi Kartu kredit
        Untuk memiliki kartu kredit, calon card holder harus mengajukan
permohonan terlebih dahulu kepada bank penerbit (issuer). Pihak issuer akan
mempelajari kelayakan pemohon, dengan mengkaitkan persyaratan penghasilan
minimum kemudian ditentukan kelompok regular atau gold. Saat pembukaan,
pemegang kartu kredit diwajibkan membayar uang pangkal dan annual fee yang
besarnya bervariasi setiap bank. Besarnya uang pangkal dan annual fee untuk
kelompok gold lebih tinggi daripada kelompok regular. Pemegang kartu kredit
selanjutnya akan dikenakan bunga. Beban bunga ini dibedakan dalam hal
penggunaan yaitu beban bunga untuk penggunaan belanja dan beban bunga untuk



                                               Kartu Kredit                        3
penarikan tunai. Khusus untuk penarikan tunai dengan kartu kredit disamping
dikenakan bunga juga fee tertentu.
       Kartu kredit yang telah disetujui dapat digunakan unuk transaksi dengan
pihak merchant. Card holder cukup menunjukkan kartu kredit dan kemudian akan
digesekkan pada mesin tertentu untuk mengetahui kebenaran kartu kredit dan pihak
card holder langsung menandatanganinya. Penggunaan kartu kredit bisa dilakukan
dimana saja pada tempat merchant yang telah menjalin kerjasama dengan bank
penerbit kartu kredit. Merchant adalah pihak yang menyediakan barang dan jasa,
contoh : hotel, supermarket, toko sepatu, mini market, dan sebagainya.
       Rekap transaksi yang menggunakan kartu kredit selanjutnya menjadi dasar
pihak merchant untuk melakukan penagihan pada tanggal tertentu kepada bank
penerbit. Penagihan kartu kredit dilakukan melalui bank penerbit terdekat dengan
merchant. Kemudian pihak bank akan langsung membayarkan sejumlah tagihan
dengan cara mengkreditkan ke rekening pihak merchant dan mendebet pihak card
holder. Jumlah yang dibayarkan ke pihak merchant adalah jumlah bersih setelah
dikurangi dengan komisi kartu kredit yang besarnya berkisar 3% sampai dengan 5%
dari nilai transaksi/tagihan. Komisi kartu kredit menjadi hak atau pendapatan bank
karena jasa bank telah memberikan dukungan penjualan pihak merchant. Dengan
terbitnya kartu kredit akan potensial meningkatkan penjualan pihak merchant yang
melakukan kerja sama dengan bank penerbit.


Contoh : jika transaksi dengan kartu kredit terjadi sebelum tanggal 31 mei dan
sebelum 1 juni maka kepadanya tidak dikenakan bunga. Pendek kata sebelum
mencapai 1 bulan masa pembungaan, card holder tidak dikenakan bunga. Sistem
pembungaan yang digunakan umumnya flat dan progressive (slidding) yang
diperhitungkan secara harian berdasarkan saldo. Mekanisme transaksi kartu kredit
tanpa melibatkan acquirer seperti tampak pada gambar berikut ini .



                         2                                         1
                                         Bank penerbit
                            1




                                6    7                   8     5
                                              3
                                                         1     1
              Card holder       1    1

                                               1
                                                                       Merchant

                                              4 Kartu Kredit                      4

                                               1
     Keterangan :
        1. Perjanjian antara bank penerbit dengan pihak merchant mengenai
            penggunaan kartu kredit yang diterbitkan oleh bank yang bersangkutan
        2. Kartu kredit yang disetujui dan card holder setuju dengan segala
            ketentuan kartu kredit yang berlaku di bank yang bersangkutan. Card
            holder diberikan kartu kredit
        3. Card holder melakukan transaksi dengan merchant, misalnya membeli
            barang, membeli jasa hotel, dan sebagainya. Card holder membayar
            kepada merchant atas pembelian barang dan jasa dengan menunjukkan
            kartu kredit dan menandatangani slip atau langsung di layar
        4. Merchant menyerahkan barang atau memberikan jasa kepada card holder
        5. Merchant melakukan tagihan kepada bank
        6. Bank mengirimkan tagihan yang dibuat bank untuk card holder
        7. Card holder melakukan pembayaran, dapat menggunakan fasilitas ATM
            atau pendebetan giro, tabungan secara langsung atau secara tunai
        8. Diskon diberikan kepada merchant


       Pada kasus lain, mekanisme transaksi dengan kartu kredit terjadi dengan
melibatkan acquirer. Pihak acquirer adalah pihak yang melakukan penagihan dan
pembayaran antara bank penerbit dan merchant dalam hal kartu kredit dilakukan
secara francise. Dalam transaksi seperti ini antara pihak bank dan pihak acquirer
berbagi komis atau diskon. Pihak merchant akan melakukan penagihan kepada
acquirer sebesar nilai bersih yaitu nilai penggunaan kartu kredit dipotong diskon
yang telah disepakati merchant dengan issuer (seperti contoh :3%). Selanjutnya pihak
acquirer akan membayarnya kepada merchant sebesar 9.700.000 tetapi pihak
acquirer akan menerima pembayaran dari isssuer bank sebesar 9.700.000 ditambah
interchange fee misalnya 2% dari 10.000.000 yaitu Rp 200.000 sehingga total
9.900.000. dengan demikian komisi bersih atau diskon yang dinikmati acquirer dari
aktivitas penjualan kartu kredit sebesar 1 % dari 10.000.000 atau 100.000. sedangkan
statement tagihan kepada card holder sebesar 10.000.000 . seperti tampak pada
gambar berikut ini :




                                               Kartu Kredit                        5
                                       1. Perjanjian
                                     8. interchange 2%
          BANK PENERBIT                                                  Acquirer
                                     Penagihan 100%

                                   9. reimburament 9.900.000

                                                                   7.
                                                                   pembayaran
    3.          10.       11. pembayaran
                                                                   diskon       3%
    perjanjian statement cicilan pokok
                                                                   (9.700.000
                                                                                      6.
                tagihan   +bunga
                                                                                      tagihan
                                         4. transaksi
           CARD HOLDER                                                  MERCHANT


                                    5. barang dan jasa



         Gambar. Mekanisme transaksi kartu kredit dengan melibatkan acquirer


Keterangan :
Keterangan                                                              Jumlah (Rp)
   1. Nominal transaksi kartu kredit                                    10.000.000 (+)
   2. Diskon untuk acquirer                                                  300.000 (-)
   3. Nilai bersih dibayar acquirer                                     9.700.000 (+)
   4. Interchange fee untuk acquirer 2% x 10.000.000                        200.000 (+)
   5. Nilai klaim acquirer terhadap issuer bank                         9.900.000 (+)
      (reimbursment)



Bila anda perhatikan, dalam mekanisme transaksi kartu kredit ini tidak ada perjanjian
antara pihak acquirer dengan pihak merchant karena fungsi acquirer hanyalah sebagi
jasa yang mempercepat dan mempermudah proses pembayaran kepada merchant.
Sedangkan hubungan pihak bank penerbit (issuer bank) dengan pihak acquirer dan
card holder harus difasilitasi oleh perjanjian sebab menyangkut kepastian pembayara
dan penerimaan .



                                                    Kartu Kredit                           6
 7. AKUNTANSI UNTUK CREDIT CARD
    Mekanisme pengoperasian credit card memiliki aspek control yang ketat,
yang lazimnya dilakukan validator. Melalui validator ini, penerima pembayaran
credit card dapat melakukan konfirmasi kepada pusat pengolahan data untuk
mendapatkan otorisasi pembayaran. Otorisasi pembayaran sangat diperlukan
untuk menjamin keabsahan dari credit card yang bersangkutan karena ia akan
berfungsi sebagai pengecekan keabsahan nomor kartu dan saldo.
    Penggunaan credit card akan berstatus decline apabila pagu kredit sudah
habis atau penggunaan kartu melebihi pagu kredit yang diberikan.
    Akuntansi credit card dibedakan untuk persetujuan pemberian kredit,
penarikan, pelunasan dan pembayaran kepada beneficiery. Pemberian kredit untuk
setiap nasabah credit card bersifat bersyarat (contingent). Untuk penerbit credit
card diadministrasikan dalam rekening administratif yang berguna untuk tujuan
control terhadap penggunaan pagu kredit yang diadministrasikan dengan
komputer. Rekening administratif harus disesuaikan bila ada penggunaan dan
penyetoran credit card.
    Masing-masing pemegang credit card memiliki satu rekening khusus yang
diadministrasikan berdasarkan nomor credit card. Nomor ini akan dijadikan dasar
untuk tujuan evaluasi kredit, seperti control terhadap pagu dan saldo outstanding
yang dilakukan dengan mekanisme komputer.


Penerbitan Credit Card
    Setiap kali bank menerbitkan credit card, kepada nasabah yang bersangkutan
dipelihara satu rekening dan ditentukan pagu kredit nasabah tersebut. Pagu ini
merupakan kewajiban       bank terhadap nasabah bersangkutan untuk diberikan
kredit. Dengan demikian, pagu kredit akan diadministrasikan dalam rekening
administratif.
    Karena dalam akuntansi bank, menurut SKAPI, harus jelas terlihat kewajiban
ini yang dibukukan secara single entry, maka kewajiban yang bersyarat ini akan
dibukukan dalam rekening administratif sisi kredit.



                                             Kartu Kredit                      7
Sebagi contoh, apabila bank omega – cabang jakarta telah mengotorisasi untuk
menerbitkan credir card “VISA” atas nama Tn.Santoso depagu kredit sebesar Rp.
5.000.000. suku bunga diasumsikan sebesar 22% setahun. Pada saat penerbitan
credir card akan dibukukan sebagai berikut :
    K       : Rekening Administratif rupiah
             Credit card yang diterbitkan....................................Rp 5.000.000
Rekening administratif ini akan tetap tidak berubah sepanjang saldo nasabah
credit card tidak berubah atau tidak dipergunakan. Rekening ini akan dibukukan
untuk setiap nasabah dan dibukukan kedalam buku besar secara berumpun.


Pembebanan Annual fee
    Pada saat pembebanan annual fee sebesar Rp. 100.00 atas beban rekening
Tn.santoso, oleh bank omega akan dibukukan sebagai berikut.


D   : Debitur credit card – Tuan Santoso.................Rp 100.000
K   : Pendapatan annual fee credit card...................Rp 100.000


    Pembebanan biaya annual fee ini akan mengurangi pagu kredit yang
diberikan dan akan mengakibatkan tagihan bank omega kepada nasabah yang
bersangkutan.


D   : Rekening administratif rupiah –credit card yang diterbitkan.......Rp 100.000


Penggunaan credit card
    Apabila Tn.santoso mempergunakan credit card yang dimilikinya untuk
membeli barang di toko SJR sebesar Rp. 240.000 dan kemudian toko JR menyetor
slip pembelian barang beserta dengan bukti lainnya kepada bank omega jakrta
untuk disetorkan bagi keuntungan rekening gironya dengan dipotong komisi
sebesar Rp 5.000 .oleh bank omega jakarta akan dibukukan sebagai berikut:
D   : Rekening administratif rupiah- credit yang diterbitkan .............Rp 240.000


D   : debitur credit card –Tn.santoso.........................Rp 240.000


                                                  Kartu Kredit                              8
  K     : Giro – rekening toko SJR................................Rp 235.000
  K     : Pendapatan komisi credit card..........................Rp          5.000


  Informasi Nasabah
        Karena dengan media bantu komputer, saldo atau pagu setiap nasabah credit
  card dapt diketahui dengan cepat dan pasti setiap saat diperlukan. Untuk
  mengetahui berapa besar pagu kredit dapat langsung diambil dari saldo rekening
  administratifnya, seperti tampak sebagai berikut.


        Sisa pagu kredit(rekening administratif).................Rp 4.660.000
        Tagihan Kepada Tn.santoso...................................Rp            340.000
        Total pagu kredit...................................................Rp 5.000.000


Pembayaran Tagihan Credit Card
  Apabila sebulan kemudian, Tn santoso dating hendak melunasi hutangnya sebesar
  Rp 340.s000 ditambah dengan bunga terhutang secara tunai, maka bank omega-
  jakarta akan membukukan sebagai berikut :
        Pokok debitur..............................................Rp 340.000
        Bunga : 30/360*22%*Rp 340.000..................Rp                 6.233
        Jumlah debitur .............................................Rp 346.233


    D : KAS..........................................................Rp 346.000
    K : Debitur credit card......................................Rp 235.000
    K : Pendapatan bunga credit card.......................Rp              5.000


Bila pembayara nasbah credit tidak penuh
        Dalam hal tagihan bank kepada nasabah credit card tidak dibayar penuh,
maka terhadap saldo yang outstanding akan diperhitungkan bunga dengan
perhitungan bunga majemuk. Cara perhitungan bunga majemuk (bunga berbunga),
dilakukan dengan rumus sebagai berikut :
                                         (1+ i) * sisa debitur




                                                             Kartu Kredit                   9
Saldo rekening nasabah akan bertambah terus dengan sejumlah bunga yang
diperhitungkan atas dasar saldo terakhir dari rekening nasabah yang bersangkutan.


Penambahan Pagu Kredit
       Kepada nasabah dapat saja diberikan tambahan pagu credit card yang telah
didasarkan pada pertimbangan tertentu. Bila terjadi penambahan pagu kredit, yang
harus dilakukan adalah menambah besarnya rekening administratif dan langsung
diadministrasikan ke dalam komputer.
       Sebagai contoh, apabila Tn.santoso mengajukan permohonan untuk
meningkatkan pagu credit card menjadi Rp 7.000.000 dan disetujui oleh credit
officer bank omega –jakarta, maka akan dibukukan sebagai berikut.


       Pagu awal                       Rp 5.000.000
       Kenaikan pagu                   Rp 2.000.000
       Pagu baru                       Rp 7.000.000


Pencatatan kedalam rekening administratif hanya dilakukan pada penambahan pagu
kredit saja, yaitu sebesar Rp 2.000.000. ayat jurnalnya menjadi sebagai berikut.


       K       : Rekening administratif rupiah-
                 credit card yang diterbitkan..............Rp2.000.000


    dengan demikian informasi mengenai pagu kredit ini sangat penting untuk
    dimiliki oleh bank yang menerbitkan credit card dalam memproses setiap
    transaksi. Melalui prosedur otorisasi, bank akan segera dapat mengetahui saldo
    setiap nasabah.




                                                  Kartu Kredit                      10

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:254
posted:6/28/2012
language:
pages:10