6 Penyebab Gagalnya Penurunan Berat Badan

					      6 Penyebab Gagalnya Penurunan Berat
                    Badan

                                                    Sudah berusaha menurunkan berat badan
                                                    tetapi masih gagal juga? Kondisi seperti ini
                                                    sering dialami hampir oleh mereka yang
                                                    sedang berusaha menurunkan bobot tubuh.
                                                    Tidak semua orang yang menjalani program
                                                    diet berhasil menurunan berat badan mereka.
                                                    Banyak hal yang melatarbelakangi kegagalan
                                                    tersebut, mulai dari tatalaksana yang tidak
                                                    tepat atau mungkin informasi yang didapat
                                                    tidak sesuai.


Banyak orang ingin mendapatkan tubuh ramping dengan cara singkat. Padahal, untuk mendapatkan itu
semua seseorang perlu lebih dulu melakukan perubahan gaya hidup permanen, tidak bisa dengan cara
instan. Berikut ini adalah 6 alasan yang mungkin bisa menjelaskan penyebab kegagalan dari program
diet Anda.

1. Tidak mendapatkan cukup tidur

Joey Shulman, seorang penulis masalah kesehatan mengatakan, buruknya kualitas tidur sangat
menentukan tingkat hormon dalam tubuh. Seseorang yang merasa lelah mungkin cenderung
mengonsumsi makanan yang tidak sehat. "Orang yang kurang tidur cenderung memiliki sekresi hormon
kortisol berlebih, sehingga mereka lebih gampang stres. Dan itu akan memicu penyimpanan lemak
juga," katanya. Kurang tidur juga menyebabkan fluktuasi hormon leptin dan ghrelin, yang dapat
mempengaruhi apakah Anda merasa kenyang atau lapar.


2. Menjalankan pola diet jangka pendek

Dr David Macklin, dokter keluarga sekaligus pendiri Weightcare, sebuah perusahaan yang fokus
menangani program penurunan berat badan mengatakan, menjalani program diet tanpa ada target yang
ingin dicapai seperti misalnya membatasi kebiasaan dan perilaku makan akan membuat rencana diet
Anda gagal.

Menurut Macklin, diet yang setengah-setengah cenderung membuat seseorang tidak fokus pada
perubahan jangka panjang. "Kebanyakan orang ingin mendapatkan hasil dengan cepat dan menemukan
cara mudah untuk menurunkan berat badan, dan khawatir untuk mengubah kebiasaan mereka,"
katanya.
3. Makan di malam hari

"Salah satu yang menjadi masalah dengan makan di malam hari adalah bahwa orang tidak mendapat
cukup makan di siang hari," kata Dr Arya Sharma, kepala Cardiovascular Obesity Research and
Management di University of Alberta.

"Jika Anda lelah dan lapar di malam hari, Anda akan cenderung makan apa saja yang menurut Anda enak
(seperti junk food) dan mengkonsumsi sebagian besar kalori ketika metabolisme Anda sedang melambat
akibat kurang makanan pada siang hari," tambahnya.

4. Salah ngemil makanan

"Bagi sebagian orang, kebiasaan ngemil mungkin dianggap baik, sementara yang lainnya menganggap
itu bencana," kata Sharma. Menurut Sharma, kunci untuk ngemil sehat adalah dengan berusaha
mengontrol keinginan ngemil dan tidak mudah menyantap camilan hanya karena Anda merasa lapar.

5. Terlalu banyak makan

Gary Taube, penulis buku terkenal dan kontributor responden untuk majalah Science berpendapat
bahwa makanan yang kaya karbohidrat adalah penyebab utama epidemi obesitas. Sementara beberapa
ahli medis mengklaim bahwa membatasi asupan karbohidrat dapat membuat orang tidak sehat. Taube
mengatakan, menurut penelitian, pola makan setiap orang pada dasarnya harus rendah roti, biji-bijian
dan bahkan buah-buahan.


6. Bosan menjalani rutinitas latihan

Menjalani rutinitas latihan yang sama persis setiap hari memang sulit dan terkadang membosankan.
Dalam buku pertamanya berjudul 5 Factor Fitness, Harley Pastnernak, seorang instruktur kebugaran
merekomendasikan supaya setiap orang melakukan jenis latihan yang berbeda setiap hari dalam
seminggu, di mana masing-masing jenis latihan berfokus pada bagian tubuh yang berbeda.

Variasi itu, kata Pasternak, bisa dilakukan dengan mengubah intensitas latihan atau beralih dari latihan
cardio menjadi latihan ketahanan. Hal ini menurutnya penting sehingga Anda tidak bosan. "Setidaknya
lakukan satu hal berbeda setiap hari," ujar Pasternak.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:14
posted:6/27/2012
language:Indonesian
pages:2
Description: 6 Penyebab Gagalnya Penurunan Berat Badan