Pengelolaan Barang Persediaan

Document Sample
Pengelolaan Barang Persediaan Powered By Docstoc
					pbmnbima@gmail.com
Maksud dan Tujuan

   Maksud dari petunjuk ini adalah untuk memberikan landasan
    dan keseragaman peraturan dalam rangka penatausahaan
    barang persediaan di lingkungan Kementerian Pekerjaan
    Umum.
   Tujuan dari petunjuk ini untuk tertib penatausahaan dan
    pertanggungjawaban barang persediaan mulai dari
    Pemeriksaan dan Penerimaan, Pengamanan dan Pemeliharaan,
    Pendistribusian, Stock Opname, Penilaian, Penghapusan,
    Pembinaan dan Pengawasan, Pembiayaan, dan Pelaporan
    Barang Persediaan.
PRODUK KELUARAN
PELAPORAN BARANG MILIK NEGARA


   LAPORAN SEMESTERAN / TAHUNAN
       LAPORAN PERSEDIAAN
       LAPORAN ASET TETAP
       LAPORAN KONSTRUKSI DALAM PENGERJAAN
       LAPORAN ASET LAINNYA
       LAPORAN BARANG BERSEJARAH
       CATATAN RINGKAS BARANG
   LAPORAN MUTASI BMN
   LAPORAN KONDISI BARANG
   LAPORAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)
   ARSIP DATA KOMPUTER
    KONDISI SAAT INI

   “Kurang tertib” dalam Pengelolaan Barang Persediaan
       Administrasi   pembukuan (keluar/masuk) barang belum teratur
            Kepmen No 234/KPTS/1981
            PMK No 113/PMK.01/2006
            PMK No 120/PMK.06/2007
            PMK No 171/PMK.05/2007
            PMK No 29/PMK.06/2010

       Opname   fisik belum sepenuhnya dilakukan
       Penyajian “laporan persediaan” tiap semester/ tahunan belum
        ada
BUKTI NYATA
   Persediaan pada pelaporan SIMAK –BMN masih
    ada yang bernilai          0 (nol)



    Laporan SAI tahun 2011 
LATAR BELAKANG




          Kondisi saat ini + Bukti nyata




     PENGELOLAAN BARANG PERSEDIAAN YANG BAIK   ??
PERAN PBMN - BINA MARGA




PUSAT                          SATKER




                   PEMBINAAN
3 POINT PENGELOLAAN BARANG PERSEDIAAN



          UNSUR                 SDM




                   PROSEDUR
UNSUR PENTING PENGELOLAAN BARANG PERSEDIAAN


                  • Aset lancar dalam bentuk barang atau
  Persediaan        perlengkapan yang diperoleh, disimpan dan
                    didistribusikan untuk mendukung kegiatan
                    operasional




 Penyimpanan      • Pengurusan,penyelenggaraan dan pengaturan
                    barang persediaan di dalam ruangan tertentu



                  • Pengurusan,penyelenggaraan dan pengaturan
   Distribusi       pemindahaan barang dari gudang/tempat
                    penyimpanan ke unit pemakai / gudang lain
                    disertai dengan dokumen
Barang Persediaan (1)
1.    Barang Persediaan mencakup barang / perlengkapan yang dibeli dan disimpan
      terdiri dari :
        a)   barang habis pakai, seperti: alat tulis kantor,
        b)   barang tak habis pakai, seperti: komponen peralatan dan pipa, barang
        c)   barang bekas pakai, seperti: komponen bekas.
Meliputi barang :
       a)     konsumsi,
       b)     amunisi,
       c)     bahan untuk pemeliharaan,
       d)     suku cadang,
       e)     persediaan untuk tujuan strategis / berjaga-jaga,
       f)     pitai cukai dan leges,
       g)     bahan baku,
       h)     barang proses/setengah jadi,
       i)     tanah/bangunan untuk dijual atau diserahkan kepada masyarakat,
       j)     hewan dan tanaman untuk dijual atau diserahkan kepada masyarakat.
              Cadangan energi (minyak) dan cadangan pangan (beras).
Barang Persediaan (2)
1.   Barang Persediaan diperoleh dari hasil pengadaan atau
     perolehan lainnya yang sah, dan wajib dilakukan
     penatausahaan dan pertanggungjawaban serta disimpan di
     gudang/tempat penyimpanan.

2.   Barang Persediaan sebagaimana dimaksud pada butir 1) harus
     diketahui oleh Kepala Satuan Kerja dan Petugas Gudang yang
     bertanggung jawab atas pengurusan barang persediaan di
     gudang/tempat penyimpanan.

3.   Setiap barang persediaan yang akan didistribusikan kepada
     Unit Pemakai Barang harus diketahui oleh Kepala Satuan
     Kerja dan Petugas Gudang.
SUMBER DAYA MANUSIA
                      KASATKER


                   PEJABAT /
                    PANITIA
                  PENGADAAN

                      PETUGAS
                      GUDANG


                  UNIT PEMAKAI
                    BARANG


                      PEMERIKSA
                        SATKER
PROSEDUR
                                 KASATKER




                    Penyerahan                  Pendistribusian
PEJABAT / PANITIA                 PETUGAS                            UNIT
  PENGADAAN                       GUDANG                           PEMAKAI
                                                                   BARANG


                                            Stock Opname


                                                                    PEMERIKSA
                                 Persediaan                           SATKER

                                                    Stock Opname
   Petugas Gudang
a. Melakukan penerimaan barang persediaan yang berasal dari pihak pengirim;
b. Melakukan pemeriksaan fisik barang persediaan, baik dari aspek kuantitas maupun
   kualitas;
c. Melaksanakan pembukuan barang persediaan dengan melakukan pencatatan
   mutasi kurang atau tambah atas barang persediaan pada kartu barang persediaan
d. Melakukan penyimpanan barang persediaan kedalam gudang dan/atau gudang
   transit
e. Melaksanakan pemeliharaan dan menjaga keteraturan barang persediaan
f. Memelihara kebersihan dan kerapian gudang/tempat penyimpanan;
g. Memfasilitasi pendistribusian barang persediaan berdasarkan persetujuan dari
   Kepala Satuan Kerja;
h. Melakukan pendampingan dalam rangka pelaksanaan stock opname yang dilakukan
   oleh Kepala Satuan Kerja;
i. Menyusun laporan barang persediaan untuk disampaikan kepada Kepala Satuan
   Kerja dengan tembusan kepada Petugas SIMAK-BMN secara berkala sesuai
   ketentuan yang berlaku
Pemeriksaan Barang oleh Panitia / Petugas Gudang



                 Sesuai dokumen                  Tidak sesuai dokumen




                   Nilai ≥100                              Tolak
ya
                      juta               tidak



      Panitia                     Petugas
     Pemeriksa                    Gudang

                                         < 100 jt Petugas Gudang & Hasil Surat
                                          Pernyataan Pemeriksaan Pejabat
                   Dibuat BAST            Pengadaan
                                         >Rp 100 Jt  P A N I T I A :
                                                    Petugas Gudang (P.G)
                    Aplikasi                        Petugas SIMAK BMN
                                                    Unit Pemakai Barang
                   Persediaan
                                                    Unsur Pengadaan
Panitia Pemeriksa Barang

   Panitia Pemeriksa Barang sebagaimana dimaksud, terdiri dari unsur
    pengadaan, Petugas Gudang, dan Petugas SIMAK-BMN.
   Untuk barang berspesifikasi khusus Panitia Pemeriksa Barang terdiri dari
    unsur pengadaan, Petugas Gudang, Petugas SIMAK-BMN, dan/atau unit
    pemakai/teknis.
   Panitia Pemeriksa Barang bertugas menguji, meneliti dan mencocokkan
    barang yang diserahkan oleh pihak yang menyerahkan sesuai dengan
    persyaratan yang tercantum dalam SPK dan/atau Kontrak dan/atau
    dokumen sumber perolehan lainnya serta membuat Berita Acara
    Pemeriksaan Barang.
   Panitia Pemeriksa Barang ditetapkan oleh Kepala Satuan Kerja dan/atau
    Pejabat yang dikuasakan yang dikukuhkan dengan Surat Keputusan.
 BAST
Barang   Kartu Barang
Masuk    Persediaan        Semesteran &     Aplikasi
         (ditulis secara     Tahunan
                                          Persediaan
 BAST    manual oleh
Barang   Petugas Gudang)
Keluar
Pelaksanaan Stock Opname
(Opname Fisik)
  1.   Dilakukan oleh Ka.Satker atau Petugas yg ditunjuk

       Dilakukan sekurang-kurangnya 2 kali setahun
  2.
       (semesteran)

  3.   Diawali dengan pencetakan LAPORAN RINCIAN
       PERSEDIAAN dari Aplikasi Persediaan
  4.   Hasil cetakan digunakan sbg bahan cek fisik di
       lapangan
  5.   Bila terdapat selisih maka dilakukan penelitian lbh
       lanjut
       Dituangkan dlm BA Hasil Stock Opname dan
  6.
       dimasukkan dalam Aplikasi Persediaan
Penilaian
> Penilaian barang persediaan dilaksanakan oleh Kepala Satuan
  Kerja untuk mengetahui kondisi dan penetapan nilai barang
  persediaan.
> Penilaian barang persediaan dibutuhkan untuk masukan dalam
  rangka penyusunan Laporan BMN.
> Penetapan nilai barang persediaan disajikan berdasarkan:
 a. Biaya perolehan apabila diperoleh dengan cara pembelian yang
    dicantumkan dengan menggunakan nilai pembelian terakhir;
 b. Biaya standar apabila diperoleh dengan memproduksi sendiri;
 c. Nilai wajar, apabila diperoleh dengan cara lainnya seperti Keputusan
    Pengadilan, akibat perjanjian, hibah, dan/atau rampasan.
   Kepala Satuan Kerja mengajukan usul penghapusan barang
    persediaan yang rusak, susut, kadaluarsa, dan hilang
    berdasarkan usul Petugas Gudang.
   Pelaksanaan penghapusan barang persediaan merupakan
    tindakan menghapus barang milik negara dari daftar
    barang yang dilakukan oleh Kepala Satuan Kerja yang
    ditetapkan dengan Keputusan Kepala Satuan Kerja.
   Persediaan dengan kondisi rusak atau bekas pakai tidak
    dilaporkan dalam Neraca, tetapi dituangkan dalam Catatan
    atas Laporan Keuangan.
     Pembinaan dan Pengawasan
Pembinaan Barang Persediaan meliputi:          Pengawasan Barang Persediaan
a.   untuk tingkat Kementerian dilakukan       a. Pengawasan terhadap pelaksanaan
     oleh Sekretaris Jenderal dengan              pengamanan dan penatausahaan
     dibantu Kepala Pusat Pengelolaan             barang persediaan dilakukan oleh
     Barang Milik Negara, dan                     Kepala Satuan Kerja selaku Kuasa
b. untuk     masing-masing       satminkal        Pengguna Barang atau pejabat yang
   dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal/         ditunjuk.
   Inspektur Jenderal/ Direktur Jenderal/      b. Pengawasan fungsional terhadap
   Kepala Badan dengan dibantu oleh               penatausahaan barang persediaan
   Kepala       Biro     Umum/Sekretaris          dilakukan oleh Aparat Pengawas
   Inspektorat     Jenderal/      Sekretaris      Fungsional sesuai dengan peraturan
   Direktorat Jenderal/ Sekretaris Badan.         perundang-undangan.
PEMBIAYAAN
1) Seluruh biaya yang diperlukan dalam pengamanan dan
   penatausahaan barang persediaan termasuk didalamnya
   penyediaan gudang, pengamanan gudang, honorarium
   petugas gudang dan petugas SIMAK-BMN serta laporan
   penatausahaan barang persediaan dibebankan kepada
   Anggaran Satuan Kerja yang bersangkutan.
2) Kepada Panitia Pemeriksa Barang, Petugas Gudang, dan Staf
   Penatausahaan barang persediaan diberikan insentif dalam
   bentuk honorarium yang besarannya ditetapkan sesuai dengan
   Standar Biaya Umum.
TERIMA   KASIH

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:1363
posted:6/25/2012
language:Malay
pages:23