Docstoc

Pengaturan Wayang

Document Sample
Pengaturan Wayang Powered By Docstoc
					                                    Pengaturan Wayang
                                      Simpingan, Eblekan dan Dudahan

.

Pengaturan wayang adalah penataan wayang yang akan dipakai untuk pertunjukan sesuai dengan letak
maupun posisinya. Jumlah wayang lengkap dalam satu kotak hampir mencapai 500 buah, dari sekian
banyak wayang tersebut, penataannya terbagi menurut jenisnya, yaitu wayang simpingan, wayang
eblekan dan wayang dudahan.

Wayang simpingan adalah wayang yang dijajar pada lajur kiri maupun lajur kanan, maka disebut
simpingan kiri dan simpingan kanan.

Wayang simpingan kiri, antara lain:

1. Raksasa raja atau dalam istilah pewayangan disebut buta raton terdiri dari Balasewu, Niwatakawaca,
Kumbakarna, Batara Kala, Maesasura dan sebagainya.

2. Raksasa muda atau buata patihan yang terdiri dari Suratimantra, Prahasta, Lembusura, dll.

3. Dasamuka terdiri beberapa wanda (wanda iblis, wanda belis, wanda barong, dll.

4. Sugriwa – Subali.

5. Wayang Bapang atau Ratu Sabrang seperti Susarma, Susarman, Manima, Maniman, dll.

6. Wayang Boma tediri dari Bomanarakasura wanda iblis, Jaya Wikata, Bomawikata, Bogadenta,
Bomantara, Gardapura, Gardapati, dll.

7. Patih Sabrang antara lain Trikaya, Trinetra, Trisirah, Kangsa, Indrajit, dll.

8. Prabu Duryudana.

9. Raden Kurupati.

10. Prabu Baladewa dengan beberapa wanda.

11. Raden Kakrasana.

12. Raja Wirata terdiri Basurata, Basukeswara, Basumurti, Basuketi, Matsyapati.

13. Prabu Salya.

14. Prabu Drupada.

15. Basukarna dengan beberapa wanda.
16. Wayang sabrang alusan misalnya Dewasrani, Sasramurti, dll.

17. Setyaki dengan beberapa wanda.

18. Raden Seta, Utara dan Wratsangka.

19. Raden Ugrasena.

20. Yamawidura dan Drestarata.

21. Lesmana Mandrakumara.

22. Narayana dan Narasoma.

23. Samba, Setyaka dan Rukmarata.

24. Wayang bambangan , antara lain: Priyambada, Irawan, Wisanggeni, Bambang Srambahan, Nakula
dan Sadewa.



Wayang simpangan kanan, antara lain:

1. Prabu Tuguwasesa dengan beberapa wanda.

2. Raden Werkudara dari beberapa wanda.

3. Raden Bratasena dari beberapa wanda.

4. Rama Bargawa.

5. Prabu Suteja.

6. Raden Gatotkaca dari beberapa wanda.

7. Raden Antareja.

8. Anoman dari beberapa wanda.

9. Batara Guru.

10. Durga.

11. WayangRama terdiri Prabu Arjunasasrabahu, Prabu Rama, Parikesit, Jayamurcita.

12. Prabu kresna dari beberapa wanda.

13. Prabu Yudistira.

14. Raden Puntadewa.
15. Arjuna dari beberapa wanda.

16. Prabu Pandu.

17. Raden Premadi, Suryatmaja, dan Kumajaya.

18. Bambang Sekutrem.

19. Raden Lesmana.

20. Bambang Palasara.

21. Raden Abimanyu.

22. Wayang putren terdiri dari beberapa putri misalnya Banowati, Subadra, Srikandi.

23. Wayang putran atau wayang bayi.



Wayang simpingan yang disebutkan di atas hanya merupakan garis besar saja, jadi masih banyak tokoh-
tokoh yang belum disebutkan.

Wayang eblekan yaitu wayang yang diatur rapi di dalam kotak dan tidak termasuk disimping.

Contoh dari wayang eblekan, antara lain: wayang dewa, wayang wanara, wayang reksasa, wayang
prajurit atau wayang tatagan dan lain-lain.

 Wayang dudahan yaitu wayang yang diatur pada sisi kanan dalang dan atau wayang yang akan
digunakan di dalam pakeliaran.
Contoh dari wayang dudahan, antara lain: rampogan, kreta, wayang kewan, pendita, panakawan, limbuk
cangik dan lain-lain.

Jika anda menonton wayang, baik yang dipagelarkan semalam maupun yang dipergelarkan padat, maka
jika direnungkan benar- benar didalamnya terkandung banyak nilai serta ajaran-ajaran hidup yang
sangat berguna. Semua yang ditampilkan baik berupa tokoh dan yang berupa medium yang lain
didalamnya banyak mengandung nilai filosofi.

Secara gampang saja baru melihat simpingan wayang, orang telah mempunyai penilaian, bahwa
simpingan kanan melambangkan tokoh yang baik, simpingan kiri melambangkan tokoh yang jelek atau
buruk. Kalau kita melihat perangnya wayang, wayang yang diletakkan atau diperangkan tangan kiri pasti
kalah. Tetapi hal ini tidak semua benar.

Didalam pedalangan kaya akan nilai-nilai didalamnya. Nilai-nilai didalam pedalangan antara lain:
kepahlawan, kesetiaan, keangkara murkaan, kejujuran, dll.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags: Wayang, Kulit
Stats:
views:65
posted:6/24/2012
language:Malay
pages:3
Description: Wayang Simpingan, Wayang Eblekan Dan Wayang Dudahan