Docstoc

Efektifitas Penggunaan Metode Jigsaw Learning Dalam Pembelajaran Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 13 Malang. Skripsi. Pendidikan Agama

Document Sample
Efektifitas Penggunaan Metode Jigsaw Learning Dalam  Pembelajaran Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 13 Malang. Skripsi. Pendidikan Agama Powered By Docstoc
					                                 ABSTRAK

Efektifitas Penggunaan Metode Jigsaw Learning Dalam Pembelajaran Agama
            Islam (PAI) di SMP Negeri 13 Malang. Skripsi. Pendidikan Agama
            Islam Tarbiyah UIN Malang. Dosen Pembimbing: Drs. HM.
            Djumransjah M.Ed.
Kata Kunci: Efektifitas, Metode Jigsaw Learning, Pembelajaran Agama Islam.
        Proses belajar mengajar merupakan inti dari kegiatan pendidikan di
sekolah. Disini guru sebagai pendidik memiliki peran yang sangat besar,
disamping sebagai fasilitator dalam pembelajaran siswa juga sebagai
pembimbingdan mengarahkan peserta didiknya sehingga mejadi manusia yang
mempunyai pengetahuan luas baik pengetahuan agama, kecerdasan, kecakapan
hidup, keterampilan, budi pekerti luhur dan kepribadian baik dan bisa membangun
dirinya untuk lebih baik dari sebelumnya serta memiliki tanggung jawab besar
dalam pembengunan bangsa.
        Dalam proses belajar mengajar, salah satu faktor yang sangat mendukung
keberhasilan guru dalam melaksanakan pembelajaran adalah kemampuan guru
dalam menguasai dan menerapkan metode pembelajaran. Guru dituntut untuk
menguasai macam-macam metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik
materi dan siswa.
        Mengaktifkan belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran merupakan salah
satu cara menghidupkan dan melatih memori siswa agar bekerja dan berkembang
secara optimal. Guru harus memberi kesempatan kepada siswa untuk
mengoptimalkan memorinya bekerja secara maksimal dengan bahasanya dan
melakukan dengan kreatifitasnya sendiri.
        Dengan metode belajar aktif, siswa akan mampu memecahkan masalahnya
sendiri, yang paling penting melakukan tugasnya sesuai dengan pengetahuan yang
mereka miliki.
        Persoalannya bagaimana mengaktifkan siswa agar senantiasa tumbuh
kesadaran mau dan senanag belajar, guru harus mempunyai strategi yang baik
supaya pendidikan dan pengajaran yang disampaikan memperoleh respon positif,
menarik perhatian, dapat dikembangkan dan terimplementasi dalam sikap yang
positif pula. Untuk mencapainya, seorang guru harus dapat memilih metode
pengajaran yamg menarik.
        Salah satu alternatif yang dapat dilakukan oleh guru lebih mangaktifkan
belajar siswa di kelas yaitu dengan menggunakan metode Jigsaw Learning.
Strategi ini dapat diterapkan pada pembelajaran untuk mencapai kompetensi yang
sudah ditetapkan.
        Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam penelitian ini rumusan
masalahnya adalah (1). Bagaimana pelaksanaan metode Jigsaw Learning dalam
pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)? (2). Sejauh mana efektifitas
penggunaan metode Jigsaw Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama
Islam (PAI)? (3). Apa faktor pendukung dan penghambat penggunaan metode
Jigsaw Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)?. Adapun
tujuannya adalah, (1). Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan metode jigsaw
Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), (2). Untuk
mengetahui sejauh mana efektifitas penggunaan metode Jigsaw Learning dalam
pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), (3). Untuk mengetahui faktor
pendukung dan penghambat penggunaan metode Jigsaw Learning dalam
pembelajaran Pendidikan Agama islam (PAI).
        Metode Jigsaw Learning adalah suatu tipe pembelajaran koopertaif yang
terdiri dari beberapa anggota dalam satu kelompok yang bertanggung jawab atas
penguasaan bagian materi belajar dan mampu mengajarkan bagian tersebut
kepada anggota lain dalam kelompoknya.
        Pembelajaran pendidikan agama Islam adalah upaya membelajarkan siswa
untuk dapat mengubah tingkah laku individu dalam kehidupan
kemasyarakatannya dan dalam alam sekitarnya melalui proses pendidikan yang
dilandasi dengan nilai-nilai Islami.
        Untuk penerapan metode jigsaw dalam pembelajaran Pendidikan Agama
Islam sangat cocok sekali, selain dapat meningkatkan keaktifan siswa di kelas,
juga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Sehingga siswa mampu
memahami dan menghayati agama Islam dengan baik.
        Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, yaitu data yang
dikumpulkan berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, dokumen pribadi
dan dokumen lainnya. Data yang terkumpul penulis analisis dengan menggunakan
tehnik analisi deskriptif.
        Efektifitas penggunaan metode Jigsaw Learning selain didukung oleh
prosedur penerapan yang baik, hasil belajar yang memuaskan juga merupakan
salah satu pendukung keefektifan pemggunaan metode ini.
        Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Jigsaw Learning
pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 13 Malang sudah
cukup efektif. Metode ini sangat membantu guru PAI karena dapat melibatkan
siswa secara aktif dan dapat meningkatkan kerjasama siswa. Penerapan metode ini
didukung oleh beberapa sarana yang cukup lengkap yang disediakan oleh SMP
Negeri 13 Malang. Dan ada beberapa penghambat yang dihadapi oleh guru-guru
khususnya guru PAI yaitu kurangnya waktu dan banyaknya siswa dalam satu
kelas. Akan tetapi untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, seorang guru harus
memiliki keterampilan sendiri.
        Berdasarkan penelitian ini, dapat disarankan perlu adanya pelatihan-
pelatihan Kurikulum Berbasis Kompetensi untuk guru agar penerapan metode
belajar aktif lebih efektif lagi sesuai dengan yang diharapkan. Serta diadakannya
jam-jam tambahan diluar jam sekolah untuk mata pelajaran Pendidikan Agama
Islam agar siswa dapat lebih memahami Islam seperti diadakan pengajian al-
Qur’an, praktek-praktek ibadah dan lain-lain.

       untuk:

1. Lembaga
       Dengan metode Jigsaw Learning ini akan menjadi bahan pertimbangan

lembaga atau sekolah dalam menentukan yang lebih baik dalam proses belajar

mengajar.

2. Guru

       Penggunaan metode Jigsaw Learning ini akan mempermudah para guru

dalam mengaktifkan pembelajaran di kelas.

3. Siswa.

       Dengan metode Jigsaw Learning, siswa diharapkan lebih aktif dalam

pembelajaran di kelas.

BAGI YANG MENGINGIKAN SKRIPSI INI SECARA LENGKAP

DENGAN FORMAD WORD SILAKAN HUBUNGI

SMS: 08970465065

Mekanisme mendapatkan dengan krim judul yang anda inginkan dan

alamat email anda, KE 08970465065

Cukup bantu biaya oprasional kami bisa melalui tranfer ke rekening

akan kami SMS-kan

Untuk melihat lebih banyak judul yang lain




                            DAFTAR PUSTAKA


Al-Barry, Dahlan. Kamus Modern Bahasa Indonesia, Yogyakarta: Arkolo, 1994
Al-Qur’an dan Terjemah, Surabaya: Mahkota, 1990


Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta:
         Rineka Cipta, 2002


Arifin, M. Ilmu Pendidikan Islam: SuatuTinjauanTeoritis dan Praktis
         Berdasarkan Pendekatan Interdisipliner, Jakarta: Bumi Aksara, 1999.


Bogdan, Robert. Qualitative Research for Education, 1982


Chield, Psychology and The Teacher, 1997


Darajat, Zakiyah. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bina Aksara, 1996.


--------------------. Metodologi Pengajaran Agama Islam, Proyek Pembinaan
         Perguruan Tinggi Agama/ IAIN Jakarta, 1982


Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia,
         Jakarta: Balai Pustaka, 1990.


Depag RI. Kurikulum 2004 (Pedoman Khusus Pengembangan Silabus dan
         Penilaian Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam), Jakarta.


Dimyati dan Mudjiono. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta,
         1999.


Hadi, Sutrisno. Metodologi Researc 2, Yogyakarta: Andi Ofset, 1991.
Hamalik, Oemar. Proses Belajar Mengajar, Jakarta: Bumi Aksara, 2001


http://telaga.cs.ui.ac.id/WebKuliah/MetodologiPenelitian/Laporan4/Kelompok5/
         10Maret.doc).
http://ishakhothman.tripod.com/Tugasan2apk/10Maret.htm)


Kusrini, dkk. Keterampilan Dasar Mengajar (PPL 1) Berorientasi Pada
         Kurikulum Berbasis Kompetensi, Fakultas Tarbiyah UIN Malang 2005.


Lie, Anita. Cooperative Learning, Jakarta: Grasindo, 2002.


Morgan C.T, Instructional to Psychology, New York: 1986


Muhaimin, dkk. Strategi Belajar Mengajar, Surabaya: CV. Citra Media, 1996.


------------------, Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan
         Agama Islam Di Sekolah , Bandung: Remaja Rosda Karya, 2001.


Moleong, Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Rosda Karya, 2002.


Muhammad, Lalu. Proses Belajar Mengajar Pola CBSA, Surabaya: Usaha
         Nasional, 1993.
Nazir, M. Metode Penelitian, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1988


Nurhadi. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya Dalam KBK, Malang:
         Universitas Negeri Malang, 2004


Sakdiyah, Halimah. Efektifitas Model Jigsaw Terhadap Prestasi Belajar Fisika
         Siswa Kelas 1 SMU Negeri 3 Pamekasan, Program Sarjana UNM, Tesis
         tidak diterbitkan.
Saliman dan Sudarsono. Kamus Pendidikan, Pengajaran dan Umum, Bandung:
         Angkasa, 1994
Silberman, L. Melvin. Active Learning (101 Cara Belajar Siswa Aktif), Bandung:
         Nusamedia, 2004


Suryosubroto, B. Proses Belajar Mengajar di Sekolah, Jakarta: Rineka Cipta,
         1997


Syah, Muhibbin. Psikologi Belajar, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2004


Yasin, Fatah. Jurnal el-Harakah, UIIS Malang, 2003


Zamrani, A. Paradigma Pendidikan Masa Depan, Yogyakarta: Bigraf Publising,

         2001



BAGI YANG MENGINGIKAN SKRIPSI INI SECARA LENGKAP

DENGAN FORMAD WORD SILAKAN HUBUNGI

SMS: 08970465065

Mekanisme mendapatkan dengan krim judul yang anda inginkan dan

alamat email anda, KE 08970465065

Cukup bantu biaya oprasional kami bisa melalui tranfer ke rekening

akan kami SMS-kan

Untuk melihat lebih banyak judul yang lain